Penerapan kurikulum berbasis karakter dalam pengembangan soft skill siswa SMK (Studi kasus pada mata pelajaran produktif program keahlian alat berat SMK Negeri 1 Singosari) / Talifatim Machfuroh

DDCRs 629.224 MAC p
AuthorMachfuroh, Talifatim
Year2010
Languageind

Abstract


Kata kunci: soft skill, kurikulum berbasis karakter, karakter



Berdasarkan hasil observasi sementara yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa kebanyakan lulusan SMK saat ini ketika bekerja di perusahaan dalam jenjang karir mereka relatif tidak bisa cepat naik, hal ini dikarenakan lulusan SMK dinilai belum memiliki soft skill yang baik dan juga belum memiliki kebiasaan karakter sesuai bidang pekerjaannya. Untuk itu perlu adanya pembentukan karakter profesionalitas pada diri setiap siswa SMK. Dalam hal ini, penerapan kurikulum berbasis karakter tampaknya dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif guna mengembangkan soft skill dan membentuk karakter siswa SMK. Adapun rumusan masalah yang ingin digali melalui penelitian ini adalah bagaimana bentuk Kurikulum Berbasis Karakter yang diterapkan di SMK Negeri 1 Singosari Program Keahlian Alat Berat, bagaimana pelaksanaan Kurikulum Berbasis Karakter di SMK Negeri 1 Singosari, bagaimana bentuk pengembangan soft skill melalui Kurikulum Berbasis Karakter di SMK Negeri 1 Singosari, serta apa faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan Kurikulum Berbasis Karakter dalam Pengembangan Soft skill di SMK Negeri 1 Singosari.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian menggunakan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Singosari pada program keahlian alat berat pada mata pelajaran produktif. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap analisis data adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis karakter yang diterapkan di SMK Negeri 1 Singosari program keahlian Alat berat adalah pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang bermuatan karakter di dalamnya. Tujuan dari penerapan kurikulum ini adalah membentuk karakter siswa sesuai dengan bidang pekerjaannya dan karakter terhadap soft skill yang dimiliki. Dalam penyusunan, kurikulum disusun berdasarkan kompetensi-kompetensi hasil rumusan antara pihak sekolah dengan pihak industri yang menghasilkan 7 soft skill, 12 core skill, 1 problem solving, dan 17 work skill, yang kemudian dikembangkan dalam bentuk silabus dan RPP. Silabus dan RPP yang telah disusun diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Dalam evaluasi pembelajaran, penilaian yang digunakan berupa sertifikasi skill menggunakan sistem go and no go dengan bentuk skor 0 dan 100. Soft skill yang dikembangkan berpedoman pada seven habits yang berasal dari buku seven habits of highly effective people karangan Sthepen R Covey ditambah dengan 1 problem solving. Dalam pelaksanaanya faktor yang mendukung adalah input siswa yang memang sudah terseleksi sebelumnya, kerjasama yang mendukung antara pihak sekolah dengan pihak industri, dan adanya LBB yang disediakan untuk men-training guru-guru Alat Berat. Faktor yang menghambat adalah belum semua guru memahami dan melaksanakan kurikulum berbasis karakter, pelaksanaannya masih dalam lingkup pembelajaran produktif, Kurangnya sarana prasarana yang memadai, khususnya untuk pembelajaran praktik, belum semua guru bisa dijadikan permodelan dalam pembentukan karakter untuk siswa, dan kurangnya pemantauan karakter siswa.

Saran yang dapat peneliti berikan pada penelitian ini adalah kepada siswa, hendaknya kebiasaan positif yang sudah terbentuk di sekolah melalui kurikulum berbasis karakter bisa melekat dan berkembang baik ketika siswa praktik di sekolah maupun di industri. kepada kepala sekolah, dalam penelitian ini ditemukan berbagai macam kendala-kendala secara teknis yang mempengaruhi keberhasilan dari penerapan kurikulum ini, diharapkan kendala-kendala tersebut bisa digunakan sebagai bahan untuk evaluasi penerapan kurikulum berbasis sehingga bisa lebih sempurna. Selain itu juga perlu adanya pemahaman persepsi tentang kurikulum berbasis karakter pada semua guru di semua mata pelajaran agar penerapan kurikulum dapat maksimal. Serta kepada peneliti lain, dalam penerapan kurikulum berbasis karakter belum diketahui secara signifikan dampak pengembangan soft skill terhadap peningkatan daya saing lulusan. Peneliti lain dapat menggunakan judul penelitian “Dampak Penerapan Kurikulum Berbasis Karakter terhadap Peningkatan Daya Saing Lulusan SMK Negeri 1 Singosari Program Keahlian Alat Berat.” Penelitian ini dapat dijadikan sebagai pijakan awal dan bahan referensi terhadap penelitian selanjutnya.


Download file

  1. 00582KI11-BAB I.pdf (31.79 KB)
  2. 00582KI11-BAB II.pdf (149.42 KB)
  3. 00582KI11-BAB III.pdf (37.91 KB)
  4. 00582KI11-BAB IV.pdf (14334.24 KB)
  5. 00582KI11-BAB V.pdf (62.27 KB)
  6. 00582KI11-BAB VI.pdf (19.88 KB)



Download Penerapan kurikulum berbasis karakter dalam pengembangan soft skill siswa SMK (Studi kasus pada mata pelajaran produktif program keahlian alat berat SMK Negeri 1 Singosari) / Talifatim Machfuroh


TypeLanguage
Download Penerapan kurikulum berbasis karakter dalam pengembangan soft skill siswa SMK (Studi kasus pada mata pelajaran produktif program keahlian alat berat SMK Negeri 1 Singosari) / Talifatim Machfuroh ID

Print Penerapan kurikulum berbasis karakter dalam pengembangan soft skill siswa SMK (Studi kasus pada mata pelajaran produktif program keahlian alat berat SMK Negeri 1 Singosari) / Talifatim Machfuroh

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....