Peningkatan keterampilan menyimak melalui model inside-outside circle pada siswa kelas IIB SDN Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan / Elisabeth Kilmas

 

ABSTRAK Kilmas, Elisabeth. 2010. Peningkatan Keterampilan Menyimak Melalui Model Inside-outside Circle Pada Siswa Kelas IIB SDN Rembang. Skripsi Program Studi S1 PGSD, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Kata Kunci: Inside-Outside Cicrle, Keterampilan Menyimak, Sekolah Dasar. Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar menganut pendekatan komunikatif. Artinya, dalam implementasinya pembelajaran Bahasa Indonesia harus lebih menekankan pada aspek komunikatif dan dapat fungsional. Keterampilan menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fungsional karena digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Masalah yang sering dihadapi guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia adalah siswa kurang fokus untuk menyimak apa yang disajikan oleh guru. Akibat kurang fokusnya siswa menyimak, maka pelajaran yang diberikan tidak dapat dipahami dengan baik. Tujuan dari penelitian ini antara lain yaitu mendeskripsikan: (a) penggunaan model Inside-outside Circle untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa, (b) aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model Inside-outside Cicrle, (c) peningkatan keterampilan menyimak siswa dengan menggunakan model Inside-outside Cicrle. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang meliputi dua siklus (siklus I dan siklus II). Tahapan siklus mempunyai alur: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IIB SDN Rembang, yang berjumlah 25 orang. Fokus penelitian adalah peningkatan keterampilan menyimak dan aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menggunakan model Inside-outside Cicrle. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi; observasi (pengamatan), wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar pengamatan keterampilan menyimak siswa, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan lembar pengamatan aktivitas guru. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Siklus tindakan pembelajaran dihentikan jika seluruh prosedur telah terlaksana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan. Melalui model Inside-outside Cicrle, keterampilan menyimak siswa kelas IIB SDN Rembang meningkat dari tahap pra tindakan yang menunjukkan persentase keterampilan menyimak yang teraktualisasikan rata-rata 26,9% menjadi 86,7% pada siklus I (meningkat 59,8%). Selanjutnya pada siklus II mengalami pengingkatan 5,8% menjadi 92,5%. Aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menggunakan model Inside-outside Cicrle pada siklus I mencapai 71,1% dan meningkat pada siklus II sebesar 6.6% menjadi 77.7%. Nilai hasil belajar siswa pada pra tindakan menunjukkan persentase rata-rata sebesar 60,6% dengan 12 siswa (48%) mendapatkan nilai di bawah rata-rata dan 13 siswa (52%) mendapatkan nilai di atas rata-rata. Pada siklus I terjadi peningkatan sebesar 12,8% menjadi 73,4% dengan 2 siswa (8%) mendapatkan nilai di bawah standar dan 23 siswa (92%) mendapatkan nilai di atas standar. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan 14,6% menjadi 88% dengan ketuntasan belajar klasikal. Kemampuan guru dalam merancang RPP pada siklus I mendapatkan skor 94,1 dan meningkat pada siklus II menjadi 95,5 dengan kualifikasi ”Sangat Baik”. Kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada siklus I mendapatkan skor 90,9 dan meningkat pada siklus II menjadi 93,1 dengan kualifikasi ”Sangat Baik”. Bertitik tolak dari temuan penelitian ini, beberapa saran diperkirakan dapat meningkatkan persentase dan kualitas model pembelajaran yang diteliti. Saran yang diajukan tersebut adalah: (1) bagi guru agar dapat menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dan mampu mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa, (2) bagi kepala sekolah agar hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk memberikan supervisi dan bimbingan bagi guru, berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran, (3) bagi peneliti lain agar dapat melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan model pembelajaran ini, dengan modifikasi dan pengembangan yang lebih baik, terutama untuk mengatasi siswa dengan cara belajar yang berbeda-beda.

Pemanfaatan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas I SDN Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan / Nur Anita

 

ABSTRAK Anita Nur. 2010. Pemanfaatan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Kelas I SD Negeri Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Program Studi S1 PGSD. Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs.Sumanto, M. Pd (2) Drs. Heru Agus Tri Widjaja, M.Pd. Kata Kunci : Pemanfaatan media gambar, hasil belajar, IPA, SD. Dalam proses pembelajaran IPA di SD masih menggunakan cara tradisional dimana kegiatan masih berpusat pada guru, monoton dan menjenuhkan, akibatnya perolehan belajar siswa pada mata pelajaran IPA mengenal keadaan cuaca di sekitar kita masih sangat rendah. Guru masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab, pemberian tugas dan tanpa menggunakan media, sehingga kemampuan siswa dan kreativitas siswa belum tergali. Oleh karena itu perlu adanya pembaharuan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah khususnya SD. Salah satunya dengan penggunaan media gambar yang merupakan alat bantu dalam pembelajaran IPA mengenal keadaan cuaca di sekitar kita. Dengan adanya media gambar diharapkan siswa aktif baik fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran IPA dilihat dari keaktifan siswa saat penerapan l pembelajaran IPA mengenal keadaan cuaca kita dengan memanfaatkan media gambar, dan (2) peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas I di SD Negeri Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, (3) Mendiskripsikan keaktifan siswa pada saat pemanfaatan media gambar dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK. Subyek penelitian ini siswa kelas I SDN Sidogiri I Kecamatan Kraton sejumlah 39 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari 3 komponen kegiatan yang dilakukan secara berurutan yaitu kegiatan reduksi, sajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa konsep mengenal keadaan cuaca di sekitar kita pada siswa kelas I. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar siswa, pada pra tindakan (42,05), siklus I (60,12), dan siklus II (70,92). Dengan hasil penelitian tersebut, maka disarankan kepada guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa konsep mengenal keadaan cuaca di sekitar kita di kelas I sebaiknya menggunakan alat bantu berupa media gambar agar siswa lebih aktif, kreatif dan tidak bosan dalam proses pembelajaran. Untuk kepala sekolah supaya menyediakan sarana dan media pembelajaran khusunya di kelas-kelas agar proses belajar mengajar lebih bermakna bagi siswa. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya hendaknya bisa menyempurnakan/mengembangkan agar didapatkan hasil yang lebih optimal.

Peningkatan hasil belajar penjumlahan mata pelajaran matematika melalui pendekatan realistic mathematic education pada siswa kelas II SDN Jingglong 03 Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar / Dewi Nursani Umalin

 

ABSTRAK Nursani, Dewi. 2010. Peningkatan Hasil Belajar penjumlahan melalui pendekatan Realistic mathematic Education pada Siswa kelas II SDN Jingglong 03Kec. Sutojayan Kab. Blitar. Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Program Studi Sarjana Kependidikan Guru Sekolah Dasar FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sunyoto, S.Pd, M.Si, (II) Dr. H. M. Zaenuddin,M.Pd Kata Kunci: Pendekatan Realistic Mathematic Education, hasil belajar, penjumlahan Proses pembelajaran matematika di SDN Jingglong 03 yang selama ini digunakan oleh guru adalah dengan menggunakan cara konvensional, guru secara aktif memberikan informasi kepada siswa sedangkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran tidak Nampak. Kegiatan yang dilakukan oleh siswa hanya duduk, dengar, dan mencatat tugas. Penyampaian informasi yang diberikan kepada siswa secara abstrak. Hal ini menyebabkan rendahnya pemahaman siswa untuk menguasai konsep penjumlahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mengetahui gambaran tentang peningkatan prestasi belajar pada siswa kelas II SDN Jingglong 03 melalui pendekatan Realistic Mathematic Education, (2) Mengetahui gambaran tentang hasil prestasi belajar siswa kelas II SDN Jingglong 03 pada peningkatan prestasi belajar melalui pendekatan Realistic Mathematic Education melalui soal-soal terkait dengan konsep penjumlahan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu Realistic Mathematic Education dengan jenis penelitian tindakan kelas . Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Jingglong 03 Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar dengan jumlah 10 siswa. Instrument penelitian yang digunakan untuk mendukung data penelitian ini meliputi (1) angket, (2) wawancara, (3) dokumentasi, (4) observasi. Penerapan pendekatan RME dengan materi penjumlahan digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari peningkatan penilaian proses selama kegiatan pembelajaran berlangsung dan peningkatan hasil belajar siswa yaitu dari pratindakan ke Siklus I naik 20%, hasil dari Siklus II naik 20%. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah dalam penerapan pendekatan RME hendakny guru selalu menggali pengetahuan lama yang dimiliki siswa dan menggunakan media benda-benda nyata atau konkrit, agar siswa lebih termotivasi untuk mengkonstruksi pengetahuan baru baik secara individu maupun kelompok agar dapat mengembangkan kreativitas dalam berfikir.

Perbndingan luasan tulangan pada struktur portal tahan gempa dengan daktilitas terbatas dan daktilitas penuh / Arief Prihandoyo

 

Salah satu cara untuk mengatasi gaya gempa pada bangunan adalah dengan konsep desain kapasitas. Perencanaan dengan konsep desain kapasitas ini memerlukan suatu prosedur perencanaan yang kompleks dan detail penulangan yang sesuai dengan persyaratan daktilitas. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Mengetahui perbandingan luasan tulangan pada balok yang menggunakan konsep daktilitas penuh dengan balok yang menggunakan daktilitas terbatas. (2) Untuk mengetahui apakah tulangan balok hasil desain sudah sesuai dengan konsep daktilitas yang digunakan pada bangunan. (3)Mengetahui detail tulangan pada balok dengan daktilitas terbatas dan daktilitas penuh. Penelitian yang dilaksanakan ini menggunakan permodelan analisa struktur portal 2D. Portal tersebut akan dianalisa menggunakan software bantu analisa struktur untuk mendapatkan gaya – gaya dalam dari struktur. Setelah didapatkan gaya – gaya dalam dari struktur, maka akan didesain tulangan menggunakan konsep daktilitas terbatas dan daktilitas penuh yang dibutuhkan untuk mengatasi gaya dalam dari struktur tersebut. Kemudian luasan kebutuhan tulangan dari kedua konsep daktilitas tersebut akan dibandingkan seberapa besarkah selisih luasannya. Selanjutnya langkah yang terakhir yaitu dari hasil desain tulangan yang ada kemudian juga dicari nilai faktor daktilitas desain tulangan tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan selisih luasan kebutuhan tulangan antara balok dengan daktilitas terbatas dan balok dengan daktilitas penuh. Pada balok dengan daktilitas penuh jumlah luasan tulangannya lebih besar daripada luasan tulangan pada balok daktilitas penuh. Rata – rata besar selisih luas tulangan antara balok dengan kedua jenis daktilitas yaitu sebesar 27.80%. Selisih yang paling besar terdapat pada tulangan tumpuan negatif lantai 2 yaitu sebesar 40.76%. Sedangkan yang terkecil terdapat pada tulangan lapangan positif lantai 3 yaitu sebesar 16.74%. Berdasarkan analisa daktilitas yang sudah dilakukan terhadap hasil desain tulangan, dapat disimpulkan bahwa desain tulangan sudah sesuai dengan konsep daktilitas yang dipakai pada tulangan tersebut. Pada balok daktilitas terbatas desain tulangan menghasilkan nilai μ= 3.61, berarti sesuai dengan nilai daktilitas terbatas. Sedangkan pada balok daktilitas penuh desain tulangan menghasilkan nilai μ= 5.45, berarti sudah sesuai dengan nilai daktilitas penuh.

Metode pemeringkatan berbasis sound approach / Dona Harinda Sasongko

 

Kata kunci : Sound Approach, Webometrics Ranking, pemeringkatan, perguruan tinggi. Bunyi adalah energi gelombang yang berasal dari sumber bunyi. Seperti halnya vektor di ruang 3 dimensi, gelombang bunyi dapat diuraikan dalam sekelompk vektor-vektor satuan yang tegak lurus (ortogonal), maka ada kemungkinan untuk menguraikan gelombang bunyi menjadi deret ortonormal berikut, . Sama halnya dengan bunyi, suatu sistem pemeringkatan memilki beberapa indikator pemeringkatan yang ortogonal. Dengan mengadopsi rumus gelombang bunyi didapat sebuah rumus pemeringkatan berikut . Metode pemeringkatan semacam ini dikenal dengan Metode Pemeringkatan Berbasis Sound Approach. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana menghasilkan pemeringkatan dengan berbasis Sound Approach. Sistem pemeringkatan yang akan diteliti adalah pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia. Indikator pemeringkatan yang dipergunakan adalah indikator Webometrics Ranking. Webometrics Ranking adalah sebuah sistem pemeringkatan dunia yang telah memeringkat seluruh perguruan tinggi di dunia sejak tahun 2006. Indikator Webometrics Ranking adalah indikator web yang terdiri dari, size, visibility, rich files, dan scholar. Penulis mengambil data pada akhir bulan Desember 2009 untuk diperingkat, kemudian membandingkan dengan hasil Webometrics Ranking edisi Januari 2010. Hasil yang didapat tidak jauh berbeda, sebagain besar perguruan tinggi hanya bergeser 1 hingga 3 peringkat saja. Posisi sepuluh besar dari pemeringkatan bulan Desember 2009 dan Webometrics Ranking edisi Januari 2010, diduduki oleh perguruan tinggi yang sama, hanya urutanya saja yang berbeda tipis. Namun, ada beberapa perguruan tinggi yang mengalami perubahan posisi yang cukup mencolok. Adanya perbedaan ini disebabkan kerena ketidak stabilan mesin pencari yang dipergunakan untuk mengambil data indikator pemeringkat. Selain itu, adanya selisih waktu pengambilan data yang dilakukan penulis dengan waktu terbitnya Webometrics Ranking memungkinkan terjadinya perubahan indikator pemeringkat. Adapun saran yang dikemukakan sehubungan dengan hasil skripsi ini adalah: (1) Perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh G-faktor terhadap hasil pemeringkatan perguruan tinggi yang menggunakan indikator web(2) Pemeringkatan berbasis Sound Approach tidak hanya dapat diterapkan pada perguruan tinggi, melainkan dapat juga diterapkan pada bidang lainnya khususnya pada bidang Fisika.

Indikator Alexa sebagai alternatif dalam pemeringkatan berbasis sound approach / Obed Cobawiras

 

ABSTRAK Cobawiras, Obed. 2010. Alexa as an Alternative Indicator Based on Sound Approach In Ranking (Indikator Alexa sebagai Alternatif dalam Pemeringkatan Berbasis Sound Approach). Skripsi, Program Studi Fisika, Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Johanis A. Rampisela, M.S., (II) Daeng Achmad Suaidi, S.Si., M.Kom. Kata Kunci: Alexa, Pemeringkatan, Sound Approach, Otomatisasi, Pengambilan Data Alexa merupakan salah satu situs yang banyak dipakai oleh para pengembang untuk memajukan situs mereka. Alexa menggunakan indikator popularitas berdasarkan pengunjung sebagai dasar perangkingannya. Dalam perangkingan berbasis Sound Approach dengan metode Webometics (Skripsi Dona Harinda Sasongko, “Metode Pemeringkatan Berbasis Sound Approach” , 2010), indikator popularitas berdasarkan pengunjung suatu situs tidak saling berinteraksi dengan indikator lainya yang antara lain size, visibility, rich files, dan scholar. Rumusan masalah dari penyusunan skripsi ini adalah bagaimana agar dapat mengambil data indikator Alexa beberapa situs perguruan tinggi secara otomatis kemudian menggunakannya sebagai indikator dalam pemeringkatan perguruan tinggi berbasis Sound Approach. Oleh karena itu sebuah program khusus dibutuhkan untuk mengambil indikator dari situs Alexa. Program ini dapat mencari data beberapa perguruan tinggi di Indonesia agar memudahkan pendataan dan menghemat waktu. Program ini disusun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan bisa diakses secara online. Program Otomatisasi Pengambilan Indikator Alexa bekerja dengan menggunakan metode mencari nilai suatu indikator berdasarkan pola dalam page source suatu halaman situs. Program ini menghasilkan data valid karena hasilnya sama antara pencarian dengan program dibandingkan bila dilakukan dengan cara manual. Selain itu program ini juga cepat karena rata-rata waktu untuk mencari indikator situs hanya membutuhkan 3 detik dibandingkan dengan cara manual yang hampir 43 detik. Dari hasil perbandingan tabel antara yang menggunakan indikator Alexa dan tidak, 43 dari 53 situs yang menjadi acuan peringkatnya mengalami kenaikan atau penurunan. Hal ini menunjukan bahwa indikator Alexa memiliki peranan signifikan dalam pemeringkatan perguruan tinggi berbasis Sound Approach.

Strategies implemented in the teaching of speaking to the seventh graders of RSBI class in SMPN 5 Malang / Usriya Tas'adina

 

This study is aimed at describing the strategies implemented in the teaching of speaking in the seventh grade of RSBI class of SMPN 5 Malang. It employed a descriptive-qualitative design. The subjects were the two English teachers of the seventh grade of RSBI class. The interview, field notes and documents were the instruments used to collect the data needed. Then, the relevant data collected from the instruments were gathered and analyzed to draw the final conclusions. This study shows that in the teaching of speaking to the seventh graders of RSBI class of SMPN 5 Malang, there were six strategies implemented. Presentation was the first strategy. In the implementation, this school provided an LCD in each RSBI class and all of the RSBI students had to bring laptop whenever it was needed. Indeed the facilities were not being a problem. Presentation challenged not only students’ creativity but also students’ confidence to perform individually in front of audiences. Role play was the next one. Although it was a mini role play with no special preparation except the arranged group and the dialogue, it was not less motivated. As the third one, discussion was divided into two: class or group discussion. The teachers used small groups instead of big group or whole-class discussion. The next was describing things. For example in describing places, teacher showed some pictures of places then asked students to describe them. The fifth one was interview. The students were grouped in pairs. The interviewer asked to the interviewee about his family based on the family tree made previously. Then, teacher chose some pairs to perform the result of the interview. The game named game zone was the sixth strategy. In the game, the students read and spoke then wrote text. The difficulty of practicing this game was managing the time and keeping the game went well. Based on the research findings, some suggestions were given for the betterment of the teaching and learning process. Concerning to the use of media, it is better if the teachers use some motivating and interactive media. For example in role play, students can use simple related costume and setting. For the describing thing, the teacher can use printed picture available in the PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) room. The six activities will be more attractive, challenging and fun if they are sometimes done outdoor. The last suggestion is given to other researchers. It is suggested for them to conduct the same research in deeper investigation and longer time.

Peningkatan kemampuan menceritakan kembali melalui teknik bermain peran pada siswa kelas V SDN Sebandung II / Wiwin Sumariyati

 

ABSTRAK Sumariyati, Wiwin. 2010. Peningkatan Kemampuan Menceritakan Kembali melalui Teknik Bermain Peran pada Siswa Kelas V SDN Sebandung II. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Kecamatan sukorejo Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muhana Gipayana, M.Pd, (II) Drs. Suharjo,M.S,M.A. Kata kunci: bermain peran, menceritakan kembali, meningkat, SD. Belajar bahasa adalah belajar komunikasi, karena itu pembelajaran bahasa harus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Faktanya berdasarkan pengamatan peneliti dan hasil tes pra tindakan, pembelajaran bahasa Indonesia di kelas V SDN Sebandung II diketahui bahwa hanya 3 orang siswa dari 12 orang siswa (25%) mampu menceritakan kembali isi teks dengan klasifikasi baik. Strategi yang dipandang menjanjikan adalah strategi pembelajaran dengan teknik bermain peran. Untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran dengan teknik bermain peran dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dan bagaimana hasil penggunaan teknik bermain peran dalam meningkatkan kemampuan menceritakan kembali siswa kelas V SDN Sebandung II peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Penelitian tindakan ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas V sebagai observer. Penggunaan teknik bermain peran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V Sebandung II sebatas media pembelajaran untuk membantu siswa mengingat bagian-bagian penting dalam cerita sehingga siswa mampu menceritakan kembali isi cerita secara runtut dan lengkap sesuai dengan isi cerita dengan menggunakan pilihan kata yang tepat baik secara tertulis/lisan. Materi bacaan yang digunakan oleh guru pada tiap-tiap siklus berbeda, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa. Yang paling menarik dari hasil penelitian ini siswa tidak hanya mampu memahami isi cerita tetapi mampu memahami makna yang terkandung dalam cerita. Ada internalisasi moral usai pembelajaran. Dengan bermain peran kemampuan berbahasa seperti menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dapat berkembang secara seimbang. Penelitian dengan teknik bermain peran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terbukti dapat meningkatkan kemampuan menceritakan kembali siswa kelas V di SDN Sebandung II. Peningkatan ini dibuktikan oleh keberhasilan tindakan mulai dari siklus I sampai dengan siklus III. Kemampuan menceritakan kembali siswa Sekolah Dasar merupakan kemampuan proses berbahasa. Frekuensi latihan sangat mempengaruhi kemampuan siswa dalam berbahasa. Dari hasil penelitian ini guru dapat memperoleh gambaran tentang tingkat kemampuan berbahasa siswa, kelebihan dan kekurangan siswa dalam berbahasa, baik secara tertulis/lisan pada pembelajaran bahasa Indonesia. Bagi Peneliti lain yang ingin mendalami teknik bermain peran, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan untuk menindak lanjuti penelitian ini dengan mengambil populasi yang lebih besar. Bagi calon pendidik semoga temuan ini dapat memacu semangat belajar untuk gemar meneliti sehingga mampu berperan sebagai guru yang benar-benar profesional.

Sistem presensi karyawan Ar Rangga Raya plastik Malang menggunakan smartcard berbasis Delphi / Maulidiyah

 

Kata Kunci: Sistem Presensi, Smartcard, Delphi Perkembangan teknologi yang semakin maju mempermudah manusia untuk menjalankan aktivitas seperti cara presensi yang dapat diakses secara otomatis. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Bahri (2008) mengenai presensi dengan menggunakan barcode. Pada penelitian ini diketahui barcode pada permukaan yang tidak rata sulit sekali dibaca oleh scanner. Sistem presensi yang telah dibuat sebelumnya oleh Bahri (2008) yang berjudul “Sistem Presensi Karyawan Menggunakan RFID”. Pada penelitian tersebut diketahui sistem presensi menggunakan RFID sering mengalami gangguan frekuensi dan dapat mengganggu pembacaan data oleh reader. AR. Angga Raya Plastik Malang adalah perusahaan yang memproduksi bahan plastik. AR. Angga Raya Plastik mampu menghasilkan bahan daur ulang sebanyak satu karung dengan berat 25 kg dalam waktu 15 menit, jika dirupiahkan menjadi ± Rp. 15.000,- sampai dengan Rp.25.000,-. Apabila ada 1 karyawan yang terlambat selama 5 menit, perusahaan akan mengalami kerugian sebesar ± Rp. 8.000,-. Maka dibuatkan sebuah sistem presensi yang dapat mencatat berapa lama keterlambatan karyawan tersebut secara otomatis dan dapat merekap laporan presensi dengan mudah dan cepat. Teknologi tersebut adalah sistem presensi menggunakan smartcard. Tujuan pembuatan sistem presensi ini adalah untuk mempermudah dalam pembuatan laporan presensi yang akurat dan cepat serta dapat dengan mudah mencatat keterlambatan karyawan. Dalam perancangan sistem digunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7 sebagai interfacing antara manusia dengan komputer. Program database yang digunakan adalah Microsoft Access. Sistem ini menggunakan smartcard sebagai media input, sehingga diharapkan dapat meminimalisir kesalahan dalam perekapan laporan presensi, masing-masing karyawan mempunyai smartcard yang juga berfungsi sebagai tanda pengenal, sehingga kesalahan data dalam presensi dapat diminimalisir. Sistem ini menggunakan PC (Personal Computer), karena dengan PC data dalam jumlah besar dapat diproses dan diakses dengan mudah, kemudian data dapat diolah lebih lanjut yang digunakan untuk status penggajian, status kedisiplinan, punishment dan lain-lain. Kesimpulan dari pengujian dan hasil analisis yaitu: Pembuatan database menggunakan Ms. Acces dan interface menggunakan Delphi sehingga dapat membaca data dalam kartu yang dikirimkan dan ditampilkan pada komputer. NIP karyawan yang seharusnya berisi sepuluh karakter hanya berisi empat karakter dikarenakan keterbatasan kartu yang tidak memadai dalam penulisan atau penyimpanan data lebih dari empat karakter. Pengujian sistem dilakukan dengan cara mengkoneksi smartcard dengan komputer dan smartcard reader, dari lima kali pengujian diketahui sistem bekerja dengan baik dan dapat mencatat berapa lama keterlambatan karyawan.

Perbandingan model pembelajaran stad (Student Teams Achievement Division) dengan TPS (Think Pair Share) dalam materi zat aditif makanan, zat adiktif, dan psikotropika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Malang semester genap tahun ajaran 2009/2010 / Fazarani Silvi Aulia

 

ABSTRAK Aulia, Fazarani Silvi. 2010. Perbandingan Model Pembelajaran STAD (Student Teams Achievement Divisions) dengan TPS (Think Pair Share) dalam Materi Zat Aditif Makanan, Zat Adiktif, dan Psikotropika pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Malang Semester Genap Tahun Ajaran 2009/2010. Skripsi, Jurusan Kimia, Program Studi Pendidikan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Darsono Sigit, M.Pd., (II) Drs. Muhadi. Kata kunci : STAD, TPS, Zat Aditif Makanan, Zat Adiktif dan Psikotropika. Dalam pendidikan, selalu diharapkan terjadinya hasil belajar siswa yang tinggi. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh guru adalah menerapkan model-model pembelajaran bersifat konstruktivistik seperti STAD dan TPS. Apakah masing-masing tipe akan menunjukkan hasil belajar dan persepsi yang sama bagi siswa, adalah permasalahan dalam penelitian ini. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan STAD dengan TPS, serta persepsi siswa kelas VIII terhadap model pembelajaran STAD dan TPS. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental dan deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 15 Malang tahun ajaran 2009/2010. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah penarikan sampel acak berkelompok (cluster random sampling). Sampel penelitian terdiri dari kelas VIIIA sebagai kelas STAD, VIIIB sebagai kelas TPS, dan kelas VIIIF sebagai kelas ceramah bermakna. Instrumen yang digunakan meliputi RPP, LKS, tes, angket, dan kuis. Dari uji coba soal tes hasil belajar zat aditif makanan diambil 25 butir soal valid dengan reliabilitas yang tinggi yaitu 0,709, sedangkan pada uji coba soal tes hasil belajar zat adiktif dan psikotropika diambil 25 butir soal valid dengan reliabilitas yang tinggi yaitu 0,716. Analisis data yang digunakan dalam penelitian meliputi analisis deskriptif proses pembelajaran dan persepsi siswa, sedangkan analisis statistik meliputi uji normalitas, homogenitas, kesamaan rata-rata, uji hipotesis dengan uji t dua pihak. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pada materi zat aditif makanan, terdapat perbedaan hasil belajar siswa TPS dengan STAD, TPS dengan ceramah bermakna, namun tidak terdapat perbedaan hasil belajar STAD dengan ceramah bermakna. Kelas TPS ≠ STAD = ceramah bermakna; X rata-rata (80,18; 74,10; 72,62). Kelas TPS > kelas STAD = kelas ceramah bermakna, 2) Pada materi zat adiktif dan psikotropika, terdapat perbedaan antara hasil belajar TPS dengan STAD, TPS dengan ceramah bermakna, dan juga antara kelas STAD dengan ceramah bermakna. Kelas TPS ≠ STAD ≠ ceramah bermakna; X rata-rata (85,22; 78,70; 75,05). Kelas TPS > kelas STAD > kelas ceramah bermakna, 3) Persepsi siswa menunjukkan pembelajaran model TPS lebih dapat diterima siswa dengan baik dari pada pembelajaran STAD. Persepsi siswa terhadap pembelajaran TPS menunjukkan 30% siswa kelas VIIIB merespon sangat positif dan 70% merespon positif, sedangkan persepsi siswa terhadap STAD menunjukkan 17,5% siswa kelas VIIIA merespon sangat positif dan 82,5% merespon positif.

Penggunaan strategi pemetaan konsep untuk meningkatkan keterampilan menceritakan pengalaman pribadi siswa kelas VIIb SMPN 8 Malang / Ike Dina Fitriani

 

ABSTRAK Dina Fitriani, Ike.2010. Penggunaan Strategi Pemetaan Konsep untuk Meningkatkan Keterampilan Menceritakan Pengalaman Pribadi Siswa Kelas VIIB SMPN 8 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Suyono, M.Pd, (II) Dra. Hj. Ida Lestari, M.Si. Kata kunci: strategi pemetaan konsep, keterampilan berbicara, pembelajaran bercerita Keterampilan berbahasa yang sangat penting peranannya dalam upaya melahirkan generasi masa depan yang cerdas, kritis, kreatif, dan berbudaya salah satu adalah keterampilan berbicara. Berbicara adalah bentuk komunikasi verbal yang dilakukan oleh pikiran. Dalam proses belajar-mengajar setiap siswa harus mengasah kemampuannya dalam berbicara karena setiap aktivitas belajar mengajar memerlukan komunikasi yang baik antara guru dengan siswa dan antarsiswa. Untuk merealisasikan peningkatan berbicara tersebut diperlukan teknikteknik tertentu yang harus dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Berbicara merupakan salah satu aspek yang penting dibelajarkan kepada siswa karena berbicara melibatkan kegiatan produktif siswa dalam menyampaikan ujaran secara lisan sehingga menjadi bahan pertimbangan bagi guru tentang arti pentingnya penggunaan strategi di kelas dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penggunaan strategi memiliki arti penting sebagai variasi pembelajaran dengan tujuan siswa dapat mengikuti aktivitas pembelajaran di kelas dengan menyenangkan dan tidak membosankan. Kesimpulannya kemampuan berbicara merupakan kemampuan yang sangat penting untuk dilatihkan kepada siswa. Oleh karena itu, salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIIB SMPN 8 Malang, peneliti menggunakan strategi pemetaan konsep. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses dan hasil peningkatan keterampilan menceritakan pengalaman pribadi siswa kelas VIIB SMPN 8 Malang pada aspek kelengkapan isi, ketepatan bahasa, kelancaran berbicara, dan alur cerita dengan strategi pemetaan konsep. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMPN 8 Malang dengan jumlah siswa 43 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Alur penelitian meliputi (1) identifikasi awal, (2) studi pendahuluan, (3) perencanaan tindakan, (4) pelaksanaan tindakan, (5) pengamatan, dan (6) refleksi. Adapun data penelitian ini meliputi data proses dan dan hasil. Data proses merupakan hasil pengamatan, pencatatan lapangan, dan hasil wawancara terkait proses pembelajaran. Data hasil merupakan hasil tes menceritakan pengalaman pribadi siswa. Berdasarkan hasil analisis data proses tindakan yang telah dilaksanakan pada siklus I dan II, dapat dideskripsikan pembelajaran dengan strategi pemetaan konsep dalam pembelajaran menceritakan pengalaman pribadi yaitu diawali ii dengan menentukan topik, menyusun peta konsep, mengembangkan konsep menjadi cerita yang utuh, penampilan bercerita ke depan kelas, dan refleksi. Proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Selama proses pembelajaran dari tahap pendahuluan, tahap inti, sampai tahap penutup. Pada saat studi pendahuluan siswa terlihat masih kurang antusias dan kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Pada saat siklus I siswa cukup antusias mengikuti pembelajaran dan pada siklus II siswa terlihat sangat cukup antusias mengikuti setiap tahap pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis proses pembelajaran dan hasil evaluasi yang telah dilakukan peneliti pada bab IV setelah diterapkannya strategi pemetaan konsep, aspek kelengkapan isi siklus I telah mencapai 75% nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 15 siswa, 3 sebanyak 28 siswa, dan 1 sebanyak 0 siswa sedangkan hasil pada siklus II meningkat mencapai 100% nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 16 siswa, 3 sebanyak 27 siswa, dan 1 sebanyak 0 siswa. Dari aspek kebahasaan hasil pada siklus I nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 1 siswa, 3 sebanyak 42 siswa, dan 1 sebanyak 0 siswa sedangkan hasil pada siklus II nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 9 siswa, 3 sebanyak 34 siswa, dan 1sebanyak 0 siswa. Hal ini terlihat jelas pada siklus I yang mendapat skor 4 sebanyak 1 siswa setelah dilakukan siklus II mencapai 9 siswa. Aspek kelancaran berbicara hasil pada siklus I nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 10 siswa, 3 sebanyak 29 siswa, dan 1 sebanyak 4 siswa, pada hasil siklus II nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 14 siswa, 3 sebanyak 29 siswa, dan 1 sebanyak 0 siswa. Hal ini terlihat jelas siklus I yang mendapat skor 4 sebanyak 10 siswa setelah diperankan mencapai 14 siswa dan yang mendapat skor 1 sebanyak 4 siswa setelah siklus II menjadi 0 siswa. Aspek alur cerita hasil pada siklus I nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 4 siswa, 3 sebanyak 37 siswa, dan 1 sebanyak 2 siswa sedangkan hasil pada siklus II nilai siswa yang mendapat skor 4 sebanyak 14 siswa, 3 sebanyak 29 siswa, dan 1 sebanyak 0 siswa. Hal ini terlihat jelas pada siklus I yang mendapat skor 4 sebanyak 4 siswa setelah siklus II mencapai 14 siswa dan yang mendapat skor 1 sebanyak 2 siswa setelah siklus II menjadi 0 siswa. Terkait dengan penerapan strategi pemetaan konsep, disarankan kepada guru bahasa Indonesia penelitian ini memberikan suatu pandangan baru bagi guru sebagai praktisi pendidikan di instansi pendidikan bersangkutan mengenai model yang berkenaan dengan strategi pengajaran di kelas sehingga bisa menjadi alternatif untuk menanggulangi permasalahan yang ada dalam proses pembelajaran keterampilan bercerita. Kepada peneliti lanjutan temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan sebagai bahan refleksi untuk mengembangkan hasil penelitian. Dengan tujuan sebagai langkah penyempurnaan penerapan strategi pemetaan konsep dalam berbagai kompetensi dasar mata pelajaran bahasa Indonesia dan bidang ilmu lainnya.

Peningkatan hasil belajar pecahan sederhana pada pembelajaran kooperatif tipe stad (Student Teams Achievement Division) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Ngaringan 03 / Rahayu Sulistiyani

 

ABSTRAK Sulistyani, Rahayu. 2010. Penerapan Konsep Pecahan Sederhana Pada Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III SDN Ngaringan 03. Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan. Pembimbing (1) Dr. M. Zaenuddin, M.Pd, (2) Drs. Sunyoto, S.Pd., M.Si. Kata kunci: pembelajaran, kooperatif tipe STAD, pecahan sederhana. Berdasarkan pada kenyataan yang terjadi di lapangan pada saat observasi sebelum memulai penelitian, diketahui bahwa pembelajaran di kelas III SDN Ngaringan 03 ini masih bersifat tradisional. Dalam pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas kepada siswa saja. Berdasarkan hasil observasi tersebut peneliti ingin penelitian untuk mengadakan perubahan dalam pembelajaran khususnya pada mata pelajaran matematika di kelas III SDN Ngaringan 03 Gandusari melalui materi pecahan sederhana. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan judul Penerapan Konsep Pecahan Sederhana Pada Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) untuk meningkatkan hasil belajar matematika kelas III SDN Ngaringan 03 Gandusari. Dengan penerapan pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi pecahan sederhana. Pada saat proses pembelajaran siswa akan belajar dalam sebuah tim kerja atau kelompok yang diharapkan dapat menumbuhkan sikap kerjasama antar siswa. Pembelajaran ini dapat berlangsung jika siswa bisa bekerja sama dengan baik serta berusaha memberikan penjelasan terhadap kelompok yang belum memahami materi. Siswa harus berusaha meminta penjelasan atau bertanya pada anggota kelompok yang lain bila ada materi yang belum dipahami. Pembelajaran dapat dikatakan berhasil bila ketuntasan belajar siswa bisa mencapai batas ketuntasan yang telah ditentukan. Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas siswa serta ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus. Peningkatan rata-rata nilai siswa pada siklus I mencapai 51,06 sedangkan pada siklus II mencapai 77,12, yang menunjukkan peningkatan sebesar 26,06. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I hanya 11 siswa yang tuntas belajarnya dan 14 siswa belum tuntas belajarnya dengan persentase ketuntasan mencapai 44%, selanjutnya pada siklus II sebanyak 23 siswa tuntas belajarnya dan hanya 2 siswa yang tidak tuntas dengan persentase ketuntasan mencapai 92%. Sesuai dengan hasil penelitian tersebut pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) ini perlu diterapkan oleh guru sekolah dasar guna meningkatkan motivasi belajar siswa serta meningkatkan hasil belajar pada siswi-siswinya.

Hubungan antara kemampuan bilingual dengan keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa kelas X SMAN 4 Malang / Lisna Dahlia

 

ABSTRAK Dahnia, Lisna. 2010. Hubungan antar Kemampuan Bilingual dengan Ketrampilan Komunikasi Interpersonal pada Siswa Kelas X SMAN 4 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si Pembimbing (II) Nur Eva, S.Psi, M.Psi. Kata Kunci : kemampuan bilingual, ketrampilan komunikasi interpersonal, siswa kelas X SMAN 4 Malang Dalam era globalisasi seperti sekarang, bahasa Inggris memegang peranan penting dalam komunikasi internasional baik dalam bidang pembangunan, teknologi, ekonomi, maupun pendidikan. Kemampuan berkomunikasi dengan orang lain dalam cara yang dapat dipahami, penting artinya untuk menjadi anggota kelompok. Individu yang mampu berkomunikasi dengan baik akan diterima lebih baik oleh kelompok sosial dan mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk memerankan kepemimpinannya dari pada individu yang kurang mampu berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan bilingual dengan ketrampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X SMAN 4 Malang. Jenis penelitian ini adalah korelasional, dalam pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik proporsional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Ketrampilan Komunikasi Interpersonal dan dokumentasi rapor kelas X semester ganjil tahun ajaran 2009/2010. Uji validitas menghasilkan aitem valid sebanyak 36, yakni 18 aitem favorabel dan 18 aitem unfavorabel, r berkisar antara 0,286 sampai 0,710. Uji reliabilitas menghasilkan r= 0,931. Teknik analisis data menggunakan analisa deskriptif dan korelasi Product Moment. Hasil penelitian ialah: (1) secara umum kemampuan bilingual siswa kelas X SMAN 4 Malang dalam klasifikasi sedang (2) secara umum ketrampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X SMAN 4 Malang dalam klasifikasi sedang (3) korelasi antara kemampuan bilingual dengan ketrampilan komunikasi interpersonal sebesar r = 0,561 p=0,000<0,05, berarti bahwa ada hubungan yang positif antara kemampuan bilingual dengan ketrampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X SMAN 4 Malang. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada (1) pihak sekolah dapat lebih berperan aktif dalam meningkatkan kemampuan bilingual siswa kelas X SMAN 4 Malang dengan cara mengadakan kegiatan-kegiatan belajar dengan menggunakan kombinasi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (2) kemampuan bilingual dijadikan sarana dalam mengembangkan komunikasi yang kontekstualis, yakni komunikasi yang digunakan dalam berinteraksi dengan orang lain. (3) peneliti yang ingin meneliti tema yang sama, diharapkan untuk lebih menyempurnakan Skala Ketrampilan Komunikasi Interpersonal sehingga dapat menggambarkan ketrampilan komunikasi interpersonal yang dimiliki individu secara lebih representatif.

