Pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2006-2008 / Fardha Hidayat

 

Untuk berinvestasi di pasar modal, selain mendapatkan keuntungan yang menjanjikan juga dihadapkan resiko yang besar pula, maka dalam berinvestasi di Bursa Efek Indonesia seorang investor diharapkan untuk lebih memahami dan dapat memprediksi harga saham di masa mendatang, sehingga para investor dapat memperhitungkan besarnya keuntungan yang diharapkan akan di dapatkan, dan resiko yang harus dihadapi. Analisis rasio keuangan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja keuangan suatu perusahaan. Dengan kinerja keuangan perusahaan yang baik akan menyebabkan kepercayaan pada investor dalam berinvestasi, sehingga berdampak pada naiknya harga saham perusahaan. Kinerja keuangan dalam penelitian ini diukur dengan variabel DER, ROE, dan EPS. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 pada tahun 2006-2008, dan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 24 sampel yang sesuai dengan kriteria dan digunakan dalam penelitian. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari laporan keuangan perusahaan yang terdapat di Indonesian Capital Market Directory. Penelitian ini menggunakan pengujian hipotesis yang diuji dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel DER dan ROE tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hal tersebut menggambarkan bahwa investor tidak menggunakan kedua rasio tersebut dalam berinvestasi. Investor lebih cenderung menggunakan analisis teknikal untuk memprediksi pergerakan harga saham mendatang. Sedangkan variabel EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal tersebut menunjukkan bahwa investor menggunakan variabel EPS dalam pertimbangan investasi saham. Koefisien determinasi sebesar 0,902 yang menunjukkan bahwa 90,2% perubahan harga saham bisa disebabkan oleh perubahan variabel DER, ROE, dan EPS, sedangkan 9,8 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam variabel yang diteliti. Dalam penelitian ini, terbukti kinerja keuangan yang diukur dengan variabel EPS berpengaruh terhadap saham. Disarankan kepada investor agar memperhatikan kinerja keuangan perusahaan terutama kinerja yang tercermin malalui rasio EPS dalam pengambilan keputusan untuk menginvestasikan dananya dalam bentuk saham. Sedangkan untuk penelitian selanjutnya yang sejenis disarankan untuk mengkombinasikan variabel-variabel rasio keuangan dengan jumlah yang lebih banyak dan lebih tepat. Dan menggunakan data yang terbaru serta rentang penelitian yang lebih panjang, sehingga diharapkan akan didapatkan hasil penelitian yang lebih baik lagi.

Adaptasi sosial ekonomi masyarakat petani keturunan Madura di kawasan gunung buring Malang dalam perspektif fenomenologi / Soetjipto

 

Kata Kunci. Adaptasi sosial-ekonomi, masyarakat petani keturunan Madura, fenomenologi. Salah satu etnik di indonesia yang dikenal sebagai perantau handal adalah etnik Madura. Hal itu ditandai dengan adanya para migran Madura yang terdapat pada hampir semua propinsi di Indonesia. Karena keberadaannya yang demikian itu, sehingga di daerah tujuan migrasi banyak dijumpai sejumlah atribut yang menandai keberadaannya dengan etnik lain, seperti atribut bahasa, bentuk rumah (tanean lanjang), gaya berbusana dan beraksesori, maupun seni pertunjukan tradisional (macopat, topeng Madura, tandhak, sronen, sandhur). Selain itu pada daerah perantauan etnik Madura terbukti kabanyakan orang Madura mampu mempertahankan hidup (survive) dengan melakukan adaptasi yang sejalan dengan karakteristik lingkungannya. Tidak jarang orang madura perantauan sukses atau berhasil mengembangkan kehidupan yang lebih baik apabila disbanding dengan ketika berada didaerah asal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan karakteristik lingkungan fisik alamiah dan sosial-budaya petani keturunan Madura di Kawasan Pedukuhan Baran Gunung Buring Malang, (2) mendiskripsikan dan menganalisis adaptasi sosial-ekonomi masyarakat petani keturunan Madura di Kawasan Pedukuhan Baran Gunung Buring Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi yang didukung beberapa data kuantitatif. Teknik analisis komparatif dengan cara mengkomparasikan kemasan bentuk, cara, dan perangkat Bantu dalam beradaptasi untuk masing-masing Dukuh pada Pedukuhan Baran di Gunung Buring Malang, dan teknik induksi analitik yang dilaksanakan dengan modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Lingkungan alam di Baran adalah desa pegunungan yang berlahan kering. Karena sering kekurangan air pada musim kemarau, maka di daerah ini secara sosio-budaya dijumpai adanya jaringan sosial menggunakan konsep satretanan (persaudaraan) dengan sentra pemilik jedding. Motif sebabnya adalah karena mereka merupakan satu geneologis yang berdomisili dalam satu tanean lanjang. Motif tujuannya adalah untuk memperkuat eksistensi mereka di daerah tersebut. (2) Adaptasi sosial-ekonomi yang dilakukan orang Madura di daerah ini adalah sebagai berikut: karena daerahnya sangat kering terutama pada musim kemarau mereka membangun jedding untuk memenuhi kebutuhan air secara bersama, sehingga mereka sangat efisien terhadap penggunaan air ketika musim kemarau. Motif sebabnya adalah gotong royong dalam satu satretanan dapat meringankan beban. Motif tujuannya adalah untuk mempermudah kebutuhan hidup dalam memenuhi kebutuhan air. Sistem kekerabatan, pewarisan, dan perkawinan masih menggunakan adat Madura kendatipun sebagian disesuaikan dengan adat Jawa. Saving dilakukan dengan cara beternak sapi atau kambing. Secara sosial kapital ,mereka menggunakan sektor informal sebagai mitra fungsional pada saat tidak melakukan aktivitas bertaman dan berdagang. Pola tanam tumpangsari disesuaikan dengan ketahanan tanaman terhadap cuaca, iklim, dan keamanan. Di mana tanaman tinggi melingkupi dan menutupi) tanaman yang lebih rendah. Masyarakat Baran merupakan pelaku ekonomi ganda yakni sebagai produsen (ketika ia bertani) dan pedagang (ketika menjual sendiri hasil taninya). Selain itu, mereka bergerak di sektor informal yang bersifat fungsional, hal ini dilakukan pada saat tidak bertanam dan berdagang. Kehidupan masyarakat petani keturunan Madura sangat efisien terhadap air.

Upaya meningkatkan pemahaman konsep fisika melalui lembar kerja siswa berbasis pendekatan keterampilan proses pada siswa kelas I semester II SLTP Negeri 02 Malang oleh Lukman

 

ABSTRAK Lukman. 2903.LlpayaM eningkatkanP emalutnanK on.sepl- isiks Melalui Lembar Keria Siswa Berhasis Pendekatan Keterampilan Proses Pada Siswa Kelas l SLIP Negeri0 2 Mulung.S kripsi,J urusanP endidikanF isikaF MIPA UniversitasN egeril vlalang . Pembmi bin g: ( I )Drs,S umardij Adikusumo. tt4S. i, (2)Drs.H .W inarto. Kata kunci : konsepf isika,l embark erja siswa,p endekatanke terampilanp roses. Belajarfisika padah akekatnyaa dalahu payat erwujudnyap erubahanti ngkah laku manusia yang melalui proses. Oleh karena itu dalam proses belajar mcngajar fisik4 agard apatb erhasild enganb ailq guru hendaknyam emberikanr angsangan kepada siswa agar mereka dapat belajar fisika secara efektif dan efisien. Untuk itu dipcdukan mediay ang menantangy aitu berupaL embarK e{a Siswab erbasis PendekatanK eterampilanP rosesy ang dapatm embantus iswa padas aatm elakukan eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bersifat deskriptif kualitatif Penelitian ini bertujuan untuk nendeskripsikan apakah dengan menggunakankm bar Kerja Siswa berbasisP endekatanK eterampilanP rosesd apat rneningkatkanp emahamank orxep fisika siswa kelas I SLTP 02 Malangd an mendeskripsikank esulitany ang muncul selamap rosesb elajar mengajard ari tindakan pemberian kmbar Kerja Siswa bertasis Pendekahn Keterampilan Proses. Penelitiani ni dilaksanakanp adas emesterll mulai bulan Mei sampaiJ uni 2003, denganm engambilp okok bahasans uhu.S ebagais ubyekp enelitiani ni adalah siswa kelas 1 A SLTP Nepri 02 Malang. Sumberd ata pemahamank onsepf isika digali dari sumberd ata primer merupakan data ernpiris yaitu siswa kelas I A pada saat proses bclajar mengajar berlangsungy ang berkaitand engant indakan kelas.S edangkand ata lain yaitu sumber data sekunderd iperolehm elalui guru, dokumens ekolahd an pihak lain Peneliti bertindaks ebagaip engsmatp €nuh per€ncanap, engumpuld ata, penganalisisp, enafsird ata dan sebagaip elaporh asil penelitian.F rosedur pengumpuland atad ilakukan dengant eknik observasi,w awancara,d an dokumentasi. Analisis data yang digunskan adalah mercduksi dsta, displsy data, pcnarikan kesimpulan, verifikasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menuqitrkkan bahwa tindakan yang diberikan kepada siswab empaP endekatanK eterampilanP rosesd anganm enggrnakank mbar Kerja Siswad alam procesb elajar mengajarf isika dapt m€ningkatkanp emahamank onsep fisika siswa kelas 1 A SLTP 02 Malang podapokok botnsan suhuHal ini &pot dilibst dari nilai rata-rata pre-test I 48,60, nilai rata-rata post-test I 58,25, dan nilai mta-rata pre-tes II 53,83, nilai rala-rata post-test II 66,51. Kesulitan yang muncul selamas iswa menerspkanm etodee lsperimen dengnnm engg$nffkanm. ediaL embor Kerja Siswab erbasisP end€katanK eterampilanP rosesd i kelas meliputi, siswak urang terlatih untuk berani mengrmgkaplcapne ndapa! sisua kurang teliti memasuklcakne persamaanm atematis.

Studi perbandingan kemampuan siswa menganalisis masalah ekonomi didasarkan pada penerapan metode pembelajaran inquiry dan peta konsep (Studi quasi eksperimen pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Bondowoso / Ika Citra Nirmala

 

Kata kunci: kemampuan menganalisis, masalah ekonomi, inquiry, peta konsep. Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia tidak pernah berhenti. Ada tiga komponen yang perlu diperhatikan dalam pembaruan pendidikan yaitu pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran dan efektivitas metode pembelajaran. Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang menuntut keaktivan siswa. Dalam pembelajaran yang demikian, siswa tidak lagi ditempatkan dalam posisi pasif sebagai penerima bahan ajaran yang diberikan guru tetapi sebagai subyek yang aktif melakukan proses berpikir, mencari, mengolah, mengurai, menggabungkan, menyimpulkan, dan menyelesaikan masalah. Pemilihan metode pembelajaran sangat menentukan kualitas dalam proses pembelajaran. Siswa tidak lagi ditempatkan dalam posisi pasif sebagai penerima bahan ajaran yang diberikan guru tetapi sebagai subyek yang aktif melakukan proses berpikir, mencari, mengolah, mengurai, menggabungkan, menyimpulkan, dan menyelesaikan masalah. Penguasaan terhadap konsep-konsep, baik dari konsep yang sederhana sampai konsep yang kompleks sangat diperlukan guna menghindari terjadinya kesalahan konsep pada siswa. Metode inquiry dan peta konsep merupakan metode yang tidak hanya mengaktifkan siswa tetapi juga memberikan kebebasan siswa untuk mengekspresikan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menganalisis masalah ekonomi yang mengalami proses pembelajaran inquiry, mendeskripsikan kemampuan siswa menganalisis masalah ekonomi yang mengalami proses pembelajaran peta konsep, dan menganalisis perbandingan kemampuan siswa menganalisis masalah ekonomi antara siswa yang mengalami proses pembelajaran inquiry dengan siswa yang mengalami proses pembelajaran peta konsep. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Bondowoso yang terdiri dari 6 kelas, kemudian diambil sampel berdasarkan purposive sampling. Kelas X.5 sebagai kelas eksperimen 1 yang menerapkan metode inquiry, sedangkan kelas X.6 sebagai kelas eksperimen 2 yang menerapkan metode peta konsep. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa test. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menganalisis masalaha ekonomi antara siswa yang mengalami proses pembelajaran inquiry dengan siswa yang mengalami proses pembelajaran peta konsep. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar melakukan penelitian lebih lanjut tentang metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Perbedaan penerapan metode kooperatif model numbered heads together (NHT) dengan metode konvensional (Ceramah) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS mata pelajaran ekonomi pada bahasan neraca pembayaran di SMA Negeri 10 Malang / Kristina Panca Handayani

 

ABSTRAK Handayani, Kristina Panca . 2010. Perbedaan Penerapan Metode Kooperatif Model Numbered Heads Together (NHT) dengan Metode Konvensional (Ceramah) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS Mata Pelajaran Ekonomi Pada Bahasan Neraca Pembayaran di SMA Negeri 10 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Agung Haryono, S.E, M.P, (II) Dr. Nasikh, S.E, M.P, M.Pd Kata Kunci : Metode Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT), Metode Pembelajaran Konvensional (Ceramah), Hasil Belajar Siswa Dalam menghadapi era globalisasi yang diiringi dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat, maka seseorang dituntut untuk mampu memanfaatkan informasi dengan baik dan cepat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pendidikan nasional, khususnya untuk memacu penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah melalui penyempurnaan proses belajar mengajar. Kualitas keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut adalah perlu adanya perubahan pembelajaran yang berorientasi pada guru (teacher-centered) menjadi pembelajaran berorientasi pada siswa (student-centered). Metode pembelajaran yang dapat melibatkan peran aktif siswa dalam memaksimalkan kondisi belajar adalah pembelajaran kooperatif (cooperative learning). Metode pembelajaran yang diterapkan di SMA Negeri 10 Malang masih menggunakan metode pembelajaran konvensional (ceramah). Hal tersebut menyebabkan siswa cenderung pasif, merasa bosan dan cenderung meremehkan guru dengan ramai sendiri bersama teman sebangkunya. Maka dari itu peneliti akan mencoba menerapkan metode pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa dari penerapan metode pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT), (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa dari penerapan metode pembelajaran konvensional (ceramah ), (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dari penerapan metode pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa dari penerapan metode pembelajaran konvensional (ceramah) mata pelajaran ekonomi pada bahasan neraca pembayaran kelas XI IPS SMA Negeri 10 Malang. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka jenis penilitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan membagi 2 kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas yang mendapatkan penerapan pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) sedangkan kelas kontrol kelas yang mendapatkan penerapan pembelajaran konvensional (ceramah). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design dengan pre tes dan pos tes, serta membagi sasaran penelitian menjadi 2 kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen (XI IPS 1) dan kelas kontrol (XI IPS 3) dengan cara purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis hipotesis yang dirumuskan dapat disimpulkan bahwa “ada perbedaan yang signifikan dari penerapan metode kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) dengan metode konvensional (ceramah) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 10 Malang”. Atau dengan kata lain bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan menerapkan metode pembelajaran konvensional (ceramah) dengan nilai probabilitas (signifikansi) adalah 0,043<0,05 dengan thitung=2,007>ttabel=1,990. Nilai rata-rata gain score untuk kelas eksperimen adalah 25,60 dan kelas kontrol adalah 19,25, sehingga terdapat perbedaan nilai rata-rata gain score antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 6,35. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti mengajukan saran: (1) bagi sekolah hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tentang pembelajaraan kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) sebagai alternative metode pembelajaran di sekolah, (2) bagi guru mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 10 Malang khususnya dan seluruh guru mata pelajaran ekonomi umumnya disarankan untuk mencoba menerapkan metode pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) sebagai salah satu alternatif pembelajaran di kelas dan dalam proses pembelajaran dengan model Numbered Heads Together (NHT), (3) bagi siswa dapat meningkatkan hasil belajarnya dengan memilih metode belajar yang menjadikan siswa lebih aktif dan siswa perlu memperkaya ilmu dan pengetahuan melalui berbagai sumber belajar lain selain guru untuk mendukung kegiatan belajar di dalam kelas, (4) bagi peneliti lanjutan, disarankan untuk meneliti dan membandingkan beberapa metode yang dikenal selama ini, sehingga guru dapat memilih metode pembelajaran yang tepat, yang dapat meningkatkan hasil belajar.

Studi korelasional antara faktor internal, faktor eksternal, dan faktor objek dengan minat siswa SMU kelas III di Bojonegoro terhadap program studi pendidikan fisika Universitas Negeri Malang tahun pelajaran 2002/2003 oleh Kiswanto

 

ABS'TRAK Kiswanto, 2003. s tudi Korelu.sionaAl ntara F-aktorI nternol, Faktor Eksternql,d an Faktor Objek denganM inat SiswcSt MU Kelas III cli BoionegoroT erhadap Program Stuli Pendidikttn F-isika [Jniversitas Negeri Malang Tahun Pelajaran 2002/2003. Skripsi, Jurusan Fisika, Program Studi pendidikan FisikaF MIPA l-IniversitaNs egeriM alang.P embimbing(I ) Drs. Sutrisno, M.T- (ll) Drs. Sumarjono. Kata kunci: faktor intemal,f aktor ekstemalf,a ktor objek,m inat Minat merupakan suatu hal yang sangat diperlukan dalam setiap aktivitas seseorangD. engana danyam inat nrakas eseoranagk anm erasas enangm elakukan suatua ktivitasy angm erekat ekuni,s ehinggaa kanm endapatkahna sily angl ebih optimal.B egitup ula dengans iswa,a pabilam erekab erminatt erhadapp rograms tudi PendidikanF isikam akad alamp rosesb elajard imungkinkanm erekaa kan memperolehh asily angl ebih baik. Selamali ma tahunt erakhir,m inat siswas MU di Bojonegorom enunjukkanm inaty angr endahd ibandingkand engand aerahla in, sehinggap erlud iketahuif aktor-faktory angm empengaruhmi inat siswaS MU di Bojonegoro. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahu(i I ) hubungana ntaraf aklor intemal, faktor ekstemal, faktor objek baik bersama-samma aupuns ecarap arsial dengan minat siswa sMU di Bojonegoro terhadap Program Studi Pendidikan Fisika ulvl, (2) faktory angp alingd ominanm empengaruhmi inat siswaS MU di Bojonegoro(,3 ) seberapbae sarm inat siswas MU di Bojonegorote rhadapP rogramS tudip endidikan Fisika UM. Populaspi enelitiani ni adalahs iswaS MU kelasI II IpA di Bojonegorota hun pelajaran2 002/2003S. edangkasna mpepl enelitiani ni berjumlah1 85s iswayang diambil dengan teknik sampel kelompok atau klaster dua tahap dengan menggunakan rancanganp enelitiane x postf acto korelasionalv. ariabel yanga dad alamp enelitian ini adalahf aklor internal( Xl), faktor ekstema(l X2), faktoro bjek( X3), danm inat siswas MU kelasI II IPA di Bojonegorote rhadapP rogramS tudiP endidikanF isika uM (Y). Berdasarkahna silp enelitiany angd iperotehd apatd isimpulkanb ahwam inat siswas MU di Bojonegorote rhadapP rograms tudi PendidikanF isikaI JM secara parsiald ipengaruhoi leh fakJori ntemal,f aktor ekstemald, anf aktor objek,s edangkan apabilas ecarab ersama-samfak tor objekt idak berpengarudha nr ata-ratam inat siswaS MU di Bojonegorote rhadapP rogramS tudiP endidikanF isikaU M masuk kategorir endahF. aktory angp alingb erpengaruthe rhadapm inats iswaS MU di kabupatenB ojonegoroa dalahf aktor intemal.

Kajian tentang pengaruh ekstrak biji mimba (azadirachta indica a. juss) terhadap pertumbuhan kapang trichophyton mentagropytes oleh Farida Sulistiowati

 

Penyakit Malaria saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat di 90 negara, yang dihuni oleh 2,4 milyar penduduk atau 40% populasi penduduk dunia. Diperkirakan sekitar 1,5-2,7 juta jiwa meninggal setiap tahunnya akibat penyakit ini. Sejak 1950, malaria telah berhasil dibasmi di hampir seluruh negara di benua Eropa, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Namun, di beberapa negara di benua Afrika dan Asia Tenggara penyakit ini masih menjadi masalah besar. Sekitar 100 juta kasus penyakit malaria terjadi setiap tahunnya, 1% di antaranya berakibat fatal. Indonesia merupakan daerah endemis malaria dan berdasarkan data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 terdapat 15 juta penderita malaria setiap tahun dan menimbulkan mortalitas 1,2% atau 23.483 orang. Berdasarkan data, di Provinsi Maluku pada tahun 2004 jumlah penderita malaria di kota Ambon 7.285 orang, Kabupaten Maluku Tengah 16.611 orang, Kabupaten Maluku Tenggara Barat 4.402 orang, Kabupaten Maluku Tenggara 8.782 orang, dan Kabupaten Pulau Buru 4.663 orang, sehingga angka kesakitan malaria di provinsi Maluku sebanyak 41.473 orang. Laporan penelitian WHO menunjukan bahwa resistensi nyamuk terhadap insektisida terus meningkat. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan insektisida hayati untuk meminimalkan resistensi nyamuk dan lebih ramah lingkungan. Salah satu jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bioinsektisida adalah tanaman hutun. Hutun merupakan tanaman yang digunakan secara tradisional sebagai racun ikan dan penghalau nyamuk. Kegiatan penelitian ini terdiri dari 2 tahap, yakni tahap: 1) Pengaruh ekstrak etanol biji hutun terhadap mortalitas Anopheles maculatus stadium larva; Hubungan antara peningkatan setiap level konsentrasi ekstrak etanol biji hutun dengan jumlah mortalitas Anopheles maculatus stadium larva. 2) Pengaruh ekstrak etanol biji hutun terhadap mortalitas Anopheles maculatus stadium dewasa; Hubungan antara peningkatan setiap level konsentrasi ekstrak etanol biji hutun dengan jumlah mortalitas Anopheles maculatus stadium dewasa. Uji toksisitas dilakukan pada masing-masing stadium dimana stadium larva menggunakan 7 tingkatan berdasarkan standar pengujian WHO. Konsentrasi ekstrak biji hutun yang digunakan untuk stadium larva yaitu: 0,0078%; 0,0156%; 0,0312%; 0,0625%; 0,125%; 0,25%; dan 0,5%, sedangkan pada stadium dewasa menggunakan tingkatan konsentrasi ekstrak biji hutun yaitu: 1,25%; 2,5%; 3,75%; 5%; 6,25%; 7,5%; dan 8,75%. Uji toksisitas yang dilakukan terhadap nyamuk Anopheles maculatus stadium larva dan stadium dewasa diamati selama 24 jam. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan mortalitas Anopeheles maculatus stadium larva dan stadium dewasa setelah terpapar berbagai level konsentrasi ekstrak biji hutun. Nilai rata-rata mortalitas stadium larva di bawah 50% dapat terjadi apabila konsentrasi ekstrak biji hutun diberikan pada level konsentrasi 0,0625% atau di bawahnya sedangkan jumlah mortalitas akan terjadi di atas 50% apabila konsetrasi ekstrak biji hutun diberikan pada level antara 0,0625%-0,5%. Hasil analisis anava satu arah terlihat bahwa nilai Fhitung adalah 733.300 dengan sig, 000 (P=0,000 > α = 0,005). Dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan ekstrak etanol biji hutun terhadap mortalitas nyamuk Anopeheles maculatus stadium larva. Uji LSD menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pada setiap pada level konsentrasi yang digunakan dalam pengujian larvasidal. Analisis regresi menunjukan bahwa koefisien regresi yang dihasilkan adalah r = 0,996 dengan signifikansi p=0,000 lebih kecil dari nilai α 0,05. Demikian bahwa adanya hubungan linier antara tingkat konsentrasi ekstrak biji hutun dengan besarnya mortalitas nyamuk Anopheles maculatus stadium larva. Nilai LC50 dan LC90 konsentrasi ekstrak biji hutun pada nyamuk Anopheles maculatus stadium larva terlihat bahwa nilai LC50 dan LC90 (50% dan 90%) pada nyamuk Anopheles maculatus stadium larva masing-masing 0,061% dan 0,395%. Peningkatan level konsentrasi ekstrak biji hutun diikuti oleh meningkatnya jumlah mortalitas nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa. Jumlah mortalitas nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa akan terjadi di bawah 50% apabila konsetrasi ekstrak biji hutun diberikan pada konsentrasi 5% atau dibawahnya, sedangkan jumlah mortalitas nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa akan terjadi diatas 50% apabila diberikan konsentrasi ekstrak biji hutun pada level konsentrasi antara 5%-8,75%. Hasil analisis anava satu arah terlihat bahwa nilai Fhitung adalah 426.404 dengan sig, 000 (P=0,000 > α = 0,005). Dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan ekstrak biji hutun terhadap mortalitas nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa. Setiap level konsentrasi yang diujicobakan kepada nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa memperlihatkan adanya mortalitas. Konsentrasi ekstrak biji hutun baik pada level tertinggi maupun level terendah seluruhnya atau tingkat toksisitas di atas 50% maupun di bawah 50% seluruhnya memiliki efek toksik sesuai dengan tingkat konsentrasi yang digunakan. Analisis regresi menunjukan bahwa koefisien regresi yang dihasilkan adalah r = 0,990 dengan signifikansi p=0,000 lebih kecil dari nilai α 0,05. Dengan demikian adanya hubungan linier antara tingkat konsentrasi ekstrak biji hutun dengan besarnya jumlah mortalitas nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa. Hasil analisis menunjukan hubungan yang kuat berpola yang positif, semakin tinggi level konsentrasi ekstrak biji hutun maka semakin tinggi pula tingkat mortalitas nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa. Nilai LC50 dan LC90 (50% dan 90%) pada nyamuk Anopheles maculatus stadium dewasa masing-masing 4,303% dan 10,701%. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan beberapa saran untuk penelitian lanjutan, antara lain: 1) perlu dilakukan uji toksisitas terhadap stadium larva dan stadium dewasa spesies lain yang merupakan vektor penyakit sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian alami bagi nyamuk, 2) perlu dilakukan penelitian lanjut tentang proses isolasi atau pemurnian pemisahan kandungan senyawa kimia biji hutun yang merupakan kandungan metabolit sekunder sehingga dapat mengetahui senyawa kimia yang efektif, 3) perlu dilakukan penelitian lanjut uji keamanan atau keselamatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Daya antifungal air belerang dari sumber air "aeng banger" diKabupaten Sumenep terhadap pertumbuhan jamur trichophyton mentagrophytes oleh Indrawati Indah Prismana

 

Durian (Durio zibethinus Murr) merupakan salah satu jenis tanaman berkhasiat obat yang berpotensi sebagai bahan yang bersifat antimikroba. Kulit durian diketahui mengandung senyawa flavonoid yang dapat menghambat pertumbuhan sekaligus membunuh Candida albicans. Candida albicans merupakan salah satu spesies jamur patogen penyebab penyakit kulit pada manusia. Walaupun sudah ditemukan sejumlah obat penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, namun harganya masih mahal, masih ada sejumlah daerah yang belum terjangkau oleh sejumlah obat, dan dapat menimbulkan berbagai efek samping. Apalagi jamur Candida albicans penyebab penyakit kulit cenderung meningkat daya resistensinya terhadap antibiotik. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian-penelitian untuk menghasilkan obat-obatan atau antibiotik alternatif sebagai solusi terhadap masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui keefektifan ekstrak kulit durian dalam membunuh Candida albicans; (2) untuk mengetahui konsentrasi ekstrak kulit durian yang efektif untuk membunuh Candida albicans; dan (3) untuk mengetahui standar penyusunan serta pengembangan materi praktikum mikrobiologi sebagai materi penunjang dalam praktikum tentang uji daya antimikroba ekstrak kulit durian. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang pada bulan Maret 2010. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratoris. Setiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Sampel dari kulit durian yang digunakan adalah 500 g. Metode ekstraksi dari kulit durian ini adalah metode ekstraksi dingin. Ekstraksi kulit durian dilakukan menggunakan pelarut etanol. Konsentrasi daya bunuh minimal yang efektif dari ekstrak kulit durian dalam membunuh Candida albicans dapat dilihat dari tumbuh atau tidak tumbuh Candida albicans di media Sabouraud agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian daya antimikroba ekstrak kulit durian dalam berbagai konsentrasi dengan menggunakan Tube Dilution Method mempengaruhi pertumbuhan Candida albicans secara in vitro dengan konsentrasi bunuh minimal pada konsentrasi 25% dan konsentrasi bunuh minimal daya antimikroba ekstrak kulit durian antara perlakuan terbaik dengan perlakuan kontrol menggunakan Griseofulvin memiliki pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans secara in vitro. Implikasi penelitian ini berupa penuntun praktikum mikrobiologi yang sistematis, runtun, taat azas, sehingga layak digunakan, dengan tujuan dapat membentuk situasi pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan dalam pola pembelajaran kontekstual di tingkat perguruan tinggi, khususnya dalam mata kuliah mikrobiologi.

Indentifikasi jenis alga merah, rendemen, karakter, dan jenis karagenan dari alga merah yang terdapat di perairan Bangkalan oleh Khoridatul Bahiyah

 

Penyakit malaria hingga saat menjadi masalah kesehatan masyarakat, dan merupakan penyakit parasitik dengan angka kesakitan tertinggi di 90 negara. Berdasarkan Taksiran WHO, 300-500 juta orang di dunia terinfeksi malaria setiap tahunnya, 110 juta orang menunjukan gejala, dan 2,7 juta diantaranya mengalami kematian. Indonesia merupakan daerah endemis malaria, karena 60% penduduk Indonesia tinggal di daerah endemis malaria dan berdasarkan data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 terdapat 15 juta penderita malaria setiap tahun dan menimbulkan mortalitas 1,2% atau 23.483 orang. Angka penderita malaria di provinsi Maluku sebanyak 41.743 orang, di Kabupaten Seram Bagian Barat 7.760 orang dan di Kecamatan Kairatu sebanyak 1.296 orang, dengan prevalensi 2,42% Pepaya atau gandul (Carica papaya Linn) merupakan tanaman yang cukup banyak dibudidayakan di Indonesia, pepaya bukan asli tanaman dari Indonesia tapi dari Amerika Tengah. Pepaya merupakan salah satu sumber senyawa kimia baru yang terpenting, sebagai obat maupun sebagai senyawa model untuk mendapatkan senyawa aktif baru. Daun pepaya mengandung senyawa alkaloid carpaine, caricaksantin, violaksantin, papain, saponin, flavonoid, dan tanin. Daun pepaya muda dipergunakan untuk mengobati penyakit malaria, penambah nafsu makan, jerawat, menambah air susu, dan untuk mengobati sakit gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antimalaria dari ekstrak etanol dan ekstrak air daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong terhadap pertumbuhan Plasmodium falciparum dan Plasmodium berghei secara in vitro maupun in vivo. Kegiatan penelitian terdiri dari 3 tahap, yakni tahap: 1) penelitian survei, bertujuan untuk mengetahui varietas pepaya di Kecamatan Kairatu; 2) penelitian eksperimen, untuk mengetahui hasil ekstraksi etanol dan air daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong, menguji pengaruh konsentrasi ekstrak etanol dan rebusan air daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong terhadap pertumbuhan Plasmodium falciparum secara in vitro, dan pengaruh dosis ekstrak rebusan daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong terhadap pertumbuhan Plasmodium berghei secara in vivo. Hasil temuan penelitian terhadap varietas pepaya yang diidentifikasi di wilayah Kecamatan Kairatu yaitu: 1) varietas pepaya Solo, 2) 2 varietas Cibinong, 3) varietas Jinggo, dan 4) pepaya gandul. Ciri morfologi varietas Solo; ukuran buahnya kecil seperti avokad, berleher panjang dan bulat. Varietas Jinggo; kulit buah berwarna kuning, daging buah warna merah serta rasanya manis; varietas Cibinong; buahnya panjang, berwarna merah muda. Pepaya gandul merupakan pepaya jantang, bunganya lebat, bila berbuah bentuknya kecil. Pengujian ekstrak etanol dan ekstrak air dari sampel daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong menunjukan pewarnaan hijau-kecoklatan. Ekstrak dengan air melalui proses pengeringan dengan metode freeze dryng selama 14 jam menghasilkan ekstrak air daun pepaya varietas Solo 43,6 gram dan ekstrak air daun pepaya varietas Cibinong 43,8 gram. Uji aktivitas antimalaria dari ekstrak etanol dan ekstrak rebusan daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong dengan 5 perlakuan konsentrasi 100µg/ml, 10µg/ml, 1µg/ml, 0,1µg/ml, dan 0,01µg/ml, yang dipaparkan pada kultur Plasmodium falciparum strain G2300 selama masa inkubasi 0-48 jam, menunjukan persen parasitemia mengalami penurunan pada perlakuan konsentrasi terkecil yaitu 0,01µg/ml sampai dengan konsentrasi tinggi 100µg/m, dibanding dengan kontrol negatif. Hasil uji aktivitas antimalaria daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong melalui proses ekstraksi dengan pelarut etanol dan air, menunjukan nilai IC50 ekstrak etanol daun pepaya varietas Solo sebesar 2,14279 µg/ml, varietas Cibinong sebesar 2,78210µg/ml, ekstrak rebusan varietas Solo sebesar 2268,08550 µg/ml dan, varietas Cibinong sebesar 3275,29685 µg/ml. Hasil analisis uji hipotesis menggunakan anava ganda menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari tingkat konsentrasi ekstrak etanol dan ekstrak rebusan daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong terhadap pertumbuhan Plasmodium falciparum. Uji lanjut LSD memperlihatkan bahwa adanya perbedaan pengaruh yang signifikan dari tingkat konsentrasi ekstrak etanol daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong terhadap pertumbuhan Plasmodium falciparum. Perbedaan pengaruh varietas Solo dan varietas Cibinong terhadap pertumbuhan Plasmodium falciparum, menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara varietas pepaya Solo dan varietas Cibinong terhadap pertumbuhan Plasmodium falciparum. Pengaruh perlakuan interaksi yang diperoleh 1) konsentrasi ekstrak etanol, varietas Solo, varietas Cibinong berpengaruh signifikan; dan 2) konsentrasi ekstrak rebusan, varietas Solo, varietas Cibinong berpengaruh signifikan. Adanya hubungan yang liner konsentrasi ekstrak etanol dan ekstrak rebusan varietas Solo dan varietas Cibinong dengan pertumbuhan Plasmodium falciparum. Hasil analisis regresi, menunjukan adanya hubungan linier antara dosis ekstrak daun pepaya varietas Solo dan varietas Cibinong dengan pertumbuhan Plasmodium berghei pada mencit. Hasil sosialisasi kepada masyarakat/penderita malaria tentang penggunaan ekstrak rebusan daun pepaya memberi dampak persepsi yang dapat diterima secara positif oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan beberapa penelitian lanjutan, antara lain: 1), hasil temuan penelitian diketahui ekstrak etanol varietas Solo dan Cibinong berpotensi sebagai antimalaria secara in vitro dan ekstrak rebusan varietas pepaya Solo dan Cibinong memiliki potensi sebagai antimalaria yang perlu dikembangkan. 2) perlu dilakukan fraksinasi dan isolasi dari berbagai ekstrak etanol dan rebusan daun pepaya guna mengetahui profil alkaloid karpaina, safonin dan flavonoid. Perlu pemberdayaan budidaya pepaya di wilayah Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.

Studi keanekaragaman dan kemelimpahan alga mikroskopis di Pantai Pancur Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi oleh Merry Destiana

 

Pembelajaran seni di sanggar amat berbeda dengan pembelajaran seni yang ada di sekolah formal. Pendidikan seni meliputi semua bentuk kegiatan tentang aktifitas fisik dan non fisik yang tertuang dalam kegiatan berekspresi, bereksplorasi, berkreasi dan berapresiasi melalui bahasa rupa, bunyi, gerak,dan peran. Sanggar Panji Laras Kedungmonggo terletak dibawah naungan Perkumpulan Wayang Topeng Asmarabangun Kedungmonggo dan merupakan sub-bagiannya. Perkumpulan Wayang Topeng Asmarabangun Kedungmonggo merupakan salah satu lembaga pembelajaran seni tari non formal yang ada di Kabupaten Malang. Perkumpulan Wayang Topeng Asmarabangun Kedungmonggo merupakan sanggar Wayang Topeng yang tertua dan dijadikan sebagai aset daerah oleh pemerintah Kabupaten Malang. Wayang topeng merupakan sebuah pertunjukkan drama berlakon yang ditampilkan oleh penari dengan menggunakan penutup muka (topeng) untuk mengetengahkan karakteristik tokoh-tokohnya. Usaha untuk melestarikan keberadaan wayang topeng di Dusun Kedungmonggo saat ini mulai tampak dengan adanya upaya regenerasi dengan cara melatih anak-anak usia SD – SMP yang nantinya mereka akan dilatih secara khusus sehingga dapat menguasai tarian maupun memerankan tokoh Wayang topeng. Proses pembelajaran Wayang topeng anak-anak di sanggar Panji Laras Kedungmonggo merupakan suatu wadah untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak yang memiliki bakat dan minat terhadap wayang topeng Kedungmonggo. Pelaksanaan pembelajarannya dilakukan oleh pelatih/pengajar kepada siswa/anggota sebagaimana pembelajaran seni dalam sistem non akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Wayang Topeng anak-anak pada perkumpulan Wayang Topeng Asmarabangun, untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung pembelajaran Wayang Topeng anak-anak pada perkumpulan Wayang Topeng Asmarabangun, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat pembelajaran Wayang Topeng anak-anak pada perkumpulan Wayang Topeng Asmarabangun. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif, prosedur pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Melalui hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa, (1) pelaksanaan pembelajaran Wayang Topeng anak-anak dilakukan oleh pelatih kepada siswa, (2) faktor-faktor yang mendukung pembelajaran mempengaruhi prestasi belajar siswa, (3) faktor-faktor yang menghambat pembelajaran berasal dari pelatih, faktor internal maupun eksternal siswa. Dari hasil penelitian ini diharapkan adanya peningkatan sistem pembelajaran pada pembelajaran Wayang Topeng anak-anak agar tujuan pembelajarannya lebih terarah dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

Pengaruh penemapatan posisi pot terhdaparah gerak dan perkembangan bakal buah kacang tanah (arachis hypogaea L.) kultivar mahesa oleh Rifana Alfiyati

 

Kerajinan adalah salah satu kegiatan seni guna (functional art) yang mempunyai sejarah amat tua di Nusantara yaitu sejak zaman dahulu, kecenderungan untuk membentuk motif-motif yang sejalan dengan seni kerajinan telah ada. Kerajinan tersebut banyak ditemui hampir pada seluruh tempat-tempat yang memiliki potensi berkesenian di tanah air kita ini: meliputi dari gerabah, anyaman, tenun dan manik-manik, warisan budaya tersebut telah memberikan sumbangan yang cukup besar bagi pertumbuhan dan perkembangan kebudayaan Nasional. Kerajinan manik-manik sebagai karya seni terapan yang penciptaannya terikat oleh suatu fungsi atau kegunaan praktis baik untuk kepentingan individu, sosial maupun religi. Munculnya kerajinan manik-manik ini berkaitan dengan adanya tujuan untuk memenuhi kebutuhan atau mata pencaharian serta kebutuhan fungsional sehari-hari yang dipengaruhi oleh sistem aktifitas pengrajin sebagai pembuat benda terapan tersebut. Desa Gambang merupakan pusat pembuatan produk kerajinan manik-manik yang terletak di Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang dan memiliki sekitar 87 unit usaha yang dikelola oleh masing-masing rumah produksi tersebut dan Ma’ruf Widodo merupakan salah satu pengrajin sekaligus pengusaha yang berhasil mengembangkan karyanya tidak hanya berfungsi sebagai accessories saja, tetapi Ma’ruf juga berhasil membuat kerajinan manik-manik yang bernilai estetik dan berfungsi sebagai sarana atau alat untuk upacara adat Dayak Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kerajinan manik-manik yang digunakan untuk upacara adat Dayak, makna filosofi yang terdapat dalam motif kerajinan dan faktor yang mempengaruhi Ma’ruf untuk membuat kerajinan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi atau pengamatan, dokumentasi, studi pustaka dan wawancara dengan pengrajin ataupun pengusaha manik-manik. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Desa Gambang Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk kerajinan manik-manik karya Ma’ruf yang digunakan untuk upacara adat Dayak disesuaikan dengan tradisi dan adat Dayak, serta memperhatikan bahan, alat, proses pembuatan, fungsi, ciri khas maupun bentuk dan makna yang terkandung dalam benda kerajinan sesuai dengan filosofi kehidupan masyarakat Dayak, Mempelajari nilai-nilai filosofi dalam kehidupan masyarakat Dayak yang terdapat pada setiap motif desain kerajinan manik-manik khas Dayak merupakan usaha yang perlu dilakukan oleh Ma’ruf sebagai pengrajin dan pengusaha manik-manik supaya hasil kerajinan manik-manik yang digunakan untuk upacara adat Dayak mempunyai nilai estetik dan bermakna filsafat. Dalam penelitian yang dilakukan pada benda kerajinan yang digunakan untuk upacara adat terdapat 5 macam benda kerajinan antara lain: bentuk gong, bentuk kendang, bentuk bambu bengkok, bentuk patung manusia, dan bentuk terompet, setiap bentuk memiliki makna yang berbeda berdasarkan pengamatan motif, fungsi, dan warna. Selama memproduksi kerajinan manik-maniik yang digunakan untuk upacara adat Dayak, Ma'ruf dipengaruhi beberapa faktor antara lain: faktor kebutuhan, faktor modal, faktor teknologi dan faktor keterampilan.

