Perubahan organisasi IKIP MALANG menjadi Universitas Negeri Malang: studi kasus perubahan manajerial perluasan mandat dari institut menjadi universitas / Ghoniyur Rohman

DDCRs 378.1 GHO p
AuthorGhoniyur Rohman
YearSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Jurusan Admnistrasi Pendidikan, 2007
Languageind

Abstract


Perubahan yang dilakukan oleh organisasi untuk berkembang ditentukan oleh kemampuan organisasi dalam menciptakan perubahan. Perguruan Tinggi dari masa ke masa mengalami perubahan. Perubahan itu terjadi sebagai manifestasi atau wujud dari kemampuannya untuk tetap memenuhi tuntutan lingkungan pendidikan. Tujuan pendidikan tinggi pada dasarnya hendak turut memelihara keseimbangan wacana kehidupan, mengembangkan sistem kelembagaan masyarakat, meningkatkan kadar intelektual dan kedewasaan moral yang harus diselesaikan dengan cara yang lebih profesional. Dalam pengelolaannya, pemerintah senantiasa memberi perhatian serius terhadap pengelolaan pendidikan tinggi (manajemen pendidikan tinggi).

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses perubahan organisasi dari IKIP Negeri Malang menjadi Universitas Negeri Malang(UM), maka penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan tahap-tahap IKIP Malang menjadi UM, (2) Mendeskripsikan kebijakan-kebijakan pengembangan UM tahun 1999-2006, (3) Mendeskripsikan strategi pengembangan UM tahun 1999-2006, (4) Mendeskripsikan perkembangan struktur organisasi, dan (5) Mendeskripsikan pembukaan program baru di IKIP Malang setelah berubah menjadi UM.

. Pendekatan yang dipilih dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dimulai dengan menyunsun asumsi dasar dan aturan berpikir tersebut selanjutnya diterapkan secara sistematis dalam pengumpulan dan pengolahan data untuk memberikan penjelasan dan argumentasi. Lokasi penelitian ditetapkan di UM Jalan Surabaya 6 Malang. Sebagai informan kunci adalah beberapa Tim Penyunsun Konversi IKIP Malang menjadi UM dan pejabat penting IKIP Malang dan UM yang menjabat pada tahun 1995 sampai dengan tahun 2006. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dicapai dengan teknik: trianggulasi yang meliputi trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Sedangkan teknik kedua menggunakan pengecekan anggota.

Dari hasil analisis data diperoleh temuan bahwa terjadi proses perubahan

organisasi IKIP Malang menjadi UM sebagai berikut: (1) Perubahan yang terjadi di UM tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan saling terkait dan berlangsung secara terus-menerus sebagai suatu proses perubahan yang direncanakan. Proses perubahan terencana juga ditujukan pula pada aspek pembangunan fisik dan fasilitas, serta pembangunan akademik. Setiap perubahaan organisasi setidaknya mengalami tiga tahap, yakni tahap pertama (akhir IKIP Malang), kedua proses perubahan organisasi di UM berhasil baik. Keberhasilan tersebut sangat ditentukan pada tahap transisi (Renstra Tahap I). Keberhasilan pada tahap tersebut merupakan modal serta memberikan jalan baik untuk proses perubahan berikutnya. Sebaliknya kegagalan pada tahap transisi akan mempersulit proses proses perubahan selanjutnya. (2) Kebijakan pengembangan UM ditetapkan dalam usaha meningkatkan mutu, relevansi, efisiensi, pemerataan, dan akuntabilitas pendidikan tinggi secara nasional. Sejak perluasan mandat dari IKIP menjadi Universitas, UM telah diberi kepercayaan untuk (a) menyelenggarakan program pendidikan akademik dan atau pendidikan profesional dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau kesenian tertentu; (b) mengembangkan ilmu pendidikan, ilmu keguruan, serta mendidik tenaga akademik dan profesional dalam bidang kependidikan.(3) UM memiliki kepekaan perkembangan lokal, regional, nasional, dan global. Atas dasar pernyataan tersebut maka dirumuskan visi, misi dan tujuan UM untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengembangan UM. Jadi strategi pengembangan UM tahun 2010 difokuskan kepada peningkatan kapasitas organisasi tahap mandiri dan otonom, (4) Proses perubahan organisasi di lingkungan UM berlangsung di semua tingkatan, termasuk struktur organisasi. Tingkatan yang dimaksud adalah (a) tingkatan system, (b) tingkatan organisasi, (c) tingkatan individual atau personal.

Perubahan pada tingkatan organisasi adalah perubahan pada struktur sosial dan struktur fisik organisasi yang berwujud penataan struktur formal organisasi yang mengatur hubungan otoritas antara unit organisasi, penempatan, dan pengaturan unsur fisik organisasi. (5) Langkah-langkah pembukaan program studi oleh IKIP Malang adalah wujud tindakan langsung sebagai persiapan pengembangan kelembagaan atau konsekuensi perluasan mandat dari IKIP menjadi Universitas. Dengan kata lain, perluasan mandat IKIP Malang menjadi UM harus semakin mengokohkan program kependidikan karena program kependidikan mendapat topangan dari program nonkependidikan. Maksudnya, IKIP berubah menjadi sebuah perguruan tinggi yang membina beragam program studi yang relevan dengan ilmu kependidikan, atau tetap berpijak pada misi pokok LPTK.

Saran yang dapat dikemukakan berdasarkan hasil penelitian, antara lain: (1) Untuk Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Depdiknas), Penanganan pendidikan yang dilakukan pemerintah jangan terkesan sebagai urusan pinggiran. Pendidikan yang sejatinya profesi, ternyata dikelola dengan cara-cara tidak profesional. Macam-macam inovasi, perubahan sistem, diperkenalkan atau diuji-cobakan, tetapi tidak kelihatan pernah dilakukan evaluasi. Oleh karena itu perbaikan secara berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting bagi perubahan organisasi di lingkungan perguruan tinggi. (2) Untuk Universitas Negeri Malang, Agar waspada terhadap sikap berpuas diri, melainkan proses perubahan yang terencana sebab lingkungan terus menerus mengalami perubahan sehingga mempertahankan apa yang telah diraih jauh lebih sulit daripada melakukan terobosan awal. (3) Untuk Jurusan Administrasi Pendidikan, Meskipun IKIP Malang telah berubah menjadi Universitas Negeri Malang diharapkan kepada jurusan tetap berpijak pada misi pokok LPTK yaitu mempertajam nilai profesionalisme kependidikan. (4) Untuk Mahasiswa, Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai acuan bagi mahasiswa dan peneliti lain untuk meneliti lebih lanjut tentang perubahan organisasi lingkungan perguruan tinggi, namun menggunakan pendekatan dan objek penelitian yang berbeda, sehingga hasilnya akan lebih menyempurnakan penelitian ini.


Download file




Download Perubahan organisasi IKIP MALANG menjadi Universitas Negeri Malang: studi kasus perubahan manajerial perluasan mandat dari institut menjadi universitas / Ghoniyur Rohman


TypeLanguage
Download Perubahan organisasi IKIP MALANG menjadi Universitas Negeri Malang: studi kasus perubahan manajerial perluasan mandat dari institut menjadi universitas / Ghoniyur Rohman ID

Print Perubahan organisasi IKIP MALANG menjadi Universitas Negeri Malang: studi kasus perubahan manajerial perluasan mandat dari institut menjadi universitas / Ghoniyur Rohman

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....