Pengaruh ukuran diameter lubang main jet terhadap unjuk kerja dan emisi gas buang sepeda motor Honda Supra 100 cc / Guruh Wicaksana Putra

DDCRs 629.2528 GUR p
AuthorGuruh Wicaksana Putra
Year2008
Languageind

Abstract


Main jet adalah saluran bensin dalam karburator yang berfungsi menyalurkan bensin, baik pada kecepatan sedang maupun kecepatan tinggi. Banyak sedikitnya bensin yang disalurkan tergantung besar kecilnya lubang main jet. Semakin besar diameter lubangnya, semakin banyak pula bensin yang disalurkan. Ukuran diameter lubang main jet yang dipakai dalam penelitian ini terdiri dari tiga ukuran yaitu masing-masing dengan diameter 0,70 mm, 0,72 mm (standar), dan 0,75 mm.



Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian ukuran diameter lubang main jet terhadap daya yang dihasilkan dan untuk mengetahui pengaruh penggantian ukuran diameter lubang main jet terhadap emisi gas buang.



Penelitian ini dilakukan di bengkel Silver Motor Sport Surabaya tanggal 27 November 2007 untuk pengambilan data mengenai daya. Sedangkan pengambilan data emisi gas buang dilakukan di SMKN 1 Singosari Malang tanggal 19 Desember 2007 secara langsung pada obyek penelitian yang sama. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan faktorial. Analisis hasil penelitian yang dipakai adalah analisis uji anova dua arah atau two way anova. Pengujian dilakukan pada rpm 1000, 3000 dan rpm 7000. Untuk pengambilan data daya dilakukan dengan beban tak tentu dan pada gigi 4 (gigi rasio 4).



Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggantian ukuran diameter lubang main jet terhadap unjuk kerja (daya motor) dan emisi gas buang sepeda motor Honda supra 100 cc pada setelan udara standar. Rata-rata daya mesin dengan diameter 0,72 mm pada Rpm 3000 (1,768333 HP) lebih tinggi daripada mesin dengan diameter 0,75 mm pada Rpm 3000 (1,504333 HP), lebih tinggi daripada mesin dengan diameter 0,70 mm pada Rpm 3000 (1,283000 HP). Rata-rata CO (% Vol) mesin dengan diameter lubang main jet 0,75 mm pada Rpm 3000 (3,6900 %) lebih tinggi daripada mesin dengan diameter lubang main jet 0,72 mm pada Rpm 3000 (3,2600 %), lebih tinggi daripada mesin dengan diameter lubang main jet 0,70 mm pada Rpm 3000 (2,7933 %). Rata-rata HC (Ppm) mesin dengan diameter lubang main jet 0,75 mm pada Rpm 3000 (239,3333 ppm) lebih tinggi daripada mesin dengan diameter lubang main jet 0,72 mm pada Rpm 3000 (187,0000 ppm), lebih tinggi daripada mesin dengan diameter lubang main jet 0,70 mm pada Rpm 3000 (141,0000 ppm).



Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut misalnya pengaruh ukuran diameter lubang main jet terhadap konsumsi bahan bakar yang lebih detail dan efisiensi thermal sepeda motor Honda Supra 100 cc.


Download file

  1. 00603KI08-ABSTRAK, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR.doc (73.50 KB)
  2. 00603KI08-BAB I.pdf (15.50 KB)
  3. 00603KI08-BAB II.pdf (154.90 KB)
  4. 00603KI08-BAB III.pdf (184.92 KB)
  5. 00603KI08-BAB IV.pdf (66.53 KB)
  6. 00603KI08-BAB V.pdf (26.28 KB)
  7. 00603KI08-BAB VI.pdf (7.56 KB)



Download Pengaruh ukuran diameter lubang main jet terhadap unjuk kerja dan emisi gas buang sepeda motor Honda Supra 100 cc / Guruh Wicaksana Putra


TypeLanguage
Download Pengaruh ukuran diameter lubang main jet terhadap unjuk kerja dan emisi gas buang sepeda motor Honda Supra 100 cc / Guruh Wicaksana Putra ID

Print Pengaruh ukuran diameter lubang main jet terhadap unjuk kerja dan emisi gas buang sepeda motor Honda Supra 100 cc / Guruh Wicaksana Putra

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....