• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Pengindeksan Tuntas Berbasis Kurikulum, Edisi Tahun 1, Nomor 1, April 2007

Kurikulum merupakan perangkat pendidikan yang dinamis, oleh karena itu kurikulum harus peka dan sekaligus mampu merespon beragam perubahan dan tuntut...


Selengkapnya...

Peran Perpustakaan Sekolah Dalam Mencetak Siswa Berprestasi, Edisi Tahun 1, Nomor 1, April 2007

Peran perpustakaan sekolah sangatlah signifikan dalam mencerdaskan masyarakat penggunanya, khususnya dalam mencetak siswa berprestasi. Peran perpusta...


Selengkapnya...

Promosi Sebagai Media Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah, Edisi Tahun 1, Nomor 1, April 2007

Beberapa alasan penyebab tidak maksimalnya perpustakaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, antara lain: (1) kurangnya pemahaman/pengertian terhad...


Selengkapnya...

Manajeman Perpustakaan Sekolah, Edisi Tahun 1, Nomor 1, April 2007

Manajemen perpustakaan sekolah pada dasarnya adalah proses mengoptimalkan kontribusi manusia, material, anggaran untuk mencapai tujuan perpustakaan. ...


Selengkapnya...

Perawatan Bahan Pustaka Perpustakaan Sekolah, Jurnal Perpustakaan Sekolah, Edisi Tahun 1, Nomor 2, Oktober 2007

Masalah perawatan koleksi perpustakaan senantiasa menjadi perhatian yang seimbang oleh para pustakawan. Perawtan bahan pustaka memang perlu dilakukan...


Selengkapnya...
01234

PENULISAN ARTIKEL ILMIAH UNTUK MENUNJANG PROFESIONALISME PUSTAKAWAN

Oleh: Darmono

Makalah disajikan pada "Seminar Teknik Penulisan dan Profesionalisme Pustakawan" Tanggal 21 Maret 2006 di Universitas Sebelas Maret (UNS)-Surakarta.



Artikel ilmiah secara umum dikelompokkan menjadi dua yaitu artikel hasil penelitian dan artikel konseptual. Bahan penulisan artikel penelitian diambil dari laporan penelitian. Bahan penulisan artikel konseptual diambil dari berbagai pemikiran/ide dari berbagai bahan yang kemudian dirumuskan kembali dan melalui perenungan mendalam sehingga menghasilkan pemikiran konseptual. Makalah ini secara spesifik membahas teknik penulisan artikel ilmiah jenis konseptual. Pada dasarnya artikel konseptual adalah untuk membuka wacana diskusi, argumentasi, analisis dan sistesis pendapat-pendapat para ahli atau pemerhati bidang tertentu.


icon penulisan artikel ilmiah.pdf (5.10 KB)
 

KONSTRUKSI MAKNA PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DESASEBAGAI SIMPUL PENGUATAN LAYANAN MEMBACAMASYARAKAT DI PERPUSTAKAAN "SRIKANDI", KEBONAGUNG

Oleh : Darmono, Nining Nugrahini, ListarionoPerpustakaan Unversistas Negeri Malang – Jl. Semarang No. 5 MalangTelp 0341-571035, e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya



Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna pengelolaan perpustakaan desa di desa Kebonagung, Kecamatan Pakisasji-Kabupaten Malang. Lokasi penelitian di Perpustakaan desa "Srikandi". Penelitian dilaksanakan bulan Juli  sampai dengan minggu ke-2 Nopember 2013. Subyek penelitian pengelola perpustakaan Srikandi, pemakai perpustakaan terdiri pemakai umum, komunitas baca, dan pelajar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan pedoman tiga tahap analisis yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas data, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Data tentang pengelolaan perpustakaan yang telah dikumpulkan kemudian di dicocokkan dengan standar pengelolaan perpustakaan desa/kelurahan SNI 7596:2010 dengan menggunakan 14 parameter. Hasil penelitian, berdasarkan 14 parameter standar pengelolaan perpustakan desa, perpustakaan Srikandi memenuhi 11 standar. Tiga standar belum terpenihi yaitu: (1) standar penambahan buku setiap tahun, (2) standar jam buka perpustakaan, dan (3) standar insentif bagi pengelola perpustakaan. 


icon konstruksi makna pengelolaan perpustakaan desa.pdf (6.58 KB)
 
Interaksi Pustakawan Dan Pemustaka

Oleh
Teguh Yudi Cahyono



Selain menguasai bidang ilmu perpustakaan, pustakawan diharapkan mampu memahami kondisi pemustaka melalui interaksi sosial. Dalam berinteraksi dengan pemustaka, pustakawan dapat menjalankan perannya dengan baik apabila mempunyai kemampuan, keterampilan, serta kompetensi dalam bidang perpusdokindo.  interaksi pustakawan secara lebih kontekstual, serta mengaitkannya dengan setidaknya 3 hal penting, yaitu: 1.Perkembangan pemustaka dan teknologi informasi yang secara langsung mempengaruhi kebutuhan di bidang informasi; 2. Posisi pustakawan dalam sistem kerja yang didasarkan pada kebutuhan pemustaka akan menentukan bagaimana kompetensi ditetapkan dan dijadikan alat ukur; dan 3.Ketersediaan sarana pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi merupakan hal yang mutlak jika kompetensi ingin dikaitkan dengan kinerja keseluruhan sebuah organisasi.


icon interaksi pustakawan.pdf (56.25 KB)
 
Jumlah Kunjungan Konten : 1309572
Perpustakaan UM
JAM LAYANAN

SENIN - KAMIS
07.00 - 19.00 WIB

JUMAT
07.00 - 11.00 WIB
13.00 - 19.00 WIB


SABTU
08.00 - 14.00 WIB

MINGGU TUTUP

---------------------------------
LAYANAN KOLEKSI
TESIS DAN DISERTASI


SENIN - KAMIS

07.30 - 14.30 WIB


JUMAT
07.30 - 11.00 WIB
13.00 - 15.00 WIB


SABTU DAN MINGGU
TUTUP