Peningkatan keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui pendekatan teatral pada siswa kelas IV A SD Unggulan Al-Ya'lu Malang / Marfiah Astuti

 

Perkembangan informasi dan teknologi yang begitu pesat memacu peningkatan kualitas pendidikan karena sektor pendidikan memiliki peran lebih besar dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang dapat mengakses informasi dan menciptakan teknologi serta ilmu pengetahuan. Dengan demikian, Indonesia lambat laun akan mampu berdiri sejajar dengan negara maju di dunia. Dampak positif dari perkembangan tersebut, sekolah-sekolah sebagai ujung tombak dari pelaksanaan pendidikan berlomba untuk melengkapi sarana dan prasarana yang dimiliki supaya para pelajar dapat dengan mudah mengakses segala bentuk informasi yang bermanfaat untuk memperluas wawasan keilmuan atau pun untuk kebutuhan pemenuhan tugas sekolah. Bahasa merupakan alat komunikasi terpenting sekaligus merupakan salah satu keterampilan hidup (life skill) yang harus dikuasi. Menurut Kusumah (2007:77) ” Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial dan keberhasilan dalam mempelajari sesuatu.” Fungsi bahasa bukan hanya sebagai suatu bidang kajian, pendidikan bahasa sebaiknya dapat mempersiakan peserta didik dalam mencapai kompetensi kebahasaan yaitu merefleksi kemampuannya sendiri, orang lain, mengungkapkan gagasan dan perasaan dan memahami beragam nuansa makna.

Studi pelaksanaan pekerjaan kuda-kuda baja dan analisa biaya pada proyek pembangunan gudang 30 x 120 M milik PT. Panverta Cakra Kencana Pandaan-Pasuruan / Arif Maulana

 

Kata Kunci: studi, pelaksanaan, analisa, biaya, kuda-kuda baja. Kuda-kuda merupakan salah satu komponen struktur yang penting dalam mendirikan sebuah bangunan, karena kuda-kuda merupakan rangka pendukung utama atap yang juga akan memberikan kekuatan, keindahan dan kenyamanan dalam bentuk. Kuda-kuda juga pada umumnya merupakan suatu konstruksi penyangga atau pendukung utama dari konstruksi atap sehingga kuda-kuda dibuat menyerupai bentuk atap. Bahan untuk kuda-kuda ada bermacam-macam antara lain; kayu, baja, dan beton. Penggunan bahan baja lebih praktis dalam pemasangannya dan ekonomis bila dibandingkan dengan bahan kayu ataupun beton, walaupun harganya relatif mahal tetapi faktor keamanannya lebih terjamin. Jenis profil baja yang digunakan untuk konstruksi sangat beragam disesuaikan dengan kebutuhan. Studi lapangan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode pelaksanaan konstruksi kuda-kuda baja, tahapan-tahapan pekerjaan konstruksi kuda-kuda baja, beserta perbedaan biaya yang terjadi. Pada studi ini diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan tentang pelaksanaan pekerjaan konstruksi kuda-kuda baja di lapangan. Metode pengumpulan data yaitu metode dokumentasi dan wawancara. Analisa data dilakukan dengan memeriksa kelengkapan data. Data tersebut kemudian akan dibandingkan dengan kajian pustaka sehingga dapat diambil kesimpulan dan saran. Hasil studi pelaksanaan kuda-kuda baja adalah sebagai berikut. Tahapan pekerjaan kuda-kuda baja dimulai dari pekerjaan pengukuran profil baja, pemotongan, penyambungan, perakitan dan pemasangan konstruksi kuda-kuda baja serta analisa biaya. Hasilnya biaya perencanaan lebih besar dari pada biaya pelaksanaan, itu dapat dibuktikan dari rekapitulasi biaya dari kontraktor dengan hitungan penulis sendiri. Rekapitulasi biaya dari RAB kontraktor untuk pekerjaan konstruksi kuda-kuda baja adalah Rp 727.784.275,00. Sedangkan hitungan penulis untuk perhitungan konstruksi kuda-kuda baja adalah Rp 665.592.240,00. Jadi selisih biaya antara hitungan kontraktor dengan penulis adalah Rp 62.192.035,00 Berdasarkan studi ini dapat disarankan dengan kelancaran kerja yang baik akan membantu kelancaran pelaksanaan dan penghematan dalam penggunaan sumber tenaga, material, peralatan, dan biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek.

Analisis soal-soal pada LKS IPS terpadu SMP kelas VIII semester II berdasarkan KTSP di Kota Malang / Dita Rosiana Dewi

 

Kata kunci : Analisis, LKS, soal-soal evaluasi, kaidah penulisan soal, ranah kognitif, KTSP Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pembelajaran agar mencapai hasil yang maksimal adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat. Media pembelajaran yang biasa digunakan di sekolahsekolah SMP adalah berupa LKS. Salah satu komponen isi LKS yang dapat memberikan peluang terjadinya kegiatan belajar secara individual adalah tersedianya soal. Melalui soal-soal tersebut dapat diketahui seberapa besar tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang di pelajari, karena dalam soal-soal itu sudah tercemin seluruh isi dari bahan kajian dan kegiatan eksperimen yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian butir soalsoal pada LKS IPS Terpadu SMP Kelas VIII Semester II berdasarkan dengan kaidah penyusunan soal, serta mengetahui sebaran ranah kognitif untuk masingmasing kemampuan intelektual siswa yaitu tingkatan ingatan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi yang terdapat dalam soal-soal LKS IPS Terpadu SMP Kelas VIII Semester II Berdasarkan KTSP. Penelitian ini disebut penelitian kuantitatif-kualitatif karena penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran sampai seberapa besar pembelajaran IPS Terpadu itu dilakukan untuk mengembangkan kemampuan intelektual siswa yang di berikan melalui soal-soal evaluasi yang terdapat dalam LKS IPS Terpadu SMP Kelas VIII Semester II ditinjau dari kesesuaiannya dengan KTSP. Sedangkan jenis dari penelitian ini digolongkan dalam analisis isi karena dalam penelitian ini data yang diperoleh berasal dari dokumen dalam bentuk LKS yang digunakan sebagai media pembelajaran. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari 16 kaidah penyusunan soal pilihan ganda yang baik, hanya ada 10 kaidah yang dipenuhi oleh soal pilihan ganda pada LKS IPS Terpadu A SMP Kelas VIII Semester II terbitan CV. GNK dan ada 12 kaidah yang dipenuhi oleh seluruh soal pada LKS IPS Terpadu B SMP Kelas VIII Semester II terbitan CV. TKJ. Sedangkan dari 13 kaidah penyusunan soal uraian yang baik, ada 6 kaidah yang dipenuhi oleh soal pilihan ganda pada LKS IPS Terpadu A SMP Kelas VIII Semester II terbitan CV. GNK dan ada 9 kaidah yang dipenuhi oleh seluruh soal pada LKS IPS Terpadu B SMP Kelas VIII Semester II terbitan CV. TKJ. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa LKS IPS Terpadu B SMP kelas VIII Semester II terbitan CV. TKJ mempunyai sebaran ranah kognitif yang sesuai dengan kriteria komposisi aspek yang diungkap dalam pedoman penyusunan soal untuk bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial. Sedangkan untuk LKS IPS Terpadu A SMP Kelas VIII Semester II terbitan CV. GNK mempunyai sebaran ranah kognitif yang tidak sesuai komposisi aspek yang harus diungkap dalam pedoaman penyusunan soal untuk bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial.

A comparative study on jo marc's character development in louisa may alcott's little women and good wives by Nungky Dyah Laksmita

 

Thiss tudya nalyzeLs ouisaM ay Alcott'sI 'ittle lilomena ndG oodW ives. Thosen ovelsa res equenl ovels;t hust heyc anp rovidet he datao n the developrnenotf thec haracteTr.h is studyf ocuseso n how Jo March'sc haractedr evelopsb asedo n her interactiown ith friends,n eighboursr,e latives,a nda cquaintanceins her neighbourhodo w ithin Little Womena ndG ood Wives'.l he theoryo n communication skillsi s aidedt o analyzeth ei nteractionT.h is is significantto ther esearcheinr that shec anp resenat n interpretationo fboth novels. Besidetsh et heoryo n communicatiosnk ills,t lter esearcheisr alsoa idedb y thet heorieso n attitudec hangev, alue,n oimsa nd socials tatusd, evplopmentaslt ages, andc haracterization..Contaenat lysisi. su seda st he researchd esigno f this study, whichis appropriatsei ncet hes tudya nalyzetsh ec ommunicatioonf peoplein the novels. Fromt hef indingsa ndd iscussionth, er esearchefirn dst hatJ o Marchl ivesi n a societtyh ath oldsv aluesin politenessh,o nestye, ducationm, ariage,a nd comrnunicatiqouni tes trict.J o,a sa dolescencine Little ll/onteni,n teractws ith unconventionwaal y,w hichi s not agreeablien hers ocietyS. hei nteractws ith her frienda nda cquaintancoefst he samea gec asuallyt,b ought heya reo fopposites ex. NeverthelesJso, managetso interactm oref ormally rvith her neighboura ndr elative whoa reo ldera ndo fhighers ocialc lasses'I.h is meansth att houghJ o doesn otb ehave ast hes ocietye xpectss, hes till exposetsh ec onformedv aluesin sornec ircumstances. lnGoodW ivesJ, oM arche xperienceas t ransitionfr oma dolescenctoew arda dulthood andm aturity.S hel eamst o alterh er unconventionable haviors inces heh ast akent he sanctionfsro mt hes ocietyo ut of this.G rowingi nto adulthoods,h ee xposems ore conventionable havioura nd interactsw ith her societym orep roperly.S hek nows whento interacfto rmallya ndh owt o be acceptablien thes ocietyJ. o develophs er charactefrro m an unconventionagli rl in I'itlle l4/ontertto, an agreeablew omani n GoodWivesT.h ea nalysisa ndc onclusionim plyt hatt hes ocietyh asa n importanrto le in mouldinga character. Throughs equenl ovelsw, e cans eet hed evelopntenotf the characterTs.h is studyo nlyc oversth ea nalysiso f Jo March'sc haractcdre veloprnenlrta sedo n her interactioinn Little l(omen anrlG ood Wives.'flterea rem anyo thera spectsth atc an bea nalyzebdy otherr esearcheirns t hef 'utureo n thosen ovelss, ucha sf eminisrn, moralityV, ictorians ocietya, ndA lcott'sv iewo n Victorianl ife withinb othn ovels. MoreoverA, lcott wrotet hreem ores equelsI,' ittle Men,, lo's Boys,a ndE ight C.ctusins v l l Throughth is thesis,i t is expectedth at the readersw ill b€ interestedin readingt he wholes equelsin ordert o know how thej ourneyo f the Marchs isterse nds.

Peningkatan hasil belajar IPA kelas IV SDN Kauman Kecamatan Dangie Kabupaten Pasuruan melalui pendekatan CTL / Moch. Nasir

 

Kata Kunci : Pendekatan Kontekstual, Hasil Belajar, IPA, SD Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bukan hanya penguasaan pengetahuan yang berupa fakta-fakta atau konsep-konsep saja, melainkan suatu proses penemuan. Upaya mencapai tujuan pembelajaran IPA tidak hanya ditentukan metodenya saja, tetapi didukung penilaian media pembelajaran yang relevan dengan materi dan karakteristik siswa, pemanfaatan media benda tiruan dalam pembelajaran IPA dapat memudahkan siswa memahami konsep IPA. Fakta hasil observasi awal diperoleh data bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan media pembelajaran suasana kelas menjadi pasif dan hasil belajar siswa tidak maksimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui penerapan melalui pendekatan CTL dalam pembelajaran, memahami perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit pada siswa kelas IV SDN Kauman Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. (2) Untuk mengetahui hasil belajar materi perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit dengan diterapkannya melalui pendekatan CTL pada siswa kelas IV SDN Kauman Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara bersiklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, subjek penelitian berjumlah 28 terdiri dari 15 laki-laki dan 13 perempuan. Data hasil penelitian dikumpulkan melalui observasi, dokumen dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan melalui pendekatan CTL pada pembelajaran IPA siswa kelas IV SDN Kauman Kec. Bangil Kab. Pasuruan dilakukan dengan langkah-langkah yaitu siswa melakukan experiment tentang memahami perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit secara berkelompok menggunakan media benda tiruan berupa: Globe, bola plastik, bola pimpong, senter dan sebagainya. Dilanjutkan menyelesaikan LKS, diskusi dan diakhiri dengan evaluasi. Peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Kauman Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan melalui pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan melalui evaluasi pada siklus I yaitu dari nilai rata-rata 65,7 meningkat menjadi 89,7 pada siklus II. Kesimpulan melalui pendekatan CTL dapat meningkatkan kualitas proses belajar dan aktivitas. Disarankan kepada Kepala SDN Kauman melakukan perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran kepada rekan guru, manfaatkanlah media dalam pembelajaran. Kepada penelitian lain diharapkan mengadakan penelitian lebih lanjut tentang pemanfaatan media pembelajaran benda tiruan.

Studi identifikasi kesulitan belajar siswa kelas II SMU Negeri 3 Malang dalam mempelajari materi laju reaksi tahun pelajaran 2003/2004 oleh Nanin Susanti

 

Pendidikan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkau kualitas manusia Indonesia seutuhnya.A danya kecenderungann ilai rata-rata siswa yang rendah menunjukkanre ndahnyap restasbi elajary angd icapais iswa.S alahs atul angkahu nhrk meningkatkaknu alitash asil belajara dalahd enganm engkajki esulitany angd ihadapi siswad alam prosesb elajarm engajard i sekolah.M ateri laju reaksi merupaknns alah sahrp okok bahasanm btap elajarank imia yangd ianggaps ulit oleh kebenyakans iswa, terbukti bahwa kurang dari 35% siswa yang belum mencapai skor ) 6,5 sesuai denganp etunjuk pelaksanaanG BPP SMU 1994, maka dapat dikatakank etuntasan belajar iiswa belum tercapai. Masalah yang diungkap dalam penelitian ini adalah unhrk mengetahupi ersentasek esulitaub elajar siswak elas tr SMU Negeri 3 lvlalang dalamm empelajarmi ateril aju reaksi. Penelitian ini termasuk penelitiah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas tr SMU Negeri 3 Malang tahun pelajaran 20C3n004 yang terdiri dari 6 kelas (270 siswa), yang terdiri dari dua kelompok yainr kelas u4ggulan (n-6) dan kelasr eguler( tr-l sampaiI I-5). Sampepl enelitiani ni sebanyak8 3 sisway ang terdiri dari 2 kelas denganm asing-masinmg ewakili kelas kelompoku ngguld an kelompok reguler yang diwakili kelas II4, yang diambil secara acak dari lima kelas reguler ymg ala.lnstrumen dalam peuelitian ini berupa tes obyektif yang terdiri dari 30 soal, sebelum dilakukan pengarnbilan data, instrumen diuji cobakan dahulu di kelas II-5. Dari hasil uji coba instrumen dengan bantuan SPSS 10,0 didapatkan koefisienr eliabilitass ebesa0r ,883d engann = 30 dan koefisienr eliabilitass ebesar 0,7733u utukn :20. Dayab edaa ntara0 ,00- 0,'15T. arafk esukaran0., 00- 1,00. Sedangkanva liditasa ntara0 - 0,845. Hasil penelitianin i rnenunjukkanb ahwa;1 . Siswak elasI I4 (reguler)d alam mempelajarim ateri laju reaksim engalalnik esulitand enganr incian sebagabi erikut: (l) sebagiank ecil siswa( 357o)m engalamki esulitand alamm emaharnkio nsepl aju reaksi( 2) sebagiabne sars iswa( 507o)m engalamki esulitanm enuliskanu ngkapalna ju reaksi( 3) sebagiank ecil siswa( 33%) mengalamki esulitand alamm enentukaonr de reaksi (4) sebagiank ecil siswa (39%) mengalamik esulitand alam menentukan persamaanla ju reaksi (5) cukup besars iswa( 43%) nengalamik esulitand alam perhitunganla ju reaksi( 6) cukup besar siswa( 65%) mengalamki esulitand alart memahnmi konsep energi pengaktifan (7) kecil sekali siswa(I2%) mengalami kesulitan dalam memahami hubungan laju reaksi dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 2. Siswa kelas II-6 (unggulan)d alam mempelajarmi ateri laju reaksim engalami kezulitand enganri ncians ebagabi erikut:( l) sebagianke cil siswaQ 3Vo)m engalami kesulitand alam memahamik onsep laju reaksi (2) sebagiank ecil siswa (30%) mengalamkie sulitanm enuliskanu ngkapanla ju reaksi( 3) sebagiakne cil siswa( 267o) mengalamki esulitand alam menentukano rde reaksi (4) kecil sekali siswa( 207o) mengalamki esulitand alamm enentukanp ersamaanla ju reaksi (5) sebagiank ecil siswa( 31%) mengalarnki esulitand alamp erhitunganla ju reaksi( 6) sebagink ecil siswa( 30%) mengalamki esulitand alamm emahamki onsepe nerglp engaktitn (7) kecil sekali siswa(5%m) engalamki esulitand alamm emahamhi ubunganla ju reaksi denganf aktor-faktory ang mempengaruhinyaH. al ini menunjukkanb ahwak esulitan dalamm emahamimatelrai ju reaksid ialamiolebs ebagianb esars iswak elasr eguler sedangkanu ntuk kelas unggulanh anyas ebagiank ecil atau bahkant idak mengalami kesulitan.

Penerapan model quantum teaching untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V tentang gaya gesek di SDN Parangargo 1 Kecamatan Wagir Kabupaten Malang / Selvy Krisnasari

 

Kata Kunci: Model Quantum Teaching, hasil belajar siswa. Pada observasi awal peneliti mendapatkan data guru belum optimal dalam mengendalikan laju komunikasi dalam pembelajaran, hasil belajar siswa pun rendah. Nilai rata-rata tes hanya 5,6, dan dari 28 orang siswa, 12 orang siswa yang lulus 42,85%, sedangkan sisanya 16 atau 57,15% mendapatkan nilai di bawah KKM IPA yaitu 6,5. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan penelitian tindakan kelas dilakukan di SDN Parangargo 1. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model quantum teaching siswa kelas V, aktivitas siswa dengan menggunakan model quantum teaching, mendeskripsikan hasil peningkatan hasil belajar siswa kelas V. Desain penelitian yang digunakan model spiral dari Kemmis dan Taggart, dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi, wawancara, catatan lapangan, dan lembar tes. Penerapan model quantum teaching dapat membuat kelas menjadi nyaman, menyenangkan dan kondusif sehingga meningkatkan hasil belajar siswa kelas V. Aktifitas siswa yaitu kenyamanan, kerjasama, sikap menghargai, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat. Pada penelitian awal kenyamanan 65.48%, kerjasama 58.33%, sikap menghargai 52.38%, dan keaktifan 59.52%, pada siklus I yaitu kenyamanan 70.24%, kerjasama 66.67%, sikap menghargai 65.48%, dan keaktifan 71.43%. Maka pada siklus II mengalami peningkatan kenyamanan menjadi 82.14%, kerjasama 78.57%, sikap menghargai 78.57%, dan keaktifan 73.81%. Berdasarkan perbandingan hasil belajar siswa pada penelitian awal, siklus I dan siklus II, dilihat dari perbandingan nilai rata-rata, pada penelitian awal nilai rata-rata tes kelas 5,64, pada siklus I rata-rata kelas menjadi 6,42, dan pada siklus II rata-rata kelas menjadi 8,17. Pada penelitian awal jumlah siswa yang lulus hanya 12 orang (42,85%), dan 16 orang lainnya (57,15%) tidak lulus. Pada siklus I jumlah siswa yang lulus bertambah menjadi 21 orang (75%) siswa yang tidak lulus 7 orang (25%). Peningkatan jumlah siswa yang lulus juga terlihat pada siklus II jumlah siswa yang lulus 28 orang (100%) atau dengan kata lain seluruh siswa lulus.

Pengaruh pendekatan guide inquiry berbasis internet terhadap motivasi dan hasil belajar desain web di SMKN 6 Malang siswa kelas XI semester II / Dwi Ayu Noventi Kartika Sari

 

Kata kunci : Guide Inquiry, internet, motivasi , hasil belajar, web desain. Belajar merupakan suatu proses perubahan perilaku atau pribadi seseorang berdasarkan praktek atau pengalaman pribadi. Salah satu kunci keberhasilan kegiatan pembelajaran dikelas ditentukan oleh keterampilan guru dalam menyampaikan bahan pelajaran diantaranya dengan menggunakan pendekatan dalam mengajar yang lebih bervariatif dan penyampaian materi secara menarik agar siswa memperoleh pengetahuan dan pemahaman secara optimal. Pendekatan guide inquiry merupakan salah satu pendekatan dalam kegitan pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator dan pembimbing dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Dalam pendekatan guide inquiry berbasis internet, maka internet digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Penelitian pendekatan guide inquiry berbasis internet ini dilakukan di SMKN 6 Malang. Dengan menggunakan dua sampel kelas, yaitu kelas XI TKJ 3 sebagai kelas Kontrol dan Kelas XI TKJ 5 sebagai kelas Eksperimen. Dari hasil penelitian ini diperoleh perbedaan hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 4,11 dimana harga t tabel sebesar 1,658. Dan perbedaan nilai afektif sebesar 2,15. Karena thitung > dari t tabel , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar dan motivasi belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dan nilai korelasi antara hasil belajar dan motivasi belajar sebesar 0,487 untuk kelas eksperimen dan 0,679 untuk klas kontrol. Karena rhitung > rtabel (0,326) maka terdapat korelasi positif antara motivasi belajar dan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada guru untuk menerapkan model guide inquiry berbasis internet sebagai salah satu pendekatan dalam mengajar. Pemilihan penggunaan pendekatan pembelajaran tersebut disesuaikan dengan materi dan kondisi fasilitas yang ada di sekolah

Keefektifan penggunaan pembelajaran kooperatif model stad dalam meningkatkan akativitas dan hasil belajar biologi siswa kelas II SMUN I Lawang tahun ajaran 2003/2004 oleh Wiedia Carullina Purwanti

 

ABSTRAK PurwantiW, iediaC arullina.2 003.K ee fekitf an Pe nggunaanP e mbe laja ran Kooperatif Model STAD dalam MeningkntkanA ktivitas dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas II SMLN I Lawang Tahun Ajaran 2003/2004. Skipsi. JurusanB iologi, ProgramS tudiP endidikanB iologi,F akultasM atematika danI lmu PengetahuaAnl am, UniversitasN egenM alang.P embimbing(I ) Dra. Hj.Sri Endah Indriwati, M.Pd., (II) Drs. Masjhudi, M.Pd. Kata kunci: pembelajarakno operatif,m odelS TAD,a klivitasb elajar,h asil belajarb iologi. Aktivitas belajar di sekolah me,rupakanta nggungj awab siswa. Sedangkan guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung secara efektif. Lingkungan belajar yang efektif membantu siswa mencapai kesuksesanb elajar yang ditandai denganp eningkatan hasil belajar.S etiaps uksesy angd iperolehm erupakanre inforcemenyl angm emacu aktivitasb elajars iswaa garm enjadil ebih kuat untukm emperolehs uksesb erikutnya. Tapi kondisi siswa di kelas sangat beragam sehingga guru mengalami kesulitan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Oleh karena itu guru perlu mengupayakan adanya variasi dalam pengelolaan kelas. Salah satunya dengan menerapkamn etodep embelaaj rank ooperatif. Terdapatb anyakm odel dalamm etodep embelajarakno operatif.M odel yang mudah diterapkan, luas aplikasinya, mengandung wtsur reinforcement, dan melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya adalah model STAD (Student Teants Achievement Divisions). Model ini meliputi 5 komponen yaitu penyajian kelas, belajark elompok,t es/kuis,s kork emajuanin dividtl penghargaakne lompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan pembelajaran kooperatif model STAD dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Biologi siswa kelas II SMUN I Lawang tahun ajaran 2003/2004. PTK dilaksanakan dalam 2 siklus dengan subyek penelitiana dalahs iswak elasI I-10 sebanyak3 7 siswa.M ateri yangd iajarkana dalah Pertumbuhand an Perkembangan.Teknipke ngambiland atanyam enggunakanle mbar observasi, tes formatif, pedoman wawancara dan catatan lapangan. Penelitian dilaksanakanm ulai tanggal 16 Septembesr ampaid engan9 Oktober2 003. Hasil penelitianp ada siklus I menunjukkanb ahwap ersentasrea ta-ratad ari keempat deskriptor aktivitas belajar yang diamati yaitu menghargai kontribusi, mengambil giliran dan berbagi tugas, bertanya serta memeriksa ketepatan adalah sebesar 66,31%. Setelah dilakukan perubahan susunan anggota kelompok dan penyajianm ateri, persentasera ta-rataa ktivitasb elajar siswap adas iklus II meningkat menjadi 84,750. Selaini tu dari hasilt esf ormatif I dan2 jugam enunjukkana danya peningkatank etuntasanb elajar. Pada siklus I dari 37 siswa sebanyak2 5 siswa menjadi 3l siswa pada siklus II. Hal ini berarti bahwa pembelajarank ooperatif model STAD sangate fektif dalam meningkatkana ktivitas dan hasil belajarB iologi. Data tersebut juga didukung oleh hasil wawancara dengan guru bidang studi dan l0 orang siswa yang dipilih berdasarkaank tivitasd anh asilb elajarnya (3 orang dari kelompok atas, 4 orang dari kelompok tengah dan 3 orang dari kelompokb awah).H asilnyam enunjukkanb ahwa para siswam enanggapdi engan senangp embelajarank ooperatifm odel STAD. Begitu pula guru bidangs tudi yang ingin menerapkanm odel ini padak onsepy ang lain. Sedangkahna l-haly angt erkait denganp enelitiann amunb elum tercantumd alaml embaro bservasim, isalnyas iswa yang tidak hadir dan situasis aatk egiatanb elajarm engajarb erlangsungd iperoleh dari catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut ada beberapa saran yang perlu dikemukakand alamm eningkatkana ktivitasd an hasil belajarB iologi yaitu l) perlu dilalekan perubahans usunana nggotak elompok setiapa khir konsepa gars iswat idak merasaje nuh, 2) penyajianm ateri pelajaranh endaknyad iberikans ecarab ervariasi, 3) hendaknyag uru memberikans oal tes denganm emperhitungkanti ngkat kogrritif yangb erbeda,4)h endaknyag uru memvariasikanm odel STAD denganp ennalnan (TGT) atau STAD dengant ugasp royek (Kelompok Investigasi),5 ) hendaknyas etiap guru bidang studi melaksanakank egiatan belajar mengajar sesuaij adwalnya, sehinggap ergantianjamp elajaranti dak mengganggujadwaple lajaranb

Perancangan komik "Forever 27" untuk meningkatkan apresiasi remaja terhadap para legendaris musik dunia / Rangga Valentine Goenadi

 

Kata Kunci: Komik, Musik, Legenda Musik, Remaja, Forever 27 Antusiasme para pecinta musik yang begitu besar tanpa diimbangi dengan pengetahuan akan sejarah tokoh, berimbas pada kesan hanya ikut-ikutan di mana para fans mengikuti gaya hidup dan penampilan idolanya secara tidak berdasar. Hal tersebut berdampak secara signifikan ketika disandingkan dengan kehadiran sensasi-sensasi dalam dunia musik. Faktanya terdapat beberapa contoh kehidupan musisi dunia yang memiliki kehidupan pribadi yang tragis. Sebut saja Janis Joplin (Janis Joplin And The Holding Company, 1943-1970), Jimi Hendrix (The Jimi Hendrix Experience, 1942-1970), Brian Jones (The Rolling Stone, 1942- 1969), Jim Morrison (The Doors, 1943-1971), dan Kurt Cobain (Nirvana, 1967- 1994) yang meninggal dunia disaat masa jaya dalam dunia musik. Permasalahan kian kompleks dengan rendahnya minat baca masyarakat yang kembali menjadi salah satu faktor utama kecenderungan hidup negatif tersebut. Beranjak dari permasalahan yang ada, perlu dirancang sebuah konsep media baru penyampaian informasi berimbang yang berkenaan dengan seluk beluk kehidupan sang idola. Hal tersebut ditujukan agar dapat dihasilkan media komunikatif bagi para remaja dalam berbentuk komik atau cerita bergambar tentang biografi tokoh-tokoh musik legendaris. Hal tersebut merupakan upaya mengeliminasi setiap ekses buruk terhadap fenomena yang telah diuraikan. Konsep ini seyogyanya dapat mengakomodasi setiap permasalahan yang terjadi dan sudah barang tentu dapat teraplikasi dalam sebuah media yang menarik agar dapat dikonsumsi secara luas. Perancangan komik “Forever 27” hadir sebagai salah satu alternatif solusi yang diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang ada. Perancangan komik “Forever 27” merupakan sebuah konsep perancangan komik yang menjadikan para legendaris musik dunia sebagai objek Untuk mengakomodasi keberadaan pasar remaja sebagai pasar yang besar dalam dunia musik, komik “Forever 27” dirancang secara khusus dengan mengikuti minat para remaja. Visual yang ditampilkan dalam perancangan komik “Forever 27” merupakan karakter yang identik dengan kehidupan remaja. Hal tersebut merupakan upaya dalam meningkatkan minat remaja untuk dapat membaca dan memahami nilai yang berada dalam komik secara utuh. Diharapkan, konsep ini dapat benar-benar terealisasi dengan optimal dan mendapatkan respon yang positif. Langkah ini merupakan sebuah alternatif solusi yang mencoba mengembalikan lagi peran remaja sebagai generasi penerus yang seyogyanya diarahkan ke fokus yang lebih baik. Kurangnya sarana dan media yang tepat di dalam penyebaran setiap informasi, coba untuk dieliminir, karena hal tersebut juga turut andil dalam kurangnya minat remaja dalam mengeksplorasi informasi yang ideal.

Sejarah Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Malang tahun 1981-2007 dan nilai pendidikannya / Asmar Rizqa Noorviana

 

Kata Kunci: PITI, Mualaf Tionghoa, dan Malang. Malang merupakan daerah yang subur gerakan sosial masyarakatnya. Sebagai kota Pendidikan, banyak organisasi sosial yang terbentuk. Salah satunya Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Populasi warga etnis Tionghoa di Malang relatif banyak. Meski memiliki kebudayaan yang berbeda, mereka telah berhasil untuk berbaur dengan masyarakat pribumi. Salah satu alat pembauran etnis Tionghoa adalah agama, tak terkecuali agama Islam. Namun konversi agama Islam yang dilakukan oleh seorang Tionghoa tidak mudah diterima oleh kalangan etnis Tionghoa sendiri. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana kondisi umum komunitas Tionghoa muslim di Malang? (2) Bagaimana proses terbentuknya Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) pada tahun 1981-1982 di Malang? (3) Bagaimana perkembangan organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Malang tahun 1982-2007?, dan terakhir (4) Apa dampak dan nilai pendidikan yang terkandung dari keberadaan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Malang?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan mengenai kondisi umum komunitas Tionghoa muslim di Malang, (2) Menjelaskan proses terbentuknya organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Malang tahun 1981-1982, (3) Menjelaskan perkembangan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Malang tahun 1982-2007. (4) Menjelaskan dampak dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dari keberadaan Persatuan Islam Tionghoa di Malang. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan historis. Mulai dari pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi hingga historiografi. Hasil penelitian ini adalah (1) Jumlah etnis Tionghoa di Malang relatif banyak, dan mayoritas memeluk agama non-Islam. Dewasa ini, di Malang sudah tidak ada lagi sentralisasi pemukiman berdasarkan ras/ suku. Keberadaan warga Tionghoa muslim, tidak lepas dari konversi agama yang mayoritas didukung oleh faktor lingkungan, keinginan pribadi dan jauh dari unsur paksaan. (2) PITI Malang merupakan organisasi sosial keagamaan yang terbentuk guna memenuhi kebutuhan anggotanya (wujud aplikasi teori kebutuhan Maslow), baik sebagai pribadi maupun makhluk sosial. Didirikan pada tanggal 27 Oktober 1982 atas dasar inisiatif muslim Tionghoa Malang. Roda organisasi menerapkan sistem kooperatif dengan semua pihak, selama sesuai dan tidak bertentangan dengan AD/ART PITI. (3), perkembangan PITI Malang di bagi menjadi 4 kategori periode, yaitu periode perintis (1983-1986), dipimpin oleh Bapak H. Abdurrahman Tjen. Periode pertengahan yang terdiri dari dua kepengurusan, yaitu kepengurusan dengan ketua umum Bapak Heri Sungkono (1985-1987) dan kepengurusan dengan ketua umum Bapak Nonong Mukiyono (1987-1996), dan merupakan masa kejayaan PITI Malang. PITI Malang mengalami masa vakum hampir 10 tahun lamanya, yaitu pada periode 1996-2006, dipimpin oleh Bapak Ir. Rudi Wahyu dan tahun 2007 bangkit kembali, dipimpin oleh Bapak H. M.Anton (2007-2012). (4) Unsur edukatif pada hasil penelitian ini lebih pada pendidikan nilai. Keberadaan PITI dapat dijadikan cerminan bagi kita yang terlahir sebagai muslim dan kelapangan hati untuk melihat perbedaan yang ada disekeliling kita.

Sistem billing playstation / Erma Dewi Puspaningrum

 

Kata kunci: Billing, Database, Mikrokontroler. Billing playstation merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengontrol pengoperasian playstation serta pencatatan penggunaan playstation. Perlunya dibuat otomatisasi agar kesalahan penyimpanan data penggunaan playstation dan pengesetan waktu bisa diperkecil. Tujuan dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah : (1) Merancang sistem billing playstation, (2)Membuat sistem billing playstation, (3)Membuat pemograman mikrokontroler untuk mengendalikan saluran AV televisi, (4)Membuat pemograman mikrokontroler untuk menampilkan perhitungan mundur jam pada seven segment, (5)Membuat pemograman delphi untuk melakukan report data, (6)Menguji sistem yang dibuat agar bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Metode perancangan meliputi : (1) perancangan sistem kontrol (hardware), (3) perancangan program (software). Prinsip kerja dari sistem billing playstation ini adalah pergiriman data berupa nomor dan durasi oleh komputer ke mikrokontroler. Setelah mikrokontroler membaca data yang telah dikirim dari komputer maka mikrokontroler akan memproses data tersebut dan mengaktifkan saklar serta seven segment. Hasil dari analisis tersebut antara lain:(1) Saklar audio video akan aktif jika mikrokontroler menggeluarkan logika 0, (2) Rundown seven segment sesuai dengan data durasi yang dikirim oleh komputer, (3) Sistem billing playstation yang dibuat digunakan untuk mengontrol 2 playstation. Dari hasil yang telah diperoleh maka dapat disimpulkan: (1)Sistem billing playstation dirancang dan dibuat per blok. pada rental. Blok input merupakan Delphi yang akan mengirimkan karakter no tujuan dan durasi untuk PS. Blok pengolah data menggunakan ATMega8535, (2) Pemograman pada mikrokontroler untuk mengendalikan on off saluran AV pada televise dibuat berdasarkan pada flowchart yang telah disusun. Pada awal sistem dijalankan, saklar dalam keadaan off dan seven segment menunjukan angka 888. setelah menerima karakter dari komputer yang berisi no PS dan durasi maka saklar akan on dan seven segment menunjukan digit sesuai durasi. Setelah waktu habis maka saklar akan kembali off dan seven segment akan kembali pada posisi semula dan bisa diberikan intruksi lagi, (3) Perhi¬tung¬an mundur jam pada seven segment menggunakan prinsip jika satuan detik = 0 maka puluhan detik -1. jika puluhan detik = 0 maka satuan menit -1. dan apabila satuan menit = 0 maka puluhan menit -1. setelah puluhan menit – 0 maka jam = -1. penyalaan masing-masing digit dinyalakn secara bergantian dengan delay yang sangat cepat sehingga tidak terlihat proses penyalaan secara bergantian, (4) Database untuk melakukan report data dibuat dengan menggunakan microsof access dan diakses pada Delphi dengan menggunakan komponen ADO, (5) Sistem yang telah dibuat memiliki persen error sebesar 0,027% untuk durasi 1 jam, 0.73 % untuk durasi 2 jam, 1.08% untuk durasi 3 jam dan 1.22% untuk durasi 4 jam.

