Manajemen kurikulum muatan lokal kewirausahaan untuk menumbuhkan minat berwirausaha peserta didik (studi kasus di SMA Selamat Pagi Indonesia) / Akhadiyah Vivi Intansari

 

ABSTRAK Intansari, Akhadiyah. V. 2016. Manajemen Kurikulum Muatan Lokal Kewirausahaan Untuk Menumbuhkan Minat Berwirausaha Peserta Didik (Studi Kasus di SMA Selamat Pagi Indonesia). Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin,M.Pd. (II) Dr. H. Sultoni, M.Pd Kata kunci: manajemen kurikulum, muatan lokal kewirausahaan Menurut STIE Ekuitas (2013), jumlah wirausaha hanya 570.339 orang atau sekitar 0,24% dari jumlah penduduk yang sebanyak 237,64 juta. Hal itu membuktikan bahwa warga Indonesia yang berprofesi sebagai wirausaha tidak banyak. Itu artinya banyak peluang bagi siapa saja yang ingin berwirausaha dimulai dari hal yang sederhana. Tidak hanya orang dewasa, kinipun pelajar juga memiliki peluang untuk menjadi seorang wirausaha. Kewirausahaan sudah berkembang melalui muatan lokal kewirausahaan baik disekolah tingkat SMK bahkan SMA swasta atau negeri. Saat ini, Sekolah Menengah Ataspun juga sudah mendapat ilmu pengetahuan mengenai kewirausahaan melalui muatan lokal. Salah satunya yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia yang berlokasi di Kota Wisata Batu yang sudah menerapkan muatan lokal kewirausahaan sejak dibangunnya sekolah tersebut. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mendiskripsikan: (1) mendeskripsikan materi kewirausahaan yang menjadi isi kurikulum muatan lokal kewirausahaan di SMA Selamat Pagi Indonesia,(2) mendeskripsikan perencanaan program kurikulum muatan lokal kewirausahaan di SMA Selamat Pagi Indonesia, (3) mendeskripsikan pelaksanaan program kurikulum muatan lokal kewirausahaan di SMA Selamat Pagi Indonesia, dan (4) mendeskripsikan pengawasan program kurikulum muatan lokal kewirausahaan di SMA Selamat Pagi Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan denggan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan melihat tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan keadaan sesungguhnya yang ada di lokasi penelitian tentang manajemen kurikukum muatan lokal kewirausahaan untuk menumbuhkan minat berwirausaha peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMA Selamat Pagi Indonesia Kota Batu yang beralamatkan dijalan Pandanrejo No 1 Kota Wisata Batu, Provinsi Jawa Timur. Peneliti berperan sebagai instrumen penelitian dan sebagai pengumpul data. Informan kunci penelitian ini yaitu Bapak Abdi Riskiyanto, S,Pd selaku waka kurikulum di SMA Selamat Pagi Indonesia. Pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) materi kewirausahaan yang menjadi isi kurikulum berpaku pada buku yang didapat dari Kemendikbud dengan menggunakan kurikulum 2013. Perencanaan kurikulum muatan lokal kewirausahaan (1) dilaksanakan pada awal tahun oleh semua guru dan Kepala Sekolah melalui rapat, dan (2) dilanjutkan dengan pengerjaan tanggungjawab guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran. Perencanaan ekstrakurikuler kewirausahaan dilaksanakan dengan (1) show talent, yang diikuti oleh semua peserta didik baru pada wal masuk sekolah, (2) membuat program, baik berupa program tahunan, bulanan, atau bahkan berupa jadwal. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan divisi ekstrakurikuler kewirausahaan, (3) jadwal piket ekstrakurikuler kewirausahaan, jadwal ini sangat fleksibel, karena besar kemungkinan peserta didik akan saling membantu antar divisi, jika terdapat divisi yang kekurangan personel. Pelaksanaan kurikulum muatan lokal kewirausahaan yaitu (1) pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan didalam kelas untuk teori dan diluar kelas untuk kegiatan praktek disesuaikan dengan materi yang akan dibahas, (2) Guru selalu mengedepankan metode pembelajaran praktek, dan 3) tiap akhir semester, peserta didik selalu dimintai tugas akhir berupa hasil karya peserta didik yang disesuaikan dengan materi pembelajaran. Pelaksanaan ekstrakurikuler kewirausahaan dilaksanakan berdasarkan masing-masing divisi atau bidang yang sudah ditentukan, yaitu (1) 1) food production, bidang atau divisi ini memiliki pelaksanaan memproduksi produk makanan yang dilaksanakan oleh anak magang dan peserta didik SMA Selamat Pagi Indonesia, (2) Pertanian, kegiatan pertanian berawal dari pemanfaatan lahan kosong milik SMA Selamat Pagi Indonesia, dan karena sekolah bersistem asrama, kegiatan ini menjadi kegiatan utama peserta didik sepulang sekolah sebelum adanya kampung kidz, dan (3) Peternakan, kegiatan mereka dilaksanakan pada sore hari sepulang sekolah, dan untuk hari sabtu, dan minggu mereka melaksanakan kegiatan mulai dari pagi hari. Kegiatan itu meliputi permbersihan kandang, memberi makan hewan ternak, mengembangbiakkan hewan ternak, dan melayani pengunjung yang datang ke kampung kidz. Pengawasan kurikulum muatan lokal kewirausahaan berupa (1) supervisi pembelajaran kepada guru kewirausahaan dikelas, dan (2) workshop intern sekolah dengan mengundang pemateri dari luar. Pengawasan ekstrakurikuler kewirausahaan dilaksanakan oleh pembina dengan (1) pengawasan langsung, dan (2) pengawasan tidak langsung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka saran yang dapat disampaikan yaitu kepada: (1) Kepala SMA Selamat Pagi Indonesia, alangkah baiknya jika metode atau teknik supervisi ditambah, tidak hanya menggunakan kunjungan kelas. Perlu adanya campur tangan sekolah dalam pengaturan atau manajemen seperti melibatkan waka kesiswaan untuk mengatur kegiatan ekstrakurikuler kewirausahaan, (2) Waka Kurikulum, hendaknya perlu adanya penambahan personil untuk mempermudah dan memperingan pekerjaan bagian kurikulum untuk mengatur semua kebutuhan sekolah. Sehingga akan dengan mudah bagian kurikulum untuk menjalankan tupoksinya, (3) Pembina Ekstrakurikuler Kewirausahaan, hendaknya pembina menggunakan pengawasan langsung dalam kegiatan atau keberlangsungan masing-masing divisi atau bidang yang dipegang. Meskipun keterlibatan yang dilakukan pembina tidak secara terjadwal atau rutin, setidaknya pembina turut dalam kegiatan atau pelaksanaan kegiatan divisi atau bidang yang menjadi tanggungjawabnya, (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan, penelitian ini dapat dijadikan bahan literatur dan kepustakaan untuk mahasiswa jurusan Administrasi Pendidikan dalam bidang manajemen kurikulum muatan lokal kewirausahaan di sekolah menengah atas dan (5) peneliti lain, penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan dalam menambah kajian tentang manajemen kurikulum muatan lokal kewirausahaan serta sebagai bahan pengetahuan terkait manajemen esktrakurikuler kewirausahaan di sekolah menegah atas.

Studi tentang ilustrasi isi buku disney ensiklopedia anak lukisan dan pahatan terbitan gramedia tahun 2002 oleh Arif Setiawan

 

Sebuahil ustarsib uku memiliki perananp entingb agip embacak hususnya anak-anakIl.u strasis ebagapi enjelasm ateris ebuahb uku bagia naky ang memperkenlkans eni kepadaa nak-anak.D engana danyaI lustrasi dapatd ijadikan umpanb agianak untuk membacab uku.Penelitinb ertujuanu ntuk mengetahujie nis ilustrasi, corak ilustrasi, fungsi ilustrasi, buku Disney Ensiklopedia Anak lukisan dan pahatan Terbitan Gramedia tahun 2002. untuk mencari tujuan yang diharapkanp enelitian ini menggunakanra ncangan pelelitian deskiptif. Dalam mengolahd ata peneliti menggunakank uantitatif untuk lata yang berupa angka dan kualitatif untuk data yang berupa tulisan dan gambar. Penelitian dilalrukan terhadap sampel yaitu buku D isney EnsiHopedia Aik Lukisan dan Pahatan terbitan Gramedia tahun 2002. Dari hasilp enelitianm enunjukanje nis danc oraki lustrasi.J enisi lustrasiy aitu: 1) ilustrasig ambart anganm anual;2 ) ilustrasif otografi;,c oraki lustrasiy aitu: l) corak realis; 2) corak dekoratif; 3) corak simbolis, Fungsi ilustrasi l) memperjeias materi; 2) menarik perhatiaa3) mewakili gagasan/mispi rogftrmp engenalaq4 ) pemilian tema disesuaikand engana nak

Prosedur penerapan anggaran basis nol sebagai alat bantu perencanaan dan pengendalian di Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Gambiran Kota Kediri oleh Lukluil Maknun

 

Pemcanaan yang cermat memungkinkan manajemen bekerja secara efektif dan efisien sesuaid engant.u juan yang ingin dicapai Rumah Sakit Umum Unit Swadana DaeratU sehingga RSWSD dituntut agar lebih meningkatkan kualitas pelayanakne padam asyaratcaste suaid enganju mlatr danay ang ditetapkan'D isisi lain itStiUSO menghaaapiUerbagahia mbatand i bidang penganggaranru mah sakit yaitu masalah birokiasi, tirbatasnya anggaran dan terbatasnya ruang gerak rumah sakit dalamp- Deennggealonla ana nggaran pendekatan incremental, kepala unit budgetlng cenderung berusaha untukm enghabiskanse muaa nggaranta hunans ehinggat idak Adas urplusy ang timbul pada akhirtahun. Praktek umum dalam budgeting pada RSWSD Gamtiran sekarang ini adalah bentuk pendekabn incremental yang melibatkan perhatian langsung untuk mengubaha nggaranb erdasarkans ifuasi-situasiy ang ada. Tingkat pengeluarany ang adas eringkaldi iterimas ecarao tomatist anpad ireviewk elanjutank ebutuhannya. Melihat kenyataan tersebut, kertas kerja utamaini mencoba penetapkan pendekatalna in dalam prosesp enyusunana nggarany ang dikenal denganZ ero Base Budgeting. Zero BaseB udgetingd idefinisikans ebagai,S" uatup rosesp erencanaadna lam penganggaraonp erasiy ang menghendaksi etiapm anajeru ntuk memberikana lasan bagi'seluruphe rmohonana nggarannysae carate rperincis ejaka wal danm engalihkam bebanp embuktiank epadas etiapm anajerd alamm cmberikana lasanm engapah arus suatub iayay angd i keluarkan". ZeroB aseB udgetingm eminata gars emuak egiatand iidentifikasdi alamp aket keputusan-pakekte putusany ang akan dinilai melalui analisis sistematisu ntuk kemudian diurutkan sesuai dengan biaya dan manfaatnya. Jika diterapkan pada RSWSD Gambiran, sisitem ini mengurangi ketidaefisienan dan mencapai tingkat efektifitas yang tinggi dengan adanya ketelibatan orangy angt erkait langsungd engana ktivitas.

Identifikasi kesiapan guru SMA Daratan Kabupaten Sumenep untuk menerapkan kurikulum 2004 oleh Wiwid Hamilawati

 

Pemahamang uru mengenaip engetahuanu mum tentangK urikulum 2004,m odelp embelajarany ang dikembangkand an caram engevaluashi asil belajary angd igunakans ertas aranad an prasaranay ang tersediab erpengaruh te*riaai kesiapanm erekau ntuk menerapkanK urikulum 2004.T ujuan dari penelitianin i adalahu ntuk mengetahusi ejauhm anak esiapang urufisikaSMA wilayahd aratand i Kabupatens umenepu ntuk menerapkanK urikulum 2.004 Penelitian ini mirupakan penelitian deskriptif. Informasi yang diperoleh dari guruf isika dengank uisioner, untuk memperolehd atam enggunakana ngket. popJasi dari penelitiani ni adalahs emuag uru fisika SMA Negeri/Swaslay ang .OuO i t uUupuirnS umenepA. dapuns ampelp enelitiani ni adalahg uru fisika SMA Negeri/swastay ang adad idaratany ang meliputi 9 SMA Negerilswastad engan jurirarr guru nsiu zt orang. Instrumen penelitian yang digunak€n adalah angket dalamG ntgk skalaG uttman.A nalisis data statistikam enggunakanp ersentase -. masing-masinitge m soal. - Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kesiapan guru fisika SMA Negeri/Swastwa ilayah daratand i KabupatenS umenepu ntuk menerapkan rgitutum 2004j ika ditinjau dari pema6amang uru fisika mengenaip engetahuan umumt entangK urikulum 2004,m odel pembelajarany ang dikembangkand an calam engevaluashi asil belajar dapatd ikategorikans udahs iap.N amun yang menjadie ndala bagi para guru tiJita aaaUns aranad an prasaranay ang adad i setotatrs angatk urang,m isalnyab elum memiliki alat laboratoriumd an LaboratoriumF isika.

Penggunaan alat peraga optik geometrik untuk meningkatkan keterampilan proses siswa kelas II SMAN 4 Malang tahun pelajaran 2003/2004 oleh Farid Haritsah

 

Prosesp embelajaranfi sika di kelas IIz SMAN 4 Malang berfokusp ada aktivitasm engajaor leh guru.S iswam asihk urangd ilibatkand alamp roses pembelajaranK.o ndisi ini berdampakp adar endatrnyaa ktivitas belajar siswad an buruknyas ikaps iswat crhadapf isika. Rendahnyak eterampilanp rosess iswa merupakand ampakn yata dari prosesp embelajarany ang tidak berfokus pada sktivitasb elajars iswa. Penggunaana lat wragamerupakans alahs atua lternatif yang dapatd ipilih untukm engembalikanfo kus prosesp embelajaranp adaa ktivitas belajar siswa. Dengana lat peragap raktikum dan pendekatank eterampilanp rosesd alam pem6ehjarans iswa-berlatihd an mernbiasakand iri beraktivitasi Lniah. Perlahan namunp asti siswa akanm eningkatk eterampilanp rosesnya.'Dampapk ositif selanjutnyas iswa memiliki sikap yang positif terhadapf isika. Penelitiani ni menggunakanp endekatank ualiatif berupap enelitian tindakank elas.P enggunaana lat pcragad enganp endekatanp rosesp ada pembelajarand iarahkanu ntuk melatih dan meningkatkana spek-aspek keterampilanp rosesp adad iri siswa.O bserva3pi da s*iap prosesp embelajaran danr efliksi padas *iap akhir siklus digunakanu ntuk memperolehin formasi " evaluatif pada pening-katan kemampuan proses siswa. Penelitiand ilaksanakand alam 3 ahap penelitiany aitu observasia wal, penelitian siklus I dan penelitian siklus II. Aktivitas pengambilan data dilakukan untukm eneliti adanyap eningkatank eterampilanp rosesd enganm enggunakana lat peragaP. emberianti ndakan siklus I dilakukan dengn memberikant indakan berupap enggunaana lat peragpp emantulanp ada cermin datar.K eterampilan prosesy ang dilatihkan terdiri dari pengamatan, klasifikasi, komunikasi,i nterpretasid ata dan eksperimentasiS. edangkanp emberiant indakan siklus II dilakukan denganp engguftBn alat peragap embiasanp adal ensa cembungK. eterampilanp rosesy ang dilatihkan padas iklus II samad engany ang dilatitrkanp adas iklus t tetapi dengan.tingkayt ang lebih sulit. Perbedaanti ndakan yangd iberikan diharapkand apatm enunjuk&ana danyap erbedaank ualitas. Pengumpuland ata dilakgkan sendiri oleh peneliti dengand ibantu oleh obsewer yang bertindak sebagai insrumen penelitian. Penelitianin i menghasilkatne muany aitup enggunaaanla t peragad apat meningkatkakne terampilapnr osess iswad anm empcrbaiksi ikaps iswat erhadap fisika.i ndikatork eterampilapnr osesb ertambahse tiapta happ enelitianD. emikian pulas ikaps iswam enjadis emakinb aik,t ingkatk eterlibatanb ertambadha n bentukk omunikasbie rubahm er{addi uaa rah.K esimpulayna ngd idapatkan adalahp enggunaaanla tp eragad alamp rosesp embelajarafinsi kam enjadi altematiyf angb aiku ntukd ilaksanakan. . I

Upaya meningkatkan pemahaman kosep fisika melalui pendekatan konstruktivisme dengan menggunakan metode eksperimen padasiswa kelas 2 SLTP Laboratorium UM oleh Risna Herliani

 

Penggunaan metode balanced scorecard untuk mengukur kinerja perusahaan: studi kasus pada PT. Co-cola amatil Indonesia Surabaya periode 2001-2003 oleh Dhamayanti Liger

 

Pengukuran kinerja merupakan salatr satu faktor penting bagi perusahaan, karenad apatd igrrnakanu ntuk menilai keberhasilanp erusahaand an dapatd igunakan sebagai dasar penyusunan perencanaan strategi perusahaan. Ket€rbaasan dalaml pengukurank inerja secarat adisional yang hanya berfokus pada kinerja keuangan memunculkan suatu pendekatan bam yaitu Balanced Scorecard Baland Scnecard merupakan model banr sistem penilaian kinerja png meqiabarkan visi dan shategi ke dalam empat penpektif yang lebih menyeluruh. Adapun keempat persppektif tersebut adalah perspektif keuangan, penpektif pelanggan, penpektif prosesb isnis intemal sertap erspektifp embelaj'aradna n pernrmbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja dari PT. Coca{ola tunatil lndonesia-Surabaydae ngan menggunakanm etode Balanced Scorecard dan rmnrk mengetahui bagaimana metode Balanced Scoreurd dapat digunalan sebagai alat penyusunp erencanaans trategi perusahaans ekaligus sebagai mekanismek ortrol pihak manajemenP. enelitian ini dilakukan pada PT. Coca-ColaA matil Indonesia- Surabaya pada periode penelitian tahun 2001, 2002 dan 2003. Metode penelitian yang digunakan adalah deslcriptif kuantitatif dengan pendektan studi kasus ftzse stuly) dn mcnggunakana lat analisisd atab erupat ime seriesa nolysis Tolok uhr yang digunakan adalah tolok ukur keuangan yang melip$i ament ratio, debt to equity ratio, profit margin on sales, ROI dan ROE. Sedangkan tolok ukur perspektif pelanggan meliputi growth rate in revenue, sales retur, dm costumer acquisition. Tolok ukur penpektif proses bisnis intemd melipai mantfacturing cycle efectiveness( MCE), yield rate, persentasep rduk cacat dan persentasera sio biaya yang dikeluarkan untuk R&D. Serta tolok ukur perspeltit' pernbalajarand an perturnbuhanm eliputi employeet urnover, employeep rductivity, dan emp kry ee ab s enl eisnt Berdasar analisis yang telah dilakukan hasil penetitian ini mcnun$ukkan bahwa kinerja PT. Coca4ola Amatil Surabaya yang ditinjau dari penpektif keuanganm enunjukkank inerja yang baik, dimana dari kelima tolok ukur keuangan yang digunakarLy ang mengalamip erkembanganp ositif adalahc urrent ratio, prc{it margin on sales dan relunt on tunestmen, yang pertumbuhannya mengalami peningkatanc ukup berarti. Hanya debt to equity rutio dan return on equrty (ROE/ saja yang mengelamip erkembangank urang baik, namun hal tenebu tidak banyak berpengaruh pada kinerja keuangan. Kinerja perspektif pelanggan dilihat dari g,ovth rate in revenue dur^ coshner acquisition manudukkan penunmdr sedangkans alesr etur mengalamip eningkatan,h al ini menqiukkan perkembangan kinerja yang kurang baik. Dari perspektif proses bisnis inrcmal tolok ukur MCE mengplami penurunan namun kinerjanya masih dalam keadaan baik, sedangkan yield rate mengalamip eninglatan dan hampir mendekati 1, sertap ersentasep rodrk cacat yang mengalami penurunan menu4jukkan perkenrbangan yang bailc Sedangkanra sio png dikeluarkan untuk R&D tidak dapat diketahui berdasar kebijakan perusahaan. Sementara inr, tolok ukur penpektif pet'nbelajann dan pertnmbuhans elamat iga tahun teraldrir menunjukkank inerja yang baik, hal tesebr$ ditunjuk*an dari peningkatan employee prdulctivity dan penuntnan employe absenteism. Meskipun employee turnwer mengalami peningbtarr namrm peningkatannysaa ngatk eril. Berdasarkan pada pemberian score pada masing-masing penpektif dalam Balanced Scorecard menunjuklan total score 3,5 (pembulatan keatas : 4) yang dapat diinterptetasikan bahwa kinerja perusahaan dalam 3 tahrm terakhir daliln keadaanb aik. Kemudiand ari hasil pengukunasne rtab erdas&'visi,m isi, tujuand an strotegi perusahaan digunakan untuk menyusun perencanaan stnategi. Dengnn pendekatan Balanced Scorecard strategr yang telah dirumuskan tenebut menghasilkanb eberapas asaf;ans trategilq kemudian dapat ditentukan ukuran hasil dan ukuran pemacu kinerja serta taryet yang akan diwujudkan. Dan selanjutnya dirumuskank e dalam inisiaif strategi. PT. Coca-Cola Amatil Surabaya sebaiknya mulai mempertimbangkan penggunaan Balanced Scorecard sebagai sarana pengukuran kinerja dalam melaksanakanp roses perencanaas tratsgik perusahaanN. amtm semuan'rat ersebut tentunya perlu dukungan dan komitnen yang baik dari selunrh komponen perusahaana gar sistem pengukuran kinerja dengan Balaraed &orecard dapnll terlaksana dengan bailc Sedangkan dari hasil pengukuran kinerja" PT Coca-Cola Amatil Surabaya perlu mernperbaiki kinerjanya khususnya pada kinerja perspektif pelanggan yang mengalami perkembangan yang kurang baih yaitu dmgan meningkatkanp enjualand an meningkatkank epuasanp elanggan.S elain itu evaluasi terhadap setiap tolok ukur kinerja dalarn Balanced Scorecard harus diperhatikan secara berkalq sesuai dengan perkembangan lingkungan bisnis serta perubahan strategi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan. l1

Analisis kinerja keuangan perusahaan semen sebelum dan sesudah go public di Bursa Efek Jakarta oleh Heni Fitriana

 

Meneliti kinerja keuangan merupakan salah satu cara perusahaan untuk mengetahui prestasi keuangan perusahaan tersebut. Untuk mengetahuinya dapat dilakulon dengltn jalan menghitung masing-masing rasio keuangannya pada periode sebelumd an sesudahg o public. Karena dengang o public perusahaand apatm emperoleh danas egard ari masyarakaat kant etapi tidak menjamink inerja keuangana kanm eningkat. Padau mumnyap erusahaanya ng telah go public akanm elakukanp embenahankh ususnya di bidangk euangannyaD. engan pembenahant ersebut diharapkanp erusahaanm ampu untuk meningkatkank inerja perusahaand an denganp eningkatank inerja itu akan dapat meningkatkanc itra perusahaand i mata masyarakat,k arena hal itu akan mengangkat hargas ahamp erusahaadni pasarm odal. Penelitiani ni bertujuan untuk menganalisisk ondisi keuanganp erusahaanp ada saats ebelumd an sesudahg o public. Analisis yang digunakand alam penelitiani ni adalah analisis rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas dan metode analisisnya adalah secara time series analysis dan secara crosss ectionala pproach.P eriode analisis ada 2 tahun sebelumd an 3 tahun sesudahg o pzblic. Setelah dilakukan analisis, kemudian dihitung rata-rata sampelnya lalu masingmasingr asio keuanganp ada saat sesudahg o public dibandingkanp ada saats ebelumg o public. Penelitian ini dilakukan di Pojok Bursa Efek Jakarta Unibraw dan Pusat Data Bisnis Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang, bulan April sampai bulan Juni 2004. Obyek penelitiannya adalah PT Semen Gresik Tbk, PT Semen Cibinong Tbk dan PT IndocemenTt unggal PrakarsaT bk, merupakanp erusahaany ang bergerakd i bidang industri semen. Go pzDlic dilakukan pada tahun 1991 untuk PT Semen Gresik Tbk, sedangkaPn T SemenC ibinong Tbk dan PT Indocement Tunggal PrakarsaT bk pada tahun 1990. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Semen Gresik Tbk padap edodes ebelumm aupuns esudahg o public terlihat baik bila dibandingkand engan PT Semen Cibinong Tbk dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Hal ini dapat ditunjukkand ari meningkatnyap restasir asio keuangand ari tahun ke tahun dan masingmasingr asio keuanganc enderungb eradad i atas rlta+ata sampelb aik sebelumm aupun *sfrzh go public. Berdasarkanh asil penelitian ini dapat disarankana gar dilakukan penelitianl ebih lanjutm isalnyam enggunakana nalisis CAMEL" analisisR OI dan RI (ResidualI ncome), balsnce scorcard, analisis EVA dan lain-lain. Semua analisis tersebut digunakan untuk menelitik inerjap erusahaasne lainm enggunakana nalisisr asio keuangan

