Tematisasi cerita rakyat sumenep oleh Tutik Herawati

 

cerita rah8t adalah bentuk penufiran cerita yang pada dasarnya tenebar secara lisan dan diwariskan turun-temurun dari kalangan masyarakat pendukung secara tradisional. C€rita rakyat yang tumbuh dan bedrembang dalam kehidupan masyarakat memiliki ide dasar cerita. Ide dasal itu dikembangkan melalui tema' Tema dapa dipandang sebapi dasar cerita, gBgasan dasar umum sebuah karya. Gagasand asar umum initatt yang dipergunakan untuk mengembangkanc erita' Dengen kata lain tentunya cerita akan mengikuti Pgasan dasar umum yang telatr ditetapkan sebelumnya sehingga berbagi peristiwa, konflik dan pemilahan berbsgai unsur intrfuisik yang lain seperti penokohan, pelataran dan penyudutpandangadniu sahakanm encerminkang egasand asaru mumt erse.but. Penelitian ini bertujuan mendeslaipsikan percmaan cerita rakyat yang ada di dalam kehidupanm asyarakakt ecamatanR ubaru kabupatenS umenepA. nalisisnya difokuskanp ada (1) penemaanc erita rakyat kecamatanR ubaru kabupatenS umerrep yang t€rgambar dalam tokoh, (2) p€nemaan cerita rakyat kecamatan Ruhru kabupaten Sumenep yang tergambar dalam latar, (3) penemaan cerita rakyat kecamatanR ubaruk abupatenS umenep-v angte rgambard alam sudutp andang. Data dalam penelitian ini berupa psparan verbal yang mencerrninkan penemaan yang tergambar dalam tokob, latar, dan sudut pandang dalam 5 cerita rakyat kecama@nR ubaru kabupaten Sumenep.D ata dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, perekaria& dan transkrip data. Data yang ada dianalisis dangan cara desl

Perbandingan tema, mitos dan simbol pada kumpulan cerita rakyat daerah Jawa Tengah oleh Yusida Nur Widyadi

 

Kebudayaan adalah cara berfikir (rasio dan rasai yang menyatakan di'idalm seluruh segi kehidupan segolongan manusia yang menrbentgk kesatuansosial dalam suatu ruang dan waktu. Dalan penulisan karya sastr4 baik berupakarya sasfa lisan ataupun karya sastra tulis, faktor kebudayaan cenderung sangatdominan karena pada hakekatnya manusia merupakan wadah sekaligus pernbuatkebudayam ymg menyangkut seluruh aktivitas kehidupan manusia. Iolktalessagai salah satu bentuk karya sastra mengandung begitu banyak .unsurkebutlayaan yang di dalamnya mencakup tentang mitos dan simbol dimana folktale tersebut berasal. Penelitiatr ini bertujuan wrhrk memperoleh deskripsi mengenaiperbrodingan mtara tem4 mitos, dan simbol yang terdapat pada kumpulan ceritanhyat (fottctale) masyarakat daerah Jawa Tengah. Adapun tujtnn khususpenelitian ini adalah mempooleh deskripsi secara mendalan dan menyeluruhmengenai, (1) Persamaan dan perbedaan te,ma pada kumpnan cerita ra{rat(folilale) mwyarakat daerah Jawa Terrgah; (2) Persanaan dan perbedaan mitospuau mrnp"tan cerita rakyat (fotktate) masyarakat daerah Jawa Tengah;(f; f."ru*-u* dan perbedaan simbol pada kumpulan cerita rakyat (fol6ale)r"w*rt"tdaerah Jiwa T*guh dan (4) Keterkaitan antara tem4 mitos dansimbol padakumpulan cerita rakyat (folhale)masyarakat daerah -Untuk J awaT engah.menOeskripsikur hal tersebut, digunakan konse,p teoritis dari sastrapubmdingan. Pendekatany ang digrmakand alarnp enelitian ini adalahp endekatanioufitur yang berusaha mendeskripsikan data-data secara sistematis, nyata dansesuai t*raaap tema, mitos dan simbol pada kumpulan cerita rakyat (folktale)Jawa Tengatr yang dihubungkan dengan kehidupan bermasyarakat. Sumber data penelitim-ini iO*un terc yang berwujud paparan Bahasa lndonesia yang tertulisdalam 5 cerita rakyat Oati natit inventarisasi Departemen Pendidikan danKebudayaan melalui Proyek Pendidikatr dan Kebudayaan tahun 1982. Adapunkelima cerita rakyat daerah Jawa Tengah tersebut adalah : (1) Bulus Jimbung; (2)Si Gringsing darrsi Kasur; (3) Sunan Kalijaga; (a) NVai Bagelen; dan (5) ftmungTidar. batanya berupa dda verbal yaitu tuturan-tutufan dalam cerita yangmen*g andungtem4m itos dan simbol. Pengumpuland ata menggunakant eknik studi dokum€nter,d imanap enelitimembaca Jecara komprehensif dan teiiti yang kemudian dilanjutkan denganobservsi terhadap cerita-cerita rakyat yang dikaji. Instrumen yang digunakanunnrk pengumpian data adalatr peneliti sendiri. Dimana dalaur hal ini penelitinelatukan r.joortutt kegitan antara Iain mengump'lkan data, mengalisis,mengidentifikasikan,m enginterpretasikand an menafsirkan data-data mengenaitem4 mitos dan simbol pada kumpulan cerita rakyat (fblktale) daerah JawaTengah. Kegiatan analisis daa dimulai dari pembacaan secara komprehensif danteliti, pencatatm paparan bahasa yang terdapat dalam dialog tokoh,pengidentifikasiand an pengklasifikasianp emyataany ang berkaitan dengant ujuan penelitim, d6 pendeskripsian data-data yang telah ditemukan dalan cerita-ceritarakyat tersebut. I{asil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima cerita rakyat daerah JawaTengah yang diteliti terdapat persamaan dan perbedaan antara tem4 mitos dansimbol. (l) Persamaan terna antar cerita rakyat ili Jawa Tengah tampak padadigunakannya tema yan1 berhubungan dengan nilai-nilai kemanusiaan(humanisme). Sedangkan p€rbedaan terna tampak pada masalah yang diangkat,yaitu masalah keadilan (Bulus Jimbung), masalah pelanggaran hak milik oranglah (Si Gringsing dan Si Kasur), masalah kebajikan (Srxran Kaltjaga), masalahpenyesalan (Nyai Bagelen) dan masalah kebesaran Tuhan (Gunung Tidar).(2) Persamaan mitos antar cerita rakyat di Jawa Tengah tampak padaditemukannya mitos yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat mflrkbqziarah ke tempat-tempat yang dianggap keramat. Sedangkan perbedaan mitospada masing-masing cerita adalah berhubungan dengar ternpat keramat (BulusJimbung), berhubungan dengan benda yang membawa sial (Si Gringsing dan SiKasw), berhubungan dengan kesaktian ormg jaman dahulu (Sunau Kalijaga),berhubungan dengan tradisi nsnek moyang (Nyai Bagelen) dan berhubungandenganb endap usaka( Gunung Tidar). (3) Persarnaans imbol antar ccrita rakyat diJana Tengah tanpak pada diteinukannya penggunaan simbol yang sama, yaltuberzianh. Sedangkan pube'dnn simbol pada masing-masing cerita adalahpemotongm salatr satu anggota tubuh (Bulus Jimbung), kain motif Gringsing (SiGringsing dan Si Kasur), ritual penjamasan pusaka (Sunan Kaltjaga), petilasanNyai Bagelen dan pasaran Wage (Nyai Bagelen) dan tombak pusaka (GunungTidar). (4) Masing-masing cerita rakyat daerah Jawa Tengah yang dian3[isi5menriliki keterkaitan alttra terna, mitos dan simbol (saling mendukung antaraketiganya).Hasil penelitian ini diharapkan dapat mernberikatr manfaat kepadabeberapa pihak, baik bagi pengajar sasra, pencinta sastra atauprm masyarakatuntuk me,mahami dan menghayati hasil karya sastra sebagai suatu hasil budayaadiluhung yang patut dilestarikan keberadaarmya.

Sintesis dan karakterisasi sabun alumunium stearat ole Kasiyati

 

Menurut konsep lama yangdimaksud sabun adalah senyawa garam dari suatu asam lemak suku tinggi dan suatu logam alkali. sabun yang umum dijual dipasarana dalahs abunn atrium dan kalium yangberfungsis ebagaip embersih. Adanyap erkembanganil mu pengetahuand an teknologi mendorongm unculnya ide untuk mengganti kation logam alkali dengan logam lain misalnya Al, zn,pb denganletapm enggunakana sam-asamle mak. salah satus abuny ang sekarang berkembangu ntuk disintesisa dalahs abuna luminium. penelitian ini bertujuan untukm ensintesissa buna luminiumd anm engetahuki arakterisasinya. Penelitian dilalrukan di Laboratorium Kimia universitas Negeri Malang Laboratorium Kualitas Air Kualitas Air perum Jasa Tirta I Malang dan Laboratorium Dasar Bersama universitas Aidangga surabaya. Saponifikasi dilakukand enganc aram ernanaskana sams tearatd engann atrium iridrolsida sambild iaduk denganm agnetics tirer. llasil saponifikasib erupas uspenspi utih. suspensi putih yang diperoleh kemudian direaksikan dengan aiumlnium kiorida danterbentukg umpalan-gumpalapnu tih dari campuranin i. selanjutnyag umpalan putih ini dicuci dengana quadess ampaip H air cuciann etral kemudian dikeringkan dan diperoleh serbuk berwarna putih. Serbuk putih ini diduga merupakans abuna luminium stearat.S enyawah asil sintesiss elanjutnyf dikaralterisasmi eliputi:u ji kelarutanp, enetapatnit ik lebur,a naliiis kualitatifi on Al'- dan ion cl-, analisis kualitatif dan kuantitatif dengan AAS dan identifikasi secaras pektrofotometeIrR . sabun hasil sintesis berbentuk serbuk putih dengan suhu dekomposisi +180'C, sedikit larut dalamk loroform, terdegradasdi alam asam nlffi., mengandungio n aluminium, tidak mengandungio n naaium. Analisis dengan AAS menunjukkank onsentrasAi l"sebesar 54,60p pm. Identifikasi senyawah asil sintesiss bcaras pektrofotometrIi R menunjukkanb ahwas enyawah asil iintesis adalah garam karboksilat yang berupa aluminium tristearat. Berdasarkanh asil penelitianm aka disarankanu ntuk melakukanp enelitian selanjutnyad gnganm enggunakanm etodel ain ataum ensintesisd enganv anasi asam lemak dan garam lain.

Pengaruh atribut poduk terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk mie isntan: studi pada mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Negeri Malang oleh Endah Susanti

 

Perhrmbuhan bisnis rnie instan yang ditandai dengan semakin banyaknya bermunculanm erek-merekb aru dipasaran,m embuat persaingand iantara produsen mie instan semakin tajam. Untuk itu perlu bagi bagi produsen mie instan untuk mengetahufia ktor-faklor yang dapat mempengaruhki onsumend alam melakukan pembelian mie instan agar dapat ikut bersaing dipasaran. Adapun salah satu faktor yangm empengaruhki onsumend alam melakukanp embelians uatup roduk mie instan adalaha tributp roduk.D imanaa tribut produkp adam ie instanm eliputi atribut mutu, merek,k emasanl,a bel, dan rasa Penelitianin i merupakajne nis penelitiank orelasis ebaba kibaty aitu penelitian yangm enunjukkand ua keadaand, imanaa ntarak eadaanp ertamad engany angk edua lerdapat hubungan sebab akibat. Jadi penelitian ini berusaha untuk menjelaskan pengaruha tribut produk terhadapk eputusank onsumend alam membeli produk mie instin. Penelitian ini mempunyai dua variabel yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y), dimana variabel bebasnya yaitu atribut produk terdiri dari lima subvariabeyla itu mutu (X1), merek( X2), kemasan( X3), label (X4)' dan rasa( X5)- Sedangkavna riabelt erikatp adap enelitianin i adalahk eputusanp embelian(Y ) Populasid alam penelitiani ni adalahs eluruhm ahasiswaF akultasE konomi UniversitasN egeri Malang (kelas Malang) pada semesterg enap2 00312004y ang membelpi rodukm ie instand enganju mlah populasis ebesa1r 959m ahasiswaS. ampel padap enelitiani ni sebesa9r 5 orangm ahasiswaP. enentuajnu mlah sampelt ersebut karenaa danyak eterbatasand ana.w aktu, dan tenaga,s ehinggap engambilans ampel dilaknkan swara purposive sampl e. Adapun metode pengumpulan data adalah dengan menyebarkan angket/kuesionedra n melakukanw awancarak epadar espondeny ang membeli produk mie instan. Analisis hasil penelitian yag digunakan adalah analisis regresi berganda denganu ji uji hipotesism enggunakaunj i t danu ji F. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (l) ada pengaruh yang sigrrifikan antaraa tributm utu tehadapk eputusank onsumend alamm embelip rodukm ie instan, (2) ada pengaruh yang signifikan antara atribut merek terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk mie instan, (3) ada pengaruh yang signifikan antara atribut kemasante rhadapk eputusank onsumend alam membelip roduk mie instan,( 4) ada pengaruhy ang signifikan antaraa tribut label terhadapk eputusank onsumend alam membeli produk mie instan, (5) ada pengaruh yang sigrrifikan antara atribut rasa terhadapk eputusank onsumend alam membeli produk mie instan, (6) ada pengaruh yang signifikan antara atribut mutu, merek, kemasan, label, dan rasa secara bersamasamate rhadapk eputusank onsumend alam membeli produk mie instan, (7) diantara atribut mutu, merek, kemasan, label, dan rasa yang pengaruhnya paling dominan dalamm empengaruhki eputusank onsumend alam membeli produk mie instan adalah atribut rasa. Saran yang dapat dikemukan berkaitan dengan temuan yang diperoleh selama penelitiana dalah:S umbangane fektif atribut rasa terhadapk eputusank onsumen dalam membeli produk mie instan adalah sebesar 13,8% yang merupakan sumbangan terbesadr iantaraa tribut lainnya yang diteliti. Untuk itu produsenm ie instanp erlu untuk terus melakukan riset untuk menciptakan formula rasa yang berbeda dan belum ada saat ini, seperti mie goreng rasa ayam bumbu rujak dan mie kuah rasa semur lidahs apid anm cnciptakarna say angd iscsuaikadne ngans elerati apd acrah.

Pengaruh promotion mix tehadap keputusan pembelian konsumen dalam berbelanja di ramyana departemen store dan supermaket malang oleh Endang Setyo Rini

 

Ramayana Departemen Store dan Supermarket adalah salah satu tempat belanjay angm enerapkakno nsepo ne stop shopping,y ang telah menjadis alahs atu departemensto red an supermarkeyt ang terkemukat idak hanya di Malang tetapi hampir diselunrhI ndonesia.B erkembangnyak onsep one stop shopping dalam berbelanjam enyebabkanb anyak bermunculan depatnnen stor; dan-i upermarket -sehingga,persaindgiaann taram erekat erjadi. Dalam memutuskanu ntuk berbelanja banyak fahor yang mernpengaruhi keputusan pembelian konsumen. promosi merupakasna lahs atuc arau ntuk menarikk onsumenb erbelanjad i departemesnt ore dan supermarkeMt. asalahp romosi menjadi komplek bagi perusahaanya ng ingin maju dan berkembangs, emakin banyak perusahaanm enerapkanb auran frornosi makas emakinb anyakp rodukd ikenalk onsumenT. uiuanp enelitianin i adalahu ntuk mengetahuPi:e ngaruhp eriklananp, rqmoli penjualanp, enjualanp ersonalh, ubungan masyarakabta, ik secarap arsial ni6ufiili-iecaraa6rsama-samate rhadapk eputuian konsumend alam berbelanjad i RamayanaD epartemens tore dan supermarket Malang dan untuk mengetahui bauran promosi mana yang dominan daram lempengaruhi keputusan konsumen dalam berbelanja di Ramayana Departemen Stored anS upermarkeMt alang. _ Populasdi ari penelitianin i adalahs eluruhk onsumenR amayanaD epartemen Stored an SupermarkeMt alang.J umlahp opulasinyati dak terbatai oleh karenai tu dalamp enelitianin i diambil sampel sebesar7 5 konsumen,p engambilans ampel $lak$an .dgngan menggunakan teknlk accidental simple rindom sampling. Penelitiainn i mempunyadi ua variabel,y aitu variabeli ndependen(X ) dan variabil depende(nY ). Variabeli ndepende(nX ) dalarnp enelitianin i adalahf aktor periklanan (X-), faktor promosip enjualan( X2), faktor penjualanp erseoranga(nX r), fbktor hubungamn asyaraka(&t ). sedangkanv ariabeld ependen(y ) dalim penelitiani ni $alah -keputusapne mbeliank onsumend alamb erbelanjad i RamayanaD epartemen Store dan supermarket Malang. Data diperoleh melalui responden' dengan menggunakaanla t pengumpudl ata berupaa ngkevkuisionetre rtutup.A nalisis data yang digunakand alam penelitian ini adalah analisis regresi berganda,p roses pengolahadna tad ilakukand enganb antuanS pSS/brw indowi 10.00. setelah melalui proses pengolahan data dan analisis data maka dapat disimpulkanb ahwa:( l) terdapatp engaruht bktor periklanan,p romosi penjualan, lenjualan personal, hubungan masyarakat, baik secara parsial maupun stimultan lapk eputusapne mbeliank onsumend alamb erberanjad i RamayanDa epartemen f11 SyqermarkeMt alang,( 2) lkt9r yarrgd ominanm crnpengaruhkie putusan ian konsumend alam berbelanjad i -Ru*uyunu oeparteinens tore dan rarkeMt alanga dalahp enjualapne rsonaQl tersonasel lling) sarany angd apatd isampaikabne rkaitand enganh asirp enelitianin i adatah i berikut: (1) Meskipun periklanan bukan faktor ying dominan tetapi uryai pengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen maka, efeklifkan melalumi ediar adio dan televisi.K arenai klan di media ini dapatd igunakan d media komunikasi antara produsen dengan konsumennyi yang tidak ruang,b atasd an waktu dalam rangkam enyam.paikainn fonnasi tentang t produk.(2) Promosi penjualan yang dilakukan oleh Ramayani t Store dan Supennarket Malang sudah baik dan ditanggapi oleh denganb aik. Sehinggap erusahaanh arus tetap mempertahankadna n katkan kegiatan tersebut, karena promosi penjualan merupakan alat yang untukm endongrapke njualan(.3 ) l,er,xtnals elling merupakanfa ktor dominan mempengarukheip utusanp enrbelianu. ntuk mendukungk eberhaslai n kegiatan 'nasl ellings ebaiknyas enantiasma elakukanp endidikand an pelatihank aryawan bagianp enjualana garl ebih terampil,m ahir berkomunikasbi, erkepnbadian kepercayaakno nsumend engante tapm eningkatkankw alitasp elayanans erta i fasilitasy ang dapatm emberikank enyamanabna gi konsumend alam

Isolasi, karekterisasi dan identifikasi minyak goreng nonliserida dari hati ikan hiu lancur (alopias vulpinus) oleh Mursid

 

Ikan hiu Lancur( Alopia.sv ulpinus)m erupakans alahs atuj enis ikan laut yangm emiliki potensci ukupt inggi, khususnyaka ndunganllz iyangtefiapat dalam organ hati. Akan tetapi, organ hati ikan hiu Lancur selama ini masih belum dimanfaatkank arenad ipandangt idak memiliki nilai ekonomi oleh masyarakat SendangB iru KabupatenM alang. Hasil penelitiant erdahulum enunjukkanb ahwa dalamh ati ikan hiu terkandungm inyakg liserida( esterg liserol)d ann ongliserida (bukanm inyakd alama rti yangs ebenarnyaK).o mponena samd alamm inyak gliseridah ati ikan hiu terutamaa saml emak-asamle make ssensiadl engan konfigurasio megak hususnyaa saml emak omega-3d an omega-6.F fusilp enelitian terdahulu terhadap minyak nongliserida dari hati ikan hiu Centrophorus atromarginatus menunjukkan bahwa dalam minyak nongliserida hati ikan hiu tersebutte rkandungs enyawah idrokarbonti dakjenuhy angd isebuts kualen (squalene)s, ehinggad apatd idugad alam minyak nongliseridah ati ikan hiu Lancurjuga mengandungs kualen.P enelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahui rendemenk,a rakterd ank omposismi inyakn ongliseridad ari hati ikan hiu Lancur (Alopias vulpinus) yang masih satu ordo dengan Centrophorus atromarginatus. Penelitianin i merupakanp enelitiane ksperimentayla ngd ilakukand i laboratorium. Hati ikan hiu Lancur yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari TempatP elelanganIk an (TPI) di SendangB iru KabupatenM alang yang diambil secara acak. Isolasi minyak nongliserida dari hati ikan hiu Lancur segar menggunakanm etodee kstraksil angsung( rendering) dan ekstraksim enggunakan pelarut. Pelarut yang digunakan dalam penelitian ini adalah n-heksana. Karakterisasmi inyakn ongliseridam eliputi penentuanin deksb iasd anp enentuan bilanganio d. Identifikasim inyakn ongliseridad ilakukand enganm etode spektrofotometrui ltra violet (W) dan metodes pektrometrim assa-kromatografi gas( gasc hromatography- masss pectrometryG, C-MS). Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwar endemenm inyakn ongliserida hasili solasid ari hati ikan hiu Lancura dalah3 ,85o/oM. inyak nongliserida"m umi" memiliki indeksb ias 1,4943( 25oC)d anb ilangani od 305,63,s edangkamn inyak nongliserida (dua komponen) memiliki indeks bias 1,4906 (25oC) dan bilangan iod 294,7 5. Identifikasi terhadap komponen minyak nongliserida diduga adanya skualen6 9,90o/o1 9,1t* dalam hati ikan hiu) dan farnesol2 ,47o/o(0 ,0043o/od alam hati ikan hiu).