Studi tentang bentuk dan tipe butir amilum pada beberapa biji kultivar mangga (mangifera indica L.) yang ada di Malang oleh Eny Dwi Muzayyah

 

Metode Beyond Centers and Circle Time (BCCT) merupakan suatu metode atau pendekatan dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang dikembangkan berdasarkan kajian teoritik dan pengalaman empirik dari pengembangan metode Montessori, High Scope, dan Reggio Emilla. Metode ini ditujukan untuk merangsang seluruh aspek kecerdasan anak melalui bermain yang terarah, dimana pembelajarannya dapat merangsang anak untuk aktif, kreatif, dan terus berpikir dengan menggali pengalamannya sendiri. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen yang bertujuan mengimplementasikan metode BCCT untuk mengajar menggambar pada TK Tunas Harapan Bangsa, Lamongan, guna mengasah kreativitas anak. Untuk memperoleh data tersebut diperlukan tes sebagai instrumen/ alat pengumpulan data. Sebelum instrumen dipakai sebagai alat pengumpulan data, terlebih dahulu dilakukan uji coba kelayakan instrumen. Kemudian dilakukan analisis butir soal tes yaitu dengan validitas, yang hasilnya adalah valid karena nilai tes dari ke lima guru TK tersebut sama atau tidah jauh beda. Uji homogenitas dalam penelitian ini menggunakan pre-test yang hasilnya adalah homogen karena jumlah skor rata-rata pre-test kelas eksperimen dan kontrol adalah sama yaitu 74. Uji hipotesis menggunakan analisis data uji statistik parametrik dengan uji-t untuk varian homogen (pooled variance t-test), dengan syarat data berdistribusi homogen, yang hasilnya adalah: 1. thitung = 1,38 < t0,05 = 2,26, maka berdasarkan kriteria pengambilan keputusan dengan taraf signifikasi 0,05, H0 ditolak dan hipotesis penelitian diterima, berarti metode BCCT lebih efektif dalam mengasah kreativitas anak. 2. thitung = 1,38 < t0,01 = 3,25, maka berdasarkan kriteria pengambilan keputusan dengan taraf signifikasi 0,01, H0 ditolak dan hipotesis penelitian diterima, berarti metode BCCT lebih efektif dalam mengasah kreativitas anak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut bagi peneliti yang tertarik pada permasalahan yang sama dalam jangka waktu yang lama, sampel yang lebih besar, dan memperluas cakupan variabelnya.

Studi vegetasi pohon, perdu dan herba serta manfaatanya sebagai tumbuhan obat di kawasan hutan lindung tambak petak 63Y BKPH Lawu Utara KPH Surakarta oleh Sambang Pangesthi

 

Kepedulian terhadap lingkungan merupakan hal yang patut dilakukan setiap orang mengingat bahwa dewasa ini masalah-masalah lingkungan sudah menjadi masalah bagi segala bentuk kehidupan manusia. Mulai dari kerusakan hutan, tercemarnya sungai dan udara, hingga bencana-bencana yang lain dampak dari kerusakan lingkungan telah menjadi masalah utama yang harus segera mungkin diatasi. Berdasarkan keadaan di atas pemerintah maupun elemen-elemen masyarakat telah berupaya untuk melakukan beberapa hal seperti penanaman seribu pohon, dibuatnya pengolahan sampah, namun kebanyakan dari hal-hal tersebut kurang ditindaklanjuti sehingga hanya menjadi kegiatan sehari yang tentu saja kurang menguntungkan. Dari semua masalah di atas hal utama yang menjadi permasalahan adalah, kurangnya kepedulian masyarakat sehingga kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan kurang efektif. Untuk itu perlu dibiasakan untuk peduli terhadap lingkungan sejak dini melalui cerita bergambar agar masalah-masalah lingkungan setidaknya dapat dikurangi. Buku pop up merupakan bentuk cerita bergambar yang masih belum banyak digunakan untuk buku-buku cerita dalam negeri, terutama buku-buku yang bertemakan cinta lingkungan. Buku ini mampu menghadirkan keunikan lewat penyajiannya yang mambu bergerak dan berwujud tiga dimensi. Perancangan ini menggunakan metode prosedural. Ruang lingkup perancangan ini adalah perancangan buku cerita untuk anak tentang peduli lingkungan dalam bentuk buku pop up. Cerita yang diangkat merupakan cerita sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan target audien yaitu anak-anak usia empat sampai enam tahun. Perancangan ini ditujukan untuk menghasilkan sebuah media untuk meningkatkan kepedulian lingkungan anak dalam bentuk pop up yang berjudul “Aku Cinta Lingkungan” dengan sasaran audien berusia empat sampai enam tahun. Selain merancang buku cerita bregambar pop up sebagai media utama, juga dirancang media lain sebagai media pendukung dalam aspek pengkomunikasian produk pada masyarakat. Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini adalah buku cerita bergambar merupakan media potensial dalam menyampaikan sebuah informasi kepada anak, karena selain mudah dipahami juga menarik perhatian anak. Akan tetapai perlu dilakukan inovasi lain dalam upaya untuk meningkatkan kebiasaan cinta lingkungan sejak dini agar dimasa depan terbentuk generasi baru yang lebih peduli dan menghargai linkungannya.

Sebaran jenis-jenis passiflora di daerah Kediri sebagai Media Pembelajaran pokok bahasan keanekaragaman hayati kelas 1 MAN 3 Kediri oleh Siti Muthorikah

 

daerah kediri merupakan daerah yang memiliki ketinggian yang bervariasi (0-1500 m dpl. atau lebih). Pada ketinggian tersebut, diduga dikediri terdapat jenis-jenis passiflora. Sementar itu berdasarkan wawancara dengan guru-guru biolog, guru masih merasa kesulitan dalam pembelajaran pokok bahasan keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis -jenis passiflora tersebut, dan untuk mengetahui motivasi belajar siswa kelas I MAN 3kediri dalam mengikuti pembelajaran pokok bahasan keanekaragaman hayati yang menggunakan media herbarium jenis-jenis passiflora dan tersebar didaerah kediri.

Pengaruh asam folat dan kombinasi asam naftalena asetat (NAA + Benzil Amino Purin (BAP) dalam media murashige Skogg (MS) terhadap pertumbuhan kalus bunga kacapiring (gardenia jasminoides ellis)oleh Sri Idiawati

 

Media informasi dan komunikasi memasuki era baru dimana media situs web adalah salah satu yang terpenting. Situs web merupakan salah satu aplikasi populer internet yang tak terbatas ruang dan waktu. Situs web dapat membawa bentuk informasi dalam teks, gambar, video dan animasi. Situs web juga dapat menjadi media komunikasi interaktif dalam bentuk teks seperti mailing list dan forum. Dari beberapa keuntungan tersebut, maka situs web dipilih sebagai media informasi dan komunikasi Jurusan Seni dan Desain. Perancangan media informasi dan komunikasi Jurusan Seni dan Desain dalam bentuk situs web juga membutuhkan media pendukung yang tepat. Media pendukung tersebut harus memenuhi tingkat keefektifan yang dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu jangkauan/reach, frekuensi dan impact. Metode perancangan situs web merupakan hasil penyesuaian dari pervasive usability yang melalui tahapan sebagai berikut; (1) observasi dan wawancara; (2) pengumpulan data dan analisa; (3) konsep desain dan thumbnail media informasi dan komunikasi Jurusan Seni dan Desain; (4) produksi; (5) produk akhir perancangan. Produk akhir perancangan adalah media utama situs web dan satu paket media pendukung. Situs web Jurusan Seni dan Desain terdiri dari 4 fitur utama, yaitu jurnal, jurusan, dosen dan portofolio. Gaya desain yang dipilih adalah liquid, dimana halaman situs web selalu memenuhi layar monitor. Tema desain modern simple dengan menonjolkan mural kampus sebagai identitas jurusan. Basic color scheme yang pilih adalah klasik biru dengan konsep kombinasi warna split complementary dan warna netral. Penggunaan dua konsep kombinasi warna sekaligus untuk bisa mencapai efek modern simple. Media pendukung terdiri dari neonbox, spanduk, mural kampus, stiker cutting, kalender, cover buku panduan, T-Shirt, mug, gelas dan asbak. Dari perancangan media informasi dan komunikasi Jurusan Seni dan Desain diperoleh kesimpulan bahwa untuk mencapai tujuan media informasi dan komunikasi yang efektif dibutuhkan dua media, yaitu media utama dalam bentuk situs web dan media pendukung sebagai media sosialisasi situs web. Pemanfaatan media situs web dapat digunakan untuk melengkapi perkuliahan dengan pemberian materi perkuliahan dan juga pengumpulan tugas perkuliahan.

Penerapan model pembelajaran debate untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Gejugjati II Kecamatan Lekok. Kabupaten Pasuruan pada mata pelajaran PKn / Paris Massa

 

ABSTRAK Massa, Paris. 2010. Penerapan model debat untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa Kelas V SDN Gejugjati II Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ahmad Samawi.M,Hum. Pembimbing (II) Drs, Imam Nawawi. M.Si. Kata Kunci : PKn, Hasil Belajar,Model Pembelajaran Debate,dan SD Pelajaran PKn sebagai bagian integral kurikulum nasional dimana didalamnya mempelajari musyawara dalam pengambilan keputusan bersama. Dalam dunia pendidikan, pengambilan keputusan bersama dibutuhkan untuk menghargai pendapat orang lain,Penting pada anak sekolah dasar Hasil orentasi dilapangan dan informasi dari walikelas V SDN Gejugjati II mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengambil sebuah keputusan yang baik dan benar di SD perlu digunakan model dan teknik pembelajaran yang menarik, Hasil penelitian menunjukan bahwa proses penggunaan model pembelajaran debat meningkatkan hasil belajar siswa pada bidang studi PKn dalam pengabilan keputusan, sebelum penerapan model debat siswa mencapai 30,30%. Pada kegiatan pembelajaran dengan mengunakan model debat siklus I rata-rata siswa mencapai 51,51% dan pada siklus II mencapai 90,90%. Model Debate pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SDN gejugjati II Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Namun demikian nampaknya masih diperlukan upaya-upaya lebih lanjut dalam meningkatkan hasil belajar di sekolah tersebut. Hal ini dikarenakan dalam penerapan Debate membutuhkan waktu yang tidak sedikit agar siswa dapat belajar dan berfikir dalam memecahkan masalah, dan apabila masalah yang dikaji kurang berbobot siswa cenderung bekerja asal-asalan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: 1.) Mendeskripsikan cara penerapan model debate guna meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Gejugjati II Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan, 2.) Mendeskripsikan bahwa penerapan model Debate dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Gejugjati II Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan, Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan model model Kemmis dan Taggart dalam Mahanal (2005:20) yang terdiri dari empat tahap; (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Gejugjati II Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan yang terdiri dari 33 siswa. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar pengguna metode debate) pada mata pelajaran PKn perlu ditindak lanjuti oleh guru SDN Gejugjati II Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan karena model Debat) mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Studi tentang ekspresi fenotif melalui pemilihan tunas vegetatif sebgai pengganti generatif F1 pada Tanaman Tomat Cherry (lycopersicon lycopersicum (L) Karst,cerasiforme (Dun) Alef.) kultiva Juliet oleh Nur Syafaati

 

Pemilihan metode pembelajaran berkaitan langsung dengan usaha guru untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan pembelajaran.Keahlian guru dalam memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi yang akan dicapai sangat diperlukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode ekspesi terikat dan metode ekspresi bebas adalah metode yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) untuk mengetahui prestasi belajar tari kreasi sebelum dan sesudah menggunakan metode ekspresi terikat dan metode ekspresi bebas, (2) untuk mengetahui perbedaan antara metode ekspresi terikat dan metode ekspresi bebas terhadap prestasi belajar tari kreasi. Penelitian ini menggunakan Uji beda. Rancangan penelitian yang dipilih adalah desfkriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bersamaan pada saat penelitian dengan tahap-tahap penelitian sebagai berikut: (1) uji prasyarat analisis, (2) uji normalitas, (3) uji homogenitas, (4) uji hipotesis. Peneliti mengambil lokasi penelitian di SMA Negeri I Kota Trenggalek dengan sumber data guru mata pelajaran Seni Budaya dan siswa kelas XI IPS serta foto hasil dokumentasi. Prosedur pengumpulan data dilakukan berdasarkan jenis data antara lain (1) observasi langsung, (2) Postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) adanya perbedaan prestasi belajar tari kreasi sebelum dan setelah menggunakan metode ekspresi terikat dan metode ekspresi bebas terhadap prestasi belajar tari kreasi pada mata pelajaran Seni budaya. Skor rata-rata 81 pada kelas yang menggunakan metode ekspresi terikat, kelas yang menggunakan metode ekspresi bebas nilai rata-rata 80. Kedua kelas mencapai SKM, (2) adanya perbedaan antara prestasi yang menggunaan metode ekspresi terikat pada mata pelajaran Seni Budaya. Dari dua metode tersebut sama- sama menunjukkan adanya perbedaan. Akan tetapi metode ekspresi terikat lebih tinggi prestasi belajar tari kreasi siswa SMA Negeri I Trenggalek. Dari sebuah penelitian berhasil atau tidaknya sebuah penelitian tidak hanya disebabkan oleh faktor bahan ajarnya saja, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor siswa, guru, dan proses pelaksanaanya. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi balajar siswa dengan menggunakan variabel penelitian yang lebih lengkap. Hal ini disebabkan prestasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh bahan ajar yang digunakan.

Pengembangan model orkestra pembelajaran bermedia montessori untuk pembelajaran panca indra dan kecakapan hidup sehari-hari anak usia TK / P. Dian Danayanti Degeng

 

Kata kunci: model, orkestra pembelajaran, media Montessori, pembelajaran panca indra, pembelajaran kecakapan hidup sehari-hari, anak usia TK Pola pembelajaran di sekolah-sekolah saat ini masih menekankan pada keseragaman yang bersifat sentralistik dan monolitik. Pola pikir yang sentralistik adalah pola pikir seseorang yang berpusat pada satu pemahaman saja. Sedangkan pola pikir monolitik adalah pola pikir yang monoton. Pendidikan yang diharapkan dapat mengajarkan bagaimana cara menghargai keragaman justru memberangus keragaman. Apabila pola pembelajaran yang menekankan pada pola pikir keseragaman masih dipertahankan, maka tidak akan pernah ada tempat untuk pengembangan daya cipta karya dan karsa belajar. Dalam konteks pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (TK), banyak sekali ditemukan praktek belajar-mengajar yang mematikan daya cipta karya dan karsa belajar anak. TK Griya Adinda adalah salah satu TK swasta di Malang yang didirikan pada tahun 1993. Sampai saat ini, TK Griya Adinda adalah satu-satunya TK di Malang yang menggunakan media Montessori dalam pembelajarannya. Meskipun demikian, sejak dibeli pada tahun 1992, penggunaan media Montessori di TK Griya Adinda masih belum maksimal. Hal ini disebabkan karena belum tersedianya buku panduan penggunaan yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran TK Griya Adinda (TK Griya Adinda menggunakan desain pembelajaran Quantum). Adapun tujuan desain pembelajaran TK Griya Adinda adalah untuk merangsang cipta karya dan karsa belajar anak untuk menumbuhkan pribadi unggul. Pengembangan Model Orkestra Pembelajaran Bermedia Montessori untuk Pembelajaran Panca Indra dan Kecakapan Hidup Sehari-Hari Anak Usia TK dimaksudkan untuk mengatasi ketidaktersediaan orkestra pembelajaran bermedia Montessori yang dirancang dengan menggunakan pendekatan atau model rancangan yang bersifat fleksibel untuk merangsang cipta karya dan karsa belajar anak usia TK; secara khusus, sesuai dengan karakteristik pembelajaran di TK Griya Adinda. Pengembangan ini menggunakan model 2 Dimensi Orkestra Pembelajaran Degeng. Produk pengembangan yang dihasilkan berupa: 1) Model Orkestra Pembelajaran Bermedia Montessori Untuk Anak Usia TK, 2) Orkestra Pembelajaran Panca Indra Bermedia Montessori Untuk Anak Usia TK, 3) Orkestra Pembelajaran Kecakapan Hidup Sehari-Hari Bermedia Montessori Untuk Anak Usia TK, 4) Contoh Orkestra Pembelajaran Panca Indra Bermedia Montessori: Silinder Bertangkai, 5) Contoh Orkestra Pembelajaran Kecakapan Hidup Sehari-Hari Bermedia Montessori: Berjalan. Produk Orkestra Pembelajaran ini dinilai oleh 1 orang ahli isi pembelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, kepala TK dan 1 orang guru TK. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tanggapan langsung pada naskah dari ahli isi dan angket skala 5 yang diperoleh dari ahli media, ahli desain, kepala TK dan guru TK. Ahli isi pembelajaran menyatakan bahwa isi produk: Model Orkestra Pembelajaran adalah: sangat baik; Orkestra Pembelajaran Panca Indra dan Kecakapan Hidup Sehari-Hari adalah: sangat baik; contoh Orkestra Pembelajaran Panca Indra (Silinder Bertangkai) dan Kecakapan Hidup Sehari-Hari (Berjalan) adalah: sangat baik. Ahli media pembelajaran menyatakan bahwa media produk: Orkestra Pembelajaran Panca Indra dan Kecakapan Hidup Sehari-Hari adalah: sangat baik. Ahli desain pembelajaran menyatakan bahwa desain produk: Model Orkestra Pembelajaran adalah: baik, Orkestra Pembelajaran Panca Indra adalah: baik; Orkestra Pembelajaran Kecakapan Hidup Sehari-Hari adalah: sangat baik; Contoh Orkestra Pembelajaran Panca Indra (Silinder Bertangkai) dan Kecakapan Hidup Sehari-Hari (Berjalan) adalah: sangat baik. Kepala TK menyatakan bahwa produk: Orkestra Pembelajaran Panca Indra adalah: sangat baik; Orkestra Pembelajaran Kecakapan Hidup Sehari-Hari adalah: baik; Contoh Orkestra Pembelajaran Panca Indra (Silinder Bertangkai) adalah: baik; Contoh Orkestra Pembelajaran Kecakapan Hidup Sehari-Hari (Berjalan) adalah: sangat baik. Guru TK menyatakan bahwa produk: Orkestra Pembelajaran Panca Indra adalah: baik; Orkestra Pembelajaran Kecakapan Hidup Sehari-Hari adalah: cukup; contoh Orkestra Pembelajaran Panca Indra (Silinder Bertangkai) dan Kecakapan Hidup Sehari-Hari (Berjalan) adalah: cukup. Revisi produk telah dilakukan sesuai dengan saran-saran yang diberikan oleh ahli isi, ahli media, ahli desain, kepala TK dan guru TK. Beberapa saran pengembangan produk antara lain: pemanfaatan produk, diseminasi produk, dan pengembangan produk lebih lanjut.

Penerapan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) pada mata pelajaran mengelola sistem kearsipan untuk meningkatkan prestasi belajar (Studi pada siswa kelas XI- 1 APK SMK Negeri 1 Pamekasan) / Herawati Ningsih

 

ABSTRAK Ningsih Herawati. 2010. Penerapan Pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Mengelola Sistem Kearsipan (Studi pada Siswa Kelas XI-1 APK SMK Negeri 1 Pamekasan). Skripsi. Jurusan Manajemen, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Heny Kusdiyanti, S. Pd. M.M., (II) Imam Bukhori, S. Pd, M.M Kata Kunci: Pembelajaran Problem Based Learning, Prestasi Belajar. Proses belajar dan pembelajaran di kelas telah banyak menggunakan pendekatan-pendekatan yang di lakukan oleh guru akan tetapi sampai pada saat ini belum mendapatkan hasil yang memuaskan, ini ditunjukkan dengan hasil-hasil ujian siswa baik ujian nasional maupun ujian sekolah serta keterampilan individu siswa itu sendiri. Dari pihak sekolah sendiri juga belum berdaya untuk menciptakan suasana belajar yang memungkinkan siswa berpikir kritis, kreatif, bertanggung jawab, dan memberi peluang bagi siswa untuk menjelajahi idenya yang imajinatif. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran seorang guru adalah memperbaiki pola pembelajaran dengan menerapkan pendekatan atau model belajar yang di nilai efektif dan efisien oleh guru untuk di terapkan di kelas. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) pada siswa kelas X APK SMK Negeri 1 Pamekasan. 2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa kelas X APK SMK Negeri 1 Pamekasan jika menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). 3)Untuk mengetahui kendala-kendala dan solusi-solusi dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Subyek dalam penelitian adalah siswa kelas APK XI-1 SMK Negeri 1 Pamekasan dengan jumlah siswa sebanyak 36 orang, yang terdiri dari 14 orang jumlah laki-laki dan 22 orang jumlah perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research dengan dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, angket, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, dan 3) Penyimpulan hasil analisis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Mengelola Sistem Kearsipan di kelas XI-1 APK SMK Negeri 1 Pamekasan mengalami penurunan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat diketahui berdasarkan hasil dari prestasi belajar siswa pada setiap siklusnya. Selain itu, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Mata Pelajaran Mengelola Sistem Kearsipan di kelas XI-1 APK SMK Negeri 1 Pamekasan mendapat respon sangat positif dari siswa. Saran yang direkomendasikan terkait dengan hasil penelitian ini adalah: 1) Bagi guru SMK Negeri 1 Pamekasan,diharapkan dapat mengimplementasikan strategi pembelajaran yang tepat, dan sesui dengan massing-masing karaktteristik mata pelajaran. Khususnya bagi guru mata pelajaran Mengelola Sistem Kearsipan agar dapat menerapakan pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) sebagai alternatif model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Selain itu guru juga memperhatikan alokasi waktu sesuai dengan apa yang sudah direncanakan, serta guru hendaknya lebih membimbing siswa untuk berani mengugkapkan pendapatnya, sehingga pembelajaran di kelas tidak hanya didominasi ole guru saja. 2)Bagi siswa, agar dapat belajar dengan giat, karena pembelajaran tersebut akan melatih siswa berpikir kritis, berani mengungkapkan pendapat, meningkatkan prestasi belajar. 3)Bagi peneliti berikutnya, hendaknya dapat melakukan kegiatan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran Berbasis Masalah, bukan hanya pada mata pelajaran Mengelola Sistem Kearsipan, tetapi juga pada mata pelajaran lain yang relevan. Misalnya mata pelajaran Keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja, dan Prinsip-prinsip Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran, dan Bekerjasaman dengan Kolega dan Pelanggan.

Kajian tentang struktur dan kerapatansekretori pada daun selasih (ocimum basilicum L.), Lampes (ocimum sactum L.), dankemangi (ocimum basilicum frma citratum Backer) oleh Diyah Haryanti

 

Pemilihan metode pembelajaran berkaitan langsung dengan usaha guru untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan pembelajaran.Keahlian guru dalam memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi yang akan dicapai sangat diperlukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode ekspesi terikat dan metode ekspresi bebas adalah metode yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) untuk mengetahui prestasi belajar tari kreasi sebelum dan sesudah menggunakan metode ekspresi terikat dan metode ekspresi bebas, (2) untuk mengetahui perbedaan antara metode ekspresi terikat dan metode ekspresi bebas terhadap prestasi belajar tari kreasi. Penelitian ini menggunakan Uji beda. Rancangan penelitian yang dipilih adalah desfkriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bersamaan pada saat penelitian dengan tahap-tahap penelitian sebagai berikut: (1) uji prasyarat analisis, (2) uji normalitas, (3) uji homogenitas, (4) uji hipotesis. Peneliti mengambil lokasi penelitian di SMA Negeri I Kota Trenggalek dengan sumber data guru mata pelajaran Seni Budaya dan siswa kelas XI IPS serta foto hasil dokumentasi. Prosedur pengumpulan data dilakukan berdasarkan jenis data antara lain (1) observasi langsung, (2) Postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) adanya perbedaan prestasi belajar tari kreasi sebelum dan setelah menggunakan metode ekspresi terikat dan metode ekspresi bebas terhadap prestasi belajar tari kreasi pada mata pelajaran Seni budaya. Skor rata-rata 81 pada kelas yang menggunakan metode ekspresi terikat, kelas yang menggunakan metode ekspresi bebas nilai rata-rata 80. Kedua kelas mencapai SKM, (2) adanya perbedaan antara prestasi yang menggunaan metode ekspresi terikat pada mata pelajaran Seni Budaya. Dari dua metode tersebut sama- sama menunjukkan adanya perbedaan. Akan tetapi metode ekspresi terikat lebih tinggi prestasi belajar tari kreasi siswa SMA Negeri I Trenggalek. Dari sebuah penelitian berhasil atau tidaknya sebuah penelitian tidak hanya disebabkan oleh faktor bahan ajarnya saja, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor siswa, guru, dan proses pelaksanaanya. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi balajar siswa dengan menggunakan variabel penelitian yang lebih lengkap. Hal ini disebabkan prestasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh bahan ajar yang digunakan.

Uji aktivitas ekstrak etanol daun jarak kepyar (ricinus communis) sebagai tabir matahari oleh Wahyu Sundari

 

Tinjauan tentang kesalahan konsep tumbuhan monokotil dan dikotil pada siswa kelas 2 SMU Negeri 5 Madiun dengan menggunakan asesmen kinerja

 

Konsepkonsep dalam biologi meliputi konsep abstr-a\ dan kopsep konkrit' Konseptumbuhanmonokotildanoitotitmerupakansalahsatu.-konsepyang i,;"k";, obyek yang dip"dj"tt mudah ditemukan di lingkungan sekiSr' Meskipun konsep tumbuhan monokoltil dan dikotil merupakan konsep yang konkrit' akan tetapi padak enyataannyam asih banyakt erjadi kesalahank onsepp adas iswa' Penelitianit i U"ttuiuunu ntuitm engetahubi anyaknyap ersentaskee salahan konsep pada siswa ,"rtu untut mengJtahui pemahaman konsep tumbuhan ;;;;idi dan dikotil jang banyak terjaai tesalatnn konsep, maka dilakukan penelrtiant erhadaps iswak elas 2 SMU Negeri 5 Madiun' Jenis penelitian Oesttiptif mantitatiC pata diperoleh dgngun menggunakan asesmen kineqa. n*"t*"n line4a yang digunakan menekankan pada aspek p..g"."t"" siiwa terhadapb ahandang ambat,b ahan-bahayna ng diujikan yaitu il."p" biji, akar, daun, batang bunga- serta gambar arntami akar d$t batang tumbuhanm onokotil dan dikotil. Penggunaana sesmenk ineda bertujuanu ntuk *""*l"tt- bahwa konsep tumbuhan monokotil dan dikotil merupakan konsep yang6 "k it, untuk mengeiahuki edalamanp emahamanko nseps iswa.D ata yang Alp":rot.tb erupaju mlahlesalahank onseps iswad iubahm enjadid atap ersentase' p"'rr"ntur"k esalahanko nseps iswad ianalisiss ecarad eskriptif' Hasil penelitianm enunjukkank esalahank onsepp adas iswa:( l) kotiledon pada biji tumbuhan monokotii dan dikotil 42,l}yo, (2) sistem perakaran pada iumbuhan monokotil dan dikotil 49,34%, (3) anatomi akar pada tumbuhan monokotild an dikotil l7,ll%, (4) pertulangand aun padat umbuhanm onokotil dan dikotil 43,950/o(5, ) ruas dan buku pada batangt umbuhanm onokotil dan dikotil 73,68%, (6) anatomi batang pada tumbuhan monokotil dan dikotil 16,23%' (7) bunga pada-iumbuhanm onokotil dan dikotil 11,05o/oK. onsep tumbuhan monokoiil dan Oitotil yang banyak terjadi kemlahan konsep yaitu: (1) ruas dan bukub atangm onokotild and ikotil, (2) sistemp erakarantu mbuhanm onokotild an dikotil, (3;furtulangan daun pada tumbuhan monokotil dan dikotil, (4) kotiledon p' adab i-jsi tuu*mn buhanm onokotild and ikotil yang dapat diberikan sebagaib ahan pertimbangany aitu dalam memberikan konsep monokotil dan dikotil, hendaknya para guru biologi menekankakne khususacni ri pembeday angp entingd an memberikanc ontohy ang bervariasi.

Kajian tingkat ploidi pada beberapa macam kultivar pisang (musa sp.) yang dikenal masyarakat di daerah Lumajang dan Malang oleh Yeti Ernaningtyas

 

Solusi persamaan soliton spasial dalam soliton optik melalui persamaan Scrodinger nonlinear / Siti Halimatun

 

Kata kunci : Soliton Spatial, Soliton Optik, Persamaan Schrödinger Nonlinear Ketika gelombang optik merambat didalam medium dispersif nonlinear, maka akan terjadi efek nonlinear dan efek difraksi. Ketika efek nonlinear saling mengimbangi efek difraksi, maka akan terbentuk gelombang stabil yang amplitudo dan pelebaran gelombang tetap selama perambatannya. Gelombang yang demikian disebut gelombang soliter yang terlokalisasi secara spasial sehingga disebut soliton spasial. Penelitian ini dilakukan untuk menurunkan fungsi gelombang soliton spasial. Persamaan gelombang untuk soliton spasial dapat diturunkan dengan meninjau efek nonlinear dan dispersive medium. Persamaan gelombang untuk soliton spasial diperoleh dengan menyelesaikan persamaan Schrödinger Nonlinier menggunakan metode integral. Visualisasi fungsi gelombang soliton dilakukan dengan memanfaatkan program Mathlab7. Dari hasil penurunan persamaan Schrödinger Nonlinier untuk soliton spasial diperoleh solusi persamaannya yaitu u(z,x)=asech(ax)exp⁡(i (a^2 z)⁄2), yang merupakan fungsi posisi (z,x). Solusi persamaan Schrödinger Nonlinier ini berupa persamaan gelombang dengan fungsi secan hiperbolik dengan a adalah amplitudo soliton. Soliton fundamental diperoleh dengan membuat z = 0. Dari hasil visualisasi menggunakan program Mathlab7 diperoleh hasil bahwa terbentuk puncak gelombang yang stabil. Gelombang ini memiliki amplitudo yang sama diposisi manapun begitu pula dengan pelebarannya.

Analisis penanggulangan kolektibilitas kredit pensiunan pada BTPN Kantor Cabang Malang / Dedi Prasetyono Eka Wijaya

 

Keywords: Pension Credit collectibles The Bank is a financial institution whose main activities is to collect funds from the community and distribute those funds back into the community and provides services to other banks. In practice from 2007 until 2009 the bank Bank has received numerous awards in performance and in the best profit. Where these factors are not independent acquisition results from the performance and management of BTPN in tackling the collectibility of the loan. The purpose of this thesis to determine credit procedure and to know that prevention efforts undertaken in the Bank BTPN Kc. Malang in resolving problem loans and meminimalisirkan the collectibility of 2 s / d 5. The method used is a qualitative description of the method used to analyze data related to a problem that must be solved the author using the basics of logical thinking maupaun theory. The method is a method of quantitative description of the data obtained, processed using an apparatus which is generally shaped calculations (systematic). Determination of the restrictions on loans PT Bank. With a view to lending policies implemented procedures BTPN Malang Branch bank. It is known that the bank PT. BTPN Malang Branch has a credit procedure is effective and efficient, so that the procedures at the bank branch BTPN Malang is a process to get borrowers who really has the potential to return the borrowed funds at maturity. BTPN Kc. Malang have good credit collectibility level, because the comparative value of Kc BTPN credit collectibility. Poor under the provisions of Bank Indonesia, which claimed the bank performing well if the bad loans the maximum 5% of total loans disbursed, based on the required number of BI in Non Performance Loan (NPL). It should be advised that the process of loan repayment should use auto debit system in anticipation of nonperforming loans and loan interest Removal with records for cases of bad credit.

Teori fluida statis dan dinamis serta aplikasinya dalam kehidupan / Arianto Buton

 

Kata kunci: Fluida, Tekanan, Massa Jenis, Tegangan Permukaan, Kapilaritas, Kekentalan, Hukum Bernoulli, Hukum Pascal, Hukum Archimedes Fluida atau Zat alir adalah zat yang mengalirkan seluruh bagian-bagiannya ke tempat lain dalam waktu yang bersamaan.Wujud zat secara umum dibedakan menjadi tiga, yaitu zat padat, cair, dan gas. Berdasarkan bentuk dan ukurannya, zat padat mempunyai bentuk dan volume tetap, zat cair memiliki volume tetap, akan tetapi bentuknya berubah sesuai dengan wadahnya, sedangkan gas tidak memiliki bentuk maupun volume yang tetap. Karena zat cair dan gas tidak mempertahankan bentuk yang tetap sehingga keduanya memiliki kemampuan untuk mengalir. Zat yang dapat mengalir dan memberikan sedikit hambatan terhadap perubahan bentuk ketika ditekan disebut Fluida disebut juga zat alir, yaitu Zat alir adalah zat yang mengalirkan seluruh bagian-bagiannya ke tempat lain dalam waktu yang bersamaan. Berdasarkan pergerakannya fluida ada dua macam,yaitu fluida dinamis dan fluida statis. Hukum Pascal untuk menaikkan elevasi muka air merupakan alat yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan prinsip kerja dari Hukum Pascal.Dapat bermanfaat untuk pendidikan, dan masyarakat diharapkan bermanfaat bagi para pembaca serta dapat membuka wawasan mengenai aspek-aspek hidroulik. Berdasarkan hukum pascal ini diperoleh prinsip bahwa dengan gaya yang kecil dapat menghasilkan suatu gaya yang lebih besar. Pesawat terbang dapat terangkat ke udara karena kelajuan udara yang melalui sayap pesawat dan pesawat terbang tidak seperti roket yang terangkat ke atas karena aksi-reaksi antara gas yang disemburkan roket itu sendiri.Roket menyemburkan gas ke belakang, dan sebagai reaksinya gas mendorong roket maju.Jadi, roket dapat terangkat ke atas walaupun tidak ada udara, tetapi pesawat terbang tidak dapat terangkat jika tidak ada udara.Penampang sayap pesawat terbang mempunyai bagian belakang yang lebih tajam dan sisi bagian atas yang lebih melengkung daripada sisi bagian bawahnya.

Pengaruh pembelajaran model pelatihan partisipatif (participatory training model) terhadap prestasi belajar siswa kelas 1 Program Keahlian Akuntansi SMK Negeri 1 Kraksaan Probolinggo / Nunung Nurniswati

 

Kata kunci : Pembelajaran Model Pelatihan Partisipatif, Prestasi Belajar Proses belajar mengajar di kelas saat ini masih didominasi oleh metode pembelajaran konvensional seperti ceramah dan tanya jawab. Dalam pembelajaran ini masih kurang mampu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Siswa hanya berperan pasif dan cenderung kurang terlibat dalam proses pembelajaran. Salah satu pembelajaran yang berorientasi pada siswa adalah Model pembelajaran Pelatihan Partisipatif yang pada prinsipnya lebih ditekankan pada motivasi dan melibatkan siswa secara aktif dan mendorong siswa mengembangkan kreativitas belajar mereka secara optimal dan mandiri, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguji pengaruh model pembelajaran pelatihan partisipatif terhadap prestasi belajar siswa SMK Negeri 1 Kraksaan Probolinggo, (2) mengetahui sikap siswa terhadap model pembelajaran pelatihan partisipatif serta (3) mengetahui aktivitas siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 1 Kraksaan Probolinggo Tahun Ajaran 2009/2010. Penetapan sampel yang digunakan yaitu kelas I Ak 1 sebagai kelas kontrol dan kelas I Ak 2 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode tes (pretest-posttest), angket sikap siswa dan observasi aktivitas siswa. Analisis data menggunakan uji Mann- Whitney U. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) adanya pengaruh model pembelajaran pelatihan partisipatif terhadap prestasi belajar siswa. (2) Siswa pada kelas eksperimen memiliki sikap yang positif terhadap pembelajaran model pelatihan partisipatif. (3) Siswa yang mendapatkan pembelajaran pelatihan partisipatif lebih aktif daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Dari kesimpulan tersebut dapat disarankan agar model pembelajaran pelatihan partisipatif dijadikan alternatif bagi guru akuntansi atau guru bidang studi lainnya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dan bagi peneliti lain dapat mengembangkan penelitian selanjutnya dengan materi pembelajaran serta variasi teknik yang lain dalam pembelajaran pelatihan partisipatif dan dapat lebih menyempurnakan lima tahapan siklus belajar dari pengalaman (experimental learning cycle ) dalam pembelajaran model pelatihan partisipatif.

Pengaruh implementasi paket IPA terpadu berbasis konstruktivisme dengan tema hujan asam terhadap kompetensi IPA siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tumpang semester II tahun ajaran 2009/2010 / Siti Halimatun

 

Kata kunci : Implementasi, Paket IPA Terpadu, Kompetensi IPA Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi secara tegas menyatakan bahwa substansi mata pelajaran IPA pada SMP/MTs merupakan IPA terpadu, namun pembelajaran IPA dibeberapa sekolah masih terpisah sehingga hal ini mempengaruhi kompetensi IPA siswa. Pembelaja-ran IPA di SMPN1 Tumpang masih dilaksanakan secara terpisah, salah satu alasannya karena tidak adanya panduan pembelajaran IPA terpadu. Pada tahun 2009 telah dibuat paket IPA terpadu berbasis konstruktivisme dengan beberapa tema yang sesuai salah satunya tema “Hujan Asam”. Paket IPA terpadu tersebut belum diimplementasikan sehingga tidak diketahui apakah paket tersebut dapat meningkatkan kompetensi IPA siswa atau tidak. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penerapan paket pembelajaran IPA terpadu yang dapat membantu pelaksanaan pembelajaran IPA terpadu. Penerapan paket ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paket pembelajaran IPA terpadu berbasis konstruktivisme dengan tema hujan asam terhadap kompetensi IPA (prestasi belajar, kerja ilmiah,dan sikap ilmiah) siswa SMP Negeri 1 Tumpang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tumpang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel sebanyak 61 siswa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2010 di SMPN 1 Tumpang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan paket IPA terpadu berbasis konstruktivisme dengan tema hujan asam pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Sedangkan variabel terikat adalah kompetensi IPA. Uji analisis menggunakan uji anakova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar dan kerja ilmiah antara siswa yang menerima pembelajaran dengan paket IPA terpadu berbasis konstruktivisme dengan tema hujan asam dan siswa yang menerima pembelajaran secara konvensional. Hal ini tercermin pada nilai signifikansi uji analisis, nilai probabilitas prestasi belajar (0.006) < dari 0.05 dan nilai probabilitas kerja ilmiah (0.000) < 0.05, berdasarkan uji lanjut diperoleh nilai mean difference yang positif yang berarti bahwa ada perbedaan yang siknifikan pada keduanya. Nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol, dengan kata lain pembelajaran menggunakan paket IPA terpadu berbasis konstruktivisme dengan tema hujan asam lebih meningkatkan kompetensi IPA siswa. Sedangkan untuk sikap ilmiah tidak ada perbedaan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hal ini terlihat dari nilai probabilitas sikap ilmiah siswa (0.337) > 0.05.