Analisis resistensi kinerja keuangan bank perkreditan rakayat syariah selama dan sesuadah krisis moneter di wilayah kerja Bank Indonesia Malang oleh Wiwik Ariyanti

 

Penilaian resistensi kinerja keuangan Bank Perkreditan Rakyat syanah [, prns) dilalQkan dengan melakukan analisis terhadap data yang diperoleh dari l hpmln keuangany ang disajikan oleh BPRS. Investorrnelihat F*ju kgyngan nutu SpnS khususnya resistsnsi kinerja keuangan BPRS sebagai salah satu indikator dalam menilai BPRS terutama kesehatan kinerja keuangan BPRS. Tujuannya adalah untuk menentukan kredibilitas atau potensi investasi suatu !PRS. S.lu-u ini masyarakaltu as menilai kinerja bank-bankk onvensionalt idak bim nenjunjung tinggi aaz prudential (kehati-hatian) dan kelemahan dari bank konvcnsionayla ng lain secarao perasionala dalahd iterapkannyas istemp erbankan yangm enggunakansi stemb unga untuk nasabahnyaP. engukurant ingkat resistesi i

Penerapana akuntansi sumber daya manusia pada Rumah Sakit Kristen Mojowarno Jombang oleh Fuat Muzaqqi

 

Perkembanganilm u pengetahuand an teknologi menuntutd unia usaha untuk mampu bersaing dalam meraih peluang pasar. Dunia usaha akan mampu bersaingd alamm eraihp asarb ila memiliki sumberd ayam anusiay angh andal. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal diperlukan investasi yang cukup besar, dengan harapan sumber daya manusia yang handal akan memberikank euntungany ang besark epadau nit usahay ang tidak hanyas aat sekarangn, amunj uga di kemudianh ari. Rumah sakit sebagai salah satu unit usaha yang memberikan pelayanan jasa kesehatank epadam asyarakadt apatd ipandangs ebagasi uatuu nit usaha yang memerlukan sumber daya manusia yang handal, terutama dalam hal keterampilan dan keahlian sumber daya manusianya. Penelitiani ni bernrjuanu ntuk mencobam engaplikasikana kuntansi sumberd ayam anusia dalam penyusunanla porank euanganR umahS akit Kristen Mojowarno Jombang, dengan harapan agar diperoleh kesimpulan bahwap engakuanp" engukurand an pencatatana ktiva sumberd ayam anusia akanm emberikang ambaranla porank euangany ang realistis dan relevan. Subyek penelitian ini adalah Rumah Sakti Kristen Mojowamo Jombang denganb eberapap ejabatnyate rutama yang terkait secarala ngsungm enangani masalahk euangand an kepegawaianP. engambiland ata dilakukan dengan metode observasi,d okumentasdi an wawanqaray ang dibahasd engan menggunakanm etodes tudi kasus. Berdasarkanh asil pembahasand iperolehg ambaranb ahwap enyusunan laporank euangand enganm enggunakana kuntansis umberd ayam anusia menunjukkanp eningkatanp erolehans isah asil usah4 masing-masingt ahun 2000s ejumlaRh p.I 27.480.565,0t0a,h un2 001 sejumlahR p. I 2l .g 85.950,00, dant ahun2 002s ejumlahR p. 141.614.456,0p0a dal aporans aldoh asilu saha masing-masingta hun2 000 sejumlahR p. 127.480.565,0t0a hun2 001 sejumlahP tp.249.366.515.9d0a nt ahun2 002 sejumlah Rp. 390.980.971,90D.a ri saldoh asilu sahak emudiand itransferk e dalamn eraca sehinggat erdapatp enambahanm odal masing-masings ejumlaht ahru 2000 Rp. 82.675.054,00tahun2001 sejumlatr Rp. 150.119.920,00tahun2002 sejumla Rp. 237.171.596,00 Berdasarkanh asil tersebut,d isarankank epadaR umah Sakit Kristen Mojowarno Jombang, untuk memenuhi kebutuhan internar, akuntansi sumber daya manusia dapat dijadikan sebagai suatu alternatif untuk diterapkan , sekalipunp enerapana kuntansis umberd ayam anusiat idak memberikan tambahan keuntungan secara material, narnun dapat memberikan gambaran laporank euangany ang relevan.

Sintesa bahan keramik ferroelektrik Bi4 Ti3O12 dengan variasi suhu sintering dan karakterisasi struktur kristalnya dengan metode difraksi sinar-X oleh Kholisatuz Zumaroh

 

Penggunaan metode balance scorecard sebagai alat pengukur kinerja manajemen pada PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia

 

Perubahanp aradigmay ang terjadi di dunia bisnis dewasain i juga berakibapt adab ergesemypao la pikir parap elakub isnisk epadas uatup engukuran kinerja yang lebih komprehensif.S ebuahm etodep engukurank inerja yang mempunyaik eseimbangana ntarap enilaiana ssetf isik dan non fisik, yangj uga menilai segi internal dan ektemalp erusahaand iperkenalkano leh Norton, yaitu Balance Scorecard . Bslqnce Scorecsrd menyajikan pengukwan kinerja perusahaand alam empatp erspektify aitu perspektifk ewngan, perspektif pclanggan,p erspektifb isnis intemal dan perspektifp ernrmbuhand an pembelajaran. PengukuranK ine{a menurutM ulyadi adalahp enentuans ecarap eriodik efektifitas operasioanasl uatuo rganisasi,b agiand ari organisasdi an karyawan berdasarkans asarans, tandar,d an kriteria yang telah ditetapkans ebelumnya, sedangkanB alanceS corecard( BSC)m enurutK aplan danN orton merupakan metodep enilaiank inerja yang menterjemahkanv isi dan strategip erusahaan kedalams eperangkaut kuranm enyeluruhy ang memberik erangkak erja bagi manajemen. PT Pabrik Kertasl jiwi Kimia Mojokerto adalahp erusahaanke rtasy ang go pulic dan telah menjadi market leader industri kertas di Indonesia sehingga sangat potensial untuk diterapkan metode Balance Scorecard. Penelitian ini dilakukand engantu juanu ntukm engetahuki inerjam anajemense carau mumd an bagaimanap enilaiank inerja denganm etodeB qlanceS corecardd iterapkan Metodep engumpuland ata yang digrrnakana dalahm etodew awancarao bservasi dan dokumentasi,s ehinggad iperolehd ata sesuaid engani ndikator Balance Scorecard,sedangktaenh nika nalisisy angd igunakanT imeS eriesA nalysisd alam tiga tahuny aitu tahun2 000,2 001,d an2002s ertam enganalisidsa tad ari indikator Balance Scorecard pada perusahaan Hasil penelitianm enunjukkanb ahwap erusahaadna lamk eadaand efisit, akant etapik inerjam anajemenP T PabrikK ertasl iwi Kimia Mojokertop ada tahun2 000,2 001,d an2 002s ecarau mumm engalampi eningkatanP. eningkatan tersebudt itunjuklcand enganm eningkatnyab eberapara sioy angd ijadikant olok ukur dalamp enilaiank inerjam anajemend alamt iga tahuns ecarab erurutany, aitu : MarginC ontributions ebesa-r6 ,7 Yo;3,7y o,d an8 , 6 %oL, ossP erS hare0 ,27: 0,04,d an0 ,A36,C urrentR atio sebesa2r 3,93% o2, 4,93% od, an2 6, 98 yo, ROI ' 16,6%-;2 ,33yo,d an- 2,23Ysoe dangkaRnO E- 65,73%o;10,21%daon m enunrn menjadi1 0,56yo,G rowthR ateA nd Revenueju gam eningkadt ari $570240 15, $l 57 907 740 dan $ I 64 680 934,Y ieldR atem enurunth 200I 9l%; 85 % dan 92olok emudianE mployeeA bseenteismsee besa6r ,98yo,4 Yodan5 ,5 %od, anr asio terakhiry ufi EmployeeP roduhivity I l,22yo, | 0, 49o/od an I 1,33% . Sedangkan kinerja yang turun ditunjukkan dengana danyap eningkatanD ebth To Equity Ratio 12o,fi68/ oi,5 ,461r,o,59,91V o) darP, / E Ratioy aitu0,24x ;0,45 x dan0 ,48x , yang mengindikasikanb ahwae kuitasp erusahaanb elum mampum enjaminh utang aeng* moa* yang dimiliki, sedangkanp enumnanP / E Ratio menunjukkan adanyar esiko 6esard alam pertumbuhanp erusahaanU. ntuk itu penrsahaan diharapkanle bih meningkatkank inerjanyad an lebih menerapkanB alqnce Scorec qrd secarcn yatad alam menjalankanp erusahaan. 1l

Analisis rasio keuangan sebagai alat untuk mengukur kinerja perusahaan: studi kasus pada PT British American Tobacco Indonesia, Tbk oleh Wahyu Susilawati

 

Kondisi perekonomian saat ini semakin menuntut perusahaan untuk mencapatiu juan yang dimiliki dengan cara pengembalian kebijaksanaany ang lepat. untuk mengambil kebijaksanaan yang tepat diperlukan suatu perencanaan sebagadi asar untuk mencapai tujuan perusahaan. Keputusan atau kebijaksanaan yang tepat dapat diambil jika terdapat informasi mengenai kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan dapat diketahui dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangan dan salah satu alat analisis dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Rasio keuangan merupakan angka yang menunjukkan perbandingan antara keuangan yang satu dengan keuangan yang lain. Rasil keuanga terdiri dari rasio likuiditas, rasio rentabilitas, rasio aktivitas dan rasio solvabilitas. Rasio likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek perusahaan dengan aktiva lancar. Rasio rentabilitas adalah kemampuan prusahaan dalam memperoleh laba. Rasio aktivitas adalah penilaian keefektifan perusahaan dalam menggrrnakan aktiva untuk memperoleh penghasilan bagi perusahaanR. asio solvabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibanja ngka panjangnya. Dalam penelitian ini analisis laporan keuangan yang digunakan adalah time serics analysis.Time series Analysis adalah mengevaluasi kinerja keuangur perusahaand alam beberapa periode dengan menggunakan rasio keuangan. Data yang digunakan dalam analisis adalah laporan keuangan pr British American Tobacco Indonesia" Tbk metode penelitian yang digunakan adalah tiokumentasi yang mengambii iiteratur, buku-buku ctan penelrtran yang ada hubungannyad engan analisis rasio keuangan Dari hasil analisis rasio yang dilakukan menunjukkan bahwa kinerja keuangany ang dimiliki PT British American Tobacco Indonesi4 Tbk pada tiap tahun penelitian mengalami peningkatan serta dalam penggunaan hutang untut setiapt ahun rasio hutang yang dimiliki selalu mengalami penurunand an bahkan sudahm ulai menggunakanm odal sendiri.

Manajemen portofolio reksadana syariah di pasar modal Indonesa oleh Fitria Setyaningsih

 

Pasar modal merupakan salah satu media investasi yang dapat dimanfaatkan oleh investor atau pernodal dimana mereka dapat berinvestasi dan dapat dengan bebas memilih berbagai alternatif aset untuk berinvestasi sesuai dengan keinginannya. Salah satu instrumen investasi baru yang ada dalam pasar modal tersebut adalah reksadana yaifu suatu wadah yang dipergunakan nntuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal urtuk selanjutnya diinvestasikan kembali dalam portofolio efek oleh manajer investast. Tujuan penelitian ini adalah unhrk mengetahui perbandingan kinerja reksadana konvensional dan reksadana syariah yang dimiliki oleh PT Danareksa Investrnent Management dangan menggunakan tiga metode penilaian kinerja portofolio yaitu Sharpe, Treynor dan Jensen. Variabel penelitian yang digunakan adalah premi risiko pasar sebagai variabel bebas dan premi risiko reksadana sebagavia riabetle rikat. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif yaitu jenis penelitian yang mcnggunakan angka-angka sebagai penjelasannya. Populasi penelitian ini adalah selumh reksadana yang dimiliki oleh PT Danareksa Investrnent Management yang berjumlah sembilan buah dan semuanya dinyatakana ktif beroperasdi i Indonesiao leh BAPEPAM sampaid engan2 003. Sedangkan sampel yang digunakan sebanyak delapan buah reksadana. Satu reksadanati dak digrurakank arenam empunyain ilai aktiva bersih yang konstan. Periodep engamatayna ng dilaktrkand alamp enelitiani ni selamas atut ahun denganju mlah han 246 hari. Data yang digrmakana dalahd atam engenaiI ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) haian, Jakarta Islamic Index, retum reksadana dan suku bwrga SBI. Data variabel penelitiand ianalisisd enganm enggunakanm etodeS harpe, Treynor dan Jensen. Untuk mencari rnlai B dengan menggunakan analisis regresr dengan premi risiko pasar sebagai variabel bebas dan premi risiko reksadana sebagavi ariabelt ergantung. Hasil penelitian menwjukkan bahwa apabila dengan menggunakan metode Sharpe kinerja reksadana syariah lebih baik daripada kine{a reksadana konvensional karena nilai indeks Sharpe reksadana syariah berada di atas pasar. Sedangkana pabilam enggunakanm etodeT reynork inerja reksadanak onvensional lebih baik daripada kinerja reksadana syari'ah. Sedangkan apabila menggrnakan metodeJ ensenk ineria keduar eksadanab aik itu reksadanak onvensionaml auDun I I sama-samab uruk atau jelek karena keduanya memiliki nilai a yang Hat ini berarti retum aktual yang didapat oleh investor nantinya lebih itocil rlaripadnai lai retum yangdiharapkan. Hindaknyap snggunaarne ntangw aktu yang lebih lama dalamp enelitian ini perlu dilakukan agar dapat diketahui bagairnana kinerja dan perkembangan rcksadantae rsebuts ebanamyad i PasarM odal Indonesia.D an hendaknyai nvestor juga nenggunakan reksadana syari'ah sebagai rujukan dalam berinvestasi karena dari hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dengan menggunakan metode Sharpe kinerja reksadana syari'ah lebft baik daripada kinerja reksadana konvensional.

Pengamatan sunspot menggunakan teleskop di laboratorium astronomi jurusan fisika FMIPA Universitas Negeri Malang ditinjau terhadap stasiun pengamatan matahari Watukosek Lapan pada bulan Mei-Agustus 2004 oleh Lukita Dwi Indrihartuti

 

SebenarnyaMatahariyangtampakolehmataadalahbagianatmosfer-. Matahartie rluary angd isebuffo tosfery, angt amPakb ersinatre rangd anb enih. Namuna pabilaC urati secarate liti denganm enggunakatenl eskopa kant erlihat bintik-bintik hitam( sunspot)S' urupotm engalampi erkembangadna n pertumbuhasne tiaph arid anm engalampie rubahadna rih arik e harib aikb erupa j-usmunlashp,joe inywisrt agubpeusinr letaknyaS. unspomt erupakaank tifitasf isisM atahari' dapamt enyebabkatenr jadinyale dakan(l are) danc orongl Uai tiictiin(CME) yangm enimbulkabne berappae ristiwad i Bumis eperti gungguapna dak omunikasni,a vigasip, enerbangasna,t 'elitd, anp adamnya jiringan liitrik di KanadaK, arenait u pengamatasnu wpotp erlud ilakukan. Penelitianin i bermaksuudn tukm engamastiu lrspodt i permukaan Matahariu, ntukm engetahupie rkembangjaunm lahs unspodt anj umlahg rup sunspoyt angb isad ideteksdi enganm enggunakatenl eskopy anga dl di - LaboratoriumAs tronomJi urusanF isikaF MIPAU niversitaNs egeriM alang sehinggdaa patd ihitungb ilanganR dank onstantkao nversoi bservatoriumnya ditinjiu terhadaSp PMW atukoseLkA PAN.H asilp enelitianin i diharapkadna pat mem\*ikan sumbangabna gid uniai lmu pengetahuaknh ususnyialm u Fisika yangb erkaitand enganm asalahA stronomi' Penelitianin i menggunakamn etodek orelasih asilp engamatasnu nspot menggunakatenl eskopy angd ilakukanp adat angga1l 0-31M ei 2004,2 2-30J uni 2004,l -3I Juli 2004,I -5 Agustus2 004.D atay angd igunakadna lamp enelitian ini adalahd atap engamatasnu nspodt i LaboratoriumAs tronomJi urusanF isika FMIPAU niversitaNs egeriM alangd anS PMW atukoseLkA PAN' Hasil . penelitiand ianalisism enggunakaMn icrosoftE xceld ank lasifikasig rups unspot mengacpua dam odekl lasifikasZi urich. Darih asilp enelitiand iketahuhi ubungaann tarajumlahg up sunspo(tG ), jumlahs unspo(tF ),bilanganR (R) di LaboratoriumAs tronomJi ururaFs isika FMIPAU niversitaNs egeriM alangd itinjaut erhadaSp PMW atukoseLkA PAN adalahli nierd enganp ersamaarne gresGi m= 0.754G w, Fm= 0.3862F w,d an Rm = 0.568R w. Konstantkao nversoi bservatorimdi LaboratoriumAs tronomi JurusanF isikaF MIPAU nivenitasN egeriM alangd iteapkan1 .074d itinjau terhadapS PMW atukoseLkA PAN.P engamatasnu nspost ebaiknydai lakukan tebihl anjutd alamw aktuy angl ebihl amas ehinggdai perolehd atay angl ebihb aik dan lengkap.

Studi tentang tipografi headline pada sampul tabloid "Fantasi" edisi bulan Juli 2001 oleh Teguh Heri Pranowo

 

Perancangan komik bertema kesetaraan jender dalam keluarga berbasis agama islam oleh Ardian Syaf

 

Pengembangan media komunikasi visual overdo visual communication media sebagai sarana promosi oleh Dono Aji Widiatmoko

 

Perancangan iklan televisi dengan teknik animasi 2 dimensi untuk produk pakaian bayi toff-toff oleh Yusuf Yuli Groho

 

Perancangan media presentasi audio visual produk-produk PT. Gatra Mapan dalam rangka pengembangan pasar oleh Hery Sujarwoko

 

Hubungan antara posisi flare terhadap posisi grup sunpot di stasiun pengamatan matahari (SPM) Lapan Watukosek, Pasuruan Jawa Timur oleh Sri Supriyati Ningsih

 

Ukuran aktif tidaknya matahari paling mudah diamati dengan menentukan bilangansu nsporS. elaini tu frekuensit e4adinyaJtareju gadapatd ijadikans ebagai ukuranu ntukm enentukana ktif tidaknyam atahari,k uenaflare umumnyate rjadi dari kelompok sunspot atau di sekitar kelompok sanspof. Penelitianin i bertujuanu ntukmengetahuhi ubungana ntaras unspotd an /lare sertam enentukanp osisi sejumlahfl are terhadtp posisi grup sunspot sehinggdaa patd iketahumi ekanismep elepasaenn erginyaM. etodey ang digunakand alamp enelitianin i adalahm etodek orelasionaldengapne ndekatan analisa grafik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah titik berat sunspot dan posisiflarep adab. ulanJ unil99l-Agustus1 991y anga dad i StasiunP engamatan Matahar(i SPM)L APAN Watukoseka, nalisish asilp enelitiany angd ipakaia dalah analisisk orelasiu ntukm engetahuhi ubungana ntaras unspodt anflare.U ntuk plot posis/il are terhadapk elompoks unspote rdekatd ianalisisb erdasarkakne las imptanceflare. Hasil penelitiani ni menunjukkanb ahwa al'ifiairsau nspotd anJlare terdapat suatuh ubungank orelasip ositifdengank oefisienk orelasi0 .3615y angk emudian disimpulkan bahwa semakin besar sunspot baik jumlah maupun ukurannya peluang teqadinyaflare juga semakin besar. Dari hasil plot psisiflare relaif terhadapk elompoks ararpotre rdekatm enunjukkanb ahwa.flareu mumnyate rjadi darik elompoks unspoat taud aerahd ekatk elompok. rln.rprl/. Dari penelitiany angt elahd ilakukand apatd isarankana garp engamatan terhadapsu nspohl arust erusd ilakukana gard apatd iketahuip erkembangan sunspot dan kemungkinan te4adinyaflare. Analisa terhadapflare. misalnya luas .flare danlinggiflure jugah arust erusd ilakukans ehinggad apatd iketahuia kibat yangd itimbulkano lehJlaret ersebutte rhadapB umi

Redesain identitas perusahaan PT Radio Subaya Pesona Femina oleh Sonny Cornado

 

Studi desain poster perusahaan rokok Djagung Padi Malang tahun 1998-2002 oleh Fendi Rismawan

 

rr-r ' . - - adalah salah satu dari media ikfan fuar - t K l d l l PUJ LC r r l : n n IklAn n r l s f ar . / ^ n f l ; . r l : h r l : n memikaf adalan i k l a n l . u q ' r Y . posler yang mampu memadukan unsur-unsur fisik, estetik dan . i . , a - m . r l - - r L , - r n r ca l a r : n i r : : r - l ^ ^ i n . T n f n z l t t k l U g d l t L U L U , l l d l 9 d r r e r L u ' q J d D s r L c r | J v r - L L r \ J r I r i r Y I r r v v u r r . , - - ^ . { . 1 L . , . - . F * - , r y c l r r 9 L r l l . , u d L r r y c L . Penelil-ian 1ni bersifat deskriptif dengan pendekatan kuatiLacif. Dala yang dianaljsjs dalam penef-Ltian ini adalah , , . i ^ , . - i i - - - r r . . e , , - - 1 0 c : i - i k l : - noster perusahaan Rokok v - L D U C I r r J O D - L t , C l L y O ! , r \ - J C r - ! l I r ^ ' o 1 t I r v J Djagung Padi Malang Tahun 1998-2002 yang disebut juga c o h : n : i q r r m h a r d : t : n r i m a r D: r ' i qek i : n h : n r z : k i k l : n n . \ q l o r D s , J c r g c r r J L r r t L r r \ - - - \ J s L c r [ J r l " r s r . r . I u r r v s r r J u ' ' yang telah diproduksj oLeh Perusahaan Rokok Djagung Padi I[ 'tr.o' ar -^c^r r r gr y( 'd-rnl v^ \r -. .i /r: or mr rhr Li / - L l- ! rhr.oe"nJ ror : e a m h i l : n i k l : n n a q t o r n ^ - ^ - - 1 - i l - n ^ - r - . - . i: l - 1 . " 1 , r n / - l ^ h ^ 1 n n r r r m a n n : r r n l - r i l n F " ^ l - L - l ' - n H e n g a l ] l o l I a I I C l a t L d O I I dKUKdII U e l l q d l l e drd l l l e l l q d l t [ J l - L u u y c r ' w \ . r J l d r i / . . l . : n r c - * i . r n - t - - - ! r : r l - a r : a d a r m : t ! , , . - . 1 - ^ - - ] . ! r ' . . 1 - ^ - - 1 , - ^ o l u d 5 d l K c i l l d L d 5 s L - * - . - r * - . - u u d e l d r l L c L d P I \ l l q r o ' f o I r \ o r r atas Lujuan t e r t e n l ' u . Dafam kurun waktu lima tahun 1klan poster Perusahaan n ^ 1 . ^ l - n - r ) - , { . i r / I - i - ^ ^ - ^ ^ ^ - l - - i ^ ^ - ' r l . a - h r n z - l r n I l U K U J \ r - , / J d 9 U 1 t 9 r d ! , I - L r " l c l J O l l V r t L E r r 9 d - L c l i l l l P s ! L l l r c | ' i r o r r \ - / c l r r perKembangan. Hal itu merupakan salah saLu strategj m r r l z n l - i -d F n i r r l z r n o m n o r l z r r : t i . l a n f i l - - - { i ^ - - ^ : - - - ; " - ^ - ^ l ^ - - - ; l l L d r K e L - L l l 9 L r l r L u K l l l L ^ . . I - - - . ' - - , - - - . . - ' ' d 5 , u l : j d l l l , p - L r r 9 JU9d D Y { r o 9 d r n c n c e r a h a n r . r a n O d i - ^ - ' - i l . - ^ - i n - a r I ^ - - ^ ' ' ^ t - ' - : U h a n - I > C J U d - L r : d l l ! l g l l 9 c t l l d l ' J c l g l d D r . r \ v J . - ' u L d a n tuntuLan kondisi konsumen. Namun perubanan yang dilakukan tidak Lerlepas dari ciri khas iklan poster ini, yaitu tampilan iklan poster Perusahaan Rokok Djagung Padi Malang dengan konsep alam Indonesia. Tu TI ln Lfu, 1 Kl . npnenr nr qn cml Ft t l J d t I g d l l J e I d I l J, u L. -]-t -y:' . k a r v a c l e s a i n i k l a n ^ ^ ^ l - ^ r D ^ - , 1 - 1 1 , . - _ n Q . \ t f . \ V F ) i : r r r r n r r P : { r r / r 1 I - ^ a / - r i - a ' - n k : n n O f l l l [ i o S L e r r e l U 5 d l l d d l l . - y - , , a - . ^ t - l r , " L d l c l i l v L r r J c t ! d l r N o , ' ^ ! - n - , - i - ^ , , - - i n-l:m nomhrr:lan desein i l r r s f r , a s i nada i k l a n d u d l l y d - L l l \ r v o . D l \ l c l r - o r r l P r r r r L \ . / u r c r L o r r \ , r c . A r a - L r r l - . L L l r L r n / . . ) stfr r d . j s e t i a n t , - r r , . - ^ . , 1 - - ^ - ^ - - . r , a f mo n r - r n t : 1 , : n S . l a s a n a I J \ - / J e e ! u I - u - t l l u l l L l y c r t a 9 o I \ J o y o r y L c r h c r r ! J \ yang baru dan lebih komunikatif daJam menyampalkan informasi tentanq karakter produk. iii

