Rancang bangun mesin pencacah rumput model Blow Cutter dengan kapasitas 720 Kg / Samsudin Jupri, Kamarudin

DDCRp 621.93 JUP r
AuthorJupri, Samsudin
Year2009
Languageind

Abstract


Rumput merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang ditempat-tempat yang memiliki suhu lembab dan terkena cahaya matahari, rumput memiliki jenis yang beranekaragam misalnya: rumput gajah, rumput teki, rumput mardi digit (Digitaria setivalva), rumput kuda / Guinea (Panicum maximum), rumput signal (Brachiaria decumbens), rumput setaria (Setaria sphacelata kultivar Kazungula), rumput setaria (Setaria sphacelata variety splendida), rumput gajah (Pennisetum pupureum), rumput humidicola (Bracharia humidicola), rumput para (Brachiaria mutica), rumput parit (Axonopus compressus), rumput kerbau (Paspalum conjugatum) dan rumput liar.



Keanekaragaman ini terjadi karena dipengaruhi oleh faktor suhu dan tempat rumput tersebut tumbuh. Rumput adalah makanan utama hewan ternak termasuk sapi, semakin banyak hewan ternak maka konsumsi rumput yang diperlukan semakin meningkat.

Rumput yang dikonsumsi oleh sapi biasanya rumput gajah (Pennisetum purpureum Schumach) termasuk tumbuhan jagung yang masih muda, kedua tumbuhan ini biasanya banyak tumbuh diarea persawahan dan perkebunan. Proses merumput terdiri dari dua tahapan yaitu pertama merumput itu sendiri (bahasa jawa ngarit ) dan kedua mencacah (memotong-motong rumput gajah / tumbuhan Jagung menjadi ukuran pendek supaya sapi mudah dalam proses pengunyahan). Kecamatan Pujon merupakan salah satu daerah peternak sapi perah di Kabupaten Malang Jawa Timur, dimana 75 % penduduknya adalah peternak sapi terutama sapi perah dan merupakan mata pencaharian utama penduduk setempat.



Berdasarkan hasil observasi dan wawancara penulis yang dilaksanakan 28 Maret 5 April 2008 di Koperasi Susu SAE Pujon Malang (Unit Pengembangan Kwalitas Bibit Ternak) sebagai berikut: menurut bapak Sanusi (Ketua Unit Pengembangan Kwalitas Bibit Ternak) dalam memberikan pakan sapi terdapat kendala yakni ketika melakukan proses tahap kedua yaitu menyacah, pada proses ini peternak memerlukan waktu yang lama dan tenaga yang banyak karena masih menggunakan alat-alat tradisional seperti sabit dan parang. Sementara di sisi lain, pakan sapi harus segera terpenuhi apalagi jumlah hewan ternak lebih banyak sehingga prosesnya pun memerlukan waktu yang lama.



Berdasarkan kelemahan-kelemahan di atas, maka penulis sebagai masyarakat perguruan tinggi ikut berfikir dan berusaha menyelesaikan masalahmasalah yang dialami masyarakat luas terutama peternak sapi. Melihat peluang peluang diatas tidak salah jika mesin pencacah rumput yang direncanakan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas rumput, sehingga proses pencacahan rumput lebih cepat dan biaya lebih murah, sehingga pemeliharaan serta pertumbuhan sapi berjalan dengan baik dan secara langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.






Download file

  1. 00669KI09-abstrak.doc (25.50 KB)
  2. 00669KI09-BAB I 99..pdf (17.54 KB)
  3. 00669KI09-BAB II revisi.pdf (408.98 KB)
  4. 00669KI09-bab III revisi blm kelar.pdf (102.65 KB)
  5. 00669KI09-BAB IV 99.9..%.pdf (28.68 KB)
  6. 00669KI09-BAB V 98%...pdf (14.02 KB)



Download Rancang bangun mesin pencacah rumput model Blow Cutter dengan kapasitas 720 Kg / Samsudin Jupri, Kamarudin


TypeLanguage
Download Rancang bangun mesin pencacah rumput model Blow Cutter dengan kapasitas 720 Kg / Samsudin Jupri, Kamarudin ID

Print Rancang bangun mesin pencacah rumput model Blow Cutter dengan kapasitas 720 Kg / Samsudin Jupri, Kamarudin

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....