Perbedaan pengambilan keputusan karier siswa dari keluarga utuh dengan siswa dari keluarga broken home di SMA Negeri 2 Malang / Sulistiyowati

 

Siswa Sekolah Menengah Atas adalah siswa yang berada pada rentangan usia remaja, pada jenjang ini, remaja berada pada masa untuk memasuki dunia pendidikan tinggi yang merupakan tempat untuk membentuk integritas karier yang didambakannya. Masa remaja merupakan masa di mana pengambilan keputusan meningkat. Remaja mulai mengambil keputusan-keputusan tentang masa depan seperti memilih teman, studi lanjutan, dan karier. Faktor-faktor dalam pengambilan keputusan karier yaitu faktor internal dan faktor eksternal; faktor internal antara lain faktor jasmani (kesehatan, cacat tubuh), faktor psikologis (inteligensi, perhatian, bakat, minat, dan kesiapan). Faktor eksternal antara lain faktor keluarga (cara orang tua mendidik, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga), faktor sekolah (metode mengajar, kurikulum, hubungan guru dengan siswa, hubungan siswa dengan siswa), faktor masyarakat (teman bergaul, kehidupan masyarakat, mass media). Dari faktor keluarga dilihat dari keadaan keluarga yaitu struktur keluarga siswa. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi perkembangan siswa. Keluarga utuh perhatian terhadap anak lebih baik, pada keluarga broken home perhatian terhadap perkembangan anak kurang fokus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran pengambilan keputusan karier siswa dari keluarga utuh di SMA Negeri 2 Malang, (2) gambaran pengambilan keputusan karier siswa dari keluarga broken home di SMA Negeri 2 Malang, (3) perbedaan pengambilan keputusan karier siswa dari keluarga utuh dengan siswa dari keluarga broken home di SMA Negeri 2 Malang. Rancangan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan komparatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Malang, populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI dengan jumlah 284 orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik Quota Random Sampling dengan jumlah sampel 132 responden yang meliputi 84 orang siswa dari keluarga utuh dan 48 orang siswa dari keluarga broken home. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis menggunakan analisis presentase untuk mendeskripsikan pengambilan keputusan karier siswa dari keluarga utuh dan broken home dan analisis Uji-t yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengambilan keputusan karier siswa dari keluarga utuh dengan siswa dari keluarga broken home yang diolah dengan SPSS 12 for windows. Hasil penelitian diketahui bahwa siswa dari keluarga utuh di SMA Negeri 2 Malang dikategorikan mampu dalam pengambilan keputusan karier, hal ini ditunjukkan oleh presentase sebesar 95,23%, sedangkan siswa dari keluarga broken home di SMA Negeri 2 Malang dikategorikan kurang mampu dalam pengambilan keputusan karier, hal ini ditunjukkan oleh presentase sebesar 62,5%. Berdasarkan hasil analisis diketahui ada perbedaan pengambilan keputusan karier siswa yang berasal dari keluarga utuh dan siswa yang berasal dari keluarga broken home di SMA Negeri 2 Malang. Siswa SMA Negeri 2 Malang yang berasal dari keluarga utuh memiliki kemampuan pengambilan keputusan karier yang lebih tinggi daripada siswa yang berasal dari keluarga broken home. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan bagi pihak sekolah hendaknya memberikan bimbingan karier yang intensif kepada siswanya. Bimbingan karier dilakukan sejak kelas X sehingga pada akhirnya siswa lebih mampu dalam memutuskan pilihan kariernya untuk siswa yang pengambilan keputusannya masih kurang. Bagi orang tua diharapkan lebih meningkatkan perhatian dan memberikan dorongan pada anak-anaknya agar anak dapat lebih meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan kariernya. Bagi peneliti selanjutnya agar penelitian lebih sempurna, maka diharapkan peneliti menambah subyek penelitian. Kata Kunci : Keputusan karier, keluarga utuh, keluarga broken home

Pengaruh faktor intern dan faktor ekstern kesulitan belajar akuntansi terhadap prestasi belajar akuntansi di SMK Widya Dharma Turen / Indah Wati

 

Kata Kunci: Faktor Intern Kesulitan Belajar, Faktor Ekstern Kesulitan Belajar, Prestasi Belajar Akuntansi Prestasi Belajar Akuntansi pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Widya Dharma Turen dipengaruhi oleh berbagai faktor baik faktor intern kesulitan belajar maupun faktor ekstern kesulitan belajar. Faktor intern kesulitan belajar diantaranya aspek minat, persepsi, kebiasaan atau cara belajar, kesehatan dan Emotional Quotient (EQ) Sedangkan faktor Ekstern kesulitan belajar diantaranya peran orang tua, peran guru dan Lingkungan Masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel faktor intern kesulitan belajar dan faktor ekstern kesulitan belajar terhadap prestasi belajar siklus akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X jurusan akuntansi SMK Widya Dharma Turen yang berjumlah 130 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa angket faktor intern kesulitan belajar dan faktor ekstern kesulitan belajar dan data sekunder berupa rata-rata ulangan harian semester genap Tahun ajaran 2009/2010. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor intern kesulitan belajar berpengaruh negatif signifikan terhadap prestasi belajar siklus akuntansi dan faktor ekstern kesulitan belajar juga berpengaruh negatif signifikan terhadap prestasi belajar siklus akuntansi SMK Widya Dharma Turen. Sedangkan secara simultan ada pengaruh signifikan antara faktor intern kesulitan belajar dan faktor ekstern kesultian belajar terhadap prestasi belajar siklus akuntansi Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin rendah tingkat kesulitan belajar siswa akan mempermudah proses belajar siswa sehingga prestasi belajar akan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya diharapkan mengganti sub variabel dalam penelitian menjadi variabel sehingga dapat diketahui variabel mana yang paling dominan yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siklus akuntansi.

Peningkatan hasil belajar IPS dengan pembelajaran kooperatif tipe course review horay (CRH) di SDN Rejosalam / Seblom Gainau

 

Key Words: Study Result, Cooperatif Type Course Review Horay (CRH), Sociely Primary School. The purpose of this observation for describe Using Cooperatife Learning Model type Course Review Horay and incrase study result sociely science student class IV primary School Rejosalam II. Observation Result Show Sociely Learning With Cooperatife Learning Model type Course Review Horay at class IV Primary School Rejosalam II Pasrepan District Pasuruan Regency olohe by several steps are gruup discus, gruup presentation, student say “hore” If they can answer question of Course Review Horay correcthy and any gruup appreciation or individual. Evaluation result show that motivation Sociely Learning of student in the last siklus get high category with average presentase 95%. Incrasing Motivation of the student can seen by incrase every aspect student motivation of their learning. From that data lenow that indicator Succesful of this observation has inaccessibled. So we have conclusion. That sociely learning with cooperative. Learning modul type Course Review Horay class IV Primary School Rejosalam II Pasrepan District Pasuruan Regency can incrase motivation of student to learning Sociely Science. Approximation which used on this observation in descrip tive and qualitive. Method which use on this observation is qualitative observation. This observation include class action observation (PTK) has two siklus (1) Planning (2) Action (3) Observation (4) Reflection. Subject of this observation are student of class IV Primary School Rejosalam II total 22 student; 13 male and 9 female . Instrument of this observation list observation Result, LKS, Test question, Interview. Note and Planning action. We suggest to teacher of class IV must incrase quality learning with cooperative learning Type Curse Review Horay (CRH) to incrase understanding of student class IV about transportation concept with cooperative learning type Course Review Horay (CRH) with transportation matherials like used on this observation

Karakteristik berpikir siswa dalam pematematikaan hirozontal melalui scaffolding / Herna

 

Kata Kunci: Berpikir, Pematematikaan Horizontal, Scaffolding Salah satu masalah mendasar dalam pendidikan di Indonesia adalah masih kurangnya siswa yang dapat memahami konsep matematika dengan baik. Salah satu pendekatan yang menjanjikan dapat mengurangi masalah tersebut adalah realistic mathematics education (RME). Dalam RME dikenal dua pematematikaan yakni, pematematikaan horizontal dan pematematikaan vertikal. Kedua pematematikaan ini sama pentingnya dalam mengkonstruksi konsep matematika, tetapi penelitian ini mengkaji karakteristik berpikir siswa dalam pematematikaan horizontal karena akan dilakukan pada siswa SMP. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik berpikir siswa dalam pematematikaan horizontal. Konsep yang akan dikonstruksi adalah konsep perbandingan informal, karena masalah perbandingan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga sesuai untuk penerapan pematematikaan horizontal. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 3 Palece kab. Polman, Prov. Sulawesi Barat. Subjek penelitian terdiri atas, 2 siswa berkemampuan tinggi yang selanjutnya disebut subjek kelompok tinggi, 2 siswa berkemampuan sedang yang kemudian disebut subjek kelompok sedang, dan 2 siswa berkemampuan rendah yang kemudian disebut subjek kelompok rendah. Pemilihan subjek juga didasarkan pada kemampuan berkomunikasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode Think Out Loud. Metode analisis data yang digunakan adalah metode perbandingan tetap, dimana karakteristik berpikir dua siswa pada setiap kelompok dibandingkan secara tetap untuk menemukan karakteristik berpikir dari setiap kelompok. Karakteristik berpikir dari setiap kelompok dibandingkan secara tetap untuk menemukan karakteristik berpikir siswa dalam melakukan pematematikaan horizontal masalah perbandingan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, dalam pematematikaan horizontal masalah perbandingan, siswa melakukan aktivitas modeling dan intertwining. Aktivitas modeling dilakukan dengan menggunakan kata-kata yakni, menyederhanakan soal dengan memperhatikan gambar, kemudian mengaitkan gambar dan keterangan gambar pada soal sehingga diperoleh model soal realistik yakni berat 2 buah nanas sama dengan berat 10 buah pisang, berat 1 buah nanas sama dengan berat 2 buah pisang dan 1 buah apel, dan berat semua ayam betina yang akan dinaikkan ke sisi kiri timbangan agar timbangan dalam kondisi seimbang adalah 1600 gram. Aktivitas intertwining dilakukan dengan mengaitkan soal realistik dengan model yang diperoleh dari soal untuk mengetahui strategi yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal. Selanjutnya, siswa mengaitkan situasi dunia nyata dengan konsep matematika, mengaitkan situasi dunia nyata yang satu dengan situasi dunia nyata yang lain, dan mengaitkan konsep matematika yang satu dengan konsep matematika yang lain dalam menjalankan strategi penyelesaian soal. Dari temuan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan terutama berkaitan dengan: (1) bagaimana karakteristik berpikir siswa dalam melakukan aktivitas pematematikaan horizontal selain aktivitas modeling dan intertwining, misalnya: pengidentifikasian dan perumusan masalah. (2) bagaimana karakteristik berpikir siswa dalam pematematikaan horizontal pada masalah yang lain selain masalah perbandingan. Selain itu, disarankan juga untuk pengelompokan siswa dalam memilih subjek penelitian pada penelitian yang sejenis dengan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes standar atau IQ.

Peningkatan kemampuan menulis narasi melalui metode rekreasi imajinasi siswa kelas X SMAN 1 Pagak Kabupaten Malang / Putri Kumala Dewi

 

Kata kunci: kemampuan, menulis narasi, metode rekreasi imajinasi Menulis narasi merupakan salah satu kompetensi dasar menulis yang diajarkan di kelas X. Melalui pembelajaran menulis narasi, siswa dilatih untuk fokus pada urutan dan detail peristiwa, menentukan tindakan pada setiap peristiwa, dan memilih detail penting dari suatu peristiwa agar membuat cerita lebih hidup. Kenyataannya ditemukan permasalahan dalam pembelajaran menulis narasi di kelas X SMAN 1 Pagak Kabupaten Malang. Permasalahan tersebut berasal dari metode guru yang tidak mengarahkan siswa untuk membangun materi dan ide untuk menulis. Akibatnya siswa mengalami kesulitan ketika akan menulis dan isi ceritanya kurang hidup karena tidak ada dimensi kontak emosi dan gagasan pribadi siswa dengan cerita yang ditulisnya. Untuk mengatasi masalah tersebut, dirancang penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode rekreasi imajinasi. Metode ini mendorong siswa untuk membangun materi dan ide sebagai bahan menulis melalui tahap mengembangkan, mengkreasikan, dan merekreasikan imajinasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing tiga pertemuan. Tujuannya adalah meningkatnya kemampuan menulis narasi siswa kelas X SMAN 1 Pagak Kabupaten Malang melalui metode rekreasi imajinasi pada tahap mengembangkan imajinasi, mengkreasikan imajinasi, dan merekreasikan imajinasi. Sumber data berasal dari pelaksanaan pembelajaran menulis narasi siswa kelas X SMAN 1 Pagak melalui metode rekreasi imajinasi. Data penelitian meliputi data kuantitatif berupa nilai tes awal kemampuan siswa menulis narasi, nilai kemampuan siswa menulis narasi setelah diterapkan tindakan, dan data penilaian proses aktivitas guru dan siswa selama pelaksanaan tindakan. Selain itu, juga data kualitatif berupa data hasil observasi dan wawancara tahap studi pendahuluan, catatan pengamatan aktivitas guru dan siswa selama pelaksanaan tindakan, serta data hasil wawancara dengan guru dan siswa pada setiap akhir tindakan. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Adapun analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa pada tahap mengembangkan, mengkreasikan, dan merekreasikan imajinasi. Pada tahap mengembangkan imajinasi siklus 1, guru tidak menjelaskan tujuan membaca cerpen, serta tidak menjelaskan tujuan memberikan respons aktif dan merumuskan imajinasi. Akibatnya ketika waktu habis, siswa belum selesai membaca cerpen, dan kesulitan memahami isi cerpen, menentukan sudut pandang, bagian-bagian cerita, latar, tokoh, penokohan, dan merumuskan imajinasi. Pada siklus 2, guru mengarahkan siswa untuk memfokuskan membaca pada bagian-bagian cerita, menyimpulkan isi cerita, serta memberikan pertanyaan pancingan dan mengarahkan siswa untuk menentukan sendiri sudut pandang, latar, tokoh, dan penokohan. Selain itu, guru menjelaskan bahwa imajinasi dirumuskan berdasarkan hasil telaah terhadap isi dan unsur-unsur cerpen. Hasilnya siswa masih kurang tepat dalam merumuskan imajinasi/kesan, menentukan bagian-bagian cerita, penokohan, dan latar. Pada siklus 3, guru menyampaikan tujuan membaca cerpen, meminta siswa fokus membaca pada bagian-bagian cerita, disusul menyimpulkan isi cerita. Pada saat memberikan respons aktif, guru mengawali dengan memberikan pertanyaan lisan terkait kesan siswa setelah membaca cerpen dan bagian-bagian cerita dan menuliskan jawaban siswa di papan tulis. Guru juga memberikan pertanyaan pancingan tentang sudut pandang, penokohan, dan latar serta meminta siswa menuliskan jawabannya secara lengkap. Pada saat merumuskan imajinasi, guru mengingatkan bahwa imajinasi itu dirumuskan berdasarkan hasil telaah isi dan unsur-unsur cerita. Hasilnya siswa mampu menentukan bagian-bagian cerita, penokohan, dan isi cerita. Pada tahap mengkreasikan imajinasi siklus 1, guru Fisika terlalu cepat menyampaikan materi dan tidak memberikan kesempatan bertanya, guru Bahasa Indonesia tidak menyampaikan tujuan merumuskan imajinasi tentang seluk-beluk antariksa, dan tidak menjelaskan bahwa siswa seharusnya menggunakan imajinasinya untuk menjawab pertanyaan panduan. Akibatnya pemahaman siswa tentang konsep Fisika yang berhubungan dengan cerpen kurang tepat, sehingga lebih dari satu pertanyaan tidak dapat dijawab dengan tepat, dan tidak semua konsep Fisika digunakan secara tepat dalam cerita. Pada siklus 2, guru Biologi langsung menjelaskan materi yang berhubungan dengan cerpen dan memberikan kesempatan bertanya, dan guru meminta siswa berimajinasi menjadi tokoh dalam cerita dengan memanfaatkan pemahaman terhadap cerpen dan pengetahuan yang diperleh dari guru Biologi. Hasilnya masih banyak siswa yang pemahaman dan penggunaan konsep Biologi kurang tepat, serta hubungan antara imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan juga kurang tepat. Pada siklus 3, untuk membuat siswa mengingat-ingat pengalaman atau pengetahuan, guru memberikan pertanyaan lisan dan meminta siswa menggunakannya untuk menjawab pertanyaan panduan. Hasilnya hasil telaah siswa terhadap pengalaman atau pengetahuan hidupnya sangat sesuai dengan cerpen, hubungan antara imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan sangat tepat, dan digunakan secara tepat. Pada tahap merekreasikan imajinasi siklus 1, guru hanya mengarahkan siswa menulis narasi dengan tema, alur, dan sudut pandang yang sesuai dengan imajinasi yang telah dikembangkan dan dikreasikan. Namun, tema, alur, dan sudut pandang dalam karangan siswa kurang sesuai dengan imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan. Selain itu, hubungan antarkalimat kurang kohesif, penggunaan kalimat kompleks kurang efektif, dan banyak kesalahan ejaan dan tanda baca. Pada siklus 2, guru mengarahkan siswa dari segi unsur-unsur cerita, organisasi gagasan, tatabahasa, serta ejaan dan tanda baca dengan memberikan pertanyaan pancingan dan memberikan contoh. Hasilnya siswa kurang mampu memodifikasi tema yang dikembangkan dari cerpen (kelompok sedang dan rendah), siswa belum menggunakan pengetahuan yang diperoleh pada tahap mengkreasikan imajinasi untuk memodifikasi tokoh dan penokohan dalam cerpen (kelompok rendah), alur cerita kurang sesuai dengan imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan (kelompok sedang dan rendah), kurang ada pengembangan latar (kelompok sedang dan rendah), ada kekurangsesuaian sudut pandang antara imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan, hubungan antarkalimat kurang kohesif, beberapa kalimat kompleks kurang efektif, dan banyak kesalahan ejaan dan tanda. Pada siklus 3, guru menunjukkan hasil karangan siswa siklus 2 yang memiliki kekurangsesuaian antara imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan. Selain itu, guru mengarahkan siswa dari segi unsur-unsur cerita, organisasi gagasan, tatabahasa, serta ejaan dan tanda baca dengan pertanyaan provokatif serta memberikan contoh. Hasilnya karangan siswa, dari segi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dan sudut pandang sesuai dengan imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan. Selain itu, hubungan antarkalimat kohesif, penggunaan kalimat kompleks efektif, dan sedikit kesalahan ejaan dan tanda baca tetapi tidak mengganggu pemahaman makna. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada guru untuk lebih kreatif memilih bahan ajar yang lebih memudahkan siswa mengembangkan imajinasi, menjelaskan secara rinci cara menentukan unsur-unsur cerita, memanfaatkan media yang memudahkan siswa mengkreasikan imajinasi, mengajak siswa memanfaatkan pemahaman terhadap konsep tertentu dan pengalaman hidup untuk mengkreasikan imajinasi, mengarahkan siswa untuk menulis narasi dengan unsur-unsur cerita yang sesuai dengan imajinasi yang dikembangkan dan dikreasikan, dan memberi contoh cara melakukan highlighting dari segi unsur-unsur cerita dan unsur mekanis.

Konsep limit fungsi aljabar satu variabel mendekati suatu titik / Laurensia Jamlean

 

Kata kunci: limit fungsi aljabar, limit sepihak, kontinu, diskontinu Perkembangan globalisasi menuntut kita untuk mampu beradaptasi dalam menghadapi tantangan globalisasi yang sangat cepat, serta menghadapi tantangan IPTEK, diperlukan sumber daya yang memiliki ketrampilan tinggi, yang melibatkan pikiran kritis, sistematis, logis, kreatif dan kemampuan berkerja sama yang efektif, cara berpikir tersebut dapat dikembangkan melalui pendidikan matematika (Tsalis, 2009). Matematika selama ini masih menjadi mata pelajaran yang kurang menyenangkan sehingga hasil belajar siswa masih kurang baik dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Dalam pokok bahasan limit misalnya menurut hasil penelitian melalui buku yang digunakan di SMA, definisi yang diajarkan belumlah lengkap, padahal konsep limit merupakan dasar dari mata kuliah kalkulus yang akan diajarkan pada jenjang perguruan tinggi. Begitu banyaknya model atau tipe soal yang disajikan pada pustaka yang beredar diharapkan agar kita dengan teliti mencermati apa tujuan dari soal itu, pengertian limit juga sangat beragam tetapi pada intinya menerangkan batas dari suatu titik yang akan dicari nilai limitnya, untuk mencari nilai limit haruslah di gunakan pendekatan dari titik- titik di sekitarnya sebab tidak semua fungsi terdefenisi pada setiap titik. Untuk mencari nilai limit maka terdapat berbagai cara di antaranya dengan menggunakan definisi, substitusi langsung, pemfaktoran yaitu terjadi jika di substitusi karena menghasilkan limit ketakhinggaan, menggunakan teorema, jika berbentuk pecahan dan disubstitusi menghasilkan limit ketakhinggaan maka dilakukan merasionalkan pembilang atau penyebutya

Pengembangan media permainan ular tangga dalam menunjang metode pembelajaran kooperatif tipe teams games-tournaments (TGT) pada materi zat adiktif dan psikotropika di MTsN / Eka Restu Monawanti

 

Kata kunci: Pengembangan media, permainan ular tangga, pembelajaran kooperatif, Teams Games-Tournaments (TGT), zat adiktif dan psikotropika. Pembelajaran IPA-kimia di SMP/MTs cenderung dilaksanakan oleh guru dengan latar belakang pendidikan Biologi atau Fisika sehingga mungkin dalam mengajarkannya guru-guru kurang memperhatikan sifat dari ilmu Kimia. Selama ini pelajaran IPA-Kimia dianggap sulit dan kurang disenangi oleh siswa sehingga minat dan motivasi belajar siswa terhadap Kimia cenderung rendah. Salah satu materi pembelajaran IPA-Kimia adalah zat adiktif dan psikotropika. Materi ini sarat dengan konsep-konsep yang harus dipahami dan dihafalkan oleh siswa. Kemampuan menghafal atau mengingat tampaknya dapat ditingkatkan melalui media permainan ular tangga. Media permainan ular tangga dapat dibuat dari bahan-bahan sederhana, murah, dan mudah diperoleh. Permainan ini diduga sesuai untuk diterapkan pada pembelajaran kooperatif tipe Teams Games-Tournaments (TGT). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran berupa permainan ular tangga untuk pembelajaran zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT; (2) mengetahui kelayakan media permainan ular tangga untuk digunakan dalam pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT ditinjau dari kemenarikan, kejelasan, kemudahan untuk digunakan, kelogisan dan kesistematikannya; (3) mengetahui pengaruh penggunaan media permainan ular tangga terhadap proses belajar siswa dalam pembelajaran zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT; (4) mengetahui kualitas proses pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT ditunjang dengan media permainan ular tangga dan pembelajaran dengan metode ceramah; (5) mengetahui apakah hasil belajar siswa pada pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT ditunjang dengan media permainan ular tangga lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa dengan metode ceramah; (6) mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan media permainan ular tangga pada pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT. Pengembangan media permainan ular tangga ini mengikuti rancangan pengembangan 4D-Model dari Thiagarajan, dkk (1974). Pada penelitian ini diadopsi sampai D yang ketiga, yakni hingga tahap develop (pengembangan). Validitas isi dari permainan ular tangga ditetapkan berdasarkan penilaian dan pertimbangan dari penilai yaitu 3 orang dosen Kimia yang dianggap ahli dalam pengembangan media serta 1 guru IPA-Kimia. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa tanggapan, koreksi dan saran yang diberikan oleh ahli media, guru maupun siswa, yang diperoleh dengan menggunakan angket. Data kuantitatif terdiri dari hasil evaluasi ahli media, hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan, data proses pembelajaran, data hasil belajar siswa, dan data persepsi siswa terhadap penggunaan permainan ular tangga pada pembelajaran zat adiktif dan psikotropika yang diperoleh dengan menggunakan angket. Dari hasil uji coba instrumen tes prestasi belajar siswa diperoleh validitas isi sebesar 77,5% dan reliabilitas, diukur dengan rumus Kuder-Richardson-20, sebesar 0,76. Data analisis angket, analisis hasil observasi dan analisis tes hasil belajar siswa. Keefektifan penggunaan permainan ular tangga diperoleh dengan membandingkan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode TGT dibantu dengan permainan ular tangga dan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode. Analisis kovarian (Anacova) digunakan dalam membandingkan prestasi belajar siswa. Hasil-hasil yang diperoleh adalah: (1) media permainan ular tangga yang dikembangkan terdiri dari halaman sampul, pendahuluan, petunjuk penggunaan media bagi guru dan siswa, panduan belajar, serta daftar pertanyaan dan jawaban berkaitan dengan zat adiktif dan psikotropika; (2) ditinjau dari kemenarikan, kejelasan, kemudahan menggunakan, dan kelogisannya, media permainan ular tangga yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan dengan rata-rata tingkat kelayakan (diperoleh dari ahli media, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan) termasuk dalam kategori tinggi (77.9 %); (3) pengaruh penggunaan media permainan ular tangga terhadap proses belajar siswa untuk menunjang metode pembelajaran TGT pada pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika yang diperoleh dari uji coba perorangan, uji kelompok kecil, dan uji coba lapangan termasuk dalam kategori baik (83,3 %); (4) kualitas proses pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT dan media permainan ular tangga termasuk dalam kategori baik (77,0 %), sedangkan pada pembelajaran dengan metode ceramah termasuk dalam kategori kurang baik (54,0 %); (5) hasil belajar siswa pada pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT dan media permainan ular tangga lebih tinggi (skor rata-rata 70,3) dibandingkan hasil belajar dengan metode ceramah (skor rata-rata 62,0); (6) siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media permainan ular tangga pada pembelajaran materi zat adiktif dan psikotropika dengan metode TGT.

Pajar ekonomi siswa yerbedaan hasil belang menggunakan pembelajaran kooperatif model student teams achievement division (STAD) dengan pembelajaran konvensional model ceramah dan tanya jawab pada pokok bahasan konsumsi dan tabungan (studi pada siswa kelas X MA. Manbaul U

 

Kata kunci: Hasil Belajar, STAD, Konvensional. Kualitas kehidupan bangsa sangat ditentukan oleh faktor pendidikan. Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka, dan demokratis. Oleh karena itu, pembaharuan pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Rendahnya mutu pendidikan ditunjukkan dengan rendahnya hasil belajar siswa. Hal itu disebabkan masih adanya kesulitan dalam pembelajaran ekonomi yang ditimbulkan karena kurangnya variasi pembelajaran Ekonomi. Materi yang harus disampaikan pada siswa sangat banyak, sehingga guru dengan metode kontektual yang meliputi kegiatan ceramah bervariasi mengejar pemenuhan materi. Oleh karena itu diperlukan variasi pembelajaran untuk mengatasi kesulitan belajar Ekonomi pada siswa yang salah satunya dapat dilakukan dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dalam pembelajaran model ini melibatkan lebih banyak siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu pembelajaran dan memeriksa pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui hasil belajar ekonomi siswa setelah penerapan pembelajaran kooperatif model STAD pada pokok bahasan konsumsi dan tabungan. (2) Mengetahui hasil belajar ekonomi siswa setelah penerapan pembelajaran konvensional model ceramah dan tanya jawab pada pokok bahasan Konsumsi dan Tabungan. (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi siswa setelah menjalani pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan pembelajaran model ceramah dan tanya jawab pada pokok bahasan Konsumsi dan Tabungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen yang menggunakan quasi eksperimental design. Subyek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas X.A dan X.B yang berjumlah 60 siswa dengan Mata Pelajaran Ekonomi semester genap tahun pelajaran 2009/2010 di MA. Manbaul Ulum Gresik. Data diambil melalui teknik dokumentasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji t. Berdasarkan hasil uji beda hasil belajar siswa dari kedua kelompok diperoleh t hitung = -0,680. Pada taraf signifikasi 5% dengan df = 30+30-2 = 58 diperoleh t tabel = 2,002. Dengan demikian diketahui bahwa t hitung < t tabel yang berarti kedua kelompok tidak berbeda nilai rata-rata pre testnya atau kedua kelompok memiliki kesepadanan atau memiliki kemampuan awal yang sama atau homogen. Rata-rata hasil belajar ekonomi siswa pada kelas yang menggunakan pembelajaran kooperatif model STAD adalah 55,00 dan yang menggunakan pembelajaran konvensional adalah 50,50. Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan uji t diperoleh t hitung = 2,020 > t tabel = 2,002. Berdasarkan hasil uji gain score hasil belajar siswa yang mendapatkan pengajaran dengan pembelajaran koperatif model STAD dengan pembelajaran konvensional diperoleh harga t hitung = 2,191 > t tabel = 2,002 Dengan demikian menunjukkan bahwa H0 yang berbunyi “Tidak ada perbedaan hasil belajar ekonomi yang signifikan antara metode kooperatif model STAD dengan metode konvensional model ceramah dan tanya jawab pada siswa kelas X.A dan X.B MA. Manbaul Ulum Gresik” ditolak Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar antara siswa yang diberi pengajaran dengan pembelajaran kooperatif model STAD dengan siswa yang diberi pengajaran dengan pembelajaran konvensional model ceramah dan tanya jawab pada mata pelajaran ekonomi berbeda secara signifikan. Hasil belajar antara siswa yang diberi pengajaran dengan pembelajaran kooperatif model STAD lebih baik dan lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang diberi pengajaran dengan pembelajaran konvensional model ceramah dan tanya jawab. Mengacu dari hasil penelitian tersebut peneliti dapat mengajukan saran-saran yaitu: (1) Bagi sekolah yang terkait disarankan untuk mensosialisasikan pembelajaran model STAD dalam pelatihan dan penataran pendidikan dalam rangka meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa. (2) Bagi guru mata pelajaran ekonomi MA. Manbaul Ulum Gresik pada khususnya dan para guru di sekolah lain pada umumnya disarankan untuk menerapkan pembelajaran kooperatif model STAD sebagai salah satu alternatif pembelajaran di dalam kelas pada materi yang yang tidak hanya diketahui oleh siswa secara individu, namun siswa juga mampu untuk mempelajarinya dengan aktif dan kreatif melalui pembelajaran kooperatif. (3) Pada penelitian ini, dalam mengukur hasil belajar siswa peneliti hanya mengukur ranah kognitif saja oleh karena itu bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengukur ranah hasil belajar yang lain (afektif dan psikomotor).

Komunitas rumput laut (Seaweed) di perairan pantai Dusun Pulau Osi Desa Eti Kabupaten Seram bagian barat sebagai materi pembelajaran muatan lokal di sekolah menengah atas / Sintje Liline

 

Kata Kunci: komunitas, rumput laut, Dusun Pulau Osi, pembelajaran muatan lokal, sekolah menengah atas. Propinsi Maluku dikenal sebagai daerah seribu pulau yang memiliki sumberdaya hayati laut beranekaragam, mulai dari biota laut seperti berbagai jenis ikan, Gastropoda, Echinodermata, dan Moluska. Selain itu, banyak ditumbuhi mangrove, lamun, dan rumput laut. Rumput laut (seaweed) merupakan makro alga yang hidup di laut, yang pada umumnya di dasar perairan dan menempel pada substrat atau benda lain. Secara umum bagian-bagian rumput laut terdiri dari holdfast yaitu bagian dasar dari rumput laut yang berfungsi untuk menempel pada substrat dan thallus yaitu bentuk-bentuk pertumbuhan rumput laut yang menyerupai percabangan. Pertumbuhan dan penyebaran rumput laut sangat tergantung dari faktor-faktor oseanografi (fisika, kimia, dan pergerakan atau dinamika air laut) serta jenis substrat dasarnya. Faktor fisika kimia air laut dan jenis substrat mempengaruhi pertumbuhan dan penyebaran rumput laut, sehingga dapat ditemukan beranekaragam jenis rumput laut. Hubungan faktor fisika kimia (suhu, salinitas, dan pH) air laut serta jenis substrat dengan keanekaragaman rumput laut di dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat belum diungkapkan. Hal tersebut dapat diungkapkan melalui penelitian tentang komunitas rumput laut di perairan pantai dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat sebagai materi pembelajaran muatan lokal di sekolah menengah atas telah dilakukan pada bulan Juni 2009. Daerah yang ditetapkan sebagai lokasi pengambilan data adalah dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat pada pantai yang bersubstrat dominan karang (stasiun I) dan pantai yang bersubstrat dominan pasir (stasiun II). Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui, (1) jenis-jenis rumput laut dan kondisi fisika-kimia lingkungan (suhu, salinitas, dan pH) air laut, (2) indeks keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan rumput laut, (3) hubungan faktor fisika-kimia lingkungan (suhu, salinitas, dan pH air laut) dengan indeks keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan rumput laut, (4) perbedaan indeks keanekaragaman, kemerataan, kekayaan rumput laut di perairan pantai bersubstrat dominan pasir dan dominan karang, (5) pola distribusi rumput laut di perairan pantai bersubstrat dominan pasir dan dominan karang, dan (6) implikasi dari hasil penelitian ini dalam penyusunan materi pembelajaran muatan lokal untuk siswa Sekolah Menengah Atas di kabupaten Seram Bagian Barat. Hasil penelitian menunjukkan rumput laut yang ditemukan pada substrat dominan karang dan substrat dominan pasir di perairan pantai dusun pulau Osi sebanyak 13 jenis. Kondisi fisika kimia lingkungan berdasarkan hasil pengukuran suhu air laut di perairan pantai dusun pulau Osi desa Eti berkisar antara 28-31oC, pengukuran salinitas air laut berkisar antara 31-32 o/○○, sedangkan kisaran faktor pH air laut adalah 7,8- 8. Indeks keanekaragaman jenis rumput laut pada perairan pantai dengan substrat dominan karang sebesar 2,38 pada substrat dominan pasir sebesar 1,28, dikategorikan keanekaragamannya sedang. Indeks kemerataan pada substrat dominan karang sebesar 0,93 dan pada substrat dominan pasir sebesar 0,92 menunjukkan bahwa jenis-jenis rumput laut di perairan pantai dusun pulau Osi menyebar secara merata. Indeks kekayaan rumput laut pada substrat dominan karang sebesar 0,62 lebih tinggi daripada indeks kekayaan rumput laut pada substrat dominan pasir hanya sebesar 0,30. Hasil Analisis regresi menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara faktor fisika-kimia lingkungan (suhu, salinitas dan pH air laut) dengan keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan rumput laut di perairan pantai dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat. Hasil Analisis uji-t menunjukkan ada perbedaan keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan rumput laut pada substrat dominan karang dengan substrat dominan pasir di perairan pantai dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat, dimana pada substrat dominan karang keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan rumput laut lebih tinggi dari substrat dominan pasir. Pola distribusi jenis-jenis rumput laut di perairan pantai dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat hampir semua adalah mengelompok, kecuali pada beberapa jenis pola distribusinya adalah merata, yaitu Codium. cf cylindricum, Eucheuma cottonii, dan Porphyglossum zolingerii. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan beberapa hal untuk penelitian lanjutan, antara lain: (1) perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan faktor fisik-kimia lingkungan yang lain seperti kecerahan air, cahaya, kuat arus, nilai nitrat dan nilai fosfat dengan keanekaragaman rumput laut, (2) perlu dilakukan uji kadar gizi terhadap jenis-jenis rumput laut yang ditemukan di perairan pantai dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat, dan (3) perlu dilakukan penelitian cara budidaya yang tepat untuk jenis-jenis rumput laut yang bernilai ekonomis yang ditemukan di perairan pantai dusun pulau Osi desa Eti kabupaten Seram Bagian Barat.

Analisis laporan keuangan calon debitur dan prosedur pemberian kredit pada KBPR Arta Kencana Wonoasri Madiun / Vinda Tri Astuti

 

Meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas IV melalui media lingkungan sekitar di SDN Ngawonggo 02 Tajinan-Malang / Maria Ulfa

 

Kata Kunci: keterampilan menulis, media, lingkungan sekitar Keterampilan menulis diajarkan mulai jenjang SD/MI hingga jenjang SMA/MA. Salah satu keterampilan menulis adalah menulis karangan deskripsi. Melalui pembelajaran menulis karangan deskripsi, diharapkan siswa mampu menulis karangan deskripsi dengan baik. Berdasarkan observasi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di SDN Ngawonggo 02 Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang ditemukan beberapa masalah dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi anatara lain: (1) guru hanya menggunakan metode konvensional, yaitu tanya jawab kemudian penugasan; (2) guru tidak menggunakan media khusus yang bisa memotifasi siswa agar bisa menulis karangan deskripsi; (3) guru tidak menginformasikan tahap menulis karangan deskripsi; (4) siswa tidak memperhatikan penggunaan isi dan bahasa. Persoalan di atas menginspirasikan perlunya dilakukan penelitian penggunaan media lingkungan sekitar pada siswa kelas IV SDN Ngawonggo 02. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memaparkan penggunaan media lingkungan sekitar dalam meningkatkan kemampuan menullis karangan deskripsi siswa kelas IV SDN Ngawongo 02; (2) memaparkan peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas IV SDN Ngawonggo 02 dilihat dari penggunaan isi (kelengkapan isi, kesesuaian isi, kerincian isi) dan bahasa (ejaan dan tanda hubung) setelah menggunakan media lingkungan sekitar. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Melalui PTK ini dilaksanakan pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan memanfaatkan media lingkungan sekitar, yang berlangsung dalam tiga tahaan menulis, yaitu tahap prapenulisan, tahap penulisan, dan tahap merevisi. Melalui media lingkungan sekitar ini, siswa dihadapkan dengan keadaan yang sebenarnya sehingga siswa mengalami sendiri dan mencari pengalaman sendiri dengan bimbingan guru. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang terdiri atas 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan: (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan; (3) Pengamatan; (4) Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktifitas belajar dan hasil belajar siswa. Pada siklus I hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata 57,33 dan pada siklus II meningkat menjadi 69,23. Selain itu ketuntasan belajar pada siklus I masih 33,33% dan meningkat menjadi 57,14% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis karangan deskripsi siswa kelas IV dengan memanfaatkan media lingkungan sekitar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi dan peningkatan hasil keterampilan menulis karangan deskripsi siswa. Pada kegiatan pra tindakan, rata-rata hasil belajar siswa 53,04, siklus I mengalami peningkatan menjadi 57,33, dan pada siklus II meningkat menjadi 69,23. Ketuntasan belajar pada siklus I adalah 33,33% dan meningkat menjadi 57,14% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang baik, maka disarankan kepada: (1) Guru bidang studi bahasa Indonesia hendaknya menggunakan media lingkungan sekitar dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi dan proses pembelajaran bisa dilakukan di luar kelas supaya siswa tidak merasa bosan dengan proses belajar mengajar yang selalu dilakukan di dalam kelas; (2) Sekolah hendaknya memberikan fasilitas yang baik dalam pemenuhan media pembelajaran agar tujuan pembelajaran bisa tercapai dan hasil belajar yang maksimal; (3) Siswa hendaknya lebih sering berlatih menulis karangan deskripsi di mana saja dan kapan saja.

Pelaksanaan strategi pelayanan dalam upaya menciptakan kepuasan konsumen pada dealer motor Honda PT. Nusantara Surya Sakti Malang / Roi Fatul Ajijah

 

Kata kunci : Strategi Pelayanan, Kepuasan Konsumen Pada saat ini persaingan dalam dunia bisnis semakin ketat dan banyak perusahaan yang dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen atau pelanggannya dalam memenuhi semua keinginan konsumen. Konsumen merupakan hal yang penting untuk kelangsungan sebuah perusahaan, oleh karena itu mempertahankan konsumen sangatlah perlu dilakukan oleh sebuah perusahaan, agar kesuksesan sebuah perusahaan dapat tercapai. Berdasarkan hal tersebut pelayanan merupakan landasan dasar yang memperkuat keseluruhan proses pemasaran untuk dapat terus berjalan. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan mendeskripsikan pelayanan yang diberikan oleh PT. Nusantara Surya Sakti Malang. Untuk mengetahui pelayanan yang diberikan oleh PT. Nusantara Surya Sakti Malang. Ada tiga masalah yang diamati, yaitu: (1) strategi pelayanan yang diberikan oleh Dealer motor Honda PT. Nusantara Surya Sakti Malang; (2) strategi pelayanan yang paling efektif yang diterapkan oleh PT. Nusantara Surya Sakti Malang; (3) kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan strategi pelayanan yang diberikan oleh Dealer Honda PT. Nusantara Surya Sakti Malang; (4) cara mengatasi kendala yang terjadi dalam pelaksanaan strategi pelayanan yang diberikan oleh PT. Nusantara Surya Sakti Malang. Hasil dari Praktek Kerja Lapangan(PKL) menunjukkan bahwa: (1) adapun strategi pelayanan yang diberikan oleh PT. Nusantara Surya Sakti Malang yaitu dengan memberikan service excellence yang meliputi kecepatan, ketepatan, keramahan dan kenyamanan.. Perusahaan ini sangat mengutamakan pelayanannya, karena kualitas pelayanan memiliki hubungan erat dengan kepuasan konsumen sehingga tercipta loyalitas konsumen seperti yang diharapkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan adalah: Bukti Fisik/ Tangibles, Keandalan/ Realibility, Daya Tanggap/ Responsiveness, Jaminan/ Assurance, Empati/ Emphaty (2) strategi yang paling efektif yang diterapkan oleh PT. Nusantara Surya Sakti Malang adalah Strategi Supperrior Customer Service. Berdasarkan hasil kuesioner dengan jawaban konsumen yang memilih jawaban puas dan sangat puas sebesar 76% yang terdapat pada indikator keandalan (3) kendala-kendala yang sering terjadi dalam pelaksanaan pelayanan ini adalah sering terjadi kekosongan produk, tata ruang yang kurang rapi, tempat parkir yang kurang memadai, dan pelayanan pegawai yang kurang memuaskan. Dengan mengetahui kendala-kendala seperti ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan.(4) adapun cara untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan strategi pelayanan antara lain: lebih menjalin hubungan dengan pihak distributor, mengharuskan para pegawai untuk menempatkan barang pada tempat yang telah disediakan, menyediakan jasa tukang parkir, dan memberikan pelayanan yang ramah kepada konsumen. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh penulis, maka saran yang ingin disampaikan penulis kepada PT. Nusantara Surya Sakti Malang, adalah (1) Hendaknya pihak PT. Nusantara Surya Sakti Malang lebih memperhatikan penampilan pegawai seperti seragam yang dikenakan pada saat bekerja berbeda-berbeda. Hal ini dirasa penulis dapat mempengaruhi citra perusahaan dimata konsumen. (2) Berdasarkan pengamatan yang didapat oleh penulis selama PKL hendaknya pihak PT. Nusantara Surya Sakti lebih memperhatikan tata ruang (layout) yang mana menurut penulis masih kurang rapi seperti helm yang diletakkan seenaknya saja. (3) Hendaknya pihak PT. Nusantara Surya Sakti lebih memperhatikan tempat parkir karena dirasa penulis kurang memadai dan berantakan yang disebabkan karena tidak adanya petugas parkir dalam merapikan kendaraan yang diparkir.