Pengembangan desain media komunikasi visual real estate Kota araya di Malang oleh Utari Dewi

 

Media komunikasvi isualm erupakanp erantara taus aranap enyebar informasai ntarap rodukd engank onsumenm elaluit ampilanv isual,s elaini tu media komunikasvi isuald iharapkand apatm engkomunikasikapnr oduk,m embangun imagelc itray angb aik dari produky angd iiklankans ehinggam ampum erangsang pembeliana taud engank atal ain mampum enjuald alama rti yangl uas.R eale stctte merupakasna lahs atup rodukd ari bisnisp ropertiy angm emiliki peluangd i pasaran, olehk arenait u juga membutuhkamn ediak omunikasvi isuald alamr angkap emasaran produknya. Kota Arayam erupakans alahs atur eal estated i Kota Malangy angt engah bersaingd i sektori ni (bisnisp roperti).S ebagapi rodukr eal estated engans kalad an jangkauany angl uass ertab ertahapm enujut erwujudnyas ebuahk ota satelit,K ota Arayam embutuhkanm ediak omunikasvi isualy angu p to dateb aik dari segid esain maupunin formasiu ntukm engkomunikasikapnr oduky angb elumt erkomunikasikan padam edias ebelumnyaU. ntuk itu perlu dilakukanp embaharuadne saina taul ebih dikenal dengan istilah re-design pada tiaptiap medianya. Pengembangainni bertujuanu ntukm enghasilkamn ediak omunikasvi isual yangs esuabi agi Kota Arayas ertau p to dateb aik dari segid esainm aupuni nformasi untukm engkomunikasikapnr oduk-produkK ota Arayas ertam ampum enjuald alam arti luas,y angm erupakanb agiand ari bauranp emasara(nm arketingm l;r).M edia tersebutte rdiri dari I mediab illboard,4 mediafolder, I mediab rosurd an4 media poster. Penyusunapne ngembangaini menggunakamn etodep rosedurayl angb ersifat diskriptif,d imanam enggariskalna ngkahJangkayha ngh arusd iikuti untuk menghasilkapnr odukp engembangaAn.d apunl angkah-langkayha ngd iambil,( l) Surveik lien dalamh al ini adalahK ota Arayau ntukm endapatkadna tap rimer,( 2) Pengumpuladna tas ekundedr arir eal estatekompetitodra nt argeta udien/k onsumen, (3) Analisisd atap rimerd and atas ekunder(,4 ) Penyusunakno nsepd esaind an( 5) PerancangaMne dia KomunikasiV isual.S etelahh asilp engembangabne rupal 0 mediak omunikasvi isualy angd icetakp adah igh resolutionp aper denganfo rmat computepr rintout, makat ahaps elanjutnyaa dalahu ji coba/u ji kelayakanp roduk padak lien dana hli media,d atay angd iperolehn antinyad ianalisisg unak eperluan revisip rodukd alamb entukp aparand eskriptify angm erupakanh asila khir dari pengembangainni .

Teaching and learning english at KOPMA language course (KCL) Brawijaya University by Rr. Wahyu Widowati

 

This studyi nvestigateda n Englishc oursea t Marang,E astJ ava,n amely KopmaL anguagec ourse( KLC) thatltudentsw erem ostlyf rom out of Malang osifnthciesK sLtCud lyow caetreeda E bromuott hnuegn t eivaecrhsiintigeo sibn j eScutimveb,se yrsllaarbaiu resam, .T ahteer ri"asr"sut,e. "chh lnui"qrutieosn,, medi4 andt he evaluations ystem. The researchd esignw asd escriptiveT. he subjectsw eret he director, wlnesrtreuq cuteosrstai,o nndnt haeir esint,u tedrevnietsfwo ,ro obnsee-ryveaatipor rnoa,g nrda dmooc luKmLCen. tTathioen iTn.h ster duamtaentsu sed collection was held on November r,2002 until January r0, 2003. The data garned werep resentedin the form of description. It was found that the teaching goal of KLC is to prepare quarified workers in English either orally or written and with an ability to ^operate compuier.t rre objectivesa ret he studentsc anc ommunicatein Englishf or daily There.wasn o writtens yllabusT he syllabusis an agreemenat mo"nognt hrre" .irnusttirounc.tors in evaluationm eetingT. he languages kills taughtw eres peakingl,l stening, lead1nAa ndw riting; while the componentws eres tructurea ndt ranslationi. studentsle arnedfo r 2 semestersIn. the first semestert,h eys tudyi ntensive speakingl,i stening,r eadingI ands tructureI. In the s"co.rd, "."rt"r, theys tudy flpoereaikqinnl gaI nI,g rueaagdeinasgn I Id,c wormitipnugt aenrin d tt hraen asdladtitioionnB.a elc soiduersset,h seT. shteu tdeexntbtsoloekasar nore ther compiledf rom somec ommerciarle sourcesK. LC provideds cc (studeits conversationc lub) andf ieldtrip aso therp rogramf or studentsto 'practiceE nglistr. ,. Thet echniqueo fteachingu sedw erel ecturing,c lassd iscussionc, ase !udie;' role-playinga, ndp aneld iscussionT. he methodu sedw asG rammar TranslationM ethod,D irect Methoda ndc ommunicativeL anguageT eachingT. he mediaa vailablea t KLC werew hiteboardt,e revisionv, ideo,t r'p.i*orJ"icassettep, i cturesa, ndc ards.T he mediah adn ot beenu sedo ptimally.T herew ere neitherl ibraryn or laboratoryT. he evaluationw ered oneo rairya no* rrting _ The suggestiontso the directora ndt he KLC instructois* ere aboui dinesvterulocptionrgswi m'r ipttreonvs eymllaebnuts.m, akingu sedm ediaa ndp rogramso pti,nuity,a nat n"

Problematika penggunaan metode eksperimen pada pembelajaran IPA di kelas V SD di Wilayah Gugus 2 Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang / Dina Apriani Santoso Putri

 

Penentuan pola pergeseran bintik matahari (sunspot) di belahan utara matahari daridiagram kupu-kupu sunspot (maunder's butterfly diagram) pada periode 1987-1997 oleh Amillatus Sholikah

 

Bintik Matahari (surupot) adalah daerah yang kelihatan gelap pada permukaanM atahari. Pengamatans ecarak ontinyu menunjukkanb ahwaj umlah suwpot berubah-ubahs ecarap eriodik dan sering didapati berpasangan. Pergerakans unspott amrn;kj elas bila diamati dalam I siklus atau lebih seperti yang terlihat pada diagram kupu-kupu sznspor. Ada dua belahan pada Matahari, yaitu belahan utara dan selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ratarata posisi sunspot dalam I siklus, grafik antaraw aku pengamatand enganp osisi sultspot,p €rsam.urny ang menggambarkanp ergerakans uwpot danb esamya pergeseran dari sunspotkelas A, B, C, D, E, F, G, H, J dan untuk keseluruhan kelas pada periode 1987 -1997. Data sunspot yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pengamatan yangd iperolehS tasiunP engamataMn atahari( SPM) WatukosehL APAN tahun 1987-1997d alambentukfileA SCII.Untukd apatm emunculkand atas arnspodta ri masing-masingke lasd iperlukanm odifikasis ofiwared enganp rogramM icrosoft Visual Basic6 .0 dank emudiand ianalisad enganb antuank omputerp rogram Microsoft Excel XP. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwad alamp eriode1 987-1997s, unspotd i belahan utara Matahari pada awal siklus, rata-rata suwpot muncul pada koordinat 26,23" lintangutaraM atahari.B eberapata hunk emudians aata klifitas siklus Matahari mencapai puncak, rat^-ftta sunspot berada pada koordinat 16,36 o lintangu taraM atahari.S edangkapna daa khir siklusM atahari,n ta-ratas unspot beradap adak oordinat8 ,2o darie kuatorM atahari.S unspokt elasA , B, C, D, E, F, G, H, J dank eseluruhank elasb ergerakm enujue kuatorM atahari.B esamya pergeseraunn tuk kelasA 0,0058o hari, kelasB 0,0060o har| kelasC 0,0058 o/hari.k elasD 0,0058o /hari,k elasE 0,0045o /hari,k elasF 0,0068o /hari,k elasG 0,0058" /hari,k elasH 0,0073'/hari,kelasJ 0,0061o /hari.S edangkanu ntuk keseluruhand ari kelas,p ergeseranny0a, 0058'/hari. Setelahs atup eriode( 1987- 1997)s elesais, unspota kanm enujuk e siklusy ang barud and apatd iprediksikan kemunculans unspota kanb eradap adal intangy angt idakjauh berbedad engan periodes ebelumnyaD. ari hasilp enelitian,d isarankana gard ilakukanp enelitian tentangk eterkaitana ktifitasl ain yangt erjadi di Mataharis epertik emunculan kelas tertentu dengan terladinyaflare, CME (Coronal Mass Ejections) dan prominensa.

Pengamatan sunspot dan terjadinya flare di stasiun pengamatan matahari (SPM) Watukosek, LAPAN pada bulan mei-Juni 2004 oleh Muhammad Yosief Fu'adi

 

Sunspot merupakan salah satu bentuk dari aktifitas Matahari. Untuk mengukutri ngkatk eaktifanM atahari,m akas alahs atuc aray angd apatd ilakukan adalahd enganm engamatjiu mlah suwpot setiaph ari. penetitiani ni-bertujuan untukm engetahuai ktifitass znrpot selama2 buland i stasiunp engamatai Matahari (SPM) watukoselq LApAN dan juga untuk mengetahuiida atau tidak flare yangm unculp adas aatp engamatand,a nd iharapkand apatm emberikan peringatand ini atasa ncamany ang ditimbulkano leh Matahari. , . _- Pengamatasnu nspoti ni dilakukanm ulai tanggalI Mei 2004h ingga3 0 Juni 2004.A nalisish asil penelitiany ang digunakana dalaha nalisiss ecara deskiptif tentangs urlspotd anf l are. .. Hasil penelitiani ni menunjukkanb ahwap erubahanp osisis anspold apat disebabkano leh adanyar otasid i Matahari.s elain posisi,h ai lain yangdapat berubah-ubaahd alahju mlah, bentuk,m aupunu kurand ari tu poi itulperubahan bentuk,u kuran,d anj uml ah su nspot disebabkano leh besar-kecilnyaa ktifit as magnetiky angt erjadi di dalamM atahariy ang dapatm enimbulkans urspoi. Semakinb anyaks urrspoyt angm uncul,m akas emakinb anyakp ulafari yang terjadi. Berdasarkanh asil penelitian,d apatd isarankana gard alamm engamati sunspoth arusd ilakukand engank ecermatany angt inggi, sehinggah asil pengamatand apat dipertanggungiawabkanS. elain itu pengamatanh arus dilakukan setiap hari, sehingga alur pergerakan sunspot dipat terdeteksi, dan bila dalamp engamatante rlihatb entulqju mlall maupunu kurans uwpor semakin besar, maka pengamat harus segera memberikan peringatan akan adanya ancaman dari Matahari. l

Penerapan metode simpleks untuk menghitung laba maksimal dengan mengoptimalkan komposisi produksi pada perusahaan raket "Akrab" Malang oleh Dina Asmaul Husna

 

Program linear adalah suatu bagian dari riset operasi yang pada mulanya digunakanp adab idangm iliter. Keberhasilanp enerapanp adab idangm iliter menarik prhatian matematikawanu ntuk mengembangkanm odel matematikad ari penerapan tenebut yang kemudian dikenal dengan nama program linear. Tujuan dari program Iineara dalahm enemukana lternatif pemecahanm asalahk emudiand ipilih yang terbaik yaitu yang optimal. Masalah prognm linear terdiri atas fungsi tujuan dan sekumpulakne ndalay ang masing-masingb erupap ersamaana tau pertidaksamaan linear. Dalam penelitian ini masalah program linear akan digunakan untuk menyelesaikamn asalahp adap erusahaanra ket *AKRAB" Malang. Masalahnyay aitu bagaimanma engalokasikanp enggunaanm esin,t enagak erja, sertab ahanb aku agar keuntunganya ng diperolehd ari produksi raket tersebutm aksimal. Hasil analisisd ari masalahp rograml inear denganm enggunakanm etode simplekste rnyatat idak memuaskank arenad iperolehn ilai pecahans ehinggap erlu dilanjutkan dengan metode lain yaitu teknik bilangan bulat. Hasil yang diperoleh adalahp roduksir aketb esis ebanyak2 3.454d osinp er tahund an raketa lumunium sebanyak1 2.522d osinp er tahun.S ehinggad iperolehk euntungans ebesaRr p 389.475.000,P-.a dahakl euntunganya ngb isad iperolehs ebelumnyad alahR p 383.680.500s,-e hinggas ecarate ori denganm enggunakapnr ograml inearp erusahaan mendapakte naikank euntungans ebesaRr p 5.794.500

Optimalisasi produksi tahu pada pabrik tahu Warung Dowo Pasuruan oleh Cecep Lili

 

Dalam dunia industri biasanyad ihadapkanp ada keterbatasans umbersumbetre rtentuu ntukm emprodukssi esuatus ebagahi asil dari prosesin dustri.T etapi dengan segala bentuk keterbatasant ersebut tentunya pemilik industri selalu menginginkahna sily ango ptimal.P adai ndustrik onvensionatle rutamap abrik-pabrik sederhanad enganp engelolaanm anajemeny ang sangats ederhanab, iasanyap roses optimalisaspi roduksbi elumd iperhitungkanse caram atematisd enganc ernat. Hal ini dikarenakakne terbatasapni hakm anaej menp emil ik pabrik. Dalam penelitiani ni, data-dptad icari pada Pabrik Tahu Warung Dowo PasuruanP. abrik ini merupakanp abrik tahu dengank apasitasp roduksit ahu yang masih sedikit, dikelola denganm anajemens ederhanao leh pemiliknya.P enelitian dilakukand i PabrikT ahu WarungD owo Pasuruant,a nggal5 sampai2 7 Juni 2004. Penelitiand ilakukand enganc aram encatadt atap roduksiy angt erjadip adar entangan waklu tersebutD. atap roduksiy angd imaksudm eliputi penggunaabna hanb aku'jam tenaga kerja efehif, waktu produksi, serta besamya hasil produksi yang dipasarkan yang terdiri dari empat jeriis tahu. Prosesp engelolaand an penghitungand ata dilakukand enganb antuans ofiwareL INDO 6.l . Hasil penelitiani ni menerangkabna hwap erbandingalna bay ang diperoleh sebelumd ans esudahd ilakukanp enghitungasne caram atematism, enunjukkana ngka perbandingan yang cukup signifikan. Sebelum dilakukan penelitian dan penghitunganp,ih akp emilik pabrikh anyam emperolelha ba sebesaRr p. 263.820,- untuk sekali produksi.B erdasarkanh asil penelitiani ni, pemilik pabrik diharuskan memproduksitahguo rengk eringP 10144t ahu,t ahup utihQ 768t ahu,t ahup utihR 60 tahu, dan tahu putih S 336 tahu, sehinggaa kan memperolehla ba maksimum sebesaRrp .3 59.482,-. i'r l l l t.II iln tit r I r\iti tl ,il { il I tl ril ll l )

Pengaruh kombinasi pupuk dan varietas pada pada produksi padi menggunakan analisis variansi 2 arah dengan interaksi oleh Ellya Rossa Sofuanti

 

Program linear bilangan bulat (intenger linear programming) oleh Titit Anggraini

 

Programli nearb ilanganb u]a1.a1a1ill"gttli nearp rogamminga dalahb entr'rk laind arip rogramtin "a,v ungitumsdi ivisibilitasn*v:al." Tuhr yl hlll:C^:"*" sekaliB. entuki nr munculk a:rendaa lanrk enyataannvtaid ak semuav arlabel keputusannydaa patt rerupii#;;.;;;ri oiuiribititurnyam elemaha rtinva ;.fiil;t ,iiii "ri"ti,r keputusanh hrusb erupab ilanganb ulat( inteser)d an sebagialna gi bolehb er.,p";'il;; pecahanU. niuk variabelk eputusanin i dibatast untukb ilanganb ulatn onnegatlt' programli nearu iia'nganb ulat cal"r.rpuraadna lahp rogramli neary angh anya ,.t,ugiunA u.ivariabetl .puitilunnvu han'rsb erupab ilanganb ulat Metode p."v?r"."i"t persoaland ;;T hnearb ilarrgan,bulacta mpurana da2 macamy attu denganm etodep "tootonguiu iJango lehG oir,oryd anm etodeb rancha ndb ound' perbedaaann tarak eduai l.etodei niadalahp adam etodep emotongabni dango leh Gomoryd engan*" nu,tbuilt* ken

Analisa kombinasi volume produksi dengan metode simplex padaperusahaan keramik "Soekardi" Malang oleh Maria Arifah

 

Perusahaakne ramik" Soekardi"m erupakanp erusahaayna ng bergerak dibidangk erajinand an berlokasdi i JalanM ayjurd PanjaitanX IW 2 Malang. Sepertpi erusahaapna da unumnya,d alam menjalankano perasip roduksinya perusahaainni mempunyatiu juanu ntuk memperolehla ba.A gar dapatm encapai labao ptimald ibutuhkanp erencanaiyuar ng tspatd alamm enentukakno mbinasi volumep roduksi. Tujuany angi ngin dicapaid alamp oryusunans kripsia dalahr mrukm encari kombinasvi olumep roduksiy angp alingt €pata garp erusahaamn emiliki informasi yangd apatd ijadikans ebagabi ahanp ertimbangadna lamp engambilakne putusan untukp erencanalaanb aja ngkap endek. Untuk keperluan analisis, digunakan rnodel prograrn Linier dengan MetodeS implexu ntukm enunjukkanko mbinasvi olumep roduksyi angt epat.D ari analisids atay angd ilakukand apatd itenrukakno mbinasvi olumep rodukssi esuai denganp ermintaapna sary angm orghasilkalna baR p.222.460.750u,-n tukt ahun 2004y aitus ebanya3k8 680b uahv as,40560b uahm ug,,4150b0u ahg ucid an 43680b uaha sbak.S edangkapne rusahaahna nyam ampum ernproduks3ig 95g bualrv as,4 0166b uahm ug,4 1072b uahg uci dm 43790b uaha sbak.D engan kemampuanp erusahaante rsebutd apat dihitung besamyab iaya tenagak erja langsunyga itus ebesaRr p.8 .829.767d,-a lam1 tahun Apabila pousahaan mampu memenuhi permintaan pasar, laba yang dihasilkaank anl ebihb esard aripadma emproduksei suadi engank emampuannya, hal ini bisa tercapajii ka perusahaamn enambahja m ke{a/lanbur kepada karyawana,t auj uga mengurangpi roduksiv as dan asbak,s ertam enambahkan produksmi ugd ang ucis esuadi enganp ennintaapna sar

Pemanfaatan laboratorium bahasa inggris di Madrasah Tsanawiyah Negeri Bangil oleh Namiah

 

ABSTRAK Namiah.2 ffi3. PemandfutaIn'a boraloritunB alwsaI nggis di Madrasah TsanawiyaNh egeriB angil. SkripsiJ urusanT eknologiP endidikan' FakultasIl mu PcndiriikanU' nivcrs:itaNse gcrMi alangP. embimbing: (I) Dn, A.J.E.T oenlioeM, .Pd.( If Drs.J osephM bulu,M 'Pd Kata Kuncl : pemmfadtanl,a bcrratoriumB ahasaIn ggrigp ernbelajranB ahasa Inggts PembelajaraBna hasaIn ggrism encakupe mpatk eterampiland asar berbahasay,a itu: m€nd€ngabf,e rbicaram, emb8c8d, anm enulis.s alahs stuc ara atauu sahau ntukm aringkatkakne empakte terampiladna satre rsebudte ngan meinanfaatkamn ediap ombclajan.Dalamha l ini rnediap embelajarayna ngd i manfaatkanu ntukm enunjangk egiatanp ombelajaratne rsebudt ans angat membantud alamp roseste rcapainyan qiuan-tujufipne mbelajaraknh uzusnytau juan pembelajaraBn ahasaIn ggrisa dalahla boratoriunb ahasa,dnir njangd enganh asil iari penititlatry angd i lalcukano lehK asbollahR, aufR osnainid, anH eri Priyo Sasongkyoa ngmeiakukanp enelitiant entangla boratoriumb ahasaT' ujuan penelitianin i aAahnu ntul mendislrripsikapne mtnfaxanh boraloriumb thasa, minat-minayt angm empengaruldiia lamp emanfaatalna boratoriurnB ahasaIn ggris danf ahor pengbarnbadt,a nc aram engatashi ambatand alamp emanfaatan laboratorifmB alrasaIn ggrisd i MadrasalTr sanawiyalNr egeriB angil' Penelitianin i menggunakamil €toded eslaiptifjeniss urvei'P opulasdi alart penelitianin i adalahp arag uruB ahasaIn ggrisd anp aras iswak elasI I yang ieluruhnyab erjumlah1 50o rang.Instumeyna ngd igunakanu nnrkp engumpulan dataa dalaha nlto aund okumentasi..Adapuunn nk menganalisidsa tay angt elah dikumpulkadni gunakatne knika nalisisd eskriptidf enganp ersentase' Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwap emanfaatalna boratoriumB ahasa Inggrisd i MisN Bangilt €nnasudk alamk atagorsi angt baik( 80,2Yom), inatminaty angm empengnnrhdia lamp emanfaatalna boratoriumB ahasain ggris termaiut datarnk ategorib aik (65,a%),s edangkaunn tukf aktorp atgltamlrat pe,manfaatalanb oratoriunB atrasaIn ggis tennasukk ategorci ukupm enghambat iss,s6l.aadasarkan hasila nalisisd apatd isimpulkanb ahwap emanfaatan laboratoriu. di MTsN Bangilu ntukk egiatanp ernbelajnraBna hasaIn ggns terutamap adae mpatk eterampilend asarb erbahassaa npt baik.M inat-minat dalamp ernanfaatalna boratoritrmB alrasaIn ggris,a ntarala in: (l) Peningkatan Motivisi,( 2) Kerneirarikadna lamP ernbelajaraBna hasaIn ggls,( 3) Kesukaan rraenegunai(I;nb oratoriumB ahasq( 4) PeningfatanP emahamaMn ateri.M inatrninaldahm pernanfaatalna boratoriurnB ahasaIn ggrist ersebudt ikatagorikan baik dalamp emanfaatalna boratoriumB ahasaIn ggris.S edangkafna ktor-fak$or pengbambatpernanfaaltaabno ratoriumo, ntarala in: (l) jumlah perala9n . iabcatoriumt erbatas(,2 ) kmdisi peralatank urangm enadai,d an( 3) kesulitan mengoperasikapne ralatanF. aktorp englrambatet rsebudt ikategorikanc ukup menfihambat,c aram enptasi hambatante rsebutmenururet spondedn1 { para euru-antartaa in: (1) untukm cngatashi ambatank arenatc rbatasnyjau mlah pe,ralatadni laboratoriuna dalahd enganm embagisiswad alamb eberapa kelompokd ank egiatanp embelajaradni laksanakadne ngand ernonstras(i2, ) untuk mengatashia mbatanl€ rena kondisip eralaunk urangm anadaia dalahd engan memperbaikai lat dand enganm erqbelip cralatanb aru,d an( 3) untukm engatasi hambatakna rcnak esulitanp engopersiaanl at adalahd enganm embantus iswa yangm engalamki esulitan,k egiatand ilaksanakadne ngand emonstrasdia ng uru rncmberikanp etunjukp onanfaatana lat.