Penerapan brain gym untuk meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak di kelompok A Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji / Wuri Hartanti

 

Kata Kunci: Brain gym, Kemampuan Menulis, Taman Kanak-kanak Brain gym adalah serangkaian latihan berbasis gerakan tubuh sederhana untuk memudahkan kegiatan belajar dan penyesuaian diri dengan tuntutan sehari-hari. Gerakan-gerakan Brain gym yang mudah dan dapat membantu mengkoordinasikan tubuh dan otak, sehingga jika Brain gym dilatihkan kepada anak-anak sejak dini diharapkan dapat membantu anak untuk lebih cepat belajar. Salah satu kemampuan yang dapat ditingkatkan dengan Brain gym sejak dini adalah kemampuan dasar menulis anak. Dengan penerapan Brain gym untuk anak-anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji, diharapkan anak-anak mempunyai kemampuan menulis lebih cepat dan lebih baik. Tujuan penelitian ini (1)mendeskripsikan penerapan Brain gym di kelompok A Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji, dan (2) mendeskripsikan penerapan Brain gym pada kemampuan menulis permulaan anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji. Pada penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap tindakan meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek yang dikenai tindakan adalah anak-anak dikelompok A2 Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji. Adapun instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan rata-rata menulis permulaan anak pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Pada siklus I keterampilan menulis anak mencapai nilai rata-rata perkembangan 2,8 atau 70% dari nilai perkembangan maksimal yang diharapkan, kecepatan menulis anak mencapai nilai rata-rata perkembangan 2,4 atau 60% dari nilai perkembangan maksimal yang diharapkan, ketepatan bentuk/huruf 2,4 atau 60% dari nilai perkembangan maksimal yang dharapkan, kerapian membuat Coretan/tulisan 2,3 atau 57,5% dari nilai perkembangan maksimal yang diharapkan. Sedangkan rata-rata perkembangan menulis anak secara keseluruhan mencapai 2,5 atau 62,5% dari nilai peerkembangan yang diharapkan. Pada siklus II keterampilan menulis anak mencapai nilai rata-rata perkembangan 3,5 atau 87,5% dari nilai perkembangan maksimal yang diharapkan, kecepatan menulis anak mencapai nilai rata-rata perkembangan 3,2 atau 80% dari nilai perkembangan maksimal yang diharapkan, ketepatan bentuk/huruf 3,5 atau 87,5% dari nilai perkembangan maksimal yang dharapkan, kerapian membuat Coretan/tulisan 3,3 atau 82,5% dari nilai perkembangan maksimal yang diharapkan. Sedangkan rata-rata perkembangan menulis anak secara keseluruhan mencapai 3,4 atau 85% dari nilai peerkembangan yang diharapkan. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 22,5%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan Penerapan brain gym untuk meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji dilakukan dengan mengajak anak melakukan praktik langsung permainan jari yaitu: mempertemukan ibu jari sebelah kanan dengan jari kelingking di sebelah kiri, jari telunjuk sebelah kanan dengan jari manis sebelah kiri, jari tengah dengan jari tengah, jari manis sebelah kanan dengan jari telunjuk sebelah kiri dan kelingking sebelah kanan bertemu dengan ibu jari sebelah kiri kemudian diputar dilakukan berulang-ulang; arm activation dengan mengangkat lengan, kemudian didorong ke depan, ke samping dan ke belakang; double doodle, dengan membuat coretan dengan kedua tangan secara bersama-sama, alphabet 8s dengan membuat tulisan angka 8 tidur. Dengan diterapkannya brain gym kemampuan menulis permulaan anak mengalami peningkat, ini dapat dilihat dari nilai perkembangan anak pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I kemampuan menulis anak 62,5% , siklus II kemampuan menulis permulaan anak 85%. Siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 22,50%. Berdasarkan kesimpulan penelitian, dapat disarankan: (1) Agar kemampuan menulis permulaan anak dapat berkembangan dengan baik, guru dapat menerapkan brain gym dalam kegiatan pembelajaran di kelompok A Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji. (2) Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar kebijakan oleh Kepala Taman Kanak-kanak dalam mengatasi rendahnya kemampuan menulis permulaan anak di kelompok A Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji.n(3) Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk bahan acauan untuk peneliti lanjutan, pada penelitian ini hanya terbatas pada keterampilan menulis, kecepatan, ketepatan dan kerapaian tulisan permulaan. Bagi peneliti lanjutan dapat meneliti hasil tulisan anak yang berupa huruf, kaligrafi dan lain sebagainya.

Faktor-faktor internal yang berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian: studi pada perumahan Griya MelatiIndah Blitar oleh Ahmad Fatoni

 

Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang demikian pesat, berdampak pada semakin cepat dan mudahnya arus informasi diterima. oleh masyarakat. semakin mudahnya konsumen untuk mendapatkan informasi yang dibutuhlcan sebelum ia memutuskan untuk membeli rumah di suatu pngembang tempat ia mernbeli rumah membutuhkan pertimbangan tertentu agar keputusgnya ng diambil benar-benamr em'askan kebutdran dan k;gr;yq guna mencari informasi tersebut diperlukan informasi dari dalam diri ataupun -dari ljl**g yang selanjutnyain formasit ersebutd iolah datamp rosesi ntemal dalam diri konsumen. - Dlam mengambil keputusan membeli rumah di suatu pengembang keputusanko nsumena kand ipengaruhio leh faktor internal yang terdiri dari motivasi, penepsi, belajar, kepribadian dan sikap. Dengan adanya p"ngaruh tersebut, maka penting untuk mengetahui sejauh mana fakxor internal berpengaruh terhadap keputusamn embelip adaP T. PratamaM ukti SembadaB litar. . Dalam penelitian ini peneliti menggunakanje nis penelitian eksplanatori le1s:n_mengambil responden sebanyak 50 orang dari pemitik rurnah Griya Melati Indah sampel diambil berdasarkans tratad alam hal ini adalaht ipe rumah yan ada di Griya Melati Indah. Penelitian ini menguji hipotesis bahwa terdapat pengaruh secara bersama-samam aupun sendiri-sendiri dari variabel motivasi, persepsi, belajar, kepribadian dan sikap terhadap keputusan pembelian rumah. Teknik pengambilan sampeyl ang digunakana dalahS tratifud RandomS ampling. Peneltian ini mempunyai dua variabel yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Variabel bebas (X) penelitian ini adalah motivasi (X1), persepsi (Xz), belajar( X3), kepribadianC lq) dan sikap Q(5). Sedangkanv ariabel terikat (Y) dalam penelitiani ni adalahk eputusanp embeliank onsumen. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (l) ada pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap keputusan konsumen dalam membeli rumah di Pratama Mukti Sembada Blitar; (2) ada pengaruh yang sigrifikan antara persepsi terhadap keputusan konsumen dalam membeli rumah di Pratama Mukti Sembada Blitar; (3) ada pengaruh yang sigrifikan antara kepribadian terhadap keputusan konsumen dalam membeli rumah di Pratama Mukti Sembada Blitar; (4) ada pengaruh yang signifikan antara sikap terhadap keputusan konsumen dalam membeli rumah di Pratama Mukti Sembada Blitar; (5) ada pengaruh yang sigrrifikan antara sikap terhadap keputusan konsumen dalam membeli rumah di Pratama Mukti Sembada Blitar; (6) dari kelima variabelb ebasy aitu motivasi,p ersepsi,b elajar,k epribadian dan sikap secara bersama-sama memiliki pengaruh yang. sipnifikan terhadap keputusank onsumend alam membeli rumah di PratamaM ukti SembadaB litar; (7) motivasi memiliki pengaruh yang dominant terhadap keputusan konsumen dalam membelri umahd i PratamaM ukti SembadaB litar. Mengingat faklor internal berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumena kan rumah maka untuk menarik minat calon konsumena gar membeli rumahp adaP T. PratamaM ukti SembadAs ebaiknyap ihak perusahaand alam hal ini stafpemasaranm elakukanp endekatany ang efektifdengan konsumeny aitu dengan cara melakukan komunikasi timbal balik untuk menggali informasi sebanyakbanyaknyaa gar perusahaand apat lebih menyempumakanp roduk rumahnyab eserta atribut fasilitas sesuai dengan yang diharapkan konsumen.

Pengaruh lokasi toko, tata letak toko dan atmosfer toko terhadap kepuasan konsumen dalam berbelanja di toko buku diskon toga mas Malang oleh Yusi Ernawati

 

Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh suatu usaha agar sukses dalam persaingana dalah dengan berusaham encapai tujuan yang dapat menciptakand an mempertahankakonn sumenS. ehinggad alamm enjuals uatup roduk,p emasadr ituntut untukd apatm emahamif aktor-faktor apa saja yang berpengaruhte rhadapp enciptaan kepuasan konsumen tersebut. Dalam usahanya untuk menciptakan kepuasan konsumend alam berbelanjay ang dilakukan oleh Toko Buku Diskon toga Uas Malanga dalahd enganm elaksanakanp emilihan lokasi toko, tata letak toko dan atmosfetro ko yangt epatu ntuk menciptkank epuasanko nsumens elamab erbelanja. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh lingkungan toko yang meliputil okasit oko, tata letak toko dan atmosfert oko terhadapk epuasank onsumen dalamb erbelanjad i Toko Buku DiskonT ogaM as Malang.J enisp enelitianin i adalah deskiptif ferivikatif. Penelitian ini memiliki dua variabel yaitu variabet bebas (X) danv ariabetle rikat( Y). Variabelb ebas( X) penelitianin i adalahl okasit oko (Xr), tata letak toko (Xz) , dan atmosfert oko (X3). Sedangkanv ariebel terikatnyaa dalah kepuasakno nsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen dari Toko Buku Diskon Toga Mas Malang yang berbelanja di Toko Buku Diskon Toga Mas Malang. Populassi ebesa4r 5.000r ibu diperolehd ari jumlah rata-ratak onsumend alam satu bulan,s ehinggad enganm enggunakanru musS lovin dapatd ikeketahuti erdapat1 00 respondeyna ng dipilih. Teknik pengambilans ampeld enganm enggunakana ccidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuesioner/ angkette rtutupd an dokumentasi. Penelitian ini mengkaji pengaruh variabel bebas (X) lingkungan toko yang meliputi lokasi toko (Xr), tata letak toko (Xz), dan atmosfer toko (X3) terhadap variabetle rikat( Y) kepuasank onsumen. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa( l) adap engaruhy angs ignifikana ntara lokasit oko terhadapk epuasank onsumend alam berbelanjad i Toko Buku Diskon Toga Mas Malang, (2) ab pengaruh yang signifikan antaratata letak toko terhadap kepuasanko nsumend alam berbelanjad i Toko Buku Diskon Toga Mas Malang, (3) ada pengaruh yang signifikan antara atrnosfer toko terhadap kepuasan konsumen dalam berbelanja di Toko Buku Diskon Toga Mas lvlalang @) ada pengaruh yang signifikan antara lokasi toko, tata letak toko dan atnosfer toko secara bersama-sama terhadapk epuasank onsumend alam berbelanjad i Toko Buku Diskon Toga Mas Malang (5) Ada komponen lingkungan toko (lokasi, tata letak dan atmosfer toko) yangd ominanm empengaruhki epuasank onsumend alam berbelanjad i Toko Buku DiskonT ogaM as Malang.K omponente rsebuat dalahl okasit oko. Berdasarkanh asil penelitiand i atas maka dapat ditarik keslmpulanb ahwa hipotesisy ang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada pengaruhy ang signifikan antara lokasi toko, tata letak toko dan atmosfer toko secara sendiri-sendiri dan bersama-samtear hadapk epuasank onsumend alamb erbelanjad i roko Buku Diskon TogaM as Malang. Saran-sarany ang dapat dikemukakans ehubungand enganh asil penelitian yang telah diperoleh adalah: (l) pihak toko diharapkan lebih memperhatikabne berapak omponeny anga dad alaml okasit oko sepertit empatp arkir yangk urangn yamans ertap edu adanyaja mian keamanans ehinggak onsumenm erasa nyamand engank endaraany ang diparkirnya,( 2) sebaiknyad itempatkank asir pada setiapla ntai agar lebih memudahkank onsumend alam melakukanp embayaran(,3 ) perlua danyap embenahand alam penataanb arangt erutamad i lantai I, dikarenakan masih terdapat produk yang bercampur sehingga muncul kesan kurang rapi, (4) lebih memanfaatkan etalase toko yang ada bahkan ditambah di pintu masuk agar memaksimalkafnu ngsid ari etalasete rsebudt and apatm enarikm inat konsumen.

Peningkatan keterampilan membaca bahasa Inggris siswa kelas V melalui membaca nyaring di SDN Gadang 3 Kota Malang / Siwi Indah Nusanti

 

Kata Kunci: Keterampilan Membaca Bahasa Inggris, Membaca Nyaring, SD Bahasa memiliki peranan penting dalam ilmu pengetahuan, dengan pengetahuan dan keterampilan berbahasa akan mempermudah meraih dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Pembelajaran bahasa membantu peserta didik mampu mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat, dan bahkan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya. Ada banyak ragam bahasa di dunia, salah satunya adalah bahasa Inggris yang merupakan bahasa Internasional. Pendidikan bahasa Inggris di SD/MI dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa yang digunakan untuk menyertai tindakan atau language accompanying action. Dalam pembelajaran bahasa Inggris keterampilan yang diharapkan dapat dimiliki siswa adalah mencakup keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Saat ini, pendidikan bahasa Inggris telah masuk dalam kurikulum pendidikan di semua jenjang sekolah. Namun, masih sering terjadi anggapan bahwa bahasa Inggris adalah pelajaran yang sulit dan tidak penting untuk dipelajari karena tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pada pembelajaran bahasa Inggris khususnya dalam keterampilan membaca, peserta didik kurang memiliki semangat dan rasa percaya diri dalam membacanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran membaca nyaring yang dapat meningkatkan keterampilan membaca Bahasa Inggris dan mendeskripsikan pembelajaran membaca nyaring dapat meningkatkan keterampilan membaca Bahasa Inggris di SDN Gadang 3 Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Model pelaksanaan PTK ini menggunakan model PTK Kolaboratif. Peneliti berkolaborasi dengan guru mata pelajaran dan seorang observer sebagai pengamat saat proses pembelajaran berlangsung. PTK ini dilaksanakan dalam proses pengkajian berdaur (cyclical) yang terdiri dari 4 tahap, yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati, dan refleksi. PTK ini dilakukan sebanyak 2 siklus. Penelitian ini dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2010/2011 mengambil tempat di SDN Gadang 3 Kecamatan Sukun Kota Malang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gadang 3 Kecamatan Sukun Kota Malang yang berjumlah 31 anak. Instrument dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan membaca siswa sebelum diterapkannya pembelajaran membaca nyaring masih rendah. Siswa masih terlihat ragu-ragu dan kurang percaya diri dalam membaca. Dengan penerapan membaca nyaring diperoleh hasil bahwa keterampilan membaca siswa meningkat. Penerapan membaca nyaring dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa, hal ini terbukti dengan meningkatnya hasil pembelajaran yang diperoleh mulai dari observasi awal, siklus I dan siklus II. Hasil pembelajaran yang diperoleh pada observasi awal sebesar 33,5. Siklus I menunjukkan rata-rata sebesar 63 dan pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 76,3. Ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 88% dari observasi awal ke siklus I dan peningkatan sebesar 21,1% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada tahap prabaca, kegiatan pemberian skemata, motivasi atau pemberian kegiatan yang menyenangkan kepada siswa sangatlah penting karena dapat mengaktifkan pengetahuan siswa dan rasa ingin tahu siswa mengenai apa yang akan dipelajari. Pada tahap saat baca, membaca nyaring memiliki keunggulan dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa secara individu. Tahap pascabaca merupakan tahap pemahaman siswa mengenai apa yang telah dipelajari, sehingga penggunaan permainan dalam tahap ini sangatlah efektif untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dalam memahami apa yang telah dipelajari pada tahap sebelumnya. Saran untuk penelitian antara lain pihak sekolah diharapkan dapat mengupayakan ketersediannya sebuah laboratorium bahasa yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar pelajaran bahasa khususnya pelajaran bahasa Inggris. Membaca nyaring yang diterapkan pada penelitian ini dapat meningkatkan keterampilan membaca bahasa Inggris siswa sehingga diharapkan bagi guru agar menerapkannya pada pelajaran bahasa yang lain serta bagi peneliti lain diharapkan penelitian ini bisa menjadi bahan acuan dalam melakukan penelitian sejenis.

Kemampuan menceritakan kembali cerita pendek mahasiswa Sastra Jerman Universitas Negeri Malang angkatan 2008 non reguler dalam matakuliah Aufsatz 1 / Meylina Diah Anggriani

 

Kata kunci: kemampuan, menceritakan kembali, cerita pendek. Menceritakan kembali merupakan salah satu dari kegiatan reseptif produktif, yaitu merupakan kegiatan memperoleh informasi yang dibaca dan kemudian diceritakan kembali. Salah satu bacaan yang dapat digunakan dalam kegiatan menceritakan kembali adalah cerita pendek. Cerita pendek merupakan bacaan fiksi pendek yang ceritanya tidak monoton. Cerita pendek digunakan dalam mata kuliah Aufsatz 1. Salah satu tujuan pembelajaran mata kuliah ini adalah mahasiswa dapat menceritakan kembali sebuah teks dengan bantuan cerita pendek secara tertulis dengan kata-katanya sendiri. Berdasarkan pengalaman peneliti pada saat mengikuti matakuliah Aufsatz 1, peneliti mendapatkan tugas untuk menceritakan kembali sebuah cerita. Hasilnya terdapat banyak kesalahan pada karangan mahasiswa. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dan kesalahan yang terdapat dalam karangan mahasiswa Sastra Jerman angkatan 2008 non reguler dalam menceritakan kembali cerita pendek yang telah dibaca. Kriteria dalam menceritakan kembali cerita pendek terdiri dari beberapa kriteria Lübke dan Rieder yaitu a) dalam menceritakan kembali tidak boleh merubah isi cerita asli, ditulis secara berurutan, lengkap dan benar, b) ditulis dengan bahasa sendiri c) ditulis dalam bentuk lampau d) kesesuaian penggunaan tatabahasa diperhatikan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Sastra Jerman angkatan 2008 non reguler yang mengikuti matakuliah Aufsatz 1. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Dokumen tersebut berupa karangan dan nilai karangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa Sastra Jerman non reguler angkatan 2008 dalam menceritakan kembali cerita pendek termasuk dalam predikat baik. Hal tersebut dapat diketahui dari nilai rata-rata kedua cerita pendek yang diceritakan kembali yaitu 67,46. Adapun kesalahan yang terdapat pada karangan mahasiswa yaitu kesalahan berdasarkan isi cerita, kesalahan berdasarkan penggunaan kata-kata yang sama dengan cerita asli, kesalahan penggunaan bentuk waktu dan kesalahan penggunaan tata bahasa. Untuk meminimalisasi dan mengurangi kesalahan dalam menceritakan kembali cerita pendek dalam bentuk tulisan disarankan kepada mahasiswa untuk lebih memahami makna isi cerita dan lebih memperhatikan kategori-kategori dalam menceritakan kembali cerita pendek.

Penggunaan strategi domino dengan materi dongeng dalam mata pelajaran bahasa Jerman di kelas XI Bahasa SMA Negeri 8 Malang / Windy Ayu Dyah Syavitry

 

Kata kunci: strategi domino, pembelajaran sastra Pembelajaran sastra pada pendidikan formal semakin sarat dengan permasalahan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya materi sastra dan bahan pustaka yang tersedia di sekolah-sekolah. Selain itu, proses pembelajaran sastra sendiri menuntut sebuah proses yang panjang dan rumit, sehingga guru membutuhkan materi dan strategi pembelajaran yang menarik bagi siswa. Salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi sastra adalah strategi Domino. Hal ini didasarkan pada hasil penelitian tentang strategi Domino sebelumnya. Materi sastra belum pernah diajarkan di tingkat SMA pada mata pelajaran Bahasa Jerman. Dalam KTSP Bahasa Jerman juga tidak disebutkan secara eksplisit tentang materi sastra. Padahal pengajaran sastra memiliki peran yang juga penting dalam pembelajaran, yaitu untuk memperkaya pengetahuan siswa tentang wawasan kebudayaan bahasa yang sedang mereka pelajari karena sastra adalah bagian dari budaya, dalam hal ini adalah Deutsche Landeskunde. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan strategi Domino dengan materi dongeng di SMA Negeri 8 Malang dan hasil penerapan strategi Domino dengan materi dongeng di SMA Negeri 8 Malang. Penelitian ini dirancang dengan rancangan kualitatif deskriptif dan dilakukan di kelas XI Bahasa SMA Negeri 8 Malang pada tanggal 14 dan 15 Mei 2010. Terdapat sembilan orang siswa dalam kelas tersebut. Penelitian ini menggunakan lembar observasi, angket, dan dokumentasi sebagai instrumen dalam pengumpulan data. Dari hasil penelitian ditemukan beberapa hal sebagai berikut. Terdapat 50% siswa yang merasa sangat senang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi Domino. Selain itu, sebanyak 62,5% siswa menyatakan bahwa strategi Domino cukup sesuai dengan materi dongeng yang diajarkan, begitu pula dengan pendapat guru. Hal tersebut berdampak pada hasil pengembangan dongeng siswa yang cukup baik dan telah memuat beberapa unsur intrinsik dan ciri-ciri dongeng dengan baik. Adapun sebanyak 75% siswa menemui kesulitan pada kosakata dan struktur kalimat yang terdapat pada teks dongeng. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan siswa terhadap kosakata dan struktur kalimat dalam Bahasa Jerman. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar materi sastra diajarkan pada tingkat SMA, tetapi guru harus menyesuaikan materi sastra dengan tingkat penguasaan Bahasa Jerman siswa. Guru dapat menerapkan strategi pembelajaran lain yang dapat membantu siswa memahami materi sastra, karena strategi Domino hanya digunakan untuk menentukan unsur-unsur intrinsik saja. Selain itu, guru hendaknya lebih berhati-hati pada saat menyampaikan peraturan permainan Domino karena peraturan dalam strategi Domino sedikit berbeda dengan permainan Domino biasa.

Penerapan metode training within industry (TWI) pada mata pelajaran menggambar konstruksi atap guna meningkatkan hasil belajar siswa kelas X GB3 Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 6 Malang / Retno Satika Putri

 

Kata kunci: Metode Training Within Industry (TWI), hasil belajar. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di kelas X GB 3 SMK Negeri 6 Malang, yang dilaksanakan oleh peneliti pada tanggal 5 Februai 2010 bersamaan dengan dilaksanakannya matakuliah PPL (Praktik Pengalaman Lapangan), dapat diketahui bahwa pada proses belajar mengajar di kelas tersebut masih menggunakan metode ceramah dan langsung diberi tugas menggambar tanpa diberi petunjuk terlebih dahulu, sehingga siswa terlihat kesulitan untuk mengerjakan tugas, padahal pembelajaran praktik yang lebih intensif sangat diperlukan oleh siswa SMK. Dengan adanya masalah di atas perlu adanya penerapan metode baru yang nantinya diharapkan mampu mengatasi masalah yang ada dalam pembelajaran yaitu dengan cara menerapkan metode “Training Within Industry (TWI)” dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akankah proses belajar mengajar dan hasil belajar dapat meningkat di kelas X GB 3 SMK Negeri 6 Malang dengan diterapkannya metode Training Within Industry (TWI). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dimana penelitian tersebut terdiri dari tiga siklus. Adapun hasil dari penelitian tersebut, menurut proses belajar mengajar yaitu dilihat dari dua faktor yaitu tingkat keberhasilan guru dan aktivitas siswa. Dari tingkat keberhasilan guru, pada siklus I tingkat keberhasilan guru dalam mengajar mencapai 68,75% dengan kriteria baik. Pada siklus II tingkat keberhasilan guru dalam mengajar meningkat menjadi 90,625% dengan kriteria sangat baik, dan pada siklus III tingkat keberhasilan guru meningkat kembali menjadi 93,75% dengan kriteria sangat baik pula. Sedangkan menurut aktivitas siswa pada tahap persiapan sampai tahap praktik menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Kemudian menurut hasil belajar siswa yaitu pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 62,07%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 72,41%, kemudian pada siklus III juga meningkat menjadi 86,21% Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: (1) penerapan metode Training Within Industry (TWI) pada mata pelajaran Menggambar Konstruksi Atap kelas X GB 3 Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 6 Malang dapat meningkatkan proses belajar mengajar, dan (2) penerapan metode Training Within Industry (TWI) pada mata pelajaran Menggambar Konstruksi Atap kelas X GB 3 Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 6 Malang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Evaluasi kesesuaian lahan kawasan pariwisata pantai karanggongso Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek oleh Muhsinin

 

Pariwisatma erupakasna lahs atus ektory angd ikernbangkaonle hp emerintah sebagasia lahs atus umbcrd evisan egaraP. ariwisataak anb erkembangjikdai dukung oleha danyasu atula hans ebagatei mpawt isataK. esesuaialanh anu ntukk eperluan pariwisatkah ususnytae mpabt ermainb, erkemahd,a nt empapt iknikb erbeddaa lam pendekatadna nk riterianyaa pabilad ibandingkand engans isteme valuasyi ang digunakaunn tukk eperluand i bidangp ertaniand, an kehutananF. aktor-faktodr i luar tanahm emeganpge rananp entingd alamm enentukanke lask esesuaiannyma,i salnya aksesibilitasd,a ns aran4p rasaranaK. aranggongssoc bagasi alahs atuo bjekw isata yangt erdapadt i DesaT asikmaduK ecamatanW atulirnoK abupatenT renggalek adalaho bjekr ekreasdi anp iknik yangt erletakd i kawasanw isataP antai KaranggongsOob. jeki ni perlud itinjaud aris egik esesuaialanh annyak,h ususnya yangberkaitadne ngank esesuaialnn hanb agi suatup engembangakna wasanw isata. Penelitiainn i bertujuanu ntuk:(l) mendeskripsikakanr akteristilka hany ang adad i kawasanP antaiK aranggongsDo esaT asikmaduT asikmaduK ecamatan Watulimo(; 2) mengevaluaslai hanb erdasarkakne lask esesuaialna hanu ntuk pengembangaonb jekw isatak hususnyate mpatb ermain,b erkernahd, ant empat piknik. Jenisp enelitianin i adalahs urveid enganm enggunakapne ndekatadne skriptif dane valuatifO. bjekp enelitianin i adalahla hanp adak awasapne rmukima(nP l), lahanp adak awasante galank/ ebun( P2),d anl ahanp adak arvasanh utanc ampuran (P3)d i kawasanw isatap antaiK aranggongsDo esaT asikmaduK ecamatanW atulimo. Teknikp engambilansa mpeml enggunakapnu rposives amplingy angd idasarkana tas satuanu nit lahany angd ihasilkand ari tumpangs usunp eta.P etat ersebuat dalahp eta jenist anahp, etap enggunaalna han,d anp etak emiringanle reng. Datay angd ikumpulkanr neliputid atap rimert erdiri atasd rainaset,e kstur, kemiringanle reng,e rosi,k erikil/ kerakal,d anb atu/b atuans, edangkadna tas ekunder meliputip etaa dministasip, enggunaalna han,d and atac urahh ujan.A nalisisd ata dalamp enelitianin i menggunakaann alisisd eskriptifdanp embandingayna itu membandingkahna silp engukurand i lapangand anh asil uji laboratoriumd engan standarkte lask esesuaialna hanu ntukp ariwisatak hususnyau ntukt empatb ermain, berkemahd,a nt empatp iknik. Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwak elask esesuaialna hanp adak awasan permukima(nP l) sangast esua(iS 1)s ebagaoi bjekw isatak hususnytae mpatbennain, sedangkpaand as atuanu nit lahank awasante galan( P2 ) adalahs esua(iS 2)u ntuk objekw isatak hususnyate mpatp iknik, danp adak awasanh utanc ampuran(P 3) adalashe sua(iS 2)u ntuko bjekw isatak hususnyate mpatb ertkernahP. adak elasi ni mempunyakie kesuaianla hany ang cukup tinggi untuk objek wisatak hususnya tempabte rmainb, erkemahd, ant empatp iknik. Sehinggap adas atuanu nit lahanP l, P2,d anP 3d apatd ikembangkasne bagaki awasano bjekw isatad enganb aik.

Pengembangan modul terstruktur berdasarkan KTSP untuk meningkatkan pemahaman konsep tentang lingkaran di kelas VIII SMP Negeri 5 Kepanjen Kabupaten Malang / Sujoko Purnomo

 

Kata Kunci: Pengembangan Modul Pembelajaran, Lingkaran, Model Dick & Carrey. Dari hasil observasi pendahuluan di lapangan, diperoleh data mengenai situasi dan kondisi pembelajaran matematika di obyek penelitian yaitu di SMP Negeri 5 Kepanjen. Temuan penulis adalah mengenai kurangnya minat dan motivasi siswa untuk belajar menggunakan buku paket pembelajaran yang dijadikan rujukan, khususnya pada mata pelajaran matematika kelas VIII. Akibat dari kurangnya minat dan motivasi siswa tersebut, kemampuan pemahaman konsep khususnya pada materi Lingkaran sangat kurang. Kurangnya pemahaman konsep materi Lingkaran terlihat dari hasil wawancara guru bidang studi matematika kelas IX yang memberi materi tambahan untuk persiapan UN. Demikian juga ketergantungan dari sumber belajar yang berupa buku paket yang dijadikan sebagai rujukan oleh guru dan siswa masih kurang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa di SMP Negeri 5 Kepanjen, sehingga siswa mengalami kesulitan. Kesulitan-kesulitan siswa dalam mempelajari buku paket disebabkan materinya terlalu rumit (complicated) dan masih asing bagi siswa sehingga siswa tidak paham jika membaca sendiri, desain teks yang berupa tulisan dan gambar kurang bagus (kurang menarik). Demikian juga berdasarkan pengamatan penulis dan wawancara terhadap beberapa guru matematika serta beberapa siswa SMP Negeri 5 Kepanjen Kabupaten Malang, selama ini pembelajaran matematika khususnya siswa kelas VIII belum pernah menggunakan modul sebagai bahan ajar. Oleh karena itu rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:”Belum tersedianya modul terstruktur berdasarkan KTSP untuk meningkatkan pemahaman konsep tentang lingkaran di kelas VIII SMP Negeri 5 Kepanjen Kabupaten Malang. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah: “Menghasilkan produk modul terstruktur berdasarkan KTSP untuk meningkatkan pemahaman konsep tentang lingkaran di kelas VIII SMP Negeri 5 Kepanjen Kabupaten Malang” yang dilengkapi dengan panduan guru. Selain itu, modul pembelajaran yang dihasilkan ini diharapkan dapat mengatasi minimnya sumber belajar yang tersedia di SMP Negeri 5 Kepanjen. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan modul pembelajaran ini adalah model pengembangan Dick dan Carey (2001). Pemilihan model ini didasarkan atas pertimbangan bahwa model ini dikembangkan secara sistematis berdasarkan landasan teoritis desain pembelajaran. Model ini di susun secara terprogram dengan urutan-urutan kegiatan yang sistematis dalam upaya memecahkan masalah pembelajaran, khususnya masalah ketersediaan sumber belajar yang sesui dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Produk pengembangan yang terdiri dari modul pembelajaran dan panduan guru selanjutnya diuji cobakan melalui beberapa tahap, yakni : (1) review oleh ahli isi (materi modul), (2) review oleh ahli rancangan pembelajaran, (3) uji perorangan, (4) uji coba kelompok kecil, dan (5) uji coba lapangan. Data hasil evaluasi tersebut yang berupa saran, tanggapan dan penilaian dari subyek uji coba digunakan sebagai masukan untuk merevisi dan menyempurnakan modul pembelajaran. Berdasarkan analisis data dari uji ahli isi mata pelajaran terhadap produk pengembangan berupa modul pembelajaran 96,4 % dan panduan guru 97,2 %. Berdasarkan semua presentase nilai dari uji ahli isi mata pelajaran modul pembelajaran ini berada pada kualifikasi sangat baik, dan tidak perlu direvisi. Hasil dari uji ahli rancangan pembelajaran terhadap modul pembelajaran yaitu: (1) berdasarkan tampilan modul (100%), (2) berdasarkan isi modul (93%), (3) berdasarkan bahasa yang digunakan (100%). Semua persentase tersebut berada pada kualifikasi sangat baik tidak perlu direvisi. Hasil uji untuk panduan guru (91,7 %) berada pada kualifikasi sangat baik, Dari hasil uji coba perorangan yang menggunakan angket, pengembang mendapatkan cukup banyak masukan dan setelah direvisi dilanjutkan dengan uji kelompok kecil melalui angket. Diperoleh rerata dari uji kelompok kecil modul pembelajaran, yaitu sebesar 82,05%, menunjukkan bahwa modul pembelajaran berada dalam kualifikasi baik. Rerata persentase angket penilaian siswa terhadap modul pembelajaran dalam uji lapangan adalah 80,85 % yang berarti modul pembelajaran berada pada kualifikasi baik. Penilaian guru terhadap modul pembelajaran (89%) berada pada kualifikasi baik dan penilaian terhadap panduan guru 82% berada pada kualifikasi baik. Hasil analisis terhadap pretes dan postes diperoleh harga t hitung 21,415, harga t tabel 1,69 yang berarti t hitung > t table (sangat signifikan). Dengan demikian pembelajaran dengan menggunakan modul dapat meningkatkan pemahaman konsep lingkaran. Berdasarkan hasil dari serangkaian uji coba yang dilakukan dapat diketahui kelebihan dan keterbatasan dari pengembangan modul pembelajaran (1) Pengembangan modul pembelajaran matematika ini dirancang/didesain berdasarkan karakteristik dan kebutuhan siswa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Matematika (2) Pengembangan ini menggunakan model pengembangan Dick & Carrey (2001), (3) Pengembangan ini hanya pada lingkup SMP Negeri 5 Kepanjen yang dikembangkan berdasarkan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa, maka hasilnya tidak dapat memenuhi kebutuhan diluar SMP Negeri 5 Kepanjen, (4) Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini hanya sesuai untuk penelitian ini saja. Saran untuk pengembangan selanjutnya adalah sebaiknya dikembangkan lebih lanjut dengan materi-materi lain terutama materi yang ada di kelas VIII semester dua sehingga modul pengembangan akan lengkap meliputi seluruh materi yang ada di semester 2. Bila perlu guru-guru SMPN 5 kepanjen dapat mengembangkan modul untuk semua materi pelajaran matematika sesuai dengan kelas yang diajarnya.

Hubungan antara latar belakang pendidikan orang tua dengan pengetahuan seks siswa SMU Negeri I Geger Madiun oleh Yuli Chasanah

 

Banyakf akta yangm enunjukkanp enyimpangapne rilakus eksuarl emajas aat ini yangd iberitakano lehm ediac etakm aupunm ediae lektronikaP. erkembangafnis ik danh ormonalm erupakans alahs atuy angm emp€ngaruhrie majam encarti ahut entang seks.M asihb anyako rangt ua yangm enganggaspe ksa dalahs esuatuy angt abu disampaikank epadaa nak-anaknyas,e hinggare majab erusaham encari nformasi tentang seks dari berbagai sumber yang belum tentu diketahui kebenarannya. Berdasarkakne nyataante rsebupt enelitianb ertujuanu ntukm engetahupi engetahuan sekss iswad anh ubungana ntaralatarbelakanpge ndidikano rangt ua dengan pengetahuasne kss iswak elasI l SMU NegeriI CegerM adiun. Penelitianm erupakanjenisp enelitiand eskriptifkorelasionayla ngd ilakukan padab ulanD esemberJanua2ri0 04.P opulaspi enelitiana dalahs iswaS MU NegeriI GegerM adiun.S ampepl enelitiana dalahs iswak elasI I SMU NegeriI GegerM adiun tahun ajaran2 003/2004.P engambilans ampelm enggunakante knlkrandom cluster samplinli.I nstrumenp enelitianin i berupaa ngketp engetahuasnt :kss iswad ana ngkcl pendidikano rangt ua.T eknik analisisd atam enggunakapne rsentasuen tuk mengetahupi engetahuasne kss iswad ank orelasip rodukm omento lehP earsonu ntuk menguji hubungan antara latar belakang pendidikan orang tua dengan pengetahuan seksualitasi swak elasI I SMU NegeriI GegerM adiun. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwap engetahuans ekss iswak elasI I SMU NegeriI GegerM adiunt ermasukd alamk ategoris edangd engann ilai sebesa5r 7,78o/o. Berdasarkana nalisisd atak orelasi produk momento leh Pearsonm enunjukkanb ahwa r hitung (0,27) lebih besar dari r tabel (0,176) taraf signifikasi 5% berarti Hr diterima danH od itolak.A rtinya adah ubungany angs ignifikana ntaral atarb elakang pendidikano rangt ua denganp engetahuasne kss iswak elas[ l SMU NegeriI Geger Madiun. Berdasarkanh asil penelitiand apatd isarankana gars ekolahm engadakan kerjasamad enganp ihakt erkait sepertDi inasK esehatanD, epartemeAn gama, BKKBN, Kepolisian,L SM dalamm emberikanin formasis eksualitarse maja.S elain itu diharapkana danyak erjasamay angb aik antaras ekolahd anp ihako rangt ua sebagami ediap endidikany angu tamab agir emajaa gart idak memperolehin formasi yangs alahm engenapi engetahuasne ks. i

Tinjauan pengetahuan dan sikap tentang pendidikan seks remaja siswakelas II MAN 2 dan MAN 3 Jember oleh Heni Hidayati

 

Permasalahans eksual merupakanm asalah yang cukup menarik untuk dibicarakan oleh remaja, karena masalah seksual merupakan hal yang sangat berkaitand engan perubahan dan perkembangany ang terjadi padad iri remaja.A kan tetapi informasi seksual itu sangat minim diperoleh dari orang tu4 sekolah dan petugas-petugas kesehatan, sehingga banyak sekali terjadi penyimpanganpenyimpangasne ksual. Tujuan penelitian ini adalah memperolehg ambaranp engetahuante ntang pendidikans eks siswa MAN 2 dan MAN 3 Jemberm, emperolehg ambaransi kap tentangp endidikans ekss iswaM AN 2danM AN 3 Jember, mengetahupi erbaddingan persentasep engetahuand an sikapt entangp endidikans ekss iswaM AN 2 danM AN 3 Jember. Jenis penelitian ini adaiah deskriptif dengan menggunakan teknik survei. Penelitiani ni berlokasdi i MAN 2 danM AN 3 JemberP. opulaspi enelitianin i adalah siswa-siswi MAN 2 dan MAN 3 Jembert ahuna jaran1 999-2000y ang duduk di kelas II. Teknik pengambilans ampely ang digunakand alamp enelitianin i adalahte knik sampel kelompok (Cluster Sampel). Sedang teknik analisis data yang digunakan adalahte knik analisisp ersentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secaruur mum pengetahuante ntang pendidikans eks untuk siswa MAN 2 dan MAN 3 Jemberd ikategorikanc ukup. Pendidikan seks remaja, perkembangan seksual, penyimpangan seksual, Penyakit Menular Seksual, masing-masing dikategorikan cukup. Sumber informasi dikategorikan kurang.S edangkans ikap tentangp endidikans ekss ebagianb esars iswa menyetujuit erhadapp ertanyaany ang sesuai dengann ormam asyarakadta ns edikit yang tidak menyetujui terhadap pertanyaan yang tidak sesuai dengan norma di masyarakatP. erbandinganp ersentasep engetahuatne ntangp endidikans eksa ntara siswa MAN 2 dan MAN 3 Jember menunjukkan bahwa secara keseluruhand ari jumlah persentasete rmasukk lasifikasi sama.A kan tetapi terdapaitt em-itemy ang masuk pada kategori yang sama dan terdapat item-item yang termasuk dalam kategori berbeda.P erbandingans ikapa ntaras iswaM AN 2 danM AN 3 Jemberm enunjukkan sikap yang hampir sama,c ukupb anyaks iswam enyetujutie rhadapp ertanyaayna ng sesuai dengan norma di masyarakat dan sedikit siswa yang tidak menyetujui pertanyaany ang tidak sesuaid engann ormad i masyarakat. Pendidikan seks sangat penting diberikan kepada remaja, agar dapat mengurangpi enyimpanganp rilaku seksual.D alam penyampaiannyap erluadanya kerjas amaa ntarao rangt ua, sekolahd anp etugask esehatan 9,

Kontribusi kemampuan merumuskan soal (problim possing) siswa kelas II SMU Negeri 2 Malang terhadap kemampuan menyelesaikan soal (problem solving) pada pembelajaran termokimia oleh Rosita

 

Banyak siswa yang mengalami kesulitan mempelajari ilmu kimia disebabkank onsep kimia yang bersifat abstrak dan diperlukan keterampilan matematikad alam menyelesaikans oal. Selain itu kebiasaanp enerapanh anya metode ceramah serta kurangnya kemampuan guru untuk menghadirkan pendekatapne mbelajaranya ng tepat untuk memotivasis iswa sertam elibatkannya dalamp rosesp embelajaranD. alam prosesp embelajaranm asih sering ditemui kuangrrya keterlibatan siswa. Oleh karena itu untuk melibatkan siswa dalam prosesp embelajararLp erlu dilakukan inovasi pembelajaran,a ntara lain dengan penggunaavna riasi metodep embelajaranD. alam penelitiand icobakanm odel pembelajara"np roblemp osing"( merumuskanso al).T ujuanp enelitianin i adalah untuk mengetahui kontribusi kemampuan "problem posing" terhadap kemampuamn enyelesaikasno al-soa"l( ProblemS olving)"t ermokimia. Penelitian ini termasuk penelitian yang benifat deskriptif jenis studi korelasiP. opulaspi enelitianin i adalahs iswaS MU Negeri2 Malangy angt erdiri dari kelas 2A sampai 2H. Sampel penelitian ini adalah kelas 2C yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini dipergunakan dua macam instrumen, yaitu instnrmen "problem posing" dan instrumen "problem solving" dalam pokok bahasan termokimia. Terhadap instumen probtem solving dilah*an uji coba terlebih dahulu. Oari ha:sit uji coba didapatkan 15 soal valid dari 20 soal obyektif yang diajukan. Perhitungan reliabilias tes diperoleh rninrn:e 0,891 sedangkanr taua: 0,304 sehinggad apat dikatakan bahwa soal tersebut reliabilitasnya tinggi. Soal yang yang digunakan untukp engambiladna tas ebanya2k 0 soald enganr incian 15 soald iambil dari 15 soalv alid dan 5 soal dari soal yang belum valid yang sebelumnyad irevisi tedebih dahulu. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis regresi dan kgrelasi. Pengujiahni potesisd ilakukanp adat arafs ignifikansi a : 0,05. Berdasarkanh asil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ada korelasi positif yangs ipifikan antarak emampuanm erumuskans oal "(ProblemPosing)" dengan kemampuanm enyelesaikans oal "(Problem Solving)" termokimia. Koefisienk orclasinyaa dulah0 ,426.K oefisiend eterminassi ebesa0r ,182s ehingga kontribusi kemampuan merumuskan soal "(problem posing)" terhadap menyelesaikasno al "@roblemS olving)"t ermokimias iswak elasI I SMU Negeri 2 tvlalangs ebesaIr 8,2%.