Bioakumulasi logam berat timbal (Pb) dan cadmium (Cd) pada lamun (Enhalus acroides) di perairan Waai dan Galala Ambon sebagai sumber belajar ekologi pencemaran / Muhammad Rijal

 

Tesis, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. A. Duran Corebima, M. Pd. (II) DR. Abdul Gofur, M. Si. Kata kunci: timbal, cadmium, lamun, waai, galala Timbal (Pb) dan cadmium (Cd) adalah salah satu dari logam berat B3 yang banyak digunakan dalam kehidupan yang mempunyai toksisitas tinggi. Timbal dan cadmium dapat terakumulasi ke dalam tubuh organisme melalui rantai makanan, sehingga dalam tubuh makhluk hidup tertentu dapat terjadi penumpukan logam berat timbal ataupun cadmium. Berdasarkan karakteristik timbal dan cadmium tersebut, senyawa timbal dan cadmium yang berada di dalam perairan dapat mengganggu kehidupan biota air, padahal biorta air seperti lamun merupakan sumber konsumsi bagi masyarakat yang bermukim disekitar perairan Waai dan Galala. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan kandungan unsur logam berat (Pb dan Cd) yang terdapat pada akar, daun, dan buah lamun (Enhalus acroides) di perairan Waai dan Galala Ambon, dan (2) mengetahui hasil penelitian dijadikan sebagai sumber belajar pada mata kuliah ekologi pencemar, khususnya konsep lingkungan. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap pelaksanaan yaitu: tahap pertama adalah persiapan, tahap kedua adalah pelaksanaan penelitian, dan tahap ketiga adalah pengumpulan dan analisis data. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan kandungan timbal (Pb) dan cadmium (Cd) pada organ lamun di perairan Waai dan Galala, menunjukkan nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel pada taraf signifikan 5% sehingga H0 ditolak. Dengan demikian hipotesis penelitian diterima yaitu ada perbedaan kandungan unsur logam berat (Pb) dan cadmium (Cd) yang terdapat pada akar, daun, dan buah lamun (Enhalus acroides) di perairan Waai dengan Galala Ambon. Dari hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kandungan timbal pada organ (akar, daun, dan buah) lamun (Enhalus acroides) antara Waai dengan Galala, di mana kandungan logam berat timbal paling banyak terdapat diperairan Galala dengan persentase perbedaan yaitu 7,23%. (2) terdapat perbedaan kandungan cadmium pada organ (akar, daun, dan buah) lamun (Enhalus acroides) antara Waai dengan Galala, di mana kandungan logam cadmium paling banyak terdapat diperairan Waai dengan persentase perbedaan yaitu 5,83%. Dengan demikian dapat disarankan hal-hal sebagai berikut: (1) bagi masyarakat: disarankan untuk tidak mengkonsumsi lamun (Enhalus acroides) yang tumbuh di perairan Waai dan Galala karena mengandung logam berat timbal dan cadmium di atas ambang batas toleransi tubuh manusia. (2) bagi kepala desa dan tokoh masyarakat: disarankan untuk memperhatikan aspek ekologis pencemaran perairan Waai dan Galala dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak membuang limbah langsung ke laut. (3) bagi BAPEDALDA: disarankan untuk melakukan kerjasama dengan para tokoh masyarakat, pendidik, dan instansi pemerintah desa lainnya untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahayanya laut yang tercemar bagi organisme laut maupun bagi manusia (4) bagi peneliti: disarankan untuk melakukan uji coba modul dan penuntun praktiku kepada mahasiswa jurusan biologi yang memprogramkan matakuliah ekologi pencemar; (5) bagi peneliti: disarankan untuk melakukan kajian yang sama mengenai jenis logam berat beracun lainnya yang ada di perairan Waai dan Galala, utamanya yang terdapat pada tanaman lamun (Enhalus acroides) sebagai salah satu tanaman laut yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat sekitar perairan Waai dan Galala.

Pengaruh strategi PBL dan integrasinya dengan STAD terhadap kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, kesadaran metakognitif, dan hasil belajar kognitif biologi pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Mataram / I Wayan Karmana

 

Kata kunci: PBL, integrasi PBL dan STAD, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, kesadaran metakognitif, hasil belajar kognitif. Tuntutan pendidikan abad 21 dan tujuan pendidikan nasional khususnya dalam pembelajaran biologi menekankan pengembangan potensi siswa agar menjadi pebelajar mandiri, sehingga siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan mampu memecahkan masalah hidup. Namun kenyataannya kemampuan itu masih relatif rendah di kalangan peserta didik, termasuk di SMAN 4 Mataram. Masalah ini memerlukan solusi, dan salah satu alternatif solusinya adalah dengan mengimplementasikan strategi PBL dan STAD dalam pembelajaran biologi karena secara teoritik maupun hasil penelitian strategi tersebut berpotensi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, melatih menjadi pebelajar mandiri, dan meningkatkan penguasaan konsep materi yang dipelajari. Berdasarkan potensi itu, maka dalam penelitian ini diimplementasikan strategi integrasi PBL dan STAD yang belum pernah dimplementasikan sebelumnya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, kesadaran metakognitif, dan hasil belajar kognitif biologi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh strategi pembelajaran, kemampuan akademik, dan interaksi strategi pembelajaran dan kemampuan akademik terhadap skor kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, kesadaran metakognitif, dan hasil belajar kognitif biologi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen yang mengimplementasikan tiga strategi berbeda dengan rancangan pretest-posttest non equivalent control group design faktorial 3x2 yang dilaksanakan pada semester genap Tahun Pelajaran 2009/2010. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Mataram, sedangkan sampel penelitian adalah siswa kelas X sebanyak 60 siswa (3 kelas). Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif serta kuesioner (inventori) kesadaran metakognitif. Sebelum instrumen digunakan dilakukan uji coba untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda, kecuali kuesioner metakognitif tidak dilakukan uji coba karena telah terstandar. Pengumpulan data dilakukan melalui prates dan pascates. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan untuk menguji hipotesis dilakukan uji anakova yang dilanjutkan uji lanjut Least Significant Difference (LSD). Sebelum uji statistik, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi berupa uji normalitas dan homogenitas. Penghitungan dibantu dengan program SPSS 14 for Windows. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat dirumuskan kesimpulan sebagai berikut: (1) strategi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap skor kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif biologi, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap skor kesadaran metakognitif. Pengaruh strategi PBL lebih tinggi 13,40%, integrasi PBL dan STAD lebih tinggi 18,58% dari strategi konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah. Sementara itu pengaruh strategi PBL lebih tinggi 27,43%, integrasi PBL dan STAD lebih tinggi 30,09% dari strategi konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis, dan pengaruh strategi PBL lebih tinggi 22,12%, integrasi PBL dan STAD lebih tinggi 28,54% dari strategi konvensional terhadap hasil belajar kognitif biologi, (2) kemampuan akademik berpengaruh signifikan terhadap skor hasil belajar kognitif biologi, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap skor kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran metakognitif, dan (3) interaksi strategi pembelajaran dan kemampuan akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap skor kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, kesadaran metakognitif, dan hasil belajar kognitif biologi. Terkait kesimpulan tersebut, maka peneliti menyarankan agar guru mengimplementasikan strategi PBL dan integrasi PBL dan STAD sebagai salah satu strategi dalam pembelajaran biologi. Selain itu diharapkan memberdayakan perbedaan kemampuan akademik dalam membentuk kelompok belajar siswa agar tercipta scaffolding siswa, sehingga hasil belajar kognitif siswa berkemampuan rendah dapat menyamai siswa berkemampuan tinggi. Bagi peneliti selanjutnya perlu mengungkap faktor penyebab tidak berpengaruhnya strategi pembelajaran, kemampuan akademik dan interaksinya terhadap skor kesadaran metakognitif serta mengkaji pengaruh strategi PBL dan integrasi PBL dan STAD terhadap skor hasil belajar pada ranah afektif maupun psikomotorik karena penelitian ini hanya mengungkap hasil belajar ranah kognitif. Selain itu disarankan agar menerapkan strategi PBL dan integrasi PBL dan STAD pada materi biologi dengan ciri tertentu yaitu mengandung unsur masalah yang menantang atau merangsang, bersifat interdisipliner, memungkinkan adanya penyelidikan autentik, memungkinkan dihasilkan suatu karya nyata (artefak) dan dipamerkan (exhibit), serta memberi peluang bekerja kolaboratif dalam memecahkan masalah yang dihadapi seperti beberapa materi yang terkait dengan ekologi, lingkungan, keanekaragaman hayati, kependudukan, fisiologi tumbuhan, genetika, biologi sel, mikrobiologi, dan fisiologi manusia.

Efektivitas penerapan sisten akuntansi penerimaan kas pada jasa instalasi rawat inap di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mardi Waluyo Blitar / Dyan Kartika Dewi

 

Kata kunci: Sistem Akuntansi, Penerimaan kas, Efektivitas Sistem akuntansi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Sistem akuntansi penerimaan kas merupakan salah satu bagian dari sistem akuntansi yang ada pada instalasi rawat inap (IRNA) Rumah Sakit Daerah (RSD) Mardi Waluyo Blitar. Penerapan sistem akuntansi yang baik akan mampu memberi perlindungan, pengawasan, dan pengendalian terhadap penerimaan kas pada jasa instalasi rawat inap. Penerapan Sistem Penerimaan Kas pada RSD Mardi Waluyo meliputi prosedur penerimaan pasien, prosedur pasien dalam perawatan dan prosedur pembayaran dimana cara pembayaran dapat dilakukan secara umum, JPKMM dan ASKES. Pencatatan penerimaan kas dengan menggunakan basis kas yaitu penerimaan kas atau pendapatan diakui bila kas atau setara kas sudah di terima atau dibayarkan. Tugas Akhir ini bertujuan mengetahui penerapan dan efektivitas sistem akuntansi penerimaan kas pada jasa IRNA di RSD Mardi Waluyo Blitar serta kendala-kendala dalam penerapan sistem penerimaan kas. Untuk mengetahui penerapan sistem penerimaan kas rumah sakit dengan mengidentifikasi bagian terkait IRNA dimulai dari prosedur penerimaan pasien, catatan dan pengarsipan. Untuk menilai efektifitas penerapan sistem akuntansi penerimaan kas di RSD Mardi Waluyo Blitar dengan melihat laporan realisasi penerimaan kas dari IRNA. Penerapan sistem penerimaan kas sudah dilaksanakan secara sistematis mulai dari penerimaan kas, pencatatan, penyimpanan kas di bank sampai laporan keuangan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Realisasi penerimaan kas mampu memenuhi dari target yang ditentukan ini menunjukan bahwa penerapan sistem penerimaan kas pada jasa instalasi rawat inap RSD Mardi Waluyo dapat dikatakan efektif karena mampu memenuhi target yang ditentukan. Kendala-kendala dalam penerapan sistem penerimaan yaitu mengenai prosedur penerimaan pasien dan pembayaran ASKES dan JPKMM yang tekadang tidak sesuai dengan ketentuan, kendala teknis dan lokasi rawat inap yang berbeda yang mempengaruhi efisiensi waktu dan pelayanan. Saran yang diberikan untuk mengurangi permasalahan penerimaan kas sebaiknya rumah sakit lebih tegas dan jelas mengenai prosedur pembayaran umum, JPKMM dan ASKES. Sebaiknya rumah sakit membuat neraca dalam laporan keuanganya untuk mengetahui harta dan kewajiban yang dimiliki. Untuk mempermudah dalam membuat neraca sebaiknya rumah sakit merubah sistem pencatatan akuntansi dari sistem single entry menjadi sistem doubel entry.

Perlakuan akuntansi penilaian persediaan barang dagang pada CV Bumiayu Blitar / Ayu Mahardhika Kristiana

 

Kata kunci: Persediaan barang dagang, Periodik, Perpetual, FIFO, LIFO, Average. Didalam sistem kompetitif sekarang ini, metode akuntansi persediaan dan praktek manejemen menjadi perbaikan laba yang efektif. Penilaian persediaan yang lebih baik dapat meningkatkan laba atau profitabilitas. Sementara penilaian persediaan yang kurang baik dapat mengikis laba dan menjadikan bisnis kurang kompetitif. Pembentukan persediaan bermanfaat untuk melindungi perusahaan dari kejadian dan ganguan yang tidak terduga dalam kegiatan operasinya. Manajemen persediaan yang efektif merupakan kunci keberhasilan operasi perusahaan, untuk menjaga kuantitas dan mutu persediaan. Untuk itu perusahaan perlu memperhitungkan penilaian persediaan yang berpengaruh terhadap harga pokok penjualan dan persediaan akhir. Nilai persediaan barang dagang ditentukan oleh dua faktor, yaitu kuantitas dan harga pokok dari persediaan. Kuantitas persediaan barang dagang dapat diketahui dengan melakukan perhitungan fisik persediaan. Sementara itu, harga pokok persediaan dapat diketahui dengan menghitung berdasarkan metode penilaian persediaan. Dalam menilai persediaan terdapat tiga metode yang dapat dilakukan, yaitu metode FIFO (first in first out), LIFO (last in first out) dan biaya rata-rata (weighted average). Tujuan Penyusunan tugas akhir ini adalah untuk menjelaskan bagaimana penerapan akuntansi persediaan pada CV Bumiayu dalam mengelola persediaan, khususnya tentang pencatatan, pengukuran, serta pelaporan persediaan CV Bumiayu. Metode Pengambilan datayang didunakan adalah metode (1) Library Research, (2) Field Research. Library research dilakukan dengan mempelajari literatur dan bahan pustaka sebagai dasar pemikiran dan hasil pembahasan penemuan dilapangan. Field Research dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung dilapangan, seperti mengadakan tanya jawab dan wawancara serta dokumentasi dengan mempelajari arsip-arsip yang dimiliki perusahaan. Berdasarkan hasil evaluasi Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan metode pencatatan dan penilaian persediaan pada CV Bumiayu menggunakan metode pencatatan secara fisik/periodik (periodic inventory system) dan metode penilaian secara LIFO Periodik. Dari hasil evaluasi tersebut dapat disarankan bahwa untuk mengelola persediaan agar dapat menghasilkan laba serta penilaian persediaan yang perpektif, dalam melakukan pencatatan persediaan hendaknya dilakukan dengan metode perpetual, sementara itu penilaian persediaan dilakukan dengan LIFO perpetual.

Peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII melalui model pembelajaran kontekstual pada pokok bahasan teorema Pythagoras / Sukirno

 

Kata kunci : Hasil Belajar Pembelajaran Kontekstual, Teorema Pythagoras Berdasarkan pengamatan peneliti selama mengajar di kelas VIII pada bulan Juli sampai Nopember, siswa kelas VIII kesulitan memahami matematika, khususnya materi persamaan garis lurus. Pembelajaran pada materi ini dilakukan dengan model konvensional. Dari hasil ulangan materi persamaan garis lurus, nilai rata-rata kelas VIII ini rendah yaitu 5,8 sedangkan KKM nya 6,5. Berdasarkan temuan permasalahan tersebut direncanakan suatu tinadakan berupa pengembangan model pembelajaran yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan terebut.model pembelajaran yang dmaksud adalah model pembelajaran kontekstual. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mendeskripsikan model pembelajaran kontekstual peningkatan hasil belajar Teorema Pythgoras siswa kelas VIII. Mendeskripsikan respon siswa terhadap pembelajaran model pembelajaran kontekstual Teorema Pythagoras. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2009 dengan subyek penelitian siswa kelas VIII SMP 2 Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, tempat penekiti bertugas selama ini. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Penerapan model pembelajaran kontekstual dan dilaksanakan dalam dua siklus dengan materi Teorema Pythgoras. Hasil peneliti menunjukkan bahwa pembelajaran Teorema Pythaoras model pembelajaran kontekstual telah terlaksana dengan baik dan dapat meningkatkan be lajar. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai tes dan ketuntasan klasikal pada akhir siklus II berturut-turut 7,5 dan 94,3%. Sedangkan pada siklus I nilai rata-rata tes 7,3 dan ketuntasan klasikal 88,6%. Respon siswa terhadap pembelajaran Teorema Pythagoras model pembelajaran kontekstual adalah positif. Siswa senang dan antusias belajar terutama dengan alat peraga yang digunakan.

Upaya mengatasi kesulitan belajar matematika materi persamaan linear satu variabel dengan pendekatan realistic mathematics education (RME) pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pandaan / Muntiyah

 

Kata Kunci : Pembelajaran, PLSV, Realistik Masalah pokok pada penelitian ini adalah kesulitan siswa SMP Negeri 2 Pandaan dalam menyelesaikan permasalahan PLSV yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Untuk itu diperlukan suatu pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Salah satu pembelajaran semacam itu adalah pembelajaran PLSV dengan menggunakan pendekatan RME, karena pembelajaran dengan pendekatan ini melibatkan siswa secara aktif untuk menemukan sendiri konsep matematika yang diawali dengan pemberian masalah realistik. Masalah penelitian ini dapat dirumuskan (1) bagaimana belajar matematika materi PLSV untuk siswa kelas SMP Negeri 2 Pandaan 2009-2010 dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME), (2) bagaimana upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar matematika materi PLSV untuk siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pandaan 2008-2009 dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). Untuk menjawab masalah di atas, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada satu kelas tertentu yang dilaksanakan dalam dua siklus. Dengan setiap siklus terdiri dari: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pandaan tahun pelajaran 2009-2010. Bentuk pembelajaran PLSV dengan pendekatan RME ini menggunakan strategi 3 tahapan, yaitu : (1) tahap pendahuluan, (2) tahap inti, dan (3) tahap penyimpulan yang dilaksanakan dengan pola klasikal dan kelompok dengan menggunakan lembar kegiatan siswa (LKS) yang berisi masalah realistik. Berdasarkan hasil pengamatan peneliti selama dua siklus dan didukung oleh hasil wawancara beberapa siswa selama mengikuti pembelajaran dalam penelitian ini, siswa merasa senang dengan pembelajaran PLSV dengan menggunakan pendekatan RME. Selain itu, hasil tes akhir tindakan siklus I dan II menunjukkan peningkatan. Dengan demikian terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap materi PLSV yang diajarkan melalui pendekatan RME.

Penggunaan model pembelajaran SAVI (Somatic Auditory Visualization Intelektualy) untuk meninhkatkan hasil pembelajaran IPA siswa kelas IVA SDN Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan / Teresia S. Leisubun

 

Kata kunci: Pembelajaran IPA, Model SAVI (somatic auditory visualization intelectualy). Pelaksanaan pembelajaran IPA hendaknya guru dapat mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar yang ditujukan kepada siswa agar dapat mencapai tujuan belajarnya. Permasalahannya adalah hasil belajar siswa yang sebagian besar di bawah SKM 70 yaitu 60, 65. Akar penyebab hasil belajar siswa di bawah standar SKM 70 diduga karena guru kurang tepat dalam memilih model pembelajaran dan kurangnya penguasaan guru terhadap model pembelajaran sehingga siswa cenderung pasif pada kegiatan belajar dikelas. Tujuan penilitian ini adalah; 1)Mendiskripsikan penerapan model SAVI dalam pembelajaran IPA kelas IVA SDN Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan, 2)Mendiskripsikan peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IVA SDN Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan setelah diajar melalui model pembelajaran SAVI, 3)Mendeskripsikan aktivitas siswa kelas IVA SDN Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan dalam pembelajaran IPA yang diajar dengan model SAVI. Penelitian ini dirancang dengan model penelitian tindakan kelas deskritif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi, lembar APKG dan dokumentasi. selama proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus sesuai dengan alur penelitian PTK. Hasil penelitian yang diperoleh dari nilai rata-rata hasil belajar siswa siklus I pertemuan pertama 67,17 termasuk kategori (rendah) dan pertemuan kedua nilai rata-rata hasil belajar siswa 71,31 termasuk kategori(cukup). Pelaksanaan tindakan siklus I pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua meningkat sebesar (4,14%). sedangkan siklus II pertemuan pertama hasil belajar siswa (71,95) termasuk kategori(cukup) dan pertemuan kedua mencapai 78,26 termasuk kategori(tinggi). Pelaksanaan tindakan siklus II pertemuan pertama dan kedua mengalami peningkatan sebesar (6,31%). Dari data hasil temuan peneliti di atas dapat disimpulkan bahwa “penggunaan model pembelajaran SAVI (somatis auditory visualization intelectualy) untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IVA SDN Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan” dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IVA SDN Rembang.

Manfaat incentive compatible constraints untuk mengatasi masalah keagenan (agency problem) dalam praktek pembiayaan mudharabah pada PT. Bank Syariah BRI Cabang Malang / Tutik Kalis Wiarti

 

Kata Kunci: incentive compatible constraints, agency problem, asymmetric information, mudharabah. Kontrak mudharabah merupakan salah satu bentuk mekanisme keuangan syari’ah yang digunakan untuk menggantikan sistem bunga. Dalam kontrak ini terdapat hubungan antara pemilik modal (shahibul mal/principal) dengan pelaku usaha (mudharib/agents). Kontrak mudharabah adalah kontrak kerjasama yang menanggung untung dan rugi antara pemilik dana (bank/principals) dengan nasabah (agents). Hubungan kontrak keuangan seperti dalam mudharabah ini biasanya dikenal dengan nama hubungan keagenan. Oleh karena itu, kontrak seperti ini menuntut adanya transparansi bagi kedua belah pihak. Jika salah satu pihak (utamanya nasabah) tidak menyampaikan secara transparan tentang hal-hal yang berhubungan dengan perolehan hasil, sehingga dapat terjadi aktivitas adverse selection dan moral hazard. Dalam transaksi keuangan, masalah adverse selection dan moral hazard merupakan masalah asymmetric information. Kontrak mudharabah adalah kontrak keuangan yang sarat dengan aktivitas asymmetric information. Berdasarkan penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana solusi untuk mengatasi masalah keagenan yang merupakan salah satu penyebab rendahnya pembiayaan mudharabah di BRI Syariah cabang Malang. Dilihat dari sisi bank syariah, rendahnya porsi pembiayaan mudharabah terkait dengan belum siapnya bank. Bank syariah menghadapi masalah yang melekat pada kontrak mudharabah yaitu adanya asymmetric information. Hal inilah yang juga terjadi pada bank BRI Syariah cabang Malang yang menyebabkan pembiayaan mudharabah masih sangat rendah jumlahnya. Dilihat dari sisi masyarakat pengguna bahwa banyak terjadi kecurangan yang dilakukan oleh masyarakat dalam kaitan dengan pelaporan-pelaporan keuangan atau moral hazard. Selain itu pembiayaan mudharabah adalah pembiayaan yang menuntut kejujuran dan amanah. Untuk mengatasi masalah keagenan dapat diterapkan batasan-batasan tertentu yaitu dapat menggunakan batasan berdasarkan incentive compatible constraint yang diajukan Presley dan Session. Dengan batasan-batasan ini diharapkan penyimpangan dalam kontrak mudharabah dapat diminimalisasikan. Incentive compatible constraints adalah suatu cara yang disyaratkan kepada mudharib untuk mengurangi resiko terjadinya masalah keagenan dalam pembiayaan mudharabah.

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas merek dan pengaruhnya terhadap perilaku konsumen mahasiswa Universitas Negeri Malang dalam membeli produk kosmetik oleh Muhamad Novizal

 

Persaingabnis nisy angd ihadapip erusahaan-perusahpaaadna s aati ni semakin ketats, ehinggam enuntutm anajemenp erusahaanu ntuk lebih cermatd alam Lgngntukasnt rategib ersaingnya,a gard apatmemenangkapne rsaingany ang dihadapDi. itinjau dari ryrspektir pemasaianp adas ituali p"ti"ing"rivrig demikian, .gBtP put keluars ebagapi emenangm, anajemenp erusahaadni tuntui unt-utd apat mendesadina nm engimplementasikastnr ategpi emasarayna ngm ampum enciptakarl mempertahankdaann meningkatkank ep'asan konsumenny4i ehingga padaa i*rirnya ipat te.rclpat oyalitasy angt inggi dari konsumennyate rhadapp roj,it y-g ditawarkapne rusahaan. ' _ Bagrp erusahaansa, lahs atuf aktorp enentuk esuksesadna lamm enciptakan !gy.Jit".m erekp arap elanggannyaa dalai kepuasante rhadapk ualitasy ang diberikan. Kualitasp roduky ang baik akanm enciptakan,m empertahaniank epuasans era menjadikakno_n sumeny angl oyar.K arakteristikk onsumeny angr oyars alahs atunya selalum elakukanp embelianu lang secarat erus-menerus. Penelitianin i berhtuan untuk mengetahu:i (r) pengaruhk epuasante rhadap prilakuk onsumenm ahasiswui niversitasN egeri'Malan!d a",n in"rl"ri produk !9sme11(\2 ) Pengaruhk esukaante rhadapp eitatu konsumenm ahasiswui niversitas Negell v{alangd alamm embelip roduk kosmetih (3) pengaruhk omirmenr erhadap perilakuk onsumenm ahasiswiu niversitas Negeri ir,iuunfauu.n *";t; produk |9s.metif('4 ) Pengaruhb iayap eralihante rhadipp erilakrikonsumemn ahasisrvi universitaNs egcriM arangd aramm emberpi rodui kosmetik,( 5) ped;; kepuasan, kesukaanko, mitmend anb iaya perarihans eiara bersama-samtae rhadip perilaku konsumemna hasiswui niversitis NegeriM alangd alamm embelip rodifkosmetiti, !!).ran9r yangp alingd ominanp engiruhnyate iiradapp erilakut ontu,n"n mahasisrvi UniversitaNse geriM alangd alamm embeliprodukk osmetik. Jenisp enelitianin i adarahE x-postF aito.yaiaber yangd igunakand aram pne.litianinaid atahk epuasa(nX 1),k esukaa(nX z),k omiimeit X"ri,a unU iuvu ryralil1n( &) sebagavi ariableb ebasd anp erilakuk onsumenrn"t^i.*l Universitas NegerMi alang( Y) sebagavi ariablet erikainya. l.f a- l.a nPgoy paunlgab sdei arjluammlpa ehn 6e3r9it7ia onrian ni agd.S agldaahrn "giuk*atn mahasiswui niversitasN egeri teknik pengamUifun** p"f menggunakatenk nik Purposives ampting itau sampelu -"*i.rn. Atas dalar rumus

Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian kerajinan keramik: studi pada Niza Souvenir Dinoyo Malang oleh Maziyatun Nisak

 

Pemasarana dalahs uatu prosess osiald an manajerialy ang didalamnya individu dan kelompok mendapat apa yang mereka inginkan dengin menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilar dengan pihak lain. Pernyataan di atas menunjukkan bahwa pemasaran merupakan suatu proses yang ditulukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan seseorango leh karcna itu setiap pcrusahaana kan berusaha agar produk yang drhasilkand apat mernenuhkr ebutuhanp asar,d rterirnam asyarakatd an unggul dalam persaingan. Penelitian inr ingin mengetahur apakah t-akk'r lingkungan dan t-aktor perbedaan individu mampu mempengaruhi konsumen dalam membeli kerajinan keramik. Dengan menggunakan pendekatan diskriptif korelasional, penelitian ini berusaha untuk menjelaskan pengaruh lingkungan dan perbedaan individu terhadap konsumen dalam rnembeli kerajinan keramik (Studi Kasus Pada NIZA Souvenir Dinoyo Malang). Populasi dalam penelitian ini adalah para konsumen yang datang serta melakukan pembelian produk di NIZA souvenir Dinoyo Malang. penelitian ini dilakukan selama I bulan popuiasi yang datang berjumlah 30 orang dan sekaligusk an dijadikan sampel. Penelitian ini mempunyai dua variabel, yaitu variabel bebas (X) dan vartabelt errkat( Y). Varrabelb ebas( X) penelitranin i adalaht aktor Ingkungan (Xr ) dan perbedaan individu (X2), sedangkan variabel terikat (y) dalam penelitian ini adalah keputusan konsumen dalam membeli. Dalam penelitian ini menggunakan angket sebagai alat untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (l) ada pengaruh antara lingkungan terhadap keputusan konsumen dalam membeh keralinan keramik (studi pada NIZA Souvenir Dinoyo Kota Malang). (2) ada pengaruh :tntara perbedaan perilaku individu terhadap keputusan konsumen dalam membeli kera;rnan keramik (studi pada NIZA Souvenir Dinoyo Kota Malang). (3) ada pengaruh antara lingkungan, dan perbedaan perilaku individu secara bersama-sama terhadap keputusan konsumen dalam nrembeh keralinan keramik (studi pada NIZA Souvenir Dinoyo Kota Malang). (4) t'aktor yang dominan mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli kerajinan keramik di NIZA souvenir adalahi aktor lingkungan.

Pengaruh strategi produk jasa terhadap kepuasan konsumen pada biro perjalanan umum Rosalia Indah Malang oleh Indah Dwi Ningsih

 

Produkj asa merupakanse muaa ktivitase konomiy angh asilnyat idak dalam benhrkf isik dan biasanyad ikonsumspi ada saaty ang samad enganw aktu yang dihasilkanM. engingatk epuasank onsumens angate rat kaitanyad enganp enawaftrn produk,m akab isa dikatakanb ahwap roduka dalahe lemenk unci dalamp enawilan pasar.M elalui strategip roduk jasa yang tepat dan berorientaspi ada kepuasan konsumend iharapkanp erusahaadna patm emberikanp enawarajna sa yangm enarik secarako mpetitif. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahupi engaruhs ecarap arsial dan simultan sfrategi produk jasa yang meliputi strategi produk inti, sfrategi produk harapan,s frategip roduk tambahand an stategi produk potensialt erhadapk epuasan konsumense rtar nengetahusit rategpi rodukjasay angm empunyapi engaruhd ominan terhadapke puasakno nsumenp adaB PUR osaliaIn dahM alang. Rancangapne nelitiany angd igunakana dalahd eskiptif korelasionaPl. opulasi dalarnp enelitianin i adalahs eluruhp enggunjaa sat ravelB PU RosaliaIn dahM alang. pengambilasna mpedl ilakukans ecaraa ksidentasl amplings ebanyak9 5 responden. Data diperolehd ari respondend enganm enggunakaanl at pengumpudl ata berupa angkette rtutupA. nalisisd atap enelitianm enggunakaann alisisre greslii nearb erganda denganu ji hipotesisrn enggunakaunji t danu ji F denganb antuanp rogramS PSSs eri 10.0fo r WINDOWS. Dari hasilp engolahadna na nalisisd ata,d apatd isimpulkanb ahwa:( a) secara parsial strategi produk jasa yang rneliputi strategi produk inti, shategi produk harapan, stategi produk tambahan dan shategi produk potensial berpengaruh terhadapk epuasanko nsumenp adaB PU RosaliaI ndahM alang.h al ini terbuktid ari nilai signifikansti hitung< nilai signifikansyi angd igunakan(s ig t < 0,05);( b) secara simultans trategpi rodukjasab erpengaruthe rhadapk epuasakno nsumenB PU Rosalia IndahM alang.H al ini terbuktid ari hasil analisar egresiy ang menunjukkanb ahwa angkaa djustedR square0 ,429.B erarti 42,9% variasik epuasank onsumend apat dijelaskano lehv ariasid ari kelimav ariabebl ebaste rsebutS. edangkasni sanya5 7,1% dipengaruhoi leh sebab-sebayba ngl ain yaitu harga,t empat,p romosi,o rang,p roses dan layanank onsumenD. engand emikian,s ecarap roporsionasl tategi produkj asa telah rnemberikank ontribusi yang cukup besar terhadapk epuasank onsumen dibandingkand engank ontibusi dari keenamv ariabel lainnya. Selain itu, hasil tersebudt iperkuatd engann ilai sig F hitung0 ,00 dimanan ilai ini beradad ibawah 0,05( 0,00< 0,05);( c) strategpi roduki nti mempunyapi engaruhd ominant erhadap

Pengaruh bauran pemasaran terhadap perilaku konsumen dalam membeli kartu handphone: studi pada penggunan kartu handphone pro-XL di Kodya Malang oleh Rahmat Arif Nasution

 

Semakin pesatnya perkembangan telnologi khususnya pada teknologi komunikasmi enyebabkapne rusahaanh arusm ampub ertahand alamp ersaingany ang sangAkte tat. Persaingany ang gencara ntar perusahaany ang memproduksib arang sejenis akan mendorong perusahaan untuk lebih berpacu meningkatkan hasil produksinyab aik kuantitasm aupnnk ualitasnyat erlebih lagi yang berkaitand engan inOvasSi. etiapp erusahaabna ik yang berskalak ecil maupunb esar,t idak pernahl epas darip elaksanaanb auranp emasarand alamm erencanakapne masarannyaS. ementara itu tujuank egiatanp emasarana dalahju ga unhrk mempenganrhpi embeli,o leh karena itu hal ini sangatp enting bagi manajerp erusahaanu nhrk memahamim engapad an bagaimanati ngkah laku konsumen sehinggap erusahaand apat mengembangkan produlq menenhrkan harga, mendistribusikan produknya secara lebih baik dan mempromosikapnro duky ang inovatif. Penelitian ini ingin mengetahui apakah bauran pemasaran mampu mempengaruhpie rilaku konsumen,d alam membeli kartu handphoneP ro-XL di KodyaM alang.D enganm engggnakanp endekatand eskriptif korelasional,p enelitian ini berusaha unnrk rnenjelaskan Pengaruh bauran pemasaran terhadap perilaku konsumend alamm embetik artu handphone( Studi PadaP enggunaK arfrt Hanphone Pro-XL di Kodya Malang). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen pemakai kartu hordphoneP ro-XL di Kodya ltlalang. Sedangkans arnpelnyaa dalah 100 , sample diambil secarap orpusive dikarenakanju mlah pemakai kaftt handphonek o-XL sang:abta nyaks ertad ikarenakand engank eterbatasany ang dimiliki baik itu waktu, biaya dan tenaga. Penelitianin i mempunyadi ua variabely aitu variabelb ebas( X) adalahb auran pemasaranS. edangkanv ariabel terikat (Y) dalam peneltian ini adalah perilaku konsumen. Hasil penelitian menfmpulkan bahwa: (l) ada pengaruh antara produk terhadapp erilakuk 6nsumend alam membelik artu handphone( studi padap engguna kutu handphoneP ro-XL di kodya Malang). (2) adap engaruha ntarah argat erhadap perilaku konsumen dalam membeli kartu handphone (studi pada pengguna kartu handphoneP ro-XL di kodya Malang).(3) ada pengaruh antara tempat (saluran distibusi) terhadapp erilaku konsumend alamm embelik artu handphone( studi pada penggunak arfi handphoneh o-xL di kodya Malang). (4) ada pengaruha ntara promostie rhadapp erilaku konsumend alam memberli kartu handphone( studi pada penggunal< amt handphoneW }-XL di kodya Malang). (5) ada pengaruha ntara prortukh,a rgat,e mpat( salurand isfiibusi),d anp romosis ecarab ersama-samtear hadap perilaku konsumen dalam memberli kartu handphone (studi pada pengguna kartu handphonPer o-XL di kodyaM alang) Saran yang bisa dikemukakan berkait dengan temuan yang diperoleh selama nelaksanakanp enelitiani ni adalah: (l) Berkaitand enganp roduk yang dikeluarkan olehP T. ExcelcomindoP ratamap, eneliti menyarankanb ahwap eningkatkank ualitas produkk hususnyab erkaitand enganja ringan hendaknyam emperolehp erhatiany ang utama seperti dengan menambah jaringan atau tower di daerah lain, karena kecenderungasnin yal yang didapata tau yang diterima kurang bagusd an tidak ada sinyal sama sekali. Selain itu faktor lain juga perlu diperhatikan sebab kemasan, merek, pelayanan merupakan faktor penunjang yang juga penting. karena produk tersebukt aitannyad engank omunikasis ebaiknyap erlu adanyai novasi tentangf itur ataum enuy ang dapat membantup emakaih andphoneu ntuk berkomunikasdi engan mudah. (2) Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa fbktor harga memiliki pengaruhy ang sangatr endah,d engani tu perusahaans ebaiknyam encoba memberikanv ariasi hargab aik itu padak artu perdanaa taupunv oucer,m ungkinb isa juga dengan memberikan diskon atau hadiah pada konsumen yang membeli perdana Pro-XL di XL Ritel. (3) Saluran distibusi yang digunakan hendaknya tetap dipertahankanj,ik a mungkin ditingka&an dengan merambahd aerah-daerahya ng potensial dengan cara menambah counter resmi Pro-XL. (5) Berkaian dengan promosis ebaiknyap erusahaanm emikirkant idak hanyam enggunakamn ediat elevisi tapi mencoba media lain yang sekira lebih efektif misalnya radio swasta atau radio kampus.S elain itu iklan yang ditayangkans ebaiknyab err"ariasiu ntuk menambah dayat arik dari calon konsumena taupunk onsumeny ang telah menggunakanp roduk PTOXL. Pengguna radio khususnya radio kampus lebih efektif dengan menambah frekuensi tayang atapun talk show tentang produk Pro-XL perlu juga dipertimbangkanse babm ahasiswam erupakanp asary angs angatp otensial

Pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Madiun oleh Erwin Nasution

 

Kualitas layanan merupakan faktor yang mempengaruhi kepuasan seorang nasabah dalam menerima layanan perbankan. Setiap bank pasti menginginkan nasabahnyam erasa puas terhadap layanan yang drbenkan. Oleh karena rfu kualitas layanan sangat ponting bagi pimpinan bank unhrk memahami pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah sehingga nantinya bank dapat meningkatkan dan mengembangkank ualitas layanan seperti keandalan, daya tanggap,jaminan, antian, dan bukti fisik secara lebih baik. Penelitian ini ingin mengetahui apakah kualitas Iayanan mzrmpu mempengaruhi kepuasan nasabah dalam menggunakan layauan perbankan. Dengan menggunakan pendekatan diskriptif korelasional, penelitian ini berusairau ntuk menjelaskan pengamh kualitas layanan terhadapk epuasann asabahd i PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Madiun. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah penabung PT. Bank Negara, lndonesia (Persero) 'l'bk Kantor Cabang Madiuq sampel diambil secara aksidental (accidental sampling). Dari nasabah PT. Bank Negara Indonesia @ersero) Tbk Kantor Cabang lvladiun yang ada peneliti mengambil 100 (nasabah) sebagai sampel. Penentuan jumlah sample tersebut karena keterbatasan peneliti dalam hal tenaga, waktq dan biaya. Penelitian ini mernpunyai dua variabel, yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Variabel bebas( X) penelitiani m adalahk eandalan( X1 ), daya tanggap (Xz), jaminan (Xr), antian ()L), bukti fisik (Xs) sedangkan variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah kepuasan nasabah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (l) ada pengaruh yang signitrkan antara keandalan terhadap kepuasan n:sabah PT. Bank Negara lndonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Madiun, Q) ada pengaruh yang signit'rkan antara daya tanggap terhadap kepuasan nasabah PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Madiun, (3) ada pengaruh yang signifikan antarajaminan terhadap kepuasan nasabah Pf. tsank Negara lndonesia (Persero) 'l'bk Kantor Cabang Madiun, (a) ada pengaruh yang signifikan antara antrian terhadap kepuasan nasabah PT. Bank Negara lndonesia @ersero) Tbk Kantor Cabang Madiun, (5) ada pengaruh yang sigprfikan antara bukti fisik kepuasan nasabah PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Madiuq (6) aila pengaruh yang sigrrifikan antara keandalary daya tnggap,jarninaq antrian, bukti fisik secarab ersama-samate rhadap kepuasann asabahP 'l'. tsank Negara lndonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang MadiurU (7) faktor yang dominan pengaruhnya terhadap kepuasan nasabah PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Madrun adalah vanabel daya tanggap. Saran yang brsa dikemukakan berkait dengan temuan yang drperoieh selama melaksanakan penelitian ini adalah (l) Perlunya peningkatan kualitas karyawan dengan mengadakan pelatihan setiap tiga bulan sekaii. Dan ciengan penJanngan karyawan baru yang lebih ketat, (2) Perlunya inspeksi Kabag. Pelayanan guna memastikan bahwa karyawan mau dan mampu melayani nasabah dengan baik (3) Perlunyap eningkatanja minan dengans elalum enyediakanp olisi yang bersediad alam mengantarkan nasabah bila mengambil uang dalam jumlah yang banyak (4) Perlunya peningkatan antrian hal ini terkait dengan modei antian yang perlu disosialisasikan dengan bark dan jumlah teller yang perlu ditambah pada;am-1am sibuk (5) Perlunya peningkatan bukti fisik terkait dengan penataan eksterior atau dibangun lebih megah lagrg unam enrngkatkanrm agey ang baik.

Pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pengunjung taman rekreasi sengkaling Malang oleh Zinatul Ma'wa

 

Dewasai ni banyak perusahaan(t ermasukp erusahaanja sa) yang menyatakan bahwat ujuan perusahaany ang bersangkutana dalah untuk memuaskanp elanggan. pelangganm emilih perusahaajna sa biasanyab erdasarkanh arapannyaP. erkembangan dari waktu ke waktu menunjukkan sernakin tingginya tuntutan masyarakat akan penyediaan industri jasa pariwisata. Pengunjung sebagai konsumen produk jasa pariwisata bukan hanya membeli jasa wisata saja tetapi juga kenyamanan, kesenangadna n ketenanganU. ntuk dapat memberikank epuasank epadap engunjung makap erusahaajna sa TamanR ekreasiS engkalingM alang harusm emahamik ualitas layanan yang akan memberikan kerangka kerja tentang apa yang dijadikan indikator oleh pengunjung dalam menilai kualitas layanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai batran masukan bagi pimpinan perusahaan dalam menentukan kebijaksanaan di bidang pariwisata di Taman Rekeasi Sengkaling Malang. Penelitian ini bertr{uan untuk mendapatkan gambaran obyektif tentang: (l) pengaruh bukti langsung (tangibles) terhadap pengunjung Taman Rekreasi Sengkaling Malang; (2) pengaruh keandalan (realibility) terhadap kepuasan pengunjung Taman Rekreasi Sengkaling Malang; (3) pengaruh daya tanggap (responsivenesste) rhadapk epuasanp engunjungT amanR ekeasi SengkalingM alang; (4) pengaruh jaminan (assurance) terhadap kepuasan pengunjung Taman Re}reasi Sengkaling Malang (5) pengaruh empati (empaty) terhadap kepuasan pengunJung Taman Rekreasi Sengkaling Malang; (6) pengaruh bu}li langsung, keandalan, daya tanggap,j aminan, dnn empati secarab ersama-samate rhadapk epuasanp engunjung Taman Rekreasi Sengkaling Malang; (7) variabel yang dominan pengaruhnya terhadapk epuasanp engunjungT amanR ekreasiS engkalingM alang. Variabel yang diangkat dalam penelitian ini yaitu variabel bebas kualitas layananm eliputi bulrti langsung( fasilitas fisik), keandalan( kemudahanp rosedur), daya tanggap (kemauan dalam membantu pengunjung), jaminan (kemampuan layanan) dan empati (perhatian terhadap kebutuhan pengunjung) serta variabel terikat kepuasanp engunjung. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengu4iung kolam renang (kolam renang air panas, kolam renang cumi-curni, kolam renang pesona tirta sari, kolam -r€nangp esonat irta alam) TamanR ekreasiS engkalingM alang dalamb ulan Desember sebanyak1 60.000o rang (dewasa,r emaja,d an anak-anak)d enganju mlatr sampel1 00 responden (peugunjung). Teknik pengambilan sampel secara aksidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Taman Relreasi Sengkaling Malang Desember 2003. I Rancangapne nelitiany angd igunakana dalahd eskriptifkorelasionalT. eknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan uji hiporesis menggunakaunj i t dan uji F. Istrumeny ang digunakan mengumpulkand ata berupa angkeVkuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan batrwa secara umum kualitas layanan Taman RekreasSi engkalingM alang dipersepsikanb aik. Dari hasil analisis regresi dan uji hipotesism enunjukkanb ahwa secarap arsial maupun simultan ada pengaruhy ang signifikan antora kualitas layanan dengan kepuasan pengunjung. Keandalan merupakanku alitas layanany ang mempunyaip engaruhd ominan terhadapk epuasan pengunjunTg amanR elcreasSi engkalingM alang (l) Berdasarkanh asil penelitiani ni, disarankan kepada pengelola Taman Rekreasi Sengkaling Malang agar lebih meningkatkank ualitas layanan dan lebih memperhatikank ebutuhand an keinginan pengunjun&d enganc ara : Ada beberapab ulti langsung( fasititas fisik) yang perlu mendapapt erhatian dari pengelolaT aman RekreasiS engkalingM alang seperti gua raksasak arena kondisinya sangatm emprihatinkand an tidak layak dikunjungi dan bila dibiarkant erlantar sangats ayang sekali sebab iru sebenarnyah anya perlu didesainu langs aja;( 2) Agar pengunjungm endapakt emudahan dalamm enjangkau setiap fasilitas yang ada, maka pihak Taman Rekreasi Sengkaling Malang perlu menyediakaant at trasportasiy ang tentu saja sesuaid engank eadaand an kondisi yang ada seperti kereta taman dan sejenisnya.; (3) Untuk membentuk dan memperoleh karyawan yang memiliki daya tanggap maka pihak pengelola Taman Rekreasi SengkalingM alang perlu mernberikant raining dan tambahanp engetahuand engan diadakans eminarm enajemenp emasarajna sa pariwisatad an lain-lain yang sejenis. (4) Dalam memberikanja minan keamananb agi pengunjungp ihak pengelolaT aman Rekreassi engkalingM alang perlu menambatrp etugask eamanant,i dak hanyad ipintu masuk maupun keluar dan beberapa sudut lokasi saja; (5/ Karyawan Taman Rekeasi SengkatingM alang harus tebih membaur dengan pengunjung dan memberikan tempat khusus yang disediakan bila ada pengunjung yang ingin bertanya, mengeluh dan meninta bantuan; (6) Agar kelima vaariabel tersebut mempunyai keseimbangan dalamm emberikanla yanank epadap engunjungm aka perlu adanya kerjasama yang baik diantara semtra unsur yang terlibat; (7) Keandalan merupakan faktor yang dominanh arusd ipertahankank eberadaannydaa n disini yang falror yang paling kecil mempengaruhi terhadap kepuasan pengunjung maka pihak Taman Rekeasi SengkalingM alang perlu mendapatp erhatiany ang besard ari pihak pengelolaT aman RekreasSi engkalingM alang.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Negeri Malang dalam memilih tempat kost oleh Toliatul Machmudah

 

UniversitaNs egeriM alanga dalahs alahs atup erguruanti nggry angb eradad i kota Malang, rutatata mahasiswa dari Universitas Negeri Malang yang berasal dari htar kota Malang. Sebagai contoh dari 635 orang mahasiswa Fakultas Ekonomi Negeri Malang angkatan 2002, 494 orang mahasiswa berasal dari luar kota Malang. Hal ini yang melatar belakangi meningkatnya kebutuhan akan tersedianya tempat kost.U ntuk mengetahu(i1 ) pengaruhf allor pengalamans, ikap dan kepercayaan, kelas sosial, keluarga serta motivasi dan keterlibatan baik secara partial maupun secarab ersama-samtear hadapk eputusank onsumenm ahasiswaF akultasE konomi UniversitaNs egeri Malang dalam memilih tempat kost, (2) faktor yang memiliki pengaruh dominan terhadap keputusan konsumen mahasiswa Fakultas Ekonomi UniversitaNse geriM alangd alamm emilih tempatk ost. Populasdi alamp enelitiani ni adalahm ahasiswaF akultasE konomiU niversitas Negeri Malang angkatan 2002 yang berasal dari luar Malang. Dari mahasiswa yang ada saat ini sebanyak 494 orang mahasiswa diambil sebesar l5Vo dari jumlah keseluruhaant au sebanyak7 5 orangr espondens ebagasi ampel.P enentuanju mlah sampetl ersebutb erdasarkank eterbatasanw aktu, tenaga dan biaya. Sesuaid engan lokasi populasi tersebut penelitian ini dilakukan di Fakultas Ekonomi Universitas 'NegeriM alang.T eknik pengumpulans ampeld alam penelitiani ni adalahs ampling aksidental. Penelitianin i mempunyaid ua variabel, yaitu variabel independen( X) dan variabel dependen (Y). Variabel independen (X) penelitian ini adalah faktor pengalama(Xnl ), faktor sikapd an kepercayaa(nX 2), faktor kelass osial( X3), faktor keluarga(X 4) serta faktor motivasi dan keterlibatan( X5). Sedangkanv ariabel depende(Yn ) dalamp enelitianin i adalahk eputusanko nsumend alamm emiliht empat kost. Data diperolehm elalui respondeny ang menggunakana lat pengumpuld ata berupaa ngketa tau kuisioner tertutup. Setelahm elalui prosesp engolahand ata dan analisis data regresi berganda maka dapat disimpulkan (1) ada pengaruh yang signifikana ntaraf aldor pengalamans, ikap dan kepercayaank, elas sosial, keluarga serta motivasi dan keterlibatan baik secara partial maupun secara bersama-sama terhadakpe putusakno nsumend alamm emilih tempatk ost. (2) faklor yangm emiliki pengarudho minant erhadapk eputusank onsumend alam memilih tempat kost adalah fahor sikap dan kepercayaan. Sarany angb isa dikemukakanb erkaitand engant emuany angd iperolehs elama melakukanp enelitiani ni adalahs ebagabi erikut: (l). Sarand itqukan untuk pelaku bisnis,b ahwas ebaiknyap arap elakub isnis hendaknyam emperbaiksi emuaf asilitas dan meningkatkan servis quality misalnya, keadaan bangunan, kenyamanan dan keamanan yang ada pada tempat kost yang akan dipasarkan. Dengan hal itu hendaknyap elaku bisnis menyesuaikana ntarah arga dan keadaant empat kost, agar kepuasank onsumend apat dicapai denganb aik. Dengan memperhatikans emuah al tersebutm aka pemasard apat memikat konsumena gar tidak beralih atau berpindah mencari tempat kost yang lain, (2) Saran ditujukan kepada konsumen, bahwa sebaiknya konsumen dalam memilih tempat kost yang kondisi bangunan, kenyamanand an keamanannyab aik. Berdasarkanp enelitian yang telah dilakukan, hendaknykao nsumenle bih selektif dalam memilih tempatk ost. Dengand emikian konsumeank and apatm eminimalisaski etidak sesuaiana tauk etidakc ocokand alam memilih tempat kost, (3) Saran untuk penelitian yang akan datang, lebih baik jika melibatkan konsumen yang lebih luas lingkupnya, tidak hanya dikalangan Fakultas EkonomiU niversitasn egeriM alang sajaj uga dikalanganf akultas-fakultalsa in di UniversitaNs egeriM alang,( 4) Dibicarakanb ersamajik a terjadim asalaha tasp emilik kos ( selakup elakub isnis) denganm ahasiswa(s elakuk onsumen)T. ujuannyay aitu menghindaarid anyak omplin dari konsumen. l1

Pengaruh dimensi kualitas jasa terhadap kepuasan nasabah: studi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Retail Cabang Malang Kawi oleh Andhang Budhy Harsa

 

Menghadappi ersainganb isnis yang semakink etat serta dalam menghadapi era globalisasvi ang mengandungp erubahanc epatd alam segalah al, maka p..tututt bagip elakub isnisu ntukm enyesuaikadni ri denganp erubahanleqadiU. ntuk itu suatu banky angm asukd alam suatup ersainganh endaknyam ampum emberikan kualitas pelayanany ang baik dan bahkan yang paling baik dengan harapana kan dapat meningkatkank epuasann asabahs e(a dapat menjaring nasabah-nasabalhe bih banyak. PT. BRI (Persero) sebagai sarah satu bank terbesar di Indonesia harus mampum enjalin menjagak epuasann asabahnyaK. arena kepuasann asabahs angat menentukan kelangsungan dan keberhasilan perusahaan. Sebuah bank yang berorientaspia dak einginanp, ennintaand an kebutuhann asabahr,n eniliki poi"nrl besaur ntukb erhasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi kualitas jasa terhadapk epuasann asabahd i pr. BRI (persero) Retait cabang Malang Kawi. Pendekatayna ngd igunakand alamp enelitiani ni adalahd eskiptif ko--relasionyil.a ng lana dgngan rancangan lersebut akan dapat diketahui apakair ada pengaruh antara dimensik ualitasj asa terhadapk epuasann asabahD. ihaiapkan hasil penelitiani ni dapatb ergunab agi perkembangand an kemajuanp erusahaan. Penelitian ini menggunakand ua variabel yaitu variabel bebas (dimensi kualitasja say angt erdiri dari lima subv ariabely aitu bukti langsungk, eandaland, aya tanggap,j aminan, dan empati). Sedangkanv aribel terikatnya adalah kepuasan nasabahP. opulaspi enelitiani ni adalahs eluruhn asabahd i pr. bRI lpersero; Retail cabangM alangK awi. Pengumpuland ata dilakukand enganm enggunakaonb servasi non partisipatori dan kuesioner tertutup. Teknik pengambilan sampel dengan aksidentals amplingd enganj umlah sampel sebanyaklO b respondenp.e nelitiani ni menggunakaann alisisr egresil inearb ergandad engenu ji hipoteiism enggunakaunj i t don uji F, Hasil uji t dan.ujif rnenunjukkatnin gkats ignitikanssi ebesli0 ,000y ang berarti koefi sien regresi signifi kan. Hasil penelitianin i menunjukkabna hwa: l). Ada pengaruhya ngs ignilikan Ttar.? quFi langsung( fasilitasf isik) terhadapk epuasann asabahp r. BRI (persero) Retailc abangM alangK awi. 2). Ada pengaruhy ang signifikana ntarak candala

Pengaruh kemasan terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk kosmetik: studi pada mahasiswa S1 Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universiitas Negeri Malang oleh Ahmad Fatoni

 

Seiringd enganp erkembangazna mand an kemajuant eknologiy ang demikian pesat,b erdampakp adas emakinc epatnyap erkembangante knologi pengemasansu atu prduk. Kesadaranm asyarakatt erhadap peningkatan standart kesehatanju ga lebih baik, dan hal ini menyebabkan suatu produk tampil lebih arnan dan higienis terlindungi dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Kemasan yang merupakan salah satu bagian dari wujud nyata dai suatu produk, memiliki peran yang cukup besar untuk menarik perhatian konsumen yang selanjutnyaa kan menciptakanb rand awarenesk onsumente rhadapp rodukt ersebut, sehingga merk tersebut akan menjadi salah satu alternative konsumen. Selain itu kemasan yang praktis akan lebih memuaskan konsumen yang sesuai dengan keinginank onsumen. Dalam mengambil keputusan membeli produk kosmetik keputusan konsumena kan dipengaruhoi leh adanyak emasany ang menariks edangkanko nsep pemasaranse ndirit erdiri atasb ahank emasand, ayat arik kepraktisank emasand, aya tarik visualk emasane, tikak emasanD. engana danyap engaruhte rsebutm, akap enting untuk mengetahui sejauh mana kemasan berpengaruh terhadap keputusan membeli kosmetik. Dalam penelitian ini peneliti menggunakanje nis penelitian deskritif korelasoinal dengan mengambil responden sebanyak 60 mahasiswi Manajemen FakultasE konomiU niversitasN egeriM alang.P enelitianin i mengujih ipotesisb ahwa terdapatp engaruhs ecarab ersama-samam aupun sendiri-sendirid ari variabel bahan kemasan, daya tarik kepraktisan kemasan, daya tarik visual kemasan dan etika kemasante rhadapk eputusanp embeliank osmetik.T eknik pengambilans ampeyl ang digunakana dalahA c idental RandomS ampiln g. Peneltian ini mempunyai dua variabel yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Variabelb ebas( X) penelitiani ni adalahb ahank emasan(X r), dayat arik kepraktisan kemasan (X2), daya tarik visual kemasan (X3), dan etika kemasan QQ). Sedangkanv ariabel terikat (Y) dalam penelitiani ni adalahk eputusanp embelian konsumen. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (l) ada pengaruh yang signifikan antara bahan kemasan terhadap keputusan konsumen dalam membeli kosmetik; (2) ada pengaruh yang signifikan antara daya tarik kepraktisan kemasan terhadap keputusan konsumen dalam membeli kosmetik; (3) ada pengaruh yang signifikanantara etika kemasan terhadap keputusan konsumen dalam membeli kosmetik; (6) dari keempat variabel bebas yaitu bahan kemasan, daya tarik kepraktisan kemasan, daya tarik visual kemasan dan etika kemasan secara bersama-Sama memiliki pengaruhy ang signifikan terhadapk eputusank onsumend alam membeli kosmetik;( 7) dayat ari visual memiliki pengaruhy ang dominantt erhadapk eputusan konsumend alamm embelik osmetik. Mengingat faktor kemasan berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumena kank osmetikm akau ntuk menarikm inat calon konsumena garm embeli kosmetik, sebaiknyap ihak perusahaand alam hal ini staf pemasaranm elakukan pendekatanya nge fektifdengank onsumeny aitu denganc aram elakukank omunikasi timbal balik untuk menggali informasi sebanyak-banyaknyag ar perusahaand apat lebih menyempumakapnr odukk osmetiknyab esertaa tributy angm enyertainyase suai dengany angd iharapkank onsumen.

Pengaruh kualitas jasa terhadap kepuasan konsumen (Pelanggan) pada PT. Telkom Kancatel Lumajang oleh Mamik Endriyani

 

Kemajuanp erekonomiang lobald ewasain i mendorongp ertumbuhadnu nia usahad i sektorjasau ntukm emenuhki ebutuhany angs angabt erpengarudha lam kehidupan kita, hal ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari yang banyak terbantu dant ergantungp adab erbagaijenisjasaB. erbagaijenisp erusahaanjasyaa nga das aat ini saling bersaingu ntuk mendapatkanp elanggana tau konsumen.D alam persaingan tersebuts ebuahp erusahaajna sa harusm emperhatikans trategip emasarany ang digunakan.S trategip emasarany ang dilakukan perusahaana ntaral ain dengan memperhatikanla yananp elanggany ang diberikan karenak onsumenp adau mumnya akanm elakukanp embelianb erulanga pabilap erusahaanm emberikanp elayanany ang baikd aripadap esaingnyaH. al ini dapatd iterapkanp adad uniau sahate lekomunikasi yanga kan memfokuskanp adap elayananp elanggana gard apatm emenuhik ebutuhan dan keinginan pelanggan (konsumen dengan baik). Penelitian ini dilalcukan untuk mengetahui apakah kualitas jasa mampu mempengaruhki epuasank onsumenP T. TELKOM KACANTEL Lumajang. Populasdi alamp enelitianin i sebanyak1 000k onsumen(p elangganP) T. TELKOM KACANTELL umajang,s edangkasna mpelnyab e{umlah I 10r espondenP. engambilan sampeml engggunakante knik samplingy ang disebutr andoms amplingd enganc ara AccidentalP. enelitianin i mempunyavi ariabelb ebas( X) terdiri dari subv ariabelb ukti fisik (Xl ), kemudahanp rosedu(rX 2), dayat anggap( X3), jaminan( X4), empati( X5). Sedangkanva riabelt erikatnya( Y) adalahk epuasank onsumenP T. TELKOM KACANTEL Lumajang. Hasil penelitianin i menyimpulkanb ahwa:( 1) adap engaruhy angs ignifikan antarab ukti fisik terhadapk epuasank onsumenP T. TELKOM KACANTEL Lumajang dengani lai 0r :0,163, nilai t: 2,060d engans ignifikansni ilai t: 0,042;( 2) ada pengaruhy ang sigrrifikan antarak emudahanp rosedurt erhadapk epuasank onsumenP T. TELKOMK ACANIEL Lumajangd engann ilai 9z : 0,310,n ilai t : 3,640 dengan signifikansni ilai t : 0,000;( 3) adap engaruhy angs ignifikana nlarad ayat anggap terhadapk epuasank onsumenP T. TELKOM KACANTEL Lumajangd engann ilai 0r : 0,177,n ilai t = 2,253 dengans ignifik ansin ilai t - 0,026;( 4) adap engaruhy ang signifikana ntaraja minant erhadapk epuasanko nsumenP T. TELKOM KACANTEL Lumajangdenganni laig+:0,183,ni lai t :2,d1e8n8g ansigni f ikansini lai t :0,031 (5)a dap engaruhy angs ignifikana ntarae mpatit erhadapk epuasanko nsumenP T. TELKOMK ACANTEL Lumajangd engann ilai 9s = 0,179,n ilai t : 2,313 dengan signifikansni ilai t:0,023; (6) adap engaruhy angs igrrifikana ntarab ukti fisih kernudahapnr osedur,d ayatanggap,jaminane,m patit erhadapk epuasank onsumenP T. TELKOM KACANTEL Lumajang dengan nilai F = 29,484, dengan tingkat sigrrifikansni ilai t:0,000; (7) kemudahanp rosedumr emberip engaruhy angd ominan tuhadapk epuasank onsumen( pelanggan)P T. TELKOM KACANTEL Lumajang. Kesimpulan( 1) Bukti langsungm emiliki pengaruhy angs ignifikant erhadap kepuasanko nsumen( pelanggan)P T. TELKOM KANCATEL Lumajang.( 2) Keandalanm emiliki pengaruhy ang signifikan terhadapk epuasank onsumen (pelangganP) T. TELKOM KACANTEL Lumajang.3 ) D4ya tanggapm emjliki pengaruhy ang sigrrifikant erhadapk epuasank onsumen( pelanggan)P T. TELKOM icnCeNfef Lumajang. (4) Jaminan memiliki pengamh yang signifikan terhadap kepuasank onsumen( pelangg;anP) T. TELKOM KANCATEL Lumajang'( 5) Empati memiliki pengaruhy ang sigrifikan terhadapk epuasank onsumen( pelanggan)P T. TELKOM KANCATEL Lumajang.( 6) Secarak eseluruhanli ma variabely aitu bukti langsungk, eandalarud ayat anggapj,a minan dan empatim emiliki pengaruhy ang sigrrifikant erhadapk epuasank onsumenP T. TELKOM KANCATEL Lumajang.( 7) Faktory angp ating dominanm empengaruhki epuasank onsumen( pelanggan)a dalah kemudahanp rosedur. Sarany angd apatd isampaikanb erkaitand enganh asilp enelitiani ni adalah sebagabi erikut:( 1) adas alahs atub ulli langsung(f asilitasf isik) yangp erlu mendapatkapne rhatianP T. TELKOM KACANTEL Lumajangy aitu penataanr uang kantor yang sedikit kurang menarik sehingga menimbulkan kesan sedikit kurang nyaman(; 2) untuk memberikank emudahan-kemudahatenr hadapk onsumenP T. TELKOM KACANTEL Lumajang perlu mempunyai mesin foto copy sendiri; (3) untukm embentukd an memperolehk aryawany ang memiliki dayatanggapm aka pihak PT. TELKOM perlu memberikant raining dan tambahanp engetahuand engan diadakannyas eminarm anagemenpt emasaranja sa telekomunikasid an lain-lain yang sejenis;( a) untuk mernberikanja minan terhadapk onsumenP T. TELKOM, perlu karyawany ang kompetend an mampum elayanid engank eramahans ertak esabaran(;5 ) untuk lebih membaurd engank onsumen( pelanggan)p erlu ruangsertak aryawany ang khususm enanggapkie luhan-keluhakno nsumeq( 6) agark elimav ariabelt ersebut mempunyaki eseimbangand alam memberikanl ayanank epadak onsumen( pelanggan) makap erlua danyak erjasamay angb aik diantaras emuau nsury angt erlibat. ii

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk pada cafe candy Malang oleh Risky Dwi P

 

Setiap jenis usaha adalah bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besamdyeam, ikianj uga Caf6 Candy yang berlokasid i sebuahs walayan MalangP lazat epatnyad i lantai satu.C afeC andya dalahjenisu sahay angb ergerakd i bidangin dustrid an dagang.S elainC afd Candy,m asih adaj enis usahay ang sama yang Juga berada di dalam Malang Plaza. Persaingan yang ketat antara perusahaan yangm emproduksbi arang sejenisa kan mendorongp erusahaanu ntuk lebih berpacu meningkatkahna sil produksinya,b aik kualitas maupun kuantitasnya.S ementarait u perkembangadnu nia usaha tersebut akan berdampakp ada perubahanp erilaku dan sikap kitis konsumen terhadap mutu produk, sehingga produsen dituntut untuk berhati-hadtia lamm enghadappi ersaingany ang tajam ini.Oleh karenai tu penelitian ini bertujuanu ntuk mengetahufi aktor-faktor yang mempengaruhpi erilaku konsumen dalam membeli produk pada Cafd Candy Malang yaitu yang terdiri dari faktor lingkungand an faktor perbedaanin dividu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang datang dan membepli rodukp adaC af6C andyM alangp adab ulanD esembe2r 003y aitu sebanyak 600k onsumens, edangkans ampelnyaa dalah sebesar7 5 respondenP. engambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknlk random sampling dengan cara aksidentayl,a itu denganm emberi hak yang sama kepadas etiapk onsumeny ang datandga nm embelip adaC af6C andyM alangu ntuk memperolehk esempatadni pilih menjadsi ampelP. enentuajnu mlah sampetl ersebutd ikarenakanke terbatasapne neliti dalam hal tenaga, biaya, dan waktu. Penelitian ini mempunyai dua variabel yaitu variabebl ebas( X) dan variabel terikat (Y). Variabel bebas (X) terdiri dari sub variabefl aktor lingkungan( Xl) dan faktor perbedaanin dividu (X2). Sedangkan variabetle rikat (Y) dalam penelitiani ni adalahp erilakuk onsumend alamm embeli produkp adaC af6C andyM alang. Hasil penelitiani ni menyimpulkanb ahwa:( l) ada pengaruhy ang signifikan antarafa ktor lingkungan terhadapp erilaku konsumend alam membeli produk pada CafeC andyM alang,h al ini ditunjukkand engann ilai p - 0,353n ilai t:2,533 dengan signihkans0i, 013 (2) adap engaruhy angs ignifikana ntaraf aktorp erbedaainn dividu terhadap enlaku konsumend alam membeli produk padaC afd CandyM alang, hal ini ditunjukkadne ngann ilai B: 0,444n ilait : 3,180d engans ignifikans0i ,002( 3) ada pengaruhy ang signifikan antara faktor lingkungan dan faktor perbedaani ndividu

Pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan: studi pada hotel Santika Surabaya oleh Gayuh Trisna Deviyanti

 

Perkembangagnil obalisassia ati ni salahs atunyab erdampapk adas emakin meluasnypae rekonomianP.a rap urgusahas ebagapi elakue konomti ennnya membuttrhkanke mudahadna lamm engembangkauns ahanykae seluruhd unia.H al ini menuntuat danyap enyediaafna silitasp endukungy aitu salahs ahrnyaa dalah tenpat hunians ementaraat auh otel.H otel sebagaui sahad i bidangjasap erluu ntuk memperhatikaknu alitasl ayanany angd imiliki. Kecenderungakno nsumens aati ni adahnl ebitrm emperhatikakne puasanya ngd irasakank etikam engkonsumbsia rang ataujasaK. ecenderungainni juga menjadip erhatiano lehH otel SantikaS urabaya. Diharapkanm elaluip enyediaaknu alitasl ayananyangmernadaaki anb erpengarult tohadapk epuasapne langgand ann antinyajugab erpengaruthe rhadap -p erkembangapne rusahaan. Tujuand ari penelitianin i adalahu ntukm engetahu(i:1 ) gambarahna sil pengukurantin gkatk ualitasl ayananb ukti langsungp adaH otel SantikaS urabaya; iZ) EamOaratrna silp engukurantin gftatk ualitasl ayanank eandalanpdaHotel Saniita Swabaya(;3 ) gambarahna silp engukurantin gkatk ualitasl ayanand aya tanggapp adaH otel SantikaS urabaya(;4 ) gambaranh asilp engukuratnin gkat maitai layananja minanp adaH otel SantikaS urabaya(;5 ) eambarahna sil pengukurantin gkatk ualitasl ayanane mpatip adaH otel SantikaS urabaya(;6 ) gambaranh asilp engUkurqt0in gkatk ualitasl ayanans ecarak eseluruhapna daH otel SantikaS urabaia;O ) gambarahna silp engukurantin gkatk epuasapne langganp ada Hotel SantikaS urabaya(;S )p engaruhb ukti langsungte rhadapk epuasapne langgan padaH otel SantikaS urabaya(;9 ) pengaruhk eandalante rhadapk epuasapne langgan padat totel SantikaS urabaya(;1 0) pengaruhd ayatanggapte rhadapk epuasan pelangganp adaH otel SantikaS urabaya(;1 1) pengAruhjaminatne rhadapk epuasan pelangganp adaH otel SantikaS urabaya(,1 2) pengaruhe mpatti erhadapk epuasan pelangganpadHao tel SantikaS urabaya(;1 3)p engaruhb ukti langsungk, eandalan, dayat anggapd, anj aminans ertae mpatis ecarab ersama-samtear hadapk epuasan peiangganp adaH otel SantikaS urabaya(;1 4) kualitasl ayanany angp alingd ominan mempengaruhkei puasapne langganp adaH otel SantikaS urabaya. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yattu kualitas layanand engans ub variabelb ukti langsungk, eandaland, ayat anggapd an jaminans efiae mpati.S edangkavna riabetl aikatnya adalahk epuasapne langgan. Populasdi alamp enelitianin i diperolehd ari rata-ratajumlahp elanggana tau tamuh otei selama1 bulanp adat ahun2 003d enganju mlah sampe1l 00r esponden ataup elangganT. eknikp engambilansa mpeal dalahptrposives ampeal taus ampel bertujuand enganju rnlahs ampedl iperolehm enggunakarnu musS lovin. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan uji hipotesis uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas layanan pada Hotel Santika Surabaya dinilai baik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa: (l) untuk variabel bukti langsung, rata-rata responden memberikan penilaian baik terhadap kualitas layanan pada Hotel Santika Surabaya dengan nilai standar deviasi yang kecil; (2) untuk variabel keandalan, rata-rata responden memberikan penilaian baik terhadap kualitas layanan pada Hotel Santika Surabaya dengan nilai standar deviasiy ang kecil; (3) untuk variabel daya tanggap, rata-ratarespondenm ernberikan penilaian baik terhadap kualitas layanan pada Hotel Santika Surabaya dengan nilai standar deviasi yang kecil; (a) untuk variabel jaminan, rata-rata responden memberikan penilaian baik terhadap kualitas layanan pada Hotel Santika Surabaya dengan nilai standar deviasi yang kecil; (5) untuk variabel empati, rcta-rata responden memberikan penilaian tidak baik terhadap kualitas layanan pada Hotel Santika Surabaya dengan nilai standar deviasi yang kecil; (6) untuk variabel kualitas layanans ecarak eseluruhan, rata-ratar espondenm ernberikanp enilaian baik terhadap kualitas layanan pada Hotel Santika Surabaya dengan nilai standar deviasi yang kecil; (7) untuk variabel [epuasan pelanggan,r ata-ratarespondenm emberikan penilaian puas terhadap kepuasan pelanggan pada Hotel Santika Surabaya dengan nilai standar deviasi yang kecil; (8) terdapat pengaruh yang signifikan antara butcti langsung terhadap kepuasan pelanggan pada Hotel Santika Surabaya; (9) terdapat pengaruh yang signifikan antara keandalan terhadap kepuasan pelanggan pada Hotel San-tikas urabaya;( 10) terdapatp engaruhyang signifikan atara oayilaggap terhadap kepuasan pelanggan pada Hotel santika surabaya; (1r) toouput!-""^garot yang-signifikan antaraj aminan terhadapkepuasanp elangganp adaH oiel S*titu surabaya;( 12) terdapatp en_garuyha ng.sigrrifikan *tata ehpitr terhadapk epuasan pelanggan pada Hotel santrka s*rabuia; ir:) terdapat penganrh yang siginiiikan antara bukti langsrmg, keandalan, daya tanggap, Oair:aininin ;.i;;;il;**." q:I*yl:r".1 terhadakpe puasapn" i-ge;"pudu n6t"r Santikatf ",u ---" fitryj*f an5 4 o/oke puasanpefangdg-ai;ne ng;.uhiol"ln, "fil, [y_"i;i r+l HSo"ttielTlS alanyti_kaan yaann gp atingd ormian.; .;;gri,i kepuasapn" i;;g_ ft" Surabayaad alahk eandalan_ k, epa.d aBp iehradkam saarnkaajpenam deahn a silp eneritiany angt elahd iperorehm akad isarankan Hotef santika si*f"v" **i touro,"o,ngtu*- luaitu, layanany angt elahd imiliki {lantqqra melJ"i, irl p"rru ud.rtpd.g;#;* danp eningkatanku alitasf asilitasf isik; (2) perlu uaaoyup *rngkatan kemampuan perusahaaant auk eandalanm elaluip emberih traininga taup elatihan sernuad ipartemen tepadad i sec{r.rTa" *pr G); auyut^ggupt a.yu*- aapatO itirigk;tk* melaluip emberianm otivasis alahs ituntu a*g;L".berikan penghargaan karyayg yangm emiliki prestasi bag teryat inggi;" (a)p emenurran;aminamne lalui penyediaansa ranak eamanayna ngm udahtr'iai tsr "-puti utuu t"p"dJ-i* ' kar,vllan.terh.ad-ap_pelangagtaallnr a qrun otetp eitu ottioetu*;,;dh-;;; melaluis ikapk ekeluargaakne padap elanggan. \\

Analisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan: studi kasus pada pelanggan PT TELKOM kantor cabang Tulungagung oleh Anita Widayanti

 

Penelitian ini dilakukan terhadap kualitas pelayanan yang merupakan tingkat keungguland ari aktivitas yang diberikan oleh perusahaank epadap elanggan dengantu juanu ntuk mengetahurie aksik etidakpuasapne langgante rhadapp elayanan yang diberikan. Permasalahany ang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana persepspi elanggante rhadapk ualitasp elayanany ang diberikano leh PT. TELKOM KantorC abangT ulungagungb, agaimanak epuasanp elanggant erhadapp elayanan yang dibenkan oleh PT. TELKOM Kantor Cabang Tulungagung, bagaimana pengaruha ntara kualitas pelayanany ang diberikan terhadapk epuasanp elanggan secarap artiald ans imultan.T ujuany angi ngin dicapaid ari penelitianin i adalahu ntuk mengetahui kesesuaian persepsi pelanggan dengan kualitas pelayanan, untuk mengetahuki epuasanp elanggant erhadap pelayanany ang diberikan dan untuk mengetahuaid at idaknyap engaruha ntarak ualitasp elayanany angd iberikant erhadap kepuasapne langgans ecarap artiald ans irnultan. Penelitiani ni menggunakanm etode deskiptif korelasionalA. dapun konsepy ang diteliti dalam kualitas pelayanany ang memiliki lima variabely aitu, bukti fisik, keandaland, ayat anggapj,a minan dan empati.P opulasdi alamp enelitian ini adalah seluruh pelanggany ang menggunakanja sa telepon yang diberikan PT TELKOM Kantor CabangT ulungagungS. ementarasa mpelnyaa dalahp elanggan PT.T ELKOM UP Tulungagungy angb erjumlah1 10r espondeny ang dipilih dengan tekntka reap robability sample.A dapuni nstrumeny ang digunakand alamp enelitian ini adalahw awancarad, okumentasdi ank uesioner. Pelayanan yang diberikan oleh PT. TELKOM Kantor Cabang Tulungagungm encakupu nsur bukti frsik, keandalan,d aya tanggap,j aminan dan empati. Pada hasil analisi regresi linear berganda dapat diketahui bahwa variabel jaminanm empunyani ilai kesenjanagnya ng terbesar( B : 1,633),d an yang kedua adalahv ariabekl eandala(nB :1,556), ketigaa dalahd ayat anggap(B : 1,112), keempaat dalahb ukti langsung(B : 1,090)d any angt erendaha dalahv anabele mpati (B:0,e82). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pada PT. TELKOM Kantor Cabang Tulungagung secara umum dapat dikatakan cukup berkualitas.B erdasarkanh asil penelitian ini, disarankank epada PT. TELKOM i i i KantorC abangT ulungagunga gar dapatm empertahankand an meningkatkank ualitas pelayananla sa telekomrmikasim eldui : (1) diadakannyap endidikan dan platihan tepada parakaryawan, (2) perlu adanya perhatian yang cukupbesar dari perusahaan terhadapa tributj asa yang dapatm empengaruhtii ngkat kepuasanp elanggan(, 3) perlu dilakukannyas urvei kepuasanu nhrk dapat mengetahuip ersepsip elanggant erhadap kualitas pelayanan yang diberikan, (4) perlu adanya sistem informasi kualitas jasa untuk membantu memfokuskan peningkaan kualitas jasa dan alokasi sumber daya yang ada di perusatuan. tv

Pengaruh iklan di televisi terhadap perilaku konsumen mahasiswa Universitas Negeri Malang dalam membeli pembalut wanita oleh Handri Dian Wahyudi

 

Salahs atuc arau ntukm engkomunikasikasnu atup rodukk epadak onsumen adalahd enganik lan, disampingu sahap romosil ainnyas epertip ersonasl elling, promospi enjualand anp ublisitass ebagaimanaad ad alamb auranp romosi.I klan merupakapne sany angm enawarkans uatup roduky angd itujukank epadam asyarakat Iewast uatum edia.T elevisim erupakans alahs atum ediap eriklanana udiov isualy ang memilikbr erbagaki eungguland, engank emampuajna ngkauany angm erambahk e berbagabie ntukk ehidupanm asyarakaAt. gar iklan di televisid apatm enarikp erhatian pemirsam, akai klan tersebuht endaknyad irancangs edemikianru pas ehinggab isa menimbulkakne sand ani ngatand alamd iri pemirsaP. enelitianin i adalahin gln mengetahaupi akahik lan di televisit ersebumt ampum empengaruhpie rilaku konsumenk,h ususnyam ahasiswUi niversitasN egenM alangd alamm embeli pembaluwt anita. Jenisp enelitianin i menurutp endekatannymae rupakanp enelitiane x-post factoP. opulasdi alamp enelitianin i adalahs eluruhm ahasiswui niversitasN egeri Malangy angb e4umlah4 .134o rang.S edangkaj nu mlahs ampeyl angd iambil sebanya1k0 0m ahasiswdi enganm engabaikauns ia,a salj urusan/fakultasd,a n angkatamn ahasiswyi angb ersangkutanT.e knik samplingy angd igunakana dalah sampekl uota( quotas amplrng)P enentuajnu mlah sampetl ersebubt erdasarkan keterbatasapne nelitid alamh al tenagaw, aktud anb iaya.S esuadi enganlo kasi populastie rsebupt enelitianin i dilakukand i lingkunganu niversitasN egeriM alang. Penelitianin i mempunyadi uav ariabely aitu vanabeli ndepende(nX ) dan variabedl ependen(Y ). variabel lndependen(X ) penelitianin i adalahik lan yang terdiri dari sub variabel isi pesan (X1), struktru pesan (X2), format pesan (X3), dan sumbepr esan( &). Sedangkavna riabeld ependen(Y ) dalamp enelitianin i adalah penlakuk onsumen. Datad iperolehm elaluir espondend enganm enggunakaanl atp engumpudl ata yangb erupaa ngket/kuesioneterr tutup.s etelahm elaluip rosesp engolahadna tad an analisisd atar egresbi ergandam akad apatd iketahuih asilp enelitiany angm enyatakan bahwa(:l ) Ada pengaruahn tarais i pesand alami klanp embaluwt anitad i televisi terhadapp erilakuk onsumenm ahasiswUi niversitasN egeriM alangd alamm embeli pembaluwt anita,( 2) Adap engaruha ntaras trukturp esand alami klan pembalut wanitad i televisit erhadapp erilakuk onsumenm ahasiswUi niversitasN egeriM alang dalamm embelip embaluwt anita,( 3) Ada pengaruha ntarat brmatp esand alami klan pembaluwt anitad i televisit erhadapp erilakuk onsumenm ahasiswui niversitas NegeriM alangd alamm embelip embalutw anita,( 4) Ada pengaruha ntaras umber pesadna lamik lanp embalutw anitad i televisit erhadapp enlakuk onsumenm ahasiswi UniversitaNse geriM alangd alamm embelip embalutw anita,( 5) Ada pengaruha ntara isi pesans,t rukturp esanf,o rmatp esand ans umberp esand alami klan pembalut wanitad i televisis ecarab ersama-samtear hadapp erilakuk onsumenm ahasiswi UniversitaNse geriM alangd alamm embelip embalutw anita,( 6) Komponenik lan pembaluwt anitad i televisiy angd ominanp engaruhnytae rhadapp erilakuk onsumen mahasiswUin iversitasN egeriM alangd alamm embelip embaluwt anitaa dalahis i p0san. Sarany angd apatd ikemukakanb erkartand engante muany angd iperoleh dalamp enelitianin i adalah(: 1) Sarand itujukanp adap erusahaapne masangik lan, bahwas ebaiknyap arap emasangik lan lebih memperhatikains i pesand alami klan si televisiH. al tersebudt idasarkana tash asilp enelitianin i yangm enyebutkanb ahwai si pesamn erupakahna l yangp alingb erpengaruthe rhadapp erilakuk onsumenI.s i pesan haruds ibuats ecarak eatif dan informatifa gard apatm enarikp erhatianS. alahs atu yangd apadt ilakukana dalahd enganis i pesany angm engiformasikaknu alitasp roduk yangsebenarnyInaf.o rmasit entangk ualitast ersebuat kand ijadikanr eferensbi agi konsumepne mbaluwt anitau ntuk menggunakamn erk pembaluwt anitat erbaik,( 2) Saradni tujukank epadap rodusenb ahwai klan di televisia dalahs alahs atuf aktord ari sekianb anyakfa ktory angm empengaruhkio nsumend alamm embelis uatup roduk. Dalamm enggunakamne diai klan di televisih arusm emperhatikabne rbagahi al yang harusd ipertimbangkaHn.a l-haly angh arusd iperhatikana ntaral ain: biayay ang mahadl,u raswi aktuy angp endeks, tasiunT V yanga kand igunakand,a nl ain-lain(,3 ) Saranu ntukp enelitiany anga kand atanga kanl ebih baikj ika melibatkank onsumen yangle bihl uasl ingkupnyak, arenap adas aati ni hampirs emuam asyarakadta pat melihaitk lan di televisi.

