Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan jasa konstruksi: studi kasus terhadap pelaksana, tukang dan pekerja pada pelaksanaan proyek / Heronimus Jalaq

DDCRs 690.22 HER p
AuthorHeronimus Jalaq
YearSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, 2007
Languageind

Abstract


Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan jaminan keselamatan dan kesehatan orang yang terlibat dalam suatu proyek yang harus dipatuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penerapan K3 di perusahaan jasa konstruksi terhadap pelaksana, tukang dan pekerja pada pelaksanaan proyek dan mengetahui perbedaan penerapan K3 di perusahaan jasa konstruksi besar, menengah dan kecil.

K3 merupakan suatu keadaan yang dapat menjamin suatu keselamatan dan kesehatan orang, baik itu pegawai maupun bukan pegawai yang berada ditempat kerja secara maksimal. Kecelakaan menyebabkan lima kerugian (5K), yaitu: (1) Kerusakan, (2) Kekacauan organisasi, (3) Keluhan dan kesedihan, (4) Kelainan dan cacat, dan (5) Kematian.

Populasi perusahaan berdasarkan kualifikasinya adalah: (1) Besar = 5, (2) Menengah = 28 dan (3) Kecil = 3. Dari masing-masing kualifikasi perusahaan diambil 3 perusahaan dengan teknik purposive sampling. Sample responden adalah pelaksana, tukang dan pekerja yang bekerja di perusahaan jasa konstruksi yang menjadi sample. Pengambilan sampel responden dilakukan dengan teknik insidental sampling sejumlah 27 orang (masing-masing perusahaan 3 orang). Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner pada pelaksana, tukang dan pekerja disertai observasi dan wawancara. Analisa data dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) tabulasi data, (2) analisa deskriptif untuk menghitung tendensi sentral dan variabilitas/dispersi dan (3) analisa varian satu jalan untuk menguji perbedaan kualitas penerapan K3 pada masing-masing perusahaan.

Kesimpulan penelitian adalah: (1) Pelaksana, tukang dan pekerja pada perusahaan jasa konstruksi tipe besar lebih optimal melaksanakan K3 dibandingkan dengan perusahaan tipe menengah dan kecil, (2) Terdapat perbedaan kualitas penerapan K3 pada pelaksana, tukang dan pekerja antara perusahaan jasa konstruksi tipe besar, menengah dan kecil. (3) Semakin tinggi kualifikasi perusahaan jasa konstruksi maka semakin besar komitmen perusahaan untuk melaksanakan K3.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perbaikan dan peningkatan penerapan K3 terhadap pelaksana, tukang dan pekerja pada pelaksanaan proyek yang selama ini kurang mendapat perhatian, dapat dilakukan secara sistimatis, karena dengan penerapan K3 terhadap pelaksana, tukang dan pekerja yang optimal diharapkan dapat menghasilkan efisiensi dan produktifitas kerja bagi pelaksana, tukang dan pekerja berikutnya. K3 wajib dilaksanakan untuk mencegah terjadinya 5K dan perlu penelitian lanjutan tentang pelaksanaan K3 secara kualitatif pada pelaksanaan proyek.


Download file




Download Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan jasa konstruksi: studi kasus terhadap pelaksana, tukang dan pekerja pada pelaksanaan proyek / Heronimus Jalaq


TypeLanguage
Download Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan jasa konstruksi: studi kasus terhadap pelaksana, tukang dan pekerja pada pelaksanaan proyek / Heronimus Jalaq ID

Print Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan jasa konstruksi: studi kasus terhadap pelaksana, tukang dan pekerja pada pelaksanaan proyek / Heronimus Jalaq

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....