Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Center for Indonesia Studies (CIS) Universitas Negeri Malang / Wahyuni

DDCRs 499.221824 WAH p
AuthorWahyuni
Year2011
Languageind

Abstract


Kata kunci: pembelajaran, BIPA, Center for Indonesian Studies.

Sebagai salah satu bentuk kegiatan belajar mengajar (KBM), pembelajaran

BIPA mempunyai tugas umum yaitu untuk membimbing pelajar agar mempunyai

pengetahuan yang sahih tentang Bahasa Indonesia. Secara khusus, pembelajaran

BIPA mempunyai tugas untuk membina pelajar supaya dapat terampil

menggunakan bahasa Indonesia secara tulis maupun lisan. Dua aspek tersebut

hendaknya tertuang secara utuh dalam setiap pembelajaran yang ada.

Berkaitan dengan pentingnya pembelajaran BIPA di Indonesia, yang perlu

mendapat perhatian adalah pelaksanaan pengajarannya. Bila dilihat dari kondisi

pelajarnya, pengajaran BIPA di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda

dengan pengajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Pelajar BIPA adalah pelajar

asing yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda dengan budaya bahasa

yang dipelajarinya.

Rumusan masalah dalam penelitian ini memfokuskan tentang bagaimana

pembelajaran BIPA dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan

penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran BIPA, (2)

mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran BIPA, dan (3) mendeskripsikan

evaluasi pembelajaran BIPA.

Dalam penelitian ini, rancangan penelitian yang digunakan adalah

rancangan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Tujuan

penelitian deskriptif ini adalah melukiskan variabel/kondisi “apa yang ada” dalam

suatu situasi. Penelitian ini merupakan studi kasus karena dilakukan secara

intensif dan terinci terhadap suatu organisasi atau lembaga.

Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18-20 Mei 2010. Metode

pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan analisis

dokumen. Adapun data primer yang digunakan berupa hasil analisis dokumen dan

hasil observasi kelas menggunakan lembar pedoman observasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana pembelajaran yang disusun

pengajar terdiri dari beberapa aspek meliputi (1) identitas, (2) target pembelajaran,

(3) tujuan pembelajaran, (4) tujuan khusus pembelajaran, (5) media pembelajaran,

(6) materi pembelajaran, (7) metode pembelajaran, (8) skenario pembelajaran, dan

(9) evaluasi pembelajaran. Dalam menyusun RPP, pengajar masih kurang

memperhatikan detail seperti pencantuman nama lembaga, penulisan metode,

penulisan media, dan penulisan alokasi waktu. Hal- hal seperti itu membuat

rencana pelaksanaan pembelajaran terkesan kurang dipersiapkan dan belum

sepenuhnya dapat dijadikan acuan pelaksanaan pembelajaran karena tidak

sepenuhnya mencerminkan persiapan tindakan yang akan dilakukan dalam

kegiatan pembelajaran.

Pelaksanaan pembelajaran BIPA terdiri atas kegiatan pendahuluan,

kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan dalam pembelajaran

dilakukan dengan membuka pelajaran meliputi pengucapan salam, menanyakan

keadaan pelajar, dan mengadakan game. Dalam membuka pelajaran pengajar

mengutamakan bagaimana suasana berlangsung hangat dan komunikatif sehingga

pengajar dapat mengetahui seberapa banyak kata yang telah dikuasai pelajar.

Namun ada beberapa hal yang kurang diperhatikan pengajar yaitu pengajar tidak

menjelaskan terlebih dahulu hal-hal apa yang akan dilakukan hari itu dan hari

selanjutnya terkait dengan pokok bahasan yang akan dipelajari. Tahapan yang

dilakukan pengajar pada kegiatan inti yaitu(1) pelajar diminta untuk membacakan

teks surat, (2) mengidentifikasi kata-kata sulit yang terdapat dalam teks surat

dengan pembahasan secara lisan, (3) pengajar menjelaskan mengenai surat

pembaca dan surat resmi, (4) pelajar ditugasi secara individual untuk membuat

surat pembaca dan surat resmi,(5) pengajar memberikan balikan dengan

memeriksa tugas pelajar dan merevisi bagian-bagian yang kurang tepat, (6)

pengajar menjelaskan tentang subtitusi dengan terlebih dahulu meminta pelajar

untuk membacakan contoh-contoh subtitusi, (7) pelajar diminta untuk

mengerjakan latihan soal subtitusi, dan (8) pembahasan soal subtitusi dengan

meminta pelajar untuk membacakan hasil pekerjaannya dan langsung dibahas oleh

pengajar apabila terdapat kesalahan. Kegiatan penutup hanya sebatas pada

pengucapan salam untuk mengakhiri pelajaran. Pengajar tidak melakukan refleksi,

membuat kesimpulan atau pemantapan materi.

Evaluasi pembelajaran meliputi evaluasi hasil dan evaluasi proses.

Evaluasi proses dilaksanakan pada saat pembelajaran berlangsung sedangkan

evaluasi hasil didapatkan dari tes tulis yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali

(minimal dua unit materi). Evaluasi proses yang dilakukan pengajar cukup baik

dari segi monitoring perkembangan pelajar dalam penguasaan materi, namun dari

segi afektif pelajar, pengajar masih belum memperhatikan karena tidak adanya

rubric untuk menilai ranah afektif pelajar sehingga tidak ada dokumen tertulis

mengenai respon dan sikap pelajar dalam pembelajaran BIPA. Sedangkan untuk

evaluasi hasil hanya terbatas pada tes tulis, pengajar kurang memaksimalkan pada

bentuk-bentuk tes yang lain misalnya tes lisan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar pengajar lebih

memperhatikan setiap detail pembelajaran baik dari segi perencanaan,

pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan, pengajar diharapkan dapat lebih

mempersiapkan pembuatan RPP yang lebih lengkap dan jelas seperti

pencantuman nama lembaga, jenjang yang dituju, dan alokasi waktu untuk setiap

langkah pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran, diharapkan pengajar

dapat merefleksi pembelajaran yang telah berlangsung tidak sekedar dengan

pengucapan salam untuk menutup pelajaran. Sedangkan dalam evaluasi

diharapkan pengajar dapat lebih memaksimalkan pada bentuk tes yang lain dan

adanya rubrik penilaian untuk evaluasi pembelajaran.


Download file




Download Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Center for Indonesia Studies (CIS) Universitas Negeri Malang / Wahyuni


TypeLanguage
Download Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Center for Indonesia Studies (CIS) Universitas Negeri Malang / Wahyuni ID

Print Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Center for Indonesia Studies (CIS) Universitas Negeri Malang / Wahyuni

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....