Realisasi kebijakan otonomi daerah di bidang pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah di Kota Malang : studi kasus di SMA Negeri 10 Malang / oleh Eko Pujiati

DDCRt 371.2006 EKO r
AuthorEko Pujiati
YearTesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Pendidikan, 2006
Languageind

Abstract


Dalam usaha peningkatan mutu pendidikan pemerintah menentukan adanya kebijakan dengan pengelolaan sekolah menggunakan prinsip manajemen berbasis sekolah dan sistem pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan kurikulum berbasis kopentensi. Hal tersebut dilatarbelakngi dengan adanya perubahan sistem ketatanegaraan yang berakibat peraturan perudangan mengalami pergantian dari sistem yang lama cenderung sentralistik ke desentralistik, dengan demikian berdampak pula pada perumusan dan penerapan kebijakan yang dibuat pemerintah. Dengan UU No 22 tahun 1999 dan disempurnakan dengan UU No 32 tahun 2004 maka pemberian kewenangan pada daerah untuk pengelolaan daerah dilakukan sesuai dengan karakteristik masing-masing. Terkait dengan bidang pendidikan maka keluar kebijakan manajemen berbasis sekolah untuk pengelolaan sekolah dan sistem pembelajaran berdasar kurikulum berbasis kopentensi. Dan hal ini yang dikaji dalam penelitian ini adalah pola pengelolaan sekolahnya. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan masalah tersebut maka, perlu adanya koordinasi dari masing-masing pihak dan harus mendasarkan pada peraturan yang dikeluarkan dari pusat ke daerah yang saling mendukung guna menciptakan harmonisasi.

Sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah dengan demikian berpengaruh dalam penyelenggaraan pendidikan juga mengalami perubahan, dengan kondisi demikian maka berdampak pada pelaksanaan yang dilakukan oleh masing-masing sekolah dikarenakan program tergantung pada otonomi sekolah dan partisipasi masyarakat yang tentu saja masih dalam koridor kebijakan pendidikan nasional. Hal tersebut tentu saja berakibat sangat beragamnya kebijakan yang diambil oleh sekolah dalam uapaya mencari jati diri sekolah, dan SMA Negari 10 Malang adalah relatif muda dan berdirinya hampir bersamaan dengan dilaksanakannya kebijakan manajemen berbasis sekolah, apabila dilihat perkembangan yang dimiliki SMA N 10 bisa menunjukkan eksistensinya. Dari sini muncul pemikiran bahwa perubahan-perubahan mendasar tersebut memberikan dampak secara nyata terhadap proses penyelenggaraan pendidikan secara menyeluruh yakni memberdayakan peran aktif seluruh komponen pendidikan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan (total quality management). Rumitnya penyelenggaraan pendidikan tersebut muncul suatu pemikiran mungkinkah sekolah melakukan program yang dirancangkan dengan kondisi saat ini yang begitu kompleknya karena pada umumnya proses pelaksanaan mengalami kesulitan dalam penerapannya, untuk itu peneliti melakukan penelitian ini sebagai upaya mendapatkan pola perilaku yang ada di kehidupan nyata.

Dalam melaksanakan penilitian ini pendekatan yang dipilih adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasional yaitu suatu pendekatan penelitian yang mempelajari gejala sosial yang terjadi di masyarakat dan melibatkan masyarakat dan jenis penelitian yang digunakan studi kasus. Dengan peneliti sebagai instrumen utama dalam penggalian data selain itu juga melibatkan bebrapa orang sebagi bahan pernunjang pengumpulan data secara obyektif, serta menunjuk sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan dan mengusai latar. Proses pengumpulan data memilih tehnik snowball sampling dengan prosedur penelitian tahap orientasi, tahap ekplorasi, dan tahap penelitian terfokus dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan analisis domain menggunakan logika dan etika, sedangkan pengecekan keabsahan temuan dengan credibility, tranferability, dependability, dan conformability.

Hasil yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa proses perumusan kebijakan itu sangat ditentukan oleh pemerintah yang sedang berkuasa dengan berdasarkan ideologi, yang selanjutnya dilaksanakan oleh daerah, karena negara kita membagi pemerintah pusat, daerah tinggkat satu dan daerah tingkat dua dengan masing-masing memiliki kewenangan yang dibatasi aturan. Pelaksanaan kebijakan yang dilakukan oleh SMA Negari 10 seperti ada dalam temuan penelitian bahwa dewan sekolah dan civitas sekolah memiliki hubungan yang harmonis seperti dalam:a. Pengelolaan sekolah yang meliputi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengendalikan sekolah di SMAN 10 Malang. Selain itu juga tentang dana penyusunan RAPBS dilakukan dengan kerjasama bersama dewan sekolah dan kepala sekolah harus memiliki sikap tanggap adanya peluang, sarana dan prasarana diupayakan menjadi lebih maju untuk masa datang. b. Proses kegiatan pembelajaran ada suatu rencana yang cukup terprogram menuju ke akselarasi pembelajaran. c. Partisipasi masyarakat cukup bagus dengan ditunjukkan adanya kegiatan yang saling mendukung antara sekolah dengan masyarakat sekitar. Konsep manajemen berbasis sekolah dilakukan secara optimal dan hasil dapat dilihat dari output yang telah ada dengan berpedoman pada teori yang Pollsby dan beberapa pakar lain maka penerapan kebijakan tersebut sudah dilaksanakan seperti pendapat Caldwell sebagai pedoman utama manajemen berbasis sekolah sudah tertuang dalam penerapan kebijakan peningkatan mutu pendidikan.

Kesimpulan yang didapat bahwa perumusan kebijakan pusat memiliki peran yang cukup besar dan ini yang membedakan dengan negara yang diadopsi teorinya, selanjutnya pengelolaan sekolah, pembelajaran dan partisipasi masyarakat sangat menentukan berkembangnya sistem penyelenggaraan sekolah. Peran masyarakat di sekitar menunjukkan keterlibatan yang positif. Saran dari peneliti sebaiknya dalam menentukan kebijakan selalu bertendensi pada kebijakan yang dari pusat dan kondisi masyarakat, koordinasi antar lembaga pendidikan diupayakan adanya kejelasan yang baku dan pembaharuan terus dilakukan untuk kemajuan sekolah.






Download file




Download Realisasi kebijakan otonomi daerah di bidang pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah di Kota Malang : studi kasus di SMA Negeri 10 Malang / oleh Eko Pujiati


TypeLanguage
Download Realisasi kebijakan otonomi daerah di bidang pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah di Kota Malang : studi kasus di SMA Negeri 10 Malang / oleh Eko Pujiati ID

Print Realisasi kebijakan otonomi daerah di bidang pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah di Kota Malang : studi kasus di SMA Negeri 10 Malang / oleh Eko Pujiati

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....