Pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) untuk menumbuhkan kreativitas siswa pada sistem persamaan linear dua variabel / Susie Harini

DDCRt 515.2507 HAR p
AuthorHarini, Susie
YearTesis (Pasca Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Languageind

Abstract


Program Studi Pendidikan Matematka, Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof.H. Akbar Sutawidjaja, M.Ed.Ph.D, (2) Dr. Sisworo,S.Pd,M.Si





Kata kunci: kreativitas, pembelajaran kooperatif stad, sistem persamaan linear dua variabel.





Matematika sebagai salah satu ilmu dasar, memegang peranan yang sangat penting. Maka pada pembelajaran, khususnya matematika, perlu dimasukkan aspek kreativitas, karena kreativitas merupakan kemampuan yang diperlukan seseorang dalam menghadapi permasalahan hidup sehari-hari. Untuk mengembangkan kreativitas siswa, perlu model pembelajaran yang mampu melatih keterampilan siswa. Dengan penerapan pembelajaran kooperatif STAD guru dapat mengkondisikan siswa aktif membangun pengetahuannya sendiri. Pengetahuan selanjutnya di bangun oleh siswa dengan cara bekerja sama dengan teman dalam satu kelompok. Setiap siswa di tuntut untuk saling bekerja sama serta melatih keterampilan siswa sehingga tumbuh kreativitas siswa. Setidaknya ada dua manfaat yang dapat diperoleh dalam pembelajaran kooperatif yaitu manfaat akademik dan manfaat sosial. Secara akademik siswa meningkatkan kreativitas dan pemahaman materi, secara sosial siswa belajar hidup bermasyarakat.



Atas pertimbangan di atas maka penelitian ini dilakukan untuk menemukan jawaban atas masalah: (1) "Bagaimana pelaksanaan pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) yang dapat menumbuhkan kreativitas siswa pada Sistem Persamaan Linear dengan Dua Variabel di kelas X AP-1 SMK Negeri I Lumajang? (2) "Bagaimana kreativitas siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel pada pembelajaran tersebut pada butir 1?"



Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuh pertemuan, setiap pertemuan terdiri dari perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Untuk memperoleh data kreativitas, diambil data dari hasil observasi sikap kreatif, observasi berpikir kreatif dan tes. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AP-1 SMK Negeri 1 Lumajang, Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 38 siswa, terdiri dari 11 siswa putra dan 27 siswa putri. Penelitian ini menggunakan lembar tes awal (Tes 1) untuk mengetahui kemampuan akademik yang digunakan sebagai pedoman pengelompokan, untuk wawancara dilakukan kepada 3 orang siswa yang terdiri dari seorang siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan seorang siswa berkemampuan rendah.



Setelah belajar dalam kelompok, dilakukan tes secara individu untuk mengetahui peningkatan individu dan kreativitas dan untuk memotivasi siswa untuk belajar sekaligus sebagai pertimbangan guru dalam meneruskan pembelajaran berikutnya. Akhirnya pembelajaran ditutup dengan pemberian penghargaan kepada kelompok yang mencapai prestasi dan predikat tertentu yaitu baik, hebat dan super.



Hasil penelitian pada tindakan I menunjukkan bahwa aktivitas guru dari pengamat 1 dan 2 termasuk kategori baik yaitu 73,44% dan 75%. Sedangkan aktivitas siswa mencapai skor 60,15% dengan kategori cukup baik. Tes hasil belajar menunjukkan 89,47% siswa telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dan 10,53% belum memenuhi. Tumbuhnya kreativitas siswa menunjukkan dari penilaian 1 ke 2 berturut-turut yaitu 65,55% dan 77,55% dengan kategori kreatif. Disini aktivitas siswa belum memenuhi kategori aktivitas yang diharapkan, karena dibawah kategori baik dengan persentase skor rata-rata (SR) ≥ 70 %, sehingga perlu dilanjutkan pada tindakan II.



Pada tindakan II menunjukkan bahwa aktivitas guru dari pengamat 1 dan 2 termasuk kategori sangat baik yaitu 89,1 % dan 92,19%. Sedangkan aktivitas siswa mencapai skor 79,79% dengan kategori baik. Tes hasil belajar menunjukkan 89,5% siswa telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dan 10,5% belum memenuhi. Sedangkan untuk tumbuhnya kreativitas siswa menunjukkan dari penilaian 2 ke 3 berturut-turut yaitu 77,55% dan 81,99%, dengan kategori meningkat dari kreatif ke sangat kreatif.



Temuan pada penelitian ini adalah ada umumnya siswa yang memiliki motivasi dan hasil belajar yang tinggi akan memengaruhi tumbuhnya sikap kreatif dan berfikir kratif siswa.



Saran dari peneliti adalah pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) perlu dilaksanakan oleh guru karena dengan pembelajaran tersebut dapat melatih siswa dalam mengembangkan keterampilan siswa dalam berpikir kritis dan kerjasama tim sehingga dapat menumbuhkan kreativitas siswa.


Download file

  1. 01107KI11-Susie Harini.pdf (158.46 KB)



Download Pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) untuk menumbuhkan kreativitas siswa pada sistem persamaan linear dua variabel / Susie Harini


TypeLanguage
Download Pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) untuk menumbuhkan kreativitas siswa pada sistem persamaan linear dua variabel / Susie Harini ID

Print Pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) untuk menumbuhkan kreativitas siswa pada sistem persamaan linear dua variabel / Susie Harini

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....