Analisis kandungan logam berat Pb dan Zn dalam ikan kaleng sebelum tanggal kadaluarsa oleh Dwi Yusrina Inayati

 

Komoditas ikan kaleng cukup digemai masyuakat karena selain praklis juga dapat disimpan dalarn waktu lama, namun pengemas ini selain membawa dampak positifjuga membawa dampak negtif, di antaranya dapat menyebabkan kontaminasi logam dari kaleng. Salah satu cara yang digunakan untuk penyambungan sisi badan kaleng dapat dilakukan dengan cara dipatri yang menggunakanb ahanp erekatP b sedangkanu ntuk mencegahte rjadinyan oda hitam pada prosesp engalengand apat digunakanb ahanp elapis yang mengandungZ nO. Penambahan logam-logam tersebut dalam pembuatan kaleng dapat membahayakan apabila digunakan dalam mengemas makanan. Penelitian ini bernrjuan untuk mengetahui kandungan logam berat yang mungkin berasal dari kaleng, yaitu Pb dan Zn dan status kandungan logam berat tersebut menurut standar baku mutu yang layak dikonsumsi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Penentuan logam berat Pb dan Zn dalam ikan kaleng dilalrukan dengan menambahkanca mpuranm angann itrat dalam alkohol (l:l) ke dalam sampel, diuapkan dalam oven sampai kering, diabukan dalam furnace pada suhu 500'c kemudian abu dilarutkan dalam HNO3 encer dan ditentukan dengan Spektrometer Serapana tom (AAS). Hasil analisisd iperoleh kandunganlo gam beratd alam ikan kaleng pada 20-17 bulan sebelumt anggalk adaluarsaa dalahk adar logam beratZndalam ikan kaleng Gaga Mackerel dan ABC berturut-turut 0,717-7,648 ttg/g Mn 1,498-7,784p glg sedangkakna darl ogamb eratP b dalami kan kalengG aga Mackerel dan ABC adalah 0,06754,755 Vdgdan0,08-0,405 1tg/9. ,-

Pengaruh variasi aktivasi zeolit alam terhadap kemampuannya sebagai adsorben surfaktan las oleh Khoirul Huda

 

Surfaktanm erupakanb ahana ktif yang adad i dalamd ete{en, sampo, kosmetik,d anb ahanp mbersih lain yang bersifat menurunkante gangan permukaana ir dan dapatm engikatl emak, karenam empunyaig ugush idro{ilik dan iridrofobik.G ugush idrofilik penyusuns urfaktanL AS bersifatr acun,s ehingga dapatm encemarlii ngkungand an berbahayab agi kehidupana pabilab eradad i peiairanZ. eolit alamI ndonesiam empunyaki apasitasa dsorpsdi ant ukar kation yangr elatifbesar,s ehinggab isad imanfaatkanse bagaai dsorbens urfaktanP- ada pen-litiarr ini ditentukan pengaruh variasi aktivasi pada zeolit alam terhadap jumhh situsa samnyad an pengaruhnyas ebagaai dsorbens urfaktan,p engaruh konsentraslia nrtans urfaktany ang diserapt erhadapk adars urfaktany ang diserap dans erapanm aksimumz eolitt erhadaps urfaktand engana nalisism enggunakan metodeio lorimetri metilenb lue padas pektroskopsi inart ampak' Penelitiani ni dilakukan di laboratoriumJ urusanK imia FMIPA UniversitasN egeriM alang,l aboratoriumT eknik sipil FT universitasN egeri Malang, serta l;boratorium Perum Jasa Tirta Malang. Ukural sampel zeolit yang digunaiana dalah2 0-100m esh.Z eolit alamd ivariasia ktivasip engasamadne ngan caiad irendamd alaml arutanH FI%, HCI lM danN ILNOT lM, kemudiand ibagi duad ikalsinaspi adas uhu5 50"C( ZAH550)d an 750'C( ZAH750),s ertaz colit alamt anpap engasamayna ngh anyad ikalsinaspi adas uhu5 50"c (zAK550) dan 750,C( ZAkZSb1.Z Sm i larutans urfaktand ilewatkand alamk olomy angb erisi5 gramz iolit. Penentuakne mampuaand sorpszi eolit terhadaps urfaktand iukur l.ngun mengukukr onsentrassiu rfaktans etelahd ilewatkand alamk olom dengan meiggunakanm etodea nalisad eterjen( metodek olorimetrim etilenb lued engan s'p ektroskopsi inar tamPak). Hasil penelitianm enunjukkanb ahwak easamanz eolitalam(ZA), ZAK5S1,7AktS1,Z1;ISSOd anZ AH750 berturut-turuat dalah0 ,353;0 ,584; 1,590;1,{t2;dan2 ,000m mol/gramJ' enisa ktivasyi angp alingb aikd alam meningkatkajnu mlah situsa samz eolita dalahz eolit alamd ivariasia klivasi p"ngoi'''an, kemudiand ikalsinasip adas uhu? 50'C. Sedangkank emampuan aasJrpsi 5 gram zeolit dengan sampel yang sama terhadap surfaktan berturuGturut aOata+irq S]S0 0,717,469,d2n792p pm.K emampuana dsorpszi eolit terhadap surfaktant ertinggi terjadi pada zAH750 sebesar7 92 ppm/Sgrams. emakin besar konsentraslia rutans urfaktuny ung diserap,s emakinb esarp ula kadars urfaktan yang diserap oleh zeolit dan mencapai titik jenuhnya pada konsentrasi larutan iOObO ppm Aengan serapan sebesar l 1280 ppm/5gram zeolit' "! i

Minat terhadap kelompok matakuliah keahlian berkarya pada mahasiswa program studi pendidikan seni rupa jurusan seni dan desain fakultas sastra Universitas Negeri Malang oleh Ike Ratnawati

 

Kelompok matakuliah keahlian Berkarya merupakan matakuliah wajib yang perlud ikuasai-m ahasisway ang mengambilp rograms tudi PendidikanS eniR upa. itealita di lapanganm enunjukkana dartyak ecenderungabna hwam ahasiswap rogram studi pendi&kan Seni Rupa kurang minat dan aktif dalam mengikuti kelompok matakuliahK eahlianB ertarya. Keiktifan dan minat sendiri mempunyaip engaruh terhadapp restasbi elajarm ahasiswa. irenelitiani ni Lertujuanu ntuk mengetahumi inat dan prestasib elajar kelompokm atakuliahK eahlianB erkaryap adam ahasiswap rograms tudi Pendidikan Seni Rupa.. Populasid alamp enelitiani ni adalahs eluruhm ahasiswap rograms tudi pendidikan seni Rupa Jurusan seni dan Desain Fakultas Sastra. Sedang*an sampelnyaa dalahm ahasiswap rograms tudi PendidikanS eni Rupl angkatanta hun l99i sampaia ngkatantahun2 b0f yang sudahm engikuti kelompot_matakuliah Keahliani lerkarya Sampeld alamp enelitiani ni adalahs ebanyak7 8 mahasiswa. Denganr irenggunakanp endekatand eskripif kualitatif, metodep engumpulan dataa dzlahlenganp enyebarana ngket/kuesionekr epadar espondeny ang pernah mengikutki elompoim< fuakuliahK eahlianB erkaryaT. eknik analisay angd igunakan adalah teknik prosentase. Berdas-arkaann alisisd ata dapatd isimpulkanb ahwa:( 1) mahasiswap rogram studiP endidikanS eniR upa4 4,5% darijumlah respondenc ukup minat terhadap kelompokm atak uliahf danian Berkary44 ,57om ahasiswala ngat minat,43,5%o minat,d an? ,5YokrxangminaBt. erdasarkainn dikatork eaktifanm asukp erkuliahan hasilp alingi inggi sangt aktif( 37%),Indikatort ugasp erkuliahanh asilp alingt inggi akti(i2%). Indilator [egiatan saatp erkuliahanh asil palin_gti nggi cukup akti(39%), dan iegiaian di luar yan[ menunjang perkuliahan hasil paling tinggi kurang aktif (6,5"/o);(2) hasilp restasbi elajarm ahasiswap rograms tudiP endidikanS eniR upa ierhadali keiompoi matakuliah Keahlian Berkarya proseltalg tertiryCt lda padz mahasiiway ang mendapant ilai baik denganp rosentase4 0,7o/o,ruIaci ukup baik 37,Tot,nilaki urang1 0,8o/o,nilasia ngabt aik4{o/o,dann ilai sangt kurang6 ,8%. Sarany angd apatd ikemukakana dalah;( l) mahasiswad ilarap\an . membiasakand iri ke !,erpustakaanu ntuk membaca/mempelajabriu ku-buku kelompok mata kuliah Keahlian Berkarya (2) dosen pembina hendaknyamemberikan motivasis ertam emberiv ariasi dalamm engajara garm ahasiswad apatm inat terhadap mata kuliah Keahlian Berkarya; (3) peneliti yang akan datang disarankan mengadakapne nelitiant entangk orelasia ntaram inat terhadapk elompokm atakuliah Keahlian Berkarya dengan prestasi belajar mahasiswa.

Studi pemekaran kota Tulungagung oleh Nanik Kartikawati

 

Kota sebagai pusat berbagai kegiatan dan aktivitas manusia dari waktu ke waktu terusm engalamip erkembanganse iring dengnnm eningkatnyaju mlah pendudukd an perkembangaank tivitas penduduky ang ada padak ota tersebut.M eningkatnyaju mlah pendudukk ota denganp erkembangana ktivitasnyab erdampakp da perkembanganfi sik kota.A gar perkembangank ota dapatt erkendalid enganb aik dan tercipta kota ideal di masa mendatangm, aka disusunr encanap engembangakno ta sesuaid enganp otensid an masalah pada tiap bagian wilayah kota sebapin acuan pengembangan Penelitiani ni bernrjuanu ntuk mengetahuki ecenderungana rahp emekaranK ota Tulungagungd an kesesuaianp emekaranKotaT ulungagung sekarangd enganR UTRK 1995-2008d, iharapkana garb ergunas ebagadi asarp ertimbangand alamp enyusunan RUTRK selanjutnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptifkualitatif. Data yang diperlukan berupa data sekunder meliputi peta adminitratii peta tata guna lahan 1995 peta eksistingp enggunaanla han,p etaR UTRK tahun 1995-2008p, etaj aringanj alan, peta perseba.rafna sitilas dan datap rimer yang diperolehd ari obsewasil apangand an wawancara. Adapun analisis data yang digunakan yakni berupa analisis peta dengan membandingkan, overlaya taut umpangs usuns elanjutnyah asil analisad idiskriptifdengan di dukungd ata dari observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitiand an pembahasanm enunjukkanb ahwak ecenderungaanr ah pemekarank ota Tulungagungk earahu tara( arahk e Kediri) dan arahs elatan( ke Pantai Popoh)s ecarali nier mengikutjia lur jalan utama.ArahP emekarayna ngt e{adi mngalami penyimpangand ari RencanaT ataR uangK ota (RUTRK). Berdasarkanh asil penelitiani ni, dapatd isarankank epadap ihak yang berwenangd an pihak swastay ang berkepentingand enganp enataanr uangk ota perlu mengindahkana turanaturan yang digariskan dalam RUTRK.

Uji kelayakan pasir cetak basah ditinjau dari bentuk, ukuran, dan sifat mekanisnya oleh Neni Maryani

 

Perkembangatne knologid i dunias aati ni telahm engalamki emajuany ang ' begitup esatk, arenait u dituntutp enguasaatne knologiy angs emakinh ari semakin meningkaSt.a lahs atuk emajuatne knologyi angd apatd ilihata dalahte knologi untukm engubahb entukl ogama taut eknologip engolahanlo gamy angm eliputi pengecorapne, mesinand,a n pembentukanP.e ngecoralno gama dalahs alahs atu pengolahalong amy angp alingb anyakd igunakanP. adap rosesp €ngecoralno gam, penyiapacne takanm erupakans alahs atup rosesy angm enentukantin gkatk ualitas hasilc oran.P adau mumnyac etakany angd igunakanb erupac etakanp asir. Penelitianin i bertujuanu ntuk: ( l) mengidentifikabsei ntukp asirc etak, (2)m engidentifikauski uranp asirc etak,d an( 3) mengidentifikaassifi atm ekanis pasirc etaky anga dad i LaboratoriumP engecoraLno gamT eknik Mesin UniversitaNse geriM alang. Rancangapne nelitianya ngd igunakaand alahr ancangapne nelitiane mpiris (uji laboratoriumo)b. jek penelitianin i adalahp asirc etakb asahje nisp asirs ilika yangadad i LaboratoriumP engecoraLno gamT eknik Mesin universitasN egeri Malang. Teknika nalisisd atay angd igunakadna lamp enelitianin i adalaha narisis deskriptifH. asilp enelitianin i menunjukkanb ahwap asirc etaky anga dad i LaboratoriumP engecoraLno gamT eknik Mesin universitasN egeriM alangt idak layakd ipakasi cbagabi ahanc ctakunu ntukb csic orakant ctapil ayakr lipakai untuka luminium. iv

Pengaruh advance organizer dan peta konsep terhadap hasil dan retensi belajar pengerjaan logam dasardi kelas 1 SMK Negeri I Singosari oleh Budianto

 

Belajarb emrakram erupakans uatup rosesd alam pembelajarany ang berfrurpi untukm engaitkanin formasi yang baru dengani nformasi yang mereka dapats ebelumnyaB.e lajarb ermaknas angatb aik dibandingkand enganb elajar hafslana, dapunk eungguland alam belajarb ermaknaa dalahm udahm engingat kcmbalii nformasi-informasyia ng telah lama merekam iliki. Hal ini sangat nendukungd alamp rosesb elajark hususnyad i dunia pendidikan.A usubeld an Novak jnga memperkenalkabne lajarb ermaknad enganm etodey angb erbeday ait.t Advance Organizery angdiperkenalkano leh Ausubel dan PetaK onsepd iperkenalkano leh Novak. Adapun dalam kedua metode ini memiliki suatu tujuan yaitu bagaimana belajary angb aik dan efektif untuk prosesb elajard an mendapatkanh asil maksimal. Dalam penelitian ini mencoba tiga starategi yaitu advance oqganiser,peta konsepd, anm etodey ang digunakand i SMK Negeri 1 SingosariM alang(Ceramah). Adapunp erhatiany ang utama dalamp enelitiani ni adalahk elasq dvanceo rganizer danp etak onsepP. enelitiand ilalrukand i tiga kelas (1M2, lM3, 1M5), mendapatkan materyi angs amad an mendapatkanw aktu yang samap ula. Adapun dalam pngambilan data penelitian dengan mengguji instrumen di kelas lMl. Sedangkan dalamp engambiladna tap enelitiank elompoke ksperimeny aitu setelahs iswa mendapatkamna terid an dilanjutkanu ji hasil belajar dan retensiy ang berjarak2 ninggu dari hasil belajar yang pertama. Ilasil penelitiand enganm engunakanu ji anovas atujalan dapatd isimpulkan bahwa(:l ) Tidak adap erbedaanh asil belajarm aupunr etensib elajar antarakelompok yangm enggunakaand vanceo rganizerd enganm etodec eramahy ang selamai ni di gunakanS MK Negeri I Singosari,( 2) Ada perbedaanh asil belajarm aupunr etensi belajara ntarak elompoky ang menggunakanp eta konsepd enganm etodey ang di gunakans elamain i di SMK Negeri 1 Singosari,( 3) Tidak ada perbedaanh asil belajar dan retensi belajar antara kelompk advance organizer dengan peta konsep. Adapun hasil dalam penelitian di atas yang ada pada paragrap ketiga bahwa adap erbedaanre tensia ntarak elompoky ang mengunakanm etodep etak onsep denganm etodec ermah.I v{akak ami sarankana garm etodey ang selamai ni di terapkand i SMK Negeri 1 Singosari "diganti" denganm etodea ltematif yaitu: Peta konsepk hususnyap adam ata pelajaranP engerjaanL ogam Dasard an dapatk ami sarankaang ard ilalokan penelitianl ebih lanjut misalnyam etodey ang berbeda maupunm atap elajarany angb erbeda.

Rancang bangun filter AC berbasis decoder oleh Viana Prastyoningsih

 

Pada dewasa ini telah banyak peralatan rumah tangga yang memanfaatkan energli strik dari PLN, akant etapit eganganlis trik darij ala-jalaP LN seringk ali mengalampi erubahany ang terjadi secaram endadak,b aik itu kenaikanm aupun penunrnante ganganH. al ini seringt erjadi pada daerahy ang letaknyat erlalu dekat ataut erlalujauh dengang arduP LN sercab anyaknyap embebananP. erubahan teg ngani ni kemungkinanb esara kan menyebabkank erusakanp adap eralatan rumahta ngga.A gar hal ini tidak terjadi, maka perlu suatup iranti yang dapat menghasilkatne gangank eluarany angs tabild arij ala-jalal istrik PLN. Penelitian ini bertujuan untuk MerancangBangn Filter AC Berbasis Decodear garm enghasilkakne luarany angs tabil( 220+10%)v olt, danm engetahui besamyate ganganin put dant egangano utput dari alat. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwaa lat ini bekerja padateganganin put PLN 145-245v olt akanm enghasilkatne gangano utput uftara 198-238v olt, pada teganganin put PLN I 80-2I 0 volt akan menghasilkant egangano utput antara7 97- 230v olt dan padat egangani nputPLN 215-245v olt akan menghasilkante gangan outputa ntara1 98-238v olt. Sehinggad apatd iketahuib ahwaa latb ekerjap ada teganganin put 145-245v olt yang menghasilkante gangano utput sebesar (217.5fr.4o/o)v olt dan dayanyas ebesar1 200 watt, sedangkanp adat egangan diluar batast ersebut, alat ini secarao tomatisa kan memutuskante ganganli strik sertabuzzerb erbunyi.

Penerapan pmbelajaran praktek kerja kayu metode pelatihan industri pada program keahlian teknik konstruksi bangunan pada jurusan teknik bangunan SMKN 1 Blitar oleh Ambibi

 

Pembelajaran praktik kerja kayu merupakan program keahlian teknik konstruksi bangunan sebagai .bagran dari pendidikin menengah, bertujuan menyiapkansi swa (1) memasukil apangank e{a serta dapat mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian teknik bangunan, ttrusuinya teknit konstnrksi bangunan, (2) mampu memiliki karir, mampu berkopetensi, dan mampum engembangkadni ri dalam lingkup keahliant eknik bangunank, hususnya dalamt eknik konstruksib angunan(, 3) menjadit enagak erja tingkat rnenengah, untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang dalam lingkup keahlian teknik bangunan, khususnya teknik bangunan(,4 ) menjadi warga negaray ang produkti{ dan kreatif. Berdasarkan pengalaman kerja sebagai pengajar praktik ke{a kayu temyata hanya sekitar l0% siswa yang betul-betul terampil, sisanya 90% siswa belumm ampum enguasatui juanp engajaranya ngd iharapkanH. al ini nampakd ari pengetahuakne, terampiland an etosk erja sisway angm asihr endah.B erdasarkan analisa dan proses indentifikasi, rsldahnya hasil pengajaran praktik keda kayu tersebudt isebabkano leh penerapanm etodep engajaranp raktik yang kuang tepat. Hal ini nampak dari siswa semester II Jurusan Teknik Bangunan mcstinya t;lah terampil membuat sambungan atau melakukan kegiatan kerja kayu dasar, tetapi dalam kenyataannya keterampilan kerja kayu siswa semester II tersebut masih rendah/efektifi&np engajaranr endah. Dengan kondisi pengajaran yang demikiarq sangat sulit bagi pengajar untuk meningkatkan hasil pengajaran secara optimal. oleh karena rtu guna meningkatkanh asil pengajarans ecarao ptimal perlu dilakukan penerapanm etode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik pengajaran praktik kerja kayu. Berdasarkan atas kajian-kajian teoritik dan pengamatan empiritq bahwa metode pengajaran praktik kerja kejuruan yang sesuai untuk memecahkan masalah tersebuta dalahm etodep engajaranp elatihani ndustri, Sesuai dengan latar belakang masalah di atas, maka tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan efektifitas pengajaran praktik tergolong penelitian ini meliputi kegiatnn antara lain : (1) subyek penelitian dalam kegiatan ini adalah siswa semester lI yang menempuh bidang studi praktik kerja kayu tangan, jumlah siswa yang menjadi subyek peneliti ini 20 siswa, (2) materi pengajaran dalam penelitian ini adalah (a) penggunaana lat-alat praktik kerja kayu tangand an keselamatakne rja, (b) membuats ambungank onstruksib erupas ambungint iang, (3) metodep engajarany ang digunakana dalah pelatihan industri, (4) teknik prosedupr emantauany ang digunakan adalah catatur lapangan,a ngket dan wawancaraP.r osedurp elaksanaanti ndakan yang dilakukan dalam penelitian ini diaturs ebagabi erikut : perencanaan- lindakan dan observasi- refleksi, secara berulang-ulansga mpait ujuan penelitiant ercapai.A nalisis data dalam penelitian ini diawali dengan momen refleksi putaran penelitian tindakan. Dalam kegiatan ini tim peneliti berusaham emahamip roses,m asalatqp ersoaland an kendalan yata dalamti ndakany ang telah berlangsung. Hasil penelitian menunjukkanb ahwa (l) secarau mum penerapanm etode pelatihanin dustri dalam pengajaranp raktik kerja kayu tangan memerlukan beberappae rencanaanya itu membuat lembar kerja, menyediakanb ahan dan peralatasne caral engkapd an perencanaawn akf,uk erja sesuaid engank esulitan benda kerja, (2) berkaitan dengan lembar kerj4 setiap pokok bahasan kegiatan prahek dibuatkan lembar kerja sebagai pegangan utama bagi siswa dalam melakukan praktik. Lembar kerja yang telah dibuat harus dibagikan kepada masing-masinsgis wa,d engand emikian setiaps iswad apatm emahamis ecarat eliti langkahJangkahk erja yang harus dilal$rkan, (3) dalam pelaksanaant ahap peragaanin, struktur perlu melakukans ecarab ertahaps ecarajelas,s esuaid engan lembark erja yang telah di buat. Padas aatp eragaani,n struktur harusm emberikan kesempatapna das iswa untuk melakukand iskusi atau tanyaj awab tentangp roses ke{a yangd ipcragakanD. engand emikians iswa akan lebih memahamis ecara inendalamp roses kerja yang diperagakan,( 4) pada saat pelaksanaanta hap peniruano leh siswa, instruktur harus membimbing masng-masings iswa secara intensif. Tahap peniruan baru dihentikan kalau siswa betul-betul telah mampu melakukanla ngkah kerja secarab enar sesuaip etunjuk dalam lembar kerja, (5) dalamt ahapp elaksanaapnr aktik, setiap4 sampai5 siswah arusd ibimbingo leh seorangin struktur.J ika kelompok siswa lebih dari 5 orang,a kan menyulitkan instruktuur ntuk membimbings ecarab aik. Hal ini tentu berakibatp ada kurang efektifnyap rosesb elajar mengajarp rakti( (6) evaluasid alamp engajaranp raktik metode pelatihan industri harus mencakup dua komponen yaitu evaluasi proses kerja meliputi penerapan keselamatan kerja, prosedur penyiapan alat dan kerja. Evaluashi asil menyangkutp enilaiant erhadapp roduk bendak erja yang dihasilkan oleh siswa. lv

Perbedaan kulaitas antara batu bata dari campuran lumpu pasir dengan tanah lempung dari desa Arjowinangun Kecamatan Kedung Kandang Kabupaten Malang oleh Maria Ulfa

 

Efisiensi biaya pembakaran batu bata menggunakan bahan bakar kayu dengan bahan bakar sekam oleh Muhammad Nur

 

Penggunaan bahan bakar kayu secara berlebihan berdampak buruk pada keseimbangan alam yang ditzndai dengan penebangan hutan secara berlebihan, sehinggam enyebabkanm akin berkurangd an sulitnyap engadaanka yu,m enjadikan harga bahan bakar kayu.semakin mahal dan bencana banjir tentunya akan mengancam kehidupan manusia sewaktu-waktu. Hal ini akan mempengaruhi para pembuatb atu bata untuk mencarib ahana ltematif lain sebagabi ahanb akar selain ka1u, yang tentunya persediaan masih melimpah dan tidak merusak keseimbangan alam. Sebagai alternatif adalah bahan bakar yang terbuat dari sekam padi. Sekam merupakanb ahanb akar yang mempunyaid aya bakar yang baik, denganv olume yang cukup besar sesuai volume hasil padi, dan dengan hargayang lebih murah. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahutii ngkate fisiensib iayap embakaran batu bata antaray ang menggunakanb ahanb akar kayu denganb ahanb akar sekam. Pegumpuland ata dilakukan denganc ara surveyd i dua tempat pembuatanb atu bata, yaitu daerahM ojosongod an TrowulanK abupatenM ojokerto.R ancanganp enelitian diawali denganm endeskripsikaenf isiensib iaya bahanb akar dan efisiensit enaga kerja pada pembakaran batu bata yang menggunakan bahan bakar kayu dan pembakarayna ngm €nggunakabna hanb akars ekam.A nalisap enelitiand ilanjutkan dengan cara membandingkan efisiensi antara pembakaran batu bata yang menggunakabna hanb akark ayu denganb ahanb akar sekamd itinjau dari biaya bahan bakard anb iayat enagak erja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya sekam lebih ekonomis dan efisien untuk digunakans ebagabi ahanb akar pembuatanb atu bata bila dibandingkan denganm enggunakakna lu dengann ilai p:0,000 < 0,05-S edangkabni ayat enaga kerja pembakaranb atu bata yang menggunakanb ahanb akar kayu menunjukkana da perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan biaya tenaga kerja yang menggunakabna hanb akars ekamd engann ilai p:0,002 > 0,005. Disarankan kepada pengrajin batu bata untuk memanfaatkan sekam sebagai bahanb akar,t erutamap ada daerahy ang tidak sulit untuk mendapatkans ekam,d an diusahakadne nganv olumep embakarayna ngb esar.

Pengaruh penambahan bahan stabilisasi kapur 0%, 10% dan 15% pada tanah lempung pakuwon yang mendapat perlakuan pembahasan dan dipadatkan dengan pemadat standar terhadap kuat gesernya oleh Samsul Marifah

 

Masalah yang sering dijumpai pada pekerjaan yang berhubung€n dengan tanah adalah tanah ikspansif. Kerugian yang diakibatkaan oleh tanah ini tidak sedikit, terutama pada masalah konstruksi ringan dan jalan raya' Salah satu metode untuk peibaikan tanah ekspansif adalah penambahan kapur dengan komposisi tertentu, sehingga didapatkan tanah dengan kondisi yang stabil. Tujuan dan penelitiani ni adalahu ntuk mengetahui(; 1) pengaruhk uat geser tanih pada tanah yang distabilisasi dengan kapur 0% yang mendapat ierlakuan pembasahand an dipadatkand enganpemadast tandar,( 2) pengaruhk uat geser tanah pada tanah yang distabilisasi dengan kapur 5% yang mendapat ierlakuan pembasahand an dipadatkand enganp emadats tandar,( 3) pengaruhk uat geser tanah pada tanah yang distabilisasi dengan kapur l0% yang mendapat ierlakuan pembasahand an dipadatkand enganp emadats tandar,( 4) pengaruhk uat geser tanah pada tanah yang distabilisasi dengan kapur 15% yang. mendapat ierlakuan pembasahand an dipadatkand enganp emadats tandar,d an (5) hubungan Luat geser'padata nahy ang distabilisasdi engank apur 0%, 5%, l0%, dzn 15% sertai rendapat perlakuanp embasahand an dipadatkand enganp emadats tandar. penetitiani ni merupakanp enelitiane ksperimentadl enganm enggunakan benda uji yang dibuat dan tanah lempung Pakuwon yang distabilisasi dengan kapur 066,"5 "/;, lO%, dan 15%. Benda uji dibuat deng:anm enggunak-atna nah lempung yang telah distabilisasi pada kondisi slurry dan wopl yang dipadatkan dengan-kondisiy d maks. Untuk mendapatkaank uat geserb enda uji setelah ln.tiduput perlakuan pembasahand igunakan alat LlnconfinedC ompressionT est p'grroadftukk-gsail irnfitk. selanlutnyad atay angt erkumpuld ianalisisd enganm enggunakan hubungan aitara angka pori (e) dengan kadar aft (w) dan angka pori (e) dengank uat geser( Cu). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah; (1) pada pengujian benda uji yang-distabilisasi dengan kapur 0% dan mendapat perlakuan pembasairansertdaip adatkand enganp emadats tandark uat gesemya(C u): l'102 kg/cmt, (2) pada pengujian benda uji yang distabilisasi dengan kapur 5% dan mendapatp eitatuun pembasahans erta dipadatkand enganp emadats tandark uat gesemya (buf 2,a3i kg/cm2, (3) pada pengujian benda uji yang distabilisasi d"ng- kapur l0% dan mendapatp erlakuanp embasahand an dipadatkand engan peniada.ti anaark uat gesemya'(d): l,4l2kglcml, (4) padap engujranb endau ji yang distabilisasdi engank apur 15% dan mendapatp erlakuanp embasahadna n iipu'au*un denganp emadaitt andark uat gesernya(C u):2,260 kglcm', (5) tanah yang distabilisaii dengun kapur 5%, 10%, dan 15% memErnyai kuat geser yang lebihb aik daripadata nahy angd istabilisasdi engank apur0 %.