Dinamik solusi persamaan diferensial autonomous / Halima Tamher

 

ABSTRAK Tamher, Halima. 2010. Dinamik Solusi Persamaan Diferensial Autonomous. Skripsi, Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Rustanto Rahardi. M. Si. Kata Kunci : Turunan, penerapan turunan, persamaan diferensial, persamaan diferensial autonomous. Persamaan diferensial autonomous merupakan salah satu persamaan diferensial order satu yang untuk mencari solusinya berbeda dengan mencari solusi persamaan diferensial order satu lainnya. Untuk mencari solusi dari persamaan diferensial autonomous ini dapat digunakan analisis geometri atau pengamatan pada grafik. Permasalahan yang muncul adalah “Bagaimana dinamik solusi dari persamaan diferensial autonomous?”. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dinamik solusi dari persamaan diferensial autonomous. Untuk mempermudah menggambar grafik suatu fungsi biasanya digunakan penerapan turunan. Sebelum menggambar suatu grafik, perlu dilakukan langkah – langkah seperti menentukan titik potong terhadap sumbu – Y dan sumbu – X, menentukan titik kritis dan fungsi naik atau turun dengan turunan pertama, menentukan nilai maksimum dan minimum, kemudian menentukan kecekungan suatu fungsi. Setelah langkah – langkah tersebut dilakukan maka dapat digambarkan grafik fungsinya. Bentuk umum persamaan diferensial autonomous adalah )(yfdtdy=, sedangkan untuk menyelesaikan persamaan dalam bentuk ini yaitu dengan beberapa langkah. Pertama membuat grafik fungsi dengan sumbu horizontal ( dengan penerapan turunan ), kedua menentukan titik keseimbangan serta mengkasifikasikan keseimbangannya, dan ketiga membuat sketsa dinamik yaitu grafik fungsi dengan sumbu harizontal t dengan syarat yang diberikan ( dengan turunan kedua ). Dengan langkah – langkah tersebut akan diketahui dinamik solusi dari persamaan diferensial autonomous. Saran yang dapat disampaikan adalah masih banyak bentuk persamaan diferensial order satu selain persamaan diferensial autonomous, oleh karena itu dapat dilanjutkan untuk membahas persamaan diferensial order satu yang bukan autonomous. Selain itu dapat pula dilanjutkan untuk membahas persamaan diferensial autonomous order dua dan seterusnya.

Perancangan buku cerita bergambar global warming untuk anak sekolah dasar kelas 4, 5, 6 / Defi Allih

 

ABSTRAK Allih, Defi. 2010. Perancangan Buku Cerita Bergambar Global Warming untuk anak Sekolah Dasar kelas 4, 5, 6. Skripsi Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Imam Muhadjir (II) Mohamad Sigit, S.Sn Kata Kunci: Perancangan, Buku Cerita Bergambar, Global Warming Beberapa tahun ini perkembangan buku cerita bergambar untuk anak sangat pesat dengan berbagai jenis dan bentuknya. Buku cerita bergambar menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi anak-anak. Namun tidak banyak buku cerita bergambar yang mengangkat tema mengenai lingkungan, padahal hal ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan dan meningkatkan minat baca anak. Global Warming adalah issue yang sedang ramai dibicarakan dan menjadi pengaruh yang cukup besar bagi dunia. Kesadaran untuk menjaga kekayaan alam dan upaya-upaya mengurangi dampak Global Warming harus diketahui oleh banyak pihak khususnya anak-anak karena anak adalah asset keberhasilan bangsa. Anak-anak sebaiknya diberi pengetahuan mengenai hal tersebut agar kepedulian terhadap lingkungan tetap terjaga dan menumbuhkan kecintaan terhadap bumi. Dilatarbelakangi oleh hal tersebut diatas, maka penulis ingin mengangkat tema Global Warming dalam bentuk buku cerita bergambar untuk anak Sekolah Dasar yang bersifat sebagai media hiburan dan pengetahuan serta untuk menumbuhkan minat baca anak dan kepedulian terhadap lingkungan. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menghasilkan media buku cerita bergambar yang memberikan informasi mengenai fenomena Global Warming serta mampu menarik minat baca anak dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Perancangan ini menggunakan model perancangan procedural yang menggariskan langkah-langkah untuk menghasilkan produk, diawali dengan latar belakang, pengidentifikasian tujuan, dilanjutkan dengan pengumpulan data, perancangan konsep hingga pembuatan karya final. Data-data yang menjadi acuan adalah data yang bersumber dari hasil survey dan berbagai macam buku literatur. Perancangan ini memiliki keterbatasan sehingga saran penulis adalah dalam perancangan buku cerita bergambar untuk anak perlu memperhatikan bahasa visual dan tekstual yang menarik agar mampu mempengaruhi anak terhadap perubahan perilaku.

Pemberdayaan anak jalanan dalam menunjang kualitas sumber daya manusia ( studi kasus rumah singgah Anak Bangsa yayasan LPKP Malang ) / Tanty Sari Ani

 

ABSTRAK Sari Ani, Tanty. 2 003.p emberdayaaAnn ak JalananD alamM enunjangK ualitas SumberD ayaM anusia,J urusanp endidikanL uar SekolahF p Ltniversitas NegeriM alang.P embimbing(:I ) Drs. H. Abdillah Hanafi,M . pd (II) Dra. EndangS ri RedjekiM, . S Katak unci:P emberdayaaAnn, akJ alananK, ualitasS umbeDr ayaM anusia. Kini sosoka nak-anadki Indonesitaa mpird aramk ehidupayna ngk iant ak menggembirakaHna. l itu tampakd arik ianm eningkatnyjuam laha nakj- alanan. Dalamk aitannyad engank etidakberdayaaann akd aramm engtradaptai ntangan kehidupank,i ni tampakb ahwam asad epana nak-anakta k daiat dipercayakan sepenuhnykae padap rogramp endidikany angt elaha da.p emberdiyaan"anakjalanan yangd ilakukanR umahS inggahs ebagaui payam oderp endidikany angdapat mengubapho sisia nak-altjil.ul"l menjadgi enerasyia ngb erdayay,i kn, g"n..us yyaannggmm aankdinitr eid rapnu urunkg.gul.H al ini didorongo leh rasak emanusiaaina n kondisia nak Tujuanp enelitianinim endeskripsikapne mberdayaaann akj alanand i Rumah SinggahA nak Bangsad aramm enunjangp eningkatans umberd ayam anusia, mengenaki egiatan-kegiatapne mberdayaaann akj alanand i RumatrS inggahA nak Bangsas ebagaoi rganisassi osiald anf aktor-faktoip endukungd anp eng"liambat pemberdayaaann akj alananR umahS inggahA nak-Bangsap.i nelitian ini menggunakarna ncanganp enelitians tudik asust unggald enganm etoded eskriptif kualitatif,d anm enggunakaann arisisd atai nduktif, pemueniutana bstraksi berdasarkabna gian-bagiayna ngt erahd ikumpurkakne mudiand ikelompokkaant au didasarkanp adao bservassi ituasiy angwajara taun aturals etting,d engand emikian keutuhano byaekd ipertahankanM. etode pengumpuland atayigdigrinakan adalah wawancarao, bservasdi and okumentasiS. umberd atanya2( dualorangp impinan RumahS inggahp, ekerjas osiald an r (satu)o rangb agiana aministrasr],inalisidsa ta denganre duksid ata,d isplayd ata,m engamultl eiimp=uland anv erifikasi. jalananHm aassili phbe enresliiftaiatkn mu reannugin njouvkakatifn,pt ,e ermlihbaetra ddaaymaa uyniaa nag-dn igkla ektruakmanpu ilnatnuy aka nngda ikbina di RumahS inggahA nak Bangsay aitu menjahit,m embuabt iungad anr ainllain. Sedangkaann akj alanany angm engikutip rogramk etrampilanla ng dikirim ke Ie mbagak ursu s-ku rsu s mashi beru m maksmi ir mengingabi iaya y ingdiperlu kan masihk urang.s elain itu lembagay angd itunjukt e.tibut,nuri't ,n"rn"ungouti uyu. Faktorp endukungp elaksanaapne mberda yaana nakj alanand i Rumahs "inggaAh nak langs1 yaitu terjalinnyak omunikasdi ani nformasiy angi ntensifa ntarar umah singgahd enganle mbagalembagad,u kunganb erupap atet kegiatanin sidentaal tau .rrrit-uniut sahay angs ifatnyak ontinyu,m isalnyap "nititiun, pinyebaranin formasi pendidikand anp elestarianlin gkunganh idup. Faictorp enghambaat

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan proyek penanggulangan kemiskinan perkotaan (P2KP) di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang / Sulaksono

 

Proyekp enanggulangakne miskinanp erkotaana dalahp royek pengembangan masyarakayi ang dikelola di tingkat kelurahan,s ebagalia njutand ari programy ang telai Uerjata:ns epertiI npresD esaT ertinggal (IDT), yangb ertujuanm elgentaskan kemiskinan.P rolek penanggulangakne miskinand iperkotaani ni masihr elatif baru dan tentunya meherlukan masukan konstruktif, termasuk juga terkait dengan partisipasi-masyarakdaatl amk egiatanP 2KP.U ntuk itu tujuanp elglitian ini (1) hendiikripsikanp artisipasmi asyarakadt alamt ahaps osialisas(i,2 ) partisipasi masyarakadt alam tahapp erencanaan(, 3) partisipasim asyarakadt alamt ahap p- elaksanaan(4, ) partisipasmi asyarakadt alamt ahapm onitoringd atre valuasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif.P opulasinyaa dalahm asyarakakt elurahanT logowaru, dengan pengambilania mpel menggunakanm etodes ampelw ilayah ataua rea sample._Sarrryel yang diambil terdiri enam rukun warga (RW) dengan diambil l0 orang tiap.RW. Jumlah sampel atau ukuran sampel yang diambil adalah 60 orang. Data dihimpun melalui wa*ancara denganm asyarakadt an dianalisad enganm enggunakand eskriptif prosentase. Dari hasilp enelitiand i perolehh asils ebagabi erikut:( 1) Partisipasi masyarakadt alamk egiatanP 2KP padau mumnyar elatif tinggi. Hal ini nampakd ari keerirpakt egiatanm eliputit ahaps osialisasip, erencanaanp,e laksanaanm, onitoring dane valuastii ngkatk eikutsertaannysae carau mumt inggi. (2) Alasan-alasayna ng mendasamr asyarakabt erpartisipasil ebih banyaky ang datangk arenaa danyat awaran bantuand ana,a danyad orongan/ajakank ader dan fasilitator. dan adanyak esadaran yang cukup berarti untuk hadir dalam kegiatan P2KP yakni pentingnya bagi kelancaranp embangunand esa.S edangkany ang tidak hadir padau mumnyab eralasan karena tidak diundang, ada kesibukan lain, dan karena kekurang pahaman masyarakat terhadapb eberapak egiatans ehinggam empengaruhpi artisipasim asyarakat Berdasarkante muanp enelitiand isarankank epadaa paraVtokohm asyarakat untuk meningkatkanp artisipasim asyarakadt alam pembangunand esad engan menggunakanm etodey ang tepat (partisipatif) dan masyarakaht arusb anyakt erlibat baik dalam memberikanu sulanm aupuni kut dalam pengambilank eputusanK. epada tim koordinasiP 2KP untuk lebih memperbanyaks aranam otivasi, memberikan penataranl,a tihan kepemimpinant entangd asar-dasakr eahlians ertam emberikan bantuant eknis da.lamp engelolaank euanganD. isampingi tu perlu mengadakan penelitianl ebih lanjut gunam emecahkanp ermasalahanya ngb erhubungand engan partisipasmi asyarakat

Penelitian Pelaksanaan Program Gerakan Terpadu Pengentasan Kemiskinan (Gerdu-Taskin) di desa Sumberwaru Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan / Agus Harianto

 

Dalamp elaksanaasnu atup rogramp enanggulangakne rniskinante rutama kemiskinadni daerahd esa,a gard apatb e{alan lancard iperlukante nagap elaksana ataua parapt claksanyaa ngs iapm cndukungrn asyarakaatg, arn antinyarn asyarakat dapabt erpartisipasaik tifdan langsungd alamp rogramp royekG erdu-Taskin, khususnymaa syarakapte nggundaa nab antuanp royekG erdu-Taskins.e laini tu kerjasamyaa ngb aik antaraa parupt elaksanad enganm asyarakaste tempadt iperlukan dalamp elaksanaakne giatanG erdu-TaskinD. iketahuib ahwap enyebabtimbulnya kemiskinadna lamr nasyarakasat lahs atunya dalahk uatitass urnberdayrnaa nusia yangre n.lahs ehinggpae luangp roduksri elatifkecil,u nruki tu diperlu[ans uatu penanggulangkaenm iskinans, alahs atunyaa dalahp royekp enanggulangan kemiskinaGn erdu-TaskinD. alamp elaksanaapnr oyekG erdu-Tailin teldapatbanyak keseqjangtaenru tamaya ngb erkaitand enganp elaporakne majuann,r onitoringd,a n dalarnh alp engembaliadna nab antuan. Penelitiainn i benujuanu ntukm engetahupie rmasarahtaenr sebutd,a lam penelitiainn i digunakamn etodep enelitianku alitatifd iskriptifd enganfo kus penelitiayna itu; ( I ). Proseps elaksanaapnro gramp cnanggulangan-kemiskyinaanng meliput:i penyusunarne ^canap elaksanaapne, laksanaan-kegiartnaonn, itoring(,2 1.* Faktorp endukungd an faktorp enghambayta ngd ih adapaid ilam pelaksanaaGne rdu- Taskinb aik dari aparatp elaksanam aupunm aJyarakat. Penelitiainrr id ilaksanakadni DesaS unrbcrwarKue camatawn aru Kabupatcn PamekasaSnu. mbedr atad iperolehb erdasarkaknc yi nfirmuns ebagaini lbrmaski unci yangd iambil secarap urposy''dans elajutnyam enggunakatne kniki runbalt sampling untukn iendapatkainn fornusi lebihd alamt entangc erdu-Taskins, ertad atay ang berupad okumen-dokumeyna ngb erkaitand engai pelaksanaapnr ogrur Gerdu- Taskin-baiyka ngb erasadl ari kantord esa,k ecinatan rnaupunk abrfratenA. nalisis datad ilakukans etelahs elua datay angd iperrukante rkumpuls eramap roses pergumpulan.daytaa ngd ilakukand alamb eberapata hapy aitu;t ahapm emasuki yloaknagsm ip eelnipeulittioi abnst,a ehrvaapks leai tnikgasb uenrgaw,d aadw i aronkcaasrdiap a ennd eotiktiuamn,e"tnathudii;."';r;.*urpn;'graLnu hd-laarnagkah pdeanlaamri.kaannkae lsisimidsa ptuayl aann.gd itempuha darahm ereduksdi ata, pnyaiiin'iiiu aan Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwad alamp elaksanaaGn erdu-Taskin beryalaknu rangb aik karenar nasiht erdapabt artyakh arnbatanU atarnp elatsunaannya ini dapadt ibuktikanp adatahapanp rosesp elaksanaakne giatanm, onitoringd an pelaporamn,a sihb anyakh al yangp erlud iperhatikante, rutamaya ngb erkaitan dengakne terlibatana paradt alamp elaksanaapnr ogramG erdu-TaskinF. aktor pendukundga lamp elaksanaanGerdu-Taasdkianl ahp eminjamadna nad enganb iaya rendahtr,a nsparandsai na,k etnginann rasyarakautn tukl nengernbangakuasna ha, tanggapapno sitif masyarakakt;e rutinanp enyetorand ana.S edangkafna ktor penghambaatta uk endalay angd ihadapid alamp elaksanaaGn erdu-Taskina dalah kurangte rlibatnyaa paratd esa. Olehk arenait u agarp elaksanaapnro gramG erdu-]askind apatb erjalanla ncar dand apatm engataspi ermasalahayna ngada,p erlud ilaksanakapne mbinaand an pelatihabna gia paratp elaksanyaa ngt erlibatd anm asyarakapt enerimab antuan Gerdu-Taskisne hinggan antinyaa kand iperolehs umberdayma anusiay ang berkualitaysa ngl narnpum engembangkakne giatane konominyad any angt erpenting adalahte rlaksananypar ogramG erdu-Taskind enganb aik, untukp enelitian selanjutnysae baiknyad iteliti hal-haly angb erkaitand engank eterlibatana parat pelaksanpar oyekG erdu-Taskind anp encapaiansa sarany aitu masyarakamt iskin, karenas epertyi angd iketahuid alamp elaksanaapnr oyekG erdu-Taskind i lapangan saaitn i kurangm encapasi asaranl,a ncard and apatm eningkatkanta rafhidup masyarakmati skin.

Proses Komunikasi Program Pengembangan Kecamatan (PPK) dan Respons Kelompok Perempuan ( Studi Kasus di Desa Kawunggu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang ) / Tri Endah Restuningsih

 

Program PengembanganK ecamatan( PPK) merupakanp eruuludan nyata dari upaya pernerintah untuk menanggulangl kemiskinan di Indonesia. Pada fase pertama,y ang merupakank elanjutand ari programI npresD esaT ertinggal( lDT), telah dimulai sejakt ahun 199811999d an berakhirt ahun 2001. Padat ahun 2002 dimulai PPK fase kedua. PPK yang menjadi penelitian ini bertempat di Desa kaliwungu Ker,wnatan Tempeh Kabupaten Lumajang yaitu PPK fase II dengan sub program Simpan Pinjam Perempuan( SPP) dan pembangunanja lan makadamt eleford yang berjalan mulai tahun 2003 sampai dengan sekarang. Adapun yang menjadi obyek penelitian adalah kelompok perernpuan yang menjadi peminjam dana SPP atau disebut juga nasabah SPP yang berjumlah 24 orang. Tujuan penelitian ini antara lain adalah mendeskripsikan proses komunikasi PPK pada tahap Musyawatah Antar Desa( MAD) di Kecamatand an Musyawarah-MusyawaraDhe sa( MD) serta mendeskripsikan kelancaran dalam pengembalian dana SPP oleh kelompok peremprum dan kelancaran usaha yang dijalankan. Latar belakangp enelitan adalahb ahwa pelaksanaanp rogram SPP di Desa Kaliwmgu berjalan lancar dengan proses komunikasi berdasarkan Petunjuk Teknis Operasional (PTO) PPK dan respons kelompok perernpuan yang relatif tinggi dari faktor tingkat kehadiran dalam musyawarah tingkat desa serta kelancaran dalam mernbayar pinjaman dana SPP dan lancarnya usaha yang dijalankan dengan bantuan dana tersebut sehingga usaha kelompok perempuan masih be{alan sampai sekarang. Jika dilihat dari tingkat kehadiran, respons kelomok perernpuan dalam Musyawarah Antm Desa (MAD) di kecamatan tergolong rendah kar€na mereka menganggap bahwa pertemuan tingkat kecamatan adalah kewajiban tokoh masyarakat saja, dan hal ini disebabkan karena tingkat pendidikan kelompok perempuan yang relatif rendah (rata-rata SD). Akan tetapi walaupun tingkat kehadirmrr endahd alam MAD, kelompok perempuanm ernpunyari esponsy ang baik dalam pengembalian dana yaitu dengan tidak adanya tunggakan. Sedangkan dalam Musyawarah Desa (MD), tingkat kehadiran kelompok perempuan tergolong cukup tinggi karena motivasi untuk hadir adalah unhrk mendapatkan prnjaman dana. Sedangkant ingkat pengetarr-uanke lompok perempuan tentang PPK terutama SPP terbatas manfaat dana yang dipinjamkan. Dan hasil penelitian disarankan agar Fasilitator Desa (FD) dan Fasilitator Kecamatan (FK) mempertahankan kinerjanya dalam mengkomunikasikan PPK (sesuaid enganP TO) dan kelompok perempuanh endaknyam enyaringi nformasi denganb aik dan perlu mempertahankank elancarand alamp engernbaliand ana.

Studi Pelaksanaan Program Gerakan Terpadu Pengentasan Kemiskinan (GERDU TASKIN) di Desa Badran Kecamatan Sumbermalang Kabupaten Situbondo / Khoirul Fauzi

 

Kabuoaten Sirubondo sebaeai salah satu bagian dari Propinsi Jawa Timur denean'iurnlalkre luarear niskint erbanyakk etisp vaitu sebaniak7 5.714 keluarra fristin dari total- 199.819 keluaiga meniadi salah satu tenrpat oelaksinaanh osrarn Gerdu Taskin. DesaB aderar merupakan.desvaa ne dipilih irntut diiaOitari orioritas Dertama pengentasan keniishnan di - Katupaten Situbondod ensad rnelihat' kondisi kependudukand i desa ini yang masih memnrihatinkan-k arena banvak penduduk vang berada dalam earis kentiskinan. Berbieai keeiatan yane dilahfian walauirun-menunjukkanh asil yang cukup berarti namdh masih dda beberapa kekuranean pada aspek tertentu teruttrla terkait deneant eknis pelaksanaan'dlia pangan-S. ebagaimabtae rlihat pada peran sertam asy{rakaty ang-masihk urangk arana.adab eberapap rilaku-m a.syarakayat ng kurane dendukuirs FelancaranD ro-sramin i seoerti tidak"dikernbalik-annyak edit yane ifikucurkand Enganb erbaeaai fasany ang diberikans ebagabi ukti kurangnnya Sosialisasdi an keeiitan moniiorins di frnekat bawah. Di sampingi tu kegiatan vane dilakul€n belum bisa meratap -adas ed'uap enduduk sehinggah -ali ni menjadi tataTante rsendiriu ntuk diperbaikip adap elaksairaapur ogramy ang akand atang. Tuiuan penelitian ini adalah untuk mensetahui proses pelaksanaan Propram Gerdu'Taskin di Desa Baderan bessrta faktor'penduklng, faklor oen-shambadt.a n manfaatnvab asi masvarakatP. enelitiani ni termasukp enelitian kualitatifdensan oendekatin tematik. Teknik pensunpulan data vans digunakan adalah:o bser-vasi'partisipatiwf, awancaram endalarn,'dand okurnentasi.Sumber datad alamp enelitiani ni-meliputi: t)erTamad okumen;k edaai nformanh rnci (tev informan\ vaitu subvek penelitian-v ans mensetahuid an menguasaip ersoalano6rsoalan ientanq Froerhm Cerdu- T6kin rireliputi semua Kepala-Dinas di lingkungan KabribatenS irubondo yang terrnasuks tnilchr pelaksanad i tingkat !a!'upat-en_ M_engingab!a tryal$ya dinas yang sebenamyat erkait.d enganp rogiam ini riraka informan kunci dite,lrtukan dengan tekrik purposrv sompling dan kemudian dipilih Kenala BAPPEKAB dan- Keeala Kdntor BPM; Ketisa dan masvarakat rienerima bantuan dan pihak vane ierkait vans ditentukan trengan tekrfik snowball samplins di mana'infoniran-awal ditbnnikan secara purposif kemudian diminta mbnuiliukkan orans lain yans daDat mernberikan fuiformasi samnai hrntas dan detail' -Analisis data dilakdkan derisanm engsunakana nalisis model interaktif Miles Hubberman.P eneecekank eabsahant Eiruan dilakukan lentrn menggunakant eknik triangulasi, p-erpanjangakne ikutsertaanp eneliti, dnn ketelonan oensamatan. tladil oienelitianm enuniukkanb ahwa prosesp elaksanaank esiatan telah berialand enein baik sesuadi en"sanJu ktakd anluknis iane ada"n amui masiha da bebbaoa keturaneanm elinuti:-sosialisasvi ang terkesan-dadakanti,d ak adanya follow1up orientaEi kegiaian di ti.ngkat -kab:upaten, kupng1ty.u keterwakilan DeremDuanm. acetnyaa ngsurarl.m rnrmnva monltonng, dan keKunangDanaman ferhadhpp dmbukuariF. aktilr pendukungd ;ri aparat:s isternk er-iab ersififterpadu, keeiatail bersifat multi asneti. anssarin sebaiian besar ditanesune Pemerintah Fr5oinsi. dan oelaksanaai kesialan berdasaikan aspirasi m-alsvafokatF. aktor pendukuhed ari'masvarakat:k es-adarante rhadapm asalirlrk emiskiiran peran serta hktif dan iikao antulias masvarakat. Faktor oinehambat dari aparat: kuranpnva pemantauand an kurangnya peran serta apdrat-desa..Faktorf renglrarnbat-dari rnasyarakat: Denunggakan iulgsuran. Den|Igunaan dana Yatrg ndaK sesual perencanaan. 'dan ieidahnva iurnberddva -iianusia. Manfdat vang dirasakan inasyarakatp: eningkatanp eirdapatanh infg mencapa4i 0Y",m unlulnya motivasi *[fHfii%lftfris* $dfi#ftf fsif fr*f"fni fHflis trpt'f"is" Hp"#t'fifti-S!i#*l:'f&fH"?fd"f.if-6' wl1fffffii ;rilfirahl r U{eirs{if:ii r:n,rufk:m #as*yax-raakidhl ani-s' a.l*ur:antl rrlgla'srl t;ln:r'u*KDi ?eta"Tnir6''til*},$.Tfi iluild;'fi rq!-i-"tliq{gf*f- **l*lm*t**n"ffi "15'f.i pintr',""lrt'f#fii,ff'rJlf f",l,f iftitr Tf,tfrtH ffri firfit l"f$ program untuk usulan keglatan. p6ningtatin "fil/ pengurusd, ans ikap lqar lncnltlg[atRiul suslal lRip

Profil Anak Jalanan di Kabupaten Jombang ( Kajian Terhadap Karakteristik Anak Jalanan di Kabupaten Jombang ) / Jusuf Mualo

 

Anak Jalanan merupakan masalah sosial yang menjadi perhatian semua pihak. Masalah tersebut adalah semakin banyaknya anak jalanan di bawah usia 16 tahun, yang melakukan aktivitas kerja yang dilakukannya, baik sebagai penjual koran, ngelap sepeda/mobil, pedagang asongan, dan pengamen, bahkan mereka adalah sebagian besar adalah usia sekolah. Keberadaan mereka di jalanan telah menarik perhatian berbagai pihak, di satu sisi menunjukkan gejala yang positif, sedangkan pada sisi yang lain menunjukkan gejala yang negatif. Munculnya anak jalanan'disebabkan karena adanya tuntutan ekonomi keluarga yang terpaksa melibatkan anak, sedangkan hanya kehidupan di jalanan yangdapat menerima mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil an:rk jalanan di Kabupaten Jombang, yang didalamnya meliputi kondisi keluarga anak jalanan, pendidikan anak jalanan dan orang tua, lingkungan tempat tinggal dan kondisi ekonomi keluarga (ortu) Metode pengumpulan datayang digunakan didalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan teknik analisis data presentase dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahrva anak jalanan di Kabupaten Jombang, mayoritas bekerja sebagaingelap sepeda/mobil (67.57%), penjual Koran (10,81%) Pedagang asongan (18,92o/o) dan pengamen (2,70o/o). Sedangkan pendidikan anak jalanan ada yang DO SD, SD, dan SLTP. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dipastikan sebagai bahan acuan dasar dalam penanganan dan pembinaan anak jalanan di Kabupaten Jombang,sehingga anak jalanan dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan dan masa depan mereka.

Program Pendidikan yang Berdasarkan Pada Kebutuhan Anak Jalanan di Rumah Singgah "KUNTUM" III Kelurahan Gading Kasri Kecamatan Klojen Kotamdya Malang / Etik Erna Ningsih

 

Rumah Singgah "Kuntum" III sebagai lembaja pendidikan nonformal memberikapne layanank epadaa nakj alananm elaluip rogam-programp endidikan untuk membantu anak jalanan dalam mengatasi permasalahannya dan dapat menemukana ltematif untuk memenuhik ebutuhanh idupnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif kualitatif yang berusaha untuk mendeskripsikan program pendidikan di Rumah Singgah "Kuntum" III yang berdasarkan pada kebutuhan Anak Jalanan. Sumber data !a.lam_penelitiainni yaitu orang-orangya ngt erlibatb aik secarala ngsungm aupun tidak langsungk, egiatany ang dilakukan,d an dokumentasyi ang ida di Rumah Singgah"K untum" III, sebagaii nformana dalahp ekerjas osialR umahS inggah dan Anak Jalanan, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan-tiga macam tehnik yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara ketekunan pengamatan, trianggulasip, engecekana nggota. Tehnik analisisy ang digunakana dalahr eduksi data,d isplayd ata,s ertap engambilank esimpulan. Program-program pendidikan yang dilaksanakan oleh Rumah Singgah "Kuntum" III adalah (l) Program Resosialisasiu, ntuk mengubahs ikap dan perilaku anak jalanan sesuai dengan nilai dan norma dalam masyaratat, 1zy frogram RujukanK egiatan,u ntuk mempersiapkaann ak memperolehru jukank e instansi lain dalam kegiatan pemberdayaans, esuai dengan kebutuhand an kemampuan Anak Jalanan, (3) program Reunifikasi, untuk mengupayakan bersatunya kembali anak jalanan dengan keluarganya, (4) program Latihan Ketrampilanu, ntuk mebekalia nakj alanan dengank etrampilant ertintu agars iap bekda dan menjadiw arga masyarakayt ang produktif, 1s; programK onsultasi danT utorial,u ntuk membantua nakj alanan mengataski esulitan-rlalamke giatan, (6) ProgramS osialisasdi an Rekeasi, untuk menanamkani lai dan normas osial sehinggaa nakj alanan mempunyais ikap dan perilakuy ang positif dan normatif, sertad apatm enikmatim asaa nak-anaks ecaraw aiar. Pelaksanaapnr ogram-programpe ndidikand i RumahS inggahm elibatkan berbagaki omponenp enting,y angm eriputip engerolaR umahs in[gah yangt erdiri dariz upervisorp,e mimpinR umahs inggahp ekerjas osial,t enaga-aimlnistraasia n koordinatora nakj alanan. perencanaayni ng matangd an peiaksanaapnr ogram yang _ sesuai dengan langkahJangkah yang telah ditetapkan rn"nunlung keterhasilan progmm. .program-program pendidikan di Rumah Singgah dilaksanakadni RumahS ingah" Kuntum" III, setiaph ari kerja,s esuajia dwal yang vii vllt ditentukanM. etodey angd ipakaia dalahb imbingans osialp eroranganb,i mbingan sosiakl elompokp, enyuluhan,tanyajawabse, rtad iskusik elompokM. onitoring' evaluassi ertap elaporana dalahh al yang mutlak diperlukand alam keseluruhan proseps elasanaapnr ogramp endidikand i RumahS inggah" Kuntum" III. Alasan dilakukannyap rogmm-programp endidikand i Rumah Singgah "Kuntum" III adalah untuk membantu anak jalanan dalam memecahkan permasalahadna n kebutuhanp endidikanm ereka.N amun dari semuap rogram pendidikany ang dilaksanaant,i dak semuap rogramp endidikany ang dilakukan berdasarkapna da kebutuhan mereka. Program pendidikany ang berdasarkan kebutuhan anak jalanan adalah program rujukan kegiatan, program latihan ketrampiladna n progams osialisasdi an rekreasis, edangkapnr ogramy angk urang berdasarkapna da kebutuhanm erekaa dalahp rogramr esosialiasasri,e unifikasi, serta program konsultasi dan tutorial. Hal itu disebabkan oleh kurangnya pengetahuana nak jalanan tentang pentingnya program-programt ersebut, kurangnyak esadarana kan kebufuhanm ereka , serta karena kompleksnya permasalahahni dup mereka, sehinggaa nak jalanan pada umumnya hanya membutuhkabna ntuans ecarafi sik danb ukans ecarap sikis. Saran-saradna lam penelitian ini ditujukan kepada: (1) Penyelenggata RumahS inggah,a gar program pendidikan disusun berdasarkanp ada kebutuhan nyataa nakj alanan,( 2) Bagi jurusan PLS, dapatm emanfaatkahna sil penelitian sebagaai lternatif pemberdayaana nak jalanan, (3) Bagi instansit erkait, dapat ditemukan berbagai masalah dan hambatan dalam pelaksanaan program pendidikan serta dapat dirumuskana lternatif pemecahannya(a, ) bagi peneliti selanjutnyad, apat dijadikan sumber informasi bagi yang ingin mendalami permasalahaann akj alanand pnR umahS inggah.

Kebutuhan Belajar Anak Jalanan ( Studi Kasus Anak Jalanan Kota Malang ) / Mohamad Suharso

 

Anak Jalanan merupakan masalah sosial yang menjadi perhatian semua pihak. Masalah tersebut adalah semakin banyaknya anak jalanan di bawah usia 16 tahun, yang melakukan aktivitas kerja yang dilakukannya, baik sebagai penjual koran, ngelap sepeda/mobil, pedagang asongan, dan pengamen, bahkan mereka adalah sebagian besar adalah usia sekolah. Keberadaan mereka di jalanan telah menarik perhatian berbagai pihak, di satu sisi menunjukkan gejala yang positif, sedangkan pada sisi yang larn menunjukkan gejala yang negatif. Munculnya anak jalanan'disebabkan karena adanya tuntutan ekonomi keluarga yang terpaksa melibatkan anak, sedangkan hanya kehidupan di jalanan yangdapat menerima mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil anak jalanan di Kabupaten Jombang, yang didalamnya meliputi kondisi keluarga anak jalanan, pendidikan anak jalanan dan orang tua, lingkungan tempat tinggal dan kondisi ekonomi keluarga (ortu) Metode pengumpulan datayang digunakan didalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan teknik analisis data presentase dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahrva anak jalanan di Kabupaten Jombang, mayoritas bekerja sebagaingelap sepeda/mobil (67.57%), penjual Koran (10,81%) Pedagang asongan (18,92o/o) dan pengamen (2,70o/o). Sedangkan pendidikan anak jalanan ada yang DO SD, SD, dan SLTP. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dipastikan sebagai bahan acuan dasar dalam penanganan dan pembinaan anak jalanan di Kabupaten Jombang, sehingga anak jalanan dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan dan masa depan mereka.

Perlindungan Hak-hak Tersangka Dalam Proses Penyelidikan Perkara Pidana ( Studi di POLRESTA Malang ) / Sugeng Santoso

 

ABSTRAK SantosaS, ugeng2. 002P erlinduneaHn ak-HakT ersanskad alamP rosesP enyidikan PerkaraB idana( Studid i PolrestaM alang). Skripsi,J urusanP endidikanP ancasilad anK ewarganegaraal"nlP universitasN egeriM alangP. embimbin1gl ) Drs.M . YuhdiB atubaraS, .H, M.H 0l) Drs.E di SuhartonoS, .H,M Pd Kata-katakunciP: erlindunganH, ak-hakt ersangkaP, enyidikanP, erkaraP idana Sebagaimandai ketahuib ahwad alams istemp eradilanp idana( criminali ustice system), dikenala danyap entahapadna lamp rosesp emeriksaapne rkara,y aitu proses penyidikano leh polisi, penuntutanja ksa selakup enuntul umum' prosesp emeriksaan pengadiland an prosesp emidanaanD. ari sekianp rosest ersebuty ang paling rawan memunculkan masalah adalah proses penyidikan, karena berkaitan dengan cara-oara yang diterapkand alamm emperolehk eterangand ari tersangkaT. indakank ekerasan irsik maupun tekanan dengan ancaman-ancamanm, erupakan salah satu contoh bagaimanap enyidik belum sepenuhnyam enghayatia sas-asasy ang termuat dalam KUHAP, utamanya asas praduga tak beisalah (presumtation o/ innosence), yang artinya setiap tersangka wajib dianggap tidak bersalah sampai adanya keputusan pengadilany angm enyatakanke salahannydaa nm emperolehk ekuatanh ukumt etap. Asai tersebut memperingatkan kepada POLRI untuk serius dan hati-hati dalam memperlakukan tprsangka tindak pidana, sebab sebelum adanya pufusan hakim p"ngadilun yang menyatakan bahwa tersangka bersalah, maka selama proses pemiritsaan, oleh penyidik, sitersangkah arust idak boleh diperlakukans eolah-lahia ielah bersalah. Untuk itu KUHAP mewajibkan kepada polisi agar selama proses pemeriksaanh, arkat dan martabatt ersangkah arust etap dihormati. konsekuensdi ari penghormatante rsebuta dalaha danyap erlakuany ang manusiawi ke-p adat ersangkad engant idak melanggarh ak-haknya. pendikatan penelitian yang dipakai ialah normatif yuridis, untuk menghasilkand ata deskriptif, denganm aksudm engkaji aturan-aturanh ukum tentang perlindunganh ak asasia sasim anusiad alamp rosesp enyidikanj,u ga denganm elihat i"nyatuan yang ada dalam pelaksanaanS. edangkanje nis penelltian studi kasus bertujuan, untuk mempertahankan keutuhan dari obyek maksudnya data yang secara keseluruhan yang terintergrasi dan bersifat eksploratif. Sementarad, ata yang diambil dari KepolisianR esortK ota Malang salahs atunya den-g anm engadakawn awancarad alamh al ini yangd ijadikans umbera dalah: a) kepala SatuanR eserseO perasBi apakI PDA Drs' SunardRi iyono,S 'H b) Beberapain tbrmany angb erasadl ari orang-oranyga ngp ernahm asuk dalamL embagaP emasyarakataLno wokrvaruM alang' Hasil penelitian irenunjukkan' p:rtama dalam setiap proses penyidikan dilakukanlaht ekntup erson'i ';;""; s'ebaelip endekatana ntaras eorangp enyidik denqante rsangkao, ou*pi"g n'u'p"nggun*n"ilmup sikologis eg'aeal-t.Tjasadna lam upaia untuk mengoreki nfo''*u'i dari tersangka*' ataupun dilapanganm asih ada ;$#;;;# p.:rvroit yangm asihk urangm emahamai kant eknik dan pemahaman rerhadakpo ndisri. "ii**,i.it!;"il;.il;u uut'*uh ak-hatke rsangkdaa rip asa5l 0 sampadi enganp urur 'ia' yuns".t,"riou*tsta lah hak segerad iperiksah' ak mendapatkanb ahasay ung ilfui hak memberikank eterangans ecarab ebas' hak mendapatka1n* u Uat'asuiu, 'ft ttnAuputftanb antuanh ukum'h ak untukm enghubungt perwakilan negara uugi'ffin,-f'at mengttuuungi dokter' ha| me1leritahu dan menghubungi keluarga, trak uniut< berhubungan sirat' hak untuk mengalukan saksi' hakuntukmenuntutganti.rugidanhakuntukmenuntuthakimyangmengadili,masih tetapd ipegangteg#u#hi l;il* rtttgt o"iu* p'o"'penvioitand ilakukaonl eh aparatK epolisianR esori-{otu Vutung selalub eipedomapna da Kitab UndangundangH ukumn .*u iiiu"u' khususnlap elaksanaahna k-haka sasmi anustaya ng tercantumd alam pasai iO 'u*pui 6sngT.pasal 68 sebagaki onsekuensait as pelaksanaUann dang-UndanRgi *".i?^fatrun tqqc tentangh ak asasmt anusra ierutamaUndang-U"Ourg'ifia|Sn un 1998te ntangk onvensmi enentanpge nyiksaan' dan perlakuan or^ &ngnuftu**, tu* lungkejam..' t idak manusiawia tau merendahkamn artabatm -anusiaw. alaupun riasih- minimnya pemakaianil mu psikologui ntukm elakuk;;ilik?ttn subvetttife thuglPte rsangkuan tukm engorek keterangasne, hinggma asiha dab eberapaap arapt enyidiky angt erpancinegm osrnya t".ftuaait enangkak' etikam engungkit-keterangan' Saranyangui,"t","ila,,ipaitandenganmelihatdarihasilpene'litianyaitu: 1. Aparatk epolisianil ;t")^ penyidikh. arusb isa bersikapp rot'esionadle ngan mempunyai dedikasi -Oun *otiuuti dalam menjalankan1 "C1tY' khususnya O.r"i"p* if*" psikologdi alamm elakukainn terouastei rhadatpe rsangKa' z. perbaikanu ",, *fr*il""";;;;fu; kivantitasd i lingkungank epolisian Reso(K otaM alangb aik petugaSs ltuanR esersme aupunc arak erjanyaa gard apat melaksanakatnu gass ecaram aksimal 3. Melakuka,"nro ,*o'iauiJ*g n*"*' khususnhv'a"n y l]|Tl-llltnu banvak U"i"r-upop "*f yangt idak sesuadi engank ondisib angsaln donestas aatr n!'