Pengembangan program proyek darat taruna-taruni AMNI Semarang di perusahaan pelayaran cabang Semarang dalam memenuhi tuntutan dunia kerja jasa angkutan laut oleh Syarifah

 

Pengembangainni bertujuanm enghasilkapnr odukp rogramp royekd arat yang sesuaid engand unia kerja jasa angkutanl aut. Spesifikaspi roduk program proyekd arat yang dikembangkanb ertujuan( l) menambahk emampuanlu lusan AMNI program studi ketatalaksanaapne layarann iaga dan kepelabuhanand,i duniak erja khususnyap erusahaapne layaranc abangs emarang(; 2) memudahkan dosen pembimbing dan instruktur dalam membimbing taruna-taruni yang melakukanp royekd arat,d an (3) memudahkanta runa-tarunui ntuk belajard alam melaksanakanp royek darat. Prosedurp engembangamn eliputi: (l) identifikasi kebutuhanp rogram proyek darat;t 2) analisisd ata hasil analisisk ebutuhan(; 3) pengembangadnr aft awal program proyek darat; (4) validasi produk progmm kepada: Dosen AMNI, Ahli rancanganp rogramp embelajarand, an ahli bidangj asa angkutanl aut, (5) revisi;d an( 6) penyempurnaapnr oduka khir programp royekd arat. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa kegiatan proyek darat harus menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan sikap kerja; menghasilkan lulusan yang terampil sesuai dengan bidangnya; dan (3) memberikan kepada lulusan untuk berkembang dan mengolah gerak sesuai denganm inatd ank emampuannyaP.e laksanaaenv aluasfi ormatifd ilakukand alam rangkam enyempurnakadna n menambahke sahihanp rodukp rogramp royekd arat yangd ikembangkanS. ubyeky ang dilibatkanp adae valuasfi ormatif meliputi:d ua orang dosen AMNI, dua orang dosen Teknologi Pendidikan, dan dua orang pegawaip erusahaanp elaya ran cabangS emarang. Kesimpulanp roduk programp royek daraty angd ikembangkant,e rkait dan sesuai dengan kebufuhan dunia kerja jasa angkutan laut, yang dapat digunakan untuk peningkatan kemampuan taruna-taruni AMNI program studi ketatalaksanaapne layarann iaga dan kepelabuhanank hususnyap ada bidang pekerjaand i perusahaapne layaranc abangS emarang. Berdasarkanh asil pengembangainn i, dapatd isarankana gar dilakukan pengembangalenb ih lanjutm isalnyap engembangapnr ogramp royekd aratt arunataruniA MNI yang dilaksanakand i PerusahaaBno ngkarM uat (PBM), Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL), l''reight Forwurding (FF), dan lembaga-lembaga lainnyay angb isad ijadikant empatp elaksanaapnr oyekd aratt ersebut.

Pengaruh pendapatan pegadaian dan tingkat suku bunga SBI terhadap penyaluran kredit periode tahun 2006 - 2008 (Studi pada perum pegadaian cabang Kraton - Pasuruan) / Fektor Kurniawan

 

Kata kunci: Penyaluran Kredit, Pendapatan Perum Pegadaian, Tingkat Suku Bunga SBI. Pendapatan perum pegadaian berasal dari bunga pelunasan, bunga yang dilelang, uang kelebihan kadaluwarsa, jasa taksiran, jasa titipan dan lain-lain, sedangkan untuk bunga pelunasan, bunga yang dilelang, uang kelebihan kadaluwarsa, beda lebih kas, dan lain-lain, jumlah kesemuanya itu setelah digunakan untuk pengeluaran rutin dari kantor cabang Perum Pegadaian yang bersangkutan, sisanya diserahkan kepada kas negara melalui kantor daerah setempat. Mengingat pendapatan pegadaian besar maka dana yang akan disalurkan juga semakin meningkat. Disamping pendapatan variabel tingkat suku bunga SBI juga mempengaruhi dalam penyaluran kredit. Dimana dengan adanya perubahan suku bunga SBI merupakan perubahan dalam permintaan uang (kredit). Kenaikan suku bunga mengakibatkan penurunan permintaan agregat/pengeluaran investasi. Sebaliknya, peningkatan suku bunga SBI akan mengakibatkan peningkatan permintaan agregat. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menguji pengaruh Pendapatan Pegadaian terhadap penyaluran kredit Cabang Kraton-Pasuruan pada periode Tahun 2006 – 2008. (2) untuk menguji pengaruh tingkat suku bunga SBI terhadap penyaluran kredit Cabang Kraton-Pasuruan pada periode Tahun 2006 – 2008. Dan (3) untuk menguji pengaruh secara simultan Pendapatan Pegadaian dan tingkat suku bunga SBI terhadap penyaluran kredit Perum Pegadaian Cabang Kraton-Pasuruan pada periode 2006-2008. Penelitian ini digolongkan dalam penelitian kausalitas karena penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS 15.0. Uji Asumsi Klasik yang digunakan yaitu, uji normalitas, multikolinieritas dan autokorelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1). Pendapatan perum pegadaian berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit, 2). Tingkat suku bunga SBI tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit. 3). Pendapatan perum pegadaian dan tingkat suku bunga SBI secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit. Hasil penelitian ini diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel selain pendapatan perum pegadaian, dan tingkat suku bunga SBI.

Mobilitas pedagang kaki lima di Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang oleh Titik Handayani

 

Berdasarkand ataB adanP usats tatistik (BPS)j umlah pendudukI ndonesia yangt inggal di pedesaand ari tahun ke tahun mengalamip en'urunanH. al ini aiseUaU[an-o bilit* penduduky ang tinggi dari wilayah pedesaanm enuju perkotaan. penduduky angb ekerjad i kota mempunyatii gajenis mobilitasy aitu mobilitas menetap utu., -ig*ri, mobilitas sirkulasi dan mobilitas ulang alik atau nglaju. Faktorfaktor yang menyebabkanm obilitas adalaht opografi, pemilikan lahan,j enis pekerjaand i daeraha sal,l apangank erja di seltor formal dan sektor pertanian i"111aint sempit,k egiatanu sahad i sektor informal dapatd ijadikan alternatif bagi para pencarik erjake kota, salahs atuj enis sektor informal adalahp edagangk aki lima- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mobilitas pedagang kaki lima sertaf aktor-faktor yang mempengaruhmi obilitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang pola mobilitas pelquduk dari desa ke kota yang Jemakin lama semakin meningkat sehingga bisa dijadikan pertimbangan bagi pihak terkait unhrk mengambil kebijakan di bidang tenaga kerja dan p- embangunan. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelaku mobilitas yang bekerja sebagat pedagangL aki lima dan beradad i KelurahanD inoyo. Sampelr espondend i ambil O*gu" menggunakante knik randoms ampling.M etode yang digunakand alam penelitian ini adalah metode diskriptif kuantitatif- Hasil penelitiani ni adalahs ebagianb esarr espondenm elakukanm obilitas nglaju. Hal ini disebabkand aeraha salp elaku mobilitas letalnya tidak jauh dari Kota Uat*g, yaitu daerahdaerah di sekitar Kabupaten Malang. Daerah asal mereka adalahd aerahy ang sebagianb esarp enduduknyab ermatapencahariasne bagapi etani, sehinggam erekay ang tidak punya lahan dan bekerja sebagabi uruh tani memilih bekerji di kota untuk memperbaiki kondisi sosial ekonomi dan menjadi pedagang kaki lima. Bekerja di sektor informal menjadi pedagangk aki lima tidak memerlukan tingkat pendidikank hususr espondenK. arenat idak dijumpai adanyap eningkatan pena"pitan sebagapi edagangk aki lima dengant ingkat pendidikan.P erbedaan penghasilanp udus "ktor informal lebih di sebabkano leh faktor-faktor diri sendiri dari pada faktor sumber daya manusia.

Perancangan media komunikasi visual rumah makan Prambanan Sari Malang oleh Zaroh Wiraswastika

 

Giving motivation in the teaching of english at MTS Pondok Pesantren Zainul Hasan in Probolinggo by Moh. Rohim

 

This studyi s intendedto describea nde valure the real conditiono fthe teacling and tea-ingptoc€s; oe ensfisn a9 {fs.Pondok PesmtreaZ ainul Flasan tl6io*.o ood ;"g;;ift;;ti inctuCe(ts) oeatings tudentms'o tivation ; lea;l"c E clisi'*ruj"*fizl g"i"g rytiy4on in thep resentatiaon.nd ail;6"-fr ,*ing r"i ii;,6, ana( s)g iviogm otivatioinn evaluatiou Thein strumenotr"" Oto *ff"Aaa6 arel(t)o bservatio(2n),i nterview witnt net eac,hearsn,d t :l questionnafoirre s tud€ntTsh. osien strumenatrse u sod to find the dataa boutb ow'de Englisht eachenc reates tudentsm' otivationi n ii""ir,ir"gish Subjectg, ive m;tivation to.sMents whent heyp rerynt9 d - er,pfain-tleiea.niogit6 o,iuft, andg ivemotivationt o studentsin evaluationT' he *6jot ortrri.s tuivi ncrufi iour-Enelits€hs chearsn d5 00s Memso nt hef irst' s--€-c--o-nTdda,fn i"ddt hinir!dsg rades' ofthiss tudys howed(l:) ail rnglisnt *:.h?o ttlf--^.- studen$m' otivati6nin leamingE nglishs ubjecb y gving religous:qlanatlon ands uggestioann, dm akinga nF ngli5[c ommunity(2' ) mosto rengusnte aco€rs *ue di'ti"atioot o snrdentiwhetnh eyp resenteadn do rplainedth el erning il"t*lJt Uigi"i"g motivationin pr+ ictivities,m ain'activitiesa' ndq gst' rdilfr;a ii 6e tei'cninga ndl earningp roccs,( 3) mosto f Englishte acher'us - e motiv*iont o studensin evaluatiobny givingp lacemenetr raluatiofno,r mative evaluatioqa nds urnnativev aluation. Basedo nthef indingsa bovei,t wasc oncludetdh at( l) theE nglishte achers createsdt udentsm' otivUioii n leamingE ngli$ nrbjecat tM TsP oldokP esanten aioU Uut- Uyg ivingreligiouesx planatioann ds uggestioaasn,d m akinga n iogfirn *6.ifty. from thesew ayst hes tgdos hadp aidm oreauentiotno E;Aish andt heyn aOn ignm otivationto leami t. Thes tudensh ada lsor ealized nnElishw asi nportanto bel eamed(,2 ) &e Engti$ teac.hegrsa vem otivationto stoientso 'neuth eyp resenteadn dc xplain€tdh el earningm aterialbsy gvPg mo6vatioinn atl sessionosf thet eoclinga ndl earningp rocessIt, mens thatt he teachcsg avemotivatiosny stematicailnly o rdc t9 nakes tudentssofet elb orcd u r..*iig nodishm aterials(3, ) theE netishte ach€rgsa vgm otiYattotso stud€nts in evaluai'oinu cha sg ivingp laemenet valuationfo, rmdivee valuationa'n d sumrnativeev atuatioin y Ihesew ayst hes nrdenthsa dm otivationto l€smE nglish becaustch eyf elt tbatt heya lreadyn a*eredt hel eamingm aterials' Somes uggestionasre o fferedF. irst,t het eadrersh ouldp repar€eo oo+ mediato makes tudentrsn orein teresteidn leamingE nglishS. econdth' et eachers shouksl electth et echniqueuss edb asedo nt hes tudentcso nditions ot hatt heyr e notd iscoruageind l earningE nglish.

Pengembangan media pembelajaran berbantuan komputer dengan menerapkan program macromedia flash pada mata pelajaran bahasa inggris SDN Sumbersari I Malang oleh Deni Feryandi

 

Media pembelajaran sebagai salah satu komponen sumber belajar dan merupakan bagian i*.ii"i-J"ri keieluruhan komponen pembelajaran, menempati il;i-t;;c f""nttng d-ana kan turut menentukakne berhasilapne nyelenggaraan pembelajaran'Dengan-"0i"p".u"|ilaranmakakegiatanbelajarakanlebihefektif. Pengembanganin i tertujuun *ttun"ung dan produk sajian,p embelaiaran dalam bentuk media tayangai pembelajaran dengan menerapkan program ru.ro."aiu flash. Sedangkun i"ut"ti yang tertuang dalam produk media tayangan pembelajaran tersebut uJuiuf, ,.nut".i pokot buhutun Recreation pada mata pelajaran ilahasa inggris Sekolah Dasar kelas V semester I' Pengembangani ni menggunakanr ancangan penelitian pe^ngembangadna n kegiatanv alidasi pada ahli meaia,-a'trtmi ateri, dan audienst erbatas Selanjutnyau ntuk menentukan tingkat t"r"-yJ"r pi"a"k media.yang dikembangkan ditempuh tahap uji coba pada audiJns sebenarnya dan menggunakan teknik uji-t' Prosedur p"ng"-tu"gu" -"aiu pembelajaran berbantuan komputer menempuh langkah_tan"gkah ("1) Identifikasi Kebutuhan, (2) Analisis Tujuan Pembelajaran, (3) P"";;;l;ngun tnlu"ti Pembelajaran' (4) Mengembangkan alat evaluasi, (S) Vrenyusr,,'nd ;ft" tayangan,' (6). Produksi' (7) Menyusun Petunjuk p"rnunfuututt, (S) V;lidasi dan Ujicoba, (9) Revisi dan Penyempurnaan' Berdasarkan hasil perhitungan statistik uji-t diperoleh nilai/harga tu,,,r= g,g003 dan d.b : 27. yang selanjutnya dilakukan penelaahan pada t **, dengan taraf kepercayaanO,OO5(gg,syo).Setelahdiperbandingkan'antarat'"u"':2'052dengan harga tnnnr:8,9003 maka 8,9003 > 2,052' Artinya' t''"r lebih besar dari t''0"' sehingga menerima Hipotesis (H ' ) yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang secara signifikan (secara positif) hasil prestasi belajar siswa antara sebelum dengan sesudah digunakan ,n.Jiu p..u"lajran berbantuan komputer dengan menerapkan program macromedia flash' dan menolak Ho ' Berdasarkanhasilpenelitianini'produkpengembanganini.dapatdigunakan sebagai masukan uintuk mewadahi dan memberikan wahana lebih luas kepada para dosendanmahasiswaJurusanTEPuntukmenunjukkankinerjadanunjuk kemampuannyadalammenghasilkanprodukmediatayanganlainnyasecaralebih bervariasi, kreatif dan inovatif. Saran yang di"j"k;", hendaknya produk media tayangan dihasilkan ditindak lanjuti dalam kegiatan pur"t p"ng"tbangan.pada hal-hal yang berkenaan dengan nilaikemamputerapan'dankont-.ibusimediaterhadapaspek-aspekbelajardan pembelaaj ran secarak eseluruhan

Pengaruh naungan indeks stomata empat varietas dan satu genetipe kedelai [Glycine max (L.) Merill] / Rohmat Priya Atmaja

 

Kata Kunci: pengembangan modul, Sains Teknologi Masyarakat (STM) Pengembangan modul didasarkan pada prinsip pelaksanaan kurikulum KTSP, yaitu prinsip keberagaman, keterpaduan, menyeluruh dan berkesinambungan. Melalui modul, materi pembelajaran yang beragam dapat disusun secara sistematis dan terarah. Modul yang dikembangkan juga memperhatikan tuntutan dalam Standar Kompetensi, yaitu pada Standar Kompetensi (SK) 2.1 siswa dituntut untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam konteks Salingtemas. Modul yang dikembangkan bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul biologi yang berbasis Sains Teknologi Masyarakat (STM) untuk SMA/MA kelas XI pada Kompetensi Dasar (KD) 2.1: mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkaitkannya dengan fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan; dan mengetahui validitas modul yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi untuk digunakan dalam pembelajaran Biologi pada materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan di SMA/MA kelas XI. Prosedur pengembangan modul mengikuti langkah-langkah yang dikembangkan oleh Sugiyono yang telah dimodifikasi. Langkah pengembangan modul dibatasi sampai pada tahap uji coba modul. Data yang diperoleh dalam pengembangan modul ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa skor angket penilaian dari validator dan siswa, sedangkan data kualitatif berupa tanggapan dan saran yang diberikan oleh validator dan deskripsi keterlaksanaan uji coba modul. Berdasarkan hasil penelitian dapat diinformasikan bahwa modul yang telah dikembangkan dinilai: (1) cukup valid (68,42%) dan tidak memerlukan revisi apabila dilihat dari segi karakteristik modul; (2) cukup valid (77,67%) dan tidak memerlukan revisi apabila dilihat dari segi kerangka modul; (3) valid (86,45%) dan tidak revisi apabila dilihat dari segi kedalaman dan keterbacaan materi; (4) valid (88,60 dan 96,68 %) apabila dilihat dari segi bentuk kegiatan. Data kualitatif yang diperoleh dari validator digunakan untuk menyempurnakan modul meskipun modul yang disusun dinilai tidak memerlukan revisi. Pengembangan lanjutan disarankan untuk dilakukan pengembangan modul pada materi yang berkaitan dengan struktur jaringan tumbuhan serta penyusunan lembar kerja siswa. Penyusunan modul pada materi yang berkaitan dengan struktur jaringan tumbuhan bermanfaat untuk pembelajaran modul yang berkelanjutan. Lembar kerja yang perlu dikembangkan berisi kegiatan-kegiatan yang lebih fokus pada teknologi yang dapat diterapkan siswa. Contoh kegiatan yang dapat diterapkan siswa di antaranya teknologi pembuatan serbuk jahe instan, teknik menyambung dan menempel untuk memperbaiki sifat tanaman. Pengembangan lanjutan juga perlu memperhatikan sarana dan prasarana sekolah, sebaiknya perlu dikembangkan media belajar yang dapat diterapkan di semua sekolah. i

Unsur pembangun humor dalam rubrik "Ceplas-Ceplos" di tabloid Nova oleh Lailatul Bariroh

 

Perancangan media komunikasivisual Taman Wisata Panggora di Kediri oleh Arifa Sulandhari

 

Media komunikasi visual merupakan sararn yang diguna&an untuk mengkomunikosikparno duk barangs taupunj asa. penggrrnaamn edis komuniktsi visuaml cnjadib agiand alams trategki omunikaspi enusararPr"e nclitianin i bern{uan menghasilkarann cangamn ediak omunikasvi isuald isertaid enganp aparand eskripif konseptual. Penelitian ini memilih Taman Wisata Pagora sebagai objek penelitian. TamanW isataP aggoram erupakans alahs atu tempatw isatay ang beradad i kota Kediri. Dalam kegiatan promosi Taman Wisata Paggor4 masih memerlukan penggunaanm edia komunikasi, guna menunjang perkembanganu saha dan peningkatacnit ra perusahaamn elaluib entukd esainm ediak omunikasvi isual yang terencandaa nt erarab- Penelitiani ni menghasilkanb eberapam edia komunikasvi isual, meliputi mediali ni atasd anm edial ini bawah.M edia lini atasm encakupp erancangamne dia papann am4 signb oard,i klan surath bar, poster,b anner,s panduhu mbul-umbul, danfiagc hains.S edangkamn edial ini bawahm encakupm ediak upon,t iket masuk, folder,s tiker,g antungaknu nci,jamd indingd ant opi. Metode pemncangayna ng digunakana dalahm odel prosedurald, engan menetapkalann gkah-langkayha ng harusd iikuti untuk menghasilkapnr oduk yang berupar ancanganm edia disertai deskripsi konseptual.L angkahJangkadha lart metodep erancangamne liputi:( 1) paparanla tarb elakangm asalah(,2 ) menggariskan rumusanm asalahd an menentukamn etodep erancangan(3, ) pengumpuladna ta,( 4) analisad ata (5) menentukank onsepd esain,( 6) visualisasdi esain,( 7) uji produk sebagaeiv aluasi(,8 ) revisid alamb entukp aparand eskriptif

Perbedaan hasil belajar soal cerita penjumlahan bilangan cacah kelas 1 untuk siswa input TK dan non TK di SDN se-Kecamatan Dau Malang / Neni Indayati

 

Kata Kunci : Hasil Belajar, Soal cerita penjumlahan, Siswa input TK dan non TK Sekolah Dasar sebagai pendidikan formal merupakan sarana bagi masyarakat dalam memperolah pembelajaran. Ada kalanya masyarakat yang awam memasukkan anak-anaknya yang masih kurang umur dan tanpa pendidikan TK untuk memasuki sekolah SD. Akibatnya anak kurang siap ketika masuk SD. Hal tersebut dapat mempengaruhi kemampuannya dalam mengerjakan soal cerita penjumlahan. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendiskripsikan nilai hasil belajar soal cerita penjumlahan bilangan cacah di kelas 1 siswa input TK di SDN se-Kecamatan Dau Malang, (2) mendiskripsikan nilai hasil belajar soal cerita penjumlahan bilangan cacah di kelas 1siswa input non TK di SDN se-Kecamatan Dau Malang, dan (3) mendiskripsikan nilai hasil belajar soal cerita penjumlahan bilangan cacah di kelas 1 semester 1siswa input TK lebih tinggi dari siswa input non TK di SDN se-Kecamatan Dau Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan merupakan jenis penelitin komparasi. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas 1 SDN se-Kecamatan Dau Malang dengan sampel 70 siswa dari tujuh SD yang dijadikan sampel daerah diantaranya 35 anak input TK dan 35 anak input non TK. Instrumen yang digunakan tehnik dokumentasi dengan mengambil nilai ulangan harian siswa dari pokok bahasan soal cerita penjumlahan bilangan cacah di kelas 1 semester 1 tahun pelajaran 2009/2010. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu uji-t. Untuk membuktikan perbedaan hasil belajar soal cerita penjumlahan bilangan cacah kelas 1, data dianalisis dengan menggunakan uji- t, tetapi sebelumnya dicari terlebih dahulu skor rata-rata dari masing-masing kelompok kontrol dan mencari standart deviasi dari keduanya kemudian diteruskan dengan perhitungan uji-t, diperoleh t=8,54 dengan menggunakan derajat kebebasan 68 dan taraf 0,05, t>2,000 untuk t tabel. Dengan demi kian t observasi lebih besar dari t tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) hasil belajar soal cerita penjumlahan kelas 1siswa SD Input TK di SDN se-Kecamatan Dau Malang memiliki skor rata-rata 78,57, (2) hasil belajar soal cerita penjumlahan kelas 1siswa SD Input Non TK di SDN se-Kecamatan Dau Malang memiliki skor rata-rata 39,71, (3) hasil belajar soal cerita penjumlahan bilangan cacah kelas 1siswa input TK lebih tinggi dari siswa input non TK di SDN se-Kecamatan Dau Malang Berdasarkan hasil penelitian diatas ,disarankan kepada orang tua hendaknya anak disekolahkan di TK terlebih dahulu sebelum ke SD agar anak mempunyai pengetahuan awal dan lebih siap dalam menerima pelajaran di SD.