Pengaruh penambahan bahan stabilisasi kapur 0%, 10% dan 15% pada tanah lempung pakuwon yang mendapat perlakuan pengeringan dan dipadatkan dengan pemadat standar terhadap kuat gesernya oleh Devie Mei Linda

 

Keadamtm rah ng mengunbarga tanb iasad is$u sdagai tiltdt €ksparteif (expansivseo il) merupakmm asalahy ang seringt imbul padap ekerjaany angb erhubrmgadne ngank onsguksid anj alan raya. Kerugiany ang timbul cukupb esar, dans alahs atuc aram emperbaikdi anm enstabilkatna nahe kspansiaf dalahd engan jalro mmberi bahan sabilisasi kapur. Penelitiani ni adalahe ksperimentadl engant ujuan unhrk mengaahui( l) pmgmh p€oambahasnfa hilisaski ryw V/q 5Yql V/o de | 5o/ap drat nah lernpmg Pakuwsnse telahd ipaddkmd agrur sturdarP rocford mtm end4atp erlakump oryeringn; (2) perMaan penambahimba hans tabilisaski apur kapur Aa/""5.y o, lw/a dan1 5%t erhadruk uatg eserta nahp adak ondisip erlakuanp engffingm. Bendau ji yangd igunakana dalaht anahl ernpungy angd igabilisasid engut kapur 0%, 5o/o, 10"/o dat l5%. Benda uji dipadatkan dengan kondisi Yo n"r" b€rfiduar unhrk mend@kar qt. Sc,telah itu bettda uji diberi pqlakumt porgoingans, dmg rmnrkm engetahukiu * geserta nahd, igrmakaanl atUrconfined Compressiolens t dri MBT tipem mual,A STM D 2166-85. FIasil yang diperolehd ri penelitim ini adalah:( a) Penarnbahakna pur tahadapt mah lempungs ebesarl0 % merriliki pengaruhp aling besart €rtad4 kua gesernya Dari hasil penelitiro dihmjuktan bahwa tmah yang distabilisasi dengank ryur 0% kadara ir (w) : I 1,6 Yo,k ua geser( Cu) : 7, 7 kglarf . Tuwh yang{ istabilisasdi engm@ w So/o,kldfra fu( w) : ll,6'lq ku* gese(rC u): 3J kglmf . Tantr ymg distabilisas{ie ngm kqur 107o,k adtr air (w) : l0,l7q kuat geser (Cu) sebesar 13,0 kg/cm'. Tanah yrog distabilisasi dengan k4ur 157c, kadara ir (w) : 9,lo/q kuat geso (Ct) : 12,8 kglw'. (b) Ada perbedaanku at geserp adat arah ymg distabilisasdi engank qw 0y.,5o/o' lV/o dan l57o Tanah yang distabiliqa{ dengank apur l0% mempunyaki uat gesery ang paling besr, yaitu I 1,4 k{cm" untuk kadar air I I,6%. vlt

Kualitas bata merah hasil pembakaran menggunakan bahan bakar kayu dan sekam oleh Basuki Irawan

 

Batu bataa dalahs uafuu nsurb angunanyangd iperuntukkanp embuatan konstruksib angunand any ang dibuatd ari tanahd engana taut anpac ampuranb ahan lain dibakard engante mperatucr ukupt inggi hinggat idak dapath ancurb ila direndam dalam air. Bahanb akary an! didapatd igunakand alamp embakaranb atam eraha dalah kayu, sekamp adi, ataus erbukh asil gergajianT. etapid isebabkanb ahans erbukh asil gergajiany ang sulit didapatkanm, akap adau mumnyas aati ni jarang digunakan. Dalam penelitian ini bahan bakar yartg digunakan adalah bahan bakar kayu dan bahan bakar sekam. Tujuanp enelitiany angd ijadikans ebagaki ajian dalamp enelitiana dalah:( l) untuk mengetahuki uat tekanb atub atah asil pembakarand enganb ahanb akark ayq (2) untuk mengetahuki uat tekanb atub atah asil pembakarand enganb ahanb akar sekarn(, 3) untukmengetahukia ndungank adarg aramb atu batah asil pembakaran denganm enggunakabna hanb akark ayu, (4) untukmengetahukia ndungank adar garamb atub atah asil pembakarand enganm enggunakabna hanb akars ekam("5 ) untukm engetahuwi arnab atub atah asil pembakarand enganm enggunakabna han bakark ayu,( 6) unnrkm engetahuwi arnab atub atah asil pembakarand engan menggunakabna hanb akars ekam,( 7) untuk mengetahuai danyaperbedaaknu at tekan antarab atub atad enganm enggunakabna hanb akark ayu dans ekam,( 8) untuk mengetahuai danyap erbedaank andungank adarg aramb atub atah asil pembakaran denganm enggunakabna hanb akark ayu drr sekam,( 9) unnrkm engetahuai danya perbedaanw arnab atub atah asil pembakarand enganm enggunakabna hanb akark ayu dan sekam. Metodey angd igunakana dalahd enganm enggunakapne nelitiank omparatif yangb ermaksudm embandingkaknu alitasa ntarab atub atay ang dibakard engan menggunakabna hanb akark ayu dan sekam.K ualitasd iatast erdiri dari: kuat tekannyak, andungank adarg aramnyad, anw arnanya.S ampedl iambil dari dua wilayah,y aitu: (l) sampebl atu batah asil pembakarand enganm enggunakabna han bakark ayu di wilayah KecamatmMr ojosariK abupatenM ojokerto,d m (2) sampel batub atah asil pembakarand enganm enggunakabna hanb akars ekamd i wilayah KecamatanT rowulanK abupatenM ojokerto. Sampeli ni diambil dengan menggunakamn obil yangk emudiand ibawak e Laboratoriumd an dipisahkans esuai vll batu bata h asil pembakarand enganb ahanb akark ayu berasadl ari wilayahM ojosan' KabupatenM ojokerto danT untuk batu batah asil pembakarand enganm enggunakan bahanb akars ekamd ari wilayah Trowulan,K abupatenM ojokerto.Analisas tatistik yang digunakana dalahd gnganu ji asumsin ormalitasd anh omogenitasu, ji bedaT - tes! dan Kai Kuadrat Q(). Hasilp enelitians ebagabi erikut:r eratak qatt ekanb atub atah asilp embakaran denganb ahanb akark ayu tib"t* 23,43K glcm2,d anr eratak uat tekanb atub atah asil p"rriUu-t- denganb ahanb akars ekams ebesa2r 6,77K glcmzd, enganh arga( t): - 2,367d anhargaP = 0,021<0 ,05.D ari penjelasadni atasd isimpulkanb ahwak uat tekanb atub atah asil pembakarand enganb ahanb akars ekaml ebih baik bila dibandingkand enganb atub atah asil pembakarand enganb ahanb akark ayu. Reiatak andungank adarg aramb atub atah asil pembakarand enganb ahan bakark ayu sebesar5 6,33 %, danb atub atah asil pembakarand enganb ahanb akar sekams ebesa4r7 , 50 o/o,hargta: 1,773d ans ignifikans0i ,082> 0,05'D engan demikianb ahwak andungank adarg aramb atub atah asil pembakarand enganb ahan bakark ayu dan sekam> 50 %, hal ini tidak memenuhsi tandardy angd isayaratkan YDNI-I0 dant idak bisa digunakanu ntuk konstruksib angunank, arena memebahayakan. Rerataw amab atub atah asil pembakarand enganb ahanb akark ayu diperoleh wamam erahm udas ebesa5r 8,3o /o,dawn arnam eraht ua sebesa4r1 ,7% . Sedangkan rerataw arnab atub atah asil pembakarand enganm enggunakabna hanb akars ekam diperolehw arnam erahm udas ebesar4 l,7 % danw arnam eraht ua sebesa5r 8,3o /o. tlasil analisisC hi-Square( Kai Kuadrat)b atub atad enganb ahanb akark ayu sebesar 0,715o /o>0 ,05,d ans ignifikans0i ,028< 0,05.O lehk arenab atub atah asil pembakarand enganb ahanb akars ekamle bih sigrrifikan,m akad apatd inyatakan bahwab atub atad enganb ahanb akars ekaml ebih baik kualitasw arnanyaD. engan penjelasand iatasd apatd itarik kesimpulanb ahwa:( l) kuat tekanb atub atah asil pembakarand enganb ahanb akars ekaml ebih baik bila dibandingkand enganb atu batah asil pembakarand enganb ahanb akark ayu, (2) kandungank adarg aramb atu batah asil pembakaranm enggunakabna hanb akark ayu dan sekamm enunjukkanh asil yang sama-sarnma elebihis tandardy angd isyaratkano leh YDNI-I0 (> 50 o/o)' sehinggati dak bisa digunakank, arenam embahayakan(3, ) warnab atub atah asil pembakarand enganb ahanb akars ekamm emiliki kualitasw arnay angl ebih baik bila dibandingkand enganb ahanb akark ayu.

Evaluasi pelaksanaan rencana detail tata ruang kota samarinda tahun 2001-2010 oleh Yani Suli Setyaningsih

 

Evaluasip enggruuanl ahan atau pemanfaatanru ang yang terarah merupakms yaratd alamp embangrmans ecarat enib berdasarkanp rioritas pembangunadne nganm ernperhatikand aya dukung sumberdayaa lam dan sumberdayma musia. Kota Samarindas ebagai bukota Kalimantan Timur dengan luas i71.800 Ha adalah suatu sistun perkotaan yang tidak terdiri dari satu kota sajat €fiapmi emiliki lebih dari kota denganf ungsi kota yang berbedad an harus salingmelengkapih, al ini selaink arenab anyakp emusatankegtratatne rtentu dalm daerah administrasi Kota Samarinda yang besar juga karena kondisi fisik tingkungand i wilayah gamarinday ang tidak mendukung. Penelitiani ni bertujuanu nhrk mengeahui kondisi penggunaanla han menurutR encanaD etail TataRuang Kota tahun 2001-2014, kondisi penggunaan lahanm enurutp etap €nggunaanla hant atrun 1999-2000,besarnyap enyimpangan p€nggunaalna hans ertaf aktor-faktor penyebabp enyimpanganp enggunaanla han dari Rencma Detail Tata Ruang Kota Samarinda Tahun 2001-2010. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah expost facto dengan jenis penelitian survey intersubjektifiti. Populasi dalam penelitian ini adalah penggunaalna hand enganp rosedurp engumpuland ata menggunakante knik dokumentasio, bservasi,a ngketd an wawancarate rbuka untuk memperoleh gambaranfa ktor-faktor penyebabp enyimpangana tau perubahanp enggunaan lahand ari RencanaD etail Tata Ruang Kota SarnarindaT ahun 2001-2010. Analisis yang digunakan dengan overlapping peta Rencana Detail Tata Ruang Kota Tahun 2001-2010 dan peta Tata Guna Lahan Koa Samarinda Tahun 1999- 2000 danr umusp enyirnpangand igunakanu ntuk mengetahujie nis dan luas penyunpangapne nggwunn lahan dari RencanaD etail Tata RuangK ota SamarindTaa htn 2001-2410 dengans kala1 : I 10.000 Hasil penelitianm enunjukkana danyap enyimpanganp enggunaanla han padak awasanli ndung seluas7 .327,82 ha atau 99,98yo,d ari yang direncanakan Witu7.329,12 ha, Agrowisata 179,75 ha atau 143,74o/od wi yang direncanakan yaitu1 25,05h 4 Pertambangan/zongaa lianC seluas3 37,14h a atau3 20,60yod ai' yangd irencanakayna itu 105,16h a dank awasanK olam Pengatws eluas2 17,33 Ha atau9 2 ,57 o /od ari yang direncanakany aifir 234 ,77 h a. Faktor-faktory ang menyebabkanp e,nyimpmgan/perubahapne nggunaan lahant erhadapR encanaD etail TataR uangK ota SamarindaT ahun2 001-2010 yang diperoleh dari masyarakat dan dinaVinstansi terkait dalam hal ini Bappeda BPN dan Diskimbangkot adalah sebagai berikut: a. Kurangrya pengetahuan pengembandga n masyarakata tasr encanat ata ruang kota dalam hal ini Rencana Detail Tata Ruang Kota Sarndnda Tahun 2001-2010 b. Kurangrryak oordinasia ntarad inas/instansid alam menanganip enggunaan lahm, c. Jumlah aparat yang menangani masalah tata ruang kota tidak sebanding denganjumlahd an keinginan-keinginanm asyarakayt ang harus dipenuhi, d. Saat pe,nyusunaRne ncanaD etail Tata RuangK ota SarnarindaT ahun 2001-2010 belum me,masukkapne rubahan-perubahasntr ategisy ang saati ni terjadi di kota Samrinda- Sarana tasp enyimpangan/perubahapne nggunaanla hany ang terjadi di kota Sarnarinda ntaral ain: a. Punbangunanp ada kawasanl indung atau daerahdaerahk onservashi endaknyad ibatasi dan bila perlu dilarang, sebabk awasan lindungd an daerah-daerakho nservasim erupakand aerahr esapana ir sebagai pengendabli anjir, b. Kawasanp ertambanganh endaknyat idak memanfaatkan daerahk onservasik, alaupunh arusm elakukane ksplorasih arus adau saha-usaha mhrk mengurangki erusakanl ingkungan dan selalum e,njagak eseimbangan lingkungm,c . Penyimpanganp enggunaanla hanp adakawasama growisata s$enannyaa dalahp enyimpangany ang bersifat positif, karenap engembangan agrowisatad i Kota Samrinda adalahu sahap engembanganp erlindturganh utan danm erupakank awasanp enelitian,d . Penggrrnaanla han rmhrk kolam pengatur sebagapi engendalliu apanb anjir di Kota Samarinda sehamsnyale bih memperhatikakne tepatanp ernbangunand an disesuaikand engank ondisi sekitar. Penyimpanganpenggunaalanh an t€rhadapR encanaD etail Tata RuangK ota SamarindaT ahun.2001-201 0 dapatd iminimalisasi denganu saha-usahas ebagai berikut: a) Pedu adanya sosialisasi rencana tata ruang kepada masyarakat secara lebihi ntensif dan masyarakapt erlu dilibatkan dalamh al pemanfaatand an pengendaliatna ta ruang kota agar masyarakat ebih mengetahuim engenair enc.ma tatanxmgt ersebuts ehinggap eruntukannyad ilapanganb isa disesuaikand engan rencanate rsebutd an dalam rangka memperkecilp enyimpanganp enggunaan lahan, b) Koordinasi dan profesionalisme 4arat pemerintah pada dinas/instansi yangm enanganpi enggunaanla han perlu diintensifl

Evaluasi pelaksanaan rencana detail tata ruang kota di kawasanSanur dalam penggunaan lahan tahun 1995-2000 oleh I. Gusti Ngurah Nyoman Widana

 

PembangrurNana sionaml erupakakne giatanp embangunapne, meliharaan danp emanfaatasnu mberdayaalayman gd iwujudkank edalama rahp engelolaan, perencanaadra\ np engembangwanil ayahk hususnypae ngembangwanil ayah perkotaan Kotam erupakasnu atutatanakne hidupanya ngd idalamnyma engandung unsur-lmsufirs ik spasiaal taus ebagawi adaha ktivit s dalamb entukta lan ilai secara kumulasai ktivitasm asyarakaTt.e rjadinyap ertumbuhadna n perkembangasons iabl udayam asyarakaatk anm empengaruphei rkembangan kota,k arenak otap adah akikabyas uatum anifestasfiis ik darik ehidupan onf isik masyarakaDt.i namikap erkernbangamna syarakakto taa kanl ercerminp ada bentukfi sik darip rilakus osial'budayma asyarakatryPa.e rkembangakont as angat berkaitand engana ktivitasd engank ehidupanso siabl udayge konomsi ertap olitik" Daris ejumlabk otay anga dad i Indonesiab anyakm engalammi asalahya ngs ama menjamumypae rumabaaknu mub penccmaralnin bah industri,p olusiu dara, kebisingakno tat ermasukD enpasalfri rsunya kawasanS anuyr angm enjadsi alah satutu juanp ariwisateya ngb ertaraIfn ternasional.ltrianli mengakibattkan terjadinyap eninglotand anp ersaingadna lan penggrrnaalanh and anh argt anah yangr elatift inggi.K ondisid i Kota Sanurin i memerlukaenv aluaspi enggunaan lahan. Tujuanp enelitiany angm engevaluaRsiD TRKK otaS anurM. etodey ang digunakadna lamp enelitianin i mengunakanteknBiko laS alju( Snowball SamplingB).e rupap engunpulaDn atak esesuaiapne ngunaalna hand engante knik wawancartae,k nikd okumentadsia i telnik observasAi. nalisisd iskriptif digunakadna lamb entukp ersentasuen tukm emperolegha mbaratne ntang penyebapbe nyimpangapne nggunaalanh ans esuaRi DTRK BerdasarknEnv alusi terhadapR DTRKd alamp enggunaalanh ant erdapat penlmpangand alamp cnggunaalanh any angt idaks esuadi enganR DTRK,A da empakt awasanp €nylmtrngany aitu:k awasanp emukimanu ntukk awasan industrik, awasapne rmukimacna mpuranu tuk tegalaqk awasanp erdagangan kotam enjadpi erumahaadna na komodaspia riwisatan enjadi kawasanp erumahan danf asilitaso lahr aga Dari cmpatk awasanp enyrnpanga,nd arie mpakt awasan, kawasapne rdagnngakno tam erupakaknr wasanp enyimpangnyna ngp alingb esar. Agarp elaksanaapne mbangunabne rjalante rtib,p erlup enertibalne wat jalur IMB yangs ahd ank ontol terhadap embangunagnu nam enghindari penyrmpangpaenn ggunaalanh any angt idak sesu,ai.

Identifikasi kesalahan konsep esensial dalam pembelajaran geografi untuk pokok bahasan pola keruangan desa kota pada siswa SMU Negeri di Kota Banjarmasin oleh Parida Angriani

 

Salahs atuh ambatand alam.peningkatanm utu pengajarang eografia dalah rendahnyap enguasaank onsepg eografio leh siswa. Kesalahanp enguasaank onsep yangt erjadi padas iswa tersebutt idak terlepasd ari kesalahanp enguasaanko nsep yangdimilikip ihakg uru,k arenag uru berkornpetedna lamr nenanarnkakno nsepy ang benarp adas iswa.R endahnyap enguasaank onsept ersebuta kan menimbulkan persepsyi ang keliru terhadapp endidikang eografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (l) besarnya tingkat kesalahan konsepe sensiald alam pembelajarang eografi untuk pokok bahasanP ola Keruangan DesaK otay angt elahd ialamio lehp aras iswaS MU Negerid i kota Banjarmasin, (2) konsep-konsepya ng masih salahd ipahamio leh para siswa SMU dipandangd ari materi pelajaran geografi dalam pokok bahasan Pola Keruangan Desa Kota, dan (3) fahor-faktor yang menyebabkante rjadinyak esalahank onsepd alam pembelajaran geografi oleh para siswa SMU. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan dimaksudkan untuk mendapatkanin formasi faktual yang lengkapd an sistematism engenaik esalahan konsep geografi pada siswa kelas II SMU Negeri di kota Banjanr\asin. Penentuan sampel sekolah dilakukan dengan cara simple random sampling, sedangkan sampel respondend itentukand enganj alan menentukant erlebih dahulu sampelk elas. Semua siswap adas ampelk elas akan dijadikan salnpelr espondeny ang berjurnlah I | 0 siswa. Pengumpuland ata dilakukan denganm enggunakante s untuk mernperolehd ata kesalahanko nsepg eografis iswa,s edangkand atat entangf aktor penyebabt erjadinya kesalahank onsepp adas iswad iperolehd enganm enggunakana ngket.A nalisis data denganm enggunakana nalisisd eskriptif persentase. Hasil penelitiani ni menunjukkanb ahwa( l) tingkat kesalahank onsepp ada siswas ebesar4 2,5o/o(,2 ) konsep-konsepy ang masih salahd ipaharnio leh siswa berdasarkaknr iterianyaa dalahk riteria kecil padak onsepp ola, konsepi nteraksi, konsep differensiasi, dan konsep interaksi keruangan. Kriteria cukup yaitu pada konsepl okasi, konsepj arak, konsepk eterjangkauank, onsepm orfologi, dan konsep sumberdayas.e dangkank onsepa glomerasit ermasukd alam kriteria sangatb esar,d an (3) faktor yang menjadip enyebabt erjadinyak esalahank onsepa dalahr endahnya kemampuagnu rud alamm enguasami aterip elajaranS. edangkakne matnpuagnu ru dalamm enjelaskamn,e ngaktifkasni swa,d anb ukut ekss udahd inilai baik. Berdasarkahna silp enelitianin i, sarany angd apatd iberikany aitu( | ) guru sebaiknymae mperbaikkiu alitasp engajarannydae nganjalanm elakukank oreksi terhadakpe mampuadna lamm engajar(,2 ) siswah endaknyale biha ktif dalamp roses belajamr engajadr,a n( 3) bagip enelitil ain diharapkanm engadakapne nelitianla njut terhadafpa hor-faktorl ain yangm enyebabkatne rjadinyak esalahakno nsepg eogtafi padas iswa.

Perbedaan penanganan sampah rumah tangga di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru dan desa Pandanmulyo Kecamatan Tajinan oleh Mar'atus Shalihah

 

Masalahs ampahd i Indonesiah ampirs amad enganb eberapak otad i dunia sepertAi merika.M alangm erupakans alahs atuk otad i Indonesiay angm enghadapi masalahy ang serupa.S ampahd i Malang merupakanm asalahli ngkungany ang utama karenas emakinla maj umlah sampahs emakinm eningkatP. adau mumnyas ampah yang ada di Malang berasal dari runiah tangga, seperti kertas, plastik, sisa sayuran, nasib asi,k ulit buah,k ulit telur,k ulit bawangd an lain-lain.S ampahm erupakansa lah satum asalahy angk ompleks,b aik padam asyarakadt esal ebih-lebihm asyarakakto ta. Dalam menangansi ampohd i kota dan di desam asing-masingm emiliki karakteristik yangb erbeda.J ika di kota penanganansa mpahd ilakukan oleh petugask ebersihan, sehinggam asyarakakto tac ukupm engumpulkansa mpahd i depanr umah,s edangkan di desap enanganasna mpahd ilakukans endirio leh penghasisl ampah. Tujuand ilakukannyap enelitianin i adalah(: l) untukm engetahupi erbedaan penang&nasna mpnhr umaht anggad i KelurahanS umbersardi an DesaP andanmulyo; dan( 2) kendala-kendalaya ng ditemui dalamp enanganans ampah.P enelitiani ni digolongkank e dalamp enelitians urvei.D esainp enelitiany angd igunakana dalah crosss ectional.P opulasdi alamp enelitianin i adalahs eluruhk epalak eluarga(K K) di KelurahanS umbersardi anD esaP andanmulyoju, mlahnyaa dalah3 553K K. Sampel penelitianb edumlah6 0 KK ditentukand enganm enggunakante tirrikp roporsional randoms ampling Pengumpuland ata dilakukand enganc ara observasid, okumentasi, danw awancaraI.'e knik analisisd atay angd igunakana dalaht eknik deskiptif. Berdasarkaann alisisd atad iperolehh asilb ahwa:I ) penanganasna mpah rumaht anggad i KelurahanS umbersardi an DesaP andanmulyom emiliki karakteristik (ciri) yang berbeda, yaitu penduduk sumbersari bentuk dari penanganan sampahh anyam elakukanp ewadahanp, engumpuland, an pemindahans aja, sedangkanp endudukD esaP andanmulyom elakukanp enanganansa mpahm eliputi pewadahanp,e mindahanp,e ngumpuladna np engolahan2;) kendala-kendaylaa ng ditemui dalamp enanganansa mpaha ntaral ain keterbatasanla han,t idak tahu cara menangansi ampaht,i dak memiliki alat,d ant idak memiliki biayau ntukm engelola sampah.