Studi Korelasi Antara Kontrol Diri Dengan Perilaku Adiksi Pada Penjudi di Kecamatan Rejoso Nganjuk / Fitri Kusrini

 

Konfol diri merupakank emampuans eseorangd i{alam membimbing tingkah lakunya sendiri. Pada umumnya para penjudi mengalami kesulitan dalam me-ngontrodl iri, sehinggam enyebabkanp erilaku adiksi. Perilaku adiksi adalah pota-peritatuk ebiasaany ang diulang-ulangy, angb erkembangm enjadi.masalahmasaiahs osial dan pribadi. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahuki orelasi antara kontol diri dengan perilaku adiksi pada penjudi, dan diharapkan dapat memberis umbanganp emikiran bagi perkembanganilm u psikologi, referensib agi penelitian selanjutnyi dan sumbangan informasi secara psikologis mengenai perjudianb agi pemerintahank ota Nganjuk untuf mengetahuki emampuank ontrol diri penjudi,P enelitim endasarkan kepada tiga aspek kemampuan kontrol diri dari teori Averill yaitu kemampuan mengontrol perilaku, kemampuan mengontrol kognisi dan kemampuan mengontrolk eputusan.S edangkanu ntuk mengetahuip erilaku adiksi,penjudi, menggunakank riteria-kiteria perilaku adiksi dalam berjudi berdasarkanD SM-IV Screen, yaitu Preoccupation, Tolerance, Widrawql, Escape, Chasing, Lying Loss of control, Ilegal Acts, Risked Significant Relutionship, Bailout. " Peneliiian ini dilalnrkan di Desa Mungkung dan di Desa Gempol Kecamatan Rejoso, Kabupaten Ngaajuk, tanggal 19 sampai 20 Juni 2004. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 80 penjudi toto gelap (Togel) yang icebitulan drjumpai di rumah pengecer, yangpada umumnya telah berusia dewasa' Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatand eskriptifkorelasional. Unhrk mengetahuit ingkatan kontrol diri dan perilaku adiksi pada penjudi dilakukand enganm enggunakanfo rmula..kategori iingkatanh argam ean-dans tandartd eviasid ari Azwar (2002:163)A. nalisis hasil peielitian dengpn menggUnakan rumus korelasi Product Moment dari Karl Pearsond engant araf sigrifikansi 17 o. Hasif parelitian ini menunjullon hasil bahwa kontrol diri mempunyai korelasi dengan perilaku adiksi, semakin tinggi kontrol diri penjudi maka semakin rendahp erilakua diksinyaa taus ebaliknyaD. engand itunjukkano leh hasil analisa dimanar xy = - 0"726.S edangkank ontrol diri, penjudi yang masukd alam kategori tinggi 8 oiang (10%) kategori sedang 59 orang (73,75%) dan kategori rendah 13 or{ig (16,25n/op).a da perilakua diksi,p enjudiy angm asukd alamk ategorit inggi 14 orang( 17,5%)k ategoris edang5 8 orang( 72,5o /o)d ank ategorir endah8 orang (10%). Dari hasil penelitiani ni, dapatd isarankanu ntuk penelitianl ebih lanjut, dengan menggunakan faktor-fa*tor lain yang terkait dengan perjudian, dan mengembangkainn strumeny ang telah ada.

Hubungan Karakteristik Masyarakat Kampung Kadi di Bantaran Sungai Barabai dengan Persepsi Terhadap Kondisi Lingkungan Permukiman dan Rencana Pemindahan Pemukiman / Sri Wahyuni

 

Penelitianb ertujuanu ntuk mengetahui:( 1) Persepsim asyarakaKt ampung Kadi terhadap kondisi lingkungan permukiman dan rencana pemindahan permukiman(2) Hubungant ingkat pendidikan,j umlah tanggungank eluarga,d an lama tinggal dengan persepsi terhadap kondisi lingkungan permukiman dan rencana pemindahan permukiman;( 3) Variabel yang paling berhubungand enganv ariabei terikat Penelitian dirancang dengan pendekatan suwei, dengan sampel masyarakat Kampung Kadi Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejumlah 100 KK. Mengambil responden dari populasi digunakan tekrrjk proportional random sampling, Menentukan responden digunakan tehtik probability sampling dengan cara ordinql. Instrumen penelitian angket dengan Skala Likert. Uji instrumen kepada warga Desa Bungurd an hasilnyad ianalisisv aliditas( ros)d an keandalan/reliabilita(sa ). Analisis data menggunakana nalisist abulasis ilang dan korelasip roduct moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (l) Penepsi terhadap kondisi lingkungan permukiman adalah netral dan cenderung positif, sedangkan persepsi terhadap rencana pemindahan permukiman ke Desa Tembok Baru adalah negafif; (2) Terdapat hubungan yang signifikan dan posifif antara tingkat pendidikan dengan persepsi terhadap kondisi lingkungan permukiman dan rencana pemindahan permukiman ke Desa Tembok Baru. (3) Tidak terdapat hubungan antara jumlah tanggungan keluarga dengan persepsi terhadap kondisi lingkungan permukiman; (4) Terdapat hubungan yang signifikan dan negatifantaxa lama tinggal dengan persepsi masyarakat terhadap kondisi lingkungan permukiman dan rencana pemindahan permukiman ke Desa Tembok Baru; (5) TerdaEat hubungan yang sigrifikan itan negatif antara jumlah tanggungan keluarga dengan persepsi terhadap rencana pemindahanp ermukimank e Desa Tembok Baru; (6) Variabel tingkat pendidikan merupakan variabel yang mempunyai hubungan paling erat dengan persepsi terhadap kondisi lingkungan permukiman dan rencana pemindahan permukiman ke Desa Tembok Baru. Berdasarkanh asil penelitian,m aka sarany ang dapatd iberikan:( l) Meningkatkank esadaranm asyarakaBt antaranS ungaiB arabait erhadapk ebenihand an hidup sehat;( 2) Peningkatans osialisasir encanap emindahanp ermukimanp endudukd I bantaran Sungai Barabai secara persuasif, bertahap, serius, dan konsisten.

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kawasan Kumuh Kecamatan Banjar Selatan Kota Banjarmasin / Rabiatul Adawiyah

 

Kota Banjarmasin merupakan salah satu kota yang memiliki.Tu:l"h prng.toi;ir"ti,.tt' s"tputt oirotu Banjarmasin merupakan masalah lingkungan yang utama, kenyataan mJnunjukkan O'i.*{"if"waktu jumlah sampah yang ir"ii..."ri i,ngkungan f."t"G.ufi" meningkat. Pada umumnya sampah yang ada Ii-i"t. e*i#asii berasal dari rumah tangga seperti kertas, sisa sayur' kulit kentang, kulit tomat, nuri-6uri dan lainlain. Menurut beberapa tokoh lingkungan keberaiaan sampah yang tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan ;,Ft")t p";u*nun dala dukung lingkungan.seperti tercemarnya perairan tanah' iilili;i" b"" Uusut, murrcuinyaiert-agui enis penyakit yangdiakibatkan oleh i;il;ii:;"ht"ego **utohi"ttiuot pttri' me$3gat perhatian dari semua pihak'irluaridilarumnnva penetitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan sampah rumah tangga y#;i;i.;ki; masyarakat di kawasan kumuh dan dampak sampah rumah tangga tertridap lingkungan sekitar' Penelitian ini dapat Oigoiongtun kedaliir penelitian suivei, Rancangan penelitian yang digunakan uO?iuf, &tport facto. foputasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga[r..."t* g*:ar Selatan' besamya populasi adalah30'246 kepala keluarga' i".p.r p.""ri i* u"rJ"*iuh 60 tlpata tetuarga, ditentukan dengan menggunakan"r,ii[pi"p""ional random sampling. pengumpulan data dilakukan dengan caraour.*uri, ootumentasi dan wawancira. Teknik analisis data yang digunakanadalah teknik analisis deskriptif.Berdasarkan unuli,i,.dutu diperoleh hasil bahwa: l) pengelolaan sampahrumah tangga di kawasan kumuh Kicamatan Banjar selatan Kota Banjarmasinirri,p"iii."etatr_tangkah:'pewadahan. pemindahan. pemilahan dan pengangkutan'Namun dalam proses pengilolnon masih belum maksimal' 2) dampak pengelolaan sampah rumah-tangga tertadap tingkungan sekitar adalah: a) timbulnya bau yang l"i'Le,"d"p Oari 6long;uh, ,ingui dan pekarangan sebagai akjbat kebiasaan burut "masyarakat yang irembuang sampah tidak. pada tempatnya' b) aliran alr sungai ters'umbat oleh sampah c) lingkungan sekitar menladt tldaK rapl oansemerawut akibat sampah V*gi.*uig terkelola dan d) menurunnya tingkat kesehatan Penduduk sekitar. Beidasarkan hasil analisis penelitian tersebut disarankan agar p€nanganan dan pengelolaan,unlpJilour, hanya dilakukan oleh masyarakat, namun harus pula dilakukan oleh semua "r.t"n masyarakat termasukpemerintah daerah' Pemerintah -Gil;t ;"nyediakan sarana dan prasarana yang lengkap- yang diperlukan dalam ;;*."t."t sa;pah. olrJJ*"v" penyuluhan dan penyadaran oleh pemenntah kepada masyarakat kota tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan i".p"t"V"i"rhadap fingtungui'fturus-bersiiat kontinyu dan menjadi agenda rutin'

Status Anak Adopsi Dalam Hubungannya Dengan Orang Tua Angkat ( Studi di Wilayah Kota Malang ) / Yayuk Srisuyanti

 

Adopsietaupengangkatananakdilndonesiasudahmenjadisuafukebutuhan uagim asi;kat, t"6pi ,ffipal ,*t i"i masihb elum adak etentuanh ukumn asional y0ngm engatutre ntanga doisi, Ketelluyr tentsnga doryj yasi! !"'b'?, dalamt iga ilffhd;* yainrHutum'peraataH, ukume oai, aannumm khm. Ketigas istem hukumtersebutmempunyaiketentuanyangberbeda.bedamengenaistatusanak Jopsi dalamk eluargao t-g * a"gkatny4 terutamay ang_b erkaitand enganh ak waris dan perwalian u*[ ":"gtut ttiotif pengangkataann af Vap.bervariasij uga mempengarushtia tusa nak aiopsi. Selain itu, persoalana dopsio leh WNA juga r.niitU,it* persoalaUn "gi N.lotu Indonesiak arenab anyakt erjadi-penjualabna yi ilfu Negeri.H al ini mlnyeU-aUtapne rsoalana dopsiy angp adad asamyaa dalatt prr*fun kiluarga, tetapi sekarurgs udahm enjadip roblemam asyarakatb, ahkan menyangkuhtu bungan* t", n g*i, sehinggap asti akanm engarahp adap ersoalan p' olitikp.enelitiani ni dilakukanu ntuk mengetahubi agimana statusa nak adopsi dalamh ubungannydae ngano rangt ua angkat.S ecarak hususp enelitianin i bertujuan untukm engetahu(it:) motif pengangkataann aky angd apatm empengaruhhui bungan anaka dopjid engano rangt * "ngkatny"; (2) permasalahayna ngd ihadapmi asyarakat dalam pengangkatuunn uh (3) status anak adopsi dalam keluarga orang tul angkatnya. Rancanganpenelitianinimenggunakandeskriptifkualitalf.danjenis penelitiannyiaa aUtr stuO kasus.K egiatanp engumpul-adna ta dilakukand engan metodeo bservasiw, awancaraa, an anatislsd okumenD. ata diperolehd ari subyek p."rritiu. yang berkompetente rhadapm asalahp enelitian,y aitu hakim' kepala paniteram uda-perdatak, epala bagianR ehsos,o rang tua gngk€t,d an orang tua lanaung anak angkat. Analisis Oata aitatrufan melalui klasifikasi data, penjaringan data,d in analisii induktif Untuk menjagak eabsahand ata' penelitiand ilakukan secartae liti danc er,makt,e giatantr iangulasip, erpanjangapne nelitiand, ank ecukupan referensial. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa motif pengangkataann ak yang dikemukakaonl eh otungt ua angkatd i wilayatrK ota Malanga dab ermacam-macam, yaitu:( l) karenat idak mempunyaai nak,( 2) merasak asihanp adaa naky atim piatu, *uk t"rl*lut, amk yang orsng fijg,nya tidak mampu, (3) untuk mendapatkan tunjangang aji bagi pegawain egiri, (a) ingin mendapatkaann ak perempuanb agt orangh n yangh anyam empunyaai ryk laki'l.aki' Tetapim otif yang utamaa dalah untuk kesejahte** u*k'u.ngk"t' Pengangtatan anak menimbulkan beberapa persoalayna ng menyangkutt tt* onut adopti' yaitu: (1) faktor yuridis yang berkaiudne ngana kibatn ukumaarip eruuata{no psi, (2) faktors oslayl .a1gberkaitan 6!* t";,d;fek dari p"tU*t- adfpsi,( 3) faktoi psikologisy angb erkaiand engan i*i,li t ;i**n un"t angk"t yang ditrmuutkank arenap engangkataann ak. status ,Juaopri dalamk eluariao t-giuu angkatryate rgantungp adas istemh ukumy ang digunakaonle ho rangt ua ingf.uti ay t*tuLott* adopi' D4* hl WT" menurut ttit

Peranan POLRI Dalam Upaya Menanggulangi Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Remaja ( Studi di Kepolisian Resort Kota Malang ) / Indah Noerafni

 

Kecemasan Orang Tua Siswa SMUN Kota Malang Terhadap Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obat Berbahaya / Puji Siswati

 

Narkotika merupakan salah satu obat yang diperlukan dalam dunia pengobatand, emikianjuga dalamb idang penelitianu ntuk tujuan pendidikan, pengembangainlm u dan penerapannyaD. isampingm anfaatnyan, arkotika apabila disalahgunakand apatm enimbulkand ampakn egatif.p enyalahgunaanna rkotika ini paling rentan tedadi pada remaja karena mereka memiliki sifat dinamis, energik, selalu ingin mencoba, mudah tergoda dan mudah putus asa. Dampak negatif penyalahgunaanna rkotikap adar emajai ni akanm enimbulkank ecemasanp ada berbagai pihak terutama oftmg tua siswa Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahu(i,1 ) tingkatk ecemasaonr angt ua siswa SMUN Kota Malang terhadapp enyalahgundanna rkoba,( 2) bentukr eaksi kecemasano rangt ua siswa sMuN Kota Malang terhadapp enyalahgunaanna rkoba, (3) perbedaank ecemasana yah{ an ibu siswa SMUNKota Malang terhadap penyalahgunaanna rkoba. Rancanganp enelitiany ang digunakan@ lkqptif populasi penelitiani ni adalah orang tua siswa kelas I SMU Negeri Kota Malang tahun ajaran 2000/2001. Sampelp enelitians ebanyak1 26o rangt ua, ditentukan denganm enggunakante knik purposives amplingyaituo rangt ua yangt inggalb ersarnas iswa.I nstrumen penlmp-oftara-lzmf digunakan adalah angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentag3ln uj i-t. Hasil penelitianm enunjukkanti ngkatk ecemasaonr angt ua adalah( l) cukup banyak (51,59o/oo)r angt ua yangm emiliki kecemasarne ndah,s edikits ekali( 12,7%) dans edikit( 35,71%)o rangt ua yangm emiliki kecemasatnin ggi dans edang(.2 ) sedikits ekali( 8,73%)d an( 7,14%)o rangt ua yangm emiliki kecemasapns it otogis dan fisik tinggi, sedikit (38,89%) dan (32,54%) orang tua yang memiliki kecemasan psikologisd anf isik sedangc, ukupb anyak (SZ,3B%d) an(60,32o/o)orantuga yang memiliki kecemasapns ikologisd anf isik rendah.( 3) tidak adap erbedaayna ng signifikana ntarak ecemasaany ahd ani bu ( t: -0,31). - Dari hasil penelitian ini disarankan agarpihak orangtua menggunakan kecemasany ang adap adad irinya untuk mencegahp enyalahgunaanna ttoua. u.ttut pengembangapne nelitians elar{utnyaa garm emperluass ampeld an populasiy aitu meliputi sekolahs wasta,s ertal ebih memperhatikand alam penyebarana ngkety aitu diusahakanm elalui pos.

Pengetahuan Siswa SMUN Porong Kabupaten Sidoarjo Tentang Narkotika dan Efek Psikotropikalnya / Erma Mahsuso

 

Narkotikat idak hanyab eredard i kalanganm ahasiswasa ja.Tetapi peredarannysaa mpaki e semuajenjangp endidikand ari sekolahd asars ampasi ekolah menengahN. arkotikai ni tidak hanyam enyebadr i Jakartate tapij uga ke kotap elajar lain,m isalnyaY ogyakartad ank ota-kotad i JawaT imur. nengetatruatne ntang narkotikain i pentinga gart idak terjadip enyalahgunaanna rkotika. Tujuanp enelitiani ni adalahu ntukm engetahutii ngkatp engetahuarne ntang narkotikad ane fek psikotropikalnyap adas iswaS MUN porongK abupatenS idoarjo Penelitianin i berlokasid i SMUN PorongK abupatenS idoarjop. opulasip enelitianin i adalahs iswa-siswaS MUN PorongK abupatenS idoarjot ahuna jaranz o0olzool. Sampepl enelitianin i adalahs eluruhs iswak elasI . Teknik pengambilans ampel dalamp enelitiani ni adalahd enganm enggunakatne knikc iustir sampling (kelompok) Jenisp enelitianin i adalahd eskriptifdengamn enggunakaann gketu ntuk memperoledha tanyaD. atay angs udahd iperolehd ianalisisd enganm enggunakan TeknikA nalisisP ersentas(Te AP). Hasil penelitianm enunjukkabna hwas ecarau mump engetahuasni swa tentangn arkotikac ukup( 67,80%)s edangkaunn tukp engetahuatne ntange fek psikotropikadla rin arkotikaa dalahb aik( 77,96%)

Hubungan Antara Masalah Pribadi Dengan Penyesuaian sosial Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Pekerjaan Sosial Malang oleh Rusma Avianti

 

Masar emajam erupakanm asap eralihana ntaram asak anak-kanakd and ewasay ang dalamm emenuhtiu gasp erkembangannybaa nyakm engalampi erubahand alama spek pribadid ans osial.P erubahayna ngt erjadip adas etiapi ndividr+te rsebudt apat menimbulkasnu atum asolahp ribadid ana kanm empengaruphei nyesuaiasno sialnya. Untukm engetahuaip akaha dah ubungana ntaram asalahp ribadid enganp enyesuaian sosialm, akad ilakukanlahp enelitianin i padas iswaS ekolahM enengahK ejuruanN egeri PekeqaaSno siaMl alang. Penelitianin i merupakanp enelitiand eskriptifk orelasionayl angb ertujuanu ntuk( l) mendeskripsiktaing katm asalahp ribadis iswa,( 2) mendeskripsikapne rmasalahapnr ibadi yangd ialamis iswa,(3m) endeskripsikatnin gkatp enyesuaiasno sials iswa,( 4). mendeskripsikhaunb ungaann taram asalahp ribadid enganp enyesuaiasno siasl iswa. Populaspie nclitianin i adalahs iswaS ekolahM enengahK ejuruanN cgcriP ckcrjaan SosiaMl alangt ahuna jaran2 0021200d3e nganju mlah 800 orang.S ampepl enelitian berjumlah2 00o rangy angd iambil denganm enggunakatne knikp roportionalr andom samplingT. eknika nalisisy angd igunakand alamp enelitianin i adalaht eknik persentase dant eknikk orelasPi roductM oment.I nstrumeny angd igunakana dalaha lat ukur. Hasilp enelitiamn enunjukkabna hwa( l ) Sisway angs angabt ermasala0h% , bermasala5h9 %d ank urangb ermasalah4lo/o(2. ) Siswak elasI cenderungm emiliki masalaphr ibadyi angb erhubungadne nganm asalahp ersepsdi iri terhadapli ngkungan denganp ersentas5e0 %s ampai8 7,5yoS. iswak elasI I cenderungm emiliki masalahp ribadi yangb erhubungadne nganm asalaha smarad anc inta,d enganp ersentase5 1,75%s ampai 76,250/Koe. lasI II cenderunmg emiliki masalahp ribadiy angb erhubungadne nganm asalah perkembangafinsi k denganp ersentas6e2 ,5%soa mpai72,5os/oe rtam asalaha gamad an morald enganp ersentas0t%: sampa7i 7,5%.( 3) Sisway angp enyesuaiasno sialnyab aik memperolephe rsentas1e2 %,c ukup 66,5%d ank urang2 1,5%.H asil pgnelitianin i menunjukkaand anyah ubungany angs ignifikana ntaram asalahp ribadid engan penyesuaiasno sials iswaS ekolahM enengahK ejuruanN egeriP ekerjaanS osialM alang. Be(olakp adap enemuanin i makaa dab eberapas aran( 1) konselorh, endaknya memberikan'rimbingdaenn ganto pik masalahya ngd ihadapoi lehs iswas iswinyab aik secarlaa ngsunmg aupunti dak langsungy aitu memberikanin formasid eiiganm asukk elas, melalupi apanb imbinganm aupund engante knik-teknikb imbingany angm eliputi simulasi, bermainp erand and iskusi.( 2) hendaknyak onselorm emberikanc ontoh,m isalnya; mengatasstir essd engante knik relaksasdi anc aram onga.tamsi asalahp adas iswa-siswinya dengamn embuabt ukup aketb imbingany angb erpe{omplp adar gferensi-referenastia u bukus umbeyr angb erkaitand enganto pik masalahy pg ekqn{ ibqhas.

Hubungan pola asuh Orangtua Dengan Kemandirian Siswa Kelas II SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Ikka Nur Aini Noviyanthi

 

Flemandirianm enrpakatm asalahu tama lragi remaja, karena kemandiriar merupakasna lahs stuh rgarp er{

Persepsi Remaja Tentang Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Tulungagung oleh Catur Setyo Pamungkas

 

Penyalahgunaarr narkoba tidak terbatas pada orang-orang yang "berkehidupan malam", namun telah merambah dan berkembang pada siswa SD, SLTP, SMU, mahasiswa maupun kalangan eksekutif. Penyebaran narkoba sudah merambah dan meluas ke mana-mana, yang menjadi sasaran bukan hanya tempat-tempat hiburan malam seperti diskotik, pub, dan karaoke, tetapi sudah merambah ke daerah pemukiman, kampus, dan bahkan sekolah-sekolah. Sekolah sebagai tempat pendidikan bagi siswa, sekarang ini sangat merisaukan. Jika rnasalah penyalahgunaan narkoba terjadi di ka)angan siswa, maka ini berarti bahwa upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional mengalami hambatan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah nrendeskripsikan persepsi remaja tentang pengertian narkoba, mendeskripsikan persepsi remaia tentang jenis-jenis narkoba, mendeskripsikan'persepsi remaja ientang kegunaan narkoba dari segi medis, mendeskripsikan persepsi remaja tentang cara menggunakan narkoba, mendeskripsikan persepsi remaja tentang gejala-gejala penyalahgunaan narkoba, dan rnendeskripsikan persepsi remaja tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Peneli,tian ini diiaksanakan di Kabupaten Tulungagung. Waktu pelaksanaan penelitian ini adalah pada akhir $emester II tahun ajaran2002/2003, yaitu pada bulan Mei - Juni 2003. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian deskriptif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas trl SMU/SM|' Negeri dan SMU/SMK Swasta di Kabupaten Tulungagung tahun ajaran 2003/2003.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas Il SMUN I Kauman, SI\4UN I Boyolangu, SMKN III Boyolangu, SMU Diponegoro, Sll(JN I Kedrrngwaru, dan SMK "Sore". Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 316 srswa. Untuk mendeskripsikan persepsi rernaja terhadap penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tulungagung adalah dengan cara menyebarkan angket dan data yang diperoleh ciianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil yang diperoleh dari penelitia.n yang sudah dilaksanakan terhadap para remaja di Kabupaten Tulungagung yaitu sedikit sekali (0, 65 Vo) renaja yang mempunyai persepsi sangat tepat tentang penyaiahgunaan narkoba, banyak sekali (98,38 %) remaja yang mempunyai persepsi tepat tentang penyalahgunaan narkoba, sedikit sekali (0,97 %) remaja yang mempunyai persepsi cukup tepat tentang penyalahgunaan narkoba, tidakada (0 %) remaja yang mempunyai persepsi kurang tepat tentang penyalahgunaan narkoba, tidak ada (0 %) remaja yang mempunyai persepsi kurang tepat sekali tentang penyalahgunaan narkoba. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa para remaja mempunyai persepsi yang tepat tentang penyalahgunaan narkoba (artinya para remaja benar-benar mngerti apa itu narkoba dan bahaya penyalahgunaan narkoba) yang ditinjau dari segi pengertian narkoba,jenis-jenis narkoba, kegunaan dari segr medis, cara menggunakan narkoba, gejala-gejala penyalahgunaan n:rrkoba, bahaya penyalahgunaan narkoba.

Interaksi Sosial Seniman Waria Ludruk Warna Jaya di Desa Suwaluh Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo oleh Juni Ekawati

 

Komunitas seniman ludnrk terutarna seniman waria berupaya untuk mempertahankan keberadaannya melalui perkumpulah Ludruk Warna Jaya. Sedikitnyam inat penontonu ntuk melihat pementasanlu druk di panggung-panggung pertunjukanti dak menyurutkans emangapt ara senimant erutamas enimanw aria untuk mempertahankakne lompok seninya.K esenian ludruk dapatj uga merupakanw adah pelembagaan homoseks di Jawa, karena melalui ludruk para homoseks dapat melakukant ransvetismea Au transesksualismeH. al ini terwujud dalam interaksi sosial di dalam dan di luar pertunjukan ludruk. Adapun nrmusan masalah iang diangkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) bagaimanakahh ubungana ntarap ara senimanw aria Ludruk Warna Jaya di Desa Suwaluh Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo dan perkumpulamya; (2) bagaimana hubungan antar seniman waria perkumpulan Ludruk Warna Jaya di luar pementasan(;3 ) bagaimanah ubungana ntar senimanW ariap erkumpulanL udruk WarnaJ ayak etika berlangsungp ementasan. Sesuai dengan nrmusan masalah tersebut penelitian ini memiliki tujuan sebagabi erikut: (l) menganalisish ubungana ntarap ara senimanw aria ludmk Warna Jaya di Desa Suwaluh Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo dan perkumpulannya; (2) menganalisis hubungan antar seniman waria perkumpulan ludruk Wama Jaya di luar pementasan(; 3) menganalisish ubungana ntar seniman waria perkumpulanl udruk Warna Jaya ketika berlangsungp €mentasanH. ubunganhubungani ni dilihat dengan latar kebertrahanasne nimand alam pertunjukan ludruk serta interaksi sosial yang terjadi di dalam dan di luar pemenAsan. Penelitiani ni menggunakanp endekatank ualitatif dan metoded eslripif untuk jenis penelitian studi kasus, selain itu menggunakan pendekatan interdisipliner melalui disiplin ilmu sosiologi dan antropologi budaya. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah: (l) pengamataq (2) dokumentasi daq (3) metode wawancara. Hasil penelitian menjawab Fntang interaksi sosial seniman waria dalam perkumpulan ludruk. (l) Latar belakang kebertahanan seniman waria dalam perkumpulan ludruk, adalah sebagai berikut: (a) wadah ekspresi seni; (b) melestarikans eni pertunjukank has JawaT imur; (c) berkumpul dengans esamaw aria anggota perkumpulan ludruk; (d) wadah pembinaan ketrampilan bagi waria yunior; (e) latar belakang ekonomi. (2) Interaksi sosial yang assosiatif di luar pertunjukan antars esamase nimanw aria berwujud sebagaik egiatan berikut: (a) belanjab ersama; (b) kunjungank e rumaha nggotay ang meninggal,m elahirkan,a tau mempunyaih ajat; (c) belajar atraksi baru Oan; (d) belajar tentang tata rias. (3) Interaksi sosial yang asosiatif di luar pertunjukan antar seniman waria dan waria lain berwujud sebagai kegiatan berikut: (a) olah raga dan; (b) kegiatan prostitusi. (4) Hubungan yang diasosiatif berwujud pesaingan, kontraversi dan pertikaian antar waria dalam memperoletha raf hidup yang lebih baik di luar pertunjukannya.( 5) Interaksi sosial asosiatif antar seniman waria di dalam pertunjukan adalah sebagai berikut: (a) hubungana ntara sutradara dan tandak, (b) hubungan antarat andak; (b) hubungan antarap anjak dan tandak. (6) Interasi sosial yang diasosiatif di dalam pernentasan ludruk berwujud persaingan, dan pertikaian dalam menarik perhatian penonton dan mencar"ip asangan"d alamp erkumpulanl udruk.

Pengembangan Paket Bimbingan Untuk Membantu Anak Yang Mengalami Kesulitan Penyesuaian Sosial Khususnya Anak Yang Terisolasi Sosial dengan Teknik Permainan Kelompok Di TK Kelompok B oleh Imro'atul Istikowati

 

uti tiga langkah:( l) Perencanaan(,2 ) Pengembangan(3, ) Evaluasi dan revisi. Uji coba produk meliputi (l) Desain uji coba, (2) Subyek Ahli, (3) PelaksanaaUnj i coba,( 4) Jenisd atap enilaianp roduk.I nstrumenp enilaianb erupa skala penilaian. Hasil uji coba menunjukkanm asih perlu penyempumaanp ada bagian penddhuluatne rutamat ujuan khususd an petunjuk khusus.P adab agianm ateri bimbingany ang perlu disempurnakana dalaht ujuan tiap permainany ang perlu dispesifikanla gi, bagiane valuasiu ntuk klien, bahasap engantayr ang digunakan guru, penetapanp esertas erta penambahang ambarp ada peralatanb ermain.H asil uji cobai tu kemudiand ijadikanb ahanp ertimbangand alamr evisi dan perbaikan oroduk. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang diberikan oleh penelitiu ntuk pemanfaatabnu ku paket,a ntaral ain: (l) Untuk peneliti selanjutnya, perlu melalcukanp enelitianl ebih lanjut sampalp ada uji kelompok kecil dan uji lapangan agar validitas paket ini bisa lebih baik mengingat penelitian ini hanya sampai pada tahap uji ahli. (2) Agar produk ini bisa digunakan di luar daerahp enelitianm akap erlu dimodifikasi( dirancangd) isesuaikadne ngand aerah setempat. (3) Produk ini dirancang untuk anak yang terisolasi sosial tetapi kemungkinan bisa digunakan untuk membantu anak yang mengalami masalah penyesuaian sosial yang lain, misalnya anak pemalu dengan memodifikasi prosedupr elaksanaapne rmainand anj enis permainank elompoknya.

Studi tentang Tingkah Laku Lekat (Attaccment Behavior) Pada Anak Bungsu Usia 4-6 Tahun Di TK Permata Bunda Malang oleh Beta Devi Mustafa

 

Penelitianin i mengungkatpin gkahl aku lekatp adaa nakb ungsud ihubungkan denganp enerapanp ola asuho rangt ua. Dimana tingkah laku lekat adalahs uatu bentuk hubungan spesial yang terbentuk secara bertahap, dalam bentuk keinginan untuk selalud ekatd engans eseorangy ang dipilihnya dan dapatm embuati katan perasaany angk uat dengano rangt ersebutd an kehadirannyad apatm eredakan kecemasand an rasat ertekana nak.P adaa man sekarangp erubahanz amanm embawa pengaruhp ula padatingkahla ku lekata nakb ungsud an pola asuho rangt ua.P ola asuhy ang dibenkank epadaa naku ntuk membentukt -epribadiany ang dapatd ilihat melaluip erkembangaann akb aik secarafi sik maupunp sikis.D alamh al ini diharapkan agar tingkah laku lekat pada anak bungsu dan pola asuh orang tua dapat menuniangp erkembangaann ak seoptimalm ungkin. Penelitiani ni bertuiuanu ntuk mengetahu(rI ) siapao bjek lekat anakb ungsu, (2) pola fingkahl akua nakb ungsute rhadapo bjekl ekaty angd imilikinya,( 3) pola tingkah laL-uo bjek lekat padaa nak bungsu,( a) tingkah laku anakb ungsud alam bergauld engante man-temadni kelasnyad, an( 5) pola asuhy angd iterapkano leh orangt ua yang dapatm enyebabkanp emilihano bjek lekat pdaanakbungsu. Penelitianin i merupakanp enelitiank uantitatifdeskriptifyangd ilakukanp ada lima lima anak didik TK Permata Bunda, yang terdiri dan2 oranganak didik laki-laki dan3 oranga nakd idik perempuanJ.e nisp enelitianin i merupakanp enelitian deskriptif yang menceritakana tau mendeskripsikanp eristiwa-peristiwas ebapimana terjadi secaraa lami melalui pengumpuland atad an latar belakanga lami sebagai sumberl angsungk arenap eneliti terlibat langsung.P eneliti menggunakanp endekatan kuantitatifd anp engumpuladna tad ilakukand engante knik wawancarao, bservasdi,a n angket. Tahap analisis yang dilalcukan adalah: (l ) mereduksi data, (2) display data, dan( 3) penarikank csimpulanv, erifikasid anr efleksi. Dari hasila nalisisd atad iperolehh asilp enelitians ebagabi erikut: (l) bahwa yangm enjadio bjekl ekata nakb ungsua dalahi br.rk, akek,n enek,d anp embantunya. Anak bungsum emilih ibu, kakek, nenek,d an pembantuk arenas asarank elekatan lebih mampum enentramkadna nm enenangkaann ak.likad ibandingkand engano rang lain, (2) tingkahl alqra nakb ungsute rhadapo bjekl ekaty angd imilikinya seperri menangism, enjerigm erangkuml, erapatm, erupakapne rilakuk elekatayna ng diperlihatkan anak dalam upaya untuk selalu dekat dengan oblek lekatnya dan Inenghrndakne cemasaunn iukb erprsah(,3 ) tingkahi aku oblekl ekatt erhadapa nak bunssuo.b iekl ekatc enderunmq emaniakaann ak.a kibatnya nakb ungsus ulil untuk berdikaris, elalub ergantunpga dao rangl ain dank urangm endapakt esempataunn tuk memecahkamna salahnysae ndiri.( 4 ) tingkahl aku anakb unssud alamb erqauld engan teman-temanndvai k elas,a nakb ungsud apatb ergaudi enganb aik tanpaa danya kesulitand anh ambatant,e tapit erkadanga naks ukam emukult emannyajik a temannytaid alrm enurutis emuap ermintaannyad.a n( 5) pola aiuh yangd iterapkan oleho rangt ua yangd apatm enyebabkapne milihano bjekl ekatp adaa nakb ungsu adalahp ola asuhd emokratis.B erdasarkanh asil penelitian,b ahwap ola asuhy ang diterapkaonl eh kelimao ftrngt ua siswaT K PermataB undad apatm embuaat nakanaknyam empunyaik elekatand engano rangl ain. Dari hasilp enelitianin i disarankan(l ) bagig uruT K, sebagaiin formasib agi gurud alamm embantus isrvak hususnyaa nakb ungsuy ang mengalamik elekatany ang sangakt uat dengano bjek lekat sehinggad apatm embeiajarkans iswau ntuk mandiri, (z)bagto rangt ua,d apatm emberikang ambaranp adao rangt ua bagaimanap ola tingkahla ku lekatp adaa nakd ana pap engaruhnydaa lams osialisasai nak,s ehingga orang tua dapat membenkan didikan, asuhan dan perlakuan yang tepat pada anak bungsu(,3 ) bagi objekl ekat,o bjek lekats ebaiknyad alamp engasuhannytiad ak terlalum emanjakaann akd anl ebih perhatiand alamm endidikd anm engasuha nak agara nakl ebihb isam andiri,( 4) bagi peneliti,s ebagaiin formasiy angd iharapkan akanm emperolehp engalamanp enelitians ebagabi ekal dalamm elakukanp enelitianpenelitians elanjutnyyaa ngt erkaitd engany angs edangp enelitil akukanm aupun penelitiany angb aru.

