Pengembangan modul pembelajaran matematika materi balok dan kubus secara kontekstual untuk siswa kelas V sekolah dasar / Dewi Astutik

DDCRs 372.716044 AST p
AuthorAstutik, Dewi
Year2010
Languageind

Abstract


iii

ABSTRAK

Astutik, Dewi. 2009. Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Materi

Balok dan Kubus secara Kontekstual untuk Siswa Kelas V Semester 2

Sekolah Dasar. Skripsi. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan

lmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1)

Prof. Dr. H. Ipung Yuwono, M.S, M.Sc, (2) Drs. Slamet, M.Si.

Kata Kunci: modul, kontekstual, matematika, balok, kubus

Berdasarkan kelebihan pendekatan pembelajaran kontekstual dan

pembelajaran dengan menggunakan modul, maka dikembangkan modul dengan

pendekatan kontekstual. Sehingga modul kontekstual dapat didefinisikan sebagai

paket bahan ajar yang memuat serangkaian aktivitas belajar agar semua siswa

mampu mencapai tujuan pembelajaran dan disusun secara sistematis dengan

menerapkan komponen pembelajaran kontekstual yang meliputi konstruktivisme,

menemukan, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian

sebenarnya.

Prosedur pengembangan modul terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan

(dengan mempelajari cara penyusunan modul, mengkaji beberapa modul

Matematika, kurikulum dan pendekatan kontekstual), penyusunan (dengan

menentukan materi, pokok-pokok bahasan, tujuan pembelajaran, menyusun isi,

perangkat evaluasi dan kelengkapan modul) dan tahap validasi dan revisi (dengan

menentukan desain validasi, validator, jenis data yang digunakan, instrumen

pengumpulan data, proses validasi, analisis data dan revisi modul).

Uji coba untuk modul dilakukan kepada ahli dalam bidang pendidikan,

karena pengembang ingin mengetahui ketepatan penggunaan pendekatan

kontekstual dan menghasilkan nilai untuk aspek-aspek modul yang meliputi

materi atau isi modul: 91,7%, penggunaan pendekatan kontekstual: 94,7%,

kelengkapan modul: 90,5%, dan penggunaan bahasa: 95,8%. Semua hasil tersebut

termasuk dalam kriteria ”sangat valid”, sehingga tidak perlu revisi. Selain itu, juga

diperoleh data kualitatif yaitu komentar dan saran dari validator yang digunakan

sebagai revisi.

Komponen modul yang dihasilkan meliputi isi modul yang terdiri dari

empat pokok bahasan dan kelengkapan modul yang terdiri dari halaman sampul,

halaman judul, daftar isi, pendahuluan, tujuan pembelajaran, petunjuk

pembelajaran, deskripsi kegiatan belajar, pre test, refleksi dan evaluasi, post test

dan kunci jawaban, serta daftar pustaka. Materi dalam modul adalah materi

tentang balok dan kubus untuk kelas V SD.

Karena keterbatasan waktu, biaya dan kemampuan pengembang, uji coba

hanya dilakukan kepada ahli dalam dunia pendidikan. Sehingga untuk mengetahui

keefektifan modul kontekstual dalam pembelajaran sesungguhnya perlu diadakan

penelitian lebih lanjut terhadap penggunaan modul kontekstual dalam

pembelajaran sesungguhnya di sekolah.


Download file

  1. 00555KI10-SKRIPSI.pdf (637.81 KB)



Download Pengembangan modul pembelajaran matematika materi balok dan kubus secara kontekstual untuk siswa kelas V sekolah dasar / Dewi Astutik


TypeLanguage
Download Pengembangan modul pembelajaran matematika materi balok dan kubus secara kontekstual untuk siswa kelas V sekolah dasar / Dewi Astutik ID

Print Pengembangan modul pembelajaran matematika materi balok dan kubus secara kontekstual untuk siswa kelas V sekolah dasar / Dewi Astutik

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....