Aplikasi pendekatan pembelajaran berbasis masalah untuk memahamkan siswa tentang bahasan keruang desa di kelas II MAN Srono Banyuwangi oleh Ach. Sulaiman

 

Keberhasiland alamm elaksanakapne mbelajaradni tentukanb anyakf aktor, diantaranyaa dalahp enggunaanp endekatand an metodep embelajaranD- alam menggunakanp endekatand an'meneiapkanm etodep a'nbelajaran,h arusd iperhatikan karakteristikm aterip elajarand ans isrvay anga kand iajar.S elamain i metodey ang banyakd iterapkand alamp embelajaraand alahm elodec eramahM. etodec eramah yangd igunakante rusm enerusm engakibatkasni swam enjadjie nuh dan membosankany,a ngp adag ilirannyas iswam alasd alams aiap mengikuti pembclajaranO. leh karenait u seorangg urud ituntutu ntuk lebih kreaufd ane novatif dalamm emilih pendekatadna n metodep embelajaradni sampingh arusm engu"sai materip embelajaran.Pendekaptaenm belajarabne rbasism asalahm erupakans alah staua lternatifu ntukm enghilangkakne jenuhand an kebosanasni swad alamm engikuti ProsesB elajarM engajar( PBM). Dcnganp enerapanp cndekatanin i, diharapkano upat memahamkasni swad alamm emahammi aterip ola KenranganD esas ekaligusd apar memotivasdi alamb elajar. Penelitianin i menggunakamn eto& penelitianT indakanK elas( prK) atau "Action Researchy" aitu penelitiany angd itakukano rehs eseoranyga ngb eke4a mengenaia pay ang sedangi a lalssanakanta np mengubahs istemp elaksanaannya Pelaksanaapne nelitianin i dimulai bulanJ uli sampaAi gustus2 0oJ di ketasI I-2 MAN SronoB anyuwangiA. nalisish asil penelitiany angd ipakaia dalaha mlisis deskripif kual itati f dengan persentase. . - Fluril penelitiani ni menunjukkanb ahwap enenpanp endekatan pcmbclajaranb erbasism asalahm ampum ernahamkans iswa padam ateri pelajaran khususnyab ahasante ntangp ota keruangand esad anj uga bisa membangtt*- motivasi belqiar sisua Terbukti mulai siklus I dari 36 sisrya telah ttrtnp"i ketuntasan7 5vo& ngn nilai rala-rata7 0,67.K emudiand ilanjutt:ranp ada'siklusI I mencapain ilai rata'rataE 02 dan semr.ranytae lah meircapait ltuntasin karenat idak ada yang nilainya dibawah 65. Berdasahr asilp enelitiani ni, dapatd isarankana gard ilakukanp erelitian tindakank elasunruk topik dan masalahy ang rainnyad alam rangta perubahand an perbaikanp embelajarayna ngs elamain i terasam onotond an meijen,thtr" I iv

Evaluasi pelaksanaan RTRK 1996/1997-2006/2007 untuk penggunaan lahan bersarkan peta eksisting tahun 2001 di kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang oleh Febiyanti Violeta

 

Untuk menciptakank eadaan,t ata tertib pemLangunand an pengembangau kotas ebagi unsurp embangunakno t4 pematrfaatarnu angk ota secarate pat,o ptimal, seimbandga n serasis angatd iperlukan.P eranand ari pemerintaha dalahm enyiapkan adanyas uatuk etentuanp engembangakno ta dalamk onsepp engaturanru angd idaerah perkotaany, aitu adanyak onsep tata ruang sebagaid aeraho tonomi, rnaka setiap daerahm empunyahi ak untuk membuatp erencanaatna ta ruang sebagapi erwujudan daria sasd esenhalisapsia dap emerintahd aerah. KelurahanJ odipans ebagasi alahs atuk awasanK ota Malangd enganlu asa real lahan* 49,35 ba merupakans alahs atu kawasany ang tampakm encolokd alam hal perencaftunta ta ruang yang telah mengalamik etimpangan dan penyalahgunaan lahan. Kawasank elurahan ini juga paling padat dalam pembangunant,e rutarna pemukimand an fasilitasp crdagangans,e laint erkenald engank awasany ang terpadat pendudukny(a3 00j iwa/ha) karenas obagianb esard aerahp emukimannyam erupakan daerahte rbangun. Tujuan penelitian ini adalah unhrk mengevaluasikanti ngkat kesesuaian penggunaalna hana pabilad idasarkand enganp eta eksistingt ahrn 2001 dan faktorfaktor yangm enpengaruhai danyak etidaksesuaiapnf lggunsan lahand i Kelurahan JodipanP. opulasid an sampeld iambil dengant c,l

Pengembangan multimedia pembelajaran elemen mesin II dengan menggunakan macromedia flash pada Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang / Imam Kusyairi

 

Kata kunci : Pengembangan, Perancangan, Multimedia. Mata kuliah elemen mesin II merupakan salah satu matakuliah yang wajib dikuasai oleh mahasiswa teknik mesin, karena di dalam perkuliahan pada level yang lebih tinggi akan dipelajari beberapa ilmu mengenai gaya – gaya yang terjadi pada sebuah mesin yang berfungsi sebagai dasar dalam merencanakan sebuah mesin produksi. Teknologi baru, terutama multimedia mempunyai peranan semakin penting dalam pembelajaran. Banyak orang percaya bahwa multimedia akan dapat membawa pelajar kepada situasi belajar dimana learning with effort akan dapat digantikan dengan learning with fun. Jika situasi belajar seperti ini tidak tercipta, paling tidak multimedia dapat membuat belajar lebih efektif. Proses belajar harus dipandang sebagai proses yang aktif dan partisipatif, konstruktif, kumulatif, dan berorientasi pada tujuan pembelajaran, baik Tujuan Pembelajaran Umum (TPU) maupun Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK). Prosedur pengembangan multimedia pembelajaran ini meliputi tiga tahap, Tahap pertama analisis isi membahas isi dari multimedia transmisi sabuk – V berdasarkan pada pengajaran pada matakuliah elemen mesin II. Tahap kedua membahas mengenai uji coba produk yang terdiri dari jenis data, subjek uji coba dan desain uji coba. Pada tahap ketiga membahas mengenai perbaikan dan perubahan pada multimedia berdasarkan uji coba produk dan dari saran-saran dosen ahli dan mahasiswa keahlihan mesin. Multimedia pembelajaran elemen mesin II ini dinyatakan layak oleh ahli isi, ahli media, ahli desain pembelajaran serta uji coba kelompok kecil sebagai media pembelajaran pada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Hal ini telah dibuktikan bahwa hasil perhitungan menunjukkan(1) Dari ahli isi menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase 76.78 % dengan kriteria tingkat keberhasilan sangat baik. (2) Ahli buku menunjukkan tingkat kelayakan dengan tingkat Persentase 82.5% dengan kriteria tingkat keberhasilan sangat baik. (3) Ahli Multimedia menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase 88,9% dengan criteria sangat baik. (4) Ahli desain pembelajaran menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase 85.4% dengan kriteria tingkat kelayakan sangat baik. (5) Uji coba kelompok kecil menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase 82.4% dengan kriteria tingkat kelayakan sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media ini dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Dari hasil uji coba dapat diketahui bahwa multimedia yang dikembangkan memiliki kriteria menarik dan efektif, namun multimedia pembelajaran ini masih bisa dikembangkan lagi sehingga mendapatkan produk yang lebih baik.

The patterns of the javanase traditional paribasan by Nanda Arya Wijaya

 

ABSTRACT Wijaya, Nanda Arya. 2002. T he Patternso f The JavanesTer aditionalP aribasan. Thesis.E nglishD epartmentF. acultyo f Letters.S tateU niversityo fMalang. Advisors: (1) Prof. Dr. Abdul Wahab, M.A, (2) Drs. Kukuh Prayitno SubagyoN, l.A. Key words:p attemsJ, avanesetr. aditionalp, ar ibasan. As verbalf olklore,J avanesepairb usanltasthuen iquec haracteristicins i ts use.' lhe useo fthe Javaneseparlbasadni fferentiatefsr om.theo therp roverbo r expressions,u chE nglishp roverb.T he uniquec haracteristicosf the Javanese paribasana ret he useo f sentencefo rms,w hich area lmosto f thep roverbi n a certain languageu sesa nda ppliesc ompletes entencet;h e useo fspeechl evel,i n whicht his speechle veld ifferentiatesb etweenJavanespea ribasano r proverbw ith others proverbs;a nd the contento fthe Javanesep oribasan that is basedo n the Javanese way of life. Theseu niquec haracteristicms ake Javanespea ribn.rcnh avet o be observeda nde xploredt o get deeperin sighto fthe Javanespeu ribason. "fhe presenst tudyw antst o understandth e characteristicasn dp osition,t he linguisticf eatureso f sentencefo rm, the contento f philosophicavl alues,t he influence of Javanesceu lturei nparibasan,a ndt he contributiono f the presenst tudyi n linguistic theories. The presenst tudyu sest he methodologyw, hich is basedo n the typeso f researcha ndt he approachT. he typeo fthe researchis descriptiveq ualitativer esearch while the approach that used in the present study is qualitative approach and the type of researchis literaryr esearch. The researchfi ndingso fthe presenst tudyp rovet hat Javanespea ribasanhx the uaiquec haracteristics'f.h e characteristicosf the Javanespeu ribasanw e (1) parihasanis partof remhungenta'br orrowedword'inJavaneseortaral ditional;(2) Javaneseparibasuasne stw o sentencfeo rms,b othc ompletea ndi ncomplete sentenceA. completea nda n incompletes entenceis characterisebdy the usea ndt he sequencoef sentencee lements(S ubject-Predicate-Objeicnt )a sentence(;3 ) the use ofphrasea nd imperfectc ompounds entencein the Javanespea ribasan,e acho f whichh asi ts linguisticf eature;( 4) Javaneseparibasadno esn ot uses peechle vel in the sentencec ompletelys uch in commonJ avaneses peecll for instancek rama or 'high level' is usedi n the wholes entencea nd usedt o showt he socials tatusb etween the speakear ndt he addresseeIn. conEast,pnribusquns est he mix ofspeechl evels, for instancea sentenceo f paribasanu sest wo typeo f speechle vel svcha sk rama 'high level' and ngoko'low level'; and (5) the content of paribasan is based on the Javaneswe ay oflife andt he characteor fthe Javanespee ople,w hich influencet he messageo r implicit meaningo f paribasan.T his is oner ea:ionw hy Javanese paribasan is used as social control in a community, which the meaning is based on their way of live, which hasp assedth e processo f leamings o that the way of life becomesp art ofthe Javanesceu lture.

Penerapan pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament) untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas XI pemasaran pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK Islam Batu / Arizki Wahyudiyono

 

Kata kunci: TGT (Teams Games Tournament), Keaktifan, Prestasi Belajar. Pendidikan merupakan komponen terpenting dalam pembangunan bangsa dan negara, kegiatan pendidikan berupa proses belajar mengajar/proses pembelajaran merupakan hal yang sangat penting, sebab keberhasilan sebuah pendidikan sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh pelaksanaan pembelajaran. Keberhasilan program pendidikan melalui proses belajar mengajar di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal sangat di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : siswa, kurikulum, tenaga kependidikan, biaya, sarana dan prasarana serta faktor lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan penerapan Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament pada siswa kelas XI Pemasaran di SMK Isam Batu.(2) Mengetahui keaktifan belajar siswa melalui penerapan Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament pada siswa kelas XI Pemasaran di SMK Islam Batu.(3) Untuk mengetahui prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan siswa kelas XI Pemasaran SMK Islam Batu melalui penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Teams Games Tournament. Berdasarkan permasalahan dan tujuan penelitian maka penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan analisis pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Alat pengumpulan data menggunakan soal tes, lembar observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan pedoman wawancara. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Pemasaran SMK Islam Batu tahun ajaran 2009/2010. Data tentang keaktifan belajar siswa dapat diketahui melalui setiap indikator elemen kooperatif mengalami peningkatan keaktifan. Sedangkan Prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan. Kesimpulan yang dapat diperoleh adalah penerapan Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa. Beberapa saran yang dapat peneliti sampaikan, yaitu: (1) Guru mata pelajaran kewirausahaan, diharapkan dalam menerapkan TGT (Teams Games Tournament) mengatur waktu, mempersiapkan rencana kegiatan dan media yang tepat, sehingga kegiatan pembelajaran dapat berlangsung secara optimal dan efesien. (2) Guru mata pelajaran kewirausahaan, diharapkan dalam menerapkan TGT (Teams Games Tournament) menyiapkan soal-soal turnamen secara matang. (3) Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan untuk menggunakan soal-soal turnamen sebagai soal pre test dan post test  

Pengaruh rapat dan waktu proses terhadap penebalan lapisan permukaan baja karbon rendahpada proses elektroplating dengan menggunakan logam plapis khrom (Cr) oleh Aris Ansori

 

Padap rosese lektroplatinrga pata rusd anw aktup rosesm erupakasna lah satuf aktory angb opengaruhte rhadapp enebalmla pisanp ermukaaknh romy ang terbentukp uOu-p.oriet l-ektroplatinkgh rom.U ntukm engetahupie ngaruhd ari rapata rusian waktup rosesti naaap penebalalna pisank hromp adap ermukaan bajak arbonr endahd ilahkan denganm engukukr etebalanla pisank hromy ang terUentupt

Upacara slamet buku giling di pabrik gula Tjoekir Kabupaten Jombang oleh Imroatin Khasanah

 

IJpacaras lctmetanbvkag iling merupakans uatuu pacaraa tau rangkaiand ari kegiakn-kegiatayna ngd ilakukanp adas aatm enjelangb ukag iling dan sudahm enjadi tradisis elamab ertahun-tahuny ang ada di Pabrik Gula'Ijoekir, yangb ertujuanu ntuk memohonk eselamatanp adaT uhan Yang Maha Kuasa. Berdasarkanla tar belakangd i atas,m aka permasalahanya ng akand ibahas adalahp rosesui pa,carsal ametanbukag iling yangm eliputip ersiapanu pacarap, rosesi upacarad an penutupu pacara.S elaini tujuga dibahasm engenaif ungsi upacara slametabnu kag iling baik fungsir eligi maupunf ungsis osial. Penelitiani ni bertujuanu nhrk mengetahuti entangp rosesiu pacaras lametan bukag iling ini yangm eliputi persiapanu pacarap. rosesui pacarad anp enutup upacaraS. elaini tujuga untuk mengetahufi ungsi dari upacaras lametanb uka giling ini, baik fungsi religi maupun fungsi sosial. Adapun metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatifdenganjenisp enelitiand eskriptif. Denganp rosedurp engumpuland ata yaitu:o bsewasi,w awancarad, an dokumentasi.D ata dianalisism enggunakante ori fungsionalisme. Hasil penelitianin i membawap erolehank esimpulan(l ) prosesui pacara slametanb uka giling terdiri dari ; (a) persiapanu pacaray ang meliputi: pembentukan panitia,p endanaanp, emilihan waktu dan tempatu pacaras ertap engikutu pacara,( b) prosesiu pac.arayangm eliputi : up{lcaras lametunk etel, upacaram idodareni, dan resepsbi ukag iling, kegiatano lahragad anh iburan:( c) penutupu pacaray angm eliputi berbagaik egiatana ntaral ain pagelaranw ayang.( 2) Fungsiv pacaras lametanbuka giling yang terdiri dari fungsi religi dan fungsi sosial. Adapun fungsi religi yangada dalamu pacaras lametanb ukag iling ini tidak dapatd ilepaskand ari kelimau nsur religi yaitu: (a) emosik eagamaan(,b ) sistemk eyakinan,( c) sistemr itus dan upacara, (d) peralatanu pacara,( e) pengikutu pacara-F Ial ini terlihat pada( a) komunitasP abrik Gula Tjoekir ini sangat yakin adanya kekuatan gaib, (b) adanya usaha untuk menjalin hubungan dengan kekuatan gaib, (c) komunitas Pabrik Gula Tjoekir menggunakan saranau pacarau ntuk mengadakank ontak dengank ekuatang aib, (d) adanyap eralatan yang penuh dengan simbol dan makna, (e) adanya pengkut upacara yang selalu mendukung upacara. Adapun fungsi sosial yang ada dalam upcara slametanbuka giling yaitu adanyan ilai solidaritasb, aik antaras esamaa nggotak ornunitasP abrik Gula Tjoekir maupuna ntarak omunitasP abrik Gula loekir denganm asyarakadt i sekitar pabrik.

Penerapan model pembelajaran cooperative script yang dimodifikasi untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar sejarah kelas VIII-F SMP Negeri 1 Pakisaji Kabupaten Malang / Hendra Pujiastutik

 

Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Cooperative Script, Motivasi, Prestasi Belajar Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pakisaji Kabupaten Malang diketahui bahwa kegiatan belajar mengajar sejarah masih didominasi oleh guru dan model pembelajaran yang digunakan masih menggunakan metode ceramah. Sehingga siswa terlihat kurang memilki motivasi dan hasil belajar juga rendah. Kurangnya motivasi mengakibatkan rendahnya hasil belajar. Rendahnya hasil belajar ini dapat terlihat dari hasil ulangan harian pada bab sebelumnya dari 29 siswa terdapat 20 siswa yang tidak tuntas belajar dan 9 siswa yang tuntas belajar. Berdasarkan permasalahan apakah penerapan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan prestasi belajar siswa maka perlu dilakukan penelitian tentang penerapan pembelajaran Cooperative Script. Model pembelajaran Cooperative Script membantu siswa untuk lebih aktif, lebih bertanggung jawab, memiliki kemampuan berpendapat, menarik kesimpulan dan meningkatkan daya ingat. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar sejarah siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Pakisaji Kabupaten Malang melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script; (2) mendeskripsikan peningkatan hasil prestasi belajar sejarah siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Pakisaji Kabupaten Malang melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Pakisaji Kabupaten Malang, dengan jumlah 29 siswa. Sumber data pada penelitian ini adalah adalah lembar observasi motivasi siswa, lembar observasi keterlaksanaan tindakan guru, tes akhir siklus, angket siswa, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan motivasi dan hasil prestasi belajar siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Pakisaji Kabupaten Malang. Motivasi belajar klasikal mengalami peningkatan dari 53,11 % pada Siklus I menjadi 81,72 % pada Siklus II, dengan perincian sebagai berikut: aspek minat mengalami peningkatan sebesar 32,75 %, aspek keaktifan sebesar 34,48 %, aspek usaha sebesar 28,44 %, aspek konsentrasi sebesar 20,69 % dan aspek efesiensi kerja sebesar 26,72 %. Keberhasilan belajar klasikal dari Siklus I sebesar 58,65 % meningkat menjadi 72,41 % pada Siklus II. Berdasarkan jawaban angket siswa diketahui bahwa model pembelajaran Cooperative Script dapat membangkitkan minat, keaktifan, usaha, konsentrasi dan efesiensi kerja siswa dalam belajar sejarah di kelas. ii Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan motivasi dan hasil prestasi belajar siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Pakisaji Kabupaten Malang. Dari hasil penelitian disarankan perlu adanya penerapan yang mengembangkan model pembelajaran Cooperative Script sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar sehingga dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.

Biografi perjuangan Kyai Haki Mohammad Sholeh Musthofa sebagai tokoh pendidikan keagamaan di Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik (1932-1982) oleh Mukhoyaroh

 

Kyai merupakanp impinani nformaly angs enantiasbae rperanb esard alam kehidupamn asyarakakt,h ususnyad alamk omunitasm uslim.S ebagasi eorang pemimpink yai merupakanp anutanm asyarakatS. egalat ingkah lakunyaa kan senantiasmae mpengaruhpie rilakum asyarakadti sekitarnyaH. al ini tidak bisal epas dari keberadaanky ai sebagapi ewarisN abi dan tokoh kharismatik.S ebagapi ewaris Nabi, kyai senantiasam enyebarkana gamaI slam melalui dakwah,b aik di dalam maupund i luar lingkunganp esantrennyaS. ebagasi eorangto koh kharismatik,k yai sangadt iseganid an dihormati sertam empunyaip engaruhy ang cukup besard alam kehidupanm asyarakatL. atar belakangp emikiran di atasm enarik peneliti untuk mengetahulei bih mendalamte ntangp erjuangand anp eranank yai di pesantren denganm engambilo bjek kasusp e{uanganK yai haji MohammadS holehM usthofa dalam bidang pendidikan keagamaan. Permasalahayna nga kand ibahasd alamp enelitianin i adalah( l) bagaimana latar sosio kultural dan politik Kyai Haji Mohammad Sholeh Mustofa; (2)bagaimana perjuanganK yai Haji MohammadS holehM ustofa dalamb idangp endidikan keagamaanD. ari keduar umusanm asalahi ni akhirnyad apatd iketahuit entang perjuanganK yai Haji MohammadS holehM usthofad alamb idangp endidikan keagamaan. Berdasarkann rmusanm asalahd i atas,t ujuan yang diharapkand alam penelitianin i adalah(: 1) mengetahulia tar sosiok ulturald anp olitik Kyai Haji MohammadS holehM usthofa;( 2) mengungkapkapne rjuanganK yai Haji Mohamamd Sholeh Musthofa dalam bidang pendidikan keagamaan. Metodep enelitiand alamp enulisans kripsii ni adalahm erujukp adam etode penelitianh istoris, karenam engungkapkanfe nomenaa taup eristiwam asal ampau secaras istematisd ano byektif.M aka metodep enelitiand ikemukakanm elalui( a) Heuristilq (b) kritik, (c) interpretasi, dan (d) Historiografi. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwad ari sisi genealogiKs yai Haji MohammadS holehM usthofab erasald ari keturunano rang-orangp ilihan, yakni dari keturunanw ali dan kyai ataut okoh masyarakayt ang sangatd iseganip adam asanya. Kyai Haji MohammadS holehM usthofas ejakk ecil dibesarkand i lingkungan pesantredna nm emperolehp endidikand ari abahnyaP. adau sia I I tahunb eliau menuntuitl mu di PondokP esantreTn ebuI rengJ ombangS. etelahit u beliaum enuntut ilmu selama3 tahund i Mekkah.P adat ahun l932beliaub ermukimd i pondok PesantenQ omaruddind an menggantikank edudukana yahm ertuanyas ebagai I pengasuPh ondokP esantrenQ omaruddinS ampumanB ungahG resik.P adam asa kepeimpinanK yai l{aji MohammadS holehM usthofa,p endidikank lasikal dipondok PesantenQ omaruddinb erkembangp esal sehingg:bae liau terkenals ebagapi eletak dasarp endidikand engans istemk lasikal. Lambatl aun pendidikand i PP Qomaruddin berkembangm enjadi pendidikanf ormal dari TK, MadrasahI btidaiyatLM adrasah TsanawiyahS, ekolahM enangahP ertama,M adrasahA liyah, SekolahM enengah Umums ampradi enganp erguruant inggi yang diteruskano leh putra Kyai Haji MohammadS holehM usthofay aitu Kyai Haji AhmadM uhammadA l-HammadI.d e pembaharuayna ng dilakukan oleh Kyai Haji MohammadS holehM usthofa di Pondok PesanFeQn omaruddini tu ternyatab anyakd ipengaruhio leh sistemp endidikanT ebu hengJombangK. yai Haji MohammadS holehM usthofa di sampinga ktif dalam duniap endidikanb, eliaujugap erdulid enganp erjuanganb angsaD. ari daftara lur riwayatp erjuanganK yai Haji MohammadS holehM usthofa itu dapatd iketahui bahwab eliau adalaht ype kyai pejuangy ang aktif dalam lembaga-lembagfao rmal pemerintahand,i sampinga ktif dalam lembaga-lembagpae ndidikan. ii

Proses enkulturasi pada anak pengrajin gula kelapa: studi kasus di Desa Kandangan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar

 

Kebudayaadni ciptakardi and ipelajari,d ant idak diwarislans ecarab iologis' N4akam asyarakaat kan irerusaham ene,ruskakne budayaank epadag enerasi berikutnyaP. rosesp erumusanin i dikenals ebagaei nkulturasdi and imulais egera sesudai

Identifikasi kesalahan menyelesaikan soal fisika jenis essai gambaran tahap-tahap penyelesaiannya bagi siswa kelas I Madrasah Aliyah Ma'arif 7 Banjarwati Paciran Lamongan oleh Misbahudin

 

ABSTRAKSI Misbahuddin2. 003.I dentifikasik esalahanm enyelesaikasno alf isikal enis essai gambar dan tahap-tahapp enyelesaiannyab agi siswa kelasI Madrsah Aliyah Ma'arif 7 Banjarwati paciran Lamongan. Skripsi jurusanp endidikanfi sika FMIPA UniversitasN egeriM alang. Pembimbing(I ) Dr. Arif Hidayat,M .si, pembimbing( II) Drs.R . DJokoS arwonoM. .si. Kata-katakunc:i Essaig ambark, esalahant,a happ enyelesaian. . Prestasbi elajarf isika di MA Ma'arif 7 Banjarwatim asihs angart endah yaitur ata4 ,00t ahun2 001 dan4,30t ahun2 003h al ini salahs atunyad i sebabkan karenak esalahan-kesalahasno al fi sika. Untuk mengetahulei takd anb entukk esalahanya ngd ilakukand apat diketahumi elaluit esk emampuanfi sika.K esalahanm enyelesaikasno al-ioalf isika yangd ilakukano leh siswak elasI MA Ma'arif 7 Banjarwatip aciranL amongan perlu dicari letak dan bentukk esalahannyau ntuk meningkatkanp restasib elajar fisika siswa.S alahs atub entuks oalt esf isika adalahs oale ssaig ambaru. ntuk mengetahusi ejauhm anak esalahan-kesalahayna ng dilakukan saat menginlerprestasikgaanm bard ank onsepf isika yangd imilikinya dapatd iperoleh melalui persentaseke salatrany ang dilakukan dan tahap-tahapm anat esalahan tersebumt ulaid ilakukan. . statistiky angd iinginkanu ntukm enganalisiasd alahp ersentaskee salahan, yaitum enentukapne rsentaskee salahanya ngd ilakukans iswak elasI MA Ma,arif 7 BanjarwatPi aciranL amonganp adat ahap-tahape nyelesaianT.a hap-tahap penyelesaiasno alm eliputi : analisas oal,m enyususnre ncanap enyelesaian soal,menjalanknrenn canap enyelesaiasno ald anp enarikante iimiutan. Datah asil penelitiand ikelompokkanm enjadi3 kelompok,y aitu kelompokt inggi,k elompok sedangd an kelompokr endah. Dari penelitiand iperolehh asil, bahwas iswam embuatk esalahanp ada tahapp enyusunanre ncanap enyelesaians oal, yaitu besarp ersentasek esiahan dalamm enyelesaians oal padat ahapa nalisas oal oteh kelompokt inggi 0,40%, kelompoks edang6,70%doa nk elompokr endahr 8,3oyor.a aa tahap-rierencanakan penyelesaiasno alk elompokt inggi 20,610/oke, lompoks edangX ,iqN aan kelompokr endah6 1,25%P. adat ahapm enjalankanre ncanap enyelesaiasno al kelompokt inggtr29,60ok/oe.l ompoks edang5 0,35%dank elompokr endah 68,.10%P. adatahapp enarikank esimpulank elompok tinggl 29,20%.kelompok sedang5 1,90o/o.lakne lompokr endah7 2,r0o/oK. esimpul-ayna ngd iperolehd ari hasilp enelitiana dalahk esalahanya ngb anyakd ilakukano tjtr siiwa aimulaip ada 9_Pqp "dFn kesimpulany, aitu kelompokt inggi 29,20o/o,ketompsoekd ang 51,90%d ank elompokr endah7 2,10%.

