Dampak penerapan total quality management (TQM) terhadap empowering sumber daya manusia menuju sekolah bertaraf internasional (studi kasus di SMAN 1 Malang) / Syunu Trihantoyo

DDCRs 371.2 TRI d
AuthorTrihantoyo, Syunu
Year2010
Languageind

Abstract


Kata kunci: Total Quality Management, Empowering Sumber Daya Manusia, Sekolah Bertaraf Internasional.



Proses yang berjalan dalam penerapan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) memiliki beberapa indikator kewajiban yang harus dipenuhi. Salah satu indikator dengan tercapainya sertifikasi Internasional Standar Organisasi (ISO) oleh sekolah. Penerapan ISO ini juga harus memberikan kualitas sumber daya manusia dalam proses kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Malang. Keseluruhan komponen ini tidak bisa dipisahkan, karena akan saling berkaitan dan mendukung. Keterkaitan dari masing-masing komponen ini dapat dilihat dari alasan penerapan Total Quality Management (TQM), target yang dicapai, penerapan TQM terhadap empowering sumber daya manusia, keuntungan penerapan TQM, model peningkatan TQM, kendala dan strategi pemecahan dalam penerapan TQM terhadap empowering sumber daya manusia menuju sekolah bertaraf internasional.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang alasan penerapan TQM, target yang dicapai, penerapan TQM terhadap empowering sumber daya manusia, keuntungan penerapan TQM, model peningkatan TQM, kendala dan strategi pemecahan dalam penerapan TQM terhadap empowering sumber daya manusia menuju sekolah bertaraf internasional.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan yang mendalam mengenai objek yang diteliti, sehingga sifat penelitinya eksploratif dan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Malang sebagai salah satu sekolah yang sedang berproses bentuk pengelolaannya dari Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) menjadi SBI. SMA Negeri 1 Malang merupakan sekolah yang mandiri dalam pengelolaan dananya. Informan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) Kepala Sekolah, (2) Kepala Program RSBI, (3) Kepala Tata Usaha, dan (4) Siswa. Penelitian ini dilakukan tanpa mengisolasi subjek penelitian dan dilakukan secara langsung di lapangan. Untuk mengumpulkan data yang relevan guna menjawab fokus penelitian, skripsi ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, seperti wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Tahap analisis data dengan cara memilah-milah data, pada setiap data yang didapat langsung diolah. Pengggunaan triangulasi data dengan menggunakan tahapan: (1) mengajukan berbagai macam variasi pertanyaan, (2) mengeceknya dengan berbagai sumber data, (3) memanfaatkan berbagai metode agar pengecekan kepercayaan data dapat dilakukan.

Kesimpulan penelitian ini adalah, (1) dasar penerapan TQM di SMA Negeri 1 Malang adalah sebagai upaya peningkatan kualitas dalam pelayanan, peningkatan kualitas lulusan, dan penerapan SBI, (2) target dalam penerapan TQM meliputi: (a) tersertifikasi ISO, (b) pembelajaran dengan menggunakan konsep Internet, Technology and Computer (ITC), (c) perpustakaan sekolah dengan menggunakan konsep digital, (d) setiap siswa mampu bersaing di tingkat internasional dengan menggunakan acuan tes curriculum cambridge, (3) penerapan TQM terhadap empowering Sumber Daya Manusia (SDM) menuju SBI merupakan sebuah usaha untuk menjaga dan meningkatkan mutu, serta untuk pemenuhan penerapan program SBI, (4) keuntungan yang diperoleh sekolah dalam penerapan TQM terhadap empowering SDM menuju SBI, antara lain: (a) lulusan yang berkualitas, (b) pelayanan yang cepat, tepat, dan akuntabel, (c) kemudahan akses informasi, (d) transparansi pendanaan, (e) efektif dalam pembiayaan, (5) model peningkatan TQM terhadap empowering SDM menuju SBI, yaitu: (a) manual mutu, (b) pengendalian dokumen, (c) penataan ruang lingkup manajemen mutu, (6) kendala yang dihadapi Kepala Sekolah dalam penerapan TQM terhadap empowering SDM menuju SBI adalah: (a) rendahnya kemauan studi S2, (b) penguasaan Bahasa Inggris yang lemah, (c) biaya pengelolaan SBI yang tinggi, (7) strategi pemecahannya adalah: (a) subsidi untuk melanjutkan studi S2 sebesar 50% dari total biaya, (b) kursus dan pelatihan Bahasa Inggris, (c) pengajuan program hibah/block grand.

Saran kepada Kepala Sekolah diharapkan lebih memotivasi para guru untuk lebih giat berlatih Bahasa Inggris, dan memberikan peluang sebesar-besarnya untuk para guru muda melanjutkan studi ke Program Magister. Bagi guru perlu berlatih secara mandiri dalam peningkatan kualitasnya sebagai pengajar, sehingga tidak hanya menunggu program yang difasilitasi oleh sekolah.


Download file

  1. 03865KI10-2.Abstrak_bR.pdf (12.33 KB)
  2. 03865KI10-B1_bR.pdf (133.06 KB)
  3. 03865KI10-B2_bR.pdf (725.26 KB)
  4. 03865KI10-B3_bR.pdf (611.38 KB)
  5. 03865KI10-B4_bR.pdf (236.24 KB)
  6. 03865KI10-B5_bR.pdf (190.33 KB)
  7. 03865KI10-B6_bR.pdf (18.05 KB)



Download Dampak penerapan total quality management (TQM) terhadap empowering sumber daya manusia menuju sekolah bertaraf internasional (studi kasus di SMAN 1 Malang) / Syunu Trihantoyo


TypeLanguage
Download Dampak penerapan total quality management (TQM) terhadap empowering sumber daya manusia menuju sekolah bertaraf internasional (studi kasus di SMAN 1 Malang) / Syunu Trihantoyo ID

Print Dampak penerapan total quality management (TQM) terhadap empowering sumber daya manusia menuju sekolah bertaraf internasional (studi kasus di SMAN 1 Malang) / Syunu Trihantoyo

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....