Hubungan Antara Variabel Atribut Orang Tua dan prasangka Sosial Dengan Sikap Sosial Anak Pada Keluarga Migran Banjar di Kota Malang dan Implikasinya Terhadap Bimbingan dan Konseling oleh Reny Neliani

 

Salah satu masyarakat pendatang atau migran yang kian hari kian banyak datang ke Kota Malang dengan berbagai keperluan adalah berasal dari masyarakat Banjar Provinsi Kalimanlan Selatan. Terkait dengan materi penelitian, masyarakat Banjar khususnya yang telah berkeluarga dan mempunyai anak mengajarkan anak mereka untuk dapat berinteraksi lebih baik. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan bahasay ang digunakan, dan kebiasaan-kebiasaanya ng berbeda. Dalam hal ini peranano mngt ua menjadid ominand alam membimbingd an mengarahkana nak'anak mereka untuk dapat berinteraksi dan bersosialisasi secara lebih baik dengan lingkungannya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran hubungan antara variabel atrib'rt orang tua dan prasangka sosial orang tua dengan sikap sosial anak pada keluarga migran Banjar di Kota Malang dan implikasinya dengan bimbingan konseling. Tujuan umum tersebut dirinci menjadr subsub tujuan guna mendeskipsikan: t) atribut orang tua dan prasangka sosial orang tua migran Banjar di Kota Malang; 2) sikap sosial anak migran Banjar di Kota Malang; 3) hubungan antara tingkat sosial ekonomi orang tua dengan sikap sosial anak pada keluarga migran Banjar di Kota Malang; 4) hubungan antara gengsi pekerjaan orang tua dengan sikap sosial anak pada keluarga migran Banjar di Kota Malang; 5) hubungan antara lama m€netapo rBng tua dengans ikap sosial anak pada kelgarga migan Banjar di Kota Malang;6 ) hubungana ntarap rasangkas osialo rangt ua dengans ikap sosiala nakp ada keluarga migran Banjar di Kota Malang; dan 7) implikasi hasil penelitian terhadap bimbingand ank onseling. Penelitiand irancangs ecarae x postf acto. Sedangkanm etodey ang digunakan adalah suwai. Populasi penelitian adalah selunrh keluarga Mgran yang berasal dari Banjar yang berada di Kota Malang sejumlah 209 keluarga yang rnasing-masing terdiri atas omng tua dan anak. Dari populasi tersebut diambil sampel dengan telnik cluster proportiornl rundom sampling sebanyak 50 keluarga dan unhrk menentukan siapa yang menjadi responden, digunakan teknik sli/enatic random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket Analisis statistika dengan regresi ganda. Flasil penelitian menunjukkan bahwa: (l) secara umum variabel atribut orang tua migran nu4* dapat dideikripsikan sebagai berikut: a) tingkat sosial ekonomi termasik tategori sedang; b) lama menetap termasuk kategori sedang; c) gengsi pekerjaante mrasukk ategori sedang.( 2) variabel prasa:rgkas o-siaol rang tua mrgran baniatt ermatukd alamk ategorip rasangkas osialy angn etral;( 3) variabels ikaps osial ana* termasuk dalam kategori sikap sosial yang sedang; (4) terdapat hubungan antara variabel atibut orang tua (tingtit sosial ekonomi, gengsi pekerjaan, dan lama menetapd) an prasangkas osial dengans ikap sosial anak keluargam igran Banjar di Kota trialang; -(5) terdapat hubungan positif yang sipifrkin. antara variabel tingkat sosial ekonomi orang tua dengan iikap sosial anak pada keluarga migan Banjar di Kota Malang; (6) terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel lama menetapo rang tua dengans ikap sosial anak pada kelgarga migran Banjar di Kota Malang; (?) tidak terdapat hubungan positif yang sigrifikan antara variabel gengsi pekerjaano rang tua dengans ikap sosial anak pada keluarga migran Banjar di Kota iufufuig; (8) teidapat hubungan positif yang signifrkan antara variabel prasangka sosial orang tua dengan sikap sosial anak pada keluarga migran Banjar di Kota Malang (gtimplikasi penetitian terhadap bimbingan dan konseling yaitu: a) konselor harus menyadari dan menghargai perbedaan nilai yang dimiliki klien yang disebabkan oleh adanya perbedaan status sosial ekonomi antara klien dengan konselor; b) seorang anak migran yang menetap di suatu tempat dapat dibimbing denganp endekatank onseling lintas budaya;c ) jika konselorm embimbinga nak yang mempunyasii kaps osialn egatifm akak onselorp erlu mengetahupi rasangkao rangt ua anak migran tersebut; d) konselor perlu mengetahui faktor-falior yang dapat merubah dan membentuk sikap sosial anak khususnya anak migran yang menetap di suatu tempat. Bertolakd ari kesimpulanh asil penelitanm, akad apatd ikemukakanb eberapa saran sebagai berikut (l) konselor yang sedang memberikan bantuan dan bimbingannyak epadaa nak migran yang mempunyais ikap sosial negatif hendaknya memiliki pengetahuante ntang budaya klien dan informasi khusus tentang atribut orangt ua klien (tingkat sosial ekonomi dan lama menetap)d an prasangkas osial orang tua terhadap penduduk sctempat; (2) tingg rendahnya status sosial ekonomi orang tua migran hendaknya tidak mengurangi perhatian orang tua terhadap perkembangan sikap sosial anak migran; (3) orang tua migran hendaknya menggunakan lama waktu menetap dengan baik dan dapat berinteraksi dan bersosialisasdi enganb aik; (4) orang tua migran hendaknyam empunyaip rasangka sosial yang positif terhadap penduduk setempat karena hal ini akan menghasilkan hubunganp ositif bagi perkembangans ikap sosiala nakm igran. ll

Korelasi Antara Pelaksanaan Tugas-tugas Perkembangan Dengan Konsep Diri Siswa Kelas II SMU Negeri di Kabupaten Probolinggo (Tahun Ajaran 2000 / 2001) oleh Waskito Pribadi

 

Tugasp erkembangaand alahs uatut ugasy angt imbul padas uatup eriode tertentud alamp erkembangasne seorangK.e berhasilas eseorandga lamm elaksanakan tugasin i akanm enimbulkank onsepd iri tinggi. Sebaliknyak egagalans eseorang melaksanakatnu gasp erkembangaank anm enimbulkank onsepd iri yangr endah. Penelitianin i bertujuanu ntukm engungkaspe berapbaa nyaks isway angm elaksanakan tugas-tugapse rkembangadne nganb aik dant idak baik, dans eberapbaa nyaks iswa yangm emiliki konsepd iri tinggi dank onsepd iri rendahP. enelitianin i diharapkan akanb ermanfaabt agi duniap endidikank hususnyab agi kepalas ekolahk, onselord, an guru dalam membantus iswanyam elaksanakantu gas-tugasp erkembangand enganb aik sertam egembangkakno nsepd irj secaram aksimal. Populaspi enelitianin i adalahs iswak elasI I SMU Negerid i Kabupaten Probolinggoy, akni SMU NegeriD ringu, SMU NegeriG ending,S MU Negeri Kraksaand, anS MU NegeriP aiton.S ampesl iswad itetapkand enganm enggunakan teknik Proportional RantlomS ampling.R espondeny ang menjadi sampelp enelitian sebesa8r 0 siswa( 15%).R ancangapne nelitiany angd igunakana dalahD eskriptif KorelasionalT. ehnika nalisisd atap enelitiany angd ipakaip rosentasdea nk orelasi product nlomenl. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwas isway angm elasanakatnu gas-tugas perkembangadne ngans angabt aik sebesa2r 0 siswa( zs%),yangm elaksanakadne ngan baik sebesa2r 2 siswa( 27,So/o),yanmge laksanakacnu kupb aik sebesa1r 8s iswa (22,5%)d any angm elaksanakadne ngank urangb aik sebesa2r 0 siswa( 25%). JaCtr dapatd isimpulkanb ahwas ebagianb esard apatm elaksanakantu gas-tugas perkembangadne nganb aik. Sedangkakno nsepd iri padau mumnyac ukupd engan frekuwens4i 6 (57,5%)s iswad an l0 siswa( 12,5o/oy)a ngm emiliki konsepd iri rendah. Dari hasil analisisp roduct momentd iketahuit * : 0,2647. Dikonsultasikan denganr tabeld enganta rafs ignifikansi5 %:0,220. Maka dapatd iketahuir t lebih besar dari r tabel. Dengan demikian berarti ada hubungan yang sigrrifikan antara pelaksanaantu gas-tugasp erkembangand engank onsepd iri siswa.J adi bila pelaksanaantu gas-tugasp erkembanganb aik makaa kand iikuti pula dengank onsepd iri tinggi. Berdasahr asilp enelitianin i, dikemukakans aran-sarasne bagabi erikut;( 1) Kepalas ekolahs, ebagapi enentuk ebijakand i sekolahd iharapkanm emperhitungkan waktu dengand emikian siswal ebih berpeluangu ntuk melaksanakantu gas-tugas perkembangadne nganle bih baik danp engembangakno nsepd iri yangd iinginkan,( 2) Konselorl,e bih mengembangkamn,e meliharad anm enetapkatnu juank onselingy ang berfokusp adap engembangakno nsepd iri klien, teknik perubahantin gkahl aku yang dipusatkanp adap emodifikasianke arahy angd ikehendakid, an( 3) Guru,h asil penelitianin r dapatd ipakais ebagasi aranau ntukm emberikanin formasid ank eyakinan padas iswam engenapi erkembangafnis ik maupunp sikisnyad engand emikians iswa dapatm elaksanakatnu gas-tugapse rkembangadne nganle bih baik danm engenadl iri secarare alistis.

Perbedaan Tingkat Kemandiria Mahasiswa Ditinjau Dari Urutan Kelahiran Dalam Keluarga dan Jenis Kelamin oleh Rokhadi

 

Kemandirianm erupakanti ngkat perkembangaant auk eadaany ang ingrn 4i.upui qbq sernuao rang. Perkembangainn i dicapai mulai dari nisa -remala -dirqqat ingkatk emandiriannyma asihd ipenganrhoi lehj enis kelamind anu mdn kelahiran dalam keluarga yang secara berlahan-l"han mulai metepaskan ketogannmgan\e pada orangtuas ampaid enganm asad ewasay ang sudahm- ulai mandiriy angs alahs atunyad enganm enjadim ehasiswaM asslahd alamp enelitian ini yaitu- apakaha- da perbedaant ingkat kemanrlirianm ahasiswad itiijau dari urutank elahirand alamk eluargad anj enisk elamin. - . Tujug_pene[tian ini yaitu (1) untuk mengetahutii ngkat kemandirian mahasiswaF IP UM berdasarkanr uutan kelahirand- alam keluargad an jenis kelamin, (2) unnrk me,ngetahupie rbedaanti oekat keurandirianm "-haoisrya-Flp UIt_,,$f itinjay dari_ urutan kelahiran dalam keluarga (3) untuk mengetahui perbedaanti ngkat kernandirianm ahasiswaF IP UV-ditiirjiu jenis kelaiin (+; unn* meogcahuip erbedaanti ngkat kemandiriann ahasiiwa FIp UM didnjai dari ututank elatrirand alamk eluargad ani enisk elamin. . Rancangal genelig3l yanq aigunakan dalam penelitian yaitu destcriptif \omparatif.P opulaspi enelitianm ahasiswFa IP UM angkuan2 00b kehs reguier. Teknik pengambilasna gRglm enggunakapnr portionarl andoms ampling.S anpel lebanla| 60.orang.m ahasiswaT. eknft pengambiland ata menggriakana ngket. Pengolahand ata dianalisisd enganm enggunakapne nentase,n ii t dan eriaisa Varian. - . Hasil penelitian yang diperoleh manunjukkan tingkat kemandirian mahasiswbae radap ada_u ngkalk emandirians edang( 155,67t.H asil pe,nelitian y?tt8d ipuoleh menunjul*ant idak adap erbalaant in-gkitk emahdirian iahasiswa ditinjaud. ari uryun kelatrirand atamk eluargad engann ilai p=0,5?t>0,05T. idak ada.perbedaalTng k{.\gnandirian mahasiswdai tinjau aari jenii kelamind engan nilai p=0,788>0,Q5-! dak 4apqrbedaaq tingkark fo!$dirian rry!3qiqw_dai tinjau dari @ das ienis kelamin-deoean nilai p=0.466>0,05B. erdasarkahna sil perhinmgante riebutd apatd isimouliant idak ada perbedaanti ngkat kemandirianm ahasiswad itinjau 'aari urutin kelahiran dalam keluarga dan jenis kelamin. Kemandirian -vane telah dicanai oleh T+as.isya lenlyqta tidak dipenganrhoi teh ururank etillinin dalamk ehfrrgad an jenis.kelaminh, al ini dapatd isebabkano leh pola asuho rangt ua yang tiOit

Adaptasi tes Kecerdasan Emosional Mayer Salovey Caruso Emotional Intelegence Test (MSCEIT) Pada Siswa Kelas III SMUN II Malang oleh Fransiska Dyah Ayu Puspitasari

 

Kecerdasane mosionaml erupakana spekp entingy ang dimiliki manusiaP. ada saat ini, kecerdasane mosionalm ulai mengalahkank ecerdasantr adisonald alam mendukung keberhasilan individu di lingkungannya, namun sejauh ini belum terdapatte s yang mengukurk ecerdasne mosionatl erstandars, ehinggap entingu ntuk dilakukanp engembangaant aupuna daptasti erhadapt es kecerdasane mosional. Adaptasid ilakukand enganm pngadaptastei s kecerdasaenm osionaMl SCEIT denganm elakukana daptasbi ahasab, udayad an rvaktup elaksanaanP.r osesa daptasi digunakan untuk mengetahui validitas, atau ketepatan tes mengukur subyek ukur dan mengetahurie liabiltast es atauk emampuante s untukm engukurs ecarak onsistena pa yang hendak diukur. Penelitiand ilakukan di SMU N II Malang denganm enggunakanm etode pengumpuladna tam elaluit es dengans ubyeks iswak elasI II sejumlah1 03o rang.T cs kecerdasane mosionalM SCEiT mengungkape mpat kemampuane mosionaly aitu kemampuanm engalamei mosi,m enggunakane mosi untuk memudahkanp ola pikir, memahameim osis ertam engatuer mosiy angm unculd iukurm elalui8 subt es-,y aitu sub tes .faces,- facilitation, changes,e motional managementp, icture, sensation, bleruIsd, ane motionarl elationshipK. eseluruhana itemb erjumlahl 4l. Pelaksanaatne s terdapat3 8 aitemg ugurd ari 141a item.D enganv aliditass ub tess ebesa0r .342s ampa0i .678y ang mengindikasikabna hwas ubt es MSCEIT valid. Selanjutnyaa item yang gugur akan diperbaiki kemudian denganm emperhatikan faktor-faktory ang mempengaruhei mosi, diantaranyab udaya,u sia, pilihan materi aitem dan kondisi tes. Reliabilitast es denganm enggunakanfo rmula alfa diketahui bahrvam asing-masinsgu b tes memiliki reliabilitasy ang cukup baik, yaitu 0.5683 sampai 0.6948. Reliabiltas cabangnya berkisar antara 0.8123 sampai 0.8425. Reliabilitasa reaM SCEIT masing-masinagd alah0 .83 untuk areae ksperimentadla n 0.84 untuk area strategi.S edangkanre liabilitast otal skor MSCEIT adalahs ebesar 0.88. Hasil penelitian seluruhnya menunjukkan bahwa tes MSCEIT memiliki reliabilitasy ang cukupb aik dan dapatm engukurk ecerdasaenm osionadl i SMU N II Malang.S aranu ntukp enelitians elanjutnyaa dalaha garp enelitim emperbaikki ualitas aitem tes dan mengembangkannypaa da sampely ang representatisf ehinggad apat dieunakans ecaralu as.

Pengembangan Inventori Kecerdasan Spiritual Siswa Madrasah Aliyah oleh RidaTri Kartikasari

 

LayananB imbingand an Konselingm empunyati ujuan. yangs amad engan tujuan pendidikanN asio-naly,a itu untuk berkembangnyap otersi p":9{u didik agar men;uai manusia yang berimin dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang beakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yangd emokrat[d an bertanggungiawanbu. _11*la yananB imbingand an Konselingd i iUai.asai,A liyah aan yangi eAerajadnyate lah membagib idangb imbingank e dalam 4 bidang,y aiiu: bimbingin pritradi,i osial, belajard an karir. Kecerdasasnp iritual termasuf dalarn bagian "materi pokok bimbingan pribadi dan sosial Penelitian ini bertujuanu ntukm engembangkainnv entorik ecerdasasnp intualb agi siswaM adrasah Aliyah. Inventori kecerdasans piritual ini berdasarkanp ada aspek 6 rukun Iman dengann ilai tengaht itik ketuh;nan( Gc'ttS pot) sebagaimanma enuruta nggapanA rv GininjarA gustian.E namr ukun Iman merupakans alahs atud ari ajarana gamaI slam yangh arusd i Imanio lehs etiapp emeluknya. Proseps engembangan'invenktocrei rdasasnp iritualm elalui6 .tahapy aitu (l) menentukanva ribel denganm emahamik onsep kecerdasans piritual berdasarkan6 rukun Iman, (2) menjadikan aspek 6 rukun Iman (a) hnan kepada Allah'(b) Iman kepadaM alaikat(,c ) imank epadaR osul,(dI)m ank epadak rtab-kitabA llah' (e) Iman kepada hari kemudian, (f) Iman kepada ketentuan Allah, sebagai sub variabel dan membualt8 indikatorO ariO s uUv ariabeyl angt elahd isusunk emudianm enyusu3n4 deskriptord ari 18 indikatory anga da( 3j membuatit em pernyataan,(m4)e nuliskan rtem pemyataany ang disesuait

Perbedaan kecerdasan emosional siswa SMUN Unggulan dan SMUN non unggulan se-Kota Kediri oleh Beti Sulistyo Rini

 

Munculnya sekolahu ngguland i berbagaid aerahm endapatkanr esponp ositif dan pemenntah. sesuai dengan sistem pendidikan nasional secara implisit mengisyaratkapne rlunya penyelinggarakans ekolahu nggulan untuk melayani anakanah yang berbakat unggul. Proses belajar di sekolah unggulan harus mampu menaorong teraktualisasikannya potensi keunggulan setiap siswa dalam format p^ ribadiy ang kreatif. ifti sekolah unggulan banyak dianggap sebagai tempat belajar untuk anakanak unggul, anak-anak yang memiliki kelebihan luar biasa, anak-anak yang harus dididik iiara khusus agar semua kelebihannya dapat muncul secara optimal' Hasil penelitiand i lapanganm enrmjukkanb ahwa kebanyakang rnu terjebakp -adap adatnya materi ajar dan sempitnya waktu yang mereka miliki. Dan di lain pihak orientasi kelembagaakni ta saati ni adalahp adap emburuanN EM. G*u-pu* akademik seperti nilai rapor, dan predikat kelulusan pendidikan tinggl tidak memprediksi seberapa baik kinerja seseoftIng sesudah bekerja atau r"b"inpu tinggi iukses yang dicagainya dalam hidup, sebaliknya seperangkat kecakapank husus seperti empati, disiplin diri, dan inisiatif mampu menjadikan seseoranlge bih efektifatau superiord alam kinerja. ,tdup.m tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan mendiskripsikante ntang.( 1) Kecerdasane mosionals iswa SMUN Unggulan,( 2) Kecerdasan emosional siswa SMUN Non Unggulan, (3) Perbedaan kecerdasan emosionasl iswa SMUN Ungguland an SMUN Non Unggulan. untuk rancangan penelitian ini adalah diskriptif komparatif yang bertujuan unfuk membandingkan psrs{rmaan atau perbedaan suatu peristiwa, sedangkan populasi untuk penelitian ini adalah siswa kelas II SMUN 1, SMUN 2 (SMUN unggulan), SMUN 6 dan SMUN 8 SMUN non unggulan. Te}nik sampel yang

Perkembangan Kepercayaan Pangestu di Kelurahan Sragen Kulon Kcamatan Sragen Kabupaten Sragen Tahun 1975-2003 oleh Fajar Fitriyani

 

Fenomena religius merupakan salah satu persoalan yang menarik untuk dikaji. Salah satunya adalah aliran kebatinan yang lahir di Jawa Tengah di Solo yaitu, Kepercayaan Pangestu. Suatu kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang masih menggunakan kebudayaan asli dari nenek moyang dalam hal ini ajaran tentang ketuhanan, manusia dan lam semesta. Tuhan Maha Esa yang tidak berdimensi ruang dan waktrl transenden, sempuma, mulia dan suci. Hakekat tertinggi adalah Keesaan- Nya. Manusia mahluk Tuhan yang paling sempuma, mulia dan istimewa. Manusiadituntut tagrla kepada Tuhan, namun bebas memilih kepercayaan. Alam semesta dicipa untuk manusia agar dapat melihat kebesaran Tuhan alam semesta d8n kehidupan dunia sifatnya sementar4 bukan hakekat tempat kehidupan. Semua itu dalam aliran kebatinan merupakan mitis yang berbentuk dan bahkan visi dasar dari Javanisme, karena pandangan hidup yang benifat magis-mitis. Berjuta-juta orang di lndonesia hidup dalam ketidakpastian yang besar. Kegoncangan jiwa itu dapat dipatrami, bila mengikuti sejaratr muda ini. Peperangan, pemberontakan, devaluasi yang merongrong nilai uang dan nilai-nilai moril, korupsi dan ancaman komunis, itu semua mencairkan cita-cita luhur. Slogan-slogan ternyata kosong janji-janji diberikan dan dilupalcan Dalam suasana yang demikian maka mistik berkembang. Ketidakpastian dalam masyarakat mendorong banyak orang bersandar kembali kepada mistik. Muncullah aliran-aliran kepercayaan di Indonesia. Dalam penelitian ini mengambil khusus tentang salah satu aliran kepercayaan tersebut, yaitu Pangestu di kelurahan Sragen Kulon. dengan aliran kepercayaan Pangestu ini peneliti mengambil beberapa nrmusan masalah yang berkaitan dengan Pangestu di kelurahan Sragen Kulon. Rumusan masalah tersebut adalah (1). Apakah kepercayaan Pangestu ?.(2). Kapan kepercayaan Pangestu muncul pada masyarakat di kelurahan Sragi:n Kulon?.(3). Bagaimana perkernbangan kepercayaan Pangestu pada masyarakat kelurahan Sragen Kulon pada tahun 1975-2003 ?. Sesuai dengan rumusan masalah itu peneliti mempunyai beberapa tujuan, yaitu (1) Untuk mengetahui apa kepercayaan Pangestu. (2). Untuk mangetahui kapan kepercayaan Pangestu muncul pada masyarakat kelurahan Sragen Kulon dan (3). Untuk mengetahui perkembangan kepercayaan Pangestu pada masyarakat kelurahan Sragen Kulon tahun 1975'2003. lllPenelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis. Teknik pngumpulan datanya meliputi obsenrasi, studi kepustakaan, dokumentasi dan warvancara. Sedangkan analisa data, menggunakan komparasi sumber dan analisis interaktif. Tringulasi, teknik komunikasi langsung observasi dan kecukupan referensi merupakan teknik pengecekan keabsahan datanya. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini a&lah sumber data primer yaitu data lisan sedangkan sumber data sekunder yairu data tertulis. Berdasarkan hasil analisis data yang ditemukan, bahwa kepercayaan Pangestu berkembang sebagaimana aliran-aliran yang lain dan disebagian wilayah Indonesia. Sehingga untuk mengetahui kepercayaan Pangestu lebih lanjut dapat dilihat mulai dari maksud kepercayaan Pangestu itu sendiridan perkembangannya di kelurahan Sragen Kulon kecamatan sragen kabupaten Sragen. Aliran kepercayaan Pangestu merupakan suatu keyakinan kepada Tuhan lewat ajaran-ajaran dari Sang Guru Sejati. Sebagai suatu organisasi aliran kepercayaan ini memiliki buku pedoman yang bernama sasangka Jati, pedoman ini berisikan tentang ajaran-ajaran Sang Guru Sejati tentang bagai mana manusia dapat bertunggal dengan Tuhan dan sesame manusia. .lika dilihat manusia hidup di dunia tidak terlepas dari keduniaan, maka untuk menghadapi hal itu dalam buku pedoman manusia diperintahkan untuk melaksanakan Trisila, Pancasila dan Penembah serta menghindari larangan-larangan yang telah ditetapkan. Tujuan terakhir dari manusia hidup adalah mendapatkan kesempumaan hidup. Di indonesia aliran-aliran kepercayaan mengalami perkembangan yang begitu pesat, dan j'ga dengan Pangestu. Pangestu lahir di Solo pada tanggal 20 Mei 1949 dengan perantara Soenarto Mertowardojo melalui sabda Sang Guru Sejati. Kemudian aliran kepercayaan Pangestu menyebar di beberapa daerah di Indonesia seperti di kabupaten Sragen khususnya kelurahan Sragen Kulon. Perkembangan ini tidak hanya pada keanggotaan saja namun,juga kegiatan-keglatan yang dilakukan. Semua diatur dalam organisasi Pangestu dan ini terus diramut agar tetap ada. Di kelurahan Sragen Kulon kepercayaan Pangestu mampu menjadi Organisasi tersendiri yang terlepas dengan pusat yang ada di Solo. Para anggota kepercayaan Pangestu mampu untuk dapat bertahan di wilayah kelurahan Sragen Kulon dengan toleransi dan kekeluargaan mereka terhadap masyarakat disekitar. Sesuai dengan ajaran-ajaran yang mereka pelajari dan dilaksnakan dalam kehidupan setiap hari dalam masyarakat sehingga tidak menimbulkan perselisihan. Segala kegiatn yang ada di Sragen juga tidak terlepas terus dari bimbingan pusat. Perkembangan ditahun 1975 tidak hanya jumlah yang menunjukkan kepada masyarakat bawha Pangestu juga mampu untuk hidup berrqasyarakat. Perkembangan i;ri berlanjut higga tahun 2003.

Persepsi Siswa SMU Mengenai Seks Pranikah di SMU Negeri se-Kota Malang oleh Diah Kristi Kusuma Dewi

 

Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa yang banyak mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu tanda masa remaja adalah rnulai berfungsinya hormon-hormon tertentu yang dikeluarkan oleh kelenjar endoktrin dalam tubuh bersamaan dengan mulai matangnya perkernbangan seksual. Dari hasil penelitian tahun 1999 hingga tahun 2A02,terbadap 1660 responden dari 16 pergwuan tinggi negeri dan swasta di Yogyakarta diketahui bahwa 97,5% mahasiswa perempuan sudah pernah melakukan hubungan seksual. Bahkan diketahui pula 90% diantaranya telah melahrkan aborsi. Sehubungan dengan hasil penelitian tersebut maka sekolah dan keluarga adalah unsur penting dalam memberikan pemahaman yang benar terhadap pendidikan seks bagi anak-anaknya. Semua pihak perlu bekerjasama dalam memberikan informasi yang tepat dan benar tentang pendidikan seks. Secara rinci rumus&n masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana persepsi siswa SMU mengenai seks pra-nikah, (2) adakah perbedaan persepsi antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan mengenai seks pra-nikah, (3) apakah akibat seks pra-nikah.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (l) untuk mengetahui persepsi siswa SMU mengenai seks pra-nikah, (2) untuk mengetahui pelbedaan persepsi antara siswa laki-lakidengan siswaperempuan mengenai seks pra-nikah di SMU negeri se-kota Malang, (3)mengetahui akibat dari seks pra-nikah menurut siswa SMU Negeri se-kota Malang. Populasi penelitian ini adalah siswa SMU Negeri yang ada di kotaMalang, dalam hal ini diwakili oleh tiga sekolah yaitu SMtiN 4, SMUN 2 dan SMUN 10. Pengarnbilan sample dilakukan dengan teknik random, setiap sekolah diambil tiga kelas, jumlah responden yang menjadi sampel adalah 343 orang siswa. Pengumpulan datamenggunakan angket dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan teknik perhitungan persentase dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedikit sekali siswa yang mempunyai persepsi sangat tepat mengarai seks pra-nikah, yaitu 21 orang(6,12o/o). Sebagian besar siswa mempunyai persepsi cukup tepat mengenai seks pra-nikah, yaitu220 orang(64,14oh). Sebagian kecil siswa mempunyai persepsi kurang tepat mengenai seks pra-nikall yaitu 93 orang (27 ,llVo) dan sedikit sekali siswa yang mempunyai persepsi tidak tepat mengenai seks pra-mkatr, yaitu 9 orang(2,63Vo). Dari hasil analisis uji-t diketahui bahwa mean untuk populasi pertama 157,66 dan untuk mean populasi ke dua 158,15, dengan harga t : 4,577 p: 0,564. Yang berarti p > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwatidak ada perbedaan persepsi antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan mengenai seks pra-nikah. Akibat seks pra-nikah bagi fisik adalah hamil dan aborsi. Akibat seks pra-nikah bagi p'sikis adalah cemas dan stres.Secara umum dapt dikemukakan saran kepada sekolah adalah hendaknya diberikan pendidikan seks kepada siswa baik oleh guru pembirnbing atau grrru bidang studi yang diintegrasikan pada pelajaran (biologi, agama, PPKn). Bagi konselor hendalnya memberikan layanan informasi mengenai seks disesuaikan dengan kebutuhan siswa dengan cara membuat pamflet atau dengan mendatangkan nara sumber seperti doher, psikolog atau psikiater, memberikan bimbingan belajar , melakukan konseling individu terutama dengan siswa yang mempunyai persepsi tidak tepat mengenai seks p'ra-nikah dan konseling kelompok, menindak lanjuti program yang telah dilaksanakan. Bagi orang tua hendaknya menjawab pertanyaan-p€rtanyaan yang diajukan oleh anak sesuai dengan usia perkembangan anak.

Hubungan antara Pengetahuapengetahuan seksualitas dengan perilaku seksual ( studi kasus di SMAN 2 Malang dan SMKN 1 Malang ) oleh Dede Lina Rahmawati

 

Latarb elakangd ilakukanp enelitianm asalahs eksuakl arenam asalahte rsebut merupakanm asalahy ang menariku ntuk dibicarakano leh remaja,j uga banyaknya penyimpangapne rilakus eksuadl anm unculnyap robleml ain di kalanganre maja. Masalaht ersebutm uncul sebagaai kibat kurangnyap engetahuans ekso leh remaja. Peranano rangt ua dans ekolahs angadt ibutuhkanu ntukm emberikanp endidikans eks yang menanamkanm oral dan etikasertak omiunen agamaagartidakt erjadi penyimpangapne rilakus eksual. Tujuan penelitiani ni untuk mendeskripsikanp engetahuanse ksualitass iswa SMAN 2Malangdan siswaS MKN I Malang,m endeskripsikapne rilakus eksual siswa SMAN 2Malang dan siswa SMIO{ I Malang dan untuk mengetahui hubungana ntarap engetahuanse ksualitasd enganp erilaku seksuals iswaS MAN 2 Malangdan siswa SMKN I Malang. Jenisp enelitianin i adalahd eskripfifkorelasionaPl.e nelitianin i berlokasdi i SMAN 2 Malang dan SMKN I Malang. Populasi penelitian ini addlah siswa SMAN 2 Malang dan SMKN I Malang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 2 tahun ajaran2003-2004b, erjumlah7 0 siswa.T eknik pengambilans ampely angd igunakan dalamp enelitianini adalahs ampekl elompok( clusters ample)A. nalisis datayang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa( l) pengetahuasne ksualitassi swa SMAN 2Malangdan siswa SMKN I Malang dikategorikan baik, dengan nilai ratarata32,56. S ecarate rperincid iketahubi ahwa3 5 siswa( 50%)m emperolehn ilai 34- 40, dikategorikans angatb aik. 23 siswa( 32,86Vom) emperolehn llu2743, dikategorikanb aik. 7 siswa( 10%)m emperolehn ilu20-26 dikategorikancu kup.2 siswaQ,S6Y)m emperolehn ilai 13-19d ilcategoikaknu rang.3 siswa( 4,29%> memperolehn ilai 3-12d ikategorikans angakt urang.( 2) perilakus eksuasl iswa SMAN 2 Malang dan siswa SMKN I Malang dikategorikan cukup dengan nilai ratarata6 8,40.S ecarate rperincid iketahubi ahwa2 6 siswa( 37,14%)m emperolehn ilai -dik8a7t-e1g0o0rd,i kikaant egorikans angabt aik. 5 siswa( 7,14%)m emperolehn ilaiT3-86, baik. I siswa( 1,43o/om) emperolehn ilai 59-72,d ikategorikanc ukup. 3l siswa( 44,29%)m emperolehn ilai 45-58,d ikategqrikanku rang.7 siswa( 10%) memperoleh nilai 3244, dikategorikan sangat kurang. (3) ada hubungan yang signifikan antarap engetahuanse ksualitasd enganp erilaku seksualp adas iswaS MAN 2 Malang dan siswa SMKN I Malang, yang diperoleh dari hasil analisis korelasi product moment bahwa r hitung 0,669 > r tabel 0,1982 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkante muant ersebutd isarankanp ihak sekolahd apatm eningkatkan pengetahuanse ksualitass iswaa gart idak te{erumus ke dalamp erilaku seksuayl ang berakibamt erusakm asad epans iswa.

Perkembangan Identitas Seks Perempuan Dewasa Awal (Sebuah Kajian Kasus dengan Perspektif Erikson Mengenai Keintiman Hubungan sesama Jenis Pada Mahasiwa di Tempat Kos) oleh Nina Candra Prihastuti

 

Subjek (sebut Rafael) arlalah seorang perempuan dewasa awal yangmemiliki ciri menyenangi penampilan macho, yaitu dengan memotong pendek rambutnya dengana lasans upayap raktis, subjekb erjalan dengank aki lebar, menegakkanr "p"rr, menegapkand adq berbicarat egas, berjalan di sebelahk anan temannyq menyukai pakaianc asuold i luar kegiatanf ormal sekolahd engank ata lain penampitand ai gaya cenderungm askulin Keaktifan subjek dalam bidang olah raga di sekolah menurnbuhkan perasaan lSupe/' sebagai seonurg perempuan yang mempunyai kemampuan, uatrat, oan k"k*tal daya fisik yang lebih di antara tim olah raganya terutaina tim olah raga puha. Dengan kata lain subjek berkesadaran sebagai seorang perempuan. Kemampuan dan kekuraan daya fisihrya juga mendapatkao pengiku"n- dari pembimbing olah raganya dengan memberikan dan tepetcayaao menjadik aptend an model b4grt im maupnrnjuniornyas ertaa sistenp embimbingo lah raganya. _ Rafael mengaku mulai tertarik dengan junior tim prtrinya lcarcna mempunyai kemiripan pribadi seperti ibu angkatrya yutq perhatian, iembrr. Rafael-mulai merisaukan keadaan dirinya- sarnpai pada akhirnya subjek mengikuti kata hatinya dengan menjalin hubunqan serius dengan teman perempuannya. Dari fenomena-fenomena tersebut maka dalam penelitian ini peneliti merumuskan masalah s€bagai b€rih$ (l) bagaimam deshipsi ciri krisis identitas seks yang dialami oleh subjek, (2) bagaimana kesulian pribadi-sosial yang dialami dalamd inamilcak eintimrn sesamaje nis da4 (3) bagaimanap ernattamarpi engala-an dengan orang tua dan sekolah yang menimbr,lkan kesulitan penyesuaian identitas sekss ubjek sertra(4 ) apakahh al tain yang tidak terdugab elum arcnaU dari observasi aual. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari rumusan masalah penelitian brsebut adalah memahami pernahaman subjek terhadap pengalaman atau fenomena pada *bJ-"k- se1a sebagai bahan pertimbangan untuk rencam tindakan previntif bimbingan kepadas iswa tenkng tugas perkembanganin dividu dalam hat ini adalatt tahapp sikoseksuaal gart idak terJadip adai ndividu yang lain. Penelitian ini di lakukan di salah satu daerah di salah satu kota di provinsi Jawa Timur yang terletak sejauh kurang lebih tiga jam perjalanan dari kota Malang. Penelitian kualitatif berv"arietas studi kasus ini dilaksanakan dengan metode pengumpulan data secara partisipatif medium dengan teknik observasi dan wawmrcaraya ng dilakukan dalam suasanap embicaraana tau obrolan santai.A dapun dalamp rosesm enganalisisd ata, peneliti banyakm engk4ii dari teori Erikson sebagai tokoh paikodinamik. Berdasarkan hasil penelitian ini, pertama deskripsi ciri krisis identitas seks yang dialami adalah adanya kecenderungan individu terhadap sifat-sifat maskulin misalny4 dalam gaya berpakaian, style dan cara berperilaku terhadap sesama jenisnya. Kedekatan, keintiman yang berlebih antara sesama jenis dalam bcntukbentuku ngkapante rtentum erupakans alahs atuc iri kisis identitasp erans eks.K edua, individu mengalamik esulitan pribadi sosial dalam dinamika keintiman sesamaje nis yang ditandai dengan adanya kecemasaq ancaman disebabkan karena perbedaan keadaan diri dengan nilai lingkungan kemudian menyebabkan ketidaknyamanan individu bersangkutan serta lingkungan dan mampu menimbulkan isolasi atau pengucilan Kebingungan, krisis identitas seks terjadi karena adanya kesalahan penepsi, pemilihan keputusan terhadap identitas yang terbentuk kuat dari lingkungan lekat individu (pengalaman dari keluarga dan lingkungan sekolah). Fenomena yang tampakd ari kebingungana tau krisis identitas seksi ndividu menyebabkanis olasi diri kepada lingkungan atau sebaliknya Ketiga, pemahaman pengalaman individu terhadap pola didik orang tua sebagai salah satu faktor yang berperan dalam menimbulkank esulitan perkembanpn dan penyesuaianid entitas diri adalah ayah dianggap sebagai orang yang b€rkuasa atau power, berwibawa" disiplia sehingga harus di contoh oleh individu. Kemudian ibu dianggap sebapi orang yang penyayang, penyabar, care dan sayang sehingga harus dilindungi. Sedangkan pemahamanp cngalamani ndividu brhadap pola didik sekolah sebagaif aktor yang menimbulkan kesulitan penyesuaian identitas seks adalah sekolah dianggap dapat memberikank epuasand alam berprestasi,b erekspresi,d an mengaktualisasikand iri dar mencari identitas diri. Keempat Adapun temuan lain yang tidak terduga sebelumnyad ari obserr','asaiw al bahrvaa danyak esadarante ntangk enyataanin dividu sebagai perempuan yang mengalami krisis identitas seks serta adanya keinginan untuk berubah"Selanjutnypae neliti berharapd ari hasil penelitian ini dapat mernberi sumbanganw acana sebagaid asar usahap reventif agar tidak dialami oleh individu atau remajal ain sertab antuanp enangruans ecarab ijalcsanab aik pernberiand ukungan lingkunganu ntuk mampum embantup elurusanp enyimpangantr E*s perkembangan. Sumbanganla in penelitian ini adalahs ebagaid asarp engembangakno nseling perkembangand i sekolaha tau lembagat erkait yang berhubungand enganr emajad an dewasaa wal sertad apatd isarankana gar dilahrkan mengembangkanp enelitianl ebih lanjut terhadap kasus serupa bagi jurusan maupun mahasisua Bimbingan Konseling dan Psikologi Terakfiir tentunyas arand an tritik membangunb agi peneliti untuk dapat meningkatkank ualitash asil penelitiani ni. ll

Hubungan Antara Tingkat Pngetahuan tntang Pendidikan Seks Dngan Persepsi Seksualitas Remaja Pada Siswa Kelas II SMUK Santo Carolus Surabaya oleh Asieline Wahyu T.A

 

Kehidupan seks bebas telah merebak dalam kehidupan remaja. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 4,1%o remaja pernah melakukan hubungan seks (Mestika 1996). Bahkan ada l0% remajay ang menganggapb ahwa seksp ra nikah adalahw ajar( Eko, 1983).P engaruhk emajuante knologib aik film, telivisi danm edia cetak juga mengambil peran yang cukup kuat terhadap pornografi di lingkungan remaja. Sehingga hal-hal ini yang mendorong dilakukannya penelitian untuk menjawab permasalahan yang diajukan, yaitu "Adakah hubungan antara tingkat pengetahuante ntangp endidikans eksd enganp ersepsis eksualitasp adas iswa kelasI I SMUK Santo Carolus Surabaya" Tujuan penelitian ini adalah (l) untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pendidikan seks siswa SMUK Santo Carolus Surabayq (2) untuk mengetahui persepiiseksualitassi swaS MUK SantoC arolusS urabayad,a n( 3) untukm engetahui hubungan antara ting$at pengetahuan tentang pendidikan seks dengan persepsi seksualitarse maja. Populasip enelitiani ni adalahs iswaS MUK SantoC arolusS urabayak elasI I tahun ajaran 200412005. Sampel memakai seluruh populasi karena terbatasnya j'Cumarloalhu sp opulasi.P enelitiani ni dilakukan terhadaps iswa kelas II sMLIK Santo SurabayaJ. umlahr espondena dalahs eluruhs iswak elasI I yang berjumlah 179 orang. Instrument memakai angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah (l) teknik analisis deskriptif berupa distribusi frekuensi , (2) analisis Product Moment (Pearson). Hasil pengujianh ipotesism enunjukkanb ahwaa dah ubungany ang signifikan antara pengetahuan tentang pendidikan seks dengan persepsi seksualitas temaja. sisway ang memiliki tingkat pengetahualne bih tinggi cenderungm emiliki persepsi seksualitasre majay ang lebih baik. Hasil perhitungank oefisien korelasi antarak edua variabeli ni sebesa0r ,312 adalahs ignfikank arenan llai p-value: 0,000l ebih kecil dari a:0,05. Sehingga hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah dapat terbukti dan dapat diterima. Oleh karenai tu salahs atu cara untuk mengurangia taum encegahte {adinya penyalahgunaan seks khususnya untuk menceph dampak negatif yang akan ditimbulkan seperti kehamilan yang tidak direncanakan,p enyakit menular seksual, depresi dan perasaan berdosa dengan memberikan pendidikan seks kepada remaja sesuai dengan usia dan kebutuhannya dan kemudian remaja akan mempersepsikannysae ndiri secarap ositif maupunn egatif tentang apa arti dari seks itu. Berdasarkan temuan ini maka disarankan perlu adanya upaya khusus untuk memberikan informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan seks kepada siswa, yang tidak hanya dilakukan oleh sekolah tetapi juga oleh pihakpihak lain yang terkait.