Hubungan antara minat terhadap jurusan kimia industri dan wawasan tentang pekerjaan dengan prestasi belajar kimia siswa sekolah menengah kejuruan kimia industri putra indonesia malang tahun ajaran 2003/2004 oleh Sukri

 

Keputusan konsumen dalam membeli produk minuman berbahan dasar kopi (Studi pada jaya dancer coffee Malang) / Sonia Stephani Anginasmara

 

Kata Kunci: Keputusan Pembelian Konsumen Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Java Dancer Coffee. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (a) Tujuan Penelitian Umum: (1) Gambaran umum jenis produk minuman berbahan dasar kopi, rasa minuman berbahan dasar kopi dan harga minuman berbahan dasar kopi di Java Dancer Coffee. (b) Tujuan Penelitian Khusus: (2) Konsumen mengenali kebutuhan dalam membeli produk minuman berbahan dasar kopi di Java Dancer Coffee. (3) Konsumen melakukan pencarian informasi dalam membeli produk minuman berbahan dasar kopi di Java Dancer Coffee. (4) Konsumen melakukan evaluasi alternatif dalam membeli produk minuman berbahan dasar kopi di Java Dancer Coffee. (5) Keputusan pembelian konsumen yang meliputi jenis produk, rasa dan harga produk minuman berbahan dasar kopi di Java Dancer Coffee. Adapun pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan angket tertutup, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Keputusan pembelian dimulai dari proses mengenali kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif dan keputusan membeli hanya dilakukan oleh sebagian kecil konsumen. (2) Gambaran umum jenis produk minuman berbahan dasar kopi yaitu Hot cappucinno, Hot Caffe Latte, Hot Mochaccino, Americano dan aneka frappe. Rasa produk minuman berbahan dasar kopi yaitu rasa asli kopi, vanilla, hazelnut, irish cream, mocha, caramel dan dengan penambahan susu. Harga yang ditawarkan mulai harga Rp10.000,00 per cangkir dan harga yang ditawarkan sudah termasuk dengan pajak dan servis (included tax and service). (3) Mengenali kebutuhan akan produk minuman berbahan dasar kopi sering dilakukan sebagian besar konsumen. (4) Pencarian informasi akan produk minuman berbahan dasar kopi melalui teman, keluarga dan media informasi sering dilakukan sebagian kecil konsumen. (5) Evaluasi alternatif produk minuman berbahan dasar kopi dengan memilih kedai kedai kopi yang sesuai sering dilakukan sebagian kecil konsumen. (6) Keputusan pembelian konsumen sebagian besar menyukai jenis produk dan rasa produk minuman berbahan dasar kopi yang ditawarkan dan menyetujui harga yang ditawarkan karena sesuai dengan produk yang diperoleh konsumen. Saran yang dapat diberikan sehubungan dengan hasil di atas adalah (1) Produk yang dijual diharapkan menggunakan takaran dengan standar resep yang ada. (2) Diharapkan memiliki menu spesial minuman berbahan dasar kopi pada hari-hari tertentu. (3) Agar hasil penelitian ini dapat dikembangkan lagi, penelitian yang dilakukan selanjutnya tidak hanya terbatas pada produk dan keputusan pembelian.

Analisis soal tes sumatif kimia kelas I semester genap SMU Negerise Kota Madiun tahun ajaran 2002/2003 oleh Martini Dwipo Sari

 

Dewasa ini mutu pendidikan sering ditinjau hanya dari segi produktivitas lulusarurytaa npah arusm elihatf aktor-faktor yang berpengaruhS. alah-satu.faktor yangm empengaruhmi utu pendidikana dalahm utu soalt es yang diberikank epada siswa.S oA tes sumatify ang merupakans alahs atub entukt es, umumnyak urang diperhatikann rutunyao ieh guru. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetatru-id an minganalisiss oalt es sumatifk imia kelasI semestegr enapS MU-Negeris e-kota MadIunt ahuna jaran2 002/2083y ang meliputi aspek-aspevka liditasi si, validitas butir soal,r eliabilitas,t arafkesukaran,d ayap embedad, an penyebaranra nah kognitif. Diharapkand ari penelitiani ni diperolehh asily angb ermanfaaut ntuk mengetahumi utu dari soalt ess umatift ersebut. Populasi penelitian ini adalah semua soal obyektif dan lembar jawaban siswad ari tes sumatifk imiak elasI semestegr enapS MU Negeris e-kotaM adiun tahuna jaran2 00212003C. arap engambilans ampeml enggunakante l'nk cluster sampIi ng (samplingk elompok).S ampekl elompokd iperolehm ula;rylg !91ean mrngumUitti ma SVIUN se-kotaM adiun. Kemudiand axit iap4iap SMUN diambil dua kelas secara acak. Selar{utnya dari tiap kelas diperoleh testee yangjumlahnya mungkin sama banyak mungkin pula berbeda' Akhirnya' dari tiap testee ini diperolehl embarj awabans isway angj ika digabungkana kanm enjadia nggota sampekl elompok.L embarj awabans iswai nilah yang digunakans ebagadi ata untuk menganalisiso alt es sumatifk irnia kelasI semestegr enapS MU Negeri se' kota Madiun tahun ajaran 200212003. Metode yang digunakand alamm enganalisisd ata adalahm etoded eskriptif dalamh al raliditas isi, validitasb utir soal,r eliabilitas,t arafkesukararud aya pembedad, anp enyebaranra nahk ognitif terhadaps oalt es sumatifk imia semester genap kelas I SMU Negeri se-kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan: l. 100% soal tes sumatif kimia kelas I kelima SMLIN yang diteliti sesuai dengan GBPP ataum empunyavi aliditasi siyang baik, 2. 3. lebih dari 500/os oalt es sumatifk imia kelasI kelima SMI-INy ang diteliti dinyatakanv alid atau memiliki validitasb utir soaly ang baik, soal tes sumatif kimia kelas I kelima SMTIN yang diteliti sudah mempunyai reliabilitass oaly angb aik, dimanad iperolehh argak oefisienr hitun2s rtub.l, maka soal tersebut reliabel, 4. soalt es sumatifk imia kelasI kelima SMTIN yang diteliti mempunyatia raf kesukarany ang berbedad" itnanas oalt es sumatifyangb aik adalahs oaly ang mempunyatia raf kesukarans edangy, aitu soaly ang dimiliki oleh SMUN I Madiun( 60%), SMLIN5 Madiun( 42,86yo)d, anS MUN6 Madiun( 40yo), sedangkanS MUN 2 Madiun mempunyatia raf kesukarans ukar( 65%) dan SMUN 3 lr{adiunm empunyatai rafk esukaramn udah( 46,67%)m erupakan soatle ss urnatifyankgu rangb aik, 5. soatle ss umatikf imiak elasI kelimaS MLTNya ngd itelitim empunyadia ya pembedjeal ek,d imanas oalt ess umatiSf MUNI Madiuns ebesa8r0 %, SMUN2 Madiuns ebesa5r5 %,S MUN3 lv{adiunse besa9r3 ,330lSo,M UN4 Madiuns ebesa9r4 ,29yod,a nS MUN6 Madirn90o/o, 6, soalt ess umatifk imia kelasI kelimaS MLN yangd iteliti penyebararna nah kognitifs oalb elumm eratad, imanak elimas oalt ess umatifyandgi analisis semuanyhaa nyam engukutri ngkatk emampuainn gatanp, emahamarl peneraFaann, alisisd, ans intesiss, edangkaunn tukt ingkatk emampuan evaluasbie luma day angm enggunakan. Berdasarkahna silp enelitianin i diperolekhe simpulabna hwas oatl es sumatikf imia kelasI SMUN egeris e-kotaM adiunt ahuna jaran2 002/2003 mempunyami utuy angk urangb aik danp enyebararna nahk ognitiftyab elum seimbansge, hingghaa rusd irevisai taud iganti,

Hubungan pemberian beasiswa unggulan dengan motivasi belajar mahasiswa S1 Tata Boga bidang keahlian usaha jasa restoran di Universitas Negeri Malang / Nurul Meliasih

 

Kata kunci: beasiswa unggulan, motivasi belajar. Sebagian besar orang menganggap bahwa pemberian beasiswa dapat memotivasi seseorang, hal ini didasari dari hasil observasi yang dilakukan pada beberapa orang responden dalam penelitian ini. Namun bertolak belakang dengan hal tersebut, diketahui pula bahwa program perkuliahan yang padat, keterlambatan pemberian beasiswa, serta besarnya beasiswa disebut-sebut sebagai faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian secara ilmiah untuk menjawab permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian beasiswa unggulan dengan motivasi belajar pada mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR di UM. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-korelasional dengan variabel penelitian pemberian beasiswa unggulan (X) dan motivasi belajar (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR di UM. Jumlah responden yang dijadikan populasi 48 orang. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik dokumentasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian diketahui (1) beasiswa unggulan diberikan kepada mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR berdasarkan kontrak perjanjian kerjasama antara pihak BPKLN dengan UM; (2) tanggapan mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR tentang pemberian beasiswa unggulan adalah (50%) mahasiswa mempunyai tanggapan tinggi pada dampak pemberian beasiswa unggulan; mahasiswa (63%) mempunyai tanggapan tinggi pada sistematika perkuliahan (block time); mahasiswa (56%) mempunyai tanggapan tinggi pada manfaat beasiswa; dan (67%) mahasiswa mempunyai tanggapan tinggi pada pemberian beasiswa unggulan; (3) motivasi belajar mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR adalah (71%) mahasiswa memiliki motivasi awal dan akhir tinggi; mahasiswa (48%) memiliki motivasi tinggi dari pemberian beasiswa unggulan; mahasiswa (62%) memiliki motivasi tinggi dari orang tua dan lingkungan; mahasiswa (83%) memiliki motivasi sangat tinggi dari hukuman/ganjaran; dan (86%) mahasiswa memiliki motivasi belajar tinggi, (4) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian beasiswa unggulan dengan motivasi belajar mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR di UM dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,186 signifikansi 0,206. Kesimpulan dari penelitian ini (1) Beasiswa unggulan merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah Depdiknas kepada para siswa/siswi SMK Jurusan Tata Boga se-Indonesia yang terpilih dan mewakili daerahnya untuk mengikuti program pendidikan S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR, dengan ketentuan yang berlaku dalam kontrak perjanjian kerjasama antara pihak BPKLN dengan UM; (2) Pemberian beasiswa unggulan pada mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR yang meliputi dampak pemberian beasiswa unggulan, sistematika perkuliahan (block time), serta manfaat beasiswa memperoleh tanggapan yang tinggi; (3) Motivasi Belajar mahasiswa penerima beasiswa unggulan S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR di UM berkategori tinggi dan sangat tinggi; (4) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian beasiswa unggulan dengan motivasi belajar pada mahasiswa S1 Tata Boga Bidang Keahlian UJR di UM.

Penggunaan penanda kohesi antarkalimat dalam penyusunan paragraf oleh mahasiswa S1 1984 jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indoensia FPBS IKIP Malang tahun akademik 1985 - 1986
oleh Roekhan

 

Penggunaan set praktikum hambatan listrik dan hukum OHM dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan ketrampilan proses siswa kelas IIIA SLTPK Mardi Wiyata Malang tahun ajaran 2003/2004 oleh Sigit Inarsoyo Raharjo

 

Penelitianin i bertujuanu ntukn endeskipsikanp erygunan setp eraga prahikun hulxm obmd arrh ambafanlis rik dalamp embelajarafnis fta unnrk meningkatkakne trampilanp rosess iswa.F okusp enelitianin i addahk ct€dibatan siswas ecana ktif dalsn prosesp errbelajrm dank etrampilanp rosess isway ang meliputik e8ampila&m engamatim, engklasifikasmi, emprediksmi, engukur, maryimpulkand anm engkomunikasik8rr Penelitianin i menggunakapne ndekataknu alitatifd utgut subyek penelitians iswak elasI ILA SLTPKM ardi Wiyatal vtalangD. ota{ata penelitian tentangp rosesp cmbelajarmd ank enampilanp tosces iswad igali dari berbagai sumbcrd ataa ntnrala in: gunrf isikE"s iswa,L KS, fowfoa kegiatanp ,embelajaran danjumal guru. Hasil observasai walm enunjuklcapnr osesp embelajarayna ngd ilaksanakan masihm enggmakmm etodec €rsmEhM. ctodci ni kurangm clibatkang iswas ecara aktif Guu cendenmgle bih* tif unnrkm enyampaitEmn steri.S ilop pasifs iswa dalan prosesp embelajaramn enunjukkanre ndahnyake runpilan prosess iswa. Keadaanin i mendorongd igrrnakannyaal atp eragad alamp ernbelajaranu nt* meningkatkakne trampilanp rosess.i swa Hasilp enelitians clamas iklusI menuj*kan bahwap roscsp anbelajaran dengana latp eragate lahd apatm enbud siswal ebih aktif Ketrampilanp roses siswam engalampi eninglotant,e rutanap adak etrarpilan mengamati, mengklasifilcasikamn,e ngukudr an mernprcdiksPi. rdak ctnampilapnr osess iswa dalamm engkomrmikasikadna nm enyimpulkanb elun tanpak adanya p€ningkstm"H al ini disebabkaonl ehk urangt crlatibnyas iswau ntuk menggunakaknc uampilanp iosesi ni. Setelahd ilakukanp eftaikand alamc arap eiryaopaiand anL KS padas iklus II menunjukkanle bihm eningkatnyal aifins siswa.P erbaikanin i berakibat semakinm eningkatnysae muak etrampilanp roscss iswa.S emuak etrampilan prosesm aliadi tedatihd engaob aik kecualis atuk ebampilany aitu mengkommikasikaynm g meningksdt €ngn nilai o*up. Perbaikanp adas iklusI II menyebabkapn@ itrdcatonp adaa lcifitasb elajar dank erampilanp rosess iswa Padas iklusI II ini siswal ebih aktif dibandingkan dengans iklusI danI L Seluruhs iswam ampum aunjuktsn ketrmpilan proscs yangd imilikinya.S emuak etrampilanp rosesp adas iklusi ni tanpak meningkat denganb aik.

Peningkatan motivasi belajar dan keterampilan proses siswa SLTP Negeri 4 Malang melalui pendekatan konstruktivis oleh Heni dwi Puspita

 

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa SMU Kelas III IPA Kota Madiun terhadap program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang tahun pelajaran 2002/2003 oleh Ratna Purnamawati

 

Tugas terstruktur sebagai asesmen alternatif untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran fisika dikelas I MTs Negeri I Malang oleh Viana Prastyonngsih

 

Penilaian Berbasis Kelas (PBK) merupakan kegiatan penelitian Kurikulum BerbasisK ompetensiP. enilaianin i dilaksanakasne carate rpadud alamp roses pembelajaranS. alahs atub entukP BK adalaht ugast erstruklur. Tugast erstruktur ini dirancangu ntukm eningkatkanku alitasp rosesp embelajarasni swa.T ugas terstruktudr apatd igunakans ebagaai sesmeanl ternatify angm erupakanc aral ain penilaiand alam suatup rosesp engumpulanin formasi yang dilakukan secara sistematis Penelitianin i bertujuanu ntuk( l) mendeskripsikapnr osesb elajarf isika siswad alam prosesp emhlajaran fisika, (2) mendeskripsikank ualitasp roses pembelajarafnis ika di kelasI MTs NegeriI Malang,d an( 3) mendeskripsikan penggunaantu gast erstruktur sebagaai sesmena ltematifdalam proses pembelajarafnis ika di kelasI MTs NegeriI Malang. Penelitiand ilaksanakadni MTs NegeriI Malangy angt erletakd i jalan BandungN o 8 Malang.S ubyekd alamp enelitiany aitu siswak elasI -B tahun ajaran2003l200d4i MTs NegeriI Malang,denganju mlah siswas ebanya4k 0 sisway ang terbagi atas1 2 siswap utra dan 28 siswap utri. Pengumpuland ata menggunakante knik observasi,w awancarad, an dokumentasiA. nalisis data dilakukand enganc aram ereduksip, aparand ata,m enarikk esimpulans ementara dan melakukan refleksi. Hasil penelitianm enunjukkanp enggunaatnu gast erstrukturs ebagai asesmeanl tematifd alamp rosesb elajarf isikad apatm embentukp erilakub elajar siswa kelas I MTs Negeri I Malang menjadi lebih aktif dan disiplin. Tugas terstruktusrc bagaai scsmcanl t crnatfi dapatr ncningkatkaknu aIi tasp roses pembelajarafnis ika di kelasI MTs NegeriI Malang. Pembahasadna np emberian nilai padah asil pelaksanaantu gast erstrukturs iswas ertap emberians kor bagi sisway anga ktif dapatm eningkatkanku alitasp rosesp embelajarafnis ika di kelasI MTs Negeri I Malang.

Penerapan pembelajaran model generatif dalam upaya meningkatkan keterampilan proses fisika mahasiswa pendidikan fisika angkatan 2003/2004 FMIPA di Universitas Negeri Malang oleh Paini

 

Penerapapne mbelajaraFni sikaD asarI di JurusanF isikaF MIPA UM selamain i berlangsungd enganm etodec eftlmahy ang hanyam enekankanp ada kajiant eori,a nalisisp enurunanru musd anl atihans oal.H al ini berakibat timbulnyak esulitanm ahasiswad alamm engkaitkank onsepf isika yangd ipelajari denganp eristiwas ehari-hardi anr endahnyap enguasaakne terampilanp roses mahasiswaB. erdasarkank enyata+nit u, perlu adanyam odel pembelajaranb aru, untukd iujicobakand alamp embeiajaraFni sikaD asarI . Model pembelajarabna ru yangd iujicobakand alamp enelitianin i adalahm odelb elajarg eneratifberbasis konstruktivisme yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap eksplorasi, tahap proses sains,t ahapt antangand, an tahapp enerapank onsep.D alam pembelajaranin i mahasiswad iberik esempatasne luasluasnyau ntuk mengajukanh ipotesisa wal terhadapg ejalaf isis yang teramati. Yang menjadi permasalahannyaad alah bagaimanakaphe nerapanp embelajaramn odelg eneratifd alamu payam eningkatkan keterampilanp rosesfi sika mahasiswa. Tujuan penelitiani ni adalahp enerapanp embelajaranm odel generatif dalamu payam eningkatkanke terampilanp rosesf isika mahasiswaP endidikan Fisika Angkatan2003l2004 FMIPA di Universitas Negeri Malang. Rancangapne nelitiany angd igrrnakand alamp enelitianin i adalah penelitianti ndakank elas.P enelitianin i dilakukand alam2 siklust indakanS. iklus I denganp okokb ahasang ayag eseks tatikd ans iklusI I denganp okokb ahasan gayag esekk inetik. Penelitiani ni dilaksanakanp adas emesteIr tahuna jaran 20t03D00d4i JurusanF isikaF MIPA UM. Subyekd alamp enelitianin i adalah mahasiswaP endidikanF isika angkatan2 A$n004 yang berjumlah2 9 mahasiswa yangt erdiri dari24m ahasiswap erempuand an5 mahasiswala kiJaki. Hasil analisis dan refleksi setelah dikenai tindakan pada siklus I dan siklus II menunjukkana danyap eningkatans ecarak eseluruhanu ntukm asing-masing keterampilanp rosesf isika yang dilatihka4 yakni melakukanp engurmata1n4 ,79o/o, merumuskanh ipotesisI l,44Vo,m erancanpge rcobaa1n6 ,3I 7o,m elakukan percobaan1 5,85%,menggunakaanla tp ercobaan9 ,41%,m engumpulkadna ta g,4l%,membuatk esimpulan78,' lo/os, ertamenlusund anm enyampaikalna poran 6,83%.D engana danyapeningkatanp enguasaaans pekk eterampilanp rosesi ni menunjukkanb ahwam ahasiswad alamb elajarf isika tidak hanyab elajar produknya saja melainkan juga belajar prosesnya

Pengembangan skenario pembelajaran dan lembar kerja siswa (LKS) dalam pembelajaran fisika berbasis konstruktivisme siswa kelas II SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Nurhayati

 

Penerapan model pembelajaran jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar PKn bagi siswa kelas IV di SDN Pisang III Kabupaten Nganjuk / Setya Dwi Rahayu

 

Kata kunci : model pembelajaran jigsaw, hasil belajar, PKn sekolah dasar. Berdasarkan hasil pengamatan, model pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran PKn lebih didominasi dengan menggunakan metode kon-vensional. Sehingga siswa terlihat kurang aktif dan berdampak pada hasil belajar siswa yang menunjukkan rata-rata yaitu 69. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan model pembela-jaran Jigsaw pada siswa kelas IV mata pelajaran PKn Kompetensi Dasar Globa-lisasi di SDN Pisang III Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk; (2) proses belajar siswa kelas IV di SDN Pisang III Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk; dan (3) hasil belajar siswa kelas IV di SDN Pisang III Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk dalam mata pelajaran PKn Kompetensi Dasar Globalisasi dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK dengan 2 siklus. Penerapan model pembelajaran kooperatif jigsaw dalam pembelajaran PKn Kelas IV di SDN Pisang III dilaksanakan dengan cara siswa dibagi menjadi beberapa kelompok asal, yang kemudian anggota kelompok asal tersebut akan menjadi anggota kelompok baru yang disebut kelompok ahli. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Pisang III Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk. Ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil belajar secara kelompok pada siklus I ke siklus II naik 10%. Peningkatan hasil belajar siswa secara individu pada siklus I ke siklus II juga naik sebesar 60%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa selama pembelajaran. Model pembelajaran Jigsaw dapat diterapkan guru untuk memperbaiki pembelajaran PKn agar menjadi lebih baik.

Penggunaan metode bermain untuk meningkatkan motivasi belajar fisika siswakelas II MTS Noor Rochmat Bedali Lawang Malang oleh Nurhayati

 

Peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan peta konsep di SDN Lesanpuro 2 Kecamatan Kedungkandang kota Malang / Chichi Sandra Susanti

 

mental bangsa yang sesuai dengan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia berlandaskan pada dasar negara pancasila dan uuD 1945. untuk dapat mengembangkapne mahamanko nsepb erdasarkan ilai-nitai luhur, perlu dilakukan penciptaasnu asanbae lajary angl ebih rileks,t idak denganc ara-caray angt radisional. Dalamr angkam encipakans uasanpae mbelajarayna ngrnenarikg, urud aiamm emilih dan menentukan mcdia pcmbetajaran harus tepai dan sesuai dengan materi pembelajaradna n karakteristiks iswa. Media pembelajarany ang digunakanh arus dapatd iterima oleh siswa yang mempunyaik arakteristiky ang bcrbeda-bedaB. anyak sekalim edia pembelajarany ang dapat dipakai dan diterapkang una membantup BM pembelajaranP PKn,m isalnyab ermainp eran,t eka-teki silang liarya wisata,d an lainlain. salah satu media pembelajaran yang clapat digunakan dan diterapkan guna membantuP BM pembelajaranP PKn adalahm ediap ermainanu lar tangga. Berdasarkan latar belakang masalah, dilakukan penelitian tentang ryryS]ajqan PPKnd enganm enggunakanm ediap ermainanu lar tanggas iswak elasI tr sDN Tanjungrejov I. Rumusanm asalahd alamp enelitianin i adalah-(: l) Bagaimana pcrencanaapne mbelajaranP PKnd enganm enggunakanm edia permainanu lar tangga, (2) bagaimanap elaksanaanp embelajaranp pKn dengan menggunakanm iaia permainan ular tangga, (3) bagaimana evaluasi pembelajaran ppKn dengan menggunakamn ediap ermainanu lar tangga. Tujuan dalam penelitiani ni mendiskripsikan(l ) perencanaapne mbelajaran PPKI dengan menggunakan media permainan ular tangga, (2) pelaksanaan pembelajaraPnP Knd enganm cnggunakamn cdiap ermainanu lar tangga(,3 ) evaluasi pembelajaraPnP Knd enganm enggunakamn ediap ermainanu lar tangga. Instmmen yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru (peneliti) yang mempunyai kemampuan untuk melakukan observasi di kelas, mencatat hasil observasdi, an menarikk esimpulanD. isampingi tu instrumeny angd igunakana dalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang berkaitan dengan perencanaan penggunaan media permainan ular tangga menggunakan instrumen rambu-rambu penilaian perencanaan pembelajaran. Data yang berkaitan dengan pelaksanaan penggunaan media permainan ular tangga menggunakan instrumen rambu-rambu prosedurp embelajarand an rambu-rambup engamatanD. ata yang berkaitan dengan eval'asi menggunakanin strumeno bsevasid an dokumentasi.w awancara dilakukan guru untuk mendapatkang ambarana wal tentang perencanaanp, elaksanaan,d an evaluasip enggunaanm edia permainanu lar tanggad alamp embelajaran.

