Kontribusi perilaku kepimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru pada SMK di kota Probolinggo / Warnoto

DDCRt 371.12 WAR k
AuthorWarnoto
Year2009
Languageind

Abstract


ABSTRAK



Warnoto.2009. Kontribusi Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah, Keefektifan Komunikasi, dan Budaya Sekolah terhadap Kinerja Guru pada SMK di Kota Probolinggo. Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. H. Ahmad Sonhadji K.H., MA.Ph.D., (II) Prof. Dr.Willem Mantja, M.Pd.



Kata kunci: perilaku kepemimpinan, keefektifan komunikasi, budaya sekolah, kinerja guru



Kualitas kehidupan bangsa sangat ditentukan oleh faktor pendidikan. Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka, dan demokratis. Dan pendidikan akan menghasilkan sumber daya manusia yang handal kalau proses pendidikan berjalan dengan baik. Fenomena yang dimaksud tentu menjadi tanggung jawab banyak pihak terutama dunia pendidikan dimana ujung tombaknya adalah guru. Guru adalah sebuah profesi dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan dan mengevaluasi peserta didik dengan beberapa kompetensi yang harus dimiliki diantaranya kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial. Kondisi sekarang ini belum menunjukkan hasil yang maksimal sehingga masih diperlukan berbagai upaya dan strategi yang tepat guna meningkatkan kinerja guru dengan harapan terjadi peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran di sekolah. Perilaku kepemimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah merupakan beberapa faktor penting yang berpengaruh terhadap kinerja guru termasuk kinerja guru SMK di Kota Probolinggo.

Untuk mengkajinya, penelitian ini dilakukan dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) bagaimana perilaku kepemimpinan kepala sekolah SMK di Kota Probolinggo, (2) bagaimana keefektifan komunikasi SMK di Kota Probolinggo, (3) bagaimana budaya sekolah SMK di Kota Probolinggo, (4) bagaimana kinerja guru SMK di Kota Probolinggo, (5) apakah ada kontribusi perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMK di Kota Probolinggo, (6) apakah ada kontribusi keefektifan komunikasi terhadap kinerja guru SMK di Kota Probolinggo, (7) apakah ada kontribusi budaya sekolah terhadap kinerja guru SMK di Kota Probolinggo, (8) apakah ada kontribusi perilaku kepemimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru pada SMK di Kota Probolinggo.

Untuk menjawab rumusan masalah di atas, penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di dua belas SMK negeri swasta di Kota Probolinggo dengan populasi 510 orang dan sampel 208 orang. Sampel diambil secara random proporsional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner atau angket sebagai instrumen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat perilaku kepemimpinan kepala sekolah SMK di Kota Probolinggo termasuk kategori sangat efektif yakni mencapai 75,44%, dengan rerata skor responden 4,18. (2) tingkat keefektifan komunikasi SMK di Kota Probolinggo termasuk kategori sangat efektif yakni mencapai 56,73%, dengan rerata skor responden 4,02. (3) tingkat budaya sekolah pada SMK di Kota Probolinggo termasuk kategori sangat kuat yakni mencapai 61%, dengan rerata skor responden 4,08. (4) tingkat kinerja guru SMK di Kota Probolinggo termasuk kategori sangat tinggi yakni mencapai 79,8%, dengan rerata skor responden 4,28. (5) terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru SMK di Kota Probolinggo dengan sig t 0,036 < 0,05, (6) terdapat hubungan yang signifikan antara keefektifan komunikasi dengan kinerja guru SMK di Kota Probolinggo dengan sig t 0,018 < 0,05, (7) terdapat hubungan yang signifikan antara budaya sekolah dengan kinerja guru SMK di Kota Probolinggo dengan sig t 0,000 < 0,05, dan (8) terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi dan budaya sekolah dengan kinerja guru SMK di Kota Probolinggo dengan sig F 0,000 < 0,05. (9) kontribusi sumbangan efektif perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru adalah 1,5%. (10) kontribusi sumbangan efektif keefektifan komunikasi terhadap kinerja guru adalah 5,9%, dan (11) kontribusi sumbangan efektif budaya sekolah terhadap kinerja guru adalah 11,2%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: (1) Dalam rangka meningkatkan kinerja guru, kepala sekolah seharusnya terus meningkatkan kualitas perilaku kepemimpinannya. Hal yang dapat dilakukan antara lain menyosialisasikan program kerja sekolah beserta standar minimal keberhasilan yang diharapkan semua warga sekolah, terutama guru. Selain itu, kepala sekolah harus terus berupaya meningkatkan kepekaan terhadap perubahan yang terjadi sehingga dapat menjadi pionir dan motivator bagi guru dan karyawan untuk terus melakukan perubahan kearah yang lebih baik. (2) Berkaitan dengan hasil penelitian ini, guru dituntut untuk terus mempertahankan kinerjanya bahkan jika perlu lebih meningkatkan lagi dengan memanfaatkan sangat efektifnya perilaku kepemimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah yang berkembang di sekolahnya. Melalui perilaku kepemimpinan kepala sekolah yang berorientasi tugas, hubungan dan perubahan, guru dapat menjadikan tugas-tugasnya sebagai salah satu pengaruh untuk meningkatkan kinerjanya. Keefektifan komunikasi di sekolah yang sangat efektif dapat dimanfaatkan oleh guru untuk memudahkan dalam menjalankan tugas-tugasnya secara maksimal sebab mereka dapat mengetahui lebih jelas dan tepat tugas-tugasnya, program sekolah, maupun standar pencapaian hasil yang diharapkan sekolah. Budaya organisasi sekolah yang sangat kuat juga dapat dimanfaatkan oleh guru untuk terus meningkatkan kinerjanya. (3) Dinas pendidikan dan yasasan dapat memanfaatkan hasil-hasil penelitian ini yang berkaitan dengan perilaku kepemimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah untuk meningkatkan kinerja guru, dan hendaknya dijadikan salah satu materi dalam pembinaan para kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja gurunya. (4) Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi terutama yang terkait dengan kinerja guru dan tiga faktor yang berpengaruh dalam penelitian ini. Sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut tentang variabel lain yang mungkin mempengaruhi kinerja guru, misalnya iklim sekolah, kompensasi kerja, tingkat pendidikan, masa kerja, motivasi kerja, status sosial, keefektifan supervisi, intensitas MGMP dll. Dengan harapan dapat ditemukan teori-teori baru dalam memperkaya khasanah ilmu manajemen, khususnya yang berhubungan dengan menajemen persekolahan.


Download file

  1. 03491KI09-ABSTRACT _in English_.pdf (15.78 KB)
  2. 03491KI09-ABSTRAK.doc (30.00 KB)
  3. 03491KI09-ABSTRAK.pdf (14.50 KB)
  4. 03491KI09-artikel tesis.pdf (79.80 KB)



Download Kontribusi perilaku kepimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru pada SMK di kota Probolinggo / Warnoto


TypeLanguage
Download Kontribusi perilaku kepimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru pada SMK di kota Probolinggo / Warnoto ID

Print Kontribusi perilaku kepimpinan kepala sekolah, keefektifan komunikasi, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru pada SMK di kota Probolinggo / Warnoto

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....