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan soft skill dan prestasi belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 6 Malang / Laili Nur Hidayah

 

Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Soft Skill, Prestasi Belajar. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di kelas VII-6 SMP Negeri 6 Malang menunjukkan bahwa pembelajaran fisika di kelas hanya didominasi oleh siswa yang pandai saja, sedangkan siswa yang lain cenderung diam atau pasif. Hal ini disebabkan siswa kurang percaya diri dan bertanggung jawab. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran. Penelitian ini memiliki tiga tujuan, (1) mengetahui keterlaksanaan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (2) mengetahui peningkatan soft skill melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, (3) mengetahui peningkatan prestasi belajar fisika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-6 SMP Negeri 6 Malang dengan jumlah 42 siswa, yang terdiri dari 24 siswa putri dan 18 siswa putra. Data yang diambil dalam penelitian ini meliputi data keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, data soft skill, dan data prestasi belajar siswa. Rerata keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran yang dilakukan guru pada siklus I mencapai 81,77%, dan keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan siswa sebesar 79,43%, sedangkan keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru pada siklus II mencapai 95,83%, dan keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan siswa sebesar 95,31%. Rerata prestasi belajar siswa sebelum pelaksanaan tindakan mencapai 79. Rerata prestasi belajar siswa setelah pelaksanaan siklus I mencapai 81,58. Rerata prestasi belajar siswa setelah pelaksanaan siklus 2 mencapai 89,15. Rerata soft skill siswa pada siklus I adalah 60,71% sedangkan pada siklus II mencapai 86,01%. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di kelas VII-6 SMP Negeri 6 Malang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 14,06% oleh guru dan 15,88% oleh siswa. (2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan rerata soft skill siswa kelas VII-6 Malang dari siklus I ke siklus II sebesar 25,3%. (3) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan rerata prestasi belajar siswa kelas VII-6 SMP Negeri 6 Malang dari siklus I ke siklus II sebesar 7,59. Berdasarkan hasil penelitian disarankan: (1) Guru dalam menerapkan pembelajaran model kooperatif tipe jigsaw sebaiknya lebih intensif dalam memberikan bimbingan kepada siswa pada tahap diskusi kelompok ahli dan diskusi kelompok asal, (2) Dalam setiap pembelajaran, sebaiknya guru selalu meningkatkan soft skill siswa, khususnya pada aspek interpersonal skill, (3) Berdasarkan hasil penelitian ini, sebaiknya digunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

Perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metodeeksperimen dengan metode ceramah mata pelajaran fisika kelas I Madrasah Aliyah Roudatul Muta'allimin Simbar Banyuwangi oleh Suwardi

 

ABSTRAK Suwardi, 2003. Perbedaan Hasil Betajar Sisway ang Diajar MenggunaksnM etode Eksperimen dengan Metode ceramah Mata Pelajaran Ftsiles Kelqs I Modrasah Aliya-h Roudlotul Muta'qllimin Simbar BanyuwazgL Skripsi. Program studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika. FMIPA Universitas Negeri Mal-angP. embimbing(:1 ). Dra. HartatiekM .Si, (2). Drs' PamoM 'Si' Kata-katak unci: Hasil belajar,m etodee ksperimenm, etodec eramah' Hasil belajarf isikad i MadrasahA liyah RoudlotulM uta'alliminS imbar Banyuwangi masih termasuk rendah jika dibandingkan dengan nilai rata:Tta harian bidangs tudiy angl ain padas emesteIr Ahun 2003 yaitu 5, 75 . Hal ini.salahs atunya disebabkank arenak urang tepatnyapenggunaamn etodey ang selamain i dominan menggunakanm etodec eiamah.U ntuk mengetahupi erbedaanh asil belajars iswa y-g Oluiut -enggunakan metode ceramah diterapkan metode lain sebagai p"rbuoaurg Udoae Frsebut adalahm etodee ksperimeny" ang bertujuanu ntuk mengetahuiapakahha sil belajars isway ang diajar menggunakanm etodee ksperimen lebih baik daripada metode ceramah. Metode penelitiani ni menggunakanm etodee ksperimens emud engan mengambils atuk elass ebagaki elase ksperimend an satuk elass ebagaki elask ontrol. p-ko;pilu lasip enelitiana dalahs iswak elasI , sedangkans ampelp enelitiana dalahs iswa iid;;;g* r.rn il. sir*u 1.gl.rit sebagiki elase [sperimedna ns iswak elas1 3 sebagaki elask ontrol. Statistiky ang digunakanu ntuk menganalisisd atad enganm enggunakanu ji ttes. D ari penelitiand ipeioleh, bahwah asil belajark elase ksperimenn ilai tertinggi 85 dant erendah4 6 sertar ata-rata66,l75, sedangkank elask ontrol nilai tertinggi 79 dan terendah4 1 sertar ata-rata60,87D. ari hasila nalisisd atad iperolehk esimpulanb ahwa hasilb elajars isway ang diajar menggunakanm etodee ksperimenle bih baik daripada sisway ang diajar menggunakanm etodec eramah.

Analisis kadar gizi buah limun (Enhalus acoroides) dan hubungan anatara pengetahuan, persepsi dengan pemanfaatan buah limun sebagai sumber makanan alternatif masyarakat desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah / Dahlia Badui

 

Kata Kunci: lamun, pengetahuan, persepsi, pemanfaatan Lamun (seagrass) adalah tumbuhan berbunga (angiospermae) yang berbiji satu (monokotil) dan mempunyai akar rimpang, daun, bunga, dan buah. Lamun dapat ditemukan di seluruh dunia kecuali di daerah kutub. Sekitar 60 jenis lamun yang telah ditemukan. Di Indonesia hanya terdapat 7 genus dan sekitar 12 jenis yang termasuk ke dalam 2 famili yaitu: Hydrocharitacea (9 marga, 35 jenis) dan Potamogetonaceae (3 marga, 12 jenis). Tumbuhan lamun sejauh ini belum memiliki nilai ekonomis atau komersial di Indonesia, namun dilaporkan telah dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat pesisir sebagai sumber makanan dan sumber serat. Biji lamun juga telah dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir di negara Filipina dan Australia. Buah lamun sudah sering dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat desa Waai sebagai sumber makanan. Secara empiris, observasi menunjukkan bahwa jenis lamun yang paling banyak ditemukan pada perairan desa Waai adalah jenis Enhalus acoroides. Jenis lamun ini memiliki buah yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sehingga perlu dilakukan kajian untuk mengetahui kadar karbohidrat, protein, dan lemak yang terkandung di dalamnya. Selain kajian tentang nutrisi buah lamun E. acoroides, dilakukan pula kajian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pemanfaatan buah lamun oleh masyarakat di desa Waai. Variabel yang diduga mempengaruhi tingkat pemanfaatan buah lamun adalah pengetahuan dan persepsi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk melihat dan mengungkap kadar karbohidrat, protein, dan lemak yang terkandung dalam buah lamun E.acoroides yang ada pada perairan desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Penentuan kadar karbohidrat, protein, dan lemak dengan menggunakan spektrofotometri dengan metode Micro Kjeldahl, Luff-Schrool, dan Soxhlet Extraction di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang. Pengkajian faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pemanfaatan buah lamun, dilakukan melalui penelitian deskriptif korelasional dengan metode survai. Data yang terkumpulkan dianalisis dengan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa buah lamun E. acoroides memiliki kandungan nutrisi karbohidrat yang relatif lebih tinggi yaitu 59,26%, kandungan protein sebesar 5,65% dan kandungan lemak sebesar 0,76%. Selain itu, hasil uji hipotesis juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan pemanfatatan buah lamun E. acoroides dengan nilai standardized Coefficients atau  = 0,312 dan signifikansi thitung sebesar 0,026. Terdapat hubungan langsung yang signifikan antara persepsi masyarakat dengan pemanfatatan buah lamun E. acoroides dengan nilai standardized coefficients atau  = 0,406 dan signifikansi thitung sebesar 0,0004. Terdapat hubungan tidak langsung yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan pemanfaatan buah lamun E. acoroides melalui persepsi. Pengaruh total pengetahuan masyarakat (X1) terhadap tingkat permanfaatan (Y) secara langsung dan tidak langsung sebesar  0,563 +  0,406=  0,969. Berdasarkan hasil temuan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa: 1) buah lamun E. acoroides memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan dengan kadar protein dan lemak, 2) persepsi masyarakat secara langsung mempengaruhi tingkat pemanfaatan buah lamun oleh masyarakat desa Waai, 3) pengetahuan masyarakat secara langsung juga mempengaruhi tingkat pemanfaatan buah lamun oleh masyarakat desa Waai, 4) pengetahuan masyarakat secara tidak langsung mempengaruhi tingkat pemanfaatan buah lamun melalui persepsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan beberapa hal antara lain: (1) perlu dilakukan kajian menyeluruh terkait dengan gizi pada organ lamun yang lain (akar dan daun) karena bagian ini juga dapat dikonsumsi, (2) dalam memanfaatkan buah lamun perlu diperhatikan keseimbangan ekologis karena lamun memiliki peran yang penting bagi biota-biota laut, serta adanya interaksi padang lamun dengan ekosistem lain disekitarnya, (3) perlu dilakukan upaya pemberdayaan masyarakat terutama dalam memperkaya pengetahuan masyarakat tentang potensi lamun baik secara ekologis maupun nilai gizi yang dikandungnya, sehingga masyarakat lebih selektif dalam memanfaatkan sumber daya laut yang ada disekitarnya.

Classroom interaction in the speaking class at IAI Ibrahimy Situbondo / Ukhtul Iffah

 

Keywords: Classroom Interaction, Pattern of Classroom Interaction, Communication Strategy. Interaction has an important role in conducting the teaching learning process, especially in promoting successful the teaching and learning process in the Speaking class The present research was carried out in order to investigate the classroom interaction that occurs in the Speaking class. The objectives of this present research are 1) to describe ways the teacher stimulates and encourages the students to interact in the classroom; 2) to identify the patterns of interactions that occur in the classroom interaction in the speaking class; 3) to describe the communication strategies the teacher and the students employ during the classroom interaction in the process of teaching and learning speaking skill in the classroom. Descriptive-qualitative research design was adopted to answer those questions. In this case, the researcher herself was as the main instrument of the study. The data of the study were the utterances produced by the teacher and the students during the classroom interaction in Speaking class at IAI Ibrahimy Situbondo. In collecting the data, the researcher used a video recorder, an interview guide, observation sheets, and field notes. In this study, a triangulation of the source, the data, the theory, and the methodology was employed to check the trustworthiness of the study. The findings of the study in general can be stated that the classroom interaction that occurred in the Speaking class was adequate. It means that the teacher and the students interacted in the classroom interactively and communicatively. The teacher employed most aspects of existing theories of FLINT model proposed by Flanders and Moskowitz in the teaching learning process to make her talk comprehensible to the students, i.e, 1) giving information, 2) giving direction, and 3) criticizing students’ response, 4) praising or encouraging and joking, 5) using ideas of the students, and 6) asking questions. By applying the various interaction, the teacher can stimulate and encourage the students to interact in the Speaking class. It also created a good atmosphere in the classroom in order that the students were not bored and finally they did not hesitate to deliver their idea. Meanwhile, the patterns that occurred during the classroom interaction are 1) the teacher to whole class, 2) the individual student to the individual student, and 3) the teacher to the individual student. The first pattern always happened in the beginning as an opening and as the giving feedback in the teaching learning process. The second pattern mostly occurred whenever the students were in a small group discussion. The last pattern was employed by the teacher when she gave further questions to the students who delivered their opinion in the free Speaking activity. To overcome the communication problems during the classroom interaction, the teacher applied four strategies, namely paraphrasing, restructuring, miming and repetition. While the students used the six communicating strategies, they were message abandonment, code switching, restructuring, appealing, miming, and repetition. Based on the result of the findings, some suggestions are proposed to the teachers, both the English and Arabic teachers of Intensive Foreign Language Programs, and also for all teachers in general, and also to the Institution namely IAI Ibrahimy Situbondo. For the teachers in general, 1) she should give a chance to the students to ask personally in order that they have self confidence, bravery to deliver their problems to the teacher. It is the application of the individual student to the teacher pattern that did not occur during the study, 2) in giving correction, the teacher should ask the students who make some mistakes to identify their error as the stimulation for them to be aware about their error and asked them to correct by themselves before the teacher informed the correct one or the teacher ask them to make peer correction, 3) the topic should be in line with the student’s interest. Meanwhile, for the Institution of Intensive Foreign Language Programs namely IAI Ibrahimy Situbondo: it is expected to support and facilitate as well as possible to make classroom interaction interactive.

Penerapan pembelajaran kooperatif model snowball throwing dalam peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Madyopuro 6 Malang / Agus Mulyadi

 

Kata kunci: pembelajaran kooperatif, Snowball Throwing, aktivitas belajar, hasil belajar Pembelajaran IPA yang terjadi di kelas IV SDN Madyopuro 6 terlihat masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh kepasifan siswa , kebosanan siswa dalam menerima palajaran, sehingga dapat menyebabkan rendahnya akivitas dan hasil belajar siswa. Metode ceramah dan pemberian tugas saja dipandang masih belum efektif dalam mengembangkan proses berfikir siswa. Selama ini cara mengajar guru masih menggunakan metode konvensional, yaitu pembelajaran berpusat pada guru. Akibatnya suasana belajar terlihat kaku, terpusat satu arah, dan kurang memberi kesempatan bagi peserta didik untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Sehubungan dengan hal ini salah satu pendekatan pembelajaran yang kini mendapat respon adalah pembelajaran kooperatif.dengan model snowball Throwing. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk menjelaskan peningkatan aktivitas belajar IPA tentang Gaya melalui pembelajaran kooperatif model Snowball Throwing pada siswa kelas IV SDN Madyopuro 6 Malang Tahun ajaran 2009-2010.(2) menjelaskan peningkatan hasil belajar IPA tentang Gaya melalui pembelajaran kooperatif model Snowball Throwing pada siswa kelas IV SDN Madyopuro 6 Malang Tahun 2009-2010. Penelitian dilakukan melalui penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN Madyopuro 6 Malang Tahun2009-2010. Data penelitian diperoleh dari hasil pengamatan aktivitas belajar siswa, aktivitas mengajar guru, tes hasil belajar siswa, hasil wawancara dengan siswa dan angket. Materi yang disampaikan pada penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan empat tahap, yaitu: perencanaan (plan), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Berdasarkan hasil penelitian tentang peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada materi gaya dengan menerapkan pembelajaran kooperatif model Snowball Throwing menunjukkan adanya (a) Terjadi peningkatan persentase keberhasilan aktivitas belajar siswa, yaitu dari 72,00% pada tindakan siklus I menjadi 83,75% pada tindakan siklus II (b) Terjadi peningkatan persentase keberhasilan aktivitas mengajar guru, yaitu dari 84,61% pada tindakan siklus I menjadi 92,30% pada tindakan siklus II, (c) Nilai rata-rata hasil tes belajar siswa meningkat dari 64,4 pada tindakan siklus I menjadi 73,6 pada tindakan siklus II dan 75,6 pada tes akhir tindakan. Siswa menunjukkan respon yang cukup baik. Respon yang dimaksud adalah: (a) Siswa menjadi lebih antusias atau semangat mengikuti kegiatan pembelajaran, (b) Dengan melakukan pembelajaran pembelajaran kooperatif model Snowball Throwing, proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan, (c) Dengan belajar berkelompok dapat terjadi kegiatan diskusi yang bermanfaat, terjadi interaksi sosial, interaksi berpikir antar siswa, antara siswa dengan guru. Walaupun pelaksanaan pembelajaran pembelajaran kooperatif model Snowball Throwing telah dilaksanakan dengan baik, ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain: (a) keefektifan waktu dalam melaksanakan diskusi masih belum begitu maksimal, adanya siswa yang kurang bisa membaur dengan kelompok yang hiterogen sehingga kerjasama dalam kelompok kurang bisa berjalan dengan baik,sehingga (b) Belum terbiasanya siswa dengan kegiatan diskusi dan belajar kelompok menyebabkan kegiatan diskusi kurang berjalan efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan hal-hal sebagai berikut: (1) Penerapan pembelajaran kooperatif model Snowball Throwing utamanya saat diskusi kelompok perlu diterapkan pada pembelajaran lain, untuk mengoptimalkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah di tiap-tiap mata pelajaran. (2) Penelitian ini perlu dikembangkan lagi, sehingga dapat memberikan inovasi lebih banyak dan dalam penelitian selanjutnya perlu memperhatikan kelemahan-kelemahan dalam penelitian sebelumnya,agar pembelajaran menjadi lebih efektif.

Penggunaan bahan manipulatif pada pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat siswa kelas IV SDN Nglateng 01 Kenduruan Tuban tahun pelajaran 2009/2010 / Nyoman Teguh Santoso

 

Keywords: learning, manipulative material, addition, subtraction, integers. Number is one of the materials in mathematics and is often used in daily life. Integer is a kind of numbers taught in the elementary school. The ability of the grade IV students SDN Nglateng 01 in doing addition and subtraction the integers was still low. The low ability of the students in doing addition and subtraction of integers was because the conventional learning strategy used by the teacher. That conventional learning did not give opportunities to the students to construct their knowledge themselves. The teacher did not use any media in the learning process. The teacher gave explanation directly about the material, giving examples and exercises so that the students just memorized and did a procedural works. Besides the students was not given opportunities to apply the concept of integers in daily life. Therefore, it is necessary to create a learning condition which can help the students to manipulate in the learning of addition and subtraction of the integers. This study aimed to (1) describe the learning plans of the addition and subtraction of integer by using manipulative materials which is used to help the students to learn about addition and subtraction of integers for the grade IV students of SDN Nglateng 01 Kenduran subdistrict Tuban district, (2) describe the implementation of the lesson plan of the addition and subtraction of integers by using the manipulative materials, (3) describe the students understanding in learning the addition and subtraction the integers by using the manipulative materials. To achieve those objectives, the researcher planned to do a classroom action research which was implemented for the grade IV students in SDN Nglateng 01 Kenduran Subdistrict Tuban Regency. The research data were obtained from the pre-test and the post-test, the observation result got during the teaching and learning process between students and teacher and the interview result. This study was implemented in three cycles. Each cycle consisted of four phases those were planning, implementation, observation, and reflection. The implementation of learning plans by using the different manipulative material which followed Brunner theory those are: (1) in cycle 1, the researcher implemented the addition and subtraction of integer by using manipulative material in the form of integer chips made from carton (enactive phase); (2) in cycle II the learning of the addition and subtraction of integer was done by using the manipulative material that is line number (iconic phase); (3) in cycle III the learning process of the addition and subtraction of integer was done without using the manipulative material (symbolic phase). The research finding got from the learning of the addition and subtraction of the integers in cycle I, II, and III showed that there was an improvement of the students’ achievement those were 90.10%, 90.10% and 95.5%. Respectively based on the research findings, the researcher expected cases as follows: (1) the teacher should accustom the students to learn in group. Accordingly, the students can interacting each other, discuss, and help each other, (2) in the learning plans the teacher should pay attention on the time management so that lesson earn effective. (3) study with materials media of manipulative proven can improve the understanding of student. In consequence require to exercise and innovate in designing study by using materials media of manipulative.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen melakukan pembelian air minum dalam kemasan (AMDK):studi pada mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Negeri Malang oleh Fransiskus Bayu Tri Kristianto

 

Perkerrbangan dunia yeng semBkin *u:u d* teknologi yang semakin berkernbang mernbawa dampak pade dmia usaha. Persaingan yang ketat antara peru$ahasny ang memproduksib arang sejenis akan mendorongp erusahaanu nnrk lebih berpacu hasil produksinya, baik kuantitas atauprm kualitasnya. seryrentariatu perubahanj" ga teqadi pada perilaku dan sikap kritis konsumend alam memenuhi kebuhrhan dan keinginannya Usaha yang dilalarkan oleh konsumen dalam mernenuhik ebuhrtrannnyad iperrgaruhol leh berbagaif aktor. Faktor-faktory ang turut mempengaruhpi €riluku konsumend alam mernbeli produk rnaupunj asa antara lain berasal dari faktor intern dan faktor ekstem. Penelitian ini ingin mengetahui apakah faktor-faktor intemel atau faktorfaktor eksternaly ang mempengaruhki onsurnend alam membeli produk AMDK. Di dalam pelrelitian ini t€rdapat dua variabel yaitu variabel bebas (x) dan variabel (y). variabel bebas QQ penelitian ini adalah faltor ekstern sebagai (Xr) yang terdiri atas faktor kebudayaan (X1.1), kelas sosial (X1 2), kelompok referensi (X1.3), keluarga GKr.4)d an faktor-faktor intem sebagai( Xz) yang terdiri atas faklor motivasi (Xz.r), persepsi( X2.2),b elajar (Xz.r) dan sikap (Xz.q).S edangkanv ariabel terikat (Y) dalam penelitiani ni adalahk eputusank onsrunenm elalnrkanp embelianp roduk AMDK. Dtiqfau dari segi obyek kajiannya penelitian ini merupakan penelitian .flr Post Facto, data diperoleh denganm enggunakant eknik angket/kuesionerp. opulasi dalam penelitian ini adalah seluruh pembeli prduk AMDK disini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi universitas Neg.ri lvlalang angkatan 1999-2002, sedangkan sampelnya adalah 96 responden pembeli prduk AMDK di Fakultas Ekono'nri universitas Negeri ldalang, dimana sampel dialokasikan pada tiapaiap program shrdi yang ada pada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri lvlalang. Flasil penelitian bahwa secara parsial ada pengaruh yang signifikan antua faktor budaya, kelas sosial, kelompok referensi, keluarga, motivasi, persepsi,b elajar,d an sikap denganp erilaku mahasiswaF akultasE konomiU niversitas Negeri Nfulung dalam melalarksn pernbelian AMDK; secara simultan tcrdapat pengaruh yang signif*an antara kedelapan faktor yang meliputi faktor budaya, kelas sosial, kelompok referensi, keluarga, motivasi, persepsi, belajar dan sikap secara bersama-samate rhadap perilaku mahasiswaF akultas Ekonomi universitas Negeri lvlalang dalam melala*an AMDK. llal ini t€rbukti dari hasil analisis regresiy ang mentrnfuk{caann gkeR square0 ,811,h al ini berarti 8l,l% variasi dari kepuasan konsurnen dapat dijelaskan oleh variasi dari kedelapan variabel independen ll tersebut, sedangkan sisanya 18,9% dijelaskan oleh sebab-sebaby ang lain. Iful ini diperkuat derrgan nilai signifikansi F hitung 0,00 dimana nilai ini berada dibawah 0,005; fakto'ry ang dominan mernpengaruhki eputusanp erilaku mahasiswaF akultas Ekonomi Universitas Negeri lvlalang dalam melalarkan pembelian AMDK adalah faktorb udayad eryan niki bl sebesaOr 315 dan niki betau ntuk Xl sebesa0r "326. Saran yang bisa dikemukakan berkaitan de'ngan tsnuan yang diperoleh selamam elaksanakanp enelitian id Bdalah( 1) Saranb agi produssnp roduk AMDK produsen harus mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi konsumen untuk membeli p,roduk tersebut. Selain it;, mengetahui dan memperhatikan epa yang menjadi keinginan konsumen akan produk Air Minum dalam Kemasana dalahs angatp enting, misalnyam asakh jaminan kesehataruv ariasi kernsan dan ukuran produk dan bahkan masalah harga yang dapat dijangkau oleh konsumeri pada umunrnya (2) saran bagi konsumen, bahwa ada baiknya konsumen menrbeli dan mengkonsumsi produk AMDK. Karsna berdasarkan penelitian yang dilaksanakarLp roduk AMDK memiliki banyak manfaatd an keunggulan,a ntaral ain manfast kesehatan yaitu kebersihan dan keseterilan poduk dari kuman dan bakteri yang merugikan kesehatan"p emenuhank ebutuhant ubuh akan rmsur mineral yang terkandungd alam air. (3) saranu nhrk peneliti selanjutnyap, er'lud ilalcukanp enelitian lanjutan tentang kajian yang sama dan akan lebih baik jika melibatkan konsumen yang lebih luas lingkupnya, tidak hanya di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi universitas Negeri Malang saja, akan tetapi juga di kalangan mahasiswa dari fakultas dan Universitas yang lain.

Membuat tes penilaian keterampilan teknik pukulan underhand forehand clear pada peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMPK Widyatama Batu / Terry Indra

 

Indra, Terry.2013. Membuat Tes Penilaian Keterampilan Teknik Pukulan Underhand Forehand Clear Pada Peserta Ekstrakurikuler Bulutangkis Di SMPK Widyatama Batu. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setyo Budiwanto, M.Kes, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd. Kata kunci: Underhand Forehand Clear, ekstrakurikuler, Tes Penilaian. Olahraga bulutangkis sangat digemari oleh masyarakat Indonesia tidak sedikit masyarakat Indonesia yang menginginkan anaknya untuk menjadi atlet bulutangkis nasional sehingga mengikutsertakan anaknya dalam pelatihan – pelatihan di klub-klub bulutangkis ternama. Di Indonesia khususnya di Kota Batu sudah banyak didirikan persatuan-persatuan atau klub-klub bulutangkis yang diharapkan bisa mencetak pebulutangkis profesional. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan keterampilan bermain bulutangkis adalah kualitas metode latihan yang dikembangkan oleh pelatih serta sarana dan prasarana penunjang yang lengkap dan sesuai kebutuhan pelatihan. Tujuan latihan teknik adalah untuk mempertinggi keterampilan gerakan teknik dan memperoleh otomatisasi gerakan teknik dalam suatu cabang olahraga. Semakin baik program latihan dan sarana yang dimiliki suatu klub atau pelatih, maka akan semakin bagus pula kualitas atlet yang akan dihasilkan. Keterampilan dasar merupakan salah satu jenis keterampilan yang harus dipahami dan dikuasai oleh setiap pemain dalam melakukan kegiatan bermain bulutangkis, karena merupakan salah satu pendukung pokok prestasi olahraga. Tujuan penelitian ini adalah 1) membina dan mengembangkan siswa yang mempunyai bakat dan minat pada olahraga bulutangkis; 2) melatih peserta ekstrakurikuler bulutangkis agar menguasai teknik pukulan underhand forehand clear; 3) menyiapkan dan meningkiatkan prestasi bulutangkis bagi pemula untuk menjadi seorang atlet. Subyek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMPK Widyatama Batu yang berjumlah 30. Penelitian dimulai pada tanggal 4 Maret-13 April 2013 di lapangan bulutangkis SMPK Widyatama Batu. Hasil penelitian diperoleh hasil tes dari masing-masing testi kemudian di analisis menggunakan SPSS for windows 16.0 diperoleh koefisien validitas sebesar 0.810. Hasil tes dari masing-masing testi kemudian di analisis menggunakan SPSS for windows 16.0 diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0.819. Kesimpulannya pembuatan alat tes keterampilan bulutangkis yang telah dikembangkan peneliti ini valid dan reliabel untuk digunakan sebagai alat ukur tes keterampilan pukulan underhand forehand clear pada peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMPK Widyatama Batu.

Identifikasi kesalahan konsep materi kesetimbangan kimia melalui penggambaran mikroskopis pada siswa kelas 2 SMA Negeri 1 Pandaan tahun pelajaran 2003/2004 dan upaya menguranginya dengan strategi konflk kognitif oleh Fitry Indah Suradiana

 

Konsep-konsep kimia sebagian besar bersifat abstrak, memungkinkan siswaS MA mengalamik esulitanu ntuk memahaminyas ehinggac enderungte rjadi kesalahapne mahamanI.( esalahanin i diidentifikasi sebagaki esalahank onsepb ila terjadi secara konsisten. Salah satu cara untuk mengidentihkasi terjadinya kesalahakno nsepa dalahd cnganr nenggunakang ambaranm ikroskopis.K esalahan konsepy angt erjadi mungkin clapatd ikurangim elalui pembelajaranre midi dengan strategki onflik kognitif, Strategi ini meliputi empat langkah pokok, yaitu: (1) Identifikaski esalahank r)nsep,( 2) Penciptaans ituasik onflik padas trukturk ognitif siswa. (3) Pemberian bimbingan pada siswa untuk melakukan proses ekuilibrasi dan (4) Rekonstmksi pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetairui(:1 ) Pemahamans isu.ak elas 2 SMA tentangk onsep-konsepd alam materi kesetimbangan kimia melalui penggambaran mikroskopis sebelum dan sesudarhe midi. (2) Kesalahank onsepI 'ang dialami siswak elas2 tentangk onsepkonsep dalam materi kesetirnbangan kimia melalui penggambaran mikroskopis sebelum dan sesudah remidi, (3) Keefektifan remiCi dengan menggunakan strategi konflik kognitif dalam urengurangi kesalahan konsep yang dialami siswa kelas 2 tentang konsep-konsep dalar-n materi kesetimbangan kimia melalui penggambaran mikoskopis. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dan eksperimen.rU ntuk penelitian eksperimen rancangan yang digunakiur adalah one group pretestpostest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 2 SMA Negeri 1 Pandaan sebanyak2 79 oratg. Sampelp enelitian ini adalah siswa kelas 2.1 sebanyak4 0 orang yang diambil dengan teknik purposive sample (pengambilan bertujuan). Instrumenp enelitianb erupat es obyektifbentuk pilihan ganday ang terdiri dari 12 butir soal. Instrumen sebelurn digunakan diverifikasi terlebih dahulu, melalui uji validitas isi dan reliabilitas. Validitas isi dalam penelitian adalah 1 sedangkan reliabilitas tes diukr"rr dengan korelasi product-moment sebesar 0,9. Untuk uji keefektifan remidi dengan strategi konflik kognitif dalam mengurangi kesalahan konsep digunakan uji l. Dari hasil perhitungan pada penelitian ini diperoleh I sebesa1r 0,92s edangkatnu tuts ebesalr, ti9. Hasil penelitian ini diperoleh: (1) Pemahaman siswa tentang konsepkonsepd alam materi kesetimbangank imia melalui penggambaranm ikroskopis sebelum remidi sangat rendah dan sesudah remidi tergolong sangat tinggi, (2) Kesalahan konsep yang dialami siswa tentang konsep-konsep dalam materi kesetimbangan kimia adalah: (a) keadaan setimbang tercapai bila reaktan selalu habis bereaksi (51%); (b) konsentrasi reaktan tidak pernah tetap meskipun keadaan setimbang tercapai karena reversiber (30%); (kkeosnesteimntbraasnhig aasanild reaalakhsh i narsaisl. kinagli- mkosninsgde inptaransgpik eartekaaknds eid nigbaa(cng)"i kdroeuenmfgiuJaisenah,r en,a a tsetistl arknpayarain 9^r!:):"-1!,) _Faktyr Konsenrraszra t-zat yaynagn gb.e mreearkgsuib( 3{r9 %ir)a; r(gea) rpeetnaapmanb kaehsaenkt oimnbseannlgraasnai s dealalaluh *:P,cj::::^.jelimbayan mpkKeeeesnsnegegtgrigfmumenbs'aaaenakknrg neaga staknaekne leti isa maraabtrohaar enh ng kkdaoe.nkte ee afr rimsaaihireka kn $ha t5 n.r.%aeUna)e(; k 4rs*(5-giy 'b)1o e:p)A;re( kn0no; i n.png"rnk@i*.anut)a n inpa"t. eentk ".b.saleuin hraauni.lm . ga.n"ne gv ngolg;"l gur.emr,is)eer tsetnralatenggmi k aotnefrlkii ke skeotgimniTbtitaf^ ne"ngresak^tnitmui r9i.ak d*e.9as1rae mtim mbeaingguarkanen agria khep sraordauhka( 4nkg o"n/;s)e,s pe srrisa(w 3)a

Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar biologi siswa kelas 2 semeseter I SMPN 2 Purwosari Kabupaten Pasuruan oleh Elisma Shofiati

 

Berdasarkan hasil pengamatan di SMPN 2 purwosari Kabupaten Pasuruana, ktivitas dan prestasib elajar biologi yang relatifmasih rendahb erkaitan dengan adanya kecenderungan pola pembelajaran dimana siswa kurang aktif dalam mengikuti pelajaran, pembelajaran menjadi kurang bermakna dan tidak menarik, sehingga berdampak siswa tidak mempunyai gambaran dan pemahaman yangu tuh terhadapk onsepy ang dipelajari. Pembelajarank ooperatif minawarkan beberapa model, salah satunya model srAD. Melalui pembelajaran kooperatif model srAD siswa dapat terlibat aktif selama proses pembelajaran dan memberikan kesempatan untuk bekerjasama antar siswa dengan kernampuan heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan prestasi belajar biologi siswa kelas 2 semester I sMpN 2 purwosari Kabqpaten PasuruanP. enelitian ini dilaksanakanp ada semesterI tahun pelajaran 2004n00s yang dilaksanakans elama2 siklus. Setiap siklus sebanyak2 kali pertemuan Penelitianin i dilaksanakanm ulai bulan Juni - oktober 2004. subyef penelitian adalah siswa kelas 2 SMPN 2 Purwosari Kabupaten pasuruan. Jumiah siswa sebanyak 49 orang 34 laki-laki dan 15 perempuan. Data penelitian berupa aktivitas yang dikumpulkan dengan teknik observ"asi, ca,rthn lapangan, dan a1$et, Data prestasi belajar dikumpulkan dari hasil tes yang dilaicukan setiap akhir siklus. Hasil penelitian menuqiukkan data aktivitas siswa mengalami peningkatany aitu rata-rataa ktivitas siswa pada siklus I adalah 26,520/o(t ingkat kurang), 25,650/o(t inekat sedang), dzn 47,83o/o(t ingkat baik) dan pada siklus II ada.lah1 7,14%( tingkat kurang), 34,760/o(t ingkar sedang), dan 4g',09o/(oti ngkat b{\), Daa qrestasi belajarmenunjukkan perolehan skoi rata-rata pada siklus I adzlah7 4,13d an padas iklus II 95,95.B erdasarkand ata tersebutt eititrat bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan aktivitas danprestasbi elajarb iologi, sehinggad apatd igunakaniebagasi aLh satua lternatif modelp embelajarabni ologi.