Penerapan pembelajaran konstektual model inkuiri dalam upaya meningkatkan prestasi belajar fisika dan keterampilan proses siswa kelas III E SLTP Laboratorium Universitas Negeri Malang Tahun Ajaran 2003/2004 oleh Margiani

 

Pengaruh phobia matematika dan motivasi belajar fisika terhadap prestasi belajar fisika bagi siswa kelas II MA. Darut Taqwa Suci Manyar Gresik oleh Anis Nur Laili

 

Phobia danm otivasib elajmm erupakand ua faktor psikologisy ang dapatmempengaruhpi restasis eseorangd alam belajar. Sedangkanm atematikaa dalahalatb antu unhrk mernecahkanp ersoaland alam fisika. Penelitiani ni dilakukanuntuk mengetahui pengaruhp/robia matematika dan motivasi belajar fisikaterhadapp restasbi elajmf isika siswakelasI I MA. DARUT TAQWA SuciM anyarGresik dengan harapan agar dapat memberikan masukan bagi guru dan pihaksekolah. Penelitiani ni menggunakanp endekatank uantitatif denganf tmcanganexposfta cto jeris deskriptif dan korelasional.P opulasip enelitian adalahs iswakelas lI MA. DARUT TAQWA Suci Manyar Gresik Tahun pelajaran 200212003yang berjumlah T5 siswa. Sedangkan sampel penelitian ditetapkan sama dengan50 % dari besarp opulasia taus amad engan3 4 siswa.P engambilans ampeldilahrkan secaraa cak sederhana(s imple random sampling).Phobia matematikad an motivasi belajar fisika diukur berdasarkanja wabansampel pada kuesioner phobia matematika dan motivasi belajar fisika. Sedangkanprestasib elajar fisika berdasarkanh asil tes prestasif isika. Untuk mengetahuipengaruhi plobia matematika dan motivasi belajar fisika terhadap prestasi belalarfisika digunakan analisis korelasi parsial Kendall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh phobia maternatikaterhadapp restasbi elajarf isika adalahn egatifd engank oefisienk orelasi4 ,669.Artinya tingkat phobi matematika yang tinggi akan berakibat menurururya prestasibelajar fisika. Pengaruh motivasi belajm fisika terhadap prestasi belajar fisikaadalahp ositif dengank oefisienk orelasi0 ,433.H al ini menunjukkanb ahwamotivasi belajar fisika yang tinggr dapat meningkatkan prestasi belajar fisika.Selain itu koefisieri -0,669 adalah lebih besar dari pada 0,43 3, berari phobiamatematika lebih banyak mempengaruhi prestasi belajar fisika. Pengaruhplobja matematikate rhadapp restasbi elajarf isika denganmenganggamp otivasib elajarf isika konstanm enunjukkank oefisienk orelasi0,7641,b erartip hobia matematikad alamm empengaruhpir estasbi elajarf isikatidak terlepas dari motivasi belajar fisika. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar dalam pengajaranmatematika untuk menghind ari timbulnya phobi pada siswa dan dalam pengajaranfisika guru diharapkan mampu memberikan motivasi untuk meningkatkan prestasibelajarf isika sehinggad apatm enurunkanln gkatphobi siswat erhadapmatematika.

Penggunaan LKS dan pemberian tugas terstruktur untuk menigkatkan motivasi dan prestasi belajar fisika siswa kelas II SLTPN I Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan oleh Ahmad Kusasi

 

Guru sebagai tenaga profesional harus mampu memilih dan menerapkanmetodem engajary ang efisien dan efektif, sehinggam ampum embangkitkanm otivasidanp restasib elajarf isika siswa.B erdasarkanp engamatand an wawancarad enganguruf isika, siswak elasI I A SLTPN I KusanH ilir tahunp elajaran2 00312004mempunyami otivasi dan prestasib elajar lebih rendahd ari siswak elasl ain.Penelitianin i bertujuanm endeskripsikapne nggunaaLnK S danp emberiantugast erstrukturd alamp embelajaranfi sika sebagaui payau ntuk meningkatkanmotivasdi anp restasbi elajarf isika siswak elasI I A SLTPN I KusanH ilir,KabupatenT anahB umbu,K alimantanS elatan. Pendekatany ang digunakana dalahp endekatank ualitatif, sedangkanje nispenelitianin i adalahp enelitiant indakank elasy angt erdiri dari 2 siklus.S ebagaisubjekp enelitiana dalahs iswak elasI I A SLTPN I KusanH ilir. Tindakanp ertamayang diberikanp adas iklus I adalahP enggunaanL KS dan pemberiant ugast erstruktursebelumm aterid iajarkand iikuti denganp etunjukp enyelesaitnu gas.S edangkantindakanp adas iklus II adalahp enggunaanL KS dan pemberiant ugast erstruktursebelumm aterid iajarkand iikuti denganp etunjukp enyelesaitnu gas,p embahasantugasy angd irasas iswas ulit untuk dikerjakand anp enilaianh asilt ugas.M asingmasingsiklus terdiri dari empatt ahap,y aitu rencanat indakan,p elaksanaantin dakaqobservasdi.a na nalisisd anr efleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberi tindakan pada siklus I dansiklusI I, siswak elasI I A SLTPN I KusanH ilir mengalampi eningkatamn otivasid anprestasi belajar. Hasil yang diperoleh siswa terutama pada siklus I nilai rata-rata tesawala dalah4 ,9 setelahd iberi tindakann ilai rata-ratap ostesa dalah6 ,4. SelanjutnyaPadas iklusI I, setelahd iberi tindakans iswas udaha hif dand isiplind alamb elajar,dan nilai ruta-ratat es awal adalah5 ,0 setelahd iberi tindakann ilai tes rata-rataa dalah7,2.Ini menunjukkana dap eningkatanm otivasid anp restasbi elajarf isika siswa.

Hubungan antara minat dan kebiasaan belajar fisika dengan prestasi belajar fisika siswa kelas III SLTPNegeri 10 Malang oleh Akhmad Kusasi

 

Prestasbi elajard ipengaruhoi leh faktori nternald ane ksternalF. aktori nternal misalnyian telegensiasl,i kap,k esehatank,e biasaabne lajar,m otivasi,d anm inat. Sedangkafank tore ktemalm isalnyak urikulump elajaranf,a silitasb elajar,d isiplin sekolahd ani nteraksgi uru-siswa. Tujuanp enelitianin i adalahu ntuk mengetahu(i:1 ) hubungana ntaram inatb elaju fisikad enganp restasbi elajarf isika, (2) hubungana ntarak ebiasaabne lajarf isika dengapnr estasibelajafris ik4 dan( 3) hubungana ntaram inatd ank ebiasaabne lajar fisikas ecarab ersama-samdae nganp restasbi elajarf isika. Adapunh ipothesis-nya sebagbaei rikut:( l) terdapaht ubungana ntaram inatb elajarf isika denganp restasi belajafris ika,( 2) terdapaht ubungana ntarak ebiasaabne lajarf isika denganp restasi belajafris ikq dan( 3) terdapaht ubungana ntaram inatd ank ebiasaabne lajarf isika secarbae rsama-samdae nganp restasbi elajarf isika. Penelitianin i merupakanp enelitiane xp ostf akto yangb ersifatk orelasional. Vuiabeyl angt erlibatd alamp enelitianin i adalahm inatb elajarf isika, kebiasaabne - laju fisikas ebagavi ariabelb ebas,s ertap restasbi elajarf isika sebagavi ariabetl erikat. Sebagpaoi pulasdi alamp enelitianin i adalahs iswak elasI II SLTPN egeril 0 Malang tahuna jaran2 000/2001yangte rdiri dari 8 kelas.D ari populasdi iambil sebanya2k kelass ebagasi ampeld enganm enggunakan teknik cluster rqndoms ampling.U nfttk uji hipothesidsi perlukana nalisisk orelasiP rodactM oment dariPearson. Dari hasila nalisisk orelasia ntaram inatb elajard enganp restasbi elajarf isika dipuolehr r'ir( 0,228)) f ta*r( 0,217)t araf signifikan5 ol0k, ebiasaabne lajard engan prestasbie lajarf isika diperolehr hit (0,289)) r tabe(r0 ,217)t arafsignifikan5 ol0, sertam inatd ank ebiasaabne lajard enganp restasbi elajarf isika diperolehr nit( 0,351) > r 66,1( 0,217)t arafs ignifikan5 oh,m akad apatd isimpulkanh ipothesisl, 2, dan3 somuanydai terima.D engank ata lain terdapath ubungany ang signifikan antaras emua vaiabel terikat dengan variabel bebas. Kesimpuland ari hasila nalisis adalaha dah ubungany ang signifikana ntara minabt elajarf isika denganp restasbi elajarf isika, adah ubungany ang signifikan aptarkae biasaebne lajarf isika denganp restasbi elajarf isik4 dana dah ubungany ang dgnifikana ntaram inatd ank ebiasaabne lajarf isika secarab ersama-samdae ngan prestasbie lajarf isika.D ari kesimpulanp enelitianin i disarankanke padap arag uru khuzusnygau ru fisika untuk menumbuhkand an meningkatkanm inat belajar serta memperbaikei biasaanb elajar dalamu saham eningkatkapnr estasbi elajar.

Tanggapan siswa terhadap layanan perpustakaan yang menggunakan sistem automasi perpustakaan (SAP) "Aplikasi Senayan" di SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung / Abdul Haris Indrakusuma

 

Kata Kunci: Sistem Automasi Perpustakaan (SAP) “Aplikasi Senayan” Sistem Automasi Perpustakaan (SAP) ”Aplikasi Senayan” merupakan sebuah sistem yang digunakan perpustakaan, baik yang bergerak dalam pengembangan, pemanfaatan, dan Pengelolaan. SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung merupakan salah satu sekolah yang bergerak dalam layanan perpustakaan dengan menggunakan sistem automasi perpustakaan (SAP) ”Aplikasi Senayan”. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap layanan perpustakaan yang menggunakan sistem automasi perpustakaan (SAP) “Aplikasi Senayan” di SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei yang berusaha untuk mengetahui bagaimana tanggapan siswa terhadap layanan perpustakaan yang menggunakan sistem automasi Perpustakaan (SAP) ”Aplikasi Senayan” di SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung. Teknik pengumpulan data yaitu dengan metode kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung yang berkunjung diperpustakaan, dengan jumlah populasi 925 siswa dan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah 90 responden. Untuk pengujian instrumen menggunakan presentase frekuensi. Kesimpulan dari hasil instrumen yang diperoleh dalam penelitian ini terdapat 47 (52,22%) siswa yang menyatakan setuju bahwa layanan perpustakaan yang menggunakan sistem automasi perpustakaan (SAP) “Aplikasi Senayan” dapat memudahkan responden/ siswa untuk: 1) Memperoleh ketepatan pencarian buku dengan adanya fitur OPAC (Online Public Access Catalog); 2) Mengetahui isi buku secara sekilas serta menemukan buku di perpustakaan karena adanya fitur Bibliography (katalog); 3) Proses peminjaman dan waktu pengembalian buku dengan jangka waktu yang diberikan serta dapat membantu untuk pemesanan buku yang masih keluar/ dipinjam, karena adanya fitur Circulation (Sirkulasi); 4) Dengan adanya membership dapat mempercepat dan membantu dalam proses peminjaman buku diperpustakaan, serta menambah jumlah maksimal buku yang dipinjam berjumlah 5 buku dibandingkan peminjam tanpa membership yang berjumlah 3 buku, sehingga membantu ketika membutuhkan banyak referensi dari buku-buku yang ada diperpustakaan; 5) Dengan adanya master file yang dalam aplikasi yang digunakan diperpustakaan dapat memperjelas data referensi yang dibutuhkan dan manfaat yang diperoleh adalah: memberikan informasi khusus tentang katalog yang ditampilkan, sehingga lebih benar–benar mengetahui informasi katalog; 6) Dengan adanya Inventarisasi koleksi membantu dalam pemberian informasi buku-buku yang sudah keluar/ dipinjam ataupun hilang dan mempercepat untuk mengetahui buku-buku yang keluar atau hilang, sudah ada atau tersedia lagi; 7) Dengan adanya system dapat membantu untuk mengetahui jam dan hari aktif perpustakaan, serta memberikan keamanan data privasi perpustakaan. Saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian tentang layanan perpustakaan yang menggunakan sistem automasi perpustakaan (SAP) “Aplikasi Senayan” di SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung ini yaitu: 1) Bagi perpustakaan SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung, dalam pemanfaatan sistem automasi perpustakaan (SAP) “Aplikasi Senayan” diharapkan lebih meningkatkan lagi mutu layanannya agar perpustakaan lebih bisa berkembang; 2) Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik pada masalah atau topik yang berkaitan dengan sistem automasi perpustakaan (SAP) hendaknya meneliti aplikasi lain selain aplikasi senayan, untuk dijadikan perbandingan kinerja antara aplikasi senayan dengan aplikasi–aplikasi lain. Sehingga perpustakaan yang ingin memanfaatkan sistem automasi dapat benar–benar memilih dengan tepat aplikasi yang akan dimanfaatkan.

Hubungan antara konsep diri dengan pilihan karier siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang / Yeni Widiana

 

Kata Kunci : Konsep Diri, Pilihan Karier, Siswa SMA Konsep diri merupakan gambaran individu terhadap diri sendiri meliputi diri fisik, diri pribadi, diri keluarga, diri sosial, dan diri moral etik. Pilihan karier merupakan penentuan pilihan jurusan yang akan berpengaruh terhadap studi lanjut atau pekerjaan yang meliputi pemahaman individu tentang diri sendiri, tujuan berkarier, pilihan tempat karier, keputusan yang berkaitan dengan pekerjaan dan keputusan yang berkaitan dengan studi lanjut. Pilihan karier remaja bergantung pada persetujuan antara pemahaman dirinya dan pekerjaan yang akan dijalaninya. Dari pendapat di atas berarti bahwa pilihan karier tergantung dari pemahaman dirinya yaitu pemahaman mengenai dirinya sendiri seperti bakat, minat, cita-cita dan hubungan dengan karier yang dipilihnya. Dengan kata lain bahwa pemahaman mengenai dirinya sendiri atau konsep diri berhubungan dengan karier yang dipilihnya. Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mengetahui gambaran konsep diri siswa, (2) mengetahui gambaran pilihan karier diri siswa, dan (3) mengetahui hubungan antara konsep diri dengan pilihan karier siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 9 malang. Pengambilan sampelnya sebesar 25% dilakukan dengan teknik proportional random sampling yang diambil sesuai dengan populasi kelas. Pengambilan sampel tiap kelas dilakukan secara random sampling. Dari hasil perhitungan ditemukan 75 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan angket berstruktur dengan empat skala jawaban yaitu sangat setuju (SS), setuju (S), kurang setuju (KS), tidak setuju (TS). Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase dan korelasi product moment Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:(1) cukup banyak 94,67% Siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang yang memiliki konsep diri positif, (2) cukup banyak 58,67% siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang yang cukup tepat dalam memilih kariernya, (3) ada hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan pilihan karier siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis mengemukakan beberapa saran yang diajukan kepada : (1) sekolah diharapkan dapat memberikan informasi yang berkaitan dengan konsep diri maupun pilihan karier. Misalnya dengan memfasilitasi kegiatan seminar dengan mendatangkan nara sumber yang ahli dibidangnya yang mengacu pada tema-tema membangun kepercayaan diri. Untuk pilihan karier juga mendatangkan nara sumber, misalnya: yang berkaitan dengan dunia kerja, (2) Konselor diharapkan membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi siswa yang memiliki konsep diri negatif. Misalnya; dengan cara memberikan bimbingan pribadi mengenai pemahaman tentang konsep diri, untuk pilihan karier dapat dilakukan dengan cara memberikan informasi dunia kerja (jenis-jenis pekerjaan, syarat-syarat melamar pekerjaan), (3) Siswa diharapkan mampu memahami tentang konsep dirinya sehingga siswa dapat menentukan kariernya dengan tepat.

Implementasi pembelajaran generatif pada perkulihan fisika dasar I dan dampaknya terhadap peningkatan prestasi belajarafisika mahasiswaProgram Studi Pendidikan Fisika tahun kuliah 2003/2004 oleh Eka Kurniawati

 

FisikaD asarI merupakanm atakuliahy angm emberikanla ndasante ori dan konsepsdia sarb agi mahasiswau nt';k menempuhm atakuliahfi sika lanjut.s elama ini pembelajaraFni sikaD asarI berorientaspi adap enyelesaiatna rgetm aterid an padau mumnyad itunjangd engank egiatanc eramahb, elumm embJrikan pemahamapne ngetahuans ecarau tuh sebagasi uatuk ebulatanp engetahuan. Mahasiswma engalamki esenjangaunn tukm enghubungkaann tarak onsepy ang telahd ipahamid enganp engalamank ongkrit tentangg eJalaf isis yangt erkait dengank onsepit u, danp restasbi elajarf isika mahasiJwim asihr bnaitr.S alahs atu modepl embelajarayna ngm engutamakapne ngalamalna ngsungg ejalaf isis adalah modebl elajarg eneratifM. odel belajarg eneratifberbasikso nstiuktlvismem enurut osborne.membeprei luangle bihb anyakb agim ahasiswuan tuka ktif dalamp roses pembelajaranM.a hasiswad apatm emahamki onsepb agiand emib agiany ang salingb -e*altans ehinggam embentukp emahamayna ngu tuhm elahiip "ngu,nutun gejalaf isis. Permasalahannayad alahs ejauhm anad ampakp embelajaragne neratif dapat_meningkatkparne stasbi elajarf isika mahasiswaT. ujuanp enetitianin i adalahm engetahuki eaktifanm ahasiswad alamp embelajarayna ngm enggunakan modelb elajarg eneratifdand ampaknyate rhadapp eningkatanp restasui iiala, fisika mahasiswa. Penelitianin i merupakanp enelitiank ualitatifd enganje nis penelitian tindakank elas.P enelitianb erlangsundga lamd uas iklus.s ubyekp enelitiana dalah m-ahasiswParo grams tudi pendidikanF isikat ahunk uliah2003lzb04s ebanyak 30 mahasiswaT. eknik pengumpuladna tam enggunakawn awancarao,b servasi, 9T r:. Tahaptahap dalam penelitian meliputipersiapan tindakan, pelaksanaan tindakano, bservasid, anr efleksi.T eknik anitisli y"ng aigunukunu aututr, eduksi data, display data, dan kesimpulan. Berdasarkahna sila nalisisd anp embahasadna patd isimpulkanb ahwa pembelajaragne neratify angd iterapkanp adam atakuiiahF isikaD asarI dapat meningkatkakne aktifanr yrlhasiswdaa lamp embelajarasne rtad apat --t meningkatkapnr estasbi elajar-fisikam ahasiswah,a l ini didasarkana danya peningkatahna silt esp restasbi alajarm ahasiswap.a das iklusI didad;k;; peningkatapnr estasbi elajar0 ,90d anp adas iklusI I 1,10.

Kajian tentang kualitas soal ulangan umum semester 2 mata pelajaran fisika di kelas I Madrasah aliyah Negei Surabaya tahun ajaran 2002/2003 oleh Kumalasari

 

Penelitianin i bertuju,aunn tuk nengkajik ualitass oalU langanU mumsemeste2r m an pelajannf isikad i kclasI MadrasaAtr liyahN cgeri Surabaypaa datatruna jaran2 002nW3m engenakiu alitasb utir soal,je njangk ognitify angd iukur,danp enerapakna idahp enulisans oala gard apatm embcrikamn asukanke padag urud isekolatyra ngt erkaitd alamr angkap eningkataknu ali0aso al-soafli sikad imasay angakand atang.Masalayahn ga kand icarij awabannyma elaluip enelitianin i adElaltbagaimanakakuha litass oal-soaul langanu mums emester2mzlapelajarafisni kad ikelasI MadrasaAh liyatrN egeri Surabaypaa dat alun ajaran2 00?2003y angd isusunolehg uruy angb €rsangkutayAa itum engenakiu alitasb utir soal,jenjangk ognitifyangd iukur,d anp enerapakna idahp enulisans oal. Penelitianin i menggunakapne ndekataluna liatif yangb enifat deskiptif.Dilakukanp edalc mbarja wabanu lang;arnu nums emcstc2r matEp elajaranfis ikasiswak elasI MsdrasahA liyahN egcri$ uabayet Bhuna jaran2 00?2003I.n strumenyangd igunakand alamp ernlitiani ni benrpata belu ntukm erekamh argati ngkatkesukarand,a yab ed4 validitast iap butir soal,d anj enjangk ogritif sertak aidatt'kaidahp enulisanso al. Hasilp enelitianin i menunjuklonb ahnas oal-soaul langanu mums emeste2rmatap elajaranfis ika di kelas1 MadrasaAh liyah NegeriI Surabayaad alahs ebagaib€rikut: (l) proponis oaly angm udahd ans ukarb elums cimbang(,2 ) jumlahs oalyangd ayab edanyab aikj unlahnyas cdikit( 30,77%)(,3 )iumlahs oaly angvaliditasnytain ggij umlahnyas edikit( 5138%),( 4) keseluruhasno alm emenuhisyararte liabilitas(,S )jeqiangk ognitifyangd iukur,h anyam eliputijenjangin gatan,pomalumand,a lra plikasid, an( 6) kaidatFkaidaphe nulisans oalr clatrd iikuti denganbaik.

Pengembangan paket pendidikan seks sebagai layanan informasi pada anak usia taman kanak-kanak dengan teknik bermain bercerita / Indah Susanti

 

Kata kunci : Pendidikan seks, layanan informasi, anak Taman Kanak-Kanak, teknik bermain dan bercerita Banyak kasus pelecehan seksual yang dilakukan orang dewasa kepada anak kecil seperti sodomi, pemerkosaan kepada anak dibawah umur di masyarakat Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah minimnya pendidikan seks yang diberikan oleh orang tua maupun sekolah kepada anak didik. Pendidikan seks perlu diberikan kepada anak sejak kecil dengan benar sesuai dengan umur anak, maksud pemberian pendidikan seks itu baik, supaya anak-anak mendapatkan informasi yang benar tentang seksualitas. Kesan tabu, kotor, jorok dan dosa bila membicarakan tentang seks, membuat orang tua membatasi pemberian informasi yang benar tentang seks kepada anaknya dan anak cenderung mencari informasi sendiri yang justru belum tentu kebenarannya. Tujuan pengembangan paket ini adalah untuk menghasilkan peket pendidikan seks sebagai layanan informasi pada anak usia Taman Kanak-Kanak dengan teknik bermain bercerita yang berterima secara teoritis melalui uji ahli dan berterima secara praktis melalui uji coba produk (uji lapangan). Rancangan penelitian ini adalah penelitian pengembangan prosedural dengan mengadaptasi langkah-langkah dari Dick and Carey. Langkah- langkah dalam penelitian ini meliputi, melakukan need assesment (identifikasi kebutuhan informasi kebutuhan pendidikan seks), identifikasi materi dan menetapkan prioritas kebutuhan, menentukan tujuan umum dan khusus, mendesain produk, validasi desain dari uji ahli, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel penelitian peserta didik TK Lab UM dan TK Muslimat NU 16 Malang. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penilaian uji ahli menunjukkan bahwa nilai rerata pada produk pengembangan secara keseluruhan adalah 3,11. Nilai rerata 3,11 memiliki makna bahwa paket pendidikan seks untuk anak usia Taman Kanak-Kanak ini sangat baik. Untuk itu, paket pendidikan seks untuk anak usia Taman Kanak-Kanak ini telah berterima secara teoritis. Dari uji lapangan di TK Lab UM dan TK Muslimat NU 16 didapatkan data bahwa anak sangat antusias ketika informasi tentang pendidikan seks ini diberikan dan rasa ingin tahu mereka tinggi dengan mengajukan pertanyaan kepada guru setelah informasi disampaikan. Saran untuk penelitian ini adalah sebagai berikut:(1)Sekolah hendaknya menyediakan ruangan media yang fleksibel untuk digunakan dalam proses belajar pembelajaran dengan berbagai teknik belajar,(2) Konselor/ pengajar TK hendaknya membekali diri dengan informasi pendidikan seks untuk anak TK lebih mendalam,(3) Penulis selanjutnya diharapkan mengembangkan produk lanjutan dari produk ini sebagai bahan tambahan informasi bagi konselor/ pengajar di TK.

Kemampuan awal fisika dasar I pada mahasiswa tahun pertama jurusan pendidikan fisika FMIPA Universitas Negeri Malang angkatan 2002/2003 oleh Entin Komariah S.

 

Rendahnyai PK yang sernentarain i dikeluhkan, salah satup enyebabnyaadalahp emahamanm ahasisway angm asihk urangt erhadapm aterim atakuliahyang diberikan. Untuk itu maka palu Ciketahui kemampuan awal Fisika Dasar 1yangd imiliki mahasiswas ebelump rosesb elajarm engajarb erlangsungT. ujuanyang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. (i) Mengekhuipersentaseft rta-ratak emampuana wal mahasiswat ahun pertamaJ urusanF isikaFMIPA Universitas Negeri ir4alang Angkatan Tahun 2W2l2A03 pada materiFisika Dasar I. (2) Mengetahuip emaharnany ang kurang pada materi Fisika DasarI mahasiswa tahun pertama Angkatan Tahun 2002/2003Pengumpuland atap adap enelltiani ni menggunakante s,y arg digunalianuntuk mengetahuip ersentasek emampuana vralp ada materi Fisika Dasar I yangdimiliki oleh mahasiswata hunp ertamaJ urusanP endidikanF isika FMIPA UMangkatant ahtn20022A03. Unhiik menjawabp ermasalahany ang diajukan dalampenelitian ini, rnaka data yang te*umpul dianalisis dengan cara menghitung ratarata,deviasr standart dan rentangan skor untuk sentua sampel. Kemudian untuksetiapp okok bahasante rsebutd icri persentasek emarnpuana wal yang dimilikioleh rnahasiswa. Kesimpuland ari penelitiani ni adalah( l) Perseatasrea ta-ratakemampuan awal Fisika Dasm I pada mahasiswa tahun pertama JurusanPendidikanF isika FMIPA UniversitasN egeriM alanga dalahs ebesa5r 6,67% .(2) Persenase kemampuan awal yang sangat kurang yaitu pada materi perubahanenogi potensial dan energi kinetik yaitu sebesar 6,67 %. Maten yangpemahamannyas angatb aik yaitu padam ateri Vektor Posisi"m ateri Benday angmengalami penrbahan keccpatan, dan materi Hukun Kekekalan Enagi.

