Strategi pengorganisasian program kerja organisasi siswa intra sekolah: studi multi situs di SMAN 1 dan SMAN 3 Kota Malang / Vidya Ayu Tyagita Putri Irawati

DDCRs 371.806 IRA s
AuthorIrawati, Vidya Ayu Tyagita Putri
YearSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Languageind

Abstract


Kata kunci: strategi pengorganisasian, program kerja OSIS





Menurut Hadari (2003:43) menjelaskan bahwa "Strategi dapat diartikan sebagai siasat, teknik dan taktik utama dalam menggempur atau menghadapi musuh untuk memenangkan sebuah peperangan sebagai tujuan".



Pembinaan kesiswaan merupakan kondisi sekolah dan masyarakat dewasa yang pada umumnya masih dalam taraf perkembangan, maka upaya pembinaan kesiswaan perlu diselenggarakan untuk menunjang perwujudan sekolah sebagai Wawasan Wiyatamandala. Strategi pengorganisasian program kerja OSIS merupakan suatu teknik atau taktik dari kegiatan OSIS untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. Kegiatan OSIS merupakan suatu kegiatan yang berguna dalam mengembangkan bakat dan minat siswa dalam berorganisasi di setiap kegiatan yang diselenggarakan dan mengembangkan jiwa sosial yang lebih baik lagi di lingkungan sekolah serta lingkungan masyarakat sekitar. Kegiatan OSIS menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang ada di SMAN 1 dan SMAN 3 Kota Malang, hal tersebut dapat dilihat dari tingginya partisipasi setiap siswa dari kedua sekolah itu untuk mengikuti kegiatan OSIS di masing-masing sekolah tersebut.



Berdasarkan informasi yang diperoleh, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui strategi pengorganisasian program kerja OSIS di SMAN 1 dan SMAN 3 Kota Malang. Fokus penelitian untuk mengetahui tentang strategi pengorganisasian program kerja OSIS, pelaksanaan pengorganisasian program kerja OSIS, kendala pengorganisasian program kerja OSIS, dan mengatasi kendala pengorganisasian program kerja OSIS.



Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yaitu sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku untuk diamati yang diperoleh dari beberapa informan yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, ketua umum OSIS serta guru yang membina dan mengikuti kegiatan OSIS dan informan lain yang terlibat dalam manajemen kegiatan OSIS di kedua lembaga tersebut dengan menggunakan alat bantu berupa catatan lapangan, alat rekam, maupun dokumentasi yang diarahkan pada latar dan individu terhadap fenomena sosial.



Jenis rancangan penelitian ini sesuai dengan fokus penelitian yang mencari informasi berdasarkan objek yang diteliti adalah multi situs. Multi situs adalah suatu kasus yang sama dalam suatu penelitian, tetapi lokasi penelitian yang berbeda namun memiliki persamaan dalam penelitian. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informasi yang disampaikan oleh subjek penelitian pada saat wawancara, tindakan yang dilakukan oleh subjek penelitian, dan dokumen yang berkaitan dengan kegiatan OSIS.