Perbdaan antara penerapan pembelajaran berbasis aktivitas dan pembelajaran konvensional terhadap minat siswa kelas III IPA SMUN I Kandangan Kediri pada bidang fisika oleh Muawanah

 

Perbedaan antara pembeljaran bidang studi fisika menggunakan metode demonstrasi dan menggunakan metode ceramah terhadap minat siswa kelas III IPA SMU Negeri I Kedungwau Tulungagung pada bidang fisika oleh Dwi Kartini

 

Penerapan pembelajaran generatifsebagai upaya meningkatkan keterampilan pross fisika siswa kelas III SLTP Negeri 17 Malang tahun pelajaran 2003/2004 oleh Husnul Khotimah

 

Upaya meningkatkan aspekpsikomotorik siswa melalui penerapan skenario pembelajaran berbasis konstruktivisme pada siswa kelas II SMU Negeri 2 Malang tahun ajaran 2002/2003 oleh Nurul Masfufah

 

Penerapan metode pembelajaran kooperatif model Group Investigation (GI) untuk meningkatkan motivasi belajar fisika siswa SMP Negeri 1 Bangkalan oleh Isna Ida Mardiyana

 

Berdasarkanir asii pengamatand i iapangan,m enunjukkanb ahwam otivasi belajarf isika siswam asihr en

Deskripsi minat siswaSMU kelas III IPA di Kota Malang terhadap program studi pendidikan fisika Universitas Negeri Malang oleh Ruth Madona L. Leaua

 

Penerapan finger painting dalam upaya meningkatkan pengembangan seni dan fisik motorik anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Dewi Sartika Pesanggrahan Batu / Oktiva Novitasari

 

Kata Kunci: Finger Painting, Pengembangan Seni dan Fisik Motorik Anak Kelompok B Menggambar dan melukis merupakan kegiatan anak dalam berekspresi karena dengan cara seperti itu anak dapat menuangkan perasaan sesuai dengan imajinasinya dengan cara membuat garis menggunakan cat warna. Arti dari finger painting adalah kegiatan menggambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan warna (bubur warna) diatas bidang kertas gambar secara bebas. Dari observasi yang telah dilakukan, kemampuan seni dan fisik motorik pada anak kelompok B masih mencapai 50% dari kemampuan yang diharapkan. Anak kurang tertarik terhadap kegiatan menggambar karena guru hanya menyuruh anak untuk mewarnai gambar saja. Sehingga anak tidak bisa mengekspresikan perasaan, emosi, dan pengalamannya ke dalam bentuk gambar. Untuk mengatasi masalah kurang berkesempatan tersebut, maka peneliti mencoba memilih kegiatan yang tepat untuk mengatasi rendahnya seni dan fisik motorik melalui penerapan finger painting. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian yaitu 1) untuk mendeskripsikan penerapan penerapan finger painting dalam upaya pengembangan seni dan fisik motorik anak kelompok B TK Dewi sartika Pesangrahan Batu, 2) untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan seni dan fisik motorik setelah menerapkan finger painting anak kelompok B TK Dewi Sartika Pesanggrahan Kota Batu Metode pemilihan yang digunakan disini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan PTK yang terdiri atas 2 siklus. Masing-masing siklus memiliki 4 tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini ialah 17 anak kelompok B TK Dewi Sartika Pesanggrahan Kota Batu. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan seni dan motorik anak pada pra tindakan sebesar 50% meningkat 62% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81% pada siklus II. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan finger painting sangat tepat untuk meningkatkan kemampuan seni dan fisik motorik anak kelompok B TK Dewi Sartika Pesanggrahan Kota Batu. Dari pengalamannya, anak dapat berekspresi ke dalam bentuk gambar.Ada beberapa saran yang dikemukakan adalah agar para guru hendaknya menggunakan metode penerapan finger painting untuk meningkatkan kemmpuan seni dan fisik motorik , bagi sekolah yang ingin mengubah pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada anak.

Peningkatan aspek keterampilan proses dan motivasi belajar fisika siswa kelasII semester II SLTP Negeri 4 Malang melalui pmbelajaran model siklus belajar oleh Neti Kurniawati

 

Rancangan media pembelajaran matematika materi grafik fungsi trigoneometri dengan komputer untuk siswa SMU kelas 2 Tengah tahun pertama oleh Lilis Mariyatul Fitriyah

 

Penggunaank omputer sebagami edia pembelajarand ewasain i bukanlahh al asingl agi. Komputerm emiliki kelebihan-kelebihayna ngt idak dimiliki olehm ediak onvensionaMl. aten matematikay angb ersifata bstrakd apat divisualisasikand enganb antuank omputer,s ehinggak omputers ebagami edia sangatc ocok untuk pembelajaranm atematikak hususnyam ateri yang memerlukan animasid anv isualisasim, isalnyam enggambagrr afik fungsit rigonometri. Pembuatans kripsi ini bernrjuanu ntuk memberikana lternatif media pembelajaranb erbantuank omputerd engand esainp engembangadni gunakan desainy angd ikembangkano lehA lessid anT rollip. Komponen-komponemne dia pembelajaranin i beracuanp adam odel AMussakir dan SudarmanM. edia pembelajarany ang disusund ifokuskanp adam ateri pembelajarang rafik fungsi trigonometri khususnya visualisasi grafik dan animasinya. Ada dua alasan pemilihan materi grafik fungsi trigonometri, yaitu karena banyaknya materi prasyarat yang harus dipelajari oleh siswa dan diperlukan waktu yang relatif banyaku ntuk menggambagr rafik fungsi trigonometri oleh guru.M edia pembelajaranin i disusunm enggunakanb eberapas oftwarea plikasi,d iantaranya FlashN D( MakromediaD reamwaveIr\ tD(,M S Words,M aple 6, Camtasia, SnapshootP, aint, dan Multimedia Builder. Kontrol kecepatanp embelajaran menggunakanm edia pembelajaranin i sepenuhnyap adag uru

Pengembangan media CD interaktif untuk pembelajaran materi Al'Adad dalam buku Al'Arabiyyah Baina Yadaik / Ridho Hanafi

 

ABSTRAK Hanafi, Ridho. 2012. Pengembangan Media CD Interaktif Untuk Pembelajaran Materi Al ‘Adad Dalam Buku Al ‘Arabiyyah Baina Yadaik. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. H. Muhaiban. Kata kunci: CD interaktif, al ‘adad, al ‘arabiyyah baina yadaik. Perkembangan pesat dunia teknologi informasi dan komunikasi memacu adanya reformasi di berbagai bidang. Kebutuhan akan teknologi merambah seluruh aspek penting kehidupan manusia, mulai dari ekonomi hingga pendidikan. Adanya kemajuan teknologi tersebut mendorong para praktisi pendidikan untuk mengembangkan perangkat maupun media pembelajaran yang dapat digunakan lebih luas dan memiliki nilai lebih dibanding perangkat maupun media pembelajaran konvensional. Dengan tuntutan zaman tersebut, pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan media berbasis teknologi diharapkan mampu memberikan solusi terutama dalam hal peningkatan motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian pengembangan ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan media CD Interaktif untuk pembelajaran bahasa Arab dengan materi al ‘adad dalam buku Al ‘Arabiyyah Baina Yadaik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Setelah uji validasi produk, pengambilan dilakukan melalui uji lapangan yang dilaksanakan di MTs Al Irsyad Batu. Prosedur penelitian ini adalah: (1) identifikasi kebutuhan, (2) identifikasi materi al ‘adad dalam buku al ‘Arabiyyah Baina Yadaik, (3) analisis produk yang akan dikembangkan, (4) studi pendahuluan, (5) pengembangan media pembelajaran, (6) validasi, (7) uji coba, dan (8) revisi dan penyempurnaan. Teknik analisis data berupa data yang diperoleh pada tahap pengumpulan data dengan menggunakan instrumen pengumpulan data. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa dengan menggunakan teknik analisa data prosentase. Instrumen yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah peneliti sebagai instrumen kunci dan angket sebagai instrumen penunjang. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah berupa produk CD interaktif. Produk tersebut dibuat dengan menggunakan berbagai program utama maupun penunjang. Produk tersebut telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil validasi baik dari segi media maupun materi, produk ini mencapai tingkat kevalidan 83,75%, sedangkan dari uji coba lapangan produk ini mencapai tingkat kevalidan 84,08%. Dengan kata lain, produk ini telah valid dan telah memenuhi kriteria media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Di dalam produk CD interaktif tersebut disajikan materi berupa kunci mudah dan contoh penggunaan materi al ‘adad dalam kalimat sederhana, latihan interaktif, dan game kuis materi al ‘adad. Produk CD interaktif ini dapat dijalankan menggunakan berbagai perangkat komputer yang ada secara umum saat ini. Selain itu pula di bagian awal produk ini dijelaskan sasaran pengguna dan ketentuan-ketentuan penggunaan produk ini. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar produk CD interaktif ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Arab bagi guru maupun siswa secara luas di berbagai institusi pendidikan. Dengan kelebihan produk yang dapat digunakan kapan saja dan di mana saja, diharapkan terutama bagi para guru dapat berperan utama dalam memandu pembelajaran bahasa Arab menggunakan media ini.

Pmbelajaran sistempersamaan linier duavariabel dengan pendekatan realistik pada siswa kelas II SMP Negeri 1Malang oleh Tohir Zainuri

 

Dalam pembelajaran matematika selama ini, dunia nyata(real wold)hanya dijadikan tempat mengaplikasikan konsep, akibatnya siswa kurang memahami konsep-konsep matematika dan mengalami kesulitan untuk mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika khususnya materi sistem persamaan linier dengan dua variabel masih rendah. Rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep sistem persamaan linier dua variabel juga terjadi di SMP Negeri I Malang, terutama yang berkaitan dengan masalahmasalah realistik. Hd ini dikarenakan selama ini, guru dalam pembelajarannya lebih menekankan kepada pematematikaan vertikal dan cenderung mengabaikan pematematikaan horizontal serta kurang melibatkan secara aktif dalam kegiatan pembelajarannya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa akibat negatif dari pembelajaran matematika secara konvensional. Dalam pembelajaran matematika secara konvensional mengakibatkan siswa hanya beke{a secara prosedural dan memahami matematika tanpa penalaran, sehingga siswa cenderung menggunakan data yang ada tanpa memperhatikan konteks masalahnya. Hal ini berbeda dengan pembelajaran matematika realistik, di mana siswa diberi kesempatan untuk menemukan kembali dan merekonstruksi konsep-konsep matematika sehingga siswa mempunyai pengertian kuat tentang konsep-konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris mengenai (l) bentuk pembelajaran dengan pendekatan realistik yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sistem persam.uul linier dua variabel, (2) respon siswa terhadap pembelajaran sistem pembelajaran linier dua variabel dengan pendekatan realistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian eksperimental semu (quasi eksperiment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memudahkan berlangsungnya kegiatan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep sistem persamaan linier dengan dua variabel dapat menggunakan tiga tahapan yaitu tahap awal, tahap inti, tahap akhir. Tahap awal dimaksudkan agar siswa dapat terlibat secara aktif dan lebih siap untuk menerima materi pembelajaran. Tahap inti adalah tahap pemecahan masalah di mana peneliti menyajikanm asalah-masalahre alistik dalam bentuk lembar kegiatan siswa. Hal ini dimaksudkan agar siswa lebih mudah dalam kegiatan pembelajarannya karena mereka dapat saling berdiskusi antara siswa dengan sisw4 siswa dengan guru. Tahap akhir adalah tahap penyimpulan dari materi yang telah dipelajari sisw4 111 pada tahap ini siswa diminta untuk membuat rangkuman dari materi yang telah dipelajaris edangkanu ntuk mengetahuhi asil belajar siswad ilaksanakante s akhir pembelajaran. Dari hasil observasi, angket, dan wawancara selama kegiatan pembelajaramn enunjukkanb ahwar espons iswat erhadapp embelajarans istem persamlralnin ier dua variabel denganp endekatanre alistik adalahp ositif. Siswa senangd enganm odel pembelajaranm atematikar ealistik, padam ateri sistem persamaalli nier dua variabel yang banyakm embantum enyelesaikanm asalah dalamk ehidupans ehari-hari.D ari hasil tes yang diberikan, rata-ratatesa wal penelitiana dalah72t,e sa khir pembelajaraIn a dalahB 2,2,tesakhirp embelajaran II adalah 93,4. Dengan rata-rata skor yang diperoleh pada tiap evaluasi dapat disimpulkanb ahwad enganp endekatanre alistik dapatm eningkatkanp emahaman terhadapm ateri sistemp ersam€uuliln ier dua variabel.p eningkatanp emahamanin i meliputi pemahamans iswad alamm enterjemahkanm asalahk onstektuald an membuamt odel matematika,m enentukans elesaians oal cerita yang berkaitan denganm asalahs ehari-hari,d an kemampuand alam memberikana lasand ari masalahy ang diberikan. Berdasarkanh asil penelitiani ni maka disarankank epada guruy ang mengajarkanm atematikau ntuk mengajarkans istemp ersamaanli nier dengand ua variabeld enganm enggunakanp endekatanre alistik. tv

Perangkat pembelajaran matematika dalam pokok bahasan peluang di SMU dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif oleh Lely Setyaningsih

 

salahs atum etodpee mbelajaryaann gs eringd igunakasna atin ia dalamh etode pembelajakraon vensionNaalm. udna lamke nyataannbyeab,e rapaah lmi enyatakbaanh wa metodpee mbelajarkaonn vensiondainl ilakiu ranegf ektikfa rendaa lamm etodien ip roses pembelajarbaenr pusapta dag uruH ali nim enyebabkpaenn galambaenl aiasri swam enjadi terbatasi,s wac enderunpga sifd, ani nterakysai ngte r,;apdai das aatp rosepse mbelajaran biasanyhaa nysaa tua taud uaa rahs ajas ehingginat erakmsiu ltai rahja ransge kaliterjadi Salahs atut emuamn etodpee mbelajaryaann gs udahd ikenasla atin ia dalamh etode pembelajarkaono peratMif.e todpee mbelajarkaono peradtiifd asarkaanta sk eriasamaan tar siswdaa lamsu atuk elompoukn tumk encaptauij uabne lajabre rsamDa.a rhi asipl enelitian Slavind,k k( dalamS upriyad1i9, 95), diketahbuai hwam etodpee mbelajarkaono peratif mampmu emotivassisi wau ntubk elajadre mtie rcapaintyuaju abne lajabre rsamdaib andingkan dengamn etodpee mbelajakraonm petidtiafn i ndividuDala, lamm etodpee mbelajaran kooperatteifr jadini terakmsiu ltai rahy aituin terakssiis wad engagnu rud ani nterakssiis wa dengasnis wala innysae hinggaak ante rbentusiks waya ngm ampbue rtanggungjaswenadbi ri dicapainkyeab erhasiilnadni viddua) ns iswam ampbue kerjasadmean gaonr anlga in dicapainkyeab erhasiklaenlo mpo) dka lamb elajarnya. Sampasai aitn it elahb anyadki temukmano del-mopdeeml belajayrang te lah dikembangkdaanla mm etodpee mbelajarkaono peratMif.o de-l m odeilt ua ntarlaa in: model STADd idasarkpaand ak erjak elompokek mudiasne tiaspi swad ibertei si ndividpue, nilaian setiaspi swab ergantupnagd ah asikl erjak elompokke,a ktifasnis wad alamke lompodka,n h asil tesi ndividunymao, deTl GTd idasarkapna dakerikae lompokke mudiadnil aksanakan pertandingaannta kr elompopke, nilaiasne tiaspi swab ergantupnagd ak eaktifanndyaala m kerjak elompodka lamp ertandingmano,d eTl AId idasarkapna dak erjak elompokke mudian setiapsi swam engerjaksaona yl angb erbedake, mudiasnis was alingm enukadra nm emeriksa hasiljawabtaenm annypae,n ilaiasne tiaspi swab ergantupnagd ak eaktifanndyaala m kelompodka nh asipl engerjaanndyaads oayl angb erbedtaa di. Perangkpaetm belajaaradna lashe mual adt anb ahayna ngd igunakdaanl ampr oses pembelajarDana lamsk ripsini id ituliskapne rangkpaet mbelajarmaant ematidkal amp okok bahasapne luan(g p ermutaksoi,m binaksei,j adiasna linlge pasd,a nk ejadiasna linbge ba)s diS MUd engamn enggunakmaent odpee mbelajakraono peraltnifid. imaksudkuanntu k membangtuur us ebagaic uanm engajpaor kobk ahasapne luandga ns ebagaci uan pembuatpaenr angkpaet mbelajarmaent odkeo operadtiaf lamp okokb ahasamn atematika yangla innysae rtam embanstius was ebagabia habne lajasre hinggtuaj uan{ujusaons iadla ri metodpee mbelajarkaono peradtiaf patte rcapaAi dapupne rangkpaet mbelajaryaann gd itulis dalamsk npsini ib esertmao deple mbelajadreanng amn etodkeo operaatdifa lapho kok bahasapne rmutadsei ngamn enggunakmano deSl TADp, okokb ahasakno mbinadsei ngan menggunamkaond eTlG Td, anp okobka hasakne jadiasna linlge passe rtak ejadiasna ling bebadse ngamne nggunamkaond eTlA l.

Analisis kesalahan penyelesaian soal-soal peluang pada siswakelas 2 semester II SLTP Negeri 01 Rowokangkung Lumajang oleh Eva agus Fitriana

 

Pengaruh latihan permainan tradisional terhadap kelincahan anak usia 10-12 tahun di SSB Palupi Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto / Yogi Prawono

 

Prawono, Yogi. 2013. Pengaruh Latihan Permainan Tradisional terhadap Kelincahan Anak usia 10-12 Tahun di SSB PALUPI Mojokerto. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mu’arifin, M.Pd. (II) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd. Kata Kunci: eksperimen, latihan permainan tradisional, kemampuan kelincahan. Sepakbola adalah permainan tim yang terdiri dari sebelas pemain termasuk seorang penjaga gawang, yang dalam permainannya menggabungkan unsur dari kemampuan teknik individu untuk menghasilkan gol sebanyak-banyaknya. Berdasarkan hasil observasi selama pertandingan, kekalahan SSB PALUPI disebabkan rendahnya kemampuan kelincahan pada siswa dan tidak adanya program latihan kelincahan di klub SSB PALUPI MOJOKERTO. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh latihan permainan tradisional terhadap kelincahan anak usia 10-12 tahun di SSB PALUPI Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Prosedur penelitian ini menggunakan rancangan penelitian “One-Group Pretest-Posttest Design”. Jenis penelitian ini adalah rancangan penelitian pra-eksperimental. Rancangan pra-eksperimental ini digunakan untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat hanya dengan melibatkan satu kelompok subyek sehingga tidak ada kontrol yang ketat terhadap variabel eksternal. Penelitian ini melaluhi beberapa tahap, antara lain: 1) tahap awal, 2)tahap pelaksanaan, 3) tahap pengolahan data. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes agilty arrowhead. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SSB PALUPI MOJOKERTO usia 10-12 tahun yang berjumlah 20 siswa. Setelah dilakukan analisis data, diperoleh data tes awal kelincahan dengan rata-rata hasil tes sebesar 22,15, standar deviasi sebesar 0,77, dan rentangan skor sebesar 3,04. Data tes akhir kelincahan setelah diberikan perlakuan selama 16 pertemuan rata-rata hasil tes sebesar 20,80, standar deviasi 0,74 dan rentang skor sebesar 2,23. Untuk hasil uji normalitas (kolmogorov-smirnov) diperoleh Fstoke sebesar 0,8941 lebih besar dari nilai signifikan α=0,05 maka dari itu data yang diperoleh mempunyai makna berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas menunjukkan nilai signifikan 1,000 lebih besar dari nilai signifikansi α=0,05 sehingga data tidak berbeda (homogen) Dari hasil uji-t sebesar t 13,33 dengan derajat kebebasan N-1=19. Sedangkan untuk nilai sig(2-tailed) p=0,000 dengan taraf < 0,05 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan latihan permainan tradisional terhadap kelincahan anak usia 10-12 tahun di SSB PALUPI MOJOKERTO Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa latihan permainan tradisional memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kelincahan anak usia 10-12 tahun di SSB PALUPI MOJOKERTO Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto.

Pengaruh corporate governance, dan likuiditas terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2005-2007 / Zulfaul Fauziyah

 

Kata Kunci : Kepemilikan Manjerial, Kepemilikan Institusional, Ukuran Dewan Komisaris, Likuiditas Dan Manajemen Laba. Salah satu jenis informasi yang merupakan kebutuhan utama bagi para pelaku bisnis adalah informasi mengenai keuangan atau informasi akuntansi perusahaan. Sumber informasi keuangan perusahaan salah satunya adalah laporan keuangan. Dasar penyusunan dan pentingnya informasi laba inilah yang mendorong manajer untuk melakukan manajemen laba. Manajemen laba terjadi pada suatu kondisi dimana pihak manajemen ternyata tidak berhasil mencapai target laba yang ditentukan. Adanya kepemilikan institusional memiliki kemampuan untuk melakukan manajemen laba. Dewan komisaris bertanggung jawab dan berwenang mengawasi tindakan manajemen dan memberikan nasehat kepada manajemen jika dipandang perlu. Faktor lain yang juga berpengaruh terhadap manajemen laba adalah risiko institusi yaitu tingkat likuiditas. Risiko institusi ini merupakan risiko internal yang melekat pada perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh corporate governance (yang diproksi dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris), dan likuiditas terhadap manajemen laba. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2005-2007 dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 perusahaan dari 140 perusahaan. Data penelitian menggunakan data sekunder, berupa laporan keuangan. Teknik analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan corporate governance yang diproksi dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Secara parsial kepemilikan manajerial dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan institusional dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Dengan proporsi kepemilikan saham perusahaan oleh institusi membawa pengaruh untuk menekan tindakan manajemen laba oleh pihak manajemen. Kepemilikan institusional memiliki kemampuan untuk mengendalikan pihak manajemen melalui proses monitoring secara efektif sehingga dapat mengurangi manajemen laba. i

Persepsi mahasiswa terhadap layanan jasa pendidikan dan kepuasan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran pratikum mesin otomotif di jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Angkatan 2006/2007-2008/2009 Universitas Negeri Malang / Dicky Pirisca Wardana

 

Keywords: student’s perception, education service, satisfaction, automotive engine practicum learning Student’s perception about education service, particularly at practicum subject in Mechanical Engineering, State University of Malang, is an observation result and activity conducted by students of Mechanical Engineering Department of State University of Malang. This Research is aimed to know the student’s perception about education service aspect which consists of lecturer attendance, study schedule, learning material, learning facility, environment, learning support service, and the laboratory assistant at Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang in automotive engine practicum subject and to know the satisfaction level of the students enrolled in 2006/2007-2008/2009 after having education service as they are taking automotive engine practicum at Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang. From 155 students, we take 76 students as the sample. The data collection is applied by using instrument technique in the form of questionnaire addressed to the students. The data analysis uses descriptive quantitative analysis. The research result shows that: (1) the student’s perception about education service aspect which consists of learning facility, learning schedule, environment, learning material, learning support service, lecturer attendance, laboratory assistant at Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang in automotive engine practicum subject tends to agree and still considered as qualified for being regarded by almost half of the whole research subject (42.74%). Thus, the student’s perception about education service is adequate and it is viewed from the explanation of the indicators of each sub-variable, (a) learning facility, (b) learning schedule, (c) environment, (d) learning material, (e) learning support service, (f) lecturer attendance, and (g) laboratory assistant. (2) The satisfaction level of the students in taking the education service as they have an automotive engine practicum learning subject at Mechanical Engineering Subject, Faculty of Engineering, State University of Malang has fulfilled the learning requirement though it still few compared to the amount of the research subject.