Hubungan Konsep Diri Dengan Kontrol Diri Terhadap Perlaku Seksual Pra-Nikah Pada siswa Kelas II SMU Negeri 01 Tumpang oleh Elvina Dwi Kristanti

 

Kondisi konsep diri mempunyai hubungan terhadap sikap kontrol diri terhadap perilaku seksual pra-nikah pada remaja. Remaja sangat perlu memiliki konsep diri dan juga kontrol diri, karena remaja merupokann masa perkembangan dari anak-anak ke dewasa. Dan pada masa ini muncul juga dorongar{orongan seksual yang menyebabkan keinginan-keinginan yang menuntut kepuasan, sehingga terkadang sulit untuk dikendalikan karena remaja sangat kesulitan untuk mengendalikan seks poda saal terpacaran dengan lawan jenis. Oleh sebab itu maka sanpt perlu konsep diri yang baik pada remaja agar dapat mengendalikan dan menekan atau mengontrol seminim mungkin sikap dan perilaku seksual pra-nikah. Setiap remaja akan merniliki konsep diri dan kontrol diri sehingga apabila remaja tersebut memiliki konsep diri baik maka remaja tersebut akan memiliki kontol diri terhadap perilaku seksual dengan baik atau tinggi, begitu sebaliknya apabila remaja memiliki konsep diri kurang, maka remaja tersebut akan memiliki sikap kontrol diri berperilaku seksual pra-nikah yang rendah dan dapat menghasilkan tingkah laku yang tidak sesuai. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan mendiskripsikan tentang : (l) Kondisi konsep diri siswa kelas II SMUN 0l rumpang (2) Kondisi kontrol diri terhadap berperilaku seksual pra-nikall (2) Hubungan konsep diri dengan kontrol diri rerhadap perilaku seksual pra-nikah siswa SMUN 0l Tumpang. Untuk rancangan penelitian ini yaitu deslciptif korelasi, sedangkan populasi untuk penelitian. ini adalah siswa kelas II SMIJN 0l rumpang yang berjumlah 320 siswa, yang terdiri dari 7 kelas ( A vd G). Teknik sampel yang digunakan adalah Proposional llctndom sampling, diperoleh dari 289 reponden yaituT}o/o dari populasi. ledangkam instrumen yang digunakan untuk mernperoleh data adalah angket. Sedangkan teknik analisis hasil penelitian menggunakan prosentase dan Korelasi Producl lvlomenl. Hasil penelitian tentang konsep diri digolongkan menjadi 4 yaitu : (l) Siswa yang memiliki kondisi konsep diri baik *lcali t,7o/,, (2) siswa yang memiliki kndisi lronsep diri baik @rapi 97,9o/o, (3) Kondisi konsep diri kurang ada l%, (4) Siswa yang kondisi konsep diri kurang sekali tidak ada sehingga menunjukan 0%. Sedangkan rrntuk kondisi kontrol diri digolongkan menjadi 4 juga yaitu :(l ) siswa yang memiliki kondisi kontrol diri tinggi sekali dari hasil analisis menunjukkan 30,9%, (2) Kondisi lontmldiritinggimenunjukkan 41,2o/o,(3) Kondisi kontrol diri rendah menuniukkan 28,1%, (4) Kondisi kontrol diri rendah sekali menunjukkan tidak ada (0%). Hasil vtlanalisis korelasi menggambarkan bahwa ada hubungan yang signifikan Ttara Konsep diridrngun kontrol diri terhadap perilaku seksual pra-nikah pada siswa kelas l SMU lrigerl d'f Tumpang. Hasit yang Oituniutkan dengan jumlah r hitung = 0,398 dan P(l'ihuhility lirrorl = 0'0oo (Oplo), dan P lebih kecil dari 0,05' pada SMUN 0l Tumpang kondisi konsep diri banyak sekali yang termasuk pada konsep diri baik, dan pada kondisi kgntrol diri terhadap perilaku seksual pra- irit tr Uony.t yang tergolong tinggi. Oleh karena itu maka sangat diharapkan bagl siswa untuk seialu menambah wawasan , dan semakin memperkokoh konsep diri dan lontrol diri terhadap perilaku seksual pra-nikah, sedangkan untuk guru-bidang studi agar selalu membaniu siswa untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh ,irr"unyu. tsagi konselor supaya dapat mempergunakan kesimpulan yang ada untuk membirikan 'i"yunun konseling,&onsultasi kepada siswa tentang konsep diri dan kontrol diri rcrhadap pcrilaku seksual pra-nikah. Untuk orang tua agOr selalu memberikan dorongan dan juga untuk membentuk konsep diri serta kontrol diri terhadap perilaku seksual pra-nikah dengan baik dan benar. Bagi peneliti selanjutnya agar terui bisa memperluas populasi, sampel dan bahasan tentang konsep diri dan kontrol diri terhadap perilaku seks pra-nikah dan dapat menggunakan instrument pengurnpul data yang lehih hanyak (observasi, wawancara, dsb).

Hubungan pola asuh Orang tua Dengan Keterampilan Kelola Diri Siswa Kelas III SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Beta Nur Bety Tsany

 

Pola asuh orang tua sehari-hari dalam keluarga merupakal ylah satu faktor yang sangat mempengaruhi tingkah laku_ anak. Kelola diri adalah kemampuan "oi.igpt -a* rnenffitoo diri -sendiri dalam melakukan kegiatan individu. Salah satu-tugasp erkemdanganre maja adalah mempelajari,sesuatuy ang diharapkano leh oongoir*g di sekitamya dan membentuk tingkah laku yang sesuai dengan norma , mayiratat-tanpa dibim6ing, diawasi, didorong dan dialcam tt*yl*. Selain itu' remajah arusm engendalikand an mempertanggungiawabkatinn gkah lakunya sendiri' Untui mendaparkan prcst'si belajar yang optimal, remaja _seta'ui pelajar perlu memilikik eterampilankeloldai ri yangb aik, khususnyad alamb elajar. Tujuanp enelitian( l) Mengetahudi eskripsip olL asu]r9 tgC.!lu siswak elasI Ii SMU LAB Ui"f tZl Mengerahui deskripsi keterampilan kelola diri siswa kelas III SMU LAB UM'(i) Mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan keterampilan'kelolad iri siswak elasI II SMU LAB tlM . Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif korelasional karena menggambarkapno la asuh orang tu3, keterampilank elola diri siswa dan hubungan anta; poU asuh orang tua dan keterampilan kelola diri siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SMU LABORATORIUM Universitas Negeri irt"t*g yang berjumlah 271orang siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 60 orog iir*u-y*g aipituh secara acak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalih angk; pota -"tutt dan angket keterampilan kelola diri' Analisis data yang digunakana dalahp ersentased an korelasi productm oment' Ilasil penelitian ini menunjukkanb ahwak ecenderunganp ola asuhy ang paling banyakd ilalokan orangt ua adalahp ola asuhd emokratisd enganj*-l]d 47 %o,Pola *oh ototirct dilakukan-oleh orang tua sebanyak 33 o/o dan pola asuh bebas sejumlah 20 o/o. Keteranrpilan kelola diri siswa yang terbesar termasuk dalam kiteria cukup terampil dengan jumlah 61,66 o/o, klasifikasi kurang terampil sebanyak 30 vo dan siswa yang sangai terampil sejumlah 8 %. Hasil penelitian ini membuktikan terdapat ttuUongan-nega:tyifa ng'signintan antara pola asuh otoriter dengan keterampilan kelola-diri, teiaapat truUungan positif yang sigrrifikan antara pola asuh demokratis Arng* t "t *rpit* telola diri dan terdapat hubungan neptif yang sigrifikan antara poliasuh bebas dengan keterampilan kelola diri'

Pola Asuh Orang Tua dan Kematangan Pemuda Dewasa Awal (sebuah kajian perspektif interaksi simbolik tentang komunikasi keluarga tentara yang hidup di perkampungan penduduk) oleh Susanti

 

Pola asuh orang tua merupakan salah satu dimensi penting dalam mengembangkakne matangans osiali ndividu dari usiak anak-kanakh inggau sia-usia selaniutnytae nnasukp adau siad ewasaa wal.A danyal atarb elakangte rsebutp, eneliti membuatr umusanm asalahy ang bertujuanu ntuk mengetahu:i (1) Bagaimanakah deskripspi ola asuho rangt ua, sebagaimantaa mpakp adai nteraksio rangtua- anak? ; (2) Bagaimanad eskripsik ematangans osialp emudad ewasaa wal?;( 3) Apakaha da koneksitaps ola asuho rangt ua bagi kematanganso sialp emudad ewasaa wal ?. Penelitiand ilakukand i rumahs alahs atuk eluargad i desaK lasemanM alang. Fokusnyap adas ubjekp emudad ewasab erusia3 0 tahun.D alamp enelitianin i peneliti menggunakapne ndekatank ualitatif Jenisp endekatank ualitatif yang sesuaid engan rumusanm asalahy angd iambil adalahp enelitiani nteraksis imbolik. Hasil yang dapatd icapaid alam penelitiani ni adalahs ebagabi erikut:( 1) Di dalami nteraksio rangt ua dans ubjekt erdapapt enerapanp ola asuhy ango toritatifhal ini lebih ditampakkan dalam sikap y?ng over protective terhadap diri subjek, (2) Kematangan sosial subjek pada usia dewasa awal ditunjukkan dengan adanya ketergantungasnu bjek terhadapo rang lain/srgni/icanto ther (dalam hal ini adalah opng 1ua),k etidakrnampuasnu bjekd alamm engambikl eputusanb, eradaptasdie ngan orang lain secaral uas, membuat pilihan-pilihan hidup dan merencanakanm asa depannyad an (3) Ada koneksitasa ntarap ola asuho rangt ua dengank ematangan sosiaf pemuda dewasa awal. Semakin orang tua bersikap over protective dalam pola asuhnyam, aka semakinb esarh ambatand an kesulitana nakd alam mengembangkan kematangasno sials esuadi enganu sianya. Berdasarkanh asil penelitiany ang dilakukan,d isarankanb agi konseloru ntuk memberikanti ndak lanjut melaluip engembangapnr ogramb imbingand engann elatih kematangans osial siswa.B agi orang tua, diharapkand apatl ebih bijaksanad alam menerapkanb entuk pola asuh yang tepat bagi anak, sehinggad apat membantu mengembangkakne matanganso siala nak.

Hubungan Antara Pola Asuh Orangtua dan Pelaksanaan Tugas-Tugas Perkembangan Siswa Kelas II SMUN di Kecamatan Jombang oleh Nur Hidayati

 

Keberhasilansi swad alamp elaksanaatnu gas-tugapse rkembangannya dipengaruohlie hb eberapafa ktor,s alahs atuf aktort ersebuat dalahp ola asuhy ang diterapkaonl eho ran$uas iswa.P ola asuho rangtuam erupakanm odel danc ara orangtuad alamm emperlakukana nak sehari-hari.P ola asuhy ang dimaksudd alam penelitianin i adalahp olaa suho toriteq polaa suhd emokratisd, anp ola asuhp ermisif. Pelaksanaatnu gas-tugapse rkembangamn erupakanp erilakua taus ikapy ang diharapkanm asyarakadt an lingkungant erhadaps eseorangd alamu sia tertentu. Tugas-tugapse rkembangayna ngd imaksuda dalahtu gasm encapahi ubunganb aru yang lebih malang dengan teman sebaya baik sejenis maupun lawan, mencapai peran sosiapl ria danr vanitam, enerimak eadaanfi siknyad anb anggate rhadapk eadaand iri sendirim, encapapi erilakus osiayl ang bertanggungiawamb,e ncapaki emandirian emosionadl ari orangt ua dan orang-orangd ewasala innya, mempersiapkanka rier ekonomim, empersiapkapne rkawinand ank eluarg4d an memperolehs eperangkat nilai dan aturan-aturans ebagapi eganganu ntuk berperilaku. Penelitianin i dilaksanakadne ngantu juanu ntukm engetahui1: ) gambaran umump ola asuho rangtuak elasI I SMUN di KecamatanJ ombang2, ) gambaran umump elaksanaatnu gas-tugapse rkembangasnis wak elasI I SMUN di Kecamatan Jombang3, ) hubungana ntarap ola asuho toriterd anp elaksanaatnu gas-tugas perkembangasnis w4 4) hubungana ntarap ola asuhd emokratisd an pelaksanaan tugas-tugapse rkembangasni swa,d an 5) hubungana ntarap ola asuhp ermisifdan pelaksanaatnu gas-tugasp erkembangans tswa. Penelitian ini termasuk penelitian korelasional karena bertujuan untuk mengetahuhi ubungana ntarap olaa suh orangtuad anp elaksanaantu gas-tugas perkembangaPn.o pulaspi enelitianin i adalahs iswak elasI I SMUN di Kecamatan Jombangs ejumlah8 46o rangs iswa.S ampebl erjumlah1 27 orangs iswad arit iga sMtrN yangadad i KecamatanJo mbang(S MUN 1 terdiri dari kelasI I-1, II-2, II-3, II4, II-5, danI I-6, SMUN2 terdirid ari kelasII -1, II-2,I I-3, II4, II-5, II-6,I I-7, II-8' 'danI 1-9.S MUN 3 terdiri dari kelas1 1-1t,l -2, Il-3, ll-4, ll-5, danI I-6) diambil dengan teknikp ropotionalr antloms ampling.A lat pengumpudl atap enelitianm enggunakan angketp olaa suho rangtuad ana ngketp elaksanaatnu gas-tugapse rkembangasni swa. Analisisd atam enggunakaann alisisd eskriptifd an analisisk orelaspi roductm oment. Hasilp enelitianm enunjukkanb ahwa1 )K ecenderungapno la asuhy angd iterapkan oleh orangtuat erhadaps iswa kelasI I SMLINd i KecamatanJ ombanga dalahp ola asuhd emokratis2, ) Siswak elasI I SMUN di KecamatanJo mbangp adau mumnya melaksanakatnu gas-tugasp erkembangand enganb aik; artinya dari delapantu gas

Pergeseran sistem Keyakinan Masyarakat Tengger di Dusun Tosari Desa Krajan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang oleh Lilis Setyaningsih

 

proses pergeserank ebudayaand i lndonesia khususrya di pedesaant,e lah menyebabkanp ergeseranw ujud-wujurl kebudayaant radisional.P. eneliti memilih ;-.tg;;il ;i;6" -keyakinan masyarakatT engge.rd i Dusun Tosari, karenaa da yang i"ti"*t dari sebelumnya sebagai penganrh Agama Islam, yakni.melaksanakan opui*u adatK asada,U nan-unan,-pujanB, ari'an, Karo, Entas'entasA. kan tetapi pada siaf il hanya tinggal upacara Ka;ada dan Karo yanc Tryil tetap.dilaksanakan' Mereka tidai melalsa*futr upu"ura adat ini karena dilatarbelakangi oleh pergeseran keyakinanm asyarakatet rhadapro h nenekm oylng' Rumusan masalah dalam penelitian ini. adalah: (l) Bagaimanakah wujud sistemk eyakinanm asyarakaTt enggerD usun Tosari?( 2) Bagaimanakakho mparasi iug* upu"uru adat masyarakat DuJun Tosari sebelum dan setelah masuknya agama tsiamt sLrta( 3) Bagaimanakahp ergesenmk eyakinan masyarakatT enggerd i Dusun Tosari Desa Duwet Krajan? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang pergeserans istemk eyakinanm asyarakatT engger denganr incian: (l) wqiud sistem i"yatlnun masyarakaTt enggerD usun Tosari;{ 2) Paparant entangr agam upacara adatm asyarakoDi urun Tosii sebelumd an setelahm asuknyaa gama-lslam;s erta( 3) paparant ontangp crgeserans istcmk eyakinanm asyarakaTt enggerd i DusunT osari Desa Duwet Krajan. Pendekatanyangdigunakandalampenelitianini.adalahpendekatan kualitatit, dan jcnis pincitian-Ocskriptill Sumbcrd ata yang d.ipcrolehb erasald ari sumber data primer, sumber data sekunder, dan sumber data dokumenter. Kegiatan pengumpulandatad ilakukan rlenganm enggunakanm etodco bsewasit eibuka dan non pertlsipasi, metode wawancara -dan dokumenter. Analisis data dilakukan dengan *"ngg,rukun model analisis interaktif yang di dalamnya mencakup tiga hal, yaitu: rcdukii

Pengambilan Keputusan Kyai Dalam Pembinaan Disiplin Santri (Studi Kasus di Pondok Pesantren Putri An-Najiyah Bahrul Ulum TambakBeras Jombang) oleh Nur Habibah

 

Eksistensik yai sebagati okoh senhald i pondokp esantrenm empunyai peranany angs angatp enting dalam membinad isiplin ke arahy ang lebih baik. Sanfrid iberi berbagaip engalamanb erdasarlana jaranI slam, sAnfi juga dilatih utuk berdisiplin dan bertanggungiawabte rhadaps egalaa manahy angd iberiksn kepadanyadengamn engacup adap eraturany angb erlaku di pondokp esanfren. Untuk itu pembinaand an pelatihand isiplin santi di PondokP esanJreFn ubi An- Najiyahm erupakanh al yang sangatp entingu ntuk menentukank eberhasilans anfi dalam menunhrt ilmu di pondok pesanhen maupun dalam kehidupan masyarakat nanti. Dalam keadaan semacam ini, lryai Pondok Pesanten Puti An-Najiyah harusb erperana ktif untuk menciptakand isiplin yang positif di pesantrend engan tidak salahd alamm engambils uatuk ebijakana tauk eputusans, ehinggap eraturan yang ada dapat dijalankan dengan ikhlas oleh santri. Bertitik tolak dari hal tersebut di atas, maka penelitian ini difokuskan pada PengambilanK eputusanK yai dalam PembinaanD isiplin Santi dengane mpat permasalahapno kok sebagabi erikut (l) model pengambilank eputusank yai dalamp embinaand isiplin santri; (2) strategik yai dalam pengambilank eputusan terhadapd enganp embinaand islplin santi; (3) p€ranank yai dalamp embinaan disiplin santrl (4) rcsponp erilaku terhadapp enganrbilank epuhrsank yai dalarn pembinaand isiplin. Untuk menjawabp ermasalahante rsebul peneliti menggunakan pendekatank ualitatifdengan mncangans tudi kasus.T emuand an teori dibangun denganm enggunakanla ndasanb erfikir fenomenal ogis, sedangkanin fomran dipilih denganm enggunakante knik szowDalls ampling,yaitu prosesp encarian data dari inforrran satubergulir ke infonnan yang lain atas saran informan sebelumnyas esuaid engank ebutuhan.P engumpuland ata dilaksanakand engan cara:( 1) wawancaram endalam;( 2) observasbi erperans ertq (3) studi dokumentasiD. ata yang diperoleh dianalisisd enganc ara:( 1) reduksid atq (2) penyajiand ata; (3) penarikank csimpulan.S edangkanu ntuk mendapatkan keabsahand atad ilakukan denganm enggunakan(:l ) tiangulasi srmrberd an meiode;( 2) ketekunanp engamatand; sn (3) memberc heck Analisis data diperoleh dari temuan-temuanp enelitiand an dapat diungkapkand alam bentukt ema sebagabi erikul (l) model pengambilan keputusank yai dalam pembinaand isiplin sanhi adalahm odel pengambilan keputusanin tuitif partisipatif, karenak yai terkadangm elibatkanp embina,u stadz, danp engurusd alam prosesp engambilank eputusank emudiank yai mempertimbangkannydae ngank eyakinank yai, sehinggam enghasilkank eputusan yangm embawak emaslahatan(;2 ) strategik yai dalam pengambilank eputusan terhadapd enganp embinaand isiplin santri; (3) peranank yai dalam pembinaan disiplin santri dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung dan dilakukan secarate rusm enenrss elamas antri beradad i pondokp esantren(; 4) respon perilakus antrit erhadapp engambilank eputusank yai mengenadi isiplin di Pondok PesantrePn utri An-Najiyah bahwas antri aday ang merosponp ositif, sehingga timbul perilaku disiplin santri dan ada santri yang merespon negatif, sehingga muncul perilaku tidak disiplin santri. Berdasarkanp adat emuanp enelitiani ni, dapatd iberikan sarans ebagai berikut (l) prosesp engambilank eputusany ang dilalrukano leh lcyais ecarat egas disertaid enganp ertimbanganra sionala kan alsaghasilkank eputrsany angd apat membawak emaslahatanb agi sernuap ihak dan dapt dijadikan sebagapi edoman bagi para pembina ustadz, dan pengurus serta santri lainnya (2).pembinaan disiplin sanhi dengank erjasarnaa ntarak yai, pembin4 tutadz,&n pengurus pondokp esantrend apatd ilaksanakans ecarak ontinu, s€hinggsa litivitas santri dapats elaluterbinbing tennotivasi dan t€rkonfol; (3) pembentukans anti yang berahhloqukl oimah melalui disiplin diri dalam mematuhip eraturany ang berlaku, dalam hal ini peran kyai sangat diperlukan dalam memberikan keteladananya ng baik kepadas antri. ll

Partisipasi Politik Pada Elit Agama di Pondok Pesantren Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik (Suatu Kajian Antropolgi Politik) oleh Nur Mahmudiyah

 

Bergulirnya reformasi 1998 sekaligus menandakan runtuhnya rezim pemerintahan Soeharto. Kondisi ini memberikan peluang yang sangat besar bagi kebebasan politik di Indonesia, tidak terkecuali umat Islam. Berangkat dari kebebasan itulah umat Islam mulai melakukan manuver politik. Salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan mendirikan partai politik yang menggunakan Islam sebagai identitas, ideologi, atau hanya sebagai simbol. Seiring dengan itu, elite-elite organisasi keagamaan di Indonesia juga mulai berkecimpung dalam dunia politik praktis. Keteralibatan elite agama dalam ranah politik semakin meramaikan kompetisi politik yang terjadi di tingkat nasional ataupun lokal. Pengaruh kekuatan elite agama dalam politik di Indonesia setelah terjadinya reformasi 1998 lebih dominan ditemukan pada masyarakat yang bersifat paternalistik. Kecendrungan politik yang ditunjukkan para elite organisasi keagamaan ini memberikan pengaruh yang tidak kecil terhadap perilaku politik masyarakat yang ada di daerahnya. Sehingga keberadaan mereka memberikan corak politik yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Penelitian ini termasuk dalam kajian sejarah lokal, dimana penelitian ini dilakukan di daerah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini mencoba menguraikan beberapa permasalahan dalam kajian sejarah politik di tingkat lokal setelah terjadinya pergeseran orientasi politik pasca pemerintahan Orde Baru. Beberapa permasalahan yang ingin di uraikan antara lain: (1) Bagaiman kondisi sosial politik Nahdlatul Wathan (NW) di Lombok Timur periode 1998-2008? (2) Bagaimana peranan elite Nahdlatul Wathan (NW) terhadap perilaku politik Masyarakat Lombok Timur periode 1998-2008? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kondisi sosial politik Nahdlatul Wathan (NW) di Lombok Timur periode 1998-2008. (2) Mengetahui peranan elite Nahdlatul Wathan (NW) terhadap perilaku politik Masyarakat Lombok Timur periode 1998-2008. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaif. Metode yang digunakan adalah metode historis analisis deskriptif, yaitu mengkonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, menganalisa dan melakukan sintesis terhadap fakta. Sumber yang digunakan adalah dengan memanfaatkan sumber tertulis berupa data dokumentasi dari surat kabar, dokumen organisasi, buku dan sumber lisan yang berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan elite NW dan Tuan Guru dalam politik formal di Lombok Timur memberikan pengaruh terhadap perilaku warga NW dalam menentukan arah politiknya. Pemberian dukungan warga NW ini menunjukkan bahwa Tuan guru dan elite NW masih memiliki karisma meskipun terjun ke dalam dunia politik. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk ketaatan masyarakat terhadap ulama. Dengan kata lain ulama tidak hanya mampu berperan sebagai penasihat spiritual masyarakat, akan tetapi juga mampu berperan sebagai panutan dalam kehidupan politik. Peran tersebut menunjukkan bahwa medan kharisma ulama di Lombok Timur bukan hanya berada pada wilayah keagamaan saja, akan tetapi sudah merambah ke semua lini kehidupan masyarakat, termasuk kehidupan politik. Hal tersebut berbeda dengan hasil temuan penelitian Maliki (2004) yang menunjukkan bahwa medan kharisma ulama akan mengalami penyusutan dengan terlibat ke dalam wilayah politik formal. Salah satu penyebabnya adalah sifat praktis dan pragmatisme masyarakat yang semakin tinggi, dimana ulama tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga konsep sosial-politik yang semula merupakan terjemahan langsung dari kaidah nilai keagamaan mulai bergeser kearah konsep sosial-politik yang didasarkan pada kepentingan sosial-ekonomi. Faktor lain adalah kekeliruan pemahaman masyarakat tentang konsep politik dalam Islam, mereka melihat bahwa ulama hanya memiliki kepentingan dengan urusan keagamaan dan sosial, bukan pada tataran politik formal. Hal tersebut berbeda dengan masyarakat Lombok Timur yang masih memberikan loyalitas kepada ulama, karena mereka melihat bahwa antara ulama dan politik adalah satu kesatuan, dimana dunia politik merupakan salah satu sarana dalam mengemban misi keagamaan. Selain itu, ikatan emosional yang merupakan basis solidaritas masyarakat masih kental, sehingga kesatuan sosial antara ulama dan masyarakat masih terjalin dengan baik.

Kiai dan Politik: Studi Tentang Partisipasi Politik Kiai di Desa Drajat Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro oleh Ridlwan

 

kehidupanm asyarakakt,h ususnyad alam komunitasm usrim.S ebagasi eorang pemimpin,m erekam erupakanp anutanm asyarakatS. egalati ngkahl akunyaa kan senantiasran ernpengaruphei rilakum asyarakats.e gaia tingkah lakunyaa kan keberadaamne rekas ebagap ewarisN abid ant okohk harismatiks.e bagaipewaris Nabi, merekas enantiasma enyebarkaang amaI slam melalui dakwahb, aik di $llam maupun diluar lingkungan pesantrennya. Sebagai seorang tokoh ykahnagric sumkautpikb ,me searred kaalas mank eghaitdd iuspeagnam naid sayna rdaihkaotr.mati sena mempunyaiie nganrh Peranand ari seorangk iai dalamk ehidupanm asyarakatitd ak hanyat erbatas dalam bidang sosial keagamaanm, elainkanj-u ga dilam bidang sosial politik. secara realitas tidak ada pemisahana ntarai gama dan politi( sebaba gama Tgrupakan bagian integral dalam politik. sebagai pemimpin politik yang singat disegani dan dihonnati, mereka senantiasa -mernpengimtri perilaku- politik masyarakatD. ukunganm erekat erhadapp artai politik tertentud alamp emilihan umum,a kand iikuti olehm asyarakadti sekitarnya. ^ l.*Tllahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) lagqmanakah ragam untuk partisipasi politik kiai di masyarakat; (2) Bagnimanakalgha ya kiai dalam mensosialisasikavnis i politiknya kepada masyaraka!( 3) Bagaimanakathip ologi perbedaanti ngkat partisipisl tiai ai masyarakatT- ujuan yang diharapkand alam penelitiani ni adalair( l) Ingin mengetahuri agam serta bentuk partisipasik iai di rnasyarakat(;2 i Intin mInegningmeetanhgugeia tayhaktu iipia oi ldoagliap merm beendsaoatsnini aglkisaatps aikrvatiinssii p pioslpii toiklintiyt ardr ai im ciair snyaasryaakraa1ti;:c )at. . Pendekatayna ng dipakaid alamp enelitiani ni aditah pendekatanku alitatif. sedangkajne nis studik asus,y aitu keierlibatank iai di datamp olitik sedangkan tehnikp engumpuladna tad i lapangano bservasiw, awancaraat aud okumentasil - Qan hasilp enelitianm enunjukkabna hwad i DesaD rajatp erank iai sangat besar bukan hanya masalah-masalaahg amas aja, tetapi birpiran juga dalam bidang sosial keagamaand an politik. Hal ini sangatn ampaks ekali larena di Tfr-lbgleraga kiai aday angm asukp adal embagafo nnal ai tingkatD esas eperti IIQID (Lembaga Ketahanan Masyarakat oesa) dan BpD (B;dan perwaflan Desa).

Hubungan Antara Pemanfaatan Fasilitas Belajar Perpustakaan Sekolah dan Prestasi Belajar IPS (Studi pada MA. Ma'arif Putat Kumpul Turi Lamongan) oleh Khomsiyah

 

Pendidikan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan suatu bangsa dalam membangun watak bangsa. Dengan adanya pendidikan diharapkan dapat membangun kualitas sumber daya manusia sesuai dengan tujuan pendidikan yang tertuang dalam GBHN dan UU Sistem Pendidikan Nasional. Salah satu indikator keberhasilan dari proses pendidikan adalah melalui kualitas dari prestasi belajar siswa, serta kemampuan siswa untuk terus bereksistensi dalam lingkungannya. Peningkatan prestasi belajar siswa didukung oleh adanya faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik dari motivasi belajar. Faktor intrinsik seperti bakat dan minat, kecerdasan intelegensi, serta kreativitas dan gaya belajar siswa. Sedangkan faktor ekstrinsik seperti lingkungan dalam bentuk interaksi sosial baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat, serta sarana dan prasarana yang menunjang dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara interaksi sosial, daya kreativitas, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa, serta untuk mengetahui variabel yang paling dominan mempengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi dengan populasinya adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Malang. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji t dan uji F pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi sosial berpengaruh secara positif signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMA Negeri 5 Malang, hal ini dapat dilihat dari t hitung 3.456 > t tabel 2.0095. Daya kreativitas berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMA Negeri 5 malang yang dilihat dari hasi t hitung 7.099 > t tabel 2.0095. Gaya belajar juga berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMA Negeri 5 Malang dengan nilai t hitung 2.204 > t tabel 2.0095. Sedangkan secara simultan interaksi sosial, daya kreativitas, dan gaya belajar berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMA Negeri 5 Malang dengan hasil F hitung 56.066 > F tabel 2.794. Selain itu, diperoleh R Square sebesar 0.615 yang artinya secara simultan interaksi sosial, daya kreativitas, dan gaya belajar berpengaruh sebesar 61,5% terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Malang pada mata pelajaran akuntansi. Sedangkan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMA Negeri 5 Malang adalah variabel daya kreativitas. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan kepada para peneliti selanjutnya dengan kasus serupa agar mengembangkan variabel-variabel penelitian yang bervariasi yang diharapkan dapat mengungkap lebih banyak permasalahan dan memberikan hasil temuan penelitian yang lebih berarti, serta memperluas wilayah populasi dan menggunakan teknik pengumpulan data yang bervariasi agar hasil penelitian lebih akurat dan objektif.

Peranan Keluarga Dalam Menunjang Prestasi Bidang Studi IPS di Madrasah Aliyah "Ma'arif" 6 Lamongan oleh Umu Ma'rufah

 

Keluargam empunyapie rananp entingd alamm enunjanpgr estasi, dimanak eberhasilasni swat idak dapatd ibebankabne gitus ajak epada sekolahk, arenas elama2 4 jam waktuy angd igunakans iswah anya6 jam di Sekolahs, elebihnyad ihabiskans iswad i lingkungank eluargad an masyarakatU. ntuk itu pra pendidik terutamak eluargad ituntut agar benar-benamr embinad an mengembangkakne pribadiana naka gark elak menjadi anak yang berbakti dan berguna. Bentuk perhatian itu berupa perhatiand an motivasi, suasanab elajar, saranad an prasaranas erta keteladanan. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh manap erananp endidikank eluargad apatm empenganrhtie thadapp restasi belajar siswa. Obyekp enelitianin i adalahM adrasahA liyah "Ma'arif' 6 LamonganD. an populasi1 20s iswak elasI ll semesteIr denganre sponden sebanya3k0 siswa. Tehnik yang digunakand alam pengambilanr espondena dalah propotionarl andoms amll ing, pengumpuladna tad ilakukand engan kuisionerd and okumentasDi. ataa nalisism enggunakadne kriptifd engan perhitunganp rosentasdea na nalisisr egresi. Berdasarkaann alisisd atad apatd iperolehk esimpulans ebagai . ''pbeerrhikautita : Pn eranank eluargad alamm enunjangp restasdi ilihat dan dan morivasi klasifikasit inggi sebesa6r 070,s uasanbae lajarnya klasifikasim enyenangkasne besa3r 07o,s aranad anp rasarananya klasifikasil engkaps ebesa3r 0%, sementarpar estasbi elajars iswa frekwensti ertinggi 133%. Hal ini terbuktib ahwap erananp endtdikan keluargad alamm enunjangp restasbi elajarp adak lasifikasit inggi yaitu ' sebesa8r3 ,9% Dari hasilp enelitianin i disarankank,e luargaa garm emberikan perhatiank epadaa nak-anadk alamm enunjangp eningkatanp restasi belajamyaS. ementarpai haky angt erkaity aitu lembagaM adrasahA liyah "Ma'arif'6 Lamongana gars elalum emperhatikanp rognm belajarannyag ard apatm encapapi restasyi angl ebih baik.

Pengaruh Return On Equaity, Return On Investmen, dan Net Profit Margin Terhadap Harga Saham Blue Chips di Bursa Efek Jakarta oleh Johan Dini Wijayanti

 

Kine4ia keuang;an suatu perusahaan dapat dikaji diantaranya melaui rasio profitabilitas. Tergolong dalam rasio profitabilitas addah return on equity, return on iwestmenr, dan net profit margin Dengan adanya kinerja keuangan yang baik, diharapkan akan turuimenaikkan harga saham suatu perusahaan. Sehubungan dengan pernyataan ini, peneliti mencoba untuk mengkaji apakah varia!9l return on equity, )ttrin on iwestment, dzn net profit margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham khususnya untuk saham-saham kategori unggulan (blue chips) di Bursa Efek jakarta. Rumusan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada dua, yang pertama diduga bahwa ada pengaruh signifikan secara simultan variabel antara return on equity, retuin on investment, dan net profit margin terhadap harga saham blue chips: dan hipotesis kedua diduga bahwa variabel return on inveslment berpengaruh paling dominan dan sigrifikan terhadap harga saham blue chips di Buna Efek Jakarta. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan yang sahamnya lermasuk kategori saham unggulan (blue chips) dilihat dari segi kapitalisasinya di Bursa Efek Jakarta. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda metode enter dengan tingkat probabilitas a:0,05 F{asil penelitian menunjukkan bahwa pengujian hipotesis p€rtama telah terbukti, bahwa terdapat pengaruh secara simultan dan sigrrifikan dari variabel return on equity, return on investment, dm net profit margin terhadap harga saham blue chips dengan tingkat signifikansi 0,005 yang jauh lebih kecil dari tingkat probabilitasnya (0,05), dengan nilai R square sebesar 38,40o/o. Hipotesis yang kedua juga terbukti bahwa variabel leturn on investmentberpengruh signifikan dan paling dominan terhadap harga salnm blue chips dibandingkan dengan variabel relurn on equity dan rct profit margin, dengan tingkat signifikansi 0,001 dan nilai koefisien regresi sebesar 589.841. Disarankan, untuk perusahaan agar meningkatkan kinerjanya, khususnya kinerja keuangan, sehingga dapat menjadi pedoman pa.ra investor untuk mengambil keputusan investasinya; untuk investor zgar lebih memperhatikan hktor kinerja keuangan perusahaan meskipun faktor di luar lingkup perusahaan, seperti faktor mako ekonomi (politik dan stabilitas nasional) seringkali berpengaruh terhadap keputusan investasi, walaupun pengaruh faktor-faktor tersebut seringkali berlaku untuk jangka pendek; dan untuk Bapepam dan PT Bursa Efek Jakarta khususnya, agar lebih meningkatkan kinerjanya, sehingga dapat menimbulkan kepercayaan pihak investor dan menjadikan pasar modal Indonesia yang efisien dapat terwujud.

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Yang Masuk Dalam Indeks LQ-45 oleh Yasir Dliyauddin

 

Harga sahamy ang diperdagangkand i bursa sahams angatb erkaitan dengan prestasiy ang dicapai perusalnan.P restasip erusahaans alahs atunyad apatd ilihat dari kinerja keuangannyaK. inerja keuanganb iasa dicerminkan dengan rasio keuangan. Penelitian ini menggunakan 5 rasio keuangan yaitu Current Rutio (CR), Return On dquiry (ROE), Earning Per Shsre (EPS), Price E

Analisis Reaksi Pasar Modal Indonesia Terhadap Pelaksanaan Right Issue (Studi Kasus Pada Perusahaan yang Listing di Bursa Efek Jakarta Tahun 1998-2002) oleh Ana Miandani

 

Right issue merupakan suatu peristiwa ekonomi yang dapat diantisipasi sebelumnyaN. amun pelaksanaanri ght issuem emberikanp engaruht erhadapk egiatan prdagangandi pasar modal, yang tercermin pada fluktuasi dan volume perdagangan di pasarm odal padah ari di sekitarp elaksanaanri ght issue- Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pasar modal Indonesia bereakstie rhadapp eristiwae konomi,y aitu pelaksanaatr ight jssne.V ariabel pnelitian yang digunakan untuk mengamati reaksi pasar modal Indonesia adalah return sahama, bnormal rcturn, cumulativea bnormal return, cumulativea verage abnormal return dan trading volume act ivity. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian desl:riptifkuantitatifdengan menggunakatne knik studi peristiwa/kasus(e vents tudy).P opulasip enelitiani ni adalahs eluruhp erusahaanya ng listing di BursaE fek Jakartay ang malaksanakan righti ssueta hun1 998-2002ya itu sebanyak9 1 perusahaanS.e dangkasna mpeyl ang digunakans ebanyak3 8 perusahaanya ng diambil sec,arpau lposive sampling.Y aitu p€rusahaayna ng melaksanakanri ght is.suep ertamak ali dan tidak diikuti oleh kebijakanc orporatea ctionlaiffrya padat anggaly ang sama. Periodep engamatana dalah42 hari bursa,y aitu 1l hari untuk periodee stimasi (estimatiopne riod), 20 hari untuk periodep eristiwa (eventp eriod) yangt erdiri dari l0 hari sebelumd an 10 hari sesudahs,,e rta 11 hari untuk periodek ontrol ataup eriode kendali( controlp eriod). Data yang diperlukan adalahd atap erusahany ang melaksanakarnig ht issuet ahun 1998-2002d, ata hargas ahami ndividual perusahaan sampepl adap eriodep enelitian,d ataI ndeksH arga SahamG abunganh arianm ulai tahun1 998-2002d, atav olume perdaganganp erusahaans ampeld an datat entang jumlahs ahamy angb eredar. Datav ariabel penelitiand ianalisisd enganm enggunakante knik pengujian statistikn on parametriku ji t sampelb erpasangan"P aired Two Samplefo r Means". Uji t dilakukanu ntuk menguji perbedaanr ala-ratar eturn saham,1 3,ta'rataab normal riturn, rata-ratac umulativea bnormal leturn, tAta+:AIcAu mulativea veragea bnormal return dan rata-rata tradingvolume activity antara dua periode. Yaitu periode 10 hari sebelump eristiwa( pre event)d an l0 hari sesudahp eristiwa (poste vent)y angada padap eriodep eristiwa (eventp eriod). Sedangkanp eriodee stimasi( estimation Itt; wriod) dan periode kontrol (control period) digunakan sebagai alat pendukung argumenashl asil uji berpsangand i dalamp eriodej endela (windowp eriod). Hasil penelilianm enuniukkanb ahwap elaksanaanri ght issue1 998'2042 berpengarutihd ak signifikan tirhadapr eturn saham,a bnormalr eturn, cumulative abioinat return, cumulative qverage abnormal return, dan tradingvolume activity. Padap eriodee stimasi( estimationp eriod) right issaeb erpengaruhs ignifikan terhadap rAwn anberpengaruht idak sigrifikan terhadapv ariabely ang lain sedangkanp ada periodek ontrol (introl per.iod)r ight issuem emberikanp engaruhy angt idak iipinmn t"rttulup semua variabel penelitian yang ada. Dari hasil tersebut dapat diiimpulkan bahwi pasar modal Indonesia tidak bereaksi terhadap plaksutaanright issae;ftrun1 998-20d2A. rtinya masihb anyakp eristiwa lain yang lebih dapat mem- pengaruphai sarm odal Indonesias elaind ari pelaksanaanri ght issue.- Birtitik iolak dari temuanp enelitiani ni, adab eberapas arany ang dapat diberikanb agi penelitiany ang akand atangb, agi BursaE fek Jakartad anb agi pemerintahS. arant ersebuta dalah( l) untuk penelitiany ang akaa datangd apat menggunaka(na ) periodes ampely ang lebih panjang( b) metgde- lain- dalam melakukane stimasir eturn ekspktasi (c) sampely ang telah digolongkans ecara khusus(d ) tanggalr ight issued itawarkanp ertamak ali kepadap emilik lama,a gar aapaAt i6tafrui-perUJOaanndyae nganp enelitiany ang telah dilakukan( 2) bagi Bursa Bret ramrta trenaaknyad apatl ebih memasyarakatkarnig ht issuek arena dimungkinkanti dak bereaksinyap asarm odal terhadapp elaksanaanri gh-ti ssue1 998- 2002l ;rena kurangnyai nformasimasyarakatm engenapi entingnyar ight issue( 3) bagip emerintahtr e-ndaknydaa patm endorongm asyarakaut ntuk meningkatkan investasinykah ususnyad alam pelaksanaanri ght issue' 1l

Pengaruh Informasi Earning Per Share Terhadap Abnormal Return Saham Pada Perusahaan Liquid 45 Yang Listing di Bursa Efek Jakarta oleh Dwi Maria Ulfa

 

Studi keuangan mengenai efisiensi pasar yang mengacu pada pengaruh informasi terhadap harga sekuritas sudah banyak dilakukan dan memberikan hasil bahwa pasar modal sudah efisien dalam bentuk lemah. Hal ini mendorong peneliti untuk mengamati variabel lamydr.fi abnormol return. Penelitian ini mencoba menguji pengaruh informasi EPS terhadap abnormal return di sekitar tanggal pengu.umao (sebelum, sesaat, dan sesudah pengumuman). Selain itu peneliti juga mencoba menguji penganrh informasi perubahan EPS terhadap harga saham (abnormol return). Tujuan penelitian ini adalah unhrk mengetahui apakah ada pengaruh informasi EPS pada laporan keuangan tahunan terhadap abnonnal return disekitar tanggal pengumuman (sebelum, sesaat dan sesudah pengumuman)' Penelitian ini dilakukan dengan metode event study dengan pendekatan market model. Sampel penelitian adalah perusahaan yang termasuk dalam daftar LQ 45 selama periode 2000 dalt 2001 yang melaporkan laporan keuangan tahunan 2000 dan 2001 di Harian Bisnis Indonesia yaitu diperoleh 33 perusahaan. Data yangn dibutuhkan adalah harga sahan(abnormal return) dan EPS tahuo 2000-2001, serta tanggat pengumuman EPS. Uji statistik yang digunakan dalam menganalisis data aOatatt uji patamettit paired sample test dar one sample fesf untuk uji beda serta uji statistik regresi linier untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perubahan EPSterhadap abnormal return. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan tingkat sigdfikan 5% menunjukkan bahwa hipotesis nol di terima dan menolak hipotesis alternatif. Temuan pertama menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan rata-rata abnorwal ietzrr sebelum, sesaat, dan sesudah pengumulvn. Temuan kedua menunjukkan bairwa tidak ada perbedaan yang sigrifikan kumulatif abn ormal return dengan nol. Temuan ketiga menunjukkan bahwa tidak pengaruh yang signifikan informasi perubahan EPS terhadap kumulatif abn ormql return daaralz-rata abnormal return iebelum, sesaat, sesudah pengumuman. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini bahwa tidak ada pengaruh informasi EPS terhadap abnormal return pada perusahaan Le 45. Dengan dimitian informasi EPS tidak memiliki kandungan informasi untukinvestor. Bila dikaitkan dengan efisiensi pasar bentuk setengah kuat maka tidak ada investor yang memperoleh keuntungan di atas normal (tidak ada abnormal return)maka pasar dikatakan efisien bennrk setengah kuat Secara informasi namun belum efsien bentuk setengah kuat secara keputusan.