Studpedia sebagai media alternatif PAIKEM untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMA Negeri 2 Malang / Dewi Fartimah

 

Kata Kunci: Studpedia, PAIKEM, aktivitas belajar, hasil belajar, TIK. Studpedia merupakan website pembelajaran yang mengintegrasikan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Studpedia dengan konsep yang sedemikian rupa, muncul atas dasar sebuah fakta tentang rendahnya akti-vitas belajar siswa di berbagai sekolah, salah satunya adalah SMA Negeri 2 Malang. Sekolah ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkannya website pembelajaran, karena memiliki infrastruktur berupa wifi/hotspot, komputer di laboratorium dan multi-media yang bisa diakses di luar jam pelajaran, serta komputer di aula dan perpustakaan yang bisa diakses kapan pun selama jam sekolah berlangsung. Selain itu, sebesar 70,3% siswa memiliki laptop. Akan tetapi, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebesar 83,8% siswa menyatakan tidak ada tugas yang mengharuskan mereka untuk akses inter-net. Padahal, 78,4% siswa menyatakan butuh website pembelajaran untuk menunjang pembelajaran mereka. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengem-bangkan Studpedia sebagai website PAIKEM serta mengetahui kelayakan Studpedia sebagai media pembelajaran TIK. Kelayakan tersebut tidak hanya dilihat dari segi vali-ditas Studpedia sebagai media pembelajaran secara teknis, namun juga dilihat dari ke-layakan implementasinya pada pembelajaran. Kelayakan secara implementasi dilihat dari kemampuan Studpedia meningkatkan aktivitas dan hasil belajar TIK siswa. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan rancangan penelitian dan pe-ngembangan Sugiyono (2009) yang dilengkapi dengan metode waterfall. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil akhir dari penelitian dan pengembangan ini berupa Studpedia yang memiliki fitur ma-teri, upload file, membuat artikel, dan diskusi. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian. Pertama, Studpedia layak digunakan sebagai media pembelajaran TIK di SMA Negeri 2 Malang, serta tidak perlu adanya revisi. Berdasarkan hasil uji validitas dan uji coba, di-peroleh hasil akhir sebesar 93,33% untuk ahli media, 95,83% untuk ahli materi, 98,21% untuk guru TIK, dan 83,52% untuk uji coba siswa. Dari keempat data tersebut, didapatkan persentase rata-rata validitas Studpedia sebesar 92,72%. Kedua, penggunaan Studpedia pada pembelajaran TIK mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa, karena aktivitas belajar yang tidak relevan dapat berkurang dan aktivitas belajar yang relevan dapat meningkat (script video). Selain itu, persentase rata-rata aktivitas belajar siswa meningkat dari 22% menjadi 30%. Ketiga, penggunaan Studpedia pada pembelajaran TIK mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan pencapaian rata-rata indeks gain sebesar 0,36 atau masuk dalam kategori peningkatan yang sedang. Untuk pengembangan selanjutnya, dibutuhkan web server dengan bandwidth yang lebih luas dan diperlukan peran guru untuk memantau aktivitas belajar siswa pada Studpedia. Selain itu, untuk mendapatkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar yang signifikan, perlu dilakukan penerapan Studpedia untuk beberapa kali pertemuan.

Perbedaan prestasi belajar geografi antara metode kooperatif mode JIGSAW dengan metode konvensional di Madrasah Aliyah Mambaul Ulum 2 Ponjanan Timur Batumamar Pamekasan oleh Sunnah Jasuli

 

Metode ceramahd alamp embelajaranG eografim asih dianggapp aling ampuh dan lazim digunakan oleh guru, tetapi m€tode ini masih belum mampu memecahkanm asalah-masalayha ng ada.B erdasarkanm asalaht ersebut maka dicobalah memilih metode baruyang ditemukan oleh Elliot Aninson (1999) di Texas Amerika yaitu Metode KooperatifModel Jigsaw. Pemitihan metode p^seemlabmelaa jaranin i dapatb erdampakp ositif terhadapp restasib elajal geografis iswa. ini metodep embelajarany ang seringd ipakai khususnyad i MA. Mambaul lllum 2 PonjananT imur Pamekasana dalahp embelajarank onvensionald engan metode ceramah. Ternyata kurang mampu meningkatkan prestasi belajar georafi siswa khususnyapada subpokok Bahasan suber Daya Manusia. Berdasalkan permasalahaine riebut di cobalahm etodep embelajarank ooperatifm odelj igsaw ' Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah plestasi belajar Geografis iswak elas I MA. Mambaul ulum 2 PonjananT imur Pamekasanya ng diajar denganp embelajarank ooperatifmodelj igsaw berbedaa taul ebih_tinggdt ari puia Vungd iaj- denganp embelajarank onvensionald alam pengajaranS ubpokok Bahasan Sumber Daya Manusia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan rancangank elompok control denganp ascat es (post test only control group designj. populasidalam penelitian ini adalah siswa kelas I MA. Mambaul Ulum 2 ponfananT imur pamekasanS emesteIrI Tahun pelajaran2 00212003S. ubjek penelitian adalah 80 orang siswa yaitu kelas Ia Kelompok Eksperimen dan Ib kelompokK ontrol. Dalam pelaksanaannykae lompok eksperimendiajard engan menggunakanm etodep embelajarank ooperatifm odelj igsaw dan kelompok "ontrot diajar dengan metode konvensional dengan metode ceramah . uji prasyaratV angd igunakana dalahuji normatitas,u ji kesamaanduar ata-rata,d an u-j i homogenitasS. edangkaunj i hipotesisnyma enggunakanujti Dari hasil analisisd iperoleht 56,o,1 1,696> tt"u"r1 '667b erarti prestasi belajar geografis iswaM ambaul Ulum 2 PonjananT imur Pamekasany ang diajar oenganm etoaep embelajarank ooperatifmodelj igsaw berbedad engany ang diajar melalui pembelijaran konvensional dengan metode ceramah dalam pengajaran Subpokok Bahasan Sumber Daya Manusia. Terlepasd ari kelemahand an kekuranganin strumeny ang diujikan dalam penelitian ini, kiranya penelitian serupa perlu dilakukan disekolah lain, sehingga diharapkanjug a dapatmenghasilkapnre stasbi elajary angl ebih baik

Hubungan antara aktivitas siswa dalam CBSA dengan prestasi belajar pada mata pelajaran geografi MTs Roudlotul Muta'abbidin Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Laomonga tahun pelajaran 2002 / 2003 oleh Muhaimin

 

Kebcrhzsilan pembelajaran m€nuntut adanya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan proses belajar mengajar sebagai salah satu F19nt prestasbi elajarn ampaknyam emiliki dominasip entingm engingatp roses belajarm engajarm erupakans aranau tamas iswad alamm emperolehp engetahuan. Pelaksanaacna ra Belajars iswa Aktif (cBsA) menyebabkaank tivitai siswad apat dikembangkana,k tifitass iswad alamp rosesb erajarm engajary angb erpolac BSA sangat menenhftan hasil belajarnya. Pada saat ini masih banyak dijumpai guru yang tidak melibatkan siswa dalam prosesp embelajaranG. uru tera'ggupun bahwas uatup engetahuand apatd ipindahkans ecamu tuh ke dalam otak anai tarpa melibatkana nak didiknya dalam pembelajaranp. restasi belajar siswa dapat diperoleh setelah siswa mengikuti tes yang dilaksanakan oleh guiu. Hasil presrasi belajars ifatnyab ailq sedangd anjelek. Penelitiani ni bertujuani ngin mengetahuai da tidaknyah ubungana ntara aktivitass iswad alamc BSA denganp restasi berajarg eogrart,s edangland alam ryngumpuland ata menggunakanm etodeo bservaspi ada siswa dan metodet es. observasi untuk mengetahui aktivitas siswa dalam bgsn sedangkan tes untuk mengetahui prestasi siswa Data yang diambil adalah datz primei. Tehnik yang di$uakan dalam menganalisisd ab adalahk orelasi product Moment densant araf kepercayaang5o/o. Berdasarkan hasil analisa data tersebut dapat disimpulkan : Terdapat hubungan yang positif rlan sigrifikan antara aktivitas siswa daiam cBSA dengan gr_estasbi elajar mata plajuan geografi di Madrasah Tsanawiyah Roudlotul Muta'bbidin Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten l,amongan tahun pembelajaran2 002/2003s emesterg enap dengan r hitung 0,712, fada taraf kepercayaa9n5 % denganju mlah sampel8 0 di dalamt abel r kritik menunjukkan angka.0,22a0t aur hitungl ebih besard ari padar kitik sehinggam enolakh ipotesis Ho ini berarti ada hubungan. Deirgan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara ahivitas sisw.ad alamc BsA denganp restasbi elajarm atap elajarang eografi,o leh sebabit u llgt g_*o agar selalu mengembangkanG BSA dalam mengajarkanyaju ga diharapkana gars iswaa ktifdalam belajarg eografiy angd iikuti selringgap restasi belajamya bisa meningkat.

Pengaruh pengintegrasian nilai-nilai agama padasub pokok bahasan keanekaan flora dan fauna terhadap prestasi belajar geografi siswa kelas I MAN Malang I oleh Nu'man Khumaidi

 

Madrasah Aliyah adalah sekolah menengah umum yang berciri khas agama Islam Ciri khas itu ditunjukkan dengan keberadaan mata pelajaran berdimensi agama yaitu Qur'an-haditsa, qidah-ctkhlaqf,i kih, BahasaA rab dan sejarahk ebudayaanIs larn dalam kurikulum. Keberadaan ke-4 mata pelajaran tersebut tentunya mengurangi alokasir vaktuu ntuk mata pelajaranu mum. Padahals esuaid engant argetk urikulum, siswa Madrasah Aliyah dituntut untuk menguasai dan berprestasi yang sama dengan siswa SMA. Akibatnya beban yang ditanggung oleh siswa Madrasah Aliyah lebih berat. Hal ini ditambah dengan rata-rata input siswa MA yang lebih rendah dari pada lnput SMA. Sehinggap restasbi elajarm atap elajaranu mum siswaM adrasahA liyah rata-rata lebih rendah dibandingkan dengan siswa SMA. Penelitian ini bertujuan mencari format terbaik pembelajaran geografi di Madrasah Aliyah dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai agama yang tercantum dalamA l-Qur'an dan Hadits ke dalam materip embelajarang eografi.S ebagasi alah satu inovasi pembelajaran geografi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhp engintegrasiann ilai-nilai agamad alam pembelajarang eografi terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptifkuantitatifdengan subyek penelitian sisrvak elasI MadrasahA liyah Negeri Malang tahun pelajaran2 0021200.3 D ata penelitian diperoleh melalui pemberian tes awal dan tes akhir serta wawancara tertulis. Data yang diperoleh dari lapangan kemudian dianalisis dengan uji homogenitas,u ji kesamaanr ala-rata,u ji F, uji nonnalitas dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denganp engintegrasiann ilai-nilai agama pada sub pokok bahasan keanekaan flora dan fauna pada kelas I MAN Malang I ada peningkatan yang signifikan terhadap prestasi belajar geografi siswa. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji t terhadap nilai tes akhir dan gain siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang menghasilkan t hitung sebesar 4,805 untuk nilai tes akhir serta 3,694 untuk gain. Nilai t hitung tersebut lebih besar dari pada hargat tabel( 0,99X34)y aitu sebesa2r ,704.

Studi eksperimentasi pengaruh metode diskusi terhadap prestasi belajar geografi di kelas I MA Salafiyah Siman Sekaran Laomongan oleh Muhlisin

 

Pemilihanm etodep embelajaragne ografiy ang tepatd apatb erdampakp ositif terhadapp restasib elajar geografi siswa. Selamap embelajarany ang seringd igunakan khususnyad i MA "Salafiyah"S imanS ekaranL amongana dalahp embelajaramn odel konvensionayl aitu metodec eramah.T ernyatak urang mampum eningkatkanp restasi belajarg eografis iswa.B erdasarkanp ermasalahatne rsebutd icobakanp em-belajaran denganm enggunakanm etoded iskusi. Salah satu metode mengajar yang penulis anggap baik dalam kaitannya dengan penyampaian materi pendidikan geografi adalah metode diskusi. Karena denganm etodei ni gurua kand apatm enyampaikapne ngalamabna ik secarala ngsung maupun tidak langsung kepada siswa mengenai suatu proses atau suatu masalah yang harusd idiskusikans, edangkansi swas endiria kanm enyampaikaanr gumentasdia lam arti ia akan mengajukanp endapatd alam rangkap enyelesaiante rhadaps uatup roses danm asalahy angd ijadikank ajiant ersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuip erbedaanp restasib elajar siswa yang diajar menggunakan metode diskusi dengan siswa yang diajar dengan menggunakamn etodec eramahp adap endidikang eografi. Penelitian ini dilakukan dengan menggrmakan metode eksperimen dengan pofau nit paralel.R ancanganp enelitiany angd igunakana dalah" Randomi:edc onrrol Group Pretest-Postest Design". Penelitian ini dilakukan di Kelas I MA Salafiyah SimanS ekaranL amongan,d enganp okok bahasanp engetahuapne ta.A nalisis hasil penelitian yang dipakai adalah analisis t test. Langkah-langkah yang digunakan di dalamp erhitungana dalahm enghitunga nalisap erbedaamn ean. Hasil penelitiani ni menunjukkanb ahwam etoded iskusid anm etodec eramah mempunyaip engaruhp erbedaaanp restasib elajar yang sangatt inggi pada tingkat penguasaans iswa terhadap materi pelajaran. Jurnlah siswa yang mencapait ingkat prestasib aik dalam kelas yang menggunakanm etoded iskusi lebih banyakd ibandingkand engans isway ang diajar menggunakanm etodec eramah. Berdasarkanh asil penelitiani ni, telah ditemukanb ahwat 616,o: 4.253 lebih besarj ika dibadingkand engant ut"t: 2,021. Dengand emikiand apatd isimpulkan bahwa: terdapatp erbedaanp restasib elajara ntaras isway ang diajar menggunakdn metode diskusi dengan menggunakan metode ceramah, pada pelajaran geografi di kelasI MA SalafiyahS imanS ekaranL amongan.

Peranan Ansor Nahdatul Oelama dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun 1948 oleh Hariyani

 

Pemberontakan Madiun adalah suatu peristiwa dalam sejarah revolusi Indonesiay ang terjadi antaraS eptembesr ampaid enganD esember1 948d idaerah Madiun dan sekitarnyaD. alam peristiwiai tu seluruhe lite birokrat, polisi, tentara, guru, kiai, dan sebagian besar kepala desa dibunuh PKI. Dengan terbunuhn-va mereka, pihak FDR/PKI menggantikan posisi-posisi vital yang ada di pemerintahan daerah dengan aparat pemerintahan yang baru yang terdiri dari kaum komunis. Sebagaoi rganisasyi ang paling kuat untuk melawanP KI adalah organisasi Nahdatul Ulama yang dipelopori oleh pemudanya yang disebut Gerakan Ansor yang mendapat dukungan dari organisasi masa NU lainnya. Untuk menghadappi ersoalanit u perlu di adakanp enulisans ejarahlo kal. Daerahy angd i jadikan fokus adalah daerah Madiun. Sebab daerah ini merupakan basis utama bagi PKI dalam menyusun segala aktivitasnya untuk mempersiapkan segala strategi perebutan kekuasaan. Rumusanm asalahd alam penelitian ini adalah (l) Bagaimanaja lannya pemberontakanP KI di Madiun 1948d an (2) Bagaimanap erananA nsor Nahdatul Oelamad alamp enumpasapne mberontakaPn KI di Madiun 1948. Tujuan yang akan dicapai yakni untuk mengetahui jalannya pemberontakan PKI di Madiun dan peranan Ansor Nahdatul Oelama dalam penumpasapne mberontakaPn KI di Madiun 1948. Metode yang di gunakan dalam penelitian adalah metode penelitian histories yaitu merupakan cara atau prosedur pemecahan masalah penelitian dengan menggunakan data masa lampau untuk memahami suatu kejadian. Penelitian histories menggunakan 4 tahap yaitu: (a) heuristik, (b) kritik, (c) interpretasi,da(nd ) historiogafi . Dalam meneggakkan Negara Republik Indonesia yang baru merdeka, PKI berupaya akan merubah Negara Indonesi menjadi Negara Komunis.PKl oleh Amir dan Musso yang bertujuan untuk merebut kekuasaan Negara RI yang dipimpin oleh Soekamo dan I-Iatta.Salah satu tindakan PKI yaitu menyefttng pesantren-pesantrefyl ang ada di Magetan seperti pesantrenT akeran, pesantren Dagung dan pesantren Tegalrejo. Tindakan ini melanggar peraturan Negara menurut Hukum, malahan berubah kearah teror. Gerakan Ansor berperan sebagai laskar yang membantu TNI bersama-sama bergerak dengan cepat untuk membasmi dan menumpas gerombolan PKI yang menjadi musuh besar bagi Neeara.

Penumpasan terhadap rencana gerakan separatis bultiken di Tanjung Palas 1964 oleh Zakaria

 

Dalamperspektifsejarah,gerakanBultikenbisadikategorikansebagat gerakans epa.ahsmes,e paratismele sungguhnyat elah lama dikenal' terutama s"emanjakke hidupanm asyarakatm anusia mengenalp ernbentukanb angtman torn*iutpolitihyangbesar,vaitudalambentuknegaraataukerajaan-besetu ".gr" In^V..tui p"nd"t *gnya. Penelitian gerakan separatis Bultiken im *Joguru mnnif< eff tingkA lokal yakni antaraT NI yang berhaluank iri dengan pihaf kesultananB ulungan.K elompokm ilito padas adti tu sangart entanu ntuk disusupoi leh kekuatar-iekuatanp olitik yang ada dalamh al ini adalahP KI yatg r*gut^g"o.ar. Gejolakd emikianit u tidak hanyat erjadi padat ingkatp usat,t etapi di da€rahp unjuga menunjukkanh al yangs erupaT elaht erjadip ersaingan.antara berbaga*ig al;r^i politikyang adad i daeraht,a k terkecualdi i daerahB ultmgan Outu- ln€rJUust lmpati. assa. Pe"iati*a pembakaraIns tanaB ulungand, alamh al ini bisa dieja lebihjauh betapat entaray ang melakuanp enumpasasne benarnya adalah takdk PKI yang kalah dalam merebut simpati kelompok kerajaan Bulungan. Berdasarkanla tar belakangd i atas, maka dapat kita ambil inti-inti permasalahadne nganm erumuskanm asalahnysae bagabi erikuf (l) Bagaimana londisi Bulungans ebelumr encanag erakans eparatisB ultiken tafum 1964?( 2) nagaimanakatrsejaraBhu lungans ebelumt erjadinyag erakm separafisB ultiken 1964?(3 ) Bagaimanakatehd adi peristiwap eilrmpasante rhadapr€ ncanag erakan separatiBs ultiken 1964?S dangkant ujuan yang ingin dicapaid alamk ajian ini aAAan1 t; Untukm endapatkadna tao bjektifkondisiB ulungans ebelumte rjadinya peristiwap enumpasatne rhadapre ncanap unberontakanB ultikent atun 1964.( 2) Untuk mendapatkadna ta yang objektif tentangs ejarahd ari KerajaanB ulungan s$elun ponberontakan Bultike'lr? (3) Untuk mengetahui kronologis yang berkaitan dengan peristiwa perurmpasante rhadap retrcana pernberontakan Bultikentahu1n9 64. Adapun metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitians ejarahd enganl angkah-langkah euristik, laitih interprestasid, an historiognfi, khusus pada penelitiani ni dikombinasid enganw awancarad an observaspi adat ahaph euristik. Hasil penelitianm engenarie ncanag erakans eparaSBs ultiken ini (1) Jika di pardmg dari kondisi geografisK erajaanB ulungans angats trategiste rnpamta yakni dipinggiran Sungai Kayan sehinggam emudahkannu ntuk berhubungan dengand unial uar, secaras osiok ulturalk erajaanB ulungany angm ayoritasd ihuni oleh suku Bulungan,a kant etapi dalamp embauranti dak terdapate kses,k arena masiha da suku lain sepertiT id',ng Kenyahd an lain-lain,( 2) SejarahK erajaan xll

Pengembangan media pembelajaran kimia pada materi reaksi kimia untuk siswa SMP kelas VII / Bagus Adi Hermawan

 

Kata kunci: media pembelajaran, komputer, reaksi kimia Mata pelajaran kimia menurut kurikulum tingkat satuan pendidikan, mulai diberikan pada tingkat SMP. Materi yang dipelajari dalam ilmu kimia ada yang bersifat abstrak terutama reaksi kimia karena dalam pembelajaran reaksi kimia yang perlu diperhatikan tidak hanya dipandang dari segi makroskopisnya saja, melainkan juga dibutuhkan pendekatan secara mikroskopis agar siswa mampu mengenali gejala alam lebih dalam. Menurut Piaget siswa SMP berada pada tahap transisi dari fase konkrit ke fase operasi formal, maka diharapkan sudah mulai dilatih untuk berpikir abstrak dan mengenal IPA secara menyeluruh. Berdasarkan uraian di atas, sangat dibutuhkan suatu media pembelajaran kimia yang interaktif dan menarik sehingga dapat meringankan beban pengajar dan siswa khususnya siswa SMP dalam membangun pemahaman awal mereka tentang reaksi kimia. Tujuan penelitian pengembangan media pembelajaran reaksi kimia untuk SMP kelas VII adalah terwujudnya media pembelajaran reaksi kimia yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa SMP kelas VII dan mengetahui tingkat kelayakannya. Model pengembangan yang digunakan mengadopsi pada Dick and Carrey dengan beberapa penyesuaian yang diperlukan yaitu: (1) mengidentifikasi tujuan umum pengembangan media pembelajaran, (2) melakukan analisis materi pembelajaran, (3) mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa, (4) merumuskan tujuan performansi, (5) mengembangkan butir butir tes acuan patokan, (6) mengembangkan media pembelajaran, (7) mendesain dan melaksanakan uji kelayakan hasil pengembangan, (8) merevisi hasil pengembangan media pembelajaran, (9) produksi. Tahapan pengembangan media pembelajaran ada 5, antara lain: (1) membuat story board, (2) studi literatur, (3) membuat diagram alir, (4) pembuatan animasi dan video, dan (5) pemrograman. Validasi yang dilakukan ada 2 macam, yakni: (1) validasi isi dan desk tryout desk tryout, dan (2) validasi uji terbatas. Validasi isi dan tampilan dilakukan oleh 2 orang dosen kimia Universitas Negeri Malang dan validasi uji terbatas dilakukan oleh 2 guru SMP/sederajat. Hasil Pengembangan berupa media pembelajaran pada materi reaksi kimia untuk siswa SMP kelas VII dalam bentuk compact disc yang telah mengalami beberapa revisi sesuai saran dari validator. Validasi hasil pengembangan oleh validator ahli isi dan desk tryout media pembelajaran berturut–turut menunjukkan persentase kelayakan media pembelajaran sebesar 72,2% dan 96,3% sedangkan hasil validasi uji terbatas dari validator I dan II berturut-turut menunjukkan persentase kelayakan media pembelajaran sebesar 89,5% dan 86,0%. Hasil validasi tersebut menunjukkan kriteria layak sebagai sebuah media pembelajaran

Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dalam menumbuhkan sikap positif mahasiswa terhadap fisika dan meningkatkan prestasi belajar fisika mahasiswa Program StudiPendidikan Fisika FMIPA Universitas negeri Malang oleh Tutik Wahyuni

 

e offt pada tahun tf.tA"*t ZOOZIZiOOA:O apa*an bahwa sikap mahasiswa terhadapfisikma asih, -g"i."nadr, selaini tu prestasib elajarm ahasiswa juga masih rendahH. al ini ditmjukkanrf"ii p".if*o touttaiiswa selamap rosesb elajar mengajar l;;;J;;g"tr banyaknya mahasiswa yang memperoleh nilai tes di bawah rata- ;;.i;;;relitianini io"r"r, *t* In*ur"uuttt* sikap positimf ahasiswa terhadapfis ika sertam en*gk"td;;thsi belajarf isika mahasiswa hogram Studi PendidikaFn isika FMIPA UM' penelitiani -nl"*p;un penelitiank ualitatify angb erberrtukti ndakank elas V*g dr*"ung Aaulrr auu"*f t" iegiatan -subyek penelitianin i adalahm ahasiswa programs tudip endidrkann rik tair B offD Ltrun ajaran2 A02DA$ dengan jumlah mahasisw3a5 orang'n ot"J* pengumpuladna tad alamp enelitian ini adalah dengan p"-UL.i* angket sikap *uftu.;t*u t"* adap fiska' tes prestasi'.observasi serta iatatanl up*g* danw awancaraD' atay angt erkumpuld ari hasil rylsarnatan' **t", d;,J, prestasai anaisis.T eknisa nalisisy anud ieunakan dalam penelitian inr adaldr(l) reduksi data(,2 )paparand a.ta(' 3) p"nulUi tttimpulan' Kehadiran p.".iiti di ioiasi penelitiana dalahs ebagapi engumpudl ata' Hasil penelitianr n"t*:"tft* U"tt*a pimUitaiar.anU Tn*'T-"1"1,:t- U"rp"tg u*I, besarp adam ahasiswbae rkemampuasne dangS' ecara umum sxap ,"["ril*" t".rruaurir rritu **io*al ditunjukkand engan (r) suasanake last idak gaduh(2 )maharir*u*. n|-ekd'k* id*V-"( 3) mahasiswbae rtanya pada penyajian kelas( 4) persentasreu tu-ltuiitup mahasiswtae rhadapO t*-11T :fJ^: lJce siklus lI rn"ngutar*p eningkatanP.r estasbi elajarf isikam ahasiswma enmgKat' nal InI it*:i;*t^tiJ*g?t meningkatnva "tt": "-"?:TF l"s prestasmi ahasiswaR' ata-rata i,urifi"t prestasiawaml ahisiswaa dalah4 9,88'R ata-ratah asilt esp restast mahasiswap adas iklusI iaaun d,n . Rata-ratahasitle sp restasi mahasiswap ada siklusI t adalah6 4,63.d;;; demikianh, asily angd iperolehs udah sesuahi ipotesis tindakany angd iajukan,v at"JU"natU "ttwap embelajarakno operatifm ode|S TAD J"p", -.ir#uur,r.- ,itup fsitif mahasiswate rhadapfi sika sertam eningkatkan prestasbi elajarf isika mahasiswa'

Pemberian bimbingan berpikir kreatif untuk meningkatkan pola pikir kreatif, motivasi, dan prestasi belajarfisika siswa kelasI SLTP Negeri 10 Malang oleh Endang Sri Wahyuningdiah

 

Fisikam erupakans alahs atuc abangIl mu PengetahuaAnl am yangd iperoleh melaluim etodei lmiah. Salahs atut ujuanp embelajarafnis ika SLTPa dalahm eningkatkand ayan alar untuk memecahkanm asalahs ehari-harit erutamay angb erkaitan denganp emahamank onsepf isika atau prinsip fisika. Oleh karenai tu dalam pembelajaranf isika harusd apatt e{adi prosesil miah, antaral ain denganm elaksanakapnr oses pembelajarand enganm etoded emonstrasdi an eksperimend isertai bimbinganb erpikir kreatif. Melalui bimbingan berpikir kreatif, guru melatih siswa mengembangkan ketrampifanb erpikirnyad enganc aram engamatmi emperhatikanm, enginfer,m encari persamaand an perbedaans etelahp adas aata tau sesudahd iperlakukan,m enentukan hubungans ebaba kibat,k orelasi,g eneralisaskil asifikasid anh irarki, sehinggad apat meningkatkanp ola pikir kreatif sisway angb erdampakp adam eningkatnyam otivasi siswad ank eaktifans iswau ntukm emahamkio nsepy angb erimplikasdi ampakp raktis padap eningkatanp restasbi elajarf isika siswa. Berdasarkahna l di atas,m akap enelitiani ni bertujuanu nhrkm elihatp engaruh dari pemberianb imbinganb erpikir kreatif selamap rosesp embelajaratne rhadapp eningkalanp ola pikir kreatif siswa,m otivasid ank eaktifans iswas ertap restasbi elajarf isika siswas elamap rosesp embelajaranb erlangsungP. embelajarand ilaksanakand engan menggunakamn etoded emonstrasdi ane ksperimend isertaid enganb imbinganb erpikir kreatifpada pokok bahasan suhu. Peneilt i an ini rne ng gunakanp endekataknu ali tatif deng anj enis peneilt i an tindakank elas.S umberd atab erasadl ari SLTPN egeri l0 Malang.S umberd atad iklasifikasikana tasd atap rimer dand atas ekunderD. atap rimerb erupap ertanyaan-pertanyaan dalamb imbinganb erpikir kreatif yang diajukan guru danj awaban-jawabans iswa. Sedangkand ata sekunderb erupan ilai ulanganh arianp adap okok bahasanp esawat sederhansae rtah asil wawancarag urud ans iswa.T eknik pengumpuland atay angd igunakana dalaho bsewasiw, awancarad and okumentasiT. eknik analisisd atay angd igunakany aitu (1) reduksid ^te,( 2) displayd ata,( 3) kesimpulanv erifikasid anr efleksi. Hasil analisisd atad apatd isimpulkanb ahwa:s iswad apatm eningkatkanp ola pikir kreatifnyat erlihatp adap erilakuk ogaitif siswab erpikirl ancar,b erpikirl uwes, berpikir orisinal dan berpikir terperinci dalamm enjawabp ertanyaan-pertanyaaanta u instnrksis ebagabi imbinganb erpikir kreatif, meskipunm asih memerlukant untunan dan acuan unfuk rnenjawab wrturyaangunr, dan motivasi dalam diri siswa meningkat yangb erdampakp adak eaklifans iswas elamap rosesp embelajaranh,a l ini terlihat padap erilakua fektif siswa,b eranim engambirl esiko,m erasakanta ntanganr,a sai ngin tahu,i rnajinasis ehinggap emaharnasni swap adak onsepm enyeluruhy angb erimplikasi dampakp raltis padap restasbi elajars iswam eningkatt,e rlihatd ari nilai rata-rata ulanganh arians ebelumd iberi tindakan( padap okokb ahasanp esawast ederhana) sebesa4r8 ,2m enjadi6 1,0p adan ilai rata-ratak elasu langanh arians esudahd iberi tindakan (pada pokok bahasan suhu). Dalam penelitian ini disarankan untuk lebih meningkatkan kuaritas pembelajaran dengan bimbingan berpikir kreatif karena pemberian bimbingan ini lebih meningkatkanp ola pikir siswad alam memahamik onsepd an siswaa kant ermotivasi belajary angb erdampakp adak eaktifans iswad alamp ernbelajarakna renas elalu ditanyao leh guru,s ehinggap emahamasni swap adak onsepm enyeluruhd and apat meningkatkanp restasbi elajars iswa. ii

Perjuangan penduduk Pasir Dalam Usaha bergabung kembali dengan Kalimantan Timur 1950-1961 oleh Ahdi Hendranu

 

Daerah Pasir dimasukkan wilayah Kabupaten Kota Baru. Kalimantan Selatan denganK eputusanM enteriD alamN egeriR I Yogya tanggal ?9 ]lli 1950N o' C- 17ll5B. Sebelumnyap asir merupakanb agiand ari wilayahK alimantanT imur. KeputusanM endagrit ersebutm enimbulkanp rotesp endudukP asirk arenad inilai tidak demokratis dan tidak sesuai dengan keinginan penduduk Pasir yang menginginkand aerahP asird igabungkank e dalamw ilayahK alimantanT imur dan diberi status KabuPaten. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) apa latar belakang perjuangan penduduk Pasir memasukkan kerntrali daerah Pasir dalam lingkup aaminstiasikalimantanT imur padat ahun 1950-1961?d an( 2) bagaimanap roses perjuanganp endudukP asirm engembalikhaPn asirk e dalamw ilayahK alimantan Timur t-SSO-tgetf . Tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahuil atar belakangp erjuanganp -enduduPk asirm emasukkank embali daerahP asird alam lingkupa iministrasi KalimantanT imur danu ntuk mengetahupi rosesp erJuangan p"o'AoOnt Pasir mengembalikkan Pasir ke dalam wilayah Kalimantan Timur 1950-1961. Penelitian Pe{uanganP endudukP asird alamU sahaB ergabungK embalid engan Kalimantan Timur 1950- t96 I ini adalah penelitian deskriptif dengan bentuk studi kepustakaan(t ibrary researclz)d an metodey ang digunakanadalahm etodeh istoris yang bertumpu pada empat langkatr, yaitu: heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. ftasil penelitianin i menunjukkanb ahwaP erjuangane eld$uf Pasird alam UsahaB ergabungK embalid enganK alimantanT imur 1950-1961b erlatarb elakang ekonomid enganp ertimbangane fisiensi waktu, tenagad an biaya karenab aik jalan daratm aupun-sungai/laulet bih singkatk e KalimantanT imur dari padak e Kalimantan Selatan.p irjuangan pendudukP asir ditandai dengand ikeluarkannyar esolusi pendudukP asirb erdasarkanh asil rapatp endudukP asirK ampungS ungaiT uak dan ione di Tanah Grogot pada tanggal 10 September 1950 yang disampaikan kepada Mentri Dalam Negiri dan instanii pemerintahante rkait, pejabatp emerintahante rkait sertap orsd i Pasir-danre daksMi asjarakaBt aru di Samarindau ntukd isiarkan- Pe{uangan penduduk Pasir mendapat dukungan tiga partar polihk yang ada di Pasir, yaiiu: rfrt, Masyumi dan NU yang kemudian ketiganya melebur dalam ^satu panitia pe4,.a"gu" yang diberi nama Fanitia Pemmtut Kabupaten Pasir tahun 1957 untuk -"nd.*f. p"*Jrintut agars egeram emenuhit untutanp endudukP asir. Secarad ei ure pe{uangan penduduk Pasir berhasil dengan dikeluarkannya uu No. 27 tahun 1959 i"nLttg P".Uentukan DaerahT ingkat II di Kalimantan.L IU ini menetapkanP astr dimasukkan dalam Provinsi Kalimantan Timur dengan satus Kabupaten Daerah Tingkat I Pasir (Kabupaten Pasir). sedangkan secara d efacto, pengakuanG ubemur falinantan Selatanb aru didapatkans aatd iadakannyaa carat imbang terima di DepartemeDn alamN egerid i Jakartata nggal2 9 Desember1 961y angk emudian diteta-p kans ebagahi ari jadi KabupatenP asir. Berdasaikanh asil penelitiani ni, dapatd isimpulkanb ahwaa lasanu tama perjuanganra kyatP asira dalahd ilatarb elakangia lasane konomi.T idak menutup i"rnuoglinun udu lutu. belakang dan alasan lainnya. Disardnkan agar dilakukan penelitian lebih tanjut untuk mengungkapkan latar belakang dan alasan lainnya i"ngun mertcari sumber sejaman seperti notulen-notulen rapat tigapaftai politik di Pasir,S K MendagriN o. c-1711513ta nggal29J uni 1950d an Penetapan GubernurK alimantant anggal1 4 Agustus1 950N o. 186.OPB/92iI4 '

Hubungan sipilmiliter dalam pemerintahan Orde Baru: tinjauan politik tahun 1966-1998 oleh Sugeng Supriyanto

 

kebijakanpolitiknegarapadatahunig60-lg66.Ketiga,poladominasimiliter (supremasi'militero tut tiplt.l ke1ik1 berlangsungnyap emerintahanO rde Baru ioJ*onuri pancasila) tahun 1g66-1ggg. pergeseran dari pola kesetaraan atau i."roJu*n antaras ipil-militer cenderungm enjadip ola dominasim iliter atass ipil ini Ar.UuUtank arenal atar belakangs elarahd an perkembanganb angsad an negara'S ipil maupumn iliter yangs enantiasa-berluadnagl amm engatassi egenapa .l:amand ari luar negeri dan dalam negeri pada sLt r-wglusi Hubungan sipil-militer mengalami fluhuasi, dr mana tergantung dari variabel intensitas ancaman eksternal dan intemal v'*a-"n gm emoenearuhinYa. i.i.ni.runc; berubahnyap ola hubungans ipil-militer dari pola kesetaraan menjadi pota dominasi disebabkan oleh penafsiran militer terhadap konsep "O*frrgri ABRI" secara subyektif. Sehingga anggota militer dapat ditemukan dahm tJmbaga-lembagtain ggi negara,m isalnya MPR, DP& DPRD' Gubernur' nrptU, ftfA, ian Birokrasi.L embaga-lembagTain ggaiN ega.rls ebagapi engelengara n iuru'yung telah dikendalikan ol-eh eksekutif yakm Presiden Soeharto Presiden soeharto telah menguasai tiga kekuatan yaitu militer, birokrasi dan legislatif' penyelenggaran egara telah rienunjukkan peran, kontribusi dan tanggungj awab ,"pittut tJriadap kipentingan golongan minoritas bukan terhadap rakyat' lx

Korelasi pengetahuan dan sikap siswa MAN 3 Kediri terhadap HIV/AIDSdan narkoba oleh Mamlu'atul Mudawamah

 