Perilaku membeli konsumen dan persepsi atas atribut produk celana panjang jean di Universitas Negeri Malang oleh Aliv Victoria

 

celana panjang leun merupakan busana yang dapat dipakai dalam situasi formal maupun non formal. Para rcmaja khususunya mahasiswa sangat suka memakai celana panjanglean karena dapat dikombinasikan dengan pakaian apapun, terlihat modis, dan harganya terjangkau. perusahaan dan para desainer dalam keqanya menciptakan produk celana panjang yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. oleh karena itu, perusahaan dan para desainer perlu mempelajari perilaku konsumen dalam membeli celana panjang jean, agar produk yangd ipasarkand apat diterima oleh konsumen.K onsumend alam membeli celana panJangle an Iidak hanya sekedar membeli celana panja\g Jean, tetapi juga memperhatikan atribut celana panjang jean yang dianggap menarik dan dapat menunjangp enampilanm enjadi lebih menarik. Atribut celana panjangl ean yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli celana panjang Jectn yang ditetapkand alam penelitian ini adalah diperoleh dari hasil sun'ey kepada para produsedna nd itnbutor celanap anjangleand i Malang-JawaT imur. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan, dan menggambarkan perilaku membeli konsumen dalam membeli celana panjang jeun dan persepsl konsumen atas atribut produk celana panjang Jesn di univesitas Negeri vrulung. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitataif, sehingga unruk menganalisis berdasarkafnu luan penelitian,m aka digunakan motode prosentased anskalaL ikert. Penelitian ini mempunyai dua vanabel nyata yaitu perilaku memberi konsumen dalam membeli celana panjang lean di universitas Negeri Malang dan persepsi konsumen atas atribut produk celana panjang Jean- perilaku membeli konsumen terdiri dari dua sub variabel antara lain perilaku membeli inknt dan perilaku mebelt ekstern, sedangkan persepsi konsumen atas atribut celana panjang leanterdind ari indikatorh arga,k esadaranm erek,d an model, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Univesrsitas Negeri Malang yang memakai atau membeli celana panjangleun, kecuali mahasiswa pasca sa{ana yang di dominasi oleh kalangan orang tua yang tidak lagi memperhatikan perkembanga.nfa shion. Sampel dalam penelitran ini be4umlah 100 respondeny ang mengenakaant au membeli celanap anjanglean. sampel diambil denganm engunakan teknik sampel bertujuan Penenfuan jumlah sampel tersebut karena keterbatasan peneliti dalam hal tenaga, biaya, dan waktu. Hasil penelitianm enyimpulkanb ahwa, (l) Rata-ratar espondenm emberikan penilaians etujut entanga danyap enlaku membeli intern merupakans alah satu fakor yang mempengaruhi dalam membeli celana 1ean. (2) Rata-rata responden memberikan penilaian setuju tentang adanya perilaku membeli ekstern merupakan salah satu faklor yang mempengaruhi dalam membeli celarn jean. (3) Rata-rata memberikanp enilaian setuju tentang adanyap ersepsik onsumen atas atribut produk merupakans alahs atu faktor yang dipertimbangkan dalam membeli celanaj ean. I I I Sarany ang diajukanp enulisd alam penelitiana dalah:( l) hendaknyas ebelum membeli celana panjang jean, mahasiswa membandingkan atribut celana panjang jean yang satu dengan yang lainnya di toko-toko pakaian khususnya harga, merek, dan model yang bertujuan untuk mendapatkan celana panjangjean yang memuaskan, (2) bagi mahasiswa yang ingin tampil modis dengan memakai celana jean, hendaknyam emperbanyakp engetahuant entang celanajean besertaa sesoris-asesoris yang dapat menunjang penampilannya di media cetak atau eleklronik, misalnya: majalahr emaja, televisi, internet, dan lain-lain, (3) dalam menetukan kebutuhand an keinginan atribut produk yang mereka pilih dalam membeli celana jean khususnya atribut model celana jectn, hendaknya mahasiswi Universitas Negeri Malang tidak memilih model celana yang terlalu ketat misalnya model hibster, stracht untuk menghindarhia l yang tidak diinginkan.( 4) hendaknyap ara pemasarc elanap anjang jean memanfaatkan kegiatan-kegiatan yang banyak melibatkan partisipasi kaum remaja khususnya mahasiswa dalam mempromosikan dan memasarkan produknya, misalnya parade musik yang diselingi fashion celana jean, (5) hendaknya para p€masapr erlu membuat media iklan yang konsepnya mononjolkan kepribadian para remaja saat ini, sehingga mudah diingat dan melekat dalam benak konsumen yang bertujuanu ntuk memposisikanp roduk yang drlualnya denganp roduk pesaing,( 6) hendaknyap ara pemasarm emberikan potongan harga, atau diskon sebagaid aya tarik dalam memasarkan produknya,

Pengaruh aspek psikologis terhadap pembentukan loyalitas konsumen produk pasta gigi pepsodent: studi pada ibu rumah tangga di Perumnas Sawojajar Malang oleh Tasnim N. R

 

Persaingadnu nia usahay ang semakins engit dengana danyak esepakatan perdagangbaenb as mengharuskanp engusahau ntuk menawarkans esuatuy ang berbed(au nik) kepadak onsumen.P erusahaand ituntut untuk berorientaski epada pelanggasne hinggap erusahaand apat memahami produk dan jasa apa yang diinginkakno nsumeny ang pada gilirannyaa kan me4ciptakank epuasank onsumen sertam endoronkgo nsumenu ntuk membeli kembali produk tersebut.U ntuk dapat memahamkoi nsumenin i perlu diperhatikana spek-aspeyka ngm empengaruhsi,a lah satunyaad alaha spekp sikologis. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh aspek psikologis terhadappe mbentukalno yalitas konsumenp roduk pasta gigi. Jenis penelitiani ni adalaehx p ostf aclo dimanap ermasalahalno yalrtask onsumena kand itinjau melalui variabel-variaybaenl gm empengaruhinya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu rumah tangga yang menggunakpaans tag lgt Pepsodendt anb erdomisilid i KomplekP erumnasS awojajar MalangS. ampedl alamp enelitiani ni adalahI 00 orangI bu respondeny ang diambil melaludru at ahapante knik pengambilans ampel.S ampeld iambil berdasarkatnu juan (purposivsea mpling)t erkait dengank eterbatasapne neliti, sedangkanp engambilan jumlah sampel dilakukan dengan teknik sampel acak (random sampling\ yang diambidl ari 10R W yanga dad i KomplekP erumnatse rsebut. Penelitianin i mengkajip engaruhv ariabelb ebas( X) aspekp sikologisd engan subv ariabe(lX 1) kepribadian(,X 2) konsepd iri, (X3) prosesb elajar,( )Q) sikap dan keyakinatenr hadapva riabetl erikat( Y) loyalitask onsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (l) ada pengaruh yang signifikan antarkae pribadratne rhadaplo yalitask onsumenp rodukp astag igi Pepsoden(t;2 ) ada pngaruh yang signifikan antara konsep diri terhadap loyalitas konsumen produk pastag igiP epsoden(t3; ) adap engaruhy angs ignifikana ntarap rosesb elajart erhadap lloyalitakso nsumenp roduk pastag igi konsumenp roduk pastag igi Pepsodenq(4 ) ada pengaruh yang signrfikan antara sikap dan keyakinan terhadap loyalitas konsumepnr odukp astag igi Pepsodent(;5 ) empatv ariabelk epribadiank, onsepd iri, prosesb elajar,s ikap dan keyakinans ecarab ersama-sambae rpengaruhs ignifikan terhadalpo yalitask onsumenp roduk pastag igi Pepsodendt engann ilai sumbangan sebesa7r6 ,6%;( 6) variabel yang paling kuat mempengaruhlio yalitas konsumen adalaphr osebs elajar. r&scran yang dapat dikemukakan sehubungan dengan hasil penelitian diperolch adalah: (l) bahwa aspek psikologis konsumen sangat berperan keputusank onsumend an pola pembelianb erulangpya"s ehingga haru memperhatikaans pekt ersebut(.2 ) hendaknyap rodusenb erupaya scsuatyua ngb erbeda(u nik) dari suatup roduks ehinggap rodukt ersebut dikenali. (3) hendaknya diupayakan untuk lebih banyak mengungkap hedonik sehingga kontibusi variabel konsep diri terhadap pernbentukan konsumedna patd itingkatkan. t

Pengaruh kualitas jasa terhadap kepuasan nasabah pada PT. BPR Buduran Delta Purnama Sidoarjo oleh Sumartik

 

Sektorjasap erbankans angatlahb erpengaruhd alam kehidupans ehari-hardi i IndonesiSa.e bagapie rusahaa(np erbankanb)e rgerakd alamb idangp emasaranjasa, makaB PRh endaknyam enerapkans trategiy ang berorientasik epadap elanggan (nasabahd)e nganc aram eningkatkank ualitasjasa (kinerjanya) agard apat memuaskanna sabahs ebagapi elangganin temalnya.K arenap adad asarnyak epuasan nasabathe rgantungp adak ualitasjasay ang diberikan oleh perusahaan(p erbankan) yangm emasarkapnr oduknya. Penelitiainn i bertujuanu ntukm engetahu(i:a ) Pengaruhb ukti langsung, keandaland,a yatanggap,jaminand,a n empati secarag arsialt erhadapk epuasan nasabapha daP T. BPR BuduranD elta PurnamaS idoarjo;( b) Pengaruhb ukti langsungke andaland, ayatwrygapj,a minan, dan empatis ecaras imultant erhadap lepuasana sabahp adaP T. BPR BuduranD elta PurnamaS idoarjo;( c) Variabely ang dominapne ngaruhnytae rhadapk epuasann asabahp adaP T. BPR BuduranD elta PurnamSai doarjo. Populasdi alamp enelitianin i adalahn asabahP T. BPR BuduranD elta FnmamSai doarjos ampabi ulanF ebruar2i 003s ebanyak6T6n asabahP. engambilan sanrpedli lakukand enganc arap robahility samplingy ang menggunakantekniks imple ra'n doms amplings ebanyak8 7 nasabah. Penelitianin i mempunyai2 variabely aitu variabelb ebas( X) dan variabel terikat(Y)V ariabelbebadsa lamp enelitianin i adalahbuktil angsung(tangihles), keandala(nre liability), dayat anggap( responsiv ene,ssj)a, minan (assurance),d an empli(emphafy)s edangkanva riabelt erikatnya( Y) adalahk epuasann asabah. Datad iperolehd ari respondend enganm enggunakana lat pengumpuld ata berupa ngkette rtutup.S etelahm elalui prosesp engolahand ata dan analisisr egresi bergandam, akad apatd isimpulkanb ahwa:( a) Secarap arsialt erdapatp engaruhy ang sigffikan antarav ariabelb ukti langsung (tangibles),k eandalan( reliabi lity), daya J rtgry Qesponsivenessja),m inan( assurance),d anempati( emphaty)t erhadap kepuasanna sabahp adaP T. BPR BuduranD elta PurnamaS idoarjot erbukti dari nilai p < 0,05A. dapunk ontribusbi esamyap engaruhd ari kelimav ariabelk ualitasja sa terhadakpe puasana sabahm ulai dari yang tertinggi adalahb ukti langsungs ebesar 0)A,dayatanggaspe besa0r, 214j,a minans ebesa0r, 194,e mpatsi ebesa0r, 191d, an keandalasne besa0r, 168;( b) Secaras imultant erdapapt engaruhy angs ignifikan antarak elimav ariabelk ualitasj asay angmeliputi bukti langsung ,keandalan,d aya tanggapja, minan,e mpatit erhadapk epuasann asabahP T. BPR BuduranD elta

Pengaruh kemasan terhadap perilaku komsumen dalam membeli parfum pada avon supermarket Malang oleh Duana Susanti

 

MenciptakanProdukyangmemilikikeunggulanbersaingadalahharapar' Setiapp erusainan.P erkembungand an kemajuan perusaltaanit u sendiri sangat Op.igu?oitol leh pemahamanp erusahaante rhadapp erilaku konsumen.S. ernakin nlmutru*i perilakuk onsumend an semakint epats trategip emasran.Jandgi tetapkan oletpr erusoituumn aka akanm endorongp roduk-produky ang dihasilkanp erusahaan rudui dirttup oleh pasar. Karena-iiulah setiap perusahaan selalu berusaha menampilkapnro duknyad cnganc ara yang nlcnarikm clalui suatuk ctnasany ,rng dopamt empengaruphei rilakuk onsum"nB. erangkadta ri masalahtc rscbust alahs atu fahory angp "ilu dip".ti*bangkanp erusahaaand alahr nasalahkc masanP. 'l'.A von IndoneiiiaiU agai perusahaanko smetikad alam menawarkanp roduknyas elalu menonjolkapni nampilanp roduknyad alam kernasany ang didesainb agus dan menarik. Kemasan memegang peranan penting sebagai alat pemasran karena kemasayna ng terancangb aik akan dapat mcmberikann ilai kenyarnanabna gi konsumedna nn ilai promosib agip rodusen. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahupre ngaruhk emasanya ng meliputi bahank emasand, ayat arik visual kemasand, aya tank praktis kcrnasanl,a bel atau etikedk emasatne rhadapp erilakuk onsumend alamm embelip arfumA von padaA von SupermarkeMt alang. Hasil penelitian diharapkand apat bermanfaatb agi Avon SuiermarkeMta langte rutamiate rusahaaAnv ond alamm enciptakakne masapna r(um yangte bihb aikt agid arik emasapna rl'umy angs udaha da' Rancangaripenelifyiaann gd igunakaand alahd eskriptifkorelasionla)lo. pulasi dalamp enelitianln i adalahs eluruhp elanggaAn .vonS upelnarketM alangd engan jumlahs ampel1 00 respondenP. engumpuland ata dilakukand enganm enggunakan *a*uncatu tidak terstruktur, observasi non paltisipatori, dan kuesioner tertutttp' Teknikp engambilans ampeld engana ksidentuls ampling.A nalisis data penelitian menggunakana lisisre greslii nearb erganddae nganu ji hipotesims enggunakaunji t Oanu- j i f denganb antuankomputmere laluip rogramS PSSs eri1 2.00fo r Windows. Hasilp enelitianin i menunjukkabna hrvas ecarau mumk emasapna rfumA von dinyatakabna ik.H asila nalisisr egresdi an uji hipotcsism enunjukkabna hwas ecara putriuld un simultana da pengaruhy ang signifikarla ntarak emasany ang rneliputi 6ahank emasand,a yat arik visualk emasand. ayat arik praktisk emasanl,a bela tau etikedk emasante rhadapp enlakuk onsumenV. ariabel kemasany angm empunyar

Perilaku konsumen dalam mengkosumsi produk kafe veteran: studi kasus pada kafe smooth jalan Veteran Malang oleh Dedy Syaufiq Riza

 

Usaha kafe merupakan sebuah usaha yang cukup menjanjikan. Hal ini dapadt ilihat dari berkembanpyau sahak afe di jalan Veteran,M alang. Pada malamh ari, di sepanjangja lan ini dipenuhi oleh banyak sekali usaha kafc. Kebanyakadna ri kafe-kafet enebut hanyab uka pada waktu malam hari dan tidak memiliki tempat yang permanen. Kafe-kafe ini memanfaa&an fiotoar jalan sebagatei mpatu saha.N amun terdapatj uga kafe yang memiliki tempat yang permaneyna ng tidak hanya buka pada malam hari saja dan memiliki daya tampung yang lebih besar. Setiap harinya kafe-kafe tersebut dipadati para pengunjungu ntuk mengkonsumsip roduk-produknya Perkembangand ari kafekafed i jalan Veteran,M alangt idak terlepasd ari perilakuk onsumennyas,e hingga perlud iadakana nalisist entangf aktor-falror yang melatarbelakangtei rbentuknya perilakuk onsumente rsebut. Penelitian ini bernrjuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan dan perbedaan individu yang melatarbelakangi perilaku konsumen dalam mengkonsumspir oduk kafe Veteran. Selain itu penelitian ini juga berusaha mengungkafpa ktor-faktorl ain selain lingkungand an perbedaanin dividu yang melatarbelakanpgeir ilakuk onsumen. Penelitianin i merupakanp enelitiane ksploratifd engand au yang bersifat kualitatif.D alam pengambilans ampeld igunakanr eknik aksidenta!( accidental samplingy) ang bisa disebutt eknik asala mbil atau asalp ilih. Hal ini dilakukan karena sampel yang beragam dan sulit unn* dikelompokkan. Responden penelitianb erjumlah 75 konsumend ari kafe Smoothj alan Veteran,M alang. Instrumenp enelitian yang digunakana dalah angket dengana lternatif tanggapan yangs udahd isediakanS. elaini tu terdapatb agiana ngkety ang bersifatt erbuka untukm emperoleht anggapand iluar pernyataan-pernyataayna ng tertuang dalam angketM. etodey ang digunakanu ntuk menganalisisd ata adalahp ersentasdea n skalaL ikert yangp embagiannyma enggunakarne ntangd anp anjangk elas. [Iasil penelitian dengan studi kasus pada kafe Smoorh jalan Veteran, Malangm endapatkabne berapate muan.9 0,670 konsumenb erjenisk elamin lakilaki, persentasete rtinggi usia konsumena ntara2 2-24 tahun, 89,33%s ebagai mahasisw4p ersentaset ertinggi pendapatan/uangs aku setiap bulan antara Rp. 100.000,0-0 R p. 200.000,00sebes3a2r %om, ayoitas konsumenb ertempatti nggal di sekitar lokasi kafe, 97,33Yo konsumen belum kawin, 96% berpendidikan terakhir/saaint i di'Perguruan Tinggi. Pemyataante rtinggi unhrk sub variabel lingkungany ang melatarbelakangpie rilaku konsumend engani ndikator budaya yufi36%o Setuju,k elas sosial 37,36%S etuju,p engaruhp ribadi 45,33%S eruju, keluarga 34,67yo Tidak Setuju, dan situasi 64% Sangat Setuju. pernyataan tertinggiu ntuk sub variabel perbedaanin dividu dengani ndikator sumberdaya l l l

Pengaruh pelaksanaan servive quality terhadap tingkat kepuasan konsumen: studi kasus pada hotel mustika Tuban oleh Arief Rachman

 

Penelitian ini didasarkan adanya fakta bahwa dimensi kualitas layanan (EcmicCe usltCIp adap erusahaanja sa berpengaruhla ngsungp ada tingkat kepuasan tmsumens ehinggad apatm empengaruhbi agaimanap erilaku pembelians elanjutnya. I{al ini didasarkanp ada-asumsip okok bahwa kepuasank onsumena kan tercapai apabilan ilai nominaly ang dibayars ebandingd engann ilai kepuasany ang didapt. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah ditemukan pengaruh signifikana ntarad imensiv ariabel kualitas layanan( service quality) sebagavi ariabel bebu yang meliputi dimensi kualitas fisik (Tangibie,/, keandalan (Reliability), dzya bnggap (Responsivenessja),m inan (Assurance) dan empati (Empatfu) terhadap wriabelt ingkatk epuasank onsumens ebagawi akil variabelt erikatnya. Penelitian ini dilalrukan dengan menggunakan teknik studi kasus dengan menganbipl opulasid an sampel dari pengunjunby ang menginapd i Hotel Mustika Tubon. Penelitian ini menggunakan perangkat infumen berupa kuisioner dan wawancans ebagadi asarm engumpulkand ata penelitian. Untuk menguji pengaruh anhravariabebl ebast erhadapv ariabelt erikat maka digunakant eknik analisisr egresi dan korelasi berganda dengan taraf keyakinan sebesar 95%o, dimanz analisa data tenebut bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh signifikan terhadap tedu,av ariabetle rsebut. I{asil penelitian menunjukan bahwa semua dimensi variabel kualitas layanan (semice quality) berpengaruh signifikan terhadap variabel tingkat kepuasan konsumenP. endapt tersebutd ip,erc.iehd ari hasil analisa regresi yang menunjukan bchra nilai beia (B) untuk dimensi dimensi kualitas frsik (tangible) sebesar 0,232, teandalan(R eliability) sebesar0 ,226 dayat anggap( Responsivenesss,e/ besar0 ,214, jtnimn (Assurances)e besar0 ,319 dan empati (Empaty)0 ,211. Dari keterangan tersebudt idapatkanin formasi bahwa variabel jaminan (Assurance)a dalah variabel berpengarupha ling dorinirrante rhadapv ariabel tingkat kepuasank onsumen. Dari hasil tersebr*, service qwltty pada Hotel Mustika dapat diinterpretasikan *Mgai narket leqder, maka untuk mencapapi rofit maximizationp erusahaanh arus dapotmelaksanakfawnr ysi markettngy{rgmeliputi fwgsi managing,motivatingdan planing yang terintegrasi ke dalam konsep customer oriented dan pengembangan pengelolaanko ntak dengan konsumen. Hal ini terkait erat dengan pengelolaan hubungan baik antara customer dengan personnel, cwtomer dengan customer, customedr engans umber daya fisik dan teknologi yang ada sehinggat ercapailah konry relationship marketing dalam jangka panjang sehingga secara kontinu beneJ1t bAt perusahaadna nj aminan bagi konsumend apatte4aga

Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dalam menggunakan jasa transportasi: studi kasus pada PT. Bouroq Indonesia Airlines oleh Ria Wahyu Purwanti

 

Kemajuan zaman dan pertumbuhan perekonomian yang cukup tinggi mengakibatkapne rungkatant araf hidup rakyat, sehinggam enimbulkan persaingan bisnisy angb ersifat global dan akan membawap erubahan-perubahabna gi strategi pemasarapne rusahaanb aik di dalam negeri maupun di luar negeri. Di dunia Intemasionadla n khususnyad i Indonesia banyak terdapat perusahaanb, aik yang bergeradki bidangb arangm aupunjasa,s alahs atunyaa dalahp erusahaant ransportasi yang memegang peranan penting dalam pengembangan ekonomi, salah satu prusahaany ang bergerak di bidang transportasid i Indonesia adalah PT. Bouraq IndonesiAa irlines, yang menyediakanja sa transportasiu dara. Perusahaanin i harus bersaindge nganp erusahaana sing dan domestik sejenisu ntuk memenuhik ebutuhan danh arapanko nsumen( penumpang)a gark onsumenp uasd an loyal padap erusahaan tenebut. Kepuasan pelanggan ditentukan oleh kualitas barang atau jasa yang dikehendakpie langgan,s ehinggaj aminan kualitas menjadi prioritas utama sebagai toloku kurk eungguland aya saing perusahaanP. erusahaany ang ingin meraih sukses dalamp ersainganh arusm emilih strategiy ang tepat, salahs atunyaa dalahp enciptaan gerakanc ustomers ervice serNak emampuanp erusahaanu ntuk menciptakan dan meningkatkaknu alitasp elayanan( serviceq uality). Penelitian ini berusaha untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadakpe puasank onsumend alam menggunakanjasatr ansportasip adaP T. Bouraq IndonesiAa irlines. Penelitian ini mempunyaid ua variabel yaitu variabel bebas( X) dan variabel terikat (Y). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kualitas pelayana(nX ), dengans ub variabelnyay aitu, bukti langsung( X1), keandalan( X2), daya tanggap (X3), jaminan OQ), dan empati (Xs). Sedangkan variabel terikatnya adalahke puasanko nsumen( Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen (penumpang) PT. BouraqI ndonesiaA irlines sedangkans ampelnyad iambil denganc ,arap urposive sampleD. ari konsumen( penumpang)y ang ada peneliti mengambil5 0 (penumpang) sebagasia mpelP. enentuanju mlah sampelt ersebutk arenak eterbatasanw aktu, tenaga dan biaya. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif korelasional, metode pengumpuladna ta adalahd enganp enyebarana ngket kepadap enumpangy ang telah menggunakajans a transportasip ada PT. Bouraq IndonesiaA irlines lebih dari satu kali.A nalisisy angd igunakana dalaha nalisisr egresbi ergandad enganu ji hipotesisu ji t dan uji F.

Pengaruh diversifikasi produk terhadap perilaku konsumen dalam membeli produk furniture di meubel Al-Amin Malang oleh Nurbayanti

 

Erap erdagangabne basm embuatd unia usahad i Indonesias emakink etat penaingannyaS.a lahs atub entuk usahay ang dilakukan untuk mengataspi ersaingan iersebuiadaiadtre nganm engadakanp enganekaragamapnr oduk (diversifikasi produk).Dalamu saham engataspi ersaingany ang semakink etat dan cenderung salingm enghancwkanM eubel Al-Amin Malangj uga melalrukand iversifikasi produk yang meliputi motif dan ukiran, ukuran, dan warna terhadap produk almari, set meja kursid, ant empat idur. Penelitian ini ingin mengetahui apakah diversikasi produk mampu mempengaruphei rilaku konsumend alam membeli ptodukf t'rniture. Dengan menggunakadne skriptifkorelasional,p enelitiani ni berusahau ntuk menjelaskan pengarudhi versifikasip roduk terhadapp erilaku konsumend alamm embeli produk furniture di Meubel Al-Amin Malang. Populasi dalam penelitian ini adatah seluruh konsumen produk fumiture di Meubelai-Amin Malang pada ahun 2001-2002 sejumlatr 100 konsumerL sedangkan sampedla lamp enelitianin i adalahk onsumenM eubelA l-Amin Malangs ebanyak3 0 konsumer/respondesna,m peld iambil denganm enggunakante knik randoms ampling ataus amperl andom.P enentuanju mlah sampelt ersebutk arenak eterbatasanp eneliti dalam hal tenagq biaya, dan waktu. Penelitiin ini mempunyai dua variabel yaitu variabel bebas (x) dan variabel terikar( Y). Variabelb ebas( x) penelitiani ni adalahd iversifikasi almari (x1), diversifikassi et meja kursi (X2), dan diversifikasi tempatt idur (Xr). Sedangkan variabetle rikat (Y) dalam penelitiani ni adalahp erilaku konsumen. Hasilp enelitianm enyimpulkanb ahwa:( l ) Ada pengaruhy angs ignifikan antarad iversifikasia lmari terhadapp erilaku konsumend alam membelip roduk fimiture di MeubelA l-Amin Malang.D ari semuain i dapatd isimpulkanb ahwa dengana danyad iversifikasi almari yang dilakukan oleh Meubel Al-Amin Malang makaa kand ipat mempengaruhpi erilaku konsumen,d engann ilai br = 0,333,n ilai t = 3,144,sigt: b,004.l lal ini disebabkanka renap adaa walnyak onsumente rtarikd an merasbau tuha kanp roduk tersebut,( 2) Ada pengaruhy ang sigrrifikan antara divenifikasi I set meja kursi terhadap perilaku konsumen dalam membeli produk furnitured i MeubelA l-Amin Malang.D ari semuain i dapatd isimpulkanb ahwa

Pengaruh penempatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan: studi kasus pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Kantor Cabang Kediri oleh Islafiyatul Asna

 

Dalams uatuo rganisastie, nagak erjap astis angadt ibutuhkanb,a ik untuk menduduksi uatuja batanb arum aupunm enggantikanka ryawanla may angb erhenti ataud ipindahtugaskaunn.t uk mendapatkaitnu semuap engelolaasnu mberdaya manusias angapt entingu ntukd ilakukanP. engelolaasnu mbedr ayam anusiain i sangakt ompleks,y aitu diantaranyam eliputi penarikans, eleksid anp enempatakne rja yangs esuaiD. ari serangkaiakne giatante rsebutp enempatakne rjay angt epatb agi karyawanm erupakahna l yangs angapt entingT. ahapanp rosesin i ianfat penting karenap enempatayna ngt epatn antinyaa kanS angabt erpengaruthe rh;dap tercapainyatu juan/sasaraonr ganisasiit u sendiri.T epatt idaknyap enempatan seseorantge rgantungp adak esesuaiaann tarap engetahuank,e terampiland, an kemampuanse seorandge ngantu ntutanjo b, juga kecocokana ntarak epribadian, minatk esukaans ertak esempatadna nb udayay angt erkait denganp erusahaasne ara keseluruhan. - .Denganmenggunakanpendekatandeskriptifkolerasional,penelitianini berusahuan tukm engetahugia mbaraonb yektiftentang(l:) penempatakne rja karyawanp adaP T.T elekomunikasIni donesiaT,b k Kintor babangK ediri;( 2) tinglatkepuasankekriaar yawanp r. Telekomunikaslni donesiaT,t ik Kanrorc ahang 5".dlti;d an.(3)p engaruh.penempaktearnja t erharJakpe puasakne rjak aryawanp 'r'. TelekomunikasIni donesiaT,b k KantorC aban,Kr ediri. Populasdi alamp enelitianin i adarahs iuruh karyawanp 't. -felekomunikasi lndonesiaT,b k Kantorc ala1s Kediriy angb erjumrah6 4 orang,dengapne rincian4 0 orangb erdinasd i Kantorc abangs endiri dan24o rangt ersebaiaia ,iatayans ebagai koordinatorK. arenak eterbatasapne neritid alamh al tinaga,w aktud anb iaya,m aka sampelliamlif 40 yangb erdinads i kantorc abangs aja. Penelitianin i membahadsu av ariabeyl aituv ariabeiln depende(nX ) dan variabel.depend(eyn). Variabeirn dependc1nk ; aatamp cneritianin i uoular, dkeespeesnudaei(naYp n)e andgaelraahhk eupa(Xuna 1s)d aaknne k rjeask iasruyaaiwanlae ntr.ampiran(x z). sedangkavna riaber wawanDcaatraaSd .ie pteerloalhde ahdt aey nagnagndm ipenegrogluenhmi kealnam lueita ondgeak engt-kdeipt,dr ooskmuemse neqntsausdni aankan gPatnTl.a.3T lqise"ilise d kehosamksriuilpp nteiifknd aeasItnniitr ideaognynr aeenssgibi ma eT,iebg nkay nKadataadn ketoanrngc -aabnbau ahjin wFg1ka' (ie:;u apjii e,..ini "re..*m*,uip.i" alttJ?a.:tnn".i4 g, uu nt umraykua*ud napat ' pkeanrygaewtaahPnuTa d.nTa enk leektroammpuinlaiknIa.nysdai nodginm eislikiTaikb, akrs yuaowaactn (u2, t)c tuinupg" \infr1'to .piru,?:irrJut" nrti "a,lsupek

Hubungan tata ruang kantor dengan semangat kerja pegawai tata usaha SMUN, MAN, dan SMKN se-Kecamatan Trenggalek di Kabupaten trenggalek oleh Nurul Qomariyah

 

Pegawait ata usahad i SMLTNM, AN, dan SMKN Se-KecamatanT renggalek apabilata ta ruangnyab aik, maka terlihat prosesp enyelesaianp ekdaannya berjalan secarala ncars ehinggate rlihat semangakt erja pegawait ata usahad alam menyelesaikapne kerjaan.S edangkanp adas ekolah-sekolahy ang tata ruangnya kurangb agusm aka terlihat prosesp enyelesaianp ekerjaannyab erjalans ecarat idak lancard ant erlihat tidak adanyas emangakt erja pegawait ata usahad alam menyelesaikapne kerja an. Rumusanm asalahd alam penelitiani ni adalahb agaimana(:l ) tata ruang kantorS MUN, MAN, dan SMKN Se-KecamatanT renggalek?(, 2) semangakt erja pegawatia ta usahaS MUN, MAN, dan SMKN Se-KecamatanT renggalek?(, 3) apakaha dah ubungant ata ruangk antor dengans emangakt erja pegawait ata usaha SMUN,M AN, dan SMKN Se-KecamatanT renggalek? Rancanganp enelitiani ni bersifat deskriptif korelasionaly aitu untuk menentukanh ubungana ntarav ariabelt ata ruangk antor sebagavi ariabelb ebasC X) danv ariabels emangakt erja sebagavi ariabelt erikat (Y). Penelitianin i merupakanp enelitianp opulasyi aitu denganm engambisl emua subyek yang ada di lapangan, yaitu seluruh pegawai tata usaha di SMUN, MAN, dan SMKN Se-KecamatanT renggalekd i KabupatenT renggalek. Teknik pengumpuland atay ang digunakana dalaht eknik angketd an observasiT. eknik angketd igunakanu ntuk meneliti tata ruangk antor dan semangat kerja sedangkante knik observasui ntuk meneliti ata ruangk antor.T eknik analisis datay ang digunakana dalaha nalisisp ersentased an analisisk orelasip roductm oment. Berdasarkana nalisisd ata,h asil yang diperoleha dalaht ata ruangk antor di SMtlN, MAN, dan SMKN Se-KecamatanT renggalekt ermasukp adat ingkat sedang, semangakt erja pegawait ata usahad i SMUN, MAN, dan SMKN Se-Kecamatan Trenggalekt ermasukp adat ingkat sedangd an adah ubungans igtifikan antilatata ruangk antor dengans emangakt erja pegawait ata usahaS MUN, MAN, dan SMKN Se-KecamataTnr enggalek. Sarany angd iberikan:( l) KepalaS MUN, MAN, dan SMKN Se-Kecamatan Trenggaleks upayab erusaham emperbaikit ata ruangk antor yang ada,(2)P egawai tatau sahas upayal ebih meningkatkans emangakt erja, (3) JurusanA P supaya mengembangkakne mampuanm ahasiswad alam menatar uangk antor karena penataank antor berpengaruhp ositif terhadaps emangakt erja, (4) Mahasiswap erlu mengadakanp enelitianl ebih lanjut mengenati ata ruangk antor dan sanangatk etja pegawai tata usaha dengan variabel yang lebih luas.