Kepimpinan kyai dalam mengelola pembelajaran diniyah (Studi kasus di Madrasah Diniyah Ponpes Hidayatul Mubtadiin Singosari Malang) / A. Hamam Rosidi

 

Kata kunci: kepemimpinan kyai, madrasah diniyah, pondok pesantren, mengelolapembelajaran. Dunia pesantren sarat dengan aneka pesona, keunikan, kekhasan dan karakteristik tersendiri yang tidak dimiliki oleh institusi lainnya. Kepemimpinan kyai di sebuah pondok pesantren memegang teguh nilai-nilai luhur yang menjadi acuannya dalam bersikap, bertindak dan mengembangkan pesantren. Pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin memiliki lembaga madrasah diniyah yang mendidik dan mengajarkan bidang keilmuan, khususnya dalam bidang keilmuan nahwu shorof dan bidang keilmuan keagamaan lainnya. Pengelolaan pembelajaran madrasah diniyah dilakukan oleh kepala madrasah dan dibantu oleh beberapa guru dan pengurus pesantren bidang pendidikan. Kepemimpinan kyai dalam mengelola pembelajaran tidak hanya dilandasi kemampuan mengatur pesantren, akan tetapi seorang pengasuh atau kyai lebih kuat dilandasi oleh kekuatan spiritual bathin dan nilai-nilai taat kepada Allah SWT. Dari latar belakang diatas maka fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimanakah profil KH. Imam Ghozali Syarif selaku pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Kembang Purwoasri Singosari Malang; (2) Bagaimana kepemimpinan Kyai dalam mengelola pembelajaran Madrasah Diniyah Putra di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Kembang Purwoasri Singosari Malang; (3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dan startegi pemecahan dalam mengelola pembelajaran Madrasah Diniyah Putra di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Kembang Purwoasri Singosari Malang; (4) Bagaimana pemberdayaan faktor-faktor pendukung dalam rangka pengembangan pembelajaran Madrasah Diniyah Putra di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Kembang Purwoasri Singosari Malang. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) wawancara mendalam; (2) pengamatan lapangan dengan partisipasi langsung; (3) studi dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah bahwa kepemimpinan KH. Imam Ghozali Syarif di pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin hampir sama dengan pesantren salaf lainnya. Pengasuh pesantren lebih mengutamakan musyawarah dengan para orang-orang di pesantren dan pengasuh lebih menekankan pada sistem kekeluargaan, dimana pengasuh pesantren lebih berperan sebagai orang tua bagi para santri dan santri menganggap pengasuh pesantren seperti orang tuanya ii sendiri. Hal ini seperti pada kepemimpinan yang bertipe paternalistik. Begitu juga KH. Imam Ghozali Syarif menerapkan keteladanan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam memimpin. KH. Imam Ghozali Syarif itu pendiri sekaligus pengasuh tunggal dalam pesantren ini, akan tetapi mulai tahun 2003 dibantu oleh Gus Nur Muhammad dalam memimpin dan mengelola madrasah diniyah. Kepala Madrasah sebagai perencana awal dalam mempersiapkan pembelajaran setiap tahunnya dan dibantu oleh bidang pendidikan pesantren. Faktor pendukung dalam mengelola pembelajaran diniyah adalah: (1) adanya seorang pengasuh kyai yang selalu mendukung demi berlangsungnya kegiatan belajar mengajar;(2) adanya seorang kepala madrasah yang mengatur dan mengawasi perjalanan pembelajaran di madrasah diniyah; (3) sarana gedung dan ruangan belajar, (4) kekompakan dan kebersamaan para guru; dan (5) adanya sarana belajar, seperti papan tulis, bangku/meja belajar, meja dan kursi guru; dan (6) Kesemangatan para santri dalam memahami dan menghafalkan pelajaran. Pemberdayaan faktor-faktor pendukungnya adalah (1) pengoptimalan pembinaan dan pengasuhan terhadap santri untuk menjadi anak yang shaleh dan sholihah;(2) pertangunggjawaban secara umum terhadap tujuan pembelajaran dan pendidikan yang ada di dalam pesantren dan menjalin dan memperbaiki hubungan baik dan erat dengan para tenaga pengajar;(3) optimalisasi dan pemaksimalan tujuan pendidikan pesantren, seperti halnya pembiasaan akhlak baik dan disiplin kepada para santri;(4) menjaga kebersihan ruangan dan selalu dirawat dan optimalisasi penggunaan gedung untuk bisa dipergunakan kegiatan-kegiatan pesantren lain;(5) Pengoptimalan sarana di kelas demi mencapai tujuan pendidikan madrasah yang diharapkan;dan (6) Penerapan isi dan makna pelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan faktor penghambatnya adalah (1) masih adanya guru yang terkadang tidak hadir pada waktu jam mengajar;(2) belum adanya struktur organisasi madrasah diniyah;(3) adanya guru yang pulang ke kampung halaman di tengah perjalanan madrasah diniyah berlansung; (4) belum adanya kurikulum yang tertulis; (5) kurangnya sarana komputer untuk keperluan administrasi madrasah; dan (6) kurangnya pengawasan dan pengontrolan terhadapa anak-anak dan juga kurangnya komunikasi antara sie pendidikan; (7) Banyaknya santri yang tidak hafal suatu materi pelajaran; dan (8) masih adanya santri yang mengantuk dan tidur disaat pembelajaran berlangsung. Berdasarkan penelitian ini, dapat disarankan kepada pengasuh dan kepala madrasah agar selalu berusaha meningkatkan sumber daya yang ada di pesantren dan meningkatkan pengelolaan pembeljaran yang lebih efektif dan kreatif demi perkembangan pesantren di masa mendatang. Diharapkan para guru madrasah diniyah selalu menjaga kekompakan dan memperbaiki kualitas mengajar agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan efektif dan efisien.

Penggunaan metode demonstrasi dan pemberian tugas terstruktur dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkanmotivasi belajar dan prestasi belajar fisika siswa kelas IA SLTP Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Hindun Kholifah

 

Guru mempunyai peranan yang besar dalam proses belajar mengajar. Guru sebagatei nagap rofesionalh arusm emiliki sejumlahk emampuanm engaplikasikan berbagatei ori betajar,m ampum emilih dan menerapkanm etodeb elajar yang efektif dan efisien dam mampu membangkitkan motivasi siswa belajar. Berdasarkan wawancardae ngang uru fisika dan hasil observasid i kelas I A SLTP Laboratorium LINMRSITAS NEGERIM ALANG (UM) tahun2 00012001s,i swat idak tertarikb ila materfi isika hanyad isajikan denganc erarnahs aja,m erekac enderungp asif dan kurangm emperhatikanp ela jaran. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mendeskripsikanp elaksanaanm etode demonstrasdia n pemberiant ugast erstrukturs ebagaiu payau ntuk meningkatkan motivasbi elajard anp restasbi elajarf isika siswak elasI A SLTPL aboratonumU M. Pendekatayna ngd igunakand alamp enelitiani ni adalahp endekataknu alitatif, sedangkanjenpise nelitian ini adalahp enelitiant indakank elasy ang terdiri dari tiga siklus.S ebagasi ubyekp enelitian adalahs iswak elas I A SLTP Laboratorium[ IM. Tindakany angd iberikan padas iklus pertamaa dalahp enggunaanm etode demonstrasdia n pemberiant ugast erstruktur sebelumm ateri diajarkand iikuti petunjukp enyelesaiantu gas,p adas iklus keduat indakany ang diberikana dalah penggunasmn etoded emonstrasdi an pemberiant ugast erstrukturs ebelumm ateri diajarkand iikuti petunjukp enyelesaiantu gasd an pembahasanh asil tugasy ang menwuts iswas ulit, pada siklus ketiga memberikant indakanp enggunaanm etode demonstrasdia n pemberiant ugast ersfruktur sebelumm ateri diajarkand iikuti petunjukp enyelesaiantu gasd an pembahasanh asil tugasy angm enurut siswas ulit, danp enilaiantu gas.M asing-masingsi klust erdiri dari empatt ahap,y aitu perencanaaprLe laksanaano, bservasi,a nalisisd an refleksi. Hasilp enelitianm enunjukkanb ahwas etelahs iswak elasI A SLTP LaboratoriumL IM diberi tindakarLy aitu penggunaanm etoded einonstrasdi an pemberiantu gast erstruktur sebelumm ateri diajarkan diikuti petunjuk penyelesaian tugasd anp embahasahna silt ugasy angm enuruts iswas ulit, danp enilaiant ugas ternyatam otivasid an prestasis iswa mengalamip eningkatan.

Kemampuan guru geografi dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri kota Kediri / Hana Nika Dwi Cahyani

 

Kata Kunci: Kemampuan guru, Perencanaan, Pembelajaran, Evaluasi, geografi, SMA Guru sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan pendidikan yang sangat penting, karena guru sebagai faktor penentu yang mempengaruhi tinggi rendahnya kualitas pendidikan. Oleh karena itu untuk dapat melaksanakan pembelajaran yang baik maka guru harus memiliki kemampuan dasar mengajar. Ada tiga kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam melaksanakan tugas instruksionalnya yaitu kemampuan merencanakan pembelajaran, kemampuan melaksanakan pembelajaran, dan kemampuan melaksanakan evaluasi. Berdasarkan observasi, terdapat kendala dalam melaksanakan pembelajaran secara utuh dan sistematis, dalam perencanaan pembelajaran terdapat kendala yaitu beberapa guru mengalami kesulitan dalam menentukan metode dan model yang melibatkan siswa secara aktif, menentukan materi yang akan disajikan. Dalam proses pembelajaran, guru mengalami kesulitan dalam membangkitkan semangat dan minat siswa dan penggunaan media belajar yang terbatas karena keterbatasan sarana yang dimiliki sekolah. Dalam evaluasi, guru kesulitan dalam menjabarkan indikator dalam butir soal dan standar nilai yang dicapai siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru geografi di SMA Negeri Kota Kediri dalam penyusunan RPP, melaksanakan pembelajaran dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah guru geografi di SMA Negeri Kota Kediri yang berjumlah 16 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah panduan penilaian RPP merujuk pada rambu-rambu penilaian RPP yang didapatkan dari IPKG (Instrumen Penilaian Kinerja Guru) dan pedoman observasi untuk pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi. Analisis hasil penelitian yang digunakan untuk menyimpulkan data adalah dengan menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kemampuan guru geografi dalam menyusun RPP di SMA Negeri Kota Kediri tergolong baik, guru telah menggunakan format RPP yang baik yaitu format RPP I menurut Muslich (2007). (2) Kemampuan guru geografi dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri Kota Kediri tergolong baik, (3) Kemampuan guru geografi dalam Melaksanakan Evaluasi Pembelajaran di SMA Negeri Kota Kediri tergolong kurang baik. Disarankan agar guru geografi di SMA Negeri Kota Kediri meningkatkan pemahaman terhadap KTSP dan dapat meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan pembelajaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran.

Penggunaan MgO pada proses perolehan kembali Cr (III) limbah industri penyamakan kulit oleh Yuyun Hariani

 

gaSemngpnaklaakielam kaTalsniahnbNt(se in taa aoab nhti naunL nnpg iey irabnasaomeig et srhe\net.peun sydrRjrg aoua aewsalnasentadmres. piu' aoin ennrrgndrtco u"Iyuhrmnnkass yr emitruinnrapu* tgnuaei.ey inac.taur ynarsn ola niieriumrua")rig lau gkshMS*aa uekgnrknuuo bayl .ian taB a hwrerdaanrcard ypr l(auaellnshnlp)a* g r-rCot_ekes nrarhtesdonasear yr-bpt raeul snrdto sga.epbaul t -persen sampella boratoriumda na plikasinypaa d-saa mpelli mbaphc.orehank embalic r(rll) 0aiLn,da0dabd8ug ou s,rP0 ataprn,e i1t er noua0nergmc yil ,iaKa r0imyImai, m2 ain 'a iig i tkau,mFk0 a :su,M enta ran miI tppg.s'a A,ea0 ku.lrm,a nai npgpibv e.eoe denrrni. aeenitirngioatci.rNasniltma ner.Oag kp u"s"orti,pfJirno rev.a nnaorc;ig "rtmr a uore(nnniMnaog trogys aia")oOrl* n )p"ec gpaido g;di"ila taaiv;ork ia,l*u 'r"okipaia "sgnidb'ir u iein*ruauurtor.n., mcmmrea(eIngnIIgan)ah merittvbiEukaanpdn.lh geadkM rnaasa gnnekopa vnh ensa irdre n oidauclie kklihuipdrard eke neerm onmilgsecbaelhaaindl laai i.k;rri.uoi Htrkt;'aJ d'npad .iinaulndrluu _kkalzu .S"rgaOI.nd ,Mri ip g..u K""ng;o;a";no"ks"aurennn rturaksi 0kklpi,emoa0mndh8gsasba e. aaHhnmcl.ailmr rps(actceitspllrnta l(i)e g.b pnialoa)enr csladiaeklsliu oobaanmrncnmigsus ept aemenernlru .irttmzn irngajbsugtsaztkg,i p9h-tktr -epg atrrrfmfnatlfsrii htn e%i-)wgbt pa gesaasias rOr$am"gi tbrar7esp ; ,rr,ecarrunra74rr pM b5 ip,eo z1,rqrsroamO%r0tpeo .,p. lhrr0aiarku gdJcnnbm.nam Sepe nu.rbragraoMntarC' tping. r"rdo(f,ruuilnn)g

Sejarah perkembangan industri rokok di Kota Malang (1920-1960) oleh Dianita Oktavia

 

Industri rokok merupakan sumber pendukung bagi pertumbuhan ekonomi negaraIn donesiaP. ada masak olonial Belandap abrik rokok di Malang merupakan usahad agangd ari golong;anC ina yaitu sekitart ahun 1920-an.I ndustrir okok di Kota lv{alang mengalami perkembangan yang berarti bagi perindustrian rokok. Dari p€rnyataaintu perlu diadakanp enelitiang rma melacakk embali keberadaanp abrik rokok di Kota Malang. Masalah yang hendak dicari jawabnya dalam penelitian ini adalah (l) bagaimanas ejarah tumbuhnya industri rokok di kota Malang?; (2) bagaimana perkembangainn dusfii rokok di Kota Malang pada tahun 1920-1960?.T ujuan penelitianin i (1) mendeskripsikasne jaraht umbuhnyain dustri rokok di Kota Malang; (2) mendeskripsikasne jarahp erkembangainn dustrir okok di Kota Malangp adat ahun 1920- 1960. Penelitian ini dilalcukan di Kota Malang durgan fokus penelitian di pabrik rokokP T.B entoelp, abrikr okok PT. FarokaS A danp abrikr okok PT. Ongkowijoyo. Pendekatayna ng digunakana dalahp enelitiank ualitatif danj enis penelitianh istories, yaitu terdiri dari heuristik,k ritik, interpretasid an historiografi. Prosesp engumpulan data meliputi sumber tertulis dengan metode dokumentasi, sumber lisan de,ngan metode wawancara. Proses analisis ditempuh dengan prosedur reduksi data, klasifikasdi ata danp enyaringand ata. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa setelaha danyaU U Agraria tahun 1870 mrmcullahp erusahaanp erkebunanT. unrbuhnyap abrik rokok di Kota Malangb erdiri pada tahun 1920 yang dipelopori oleh Ong Hok Liong dan lioa Sioe Bian-Hok Liong, bertempat di jalan Pecinan Kecil no. 32 Malang. Dengan kantor perusahaan Strootjes Fabriek Ong Hok l,iong. Pada tahun 1930 muncul pabrik rokok Bentoel yang menjadit onggakp erkembanganin dustri pabrik rokok di Kota Malang.P abrik rokok Bentoelm emproduksrio kok putih, rokok kretek dan rokok klobot. Padat ahun l93l berdiri PT. Faroka SA yang memproduksrio kok putih dan rokok laetek. Pada tahun 1947 berdiri pabrik rokok PT. Ongkowijoyoy ang memproduksri okok pufih dan k{obot. Berdasarkanh asil penelitiani ni dapat disarankana gar PemdaK ota Malang lebih memperhatikan perkembangan sejarah industi rokok misal membangun mus€umro kok, bagi pabrik rokok lebih memperhatikaunp ahk erja buruhnyad an bagi penelitians elanjutnyale bih lreatifdalam menggaldi atad i lapangan

Penerapan manajemen mutu dan kesesuaian produk oleh industri jasakonstruksi bidang properti dalam usaha meningkatkan kepuasan konsumen oleh Tirta Samsi Suta

 

Penelitianin i dilakukanu ntukm engetahusie jauhm anain dustrjia sa konstuksmi enerapkamna najememn utuy angd idalamnyma encakupm utud esain danm utuk esesuaiapnr oduk.A dapunn rmusanm asalahya ngd iajukana dalah(l ) Bagaimantinag katk ualitasp engembanmge ningkatkamn utud esainp roduk perumaha(n2?) B agaimantain gkatk ualitasp engembanmge ningkatkamn utu kesesuaiparno dukp erumahan?, Metodep enelitiany angd igunakand alamp enelitianin i adalahd eskiptif yang menjelaskhaunb ungana ntarv ariabelP. opulasyi angd igunakand alamp enelitianin i adalaptre rusahaapne ngembanjags ak onstrulsib idangp ropertdi i wilayahK odya IrtalangT.e kniks amplingy angd igunakura dalahte kniks impler andoms ampling dengamn engambsila mpe5l perusahaapne ngembandga nm asing-masinpge rusahaan pengembatnegrd iri dad 5 orangr esponden. Hasilp enelitianu ntukm utud eseinm enunjuktanb ahwa6 4%r esponden melakukasntu dik elayakand alams kalas edang6 4%r espondemn elakukarnis et mendasuanr tukp roduky angd ikembangkadna lams kalas edang7, 6%r eponden nelakukapne rencansadna np engombangatant al etakd alams kalas edang6,8 % respondemne lakukatnin jauu langd esaing unam elihatk elemahadna lams kala sedang1,0 0%r espondemn elahrkanti njau ulangd esainru maht ultukd ibuatp rototipe dalams kalab uk,72o/ore spondemn elakukanu ji prototipeu ntukp rotolipela yout dalams kalas edikit,5 6%r espondemn elalrukadne sainp rodukm elaluii nformasi konsumedna lams kalas edikit.S edangkahna silp enelitianu ntukm utuk onformansi menunjukkabna hwa1 00%r espondemn embuapt rodukr umahm engacup add esain yangte lahd ibuatd alams kslabaikT2%reos pondemn elakukanp embuatapnr oduk rumahm engacpua das tandar-standoapre rasionadlo lams kalas edang6,0 % respondemne lakukanp engendaliapne mbelianke butuhan/materdiaal lams kalab aik, 80%r espondemn elakukanko ntol jumlahd ank ualitasb arangp adas etiap kedatangabna rangd alams kalac ukup,4 8%r espondemn elakukanp engendalian terhadappr osesp rodulcspi adata lrapp rodulsir umahd alams kalab aik dans edang, dan60or/eos pondemn elakukanin speksai khird alams kalas edang

The effectiveness of stad (Student teams-achievement division) in improving students' writing ability at Stain Kediri / Sri Wahyuni

 

Key words: Effectiveness, STAD, writing ability. Acquiring writing skills needs a lot of practices, and to produce a piece of essay needs long process; hence, the appropriate method of the teaching and learning is very important to help students master the writing skills. This study proposes an alternative method to teach students to write by using STAD, in which writing process is emphasized. In STAD, the students work together in groups, aid each other in completing academic tasks, and provide each other with feedback in order to improve their subsequent performances. Furthermore, they influence each other to achieve mutual goals, act in trusting and trustworthy ways, become motivated, and feel less anxiety and stress. The present study was conducted to examine the effectiveness of STAD (Student Team-Achievement Division) in improving students’ writing ability. The general research question to answer was: “Do the students who are taught using STAD have significantly better expository writing ability than those who are taught using conventional method?. The tentative answer of the general question was formulated in the form of the general alternative hypothesis namely “The students who are taught using STAD have significantly better expository writing ability than those who are taught using conventional method”. The design of the study was quasi-experimental with a non-randomized control group pretest-posttest. The study was conducted at Writing II classes at the English Language Education Program Study of STAIN Kediri in the 2009/2010 academic year, and the samples were class A as the experimental group and class B as the control group, with 35 students in each group. In collecting the data, two sets of writing test were used as instruments; one of them was used in the pre-test, and the other in the post-test. Both tests, pre-test and post-test, were also used to identify the effect of the treatment on the students’ writing ability. Then, in scoring the students’ writing, two raters worked independently using analytic scoring rubric. The results of the scoring reliability analysis indicated that the coefficient reliability (r) of the scores produced by the two raters lay between .715 and .905. Based on Weigle’s scale (1994), it could be interpreted that the scores produced were not significantly different (consistent). Then, the obtained coefficient of data normality testing lay between .058 and .220. By using Kolmogorov-Smirnov scale, it could be interpreted that the distribution of the data were normal; thus, the data were considered reliable to be used for testing the hypothesis. Based on the descriptive characteristics, the results of the present study show that the mean scores of the three components of writing of the experimental group were higher than those of the control group. Therefore, STAD employed in the experimental group helped students improve their expository writing ability. Furthermore, all of the obtained F-ratios in testing the hypotheses were significantly higher than the critical value (3.988) at significant (P) ≤ .05 (df 1 and 68). The obtained F-ratios of the hypotheses testing were respectively 64.078 for the general hypothesis, 65.277 for the first specific hypothesis, 68.895 for the second specific hypothesis, and 108.637 for the third specific hypothesis. This revealed that there was enough evidence to reject the null hypotheses; consequently, the alternative hypotheses were accepted. Based on the research findings, it could be concluded that the students who were taught using STAD had better writing ability than those of who were taught using conventional method. In other words, STAD was effective in improving students’ expository writing ability. Thus, it is suggested that the English teachers utilize this method in their teaching writing to improve students’ writing skill. The students could also take the research findings of the study as the way in improving their writing ability. For further research, it is suggested for the researcher to take the findings as well as the limitations of the present study as the basis in conducting some other research in the same or different area. The future researcher might duplicate the research design by conducting a longitudinal study to improve students’ writing ability. The replications of the study were also suggested for different levels of students, different text types and components of writing; furthermore, different subject of study.

Perbedaan perilaku agresi dan interaksi sosial pada narapidana wanita berdasarkan lama menghuni di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Malang / Febriana Kurnia Putri

 

Kata kunci: Perilaku Agresi, Interaksi Sosial, Narapidana Wanita, Lembaga pemasyarakatan Perilaku agresi merupakan masalah yang dihadapi oleh semua orang dalam berbagai setting dan aktivitas sosial. Salah satunya, narapidana yang berada dalam penjara. Keterbatasan akses dalam penjara menyebabkan ketertekanan dan ketidakberdayaan selama menjalani masa penahanan. Ketertekanan dan ketidakberdayaan mengembangkan perilaku maladaptif, salah satunya perilaku agresi. Perilaku agresi mengakibatkan kerugian pada korbannya, kerugian yang diakibatkan tidak hanya luka fisik namun berdampak psikologis. Keterbatasan akses menyebabkan interaksi sosial yang buruk dalam penjara dapat memicu agresi. Maka, upaya meminimalkan perilaku agresi adalah membangun lingkungan yang nyaman dan kondusif bagi individu tersebut. Misalnya dengan membangun hubungan (interaksi) sosial yang baik antar narapidana maupun staff penjara. Lembaga pemasyarakatan merupakan salah satu wadah yang mengisolir narapidana dari dunia luar untuk mendapatkan pengayoman dan pendidikan dalam mengembangkan perilaku adaptif. Lama menghuni lembaga pemasyarakatan memberikan perbedaan perilaku agresi dan interaksi sosial. Lembaga pemasyarakatan membantu narapidana agar dapat berfungsi penuh dalam masyarakat. Berdasarkan uraian diatas peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan perilaku agresi dan interaksi sosial berdasarkan lama menghuni lembaga pemasyarakatan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif komparatif dengan menggunakan metode komparatif, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proporsonal sampling. Teknik analisis hipotesis yang digunakan adalah uji Kruskall wallis dan One Way Anova. Jumlah subjek berjumlah 50 narapidana. Penelitian menggunakan skala perilaku agresi dan angket sosiometri interaksi sosial yang dikembangkan oleh peneliti, yang disusun berdasarkan bentuk perilaku agresi dari Bjorkqvist dan sosiometri interaksi sosial berdasarkan Smollar dan Younis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan perilaku agresi dan interaksi sosial pada narapidana wanita berdasarkan lama menghuni lembaga pemasyarakatan kelas IIA Malang dengan signifikansi pada 0,000 < 0,05 dan signifikansi pada 0,000 < 0,05. Adanya perbedaan yang signifikan pada narapidana kelompok 1, 2 dengan kelompok 4 dan kelompok 5 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Kelompok 3 memiliki perbedaan signifikansi dengan kelompok 5 dengan signifikansi sebesar 0,044 < 0,05. Kelompok 4 memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok 1 dan kelompok 2 dengan signifikansi 0,00 < 0,05 dan 0,003 < 0,05. Kelompok 5 memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok 1, 2 dan 3 dengan signifikansi sebesar 0,00 < 0,05; 0,003 < 0,05 ; 0,044 < 0,05.Sedangkan perbedaan interaksi sosial yang signifikan pada kelompok 1, 2 dengan kelompok 3, kelompok 4 dan kelompok 5 dengan perbedaan rata-rata sebesar -5.333, -10.488, 24.067 dengan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05; 0,00 < 0,05; dan ; 0,00 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi lembaga pemasyarakatan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pemasyarakatan agar dapat memberikan peningkatan kualitas dan mutu warga binaan pada narapidana, diharapkan turut serta dan berpartisipasi aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan yang dijadwalkan pihak lembaga pemasyarakatan Dan untuk peneliti selanjutnya, agar melakukan observasi dan wawancara lebih mendalam dan cermat agar dapat melakukan penelitian secara maksimal, melakukan pemilihan sampel yang lebih cermat dan spesifik, agar sampel yang diharapkan dapat merepresentasikan penelitian yang dimaksud.