HIV/AIDSd apatm enyerangs iap,as aja-d31d iberbagai usia''ternr$suuks ia remaiDa.a ram enunj*fani,ii"" ft"VlUaranH |V/AIDS tirbanyakb ewunbedr ari penyalahgunnaua'tnto titui,t "ti^*'"'p"ig*tian alats untik diantarpae mokai narkotikHaa. li ni ***iif.i"iGft,,io itagran tesarr anaiat idakm aut ahu mengenbaaih ayda* i p"ltffig;'6,Hf':- v-g a"p"i nrengakibatkan berbagai ;;;?i.t ranstototttuiuovuadalahHlV/Arus'.- waMAN3 Penelitiaun", tu:uJiJntuml engetah(-lu) it:i nskat pengetahusatsn Kedirtie rhadaHpl v/AdT;;i*t"ii"' tzl s#p siu'o i,/nN 3 K€dirit erhadap HIV/AIDSd ann arkotik4( 3) hubungaann tara pengetahudaenn gasni kaps iswa rtfnNf Kedirit erhadapH IV/AIDSd ann arKorrxa' popula.sui **n dr#;i"ffi "aa"n seturushis wake lasII MAN3 Kediri.S ampesl isway angd ie*+y dafamg rlfitian adalah siswa kelas tr sebanva3k k elasT. eknikp engambilasna mper denganc xa Randomcl usler *'oi'T.nru*oilan darad ilakukand engar-menggunaksaenn elle{at fs pengerahuaann,C ket "*d * *"rrgt a-pOi eogai"*awancaUrait ad ipertukan' Tes pengetahuOa*n - g*"t'$Lilit"J":p nVnbS diruiuk dariI rawat(i 2003)' sedangktaens* nr"ooi'u'illn;;;#;ld tertraoap narkotikdai rujukd ari Sulistyow(a2t0i 01)U' "ilk;fifi storp adaa ngtits il

Survey tingkat kedisiplinan siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani padasiswa kelas I dan II SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Neneng Diah Puspitasari

 

ABS'I'RAK PuspitaN, enengD. iah.2 003.S un'eiT ingkatk edisipilinaSn isrvad alarnP ernlrela.laran PendidikanJ asmanPi adas isrvak elasI dan II SMU LaboratoriumU niversitasN egeri Malang.S kripsi,P rogramS tudiP endidikanJa smanKi esehaladna nR ckreas.il urusan llmu Keolakagaan l'akultas llmu Pendidikan Universitas Negeri iviaiang. Pembimbing:(Dl)r a.S itiN urrochmah,I\4.Ke(2s), Drs.M ulyaniSurendraM,. S. Kata Kunci:K edisiplinanP,e rnbela.jarPane,n didikaJna smani. Pernbelajarapne nclidikanja srnani mcrupakanb entuk pentbclajaran1 'ang mempunyaik arakteristikp embelajarang erak dan diiaksanakand i keias terbuka( lapangan)A. gar prosesp embelajarapne njasb erjaland enganla ncer,m akad i perlukan kedisiplinanp adas iswa.M asalahk cdisiplinans eringd iabaikano lch scbagiang uru terutamag urr.rp endidikanja srnani.P adahadl alarnp embelaiarapne niasm tsainyaa da sisrvayangg aduh,r nakas ebagians isrvat iclakd apat rnenangkappc nlelasang uru. Berani kedrsiplinand alarn penrbelajaranp enjas rnutlak diperlukan SN4ij LaboratoriumU niversitasN egeri Malang merupakanS MU srvasta,d imanab an-vak orang beranggapanb ahrva sekolah swasta tingkat keclisiplinannvarc nriah Kedisiplinany ang diperlukand alam pembelajaranp enjasa dalahk edisiplinand alam menrakai seragam dan melakukan kegiatan sesuai dengan instrnksi guru. Oleh karenanyam asalahk edisiplinand alam pembelajaranp enjasd i SMU l.aboratoriurn UM menarik untuk diteliti. Tujuan peneiitiani ni yaitu (1) untut mengetahudi an mengkajit ingkat kedisiplinand alam pembelajaranp endidikanja smani paclas isu'a kelas I SMU Laboratorium[ JniversitasN egeri Malang, (2) untuk mengetahudi an mengkajit ingkat kedisiplinand alarn pembelajaranp endidikanj asmani pada sisrva kelas2 SMU LaboratoriumU niversitaNs cgcriM alang. Rancangany ang digunakan berupa rancangann on eksperimentaly, ang tennasukp enelitiand eskriptifk uantitatifS. ubyekp enelitianya itus eluruhs isrvak elas I yang bcrjumlah2 87 siswad an kclas 2 bcrjumlah2 74 sisrvaS MU Laboratorium Universitas Negeri ivlalang, sehingga subyek penelitian berjumlah 561 siswa.Penelitiadni lakulians elamab ulan oktobert ahrur2 002.P rosedurp engumpulan datam enggunakatenk nik observasyi angd ilakukano leh 3 orango bsener.A nalisis datay angd igunakanb erupas tatistikad eskriptifdenganm enggunakapne rsentase. Hasil penelitian -vang diperoleh tenlang tingkat kedisiplinan dalarn pembelajaranp endidikanja smani sisrvak elas 1 dan kelas 2 di SMU laboratorium UniversitasN egeri Malanga dalahs ebagabi erikut L Keseragarnapna kaiany aitu a) scbagianb esar( 97,86%)o bsenest clah rncmakapi akaians eragamk aos olahraga yang sudahd itentukans ekolahp ada saat pembelajarapnr aktekb erlangsungd,a n sebagiakne cil hanya2 ,14-ot4id akm emakasi eragamka oso lahragab,) sebagiabne sar (91i,03o,o/ob)s erveste lah memakasi eragamc elanao lahragay ang sudahd itentukan sekolahp ada saat pembelajaranp rak-tek berlangsungd, a.ns ebagiank ecil hanya 1,970,t6id akm emakasi eragamce lanao lakaga,c ) sebagiabne sar( 84.650'6o)b scrvss tnenggunakakna os kaki yar-rgs u-dahd itentukans ekolah( hitan-ar taup utih)p adas aar pembelajarapnr aktekb erlangsungd,a n sebagiakne cil hanya1 5,159o,0b senest idak memakaki aosk aki, d)sebagiabne sar( 85,39%)o bsenesm emakasi cparu-v angs udah di-tentukan sekolall dan sebagian kecil hanya 14,60% observes tidak memakai sepatue, )melakukanK egiatanS esuail )enganl nstruksiG uru Padas aatp embelalaran prattetb erlangsunsge bagianb esar( .91.78!/oo) bserveste patw aktud atangk e kelas ( lapangantO) rnenits, ebagiakne cilh anya8 ,210,o6b sen'esti dakt epatwaktudatang rc fipangan,f ) sebagianb eiar observes( 96,90%)t idak rapi dalamb erpakaian(k aos dinraiukkanpl ada saatp cmbelajaranp raktekb erlangsungd,a n sebagian.kccilh any'a 3,09%o bservesra pi dalamb erpakaiang, )sebagiano bserves(5 3'00%)t idak berbicara (iidakm elakukank ega-duhanp) adas aatp embelajarapnr aktekb erlangsungS' ebagtan 46,99%m elakukank egaduhanh, ) padas aatp crnbelajarapnr aktek akanb crlangsung sebagiabne saro bser-ve\s9 4,47%)b erbarisd i lapangasne suadi enganin struksgt uru, danJ ebagiank ecil 5,52%o bserv€sti dak berbarisd i lapangans esuadi enganin struksi guru,i ) sebagianb esar( 98,01%) obsewesm elakukang erakan pernanasavna ng iiirlngi. denginh itunganp adas aatp embelalarapnr aktekb er-langsundga, n sebagian kecil hanya 1,18% observest idak melakukang erakan pemanasany 'angd iiringi denganh itunganj,) pada saatp embelajarapnr aktek berlangsungs ebagiano bserves (50:fW -"tutut un kegiatan bertanya pada guru. Sebagian 49-460/' tidak melakukank egiatanb ertanyap aclag uru, k) sebagianb esar obscrves( 64.38%) melakukank egiatanm enjawab pertanyaand an guru padas aatp embela.larapnra ktek berlangsung, l)sebagian kecil 35,61% tidak melakukan kegiatan nrenjarvab peranyaanr,n ) sebagiabne sar( 94,0696o) bseryestn elakukapne tuniuk-petunlguuk ru di lapingand enganb aik padas aatp embelajarapnr aktekb erlangsungS. ebagiank ecil 1',uno5o. 0:X obs"rucst iclakm claktrkanp ctunjuk-pcttrnjugkrr rud i lapanganc ltrngan baik, n)sebagianb esar observes( 79,92%) meninggalkanla pangan( petalaran) memintai iin pada guru pada saatp embela.iarapnr aktekb erlangsungS. ebagiank ecil hanya2 0,0796o bsen'csm cninggalkanla pangant idak mcmintai jin pada guru pada saaip embelajarapnr aktekb erlangsung0,) sebagiabne saro bserve(s9 4,61%)s eielah pembelajaranp raktek berlangsungs isrvac epat kernbalik e barisan.S ebagiank ecil hanya (5,38%) observest idak cepat kernbalik e barisan,p ) sebagiano bserves GA,,99%) melakukank egiatanp elemasan{c olling down} dengana ba-abad ari -suru paclas aat pr:mbelajarapnr aktekb er-langsungq,) sebagiank ecil hanya( 49"000,'0) obsen'est idak melakukank egiatanp elemasan(c olling do-*n) dengana ba-abad ari gunr,r ) sebagianb esar( 94,839/oo)b servesc epatk embalik e kelasu ntukb er-ganti pakaiand an siap mengikutip embelajaransc lanjutnyas ctelahp embclajaranp raktck berlangsungs, ebagiank ecil hanya 5,1696o bservest idak cepat kembaii ke kelas untuli berganti pakaian. Dengand emikians ecarak eseluruhand apat disimpulkanb ahrvap ada srsrva kelas I dan Il telah berdisrplin pada waktu pembelalaranp enjas dalam hal keseragamapna kaiand an mclakukank egialans esuadi enganin struksgi uru,n am(ln yang tidak berdisiptinp adaw aktu pembelajarapne njasa dalahs iswat idak rapi daiam berpakaia(nk aosd irrasukkan).

Degradasi kimiawi sianida: suatu alternatifdalam pengolahan limbah oleh Izza Nur Alita Fithtri

 

Salahs atul imbah kimiawi yang berbahayad an beracuna dalahs ianida. Sianidaya ngm encemarlii ngkunganb ersumbedr ari limbahi ndustri,m isalnya industrip elapisane mas,p enyepuhante mbagad an pabrik pengolahante pung tapioka.A danyab erbagu prosesy ang menggunakand an menghasilkans ianida, memungkinkanio n sianidam asukk e lingkungans ehinggam engakibatkan pencemaranS. ecarak imiawi sianidad apatd idegradasmi enggunakan atrium hrpokloridt alams uasanbaa sa.P enelitianin i bertujuanu ntukm engetahui keefektifann atrium hipoklorit dalam mendegradasioi n sianidal imbah sintetik dan limbah alami. Metoded egradasdi ilakukan denganm enggunakann atrium hipoklorit variasik onsentrasdi an waktu pengadukante rhadapk adar sianidal imbah sintetik dari natrium sianida dan campuran natrium sianida dan kalium sianida serta sianidali mbaha lami pabrikp engolahante pungt apioka.P enentuakna dars ianida dalamp enelitiani ni menggunakanm etodeT itrimetri. Hasil penelitianm enunjukkank onsentrasni atriumh ipoklorit 12%p ada volumes toikiometri dan waktu reaksi 60 menit mampum endegradasioi n sianida sampella boratoriumd ari natrium sianidas ebesar9 7,57o/doa n sampel laboratoriumd ari campurann atrium sianidad an kalium sianidas ebesar9 3,78%, Sedangkapna das ampela lami untuk lokasi pertamas ebesar8 4,86o/o,lokaskie dua 85,03%d an lokasi ketiga denganw aktu pengadukan4 5 menit sebesar8 5,40

Pengaruh dosis ragi dan alama pemeraman terhadap kualitas tempe oleh Khustin Farida

 

Tempem erupakanb ahanm akananh asilf ermentasyi angd ibuatd engan menggunakabna hanb akuk acang-kacangaKna. cang-kacangayna ngb iasad igunakan sebagai bahan baku tempe adalah kedelai. Untuk membuat tempe dengan kualitasy angb aik, adab eberapafa ktory angp erlu diperhatikand, iantaranyaialah ketepatand osisr agi danl amap emeraman. Penelitianin i bertujuanu ntukm eneliti(: l) pengarudho sisr agi,l ama pemeramand,a ni nteraksia ntarad osisr agi dan lamap emeramatne rhadapte kstur tempe;( 2) pengaruhd osisr agi, lamap emeramanldainn teraksai ntarad osisr agi dan lama pemeramante rhadapw arya tempe;( 3) pengaruhd osisr agi, lama pemeramand,a ni nteraksia ntarad osisr agi dan lamap emeramatne rhadapa roma tempe;( 4) pengaruhd osisr agi, lamap emeramand,a ni nteraksai ntarad osisr agi danl amap emeramatne rhadapra sat empe;( 5) pengaruhd osisr agi, lamap emeraman, d an interaksia ntarad osisr agi dan lama pemeramante rhadapk andungan proteint empe. Penelitianin i dilakukand enganm enggunakamn etodee ksperimend engan2 faktor,y aitu dosisr agi dan lamap emeramany,a ngd isusuns ecarafa ktorial. Rancangapne nelitiany angd igunakana dalahR AK. Kedelaiy angd igunakana dalah kedelail okal, sedangkarna gi yangd igunakana dalahr agi bubukd enganm erek *RAPRIMA" produksiP T. AFI Bandungln donesiaD. osisr agi yangd igunakan dalamp enelitianin i adalah0 ,05%;0,15o/o;0,25%;D,35oh;dan0,S45eod/aon.g kan lamaw aku pemeramayna ngd igunakana dalah2 8j am, 31jam, dan3 4j am. Kualitast empey angd iukur meliputit ekstur( kepadatadna nk erapatand) anw arna (keduanya diukur dengan metode skoring), aroma dan rasa (dengan metode skoring oleh 10o rangp anelis),s ertak andunganp rotein( menggunakamn etodes emi mikro Kjeldahl).S emuad atay angd iperolehd ianalisisd enganm enggunakan ANAVA tunggal dengan uji lanjut uji UJD 5%. Hasilp enelitianin i menunjukkabna hwa(: l) Adap engaruhp erlakuadno sis ragi,l amap emeramand,a np erlakuank ombinasai ntarad osisr agi danl ama pemeramante rhadapt eksturt empe; (2) Tidak adap engaruhp erlakuany ang diberikan,b aik perlakuand osisr agi, lamap emeramanm, aupunp erlakuan kombinasai ntarad osisr agi danl amap emeramatne rhadapw amat empe; (3) Perlakuank ombinasai ntarad osisr agi danl amap emeramatnid ak berpengaruh terhadapa romat empe,n amunp erlakuanm asing-masinfga ktor,y aitu dosisr agi dan/ataul ama pemeramanb erpengaruhte rhadapa romat empe.D osis ragi yang dapatm enghasilkatne mped engana romay angl ebih disukaio lehp anelisa dalah AJ5%,0,25o/0o,3 5o/od,a n0 ,45YoS. edangkalna map emeramayna ngp aling ef'ektifu ntukm enghasilkatne mp€y angd isukaio leh panelisa dalah3 4j am. (a) Perlakuank ombinasai ntarad osisr agi danl amap emeramatnid ak berpenganth terhadapr asat empe,n amunp erlakuand ari masing-masingfa ktor, yaitu dosisr agi dadataula map emeramabne rpengaruthe rhadapra sat empe.D osisr agi yang dapamt enghasilkatne mped enganr asay angl ebih disukaio leh panelisa dalah 0,35%d an0 ,45%.S edangkapne rlakuanla map emeramayna ngp alinge fektif untukm enghasilkatne mpey angd isukaio leh panelisa dalah3 4j am. (5) Perlakuan dosisr agi danp erlakuank ombinasia ntarad osisr agl dan lama pemeramanb erpengaruhte rhadapk andunganp rotein tempe,n amunp erlakuanl ama pemeraman tidakb erpengaruthe rhadapk andunganp roteint empe.D osisr agi yangp aling efehif untuk menghasilkante mped engank andunganp rotein yang tinggi adalah 0,25%S. edangkapne rlakuank ombinasai ntarap erlakuand osisr agi danl ama pemeramayna ng efeklif untuk menghasilkante mped engank andunganp rotein yangt inggia dalahd osisr agi sebanyak0 ,25o/od anl amaw alctup emerama2n8 ,31, dan 34 iam.

Pengaruh konsentrasi dekstrin pada pembuatan tepung lidah buaya (aloe barbadensis mill., varietas barbadensis mill.) terhadap kadar antrakuinon oleh Setyorini

 

LidahB uaya( ,4lo e barbadens,Ms ill., vu. barbadenrlMs ill) dapat twnbuhl iar di tempayt angb erudarap anask, ering,s ubur,a taus edikitl ernbab. Lidahb uayah idupnyati dak togantungp adam usim,d apath idupb aikp ada musimh ujana taum usimp anasl,i dah buayad apatd itanamd ant umbuhd engan c€pats ertap erawatannymau datrL. idatrb uayaju ga banyakd itanams ebagai tanamano batk arenak hasiaty angt erdapapt adat anarnanin i. Salahs atuk hasiat lidahb uayaa dalahs ebagaoi batp encahaar taus embelitk, arenaa danyas enyawa antrakuinonA. ntrakuinona dalahs alahs atuk elompokp ign€n kuinony ang biasanyate rhidroksilasdi ant erdapadt alarnb ennrkg abungand engang ulas ebagai glikosida Dekstrina dalaho ligosakaridayandgi hasilkard ari hidrolisisp ati, berwamaputihs anpaik wring.D ekstrinm erupakansa lahs atub ahanp engispi ada pembudante pungy angm empunyavi iskositasre ndahD. ekstrinm empunyai strukturm olekulb erbentuks pirals ehinggad apatb erikatand enganm olekulf lavor dand apatm eny€rapw ama.D ekstrinm empuryasi ifat asamd and apatd igunakan sebagazia tp engemulstei hpi penggunaadne kstrind ibatasti idak bolehn elebihi lUv. Penelitianin i bcrtujuan:l ). unrukm engetahupie ngaruhk onsentrasi dekstin padap embuatatne pmg lidah buayat erhadapk adara ntrakuinon2, ). rmtukm engetahukio nsentrasdi ekstriny angt epatu ntukd igunakand alamb idang farmasi,3 ). rmtukm engAahuki onse,ntradsie kstriny angt epatu nhrkd igunakan dalam bidang industri makanan. Jenisp enelitiana dalahp enelitiane kspedmedne nganra ncangapne nelitian acalck elompok( RAK) yangd iulangs ebanyalkim a kdi. Penelitianin i dilakukan di LaboratoriumF isiologiT umbuhanJ"u rusanB iologi FMIPA UniversitasN egeri Malangp adab ulanM ei sampadi cnganb ulanJ uli 2003.K onsentrasdi ekstrin yangd igunakand alun penelitianin i adalah0 , l, 3, 5 danTVoK. adara ntrakuinon padat epungli dah buayad iukur menggunakasnp ektrofotometepra daI 434. Hasil pengukuranb erupan ilai absorbansain EakuinonN. ilai absorbanstei rsebut digunakanu nnrkm e,nghitunkga dara ntrakuinond enganru mus:X = OD a3ax 5,5 mM x 500.X merupnkarn ilai kadara ntrakuinonp er 100gb atranH. asilp enelitian kernudiand ianalisisd enganA nalisisV ariansiT unggal. Flasilp enelitianm eirunjukkanb ahwak onsentrasdi ekstrinb erpengaruh terhadapk adara ntrakuinond alamt epungl idahb uaya.R eratak adara ntrakuinon yangp alingr endahte rdapapt adak ongentrasdie ksfrin7 o/od an5 o/oy aifi 366,85 dan4 64,2m N{/100gbahanR. eratak adara nbakuinontt rtinggi terdapapt ada konsentsadsei ksbin0 7ed anl % yainr9 61,95d an8 21,7m lW100gb ahan. Bodasar*an haril pcnolilan di atar maka konrc[ftti dohrtin yang Fpat untuk bidangf arrrasia dahh fE sedangkaunn tuk industrim akanana dalah5 atanr1o/o

Pengembangan panduan tata rias wajah untuk kemandirioan siswa tunarungu SMALB YPTB Malang / Febrina Listiningrum

 

Listiningrum, Febrina. 2014. Pengembangan Panduan Tata Rias Wajah Untuk Kemandirian Siswa Tunarungu SMALB YPTB Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Luar Biasa, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd (II) Dra.Sudarsini, M.Pd Kata Kunci: panduan tata rias, kemandirian tunarungu, keterampilan vokasional     Pembelajaran vokasional bagi peserta didik dengan hambatan pendengaran atau tunarungu perlu diselenggarakan melalui suatu kegiatan yang berencana, bertahap dan berkelanjutan. Jenis keterampilan yang diberikan adalah jenis keterampilan kerja praktis dan tidak memerlukan legalitas formal akademis, mudah dilakukan serta berorientasi kerja. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan sebuah produk pengembangan dan menguji kelayakan produk.     Pengembangan Panduan Tata Rias Wajah ini mengadaptasi langkah-langkah model pengembangan research and development dari Borg dan Gall. Sedangkan analisis yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis hasil pengumpulan data dari penelitian awal (analisis kebutuhan), evaluasi ahli, dan uji coba kelompok kecil.     Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan melalui angket dan pengamatan langsung kepada siswa di SMALB-B YPTB Malang, diperoleh data sebagi berikut: (a) dari 100% siswa di SMALB-B YPTB membutuhkan panduan tata rias wajah, (b) sebanyak 80% menyatakan membutuhkan panduan dalam bentuk buku, (c) sebanyak 80% siswa membutuhkan panduan berisi gambar yang menarik dan keterangan untuk menjelaskan gambar (d) siswa SMALB memiliki potensi dan kreatifitas yang patut dikembangkan, namun di SMALB-B YPTB pembelajaran keterampilan tata rias belum optimal. Dari sinilah penulis ingin membuat sebuah buku panduan yang dibuat semenarik mungkin dan disertai gambar alat, bahan, tahapan pengaplikasian dan keterangan yang dapat memudahkan siswa memahami tata rias wajah dengan buku panduan ini.     Hasil pengembangan panduan tata rias wajah untuk kemandirian siswa tunarungu SMALB YPTB Malang diperoleh data sebagai berikut: (1) validasi ahli tata rias wajah 94% (baik sekali), (2) validasi ahli media bahan ajar sebesar 100% (baik sekali), (3) validasi ahli praktisi sebesar 88% (baik sekali), (4) uji coba (kelompok kecil) sebesar 88% (baik sekali),. Hasil pengembangan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pengembangan panduan tata rias wajah untuk kemandirian siswa tunarungu SMALB YPTB Malang menarik untuk dijadikan sebagai bahan ajar mandiri, mudah untuk dipahami, serta bermanfaat untuk siswa SMALB YPTB.     Berdasarkan hasil penelitiam tersebut, maka saran yang diajukan adalah: (1) guru hendaknya mampu memahami isi buku panduan dan melakukan pendampingan secara individual terhadap siswa yang mengalami kesulitan dalam , (2) peneliti selanjutnya hendaknya mengembangkan panduan dalam beberapa panduan pembelajaran, dan memperbanyak keragaman populasi dan wilayah penelitian.

Penciptaan iklim belajar yang kondusif melalui pendekatan pengelolaan kelas di SMK "Ardjuna" 01 Malang oleh Widya Aryanti

 

Untuk menciptakan iklim belajar yang kondusif dirasakan pentingnya tugasg urum engelolak elas.S ebabk emampuanm emberikanp elajarans ajat anpa diikuti dengank emampuanm engorganisaski elas tidak akan menciptakani klim betajary angk ondusif.O leh sebabit u, pengelolaakne lasm emegangp eranany ang menentukadna lamp rosesb elajar-mengajar. Kegiatanp engelolaank elasd itujukan padak egiatany angm enciptakand an menjaga kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar siswa, seperti membina hubungan baik (rapport) guru dan siswa, penghentian tingkah laku sisway angm enyimpangd ari acarak elas,r einforcemen(tW ng;m;tar)p,u nishment (hukuman),p engaturantu gasa tau kerja kelompok. Setiap guru yang mengajar tentu menggunakan pendekatan pengelolaan kelast ertentuu ntukm enciptakanik lim belajary angk ondusif.D iantaranyas eperti upaya yang dilakukan guru dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif melaluip endekatapne ngubahatnin gkahl aku, upayay ang dilakukang uru dalam menciptakanik lim belajary ang kondusif melalui pendekatanp enciptaanik lim sosio-emosionalu, paya yang dilakukan guru dalam menciptakani klim belajar yang kondusif melalui pendekatan proses kelompok, faktor pendukung dan penghambadt alam menciptakani klim belajar yang kondusif melalui pendekatan pengelolaakne las. Penelitiani ni menggunakanp endekatank ualitatie yang dilakukan di SMK "ARDJUNA" 0l Malang. Sampelp enelitiand itetapkans ec,arasnowbaslla mpling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) wawancara mendalam(;2 ) pengamatabne rperans erta;d an( 3) teknik dokumentasDi. atay ang terkumpuld ianalisiss ecarab erulang-ulangg rrnap enyusuumk onsepd an abstaksi temuan lapangan. Kredibilitas data menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaank, etekunanp engamatand an teknik triangulasi. Temuan penelitian ini sebagai berikut. Pertama, upaya guru dalam menciptakaink lim belajary angk ondusifmelaluip endekatapne ngubahatnin gkah laku yaitu adanya penguatan (reinforcement) dan hukuman (punishmew). Penguatan (reinJbrcementy)a ng diberikan guru kepadas iswa dalam bentuk verbal dan non verbal. Hukuman yang diberikan kepada siswa berupa hukuman fisik dan non fisik. Kedua, upaya guru dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif melalui pendekatan penciptaan iklim sosio-emosional yaitu dengan hubungan interpersonal yang baik, adanya komunikasi dua arah, te{alin hubungan yang akab dengan siswa dan menerapkan keterampilan dasar mengajar dengan menggunakanm etode yang bervariatif seperti halnya penerapand iskusi kelompok. Ketiga, upaya guru dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif melalui pendekatan proses kelompok dengan membentuk kelompok-kelompok belajar dan diskusi kelompok. Kelompok belajar dibentuk dengan tujuan untuk memecahkapne rsoalanke sulitans ekitarb elajarnyaS. edangkadni skusik elompok dibentuk dengan tujuan agar dapat memecahkan persoalan hidup aau masalah sekolahs ertam asalahu mum lainnya. Keempat, faktor pendukung dalam menciptakan iklim belajar yang kondusifmelalui pendekatanp engelolaank elas yaitu adanyak eterlibaan personil yang turut berperan seperti kepala sekolah, wakasek, wali kelas, guru, karyawan, orangt ua dan masyarakat.S elain personil sekolatua danyak esiapang uru dalam mengajadr i kelasd an keberadaamn ediam engajars ebagapi enunjangg urud alam mengajasr ertap engaturanfi sik untuk menciptakanik lim belajary ang kondusif jugas angapt enting. Kelirna, t'aktor penghambat dalam menciptakan iklim belajar yang kondusifm elaluip endekatapne ngelolaanke lasd ilihat dari segis isway aitu masih tingginya absensi siswa, masih tingginya keterlambatan siswa masuk kelas dan sebagiabne sarn ilai siswad i bawahb atasl ulus.D ari segig urut erdapat1 5 orang guru tidak tetap (GTT) yang kurang mendapat prioritas dan sering tidak masuk. Daris egtm ediam engajasr ecarak uantitasm asihb elumt erpenuhai taui deal. Dari hasilp enelitiand isarankanse bagabi erikut (l) kepalas ekolah disarankanle bih sering memantaud an memonitor tentangk edisiplinan guru dan siswaa gark egiatanb elajar-mengajatird ak tergangguK. epalas ekolahh endaknya membimbing guru dalam mengelola kelas sesuai dengan situasi dan kondisi siswa;( 2) Bagi guru hendaknyam enanarnkans ifat disiplin dalam dirinya dahulu karena guru adalah model bagi siswa. Selain itu, guru diharapkan dapat meningkatkanp enerapanti ga pendekatanp engelolaank elasy ang lebih efektiflagi yaitu pendekatanp engubahanti ngkah laku, pendekatanp enciptaani klim sosioemosionadl anp endekatapnr osesk elompok. ll

Teknik pembinaan disiplin kelas pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang oleh Noviyanti

 

Penelitian ini mengungkapkan teknik pembinaan disiplin kelas oleh guru Masalah penelitian ini adalah: (l) Bagaimana penerapan pembinaan disiplin kelas dengan t eknik pengendaliand ari h:ort( Externql Control Technique)p ada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota \[alang? (2) Bagaimana p€nempan pembinaan disiplin kelas dengant eknik pengendaliand ari daJram(I ntenwl Control Technique) pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang? (3) Bagaimana penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendalian kooperatif (Cooperative Control Technique)p adaS MP Negeri KecamatanS ukund i Kota Malang? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (l) Penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendalian dari luar (External Control Technique) pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang, (2) Penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendalian dari dalam (Internal Control Technique) pada SMP Negeri Kecamatan Suhrn di Kota Malang, (3) penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendalian kooperatif (Cooperative Control Technique)p adaS MP Negeri KecamatanS ukund i Kota Malang. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang yang berjumlah 104 orang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptifl teknik untuk menegali data menggunakan angket. Teknik analisisd atam enggunakanp ersentase. Ilasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (l) penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendalian dari luar (External Control Technique) pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota lvfulang berada pada kualifikasi sangat baih (2) penerapanp embinaand isiplin kelas dengant eknik pengendaliand ari dalam (lnternal Control Technique) pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang berada pada kualifikasi sangat baik, (3) penempan pembinaan disiplin kelas dengn teknik pengendalian kooperatif (Cooperative Control Technique) pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang berada pada kualifikasi baik. Dengan demikian kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendalian dari hnr (External Control Technique) oleh guru pada sMP Negeri Kecamatan sukun di Kota Malang berada pada kualifikasi sangat baik, penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendaliand ari dalam (lnternal Contol Technique)o leh guru pada SMp Negeri Kecamatan sukun di Kota Malang berada pada kualifikasi sangat baik, penerapan pembinaan disiplin kelas dengan teknik pengendalian kooperatif (cooperative Control Technique) oleh guru pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang berada pada kualifikasi sangat baik. Saran yang diberikan kepada Kepala Sekolah sebagai bahan pertimbanganu ntr,rkm engadakanp ernbinaank epada guru agar jumlah guru yang melaksanakan pembinaan disiplin kelas dengan teknik "external control" dan "intemsl control" lebih ditingkatkan, kepadag uru untuk melaksanakanp embinaan disiplin kelas dengantelctik "external control", "internal control" dan "cooperative conffol" dengan baik,Jurusan Administasi Pendidikan sebagai bahan tambahan referensib gi perpustakaand an dapat dijadikan materi tambahanb agi perkuliahaa serta dap&t dikembangkan untuk penelitian lebih lanjut. Kepada peneliti lain hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan bandingan apabila diadakan penelitian serupa pada sekolah-sekolah lain, kepada peneliti hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas, disamping dapat mengetahui pembinaan disiplin kelas pada SMP Negeri Kecamatan Sukun di Kota Malang dan dapat membandingkante ori yang diperolehd ibangkuk uliah denganp rahek di lapangan. ii

Pengaruh pemberian larutan glukosa 10% + NaCl 0,5% terhadap daya tahan erobik oleh Moh. Hanif Zainuddin

 

Daya tahan erobik atau "endtnance" mutlak dimiliki atlet sebagai dasar ataui nti peningkatanko ndisif isik. Jeniso lahraga"endurancea" taud ayat ahan denganin tensitass ubmaksimasl angatm embuhrhkang lukosad arahd an glikogen otot jika dibandingkan olahraga non"endurance ". Glukosa merupakan sumber energi potensial selama altivitas fisik yang terdapat dalam darah, sedangkan dalamh ati maupuno tot disebul glikogen. Suplementaski arbohidratc air berelektrolit dengant ujuan untuk meningkatkank inerja fisik melalui penghematanp enggunaang likogen otot denganja lan memetabolisirg lukosay ang diserap dari usus, atau memelihara stabilitas glukosa darah selama aktivitas fisik masihb elumj elas.W aktud ank epekatanm inumanju ga memungkinkan terjadinya kelelahan lebih awal karena dapat memicu terjadinyahypoglycemia. NaCl merupakan mineral yang banyak teldapat dalam cairan intraseluler dan sangat dibutuhkan dalam proses metabolisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan glukosal 07o + NaCl 0,5% terhadapp eningkatand ayat ahana erobik.R ancangan penelitianmenggunakaann eg rouppre testp ost testd esign.S ubyekpenelitian adalahm ahasiswap ria pengikut matakuliaha tletik II oflering Aangkatzn2}O3 JurusanIl mu KeolahragaaFna kultasIl mu PendidikanU niversitasN egeriM alang yangb erjumlah 19 orang.P engumpuland ata dayat ahane robik menggunakante s lari 12 menit versi cooper & Morehouse. Perlakuan dilakukan dengan pemberian larutan glukosa 10% + NaCl 0,5% 30 menit sebelum tes daya tahan erobik akhir. Data dianalisad enganm enggunakanu ji-t amatanu lang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian larutan gilukosa 10% + NaCl 0,5% 30 menit sebeluma ktivitas fisik berpengaruhs ecaras ignifikan (t6;x",* > ttnu,:r 5,358> 2,101 dengano : 0,05) terhadapp eningkatand ayat ahana erobik 19 mahasiswap ria pengikutm ata kuliah atletik II offering A angkatan2 003 JunrsanI lmu KeolahragaanF akultasI lmuPendidikan UniversitasN egeri Malang

Keanekaragaman collembola pada berbagai zona di gua bagus Desa Mantraman Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang oleh Bayu Hernowo

 

Telah dilakukan penelitiant entangk eanekaragamadna n distribusi Collembola pada berbagai zona di Gua Bagus, Desa Mantraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Dipilihnya kawasan ini karena memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan daerah lain. Gua Bagus merupakan gua kapur yang menyediakanla boratoriuma lami yang unik untuk mempelajarip rosesb iologi dan geologi.P enelitianin i bertujuanu ntukm cngetahujei nis, polap enyebarand,a n keanekaragamans,e rtah ubungannyad enganf aktor abiotik padab erbagaiz onad i Gua Bagus. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2004 di Gua Bagus. Sampel Collembola diperoleh dari ekstraksi basah tanah pada berbagai zona, yang terdiri dari (a) Zona Terang, (b) Zona Temaram, (c) Zona Gelap Total I dan (d) Zona Gelap Total2, kemudian Collembola yang di dapat diidentifikasi di Laboratorium Ekologi Hewan jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pengamatanfa ktor abiotik yang terdapatd i Gua Bagusd ilalcukant erhadapi ntensitas cahayak, elembabanu dara,s uhut anah,s uhuu dara,d an pH tanah. Hasil Penelitian berupa Collembola yang terdiri dari 5 genus (Isotttma, Pseudosinella,o dontella, willemia, Folsomia) yang termasukd alam 3 famili, yakni IsotomidaeE, ntomobrydae,H ipogastruridae.p ola penyebaracno llembolap ada keempatz ona gua sangatb eragamy aitu pola mengelompokp, ola acakd an poia teratur. Padaz onat erangs ecarau mum penyebaranc ollembola mengelompokp, ada zonat emarams ecarau mum penyebarannytae ratur, padaz onzg elapt otal I secara umum penyebarannytae ratur, dan padaz onag elapt otal 2 secarau mum penyebarannyma engelompoks ertaa cak.P adak eempatz onag ua terdapatp erbedaan yangn yatan ilai indeksk eanekaragamanin, deksk ekayaan,d an indeksk emerataan. Nilai indeksk eanekaragamank,e kayaand an kemerataante rtinggi terdapatp adaz ona terang dan temaram. Faktor abiotik yang terdiri atas intensitas cahaya dan kelembabans, uhut anah,s uhuu dara,s ertap H tanahy angt erukur memberikan pengaruhy angb ermaknat erhadapk eanekaragamank,e kayaan,d an kemerataan Collembolad i GuaB agus.