Sistem kendali peralatan dan penerangan listrik ruang (Gedung) kuliah / Dian Yuli Ekawati

 

Kata Kunci: Sistem Kendali, Visual Basic 6.0. Penghematan energi listrik dengan cara melakukan kontrol ruang kuliah dimana peralatan listrik bisa diaktifkan pada jam terjadwal saat kuliah, menjadi salah satu alternatif dalam cara pengendalian daya. Apalagi pada gedung-gedung bertingkat yang pemakaian dayanya begitu besar. Gedung H5 adalah salah satu contoh gedung yang bisa dikontrol pemakaian bebannya. Sistem kontrol pengendalian daya ini dibuat menggunakan hardware dan software sehingga memungkinkan untuk pengontrolan jadwal kuliah. Prinsip kerja sistem ini dimulai dari pembuatan database menggunakan XAMPP dan Master Control yang dibuat dari Visual Basic 6.0, serta Slave Control terdiri dari mikrokontroler dan rangkaian driver relay. System akan berkerja apabila ada perkuliahan terjadwal yang telah dimasukan dalam database, sehingga Master Control akan memanggil data yang telah dimasukan kemudian data diolah dan dikirim kedalam Slave Control melalui serial port, sehingga driver relay akan memantik relay supaya beban menjadi aktif sesuai dengan Master Control. Dari hasil pengujian dan pembahasan “Sistem Kendali Peralatan dan Penerangan Listrik Ruang (Gedung) Kuliah” sistem kendali yang berhasil dibuat memiliki kemampuan untuk menyimpan data dalam database dalam jumlah besar dan perancangan mikrokontroler memiliki kapasitas besar untuk penambahan beban yang dikontrol. Sistem ini telah diuji coba dengan menggunakan 8 buah beban yang terdiri dari 4 beban penerangan sebesar 5 W dan 4 beban kotak kontak sebesar 10 A/250 V, sistem dapat bekerja dengan baik dan baud rate yang digunkan pada mikrokontroler untuk bisa menjalankan sistem ini sebesar 38400 bit per second.

Analisis distribusi ranah kognitif dalam soal-soal latihan pada buku-buku pelajaran kimia SMU kelas II yang digunakan di Kota Malang oleh Ucik rni Andayani

 

Hubungan antara bakat mekanik, hubungan interpersonal anatar siswa dengan tingkat penyelesaian tugas mata dikalt chasis kelas X program keahlian teknik otomotif kendaraan ringan di SMK Negeri 1 Tuban Jawa Timur / Wonggo

 

Kata kunci: Bakat mekanik, hubungan interpersonal, tingkat penyelesaian tugas Mata Diklat Chasis Bakat mekanik dan hubungan interpersonal merupakan salah satu diantara faktor-faktor yang berpengaruh dalam pencapaian tingkat penyelesaian tugas mata diklat chasis kelas X Program Keahlian Mekanik Otomotif di SMK Negeri 1 Tuban Jawa Timur. Dengan bakat mekanik yang dimiliki siswa dan hubungan interpersonal yang baik dapat meningkatkan pencapaian tingkat penyelesaian tugas mata diklat chasis kelas X Program Keahlian Mekanik Otomotif di SMK Negeri 1 Tuban Jawa Timur. Penelitian ini adalah penelitian populasi, dimana jumlah populasinya adalah siswa kelas X Keahlian Mekanik Otomotif di SMK Negeri 1 Tuban Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplanasi dengan tujuan untuk menguji hipotesis yaitu menguji pengaruh variabel bebas yang terdiri dari bakat mekanik (X1) dan hubungan interpersonal antar siswa (X2) terhadap variabel terikat yaitu tingkat penyelesaian tugas mata diklat Chasis(Y). Teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner (angket) kepada responden, dengan kuesioner jawaban tertutup berskala empat model Likert yang dimodifikasi. Teknik tersebut didukung dengan dokumentasi guna melengkapi data yang tidak terakomodasi oleh instrumen kuesioner. Adapun indikator yang dijadikan ukuran untuk variabel X1 yaitu kemampuan umum, kreativitas, dan pengikatan diri terhadap tugas. Indikator untuk variabel X2 yaitu pembentukan hubungan interpersonal, peneguhan hubungan interpersonal, dan pemutusan hubungan interpersonal. Sedangkan untuk variabel Y adalah nilai tugas siswa mata diklat chasis kelas X semester genap 2009/2010. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa bakat mekanik dan hubungan interpersonal antar siswa berpengaruh terhadap tingkat penyelesaian tugas siswa sebesar 51,5% dan sisanya sebesar 48,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis. Dan uji hipotesis dengan probabilitas 0,000 < 0,05 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara bakat mekanik dan hubungan interpersonal antar siswa dengan tingkat penyelesaian tugas mata diklat Chasis. i

Studi tentang penyelenggaraan program belajar pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang difaslitasi oleh tenaga lapangan dikmas (TLD) diKabupaten Blitar oleh A. Yusin Yuniardi

 

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan benfirk Pendidikan Luar Sekolahs ebagaia ltematif pendidikan sekolah demi mencerdaskank ehidupan bangsa. untuki tu hendaknyam asyarakatta hu yang pada akhimya mampum embuatle mbagan on formasl endirui ntukm enghasilkasnu mberd ayam anusiay angb erkualiatas. Penelitiani ni berusahau ntuk mengungkapkul mendeskripsikanp enyelenggaraan progam belajar pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang difasilitasi oleh TenagaL apanganD ihnas (TLD). Metode yang digunakand alan penelitiani ni adalah penelitiaknu alitatifl Sebagi informana dalahT enagaL apanganD ilsnas itu sendiri,p enilik PLS dan warga belajar PKBM Pengumpuland ata menggunakante knik wawancara, observaslai ngsung dan dokumentasiS. edangkanp engecekank eabsahand ata dilalcukan denganc ara kelekunan pengamatant,r iangulasi, kecukupanr eferensi dan pengecekan anggota. LangkahJangkadha lamm enggalik ebutuhanb elajard an sumber-sumbebre lajary angp edu dipeniapkano leh penyelenggaraP KBM antara lain: (1.) Mengrdentifikasik ebutuhan belajar (2.) Pendekatan lintas sektoral (3.) Pendekatan terhadap masyarakat. Dalarn menggaldi an memanfaatkans urnber belajar harus mengikuti pedoman pengambilan sumbebr elajar bahwa:SumbeBr elajar (SB) memandangW arga belajar (Wb) sebagai sumber yang memiliki nilai dan bermanfaat dalam kegiataq SB membantu Wb melaksanakaKnB M atas dasark ebutuhan,S B memotivasWi b, SB memposisikand irinya sebagai Wb, Saling membelajarkan, Menjadi fasilitator *r-;urifitnqi Wb, MengambangkaKne lompok Belajar Mengajar (KBM) dengan mernperhatikanm inat individu,S B meningkatkans emangatb erprestaski ompetisi berorientaspi ada kehidupan yang lebih baih Sb mendorong Wb mengembangkank emampuannyam emecahkan masalakhe hidupanL. angkah-langkayha ng digunakano leh TLD dalamm engelolak egiatan belajard i PKBM yaitu: PerencanaanP, engoreanisasianP,e laksanaand an pengendalian yangbalhd an Pengawasan Sarand alam penelitian ini yaitu: (1) TLD diharapkand apatm enemukank ebutuhan yang benar-benar dirasakan wb untuk diapalikasikan pada kegiatan belajar di . PKBM. (2) Perlu adanya peningkatan kerjasama dari pihak yang terkait dengan kegiatand i PKBM baik itu instansi pemerintaha taupun swast4.( 3) JurusanP LS diharapkan dapat mengembangkan suatu progrcm yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingand an kemajuank egiatand i PKBM.

Tngkat pemberdayaan perempuan di Koperasi Annisa Kabupaten Malang oleh Arofah Nuruddyana

 

Pengaruh model pembelajaran yang menggunakan kegiatan laboratorium terhadap minat bidang studi fisika siswa kelas III IPA SMU Negeri 1 Galis Pamekasan oleh Rahmatun

 

Penggunaan analisis data penelitian pada laporan kuantitatif mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang / Dwi Fakhrina

 

Kata kunci: penelitian kuantitatif, statistik inferensial, rumusan statistik. Penelitian kuantitatif adalah suatu penelitian yang menekankan analisisnya pada data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika. Statistik sendiri merupakan suatu metode untuk mengolah dan menganalisis data kuantitatif. Terdapat dua teknik statistik yaitu, teknik statistik deskriptif dan teknik statistik inferensial. Teknik statistik inferensial terbagi menjadi dua jenis, yaitu teknik analisis statistik parametrik dan teknik analisis statistik non parametrik. Terdapat beberapa persyaratan yang harus diperhatikan dalam menggunakan teknik analisis statistik inferensial, seperti: pengujian jenis data, distribusi normalitas data, homogenitas varian dan linieritas variabel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesesuaian penggunaan rumusan statistik, apakah rumusan statistik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian telah sesuai dengan data yang ada. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah skripsi mahasiswa di Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang yang menggunakan teknik analisis statistik inferesial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan peneliti merupakan instrumen kunci dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat kekeliruan dalam pemilihan rumusan statistik. Dari lima belas data penelitian terdapat sepuluh data yang tidak disertai pengujian data. Delapan dari sepuluh data tersebut mengalami kekeliruan dalam penggunaan rumusan statistik. Keseluruhan kesalahan disebabkan oleh distribusi data yang tidak normal, varian yang tidak homogen dan data yang tidak bersifat linier, oleh karena itu perlu diperhatikan persyaratan yang di ajukan suatu rumusan statistik serta pengujian data sebelum menentukan teknik yang akan digunakan. Dari paparan di atas peneliti dapat menyarankan agar mahasiswa yang melakukan penelitian dengan teknik analisis statistik inferensial agar terlebih dahulu melakukan pengujian terhadap data penelitiannya.

Kelancaran praktikum dengan petunjuk menggunakan alat dan tanpa petunjuk penggunaan alat serta efektivitasnya dalam mencapai penguasaan konsep fisika kelas 1 semester 2 SMU Negeri 1 Kepanjen oleh Samsuni

 

Penerapan model inquiry untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada pembelajaran gaya di kelas IV SDN Pejangkungan I Kecamatan Rembang / Rusman

 

Kata Kunci: Inquary, Gaya, IPA Sebagian besar guru masih mendominasi pembelajaran di dalam kelas dengan menerapkan pendekatan pembelajaran yang konvensional, dimana kegiatan masih terpusat pada guru. Hal ini menyebabkan kurang kebermaknaan siswa dalam pembelajarannnya, yang menyebabkan siswa mudah lupa dan pembelajaran terkesan hanya sebagai proses “ transfer of knowledge” yang tidak memberi kesempatan siswa untuk mengembangkan keterampilannya dalam memecahkan suatu permasalahan. Pembelajaran inkuiri memungkinkan siswa untuk belajar melalui keterlibatan aktif untuk menemukan sendiri konsep-konsep atau prinsip-prinsip pengetahuan yang dipelajari. Berdasarkan pengamatan peneliti pada siswa kelas IV SDN Pejangkungan I diketahui bahwa hanya sedikit siswa memiliki konsep-konsep materi IPA yang melekat, nilai rata-rata pada pembelajaran IPA semester I tahun ajaran 2007/2008 hanya mencapai 52,5. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran IPA dengan model inkuiri siswa Kelas IV SDN Pejangkungan I, meningkatkan kemampuan menemukan konsep gaya, dan meningkatkan hasil belajar siswa. Rancangan digunakan sebagai pedoman dalam melakukan penelitian. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model siklus yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Kemmis dan Taggart, yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu: Planning/Perencanaan, Acting and Observing/Tindakan dan Observasi, Reflecting/Refleksi, dan Rervise/Revisi. Penelitian dilakukan di kelas IV SDN Pejangkungan I Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, pada mata pelajaran IPA. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2009 sampai dengan 1Maret 2009, dilakukan dalam 2 siklus. Hasil penelitian ditemukan bahwa setelah pembelajaran dengan menggunakan model inquary diperoleh hasil belajar siswa pada pokok bahasan gaya di kelas IV dapat dikemukakan sebagai berikut; a). Siklus I rata-rata nilai post tes siswa adalah 78,1 dimana 16 siswa (83,3%) mendapat nilai di atas rata-rata dan mengalami ketuntasan belajar individu yaitu 75. Sedangkan siswa di bawah rata-rata sejumlah 3 siswa (16,7 %) dan belum mengalami ketuntasan belajar. b). Siklus II Dari 19 siswa yang mendapat nilai antara 75-100 sebanyak 19 siswa (100 % ) dan yang mendapat nilai di bawah 60 tidak ada atau 0 % dengan rata rata kelas sebesar 94.2 % . Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model inquary sudah berhasil dan mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan di atas, saran yang dapat berikan adalah hendaknya pembelajaran inkuiri dapat diterapkan pada mata pelajaran IPA serta mata pelajaran lainnya.

Kajiantentang fenomena fobia kimia yang dialami olehsiswa kelas II SMUK Yos Sudarso Kotif Batu tahun ajaran 1999/2000 oleh Susi Wahyuningsih

 

Kajian tentang pemahaman penerapan konsep-konsep kimia dalam kehidupan sehari-hari siswa kelas II SMU Negeri 1 Malang tahun ajaran 2002/2003 oleh Umi Lailiyah

 

Penerapan pendekatan discovery dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA di kelas V SDN Banjarsari Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan / Sutomo

 

Kata Kunci : Hasil Belajar, Pendekatan Discovery, Tumbuhan Hijau Pembelajaran IPA seringkali disampaikan secara konvensional artinya guru masih menerapkan pembelajaran dengan metode ceramah dan pemberian tugas saja, anak tidak diberi kesempatan untuk mengidentifikasi dan menemukan sendiri konsep IPA sehingga peserta didik menjadi malas dan jenuh. Hal ini berakibat terhadap prestasi belajar anak menjadi menurun, yang didukung dari hasil ulangan harian dan hasil tes standarisasi mutu pada semester yang lalu. Dari hasil observasi awal ditemukan: 1) Selama berlangsungnya pembelajaran IPA siswa sering terlihat kurang perhatian. 2) Hasil belajar IPA semester II tahun pelajaran 2009-2010 rata-rata kelasnya hanya mencapai 62.00. Salah satu pendekatan untuk membantu memecahkan masalah tersebut adalah dengan pendekatan discovery, langkah-langkahnya: Merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis data, menyajikan data, dan mengkomunikasikan data. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan discovery, hasil belajar siswa kelas V dalam pembelajaran tumbuhan hijau di SDN Banjarsari Kec. Pandaan Kab. Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), terdiri dari empat tahapan yaitu; perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan, refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa selama penerapan pendekatan discovery mengalami peningkatan. Sebagai indikatornya adalah aktivitas siswa semakin terfokus pada kegiatan pembelajaran, selain itu bimbingan guru pada setiap tahapan semakin intensif dan efektif. Begitu juga dasil belajar siswa telah mengalami peningkatan. Pada pre tes hanya 11 siswa yang mengalami ketuntasan yang ditetapkan, meningkat menjadi 24 siswa pada siklus I pertemuan kedua rata-rata kelasnya mencapai 66.75. Sedangkan pada siklus II pertemuan kedua rata-rata kelasnya mencapai 79.79 dan siswa yang mengalami ketuntasan sebanyak 24 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan-temua yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA materi tumbuhan hijau dengan pendekatan discovery bagi anak dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Sedangkan saran yang diberikan adalah guru menggunakan pendekatan discovery yang terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tumbuhan hijau. Menggunakan pendekatan pembelajaran yang memberikan stuasi belajar dikelas menjadi aktif, yang memberikan pengalaman langsung pada siswa dan membangkitkan minat belajar siswa. Sebagai referensi penelitian lebih lanjut. IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang berguna bagi kehidupan siswa sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang diidentifikasikan. Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan. Pembelajaran ini diarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karya melalui penerapan secara Bijaksana (Depdiknas, 2006:203). Pendekatan discovery merupakan salah satu pendekatan yang dapat mempermudah melatih siswa dalam mengembangkan ilmu yang di peroleh membuat siswa lebih bersemangat lagi dalam belajar. Siswa mempunyai kesempatan memperoleh pengalaman secara langsung, menambah percaya diri pada siswa, sedang siswa dapat menemukannya sendiri jawaban yang benar adalah Pendekatan Discovery yang memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut: merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis data, meyajikan data, dan mengkomunikasikan data. Sutomo adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Artikel ini diangkat dari Skripsi Sarjana Pendidikan, Program S1 Universitas Negeri Malang, 2010.

Pelaksanaan pendidikan sistem ganda (PSG) day release kelas astra di SMK Negeri 1 Singosari Malang oleh Agus Setyo

 

Implementasi model pembelajaran jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar IPS materi peninggalan sejarah Indonesia pada siswa kelas IV SDN Waung I Nganjuk / Mujiati

 

Kata-kata kunci : Pembelajaran jigsaw, IPS, Peninggalan Bersejarah Mulyono Tj. (dalam Barlia, 2007) memberi batasan bahwa IPS adalah suatu pendekatan interdisipliner ( Inter-disciplinary approach ) dari pelajaran ilmu-ilmu sosial. IPS merupakan integrasi dari cabang ilmu-ilmu sosial, seperti sosiologi, antropologi budaya, psikologi sosial, sejarah, geografi, ilmu politik dan sebagainya. Dalam pembelajaran yang terjadi di SD pada mata pelajaran IPS khususnya kajian sejarah, guru lebih banyak mendominasi proses pembelajaran, sehingga siswa hanya pasif dalam pembelajaran. Hal tersebut memposisikan sejarah sebagai hafalan belaka sehingga siswa merasa bosan dan berdampak rendahnya prestasi belajar. Berdasarkan masalah tersebut diatas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : 1. Apakah model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar IPS materi peninggalan sejarah Indonesia pada siswa kelas IV SDN Waung I? 2. Bagaimanakah pembelajaran jigsaw dapat membuat siswa aktif dalam pembelajaran? Untuk membahas masalah tersebut, maka dilakukan penelitian tindakan kelas IV di SDN Waung I kecamatan Baron, kabupaten Nganjuk tahun pembelajaran 2009/2010 yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah minimal 75% siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu mendapatkan nilai ≥70, dan Peran serta siswa yang aktif dalam pembelajaran mencapai 80 %, baik itu aktif bertanya, berpendapat ataupun menjawab pertanyaan telah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran jigsaw telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV SDN Waung I Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk pada materi peninggalan bersejarah Indonesia. Peningkatan nilai dari nilai rata-rata 58,75 meningkat menjadi 81,75 serta ada peningkatan aktivitas belajar siswa.disarankan bagi pendidik untuk menggunakan model pembelajaran yang inovatif termasuk pembelajaran jigsaw.

Studi alternatif pengaturan lampu lalu lintas dengan graph kompatibel untuk mengoptimalkan waktu tunggu total di Persimpangan Dieng oleh Yessi Anawati

 

Manajemen kesiswaan di rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) (Studi kasus di SMP Negeri 1 Pamekasan) / Novita Setiyawati

 

Kata kunci: manajemen kesiswaan, rintisan sekolah bertaraf internasional Pendidikan merupakan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan suatu bangsa. Melalui pendidikan, akan ditentukan secara langsung bagaimana kualitas sumber daya manusia yang akan dihasilkan oleh bangsa tersebut. Kenyataan inilah yang mendorong pemerintah untuk melaksanakan program Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Program ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia agar setara dengan negara-negara lain, sehingga mutu lulusannya memiliki daya saing yang tinggi di kancah internasional. Tahap penyelenggaraan SBI dimulai pada fase rintisan terlebih dahulu, selanjutnya menuju fase kemandirian. Rintisan SBI adalah sekolah yang melaksanakan atau menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional, dimana baru sampai pada fase pengembangan kemampuan pada berbagai komponen sekolah untuk memenuhi Indikator Kinerja Kunci Minimal (IKKM) dan Indikator Kinerja Kunci Tambahan (IKKT) sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Manajemen sekolah merupakan salah satu komponen yang harus ditingkatkan oleh rintisan sekolah bertaraf internasional. Sedangkan salah satu substansi manajemen sekolah yang memerlukan pengembangan adalah manajemen kesiswaan. Pengembangan manajemen kesiswaan di RSBI sangat diperlukan untuk mengatur segala kebutuhan siswa yang nantinya diharapkan menjadi output dan outcomes yang berkualitas dan mampu bersaing dengan output dan outcomes dari negara lain. Pengembangan tersebut meliputi semua kegiatan yang berkaitan dengan siswa mulai dari siswa tersebut masuk sampai dengan lulus dari sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan kualitatif yang berlokasi di SMP Negeri 1 Pamekasan. Fokus penelitian ini antara lain: (1) Sistem Seleksi Penerimaan Siswa Baru di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan, (2) Pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) bagi Siswa di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan, (3) Upaya Sekolah Mengembangkan Bakat dan Minat Siswa di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan, dan (4) Upaya Sekolah Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) teknik observasi, (2) teknik wawancara mendalam, dan (3) teknik dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) wakil kepala sekolah, (2) penanggungjawab RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan, (3) Penanggungjawab Kesiswaan urusan pengembangan diri dan prestasi sekaligus guru BK, (4) pembina OSIS, dan (5) beberapa siswa. Data yang diperoleh iv kemudian dianalisis dengan melakukan reduksi data, display data, dan verivikasi data atau kesimpulan. Untuk memperoleh keabsahan data, dilakukan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, serta uji triangulasi sumber data dan metode. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini untuk masing-masing fokus penelitian diinformasikan sebagai berikut: (1) sistem seleksi penerimaan siswa baru di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan menggunakan kebijakan dari Direktorat SMP, sedangkan kebijakan operasionalnya disesuaikan dengan kondisi sekolah. Peserta diseleksi kemampuan akademik dan non akademiknya. Semua guru dan staf TU turut dilibatkan sebagai panitia PSB. (2) pembinaan OSN bagi siswa di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan dilakukan dengan mengadakan kegiatan Sains Club dan Potensial Club, serta bekerjasama dengan lembaga-lembaga olimpiade. Sekolah memiliki wewenang untuk memilih siswa berbakat sains untuk mengikuti OSN tingkat kabupaten. Pembinaan terus dilakukan sampai siswa mengikuti OSN tingkat nasional. (3) upaya sekolah mengembangkan bakat dan minat siswa di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan yaitu dengan menyediakan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan minat non akademik (keagamaan, seni dan olahraga), serta membentuk OSIS untuk mengembangkan bakat dan minat kepemimpinan dan berorganisasi. (4) upaya sekolah meningkatkan kedisiplinan siswa di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan yaitu dengan sosialisasi tata tertib siswa melalui Buku Pribadi Siswa dan menempelnya di setiap kelas. Sekolah menggunakan sistem scoring untuk setiap pelanggaran yang dilakukan siswa. Semua personil sekolah, khususnya guru BK dan kepala sekolah, serta warga sekitar turut terlibat dalam peningkatan kedisiplinan. Saran dalam penelitian ini ditujukan kepada: (1) kepala RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan, agar kepala sekolah hendaknya mulai menerapkan pendaftaran secara online untuk penerimaan siswa baru di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan. Sehingga bisa terakses oleh para peserta PSB tanpa harus datang langsung ke sekolah. Selain itu, hendaknya kepala sekolah dapat mengembangkan kegiatankegiatan manajemen kesiswaan lainnya, sehingga bisa meningkatkan kualitas pelayanan bagi para siswanya. (2) guru dan karyawan SMP Negeri 1 Pamekasan, agar selalu turut terlibat dalam upaya peningkatan kedisiplinan siswa. Salah satunya dengan memiliki tingkat disiplin yang tinggi agar menjadi contoh bagi para siswanya. (3) orang tua/wali siswa, agar selalu memilih sekolah yang berkualitas untuk pendidikan putra-putrinya. Selain itu, peran orang tua/wali siswa sangat dibutuhkan untuk selalu mendukung dan memantau perilaku anak agar terhindar dari hal-hal yang negatif. (4) kepala sekolah lain, agar mengambil contoh positif dalam penerapan manajemen kesiswaan yang telah dilakukan di RSBI SMP Negeri 1 Pamekasan, sehingga nantinya bisa diterapkan di sekolahnya. (5) pengelola jurusan administrasi pendidikan, agar menambah referensi mengenai program SBI dan manajemen kesiswaan, dan (6) peneliti lain, agar dapat melakukan penelitian sejenis yang berkaitan dengan manajemen kesiswaan di RSBI dengan fokus penelitian pada ruang lingkup manajemen kesiswaan yang belum diteliti pada penelitian ini.

Karakteristik pemilihan ,oda angkutan taksi diKota Malang oleh Sugianto

 

Taksi merupakan jenis angkutan umum yang sangat unik. Keunikan dari jenis angkutan ini adalah karena tidak mempunyai rute tertentu dalam operasionalnyas. ementara itu, dalam hal tarif angkutan umum ini juga tidak mempunyai tarif seperti angkutan lainnya. Tarif angkutan ini umumnya didasarkanp adajarak perjalanand an waktu perjalanan. Angkutan ini menawarkan pelayanan dengan karakteristik menyerupai angkutan pribadi. Pelayanan dari rumah ke rumah dengan rute ditentukan oleh pengguntaa ksi. Oleh sebab itu penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna taksi di kota Malang. Daerah studi untuk penelitian ini berada di wilayah kota Malang. sementara itu, tinjauan hanya dari pelaku perjalanan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada lnstrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data yang digunakan adalah dengan analisis deslriptif kuanfitatif Hasil dari penelitiani ni menunjukkanb ahwap €nggunata ksi di kota Malang didominasio leh perempuand enganp €rsentases ebesar5 50lou, sia penggunat aksi didominasi oleh usia muda antara umur 16 - 25 tahun sebesar 5i*, tingkat pendidikan adalah sarjana sebesar 56%, jenis pekerjaan didominasi oleh siswa/mahasiswsae besar3 9%, tingkat penghasilanp engguna< Rp 500.000 sebesar 37%o, jrmilah keluarga =4 orang sebesar 29%o, sifat tinggal di kota Malang adalahp endudukt etap sebesar5 4%, kepemilikank endaraanp ribadi I unit sebesar4 3%ow, al perjalanand ari stasiun/terminasl ebesar4 5%, tujuan perjalanan !:-ryq"h sebesar3 8%, jumlah penumpangs elain sopir adalahd ua orang sebesar 39%, frgkwensi penggunaan 1 kali sebulan sebesar 57%, jaraktempuh pe4atanan sejauh5 - l0 km sebesar3 1%, dasart arip adalahb orongans ebisar50% dan argometers ebesar5 0%ol,a ma tunggu 0 - 5 menit sebesar3 9%, ongkos yang dibayarkan Rp. 15.000 - Rp. 20.000 sebesar 48yo, dan alasan pemiiihan menggunakanta ksi karenaw aktu lebih singkats ebesa4r 5%. llt

Manajemen kurikulum rintisan sekolah bertaraf internasional (Studi kasus di SMP Negeri 1 Kertosono) / Sekar Ayu Fibriyanti

 

Kata Kunci: manajemen kurikulum, rintisan sekolah bertaraf internasional. Kurikulum merupakan bagian penting dari lembaga pendidikan atau sekolah, karena kurikulum merupakan alat dan suatu harapan bagi pendidikan yang dituangkan dalam bentuk rencana atau program pendidikan yang digunakan sebagai pedoman untuk penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan dan mencapai mutu pendidikan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan mutu pendidikan akan membawa dampak yang besar terhadap tercapainya pendidikan nasional bahkan mampu untuk bersaing secara internasional. Untuk itu pemerintah menetapkan beberapa sekolah di Indonesia sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Penelitian ini berangkat dari pertanyaan bagaimana manajemen kurikulum di SMP Negeri 1 Kertosono sebagai sekolah yang telah menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Penerapan manajemen kurikulum di SMP Negeri 1 Kertosono sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Untuk kurikulum yang digunakan RSBI tidak terlepas dari KTSP karena di SMP Negeri 1 Kertosono terdapat dua kelas yaitu kelas RSBI dan reguler, perbedaan yang terlihat dari kurikulum RSBI adalah penambahan faktor X (penambahan jam belajar, Bahasa Inggris dan ICT) pada kelas RSBI. Dari studi pendahuluan didapatkan tiga fokus penelitian yaitu: (1) perencanaan kurikulum pada RSBI di SMP Negeri 1 Kertosono, (2) pelaksanaan kurikulum pada RSBI di SMP Negeri 1 Kertosono, dan (3) evaluasi kurikulum pada RSBI di SMP Negeri 1 Kertosono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan tiga cara yaitu: (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Data yang diperoleh dari ketiga teknik tersebut diorganisasikan, ditafsirkan dan dianalisis guna menyusun dan mengabtraksi temuan lapangan. Keabsahan data dimaksudkan untuk mengecek kebenaran data tertentu dengan menggunakan teknik triangulasi yaitu dengan sumber data dan pengumpulan data. Dari hasil paparan data di lapangan ditemukan sebagai berikut: pertama, perencanaan kurikulum pada RSBI adalah: perencanaan yang sudah dilakukan yaitu, kurikulum RSBI disusun berdasarkan KTSP yang mana KTSP tersebut dibicarakan berdasarkan standar isi serta merencanakan struktur kurikulum, dalam pengembangannya kurikulum RSBI ada penambahan unsur X, membentuk tim kerja dimana disebut dengan tim pengembang, setelah itu membuat silabus, RPP, dan perangkat kerja lainnya, dibuat sebelum awal tahun ajaran baru, dituangkan berupa rencana tertulis, dan setelah selesai perencanaan kurikulum diberlakukan ii oleh sekolah, Dinas DIKPORA dan komite sekolah. Perencanaan yang akan dikembangkan oleh sekolah yaitu melaksanakan kurikulum berstandar Internasional dimana sekolah mampu mengadopsi kurikulum dari Negara-negara dan menjalin hubungan sister school dengan sekolah bertaraf internasional di luar negeri. Kedua, pelaksanaan kurikulum pada RSBI adalah: sesuai dengan perencanaan kurikulum, guru mempunyai persiapan masing-masing perangkat mengajar, memakai ICT, CTL, PAKEM dalam metode mengajar dimana guru sebagai motivator dan fasilitator, dalam kegiatan belajar mengajar sudah menggunakan bilingual yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, melaksanakan MGMP untuk tujuan peningkatan kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan yang belum dilakukan yaitu belum meraih medali tingkat internasional pada berbagai kompetisi sains, matematika, teknologi, seni, dan olah raga dan proses pembelajarannyapun belum mampu menumbuhkan dan mengembangkan daya kreasi, inovasi, nalar dan eksperimentasi untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan baru. Ketiga, evaluasi kurikulum pada RSBI adalah: disesuaikan dengan apa yang telah dirumuskan di KTSP, evaluasi dilakukan oleh pihak sekolah sendiri, aspek yang dievaluasi yaitu kesesuaian antara waktu, materi, beban belajar dan jadwal program dengan perencanaan dan evaluasi kurikulum dilakukan setiap akhir tahun. Evaluasi yang belum dilaksanakan adalah proses penilaian dengan menggunakan model-model penilaian sekolah unggul dari negara anggota OECD, evaluasi dari pihak luar sekolah yaitu dari DIRJEN atau dari Dinas dan dari badan akreditasi sekolah di salah satu negara anggota OECD atau negara maju lainnya yang memiliki keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan dan menghasilkan lulusan SBI yang dapat melanjutkan pendidikan pada satuan pendidikan yang bertaraf internasional, baik di dalam maupun di luar negeri. Adapun saran berdasarkan temuan penelitian ini adalah: (1) bagi Dinas Dikpora Kabupaten Nganjuk, agar menelaah kembali tentang RSBI khususnya mengenai kurikulumnya, dimana indikator kinerja kunci tambahan yang telah ditetapkan perlu adanya dukungan dari pemerintah, masyarakat serta sekolah sebgai pelaksana. Lebih memperhatikan lagi mengenai kebutuhan sekolah yang memang sudah menjadi RSBI sehingga nantinya sekolah mampu bersaing secara Internasional. Serta meningkatkan frekuensi pengawasan dan evaluasi terhadap sekolah, (2) bagi SMP Negeri 1 Kertosono, dapat menciptakan pendidik dan peserta didik yang mampu berkomunikasi dengan Bahasa Inggris serta dapat merealisasikan ruang multimedia dan laboratorium sesuai dengan kebutuhan. Mampu merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi kurikulum yang mengacu pada dimensi keinternasionalan, dengan memperkaya model pembelajaran dari Negara-negara maju atau OECD, (3) bagi Jurusan Administrasi Pendidikan, agar mengembangkan mata kuliah manajemen kurikulum yang membahas masalah kurikulum pada tiap jenjang pendidikan yang ada, serta dapat membahas kurikulum yang sedang dikembangkan oleh pemerintah pada saat ini, dan (4) bagi peneliti lain, diharapkan dapat dipakai sebagai acuan apabila suatu saat melakukan penelitian yang sama dengan jenis rancangan penelitian yang berbeda. Diharapkan peneliti lain bisa mengungkapkan seberapa berhasilkh manajemen kurikulum yang dijalankan di sekolah yang sudah menjadi RSBI. iii KATA PENGANTAR Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan segala rahmat, taufik, hidayah, nikmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini yang berjudul “Manajemen Kurikulum Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Kertosono)” ini dengan baik. Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan program studi Manajemen Pendidikan Jurusan Admnistrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Selesainya skripsi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu penulis menyampaikan terima kasih kepada: 1. Bapak Dr. H. Kusmintardjo, M.Pd, selaku Dosen Pembimbing I terima kasih atas waktu, bimbingan, arahan, motivasi dan juga dukungannya. 2. Ibu Sunarni, S.Pd, M.Pd, selaku Dosen Pembimbing II terima kasih atas waktu, bimbingan, arahan, motivasi dan juga dukungannya. 3. Bapak Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd, selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang yang telah memberikan ijin penelitian. 4. Bapak Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd, selaku Ketua Jurusan Admnistrasi Pendidikan yang telah menyetujui dan mendukung penulisan skripsi ini. 5. Bapak Drs. Eko Pujianto,M.Pd, selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kertosono yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian.

Korelasi antara modal, jam kerja dan jumlah tenaga kerja dengan pendapatan pekerja sektoral informal: pdagang kaki lima di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang oleh Faridah Ariyani

 

Penerapan pembelajaran kooperatif team assisted individualization (TAI) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X-7 SMA Negeri 1 Jombang dengan materi Atmosfer / Candranofani Adutyawan

 

Kata kunci: Team Assisted Individualization (TAI), Hasil Belajar. Hasil observasi pada tanggal 13 Maret 2010 menunjukkan bahwa, sebagian besar siswa (75%) tidak dapat memahami materi pelajaran Geografi dikarenakan kurangnya pemahaman dan minat pada pelajaran Geografi. Artinya, dari 35 siswa yang ada di kelas X-7 SMA Negeri 1 Jombang tersebut, 75% (sekitar 26 siswa) diantaranya belum mencapai SKM yang ditentukan oleh sekolah yaitu 75. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam rangka meningkatkan hasil belajar. Sesuai dengan program studi peneliti yaitu pendidikan Geografi, maka penelitian ini dikhususkan pada mata pelajaran Geografi yang akan diterapkan pada siswa kelas X-7 SMA Negeri 1 Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-7 SMA Negeri 1 Jombang melalui model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Untuk mencapai maksud tersebut, maka penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-7 SMA Negeri 1 Jombang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan hasil belajar siswa pada siklus 1, yaitu sebelum tindakan 45,71% dan sesudah diberi tindakan menjadi 60%, begitu juga dengan siklus 2, sebelum diberi tindakan 71,43% dan sesudah diberi tindakan 88,57%. Jadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 28,57%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa X-7 SMA Negeri 1 Jombang pada mata pelajaran Geografi dengan materi Atmosfer.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa kuliah pada program non reguler fakultas ekonomi Universitas Negeri Malang oleh Endang Setyo Rini

 

Programn on reguler yang diselenggarakafna kultas Ekonomi Universitas NegerMi alanga dalahp rogramp endidikant ingkat Sarjana( S1)d an Diploma yang dipruntukkanb agi calon mahasisway ang karenas esuatuh al tidak mungkin-bisa mengikuti/menemppurho gramp erkuliahanr egulery ang diselenggarakapna dap agi hari.D alamm emutuskanu ntuk melanjutkanp endidikant inggi banyakt bltor ia;g mempengarukhei putusanm ahasiswaT. ujuan penelitiani ni adalahu ntuk mengetihui-: Penganrfha ktor pengalamanf,a ktor sikap dan kepercayaanf,a klor kelass osial,f aktor keluarga, faktor motivasi dan keterlibatan" baik secara parsial maupun secara lerlama-qma terhadap keputusan mahasiswa kuriah pada program non reguler pFaalkinugltd aoEsr knoinnaonmr ni uenmivpeernsgitarsru Nhcki geeprui tMusaalanmn ga,h daasni suwnatuk uk lmiachn pgaedtaat upirf oagttroarm 1 n,aonng , reguleFr akultasE konomiU niversitasN egeriM alang Populasdi ari penelitiani ni adalahm ahasiswan on regulerF akultasE konomi universitaNs egeriM alanga ngkatanta hun2 000s ampadi engana ngkatanta hun2 002, sebanya5k4 2.orangm ahasiswaD. ari jumlah tersebudt iambil sampels ebanyak1 40 orang mahasiswa, pengambitan sampel dilakul,.an dengan menggunakan teknik fntrle,rgndom sampling. Penelitian ini mempunyai dua variabel, vait" variabel independe(nX ) danv ariabeld ependen(y ). Variaheli ndepende(nX ) daLm penelitian int.a{a!ahf aktor pengalaman(X 1), faktor sikap dan kepercayaa(n& ), faktor kelas sosia(l X:), faktor keluarga( XrI faLlor motivasid an lieterlibatan( x;). Sedangkan pvarorigarbaemdtn eopne rnedgeun(lYe r) F daaklualmtap seE nkeolnitoiamnin i ui naidvaelrashit kaesNn rertgrersria Mmna alhaansgi.sDwaaktu adl iiaphe fi,oaledha melalui responden dengan menggunakan alat pengumpul- data berupa angket/kuisioneter rtutup.A nalisis datay ang digunakand alim penelitiani ni adalah analisisre gresbi ergandap, rosesp engolahadna tad ilakukand enginb antuans pSS/or windows1 0.00. Setelah melalui proses pengolahan data dan analisis data maka dapat disirnpulkanb ahwa( l) terdapatp engaruhfa ktor pengalaman(,z ) terdapatp engaruh fahor sika.pd an kepercayaar(g3 ) terdapatp enganrhf a,ktork elai sosiai,l+jt eriapat ryrgaruh faktor keluarga, (5) terdapat pengaruh faktor motivasi dan keterlibatan, (6) terdapat pengaruh faLtor pengataman, sikap dan kepercayaan, kelas sosial, keluarga, motivasi dan keterlibatan secara bersama-sarna tirhadap keputusan mahasiswkau liah pada program non reguler Fakultas Ekonomi universitas Negeri Malang, (7) faktor yang dominan mempengaruhi keputusan mahasiswa kuliah pada Fogram non reguler Fakutta^sE konomi lJniversitas Negeri Malang adalah faktor motivasdi ank eterlibatan. Saran yang dapat disampaikan berkaitan dengan ha-sil penelitian ini adalah sebagai berikut: (l) Fakultas Ekonomi Universitas Negen fvfalang set'aga,i penyelenggarpar ogram non reguler hendaknyas elalu berusahau ntuk menjaga kepercayaamna hasiswad engant etap menjaga& n meningkatkank walitas pengajaran sertam elengkapfia silitasy angd apatm endukungp rosesb elajarm engajar(.2 ) untuk nenjadikan program non reguler lebih dikenal dan lebih diminati sebaiknya dilakukan promosi agar dapat menarik perhatian calon mahasiswa. (3) Menerima inpuyt angb erkualitas.

Perancangan multimedia interaktif berbasis animasi tentang pengenalan jenie-jenis ikan laut dan media promosi launching untuk anak TK / Jil Viv Ico Arta

 

Pengetahuan tentang jenis-jenis ikan laut sudah sepatutnya diberikan pada anak-anak usia TK, mengingat Negara Indonesia merupakan Negara maritim yang memiliki keanekaragaman kekayaan biota laut khususnya ikan laut. Di samping itu karena Taman Kanak-kanak (TK) merupakan tempat untuk belajar dan berlatih untuk menjadi anak yang mandiri dan berpikir kritis sejak dini sehingga membantu anak dalam membentuk pola pikir yang baik. Selain itu juga mengembangkan sikap, perilaku, pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Rumusan masalah produk ini ialah bagaimana merancang Multimedia Interaktif Berbasis Animasi Tentang Pengenalan Jenis-Jenis Ikan Laut Untuk Anak TK. Tujuan perancangan ini adalah menghasilkan produk desain komunikasi visual berupa multimedia interaktif berbasis animasi tentang pengenalan jenis-jenis ikan laut untuk anak TK yang karakteristiknya berupa kartun, lucu, sederhana, dunia anak, menyenangkan dan memudahkan serta memberikan gambar atau visualisasi yang karakteristiknya disukai anak-anak dan berfungsi untuk memecahkan masalah dalam kegiatan belajar dan meningkatkan minat belajar anak-anak TK. Serta mempermudah dalam menyampaikan pesan atau hal-hal baru berupa jenis-jenis ikan laut pada anak-anak TK. Metode Perancangan menggunakan model prosedural yang diawali dengan merumuskan latar belakang masalah, mengidentifikasi dan menganalisis data, hingga perancangan produk. Produk perancangan ini ialah multimedia interaktif dengan format file yang dikemas dalam bentuk CD. Produk ini mempunyai keistimewaan yaitu dengan gambar kartun dan animasi yang disukai anak-anak dan jingle serta sound dirancang untuk merangsang daya ingat anak-anak.

Kebijakan relokasi pedagang kaki lima dan pengaruhnya terhadap omzet penjualan: studi pedagang buku di jalan wilis Malang oleh Binti Koliyah

 

ABSTRAK Koliyeh' Bintl 2003.K ebi;iakanR elokasPi edagangK aki Lima dan lrengaruhnya terhadap() mzePt enjuakm(s tnrlip erkrgang-B uku tli,lL. tvilis MakngL Skripsi, JunrsanP endidikanE konomiK operasi,F akurtasE konomi"U niversitasN egeri MalangP. ernbirnbin(lg) prof. DR. i. G. Nirbito,l v{.p d (2) Drs.S ugengC adi UtomoM, . Ec. KrtaK unci:K ebrjakaRn elokasiP, edaganKga ki Lirna,O *rzetp enjuala' Keberadaasne ltor informaly anga dad i kota Malangs emakinla mas emakin hrkenrbansge iringd enganp erkembangapne rnbangunasn-h, inggajurnlaphK t yang adad ikotaM alangs emakinta mas emakinb anya\ iral rni karenilengaruh atau dorongadna rit emank, einginanu ntuli meniruk eberhasilaonr angL in"atatrk arena sttlihya-mencpaerik erjaand i sektorf ormal.p Kr yanga dat li ko-taM alangy ang nernanfaatkasenb agiand ari fasilitasu rnurnd irasas angart nengga'gguja lamya kaerubalna lul intasm erusakta tar uangk ota, sehinggJkotau arang yangt ujuannya utukmenciptakanTribincait a kota Malang( penaraftanp, ariwisal-oaiindustr) dapat scdftitt erganggrhra, l ini dikh nrskanp adap enciptaanko ta pariwisataS. ehinggan nhrk nencaparri ibfurak otaM alangb erdasarkapne raturanD aerahN o. I tahun2 00dt entang Per4aturadna nP ernbinaaPne daganKg aki Lirna di kota Malang,K eputusanW alikora MalanNg o. 212r ahm 2000t entangK elompokk erja penataania n plmbinaanp edagang !u

Analisis pengukuran kinerja keuangan calon debitur sebagai upaya meminimalisir kredit macet pada PT. BTPN MUR cabang Malang / Rhiska Nur Fitriana

 

Kata kunci: Kinerja Keuangan, Calon Debitur, Kredit Macet. Bank memberikan pinjaman dalam bentuk kredit sebagai upaya membantu pihak ketiga yang mengalami kesulitan dana. Salah satu alat seleksi kredit yang digunakan adalah menilai kinerja keuangan dari calon debitur, dimana dari kinerja keuangan tersebut Bank bisa memberikan keputusan kredit. Penulisan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis pengukuran kinerja keuangan yang selama ini dilakukan oleh PT BTPN MUR Cabang Malang. Dari hasil yang diperoleh dapat diketahui adanya kelemahan analisis yang selama ini digunakan oleh bank. Berdasarkan kelemahan-kelemahan tersebut maka pihak penulis merekomendasikan solusi baru guna mengurangi masalah yang ditimbulkan khususnya kredit macet. Dalam penulisan ini, metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, agar pembaca dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai analisis pengukuran kinerja keuangan calon debitur yang dilakukan terhadap calon debitur yang dilaksanakan oleh PT BTPN MUR Cabang Malang. Pengukuran kinerja keuangan calon debitur yang dilakukan PT BTPN MUR dalam menyalurkan kredit hanya menggunakan satu analisis rasio keuangan yaitu Rasio Aktivitas. Rasio Aktivitas hanya memberikan informasi mengenai sejauh mana efektivitas penggunaan aset perusahaan sedangkan informasi-informasi penting lainnya belum dapat diprediksi hanya dengan Rasio ini. Oleh karena itu penulis merekomendasikan pengukuran kinerja keuangan calon debitur dengan menggunakan tiga analisis rasio tambahan diantaranya: 1) rasio likuiditas, 2) rasio profitabilitas, 3) rasio solvabilitas. Menurut penulis dengan menggunakan tiga analisis rasio keuangan maka informasi-informasi penting dari calon debitur yang didapat akan semakin luas sehingga masalah yang timbul seperti kredit macet dapat diminimalisir. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pengukuran kinerja keuangan calon debitur yang dibangun oleh PT BTPN MUR selama ini masih kurang karena angka kredit bermasalah yang terjadi masih tergolong tinggi. Oleh sebab itu penulis dapat memberikan saran yaitu: 1). Pihak Bank harus lebih selektif dan prediktif dalam menganalisis kinerja keuangan calon debitur yang mengajukan kredit, 2) Proses pengukuran kinerja keuangan calon debitur hendaknya tidak hanya memakai satu analisis rasio saja namun ditambah dengan tiga analisis yang diremomendasikan penulis supaya informasi yang dihasilkan lebih luas dan prediktif, 3) Perlu pengelompokan jenis perusahaan berdasarkan skala usaha sehingga batas pengukuran kinerja keuangan calon debitur dapat menggunakan rata-rata perusahaan yang sejenis, 4) Adanya kerjasama yang baik antara pihak Bank dengan debitur sehingga dapat mencegah timbulnya kredit macet.

Lexical ties exercices as one way of improping cohesion in advanced students' writings by Kartika Ajeng Anggraeni

 

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 | 532 | 533 | 534 | 535 | 536 | 537 | 538 | 539 | 540 | 541 | 542 | 543 | 544 | 545 | 546 | 547 | 548 | 549 | 550 | 551 | 552 | 553 | 554 | 555 | 556 | 557 | 558 | 559 | 560 | 561 | 562 | 563 | 564 | 565 | 566 | 567 | 568 | 569 | 570 | 571 | 572 | 573 | 574 | 575 | 576 | 577 | 578 | 579 | 580 | 581 | 582 | 583 | 584 | 585 | 586 | 587 | 588 | 589 | 590 | 591 | 592 | 593 | 594 | 595 | 596 | 597 | 598 | 599 | 600 | 601 | 602 | 603 | 604 | 605 | 606 | 607 | 608 | 609 | 610 | 611 | 612 | 613 | 614 | 615 | 616 | 617 | 618 | 619 | 620 | 621 | 622 | 623 | 624 | 625 | 626 | 627 | 628 | 629 | 630 | 631 | 632 | 633 | 634 | 635 | 636 | 637 | 638 | 639 | 640 | 641 | 642 | 643 | 644 | 645 | 646 | 647 | 648 | 649 | 650 | 651 | 652 | 653 | 654 | 655 | 656 | 657 |