Pengaruh produk fitur terhadap perilaku konsumen dalam menggunakan jasa pelayanan telekomunikasi: studi kasus pada pelanggan PT. Telkom Kancatel Blitar oleh Fahruddin Yusuf

 

Hidup kita sehari-hari banyak terbantu dan tergantung pada berbagai jenis jasa baik itu jasa transportasi, telekomunikasi, hiburan dan lain-lain. Dewasa ini, setiap konsumen tidak lagi sekedar membeli suatu produk saj4 tetapi termasuk pula segala aspek jasa (pelayanan) yang melekat pada produk tersebut, maka dari itu dari segi telekomunikasi PT. TELKOM Kancatel Blitar memproduksi produk fitur untuk memudahkan dalam berkomunikasi melalui pesawat telepon. Sebelum menetapkan, membeli atau memakai suatu produk, konsumen dihadapkan pada suatu proses pembentukan pandangan yang senantiasa menjadi dasar dalam penelitian produk. Dalam proses penawaran seringkali dijumpai banyaknya penawaran dengan menggunakan rangsangan-rangsangan baik yang diwujudkan dalam bentuk iklan maupun anikel-artikel yang menjelaskan mengenai keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan. Hal ini menimbulkan persepsi konsumen yang berbeda-beda, tergantung pada peran dan usaha perusahaan dalam mempengaruhi dan mengarahkan perilaku konsumen. : penelitian ini dilakukan pada pelanggan PT. TELKOM Kancatel Blitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang: (l) untuk mengetahui respon produk fitur yang digunakan oleh pelanggan jasa layanan telekomunikasl pf. tBLfOM KANCATEL Blitar, (2) untuk mengetahui perilaku konsumen pelanggan dalam menggunakan jasa layanan telekomunikasi pada PT. TELKOM raNCnrsl, Blitar, (3) untuk mengetahui pengaruh produk fitur terhadap perilaku konsumen dalam menggunakan jasa layanan telekomunikasi pada PT. TELKOM I(ANCATEL Blitar. Populasi dalam penelitian ini adalah sebesar 14.839 pelanggan yang kemudian diambil sampel sebesar 100 pelanggan. Pengambilan sampel menggunakan teknik sample bertujuan atau purposive sampling. Dalam menyebarkan kuisioner menggunakan teknik sampling aksidental. Hasil perhitungan dari penelitian ini digunakan metode analisis data korelasi Product Moment. Analisis prosentase digunakan untuk mengetahui jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, gaji per-bulan. Sedangkan analisis Product Moment digrnakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh produk fitur terhadap perilaku konsumen. oengan penghitungan tersebut, maka hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi : ..Terdapat p"ngu.uh produk Fitur (sLL nada sela" Telkommemo, KLIP) terhadap perilaku konsJmen dalam menggunakan jasa layanan telekomunikasi", dinyatakan

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam menonton pertandingan Ps. Arema: studi pada suporter Arema di Kelurahan Merjosari Kec. Lowokwaru Kota Malang oleh Iis Tuliani

 

Kehidupan masyarakat selalu mengalami perubahan baik dalam hal ekonomi, sosial maupun budaya- Begitu pula dengan kebutuhan dan keinginannya, kebutuhanm asyarakats elalu mengalamip erubahany ang sangatc epat sesuaid engan sifat manusia itu sendiri yang tidak pemah puas dengan aqyangdimilikinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup tersebut salah satunya dapat dilakukan kegiatan pertukarany ang melibatkanb eftagai firktor. Faktor-faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk maupun jasa antara lain faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor psikologi. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen suporter PS Arema memutuskan untuk menonton pertandinganP S Arema. Subyek penelitian yallg dipakai dalam penelitiani ni adalah perilaku konsumen dan keputusan menonton pertandingan PS Arema selama bulan Juni sampai Oktober 2003. Penelitian ini mempunyai dua variabel yaitu variabel independen(X ) dan variabel dependen( Y). Variabel independen( X) penelitian ini adalahfa ktor budaya( X1), faktor sosial( X2), faktor pribadi( X3) dan faktor psikologi (&). Sedangkan variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah keputusan konsumend alam menont'onp ertandinganP S Arema. Ditinjau dari segi obyek kajiannyap enelitiani ni merupakanp enelitianE x Post Facto, data diperoleh dengan menggunakan teknik angket/kuesioner dan wawanc{ra. Populasi dalam penelitian ini sekaligus sebagai sampel sebanyak 75 respondenS. etelahm elalui prosesp €ngolahand ata dan analisisd ata regresib erganda makad apatd iketahuih asilp enelitiany angm enyatakan(:l ) nilai B, :0,104; nilai t: 2,214 dan signifikansit = 0,030; SE : '7,27o/oS, R : 760/om embuktikanb ahwa pengaruh variabel independen X1 (faktor budaya) terhadap variabel dependen Y (keputusan menonton pertandingan PS Arema) signifikan atau dapat dipercaya denganti ngkatk epercayaa5n% (2) nilai Br: 0,377;n ilai t: 4,904d an signifikansit : 0,000, SE -- 35,31o/oS, R : 36,9%om embuktikanb ahwa pengaruhv aiabel X2 (fakaor sosial) terhadap variabel dependen Y (keputusan menonton pertandingan PS Arema) signifikan atau dapatd ipercayad engant ingkat kepercayaan5 o/o(3 ) nilai Br: 0,372; nrlai t : 6,005 dan signifikansi t : 0,000, SE : 38,28%, SR : 40% membuktikan bahwa pengaruh variabel X3 ( faktor pribadi) terhadap variabel dependen Y (keputusan menonton pertandingan PS fuema) signifikan aau dapat dipercayad engant ingkat kepercayaan5 % (4) nilai po :0,170; nilai t = 2,290 dan signifikansi t : 0,025, SE : 14,83%, SR : 15,5% membuktikan bahwa pengaruh

Pengaruh strategi bauran pemasaran terhadap perilaku konsumen dalam membeli shampo sachet pada mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Negeri Malang oleh Agung Yulianto

 

Perusahand i dalam persaingana kan mendorong untuk lebih berpacu meningkatkahna sil produksinyab aik secarak ualitasm aupuns ecarak uantitasnya. Setiapp erusahaand alam melaksanakank egiatan usahanyat idak terlepas dari pelaksanaasntr ategbi auranp emasaranS.e mentariatu tujuand ari kegiatanp emasaran adalahu ntukm empengaruphei mbeldi alamh al ini disebutk onsumeno,l eh karena itq hal ini sangapt entingb agi seorangm anajerp emasaranu ntuk lebih memahami sengapa dan bagaimana perilaku konsumen sehingga perusahaan dapat i:sengpmbangkapnrd uh menentukahna rgas ertam enentukansa lurand istribusid an dengante patd ane fektif. itian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah stategi bauran mempengaruphei rilakuk onsumend alamm embelis hampo pendekatand eskriptif korelasional,p enelitian int pengaruhs trategbi auranp emasarante rhadepp erilaku membeli shampos achet pada mahasiswaF akultas Ekonomi NegeriMalang. Populasdi alamp enelitiani ni adalahs eluruhm ahasiswaF akultasE konomi UniversitasN egeri Malang kelas reguler semesterg asal 200312004S. edangkan sampelnyaa dalahm ahasiswaF akultasE konomi UniversitasN egeri Malang yang mengkonsumastia um enggunakasnh ampos achett,e knik pengambilansa mpeal dalah '!:nganr andoms amplinga taus ampeal cak.D ari jumlah mahasiswate rsebupt eneliti mengambi-l. .1C0(k onsumen)s ebagais ampel.P enentuanju mlah sampelt ersebut karenak eterbatasapne nelitid alamh al tenagab, iaya,d anw aktu. Peneiiti ni mempunyadi ua variabely aitu variabelb ebas( X) dan variabel terikat (Y). Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah strategi produk (X1), strategi harga (Xz), strategi saluran distribusi (Xr) dan strategi promosi (Xa). Sedangkaunn tukv ariabetl erikat( Y) dalamp enelitianin i adalahp erilakuk onsumen. Hasil penelitianm enyimpulkanb ahrva:( 1) ada pengaruha ntaras trategi produkt erhadapp erilakuk onsumend alamm embelis hampos achept adam ahasiswa FakkultasE konomi UniversitasN egeri Malang, (2) ada pengaruha ntaras trategi hargat erhadapp erilakuk onsumend alam membelis hampos achetp adam ahasiswa FakultasE konomiU niversitaNs egeriM alang,( 3) ada pengaruha ntaras rratcgi iv

Pengaruh dimensi kualitas jasa terhadap pola perilaku konsumen pesaca pembelian pda Biro Perjalanan Umum MT tours and travel Madiun oleh Taufan Kurnia Budhi

 

Perkembangaind ustrid i sektorjasad ewasain i yangs emakinp esats ehingga menuntutp ara pimpinan perusahaanja sa untuk dapat meningkatkank ualitas pelayanannyaP. enanganayna ng baik terhadapd imensi-dimenski ualitasj asa akan berpengaruthe rhadapp ola perilakuk onsumenp ascap embelians elanjutnyaU. ntuk mengetahudii mensik ualitasj asa terhadapp ola perilakuk onsumenp ascap embelian dilakukand enganj alan menggali informasi dari para konsumena tau penggunaja sa melaluip engisiana ngketa tau kuesionerP. enelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahui pengaruh secara sendiri-sendiri dan simultan dimensi kualitas jasa terhadap pola perilakuk onsumenp ascap embelian,s erta untuk mengetahudi imensi yang paling dominand alamm empengaruhpio la perilakuk onsumenp ascap embelian. Variabel yang diangkat dalam penelitian ini adalah variabel bebas dimensi kualitasja sa yangm eliputi bukti fisik, keandaland, ayat anggapj,a minan dan empati sertav ariabetl erikaty aitu pola perilakuk onsumenp ascap embelian. Penelitianin i dilakukand i BPU MT Toursa nd Travel Madiun.P enelitianin i bersifatd eskriptifk orelasionalP. opulasip enelitiana dalahs eluruhp enumpangB PU MT Toursa nd Travel Madiun denganju mlah sampel 100 responden(p enumpang) dengana lasanju mlah penumpangy angt ak terhinggak, eterbatasawn aktu danb iaya. Sedangkante knik pengambilans ampel dilakukan secara aksidental sampling. Analisish asil penelitiany ang dipakaia dalaha nalisisr egresil inear bergandad engan uji hipotesism enggunakaunj i t danu ji F. Dari hasil pengumpuland ata didapatb ahwa secarau mum para responden menilaik urangb aik terhadapd imensik ualitasj asa padaB PU MT Toursa nd Travel Madiun, namun hanya terdapat satu dimensi saja yang dinilai baik oleh responden yaituj aminan,s edangkanke empatd imensil ainnyad inilai kurangb aik.Darid imensi kualitas jasa tersebut empati merupakan variabel yang paling dominan dalam mempengaruphoi la perilakuk onsumenp ascap embelianD. an dari hasil analisisd ata tersebudt apatd isimpulkanb ahwat erdapatp engaruhs ecaras endiri-sendirmi aupun secara simultan dimensi kualitas jasa dengan pola perilaku konsumen pasca pembelian. Berdasarkahna sil penelitiant ersebutm akad apatd isarankana garp erusahaan melakukanp erbaikan-perbaikante rutamay ang menyangkutm asalahd imensi kualitas jasat ersebuyt angn antinyad iharapkank onsumena kant etapm emberikank esany ang baika taup ositif terhadapp erusahaapna scap embelianja sat ersebut.

Analisa penjadwalan proyek untuk menentukan probabilitas penyelesaian proyek: studi kasus proyek pembangunan rumah mewah di Istana Dieng Malang oleh Sriwidiati

 

Schedulingo fproject representso ne ofthe important aspecto fpfanning. At project, planning of schedule and compilation of activity specified pursuant to estimat(ef eelinge ngineering)I.n the planningp rocessa lwaysc anb e considered thee xistingp ossibilitiesb, ecausejt canb e ascertainetdh at not all estimationw ill be precise. At this thesis, we learn about scheduling of project with PERT method usingt hreet ime estimatest hat is optimism time (a), pessimistt ime (b) and the most likely time (m). The three time estimates is used to determine probability durationo fproject. The arralysis result of PERT method irdicates that tota.l duration of luxuriant house development project at Dieng Palace Malang is 203, 34 days. While value possibility of project finish at goals (Td: 230 days) close to 100%.

Pelaksanaan audit manajemen fungsi sumber daya manusia pada PT. Pabrik Kertas Tjiwi Mojokerto oleh Bety Nur Achadiyah

 

Kegiatanm anajenaal dalahk eseluruhana ktivitasy angd ilaksanakaonl eh manajedra lamp elaksanaaonp erasionapl erusahaans,a lahs atunyaa dalahp engelolaan sumbedra yam anusia.M anajemens umberd ayam anusiaa dalahb agiany ang paling vitald alamt iap-tiap perusahaanka renam empunyaip erans trategikd alam pengelolabains nis. untuk mewujudkanp elaksanaasnu mberd ayam anusiaa gard imainkano leh nerekay angm emperolehtu gasd ant anggungja wab untukm engelolas umberd aya manusdiae nganti ngkate fektifitasy angt inggi adalahd enganm elaluia udit.M elalui audiat kand iketahuik eberhasilapne laksanaapne ngelolaansu mberd ayam anusia. PT.P abrikk ertasT jiwi Kimia merupakanp erusahaamn anufaklurc, iri utamanyaad alahm engolahb ahanm entahm enjadib arangja di. Perusahaain i didirikanta ngga2l Oktober1 972.P erante nagak erja di PT. Pabrikk eraasT iiwi Kimiac ukupb esarm engingaPt T. Pabrikk ertasT iiwi Kimia merupakans alahs atu perusahaaenks portiry angh arusm enghasilkanp rodukb erkualitasin temasional. Untukm enghasilkapnr oduky angb erkualitasin temasionadl iperlukanp arap ekerla yangte rampild anp rofesionalP. eranm anajemensu mberd ayam anusiate ntus angat diperlukaunn tukm encetakp ekerja-pekerjyaa ngt erampil,p rofesionasl erta berdedikastiin ggi kepadap erusahaan. Masalahy angd ikaji dalamp enelitianin i adalah(: l ) Apakahp elaksanaan auditm anajemefnu ngsis umberd ayam anusiap adad ivisi paperP T. PabrikK ertas ljiwi Kimia telahb erjaland engane fektif?( 2) Apakahp engelolaansu mberd aya manusiap adad ivisi paperP T. PabrikK ertasT iiwi Kimia telahb erjaland engan efehifl Penelitiani ni menggunakanp endekatand eskriptif kualitatif yangb ertujuan untuk( 1) Menganalisisti ngkate fektifitasp elaksanaaanu ditm anajemensu mberd aya manusiap adad ivisi paperP T. PabrikK ertas'liiwi Kimia, (2) Menganalisisti ngkat efeldfitasp engelolaasnu mberd ayam anusiap adad ivisi paperP T. PabrikK ertas 1-iwKi imia. Pelaksanaapne nelitianin i terdiri dari aktivitasa nalisisp elaksanaan audit sumber daya manusia dan aktivitas konfirmatif Untuk aktivitas pertama, instrumeny ang digunakanu ntuk mengumpulkand ata adalahc heklist dan pedoman wawancarate, knik analisisd atad ilaksanakadne nganm embandingkaann tarar ealisasi pelaksanaaanu ditd engans tandar-standyaar ngd itetapkanS. edangkaunn tuka ktivitas konfirmatif,jn strumeny angd igunakanu ntukm engumpulkand ataa dalaha ngket, teknika nalisisd atad ilaksanakadne nganm embandingkaann tarar ealisasi pengelolaasnu mberd ayam anusiad engans tandar-standyaar ngd itetapkanA' ngket disebarkakne padam asing-masindge partemenp adad ivisi paperk emudiand ihitung

Validasi bahan ajar IPS-Geografi SLTP berdasarkan kurikulum 1994 di Kabupaten Banjar Kalaimantan Selatan oleh Syansuri

 

ABSTRAK Syamsur2i.0 fD.V alidasBi ahanA jar IPS-Geogaf SLTpB erdasarkan Kwifulmtl 994 di Kabtrytm BaniarK ali mantanS elatanS kipsi, JurusanP endidikanG eognfiF MIPAU M Malangp. embimbing:( I) Drs. RtyPwwanto, MP{ 0D Dra"S umarmil,v l.pd. tr(atak unci: validasib ahana jar,k etercernaan/pemahamisia, nke jelasanb ahasa. Padaa walt ahun1 999D €partemcPn endidikand anK ebudayaanrr enerbitkan ryplsmgng ans-garibse sarp rogramp cngajara(nG Bpp)k hususnybai dangs tudiI ps- Oeo$afi.S uplemetnc rsebudt igunalnnu ntukm en]rempurnakgaanx is-garbise sar progranp e_ngajaryaann gt ermuadt alamk urikulum1 994y angtelahd igunakan selamale bihk urangli ma tatrunN anun demikianh, ritulumyang rclah disempurnakainni belumd ilengkapdi enganb ukup elajaranA. kibitnya,k hususu ntuk me0rp elajamnlP s4€ografi terbit bukrrp elajanadna ri pengarandga np enerbityang berMa" , Tujuan penelitiag png menganalisisb ahan aj"' Ips4eografi sLTp ini dimaksudkmu ntukm engctahu(i:1 ) validitask aercernaar/pematramisain bukut eks IPS-Geo$afis LT? kelast r di SLTPN egeri I srmgai-TabukK abupatenB anjar Kalimanuns elatand, an( 2) validias kejelasanb ahasab ukut eksI pgceografr srrp kelastr di sLTPN egeriI sungair abuk KabupateBn anjarK alimantanS elatan. Uutukm emecahkamn asalalrp, enelitianin i dirancangd engante knika nalisis is!1arqute tnit penelitianu ntukm ernbuaitn ferensi-inferensiyanaga patd itiru dan sahihd atad alamk ontekmyaD. alamp enelitianin i datad iperolehd aril ima puluh enams iswak elast r SLTPN egeriI SrmgaTr abukp adac aturwulan1 . - Populasdi alamp enelitianin i adalahb ukut els Ips-Geografrim tuks LTp yangd ipergmakand i SLTPs e-KabupateBna njarm elipuri:T iga serangkaIi,n tan PariwaraY" udhistirad, anP abelan. -. Untuks ampedl ilahrkand uat ahnp:P ertema,d iambils ecarap urposive samplingrm tukm enentukanjydublu tu. Akhirnyad iperolehb ukut eksl ps-Geografi karangaKn wwanto,d kk. (1999)y angd iterbitkano tetrF r. Tiga serangkapi ustata Mandiri,S olo.K arenabukute kst ersebudt ijadikans ebagabi ukup atceiOKi alimantan selatand, and ipalraoi leh6 00lod ari sLTp yanga dad i Kabupatebna njar.K edna, untukmenentukasna mpepl okokb ahasadni gunakanra ndoms amplings, etelah dirandomd iperolehp okokb ahasasnu mbcrD ayaA lam Indonesiim iteri caturw ulan I, danl ima puluhe nanrs iswad ijadiakans ebagasia mpedl alamp enelitianin i. Analisisnytae rdiri dari:( 1) ketercenunns iswat erhadapis i bahana jar,d an( 2) kejelasabna hasaya ngd igunakano lehb ukut ekst ersebut. Insfrtnrreunn tuks iswaa dalahte se saiy angt erdiri atasd uaj enis soa!j enis pertamau ntukm enguhr ketercernaan/pemahamisia, nd any ang[ eaua untuk mengukwk ejelasanb ahasau ntuk meqiawabte st ersebust iiwa harusm embaca dui/asncaalnisais)s'ea cndagisr ase idsitaekrnaadnta idslae mndg aafnttaa nrp betr*b-tn-apnagnr rDaa.n*a 'u yga"niug"d itiopte,-r^o lehd ari siswa - vpml)ae eulqimdnnittbauaa'k.sipnt m c$dmebinna,bg gnikeldarat iah nnr hig htuukaitinarp mgna.-Bkp aalunnhtt gie lltkeseatb esr i nhhebe isterbam#iilr r tgav da naeLgtidnuo ;g i stauaau;nkmu otfaioeda nfeaips nta-igerA'nnakan st0oi i d,sr4ie lwi0g6a0u;mi .,n deaamknaek nrnet uudnauci aa,ra" 2)u dniatnuakmliseisd'n egnugkautnnirn rgmkuastyl €asitnuk:aranti ap butir tese saif rng dfu"rikanp adas iswa Ts TK = &ZY 1gg o7o n KeterangaTnK = TingkatKesukaran ! s =ruml*rsatatr a - Jumlahn ilai total setiapit en bah3a)s utaen rtmuka msuekkn lasnsitfuikkaasanlipu akkaar,h tse esdk aenrcgdr,c aenrm nauadna/hpemahamisia dna ne s kejelasan kelastr D paatdaad c aarti' nsivsuwraadn it k yrmanpg'ltt earnu imri oeuta'i taurtit eus te estea,ik. te pnaradralyi mp"a.i pt uruhe nams iswa "il* kteelajealabs/aabnnaa hlisabissua hD.t a tetakd sal prsi a-Gnaeloisgisad foi sroLmTpe nkde itkausmt rypaunlkga tenar .digii* d ;A,*angaais"ri .d*an isi dan lejclasan batrasa. kkeepsatulasDhaaanrstn iane d gsauarani adai netaanurgt iisagintpsy calnnedgbda inipl.aaapkta u'kr1riaw xn a mrncetrolsad,, lkouk1ia .o (nrnt9rugi9sr ai9sdnr cogtki ,a uulim4.r e,*nnd a amipp"airutnd il-iaam mtaebsrddiilhaa ppaatt $DgrkyuE$ rtc sd frosntngg*a ptipd 1akr.|vursy l$i4 sdeihriwngisgihae.a pnUrsdi liarrw iricsia dpaans iteeb*ariaknilyiaeanUti diard,k ai 5o/o digrua kans ebelumd irevisi. ri!$ l9untptu,T k m{*e ndeinet,u"kt.akanqp ta igkaakh sr uitaeturpi yaaar alfgtr,(a rdf) a rn.kr "arli-m"pa"tJ Uelial*slK,i iuriria*nsgoje rlasd an ninimal duak alimatd ans etiapkalimato'"**oru unsur-unsusrp oK ftarimat TinTi'pdtT as9skJu :e alapKs! a?a, pf)tK anbuaafnrtl a pananJgryaea mgl areasnaf,grp yntaiaanb adil[suaieuan tnigaas spudp raa-nurka nagsdsrriulhal ;baft ajne ykdtat eiac rnidp; irredi daikria-sJt a-,rio4"dr ia,on(o 3,) lmsur-unsSuPr OKnya. "i"'*.i'g""0*g Per,t rmHaak,: ailr peennalee -blii,htdi yaaanrni s gde ipmaariortec smuds dios aaaij iktaaundo ai alatambss eon-ytui,a kup raafitai;n b erikduet:ngan .kmeteenrdcearpsnakatoa rbd apiekm,m aahkaiasm.it.eK aesens d atuie arl,sa etebnudatau peatakt aa"pte "gdo, ;r;i;n; amo, irfirilil,Joioniirir "l ,s"t* 1901/'.a*gFd emikiarkue jelasabna hastaid akd apadt ilakukasni swas, ehingga !$l_{afat dikategorikapnq qliki kejelasabna hasLK "tig", p"aag'f'^g memitiki !lll,r3y5{!7"io d-,e bnagikaE dn0e ,r1n4ih%aH,q ap.s aifriakagsrkai' r&arndygiapb aetdi kiB ka,streog/oordikakanmrn ae smifiiklikauist i*id ira*krbr iaik yangti dakb aik's ehinegdaa paat ntfuan tidakm cmitikvi aliditas f8t?0p,1e4.qor/no/,lkclmasaihfkiakumarasainni sbg ia. Kike8 e,smf%pa,tp'd, aan'rsiaafs yiarfnugamt iidie arnkdili[klkti :liails.'irf"*rairs"ibt rik tyidaankgjmeleam2sl .ilEikklolia hs.ifikasjei las73,llo/o,klasifikaksui rangjela5s, 04o/odaknla sifikasi Kesimpilan(:1 ) ksliassuinfpi kaadsaybi auokcuv t aerki4sI PsTeSng-iG*n ge.so,;d1$ a{appns_a r!rtd- rGt deAnoi;ag,isrka *tf fyi caanm*gud e iIam rnnilaeiklmiisv iiaslmil kideik itotaaalsufiits eiesk nke opraedlaasi dbtckkcfeaauleeiaskkwaktos eaautcguIireflt cmriei ekmkaelsgaesfnlraiP tsLnmo kgitdisT aer ria'milaPpGvkikkknap baeke ie/ deaonopmlaaisemle kr sildfaIm siiI aksaf wrsciaiihn ycr aatd(jr ai1nrksrw praaeo i'ig ap-umsrtaksga c npme-aeo*lt oafl n ieoa"ttns za5mts*tdirl rt g"t6ee laiit*alkgnps; ,i;n*otrid i naa ;r .:Uiua'-siqiidlsa..a,iyd*ii*lnir Jau l;i t-"ns p*trgk rs"tv,t€ r;-n,a;Ic"b"p'l"*fi*idfs shi;ld-,hLis dJa,sipg*n.rh giJ""5 i?rln"7ii-la ;ii0rgffirsfif,i;ii iretd*ri ts.h"'t* ii,o,n ^grospm,asnrm ea-"m,nepu l i"aliakluuii kdeikseatleagholaernbik tihaidd naa kim szeom-r "ilhiki";i Igidg;"t;";r;-lik"ill; *j.rt-frf ilrfifJi;gn;,rr"d.*ua. ny ankgtai driamkjae tiansymd aae nmd ailipkai t sann'saran:(r).pagruan rh endaknyr"au uiu* J*ggunakanb ukut ekslp slY, Ybtl-9lLry"laah' ag'rk lsatar'vaann g;ddaa lambu kure ktse rsebut lcrtgirn_caranvabersamafira'sril;""r.i;nifffi;il;h;:i"" E$[o-Iv[',-t?lpenulii burrei ts,r ,i"i"r"y" bahaysan gd igunakan $unnti nskkaut nampruira"n,ip ..t".'".a il;Jffff ;uffiih, E$g1r-g5a$i.rVeu. ryrt.hfi g."-*fi danb ahastran donesi4 DepartemuPr endidikanN asionalh, endatcnva ----- lTTo t*S Or.lomendasikuanntu ta g;alkanA CaranyKa epalaK antorW ilayalr - a[pndosenlguru yanga titi geografdi an

Pengaruh antara pengalaman kerja dan prestasi kerja dengan tingkat penerimaan upah karyawan perusahaan garmen gabrielle Kec. Pakis Malang oleh Sulaihah

 

Kebutuhan Seseorang yang harus terpenuhi setiap hari membuat seseorang unnrk berdaya upaya bekerja semaksimal mungkin agar mendapatkan uang sebagai imbalan peke{aan yang dilakukan yang merupakan upah dmi pekerjaan itu. Karena iru sefiap orang selalu berusaha keras untuk meningkatkan pendapatan tersebut agar kebutulannya dapat terpenuhi semaksimal mungkin. Tingkat penerimaan upah tersebut dapat ditentukan berbagai macam factor yang antara lain adalah pengalaman kerja dan prestasi ke{a. Yang menjadi Tujuan dari pada penelitian ini adalah l) bagaimana kondisi pengalaman keqia karyawan di perusahaan Garmen "Gabrielle " Kec. Pakis Malang, 2) bagaimana kondisi prestasi kerja karyawan di perusahaan tersebut, 3) bagaimana kondisi tingkat penerimaan upah di perusahaan gannen tersebut, 4) adakah pengaruh antara pengalaman kefa dengant ingkat penerimaanu pah di perusahaante rsebut,5 ) adakahp engaruh antara prestasi kerja dengan tingkat penoimaan upah di perusahan garmen tersebut, 6) adakah pengaruh antara pengalaman ke{a dan prestasi kerja dengan tingkat penerirnaan upah diperusahaan garmen "Gabrielle" Kec. Pakis Malang. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan garmen Gabrielle Kec. Pakis Malang yang berjun,lah 470 orwrg dan terdiri dari karyawan staff, produksi, mandor, bahan dan gudang. Sampel yang digrurakan adalah teknik proporsional random sampling dan sampel yang diambil ditetapkan 20% darl masing-masing bagan' Keseluruhannya sampel berjumlah 94 orang. Sedangkan teknik analaisa yang digrmakan peneliti adalah teknik regresi ganda sedang untuk menguji seberapab esarp engaruhnyat erhadapt ingkat penerimaanu pah digunakanu ji T-Tes. Berdasarkan hasil analisa datamaka diperoleh, kondisi pengalaman kerja karyawan perusahaan garmen Gabriellele Malang menunjukkan kreteria cukup baik dengan rataiata sebesar 5,363, kondisi prestasi kerja karyawan perusahaan tersebut rataqata sebesar adalah 35,48 %o yartg menunjukkan laeteria baik dan kondisi tingkat penerimaan upah di vii

Hubungan antara kepuasan kerja dan semangat kerja dengan kinerja karyawan bagian antique perusahaan manggala jati oleh Tri Wahyuni

 

Faktor sumber daya manusia merupakan tujuan utama dalam pembangunanp erusahaanh, al ini disebabkank arena hasil kinerja karyawan sebagaip enentuk elangsunganp erusahaanK. inerja karyawan merupakanf aktor penting dalam menjalankan sistem perusahaan karena jika karyawan tidak melakukan pekef aanny4 perusahaan ters,:but akan mengalami kegagalan. Peningkatan kinerja dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti peningkatanke puasanke rjad an semangakte rja. Unhrk mengetahuki ondisi kepuasank erja melalui aspekc iri-ciri intrinsrk pekerjaan, gaji, penyeliaan, rekan kerja dan kondisi kerja. Semangat kerja diketahuim elalui dimensis emangakt erjay aitu: tingkatp erilakua gresif,p erasaan dalam pekerjaan;k emampuanb eradaptasdi an keterlibatane go. Sedangkank inerja karyawan itu sendiri dapat dilihat dari: kualitas ke{a, kuantitas kerja, ketepatan waktu,e fektifitas,k ebutuhanp engawasadna ni nterpersonailm por.P enelitianin i bertujuanu ntukm engetahuhi ubungank epuasank eqjad ans emangakte rja dengan kinerja karyawan. Penelitiani ni dilaksanakanp ada tanggal 19 April - 30 Juni 2004 pada bagian antique perusahaanM anggalaJ ati Klaten. Jenis penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanqtory research), dengan kinerja sebagai variabel terikat, kepuasan kerja dan semangat kerja sebagai variabel bebas. Populasi penelitian adalah karyawan bagian antique pada perusahaanM anggala Jati denganju mlah 79 karyawan,d enganm enggunakasna mpelt otal Data penelitian ini dianalisisd enganp rosedura nalisisr egresdi enganta rafsignifikansi5 %. Hasil penelitian menunjukkan {l) adanya hubungan positif antara kepuasan kerja dengan kinerja sebesar 0,705, artinya bila ada peningkatan kepuasanke rja akand iikuti oleh peningkatakni nerjak aryawanb agiana ntique,( 2) adanyah ubunganp ositif antara semangakt erja dengank inerja sebesar0 ,654 artinyab ila adap eningkatans emangakte rja akand iikuti oleh peningkatank inerla karyawanb agian antique, (3) adanyah ubunganp ositif antarak epuasank erja, semangat kerja dengan kinerja karyawan sebesar 0,716, artinya bila ada peningkatank epuasank erja dan semangakt erja akan diikuti oleh peningkatan kinerjak aryawanb agiana ntique. Kategorik epuasank erjat inggi sebesa1r 5,19%, sedangs ebesar'1 4,680/doa n rendah sebesar1 0,13%.K ategori semangatk erja tinggi sebesar1 7,72%,s edangs ebesar6 9,62Vod an rendahs ebesar1 2,660/oD.a n kategorik inerja tinggi sebesa3r ,79o/os,e dangs ebesar8 4,8%od anr endahs ebesar 11.4o/o.

Penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat untuk mengukur kinerja manajer pemasaran pada PT. Multi Pratama Wijaya Gresik oleh Leni Kusniati

 

Atuntansi pertanggungjawabamne rupakans uatu sistem akuntansiy ang mengakubie rbagapi usat pertsnggungiarvabpaand a keseluruhano rganisasyi ang mencenninkarenn sanas efia tindakan setiap pusat pertanggungiawabadne ngan menetapkpaenn ghasiladna nb iayat erlentub agip usaty angm emiliki tanggunjga wab yangb enangkutanP.e nerapaank untanspi ertanggrngiawabadnia ntaranybae rkaitan eratd enganp engukwank inerja manajerp emasaranU. ntuk mengetahutie ntang peranaank untanspie rtanggungiawabsaenb agaai latr mtukm engukukr inerjam anajer pemasaradri\l akukand enganc aram embandingkaann taraa nggaranp enjualand an rcalisasinyma,e mbuart amalanp enjualanta huny ang akan datang,m encaris elisih labak otorm, encarpi rosentaspee njualand ari setiapd aerahp emasaradna, nm engukur cfehivias. lane fisienski erja. Penelitianin i bertujun untukm engetahupi enerapaank untanspi ertanggungjanabanrm tukb agianp ernasamqu ntukm engetahukii nerjam anajepr emasarand,a n untukm engetahudia patt idaknyaa kuntanspi ertanggungiwabadnig unakans ebagai dat urtr* mengukurk inerja manajerp €masaranp adaP T. Multi hatama Wijaya GresikA. kuntaspi ertanggungiawabdaanla mp enelitianin i hanyad ibataspi adap usat labay ang terkait denganm anajerp emasarsrlK inerja pemasarand ibatasip ada teberhasilayna ngd icapoio leh manajerp emasarabne rdasarkasnt andary angt elah ditetopkaonle hp enrsaharn. Rancanganp enelitiany ang digunakana dalahp enelitiand eskripti{, yaitu menjelaskasne carate rperincim engenaai kuntanspi ertanggung-jawabsaenb agaai lat penilaiakni nerjam anajepr emasara4d anb €rtujuanu ntukm enggambarkakne adaaan yangs ebenarnykae mudianm engadakana nalisis.T e}nik yang digunakand alam nengumpulkadna ta adalah teknik dokumentasdi an teknik wawancara.Teknik analisidsa tay angd igunakana dalaha nalisisk ualitatifdsna nalisisk uantitatif. Dari hasilp enelitianm enunjukkabna hwas elisiha nggarand anr ealisashi asil penjualanu mumnyam engalamip eningkatanr mtuk setiap daerah pemasaran. Penyusunaann ggarand ilakukano leh bagian keuanganta npa melibatkanb agian fuugsionayla ng lain, dan anggarany ang disusuna dalaha nggarans tatis,s ehingga tidakre alistisS. elisihla bak otorp adata hun2 000s ebesaRrp .631.944.22p5a data hun 2001n aik menjadiR p. 658.497.575d,a n padat ahun 2002 turun menjadiR p. 417.047.30P0.r osentasep enjualand ari tiaptiap daerahp emasarans elamat iga priodea dalahu: rutanp erbmaA merikaS erikat1 3,19op/oa dat ahun2 001d an1 5,72o/o

Efektivitas penerapan sistem informasi akuntansi dalam penyusunan anggaran penjualan pada PT. Timur Selatan Desa Sambirejo Pare Kediri oleh Khrisnalia Yudha Anggraini

 

Persaingan yang seurakin tajarn dalam pasar perdagangan rnendorong produsen untuk mencari pemikiran baru agar mampu mendapatkan dan mempertahankanp osisinya dengan rnengkuti perkembangan selera konsumen. Perusahaanm emproduksi barang atau jasa untuk memperoleh laba yang optimal atau setdaknya impas. Agar barang ata:u jasr yar-g diproduksi sampai pada konsurnen salah satu upayannya adalah membuat perencanran seciua memadai, khususnyan pereucanaan penjualan. Perencanaan penjualan atau disebut dengan anggaran penjualan yang disusun berdasarkan informasi penjualan yang tersedia dalam informasi akuntansi khususnya informasi penjualan. Dalam menyusun anggaran digunakan informasi yang berupa jenis produk yang dijual, jumlah produk yang dijual sertah argap okok persafuanp roduk yang terjual. Tetapi dalam penyusun€rna nggaranp enjualan, tidak melalui tahapan-tahapan tertentu balkan bila ada indikasi anggaran dibuat setelah direalisasi. HaI itu bisa mengakibatkan kinerja dari anggaran tidak bisa dievaluasi. Penelitian ini menggunakan rancangan diskriptif komparatif dengan teknik analisis kualitatif. Data bagi penelitian diperoleh dengan cara wawancara dan dokumentasi sepanjang tahun 1997 sampai dengan tahun 2002. Adapun tahapan analisisnyam eliputi: (l) identifikasi sistemp enjualan,( 2) analisisp rosesp enyusunan anggaranp enjualan perusahaan(, 3) analisis prosesp enyusunana nggaranp enjualan dengan metode trend moment, (4) analisis anggaran penjualan dan realisasi anggaran yang dibuat oleh perusahaan terhadap anggaran penjualan berdasarkan metode trend moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis informasi yang disediakan oleh sistem informasi akuntansi penjualan meliputi: (l) junlah pendapatan penjualan menurut jenis produlg (2) jumlah piutang kepada setiap debitur, (3) jumlah harga produk yang terjual, (4) na:ra dan alamat pelanggan, (5) kualitas yang tedual, (6) otorisasi pejabat yang berwenang. Adapun inforrnasi yang diperlukan untuk nenyusun anggaran rneliputi: (l) jenis produk yang dijual, (2) volume produk yang drjual, (3) harga pokok persatuan produlq dan (4) wrlayah pemasaran. Prosedur penyusunana nggaranp enjualanp erusahaanm eng:ndikasikana danyap enyimpangan yang ditandai antara anggaran peqiualan dan realisasi dari anggaran tidak ada perbedaan sehingga perusahaan tidak dapat menjalankan fungsi perencanaan dan

Kandungan logam berat cd pada kerang darah (andara granosa) dan kerang umbul (callista sp.) dari pantai sukomulyo gresik oleh Luluk Khusyayyaroh

 

Sumberd ayal aut merupakas alahs atum odal dasarp embangunan asional yangp erlu dipertahankank elestariannyaA. khir-akhir ini kerusakanli ngkunganl aut yangm enyebabkanm enurunnyak ualitas perairant elah terjadi di beberapate mpatd i pantaiu tan Jaua-K €adaani ni ditunjukkan oleh beberapak asusp encemarans, eperti terjadinyak asusp encemamnlo gam beratP b padak upangd i Sidoarjod an adanya gejalak eracunanlo gam berat Cd padam asyarakant elayand i SurabayaH. al ini sangamt ungkin terjadi di Gresik, mengingatp antai Sidoarjo,p antai Surabayad, an pantaiG resik satu kesatuand an di Gresikjuga terdapati ndustri- ndustri yangs amas epertiy aag adad i Sidoarjo dan di SurabayaP. enelitiant entang kandunganlo gam beratC d padak eran$A nadarag ranosa danC qllista.sp dari pantai SukomulyoG resikp entingd ilakukan,m engingakt erangm erupakans alahs atu komoditasla ut yang digemari masyarakakt hususnyad i Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian deskiptif yang dimaksudkan untuk nengungkapk aodunganlo gam beratC d padat ubuh hewank erang,a ir laut, dan sedimen lumpur tempat hidupnya. Penelitian ini dilakukan selama bulan Juni sampai Agustus2 002.P engambilans ampeld ilahkan secaraa cakd ari nelayany angb aru turund ari laut. Pemrosesansa mpeld ilalekai di LaboratoriumB iologi, Laboratorium Fisika"d an l^aboxatoriumK imia UnlversitasN egeri Malang. Sarnpelk erangd an sedimenlu mpur masing-masingd iambil 5 gr berat kering, dan untuk air laut diambil 50 ml untuk memenuhi kebutuhan analisis. larutan hasil ekstraksi sarnpel dengan menggunakaHn NO30 ,1 N dianalisisd enganm etodeA AS untuk mengetahuki adar logam berat Cd yang terkandung di dalamnya. Hasil analisism enunjukkanb ahwak andunganC d rata-ratap adat ubuh kaangAnadora gronosa danC ollista sp. masing-masings ebesarl O,4Z031 tg/gbent kering dan 3,7253 pdsbr'f3f.. kering. Kadar cd pada Anadara granosa telah melebihi 5 kali lipat dan pdacollista sp.2 kali lipat dari baku mutu makanan laut yang layak konsumsi, yang ditetapkan oleh Ditjen POM, yakni 2 pglg berat kering. Rerata logamb eratc d padaa ir laut adalah0 ,5096m gll danp adas edimena darah0 ,8r95 pglg berat kering. Kadar Cd dalam air laut 60 kali lebih tinggi dari baku munr air laut untuk perikanan atau biota laut yakni 0.01 mgn (standar EpA). Hal ini menunjukkan bahwah ewan-hewank erang besertal ingkunganh idupnyad i pantai sukomulyo Gresik telah tercemar oleh logam berat Cd-

Pengaruh penerapan konsep pemasaran terhadap keberhasilan usaha industri kecil keripik tempe di Sanan Malang oleh Yuniar Rochmawati

 

Ddrm nelaksanakans uatuk egiatanu sahab isnis, baik padap erusahaanb esar 'E NEb tr owcrill , tre:nnrtuualanh tu idaalKk akKaannl e pasd arni kegiatanp emasaranK. egiatanp emasarran r(!El3ub untuk mencapait ujuan perusahaanb erupa keberhasilanu saha.D engan ncnenpkan kegiatan pemasaran secara baik, maka tujuan perusahaan untuk mencapakie berhasilanu sahad alarnj angka panjanga kant erpenuhi. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan pengaruh penerapan konsep pemasaratne rhadapk eberhasilanu sahai ndustri kecil di t arnpungs anan kelurahan Purwantorok ecamatanB limbing kota Malang. Subyekp enelitiany :angd ipakai dalam rynelitian ini adalah para pengusaha/pengrajikni ripil t"-p" di ki-pung sanarr. Penelitianin i mempunyadi ua variabeiy aitu variabeli ndependen(x ) ian variabel dependen (Y). Variabel independen konsep pemasaran -(X) miliputi: orientasi pasar/konsum(eXnl ), volumep enjualany ang menguntungka(nX 2), clank oordinasi tquPT pemasaran(x 3). sedangkanv ariabel oepindenlg aaramp enelitiani ni adalahke berhasilauns aha. . .. Delganm enggunakapne ndekatadne skriptifp engaruhd, atad iperolehm elalui teknika ngket, wawancarad an dokumentasiD. alani penelitiani ni diketahujiu mlah populassi ebesa5r 5 orangp engusahkae mucliand itetapkans ampelnyam enggunakan teknik sampelk uota sebesar3 0 orang pengusahafe ripik tempe.setelahm elalui prosepse ngolahadna tad an analisisd atam akad apatd ikitahui hasil penelitiany ang menyataka(nl) kondisi-penerapakno nsep orieniasi pasar/konsumebne radap arli hiteria sangatb aik 13,3%( 4 responden;u, ait 70% (21 responden)c, ukupb aik 16'7%(5 respondend) an padak riteria kurangb aik tidak ada:b ) kondisip enerapan konsevpo lumep enjualany angm enguntungkabne radap adak iiteria sangabt aik 6,7% ( 2 responden),baik70(%21 respondenc),u kupa a*.iz,zvo(7 respond"edna)n p ada kiteria kurang baik tidak udo;,(3) kondisi p.n"rupun konsep koordi'asi kegiatan p€masgabne radap adak iteria baik 36,7%(o1 1 responden)c,u kup baik 56,7;/0(1 7 rypondenk),u rangb aik 6,70/o( 2 responden)dapna di kriteria sangabt aik tidak ada. Dari hasil_penelitianju ga dapat diketahui bahwa penerapank onsep pemasaran $rynsaruh secarap arsialt erhadapk eberhasilanu sahain duJtrik ecil keripik tempe 9i-!Tl*g Sanand enganp ersam&rnre gresib ergandanyya : 0,015X1+0 ,042X2-+ 0,029&- 1,034,d an masing-masinsgu bv ariabeirnemiiiti signlfitansi't nya sebesar 0'0240; ,000;d an 0,001.K eberhasilanu sahai ndustrik ecil inljuga dipengaruhoi leh

Kandungan logam berat timbal (Pb) dan kadmium (Cd) pada kerang bulu (anadara antiquata) di pantai Lamongan oleh Kifayatul Islamiyah

 

Larnongan merupakan karvasan sedikit industri, akan tetapi tidak tertutup kemungkinamn engalamip encemarana ir, karenal aut Lamonganm erupakans alah satum uarad ari sungaiB engawanS olo.B engawanS olom erupatans ungait erbesadr i Pulau.larvaS. epanjangs ungaiB engawani olo terdapati ndustri baik lang berskala besamr aupuny angb erskalak ecil. lndustriy anga dad i sekitars ungaBi engawans olo membuangli mbahnya ke aliran sungai dan-d iperparaho leh Lanyaknyal imbah domestidka rir umaht angga. Penelitianin i bertujuanu ntuk mengetahuki andungand an statusl ogam berat Pb dan cd dalam tubuh kerang bulu (Anaclara antiquata), air laut dan sedimen. Penelitiainn i merupakanp enelitiand eskriptifp. engambilan'sampderll akukanp ada bulanA gustuss ampaiS eptembe2r 003,d enganp "ngu.nbilunk erangb ulu secaraa cak Masing-rnasinkegr angb erjumlah5 0 individu untuk memenuhki 'ebutuhaann alisis sebanya5k g r bk, air laut5 0m l dans edimen5 gr bk. Analisisk andungalno gamb erat dilakuliadne nganm enggunakaanla tA AS (AtomicA bsorbtionS pectriphotometri). Hasrpl enelitianin i menunjukkabna hwak andungalno gamt erat ib rata-rata dalamtu buhl unakK erangA naduraa ntiquatas ebesa0r, 9642r ,glgb k atau0,0522 Lrggb b.i ni masihd ibaivahs tandabr akum utuy angd itetapkayna itu2 ,5r rdg bb (rnenurudti rjenP oM). Adapunl ogamb eratc d padak erangA iat)ara antilluata dengarna ta-ratak andungan2 4,6762r rg/gb k atau3 ,4605p gig bb, ini sudahd iatas bakum utuy angd itetapkayna itu2 p/gbb. Kandungalno gamb eratp b padaa ir laut sebes0a,r4 236p gll-,i ni berartis udahd i atasb akum utuy angd itetapkayna rtu0 ,05 pgr'Ld, ank andunganlo gamb eratc d padaa ir laut sebesa0r ,630gp gll-, ini berarti sudahd i atasb akum utu yangd itetapkany aitu 0,01 pg/L. Kandungunlo gurnb eratp b padas edimedni PantaLi anrongasne besa1r ,6269p {gbk danl ogamb eiatc d sebes3a,r9 248p dg bk. Hal ini menunjukkanb ahwa telah terjadi pencemaranlo gam berta cd di pantai Lamongatenm pakt erangd itangkapo lehp aran elayan.