Pengaruh Pengumuman Diveden Terhadap Abnormal Return Saham Perusahaan Manufaktur yang Go Public di Bursa Efek Jakarta oleh Kusnul Widia Ningsih

 

g*elum, saat,d an scsudatpr engumuman &nya dcngenm engetahupie rb€daarn:, ta:yta dapomi enentukasnfi ateginyad alamm emilihl&n Ciaaitu" portofolionyaP. enelitianin idimaksudkanfaUrrigan informaspi engumumadniv idend engan hnonal retwnsahams ebelum,s aat,d an sesudahp engumumanTuinanr rplitian ini adalahu ntuk mengetahui(:l ) perbedaanr atz-rata*l';;-rdan akumulasi abrnrnal return sah*rl sebelum, saat dan sesudah $ ffid-'r- dividenta hunanD esembe2r0 01,d an( 2) pnganfidividendp cyout: ffiE t o"prtbrataabnor,r*it: i\,yly!::abnormqr return'' bamtii'r nlaan ianufamr yangg op ublic di BursaE fek lakarra-Meodey angd igunakadna lamp enelitianin i adalahs tudip eristiwa( evenrsrro$ yaitus uatur tiAii*g mempelajaUri gSallana$ x$u pasarb ereakstie rhadap,indr'p*sti*" (event)y*g inrorr*inya dipublikasikasne bagapi engumumaDn.a ta,wclti* b".pu datas ekundeyra ngt erdiri dari:( l) pengumumadniv ident ahunanffiLt ZOOyi angd iperolen& rilSXSrafistics tahun2 002,( 2) daftarp erusahaan nrnu&ktnry angg o-pubticd iBursaE fekJ akartab esertzd ividendp ayoutr atio,nsing.masinpge t rah"a" sampeyl angd iperolehdti Indonesianca pital MarketD*worytfun2oo3, dan( 3) dataabnormarle turns ekitart anggapl engumumanlfit *o* r*iog-r*ing perusahaasna mpeyl angd iperolehd arid otobase-JSCXo rner Fgof gEJU nlversitaBsr awijayaM alang [egratanF neumlulan datad ilakukan digru nenggunakalenk nikd okumentasTi.e knika n;alisidsa tay angd igunakan Clfi penart'anin i adalahte kniks tatistikp arametrikd enganu ji rata-ratad arid ua kelomposka mpeyla ngs alingb erpasagna rQ- tairedr wos amplefo ir meanste sf)u ntuk mengutjir ipotesilslt tu-*ta abnormsrl eturnd anu ji satus a!nnel,!97sea mplet- test)untulit o!.,ii hipotesias kumulassi bnornal return.S ebelumd ilakukanpengujian hipotesifsin etitian,t erlebihd ahulud ilakukanu ji kenormaladna tad engan menggunakparno gamK olmogorowS mirnouG oodnesosf Fit test' Hasilp ene-htiamne nuniukkanni lai t-hitungr ata-raratab normarl eturnleblh kecild aripadanilat-iA bel.H al ini berlakuu ntukp engujianh ipotesisra ta{ata abnornwlretilrns ecarau mumm aupuns ecarap arsialK. hususp adak elompok;i;i;;;" p"*"wperiJe t*"r"rn dengans isudahp engum'..nanl ilai t-hitung i;;ih[#d.ipio"'r1"i it"u"r. gerdas;kanh asilp engujianh ipotesisp enelitiani"*u"i o"p"t dlsimpulkabna trwat'i daka dap er!'edaayna ngs ignifikana ntatara ta',rr""b.;r;d ,"t*i r"lr*rrpasanganp eriodls ebetumd engans aags aatd engan sesudadba ns ebelumd enga;s "r,idahp "ngu.umand ivident ahunanD esembe2r0 01.im ioi air*gkinkan karJnain vestomr enganggap.p"nq'Fyo*d id91.l*membawian fo.*usl yung-UurKu-e mungkinanlaiinn vestdtru rangc anggihd alam;;;crrr"li.ir inrormasyi ing diterimanyas,e hinggian formastie rsebutti dakr narnpu menciptakacn6 r nmal retwn. iengrjian hipotesisp enelitiante rhadaapk umulasai bnormarle turn saltznr bailrs ecaor rmunmr supulpl arsiamt enunl.,t

Kondisi Sosial Ekonomi dan Motivasi Belajar Warga Belajar SMU Alternatif LAB. PLS Universitas Negeri Malang oleh Irkham Nilasari

 

Prestasi belajar adalah hasil belajar yang dicapai anak pada -periode tertentuy ang dinyatakan dalam bentuk simbol, angka huruf' -?u.pYt kalimat' il,1*ing-,n*inga nakm emiliki prestasbi elajary angb erbedaH. al inidipengaruhi olehf arttori ntJmald ane kstrenala, ntaral ain kondisis osiale konomid an motivasi belajar. Penelitian ini dilaksanakan di SMU Altematif Lab.PLS Universitas NegerMi alangy angb ertujuanu ntukm endeskripsika:n ( l ) jenis pekerjaanw arga UetijarS UU elternatif Lab.PLS-UM,( 2) jumlah rata-ratap enghasilanw arga belajarS MU Attematif Lab.PLS-UM,( 3) jumlah rata-ratap engeluaranw arga belajarS MU Alternatif Lab.PLS-UM,( 4) motivasi betajarw arga belajarS MU AltematifL ab.PLS-UM,( 5) rata-ratain deksp restas(i nilai raport)w argab elajar SMU Altematif Lab.PLS-UM. Rancanganp enelitian ini bersifat deskriptif. Mengingat penelitian ini untukm engetahugi ambarank ondisi sosiale konomid an motivasib elajarw arga belajar,1 n&u p"n"titian ini menggunakana nalisis deskiptif kuanti_tatifP opulasi dalarnp enelitianin i adalah* atga U"ta.|uS. MU Altematif Lab.PLS-UMy anga ktif mengikutpi embelajarany ang sekaliguss ebagais ubyekp enelitians ebanyak6 5 oran!. eaapin pengambilan sample dilakukan dengan cara purposive sample' Instimen 'pengumpulan data berupa angkeVkuesioner, dokumentasi, dan wawancaraP. aJa kenyataannyaa ngkrt yang kembati sebanyak5 5 eksemplar' sedangkasni sanyati dak kembalik arenaw argab elajark elasI II sudahm engikuti UAN dan jarang ke sekolah. flasil p;ne[tian ini menunjukkans ebagianb esar wargab elajarb ekerja sebagaip egawai swasta atau non PNS. Berpenghasilan< Rp'- l'0O0'000'- perUitan. SiOangkan rata-rata pengeluaran warga belajar perbulan ll'al t np- 'soo.ooo,- dn zs,ayoR p. 500.000,-.B erkaitand enganm otivasi,_ sebagiabne sar mendapat dukungan dari orang tua dan temannya di sekolah. sebagian besar bertujuanu ntuk mendapatkanij asahd an sebagiank ecil untuk mencarii lmu 34,5% r.nr-i peringkatd anm encaripangka0t ol0m, encaril eman1 4,60/om, encarjio doh 3,6ohd anl ain--lainy aitu mencarip engalamand an hiburan7 ,37o.R ata-ratan ilai raport berkisar antrra 8l sampai dengan 100 sebanyak 38,2Yo dengan kategori sangabt aik. Berdasarkanp enelitiani ni, dapat dikemukakans arany aitu handaknya wargab elajarl ebih meningkatkanp restasbi clajard an bisa membagwi aktu. Bagi pitrik lembaga hendaknyJlebih meningkatkan fasilitas pola sekolah' Sedangkan iutor hendakyna tetapm enciptakans uasanbae lajary angm enyenangkan'

Perbedaan Antara Persepsi Tentang Penggunaan Kaset Rekaman Audio Terhadap Motivasi Belajar Siswa SLTP Terbuka di SLTP II (Induk) kota Malang oleh Mujiarti

 

Modul sebagami ediac etaky angd igunakand i SLTPT erbukam empunyai karakteristiyka ngm enguntungkanM. eskipunm ediac etakm empunyabi eberapa keuntungans,e ringkalmi ediac etaks ajab elumm encukupki ebutuhanD. alam pelajarabna hasam isalnya,m ediac etaks ajab elumc ukup,s ebabm ediat ersebuti dak dapamt encontohu capant,e kanand, an laguk alimat.U ntuk keperluante rsebumt edia cetakp erlud itunjangd and ilengkapio leh mediaa udio,m isalnyak asetr ekaman audio. Kasetr ekamana udios ebagami ediap enunjangm odul dapatd imanfaatkan dengasne baik-baiknybai,la programp engajaramn elaluik asetr ekamana udio tersebudt apatd ikemasd alamb entuky angd apatm erangsanpgi kiran,p erasaan, perhatiand ank emampuans iswau ntukm elakukank egiatanb elajar,s ehinggate rjadi prosesp erubahand alamd iri siswa. Padap enelitiani ni masalahp okoky angh endakd iungkapkana dalahp erbedaan persepstei ntangp enggunaakna setr ekamana udios ebagami ediap enunjangm odul terhadapm otivasib elajarS iswaS LTPS LTPI I (induk)K ota Malang.P opulasdi alam penelitianin i adalahS iswak elasI II SLTPT erbukaK odyaM alangt ahuna jaran 19991200s0e banya6k 0 orang.M etodea taut eknik analisisd atam enggunakaunj i-t (ttest), s edangkaunn tuki nterpretasdi atah asilp enelitianm enggunakatn-t abel.D ari analisisd atad enganm enggunakaunj i-t makas ecaras ignifikanm enunjukkana danya perbedaapne rsepssi iswaS LTPT erbukaa ntaras isway angm enggunakakna set rekamaanu diod engans isway angt idakm enggunakakna sert ekamana udio, sedangkaunn tukm otivasib elajars iswaS LTPT erbukat idak adanyap erbedaan antaras isway angm enggunakakna setr ekamana udiod engans isway angt idak menggunakakna setr ekamana udio. Berdasarkahna sila nalisisd atah ipotesisn ol (H6)d itolak,y angb erarti hipotesisa lternatifd iterima.D engand emikiand apatd isimpulkanb ahwaa da pengaruhp ositifperbedaanp ersepssi iswaS LTPT erbukad alamp enggunaakna set rekamana udio,s edangkaunn tukm otivasib elajars iswaS LTPT erbukah asila nalisis datah ipotesisn ol (He)d iterima,y angb erartih ipotesisa lternatifd itolak.D engan demikiand apatd isimpulkanb ahwat idak adap enganrhp ositif dalamp erbedaan motivasbi elajars iswaS LTPT erbukad alamp enggunaakna setr ekamana udio. vi Berdasarkahna silp enelitiani ni, dapatd isarankana gard ilakukanp enelitian lanjudt engamn emperhatikatinn gkatanu sia,s elainit u untukm emperollhh asily ang lebihb aik,p erlud ilakukanp enelitiand engans ubyeky angs amat eiapic akupannya lebihlu as. vll

Hubungan Antara Bimbingan Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Siswa di MTS Muhammadiyah I Banjaranyar Baureno Bojonegoro oleh Nur Khamid

 

Prestasi belajar merupakan cermin dari proses belajar. Ada dulfaktor yang empengaruhpi resiasi belajar, yaitu faktor intern dan faklor ekstern. Faktor intern adalatr filror yang ada paaa airi individu yang sedang belajar, sedangkan faltor ekstern adalah faktor yang ada di luar diri individu yang sedang belajar. Bimbingan orang-tua merupakan salah satu faktor eks yang mempengaruhi p' restasbi elajars iswa. peneiitian ini bertujuan untuk: (l) Mengetahui kondisi obyektif bimbingan orang tua; (2) Mengetahui kondisi obyektif prestasi belajar siswa kelas I dzn. 2 .*J.t"t I; (3) Mengetahui hubungan antara bimbingan orang tua dengan prestasi belajars iswa. untuk mendapatkand ata dalam penelitian ini peneliti menggunakanm etode; angket dan dokumentasi. Obyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I d^tl 2 semesteIr MTs MuhammadiyahB anjaranyarB aurenoB ojonegoros ejumah7 2 siswa' Analisad ata yang digunakana dalaha nalisis deskriptif dalamb entuk prosentaseu ntuk mengetahui tondisi obyektif bimbingan orang tua dan kondisi obyektif prestasi b"lujat siswa. Sedang untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara bimbingan orang tua dengan prestasi belajar siswa digunakan analisis korclasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan: (l) Kondisi obyektif bimbingan orang tua dalam kualifikasi "ahif', yaifi 76,39%. (2) Kondisi obyektif prestasi belajar siswa kelasI dan 2 semesteIr dalam kualifikasi "baik', yai$94,44o/o:( 3) Hasil koefisien korelasi sebesar 0,630 sedang rruu,r pada taraf signifikansi 5% adallah 0'235- berdasarkaann alisist ersebutm aka ro lebih besard ari 166"(10 ,630> 0,235).B erarti ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel bimbingan orang tua dengan prestasib elajar siJwa kelas 1 dan 2 semesterI tahun pelajaran 200212003d i MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar Baureno Bojonegoro. Dari hasil penelitiaot ersebutd i atas,d apatd isimpulkanb ahwas emakina kitif bimbingan olang tua maka akan semakin baik pula prestasi belajar siswa dan sebaliknyas e-akin kurang aktif bimbingan orangt ua maka akan semakink urang baikp ulap restasbi elajarsiswa. Untuk itu disarant

Faktor Penyebab Lulusan SD Melanjutkan Ke SLTP di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar oleh Sulistio Rini

 

Sistem pendidikan nasional harus dapat memberikan pendidikan dasar bagi setiap warga Republik Indonesia, agar masing-masing memperoleh sekurangkurangnya pendidikan dan kemampuan dasar. Pendidikan dasar merupakan pendidikany anglamanyas embilant ahun( 6 tahund i SD dan 3 tahund i SLTP),a au satuanp endidikany ang sederajat.S etiapw arga negarah arusd i beri kesempatany ang seluas-luasnyau ntuk memperoleh pendidikan dasar. Di KecamatanP anggungrejo daerah Kabupaten Blitar terdapat 27 SDN. Data pada tahun 2002 menuunjukkan tamatanS D yang melanjutkank e SLTP lebih kurang 48oloh, al tersebutm asih di katakanr endah,k arena kurang da,'i 50%. Rendahnyaju mlah anak lulusan SD yang tidak melanjutkanm erupakans esuatuy ang memprihatinkand an menarik untuk di teliti. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui tingkat pendidikano rangt ua siswal ulusanS D yangt idak melanjujtkank e SLTP;( 2) Untuk mengetahuti ingkat pendapatano mng trra siswa lulusan SD yang tidak melanjutkan ke SLTP;( 3) Untuk mengetahupi enyebabb ebant anggungaonr angt ua terhadapa nak yangt idak melanjutkank e SLTP. Metode penelitian yang di gunakan adalah survey. Populaii dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 13-15 tahun yang telah lulus SD. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel yang di ambil secara Expost facto dan terpilih tiga desa yaitu Serang,P anggungrejod an Kalitengah.S edangkans ampel respondennydai ambil secaraa caks ebanyak6 0 orang. Instrumend alamp enelitiani ni adalahk uesionerd an wawancara.Analisipse nelitiany ang di pakai adalaht abulasi silang. Hasil analisis penelitian menunjukkan faktor penyebab orang tua terhadap lulusanS D yang tidak melanjutkanjumlahnya5 6,67%op,e ndapatan5 0% dan beban tanggungan jumlahnya 33,33%. Hasil penelitian yang telah di laksanakan memperlihatkanb ahwap endidikano rangt ua merupakanv ariabely ang paling banyak menyebabkanlu lusan SD tidak melanjutkank e SLTP, sedangkank edua variabel lainnyaj uga menyebabkanlu lusan SD tidak melanjutkank e SLTP walapunt idak sebesatrin gkatp endidikano rangt ua. Kesimpulan yang dapat di ambil dari hasil penelitian ini adalah tingkat pendidikan/lulusanS D yang tidak melanjutkank e SLTP di daerahp enelitiand i pengaruhio leh tingkat pendidikan,p endapatand an bebant anggungano rangt ua.

Penerapan Metode Pengajaran Berprograma di Kelas 1D SLTPN 2 Turen oleh Rokhisotin Rosyida

 

Dalamp rosesb elajarm engajadr ibutuhkank cterlibatans iswas ecaraa ltif untulim emperoleihlm u pengetahuaBna. nyaks ekalim etodep engajarayna ng berorientaspia dak eterlibatasni swa,s alahs atunyaa dalahm etodep engajaran berprogramMa.e todep engajarabne rprogramian i samas epertLi KS padau mumnya, tetapip adam etodein i disajikand alamb entukb ingkai-bingkaai tauu nit-unitk ecil disertaai ltematifjawabana,p abilas iswas udahm enjawabd alamL embarK egiatan Berprogram(aL KB), siswaa kand ibimbingr urtukr nemperolejahw abany angb enar. Tujuanp enelitianin i untukm endeskripsikapne laksanaapne ngajaran berprogramyaa ngb aik untukd iterapkand i kelasl d SLTPN2 Turen Penelitianin i merupakapne nelitiank ualitatify angb erbentukti ndakank elas dand irancangd alamd u siklusk egiatanM. asing-masinsgik hu terdiri dari tiga tahapy, aitu:( 1) tahapp erencanaa(2n), tahapp elaksanamda no bservasdi,a n( 3) talrapr eflekksi.A nalisish asilp enelitiany angd ipakaia dalah(:l ) redutisid ata,(z) displayd ata,( 3) kesimpulanv,e rifikasid anr efleksi.T eknikp engumpuladna tanya adalah(:1 ) pembuataLnK B, (2) observasdi,a n( 3) wawancaraK.e hadiranp enetitid i lokasip enelitiana dalahs ebagagi uru. Hasilp enelitiany angd iperolehm enunjukirabna hwa(: 1) pelaksanaamne tode pengajarabne rprogrambae rupati daka dap engelompokasnis wad alamk egiatan demonstradsia nt esta khirs iklusk urangb aik untukd iterapkand i kelasl -d SLTPN2 Turen.S ebabd alamp elaksanaanntyear lihatm asihb anyaks isway angb elumb isa menyelesaikasno alh itungank, etikak egiatand emonstraskie last erlihatg adulUs iswa cenderunpga sifd alarnp rosesb elajarm engajarD. iperolehn ilai rata-ratata sta khir siklnsa dalah5 6,45.( 2) pelaksanaamne todep engajarabne rprogrambae rupaa da pengelompokasnis wad alamk egiatand emonstraspi,e mberianla tihans oalh itungan, pemberiabno nusn ilai dant esta khirs iklts baik untukd iterapkand i kelasl -d SLTPN 2 TurenS. ebabd alamp elaksanaannteyrali hats ebagiabne sapr erilakus iswa mengalampi eningkataqy aitu siswad apatm enyelesaikasno alh itungand enganb aik danb enar,s elamak egiatand emonstraskie last idakt erlihatg aduhs, iswaa ktif dalam prosesb elajarm engajarD. iperolehn ilai rata'ratate sta lhir siklusa dalah6 9,55.

Penerapan Prinsip-Prinsip Andragogi Versi Knowles Dalam training (Studi Kasus Pembentukan Iklim Belajar dan Metode Pembelajaran Pada JPC Training & Concultancy Jl. Merapi No. 7 Malang) oleh Kartono

 

Developmentp eriod demandedc ountryt o renew humanr esource developmenrte, latedt o that case,t rainingi s a responseto solvei ! especiallyfo r adolescentws ho haveo ver daily activities and they do not havem ore chancet o study in formal education. This research was committed in JPC Training & consultancy tkough several trainings that were condusted by JPC. This research was conducted at February until June2 004.I t is qualitativer esearchth att he gatheringd atat echniquesu sedi n this researcha re interview, observationa nd documentationT. his researchw as conducted by several steps, they are; ( 1 ) Pre field step that consists of compounding research planning,s electingre searchfi eld, makingp ermissioni,n vestigatinga nde stimating the field view, selectinga nd using informants,p reparingr esearchu tilities, researcher asi nstrumenat ndd atac ollector.( 2) Field wofk step,c onsistso f first exploration focusede xplorationt henc heckso r informst he resulto fresearch. The generarl esearchp roblemi s how to applya ndragogyp rinciplesi n training accordingto Knowlesv iew, whereasil Tes pecialr esearchp roblemsa reg eneral description ofandragory principle application in shaping learning climate and the andragogy principle application in learning method. . This researchp resentsa boutg enerald escriptiona ) Andragogyp rinciple application in shaprng leaming climate were divided into two, they are(ty ptiysical stage (lighting audio, ventilation, toilet location, desk set-up, preparing source and materials of training). (2) Psychology stage ( partnership feeling friendly, respectful, dialog,j oke, training rule). The result ofthe researchp resentsth at trainer is a key personin shapingp sychologyc onditionsT. his Researcha lsos howst hat trainer successin shapingth osep sychologyc onditionsb. ) Andragogyp rinciplea pplication in trainingm ethod.T he varioust rainingm ethodsa rev ery suitablet o adultl eaming condition.T he methodsa re;s peechq, uestion-answebrr, ainstormingg, ame,y ells ind --solt€, reflection and relaxation. suggestiontsh at wereg ivenf or JPCa re( 1) Jpc shouldk eept heir productsin goodq uality in accordancew ith era changing.( 2) Especiallyf or training product, JPC shouldd evelopt raining in making game.M aterial games houldb e developedto indoor training.

Identifikasi Kebutuhan Siswa Terhadap Layanan Bimbingan Konseling di MAN Kabupaten Probolinggo oleh Muhammad Zuhdi Hasan

 

Lay anan bimbingan konse I i ng sebagai bagian i ntegral dalam pendidikan dibutuhkano leh siswa MAN untuk mencapai perkembangans iswa secarao ptimal. Untuk mengetahui tentang kebutuhan siswa MAN terhadap layanan bimbingan konselingd ilakukan identifikasi kebutuhans isrvat erhadapl ayananb imbingan konselingd i MAN. Penelitian ini bertjuan unfuk mengetahuik ebutuhans iswa MAN terhadapla yananb imbingan konseling, dan diharapkand apatd ijadikan acuan pemenuhakne butuhant ersebut,s erta guna men1rusunp rogramb imbingan konseling diMAN. Layanan bimbingan konseling yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalahtu juh layananb imbingan konseling, meliputi: a) layanano rientasi,b ) layanan informasi,c ) layananp enempatand an penyaluran,d ) layananb imbingan belajar, e) layanank onselingp erorangan,f 1 layananb imbingan kelompok, dan g) layanan konselinkge lompok. Penelitian ini dilaksanakan di MAN Kabupaten Probolinggo, tanggal2T Septembesra mpaiD esember2 003. Rancanganp enelitian yang digunakana dalah ftrncangand eskriptifkuantitatif. Analisis yang dipakai adalah analisis prosentase. Selanjutnyaa gar angka persentaseb ermakna digunakan klasifikasi Guilford. Klasifikasi tersebut adalah 1- 25% diklasifikasikan sedikit yang membutuhkan, 26- 50% diklasifi kasikan cukup banyak yang membutuhkan, 5 l - 7 5% diklasifi kasikan banyak yang membutuhkan, dan76 - 100% diklasifikasikan banyak sekali yang membutuhkanS. ampely ang digunakan adalah l3% dari jumlah populasi,y aitu 110 siswa yang diambil dari 834 sisrva. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) banyak sisrva yang sangat membutuhkanla yanano rienasi, 2) banyak sisrvay ang sangatm embutuhkanl ayanan informasi, 3) banyak yang.siswa sangat membutuhkan layanan penempatan dan penyaluran, 4) banyak siswa yang sangat membutuhkan layanan bimbingan belajar, 5) cukup banyak siswa yang sangat membutuhkan layanan konseling perorangan, 6) banyak sisrva 1'ang membutuhkan layanan bimbingan kelompok, dan 7) cukup banyak sisrva yang sangat membutuhkan layanan konseling kelompok. Berdasar hasil penelitran iru disarankan agar konselor memperhatikan kebutuhans iswat erhadapl ayananb imbingan konseling,m engingatl ayanani ni akan membantus iswa dalam mencapaip erkembanganp ribadi yang optimal. Selain itu penelitiand apatd ikembangkanl ebih lanjut untuk mengetahuik ebutuhans iswa terhadapla yananb imbingan konseling di sekolah-sekolahL. ebih khususl agi untuk sekolahy ang belum ada petugasl ayananb imbingan konselingnya. vll

Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar Negeri Se-Kota Malang oleh Nurngatikah

 

Sekolahd asard i selenggarakadne ngant ujuan untuk membantus iswa mengembangkakne mampuand irinyas ecarao ptimal,d ani ni berartis iswam emiliki hak untuk manperoleh perlakuap sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya. Maka tidaHah c,rtup tagi sekolahji ka hanyam enyelenggarakakne giatanb elajar mengajasr aja,t etapip erlua danyap emberianla yananb imbingand ank onselingy ang memaaati epada siswad an munculnyap edomanp elaksanaanb imbingand an konselingd i SekolahD asar.N amun dari fakta studi pendahuluann ampakb ahwa pentingnyap eranank egiatanB imbingand anK onselingb elumt erlaksanap,a dahal permaialahans iswad an karakteristiks ertal atar belakangnyay angb ervariasi membutuhkanp erhatiand an penanganankf iususy ang optimal agars iswad apat mencapapi erkembangannysae carao ptimal pula. Tujuan penelitiani ni adalahu ntuk mengetahui(: 1) pelaksanaanla yanan Bimbingand anKonseling,( 2) hambatan-hambatadna lam pelaksanaanla yanan Bimbingand anK onseling(, 3) usaha-usatyraa ngd ilaksanakadna lamm engatasi hambatanp elaksanaalna yananB imbingand an Konselingd i SekolahD asarN egeri se-KotaMalang. Populasdi alamp enelitianin i adalahs eluruhg uruk elasS ekolahD asarN egeri se-Kota Malang. Sampil penelitian ditetapkan secaramulti stage random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket. Adapun analisis datayang digunakan adalah analisis persentase. Hasil penelitianm enuqiukkanb ahwas ebagianke cil guruS ekolahD asar Negeris e-KotaM alangs eringm elaksanakalany ananB imbingand anK onseling. Hambatante rbesary ang dialami guru adalahk urangnyas aranad an prasaranay ang menunjangp elaksanaalany ananb imbingand ank onselingU. saha-usahuan tuk mengaiasi-hambatadna lam pelaksanaanla yananb imbingand an konseling Inr^rllj ut k* bahwas ebagianke cil guruk adang-kadanbge rusaham eningkatkan pengetahuadna n keterampilan,s aranad an prasaranas ertam eningkatkank ebijakan kepala sekolah. Berdasarkahna silp enelitianm, akad iajukans aran-suraann tarala in, (l) kepala sekolatrh endaknyam eningkattank ebijakannyad enganle bih membantug uru dalam meningkatkanp engetahuand an keterampiland alamm elaksanakanla yanan bimbiigan, seriap eningkatans aranad an prasarana(,2 ) gurub idang studi hendaknya lebih bJrpartisipaii,l *rususnyad alam membantug uru kelas melaksanakanla yanan bimbingand ank onselingd anb ertukarp engalamadne ngang urua ntars ekolah, (3) guru k elash endaknyam eningkatkanu sahanyaa lam penguasaapne ngetahuadna n keterampilanm elaksankanla yananb imbingand an konselinga gard apatl ebih memanfuatkakne bijakand ari kepalas ekolahd an saranas ertap rasaranay ang telah ada,d enganm engikuti penatarans, eminar,l okakarya,d an pelatihan-pelatihan bimbingans, ertap engadaanb uku-bukub imbingan,( 4) peneliti lanjut hendaknya mempeduadse nganm engikutsertakasne kolah-sekolashw astas ebagaoi bjek penelitiand an menggunakanin strumenl ain yang lebih lengkapa ntaral ain obsewasi dan wawancara.

Manajemen Pembelajaran Pada sistem Full Day School: studi kasus di MAN 3 Malang oleh laila Mufidah

 

ctonomi dalams istemd an pengelolaa*pendidikanb eriujuarru ntuk meriingkatkan mutu pendidikan bagi selwuh lapisan masyarakat Konsep ini merupakan suatub €ntukp engelolaans ekotahy angm emberikank eleluamanb agi sekolahd alam mengelolap embelajaradna n sumberd ayanyas ecaram aksimal.F enomenate rsebut nncrnuncUfasoi stem-sistemb aru dalam pendidikanu ntuk menglrasilkanlu lusany ang sesuadi engank ebutuhanm asyarakadt aeraht ersebutd an dapatd ipertanggung j'saiwstawbfkualln lu alitasnya.s ebagais alahs atui norrasib aru dalam* ]ttttn ryFlaiaran, daysc&ool menuntut kehadiran siswa di sekolah selama sehari neguh Sisternpendidikainn i juga banyakd ikritik oleh pakarp endidikans ebabt am8ahan bebanb elajard ant am6ahanw aktu belajard apatm embuata naks emakint eltelenggu dani a tidal memiliki waktu bermains ertah rkreatifiAs sehinggad apatm engakibatkanmrmculnysat res.P adas istemf ull day schooly angberdampakpadalamanya rcntangw ak$ belajar,k emungkinans iswad apatm enjadis tress ertaj enuh perlu diartisipasjiu ga. Berbasarkaunr aiand i atas maka peneliti rcrafik untuk menelaahle bih mendalamt entangS istemfultd ay school, xn'-ususnypaa dam anajemenp embelajarannydai MAN 3 tutit*e. aia emjat fokus dalam penelitian ini yaitu: (t) bagaimanatah perencanaapne muelalalanp adas ekolahy ang menerapkans istemfitl day school; iZ) Oagaimanattr petatsanaanp embelajaranp adas ekolahy mg menerapkans istem f'miil ednoeyrat cptt-aonl; (3) bagaimanakahe valuasip embelajaranp adas ekolahy ang sisimfuli day school;(4) apa sajakahf aktor-faktorp enghambadt an p- endulrurgm anajemenp embelajarand engans istemf ull day schagl peneliiian ini dilalc*kan di Madrasah Aliyah Negeri (MAll) 3 Malang deng3n menggunakapne ndekatank ualitatifdengan rancangans tudi kasus,T gknik pengumpuhi- aatayanlgd igunakanm eliputi: (1) wawancaram erdalanr;( 2) observasi irrpe.ans"rta; (3fstudi dokumentasiD. atayangterlarmpulm elalui kstigateknik tersebudt iorganisasid, itafsirkan dan dianalisiss ecarab erulang-ulangg unap enyusunank onsepd ana bstraksit emuanl apanganK. redibilitas daA dicek dengan menggunakatenk nik triangulasim etoded an triangulasis umber. TemuanP enelitiani ni yaitu; (1) penyusunanp erencanaanp embelajaran disiapkans ecaram atang.d an padat ahapi ni dilakukanj uga modifikasi kTkut*r; (2) ir€lal$aanaanp embelajarafnu ll day schooib erlangsungs elamat iga hari, itG*aa" tetode dan strategip embelajarany angb ervariasif f,rtag lry?game darr iafiispembelajaran yangb erbeda,p engarahand ilakukan oleh KepalaM adrasah dalam bentuk pemberianiupervisi serta Kepala Madrasah memberikan kebebasan I kepadag urud alamm enerapkans trategid an metodep embelajaran{;3 ) evaluasi pmoetaiarand i MAN 3 Malangm emiliki tiga tujuan yaitu, mengukurk eberhasilan siswud, iagnosisd an pengembangasne rtau ntuk mengetahupi encapaiantu juan p-seeridmidbiakanng(4 ) faktor-faktory angm enjadi penghambaat dalahi nsentif yang kurang danp embelajaranre sponsiv angb elum direspons ecaram aksimalo leh guru"a dapunfa ktor-faktorp endukungnyaa dalahju mlah guru yang memadai,f asilitas pembelajatuVna ngl engkap,p rogramp eningkatand an pengembanganbagg1u ru dan karyawanse rtad ukungand ari orangt ua siswa. Darih asilp enelitians aran-sarayna ngd iajukanyaitu:( 1) untukK epala Madrasapha dap ela-ksanaapne mbelajaranp emberianp engArahadna la,rrb entuk supen"ishi enCakn.rdaa patC ilakukans ecarat eraf.ri, bcrcncanad an korttinyu, sciringgap erkembangan/kemajuagnu ruldapatd iketahuid enganje las, hasil penelitian iuihendaicryad apatd igunakans ebagabi ahank ajian dalamp engembangansistemfull doys chools elanjnttya;( 2) untuk guru hendaknyale bih memperath ubungand an menjalinr elasiy angb aik dengans iswa sebagaui payau ntuk meningkatkanm otivasi belajars iswa,s ertap emahamante ntangv ariasi metoded an strategip embelajaran hendaknytae bih di tingkatkan;( 3) untuk Depagh asil penelitiani ni hendaknyad apat digunakasne bagaui mpanb alik sekaligusb ahank ajiut dalap pengembangan Madrasayha ngb ermutu,( a) untuk peneliti lain agard apt meneliti sistgmfuil day schootd zisubstansim anajemenp endidikany angl ainnya ataut etap padas ubstansi yang sama tapi pada latar penelitian yang berbeda; (5) bagi orang tua siswa walaupun . anat tetatr Uelajar di sekolah selama sehiri penuh dengan adaaya sistemfull day sclnol iu,hendaknya orang tua tetap memberikan perhatian lebih pada perkembangaann ak selamad i sekolahd an di rumah sertat idak lepast anganb egitu uja mcnyerahkanse muap ermqsalahana nak padas ekolalq (6) bagr siswaa danya sistsmfutdl ry school ini henddknyad apatm engurangbi ahkanm enghilangkan budayati dur siangp ara siswai renjadi jam-jam efektif rmtukb elaiar, demi peningkatapnr estasia tauh asil belajar siswa. ii

Persepsi Guru Studi Eksata, Sosial dan Bahasa Terhadap Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling di SMAN Kota Kediri oleh Yeni Susiana

 