Dampak peraturan menteri pendidikan nasional (Permendiknas) nomor 84 tahun 2009 terhadap perencanaan untuk siswa dalam mengahadapi ujian nasional di Madrasah Aliyah Negeri Malang 1 (MAN Malang 1) / Hidayatul Mahmudah

 

Kata kunci: dampak, permendiknas, perencanaan untuk siswa, dan ujian nasional. Dampak negatif dan positif secara fisik/materi dan mental/psikologi dalam diri siswa sebagai peserta ujian nasional (UN) muncul dari Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 sebagai implikasi salah satu usaha pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia melalui evaluasi program pendidikan pada setiap jenjang pendidikan yaitu UN. Berbagai upaya sebagai wujud perencanaan untuk siswa dalam menghadapi UN tengah dilakukan oleh MAN Malang 1 dan diri siswa sendiri dengan dukungan lingkungan sekitar. UN bertujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dengan sistem sentralistik. MAN Malang 1 merupakan lembaga pendidikan Islami yang menyelenggarakan UN secara rutin setiap tahun dan menerapkan Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009. Fokus penelitian ini mengungkap: (1) dampak Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 terhadap perencanaan untuk siswa dalam menghadapi UN di MAN Malang 1; (2) penerapan Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 di MAN Malang 1; (3) faktor pendukung dan faktor penghambat yang terjadi berkaitan dengan penerapan Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 dalam perencanaan untuk siswa dalam menghadapi UN di MAN Malang 1; dan (4) strategi yang dilakukan untuk menanggulangi faktor penghambat penerapan Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 dalam perencanaan untuk siswa dalam menghadapi UN di MAN Malang 1. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: (1) teknik wawancara; (2) teknik observasi; dan (3) analisis dokumen. Data yang diperoleh dengan menggunakan teknik-teknik tersebut selanjutnya dianalisis untuk menyusun temuan penelitian yang diperoleh dari informan kunci yaitu siswa, kepala MAN Malang 1, wakil kepala bidang kurikulum, dan orangtua siswa. Keabsahan data diuji dan diperiksa dengan teknik triangulasi data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik/metode. Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) dampak yang ditimbulkan dari Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 dalam perencanaan untuk siswa dalam menghadapi UN meliputi dampak positif dan negatif, baik secara materi maupun mental atau psikologis siswa; (2) penerapan Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 di MAN Malang 1 diimplementasikan dengan adanya program kerja persiapan UN dalam perencanaan siswa sebagai usaha menyukseskan UN dengan keberhasilan lulusan yang berprestasi. Proses ii perencanaan melalui tahapan fungsi manajemen yaitu penyusunan program, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi; (3) dalam perencanaan untuk siswa dalam menghadapi UN terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat baik yang berasal dari intern maupun ekstern siswa dengan memanfaatkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (analisis SWOT) yang terintegrasi di tubuh MAN Malang 1; (4) strategi untuk menanggulangi dampak negatif yang juga menjadi faktor penghambat meliputi inisiatif pro aktif dari pihak MAN Malang 1 untuk menjemput bola kepada Dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam memperoleh informasi baru persiapan UN, siswa yang motivasi belajarnya menurun dipecahkan dengan mengadakan ESQ guna membangun motivasi belajar dan kepercayaan diri didukung oleh istighosah untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan YME, rasa lelah dan jenuh akibat rutinitas belajar yang terus menerus diatasi dengan beristirahat atau tidur untuk memulihkan tenaga dan pikiran, dan masalah pribadi segera diselesaikan dan ditemukan solusi pemecahannya. Berdasarkan kesimpulan hasil temuan penelitian, dikemukakan saransaran berikut, yaitu: (1) pejabat Kementerian Pendidikan Nasional, untuk melakukan perbaikan kebijakan pelaksanaan UN agar tidak digunakan sebagai penentu kelulusan guna mengurangi dampak negatif yang timbul; (2) kepala dan guru MAN Malang 1, agar membuat standar program kegiatan pencapaian hasil program persiapan UN; (3) siswa MAN Malang 1, meningkatkan kualitas kegiatan belajar dimulai dari awal menempuh jenjang pendidikan guna mempersiapkan fisik/materi dan mental/psikologi lebih dini; (4) orangtua siswa dan masyarakat, meningkatkan peran orangtua dan masyarakat dalam mendukung dan memotivasi dalam perencanaan untuk siswa dalam menghadapi UN; (5) semua pihak yang bergerak di bidang pendidikan, mengkaji pelaksanaan UN melalui penelitian ilmiah guna memperbaiki sistem evaluasi pembelajaran yang kredibel; (6) peneliti lain, untuk dapat mengembangkan pendekatan lain dan memperdalam fokus penelitian dalam variasi sudut pandang yang berbeda.

Penerapan pembelajaran koopewratif dengan menggabungkan model cooperative integrated reading and composition (CIRC) dan group investigation (GI) untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata diklat kewirausahaan (Studi kasus siswa kelas X jurusan pemasar

 

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, Motivasi, Hasil belajar, Kewirausahaan Seiring dengan perubahan zaman yang dibarengi dengan arus moderenisasi, pendidikan menjadi investasi penting dalam menghadapi dan memenangkan persaingan. Kemajuan perkembangan dunia pendidikan ditandai dengan kualitas lulusan yang meningkat dan siap untuk menghadapi persaingan dalam dunia kerja. Kemajuan pendidikan ini harus diikuti dengan inovasi dalam penerapan pembelajaran yang di pakai oleh guru, terutama dalam metode yang diimplementasikan dalam pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran harus bervariasi sehingga dapat menciptakan susasana kondusif dalam pembelajaran Metode pembelajaran yang inovatif dan bervariasai ini akan memberikan pengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa terutama untuk mata pelajaran yang bersifat hafalan seperti mata diklat kewirausahan. Berdasarkan hasil observasi, metode pembelajaran yang diterapkan di SMK PGRI 6 Malang selama ini adalah metode konvensional melalui ceramah dan tanya jawab. Dengan metode itu menyebabkan siswa menjadi pasif dan kurang mandiri dalam belajar. Oleh karena itu perlu adanya sebuah pembaharuan pembelajaran untuk mengubah paradigma tersebut yaitu dengan penerapan pembelajaran kooperatif sehingga suasana belajar lebih kondusif dan tidak monoton. Pembelajaran kooperatif mengarahkan siswa untuk belajar hidup bermasyarakat. Karena dalam pembelajaran kooperatif secara tidak langsung siswa dihadapkan pada kondisi-kondisi yang menggambarkan kehidupan di masyarakat, diantaranya melalui diskusi kelompok, diskusi kelas atau pun kondisi dimana siswa belajar berinteraksi dengan orang lain, mengemukakan pendapat, menerima perbedaan pendapat, peduli terhadap sesama, bekerja sama, menganalisis dan menyelesaikan masalah serta berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tidakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Pemasaran di SMK PGRI 6 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), interview (wawancara), dokumentasi, tes, catatan lapangan, dan angket motivasi siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data) dan Conclusion Drawing (Penarikan Kesimpulan) Hasil penelitian ini telah terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I skor tertinggi yang diperoleh adalah 85 dan skor maksimalnya 96, dengan persentase nilai rata-rata 88,54% dan termasuk dalam kategori sangat baik dan mendapatkan poin A. Sedangkan skor terendah adalah 64 dengan skor maksimal 96. Persentase nilai rata-rata yaitu 66.66% dan termasuk dalam kategori baik dan mendapatkan poin B. Pada siklus II skor tertinggi yang diperoleh adalah 85 dan skor maksimalnya 96, dengan persentase nilai rata-rata 87.5%. dan termasuk dalam kategori sangat baik dan mendapatkan poin A. Sedangkan skor terendah adalah 71 dengan skor maksimal 96. Persentase nilai rata-rata yaitu 73.95% dan termasuk dalam kategori baik dan mendapatkan poin B. Walaupun peningkatannya kurang signifikan, dan terdapat beberapa siswa yang justru mengalami penurunan, akan tetapi secara keseluruhan pembelajaran ini mampu meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa. Selain itu penilitian ini menunjukkan peningkatan terhadap hasil belajar siswa yang terlihat dari perbandingan hasil ulangan harian I yang dilaksanakan pada saat pra tindakan dengan hasil pos-test yang diberikan pada saat akhir penerapan. Jumlah siswa yang tuntas belajar pada saat ulangan harian I sebanyak 7 siswa (20,58%) sedangkan yang belum tuntas sebanyak 24 siswa (70,58%). Hasil post-test siklus I menunjukkan peningkatan hasil belajar dengan siswa yang tuntas sebanyak 12 siswa (37,5%) dan yang belum tuntas sebanyak 20 siswa (62,5%). Untuk hasil post-test siklus II juga menunjukkan peningkatan hasil belajar jika dibandingkan dengan siklus I yaitu dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa (64,28%) dan yang belum tuntas sebanyak 10 siswa (35,71%). Walaupun pada post-test siklus II masih terdapat siswa yang belum tuntas, ini adalah hal yang wajar karena cukup sulit untuk mencapai taraf keberhasilan 100% siswa tuntas semua. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan (1) Bagi SMK PGRI 6 Malang perlu menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap untuk mendukung efektivitas penerapan pembelajaran kooperatif model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan Group Investigation (GI) yaitu berupa pengadaan literatur guna mempermudah siswa dalam memperoleh informasi dan memperlancar proses belajar (2) Bagi guru SMK PGRI 6 Malang khususnya guru mata diklat kewirausahaan, pembelajaran kooperatif model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan Group Investigation (GI) dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan dalam praktik pembelajaran di kelas karena tidak semua materi pelajaran cocok dengan model pembelajaran ini (3) Bagi siswa, khususnya siswa kelas X Jurusan Pemasaran SMK PGRI 6 Malang, pada saat pembelajaran kooperatif model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan Group Investigation (GI) perlu meningkatkan keberanian dalam mengajukan pertanyaan maupun berargumentasi guna lebih memahami terhadap materi yang dipelajari (4) Bagi peneliti berikutnya, disarankan untuk melakukan penelitian tentang pembelajaran kooperatif model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan Group Investigation (GI) pada pengajaran mata diklat yang sama atau mata diklat lainnya di tempat yang berbeda untuk mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dan kreatif dalam proses pembelajaran.

Studi penggunaan microsoft excel dan paket aplikasi sekolah (PAS) untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi akademik di SMA Negeri 2 Malang / Metania Marlita Anggelina

 

Kata Kunci: microsoft excel, paket aplikasi sekolah (PAS), efektivitas pelayanan administrasi akademik Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran objektif tentang: (1) Pengelolaan administrasi akademik dengan menggunakan Microsoft Excel, (2) Pengelolaan administrasi akademik dengan menggunakan Paket Aplikasi Sekolah (PAS), (3) Efektivitas penggunaan Microsoft Excel, dan (4) Efektivitas penggunaan Paket Aplikasi Sekolah (PAS). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Malang. Objek penelitian adalah siswa kelas XI dengan sampel sebanyak 90 siswa dan pegawai administrasi sebanyak 10 orang di SMA Negeri 2 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan interpretasi hasil deskripsi data interval seperti mean, nilai tertinggi, nilai terendah, simpangan baku, varians, dan skewness (kemencengan). Selain itu, cara lain yang digunakan untuk analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menentukan klasifikasi (kategori) dan menggunakan teknik persentase. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS 12. Penelitian ini berhasil mengungkap (1) Pengelolaan administrasi akademik di SMA Negeri 2 Malang dengan menggunakan Microsoft Excel dinilai lebih fleksibel, memberikan kemudahan dalam koreksi data, user lebih terampil menggunakannya, dan hak akses yang tidak terbatas memberikan kemudahan bagi pegawai administrasi, (2) Pengelolaan administrasi akademik di SMA Negeri 2 Malang dengan menggunakan PAS belum diterapkan secara optimal karena kurangnya sosialisasi tentang PAS, (3) Efektivitas penggunaan Microsoft Excel di SMA Negeri 2 Malang cenderung berada pada kategori cukup, kecuali pada aspek Informasi, penggunaan Microsoft Excel lebih rendah dibandingkan PAS, dan (4) Efektivitas penggunaan PAS di SMA Negeri 2 Malang cenderung berada pada kategori cukup, kecuali pada aspek Informasi, penggunaan PAS lebih tinggi dibandingkan Microsoft Excel. Saran penelitian ini adalah (1) Pegawai administrasi diharapkan untuk meningkatkan keahlian dalam mengoperasikan sistem informasi, mengikuti sosialisasi tentang sistem informasi baru, dan lebih tanggap dalam memberikan bantuan pada konsumen, (2) Guru TIK diharapkan untuk lebih sering memberikan sosialisai dan pelatihan, meningkatkan kompetensi tentang sistem informasi, dan memantau perkembangan PAS di sekolah lain sebagai bahan pertimbangan, (3) Siswa diharapkan tidak segan dalam mencari informasi akademik sesuai kebutuhannya dan lebih sering berinteraksi pada pegawai administrasi dalam mengetahui informasi akademik, (4) Sekolah diharapkan dapat melaksanakan pelayanan administrasi akademik secara efektif, yaitu menyediakan layanan pengaduan pelayanan administrasi, memberikan perhatian pada konsumen, memperbaiki tampilan fisik ruangan administrasi, dan (5) Peneliti selanjutnya diharapkan lebih memperluas area penelitian dan mengadakan penelitian setelah sistem informasi diterapkan dalam beberapa waktu yang lama.

Campur kode pada penulisan blog vvv.seleb.tv / M. Chandra Hendriawan

 

Kata Kunci: campur kode, blog, bahasa Inggris, www.seleb.tv Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu jenis, wujud dan faktor apa saja yang melatarbelakangi terjadinya campur kode bahasa Inggris dalam penulisan pada blog www.seleb.tv. Blog tersebut merupakan kumpulan blog yang ditulis oleh selebritis Indonesia. Blog merupakan jurnal harian yang memiliki alamat tertentu yang ditulis oleh seseorang dan dapat dibaca oleh khalayak yang menggunakan internet. Blog ditulis dan dengan sengaja dimuat oleh penulisnya dengan tujuan untuk memberitahu kepada pembaca apa yang sedang penulis pikirkan, menceritakan aktivitas, atau sekedar membagi cerita tentang pengalaman. Agar para penggemar mereka dapat mengetahui semua kegiatan yang dilakukan oleh para selebritis. Selain itu, blog www.seleb.tv juga ditujukan untuk memberikan informasi terbaru yang dialami para selebritis. Hal ini dimaksudkan agar para penggemar semakin mengenal selebritis tersebut, dengan tujuan media publikasi. Para penggemar dapat secara langsung melihat buku harian para selebritis. Campur kode terjadi bila seorang penutur menggunakan suatu bahasa secara dominan mendukung suatu tuturan disisipi dengan unsur bahasa lainnya. Hal ini biasanya berhubungan dengan karakteristik penutur, seperti latar belakang sosial, tingkat pendidikan, rasa keagamaan. Biasanya ciri yang menonjol berupa kesantaian atau situasi informal. Namun bisa terjadi karena keterbatasan bahasa, ungkapan dalam bahasa tersebut tidak ada padanannya, sehingga ada keterpaksaan menggunakan bahasa lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengutip beberapa kalimat yang terdapat dalam penulisan blog. Kemudian diklasifikasikan berdasarkan tataran kata, frase, dan klausa. Dan memasukkannya dalam tabel analisis. sehingga dapat diketahui bentukan-bentukan campur kode yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata jenis campur kode yang dominan dalam penelitian ini adalah jenis campur kode ke dalam, yang mencampurkan bahasa Indonesia dengan variasinya, seperti bahasa lisan atau bahasa pergaulan sehari-hari. Ditemukan juga jenis campur kode ke luar, yaitu jenis campur kode yang mencampurkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing, dalam hal ini adalah bahasa Inggris. Wujud dari campur kode yang muncul adalah berupa campur kode dalam tataran kata, frasa dan klausa. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode adalah situasi non formal, penguasaan dua bahasa, memberi kesan humor, dan menunjukkan gengsi.

Sintesis partikel nano Fe3-xMnxO4(0< X < 1) dengan metode kopresipitasi berbasis pasir besi Tulungagung dan karakterisasi struktur kristalnya / Renik Wulansari

 

Kata Kunci: Struktur Kristal , Pasir besi, Kopresipitasi, Partikel Nano, Fe3-xMnxO4 Partikel nano Fe3-xMnxO4 (0 ≤ x ≤ 1) telah disentesis dalam bentuk serbuk berbasis Fe3O4 yang diekstrak dari pasir besi dengan menggunakan metode kopresipitasi Metode kopresipitasi merupakan salah satu metode sederhana yang dapat dikembangkan dalam fabrikasi partikel nano Fe3-xMnxO4. Metode ini dapat dilakukan pada suhu rendah, waktu yang relatif cepat, serta dengan peralatan yang sederhana. Bahkan, fabrikasi partikel nano Fe3-xMnxO4 juga dapat dilakukan dengan mamanfaatkan bahan alam alternatif, yaitu pasir besi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis, mengetahui struktur, ukuran kristal partikel nano Fe3-xMnxO4 dengan menggunakan metode kopresipitasi. Bahan dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir besi dari Tulungagung, HCl (PA 99.9%), NH4OH (PA 99.9%), MnCl2.4H2O (PA 99.9%). Sampel disintesis dengan metode Kropetisipasi pada suhu rendah (≤ 100oC). Karakterisasi dilakukan dengan menggunakan XRF yang dianalisis menggunakan software Origin , Difraksi Sinar -X (XRD) yang dianalisis dengan metode Rietveld yang memanfaatkan software GSAS untuk mendapatkan informasi parameter kisi, posisi atomik, jarak atom terdekat dan sudut antar atom yang dibantu dengan sejumlah perangkat lunak lain yaitu Convert dan EXPGUI. dan TEM untuk mengetahui ukuran partikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya Parameter kisi a, b, dan c serta volume kisi partikel nano Fe3-xMnxO4 (0 ≤ x ≤ 1) semakin meningkat yaitu naik secara linier seiring dengan kenaikan doping x. Hal ini terjadi karena jari-jari ion Mn2+ (0.80oA) lebih besar dibandingkan jari-jari ion Fe 3+ (0.63oA) mengakibatkan jarak antar atom semakin kecil, gaya tarik Fe 3+ semakin kuat, elektron Mn2+ semakin mudah terlepas dari inti. Partikel nano Fe3-xMnxO4 hasil sintesis dalam eksperimen ini merupakan bahan yang memiliki fase tunggal dengan ukuran berkisar antara 3-8 nm yang dikomfirmasi dengan TEM.

Pengaruh pemberian arahan pada penyelesaian tugas terhadap prestasi belajar fisika di Madrasah Aliyah Mafatihul Huda Pujon oleh Misbahul Munir

 

Iujuan penelitiani ni adalahu ntuk mengetahuai dat idaknyap erbedaanantarap emberiana rahand an tanpaa rahanp adap enyelesaiantu gass ertau rtukfgnget4rui manakahy ang lebih baik diantaral * /66"1m, ak?h ipotesisd iterima.B erartia dap erbedaaann tarad uaperlakuand, engank ata lain pemberiantu gasd isertaia rahand alampenyelesaiannydaa patm eningkatkanp restasbi elajarf i sika.

Optimalisasi pemberian tugas terstruktur pada pokok bahasan listrik statis dan pengaruhnya terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas 2 semester II SLTP Negeri I Gapura Kabupaten Sumenep oleh Selviana Ekawati

 

Metode pembelajarany ang selamai ni dilaksanakand alamkegSatabne lajarmengajadr i SLTPN egeri I GapuraK abupatenS umenepa dalahm etodekonvensionaPl.a dam etodein i penyampaiamn ateris ecarali san( ceramahl)e bihdominand ans esekal(ia rang) diberikant ugas.T ugasy angd iberikana dalaht entangmateri yang sudah diberikan dan gurujarang meminta tugas tersebut untukdikumpulkans ertam embahass oal-soalt ersebut.A kibatnya konsepy ang tertanamdalamd iri siswak urangs empurnay, ang benart idak mendapapt enguatand anyangsalah akan tetap salah. Agar prestasi belajar siswa dapat meningkat, diperlukan caracaratertentuS. alahs atuc araa dalahd enganm engaktifkans iswad alamb elajard i luarjam tatapm uka,y aitu dengans eringnyap emberiantu gast erstrukturS. upayak onsepyangt erbentukd alam pikiran siswat idak keliru dan mendapatp enguatan(y angbenar)p erlu dilakukanp embahasatnu gas.S ehinggad engans eringnyad iberikantugast erstrukturd an disertai pembahasantu gasm aka siswaj uga akans eringmelakukapne ngulangatne rhadapm ateriy angt elahd idapatd i sekolahd ank onsepyangt ertanamju ga benard anm aksimal.D ari hal-haly angt elahd ikemukakand i atas,makap erlu diieliti apakaha da perbedaanp restasib elajarf isika antaras isway angseringd iberi tugast erstrukfurd isertai pembahasadne nganp restasib elajar fisikasiswa yang jarang diberi tugas terstruktur. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahuai dat idaknyap erbedaanp restasibelajarfi sika sisway angs eringd iberi tugast erstrukturd isertaip embahasadne nganprestasbi elajarf isika sisway ang jarangd iberi tugast erstrukturd i kelas2 semesteIrISLTP Negeri I Gapura Kabupaten Sumenep.Penelitiani ni dilakukan di SLTPN egeri I GapuraK abupatenS umenepd ikelas2 semesteIrI tahun a1aran2002120p0a3d ab ulanM ei-Juni2 003.P endekatanyangd igunakanp adap enelitianin i adalahp endekataknu antitatif.A nalisisp enelitianyang dipakai adalah uji t. Flasil penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi belajar fisika siswa yangseringd iberi tugast erstrukturd isertai pembahasabne rbedajika dibandingkand enganprestasbi elajarf isika sisway angj arangd iberi tugast erstrukturD. ari datah asilpenelitianya ngd idapat,b esarnyara ta-rata(m ean)p restasbi elajarf isika sisway angseringd iberit ugast erstrukturle biht inggi dibandingkanp restasbi elajarf isika siswayang juang diberi tugas terstruktur.

Upaya meningkatkan prestasi belajar dan kemampuan ketrampilan proses melalui pembelajaran fisika dengan pendekatan contectual teaching and learning (CTL) model Inkuiri siswa kelas II.2 SMU Negeri 1 Malang oleh Nilam Etikaningrum

 

Pendekatanp embelajaranya ng digunakano leh grru dalamp rosesp ernbelajaran memiliki peranan penting dalam menenhtkan keberhasilan belajar siswa, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dan perkembangan kemampuan keterampilan proses melalui pembelajaran fisika dengan pendekatanC TL model inkuiri siswak elasI I.2 SMU Negeri 1 Malang Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas II.2 SMU Negeri I Malang yang berjumlah 44 siswa dengan rincian 19 siswa pufia dan 25 siswa putri. Teknik analisad atam enggunakanr eduksi data, display data, penarikan kesimpulan, verifikasi dan refleksi. Hasil penelitian memrnjukkan adanya peningkatan pada prestasi belajar dan kemampuan keterampilan proses siswa kelas II.2 SMU Negeri I Malang. Berdasarkann ilai yangd icapais iswas etelahd ilakukannyap embelajarand engan pendekatanC TL model inkuiri mengalarnpi eningkatans ebesa3r l'45%ilka dibandingkand engany angd iperolehs iswad ari nilai ulanganh arian.S edangkan peningkatanp restasib elajar siswa jika dilihat dari selisih pratesd an pascatesd ari masing-masingsi klusm engalamip enguatans ebesa3r 9,78ohB. erdasarkahna siobservasi terjadi peningkatan kemamptran keterampilan proses siswa pada aspek mengamatsi ebesa2r 3,33o/o.,menafsirkpaenn gamatanl6 '67yo,m eramalkan 8,33%,,m enggtrnakana lat dan bahan 21,67o/o,menerapkakno nsepd ari 18,33o/o, merencanakapne nelitian2 3,33y"d anb erkomunikasli0 %. Hal ini pun dapat ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata kemampuan keterampilan proses sebesalr7 ,38o . Berdasarkan hasil penelitian di atas, saran yang dapat diajukan yaitu pembelajaran fisika dengan pendekatan CTL model inkuiri dapat dijadikan altematif bagi guru untuk meningkatkan prestasi belajar dan kemampuan keterampilan proses siswanya.

