Peningkatan minat belajar siswa dengan menggunakan metode sosiodrama dalam pembelajaran IPS sejarah di SMP Negeri 10 Malang / Andrias Nugroho

DDCRs 907 NUG p
AuthorNugroho, Andrian
Year2010
Languageind

Abstract


Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan oleh peneliti di SMPN 10 Malangpada saat PPL ( 28 Januari 25 April 2009), observasi awal tanggal 5 7 Februari 2010,dan wawancara dengan guru dan siswa memperlihatkan bahwa siswa-siswi di sekolah inilebih menyenangi pelajaran yang bersifat praktek. Masalah yang timbul dikelas adalahpada saat pembelajaran di kelas berlangsung 70% siswa dikelas menjadi ramai sendiri,karena siswa kurang diajak aktif sehingga murid menjadi jenuh dan kurangmemperhatikan materi yang diajarkan. Hal ini berimbas juga pada mata pelajaran IPSSejarah yang banyak dipandang siswa sebagai mata pelajaran yang berupa teori-teori,cerita-cerita, dan hafalan saja. Akibatnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPSSejarah menurun. Menurut data dan pandangan dari guru IPS Sejarah hasil belajar siswabelajar pada IPS Sejarah masih cukup baik, 70% dari jumlah siswa telah mencapai SKMsebesar 66.



Pembelajaran sejarah yang ada di SMP Negeri 10 Malang sendiri pada umumnyaguru masih menggunakan metode ceramah dan diskusi serta pemberian tugas. Metodetersebut kurang bisa meningkatkan minat belajar kepada siswa dalam mengikuti pelajaranIPS Sejarah. Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti mengajukan alternatif metodepembelajaran lain yaitu metode sosiodrama. Penelitian akan minat belajar diharapkandapat mengetahui daya tarik siswa didalam pembelajaran sejarah dengan menggunakanmetode sosiodrama ini. Untuk mendeskripsikan minat belajar siswa, penelitian inimenggunakan indikator unsur-unsur minat belajar yang berupa pengetahuan (kognisi),daya tarik (emosi), serta tindak lanjut (konasi), ( Abror, 1989: 34), dalam pembelajaransejarah menggunakan metode sosiodrama.



Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitiantindakan (action reserch) kualitatif, dan beberapa data yang diolah secara kuantitatif.Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)atau Classroom Action Research (CAR). Subyek yang digunakan dalam penelitian inidimungkinkan adalah kelas VIII-A dan guru pengajar SMP Negeri 10 Malang. Teknik

pengumpulan data dalam proses penelitian ini menggunakan 5 (lima) cara sesuai dengankebutuhan penelitian, yaitu (1) wawancara, (2) observasi, (3) angket minat belajar, (4),pengamatan partisipan, dan (5) catatan lapanganTahap pelaksanaan penelitian untuk penggunaan metode sosiodrama dalampembelajaran IPS Sejarah terdapat langkah-langkah kegiatan pembelajaran sebagaiberikut: 1. identifikasi masalah, yang didalamnya terdapat (a) observasi awal, dan (b)wawancara; 2. siklus I, yang didalamnya terdapat (a) tahap perencanaan, (b) tahappelaksanaan tindakan: (1) kegiatan awal, (2) kegiatan sosiodrama, (3) kegiatan diskusi,dan (4) pemberian angket; dan (c) tahap refleksi. Kemudian pelaksanaan siklus IIberdasarkan kelemahan dan kelebihan pada pelaksanaan siklus I. Pelaksanaan siklus IImengikuti tahapan seperti pada siklus II yaitu: (a) tahap perencanaan, (b) tahappelaksanaan tindakan, dan (c) tahap refleksi.



Pada awalnya unsur kognisi, emosi dan konasi sebagai sebuah tahapan minatbelajar masih belum diperlihatkan oleh siswa, seperti siswa kurang dapat memahamimateri yang diberikan oleh guru, siswa kurang aktif dalam mencari informasi danpengetahuannya secara mandiri, (3) siswa kurang aktif dan sungguh-sungguh dalammengikuti kegiatan belajar mengajar, dan (4) kurang adanya ketertarikan siswa untukmempelajari materi sejarah yang lainnya.Berdasarkan hasil observasi dan pemberianangket minat menunjukkan bahwa secara keseluruhan prosentase keberhasilan tindakanuntuk minat siswa dengan menggunakan metode sosiodrama pada siklus I dan siklus IIyaitu 73,10 % dan 73,86 %, mencapai kriteria Baik. Ini membuktikan bahwapenggunaan metode sosiodrama dalam pembelajaran IPS Sejarah dapat meningkatkanminat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS Sejarah.



Saran bagi guru bidang studi IPS, diharapkan dapat menerapkan pembelajarandengan menggunakan metode sosiodrama dalam pembelajaran di kelas dan menjadikansuatu pilihan metode pembelajaran untuk dapat mengatasi kekurangan dan kelemahandalam pembelajaran IPS Sejarah. Bagi peneliti lain, dapat mengembangkan penelitian inipada pokok bahasan yang lain. Bagi pembaca, dapat digunakan khususnya mahasiswajurusan sejarah sebagai informasi tentang penerapan metode sosiodrama pada siswakelas VIII di tingkat Sekolah Menengah Pertama.


Download file

  1. 01925KI10-3 BAB I, II, III,IV,V, VI, DAFTAR RUJUKAN, & KEASLIAN TULISAN.pdf (716.19 KB)
  2. 01925KI10-Abstrak.doc (28.00 KB)



Download Peningkatan minat belajar siswa dengan menggunakan metode sosiodrama dalam pembelajaran IPS sejarah di SMP Negeri 10 Malang / Andrias Nugroho


TypeLanguage
Download Peningkatan minat belajar siswa dengan menggunakan metode sosiodrama dalam pembelajaran IPS sejarah di SMP Negeri 10 Malang / Andrias Nugroho ID

Print Peningkatan minat belajar siswa dengan menggunakan metode sosiodrama dalam pembelajaran IPS sejarah di SMP Negeri 10 Malang / Andrias Nugroho

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....