Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2007 / Vidiningtyas Kurnia Susanti

DDCRs 658.152 SUS p
AuthorSusanti, Vidiningtyas Kurnia
Year2009
Languageind

Abstract


ABSTRAK



Kurnia, V.S. 2009. Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode 2004-2007. Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Bambang Banu S., M.M., (II) Dr. H. Agung Winarno, M.M.



Kata Kunci: Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kebijakan Dividen, Kebijakan Hutang, Nilai Perusahaan.



Memaksimalkan nilai perusahaan dan meningkatkan kesejateraan pemegang saham selaku pemilik perusahaan melalui peningkatan harga saham merupakan tujuan dari suatu perusahaan. Hubungan keagenan adalah salah satu cara umum dan terlama untuk menyusun interaksi sosial. Misalnya keagenan sedunia. Pada dasarnya semua kontrak perjanjian terdiri dari hubungan antara majikan dengan pekerja atau Negara dengan pemerintah yang mengandung elemen penting sebuah keagenan. Dan juga teori keagenan dipandang sebagai sebuah kumpulan kontrak antara faktor produksi dengan tiap-tiap faktor yang memotivasi sebuah kepentingan pribadi. Dan sebuah kepentingan pribadi akan menguasai pokok permasalahan yang akan dijelaskan dalam teori keagenan. Konflik keagenan dapat dikurangi dengan dikeluarkan beberapa kumpulan kebijakan yang digunakan untuk memonitor keagenan bagi pengelola perusahaan.

Penelitian ini menganalisis hubungan antara kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan dividen, dan kebijakan hutang dengan nilai perusahaan yang mana termasuk sebagai variabel strategis di dalam kebijakan perusahaan. Identifikasi yang dilakukan untuk menguji variabel yang ditentukan dalam hubungannya dengan teori keagenan.

Penelitian ini terfokus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2004 sampai dengan 2007. metode pengambilan data menggunakan metode pooling dan menghasilkan 8 perusahaan dalam pengamatan. Metode statistika dalam penelitian ini menggunakan regresi linier dengan memakai statistika analisis jalur. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS for windows release 12.0 in the significance of 6%.

Berdasarkan hasil analisis jalur, penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh secara langsung dari kepemilikan manajerial, kebijakan dividen, kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan dan juga secara langsung dari kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan. Serta ada pengaruh tidak langsung kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang. Sehingga dalam analisis jalur terdapat variabel moderator pada pengaruh kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang dan juga terdapat variabel mediator pada pengaruh kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang.

Hasil ini sesuai dengan pengaruh signifikan sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh secara langsung hubungan antara kepemilikan manajerial dengan nilai perusahaan adalah positif dan pengaruh secara tidak langsung kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang, dimana variabel kebijakan hutang merupakan variabel moderator. (2) Tidak terdapat pengaruh secara langsung kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan namun dalam hasil penelitian ini terdapat pengaruh secara tidak langsung kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang, dimana variabel kebijakan hutang merupakan variabel mediator (3) terdapat pengaruh secara langsung kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan adalah positif namun dalam hasil penelitian ini tidak terdapat pengaruh secara tidak langsung kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang.

Penelitian berikutnya sebaiknya menggunakan jumlah sampel yang lebih banyak, variabel-variabel lain yang mempengaruhi seperti kinerja keuangan, pertumbuhan penjualan, rasio investor, dan peneliti juga lebih berhati-hati dalam mempertimbangkan analisis yang akan dilakukannya serta jangka waktu atau periode penelitian yang lebih panjang, sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik (generalisasinya tinggi), serta penelitian berikutnya lebih baik menggunakan metode analisis yang berbeda untuk mengetahui apakah hasil yang diperoleh adalah konsisten dari tahun ke tahun.


Download file

  1. 03195KI09-ABSTRAK..doc (23.50 KB)
  2. 03195KI09-Atlantis - 1.pdf (31.94 KB)
  3. 03195KI09-Atlantis - 2.pdf (227.65 KB)
  4. 03195KI09-Atlantis - 3.pdf (38.05 KB)
  5. 03195KI09-Atlantis - 4.pdf (158.55 KB)
  6. 03195KI09-Atlantis - 5.pdf (88.50 KB)
  7. 03195KI09-Atlantis - 6.pdf (9.06 KB)



Download Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2007 / Vidiningtyas Kurnia Susanti


TypeLanguage
Download Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2007 / Vidiningtyas Kurnia Susanti ID

Print Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2007 / Vidiningtyas Kurnia Susanti

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....