Keterampialn manajerial kepala sekolah mengelola rintisan sekolah bertaraf International (Studi multisitus di SMP Negeri 1 Malang dan SMP Negeri 5 Malang) / Mustaram

DDCRt 371.2012 MUS k
AuthorMustaram
Year2009
Languageind

Abstract


ABSTRAK



Mustaram, 2009. Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah Mengelola Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (Studi Multisitus di SMPN 1 dan SMPN 5 Kota Malang). Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan. Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Hendyat Soetopo, M.Pd.; (2) Dr. H. Imron Arifin, M.Pd.



Kata kunci: keterampilan, manajerial, kepala sekolah, mengelola, RSBI.



Penyelenggaraan RSBI merupakan tuntutan global untuk bersaing mutu pendidikan antar Negara. Proses nasional menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, merupakan usaha yang cukup besar bagi kepala sekolah. Dimana kepala sekolah berinisiatif untuk merencanakan mengorganisasi dan mengimplementasikan sekolah nasional menuju Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dan pada akhirnya diharapkan bisa mandiri menjadi SBI. Penelitian ini masih baru, sehingga sangat penting sekali khususnya bagi kepala sekolah dan para stakeholders agar memiliki acuan untuk menyelenggarakan sekolah-sekolah yang sudah ada menuju RSBI.

Penelitian ini dikhususkan pada keterampilan manajerial kepala sekolah mengelola Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dengan rincian fokus (1) Bagaimana keterampilan perencanaan kepala sekolah sebagai manajer mengelola RSBI di SMPN 1 dan SMPN 5 Kota Malang, (2) Bagaimana keterampilan pengorganisasian kepala sekolah sebagai manjer dalam mengelola Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional di SMPN 1 dan SMPN 5 Kota Malang, (3) Bagaimana keterampilan kepala sekolah dalam pelaksanaan mengelola Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional di SMPN 1 dan SMPN 5 Kota Malang, dan (4) Bagaimana keterampilan kepala sekolah melakukan pengawasan dalam mengelola Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional di SMPN 1 dan SMPN 5 Kota Malang.

Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 dan SMPN 5 Malang, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan rancangan studi multisitus. Dalam penelitian ini, peneliti sebagai instrumen kunci (key instrument). Penunjukan informan penelitian menggunakan teknik bola salju (snow ball sampling) dengan terlebih dahulu menentukan informan kunci (key informan). Teknik pengumpulan data menggunakan (1) wawancara mendalam, (2) observasi partisipan, dan (3) studi dokumentasi. Data yang terkumpul melalui berbagai teknik tersebut selanjutnya diperiksa. Pengecekan kredibilitas data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, pengecekan anggota (member check) dan diskusi teman sejawat. Sedangkan auditabilitasnya dilakukan dengan meminta beberapa orang auditor terutama pembimbing yang mengauditnya. Selesai diperiksa, data yang terkumpul dianalisis melalui analisis dalam situs dan analisis lintas situs.