Penelitian tentang pengaruh bahan aktif linear alkaly benzena sulfonat (LABS) terhadap pertumbuhan ikan lele dumbo dan penerapannya dalam penyusunan petunjuk kegiatan laboratorium SMU topik pencemaran lingkungan oleh Istiqomah

 

Bahan aktif LABS merupakan zat aktif permukaan yang mempunyai dua sfruktur yang khas, yaitu ion sulfonat yang benifat hidrofilik dan dapat masuk ke fasea ir. Sedangkang ugush idrofobik mengandung* Allcyl Linear Benzena"d an dapat masuk ke fase minyak. Kc dua struktur tersebut bersifat surfakhn (menurunkante ganganp ermukaana ir), hal ini dapatm enyebabkanO zt erlarut rendahd alama ir, sehinggap engambilano ksigenr endaho leh ikan, akibatnyal aju metabolismeik an akan menunmd an akan diikuti oleh penurunanla ju pertumbuhan. Berkaitan dengan konsep lingkungm di SMU kelas 1 dan komponen dari biologi yaitu produk (penguasaakno nsep)d anp roses( keterampiland an sikap ilmiah) makap embelajaranu ntuk menunjukkanp engaruhb ahana ktif yang terkandungd alam rinso antinodat erhadapp ertumbuhanik an lele dumbo, dapat dilakukan melalui kegiatan laboratorium yang merupakan bagian dari kegiatan keterampilanp roses. Penelitian ini bernrjuan untuk (l) mengetahui pengaruh bahan aktif LABS dalamr inso antinodat erhadapp ernrmbuhanik an lele dumbob erumur 30 hari selamal 5 hari pemeliharaan(;2 ) mengetahulia ma waktu yang diperlukand alam penelitiani ni; (3) mangetahuki esulitan-kesulitand alam penelitiani ni; (4) mengetahuci ara menJ rsunp etunjuk kegiatanl aboratoriumS MU kelas I semester 2 topik pencemaxanlin gkungan;( 5) dan untuk mengetahupi enepsi guru SMU terhadapp enyusunanp etunjuk kegiatanl aboratoriumi ni. Jenisp enelitiani ni adalahe ksperimentadl an deskriptif. Rancangand alam penelitiane ksperimentaal dalahR AL denmn 5 perlatnran( 0 ppm, 21 ppm, 23 ppm, 25 pp4 dan 27 ppn) dan 6 ulanganp adam asing-masingperlakuanD. ata yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik (anakova). Ikan yang di beri perlakuan adalah ikan lele dtnnbo yang diperoleh di pasar Splendit Malang. Sedangkanu ntuk penelitian deskriptifdimaksudkanu ntuk mengetahupi ersepsi guru SMU terhadapp enyusrmanp etunjuk kegiatanl aboratorium.U ntuk manperoleh data, instnrmen yang digunakan adalah berupa angket terbuka dan tertutup ( terdiri 18 butir soal). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah guru biologi SMU kelas I di malang.S edangkans ampelnyab erjumlah 10 guru dari SMIIN 02, SMUN 03, SMUN 07, SMUN 09, dan SMUN 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh bahan aktif LABS yangt erkandungd alam rinso antinodat erhadapp ertumbuhanik an lele dumbo.S emakint inggi konsentrasLi ABS maka semakinm enghambat pertumbuhaink an lele dumbo;( 2) lamaw aktuy angd iperlukand alamp enelitian ini adalah1 8h ari; (3) kesulitan-kesulitadna lamp enelitianin i adalahd: alam mencari berat dan panjang yang hampir sama, pada waktu ditimbang dan diukur ikan meloncatloncat, dan makanan untuk ikan ditimbang dulu; (4) cara menyusunp etunjuk kegiatanl aboratoriuma dalahd enganm nentukank onsentrasi, lamaw aktu penelitian,k esulitan-kesulitand alam penelitian , menenhrkantu juan, alat danb ahan,m enentukanp rosedurk erja, diskusi, dan pemantapante ori ; (5) persepsgi uru terhadapp enyusunanp etunjuk kegiatanl aboratoriuma dalahd inilai cukup baik

Pengaruh insektisida Marshal 200 EC terhadap mortalitas ikan mas (cyprinus carpio) oleh Endah Sulistyowati

 

Insekisida Marshal2 00 EC merupakans alahs atu inseltisida karbamat yangb ekeqjam anghambakt erja dari enzim asetilkolinesterasIen.s ektisidai ni memilikib eberapak eunggulany, aitu toksisitasnyare ndah, reversibelr,e sistensi rendah(3 0 hari) padat anahb opasir,a tau8 0 hari padat anahk ayab ahano rg;anik (Anonymus1, 989).P enggunaainn sektisiday ang melebihid osisd an salahd alam rylikasi akan dapat menyebabkanp encanran di lingkungan terestrial dan perairu (Mti, 1997). Dengana danyak enyataanit u dimungkinkanik an rnas yangh abitatnyad i alam.y aitu di tsmpat-tempayta ng dangkald engana rus air yangt idak begitu doas, sepertis ugai, daraq dan prit (Susanto2, 002) akan terkontaminaisnis ektisidate rsebut. Penelitian telah dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Negeri Malangp ada bulan Oktober-Desernb2e0r 03. Penelitianin i bertujuanu ntuk l) untt* mengetahui adakah pengaruh insektisida Marshal 200 EC terhadap mortalitasik an mas (Cyprinusc arpio L.); 2) untuk mengetahuei fektifitasd ari insektisidMa arsha2l 00 EC. Jenis penelitian ini adalah eksperimantal dengan menggunakan Rmcmgan Acak Lengkap. Variabel bebas dalmn penelitian ini adalah berbagai konsentraisni sektisidaM anhal 200 EC, yaitu 0 ppm; I ppm; 1'25 ppm; 1,50 ppm;1 ,75p pm;2 ,00p pm;d an2 ,25p pm.V adaski onsentratsei rsebudt idapatkan dari uji pendahuluan; variabel terikat adalah jumlah mortalitas ikan mas; sedangkanvr iabel konfrol adalahp H, DO, dan suhu medium pemeliharaan. Populasdi ans ampedl alamp enelitianin i adalahik an masy angb erumur3 minggu denganu kurant ubuh relatif samay aitu 2-3 on diperolehd tri Balai Benih Ikan PuntenB atu Malmg . Analisisd ataj unlah mortalitas ikan masd ianalisisd angaa malisisp robit, sedangkand ata faktor lingkungflr (pH, DO, dan suhu)d ianalisis dengana nalisisre gresgi anda. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwaI ) adap eryanfui nsektisidaM arshal 200 EC terhadapn rortalitasi kan mas (Cyprinus carpio L.), sedangkanfa ktor lingkungan(p H, DO, dan suhu)t idak ikut mempengruhim ortalitasik ar mas;2 ) Efektifitasd ai inselitisidaM arshal2 00 EC adalah2 ,47 ppm, danm ernilikir ange batasb awah2 ,17p pmd anb atasa tas3 ,10p pmp adat arafkepercayaa9n5 %.

Analisis soal buatan guru bidang studi geografi SMU Negeri di Kota Madiun Tahun ajaran 2002/2003 oleh Endang Susilowati

 

Kegiatane valuasmi erupakans alahs atuc arau nfirkm engetahusiu atu pengajarabne rhasial taut idak. Dalame valuasiu, ntukm engukurp restassi iswa digunakatne sy angb erupas oaly angd iujikanp adas iswa.P adab idangs tudig eografi, biasanysao ald ibuats endirio leh guru.D imanak egiatane valuasbi ertujuanu ntuk membuakte putusanu. ntuk dapatm enghasilkakne putusany angt epatd iperlukante s yangb aik. Suatut esy angm emilikik ualitasb aik perlu dianalisisu ntukm engetahui baikt idaknyat est ersebut.S ehinggap enelitianin i bertujuanu ntukm engetahui: l,aliditaslc urikulerv, aliditasi tern,t ingkatk esukaran,d ayabedad, anr eliabilitass oal geggafib uatang rru SMUN di Kota Madiun.M anfaatp enelitianin i adalaha garg uru nelakukana nalisiss oalt erhadaps oaly angd ibuafrryau ntukm engetahubi aik tidaknyas oaly angd ibuatnyaD. sampingi tu, hal yangt urut melatarbelakangi penelitianin i adalahb aik tidaknyas uatus oalm empengaruhpir estasbi elajars iswa, dimanad ari hasil observasdi idapatkanr ata-rataprestasbie lajars iswap adab idang studig eografdi i SMUN Kota Madiunm ernilikip restasbi elajary angr endah. Jenisp enelitianin i adalahp enelitiand eskriptif.p opulasip enelitiana dalah semuaso alg eografib uatang uruu langans emesteIr kelas I SMU Negerid i Kota Madiuntahunajara2n0 02/2003u.n mkkeperluananalisisdiambleilm barj awaban siswad anu nhrks etiaps ekolahd iambils ecaraa caks atuk elas.K egiatanu tamad alam penelitianin i adalahm enganalisidso kumeny angb erupas oalg eogafi buatang uru dans korj awabans iswa.D an analisisd ifokuskanp adaa nalisisv aliditas kurikuler,validitaiste m,t ingkatk esukarand, ayab eda,d anr eliabilitas. Flasilp enelitianm enunjukkanb ahwas oalb uatang urub idangs tudig eografi SMUN egerid i Kota Madiunt ahuna jaran2 0A2/2A$ sebagabi erikut (l) Soal geografbru atang urus eluruhnya(l 00%o)m emliki validitask urikulerb aik, artinya pokokp ersoalannysae suadi enganP B/SPBy angt ercantump adaG Bpp geografi kurikulumt afun 1994.( 2) Soal geografbi uaan grnus ebagianb esar( 68%)m emiliki validiasi temy angjelek,a rtinyas ebagianb esars kor butir-butirs oalt idak berkorelasi dengansk ortotalnya.S ehinggah arusd ibuanga taud irevisi.( 3) Soalg eografib uatan gurus ebagianb esar( 577o)m emilikit ingkatk esukarans edang( 30% - T}yd,artinya soalg eografbi uatang urut ersebute rgolongs oaly angb aik, karenas oalm emiliki tingkatk esukarany angt idak terlalum udahd ant idak terlalus ukar( 4) Soalg eografi buaAng urus ebagianb esar( 7070)m emilih dayab eday angj elek, artinyas oali tu tidakd apatm embedakaann tarak elompoks isua yangpmdaid engank elompoks iswa yangb odoh.( 5) Soalg eografib uatang urub elums eluruhnyate rgolongr eliabel, artinyaa raf kepercayairnso alt ergolongje lek. (6) Temuanta mbahans ebagabi erikut: (l) butirs oalt idakb erdiris endiri(, 2) pokokp ersoalagna nda(,3 ) soals ubyektif nenmtutiawabapna sti,( 4) soals ubyerrtdife nganra nahti ngkapt engetahuadna,n ( 5) rdyij.edsl.a uslvkeahni fd engarna nahk opitif tingkapt e'oaut 'n* vangt onsepyna terah dibuku. sepen-Duhanrhiy aas ilp enelitiadna padt isimpulkabna hwas oalb uatang urub elum mernilikmi utuy angb aik,s ehinggdai sarankabna gig uruu ntuk melal

Analisis validitas soal-soal tes geografi buatan guru MA swasta diKecamatan Gondanglegi oleh Muthmainnah

 

?roses belajar Ketigak omponente rsleenbguaat djaarr taehrd irid arit iga komponeyna ngs alingb erkaitan. tujuan, r"Ioa" aan evaluasi.-pva,ri"i penilaiany angd iberikanp adas iswiyangb erfirngsui ntukm enjarintior"oara-*"ir, ag{ar suatup rogranp engaja* itu sudih sesuai-atadua *. ii. *i"gJsahh satu G{aot nedyaantygsler-grai, ngh arusm emenuhkir itcriah asilb erajayr -g uuft,oil,ra swasta soal-soal dibuato lehg ruug p-pg*tr*u.go *i unyu-tyirliCi dg aibterd riiakdaanp6 ara pae-rsbira*iaka ai"nf*. r roA_roay *g Hasila nalisisd an geruaitand apatd ijadikans ebagapi edomand alammenganrbkiel p.tusang r'u guna ke1al.uapnr osesb elajarm engui- iu" dapadt ijadikan, itugui uciand ial menour,ut soalu langans emester. Rumusamn asalahya ngd igunakand alamp enelitiana dararbrn gai,nana ydrqb" kurikuler,v aliditas,iternr", ti.ritit*, tiogot t"r,tt"*r, a*;y" b"d" Penelitianin i bertujuanu ntukm engetarrkufii G soa geograni* t"r'g"* rrae dfweansgtaanp o.$Snglegti ahunp €la iarinzooztzO0s3e rtak esesuaiasno al-soatel rsebut f{dah penyusunan-soaryabnagik .p eneritianio i t"-,**p""Jrijlaewsbaibpatsinfei s vwaatu.ragtlrfuis b iekp ",,eiitiuioyuaa uru*ra, e*g.f, t*fiffia- rko, uerjur.nt9*6r -TalM. etodpu" og;op;ruanu t"J "ffi observasdia nd okumentasyia ng$ -lah*an paaaa wil r"."rto ii ,r-p"Jur."rrr*i, semesteIIr tahunp elajaran2 00212003. Hasilp enelitianm gnunlu!$31bahwa(l:) Soalg eogxabfi uatang unrM A swastGa ondangrseugdi amrr em'ikvi ariditai*s* "r"I, ra i"a g""ein l** guruM A swasrcao naan{gqi Sgfl,g:ry{ buatagnu ruU a TS*wfra suCtTaov nua!,va annggttie alai tm imiliki-valfriL'item(3, ) rcliabel(o soalg eografi seUagiUan"r * .,raril"rgolong buatang uruM A s*ita-conaing"gi.ru"gi-u"rmemiliktii ngkakr esukarajenr ek Gondanglesgeib agiabne sarme1mgirl1ikui ail.(,5 )S oagl rogufiLiurunff iirA swasta aay" #0" j"r"i .;il-.6:-- " tv

Pengaruh penggunaan metode pembelajaran kooperatif model JIGSAW terhadap hasil belajar Geogafi siswa kelas II semester 2 MAN I Kediri tahun ajaran 2003/2004oleh Tri Muryanti

 

Pemrllhanm etode pembelalarang eograti yang tepat dapat berdampak positilt' erhadaph asil belajarg eografis isrva.S clamai ni metodep embelajaran yangm asihs enng digunakank hususnyad r MAN I Kedin adalahp embelalaran konvensionadl engan metode ceramah. lern1.'atam etode ini kurang mampu mcningkatkahna sil bclajar gcografis isrva.B crdasarkanp ermasalahalcnr sebut dtcobakamn etodep embela3arkaono peratrmt odelJ rgsarv. Tujuan penelitiani ni aciaiahu ntuk mengetahupi engaruhp enggunaan tnetodelr mbelajarank ooperatirf nodeJl igsarvte rhadapp eningkatahna silb elajar geogratsrr swak elasl l semeste2r MnN I Kedrnt ahuna ;aran2 U0i/20U4. Pcnclitiani ni menggunakamn etodcp cnelitiant indakank clas. Subyek penelrtrainn i adalahk elasl lA denganlu mlah siswa 43 orang.P enehtranrn l diiakuliand alamd uas iklusy aitus ikiust kemudiante sd ans eianJutnydail akulran tindakansi klusl l scbagapi cnvsmpurnaaknc mudiante s.D atay angr lipcrolehd ari trndakatne rsebudt ranahsrdse nganc arad esknptrkt ualrtatrl. Berdasarkanh asil peneiitianm enunlukkanb ahwa penggunaanm etocic pembelajarakno ogrratifm odel. ligsawd apatr rreningkatkahna ^sibl ela.;asr iswa. SrklusI terladrp erungkatanh asrlb elalars rsrvas ebesar5 5,95" /os edangkanp ada siklusI I te{adi peningkatanh asil belajars isrvas ebesar7 3,537 0. Berdasarkan analisrdsa tad rperolehto :3,74. KarenaL : 3,74> 1,67,m akad apatd isimpulkan bahwah asil belajars iswa kelas Il semeste2r MAN I Kediri teqadi peningkatan ini karcna adanya peranan guru yang sangat kompleks, di samping sebagai narasumbemr, anaJeJru gak onsultand alamp emberdayaakne qa kelompoks swa. Bagis iswae senspi cmbelajarakno

Pengaruh penggunaan lembar kegiatan siswa terhadap prestasi belajar geografi siswa kelas 1 SMU Negeri I Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan oleh Celara Windu Lasteningtias

 

Kenyataand i lapanganm enunjukkanb ahwap enggunaanL KS hampir merata di SMUA4au ntuk semuam ataplajarutr. Sementarad i pihak lain laporanm engenai keberhasilanp enggunaanL KS padam ata pelajarang eografib elum banyakd ijumpai. Atas dasar kenyataantadi akhimya diadakan penelitian denganjudul 'Pengaruh Penggunaaknm bar KegiatanS iswaT erhadapP restasBi elajar GeografiS iswaK elas t SMU Negeri I Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Tujuanp enelitiani ni adalahu ntuk mengetahupi engaruhp enggunaanle mbark egiatan siswa terhadap Prestasi Belajar Geografi Siswa Kelas 1 SMU Negeri 1 Kelumpang SelatanK abupatenK otabaruK alimantan Selatan. Berdasarkantu juan di atasm aka metodey ang digunakana dalahm etode eksperimenP. adap enelitiani ni ada dua kelompok sampel,y aitu kelompoky ang diajar menggunakanL KS (kelompok eksperimen)d an kelompoky angd iajar tanpa menggunakanL KS (kelompokk ontrol). Keduak elompok diambil secaraa cak berkelompok dari siswa kelas I semester I SMU Negeri I Kelumpang Selatan tahun pelajaran2 00312004ya ng berjumlah 128s isway ang tersebarp adat iga kelasy aitu kelas Ia sampai dengan kelas Ic. Adapun untuk menentukan kelas sampel dengan cara menyiapkan lembaran keriask ecil yang masing-masingd iberi tulisan Ia, Is, dan Ig, selanjutnyad iambil secaraa cak temyatay angt erambil adalahI a sebagaik elompoke ksperimend an Is sebagaki elompokk ontrol denganm asing-masings iswak elasI a sebanyak4 3 dan4 l siswa kelas Ic. Data prestasi belajar diperoleh dengan cara memberi tes pada sample setelah melewati masa perlakuan. Instrumen prestasi belajar memuat 20 butir soal, data yang diproleh selanjutnya diolah dengan telnik statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wngglnaan lembar kegiatan siswa berpengaruhte rhadapp restasib elajar geografis iswak elas 1 SMU Negeri 1 KelumpangS elatanK abupatenK otabaruK alimantan Selatan.Prestasbie lajars iswa yangd iajar denganm enggunakanL KS lebih baik daripadap restasib elajar sisway ang diajar tanpam enggunakanL KS. Berdasarkanh asil penelitiani ni, disarankanp erlunya pemanfaatand an pengembangaLnK S sebagami edia belajar di sekolah. Berdasarkanh asil penelitiani ni maka penulis ingin memberikans aran-saran kepadap endidik dan calonp endidik dalamr angkap eningkatanp restasib elajar geografi: kepadap arap eneliti yangt ertarik denganp engembangalne mbark egiatan siswa sekiranya perlu diteliti lagi variabel-variabelain s€perti : motivasi, minat, Iq yangdapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajar menggunakalne mbar kegiatans iswa,k epadap arap engajarb idangs tudi geografi, Khususnyad i SMU Negeri I KelumpangS elatanK abupatenK otabaruK alimantan Selatand engand iketahuinyab ahwap enggunaanle mbark egiatans iswa dapat meningkatkanp restasib elajar siswad alam mempelajarik onsepg eografi,m aka p€nggunaalne mbark egiatans iswad alam prosesb elajar mengajard ianjurkanu ntuk dipakai,k epadad inasp endidikank hususnyaD iknas KalimantanS elatan,m engingat masiht erbatasnyate nagam engajark hususnyag uru geografim aka perlu kiranya dinas pendidikan memikirkan apakah pemberian lembar kegiatan siswa tersebut perlu dikembangkand alamp rosesb elajar mengajar,k epadas ekolahd an kepalas ekolah kiranyad apatm engambilk eputusanu ntuk mengataski ebosanang uru waktu mengajar danjuga untuk mebangkitkan motivasi dan minat belajar siswa, hendaknya menggunakanle mbark egiatans iswa dalarnp rosesb elajarm engajar,d an peserta didik hendaknyam enjadikanl embar kegiatans iswa sebagasi ebuahk ebutuhanu ntuk meningkatkanp restasib elajar,k hususnyap lajara;n geograf.i ii

Perbedaan anatar nilai bidang studi geografi siswa yang tinggal di pondok pesantren dengan siswa yang tinggal di luar pondok pesantren di Madrasah Aliyah AlMaaraif Singosari Malang oleh Taukhid

 

Penggunaan media gambar dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas I Madrasah Tsanawiyah Ponpes Y.K.U.I Maskumambang Dukun Gresik tahun pelajaran 2002/2003 oleh Rohmah Alynusia

 

Pembelajaramne nulisk, hususnyma enuliss astrad ilaksanakapna daje ryang pendidikayna ngb erkelanjutadni sekolahL anjutanT ingkatp ertama(S Lrp). - - !.$El.jg* sastrad iajarkank epadas iswam ulaik elasI kemudianb irlanjut ke kelas tr !LTP. Pembelajarasna strad i tingkatS LTpl ebihb anyakp orsip emahamadna ri Fu$ap orspi €nggunaaDni. k elasI sLTp,p embelajaran -sastra a;ajartanh anyas ekali, yaitu''Membuaptu isid anm enrusunc erita"k emudianm empublikasikannya'(GBpp Bl 1994:10o).l eh karenait ulahp erlud ikembangkapne muitayarayna ngm ampu menariks iswad alamb erkaryaS. alahs atuu payaa dalahp enggunaan-gambsaibra gai media. Penelitianin i, secarau mumb ertujusnu ntukm emperoledhe skripsi penggunamane diag ambadr alamm enulisp uisis iswak elasI- C y.K.U.i MaskumambanDgu, kunG resik"A dapuntu juank hususd alamp enelitianin i adalah untukm emperole(lh) deskipsip rosesd,a n( 2) deslripshi asilp embelajaramne nulis puisi, Teoriy angd igunakand alamp enelitianin i adarah(l ) pengertiamn enulis(; 2) hubungamn enulisd €nsn keterampilabnr bahasay angt aiq t:l menuliss asrrg ry."{S sasrab €ntukp uis!,d anp uisi;( 4) menuliss astao atamc epp tingkatS LTp; dan( 5) pengertiamn edia,H asifikasim ediq danp emilihanm edia Penelitianin i dilakukand i kelasI -c MTs yKUI MaskumambanDgu kun- Gresikd engajnu mlahs isua2 0 orang.P enelitianin i dilaksanakamn utaianggat: Mei sampadi engnnl0 Juni2 003.R ancangapne nelitiany angd igunakana oatatr rancangatinn dakank elas.ln strumenp engumpudl atau tamaa dalahp enelitis endiri inshrmenp enuqialga dalahp edomano bservasni.n alisii hasilp enelitian yangd igunakaand alaha nalisisd atay angb enifat linier dans irkuler. . Dari hasilp erclitiani ni ditemukanb ahwaa ktMas siswad alamm enulisp uisi den_gmane nggunakamne diag ambapr adas iklusI mencapasik orr ata-rata2 ,?6 itau 6l,53yod engank ualifikasic ukup(c).A dapunk eberhasilasnis wad alamm enulis puisid enganm enggunakamne diag ambamr encapasik orr ata-m.t9a, go atau49,02o/o den^gakuna lifikaqsi angakt urang( E). padas iklusll mencapasi korr ata-rata3 ,53a tau 76,920d/oe ngank iralifikasi,baik@ ). Adapunk eberhasilainis wa dalamm enulisp uisi {enrn menggusal€mn ediag ambamr encapasik orr ata-rata1 3,07e hu6s,37o/o dengaknu alifikasci ukup( c). sedangkasni klusr II, aktivitass iswad alamm enulis puisid enganm enggunakamne diag ambamr encapasik orr ata-rata4 ,15 ataug4,06o/o dengaknu alifikasis angabt aik (A) dank eberhasilasnis wad alamm enulisp uisi lenganm enggunakamne diag ambamr encapasik orr ata-rata1 3,27a tau6 6,39o/o dengaknu alifitasic .kup (c). secaras nukturahl asilk aryas iswam eliputi( l) diksi (daya-sugeksatit a,p erbendaharakaant q danu rutank ata),( 2) pengimajianiimaji visuailm, ajia uditif,d ani majit akrit),( 3) katak onkret1, ,i1i" l;a.1i"earo.a, perbandingapne,r sonifikashi, iperbolad, ani roni), 1s;v lrifitcasi,t lul tipologi( tata wajah) Berdasa,rkhaans ilp enelitianin i, dapatd isa.rankakne padap enelitiy angl ajn supayamenindaklaqpiuotdi ak elamahadna nk ekurangnnyaK. ilemahant erse.but adalah anyam emfokuskapne nelitianp adaa ktivitasi iswa padas aatp embelajaran. Baggr-T r.[ menggunakamne diag ambasr elagaisatatsr atua ltematif pembelajaran.

Perancangan sistem telemetri dengan memanfaatkan gelombang radio oleh Triana Cahyaning

 

Tujuanp enelitianin i adalahr ancangb angunp entransmisdi atab esaranbesaranfis ik jarakj auh danp embuatanso Jiwarey angm ampum enteqemahkan datayangditerimma enjadit ampilany angm udahd ipahamiH. al ini didasarai tas pemikiranb ahwau ntukm engukurk eadaanfi sik suatud aerahte rutamad aerah yangs ulit dijangkaud and aerahr awanb encanad iperlukanp eralatany ang harganyam uraht etapi akuratd an handal.U ntuk itu perlu dikembangkan perpaduasni stema nalogd and igital untukm encapaki esederhanaadna nb iaya murah. Penelitianin i meliputir ancangb anguns istemp emancadr ans istem penerimaD. atad itransmisikand enganm etodet ertentum emanfaatkagne lombang radio.D atay angt elaht erkirim ke penerimad iolaho lehk omputerm elewatiL PT 1I LPT2. Sistemp emancatre rdiri dari suatut ransduserk,o nverterte gangank e frekuens(ik onverterV -f) danp emancarra dio.T ransdusemr engubahb esaranfi sis menjadbi esarantegangalins trik. Besarante ganganli strik ini secarala ngsung akand ikonversikanm enjadib esaranfr ekuenssi ebelumd imodulasikand an dipancarkanB.a gtanp enerimate rdiri dari suatup enerimaradio,filterp, ewaktu dasark, endalip ewaktud anu nit pencacahd engank oneksik e LPTI/LPT2. Sinyal yangs udahd ipancarkano leh sistemp emancasr elanjutnya kand iterimao leh penerimara dioy angd ilengkapio lehf ilter untukm enyarings inyalf rekuensyi ang dikehendakSi. inyala nalogi ni kemudiand iubahm ergadsi inyald igital oleh pemicuS chmittP. ewaktud asard ank endalip ewaktua kanm emberikanb asis waktu untuk membangkitkans inyal-sinyald engank ecepatante rtentu.K ecepatan sinyal-sinyainl i dikontrolo lehk omputerm elaluis oftware.S inyaly angm asuk hanyap adas aatg erbangb erlogikat inggi kemudiana kand icacaho lehu nit pencacadha nd iaturs edemikianh inggam asukd and apatd ibacak omputerL. ayar komputear kanm enampilkanh asilp engukuran. Hasil perancangasni stemt elemetrid enganm emanfaatkagne lombang radio ini adalahp erangkatk eras( hardware)d an perangkatlu nak (software) sistemH. asil pengujianr angkaiank onverterZ y'menunjukkang rafik linier pada saate ganganin put 410m V sampai1 252m Y, denganp ersamaayn : 4,4448x- 469,38H. asil pengujianr angkaianfl ter didapatkanfr ekuenstie ngahs ebesa3r 800 Hz denganb andwidths ebesa+r 600 t{-z.G rafik hasilp engujians ecara keseluruhadna ri sistemt elemetri ni berupag arisl inier setiapp erubahansu hu. Selisihs uhut erukuro leht ermometepr embandingd engany angt erukuro leh sistemte lemetrai dalaht 4"C. Kelebihans istemt elemetrii ni antaral ain adalahs ederhananysais tem pemancaHr.a l ini disebabkabne sarand ari transdusedr ikonversikans ecara langsunmg enjadib esaranfr ekuenski emudiand itransmisikans,e hinggati dak memerlukawn aktuk onversiy angb ergantungp adad etak.

Sistem komunikasi data dua arah berbasiskan pemrograman aplikasi short message service telepon seluler tipe siemens M35181 oleh Dian Syah Kurniawan

 

Perkembangajna man yang semakinm odemm endorongm anusiau ntuk melakukans uatup ekerjaany angm empunyafil eksibilitasd anm obilitast inggi. Perkembangadni dunia telematikac enderungm enjadikank omunikasi bersifat praktis, cepatd an akurat.K ecenderunganin i cukup beralasank arenas aati ni diperlukanp iranti komunikasiy ang memberikank emudahanb agi penggunanyat,i dak membutuhkanw aklu yang lama dalamp rosesnyad an akurasid atay angt e{amin. Telepons elulery angm erupakana plikasit eknologik omunikasmi obilet elah dilengkapib erbagaim acamf ungsi dan fasilitas yang memberikank emudahanb agr penggunanyaF. akta ini semakinm empertegabs ahwas istemk omunikasii ni mampu mewakili kebutuhan manusia modem saat ini. Salah satu fasilitas pada ponsel adalah short MessageS ervice( sMS) yaitu fasilitas yang berkemampuanu ntuk mengirim dan menerima pesan teks dari dan ke telepon seluler (Nurain, 2002). Pesan teks ini dapat tersusund ari kata-kataa taus ejumlahk ombinaski araktera lphanumerikF. asilitasS 'iIS ini juga mempunyaki elebihanp adak ecepatatnr ansferd ata,a kurasdi atad anl uasnya jangkauan. Di bidangi nstrumentasif isika, pengembangasni stemi nformasi wireless menjadik ebutuhany ang mendesakP. adak asusm onitoring aktivitas gunungb erapi diperlukana lat instrumentasjai rak jauh yangd ilengkapid engans istemi nformasi datad engana kurasid an kecepatantr ansferd ata yang terjamin. Contoh kongkret kasusi ni adalahm onitoring perubahante mperaturp adas uatuo byekp adal okasi gunungb erapi-A da keterbatasanm anusiau ntuk tedun langsungk e lokasi dengan pertimbangank eamanan.A gar data perubahante mperaturi ni dapatd imonitor terus kapan dan di manapun kita berada, diperlukan sebuah sistem pengiriman informasi untuk temperatury ang fleksibel. Salahs atuc ara penyampaianin formasi ini adalah denganp emanfaatanjaringanG lobal SystemforM obile (GSM) yangtelaht eruji sebagasi aranak omunikasim obile.D enganm enggunakanp emrogramana plikasi sMS ponsel didapatkan sistem komunikasi data dua arah untuk temperatur ini. Tujuan utamap erancangans istemi ni adalahu ntuk mendapatkans istem komunikasid atad ua arahu ntuk temperaturd enganm enggunakante lepons eluler sebagaki omunikatornya.D i sampingi tu adat ujuan khususy aitu (l)Mendapatkan rancanganp erangkatk eras(hardware)s istem.( 2) Mendapatkanp erangkatlu nak (soJiware) sistem. (3) Mengetahui proses ke{a sistern komunikasi data dua arah untuk temperatur ini yaitu untuk menerima kode akses dari user dan mengirimkan informasi data kembali ke user. Mekanismek e{a sistemi ni adalahs ebagabi erikut:p enggunad engan ponselnya mengirimkan kode akses dalam bentuk SMS yang sudah ditentukan sebelumnyake nomor SrtlS SatewaytertentuD. ata Si.1Su seri ni digunakanu ntuk mengaksedsa tah asil monitoring perubahante mperatury ang ditampung,padam emon komiuter. Dengana plikasi pemrograman.Sl,/Sd,a ta tersebutd iubahk e bentuk kom|inasi bilangani reksadesimayl ang merupakanh eader dataymgmengalir dari komputekr e smsg ateway.H eadeid aia dinamakanProtocoDl ata Unit (PDU)-Dai SMigateawayini"latrs inyal.Si.4Sd alam format PD{/dikirim dan ditenma dari dan ke telepon seluler pengguna. Hasil peranianganS istemk omunikasdi atad uaa rah Berbasiskan pemrogramanA plikasisiort Messages ewice Telepons eluler ini didapatkan p.r"ngi"t kerx'ftardware) danperangkalut naks istem( software)t elahs esuai den-g antu juan awal. D;ri hasil pengujian proses kefa sistem didapatkan sistem ini dapat bekerja dengan baik sesuai deogan tujuan yaitu menerima kode akses dari user dan mengirimkan informasi data kembali ke user.

Perbandingan hasil belajar model pembelajaran learning cycle-problem possing dan metode pembelajaran ceramah untuk pkok bahasan konsep mop pada siswa kelas 1 semester 1 SMUN 1 Kepanjen Kabupaten Malang tahun ajaran 2003/2004 oleh Yuyun Rusdyana

 

Berdasarkanp engamatanP PL dan diskusi dengang uru-guruk imia, temyatad i SMUN I Kepanjenb elump emahm enerapkanm odeip embelajaran Learning cycle-Problem posing dan masih banyak guru bidang Jtudi kimia hanya menerapkamn etodec eramahs, ehinggas elamap rosesp embelijarank imia, siswa cenderungp asifd ans iswam enerimas ajaa pay angd iberikano ieh guru.U ntuk itu dicobad ilakukanp enelitiand enganc aram enghadirkapne ndekataidengan menggunakarm odel pembelajaranL earning CycI e- p ro bI emp osi ng. Tujuan dalamp enelitiani ni adalahi ngin mengetahupi erbedaanp restasbi elajark imia yangm enggunakanm odel pembelajaranL earning cycle-problem posing dan metodep embelajaracne ramahp adap okok bahasank onsepm ol di kelasI semesteIr SMLfNI KepanjenK abupatenM alang. Populasdi alamp enelitianin i adalah7 kelass iswak elasI SMUN I KepanjenK abupatenM alang, sedangkans ampelp enelitiant erdiri dari 2 kelas yangp engambilans ampelnyad ilakukan secarap urposive Cluster Random sampling.P sreliti {nenyusuns eperangkaitn strumenb erupa2 0 soal tes obyektif yangterdirid ari l0 soalt esp ilihan gandad an l0 soalt esb enar-saladhe ngan empatp ilihan yangs ebelumnytae lahd iuji validitas,t ingkatk esukarand, iyabeda itgmt es sertau ji refiabilitasi nstrurnenD. atay angd iambitd alamp enelitianin i adalahd atap restasbi elajars iswab aik kelompoke ksperimenm aupunk elompok kontrol.K eduad atak emudiand ianalisisd enganm enggunakaunj i-t. Hasil penelitiani ni menunjukkanb ahwa:m odelp embelajaraLne arnmg cycle-ProblemP osingl ebih efektif dalamm eningkatkanh asilb ilalar kimia dibandingkand enganm etodep embelajaranc eramahd enganp erbeiaan skor perolehasne besa1r 0,71.