Studi tentang nilai MPN bakteri E. coli pada terasi cirebon oleh Funikawati Baldiyah

 

Terasim erupakans alahs atub ahanm akananh asil prosesf ermentasid enganbantuan aktivitas Ualteri yang tahan terhadap konsenhasi larutan garam yang tinggt.Sebagabi ahanm akananO arii t an dan udangt erasi sangatm emungkinkand itumbuhioleh baktsri E. coli. penelitian ini bernrjuanu ntuk mengetahumi utu terasib erdasarkann ilai MPNbakteriE . coli.Penelitian ini diharapkand apatd igunakans ebagabi ahanpengembangamn ateri dalamm atakuliahM ilaobiologi. Terasiy angd iteliti.adalahproJukt erasi ai kecamatanA stanajapurakabupateCn irebon.S ampeld iambil &ri 3produsenm asing-masing1 00 gr dari 2 penjualt erasi. Penelitiini ni dilaksanakadni laboratoriumM ikobiologi JurusanB iologiFMIPA Universitas Negeri Malang pada bulan Januari 200 l. Penelitian inimenggunakanm etoded eskriptif eksploratif.D ata berupaa daa taut idaknyab akteriE, coti paAasampedli perolehm elaluio bservasdi and okumentasi.Hasil penelitianm enunjukkanb ahwan ilai MPN bakteriE . coli rerasCi irebon,baik yang berasal dari pabrik maupun dari industri rumah tangp adalah 0 (nol). Halini birarti berdasarkanni lai MPN balteri E. coli, terasiC irebonl ayakd ikonsumsi.

Analisis pengaruh penambahan Ca(OH)2 pada kandungan sulfur pertasol Ca-S3 produksi kilang Pusdiklat Migas Cepu oleh M. Anis Muslim

 

PertasoCl A digunakans ebagapi elarutd anb ahanc ampuranp roduk dalam industric at,t inta cetak, racuns eranggab,a n,zal perekatf,a rmasi,danp lastik.S alah satuje nis PertasoCl A adalahP ertasoCl A-S3.P roduki ni umumnyam engandung sulfury angc ukupt inggi. Kerugiany angd itimbulkank arenaa danyap ersenyawaan sulfura ntaral ain: korosifp adap eralatanb, auy angt idak enak, penurunans tabilitas penyimpanadna nw arna,d anp enurunand ayas erapT EL (tetra ethyleneLeadU). paya yangt elahd ilakukanu ntukm engurangki andungans ulftu padaP ertasoCl A-S3 adalahm enggunakasne nyawaN aOH.N amunh asily angd iperoleh belumo ptimal karenab aup rodukb elumm emenuhki elayakanp roduksid anb ersifatk orosif.D alam penelitianin i dicobam enggunakaanl tematifs enyawaC a(OH)2k arenad itinjau dari segip roduksi,k alsiumh idroksidati dak beracunp, rosesnyam udah,d anh argab ahan bakunyati dak membebanbi iayap roduksi.D itinjau dari segik imia, kemampuanio n Ca2*y angm emiliki muatanl ebihb esard aripadaio n Na* lebih baik dalamm engikat anion( Kopkhar,1 990).T ujuand ari penelitiani ni adalahu ntukm engetahupi engaruh penambahaCna (OH)rp adak andungans ulfur PertasoCl A-S3d anp erbandingan kemampuannydae nganN aOH. Penelitianin i dilakukand enganm enggunakalna rutanC a(OH)zd engan variaspi enambahakno nsentras5i0 0,750,1 000,1 250,1 500,1 750d an2 000p pm. Analisisk andungans ulfur dilakukans ecarak ualitatifdan kuantitatif.A nalisis kualitatifm eliputi pengamatabna u, uji Doctor test,uji korosil empengt embaga, sedanga nalisisk uantitatifd igunakanu ji sulfur metoden yalal ampu Hasil penelitians ecarak ualitatif dapatd ikemukakans ebagabi erikut: ( I ) pengamatabna ud iperolehb auy angm emenuhki elayakanp roduksi( marketable) yaitup adap enambahaCn a(OH):7 5C_2000p pm, (2) uii Doctor resld iperolehh asil negatifu ntukm erkaptanp adap enambahaanw al Ca(OH)25 00 ppm danh asilp ositif untukH 2Sp adap enambaha5n0 G-2000p pm, (3) uji korosil empengte mbaga diperolehp erubahanin tepretasdi ari angka4 C sebelump enambahamn enjadi2 C pada lempengk orosit embagas tandars etelahp enambahaCn a(OH)25 00-2000p pm' Sebagadi atap embandingd enganm enggunakaNn aOH (Suhamo,2002),pada penambahayna ngs amam enunjukkanh asil lebih baik untuku ji bau,s edangkaunn tuk uji Doctor test dankorosil empengte mbagad iperolehh asily angr elatif sama.H asil penelitians ecarak uantitatifd enganm enggunakaunj i sulfur metoden yalal ampu diperolehp enumnan% oberast ulfur palingb esarp adap enambahaCn a(OH)21 500 ppmy, aitu 0,0206o /oberalsulfuart au5 0,71%b erats ulfurt ersisihkans'e dangkan puanprnuruuhand osis2 000p pm menunjukkanp eningkatan'%boe rats ulfury aitu 'O,OZrrli"t atau3 0,38o hbeiatsulfurt ersisihkan. Dari hasil pengujian diperoleh bahwap adap enambaha1n5 00p pm merupakank emampuano ptimalc a(oH) dalam mengikapt ersenyawaasnu lfurp adak ondisir eaksiy angd ilakukand alam,penelitian Berd'asarkhaans ilp enelitiani ni dapatd isimpulkanb ahwas enyawac a(oH): lebih baikd aripadaN aoH dalamh al mengurangbi au sulfur,n amunk eduanyati dak mampud alamm enghilangkasne nyawas ulfury angb ersifatk orosif l1

Penerapan pendekatan penemuan dalam kegiatan belajar mengajar fisika pada pokok bahasan kalor di Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Madiun sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa oleh Sutji Wahyoeningsih

 

Kegiatan pembelajaran merupakan bagian utama dari proses pendidikan, secara keseluruhan dengan guru sebagai pemegang peranan utama. Dalam proses tersebut terdapat aktivitas yang mengandung serangkaian kegiatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Interaksi antara guru dengan siswa tersebut merupakan syarat utama bagi berlangsungnya proses pembelajaran yang mempunyai arti luas tidak sekadar hubungan antara guru dengan siswa hanya menyampaikan pesan berupa materi pelajaran, melainkan upaya bagaimana sikap dan nilai yang terdapat pada siswa yang sedang mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan guru pendidikan Seni Budaya beserta hambatan yang dialami beserta cara mengatasinya dan hambatan yang dialami siswa selama proses pembelajaran kompetensi dasar menggambar teknik/mistar serta bagaimana mengatasi hambatannya yang ada di SMA NEGERI 1 Pagak. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMA Negeri 1 Pagak pada tahun pelajaran 2009/2010 semester gasal. Adapun sumber data yang diperoleh berasal dari beberapa narasumber dan dokumendokumen lainnya, serta menggunakan teknik analisis data induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengarahkan agar berhasil dalam melakukan proses pembelajaran pada siswa, setiap kompetensi dasar yang diajarkan serta tujuan pembelajaran harus sesuai dengan indikator, materi pokok, dan evaluasi pembelajaran agar tujuan pembelajaran sesuai dengan silabus yang telah dibuat oleh guru, hal ini dilakukan agar setiap kompetensi dasar serta tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Pelaksanaan pembelajaran erat kaitannya dengan penciptaan lingkungan yang memungkinkan siswa belajar secara aktif, pengembangan aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa. Kompetensi dasar menggambar teknik/mistar dengan materi menggambar geometri erat kaitanya dengan ketrampilan dalam membuat teknik tertentu serta pembentukan sikap pada siswa sedangkan ketrampilan dalam menguasai media dalam menyampaikan materi pada siswa adalah salah satu urusan hambatan guru. Namun kesemuanya itu tak luput dari peran guru sebagai "sutradara" dalam kelas. Kompetensi dasar gambar teknik/mistar adalah suatu sub dari standar kompetensi Membuat karya seni rupa yang diajarkan pada siswa kelas XI IPA1 dan XI IPA2 dengan materi menggambar geometri, dalam proses pelaksanaan pastinya terdapat beberapa kendala yang dihadapi guru bersangkutan atau siswa oleh karenanya peneliti ingin menggali bagaimana pelaksanaan kompetensi ini mengingat keadaan siswa serta keadaan sekolah SMA NEGERI 1 Pagak serta image sekolah sebagai sekolah "pinggiran", bagaimana mengatasi kendala yang dihadapi guru dan bagaimana cara mengatasi kendala yang dihadapi siswa akan menjadikan bahasan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini, guru mampu melaksanakan persiapan pembelajaran yang diadakan pada kelas XI IPA1 dan XI IPA2 semester gasal tahun pelajaran 2009/2010 yang berupa silabus dan RPP serta beberapa media pembelajaran yang dibutuhkan. Sedangkan hambatan guru yang ada telah dapat diatasi khususnya pada penerapan media atau sumber belajar, guru mengalami sedikit masalah namun dapat diatasi dengan cara guru membimbing siswa satu per satu. Permasalahan siswa yang dihadapi adalah teknik penguasaan alat yang mana siswa masih perlu belajar untuk menggunakan media gambar teknik tersebut berupa jangka trekpen tak hanya kemampuan menggunakan alat tapi perlunya ketelatenan serta semangat untuk belajar dan menguasai alat.

Peningkatan prestasi belajar fisika melalui pembelajaran generatif pada pokok bahasan kalor di Madrasah Aliyah Negeri 2 Bojonegoro oleh Sri Indarti

 

Kata Kunci: Peningkatan, Kemampuan motorik kasar. Permainan tradisional lompat tali. Latar belakang penelitian ini berawal dari keinginan penulis untuk menguji kemampuan motorik kasar pada anak kelompok B TK Al Ikhlas Karangkates Sumberpucung malang. Berdasarkan penelitian pra tindakan yang dilakukan peneliti pada kemampuan motorik kasar anak kelompok B di TK Al Ikhlas Karangkates dalam melompat cenderung rendah. Hasil yang diperoleh adalah dari 27 anak yang melakukan kegiatan motorik kasar seperti berlari sambil melompati balok, melompat menirukan gerakan kelinci yang melompat hanya 10 anak yang mampu melakukan kegiatan tersebut dengan baik dan benar. Permainan tradisional lompat tali adalah permainan yang dimainkan oleh anak-anak dengan alat-alat yang sederhana yaitu menggunakan karet-karet gelang yang dianyam memanjang dengan ukuran 3-4 meter. Langkah-langkah dalam permainan tradisional lompat tali antara lain: (a) anak melakukan “suit” (bahasa jawa) untuk menetukan kelompok penjaga dan pelompat, yang menang menjadi pelompat dan yang kalah menjadi penjaga (pemegang tali), (b) dua orang pemain yang kalah memegang rantai karet gelang, (c) anak melompat dari ketinggian mata kaki, lutut, pinggang, dada, telinga dan kepala. Penelitian ini dilaksanakan di TK Al Ikhlas Karangkates Sumberpucung Malang mulai tanggal 16 Pebruari sampai dengan 22 Pebruari 2012, dengan menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) permainan tradisional lompat tali dapat diterapkan sebagai permainan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, (2) permainan tradisional lompat tali dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak dalam berlari sambil melompat, kemampuan tersebut dapat diuji dengan menggunakan standar penilaian. Hasil penelitian pada siklus I rata-rata kemampuan motorik kasar anak sebesar 62% dan meningkat pada siklus II menjadi 80%. Dapat disimpulkan bahwa dengan permainan tradisional lompat tali dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak dalam berlari sambil melompat. Disarankan kepada guru maupun pihak sekolah untuk melestarikan nilai budaya Indonesia melalui permainan tradisional lompat tali, karena anak akan memperoleh pengalaman secara langsung dengan obyek yang dipelajarinya serta lebih meningkatkan kecintaannya pada permainan tradisional yang ada disekitarnya. i

Isolasi, karakterisasi,identifikasi, dan uji aktivitas minyak atsiri kulit kayu manis (cinnamomun burnanni) oleh Fifah Dwi Anugrahani

 

Kayum anism erupakanta namany angd iyakini sebagasi alahs atub ahano bat disional. Karyurn anisb anyakd igrmakano lehm asyarakast ebagapi enyedap utman, minumand, anw ewangianK. omponenu taman inyak atsiri kulit kayu mis@a umumnyab enryas enyawak imiaturunanb enzenad ant erpenoidyang rnnurnnydaig rmakasne bagi bahans unscr@n. penelitimi ni bersifate ksperimentayla ngd ilalrukm di taboratoriumK imia FMIPAUniveniasN egeriI vfalangP erusahaaAni r Minum JasaT irh Malang,d an BalaBi esaP enelirtiadnm PengembangmK ulit Yoryakarta.I solasim inyaka lsiri kulitkayum anisd ilakukand enganm etoded estilasiu apair. Identifikasis enyawa penyusrya dilahrkand €ngantr omatografig as-spekfronetrrin assaP. engujian kmampuanm inyaka tsiri kulit kayu maniss ebagatia bir rurya dilalekan dengan . mdodes pektofotornefiu ltravioletd e gru masing-masinkgo nsentras5i V/o,40o/o, 35,71yo,2,778 %, dan1 2,50o/doa ne valuasinyad idasarkanp adan ilai perhitungan p€rs€nastera nsmissi ritemad il personbsetr ansmispi igmentasi. IIasil penelitianm enunjukkanb ahwar enderrenn ninyaka tsiri kulit kayu mmisa dalah0 ,M45%. Minyak atsiri kulit kayum anism emprmyaini deksb iasr atantal, 522 padas uhu2 0" C danb €ratj enis 1,034g ram/rnLS. enyawap enyusunu tarna minyaka tsirik ulit kayum anisd idugaa dalahf enitnetanala taub enzaldehitl;1,3,3- riretil-2-oksobisiHo-[2.2.2]-oktana3;J dimetil-I,6-oktadien-3-ol; 1,7,7-friretil bisikb [2.2.11-2-heptan4o-lm; etil-l-(l-metile til[3-sikloheksen-l-o2l;- (4-metil-3- sikloheksenil)-2-propao3l;- fenilpropma[3-fenil-2-propena1f, 7,7-tfunetibl isiklot2.2. ll-heptil-2-etanoa3t;- fenil-2-propeniel tanoatP. adas emuak onsentasim inyak Sirikulitkayummis menunjukkans ifm sebagatia bir suryak arenamemilikni ilai pers€nbshea nsmisie ritemad anp igmentasyi angb eradap adad aerahs rmblock. Semakirne ndahk onsentraspi engaruhte rtadapk ulit semekinb erkurangp adad aerah sunblockh al ini ditunjukkand engans emakinti nggi nilai persentastera nsmisei ritema danpignenasi.

Penerapan pendidikan matematika realistik untuk meningkatkan hasil belajar teorema Pythagoras pada siswa kels VIII SMP Negeri 2 Pandaan / Eko Budi Setyowati

 

Kata kunci : Pendidikan Matematika Realistik, hasil belajar Pembelajaran adalah proses berfikir untuk memecahkan masalah. Pembelajaran yang memanfaatkan realita dunia nyata untuk memperoleh konsep adalah pembelajaran realistik. Penerapan konsep matematika yang telah dimiliki siswa dalam kehidupan sehari-hari adalah sangat penting untuk dilakukan. Salah satupembelajarn matematika yang berorientasi pada permasalahan sehari-hari adalah Pendidikan Matematika Realistik (PMR) atau Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mendiskripsikan penerapan Realistic Mathematics Education (RME) dalam pembelajaran Teorema Pythagoras (2) Untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras sehingga dapat mencapai nilai dengan ketuntasan 75% dengan menggunakan RealisticMathematics Education . Penelitian ini mencoba untuk mengatasi permasalahan berikut : (1) Bagaimana penerapan Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran Teorema Pythagoras pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pandaan? (2) Bagaimana hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan menggunakan Realistic Mathematics Education? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif RME dan jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di SMP Negeri Pandaan. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIIIE yang berjumlah 48 siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 4, 5 , 7 Desember 2009 dengan dua siklus. Berdasar penelitian yang dilakukan , maka diperoleh hasil berikut: (1) Penerapan pendidikan matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa; (2) Penerapan pembelajaran matematika realistik dilakukan melalui 3 tahap kegiatan yaitu tahap awal, kegiatan tahap inti dan kegiatan tahap akhir.Pada kegiatan tahap awal yang kelihatan adalah the use of context. Pada kegiatan tahap inti yang kelihatan adalah the use of context, the use of models, student contribution dan interactivity, sedangkan pada kegiatan akhir yang kelihatan adalah intertwining yaitu siswa dapat mengaitkan masalah kontekstual dengan pengetahuanpengetahuan matematika lain untuk dapat menarik kesimpulan; (3) Pada umumnya siswa senang pendidikan matematika realistik pada materi Teorema Pythagoras.

Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI APK pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK Muhammadiyah 2 Malang / Rifki Widya Saranti

 

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, STAD, Hasil Belajar. Pembelajaran kooperatif model STAD dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, menjadikan siswa lebih aktif dalam berkomunikasi dan pembelajaran kooperatif model STAD merupakan variasi dalam pembelajaran agar pembelajaran tidak monoton dengan hanya menggunakan metode ceramah sehingga siswa tidak merasa bosan Penelitian dilakukan untuk mengetahui hasil belajar pada pokok bahasan bentuk-bentuk badan usaha dan struktur organisasi yang baik secara umum dan arti bahasa tubuh dalam lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif model STAD ; (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran kooperatif model STAD; (3) untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif model STAD. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap-tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah kelas XI APK Muhammadiyah 2 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, panduan observasi, format penilaian dan wawancara terhadap perwakilan setiap kelompok untuk menjawab beberapa pertanyaan dari peneliti tentang diadakannya metode STAD untuk keinovativan dalam belajar. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) pembelajaran kooperatif model STAD sangat bermanfaat bagi siswa karena model tersebut telah terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (2) setelah diterapkan pembelajaran kooperatif model STAD mengalami peningkatan. Pada siklus 1 nilai post test siswa meningkat dibanding nilai pre test mereka, namun kelas belum memenuhi syarat ketuntasan belajar karena yang tuntas belajar masih dibawah batas minimum presentase ketuntasan belajar kelas. Pada tindakan siklus 2 nilai post test siswa meningkat dibandingkan nilai pre test mereka. Diketahui bahwa dalam tindakan siklus 2 ini kelas telah memenuhi taraf ketuntasan belajar dimana presentase siswa yang tuntas belajar diatas batas minimum presentase ketuntasan belajar kelas. (3) mereka juga mengalami perubahan sikap yang dari suka ramai, tidak terlalu memperhatikan guru mengajar menjadi lebih menghargai waktu dengan cepat menyelesaiakan tugas tanpa banyak bicara.

Penerapan solution-focused brief therapy (SFBT) untuk meningkatkan harga diri (self-esteem) siswa SMA: suatu embedded experimental design / Mulawarman

 

Kata kunci: Perubahan Terapeutik, SFBT, Harga Diri, Embedded Experimental Design Fakta yang didapat dari hasil-hasil penelitian mengenai upaya meningkatkan harga diri (self-esteem) khususnya pada siswa SMA, mengindikasikan perlunya upaya-upaya atau strategi-strategi untuk menangani remaja yang memiliki harga diri rendah secara efektif. Pada seting persekolahan dalam rangka membantu pemecahan masalah yang dihadapi oleh siswa salah satu kegiatan yang dilakukan oleh konselor sekolah adalah memberikan layanan konseling terhadap para siswa. Dalam mewujudkan layanan konseling yang profesional di sekolah, konselor diharapkan memiliki kemampuan untuk terampil, menguasai dan mengaplikasikan strategi-strategi tertentu secara efektif dan efisien yang tentunya memperhatikan juga konteks dan kepribadian siswa. Dengan kata lain, diperlukan waktu yang efektif dan efisien terutama ketika konselor melakukan intervensi-intervensi khusus melalui konseling dengan pendekatan-pendekatan tertentu Dalam upaya untuk melakukan konseling yang memperhatikan konteks waktu dan aplikatif terutama di seting persekolahan maka salah satu pendekatan konseling yang akan digunakan adalah Solution-Focused Brief Therapy (SFBT). SFBT merupakan pendekatan terapi atau konseling yang memiliki konsep yang sederhana dan mudah pada sisi praktikalnya lebih difokuskan pada bagaimana mencari pemecahan (solusi) daripada diorientasikan pada masalah. Selain itu pendekatan SFBT menekankan pada kekuatan, keberhasilan, sumber-sumber daya dan harapan individu sebagai elemen yang berdayaguna dalam proses terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana penerapan SFBT membuahkan perubahan terapeutik dalam meningkatkan harga diri (self-esteem) siswa SMA. Tujuan lain dari pengujian kemanjuran pendekatan SFBT adalah mengetahui sejauhmana tahap awal konseling SFBT membuahkan perubahan terapeutik pada konseli dan Mengetahui sejauh mana penerapan teknik-teknik spesifik pada konseling SFBT yang terintegrasi dengan tahap-tahap awal sampai terakhir mampu meningkatkan perubahan terapeutik yang mungkin sebelumnya telah terjadi sebagai dampak perwujudan tahap-tahap konseling SFBT. Dalam menjawab permasalahan penelitian digunakan rancangan penelitian Embedded Experimental Design. Dalam desain penelitian ini rancangannya bermanfaat untuk mengembangkan suatu treatment, menguji proses dari sebuah intervensi atau tindak lanjut dari hasil eksperimen. Desain ini dapat diwujudkan melalui pemerolehan data yang bersifat kualitatif yang disertakan dalam desain eksperimental. Penelitian dilakukan pada subyek yang diklasifikasikan atas dua kelompok yaitu subyek eksperimentor dan subyek sasaran eksperimen. Dalam hal ini subyek eksperimentor adalah konselor dan sebagai subyek sasaran eksperimen adalah siswa SMA Laboratorium UM Malang yang menunjukkan gejala-gejala rendah harga diri. Hasil Penelitian ini dilihat dari hasil secara kuantitatif ditemukan bahwa ada perbedaan tingkat harga diri ketika siswa sebelum mendapatkan intervensi SFBT dan sesudah mendapatkan intervensi SFBT. Dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank test dimana nilai z hitung adalah -2,207, dimana p sebesar 0,027. Dengan kata lain intervensi SFBT mempunyai efek pada perubahan terapeutik untuk peningkatan harga diri (self-esteem) siswa. Pada sisi kualitatif dengan mendasarkan pada hasil analisis percakapan ditemukan bahwa penyataan atau tuturan konseli dari yang bersifat rendah harga diri berubah menjadi tinggi harga diri. Meskipun ada beberapa konseli yang perubahan berkutat pada tuturan dan sikap ataupun masih keinginan, namun ada pula yang perubahannya diikuti pada perilaku. Selain itu pada analisis percakapan di sesi-sesi awal konseling, konseli mereka merasa terbantu, lebih nyaman dan mendapatkan pola pikir atau gambaran lebih jelas dari masalah yang mereka hadapi. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk pengaplikasian teknik-teknik SFBT yang terintegrasi dalam faktor-faktor umum dalam proses terapeutik.

Penerapan model two stay two stray untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran PKn di SDN Martopuro II Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan / Margaretha Ohoiwutun

 

ABSTRAK Ohoiwutun, Margaretha. 2010. Penerapan Model Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran PKn Di SDN Martopuro II Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Muchtar, S.Pd, M.Pd, (2) Dra. Nur Hanifah, M.Pd. Kata Kunci: Model Two Stay Two Stray, Hasil Belajar, PKn, Sekolah Dasar. Sekolah Dasar merupakan tumpuan dari proses pendidikan yang ada pada jenjang berikutnya. Untuk itu pendidikan pada Sekolah Dasar harus dilaksanakan dengan cara yang benar-benar mampu menjadi landasan yang kuat ke jenjang berikutnya. Sekolah Dasar adalah salah-satu lembaga yang mendidik dan mengembangkan potensi siswa dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Tujuan penelitian ini adalah adalah (a) mendeskripsikan penerapan model Two Stay Two Stray untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Martopuro II Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. (b) mendeskripsikan hasil belajar siswa melalui penggunaan model Two Stay Two Stray dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bagi siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Martopuro II Kecamatan Purrwosari Kabupaten Pasuruan. Masalah yang diteliti adalah tentang peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Martopuro II Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) untuk mendeskripsikan penerapan model Two Stay. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu (a) observasi, (b) wawancara, (c) tes.Penelitian ini dilakukan di SDN Martopuro II Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Martopuro II , yang berjumlah 29 siswa. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tindakan siklus I rata-rata proses belajar siswa secara klasikal adalah 65% dikategorikan baik dan pada siklus II meningkat dari 65% menjadi 85% sehingga dikategorikan baik sekali. Hasil belajar PKn siswa SDN Martopuro II Kecamatan Purwosari juga mengalami peningkatan. Pada pelaksanaan pra tindakan rat-rata kelas mencapai 37, siklus I rata-rata kelas 64 dan siklus II meningkat menjadi 74. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Martopuro II Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Dari hasil pnelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Martopuro II Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Perbedaan prestasi belajar fisika siswa kelas I SMUN I Batu yang diberi tugas rumah bentuk ringkasan materi dengan yang diberi tugas rumah bentuk latihan soal pokok bahasan kalor oleh Deasy Yulisnawati

 

Pembelajarafins ikad i SMU lebihm enekankakne aktifans iswad alampeinbelajaraBn.a nyakr nateryi angb elumt ersampaikakne padas iswam enyitabanyakw aktus ehinggad alamp enyampaiannygau ruj arangm elibatkans iswasecaraa ktif. Pemberiantu gasr umahm erupakans alahs atuc arau ntukmengaktifkans iswad iluarj am pelajaranP. emberiantu gasd imaksudkana garsiswam emperolephe ngertiayna ngl ebihl uast entangk onsepy angd ipelajardi ikelas,s ehingga dapatm eningkatkanp restasbi elajarf i sika.P eneilt ian ini bertuuj anuntukm engetahupir estasbi elajarfi sika manay angl ebiht inggia ntaras isway angdiberi tugasr urnahb entukr ingkasanm aterid engans isway angd iberi tugasr umahbentukla tihans oal. Penelitianin i dilaksanakapna das emeste2r tahuna jaran2002120y0a3i tupadab ulanM ei sampaJi unib ertempadti SMUN I Batu.R ancangapne nelitiannyamenggunakaPnr eE xsperimentDale signd enganp re-tesdt anp ost-tesPt. opulasidalamp enelitianin i adalahs iswak elasI yangt erdirid ari7 kelasS. edangkansampelnyaad alahk elasl -4 dank elasl -5 yangt erdirid ari 80 siswaT. eknikpengambilasna rnpedl engan"a cakk elompok"S. ampepl enelitiand ibagim enjadi2 kclornpoky angr nasing-masindgib erip erlakuanyanbge rbeday,a ituk elasl -4diberit ugasr urnahb entukr ingkasamn aterid ank elasl -5 diberit ugasr umahbentukl atihans oal.S etelahp erlakuabne rakhikr eduak elompoke ksperimen diberit esp restasbi elajarf isika,d ianalisisd enganm enggunakaunji -t duap ihak. Hasilp enelitianm enunjukkabna hwap restasbi elajarf isikas isway angdiberit ugasr umahb entukr ingkasamn ateris amad enganp restasbi elajarf isikasisway angd iberit ugasr umahb entukl atihans oal.Karenap emberiantu gasr umahb entukr ingkasanm aterim aupunt ugasrumahb entukl atihans oalm asing-masindga patm eningkatkanp restasbi elajarfisika siswam akad iusahakanu ntukm emberikantu gasr umahb entukr ingkasanmateri atau tugas rumah bentuk latihn soal

Pengaruh EVA (Economic Value Added) dan MVA (Market Value Added) terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang listing di BEI periode 2006-2008 / Abdullah

 

Kata Kunci : economic value added, market value added, harga saham EVA merupakan analisis kinerja keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan nilai tambah bagi para investor. MVA (Market Value Added) merupakan selisih antara nilai pasar dengan modal yang diinvestasikan oleh investor. Harga saham merupakan nilai saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar. Perubahan harga saham merupakan pencerminan faktor-faktor fundamental ekonomi makro maupun keuangan internal penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi, karena penelitian ini bertujian untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah un tuk mengetahui bagaimana kinerja perusahaan berdasarkan analisis EVA, MVA. Disamping itu juga untuk mengetahui pengaruh EVA, MVA terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini meliputi semua perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia untuk tahun 2006-2008. Sedangkan sampel perusahaan terdiri atas 30 perusahaan. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan purposive sampling. Periode pengamatan selama 3 tahun yaitu 2006-2008. Data yang di gunakan terdiri atas laporan keuangan dalam annual report, index capital market directory, dan closing price saham tahun 2006-2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil nilai EVA dari 10 perusahaan sampel penelitian sebanyak 10 perusahaan memiliki EVA positif. Sedangkan Nilai MVA menunjukkan bahwa dari 10 perusahaan mempunyai nilai MVA negatif. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel EVA, MVA berpengaruh signifikan dengan harga saham, sedangkan secara parsial dari dua variabel bebas tersebut EVA, MVA memiliki pengaruh terhadap harga saham. Saran bagi perusahaan sebaiknya melakukan kinerja keuangan dengan konsep EVA karena EVA sangat memperhatikan biaya modal yang menyangkut kepentingan perusahaan maupun kepentingan penyandang dana. Jika analisis rasio keuangan menilai dari segi operasional dan keuangan internal perusahaan, analisis EVA lebih mengarah pada perhitungan laba riil perusahaan yang di ukur dengan kemampuan memberikan tingkat pengembalian investasi sesuai dengan harpan investor. Perusahaan sebaiknya mencantumkan nilai MVA dalam laporan keuangan yang di publikasikan.

Hubungan motivasi belajar, kematangan siswa, prestasi belajar, dan kinerja praktik industri dengan kesiapan terhadap dunia kerja siswa SMK bidang keahlian teknik bangunan se Malang Raya / Ignatius Budiyana

 

Kata kunci: motivasi belajar, kematangan siswa, prestasi belajar, kinerja praktik industri, kesiapan terhadap dunia kerja. Kebutuhan tenaga kerja akan terpenuhi dengan baik apabila pencari kerja memiliki kualitas yang memenuhi syarat. Kualitas yang memenuhi syarat harapan dunia kerja adalah mereka yang telah menjalani program pelatihan kerja dengan tuntas. Salah satu ukuran keberhasilan suatu program pelatihan adalah kemampuannya untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja atau setelah menyelesaikan pendidikannya dapat segera memperoleh pekerjaan sesuai dengan yang diajarkan dalam pelatihan, baik bekerja mandiri (berwirausaha) atau bekerja pada pihak lain. Namun dalam kehidupan sehari-hari masih sering dijumpai munculnya kesulitan bagi lulusan pelatihan untuk memperoleh pekerjaan, sementara di pihak lain masih banyak lowongan kerja yang tidak dapat diisi oleh pencari kerja. Hal ini berkaitan dengan masalah relevansi antara program pelatihan dan persyaratan kerja dengan tuntutan keterampilan minimal di lapangan kerja. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk mempersiapkan siswanya agar siap memasuki dunia kerja, sehingga relevansi antara pendidikan dan dunia kerja bisa terwujud. Dalam rangka untuk mempersiapkan siswanya agar siap memasuki dunia kerja, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah. Di antaranya adalah meningkatkan motivasi belajar siswa, prestasi belajar para siswanya, dan meningkatkan kinerja siswa dalam melaksanakan praktek di industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar, kematangan siswa, prestasi belajar, dan kinerja praktik industri dengan kesiapan terhadap dunia kerja siswa SMK Bidang Keahlian Teknik Bangunan se Malang Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatory atau penelitian penjelasan. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terhadap 51 siswa kelas 3 SMK Negeri maupun Swasta Kelompok Teknologi dan Industri, Bidang Keahlian Teknik Bangunan se Malang Raya, yaitu meliputi Kota Malang, dan Kabupaten Malang saja karena Kota Batu tidak terdapat SMK yang memiliki Bidang Keahlian Teknik Bangunan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deksriptif dan analisis jalur. ii Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dan kematangan siswa dengan kesiapan terhadap dunia kerja baik hubungan langsung atau melalui variabel prestasi belajar, dan kinerja praktik industri siswa SMK Bidang Keahlian Teknik Bangunan se Malang Raya. Pengaruh proporsional variabel Motivasi Belajar terhadap Prestasi Siswa sebesar 38,38%, sedangkan pengaruh variabel Kematangan Siswa terhadap Prestasi Siswa terdiri dari pengaruh langsung sebesar 44,88%. Pengaruh variabel Motivasi Belajar terhadap Kesiapan pada Dunia Kerja terdiri dari pengaruh langsung sebesar 12,8%, pengaruh melalui variabel Kematangan Siswa sebesar 11,6%, pengaruh melalui variabel Prestasi Belajar sebesar 2,3%, pengaruh melalui Kinerja Praktek Industri sebesar 0,9%, sehingga total pengaruh variabel Motivasi Belajar terhadap Kinerja Praktek Industri adalah sebesar 27,7%. Bertitik tolak pada hasil penelitian tersebut, disampaikan beberapa saran sebagai berikut: (1) Dinas Pendidikan hendaknya terus melakukan berbagai upaya untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di SMK kaitannya dengan usaha peningkatan kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Dengan adanya upaya kerja sama antara Dinas Pendidikan dengan sekolah, usaha untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja dapat dilakukan dengan baik. (2) Kepala SMK dan para guru hendaknya terus meningkatkan motivasi belajar, prestasi belajar, kematangan siswa, dan mengupayakan agar para siswa menampakkan kinerja yang tinggi dalam melaksanakan praktik di industri. Hal ini penting dilakukan karena berdasarkan penelitian ini, keempat faktor tersebut merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Semakin baik motivasi belajar, prestasi belajar, kematangan siswa, dan kinerja siswa dalam praktek industri, semakin baik pula kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. (3) Bagi mitra kerja SMK dalam hal ini dunia usaha dan dunia industri, hendaknya memberikan pembinaan yang baik disaat para siswa melaksanakan praktik kerja industri. Hal ini penting untuk dilakukan agar setelah menyelesaikan pendidikannya, para siswa dapat memiliki tingkat kesiapan yang tinggi dalam menghadapi tuntutan dunia kerja, dan (4) Bagi penelitian selanjutnya perlu penelitian lanjutan untuk parameter yang lebih luas, dengan memasukkan variabel lain sebagai masukan pengambil kebijakan. Variabel lain tersebut di antaranya adalah jiwa kewirausahaan, kepercayaan diri, kemampuan menjual potensi dirinya dan aspek manajemen lainnya. Penelitian selanjutnya dapat mengambil judul, seperti: hubungan antara prestasi belajar, jiwa kewirausahaan dan kinerja praktik industri dengan kesiapan terhadap dunia kerja siswa SMK Bidang Keahlian Teknik Bangunan se Malang Raya. iii ABSTRACT Budiyana, Ignatius. 2010. The Relation Between Learning Motivatio

Faktor-faktor yang mempengaruhi penolakan nasabah bank untuk menggunakan internet banking pada bank Mandiri Jember (perspektif theory of reasoned action) / Linda Wagiantoro

 

kata kunci: perilaku individu, norma subjektif, dan niat individu Kota Jember adalah kota yang terkenal dengan suar-suirnya (kue tradisinonal) atau juga dikenal dengan kota tembakau. Keberadaan kota Jember didukung oleh beberapa fasilitas Pelayanan Jasa (Bank) salah satunya adalah Bank Mandiri. Berbicara masalah Bank Mandiri, perkembangan Bank Mandiri di Indonesia cukup menggembirakan, khususnya di kota Jember. Keberadaan Bank Mandiri di kota Jember sangat disambut baik oleh masyarakat sekitar, sehingga perusahaan harus mampu bersaing di pasar mereka untuk merebut hati nasabahnya. Untuk itu, setiap perusahaan dituntut untuk mengembangkan usaha pemasaran yang inovatif pada bisnisnya guna menarik para nasabah. Untuk dapat menarik nasabah agar menggunakan jasanya, salah satunya dapat dilakukan dengan kreatifitas penciptaan Internet banking yang dapat memberikan keefektifan dalam kinerjanya, karena dewasa ini ada kecenderungan berubahnya sikap nasabah karena faktor-faktor tertentu, dimana kegiatan Internet Banking ada beberapa nasabah yang enggan menggunakannya dikarenakan faktor-faktor tersebut, sehingga merubah niat nasabah dalam menggunakan layanan tersebut. Berdasarkan penjelasan di atas maka peneliti tertarik melakukan penelitian tentang niat nasabah dalam menolak menggunakan fasilitas Internet Banking. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku nasabah bank (X) yang terdiri dari Faktor Perilaku (X1), Faktor Norma Subjektif (X2) secara parsial maupun simultan terhadap Niat Nasabah dalam Menolak Menggunakan Internet Banking. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan Multy Stage Sampling, yaitu menentukan sampel berdasarkan kebetulan, dimana jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 orang nasabah Bank Mandiri yang berada di kota Jember dengan menggunakan rumus Daniel & Tarrel. Skala yang digunakan adalah Skala Likert dengan 5 (lima) opsi pilihan jawaban. Untuk menguji kelayakan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS Versi 16.00. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel Faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah (X) yang terdiri dari Faktor Perilaku (X1), Faktor Norma Subjektif (X2) secara parsial mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Keputusan nasabah dalam Menolak Penggunaan Internet Banking. Adanya pengaruh tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikansi dari uji t dari masing-masing variabel < 0,05. Dimana nilai tersebut berturut-turut sebagai berikut: untuk Faktor Perilaku (X1) mempunyai nilai signifikansi 0,000, Faktor Norma Subjektif (X2) mempunyai nilai signifikansi 0,346. Selain itu juga ditunjukkan dengan nilai t hitung untuk Faktor Sikap/Perilaku = 4,619 > nilai t tabel =1,98 , untuk Faktor Norma Subjektif nilai t hitung = 0,947 < 1,98. Secara simultan Faktor Sikap/Perilaku (X1), Faktor Norma Subjektif (X2) juga mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap Niat Nasabah Dalam Menolak Menggunakan Internet Banking. Pengaruh tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikansi F sebesar 0,000 ≤ 0,05 dan ditunjukkan oleh nilai F hitung = 19,508 > F tabel = 3,09. Selain itu diketahui pula bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,272. Dapat diinterpretasikan bahwa variabel faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah yang meliputi faktor sikap/perilaku, faktor norma subjektif dalam mempengaruhi keputusan Nasabah dalam Menolak Menggunakan Internet banking sebesar 28,7% dan sisanya sebesar 71,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar penelitian. Selain memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah dalam menolak penggunaan internet banking antara lain sikap dan norma subjektif, sebaiknya juga memperhatikan pula faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini guna menarik nasabah, karena faktor lain dalam penelitian ini, mempunyai pengaruh yang cukup besar yaitu sebesar 71,3%. Faktor lain tersebut mungkin dari pihak dirinya sendiri atau yang lainnya. Peneliti menyarankan dalam penelitian selanjutnya agar objek penelitian yang diambil lebih baik, yaitu nasabah bank yang sudah mapan dan berwawasan lebih matang, tidak sekedar nasabah yang mengerti tentang internet banking melainkan yang lihai dan mengerti tentang pentingnya teknologi.

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 |