Melalui penelitian ini diperoleh temuan: Pertama, Keterampilan perencanaan kepala sekolah sebagai manajer dalam mengelola RSBI: (a) keterampilan kepala sekolah dalam perencanaan mengelola sekolah bertaraf internasional ditentukan oleh keterampilan kepala sekolah yang memadai dalam: keterampilan dalam memenej perubahan organisasi, mengawasi setiap kegiatan dan perubahan yang ada, keterampilan merancang yang baik, dan mengalokasikan sumber daya manusia dengan tepat; (b) keterampilan kepala sekolah yang memiliki keterampilan manajerial yang memadai dan mampu mengelola rintisan sekolah dengan baik; memiliki prestasi sekolah dan menjadi salah satu lembaga percontohan; unjuk kerja akademik yang tingi; hubungan antar manusia dan hubungan antar lembaga yang positif baik lokal, nasional maupun internasional. Kedua, Keterampilan pengengorganisasian kepala sekolah sebagai manajer dalam mengelola RSBI. Keterampilan pengorganisasian kepala sekolah sebagai manajerial dalam mengelola RSBI ditentukan oleh keterampilan konseptual serta hubungan manusia yang memadai dan sedikit memerlukan keterampilan teknis. Dalam mengelola organisasi kepala sekolah membentuk tim dalam menjalankan semua kebijakan yang ada. Untuk mewujudkan kekompakan tim kepala sekolah menggunakan keterampilan manusiawi. Dalam hal ini kepala sekolah menjadi media dalam terjalin kekompakan tim. Sehingga pada akhirnya tercapainya visi, misi, tujuan dan sasaran pendidikan yang diharapkan. Ketiga, Keterampilan manajerial kepala sekolah dalam pelaksanaan mengelola rintisan sekolah bertaraf internasional: (a)Keterampilan kepala sekolah dalam pelaksanaan mengelola RSBI dibuktikan degan hasil dari unjuk kerjanya melalui perolehan prestasi akademik dan non akademik serta mendapat pengakuan dari lembaga-lembaga internasional dengan diterbitkannya sertifikan ISO serta ditentukan oleh keterampilan manajerial kepala sekolah yang memadai dalam: keterampilan teknis di bidang pengelolaan sekolah dan pengelolaan mulai dari pengelolaan administrasi, pengelolaan pembelajaran serta dibidang pengelolaan guru dan sarana prasarana sekolah; (b) keterampilan manajerial kepala sekolah dalam mengelolan rintisan sekolah bertaraf internasional ditentukan oleh keterampilan kepala sekolah yang memadai dalam menata aspek manusia serta mampu bekerjasama dengan dan melalui orang lain secara efektif dan efisien baik berskala nasional maupun yang berskala iternasional.. Keempat, Keterampilan manajerial kepala sekolah melakukan pengawasan dalam mengelola rintisan sekolah bertaraf internasional: (a) keterampilan kepala sekolah dalam pengawasan dalam mengelola rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) yaitu selama kepala sekolah memimpin dan mengelola sekolah, ternyata kepala sekolah mampu mewujudkan sekolah sandar nasional (SSN) menjadi sekolah RSBI dan mampu menciptakan iklim yang kondusif; (b) keterampilan kepala sekolah dalam pengawasan mengelola RSBI ditentukan oleh keterampilan kepala sekolah yang memadai dalam: mengawasi implementasi kebijakan sekolah dan pemerintah yang telah disepakati bersama, membina, mengarahkan dan memberdayakan guru, staff serta segenaf personil dengan baik dalam melakukan tugasnya masing-masing baik dalam kegiatan sehari-hari maupun dalam mengawasi atau memantau kemajuan-kemajuan yang ada; (c) kepala sekolah sebagai manajer melakukan pengawasan ditentukan oleh keterampilan manusiawi, bagaimana kepala sekolah mampu bekerjasama dengan personil-pernil yang dianggap mampu/professional untuk mengawasi segala yang ditugaskan oleh kepala sekolah serta mampu bekerjasama dengan lembaga-lembaga lain dalam hal mengawasi proses yang sedang berlangsung di sekolah.


Download file

  1. 03405KI09-ABSTRAK tesis.doc (39.50 KB)
  2. 03405KI09-Atlantis - ABSTRAK tesis.pdf (8.86 KB)



Download Keterampialn manajerial kepala sekolah mengelola rintisan sekolah bertaraf International (Studi multisitus di SMP Negeri 1 Malang dan SMP Negeri 5 Malang) / Mustaram


TypeLanguage
Download Keterampialn manajerial kepala sekolah mengelola rintisan sekolah bertaraf International (Studi multisitus di SMP Negeri 1 Malang dan SMP Negeri 5 Malang) / Mustaram ID

Print Keterampialn manajerial kepala sekolah mengelola rintisan sekolah bertaraf International (Studi multisitus di SMP Negeri 1 Malang dan SMP Negeri 5 Malang) / Mustaram

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....