Pengembangan bahan ajar matakuliah bahasa Indonesia dengan web interaktif / Didin Widyartono

DDCRt 499.22107 WID p
AuthorWidyartono, Didin
Year2010
Languageind

Abstract


Kata kunci: bahan ajar, matakuliah Bahasa Indonesia, web interaktif



Kegiatan perkuliahan Bahasa Indonesia membutuhkan bahan ajar. Bahan ajar ini diperlukan sebagai pedoman beraktivitas dalam proses perkuliahan sekaligus merupakan substansi kompetensi yang diajarkan kepada mahasiswa. Substansi kompetensi ini diajarkan dengan pendekatan komunikatif yang bertujuan pada pencapaian kemahiran berbahasa Indonesia agar mahasiswa dapat mengemukakan gagasan keilmuan dengan berbagai referensi cetak dan elektronik. Dengan membentuk kepribadian yang baik, pengemukakan gagasan dapat diutarakan secara terbuka, jujur, dan menghargai karya/pikiran orang lain.

Bentuk bahan ajar mengalami perkembangan seiring kemajuan zaman. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mengubah karakter peserta didik menjadi kaum digital native. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan ajar yang sesuai dengan karakter peserta didik untuk meningkatkan kualitas perkuliahan Bahasa Indonesia di peguruan tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk bahan ajar matakuliah Bahasa Indonesia dengan web interaktif Bahasa Indonesia. Produk ini dikembangkan melalui empat tahap: (1) perencanaan, (2) produksi, (3) validasi, dan (4) uji coba.

Kegiatan perencanaan terdiri atas perencanaan isi dan sajian. Kegiatan perencanaan isi terdiri atas lima tahap, yaitu (1) pengidentifikasian tujuan umum pembelajaran, (2) penganalisisan pembelajaran, (3) pengidentifikasian karakter mahasiswa, (4) perumusan tujuan khusus pembelajaran, (5) penyusunan butir-butir tes, dan (6) penentuan strategi pembelajaran. Kegiatan perencanaan sajian terdiri atas enam tahap, yaitu (1) pengidentifikasian kebutuhan dan sajian bahan ajar, (2) perumusan tujuan, perumusan peta laman, (3) penentuan perangkat lunak, (4) pemilihan nama ranah (domain name) dan hos (hosting), (5) pendesainan web, dan (6) pengunggahan data.

Kegiatan produksi terdiri atas (1) penyusunan silabus, (2) bahan ajar, dan (3) penyajian. Kegiatan produksi dilakukan secara berurutan. Penyusunan silabus, bahan ajar, dan penyajian bahan ajar disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter mahasiswa Universitas Negeri Malang.

Untuk mengetahui kelayakan produk, dilakukan kegiatan validasi dan uji coba. Kegiatan validasi isi terdiri atas validasi isi, sajian web interaktif, dan bahasa. Kegiatan uji coba terdiri atas uji coba perseorangan, kelompok kecil, dan kelas.

Hasil akhir kegiatan pengembangan bahan ajar dengan web interaktif berupa (1) silabus, (2) bahan ajar, (3) sajian bahan ajar, dan (4) petunjuk penggunaan. Silabus disusun dengan komponen-komponen: (1) standar kompetensi dan kompetensi dasar, (2) materi pembelajaran, (3) kegiatan pembelajaran, (4) indikator, (5) jenis penilaian, (6) alokasi waktu, dan (7) sumber belajar. Silabus dilengkapi dengan Rencana Perkuliahan Semester (RPS)/Satuan Acara Perkuliahan (SAP). Bahan ajar dijabarkan dalam empat bagian besar, yaitu (1) identitas bahasa Indonesia, (2) membaca untuk menulis, (3) menulis karya ilmiah, dan (4) berbicara untuk keperluan akademik. Penyajian ini bertujuan untuk mempermudah dosen dalam mengkreasikan urutan penyampaian materi ajar. Sajian bahan ajar diwujudkan dalam bentuk web interaktif dengan organisasi materi ajar bermodel tutorial klasik.

Hasil akhir pengembangan bahan ajar matakuliah Bahasa Indonesia dengan web interaktif dapat diakses di http://bahasaindonesia.kataberkata.com. Sajian bahan ajar ini ditampilkan mulai dari (1) peta konsep, (2) identitas kompetensi, (3) petunjuk belajar, (4) aktivitas belajar, (5) informasi pendukung, (6) rangkuman, (7) latihan, (8) forum, (9) obrolan (chat), dan (10) glosarium.

Bahan ajar Bahasa Indonesia dengan web interaktif memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding versi cetak. Kelebihannya, bahan ajar ini (1) berdaya serap yang tinggi, (2) lebih menyenangkan dibanding versi cetak, (3) sangat sesuai dengan karakter mahasiswa, (4) konsultasi tanpa terbatasi tempat dan waktu dengan fitur forum diskusi dan obrolan (chat), (5) berfitur tautan (hyperlink), (6) berfitur multimedia, dan (7) berfitur olah informasi (simpan, sunting, sajikan). Kekurangannya, pemanfaatan bahan ajar ini adalah (1) mutlak membutuhkan ketersediaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi, khususnya komputer yang terakses internet, (2) akses pembelajaran tidak sepenuhnya dapat diatur karena dikembangkan melalui sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System [LMS]), (3) fitur-fitur LMS tidak sepenuhnya dapat mengakomodasi harapan peneliti, (4) autentifikasi pengguna yang rawan penyalahgunaan, dan (5) kapasitas lebar pita (bandwith) berbanding lurus dengan biaya yang harus ditanggung.

Berbagai kelebihan dan kekurangan produk pengembangan dapat dipertimbangkan melalui hasil perkuliahan yang dicapai. Untuk memperoleh hasil ini diperlukan uji coba efektivitas produk secara utuh selama satu semester. Kefektivitasan produk dalam mencapai tujuan perkuliahan belum diketahui. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas produk.


Download file

  1. 02602KI10-Widyartono, Didin.pdf (117.31 KB)



Download Pengembangan bahan ajar matakuliah bahasa Indonesia dengan web interaktif / Didin Widyartono


TypeLanguage
Download Pengembangan bahan ajar matakuliah bahasa Indonesia dengan web interaktif / Didin Widyartono ID

Print Pengembangan bahan ajar matakuliah bahasa Indonesia dengan web interaktif / Didin Widyartono

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....