Analisis penetapan harga jual perumahan Graha Valensia untuk perolehan laba optimal pada PT Kharisma Banjarharum Malang / Yovita Rizkha Aquanieta

DDCRp 338.52 AQU a
AuthorAquanieta, Yovita Rizkha
YearTugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Akuntansi, 2009
Languageind

Abstract


ABSTRAK





Aquanieta, Yovita Rizkha. 2009. Analisis Penetapan Harga Jual Perumahan Graha Valensia Untuk Perolehan Laba Optimal Pada PT Kharisma Banjarharum Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma-III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Eka Ananta Sidharta, S.E., M.M., Ak.





Kata Kunci: Harga Jual, Analisis Penetapan Harga Jual, Perolehan Laba





Pertambahan jumlah penduduk saat ini yang semakin meningkat diikuti pula oleh meningkatnya pola dan volume konsumsi masyarakat yang menyebabkan terjadinya diversifikasi kebutuhan masyarakat, termasuk perumahan. Hal ini dimanfaatkan oleh para pengusaha yang bergerak dalam biadang real estate untuk mencari keuntungan dari kebutuhan masyarakat akan perumahan. Dalam menyediakan komoditi tersebut selain mendapatkan laba yang optimal, para pengusaha real estate juga harus memperhatikan daya beli masyarakat dalam menentukan harga jualnya.



Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah untuk menganalisis perhitungan harga pokok rumah serta penetapan harga jual rumah tersebut sehingga dapat memperoleh laba yang optimal.

Harga pokok produksi adalah sekumpulan pengorbanan atau biaya dari bahan baku dan tenaga kerja langsung yang digunakan serta overhead pabrik yang dibebankan untuk menciptakan barang atau jasa yang mempunyai nilai guna yang lebih tinggi. Kegunaan dari



harga pokok produksi adalah untuk menutupi semua biaya yang telah dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk serta memberikan laba meskipun keadaan tidak menguntungkan. Harga pokok suatu produk sangat berguna dalam penentuan harga jual produk tersebut dan menghitung pendapatan yang diterima.



Dalam menghitung harga pokok produksi ada dua metode yang umum digunakan, yaitu metode full costing dan metode variable costing. Pada metode full costing, dalam perhitungan harga pokok produksinya memasukkan semua unsur biaya produksi, baik yang berperilaku tetap maupun variabel, sebagai komponen harga pokoknya. Sedangkan pada metode variable costing hanya memasukkan biaya yang berperilaku variabel sebagai komponen perhitungan harga pokok produksinya.



Hasil analisa data dapat diketahui bahwa perhitungan harga pokok produksi serta harga jual dengan menggunakan metode full costing mendapatkan laba kotor yang lebih rendah dari pada laba kotor yang diharapkan oleh perusahaan. Sedangkan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual dengan menggunakan metode variable costing menghasilkan laba kotor yang lebih tinggi dari laba yang diharapkan oleh perusahaan.






Download file

  1. 01104KI09-ABSTRAK.doc (27.50 KB)
  2. 01104KI09-BAB I.pdf (28.36 KB)
  3. 01104KI09-BAB II.pdf (89.49 KB)
  4. 01104KI09-BAB III.pdf (171.88 KB)
  5. 01104KI09-BAB IV.pdf (10.22 KB)



Download Analisis penetapan harga jual perumahan Graha Valensia untuk perolehan laba optimal pada PT Kharisma Banjarharum Malang / Yovita Rizkha Aquanieta


TypeLanguage
Download Analisis penetapan harga jual perumahan Graha Valensia untuk perolehan laba optimal pada PT Kharisma Banjarharum Malang / Yovita Rizkha Aquanieta ID

Print Analisis penetapan harga jual perumahan Graha Valensia untuk perolehan laba optimal pada PT Kharisma Banjarharum Malang / Yovita Rizkha Aquanieta

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....