Kinerja penilik sebagai tenaga fungsional PLS (studi kasus: ketidakaktifan penilik dalam melaksanakan tugas pokok penilik di Kab. Mojokerto) / Tanti Lulus U.

DDCRt 371.202 TAN k
AuthorTanti Lulus U.
YearTesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 2005
Languageind

Abstract


Penilik sebagai tenaga fungsional Pendidikan Luar Sekolah menuntut seseorang untuk bekerja secara profesional dibidangnya. Di samping ita tugas kepenilikan menuntut kemampuan khusus dari seorang Penilik. Kemampuan khusus tersebut meliputi merencanakan, melaksanakan, menilai, membimbing dan melaporkan kegiatan penilikan PLS, membedakan tugas Penilik dengan profesi lainnya. Kenyataan di Iapangan menunjukkan Penilik di Kabupaten Mojokerto sebagai tenaga fungsional PLS belum memenuhi persyaratan khusus sebagai seorang Penilik sehingga menyebabkan ketidakaktifannya dalam melaksanakan tugas pokok dan hal inilah yang melatarbelakangi penelitian dalam tesis ini.



Fokus peneiitian berusaha mengungkap apa sebenarnya yang melatarbelakangi ketidakaktifan penilik dalam melaksanakan tugas pokok. Selebihnya penelitian ini ingin mengungkap makna yang dikonstruksikan dari ketidakaktifan penilik dalam melaksanakan tugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.



Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Untuk perolehan data dilakukan dengan teknik wawancara, pengambilan peran serta/observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah Penilik di Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto yang lidak aktif dalam melaksanakan tugas. Subjek penelitian yang dijadikan informal* diperoleh dengan menggunakan teknik sample bertujuan. Sedangkan Ka Sub Din PLSPO, Kasi PLS dan Ka. Cab. Din dan Staf Sub Din merupakan informan tambahan.



Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kerja Penilik di Kabupaten Mojokerto ada dua pola kerja yaitu aktif dan tidak aktif ditinjau dari aspek moral dan disiplin kerja. Hal-hal yang menjadi alasan ketidakaktifan Penilik dalam melaksanakan tugas adalah (1) belum memiliki kemampuan melaksanakan tugas, (2) pengaruh teman seprofesi dan (3) ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan merupakan alasan yang dikonstruksikan adalah perampingan tugas dan kekecewaan.



Bertolak dari hasil penelitian disarankan kepada pihak yang berwenang memberi tugas dan mengangkat Penilik untuk mendesain program Diklat peningkatan kemampuan penilik secara rutin serta menerapkan pembagian tugas secara merata sesuai kemampuan Penilik dan potensi wilayah kerja.


Download file

  1. 00892KI08-Udyantiningsih.doc (46.50 KB)



Download Kinerja penilik sebagai tenaga fungsional PLS (studi kasus: ketidakaktifan penilik dalam melaksanakan tugas pokok penilik di Kab. Mojokerto) / Tanti Lulus U.


TypeLanguage
Download Kinerja penilik sebagai tenaga fungsional PLS (studi kasus: ketidakaktifan penilik dalam melaksanakan tugas pokok penilik di Kab. Mojokerto) / Tanti Lulus U. ID

Print Kinerja penilik sebagai tenaga fungsional PLS (studi kasus: ketidakaktifan penilik dalam melaksanakan tugas pokok penilik di Kab. Mojokerto) / Tanti Lulus U.

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....