Kesiapan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bangunan gedung di lingkungan Universitas Negeri Malang / Aris Adhianto

DDCRs 628.92 ARI k
AuthorAris Adhianto
YearSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, 2007
Languageind

Abstract


Kebakaran bangunan gedung mengakibatkan kerugian berupa materiil dan

non materiil. Hal ini disebabkan bukan hanya karena kelalaian manusia tetapi

juga karena rendahnya kualitas sistem proteksi pasif, sistem proteksi aktif, dan

tidak diterapkannya sistem manajemen penanggulangan kebakaran dalam gedung.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan pencegahan dan

penanggulangan bahaya kebakaran bangunan gedung. Ada tiga hal yang

dideskripsikan, yaitu (1) kelengkapan infratruktur bangunan gedung; (2) kondisi

gedung dan sistem proteksinya; dan (3) pemahaman tentang kegiatan pencegahan

dan penanggulangan kebakaran gedung.

Menurut Lasino dan Fefen Suhedi (2005:12), bukti bahwa pencegahan dan

penanggulangan kebakaran gedung telah diterapkan dengan baik yaitu:

(1) pemahaman dan perhatian pada strategi keselamatan kebakaran; (2) RTDK

yang diketahui secara umum oleh seluruh penghuni bangunan; (3) kemauan untuk

mengubah tingkah laku yang membahayakan.

Di Universitas Negeri Malang, populasi gedung 110 bangunan, yaitu 73

bangunan 2 lantai atau lebih dan 37 bangunan 1 lantai. Sampel gedung dalam

penelitian ini adalah 20 bangunan gedung 2 lantai atau lebih dan diambil dengan

teknik pusposif claster sampling, dimana claster berdasarkan fungsi gedung, yaitu

gedung perkantoran, perkuliahan, perpustakaan, laboratorium. Sampel responden

60 orang diambil dengan teknik purposif sampling, dimana dari masing-masing

gedung diambil 3 orang, yaitu pimpinan, staf, dan keamanan. Pengumpulan data

menggunakan instrumen berupa kuesioner. Analisis data deskriptif menggunakan

softwere komputer Statistical Program for Social Saint (SPSS) 14.0 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan (1) kelengkapan infrastruktur gedung,

responden menyatakan 62% ada sistem proteksi pasif , 69% tidak ada sistem

proteksi aktif, 85% tidak ada Tim Penanggulangan Kebakaran, 75% tidak ada

sistem Manajemen Penanggulangan Kebakaran; (2) kondisi gedung dan sistem

proteksinya, responden menyatakan 85% kondisi gedung dan sekitarnya baik,

57% kondisi sistem proteksinya buruk; (3) pemahaman tentang kegiatan

pencegahan dan penanggulangan kebakaran gedung, responden menyatakan 93%

pemahaman tim penanggulangan kebakaran sedang, 96% pemahaman Manajemen

Penanggulangan Kebakaran sedang.

Kesimpulan penelitian ini adalah (1) kelengkapan infrastruktur gedung

belum terpenuhi; (2) kondisi gedung dan sistem proteksinya cukup baik; (3)

pemahaman kegiatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran gedung cukup

baik. Untuk lebih menjamin keselamatan gedung dan penghuninya, para pimpinan

institusi perlu meningkatkan kualitas sistem proteksi bahaya kebakaran dan

manajemen pengelolahannya


Download file




Download Kesiapan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bangunan gedung di lingkungan Universitas Negeri Malang / Aris Adhianto


TypeLanguage
Download Kesiapan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bangunan gedung di lingkungan Universitas Negeri Malang / Aris Adhianto ID

Print Kesiapan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bangunan gedung di lingkungan Universitas Negeri Malang / Aris Adhianto

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....