Dalam memasuki usia profesi bimbingan dan konseling yang sudah relatif dewasain i, perlud iadakane valuasbi aik prosesh, asilm aupunlimeisi-drmenslia in tennasuktugas-tugayas ngd ijalankano leh konselord i seholahE. valuasii ni tentunya akan sangat bcrmanfaat bagi upaya peningkatan rualitas pelayanan bimbingan dan konseling oleh konselor di sekolah. penelitian ini adalah untui mengetahui: l) Bagaimanap ersepsgi uru bidang studi eksaktat erhadapp enyelenggiraanb im6ingan dank onselingd i sekolah?2 ) Bagaimanap ersepsgi urubi.tangs tuiisosial terhadap penyelenggaraabnim bingand an konselingd i setolatrt 3) Bagaimanap ersepsgi uru bidangs tudib ahasate rhadapp enyelenggaraabnim bingand an-konselindgi sekolah? 4) Bagaimanap ersepsgi uru bidang studi eksakt4 sosiil dan bahasate riadap penyelenggaraabni mbingand an konselingd i sekolah?5 ) Apakah ada perbedaan persepsgi uru bidangs tudi eksaktad an sosialt erhadapp enyetenggaraabni mbingan dan konselingd i sekolah?6 ) Apakaha da perbedaanp ersepsgr uniEidang stuai e7k) Asapkatkada ahan bd aaph earsbatee drhaaadnpa eprspeepnsygie urreonu groguatrrabgsai mtnu bdiin igoasnia;lu d"-aknob ;ra;hi;;a3sii 'te,r"htaodtuatp r penyelenggaraabni mbingand an konseringd i iekolah? g) Apakaha daperbecaan persepsgi rrrub idarigs tudi eksaktas, osiaid an bahasate rhabupp "ny"ting gar^n bimbingand ank onselingd i sekolah? berikull:g 1r)a Awdaal p dearrbi epdearmanpa esarslaehpasrgnre u rrsueb biud!ap negns etruidtim ie eknsgiketamd uaknas koashniiap ito etrehsaisds aepbagai .bqidelarenlges ntucqdriea aksrb ailrtntabd ianngabnad haaas kaotenrshealindgapo pei nseyetolelanng. zg)r aaaa'ab ipmebrbin.jgaaacnnla f'rksoenpssei lginugru pdei sneykeolelanhg3.g )r Aaadbnaim pebrinbgeadnar aranpn ek rosnespesglii unrgdu ib sideaknoglas htu4. d) iAs odsai paerd rubie bduahaupnre utr esrehpasdgi aup.u kboidnasneglis ntg,dr di ise ekksoalkathas., osiard anb ahasate rhadapp "ny"i"nggr*n u;rnu;nluna an P_sa ompupleaDlsnpiay elayana mekp lniteii:an gneuin rriiut iab adinidan alia nmhgges utnurgudgb ie urdknsaaankigats4r nta u sndocisd aiain Srgd aManpnA eb Nna ehrolaitts"ia arni."d" lJenis.i[ik-p,r" i*pvnt"tinfus g*u nmrveeni.ladi aspnaeamnlgipsaeismlyp aebnrilsgae dndni agtatuasnneday akanda aenan ndagalailsanihsmbv eaknrniiignkg (prarrnnoaopkvoaaarsnn)s i oganktueaa ltr .Har anahds.oilmny* 'ano piarinrga.t lisi'" mkre. nggunakan persepHsgia usriul p beidnagnugjias tnuh dipi eoktcssaiksmt ade annu snojuskiaklat enbr haahdwaap:p r" )o Tyi"dr"anki la"rdJa*p crbueimdrai'agnan i i dan konseling di sekolah. 2) Tidak ada perbedaanp ersepsig uru bidang studi eksakta danb ahasate rhadapp enyelenggaraabni mbingand an konselingd i sekolah.3 ) Tidak adap erbedaanp ersepsgi rnu bidang studi sosial dan bahasate rhadapp enyelenggaraan bimbingand an konselingd i sekolah.4 ) Tidak adap erbedaanp ersepsig uru bidang studie ksakta sosiald an bahasate rhadapp enyelenggaraabni mbingand an konseling di sekolalr- Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pda dasarnya penepsi guru bidang studie ksakta,s osiald an bahasate rhadapp enyelenggaraabni mbingan dan konseling adalahb aik dan tidak adap erbedaanp ersepsig uru bidang studi eksakta,s osiald an bahasait u. Ditolaknya hipotesisp enelitiani ni diasumsikand isebabkano leh adanya faktor resiko,y akni variabel-variabell ain yang mempengaruhtii dak adanya perbedaanp ersepsig uru bidangs tudi ini tetapi tidak diteliti karenak eterbatasan peneliti. Misalnya latal lslnkang pendidikan guru bidang studi, masa kerja para guru bidang studi di sekolah serta pangkat dan golongan gaji para guru bidang studi.Unruk itu khusus bagi penetiti selanjutnya diharapkanjuga meneliti variabel-variabelain yangm empengaruhai daa taut idak adanyap erbedaanp ersepsig uru bidang studi eksakta sosiald an bahasate rhadapp enyelenggaraabni mbingand an konselingd i sekolah. l l

Fungsi Kepala Sekolah Dalam Pengelolaan Pengajaran di SMU Negeri se-Kabupaten Blitar oleh Puji Lestari

 

ADSTf,,AK Lestari,.Puji, 2002. Fungsi Kepala &kolah dalam Pengelolaan Pengaiarcn di sMU II"g;; &-Kabupiten 3irar. Slcipui, jurusan A&ninisbasi Pendidikm Fakultas I'5niup endidikanUniversitasN egeri Mduoe Pernbinbiqg( I) Drs. It Murtj id Widjanarko, Pembimbing (tr) Dra- Mustiningrih,ld Pd Katak unci: kepalas ekotalrp" engeot laanp engqianan Pengqiran merupakani* i kegialn utmayaqg hanu dilsk-T qak€n.falam penyeler-rgg#aas uatrrs ekolah.f egiatan perrgaiarantr arusd ikelola sebaik-baiknya rg"i n*iffitoses belqjar mengajar;ap* dicapai secra malrsinal. Kepala sekolah rJUagoio d*inirtatot pendidikm dalm pongelolaanp errgqim khususnyap rosos u"id* r"ttgqlar hendatrnyamunga"pu" d" nlrgei-ftrusi adrrinis6asi yarg meliprili perencansarp\ ungo.grott'a"ianp, elakss""rt dan evaluasilpenSryPP Ftrgsi kepala iutol"tt aar# meirgJolapengaj'arans urgatp enting tujunnya adaleha gr tercryai kegiatanb elajar meirgqj"t y"ng uoktif Dengant ercapainyah duant-e rssb|ilm aka p#y"f""gg#- seLit;h at - Oa"t Uurjalan dengan lancr da dryd mewujudkan p' endidikmy 4g berkualitas. Peneliti* ini ai*rt*dkan unhrkm engetahufi nrgsik ePalas ekolabd alan p' eu-g elolaanp orrgqiarardr i SMUN se-KabupdenB litar' Dalan puttiiti* ini semuap opulasi dipakai rebagair espondenp enelitian d- e-n--g anp ertimuurganb ahwas MUIr[ o r"u,rputrl Blita- hauyab "d,*t4-6 (enart). iltoit penfrrmpuland atay urg dipakai-adelaha ngkel y6g disesuni.kadne ngm indikator d6-f rnaiine.masings ub variaUet.D ari peq$nryulan datay4g diperoleh dianalisisd engante knikr erata( mean)y urg kemudimd i&slaipeikm", -- . Hasil pJnelitim menr4iulftan balnrrakesel'nrhur dui kepala $MtlN sefabupaten lilitr (l) melakr*d.* n Fi perencanam dalan pengqi*.ut _baik seksli' (ii "tufuf.r*uLm hmgsip engorganisa'ianb aik, (3) melakranapafri rne'i dalel p;i"tdr* pengqia;n britq a- +) melaksanakafnil rgsi delemp eogawasanc ukrp baik Dari hasil penelitian ini dissrmkm agu pihak pemerintahlhususttyaDinas PondidikanN asional hendalaryad apatl ebfi moningkalkanp erane ortad al-a6k ogiatrt ;";di;it- di sekola;- Sedaqgk epala sekolahs ebapi pemimpinp endidikm lebih momusatkupr erhatiarmyap aila usatra-usatrpae mbinamp rogru peng4iarm

Peran Ganda Kepala Sekolah Dalam Tugas Fungsional Dan Struktural (Studi Kasus di SMK Ardjuna 01 Malang) oleh Yeni Herawati

 

Kriteriapengangkatankepalasekolahdilndonesiabukandidasarkanpada hiteria akademiks epertipenguuru"nil mu manajemenp endidikant etapi lebih diao*Un padak epangkatan-dasne nioritas' Kepala sekolahy ang berperang anda ,.U"guip ";it"t stnilrtull maupuns ebapi pejabalfungsionalm erupakand ua [ffi"i"u*u"dayang membutuhkank eahliand an pengalamany ang memadai. Penelitiani ni bertujuanm endiskripsikanp erang andak epalas ekolahs ebagai tenagast rukturald an memegangja batan fungsional,d enganf okus utamak ajian peran pnal rcp"f" sekolahy anfiieti"gang jatatir struktural-dantu ngsional,y ang iilrUu*un Aufutn sub iokus, (1) tugasdan tanggungjawab Keplla Sekolah sebagai ;tt;ratt kt* (a) Kepala Sikolah dalam menjalankan Administrasi Pendidikan, (b) kJprU S"totott daiamm enjalankank epemimpinan(2)tu gasd an qnggungj awab KepalaS ekolahs ebagapi ejabatF ungsibnal( a) Kgfala Sekolahd alamm elaksanakan tugasg urus ebagapi engalar( b) Kepala sekolah-dalamm elaksanakantu gasg uru seiag;i pendidi[ 1c)f epata Sekolahm elaksanakantu gasg uru dalam mengelola kelas. Penelitiani ni didesaind enganp endekatank ualitatif menggunakan terminologpi enelitiann aturalistik,r ancanganp enelitians tudi kasus.S emberd ata uama (inlorman kunci) adalah Kepala SMK Ardjuna 01 Malang' Teknik pengumpulandata'wawancara,observasi,dokumentasi'Teknikanalisisyang It,,in"pa,. "d"lah deskriptif dengan reduksi data-penyajian dat4 dan perarikan t "rirput*. Pengecekankeabsahatenm uanm elalui kredibilitas, dependabilitasd, an konfirmabilitasF. enelitiani ni dilaksanakanm elalui tahapanp ra lapangarLp ekerjaan la'p an- gana,n alisisd ata,d anp enulisanl aporan. i{asil penelitianmenunjukkanbahwa Kepala SMK Ardjuna 01 Malang menjalankatnu gass ebagapi ejabats trukturald alam hal pelaksanaana dministrasi kurangb aik karina kurangm enguasami anajemenp endidikan,s edangkanf ungsi guruJ itatsanat

Studi Tentang Keefektifan Kepemimpin Yang Dilaksanakan Oleh Kepala SMP Negeri Di Wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Malang oleh Wildan Zulkarnain

 

Kepemimpinanp erlu dilaksanakaonl ehk epalas ekolaha gard apatm enunjang tercapainytau juan sekolahs ecarab erhasil.K epalas ekolahy ang efektif memiliki perany ang besard alam pelaksanaatnu gas,w ewenangd, an tanggungja wab untuk mencapatiu juans ekolahs ecarae fektif dane fisien.K eefektifank epemimpinakne pala sekolahk, hususnyake palaS ekolahM enengahP ertaman egeri, berpengaruthe rhadap mutu penyelenggaraapne ndidikand i sekolahd an keefektifanp elaksanaapnr ogram wajibb elajarp adajenjangp endidikand asar. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahuki eefektifank epemimpinany ang dilaksanakano leh kepala SMP negeri di wilayah Dinas Pendidikank abupaten Malang dalamb idangp erbaikand an inovasik urikulum/pengajarapne, ngembangan staf, organisasi,/koordinadsia, n hubungans ekolah denganm asyarakatP. enelitian dirancangm enggunakamn etoded eskriptifk uantitatif Sampepl enelitians ebanya3k 2 orang kepala SMP negen yang diambil darijumlah populasi 59 orang kepala SMP negeri.P engambilans ampelm enggunakatne knik areap urposiver andoms ampling. Data penelitiand iperolehd enganm enggunakanin strumena ngketm odel tertutup, yang dikembangkano leh peneliti dalam bentukr atiry4s cule. Data yang terkumpul dianalis.sise carad eskriptifdcngatne knikp erscntasdea nt eknikk ategorbi utirs oal. Hasilp enelitianm enunjukkabna hwas ecarau mumk eefektifakne pemimpinan yangd ilaksanakaonl eh kepalaS MP negend i wilayahD inasP endidikanka bupaten Malang sangatt inggi. Keefektifbnk epemimpinank epalas ekolahd alam bidang perbaikand an inovasi kurikulum/pengajaratinn ggi. Keefektifank epemimpinan kepala sekolah dalam bidang pengembangasnt af, organisasi/koordinadsia, n hubungans ekolahd enganm asyarakast angatt inggi. Meskipund emikian,a dab eberapak egiatany ang masih.tergolonrge ndahy akni: pelaksanaain ovasik urikulum di sekolah,p elaksanaalno kakaryau ntuk meningkatkank eahlianm engajarg uru,d an pelaksanaasnf udid ant eknik latihang uruu ntukm eghandepl rogramh umas. Saran penulis bahwa kepala sekolah hendaknya selalu menjaga dan memelihara keefektifan kepemimpinan yang telah dimiliki melalui usaha pengembangadnir i denganm enambahw awasanp engetahuayna ngb erkaitand engan kepemimpinanp endidikand an terus meningkatkand an membinak erja samay ang baik dengan kepala sekolah lain. Depdiknas disarankan agar dalam merumuskan pedoman kurikulum hanya membuat pokok-pokok atau garis besarnya saja. Penjabarand an pelaksanaannydai serahkank epadam asing-masings ekolah agar sesuadi engans ituasdi ank ondisis ekolah.

Hubungan Antara Perhatian Orang Tua Dan Prestasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah Negeri Kediri oleh Siti Fatimah

 

Perhatian orang tua terhadap anak merupakan suatu kewajiban yang harus dilahrkan setiap orang, karenapadahakekafirya anak adalah amanat Allahyang dititipkan kepada orang tua untuk dipelihara, dididik, dibimbing dan diasuh hinggam mjadi de*rasa.S ehabs marak odrx cnangtua adalahp e-ndieliky ang pertma dm utama dalm keluarga. Maka dari itu orang tua harus memperhalikan betul{*ul tertradap pendidikan pu$a-putrinya" baik di rumab, di sekolah rnaupun di linglungan masyuakat. Keberhasilan mak dalam belelar ditrmj"ng oleh beberapa falsor' salah sdunya yaitu faftlor keluarga ( perhatiatr omng tua ) - karena tanpa adanya pertatiaa bimbingan dan prgarahan elari orarrg trra maka anak akan sqnarrnya sendiri dalam belajar. Penelitian ini bertujuur (1 ) Untuk mogetahui perhatiao orang trra te.rharJap prestasi belaja siswa MAN KEDIRI I. (2). Unirk mengetahui tingkat prestasi belajarb agi siswa MAN KEDIRI I. (3).I-Intuk merrjelaskanh ubungana ntara perhatian orang hra dan prestasi belajar bagi siswa MAN KEDIRI I enis penelitim ini adalah penelitian korelasional yaitu suatu penelitian ymg ertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dua gejala/ lebih daltm sudu enelitian. Vriabel ymg terlibat adalah Perhatian Orang tua ( sebagai vanabel X) an Prestasi Belajar ( sebagai variabel Y ). Populasi dalam penelitian ini adalah eluruh siswa MAN KEDIRI I Tahun Pelajaran 20021 20A3 yang berjumlah 400 iswa Sedangkanju rnlah sampely ang dipakai sebanyak8 0 sisw4 yang diambil lengan menggunakm Teknik Stratified Proposional Random Sampling .Data enditian dimalisis dengror prosedur nulisis prodrct moment. hsil Penelitim tingkat perhatim ormg tua dibuktikm dari hasil angket yitu perhatiano rang tua terhadapa nak sangatt inggl sebesar6 5%op, erhatim orng tua terhadap anak tinggi sebesat 32,50/" danperhatian orug tua tohadap aaa cukup sebesar2 ,5%. B€rarti perhatiano rang tua terhadaps iswaM ANKEDIRI I tergolong unggi. Tingkat prestasi belajar siswayang dilihat dari buku ledgermenunjulftanprestasis iswas mgatbart sebesa2r 0%, prestasis iswabaft sebesar5 3'75o/odanprestasi siswa cukup sebesar 26,25yo. Berarti tingkat prestasi belajar siswa MANKEDIRI I tergolong tinggi. Hasil penelitian menunjukkan batrwa terdapat hubungan yang signifikmlantra perhatian ormg tua dan prestasi betaja bagi siswa MAN KEDIRI I.Hal iniditunjulJran dengan koefisien korelasi sebesar : 0,8588 beffiti 85,88% variabel Ydipengaruhi oleh variabel X selanjutnya l4,l2Yodipangaruhi vmiabsl lain.

Pengaruh Asal Sekolah dan Tingkat IQ Terhadap Prestasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah Al-Ihsan Kalijaring Jombang Tahun Ajaran: 2002/2003 oleh Sairul Fatikhin

 

Layanan registrasi akademik adalah bantuan yang diperuntukkan bagi mahasiswa STKIP PGRI Pasuruan untuk mendapatkan hak mengikuti perkuliahan pada semester tertentu. Tingkat kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul setelah membandingkan layanan yang diterima dengan layanan yang diharapkan. Dengan demikian kualitas layanan registrasi akademik mempunyai hubungan yang erat dengan tingkat kepuasan mahasiswa STKIP PGRI Pasuruan. Ini berarti, dengan kualitas layanan yang baik maka tingkat kepuasan mahasiswa akan tinggi pula Penelitian ini membahas tentang hubungan kualitas layanan registrasi akademik dengan tingkat kepuasan mahasiswa di Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Pasuruan. Dari latar belakang didapatkan tiga rumusan masalah penelitian yaitu: (1) bagaimanakah tingkat kualitas layanan registrasi akademik di STKIP PGRI Pasuruan?; (2) bagaimanakah tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas layanan registrasi akademik di STKIP PGRI Pasuruan?; (3) bagaimanakah hubungan antara kualitas layanan registrasi akademik dengan tingkat kepuasan mahasiswa di STKIP PGRI Pasuruan?. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 937 mahasiswa, jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 281 mahasiswa sebagai responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner atau angket, setelah data terkumpul kemudian diadakan pengolahan data secara terinci sebagai berikut: (1) pengecekan data; (2) penyeleksian data; (3) pengklasifikasian data; dan (4) tabulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 281 responden menunjukkan bahwa sebanyak 122 responden menyatakan kualitas layanan registrasi akademik dalam kualifikasi baik dengan persentase 43,42% dengan perolehan nilai mean sebesar 44,074 dan sebanyak 167 responden menyatakan tingkat kepuasan mahasiswa dalam kualifikasi sangat tinggi dengan persentase 59,43% dengan perolehan mean sebesar 124,95. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungn antara kualitas layanan registrasi akademik dengan tingkat kepuasan mahasiswa di STKIP PGRI Pasuruan, itu menunjukkan dengan hasil rhitung lebih besar dari pada r tabel (0,589 > 0,110). Kesimpulan penelitian ini: kualitas layanan registrasi akademik di STKIP PGRI Pasuruan termasuk dalam kualifikasi baik, hal ini memberikan makna bahwa penyelenggaraan layanan registrasi akademik di STKIP PGRI Pasuruan berada pada taraf baik. Tingkat kepuasan mahasiswa di STKIP PGRI Pasuruan berada pada kualifikasi sangat tinggi. Terdapat hubungan signifikan kualitas layanan registrasi akademik dengan tingkat kepuasan mahasiswa di STKIP PGRI Pasuruan. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini disarankan: Bagi Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), kondisi kualitas layanan registrasi akademik yang berada kualifikasi baik ini hendaknya lebih ditingkatkan agar kualitas layanan registrasi akademik semakin baik. Bagi Jurusan Administrasi Pendidika, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi untuk memperdalam pengetahuan bagi mahasiswa jurusan Administrasi Pendidikan yang sedang mempelajari matakuliah yang relevan dengan penelitian ini. Bagi peneliti lain, hendaknya penelitian ini lebih dikembangkan lagi melalui penelitian lebih lanjut dengan menggunakan objek dan variabel yang lain guna memperkaya ilmu pengetahuan yang telah dimiliki.

Hubungan Antara Nilai Ebtanas Murni SLTP Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas I Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik Kabupaten Gresik oleh Hudarsono

 

Upaya Pemerintah dalam rangkah meningkatkand an menyempurnakan penyelenggaraapne ndidikann asionalm elalui Ditjen Dikdasment elah mengambil tebijaksanaand enganm engadakans istim penilaians ecaran asionaly ang dikenal dengan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS). gerkaitand enganh al tersebutd iatasd alamp elaksanazrpne nerim aans iswab arup ada SekolahL anjutanT ingkat Atas selalud iupayakana gat dapatdiperolehc alon lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama yang mempunyai prestasi baik, dengan harapan prestastie rsebudt apatd ipertahankasna mpaijenjangs ekolahy angl ebiht inggi.U ntuk mewujudkanh arapante rsebut,t entu perlu adanyas uatus aranay ang digunakan sebagaai lat untukmengadakans eleksia taus aringant erhadaps isway ang berprestasi. Sedangkana lat seleksiy ang dimaksuda dalah:" Hasil Nilai EbtanasM urni" (NEM) Sehubungand engani tu, makap enulist erlarik untuk mengadakanp enelitianp ada salahs atus ekolahd i MadrasahA liyah Negeri 2 GresikK abupatenG resik. Tujuanp enelitianin i adalah(: 1) Untuk mengidentifikaskio ndisiN ilai Ebtanas umi sLTP siswak elasI MadrasahA liyah Negeri 2 GresikK abupatenG resik ecarau mum.( 2).Untukm engidentifikaspir estasbi elajars iswam atap elajarany ang diEbtanaskans etelahd i MadsrasahA liyah Negeri 2 GresikK abupatenG resikk elasIsemestelrd an 2. (3). Untuk mengetahukio relasia ntaraN ilai EbtanasM umi SLTPdenganP restasBi elajar Siswa matap elajarany ang diEbtanaskans etelahd ikelasIMadrasah Aliyah Negeri 2 Gresik Kabupaten Gresik tahun pelajaran 2002-2003Metode yang digunakand alamp engumpuland atam enggunakanm etodedokwnenterm tuk mengstalrubi againranaN EM SLTP dan PrestasBi elajar SiswaKelasI semesteIr dur2 tahunp elajaran 2002-2003,s esuadi enganc atatany ang adadalamb uku legerd i MadrasahA liyah Negeri 2 GresikK abupatenG resik.Hasil analisis d enganm enggunakank orelasi "product moment" -anwajumlahNEM SLTP denganju mlah rata-ratan ilai hasil prestasbi elajars iswak elasI semesterI dan2m enunjulkkan(1: ). Hasil r hitungs ebesa0r, 588'( 2) r tabepl roductm omentpadat araf signifikan 5% denganN :56 sebesa0r ,266'Berdasarkananalisistersebutmenunjukkanr(0,588>0'266)makaadahubungan yang positif dan signifikan antara nilai Ebtanas Mumi sLTP denganp;"tt r"i Aeiajai diswa di fvfaarasatAr liyah Negeri 2 Gresik KabupatenG resik' Jikamelihat hubungan yang ada dapat digolongkan rendah'Sa.an lang dlajukan-sebagaiberikut : (1). Melihat hubungan yang adadigotongkant *aurr hendaknyap itrak yang berwenangd alam kegiatan.E btanasi nipiurcui'.-"Va perlu ditinjaukembali dimasa-masaya ng akan da{ry. @) Padas aatpenerimaans iswa baru uaat hanya NEM saja yang digunakan seba_gaail at seleksi 'r^"r.perlu dipertimbangkan menggunakan cara lain misalnya nilai raport darift*v" aifrt*- di *tu sekolah negeri saj4 maka diharapkan pada penelitian dimasaftNayang akan datang atau penelitian berikutnya bias melibatkan beberapa sekolahbaik negeri maupun swasta.

Pengaruh Metode Penemuan Terhadap Sikap Kemandirian Belajar dan Prestasi Belajar Yang Dicapai Siswa Kelas I Semester I SLTP negeri 2 Sedati Sidoarjo oleh Hikmah Nurul Inayah

 

Masalahr endahnyap restasbi elajarf isika hinggas aati ni belumd apatd iatasisecaiat otal. Rendahnyap restasib elajarf isika disebabkanb anyaknyaf aktor antaralain sikap kemadirian br;laiar, taraf intelegeasi kemanpuan &lalat. Can bW,motivasbi elajark, ondisis osiok ultural,s ikapd anp erasaan. Tujuan dari penelitiani ni adalahu ntuk mengetahupi erbedaanp restasib elajartisika dan kemandirianb elajar fisika siswa yang diajar menggunakanm etodepenemuadne ngany angd iajar menggunakanm etodec eramahp adap okok bahasanz atdan uujrdnya. Penelitian ini dilakukan di SLTP Negeri 2 Sedati - Sidia4o tahun ajaran2003/200P4.o pulasdi alamp enelitianin i adalatrs iswak elasI yangt ediri dari 5 kelas.Sampedl iambil2 kelas dengant eknik randorns ampling.P enelitiani ni merupakanpenclitiane x - post facto yang bersif'atk orelasi.A nalisis data dalam penelitiani nimenggunatsna nelisis deslsiptif dan r - tcsf Amlisis dcskriptif drgunatan untukmengetahupi ertedasn anara sikap kemandirian belajar sedang t-test digunakanuntut mangetnhui pcrbodsan antan sikap kcmadirian belajar dan prestasi belajarfisikay angd iajar denganm etodep enemuand an metodec eramah. Dari analisis deskiptif diketahui bahwa kemandirian belajar yang diajardenganm etodep en€mun lebih tinggi dibandingtan kemandirianb elajar yang diajardenganm etodec eramah dan prestasie blajar fisika siswa yang diajar denganm etodepenernualne bih tfuEgid ibandingkanp restasbi elqiarf isika yang diajar dengnnm e*odeceramah.ti

Hubungan Waktu Belajar, Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Tingkat Pendapat Orang Tua terhdap Prestasi Belajar Siswa Kelas 2 SMU I Tenggarong di Kecamatan Tenggarong oleh Irah

 

Belajar mupakank egiatany angs ecaras adaru ntukm enghasilkapne rubahan tingkah laku pada diri. Belajar juga merupakan suatu proses yang berlangsung padaw aktut ertentu,s ehinggad iperolehh asilb elajary aitu prestsib elajars iswa.Prestasbi elajar itu sendirijuga perlu didukunga danyaf aktor dari dalam diri dan dari luar siswa, antara lain waktu belajar, tingkat pendidikan dan tingkat pendapataonr angt ua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara waktub elajar,t ingkat pendidikan,d an tingkat pendapatano rangt ua siswa terhadapp restsib elajar siswak elas2 SMUN I Tenggarongd i Kecamatan Tenggarong. Penelitian ini dirancang dengan metode survey, dan menurut sifat dan ujuannyaa dalahp enelitiank orelasionaly ang menjelaskanh ubunganv ariabel ebasd engav ariabelt erikat, yaitu waktu belajar,t ingkat pendidikan,d an tingkat endapataonr angt ua siswat erhadapp restasib elajar siswak elas2 SMUN 1 enggarongS. edangkans ampeld iambil menggunakanp roportionalr andom amplingT. eknik pengumpuland ata denganm enggunakante knik angketd an dokumentasi. Data yangdiperolehd an dianalisad enganm enggunakanta bulasit unggal, tabulasi silang dan uji statistik korelasi produgt moment. Hasil dari analisis dketahui: (1) ada hubungan yang signifikan antara waktu belajar dengan prestasi belajar siswa; (2) ada hubungn yang signifikan antara tingkat pendidikan orang tua siswa dengan prestsi belajar siswa; (3) ada hubungan yang signifikan antara tingkatp endapatano rangt ua siswad enganp restasib elajar siswa.S ecarab erturutturutd iperoleh argar hitungy aitu,rxly --0,577,rx2y:0,301r,x 3y: 0,445 dan - hargar tabel dengant ingkat sigaifikan 99% padan 100 didapatkans ebesa0r ,246. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: pertama, rata-rata prestasbi elajar siswak elas2 SMUN I Tenggarongs udahc ukup tinggi. Kedua, adah ubungany ang signifikan antaraw aktu belajar siswa dengan prestasib elajar siswaS MUN lTenggarongta hun2 003,k arenr hitungl ebih besard ari r tabel. Ketiga, ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan orang tua dengan prestasbi elajars iswaS MUN I Tenggarongta hun2 003,k arenar hitungl ebih besar dari r tabel. Keempat, ada hubungan yanmg sigaifikan antara tingakat pendapataonr angt ua denganp restsib elajar siswa SMUN I Tenggarongk, arenar hitung lebih besar dari r tabel.

Analisis Terhadap Buku Teks Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Kelas IV SD di Kota Malang oleh Nur Chamidah

 

Dalarn kegiatan pembelajaranb erbagai rnedia rligunakan.salahs atu diantaranya dalahb uku teks. Dari kajian pustakad iketahuib uku teks rnerupakan media pembelajarany ang penggunaamyap aling dominan di sekolah.K eadaan tersebumt enuntuta danyap engkajiana taua nalisist erhadapb erbagaia spekd alarn buku teks,agadr apatm engimbangki urangnyap enggunaanm edial ain selainb uku dan agar buku teks dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam kegiatarr pembelajaran.Bertolakd ari latar belakang tersebut, masalah-masalahd alam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (l) Apakah isi buku teks IPA yang digunakan dikelas IV SD sudah sesuai dengan kurikulum SD tahun 1994 Suplanen GBPP 1999? (2) Bagaimana kondisi rangkuman,soal/latihan,gambar dan ukruan hruuf dalam buku teks IPA kelas IV SD di Kota Malang?. Penelitiani ni disebutp orelitian deskriptif kuantitaitf ,yangm enggunakan dokumen sebagai objek kajian. Populasi dalam penelitian ini adalah sernua buku teks IPA kelas IV SD yang digunakano leh gunr dan siswad i Kota Malang. Penelitim engambils ampels ecarap urposif,y aitu buku teks terbitan" Ega","lra", "Yuda" dan" Garang".dimanap okok bahasans atud ari tiap buku dijadikans arnpel dengana sumsib ahwap ola penulisanp adab ab I akant erbawap adap ola penulisan pokok bahasan berikutnya. Instrumen yang digunakan adalah teknik non tes dengan menggunakan metode dokumentasi. Dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan tabulasi. Analisis yang digunakana dalaha nalisisk uantitatifd enganr umusp ersentase. Hasil penelitian menyimpulkan: (l) Keernpat buku teks yang menjadi objek pmelitian telah sesuai dengan kurikulum SD tahun 1994 Suplonen GBPP 1999.(2)k ajiant erhadapk ondisi rangkumanm enunjukkand ua buku teks diakhiri dengan rangkuman dengan kondrsi baik, sedangkan dua buku teks yang kain diakhiri rangkurnan dengan kondisi sangat buruk. (3) Kajian terhadap kondisi soalflatihan menunjukkan tiga buku teks diakhiri soal dengan kondisi baik, dan satu buku buku teks dalam kondisi cukup.(4) kajian terhadap kondisi gambar menunjukkan satu buku teks dalam kondisi baik, dua buku teks dalam kondisi cukup dan satu buku teks dalam kondisi bunrk.(5) kajian terhadap kondisi ukuranhurufkeempabt uku teks yang menjadio bjek kajian dalam kondisi sangat 'b uruk. Peneliti menyarankana gar para penyusun,evaluatodra n penerbitb uku teks IPA kelas IV SD memperbaikik ekuranganb eberapau nsur dalamb uku teks yang relevan dengan frrngsinya masing-masing. Dan kepada guru serta siswa sebagai pemakai buku teks disarankan agar dalam memilih lruku teks benar-benar jeli dan memperhatikan kesesuaian dengan GBPP, ketersediaan soal4atihan, rangkumar, dan gambar serta ukuran huruf.

Studi Tentang Perilaku Hidu Sehat Siswa Sekolah dasar Negeri Sumbersari IV Malang oleh Andri Purnomo Bhakti

 

manusiay ang sehats eutuhnyaA. nak-anakp adam asau sia sekolah digunakan sebagai fondasi awal dalam mendidik dan membimbing ke proses yang lebih baik demi terwujudnyak emampuanu ntuk hidup sehat,s ehinggam enjadi sumberd ayam anusiab ermutut inggi yang mampum enjawabt antangante knologi baru. salah satuu sahau ntuk mencapaid erajatkesehatayna ng optimal adalah menanamkapne rilakuh idup sehatp adaa naks ejakd ini. Berdasarkaonb servasi awal dijumpai banyaks ampahy ang berserakand an anak-anaky angjajan sembarangd i halamans ekolah.A pabila seseorangte lah dapatm empraktekkan perilaku hidup sehatd alamk ehidupans ehari-harinya,d apatdiharapkanb ahwad i sampingu ntuk dirinya sendiri anakt ersebutd apatp ula mempengaruhdi an membimbingk eluarga,m asyarakatd, an lingkungan. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahubi agaimanap erilaku hidup sehat dilihat dari segi jasmani, rohani atau mental, dan sosial siswa sekolah Dasar NegenS umbersarIVi Malang.R ancangapne nelitiany angd igunakania lah raxcangann on eksperimentadl enganje nis penelitiand eskriptif. Instrumeny ang digunakan adalah angket, Analisis data dilakukan dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang perilakunya baik secaraja smanis ebesa6r 4,29%,s edangka2n5 ,630/loa innyap erilakunya menunjukkan perilaku kurang baik, dan sebesar 10,08% menunjukkan perilaku tidak baik. siswa yang perilakunya menunjukkan perilaku hidup sehat secara rohania taum entald enganb aik sebesa5r 9,44yod, an33,260l/aoi nnyap erilakunya menunjukkank urangb aik, dans ebesa7r ,30o/mo enunjukkanp erilakut idak baik. Siswa yang perilakunya menunjukkan perilaku hidup sehat secara sosial dengan baik sebesa7r 4,13%,s edangkan1 6,67%la innyam enunjukkanp enrakuk urang baik, dan 9,20Yqm enunjukkanp erilakunyat idak baik. Dengand emikiand apat dikatakanb ahwas iswa sDN Sumbersarri V Malang telah dapatm empraktekkan perilaku hidup sehatd alamk ehidupans ehari-harinyad enganb aik.

Perbedaan retensi Siswa Kelas V SDN Sumbersari I Malang Yang Menggunakan Advance Organizer Dengan retensi Siswa Kelas V SDN Sumbersari IV Malang Yang Menggunakan Peta Konsep Dalam Mata Pelajaran IPA Pokok Bahasan Makanan, Alat Pencernaan, dan Kesehatan oleh Abdurahman

 

Belajar bermakwra (meaningful leaming) mervpakan suatu proses mengaitkanin formasi baru padak onsep-konsepr elevany ang terdapatd alam sfiuktur kognitifseseorang. Keuntungan belajar bennakna dibandingkan belajar hafalan adalah informasi yang dipelajari lebih mudah diingat serta memudahkan prosesb elajarb erikutnya. Banyak komponens trategip embelajarany ang dipreskripsikano leh para ahli pendidikan agar belajar menjadi bennakna.A usubel sendirim ernpert

Penggunaan Metode Montessori Dalam Pengajaran Membaca Permulaan di TK Palm Kids oleh Samsul Arifin

 

Pcnggurranarnc toclner c'gajard alarnk egiatanb elajarm engajamr empunyai artip enlingll.a l irrid iscbabkaonlc lrk arenam etodeb elajamr erupakasna lahs atu komponepnc rrga.jarsae^b agasiu atus istems. ekorarr-sekorrKa hs aatin i berpacu meningkatkkauna litaps endidikannySaa. lahs atuy angd ilakukaand alahrn engajarkan membacpae rmulaanP.e ngajaramn enbacap ermulaapne ntingd ilakukank arena merupakakne cakapafnu ndarnentaaln aky auga kans elalud ipelajariJ. ikap engajaran membacpae rmulaainn ginb erhasils, elayaknyma ulaid iperkenalians edinmi ungkin. cakapm ernbacran erupakakne suksesahnid up,b aikd i sekolahd, i duniak erja, maupudna lamk ehidupanT.a npala tarb elakangm embacyaa ngb aik,a nak-anaakk an mengalamkei sulitand alarnp embelajarasne lanjutnya. _ Penelitiayna ngb erjudupl enggunaaMn etodeM ontessordi alarnp engajaran MembacPae rmulaadni TK PalmK ids,b eitujuantu rtukm emperoledhe skripir objektifmengenbaei ntukla tihanm embacpae rmulaaynu ngd ilkukuk* gurud engan menggunakmane todem ontessorhi,a rnbatan-harnbaytang d ilradapgi uru,d an upayaya ngd ilakukang urud alarnm engatashia mbatatne rsebut. untuk mencapatui juant ersebudt ik'rnpulkand atap e.elitiand enga' rnstnmebne rupaK uesioner/angkSeut.b jekp enelitiagnu rud ans iswaT k pularu KidsS. umbedra tab erupak ata-katcal arp erilakug uru,lans iswaR. ancarrgaysrrn g digunakaand alaht' ancangapte nclitiadne skritif'kualitatDifa. tad alarnp erielitiniln i berupian fonnasriz urgkaiakna ta/pcrilakhua sild ari kuesioncdr ano bservasyiu ng diberikaonle hr espondeDn.a tay angd ibutuhkadna larnp euelitiainn i adalalirl) bentulka tihanr nernbacpae rmulaadne nganm etodeM ontessordi alarnp engajaran membacpae nrulaan(,2 ) hambatan-hambaytaann gd ihadapgi urus aatm enggunakan metodMe ontessordi alarnp engajaramn embacad,a n( 3) upaya-upayyaa ngd ilakukan olehg urud alarnrn engatahsia mbatan-hambattearns ebut. Berdasarkahna sila nalisisd iperolehk esirnpulabna hwab entukla tihany a'g dilaksanakagnu rud alanp ernbelajaramne rnbacpae nnulaand i rK pahnK ids,i alah bahana bjady angd apatd ipindahkanm, engenalkahnu ruf,m enulisb ahanb acaan, mencocokkakna rtuk atad engang ambaar taub endam, en]4lsukna tah uruf. Hanbatury angd ihadapgi urup adas aatr nemberikalna tihanm embaca pennulaabne rasadl aril aktora spektuaial,l ahs iswab elumb iasam embedakahnu ruf p,g ,d anb , siswab elun biasal nenrcganpgc nsild cnganb enars, ulitm elafalkahnu ruf dengabne nark, elasti dakk ondusifH'.a mbatarnu nuny angb erasadl arii ntems iswa ialahfi sik,s ikapr, ninatd, ani nteligensii swaF. isiks isway angr nenjadhia mbatan ialaha latp cnglihata(nr atas) iswaa day angb erkacamatKae. rnudiaanl atu capy ang kuransge rnpurnsac, perttii dakd apart nelafalkalrnu rufdenganjelaHsa. rnbatayna ng - \,lll - berasadla ril 'aktors ikapi alahs iswaa cuht erhadapla tihanm embacara, mai. Harnbatayna ng berasadl arif aktorr ninatia lahs iswak urangt ertarikd enganb entuk latihayna ngd ilaksanakagnu ru.H ambatabne rasadl arif aktore kstemia tanr attor orangtu a danl ingkrurgasno siasl isway angk urangk ondusif. .u gayag urum engatashia mbatayna ngb erasadl arif aktora spektuayl,a itug uru menunjukkkaenr rrbahliu rufkepadaan akg, urud engansa bamr embimuinagn at, - memintaan akn rcngejah urufp erh uruf,m ernbertia hub unyih uruf,d anm embuat kelasn ronjadkio rrrlrrsiUf.p ayag urum engatahsai mbataunm umd arif aktorf isik( alat ucapi)a lahg rrrun rcrnberlai tihiuru jarm,g erakanli dahd ;urb ibir,p engulangan. upayag u'ur uerrgatnhsai rnbatayna ngb erasadl arif aklors ikaps isrvaialahguru menciptaksaun[ sanak elasy angr nenyenangkmane mberlai tihanm emba"uyang lebihin ovntilb, clvariasgi,u nln lcrcncanakpaenn rbelajarsaenc aram atangU. paya gurum cngatuslriu utlatany angb crasadl ari flaktorm inati alahg urum emperhatikan kclenralrsairsrw ad alanrrn embacalJ.p ayarn engatahsai mbatayna ngb erasadl an lakori ntelcgcrrsiai lulrg urub crsikaps abarc lanb ijaksanad alamm elatihs iswa membacgau, run renrperhatikasins was ecarain dividualm, emperbanyapke manfaatan mediay angn renunjantga tihann rernbacma emberbi imbingand engans abaru. paya grrun lcngataslria rnbatayna ngb crasadl ari laktore kstern(o rangt ua/tingkungan sosiasl iswa)i alahu rengadakakro ordinasdi engano rangt uas iswa,b ekerjasama dengaour angtu a,r nenrbusaut asanlain gkungayna ngk ondusif. - i x -

Hubungan Antara Nilai Ebtanas Murni SLTP Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas I MA AS Sa'adah Lamongan Tahun Pelajaran 2002-2003 oleh Moh. Jalil

 

Etos kerja guru dan minat belajar siswa merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses belajar-mengajar di sekolah. Untuk itu perlu kiranya kita mengkaji tentang tingkat etos kerja guru dan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat etos kerja guru dan minat belajar siswa, setelah mengetahui tingkat etos kerja guru dan minat belajar siswa kemudian mendeskripsikan perbedaaan antara SLTP negeri dan SLTP swasta. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan terutama dalam matakuliah manajemen sumber daya manusia, khususnya untuk peningkatan etos kerja pegawai sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Penelitian ini dilaksanakan di SLTP negeri dan SLTP swasta se-kecamatan Singosari yang terdiri dari 3 SMPN, 8 SMPS, dan 4 MTsS dengan jumlah populasi sebesar 6990 kemudian berdasarkan tabel krejcie diperoleh sampel sebesar 364. Responden dalam penelitian ini adalah siswa, untuk mendapatkan data dari siswa digunakan angket tertutup yang sudah disediakan jawabannya. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21 Nopember 2007 sampai tanggal 01 Desember 2007. Penelitian ini bersifat deskriptif-komparatif maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat etos kerja guru dan minat belajar siswa SLTP negeri dan SLTP swasta. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan etos kerja guru dan minat belajar siswa antara SLTP negeri dan SLTP swasta digunakan independent-samples t-test. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa terdapat perbedaan etos kerja guru dan minat belajar siswa antara SLTP negeri dan SLTP swasta. SLTP negeri terdiri dari SMP negeri, sedangkan SLTP swasta terdiri dari SMP swasta dan MTs swasta. Secara khusus hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan etos kerja guru dan minat belajar siswa antara SMPN dan SMPS, begitu juga antara SMPN dan SMPS terdapat perbedaan. Sedangkan antara SMPS dan MTsS tidak terdapat perbedaan baik dalam etos kerja gurunya maupun minat belajar siswanya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar dilakukan penelitian sejenis yang lebih kongkret. Untuk etos kerja guru perlu ditingkatkan secara terus-menerus di setiap sekolah oleh pimpinan yaitu kepala sekolah. Untuk minat belajar perlu kiranya guru dan kepala sekolah mencari sebab-sebab rendahnya minat belajar siswa secara lebih mendalam karena minat belajar siswa merupakan faktor penting dalam peningkatan prestasi belajar siswa di sekolah.