Efektifitas metode pembelajaran kooperatif teknik JIGSAW terhadap prestasi belajar kimia siswa kelas I MAN 2 Madiun pada pokok bahasan materi dan perubahannya oleh Ima Rahmawati

 

Pokokb ahasanm aterid arrp erubahannyma erupakanpokokb ahasan,yang dianggaps ulitoleh siswaM AN 2 Madiun' Nilai rata-ratas rswap aoap oKoK bahasamn atend anp eruoahannvpi adat ahun ajayn.2002l2001adalah4 ,49. ffi- ilr"l-*twu riifu i *tu-*i'u riuti p.tuit.tt kimiap adap okokb ahasamn ateri danfierubahannityua m akap erlua danysau atucaruan tukm eilngKauannya Salatsra tuc arao ntoxm *iniiatkan prLstasbie lajakr imias iswaa dalahd engan ilffia "all;ffi;i;a; d"belajal-anm, isalnyma etodep embelajaran k""o-o'-pMe;r;aa;ttitfae nkn"eikijii zgusnaawk.an dalamp enelitianin i adalahm etodeeksperirnerl,dan metodeo Useriasi]felnikp engambilasna mpeyl angd irunakana datanp enanKan ,.i""piin".it.if"ripot 1"tu.[o fimpling)s ecdrdac ak.S ampedl alamp enelitia'i ni ffi[ft; a;;t6rii, vtt" l"ias r"t iebagatie lompokk 6ntrold ank elasl- 2 ;#;*;i kfiftot it-ipe.i*en. Kelompolei ksperimednia jard engan ;;dffil"i#i".i 6ii|i*"" t"oplrati'f teknikiigsawt't d?n*q' kelonrpoli' iibntiSfoiult denganri renggunaicpaenm belajaracne ramahD alamp enelthatnn t e#;i.ffirpai OitaV aitutatak emampuan.iwdaal. tap restasbie laiard- ata if.i*ii.iiir*'" setrnap .oi"sp crn-bclajddrat' rd atas ikhpA. nalisitsr nltrk. . ;;;grll;iilt*is paadp e*rilian ini doaanm enggunakaunji t satue korp ihak k""a"n" a'Bn.crdasarkat pcrltiftrrtgatttctt tg;tttrtr crrggtrrtatkuai tn t crscbt^rdt ipctolct6lt' 1*'* > truuyear itu3 ,025> 2,390.B erartFi Iod itolakd anH r

Penentuan massa optimum proses biosorpsi ragi roti terhadap ion Cr(VI) dan waktu kontak optimum proses perolehan kembali ion Cr(VI) dari ragi roti oleh Mohammad Mansurman

 

Limbahk rom merupakanh asils ampingb eberapain dustris epertin dustri elektroplatingd an penyamakank ulit yang dibuangd alam bentuk Cr(III) ataupun Cr(VI). Keduanyab erbahayab agi kesehatanm anusiak arenad apatm enyebabkan kankerk ulit dan organp emapasanP. enurunank adark rom dapatd ilakukand engan prosesb iosorpsyi angm enggunakarna gi roti sebagabi iosorbennyaB.a nyaknya jumlah ion krom yangd apatd iserapd ipengaruhoi lehm assar agi roti yangd igunakan, sedangkabna nyaknyajumlahio n krom yangd ilepask embalid ipengaruhoi lehw aktu kontaky angd ilakukans elamap rosesp erolehank embali.P enelitianin i bertujuan untuk:( 1) menentukanb erato ptimumr agi roti padap rosesb iosorpsti erhadapio n Cr(VI), (2) menentukanw aktuk oritako ptimump adap rosesp erolehank embalii on Cr(VI). Penelitianin i dilakukand i laboratoriumK imia UniversitasN egeriM alang. Prosesb iosorpsdi ilakukand enganm etodeb atchd enganv ariasib eratr agi roli 1,2,3, 4, 5, dan6 g. Masing-masingb eratr agi roti dikontakkand enganla rutani on Cr(VI) selama3 jam dand ikocokd engank ecepatan1 50r pm. Padap rosesp erolehank embali ion Cr(VI), beratr agi optimumd ikontakkante rhadapH CI 0,1 M denganv ariasi waktuk ontak5 ,10,15,601, 80d an3 60 menit.K adari on Cr(VI) sebelumd ans esudah perlakuand itentukand enganS SA,d atay angd iperolehd ihitungs ebaga%i biosorpsi dan% perolehakne mbali. Hasil penelitianm enunjukanb ahwaberaot ptimumr ugi roti padap roses biosorpsia dalah4g denganr erctao6biosorpstei rhadapio n cr(vl) sebesa3r 4,16%. Sedangkawn akruk ontako ptimumt erhadapH CI 0,1 M padap rosesp erolehan kembalii on cr(vl) adalah6 0 menitd engan% perolehank embalis ebesa3r 5,63o /o. Berdasarkahna silt ersebupt rosesb iosorpsio n C(VI) oleh dindings elr agi diduga cenderunmg elaluim ekanismep enjebakan(f isisorpsi).Untukm embuktikand ugaan tersebut maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai waklu kontak proses biosorpsiio n C(VI) olehr agi roti. il tl til i1 I t I t I;t ;

Pengaruh fase pertumbuhan dan perlakuan awal biosorpsi saccharomyces cerevisiae terhadap ion seng (II) oleh Novidha Muji Rahayuningrum

 

Pengaruh suhu imprenagsi pada pembuatan zeolit-Mn yang dioksidasi sebagai adsorben ion besi (III) dalam minyak pelumas bekas oleh Dian Aryani Puspita Sari

 

Minyak pelumas bekas merupakan minyak pelumas yang mengandung kontaminan-kontaminatenr suspenspi ascap akai. Kontaminanl ersuspensdi alam tninjak pelumasb ekasd apatb erupai on logare-i on logarn Minyak pelumasb ekas dapat diolah kembali menjadi minyak pelumas baru, oleh karena ituperlu dilahrkan penurunakno nsentrasiio n logam dalam minyak pelulnasb ekas.D alam penelitiani ni konsenfrasioi n logamy ang diturunkrn adalahi on Fe3*.p enurunank onslntrasi ion Fe" dilalrukand enganp rosesa dsorpsim enggunakanz eolit-Mn. penelitian ini bertujuanu ntukm engetahupi engaruhs uhui mpregnasip adap embuatanz eolit-Mn terhadakpe mampuamn engdsorpsioi n Fer*d alamm inyakp elumasb ekas. Zeolita lam( Z-AI) diaktivasid enganc arad irendamd alaml arutanW I %, Hcl 6 M, NILNO: I M, dank alsinaspi adas uhu7 50'c. Zeolit Aktifyang diperoleh disingkaZt -Ak.ImpregnasZi- Ak dilakukand enganla rutang aramM ncr2l4H2o {enganv ariasis uhup erendama2n5 "C,35"C,d an4 5"C.Z -Ak hasili mpregnasi denganv ariasis uhui ni selanjutnyad ioksidasid enganK Mnor l% dalarns uasana asamd anb erturut-turudti singkatz -Mnl,z-Mn2,z-Mn3. uji karakterisasmi eliputi pengukwakne asamasna mpe(l zeolit)d enganp enyerapaanm oniakd anu ji jumlah Mn' yangt eradsorpsdie nganA AS. uji aktivitasz eolit-Mnm engadsorpsioi n Fe3* dilakukand enganm engocokc ampuranz eolit dan minyak pelumasb ekass elamaI jam, kemudiand isaring.P engukuranv iskositask inematik minyak pelumasb ekas sebelumd ans esudahd ikontakand engans ampelm enggunakanv is[ometer osfwald selanjutnvam inyakp elumasb ekast ersebutd idestmksid engan HCI 6 M dan HNo: 25%.J umlahF e" yangt eradsorpsdii ukur denganA AS. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwaj umlah Mn2* yang teradsorpsdi alam zeolit aktif setelahp rosesim pregnasis emakinb esard engans emakinm eningkatnya s\imprgqnasi, yaitu untuk suhu 25"C,35"C dan 45.C jumlah Mn2* yang trradsorpsbi erturut-turut1 7, 313%, 19,593%d an2 4,4676/oK.e asarnanz eolit semakin ra&h dengans emakinm eningkatnyas uhui mpregnasi.u ntuk suhu2 5oc, 35oc, a5€ ke$arn8nz eolitb erturut-turu2t, 689I mmoug,2 ,470 6 mmovs dan2 .l2gg mmol/gk emanplanz eolit-Mnm engadsorpisoi n Fe3+s emakinm e-ningt

Penentuan pH optimum dan berat optimum pada biosorpsi oleh ragi roti (Saccharomyces cereviside) terhada ion logam Cr (III) Catur Titisari

 

Padau mumnyal imbah yang berasald ari sumberp encernarm engandung bahan-bahakni mia beracunb erbahayaS. alahs atub ahanp encemary ang banyak terdapat dalam air buangan atau limbah industri seperti industri elektroplating dan penyamakaknu lit adalahio n logamC r(III). Ion logamC r(III) sangabt erbahaya karenad apatm engakibatkane fek toksisitasd an karsinogen.U ntuk mengatasi masalahte rsebut,m akad ikembangkans uatum etodep engolahanli mbah cair yang mengandungio n logam Cr(III) yang relatif mudah,m urah,d an ramahl ingkungan secarab iosorpsid enganm enggunakanra gi roti (Saccharomycecse revisiae). Penelitiante lahd ilakukand i LaboratoriumK imia FMIPA Universitas NegeriM alang. Langkah-langkahy ang dilakukan dalam penelitiani ni, yaitu pembuatanla rutani on logam Cr(III) denganb erbagaik onsentrasik, emudian dilakukanu ji kemampuanb iosorpsiy ang meliputi penentuanp H optimum yang dilakukan dengan membuat variasi pH larutan ion logam Cr(III), yaitu pada pH 2,0,3,0;4,0;5,0;d an6,0s, ertap enentuabne rato ptimumr agir oti yangd ilakukan denganm embuavt ariasib eratr agi roti yangd igunakand alamp rosesb iosorpsi, yaitu0 ,1;0 ,2;1,0;5,0;d an1 0,0g ram.K onsentrasioi n logamC r(III)y angt ersisa dalaml arutand iukur denganm enggunakans pektrofotometris erapana tom. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pH optimum biosorpsi pada ragi roti terhadap ion logam Cr(II! adalah pH 6,0 dan berat optimum biosorpsi sebesa0r ,2 gran.P ersenb iosorpspi adak eadaanp H danb erato ptimumt ersebut sebesa6r 7,47yod, ank apasitasb iosorpssi ebesa6r ,950m g/g.

anian tentang jumlah total koloni kapang dan identifiasi spesies-spesies kapang kontaminan dalam tepung roti di beberapa pasar Kota Malang oleh Retno Wardanai

 

Tepungr oti merupakanh asilo lahr oti tawary angd imanfaatkan.untumke lapisi berbagai^maiasma jiang orengb ercitar asaa sina taug urih,s eperti.koketr, isoles,n ugget, uyu."gor"ng dan u-dangg oreig. Tepungr oti mengandungk arbohidrd, protein,d an lemak y-g ti"*pit un suUsta iyang sesuaiu ntuk pertumbuhand an perkembangbiakakna pang' koritaminasik apangd alamt epungr oti dapatd isebabkana, ntaral ain karenap enggunaan bahanb aku yangt erkontaminaski apang.K ontaminasit ersebutd apatt erjadi selamap roses pengolahan-dapne ngemnsasne rtas -elamap rosesp enyimpanante pungr oti, sehinggad apat r"tigutiU"*- feniat an dan penurunan mutu tepung roti. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) m-engetahujui mlah total koloni kapangk ontaminan;2 ) meneliti spesies-spesieksa pang tontamioan;3 imengetahurs pesiesk apangk ontaminany angd ominan;& f +) menentukan kualitasm ikobiologi tepungr oti berdasarkajnu mlah total koloni kapangk ontaminand alam te^p un-gpr eontie. litian ini merupakanp enelitiand eskriptif observasionalP. enelitiand ilakukand i Laboratorium Mikobiologi Jurusan Biologi FMPA Universitas Negeri Malang' mulai bulan November 2003 sampai dengan bulan Februari 2004. Sampel yang digunakan ialah tepung roti kode x dan Y yang dijual di empat pasar Kota Malang sebanyak l0 gram yang diiakuian masing-masindga lamt iga ulangan.T eknik pengumpuland ata-dilakukadne ngan penghitungajnrr ifufr totuf koloni kapangd ani dentifikasis pesies-spesikeasp angk ontaminan dalam tepung roti Kode X dan Y. Hasifl rneliuanin i menunjukkbaanh ware ratjau mlahto tall olgn:I .arylC.fy+p* dalam tepung roti kode X ialah 3,58 x 106 cfu/g dan tepung roti kode Y ialah 1,04 x 10" cfir/g. spesie;-spesieksa pangk ontaminany ang ditemukand alamt epungr oti kode X dan y sJUanya2t 6 spesiesk apang,y aitu:A , flwus, A. candidusA, . clavatusA, . niger,A . oryzae, A. tamaiii, A.fumigatus,-Ai.r itri"tut, P. expansumP, . chrysogenumP,. citreonigrumP, . rugulosumP, .funiiulosum,P . camembertPi, -f ellutanum,E ' cinnamopurpureumF'' eriuiseti, C. clidosporioides, C. herbarum, Curvularia sp, G. candidum, Mvcelia Sterilia sp A, It[ycelia Steiilia sp B, fuIycelia Sterilia sp C, Mycelia Sterilia sp D, dzn fuIycelia St"rilii spE. Spesiesk apangy ang paling dominant umbuhd alamt epungr oti baik kodeX -uup*i yangdijual Oie-pat pat- fot" Malang ialah C. cladospo-rioidesJ umlaht otal mfoni tapang-kontaminadna lamt epungr oti kode X danY yang diteliti tersebutm, elebihi batas maksimum cemafan kapang dalam makanan, menurut Direktorat Jenderal PengawasaOn bat dan Makanano ntot t"p,ntg dan hasil olahnyay airu 10" cfu/g' Hal ini meriunjukkanb ahwak ualitast epungr oti kode X dan Y yang digunakans ebagasi ampel dalam penelitian ini kurang memenuhi syarat untuk dikonsumsi'

Pengaruh variasi suhu kalsinasi pada aktivasi zeolit alam Desa kedung Banteng Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang terhadap kulaitas kimia minyak goreng bekas oleh restuningsih Danayanti

 

Minyak kelapa adalah salatr satu jenis minyak nabati yang sering digunakan dalamp engolatranb ahanp mgm, misalnyas ebagami inyak goreng.M inyak goreng berfungssi ebagapi enghantapr anas,p enambahra sag urih, danp enambahn ilai kalori bahanp angans ertas umbere nergiy ang lebih efektifdaripadak arbohidratd an proteinP. enggunaamni nyakg orengs ecarab erulang-ulandga patm enyebabkan penurunaknu alitasm inyakg oreng,s alahs atunyaa dalahk ualitask imia.S alahs atu cara untuk memperbaiki kualitas kimia minyak gor€ng bekas adalah dengan menggunakaand sorbens, alahs atunyaa dalahz eolit. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahupia ngaruhs uhuk alsinasiz eolit terhadapk amampuannydaa lam meningkatkaknu alitask imia minyakg orengb ekas. Zeolit yangd igunakand alamp enelitianin i berasadl ari desaK edungB anteng kecamataSn umbermanjingW etank abupatenM alangd enganu kuran4 0-50M esh. Jenisz eolity angd igunakana dalahz eolity angm engandun8g5 7om ordenitA. ktivasi dilakukans ecarak imia maupunf isika. Aktivasi secarak imia dilakukand engart merendamze olitd enganH F lVo,d ilanjutkand enganm erefluksd alamH CI 6 N dengans uhu7 0uCs elama4 jam kemudianm erendamze olitd enganN FLNOgI M selamaI jam. Aktivasis ecarafi ^sikad ilakukan9 enganp emanasaant auk alsinaspi ada suhu5 500C6, 50uC7, 50uC8, 50'c,950'C,0l 50'c di dalarnfurnucsee lama5 j am. Selanjutnyzae olita ktifdan minyakg orengb ekasd ikocokd engans hakedr engan kecepata1n3 0r pm selama2 jam untukk emudiand ihitungb ilangana samb, ilangan peroksidab, ilangani od, danb ilanganp enyabunand ari minyak gorengb ekast ersebut' Hasilp enelitianm enunjukkabna hwaz eolity angd iaktivaspi adas uhu kalsinas7i 500Cm emilikijumlaha samp alingb esary aitu2 ,94lmmoVgramA. ktivasi zeolit padas uhut ersebutm enghasilkanm inyak gorengd engank ualitaso ptimum yangd itunjukkand enganp enurunanb ilangana samm enjad5i 3olop; enurunan bilanganp eroksidam enjadi3 7%o;penlrunabnil anganio d menjadi5 3%.V ariasis uhu kalsinastii dak mempengaruhbi langanp enyabunamn inyakg or€ng.

Pengolahan perawatan gedung pasar besar dan pasar Dinoyo Kota Malang oleh Ketut Prasetiyo

 

Pengalamanm enunjukkanb ahwa pembangunagne dungl ebih mudah diripaOa melaksanakantu gas kewajiban merawat dan memeliharbal.e h karenait u tidakm engherankaanp abilag edung-gedung yangm ewahy ang baru saja selesaid ibangund alamw. aktu.beberapa ianulnk emudhnm utunyate lahm enurunt,e rutamag edung-gedunyagn g berfu-nsgesoie abgaagimafaia snialit aus mumd anf asilitasso sial. dikatakanb ahwap erawatang edungd i lndonesia masihb elunmi endapapte rhatiayna ngc ukups eriusS. epertdi iungkapkan oleh Dirjenc iptakarya( 1988)s ampais aat ini. PeraturanG edungd i lndonesiay ang bersifatn asionalb elum ada, peraturany ang sec€lra khususm engatutre ntangp emeliharaadna n perawatang edungj uga beluma da. oleh karenai tu, perlums egerad isiapkanp enyusunannya, y-paenngi aakfaain mengatutre ntangk ewajiband an tanggungja wab pemilik, atau penghunis uatu bangunana tau pemeliharaana tau 'p erawatagne dungnYa. Rancangan penelitian ini berdasarkan tujuannya termasuk penelitiaOn estirtpdtiat n menggunakamne toded eskriptiyf,a ngb erusaha mendeskripsikapne nerapanm anajemenp erawatanb angunanp asar Besard an pasarb inoyoK otaM alango leh pengelolap asar.P enelitian deskriptifb iasanyab ertujuanu ntuk mendeskripsikasne cara rinci fenomensao siatle rtentud, ans epertbi iasanydai lakukatna npah ipotessis yang telah dirumuskans ecara ketat. Data penelitiand eskriptifi ni dikum'Bpeurldkaadsnea nrgkaannte knikp enyebaradna ta. hasilp enelitianm, akas ebagianb esard arip engelola gedungp asard i KotaM alangti dakm enerapkapne ngelolaanp erawatan geOungB. aik dari segi konsep,p roses,s erta sistemy ang digunakan dalamo perasionpael rawatagne dungp asar. Berdasarkahna silp enelitian,d apatd isarankanp ihakp engelola pasarK otaM alangd iharapkaunn tukm enerapkamn anajemepne rawatan gedungd alamm elakukapne rawatagne dungp asar

Perbandingan hasil blajar biologi siswa kelas II SMP Negeri 3 Peterongan Jombang yang diajar dengan pembelajaran kooperatif model JIGSAW dan pembelajara konvensional oleh Sri Indah Wahyuni

 

Salatr satu masalah pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalahm asihr endahnyam utu guru yangj uga mengakibatkanr endahnyam utu pendidikan di lndonesia. Banyak kegiatan yang diadakan untuk meningkatkan mutu guru, misalnyad eng;anp elatihan,s eminar,d an penyuluhanA. kan tetapi, kegiatan tersebut belum memunculkan kompetensi guru dalam pembelajaran. Secarau mum,m etodec eramahd alam pembelajaranB iologi masihd ianggap sebagami etodep embelajarany ang pahng sesuaid an layak untuk diterapkano leh guru. Akan tetapi, padak enyataannyam etodei ni belum mampum emecahkan masalah yang ad4 seperti hasil belajar yang rendah dan ketidakaktifan siswa selama pembelajaran. Berdasarkanh asil observasi,d i SMPN 3 Peterongan-Jombang, pembelajaranBiologim asih menggunakanm etodec eramah.D enganm etodei ni ternyata kurang mampu meningkatkan hasil belajar Biologi siswa. Hal ini dapat diketahui dari daftar nilai Biologi siswa kelas tr SMPN 3 Peterongan-Jombang yang hanya mencapai 6,4 - 7,00. Dari permasalahatne rsebutm aka dilalcukanp enelitiand engan menerapkanm etodep embelajaranb anr, yaitu metodep embelajarank ooperatif model Jigsaw.P enelitiani ni bertujuanu nhrk mengetatruai pakaha dap erbedaan hasil belajarB iologi sisway ang diajar denganp embelajarank ooperatifm odel Jigsawd anp embelajarakno nvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (qaasi experimental)d enganm enggunakand esainp retesd an postest erhadapd ua kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas II SMPN 3 Peterongan-Jombansge dangkans ampelp enelitian adalahd ua kelasy angd iambil secaraa cak,y aitu kelast r{ dengan4 2 siswa( kelompok eksperimen)d an kelas II-A dengan 42 siswa (kelompok konfol). Kelompok eksperimen diajar dengan pembelajarank ooperatifm odel Jigsaw,s edangkank elompokk ontrol diajar denganp embelajarank onvensional. Berdasarkanp enghitunganu ji t diperoleht r,it- e ) tuuu. yaitu 6,87 > 1,993 pada taraf sigrifikasi 5% yangberarti Hoditolak. Dengan demikian dapat disimpulkanb ahwaa dap erbedaanh asil belajar Biologi sisway ang diajar dengan pembelajarank ooperatifm odel Jigsawd an pembelajarank onvensional.. Berdasarkanr ata-ratapeningkatanh asil belajar, dapatd ikatakanb ahwah asil belajar sisway angd iajar denganp embelajarank ooperatif model Jigsawl ebih tinggi dari padas isway ang diajar dengan pembelajarank onvensional,y aitu 46,73> 32,45.

Pengaruh urutan tingkat kesukaran butir soalbiologi terhadapskor tes siswa kelas II SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang tahun ajaran 2002/2003 oleh Yatmisri

 

ABSTRAK Yahnisri. 2003. Penganth l lnttan T-ingkaKt e.wkaronR utir f*tal Biologi 'l'erhadap Skor 'lbs Siswa Kela.s II SML/ Inboralorium Llniversitas Negeri Malang'l'ahwta jaran 2002,'2003S. kripsi,J urusanB iologi, Fakultas Matematikad an llmu PengetahuaAn lam, UniversitasN egeriM alang. Pembirnbing(l:) Drs.S usefyoadSi etjo,M .Pd,( II) Drs.T riastonoIm amP ., M.Pd. Kata kunci: urutant ingkatk esukaranb utir soal,s kor tes siswa. Dalamp rosesb elajar-rnengajaerv aluasim emegangp erananp enting.H asil belajarp erlud ievaluasti mtukm engetahuai pakaht ujuanp engajarante rcapaai tau tidak.U ntukd apatm elakukane valuashi arusd ilakukanp engukuranle bih dahulu. Dalamp engukurand igunakante knik tes dan teknik non tes.S oalt esy angb aik dans udahm emenuhfi ungsinyaa dalaha pabilas oalt es tersebut idak terlalum udahd ant idak terlalus ukar.P enelitianin i bertujuanu ntuk mengetahuai dat idaknyap engaruhu rutant ingkatk esukaranb utir soalB iologi terhadaps kort es siswa kelasI I SMU LaboratoriumU niversitasN egeriM alang tahuna jaran2 002/2 003, dan urutan manakah yang paling baik dari ketiga urutan yang dipakai yaitu mudah - sukar. sukar- mudah dan mudah - sukar - mudah. Penelitiand ilakukand i SMU LaboratoriumU niversitasN egeriM alang padatanggal6s ampadi enganl 3 Juni 2003.M etodey ang digunakand alamp enelitiani ni adalahe ksperimentasle mud an analisish asil penelitiand ipakai analisisv arians atua rah( Uji F). lnstnrmena tau soaly ang digunakand alamp enelitian ini dibuat oleh peneliti dan guru bidang studi Biologi di SMU Laboratorium UniversitasN egeriM alang. Hasilp enelitianm enwrjukkana dap erbedaans igrrifrkans kor tesy ang diperoleho leht iap-tiapk elompokd alarnp enelitiany aitu kelompok I dengan susunans oalm udah- sukars korr ata-ratas ebesa2r 3, 15909091k, elompok2 dengan susunan soal sukar - mudah skor rata-rata sebesar 17 ,09302326, dan kelompok 3 dengan susunan soal mudah - sukar - mudah skor rata-rata sebesar 18,62790698B.e rdasarkanh asilt ersebudt an analisisd atam akad apatd isimpulkan bahwa ada penganrh urutan tingkat kesukaran butir soal Biologi terhadap skor tes siswak elasI I SMU L,aboratoriumU niversitasN egeri Malang tahun ajaran 2N2D003. Uruan tingkat kesukaran butir soal Biologi yang baik adalah mudah - sut(ar. Berdasarkanh asil penelitian ini, dapatd isarankana gar dilakukan penelitian lebih lanjut yaitu denganm enggunakans oal tes bentuk essaya tau tes subyektif denganp okok bahasany ang berbeda.D isarankanjuga waktu yang di- grurakan untukm engerjakatne sd apatd igrurakans ebagavi ariabelb arud alamp enelitian.

Konstribuasi kemampuan aspek-aspek proses belajar mengajar (PBM) terhadap keberhasilan pelaksanaan program pengalaman lapangan (PPL) bagi mahasiswa pendidikan fisika Universitas Negeri Malang oleh Heni Herawati

 

Matakuliah Proses Belajar Mengajar (MPBM) merupakan aspek penting bagi setiap mahasiswa pendidikan dalam kegiatan proses belajar mengajar. Dengan memiliki pembekalan MPBM yang mantap d iharapkanr nahasiswarn ampud an percaya diri dalam menghadapi proses belajar mengajar di lapangan (SLTP/SMU). Kemampuan dalam berbagai aspek PBM yang telah diperoleh di bangku kuliah diwujudkan dalam pelaksanaanP PL. ProgramP engalamanL apangana dalahp rogramk egiatanm ahasiswab elajar berlatih merfialankanf ungsi dan tugasg uru: mengajar,m embimbing siswa, mengevaluasim, emahamia dministrasid an pengelolaans ekolah.p pl- sebagamr uara belajary ang mengintegrasikanb erbagaip engalamanb elajar di kampus,s elanjutnya rnempraktekkanil mu dan pengetahuannydai lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi kemampuan aspekaspek PBM yang terdiri dari Strategi Belajar Mengajar (sBM), Evaluasi pendidikan Fisika (EPF), PengembangaPn rogramP engajaranF isika @3F)t erhadapk eberhasilan pelaksanaanP PL. Kontribusi yang dideskripsikand alam penelitiani ni adalah:( l) kontribusi kemampuana spekS BM terhadapk eberhasilanp elaksanaanp pl-, (2) kontribusi kemampuana spekE PF terhadapk eberhasilanp elaksanaanp pl., (3) kontribusi kemampuana spekP 3F terhadapk eberhasilanp elaksanaanp pl-, (4) aspek-aspeke mampuanP BM mana yang paling besarm emberikank ontribusi terhadapk eberhasilanp elaksanaanP PL. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa pendidikan fisika, yang melaksanakanP PL semesterg asalt ahun akademik 200012001dKi otamadyaM alang, denganm enggunakanrn etodee xpostf acto. Datapenelitian diperolehd ari hasil instrumena spek-aspeke mampuanP BM mahasiswap pl- pendidikanf isika beserta guru pamongy ang berupak uesionert ertutup.K eberhasilanp elaksanaanp pldinyatakan dalam bentuk nilai PPL yang diperoleh langsung dari UpT ppl- Universitas Negeri Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat kontribusi kemampuan aspek SBM terhadapk eberhasilanp elaksanaanP PL sebesar2 2,67%( 2) terdapatk ontribusi aspek kemampuanE PF terhadapk eberhasilanp elaksanaanp pl- sebesar5 ,55% (3) terdapat aspekk ontribusi kemampuanP 3F terhadapk eberhasilanp elaksaaanp pl- sebesar 53,65%( 4) aspek-aspeke mampuanP BM yang paling besarm emberikank ontribusi terhadapk eberhasilanp elaksanaanP PL adalaha spekk emampuanP 3F sebesar 53,65%.J adi kontribusi aspek-aspeke mampuanP BM terhadapk eberhasilan pelaksanaanP PL padam ahasiswap endidikanf isika PPL semesterg asalt ahun akademik 2000/2001 mencapai 81,87 %.

A study on racism in john grisham's a Time to Kill: a sociological perspective by Yoyok Agus Dwi Irawan

 

Despiteth eird ifferenpt hysicafli aits,b asicalrhyu manb eingsa ll overt he worlda rec reatedth es ameU. nfortunateltyh,e sed ifferencepso tentiallcyr eatea great problemin theh ando f misledin dividualsT.h el ongh istoryo f racialc onflictb enveen blacka ndw hitep eoplein theu niteds tateso f Americap rovideas ne xampleIt. is widelyk nownt hatw hitep eoplete ndt o be mores uperioti hant heb lacko nes. Moreoverb,l ackp eoplea reo ftent reatedu nequallyinv ariousa spectosf life. Discriminatorayc tst akep lacea ndt his heavilya ggnvatesth em isfortunefo r being such_ma inoriug oup.I n respecrto theh umanri ghtst,h ep henomenoonf r acismis worth-contemplatinRgl.1 sm shouldn o longere iist. It violatest heh umanr ightst hat humanb eingsh aveb y birth. ^ . . H9*uy9r,t hup atheticp henomenoonf racismd oese xistu p to now. considerintgh is,t hew riterd ecidetso conducat studya nalyzinigt. studyingtt re r-aciy in realityi q indeedb, eyondh is scopeo f srudya nd.tr[t"r,." iet, basedo n thei deat hata goodn ovelr eflectst hen aturea nar eaiityf oundi n;rryd;y tife, and thatr eadersc anl earns omethingva luablea boutl ife after readingit,t t e p't"norenon of racismin JohnG risham'nso verl rimet o Kiil is worth-anarylin*.- - ' studya imsa t answeringth ef ollowingt t'ee researcphr ibl.*r. Firsto f all, to knoww hichi ncidentisn JohnG risham,As- Timet, Kiil tl.6;;i;;.*"rg.n.. of racism.s econdh, ow racismi s manifestedin thep rocesos rcariree Hailey'sf iial asi t is describedin the novel.A nd third,t o knowt hl solutionsth ate ndt he manifestatioonf racismi n this novel.A qualitatived esignis formulateda ndt he descriptivete chniqueo f analysisis used.T hew riter decidesto makeu rc ofth. sociologicapl erspectivaes t heb asiso fhis anarysids uet o thef act thaiso"iotogy embodietsh et heorieso fracismi n a greate xte;t, besidesu einga scieo".t rrutu ..t describeasn yp henomenotna kingp laie in thes ociety. nove. lo Tn thh.eeb ntah, s9if sin dingsa rca chievebdy anaryzintgh eq uotationcsi tedf romt he of the sociologicapl erspectirr"ara t thi writer trasr eviewed. R"f1jlg_l" the fint problemt,r voi ncidentit riggert he emergencoef racismi n A Time to Kill. They are the raciar rape and viorenc" o?1onya Lee fraitey done by two white criminalsa ndt her eraliatormy urderthaTr onya'sfa therc, arl L.; ili;t, .ommits againstth et wo whiter apistsM. eanwhilet,h e,manifestationosf r acisma st trec oreo t the secondre searchp roblema red escribeda sf ollow. They aret he useo fthe offensivet erm nigger or animal to addressb lack people,t he prejudicea gainstc arl Lee Hailey which claims that he is definitety guilty, and the emergenceo f institutionaal nda ttitudinald iscriminationT. he discriminationin sheriffelectiont,h e separationin living site, the discriminatorya cts in sport,t he segregationt,h e little number of black legal officers in daily operation, the contrast in verdict's treatment of the samec rime,t le all-white-jurym embersin carl LeeH ailey'st rial, the hiehlight ofslaveryi n the past,t he historyo fbus segregationth, e extremew ealthd iscrepancy between the master and the slave in that era, the sharp contrast in terms of black family incomea nd occupation( economicd iscrepancy)t,h e fact that cad Lee Hailey. hardly can pay his lawyer accordingly, and the suffering of his family caused by this, are all the implernentationso f the institutional discrimination foundi nA Timet o Kilt. On the other hand, the revival ofa secret and illegal organization against black people named Ku Klux Klan is the evidence of the attitudinal discrimination found in the novel. The Klan members focus on radical and brutal efforts to maintain white supremacyT. hey aret hreateninga ndi ntimidatinga nyoned ealingw ith carl Lee Hailey's freedom such as his lawyer, his family, the judge, the jury, even the white peoplei n favor of him. Next, the Kluxer bum crossesa st he warningt o avoid acting on behalfofa black convicted felon. Finally, they beat Jake,s clerk, plan a premeditatedm urdert o JakeB rigance,a nd burn his house.T hey also hold a march on the street to show the Klan's revival and to gain the support &om the society. In answeringt he third researchp roblem,t hat is the solutionst hat end the racism,t he writer concludess everalt hings as follow. They are the emergenceo f solid bonda mongt he blackp eoplet hat haveb eeno ppressefdo r years( by havinga massive rally greater in number than the Kluxer do to show their controlling power), the contemplation about the nature of human beings equality that occurs in the jury's chamber, the final decision declaring the freedom ofCarl Lee llailey and the disappearancoef Ku Klux Klan which provest hat its revival is rejectedb y the society due to its radical and racial effort to maintain racist idea aboutw hite supremacyI.t s racist ideology is no longer acceptablem, oreovera fter the caseo f carl Lee Hailey. Conductinga closerl ook into JakeB rigance,t he writer concludesth ath e is an enlightenedp ersonH. e givesa positivet hing in the prejudiciala ndd iscriminating atmosphereo f racism itA Time to Kill. His legal defenseo f ablack client provest he idea that not all whites discriminate and prejudge against black peopte. Eventually,t he writer suggeststh at further studyo n other JohnG risham,s novelsb e conductedT. he comparisonto the moviee ditioni s alsor easonablfeo r such a study.B esidest,h e readersc anl eam somethingu niversafl rom r4 Timet o Kilt,tlwt is humanb eingsa ll over the world are in essenceth e samed espitet heir physical differences. vll

Makna simbolik arsitektur dan ornamentasi lamin adat pepas eheng kampung Pepas Eheng Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat oleh Arie Kusumawati

 

Gaya arsitektur dan ornamentasi Keraton Sumenep: tinjauan akulturasi budaya oleh Dyah Tri Yuniarsih

 

Kulaitas taman dan jalur hijau pada perumahan di Kota Malang oleh Trieschik P. Nugroho

 

dengakne rjasamaan tara kuantitasnya masyarakpaut Aap "i,maq'q pneUutA ai p""g;b"ng perunqfiannsvearr,(a 3 )k :quaum asyarakuagiu riJqip'puirratr-taiiiuiu-*,n.r,r*, Reruryafqn.setebmagpaatiitn ggakl,a renna" i,."rrliJ{ BnJ"t,* ir*iingtungon yangbai$d fiparm endukungp oia hidupy angb aik puia.'

Studi tentang desain produk kerajinan fiber glass pada anugrah art di Sukun Kota Malang oleh Susiyawati S.

 

Penelitianinidilatarbelakangbahwaprodukkerajinanfiber.glasspada ANUGRA}IARTdiSukunKotaMalangbelumdikenalseperfiumrunnya kerajinan keramilq *ht;;'p";"lid* i"i ?i*geup penting untuk-mengetahui te"ti"g tatraptahap p"iit"Utit"o desain prgduk' dan faktor-faktor yang r"f"t"1*f"f.*gt t .uiu* a"" kemunduran pada desain prod$Y| ' Suatu usaha atau tencana untuk mewujudkan suatu hasil J

Karakteristik pengrajin patung kuningan di desa Mojotresno Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang oleh Sholihan

 

Pembangunapna dad asamyad ilakukanu ntukm enciptakank esejahteraan manusiad i segalab idang,b aik fisik maupuns umberd ayam anusiaK. eberhasilan pembangunaitnu sendirit idak lepasd ari kemampuanm anusiau ntukm engelola seka;igum-se manfaatkalnin gkungarmyau.n ttrk mencapaki esejahteraatne rsebut nauf,eutsan"a" pembangunatnid ak hanyad ilaksanakand i koa sajam elainkand i desaS. alahs atub e;tuk pembangunadni desaa dalahp embangunasne ntal-senfral indusnik ec{ salahs atuc ontohnyaa dalahin dustrik ecil panug kuningany ang dikernbangkaonle hm asyarakadt esaM ojofisno KecamatanM ojoagUngK abupaten JombangI.n dusri ini merupakans alahs atuw arisand ari nenekm oyangs ehingga perluu niukd ilestarikanU. ntuk itu perlu adanyap enelitiante ntangk erajinanp atung i.oning"ni ni grmam engetahutiin gkatp erkernbangasne kaliguss ociale konompi ara p' engrajin. Tujuanp enelitianin i adalahu ntukm engetahukia rakteristiks osiald an ekonompi arap engrajinp atungk uningand i DesaM ojotrisnoK ecamatanM ojoa$mg KabupatenJo mbang. Penelitianin i dirancangd enganm etoded eskriptifk arenau ltuk mengetahui karakteristiks osiale konomip engrajinp atungk uninganP. opulasdi alaurp enelitianin i adalahp engrajinp atungk uningany angtnggald i desaM ojotrisno,s edangkasna mple uea danr espondend itentukans ecarap urposives amplingA. nalisisd alamp enelitian ini adalaha nalisisd eskriptifk uantitatif. Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwa:( l) Karakteristiks osialp engrajin patungk uninfand ari segip endidikanfo rmalr ata-ratalu lus SLTPs ebanyak3 8,10o/o, iedangkanp endidi*anf ormaly angb anyakd iikuti adalahk ursuss ebanyak1 9 ."rpnnd"n4 5,24o/Dn.il ihatd arir sia parap engrajink ebanyakabne rusia3 0-34t ahun yaitv33,33o/o. iz) rurutt".irtit ekonompi engrajinp atungk uningany aitu dilihat dari: Kebutuhan bahanb akus etiapp engrajint idak samab al ini terganfirngd arij unla$ jenis patung yangd iproduksid anb anyaknyap esanan.Modaple ngrajinp atungk uninganp ada umumnyab erasadl ari modals endirid an pinjamanP. eralatany angd igmakan meliputit empatp encairanlo gam,g ayung,g erindal,a s karbit dano bate has' Banyalnyap anmgy angd iproduksis angatt€ rganhmgd arij eniMtkurand anp esanan Aarip aritonsumin. Kegiatanp emasaftudri lalarkand i dalamn egerid and i luar negeri.P emasaradna lamn egerim eliputid aerahS olo,Y ogyakarA,J eparad anB ali' r.d*gk* pemasaradni luar negerim eliputin egaraS ingapuraJ, epangA, merika serikaBt. elgiaB, elanddaa nA ustralia(0. pendapatayann gd iperoleh parap engrajln il;;ffi;;*-**p uuru*vum inimabl ersihb erkisar Rp.l juta-Rp.sju ta, ;;Or"![ln pJnOanutu" "tutti*anva bersihm encapaRi p'7j uta-R p' 8 juta'

Kajian purna huni: kepuasan penghuni terhadap faktor non fisik bangunan pada rumah susun sederhana Kutabedah Malang oleh Maria M. Marpaung

 

Penelitiany angb erjudul" Ka.iianP urnaH uni KepuasanP eng'huni. 'l'erhatlap l;uktor Nin tisik-llary4unan Patla llumah Sulr,lnS e

Efektifitas pemberian kuis secara lisan dan secara tertulis terhadap prestasi belajar fisika siswakelas II cawu 1 SLTPN 13 Malang tahun pelajaran 2000/2001 oleh Abdul Khamid

 

Penelitianin i bertujuanm engetahuei fektivitasp emberiank uis secarate rtulis danp emberiank uis secarali sant erhadapp restasbi elajarf isika siswak elasI I catur wulan 1 SLTPN 13 Malangtahunpelajaran2D}}l2}}l padapokok bahasangelombang. Sampesl ejumlah1 27s iswad iambil denganc arau ndianb erkelompokD. ata diambilm elaluit esa wal( pretes)d ant esa khir (postt est)D alamp enelitianin i variabel yangd iteliti adalahp emberiank uis tertulis,p emberiank uis lisand anp restasbi elajar fisika.R ancangaenk sperimenya ngd igunakana dalahpretest-posttegsrto upd esign. Hasil analisisd atam enunjukkanb ahwat erdapapt erbedaayna ngs ignifikana ntara kelompoky angd iberi perlakuan(k uis baik tertulism aupunl isan)d engank elompok kontrol.P adas ignifikansi5 % diperolehF hi.,,,e) F1o6"y1a itu 54,44> 3,07.S elanjutnya dari uji Scheffed idapatkanb ahwap eningkatanp restasbi elajarf isika sisway angd iberi kuis secarali san lebih baik daripadas isway angd iberi kuis secarate rtulisd engan perbedaayna ngs ignif,rkant. hit,ns> 1661y aitu 4,95> 1,666.P ersentaskee lompok sisway angm emperolehn ilai di atasn ilai rat"-ratas eluruhs ampeul ntukk elompoks iswa yangm endapakt uis secarali sanl ebih tinggi dibandingkand engank elompoks isway ang mendapakt uis secarate rtulis. Hasil di atasm emberikanp etunjukb ahwap emberiank uis secarali sane fektif untukm eningkatkanp restasbi elajarf isika siswap adap okokb ahasang elombang.