Temuan penelitian di SMAN 1 Malang yaitu: (1) strategi penyusunan program kerja OSIS yang ada dilaksanakan sesuai dengan struktur organisasi dan dibuat oleh tim (Pembina OSIS dan Pengurus OSIS), (2) pelaksanaannya terdapat faktor-faktor yang mendukung dan menghambat serta dilakukannya pendekatan pengurus OSIS terhadap warga sekolah (siswa), hal tersebut dilakukan bertujuan untuk dapat mempermudah mereka berkoordinasi dan berkomunikasi antar anggota OSIS maupun dengan Pembina OSIS serta dengan pihak sekolah agar kegiatan OSIS ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat tercapai sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, (3) kendala dalam kegiatan pengorganisasian program kerja OSIS hanya masalah finansial untuk kegiatan OSIS, (4) program kerja OSIS ini tidak ada kesulitan dalam mengatasi kendala. Karena, pengurus OSIS sendiri masih mampu menghadapi kendala yang ada. Sehingga, pihak sekolah tidak terlalu ikut terlibat dalam penyelesaian kendala tersebut. SMAN 3 Malang: (1) program kerja OSIS terstruktur atau terencana dalam proses penyusunan program kerja OSIS yang dilakukan pengurus OSIS yang kemudian dikonsultasikan dengan Pembina OSIS, setelah itu rancangan kegiatan tersebut diajukan kepada wakil kepala sekolah bagian kesiswaan yang kemudian di ajukan kepada kepala sekolah, (2) pelaksanaannya dilakukan pendekatan secara kolektif dan kolegial artinya kegiatan dirumuskan atau dicetuskan, ditawarkan ke anggota melalui sharing, dirapatkan bersama dengan pengurus OSIS, dimasukkan ke dalam kegiatan OSIS, kemudian memberikan informasi atau publikasi kepada para siswa, (3) kendala yang dialami kebanyakan tentang waktu pelaksanaan kegiatan, sedangkan kendala yang lain hanya masalah sponsor atau dana dalam mengadakan suatu kegiatan, dan (4) mengatasi kendala dengan cara mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh kepala sekolah.



Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah strategi pengorganisasian program kerja OSIS SMAN 1 Malang: (1) perumusan program kerja OSIS secara terstruktur dan dibuat oleh tim (Pembina OSIS dan Pengurus OSIS). Tujuannya agar kegiatannya bisa sukses dan lancar untuk ke depannya, (2) pelaksanaan kegiatannya, mekanisme atau tata aliran yang dilakukan adalah siswa membuat proposal kemudian diketahui oleh Pembina OSIS, Waka Kesiswaan dan Kepala Sekolah. (3) kendalanya masalah finansial atau sumber dana untuk pelaksanaan kegiatan OSIS dari sekolah dan sponsor, dan (4) jika tidak bisa mengatasi finansial, pihak sekolah ikut turun dan akhirnya dibantu sekolah untuk mengantisipasi. SMAN 3 Malang: (1) program kerja OSIS Terstruktur atau terencana setiap tahunnya dilakukan laporan pertanggungjawaban serta dilakukan evaluasi sebelumnya untuk penambahan program kerja pada kegiatan OSIS yang akan datang, (2) pelaksanaannya dilakukan pendekatan secara kolektif dan kolegial artinya kegiatan dirumuskan atau dicetuskan, ditawarkan ke anggota melalui sharing, dirapatkan bersama dengan pengurus OSIS, dimasukkan ke dalam kegiatan OSIS, kemudian memberikan informasi atau publikasi kepada para siswa, (3) kendala yang dialami kebanyakan tentang waktu pelaksanaan kegiatan, sedangkan kendala yang lain hanya masalah sponsor atau dana dalam mengadakan suatu kegiatan, dan (4) mengatasi kendala dengan cara mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh kepala sekolah.


Download file




Download Strategi pengorganisasian program kerja organisasi siswa intra sekolah: studi multi situs di SMAN 1 dan SMAN 3 Kota Malang / Vidya Ayu Tyagita Putri Irawati


TypeLanguage
Download Strategi pengorganisasian program kerja organisasi siswa intra sekolah: studi multi situs di SMAN 1 dan SMAN 3 Kota Malang / Vidya Ayu Tyagita Putri Irawati ID

Print Strategi pengorganisasian program kerja organisasi siswa intra sekolah: studi multi situs di SMAN 1 dan SMAN 3 Kota Malang / Vidya Ayu Tyagita Putri Irawati

Publications by Year

O.P.A.C

Universitas Negeri Malang Perpustakaan Universitas Negeri Malang Mulok Perpustakaan Universitas Negeri Malang Opac Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Index Artikel Perpustakaan Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
....