Perbedaan Prestasi Belajar Siswa Yang Mendapatkan Keterlibatan Dari Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja di MIN Malang I oleh Novita Karnida Khurri

 

Prestasi belajar merupakt[r tingkat keberhasilan yang dicapai s€seorang sebagaki onsekuensui saha dan kegiatan belajar yang telah dilakukan- Didalam pencapaiapnr €stasib elajar seseorangp asti dipengaruhio leh banyak faktor, salah irtoni" "aututr keterlibatan orang tua- Orang tua dalam hal ini tokoh ibu yang lebih dominand alamm embantup encapaianp restasib elajar anak. Keterlibatani bu dalam pencapaiapnr estasib elajar anak MI, SD atau sejenisnyate ntu saja berbedad engan ieterliUututrlUpua daa nakd itingkat yang lain. Dalam hal ini seorangib u adalahg uru pertambaa gia nak-anaknyaA. pabila anakt elah masuks ekolah,ib u adalahm itra kerja yang utama bagi guru anaknya. Hal inilah yang melatarb elakangip enelitiani ni, peneliti berusaham encari kebenaraanp akaha da perbedaanp restasib elajar siswa yang mendapakt ercrlibatan dui ibu belierja dan ibu tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti secara bersamaadni MIN MALANG I yang selamai ni belum pernahd ilakukanp enelitian dengajnu dul sepertii ni. Selaini tu ibu-ibu dari siswaM IN MALANG I mempunyai persentarese imbanga ntam ibu bekerja dan ibu tidak bekerja. Dengand emikian fr.netitim emutuskanm engambijlu dul penelitian" PerbedaanP restasBi elajar Siswa Yang Mendapatkan Keterlibatan lbu Bekerja Dan Ibu Tidak Bekerja di MIN MALANGI] Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif yang bertujuan untuk (l) mendeskripsikanp restasi belajar siswa kelas 3 pada semesterg enap 200312N4(,2 ) mendeskripsikank eterlibatani bu yang bekerja dan ibu yang tidak bekeda dalam pencapaian prestasi belajar anak, (3) Mendeskripsikan pertedaan prestasbi elajari iswa yang mendapatkanke terlibatand ari ibu bekerjad an ibu tidak bekerja. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 3 MIN MALANG I berjumlah 208 siswa. Sampel penelitian berjumlah 42 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis dalam penelitian ini adalatr riset diskriptif yang bersifat eksploratif dan uji-t. lnsbumen yang digunakan adalah angket dan dokumenasi (raport dan buku induk)' Hasil penelitian menunjukkanb ahwa (l) 9(}o/os iswa mencapair ata-rata8 dang/os iswam encaparia ta-rata7 , sedangkanl% on yal agi mencaparia ta-rata6 . Data ini menunjukkanb ahwap restasib elajars iswak elas3 bagusd an sangatm emuaskan.

Pengaruh Pendapatan Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah Maarif Durensewu Kecamatan Pandaan Kabupaten asuruan oleh Wahyudi

 

Pendapataonra ngt ua merupakans alahs atup enghasilanya ngd iperolehu ntulr membiaykaei hidupank eluargat erutamam embiayaai nakd alamk egiaranb ela;amva Prestaspie mbelajarayna ngd icapaio leh seorangs iswa,t entunyati dak akan samah, ali ni dipengaruhoi leh dua faktbr , yaitu : faktor Calamd iri anakd and ari luar diri anak (faktor interen dan extern). Faktor dari dalam diri anak seperti . minat belajark,e mampuanb erfikir, dan keadaanf isik. Sedangkanfa ktor dari luar diri anak adalahf:a ktorl ingkungank eluarga,faktolrin gkungans ekolah,danfa ktorl ingkungan masyarakat. Penelitianin i bertujuan: (1) Untuk mengetahutii ngkatp endapataonr angt ua siswaMadrasaAhl iyah Maarif DurensewuP andaanK abupatenP asuruan( 2) Untuk mengetahpuri estasib elajar siswa MadrasahA liyah Maarif DurensewuP andaan KabupatePna suruan(3 ) Untuk mengetahuip engaruhp endapatano rangt ua terhadap prestasbie lajars iswa MadrasahA liyah Maarif DurensewuP andaanK abupaten Pasuruan. Penelitianin i adalahp enelitiany angm enggunakaann alisisr egresyi aitu analisis yangb ertujuanm enemukana da atau tidaknya pengaruhd ua variabel ; pendapatan orangtu a sebagavi ariabelb ebasd an prestasib elajar siswa sebagavi ariabelt erikat. Dalamp enelitianin i penulism enggunakaprio pulasis ebanyak8 0 orangt ua siswa adrasaAh liyah Maarif DurensewuP andaanK abupatenP asuruany angt erdiri dari : KelasI sebanyak1 5 siswa,k elasI I sebanyak2 6 siswad an kelasI II sebanya3k 9siswajadpi opulasinyaa da8 0 siswa. Mengingajtu mlah populasinyak urangd ari 100,m akas emuaa nggotap opulasi dtladikansu byekp enelitian( penelitianp opulasi).D atai ni dianalisisd engan menggunakareng resi( SPSSF. or Windows1 0.00) Hasilp enelitiani ni dibuktikand ari hasil angkety aitu : Pendapataonr angt wr engatt inggi sebanyak3 orang( 3,75%),k eadaanp endapataonr angt ua siswat inggi sebanyalk0 orang( 12,50o/ok),e adaanp endapataonr angt ua siswac ukups ebanyak 30o rang( 37,50%),k eadaanp endapatano rang tua siswa rendahs ebanyak2 3 orang Q8,759/ok)e, adaanp endapataonr angt ua siswas angart endahs ebanyak1 4 orang (17,5,0%S).e dangkaTn ingkatP restasBi elajarS iswa dari buku legerm enunjukkan bahwas ebanya7k siswa( 8,75o/od) ari 80 siswad alamk ondisis angabt aik, 25 siswa (31,25%m) empunyapi restasbi aik,35 siswa(43,75o/mo)e mpunyapi restasci ukup, dan1 3s iswa( 16,27%)m empunyapi restaski urang. Dui hasila nalisisd apatd isarankan: Kepadao rangt ua siswap erlu kepeduliante rhadapa naknyas elamab eradad i sekolaht erutama genapir estasbi elajarnyad an selalu mengawaski eberadaana nak di luar sekolah tidakt erpengaruho leh faktor yangt idak baik. Dan perlu disadarib ahwat ingkat seseorantgid ak menjamin (berpengaruhs) epenuhnyate rhadapprestasbi elajara nak. ipendidikaann ak,g urua garm emberim otivasis iswau ntuk belajard engang iat di sekolahm aupund i rumah.K epalas ekolahp erlu kerjasamad engano rangt uaagarm engetahutei ntangk eberadaadna n tingkahl aku siswas ebenamya. Dengadne mikiand apatd isampaikanb ahwap endapataonr angt ua siswa mempunypaei ngaruhp ositif terhadapp restasbi elajars iswaM adrasahA liyah Maarif DurensewPua ndaanK abupatenP asuruans emesterI TahunP elajaran2 002/2003 sbsa4r 9,5%doa ns elebihnya(5 0,5%)d ipengaruhoi leh variabell ain, misalnya lingkungayna ngk ondusifd anf asilitass ekolahy angm emadai.

Desain Pengembangan Tes Sebagai Alat Eavaluasi Hasil Belajar Mahasisawa Melalui Media Komputer oleh Andik Setiawan

 

Komputer merupakan salah satu perkembangan teknologi yang sangat canggihd i masas ekarangin i. Hampir disetiap bidangkehidupanm embutuhkanja sa komputer. Dengan adanya komputer pekerjaan menjadi lebih ringan, mudah cepat, efektif dan efisien. Bidang pendidikan pun tidak dapat terlepas dari jangkauan jasa komputer. Salah satu penggunaan komputer dalam bidang pendidikan adalah digunakannya komputer sebagai salah satu media untuk pengajaran. Tes dalam progftrmp engajaranb erbantuank omputer tersebutm emiliki beberapak elebihand an kekuranganjika dibandingkand engant es yang menggunakanm edia kertas dan alat nrlis. Salahs atu kelebihan yang dimiliki adalahh asil pengoreksiant es lebih cepat, efektif dan akurat. Sedangkank ekurangannyaa dalahh anya dapat digunakanu ntuk tes yang berbentuk obyelaif. Berdasarkan hal tersebut maka akan dikembangkan program pengajaran tersebutd, enganc ara menyusunp rogmm tes evaluasih asil belajar.P rogramt es yang sempumam inimal memiliki spesifikasis ebagabi erikul mengguaakand atabases oal, berbasis jaringan LAN atau Internet, m€tmpu menampilkan soal secara acak, menggunakan Timer vrfiluk mengukur waktu tes, mampu menampilkan gambar, mampum empresentasikahna sil denganc epat, tepat dan akurat, serta bersifat user friendly. Dalam skripsi ini akan dibahas mengenai perancangan dan pembuatan progftrms ecaras ederhanad enganm enggunakans ofhuareM icrosoft Visual Basic 6.0 sebagai bahasa pernrograman dan Microsoft Access 2000 sebagai pendukung pembuatan database. Spesifikasi program yang dihasilkan adalah menggunakan database soal, menggunakan timer untuk mengukur waktu tes, mampu mempresentasikahna sil denganc epat, tepat dan akurat, serta bersifat userf riendly. Kekwangan-kekuranganla in dari program yang telah dibuat, diharapkan dapat diteruskand an dikembangkano leh para mahasiswad, osen,p embaca,d an programer yang tertarik dalam dunia pendidikan dan komputer.

Sumber-Sumber Pendanaan Dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Studi Kasus: di MIN Malang I oleh Luluk

 

Salalsr atup ermasalatrpaenn didikany angd ihadapi-olehb anpa Indonesia adalahrc ndrhnyem uft pctr&Af; p"a" "it"i*jryg-tu satuan pendidikao ffi;;il p."aidak*d 'r;d- rienengah.-oaurei oagapi cngsmstadna n aoalisisd,i rnbrlan fmr Vangm *V:9P!r1 mutu pendidikatnid nk mengalami pcnrngkataand d*r. pJ'ffi, tJtiO*"f"ryfan manaiemens ekolah'k edua' pnyelenggarapa.nnt t*iiiltioJl*q rylaqai ni dilihrkans ecarbai rokratik' senralistiske hingg.a;; ;l;;fi"-t"tt sebagnpi enyelenggnrrya^ "gg|11 iil" utigr"*tiiaaa rceputisabnir okr.aysai ngm empunyjoail ursangapta n1ang dank adan*kadent"go iiffiV*g-dik;ii;k;" tidak iesuai dengank ondisi sekolaslrc tempat"tt iga,"ii#ya-ryran sgtam asvarakakth' ususnyoar angtu a siswad"a lamp enyetenffi-p"i,aiifif.* Denganie mikians ekolahke hilangan kemandirismn,o tivasai * ititi"tif dahm mengembangkdaann memajukan lembagan.yt"au p"ningtit'iit"" ptnd{mn & lembaganyPaa' dahaul saha peningkaumnu * p"n ait-L;rk"td eratd engapne ningkataknu alitasm anusra' Berdasarkta"nny "t"- tersebudti atasq' entus ajap erludilat

Perubahan Organisasional Dalam Menerapkan Desentralisasi Pendidikan: Studi Kasus di Kantor Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Probolinggo oleh Emy Triasningsih

 

Perubahadna patt erjadis ecaras pontanv, isi danm isi yangjelasd an berlangsundga lamw aktuy angs ingkat.P erubahano rganisashi arusd ihadapsi ecara bijaksanaka renajika tidak, ia tidak akand apatb ertahand engank etinggaland alam penyediaalna yanant erhadapm asyarakatb, ahkano rganisasti ersebuta kan membubarkadni ri. Desentralisaspi endidikanm engandungm akna sebagianw ewenangd an tanggunjga wab dari institusi pendidikant ingkat pusatd ilimpahkank epadai nstitusi pendidikanti ngkat daerah.P enerapand esentralisaspi endidikant ersebutm emberikan harapanq kanm emhawap encerahand alamd unia pendidikan.P adak antor Dinas PendidikanD aerah,p enerapand esentralisaspi endidikanm enuntuta danyap erubahan organisassi,e iringd engand iberlakukannypae mbagiantu gasa ntarao rganisasti ngkat pusadt an daerah. Penelitiani ni berangkatd ari pertanyaan" perubahano rganisasionaal pay ang terjadi di kantor Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Probolinggo dalam menerapkadne sentralisaspi endidikan?"A da tiga fokus penelitiany aitu: (l) bagaimanap rosest erjadinyap erubahand i kantor Dinas PendidikanN asional KabupatenP robolinggo;( 2) faktor-faktor perubahano rganisasionaal pa sajay ang ada dr Kantor Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Probolinggo; dan (3) bagaimana perana genp erubahand alam menerapkand esentralisasdi i kantor Dinas PendidikanNasionaKl abupatenP robolgi go. Penelitiani ni dilakukan denganm enggunakanp endekatank ualitatif denganrancangans tudi kasus.T eknik pengumpuland ata yang digunakanm eliputi: (l)wawancaram endalam;( 2) observasbi erperans erta;d an (3) studi dokumentasiT. igadata yang berupa informasi yang terkait dengan fokus penelitian diperoleh darisejumlah informan Informan kunci dalam penelitian ini terdiri atas Kepala DinasPendidikanw, akil KepalaD inas Pendidikan,K epala Tata Usaha,K epala SubB agianKepegawaianK, epalaB agianP erlengkapanK, epala SeksiS aranaP endidikan,S tafTU dan Staf BagianK epegawaianD. ata tersebutd iorgianisasikand,i tafsirkan,d andianalisisg unap enyusunank onsepd an abstraksit emuanl apangan,K redibilitas datadicek dengan teknik triangulasi dan teknik kecukupan referensial. Dari analisisd ata dapatd isimpulkan:( 1) perubahany ang terjadi di KantorDinasP endidikanN asionatl idak terjadid engans endirinyam, elainkans alingt erkaitdanberlangsungs ecarat erus menenrss ebagasi uatup rosesp erubahany angdirencanakan(;2 ) perubahante {adi melalui tiga ta}rapany, aitu tahapa wal sebagaidasarp erubahano rganisasyi ang meliputi penggabunganke duao rganisasmi enjadiDinasP endidikanN asionalt,a hapt ransisiy angm eliputik omiffnenk elembagaan,perubahalna tar strukturald an perubahanin dividu yang dititikberatkan padapengembangparno fesionalp egawai,d an perubahanp adaa spekp embangunanfasilius;( 3) faktor-faktory ang berpengaruhte rhadapp erubahanb erasald ari faltorintemayl angm eliputi komitmen kelembagaanh, ubungani nterpersonadl ankepemimpinand,a n faktor eksternaly ang meliputi kebijaksanaanp emerintahd anke{asamad enganp ihak luar (4) faktor penghambapt erubahante rdiri dari;senralisasif,o rmalisasid an penolakani ndividu; (5) pemimpin sebagaai genperubahabne rperans ebagapi emantaur tanp enyeleksii nformasi dan sebagaipenyampaini formasik epadap arap egawair len pihak luar. Dari hasil penelitiani ni dapatd iajukan saran-sarany,a itu: (1) kepadaD inasPendidikanN asionala garm eneruskanp rosesp enrbahans ecaral ebih terencanas, ebablingkungante rusm enerusm engalarnip erubahan,sehinggdaa patl ebih meningkatkankualitradsa nm errperahankana pay ang telah dicapai padaw altu sebelumnya;(2)k epadak epalaD inas PendidikanN asionals elakup impinana garl ebihmemperhatikapne rubahany ang terjadidi dalamm aupund i luar organisasi,d an lebihberperand alamm elakukanp erubahante rutamap adam asaa wal dan masat ransisi.Karenap adam asat ersebutd iperlukanf igur pemimpiny ang berwawasanlu as danmempunyahi ubunganin terpersonayl ang tinggi yang diwujudkan dalamk esejawatanantars esamap egawai.S elaini tu rlnlarnmenyampaikanin formasi pemimpinh arusbusikapl ebih fleksibel dan tidak kaku, karenas ebagaai genp erubahanp emimpinberperanb ukanh anyas ebagapi emimpin formal tetapij uga informal. (3) bagi parapegawaDi inasP endidikanu ntuk lebih meningkatkank eativitas dan meningkatkankesejawatasne rtal ebih berperand alamm elalsanakanp erubahank arenap erubahantidaka kant erlaksanad enganb aik apabilat idak adak erjasamaya ngb aikantarapemimpind an pegawais ebagaei lemenp entingd alam suatuo rganisasi.S elaini tupegawajui ga diharapkanu ntuk lebih meningkatkank emampuank e{a dan bersikapterbukate rhadapp erubahany ang terjadi.

Using Flannel Board As Instructional Aid For Building Up English Vocabulary of Elementary School Students at SD Lab Universitas Negeri Malang by Muniratul Hikmawati

 

Vocabularyis oneo f the languagee lementsth at canb e developedm aximally in thee lementaryle vel.D ealingw ith teachingv ocabularye speciallyfo r young learnersv, isual aids play importantr oles sincet hey capturet he young students' attentiona ndh elp their comprehensionA. t the moment,t herea qen ot any appropriate instructionala idsto build up the vocabularyo f elementarys chools tudentsa t SD LAB UniversitasN egeri Malang. consideringt he challengesfa cedb y the elementary schoolt eachera boutt he appropriatew ayst o teachE nglish vocabulary,t his studyi s directeda t developinga productw hich is practical and attractive.I t is expectedth at the productc ould be usedt o build up the English vocabularyo f elementarys chool studentso f SD LAB UniversitasN egeri Malang, especiallya t the fifth grade.I n this study, the writer developed products in the forms ofa flannelboard and picture and word cut-outs. This study is a developmentasl tudyi n which the developmento f the product is based on the frndings ofthe survey conducted previously. The subjects ofthe study weret he fifth grades tudentso f SD LAB UniversitasN egeri Malang.T he instruments usedi n this studyw ere interview guides,a seto f questionnairesa nd an observation form. The data collected from observation and intewiew were analyzed and presentedin the form ofdescription. The dataf rom students'q uestionnairew ere analyzedo n a frequencyc ountb asisa nd presentedin the form ofdescription. The result of this studys howst hat the developmenot f the productm eetst he requiremenot f being practical and attractive.B esidesi t can be usedf or longert ime, theaid is practicalb ecauseit is easyt o prepare,t o use,a ndto keep.T he important deficienciesf ound is that someo f the picture cut-outsa re too small for classroom activities, and the color ofthe carpet used for covering the front part ofthe board is too bright. The revisions that have been carried out include enlarging some ofthe picture cut-outs and putting the word cut-outs into larger type.

Kohesi Dalam Karangan Siswa Kelas VI SD oleh Wakidatul Romlah

 

Piiantik ohesmi erupakasna lahs atua latp enjalink eutirhans uatuw acana. Kehadirannsyan gamt embantud alamk elancarapne nulisand anp emahamabna caan. Adab anyakra gamp enggunaannyUan" tukm engetatruhia l tenebuqp enelitianin i bertujuamn endeskipsikajne nis-jenisp irantik ohesi,p roponip enggunaapnir anti kohesdi,a nm aknap €nggunaapnir antik ohesid alamk arangansi swak elasV I SD. Pemilihasnu byekp enelitiany,a itus iswak elasM SDNN gadilangkun0g1 , KecamataKne ganjerLK abupatetnd alangI.I al ini dilatarbelakangoil ehj enisp iranti kohesyia ngd igunakanp roporspi enggunaapnir antik ohesdi anm aknap enggunaan pirantki ohesyi angd igunakano lehs iswad alamk arangannya. Berdasarkafno kusp ermasalahannypae,n elitianin i bertujuanu ntuk memperoledhe skipsit entangp innti kohesyi angd igunakaqp roponi penggunaan pirantki ohesdi anm aknap enggunaapnir antik ohesyi angd igunakand alamk arangan siswak elasV I SDNN gadilangkun0g1 .J enis-jenips irantik ohesti ersebumt eliputi (l) pirantik ohesig ramatikayl aitu( a) katag antio ranga taub enda(,b ) katag anti tunjrdC(c ) bentukp engulangabne rupafr asap enggandti an( d) relasik onjungsi; (2)p irantik oheslie tsikal yaitu( a) repstisik ataa tauf rasau tuh (b) repetisdi engan sinonim(,c ) repetisdi enganh iponim,( d) repetisdi enganb entukd asars amad, an (e)r epetisdi engane kspresyi angb erbedaA. dapunr ancangapne nelitiany ang digunakadna lamp enelitianin i adalahd estripif kualitatif.I nstrumenu tarnanya adalahp enelitis endiri. Datad alamp enelitianin i berupak alimat-kalimayta ngd ibuato lehs iswak elas VI SDNN gadilangkun0g1 . Sumbedr atanyaa dalahk arangansi swak elasV I SDN Ngadilangku0n1g. Tahapp elaksanaadni dalamp enelitianin i terdirid ari beberaplaa ngkah. LangkahJangkatetr sebumt eliputi( l) pengumpuladna ta,( 2) reduksdi ata; identifikasik, lasifikasi,d ank odifikasi,( 3) penyajiand ata"( a) penafsiradna ta,d an (5)p enyimpulahna silp enelitian Flasilp enelitiand isajikanb erikut.P ertamap, irantik ohesyi angd igunakan dalamk arangansi swak elasM SDa dalah( 1) pirantik ohesgi ramatikajel nisnyay aitu (a)k atag antio ranga taub enda(,b ) katag antit unjuk,( c) bentukp engulangabne rupa frasap enggantdi,a n( d) relasik onjungsi(;2 ) pirantik oheslie ksikajle nisnyay aitu (a)r epetiski ataa tauf rasau tutr,( b) repetisdi engans inonim,( c) repetisdi engan hiponim(,d ) repetisdi enganb entukd asars amad" an( e) repetisdi engane kspresi berbedaK. edua,p roporspi enggunaapnir antik ohesid alamk arangansi swak elasM SDa dalah( l) pirantik ohesig ramatikalp, roporsiny(aa ) katag antio ranga taub enda mencapa4i8 ,60/(o6 01),( b) relasik o4jungsmi encapa3i 4,7o/(o4 29),( c) katag anti lll tunjukm encaapi 12,4o/o(1sd4a),n {d)! "fYI pengutanganb:YiiT: penssantl irlir^p t q,2,"/r(5j;3 ( 2)'pirantki oheslie ksikalp, roporsiny(aa )r epetiskr ataa tau t;;trh menciprl16ti(303)(,b ) repetisdi 91eansi nonimm encapa6i, 80/o(26), irXrp"iitl denganh iponimt n"n"up.i o's% Qst'(d) repetisdl enslnl en1ukd asar i#;;;;p" is,zri"tz6j, oa" (el t"petoi &"qy ekspresvia ngb erbedma encapai Zi"l, ttOlpiranti-koheasai iamt aia"ga" siswaK. etiga,m aknap enggunaapnir antt kohesdi alamk arangans iswak elasv I so adatat(rt ) dalamk arangannysais wa ilnf* *""ggonanin pitati kohesig ramatikadl aripadap irantik ohesil eksikal'h al ini-6"i"rti ba"hlwsais wal ebihm emahampie nggunaapnir antik ohesig ramatikal' (2) pirantik ohesig ramatikayl angb anyakd igunakand alamk arangansi swak elasV I In'"a"f"ft piranti*kohest"i* pu [utu Salti ota"g ataub endas, edangkayna ngp aling rta*it Oig,i"atanp engulanguUn.* pu frasap enggantHi' al ini berartbi ahwas iswa lebihm emahampie ngeun;np irantik ohesib erupak atag antio ranga taub endad, an i:j plt*t toft"tij*iitur yangb anyakd igunakand alamk arangans iswaa dalah )"e:ii"if*tu *,u" ftasau tuir,r lA.ogf*r, yot g p_al_isnegd ikitd igunakana dalahre petisi J"ngune kspresyia ngb erbedaH. aiini berartbi ahwas iswale bihm emahami p' en""g gsoanlauanreny pa entgrd skai aptaatda itaajuuf kraasnoa ul etuhph e' nulisa garp engajaranjentanpqe nggunaan pi*nti toft"ti i"i ltU"tt"Vu menaapattan.p"t$ti- khususb agip engajaBr I' baik dilihatd ari segip eranania n fungsinyad alamk aitannyad enganp embentukan keterampilamne nulisp adas iswaS D'

Kemampuan Menulis Surat Izin Siswa Kelas V SDN Bandulan I Sukun Malang Tahun Pelajaran 2003/2004 oleh Mulana Agnes Samosir

 

Inovasi Pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah Negeri Malang I oleh Mohammad Lukman Dwinanto

 

lnovasip endidikanm erupakans uatu upaya untuk memecahkan masalahp endidikadne nganm elakukanp embaharuadni bidangm etode, fasilitasS, DMd an kurikulumse bagasi atuk esatuanin tegradl alams rstem pembelajarasne.b agasi ekolahd enganc irik eagamaa(nis lamM) INM alangI memiliktia nggungja wab dalamm empersiapkatenr wujudnyian sany ang memilikwi awasanIP TEKd an IMTAQy angs eimbanga garp adag ilirahnya nantmi enjadsio soky angk ompetitdifa ni novatif. Dalam penelitianin i digunakanp endekatans tudi kasus dengan rancangaenx posfta cto.D atay angd iperolebhe rupad atak ualitatiyf,a itud ata penelitiayna ngb erupaka tad ant indakayna ngd iperoledhe nganm etode(:1 ) observasyia ngd iawaldi enganp ra observasui ntukm enentukaanp a saja yanga kan diamatid enganp engamatalna ngsung(,2 ) wawancaray,a iiu melakukakne giatatna nyaja wabd engans umbedr ata,( 3)d okumentaysai ng dilakukaunn tukm emperkutaetm uand atah asiol bservasdia nw awancara. Hasil yang diperoleh bahwa pelaksanaan inovasi oendidikan dilatarbelakanagdi anyak einginand an kebutuhanle mbagau ntuk mengejar ketertinggaland i bidang kualitas pembelajarand an presatasia kademik maupunn on akademikB. entuki novasid i MIN MalangI meliputsi eluruh komponenp embelajarabna ik guru,m etode,f asilitasd an administrastie, tapi yangp alingm enonjoal dalah( 1) metodep embetajarayna ngd itandadi engan pemberlakuarno tasik elasb erdasark ecepatanb elajars iswa,s ehinggag uru dapat menentukanm etoded an pemilihanm ediap embelajaranya ng tepat, (2) media pembelajarany ang ditandai dengan tersedianyal iboratorium komputer,la boratoriumIP A plus kebunm ini percobaan,la boratoriumb ahasa dan perpustakaany ang dilengkapdi enganv ideo pembelajarans,e hingga kegiatanb elajarm engajatri dakh arust erpakud i dalamk elas. Adanyai novasip embelajarahne ndaknyad iimbangdi engana qanya pendekatanre ligiusb agiw ali muridd alamb erperana ktif dalamp embinaan diluarl ingkungasne kolahd, enganm engadakakna jiank eislamanya ngr utin diadakan khusus bagi wali murid agar terjadi keseimbangan antara pembinaafno rmaol lehl embagad ani nformadl alamk eluarga.

Peran Komite Madrasah Dalam Menerapkan Manajemen Bebasis Sekolah (Studi Kasus MAN 3 Malang) oleh Nurhayati

 

Tujuanp enelitiani ni adalah( 1) mendeskripsikapnr ofil organisasKi omite MadrasahM AN 3 Malang, (2) mendeskripsikanp eran Komite Madrasahd alam menerapkanm anajemenb erbasiss ekolahM AN 3 Malang dan, (3) mengkaji adanya faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan peran Komite Madrasah MAN 3 Malang. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara secara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi partisipan dangan tingkat kontinum pasif. Pengambilan data dilakukan dengan alat bantu berupa catatan lapangan (Field Notes), alat perekam, dan alat dokumentasi. Sampel dalam penelitiani ni ditentukans ecaraS ro'rryabll Sampling,d engani nforman terdin dari (1) Kepala Madrasah, (2) Ketua Komite Madrasah, (3) Wakil Ketua Komite Madrasah, (4) Sekretaris Komite Madrasah, (5) Wakil dari Bendahara Komile Madrasah(,6 ) AnggotaK omite Madrasah. Analisis data dilakukan dengan dua tahap, yakni (1) analisis di lapangan dan (2) analisis setelah data terkumpul. Analisis data yang ada di lapangan dilakukan melalui beberapa tahap: (a) pengambilan keputusan untuk membatasi lingkup kajian,( b) pengambilank eputusanm engenajie nis kajian yangakand iperolela( c) mengembangkanp ertanyaana nalisis, (d) merencanakanta hapan pengumpulan data dengan memperhatikan hasil pengarnatan sebelumnya, (e) menuliskan komentarp engamatm engenaig agasany ang muncul, (O menulis memo bagi diri sendirim engenaih al yang dikaji, (g) menggalis umberp erpustakaany ang relevan selama penelitian berlangsung. Adapun proses setelah analisis data terkumpul adalah; (a) mangernbangkan kategori eoding dengan sistem coding yang ditetapkank emudian. (b) mengembangkanm ekanismek erja terhadapd ata yang telah dikumpulkan. Peneliti menytrsun Coding dengan membubuhkan nomornomor pada ketegori-ketegori sambil memberikan Coding sesuai satuan data. Kegiatan berikutnya adalah membuat format berupa diagram konteks dan matriks yang berisikan informasi secarc sistematis. Setelah itu, peneliti mendeskripsikan satuan data dalam laporan berupa hasil penelitian Berdasarkanh asil analisis data, ditemukanh al-hal sebagaib enkut: Pertama bentuk organisasi Komite Ma&asah MAN 3 Malang berpedoman pada SK BINBAGA lslam dan sesuaid engank ebutuhans ekolah atas kesepakatanp ihak Komite Madrasah dan Madrasah. Kebutuhan Madrasah dituangkan dalam program kerja Komite Madrasah dan Madrasah MAN 3 Malang. Secara umum, pelan Komite Madrasah adalah sebagai pendukung dan mediator pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kualilas sarana atau prasamna pendidikan serta peningkatank esejahteraang uru dan karyawan. sedangkans ecarak husus,p eran icorlt. Madrasah adalah: (i) berperan sebagai pendukung yang berupa finansial; (2) berperans ebagaip ertimbangan dalam penentuand an pelaksanaank ebijakan p."AO** di satuan pendidrkan, (3) berperan sebagai mediator antara MAN 3 Malangd enganm asyarakamt aupunp emerintahiertait denganh asil penelitian tersebut,d ikemukakans aran-sar&sne bagai b€rikut (l) mengrngat suatu organisasi tidak terlepas dari figur kepemimpinan dan hubungan keqisama, maka hendaknya hubungan keqiasama artara Komite tvtadrasadha n Madrasaht etap dijaga denganh armonis,( 2) sejaland engans aran pertama, tujuan utama Komite Madrasah dan Madrasah hendaknya ditekankan b"a" pr*"gtatan perierapan manajernen barbasis sekolah, den (3) hendaknya sekolahd ankomite Madrasaht etap memperhatikantu gasm asing-masingb, ahwa hoses Belajar-Mengajar (PBM) adalah tugas madrasah dan Komite Madrasah bertugasm embantud alam peningkatanP BM tersebut'

Studi Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Guru Di YAyasan Nurul Yaqin Sumberanyar Kecamatan Paiton Probolinggo oleh Supriatin

 

Perkembangadnu nia pendidikany ang semakinr naju, menjadikana ktivitas dunia pendidikanpuns emakink ompetitif, makin banyakb entuk pendidikans ejenisyang ditawarkan untuk memenuhi keburuhan masyarakat, sehingga tingkatpersaingan semakin tajam. Dengan demikian setiap lembaga pendidikan akanberusahau ntukd apatm empertahankakne beradaannydae nganm eningkatkaknu alitassrfmberd ayay angdimiliki,k hususnyag uruy angp adag ilirannyaa kanm eningkatkankualitasd ank rrgils5 pesertad idiknyas esuadi engantu ntutanm asyarakat. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui : l) Fakor-fahor yangmempengarulli produktivitas guru dalam mencapai tujuan pendidikan'2) Produhivitas guru di Yayasan Nurul Yaqin, 3) Faktor yang paling dominanmempengaruhpi roduktivitasg uru, 4) Upaya yang dilakukan oleh YayasanN urulYaqin untuk meningkatkan produktivitas guru. Dalam penelitian ini diajukanhipotesisa dap engaruhfa ktor-faklorp roduktivitask erja terhadapp roduktivitask erjaguru.Penelitian ini dilakukan di Yayasan Nurul Yaqin SumberanyarP aitonProbolinggoy angm eliputi guru RA, MI, MTs, dan MA. Teknik analisisd atay angdigunakany aitu : 1) analisisd eskriptif,a nalisi regresib ergandad an untuk mengujihipotesisd enganm enggunakaunji F danu ji t. Berdasarkanh asil penelitiand i peroleh kesimpulan( l) produhivitas keqaguru di YayasanN urul Yaqin yang meliputi guru MI, MTs, dan MA sebagianb esaradalahc ukup yaitu seba4yak2 3 responden(4 1,07o/od) ari total 56 responden(,2 )terdapatp engaruhy ang positif antara falt-tor-faktorp rodultivitas keqa terhadapproduktivitask erja gurud i YayasanN urul Yaqin yang meliputi guru MI, MTs, danMA dengann ilai Rr: 0,979;F : 387,883;t variabelx 1 : 2.096;t variabexl z:3.940t; variabexl : = 2.718t; variabexl +: 2.861;t variabexl s:2.280; dant variabelx6 = 2.217. Kemudian diantara enam faktor produktivitas ke{a yang berpengaruhdominan terhadap produktivitas kerja guru adalah faktor gizi dan kesehatanSedangkadni antarae namf aklor produktivitask e{a yangb erpengaruhp alingr endahterhadapp roduktivitask e{a gurua dalahf aktort eknologi.

Hubungan Antara Keikutsertaan Dalam Proses Pengambilan Keputusan Dan Etos Kerja Guru SLTP Negeri di Kota Probolinggo oleh Fera Suciati

 

Gurus ebagakio mponeus ekolahs ebaiknydai ihxsertakand alamp roses pengambilakne puhrsank,a renah al tersebuat kanm eningkatkaent osk erjam ereka dalamm ewujudkatnu juans ekolahG. uruj uga nkanl ebiht enangm elaksanakatung astuga$ nyak,a renam ereham erasab ahwaa pay angd ilakukanm erupakatna nggung jawaba task eputusayna ngd iacrbil.K eikutsertaagnr nud alamp ros€sp sngamuit* keputusadni dugab erhubungadne ngane tosk erjam ereka. Runusanm asalahd alamp enelitianin i adatahp: ertarnab,a goimanakahtingkat keikutsertaagnu rud alamp rosesp engambilakne putusan?ya, ngt erdiri atas:( a) bagaimanma eogidentifikasmi asalab(,b ) bagaimanma ene,trtukaboe berapaot ternatif pemecahamn asalah(,c ) bagaimanpae milihand t€matifpernecalnnt€ rbaik,( d) bagaimanpae laksanananlr ernstift€rpilihK. educ baguirnanakehtngtaett ost e4a -guru?K. etiga, adakahh ubungana ntarak eikutsertaadna lamp rosesp engarnbilan ltqyl dane tosk erjag wu s-Tp Negerid i Kola probolinggo?y,a ng-terdirai tas: (a) adakahh ubungana ntarak eikutsefiaadna lamm engidentifrklsti ,rasaladha ne tos kerjag uru,o ) adakahh ubungana ntarak eikutsertandna lamm sn$tukanb eberapa altematifp emecahamn asalahd ane tosk erjag uru,( c) adakahh ubungana ntara keikutse{taadna lamp emilibana hernatifpernecahtaenrb aikd ane tos-kerjgau n\ (d) Sukuh hubungana nlarak eikuisertaadna lamp elaksanaaanlr ematifr erpiiihd ane tos kerja guru. - - Rancangapne nelitlana dalahd eskripif korelasionapl.o pulaspi enelitian t:l**- qIT SLTPN egerid i Korap robolinggoy angb erjruntal: Ot oramgS. ampel diambil4 0o/od aris elumhp opulassi ehingab erjumtahtz -oo rangp. engamiilan - t_u*p.l meirggunakaEnk n;kproportionalr andoms anpltng.retoit

Pemanfaatan Media Pembelajaran di TK Islam Al-Husna Kecamatan Lawang Kabupaten Malang oleh Iisyatir Rodhiyah

 

Fungsi media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat mengefektifl

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 | 532 | 533 | 534 | 535 | 536 | 537 | 538 | 539 | 540 | 541 | 542 | 543 | 544 | 545 | 546 | 547 | 548 | 549 | 550 | 551 | 552 | 553 | 554 | 555 | 556 | 557 | 558 | 559 | 560 | 561 | 562 | 563 | 564 | 565 | 566 | 567 | 568 | 569 | 570 | 571 | 572 | 573 | 574 | 575 | 576 | 577 | 578 | 579 | 580 | 581 | 582 | 583 | 584 | 585 | 586 | 587 | 588 | 589 | 590 | 591 | 592 | 593 | 594 | 595 | 596 | 597 | 598 | 599 | 600 | 601 | 602 | 603 | 604 |