Pengaruh penggunaan model daur belajar terhadap hasilbelajar siswa kelas II SMU Negeri 1 Batu pada pokok bahasan sistem kolid oleh Nur Sholihatin

 

Model pembelajarany angb erlandaskank onstuktivisme dilihat dari aspek pengelolaank elast erpusatp adas iswa,a rtinya lebih mengutamakanp erans iswa dalamp ernerolehank onsep,s ehinggak egiatanp embelajarank elasm enjadil ebih kondusif. Oleh karena itu model tersebut diharapkan dapal mengalasi masalahmasalahp adap embelajarank imia sepertih artilb elajary ang kurangb aik dan ilmu kimia yangd ianggaps ulit.P enelitianin i bertujuanu ntukm engelahuhi asilb elajar kimia antara siswa yang diajar dengan model daur belajar dengan siswa yang diajard enganm odelk onvensional. Penelitianin i merupakanp enelitiane ksperimentasle muy angm elibatkan duak elasy aitu kelask ontrold ank elase ksperimenK. elask ontrold iajard engan model konvensionasl edangkank elase ksperimend iajar denganm odel daur belajar.P opulaspi enelitianin i adalahs iswak elasI I SMU NegeriI Batut ahun ajarcn20021200y3a ngt erdiri dari tujuh kelas.S ampepl enelitianin i adad uak elas yaituk elasl I-2 sebagaki elask ontrold ank elasl I-6 sebagaikelaesk sperimen. Pemilihans ampelb erdasarkann ilai rata-ratak elasy angm endekatin ilai rata-rata populasdi and iajaro lehg uruy angs ama.I nstrumenp enelitianin i terdiri dari dua jenisy aitu: (1) rencanap ernbelajarayna ngd isusuns esuadi enganm odeld aur belajar,( 2) tesh asilb elajary angd iadopsdi and iverifikasio lehF itriyah( 19 99) yangm enghasilka2n2 item soalv alid denganr eliabilitasy ailu 11;: 0,871. Hasil penelitianm enunjukkant idak adap erbedaany ang signifikan dari hasil belajar kelask ontrol dengank elase ksperimenH. asil ini dikarenakanfa ktorfaktor: g uruk urangm emahammi odeld aurb elajard ans iswas ulit menanggapi penjelasang uru,p rosesy angk urang sernpurnad alamf ase-fased aurb elajar,jam pelajarany angp endekm, ateris istemk oloid yangk emungkinanti dak cocokd iajar deng anm odeld aurb ela jari ika pela ksanaannybae lu m sesuadi eng anf ase-fase darub elajar,d an ketidaksesuaiaann tarap rosesp embelajarand engant es hasil be'lajarP. enelitianin i masihb elum sempurnas, ehinggap erlud iadakanp enelitian lanjutand engans ampeyl angd iperluasd anp okokb ahasans amaa tatty angl ain clalamm aterip engajarakni mia di SMU denganm enyempumakakne kurangan yanga dad alamp enelitianin i.

Peningkatan prestasi belajar keliling dan luas persegi panjang dan persegi degan pendekatan open-ended pada siswa kelas VII SMP Wahid Hasyim Malang / Hendrik

 

Kata kunci: Prestasi Belajar, Persegi Panjang dan Persegi, Pendekatan Open-ended Berdasarkan hasil observasi peneliti pada bulan Februari 2010, diketahui bahwa selama proses pembelajaran matematika di kelas VII B SMP Wahid Hasyim Malang, siswa cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Mereka hanya mendengar dan mancatat materi yang disampaikan oleh guru. Guru matematika di SMP Wahid Hasyim Malang masih tetap menerapkan metode pembelajaran konvensional untuk materi persegi panjang dan persegi. Mereka belum menemukan suatu metode yang tepat sampai saat ini untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang umum terjadi pada siswa. Salah satu metode pembelajaran yang secara teoritis dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang dialami siswa SMP Wahid Hasyim Malang untuk materi persegi panjang dan persegi adalah menerapkan metode pembelajaran dengan pendekatan Open-ended. Pada soal Open-ended, tidak terlalu berorientasi pada jawaban akhir melainkan diorientasikan pada bagaimana memperoleh jawabannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan Open-ended sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar keliling dan luas persegi panjang dan persegi pada siswa kelas VII B SMP Wahid Hasyim Malang tahun ajaran 2009/2010. Proses pelaksanaan pembelajaran diawali dengan memberikan masalah, mengeksplorasi masalah, merekam respon yang diharapkan dari siswa, pembahasan respon siswa, dan kemudian diakhiri dengan meringkas apa yang telah dipelajari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus belajar. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII B SMP Wahid Hasyim Malang tahun pelajaran 2009/2010. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa pada siklus I presentase banyak siswa yang tuntas belajar dengan subpokok bahasan persegi panjang adalah 43,75%, artinya pembelajaran belum berhasil karena belum mencapai 75%. Sedangkan pada siklus II, presentase banyak siswa yang tuntas belajar dengan subpokok bahasan persegi adalah 100%, artinya bahwa pembelajaran dengan pendekatan Open-ended pada siklus II berhasil atau terjadi peningkatan prestasi belajar matematika siswa. Hal ini dapat diperkuat dengan hasil observasi aktivitas guru dan siswa yang masuk dalam kategori “Baik” pada siklus I maupun siklus II, serta hasil wawancara terhadap siswa yang menunjukkan bahwa secara umum siswa senang dan memberikan respons yang positif terhadap pembelajaran dengan pendekatan Open-ended.

Pemahaman materi termokimia siswa kelas II tahun pelajaran 2002/2003 Madrasah Aliyah Ma'arif Durensewu Pandaan Pasuruan oleh Mistin

 

ABSTRAK Mistin,2003",P emahamunM ateri lermokimiaS iswaK elasl l T'ahunP elaiaran 2002/2003M adrasahA liyah Ma'arif DurensewuP andaanP asuruan"-S kripsi, JurusanK imia, FMIPA, UniversitasN egeriM alang.P embimbing (I) Dr. SutrisnoM, .Si., Pembimbing( II) Drs. Yudhi Utomo,M .Si. Kata-katKau nci : PemahamanS, iswaK elasI I MA Ma'arif PandaanT, ermokimia' BerdasarkaGn aris-garisB esarP rogramP engajaraKn imia SMU&IA 1994 pengajaraknim ia di SMUA4A bertujuana gars iswam engusaki onsepkonsepk imia dank eterkaitanyaI.l mu kimia diberikan di kelas I dan II sebagapi rogmm umum dan sebagaPir ogramk hususd i kelasI II. Salahs atum ateriy angd iberikanp adas iswak elas II adalahte rmokimiaK. onsepkonsepd alami lmu kimia merupakank onsepy ang berjenjangT.u juand ari penelitianin i adalah: (l) Untuk mengetahupi ersentastein gkat pemahamasnis wat entangk onsept ermokimia;( 2) Untuk mengetahupi ersentase iingkatp emahamasni sway angt erendahs ubk onsept ermokimia. Penelitianin i termasukp enetitiand iskriptif. Subyek/sasarapne nelitianin i adalahs iswak elasI I TahunP elajaran2002l200M3 A Ma'arif DurensewuP andaan Pasuruayna ngt erdiri dari 3t siswa.I nstrumeny angd igunakanb erupat eso byektif tentangte rmokimiay angm emiliki tingkatk esukarana ntara0 ,30-0,86d; ayab eda antara0 ,26-0,53; v aliditasa ntara0 ,44 -O,54 ; danr eliabiI i tasnya0 ,53 6. Hasila nalisisd atam enunjukkatnin gkatp emahamamn aterti ermokimias iswa kelasI I TahunP elajaran20021200M3a drasahA liyah Ma'arif DurensewuP andaan Pasuruasne carari nci adalah: (l ) subk onsepr eaksie ndotermte rmasukk ategori sedang(6 00/o);(2s)u bk onsepr eaksie ksotermt ermasukk ategorik urangb aik (51,1%);(3s)u bk onsepe ntalpip embentukatne rmasukk ategorsi edang(6 4%);(4)s ub konsepe ntalpip embakaratne rmasukk ategoris edang(6 7, 5o/o);(5s)u bk onsepe ntalpi pengruaiatne rmasukk ategoris edang(7 3,3%):(6)s ubk onseph ukumH esst ermasuk kategorfii dak baik (30o/o);(7s)u bk onsepe nergii katant ermasukk ategorsi edang (670/o).

Peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris melalui permainan bahasa what are the missing letters pada siswa kelas III, SDN Gemaharjo 4, Kec, Tegalombo, Kab, Pacitan, semester II, tahun pelaharan 2009/2010 / Eko Suparyono

 

Kata kunci: permainan bahasa, kosakata Berdasarkan penelitian awal, ditemukan dua masalah pokok berkaitan dengan pembelajaran Bahasa Inggris yang dihadapi di SDN Gemaharjo 4, Pacitan yaitu: strategi guru yang kurang efektif dan keterbatasan kosakata siswa. Masalah ini mengakibatkan rendahnya kemampuan siswa dalam empat keterampilan berbahasa dalam bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa dengan menggunakan permainan What are the Missing Letters. Permainan bahasa ini dipilih karena dapat menyajikan siswa latihan yang lebih komunikatif dan suasana belajar yang menyenangkan. Rumusan masah penelitian ini adalah: Bagaimana pemanfaatan permainan bahasa What are the Missing Letters dapat meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris pada siswa kelas III, SDN Gemaharjo 4, Tegalombo, Pacitan, Semester II, Tahun Pelajaran 2009/2010. Peneliti menggunakan desain penelitian tindakan kelas bersifat kolaboratif, peneliti dibantu oleh seorang guru dalam melaksanakan penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan pada satu kelas yang terdiri dari duapuluh siswa, yang seluruh siswanya diambil sebagai subyek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, siklus pertama terdiri dua pertemuan, setiap akhir pertemuan dilaksanakan pos tes tetapi pada akhir pertemuan kedua ditambah tes akhir tindakan I. Siklus kedua hanya terdiri dari satu pertemuan, karena hanya materi pada siklus I. Pada akhir siklus II dilaksanakan tes akhir tindakan II. Prosedur penelitian terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Peneliti menggunakan beberapa instrument dalam mengumpulkan data, yaitu tes kosakata, lembar pengamatan, dan catatan lapangan. Prosedur permainannya adalah (1) guru mengenalkan kosakata baru dengan flashcard melalui LCD, dalam program power point secara berulang-ulang sampai dipandang anak paham/hafal, (2) guru menunjukkan salah satu dari gambar yang disertai kartu kata dibawahnya, dengan dihilangkan satu atau dua huruf, (3) guru menyuruh siswa menebak dan mencari huruf yang hilang tadi agar menjadi kata yang tepat sesuai dengan gambar yang ditunjukkan tadi (dapat dilakukan secara individu dan kelompok) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kosakata menggunakan permainan “What are the Missing Letters” dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Hal ini terbukti peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh siswa yakni 56.95 pada tes awal meningkat menjadi 83.50 pada siklus I dan lebih meningkat 89.55 pada siklus II. Siswa menunjukkan respon positif terhadap permainan bahasa yang diterapkan dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kosakata menggunakan permainan bahasa “What are the Missing Letters” tidak hanya dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa tetapi juga motivasi belajar siswa. Menyadari bahwa permainan dapat memotivasi siswa dalam belajar, disarankan kepada guru-guru bahasa Inggris untuk menggunakan permainan bahasa sebagai strategi pembelajaran alternatif. Guru harus kreatif dan inovatif dalam merencanakan pembelajaran di kelas.

Pengaruh pemanfaatan media video animasi pembelajaran tata cara shalat terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam pokok bahasan tata cara shalat kelas III di SDN Penanggungan Kota Malang / Fachry Adrian

 

Kata kunci: Pemanfaatan media video, Animasi tata cara shalat, Pendidikan agama Islam, Hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan media video animasi dan siswa yang belajar tanpa menggunakan media video animasi pembelajaran tata cara shalat dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas III terhadap hasil belajar siswa di SDN Penanggungan Kota. Penelitian ini digolongkan ke dalam eksperimen semu (quasi experiment). Eksperimen semu digunakan karena peneliti tidak dapat melakukan manipulasi terhadap seluruh variabel yang diduga dapat berpengaruh terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pretest posttest control group design . Pada penelitian ini menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelas eksperimen diberi perlakuan yaitu pembelajaran menggunakan media video animasi tata cara shalat, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran yang konvensional. Berdasarkan perhitungan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan uji t didapat mean kelas eksperimen sebesar 82,2, sedangkan mean kelas kontrol sebesar 70,5 sehingga di dapat hasil thitung>ttabel yaitu 2,173 > 2,001 pada signifikansi 0,05 dengan df=58. Hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang menyatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media video animasi pembelajaran tata cara shalat dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan media video animasi pembelajaran tata cara shalat dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas III di SDN Penanggungan Kota Malang . Selain itu, adanya peningkatan nilai rata-rata pre tes dan post tes kelompok eksperimen yaitu pada pre tes sebesar 67,8 pada post tes meningkat menjadi 82,2. Sedangkan nilai rata-rata pre tes dan post tes pada kelompok kontrol yaitu pada pre tes sebesar 64,3 dan post tes meningkat menjadi 70,5. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan media video animasi tata cara shalat pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam pokok bahasan tata cara shalat kelas III terbukti dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 14,3%. Oleh sebab itu, pembelajaran dengan memanfaatkan media video animasi pembelajaran penting sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar. ii Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada guru untuk memanfaatkan media video animasi pembelajaran tata cara shalat dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai variasi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas dan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar.

Penerapan media CD-interaktif "Grammatik" lernen per maus klick" untuk pembelajaran bahasa Jerman di kelas X SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang / Hadi Siswoyo

 

Kata Kunci: media CD-Interaktif, pembelajaran bahasa Jerman, Grammatik: Lernen per Maus klick. Media Pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna. Media Pembelajaran juga merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan di program studi pendidikan bahasa Jerman di Universitas Negeri Malang. Tujuan dari matakuliah Media Pembelajaran adalah agar mahasiswa memiliki pengetahuan tentang media pembelajaran, mampu menyeleksi, membuat, dan menggunakan media yang sesuai dengan materi, sehingga tujuan pembelajaran bahasa Jerman bisa tercapai secara optimal, sehingga banyak produk yang dihasilkan dari mata kuliah Media Pembelajaran. Adapun bentuk media tersebut adalah konvensional dan multimedia. Salah satu produk multimedia adalah Grammatik: Lernen per Maus Klick. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengkonjugasikan haben, menggunakan bestimmter-unbestimmter Artikel dan mendeskripsikan penerapan media Grammatik: Lernen per Maus Klick. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah 32 siswa kelas X SMA Lab UM. Data yang diambil berupa catatan lapangan selama berlangsungnya penelitian, angket, wawancara dengan guru, pretest, dan postest. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan lapangan, angket, panduan wawancara, pretest, postest, handycam dan kamera digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa termotivasi dalam belajar dengan menggunakan media CD interaktif Grammatik: Lernen per Maus Klick, hal tersebut menyebabkan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Selain itu, hasil dari pretest dan postest menunjukkan adanya peningkatan nilai pada postest. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media CD interaktif Grammatik: Lernen per Maus Klick dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran bahasa Jerman. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru bidang studi bahasa Jerman di SMA untuk memanfaatkan media CD interaktif Grammatik: Lernen per Maus Klick sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk memantapkan penguasaan materi grammatik.

Analisis bahan ajar geografi tingkat SMA kelas X semester I pada Standart kompetensi memahami konsep, pendekatan, prinsip, dan aspek geografi / Ratri Wulandari

 

Kata Kunci: analisis bahan ajar, kesesuaian isi materi, konsep, fungsi gambar Masalah yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran adalah memilih dan menentukan bahan ajar yang tepat dalam proses pembelajaran. Hal ini disebabkan materi bahan ajar yang terdapat dalam silabus hanya dituliskan secara garis besar. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dibutuhkan buku teks yang berkualitas. Buku teks merupakan komponen penting dalam setiap kegiatan pembelajaran. Tujuan penggunaan buku teks, yaitu sebagai alat pendukung dalam kegiatan pembelajaran agar dapat berlangsung dengan lancar serta tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai oleh siswa. Untuk mengetahui kualitas buku teks khususnya untuk buku teks Geografi SMA, penelitian ini merumuskan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana kesesuaian isi materi dengan kurikulum pada standart kompetensi memahami konsep, pendekatan, prinsip, dan aspek geografi (2) Bagaimana kebenaran konsep pada standart kompetensi memahami konsep, pendekatan, prinsip, dan aspek geografi (3) Bagaimana fungsi gambar pada standart kompetensi memahami konsep, pendekatan, prinsip, dan aspek geografi?. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku teks yang banyak digunakan di SMA negeri Kota Pasuruan yaitu buku teks Geografi SMA kelas X semester I yang diterbitkan oleh Erlangga tahun terbit 2006. Pada penelitian ini, digunakan instrumen pedoman analisis teks. Hasil analisis terhadap kesesuaian isi materi dengan kurikulum ditemukan 8 sub materi dari jumlah keseluruhan sebanyak 13 sub materi. Hasil analisis pada kebenaran konsep ditemukan 36 konsep tergolong sebagai konsep yang benar karena sesuai dengan buku acuan dari jumlah keseluruhan sebanyak 59 konsep. Hasil analisis terhadap gambar ditemukan 6 gambar yang berfungsi sebagai ilustrasi dari jumlah keseluruhan sebanyak 9 gambar. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa kesesuaian isi materi dengan kurikulum tergolong cukup, yaitu sebesar 61,54%. Kebenaran konsep dalam materi Konsep Dasar Geografi tergolong cukup, yaitu sebesar 61,02%. Gambar yang terdapat pada materi Konsep Dasar Geografi sebagian besar berfungsi sebagai ilustrasi yaitu sebesar 66,6% tergolong dalam kriteria cukup. Berdasarkan kesimpulan, maka ada beberapa saran yang diberikan kepada beberapa pihak, yaitu: (1) kepada guru, sebaiknya sebelum menggunakan buku teks haruslah ditelaah lebih dahulu mengenai penyajian konsep yang terdapat dalam buku teks tersebut; (2) kepada pengarang buku, sebaiknya memperhatikan hal yang berkaitan dengan kesempurnaan buku, yaitu kesesuaian isi materi dengan kurikulum, kebenaran konsep, dan fungsi gambar.

Pengaruh stres kerja, motivasi kerja, dan komitmen organisasi sekolah terhadap kinerja guru ekonomi di sekolah menengah atas sekota Malang / Durinda Puspasari

 

Kata kunci: stres kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi sekolah, dan kinerja guru. Kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang dinamis, karena tuntutan kualitas pendidikan selalu berubah sesuai dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu faktor utama yang menentukan kualitas atau mutu pendidikan adalah guru. Guru yang profesional sebelum melakukan pekerjaan akan menciptakan komitmen dan kesepakatan dalam pekerjaan atau tugas yang dilaksanakan. Melalui komitmen yang tinggi, maka guru akan menjadi lebih bertanggung jawab dan berupaya menyelesaikan pekerjaannya dengan baik serta dapat meningkatkan kinerja guru. Kenyamanan guru terhadap lingkungan kerjanya juga memegang peranan penting terhadap penciptaan komitmen dan kinerja guru, di mana dengan adanya lingkungan kerja yang nyaman, maka stres pada pekerjaan akan dapat diminimalisir. Agar dapat menyelesaikan semua pekerjaan yang ada di sekolah dengan baik, guru juga memerlukan adanya motivasi kerja yang tinggi. Dengan demikian diharapkan guru dapat meningkatkan proses pembelajaran di kelas dengan baik, yang tentunya sangat berarti sekali dalam usaha mencapai tujuan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) pengaruh langsung yang signifikan antara stres kerja terhadap komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (2) pengaruh langsung yang signifikan antara motivasi kerja terhadap komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (3) pengaruh langsung yang signifikan antara stres kerja terhadap kinerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (4) pengaruh langsung yang signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (5) pengaruh langsung yang signifikan antara komitmen organisasi sekolah terhadap kinerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (6) pengaruh secara tidak langsung yang signifikan antara stres kerja terhadap kinerja guru ekonomi melalui komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, dan (7) pengaruh secara tidak langsung yang signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja guru ekonomi melalui komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 guru ekonomi. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian dapat dipaparkan secara singkat sebagai berikut: (1) stres kerja tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (2) motivasi kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (3) stres kerja tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (4) motivasi kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (5) komitmen organisasi sekolah tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, (6) stres kerja secara tidak langsung tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru ekonomi melalui komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang, dan (7) motivasi kerja secara tidak langsung tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru ekonomi melalui komitmen organisasi sekolah di Sekolah Menengah Atas Sekota Malang. Terkait dengan hasil penelitian ini maka disarankan agar tingkat stres kerja dapat diatasi oleh guru melalui olahraga, santai, banyak humor, maupun meditasi. Sedangkan dari pihak sekolah dapat mengatasi stres melalui penetapan tujuan yang realistis, perbaikan komunikasi, dan program peningkatan kesejahteraan bagi guru, serta guru dapat lebih meningkatkan motivasi kerjanya dengan melibatkan pihak sekolah untuk memberikan penghargaan atas usaha dan prestasi guru.

Kesesuaian tipologi latihan bahan ajar kontakte Deutch extra dengan KTSP / Melania Sasryani Abun

 

Kata kunci: KTSP, Bahan Ajar, Kontakte Deutsch Extra, Tipologi latihan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di Indonesia adalah kurikulum yang digunakan dan dikembangkan pada satuan pendidikan tertentu, misalnya di Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah. Pengembangan kurikulum dilakukan untuk seluruh mata pelajaran termasuk bahasa Jerman. Dalam mengajarkan bahasa Jerman tentu saja guru sebagai pelaksana kurikulum harus menyediakan dan menggunakan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Salah satu bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Jerman adalah Kontakte Deutsch Extra. Buku ini berisikan latihan-latihan yang bervariasi, baik untuk melatih struktur, kosa kata maupun kemampuan berbahasa (mendengar, menulis, membaca dan berbicara). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipologi latihan pada buku Kontakte Deutsch Extra menurut Gerhard Neuner dan mendeskripsikan kesesuaian buku Kontakte Deutsch Extra dengan KTSP Bahasa Jerman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif jenis analisis dokumenter atau analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah bahan ajar Kontakte Deutsch Extra dan KTSP Bahasa Jerman. Data dalam penelitian ini adalah latihan-latihan yang terdapat dalam Kontakte Deutsch Extra dan keterampilan berbahasa pada KTSP Bahasa Jerman. Dalam penelitian ini peneliti merupakan instrumen utama. Tabel-tabel digunakan untuk memudahkan pengklasifikasian dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Kontakte Deutsch Extra merupakan bahan ajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Jerman karena sudah mencakup kriteria-kriteria dari bahan ajar yang baik, misalnya sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Latihan yang ada sudah mencakup keempat tingkat latihan menurut Gerhard Neuner. Buku Kontakte Deutsch Extra sesuai dengan tema-tema, gramatik dan keterampilan berbahasa pada KTSP Bahasa Jerman dan Kannbeschreibung pada gemeinsamer europäischer Referenzrahmen (GER). Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan hal-hal sebagai berikut. Guru bahasa Jerman dapat menggunakan Buku Kontakte Deutsch Extra dalam pembelajaran bahasa Jerman di sekolah. Buku ini terdiri atas tiga tema yaitu Keluarga, Kehidupan sehari-hari dan Wisata, sehingga dapat dijadikan sebagai pelengkap dalam pembelajaran. Peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk meneliti tipologi latihan bahan ajar Kontakte Deutsch Extra atau bahan ajar lainnya menurut kriteria-kriteria latihan dari ahli lain.

Pengembangan model pelatihan respectful mind bagi siswa SMK / Novetree Mutiara Zebua

 

Kata Kunci : pengembangan, model, pelatihan respectful mind Karakteristik atau kekhasan tiap individu menjadi sumber perbedaan yang ada diantara manusia dan sekaligus yang menciptakan keanekaragaman dalam hidup. Sekolah sebagai komunitas kecil yang merupakan miniatur masyarakat menjadi bukti keanekaragaman tersebut. Mampukah setiap siswa yang ada di dalamnya untuk bisa saling menerima dan menghargai? Mampukah setiap siswa untuk berempati terhadap siswa lain yang berbeda? Mampukah siswa untuk hidup bersama dan bekerjasama dengan siswa yang lain? Ternyata masih ada siswa yang mengalami kesulitan untuk bisa melakukannya hal ini disebabkan rendahnya respectful mind. Respectful mind merupakan pikiran yang mampu menerima perbedaan, belajar hidup bersama dan mampu menghargai orang-orang dari kelompok lain. Banyak hal yang timbul dengan rendahnya respectful mind tersebut berkaitan dengan kehidupan pribadi sosial siswa yang bisa menjadi sumber persoalan seperti membeda-bedakan teman, kecenderungan berkelompok dengan teman yang memiliki persamaan, munculnya kekerasan dan berbagai persoalan lain. Fenomena-fenomena tersebut perlu dicegah dan diatasi. Oleh karena itu perlu diupayakan usaha membantu siswa agar memiliki pemikiran merespek. Dengan demikian peneliti membuat sebuah model pelatihan respectful mind yang dapat digunakan oleh konselor di sekolah sebagai media layanan bimbingan pribadi sosial. Model pelatihan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan respectful mind siswa khususnya untuk siswa SMK. Pengembangan model pelatihan respectful mind menggunakan model kombinasi Borg & Gall dengan Dick & Carey yang terdiri 6 langkah dan terpadu dalam tiga tahapan pengembangan, yaitu pra pengembangan, pengembangan, dan pasca pengembangan. Kegiatan yang dilakukan dalam tahap pra pengembangan adalah melakukan need assesment dan penjaringan siswa yang akan dijadikan subyek pelatihan. Hasil wawancara dengan konselor dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang akan diadakan sangat perlu dan bermanfaat bagi siswa. Selanjutnya penjaringan siswa yang dilakukan melalui pengisisan check list, laporan dari konselor dan wali kelas terpilih delapan siswa yang menjadi subyek. Dalam tahap pengembangan, langkah-langkah yang ditempuh adalah menyusun draft model, merumuskan standar kompetensi, kompetensi dasar, mengembangkan alat evaluasi, dan menentukan strategi pelatihan. Tahap ini menghasilkan prototipe model pelatihan respectful mind berupa buku panduan untuk konselor, buku panduan untuk siswa dan materi pelatihan yang ada dalam setiap panduan. Tahap pasca pengembangan atau tahap evaluasi formatif terdiri empat tahap yaitu tahap uji coba prototipe produk untuk menguji keefektifan produk oleh ahli, konselor, perorangan (dua orang siswa) dan uji kelompok terbatas (siswa). Hasil penilaian ahli dan konselor menunjukkan bahwa paket pelatihan efektif bila ditinjau dari segi kegunaan, kelayakan dan ketepatan. Hasil analisa dari pengukuran awal dan akhir pelatihan yang diberikan kepada 8 orang siswa SMKN 3 Malang menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan skor rata-rata dari pre test ke post test untuk aspek pelatihan saling menerima dan menghargai sebesar 20%, sikap empati sebesar 17% dan kerjasama sebesar 21%. Skor yang diperoleh melalui analisis statistik menunjukkan bahwa untuk aspek pelatihan saling menerima dan menghargai nilai z sebesar -2.533 dan taraf signifikansi 0.011, sikap empati nilai z sebesar -2.530, taraf signifikansi 0.011 dan untuk kerjasama nilai z sebesar -2,384, taraf signikansi 0.017. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa telah terjadi perubahan dan peningkatan yang terjadi tersebut sebagai pengaruh dari pelatihan yang telah diikuti. Dengan demikian pelatihan respectful mind efektif untuk meningkatkan respectful mind siswa. Namun agar pelaksanaan pelatihan ini sesuai dengan yang dirancang dalam buku panduan dan dapat dimanfaatkan oleh konselor, maka konselor perlu diberi pembekalan sebelum melatihkannya.

Pengaruh budaya akademik dan status sosial ekonomi terhadap kinerja profesional guru ekonomi SMA se-kota Malang / Retno Mustika Dewi

 

Kata kunci: Budaya Akademik, Status Sosial Ekonomi, Kinerja Profesional, Guru Ekonomi SMA Peran dan tanggung jawab seorang guru sangat penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Guru adalah salah satu faktor penentu tinggi rendahnya mutu pendidikan. Kinerja profesional guru sangat berpengaruh terhadap kelangsungan seluruh proses pembelajaran di dalam kelas dan pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas lulusan. Di samping itu, guru diyakini sebagai komponen penting dalam seluruh proses pembelajaran karena mampu menggerakkan dan menggunakan berbagai perangkat belajar seperti laboratorium dan alat peraga lainnya untuk mencapai tujuan pembelajaran. Karena itu, apabila prestasi belajar siswa berhasil, maka hal tersebut merupakan cerminan kinerja profesional guru yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh budaya akademik, status sosial ekonomi terhadap kinerja profesional guru ekonomi SMA Se- Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori. Populasi penelitian ini adalah guru Ekonomi SMA Se- Kota Malang yang berjumlah 103 guru di 10 SMA Negeri dan 37 SMA Swasta. Jumlah sampel sebanyak 65 guru sebagai responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket. Hasil analisis data, menunjukkan bahwa secara umum budaya akademik SMA Se-Kota Malang menurut guru ekonomi adalah dalam kondisi cukup kondusif, status sosial ekonomi guru berada pada tingkat tinggi, dan kinerja profesional guru berada pada tingkat sangat tinggi. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif variabel budaya akademik terhadap kinerja professional guru dan terdapat pengaruh yang positif variabel status sosial ekonomi terhadap kinerja profesional guru. Berdasarkan hasil analisis data, dinyatakan bahwa budaya akademik dan status sosial ekonomi berpengaruh terhadap kinerja profesional guru Ekonomi SMA Se- Kota Malang, oleh karena itu untuk mengembangkan kualitas kinerja profesional guru maka perlu ditingkatkan budaya akademik dan status sosial ekonomi. Selanjutnya untuk Sekolah, hasil penelitian ini digunakan untuk menentukan kebijakan- kebijakan sekolah, bagi peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan hasil penelitian ini sebagai dasar atau referensi penelitian lebih lanjut disertai pengembangan masalah dari sudut yang berbeda, misalnya mengukur kinerja profesional guru melalui tingkat pendidikan pengalaman mengajar guru, perilaku Supervisi Kepala Sekolah dalam kepemimpinan pengajaran dan sebaiknya mengambil penelitian tentang budaya akademik dan status sosial ekonomi di Tingkat Perguruan Tinggi karena lingkup permasalahannya lebih kompleks dan dilihat dari jenjangnya yang lebih tinggi. Bagi pihak lain atau pembaca, penelitian ini dapat digunakan untuk menambah pengetahuan mengenai budaya akademik di sekolah, status sosial ekonomi, dan kinerja profesional guru

Pengaruh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan pembelian pizza di restoran Pizza Hut Malang / Ghozali

 

Kata kunci: Perilaku konsumen, keputusan pembelian, Pizza Hut. Perkembangan pemasaran seperti yang terjadi pada saat ini, setiap perusahaan dituntut untuk mampu bersaing dalam rangka mendapatkan pelanggan yang sebanyak-banyaknya serta mempertahankan pelanggan yang sudah ada, supaya tidak beralih ke perusahaan lain. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui deskripsi faktor budaya, sosial, pribadi, dan spikolgis pada Restoran Pizza Hut Malang. (2) Mengetahui deskripsi keputusan pembelian pada Restoran Pizza Hut Malang. (3) Mengetahui pengaruh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan pembelian pizza di Restoran Pizza Hut Malang secara parsial dan simultan. Sedangkan jumlah sampel yang telah ditentukan menggunakan rumus slovin adalah sebanyak 100 responden, dan metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan 2 variabel, variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Setelah dilakukan pengolahan data dan analisis regresi berganda, diperoleh temuan (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara faktor budaya (X1) 56,7%, pribadi (X3) 44,5%, psikologis (X4) 31,3% dan sosial (X2) 21%, terhadap keputusan pembelian pizza di Restoran Pizza Hut Malang, (2) Ada pengaruh yang signifikan secara simultan antara faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis terhadap keputusan pembelian pizza di Restoran Pizza Hut Malang. Diketahui sebesar 61,9% keputusan pembelian konsumen di Restoran Pizza Hut Malang dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis sedangkan sisanya yaitu sebesar 38,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil temuan yang diperoleh dalam penelitian ini, maka saran yang dapat disampaikan adalah: (1) faktor budaya konsumen yang melakukan pembelian di Restoran Pizza Hut Malang lebih diperhatikan lagi seperti nilai baik dan tidaknya makanan yang disediakan atau halal tidaknya bahan yang digunakan. (2) faktor sosial konsumen yang melakukan pembelian di Restoran Pizza Hut Malang dapat diabaikan.

Implementasi kebijakan untuk pendidikan gratis di SDN Percobaan 1 dan SMP Terbuka 05 Malang / M. Tetra Widyanto

 

Kata kunci: implementasi, kebijakan, pendidikan gratis. Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia agar tidak tertinggal dengan bangsa lain. Unsur yang termasuk ke dalam dunia pendidikan adalah kebijakan pendidikan dan memiliki latar belakang yang harus dipertimbangkan, salah satunya kebijakan pendidikan gratis yang diprogramkan oleh pemerintah untuk melaksanakan wajib belajar sembilan tahun untuk warga negara Indonesia. Penelitian ini dilakukan di SDN Percobaan 1 Malang, dan SMP Terbuka 05 Malang dengan fokus penelitian yaitu (1) jenis kebijakan yang dijadikan acuan untuk pendidikan gratis, (2) bagaimana substansi isi dari kebijakan pendidikan gratis yang diterapkan, (3) sasaran, anggaran, dan persyaratan dalam implementasi yang diterapkan, (4) masalah apa yang muncul dalam implementasi kebijakan dalam penerapan, (5) bagaimana memecahkan masalah pengimplementasian kebijakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) jenis kebijakan pendidikan gratis, (2) mengetahui substansi isi, (3) mengetahui sasaran, anggaran, dan persyaratan pendidikan gratis dalam pengimplementasian, (4) mengidentifikasi masalah yang muncul dalam implementasi kebijakan pendidikan gratis, dan (5) memecahkan masalah yang muncul dalam implementasi kebijakan pendidikan gratis. Penelitian ini adalah penelitian non interaktif, menggunakan analisis isi. Analisis isi merupakan suatu penelitian yang di dalamnya peneliti berusaha untuk mengidentifikasi dan mempelajari secara mendalam terhadap suatu konsep atau peristiwa yang tidak bisa diamati secara langsung. fokus penelitian adalah dokumen kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, yaitu: (1) Peraturan Pemerintah, (2) Peraturan Daerah Kota Malang, (3) Data Sekolah Gratis di Kota Malang, (4) Data SD dan SMP di Kota Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum, Jenis dan bentuk kebijakan pendidikan gratis yaitu (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, (2) UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (3) UU RI No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, (4) UU BHP No. 9 Tahun 2009, (5) PP RI No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, (6) PP RI No. 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar, (7) PP RI No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, (8) Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net ii Substansi isi dari jenis dan kebijakan pendidikan gratis seperti tertuang dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 pasal 11 ayat (1) pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi (2) pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun. Pasal 34 Ayat (1) setiap warga negara yang berusia 6 tahun dapat mengikuti program wajib belajar, (2) pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya, (3) wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Sasaran pendidikan adalah seluruh siswa kota Malang mulai dari tingkat SD sampai SMP. Anggaran pendidikan gratis berasal dari negara sebesar 20 % dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan dibantu oleh pemerintah daerah kota Malang yang disebut dengan BOSDA. Persyaratan pendidikan gratis di kota Malang tidak ada persyaratan khusus, dilakukan dengan cara orang tua siswa/wali murid mengajukan keringanan, berupa prosedur yang telah dijelaskan kepada masyarakat dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari RT atau RW. Masalah yang dihadapi adalah masih awamnya masyarakat terhadap pengertian pendidikan gratis di lingkungan masyarakat, sosialisasi oleh pemerintah yang masih minim terhadap masyarakat menjadi penyebab masyarakat banyak yang mengira bahwa pendidikan gratis diberikan kepada seluruh warga negara Indonesia namun makna sebenarnya bahwa pendidikan gratis diberikan kepada yang tidak mampu guna meringankan biaya pendidikannya. Sebenarnya pendidikan gratis bermakna bahwa pemerintah ikut melaksanakan program wajar dengan memberikan biaya operasional sekolah untuk menunjang pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Pemecahan masalah yang dilakukan dengan membangun komitmen dengan masyarakat baik dengan adanya trans building, turun tangan langsung ke lapangan dan melakukan mediasi dengan sekolah dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sasaran dan penganggaran pendidikan gratis. Berdasarkan penelitian ini, dapat disarankan agar Dinas Pendidikan Kota Malang melakukan kegiatan sosialisasi mengenai pengertian pendidikan gratis di kota Malang dengan lebih sering mengadakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dengan menggunakan media massa, media massa dapat memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat. SDN Percobaan 1 Malang diharapkan kepala sekolah dapat memimpin sekolah dan melaksanakan implementasi kebijakan pendidikan gratis dan dapat ditingkatkan lagi semangat kerja antara guru dan komite sekolah serta masyarakat agar pelaksanaan pendidikan gratis tidak menghambat perkembangan mutu dan kualitas pendidikan di kota Malang. SMP Terbuka 05 diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari pendidikan. Diharapkan kualitas pendidikan dapat dilakukan dengan cara menambah jam belajar siswa agar siswa dapat berkembang secara continue dalam belajar.

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 | 532 | 533 | 534 | 535 | 536 | 537 | 538 | 539 | 540 | 541 | 542 | 543 | 544 | 545 | 546 | 547 | 548 | 549 | 550 | 551 | 552 | 553 | 554 | 555 | 556 | 557 | 558 | 559 | 560 | 561 | 562 | 563 | 564 | 565 | 566 | 567 | 568 | 569 | 570 | 571 | 572 | 573 | 574 | 575 | 576 | 577 | 578 | 579 | 580 | 581 | 582 | 583 | 584 | 585 | 586 | 587 | 588 | 589 | 590 | 591 | 592 | 593 | 594 | 595 | 596 | 597 | 598 | 599 | 600 | 601 | 602 | 603 | 604 | 605 | 606 | 607 | 608 | 609 | 610 | 611 | 612 | 613 | 614 | 615 | 616 | 617 | 618 | 619 | 620 | 621 | 622 | 623 | 624 | 625 | 626 | 627 | 628 | 629 | 630 | 631 | 632 |