• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

KLASIFIKASI BAHAN PUSTAKA SISTEM KLASIFIKASI PERSEPULUHAN DEWEY (DDC)

Oleh Listariono, A.Ma, S.Pd   
Sulistyo-Basuki (1991) mengatakan bahwa  istilah klasifikasi berasal dari kata latin “Classis” yang berarti mengumpulkan benda-benda yang sama serta memisahkan benda yang tidak sama menjadi satu kelompok. Sedangkan menurut Hamakonda dan Tairas (1995) klasifikasi pekerjaan mengelompokkan sejumlah obyek, gagasan atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama. Dengan demikian pengertian klasifikasi secara umum dapat disimpulkan, klasifikasi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang yang berhubungan dengan mengelompokkan barang-barang yang sejenis ke dalam satu kelompok atau kelas.
Dengan pertambahan jumlah koleksi dari waktu ke waktu, diperlukan kegiatan klasifikasi atau pengelompokan koleksi berdasarkan subyeknya. Klasifikasi di perpustakaan merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh petugas perpustakaan/pustakawan dalam rangka mengengelompokkan bahan pustakanya berdasarkan ciri-ciri tertentu, berdasarkan pengarangnya, judulnya dan subyeknya. Hal tersebut diperlukan untuk memudahkan proses temu kembali informasi (information retrieval).
 
Download Fulltext disini
 

Visualisasi Iklan Indonesia era 1950-1957 Ed.2

Oleh Dr. Didit Widiatmoko Soewardikoen, Drs., M. Sn   

Ucapan terima kasih kepada Dr. Didit Widiatmoko Soewardikoen, Drs., M. Sn. , Dosen Desain Komunikasi Visual Universitas Telkom, atas sumbangan buku sejumlah 3 eksemplar, yang berjudul  Visualisasi Iklan Indonesia era 1950-1957 Ed.2”

 

Visualisasi Iklan Indonesia era 1950-1957 Ed.2

 

Yang di terbitkan oleh Calpilus, Yogyakarta 2015.

 

Model Pembelajaran Kewirausahaan Sosial Berbasis Potensi Lokal

Oleh Dr. Hj. Madziatul Churiyah , S.Pd, M.M.   
Model Pembelajaran Kewirausahaan Sosial Berbasis Potensi Lokal

Model pembelajaran kewirausahaan sosial berbasis potensi lokal pada santri dikembangkan dengan menggunakan model pembelajaran partisipasif, yaitu pembelajaran yang melibatkan semua unsur dalam proses pembelajaran. Artinya, melibatkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Bahkan, model ini mengharapkan bahwa pesertanya merupakan pihak yang belajar sehingga kedudukan guru perlu memberikan kesempatan dan melengkapi fasilitas untuk terjadinya belajar pada diri peserta didik. Dalam konteks ini, peserta didik merupakan sumber dalam penerapan program yang akan diselenggarakan pihak yang belajar, serta pihak yang akan memanfaatkan hasil belajar dalam kehidupannya.
 
Download Fulltext disini
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 147

Statistik

Anggota : 7
Konten : 2301
Web Link : 18
Jumlah Kunjungan Konten : 2266356
Jadwal Layanan Perpustakaan UM

JAM LAYANAN

SENIN - KAMIS
07.30 - 15.00 WIB

 

JUMAT
07.30 - 11.00 WIB
13.00 - 15.00 WIB

 

SABTU TUTUP

MINGGU TUTUP
---------------------------------
LAYANAN KOLEKSI
TESIS DAN DISERTASI


SENIN - KAMIS

07.30 - 16.00 WIB


JUMAT
07.30 - 11.00 WIB
13.00 - 15.00 WIB


SABTU DAN MINGGU
TUTUP


Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno