Peningkatan pemahaman konsep teorema Pythagoras melalui problem based learning bagi siswa MTsN Jambewangi Selopuro Blitar / Erfin Mu'adibah

DDCRt 516.2207 MUA p
AuthorMu'adibah, Erfin
Year2011
Languageind

Abstract


Kata kunci: Teorema Pythagoras, Pemahaman Matematika, Problem Based Learning.







Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan guru matematika kelas VIII-C MTsN Jambewangi Selopuro Blitar diperoleh informasi bahwa siswa kesulitan dalam memahami materi teorema Pythagoras dan menunjukkan bahwa penguasaan siswa terhadap teorema Pythagoras masih rendah. Selama ini dalam pelaksanaannya guru menerapkan metode ceramah dan penugasan. Siswa pasif pada saat pembelajaran. Siswa cenderung menghafal rumus dan tidak diberi kesempatan untuk menemukan sendiri teorema Pythagoras. Oleh karena itu, diperlukan adanya inovasi pembelajaran, yaitu pembelajaran berbasis masalah. Dengan pembelajaran berbasis pada masalah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran teorema Pythagoras.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari tiga tindakan. Masing-masing tindakan dilakukan dalam suatu siklus sesuai dengan yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Siklus ini meliputi tahap (a) merencanakan, (b) melaksanakan, (c) mengamati, dan (d) merefleksi. Siklus dalam suatu tindakan akan diulang sampai kriteria yang ditetapkan dalam setiap tindakan tercapai.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi teorema Pythagoras. Proses pembelajarannya terbagi dalam tiga tahap, yaitu (1) tahap awal meliputi menyampaikan tujuan pembelajaran, memotivasi siswa tentang pentingnya teorema Pythagoras, mengingatkan kembali materi prasyarat, pembentukan kelompok, dan pemberian alat peraga, (2) tahap inti meliputi pelaksanaan investigasi oleh kelompok dan presentasi hasil diskusi, dan (3) tahap akhir meliputi membuat kesimpulan dan evaluasi. Ketiga tahap tersebut telah mencakup lima fase dalam pembelajaran berbasis masalah, yaitu: (1) memberikan orientasi tentang permasalahan kepada siswa, (2) mengorganisasikan siswa untuk meneliti atau melakukan investigasi, (3) membantu investigasi mandiri dan kelompok, (4) mengembangkan dan mempresentasikan hasil investigasi, dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses penyelesaian masalah.

Hasil penelitian dilihat dari hasil observasi (pengamatan), hasil tes siswa, dan wawancara. Hasil pengamatan pada tiga tindakan menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan termasuk pada kategori baik dan sangat baik. Dari hasil tes dan latihan mandiri pada masing-masing tindakan, skor rata-rata (dalam persen) dari keseluruhan siswa yang memperoleh skor ≥65 pada tes awal, tindakan I, II, III dan tes akhir berturut-turut adalah 50, 80, 82, 92,5 dan 95. Dengan peningkatan skor tes awal, tindakan I, II, III dan tes akhir tersebut menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang materi teorema Pythagoras meningkat.


Download file




Download Peningkatan pemahaman konsep teorema Pythagoras melalui problem based learning bagi siswa MTsN Jambewangi Selopuro Blitar / Erfin Mu'adibah


TypeLanguage
Download Peningkatan pemahaman konsep teorema Pythagoras melalui problem based learning bagi siswa MTsN Jambewangi Selopuro Blitar / Erfin Mu'adibah ID

Print Peningkatan pemahaman konsep teorema Pythagoras melalui problem based learning bagi siswa MTsN Jambewangi Selopuro Blitar / Erfin Mu'adibah

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....