Tingkat Perkembangan intelektual dan korelasinya terhdap prestasi belajar fisika siswa kelas I SLTP Negeri di Kotamadya Banjarmasin oleh Casmudin

 

Perkembangainnt elektuaal dalahr angkaianp erubahanko gnitif yangb ersifat progresifdante raturyangm erupakanh asild ari kcmatangadna nh asilb elajar.D alam teon Piaget,k esanggupain telektuailn dividub erkembanmg elaluie mpati ingkatan. Keempatti ngkatani tu adalah; (a) tingkats enso-motorik0,- 2 tahun,( b) tingkatp ra operasi2, -7 tahun,( c) tingkatb rpikir kongkit, 7-l I tahun,d an( d) tingkatu erpikir formal, I l-15 tahun ke atas. Tujuan penelitiani ni adalahu ntuk menjawabp ertanyaan-pertanyaabne rikut (1) Bagaimanati ngkatp erkembangainn telektuasl iswak elasI sLTp Negerid i KotamadyaB anjannasin? (2) Bagaimanap restasbi elajarf isika siswak elasI di KotamadyaB anjarmasin? (3). Apakaha dak orelasiy angs ignifikana ntarat ingkat perkembangainn telehuald enganp restasbi elajarf isika ? Jenisp enelitiany angd igunakand alamp eneritianin i adarahe ksplanatori. Populasdi alamp enelitianin i adalahs eluruhs iswak elasI sLTp Negerid i KotamadyaB anjarmasiny,a ngt erdiri dari3 2 sekolahd enganju :nlah siswa seluruhnya6 320o rang.J umlahs ampedl alamp enelitianin i adalah9 0 orangs iswa dari9 sekolahy angt erdirid ari9 kelas.S emuas ubyekd itesd enganm enggunakan TesB erpikirF ormalB entuko byektif Model piaget( poFI ), dant ugas-tugams odel Piage(t PTI ). Ditemukanb ahwad ari hasila nalisism enunjukkanfr ekuenski esanggupan berpikirf ormalp adas etiapp eringkats ekolahb erbeda.p adas ekolahp eringfafatas sr'sway angt elahm encapatii ngkatb erpikirf ormalp roporsinyale biht inggij ika dibandingkand engans iswap adas ekolahp eringkatte ngahd anb awah.S edangkan untukp restasbi elajars iswad iketahuib ahwar ata-rataskopr restasbi elajary ang palingt inggi adalahs iswap adas ekolahp eringkata tas.S elaini tu dalamhasila nalisis korelasim enunjukkanb ahwas ecarau mumt erdapakt orelasiy angs ignifikana ntara tingkatp erkembangainn telektuatl erhadapp restasbi elajarf iiika Beberapak esimpulany angd apatd itarik dari penelitiari:n i adalahs ebagai berikut: (l) Proporssi isway angt elahm encapatii ngkatb erpikirf ormalp adas ekolah peringkataa tasl ebihb esarb ila dibandingkand engans iswap adas ekolahp eringkat tengahd ans iswap adas ekolahp eringkabt awah.( 2) prestasbi elajars iswap ada sekolahp eringkata tasl ebih tinggi bila dibandingkand engans iswap adas ekolah peringkatte ngahd ans iswap adas ekolahp eringkabt awah.( 3) Tingkatp erkembangan intelektuaml empunyaki orelasiy angs iginifikand enganp restasbi elajais iswa.

Hubungan kemampuan dasar matematika dan pemahaman konsep dasar kalor siswa kelas II SLTP Negeri 3 Malang terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal pokok bahasa kalor oleh Surya Helvina

 

Dalamp rosesb elajarm engajarfi sika,p emahamakno nsepd asarf isika merupakaans pekp entingb agi setiapi ndividu. Denganm emiliki pemahamanko nsep dasafri sika yang mantapd iharapkans iswam ampud an percayad iri dalam menghadapbie rbagaip ermasalahanfis ika. Pemahamanko nsepd asard an kemampuan siswad alamm enyelesaikanp ersoalanf isika merupakanw ujud dari tingkat pencapaiahna silb elajars iswa. Selainf isika, kemajuani lmu pengetahuanp adad asarnyati dak terlepasd ari matematiksae bagaai lat bantuy ang dominan.K arenam atematikam emberikan pengetahuapna das iswat entango perasib ilangan,h impunan,h ubungana ntar variabelm, embuatg rafik. materi bangun-bangung eometrikd an merumuskan peaamaan-persamayaann g sangatm endukungd alamm enyelesaikans oal-soafl isika. Penelitiani ni bertujuan( l) mengetahuhi ubungana ntarak emampuand asar matematiksais wad engank emampuanm enyelesaikasno al-soakl alor,( 2) mengetahui hubungaann tarap emahamank onsepd asark alor siswad engank emampuan menyelesaikasno al-soalp okok bahasank alor, (3) mengetahuhi ubungana ntara pemahamakno nsepd asard an kemampuand asarm atematika siswad engan kemampuamne nyelesaikasno al-soapl okokb ahasank alor. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II-H SLTP Negeri 3 Malang tahun pelajaran2 003/2004S. ampelp enelitiand iambil sebesapr opulasid engand emikian samplindgi lakukans ecaras ensusP. enelitianin i merupakajne nis penelitiane x post factoje nisk orelasionaKl. erangkar ancangand imulaid ari uji cobai nstrumend an pengambiladna ta,k emudiana nalisisu ji coba instrumend an analisad ata.A nalisa datay angd ipergunakaand alaha nalisism ultiplek orelasi.D alamp engujianh ipotesis pertamdai dapatkanrr *r.*2: 0,4745 denganP : 0.00: 0.0%. Padap engujian hipotesikse duad iperolehr r*r* r : 0, 6710d engan P = 0,0o/oU. ntuk pengujian hipotesikse tigad idapatkanR - 0, 983 denganP = 0.00= 0.0o/oD. ari hasilt ersebut diperolehk esimpulanb ahwak emampuand asarm atematikad an kemampuan pemahamakno nsepd asarm empunyaih ubungany ang signifikan dengank emampuan menyelesaikasno al-soapl okokb ahasank alor padat arafsiglifikansi 57o.D engan demikrahna l ini menunjukkanb ahwak emampuadna sarm atematikad ank emampuan pemahamakno nsepd asary angd imiliki olehs eorangs iswam enentukakne mampuan siswad alamm enyelesaikasno al-soapl okokb ahasank alor.

Penerapan pembelajaran kooperatif modl STAD dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar fisika oleh Shoffi Inayatin

 

Dari pengamataonl eh dosend iketahubi ahwam otivasib erprestasdi an prestasmi ahasiswap adam atakuliahF isikaD asarr endahK. eadaanin i salahs atunya disebabkaonl eh kurange fektifnyas trategmi otivasionayl angd iterapkano lehd osen. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahuei fektifitasp embelajarakno operatif modelS 77D dalamm eningkatkanm otivasid anp restasbi elajarp adam atakuliah FisikaD asarm ahasiswpar ograms tudiP endidikaFn isikaF MIPAU niversitaNs egcri Malang. Penelitiany angd igunakana dalahp enelitiant indakank elasd enganp endekatank ualitatif . Penelitianin i dilakukanp adam ahasiswaP rograms tudi pendidikan Fisikay angm emprogramm atakuliahF isikaD asarp adas emestrre l l 200212003 offeringD di UniversitasN egeriM alang.P erlakuany angd iberikana dalahm ahasiswad iajard enganm enggunakamn etodeS ZZD. Berdasarkapne nelitiany angd ilakukand i UniversitasN egeriM alangd apat disimpulkanb ahwap enerapanp embelajarakno operatifm odelS 'tAD dapat meningkatkamn otivasid anp restasbi elajarF isikaD asarm ahasiswa.

Upaya meningkatkan ketrampilan proses dan prestasi belajar fisika siswakelas II-B SLTP Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Tri Zanuarika Muhyianti

 

Pembelajaranfis ika di SLTP LaboratoriumU niversitasN egeriM alang(SLTP Lab UM), khususnyad i kelasI I-8, sementarain i menggunakanm etodeceramah. Hanya sesekali siswa diajak ke laboratorium untuk berpraktikum, jikaalaty ang dibutuhkant ersedia.H al ini menyebabkanke terampilanp rosess iswatidak dapat berkembang dengan maksimal, karena kemampuan keterampilanprosess iswas ecaran yatad apatd ilihat ketika siswab erpraklikumB. erdasarkankenyataant ersebut,p erlu kiranya diterapkans uatum etodep embelajarany angdiharapkand apatm eningkatkank eterampilanp rosesd anp restasbi elajarf lsikasiswa.D alamh al ini dipilih pembelajaranb erbasisk onstmktivisd enganm odelSiklusB elajar,k arenad enganp embelajaranin i siswad imungkinkanu ntukberpraktikum, sehingga dapat meningkatkan keterampilan prosesnya. Penelitiani ni bertujuanu ntuk meningkatkank eterampilanp rosesd anprestasbi elajarf isika siswak elasI I-B semesteIrI SLTP Lab UM tahuna jaran20021200m3 elaluip ernbelajarabne rbasisk onstruktivisd enganm odels iklusBelajar. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan jenispenelitiant indakank elas( PTK). Tahap-tahapd alamp enelitiani ni sesuadi engantahap-tahapd alam PTK, yakni (1) perencanaantj ndakan (plan), Q) pelalcsanaantindakand ano bservas(i act and observe)d, an (3) refleksi( reflect).P enelitianin idilaksanakand alwn2 siklus,y aitu: siklus I denganm ateriC ahayad an siklusI Idengan materi Alat Optik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan proses dan prestasibelajarf isika siswak elasI I-B mengalampi eningkatanP. eningkatanke terampilanproses siswa ditunjukkan dengan meningkatnya rerata skor keterampilan prosessiswad ari siklus I ke siklusI I. Sedangkanp eningkatanp restasbi elajars iswaditunjukkan dengan meningkatnya selisih antara rerata nilai pre-test dan post-test(AP) tiap subp okok bahasan,jugad idukungd enganm eningkatnyan ilai ulanganhariant iap pokok bahasand ari siklusI ke siklusI L Dari hasil penelitiant ersebutdapatd itarik kesimpulanb ahwap enerapanp embelajaranb erbasisk onstruktivisdengan model Siklus Belajar dapat meningkatkan keterampilan proses danprestasbi elajarf isika siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan agar: (l) dilakukanpenelitianl ebih lanjut, rnisalnyau ntukjenjangp endidikany ang lain, (2) pendidikyang masih menggunakan metode ceramah, dapat memilih pembelajaran berbasiskonstrutivisd enganm odel SiklusB elajard alamp embelajannd i kelas,( 3)sekolahl ebih memperhatikank etersediaana lat pralctikumw alaupun sederhanauntuk mentrnjangp embelajarank,a renam odelp embelajaranin i mengutamakaninteraksi siswa dengan benda konkret

Pengaruh perhatian orang tua terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas II Semester i Madrasah Tsanawiyah Nurul Mujtahidin Mlarak Ponorogo tahun pelajarean 2003/2004 oleh Mujiono

 

Keberhasilanb elajar sesorangd ipengaruhio leh faktor internal dan faktorehtemal sepertip erh*ian orangt ua. Peneli.tlanin i bertujuanu ntuk mengetahuipengaruh perhatian orang tua tentang waktu belajar dan pengaruh perhatian orang tuatentang fasilitas buku pelajaran terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas II s€mest€r1 MadrasahT sanawiyahN urul MujtahidinM larak PonorogoT ahunP elajaran2003/2004. Penelitiani ni dilaksanakanp adah ulanj uli sampaia gustu.2s 003,b erbempadt iMadrasahT sanawryahN urul Mujtahidin Mlarak Ponorogo,R ancanganp enelitianyangdigunakn adalah penelitian nan ekrperimental yangbersifat koretasienal.Yangterlibat dalam penelitian ini adalah perhatian orang tua tentang waktu belajar danfasilitasb uku pelqiarans ebagavi ariabelb ebas,d an pestasib elajar sebagavi ariabelterikat. Data perhatian orangtua didapatkan dengan instrumen angket, dan data prestasibelajar didapatkand engani nstrument es. Sedangkanp opulasiy ang digunakanseluruhs iswak elast r yangt ersebadr alamt iga kelasy angk eseluruhanydai ambilsebagasi ampel.A nalisa datam enggunakante hnik analisisr cgresi ganda'Dari analisisd atad iperolehk esimpulans ebagabi erikut:( 1)' Perhatiano rangtua tentangw aktu belajar berpengaruhp ositif terhadapp restasib elajarf isika siswakelas |i semester I Madrasah Tsanawiyah Nurul Mujtahidin Mlarak Ponorogc TahunPelajaran 2003/2004. (2). Perhatian orang tua tentang fasilitas buku pelajaran berpengaruhpositif terhadapp restasbi elajarf isika siswak elasI i semesteIr MadrasahTsanawiyahN urul Mujtahidin Mlarak Ponorogot ahunp elajaran2 00312004-Bsrdasarhasipl enelitianin i, disarankan(1 ). Orangtu a diharapkans elaluberusaham emperhatikanw aktu belajar dan fasilitas buku pelajaran'( 2). Curu dapatmembangkitkapne rhatiano rangt ua agarp restasbi elajarm eningkat(.3 ). Peneliti/Pembacad ilakukanp enelitianlebihlanjutp enelitiank uantitaifs eperti ni dikembangkanpadas iswas ekolahl ain dan padap okok trahasany ang lain.

Perbedaan pemberian latihan matematika dengan metode tatap muka dan tugas kokurikuler terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas III SLTP Negeri I Kertak Hanyar Kalimantan Selatan oleh Mujiya

 

Rendahnyad ayas eraps iswat erhadapm atap elajaranIp A merupakan haly angp erlum endapa&anp erhatianH. al ini tentunyati dak iapat direpaskan fengal pelajaranfi sika yangs angats arata kanr umusan-rumusamna tematisy ang harusd ipahamis iswa.L emahnyak emampuans iswam enyebabkasni swak esulitan dalamm enyelesaikasno al-soapl elajaranfi sika. sebagain dikatora dalahr ata-rata NEM ebtanass iswas LTp NegeriI KertakH anyarK alimantanS elatana ntarata hun pefajaran1 995/1996sa mpadi enganta hunp elajaranl9 9g/1999. _ Tujuand ari penelitianin i adalah(: t) untukm engetahuai pakaha da perbedaapnr estasbi elajarf isika antarak erompoks isway angi iu".i tutitmatematikad enganm etgdet atap muka di kelas,k elompot sir."u y*f Jileri ratihan matematikatu gask okurikulerd ankelompoks iswat anpad iberi ratilri matematika, (z).tyntukm engetahumi etgdgp endekatanp emberiant atitranm atematikar n*u yung lebihc ocoku ntuk meningkatkapnr estasbi elajarf isika. Penelitian ini m.engqqrakanra ncanganR andomizedC ontrol_Group lN3y keeegteleasrsliI- . _sKPeeb_rtaoagskDsatK eaie asmstli ipmgenadl.p n eotnapgnuSa leancls aaid traaacnl ayl,u masnp i,geot neneriobli*tai agiid i nasial aammapa4 la iknnegs lD.ais saw.Dr ai ak3 er kil 4ea lskaI eIsIld asistLed Ttiaapmpkbailn menjad3i kelompokK. elasI IIB.adalahk elompoke tspefmEnp ".turnuy ung IyI-IeAf aa_dna1lat.hrk yealoamkupaopnke e mksbpeerriaimnla etnkih eadnum aya atenmgm at eiknad.aitopdaetp teartlaapkm uaupnk"a ,nd ui "k.eiulansl a.K tiehlaans 111t.:,"j]Iir.rodet ugakso kurikulesre. dangkakent atsi tc adarah'kerompok Kontroyt altu kelompoky angt idak mendapatkalna tihanm atematika. penelitianin i aBdearldaahss eabrkaaghnaba i esirlia knuat;l( ils) isAd adtaa pd earnbp eedmabaapnhr easstaamnsb ai ektaak jeasrf iismikpau alannpta ardaa fP:ry| siswad engan.pemberraitaihna mn atematitkrai" t"artut"p-J'n" di keras, Kelompoks rsway angd iberi latihanm atematikatu gask okurikulerd ank elompok siswat anpad iberi latihanm atematika(.2 ) pendekatapne mberianla tihanm atematika dTigbtaonddeti nagtpa epnm duekkaad tia kpnee lmasbl eebriiahn cla otcihoaknu m ntautkem meantiiknag-ktuagttaukosnp k .urtr*iikuu"rtueir*. " nriu

Upaya meningkatkan prestasi belajar fisika melalui model siklus belajar berbasis konstruktivisme siswa kelas II SLTP Laboratorium Universitas Negeri Malang tahun pelajaran 2003/2004 oleh Nurhayati

 

Penyusunan dan penerpan bahan ajar mathematics worksheet dan game puxxle pada pembelajaran bilingual topik probability di kelas XI IPA-3 SMA Katolik ST. Albertus Malang / Ignata Maria Midawati

 

Kata kunci: Bahan Ajar Mathematics Worksheet dan Game Puzzle, Bilingual, Kriteria Kualitas, Probability. Ada sejumlah manfaat yang dapat diperoleh apabila seorang guru mengembangkan bahan ajar sendiri, yakni antara lain; pertama, diperoleh bahan ajar yang sesuai tuntutan kurikulum dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa, kedua, tidak lagi tergantung kepada buku teks yang terkadang sulit untuk diperoleh, ketiga, bahan ajar menjadi lebih kaya karena dikembangkan dengan menggunakan berbagai referensi, keempat, menambah khasanah pengetahuan dan pengalaman guru dalam menulis bahan ajar, kelima, bahan ajar akan mampu membangun komunikasi pembelajaran yang efektif antara guru dengan siswa karena siswa akan merasa lebih percaya kepada gurunya. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan langkah-langkah penyusunan dan penerapan bahan ajar mathematics worksheet dan game puzzle Probability berdasarkan prinsip variabilitas matematis dan prinsip variabilitas persepsi yang dikemukan Dienes. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed research, yaitu campuran dari penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Jenis penelitian adalah action research. Proses penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus yang meliputi komponen perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMAK St. Albertus Malang, beralamat di Jalan Talang 1 Malang, dimana penggunaan bahan ajar dilakukan pada siswa kelas XI IPA-3 sebagai subjek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menerapkan bahan ajar bilingual yang menyenangkan dan sesuai dengan SKL (Standar Kompetensi Lulusan) untuk siswa kelas XI IPA SMAK St. Albertus Malang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui hasil validasi bahan ajar mathematics worksheet dan game puzzle Probability oleh tenaga ahli, RPP, hasil pengamatan aktivitas siswa dan guru, hasil tes, hasil penilaian kognitif dan sikap dalam pelaksanaan game puzzle, hasil angket dan hasil wawancara. Setelah dikumpulkan, data kemudian dianalisis dengan menggunakan tehnik análisis kualitatif, yang meliputi kegiatan (1) mereduksi data (proses menyeleksi, memfokuskan dan menyederhanakan semua data mentah dan kasar yang diperoleh dengan berbagai tehnik), (2) menyajikan data secara naratif sehingga memungkinkan penarikan kesimpulan dan keputusan pengambilan tindakan, dan (3) menarik kesimpulan serta verifikasi terhadap hasil penafsiran dan evaluasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) dari Siklus I diperoleh langkah-langkah penyusunan bahan ajar mathematics worksheet dan game puzzle Probability sehingga mampu membelajarkan siswa tentang teori Peluang, (2) dari Siklus I dan II juga diperoleh langkah-langkah pembelajaran sehingga guru dan siswa mampu menggunakan bahan ajar mathematics worksheet dan game puzzle Probability untuk pembelajaran bilingual, (3) dari hasil observasi guru terhadap subjek penelitian diperoleh kesimpulan bahwa dalam pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar mathematics worksheet dan game puzzle pada materi teori Peluang (Probability) menunjukkan pada kategori sangat baik, (4) berdasarkan hasil angket, respon siswa terhadap pembelajaran sangat positif dan tingkat penguasaan siswa terhadap materi teori Peluang juga baik, (5) berdasarkan hasil wawancara dan angket siswa, respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan bahan ajar mathematics worksheet membutuhkan penyesuaian siswa, sedangkan pada pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar game puzzle sangat positif, (6) bahan ajar mathematics worksheet dan game puzzle Probability layak digunakan untuk pembelajaran bilingual Matematika di kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran yang bisa diberikan adalah (1) untuk meningkatkan profesionalitas guru, sekolah sebagai lembaga sebaiknya memotivasi guru untuk menyusun bahan ajar sendiri dengan melakukan pendampingan tenaga ahli, (2) suatu bahan ajar yang sudah disusun harus senantiasa dilakukan revisi untuk meningkatkan kualitas, (3) pengembangan bahan ajar terutama permainan yang mampu mengembangkan kognitif siswa sangat memotivasi siswa belajar, sehingga inovasi bahan ajar permainan harus selalu digali, (4) penyusunan bahan ajar sendiri oleh guru memang terasa sulit di awal, namun pada proses berikutnya guru akan merasakan nikmatnya.

Peranan barisan pemberontakan rakyat indonesia di samarinda dalam mempertahankan kemedekaan indonesia tahun 1945-1949 oleh emelia yulianti

 

ProklamasKi emerdekaanIn donesiata nggal1 7 Agustus1 945,m enjadit ekad rakyatI ndonesiau ntuk mengaturlatanegaras esuaid engank ehendakd an hati nurani ,avat Belanda y*g ,"!".u kemUali mengatur pemerintahan kolonial dan kekuasaannyad i fndonesia]menyadarkanr akyat untuk berjuang mempertahankan kemerdekaabne rlangsungd ari tahun 1945-1949D. aerah Samarindas ebagaii bukota Kalimantan Timur tidak luput dari kekuasaan pemerintah Belanda. Pe{uangan yang ditunjukkan oleh masyaralat Samarinda, dengan membentuk struktur organisasi spRI (B*ir* Pemberontakan Ratyat Indonesia) di samarinda sebagai wadah perjuanganb awaht anahp adam asam empertahankanke merdekaanIn donesra' Penelitianiniuntukmenjawabpermasalahantentangbagaimanakondisi masyarakat Samarinda menjelang Proklamasi Kemerdekaan' latar belakang terbentuknyaB arisanP emberontakn aryat Indonesiad i Samarinda,s erta bagaimana peranan 'Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaaInn donesiap adat ahun 1945-1949' Peranan BPRI di samarinda dalam mempertahankan kemerdekaan ini, menggunakanm etode historis, yaitu sebagaip rosedur pemecahanm asalahd engan ,"ni!,nut an data peniggalan masa lampa,. Langkah-langkahm_ etode ini adalah Heuristik,"u.u *"*p"ro'iih dan mengumpulkan sumber yang terkaitdengan masalah Vang Oit"fiti. Kritii untt/r mengetahui data yang {igunakg dapat dipercaya L"b!nu.-nyu . Interpletasi menaflirkan makna dari fakta sejarah. Historiografi men' lus'n peristiwai ejarah,y angd ituangkand alamt ulisanc eritas ejarah. ffasit penelitian inl menunjuttan bahwa BPRI di Samarinda berperan dalam mempertahanlank emerdekaanI.i esimpulan dari penelitian ini, bahwa masyarakat suln"ri"ou yang sadar pentingnya kemerdekaan, segera mengkoordinir perjuangan bawah tanah BPRI untuk melawan Belanda, sehingga terjadi peristiwa pertempuran diKampungSambutan,TelukLerongllir,solong,danGunungPinang/pal5' Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut, misalnya Taktik Gerilya Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia di SamarindaD alam menghadapBi elanda 1945-1949B. agaimanak ehidupanp ara pejuangy ang tergabung"clalamB arisan Pemlerontak Rakyat Indonesiad i samarinda ,,i"Urtiltoupai {edaulatanK emerdekaaInn donesiap adat ahun1 949

Efektivitas tata tertib sekolah dalam rangka penegakan disiplin siswa AMA Negeri di kota Malang / Tika Ardiani

 

Kata Kunci: tata tertib, disiplin, efektivitas. Sekolah adalah salah satu lembaga yang bertugas untuk membentuk kepribadian siswa. Sekolah merupakan tempat terjadinya proses pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang diharapkan, manusia yang berkualitas. Sekolah juga bertugas membentuk kepribadian siswa agar mempunyai kepribadian yang luhur, mulia serta berdisiplin tinggi. Sekolah Menengah Atas sebagai salah satu lembaga pendidikan formal merupakan sekolah yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan pribadi siswa. Dalam kenyataan sehari-hari dijumpai siswa yang tidak disiplin dan menyimpang dari norma. Permasalahan-permasalahan tersebut tentu mengganggu proses belajar-mengajar. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut dibentuklah suatu peraturan yang berfungsi untuk membentuk kedisiplinan yaitu tata tertib sekolah. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah apakah peraturan tersebut sudah efektif untuk di terapkan di sekolah tersebut ataukah belum. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang latar belakang dibentuknya tata tertib sekolah, bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib sekolah, sebab-sebab siswa melanggar tata tertib sekolah, upaya penegakan tata tertib sekolah, dan efektivitas tata tertib dalam membentuk disiplin siswa di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah dari penanggung jawab tata tertib di lokasi penelitian. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4, SMA Negeri 9, dan SMA Negeri 6.Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur analisis data yang dilakukan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Latar belakang dibentuknya tata tertib sekolah antara lain adalah: (a) untuk memberikan kenyamanan dalam lingkungan sekolah, (b) agar siswa tidak bertindak semaunya sendiri, (c) agar siswa disiplin terutama di lingkungan sekolah, (d) mengatur ketertiban siswa dalam proses belajar mengajar guna mencapai mutu pembelajaran yang optimal; (2) Bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan siswa adalah aspek kerajinan, aspek kerapian, aspek kelakuan, (3) Alasan mengapa siswa melanggar tata tertib ini antara lain (a) pengaruh dari teman, (b) bangun kesiangan, (c) macet, (d) pengaruh dari media massa (televisi), (e) masalah keluarga, (f) kurangnya dukungan dari orang tua siswa, (g) pemberian sanksi yang belum sesuai dengan ketentuan yang ada, (h) sanksi pada pelanggaran ini dianggap kecil oleh siswa; (4) Upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk menegakkan tata tertib sekolah antara lain (a) memberikan poin pelanggaran setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siswa dengan tertib, (b) memberikan pembinaan kepada siswa secara klasikal, (c) mengadakan sidak ke kelas-kelas, (d) pemanggilan orang tua/wali murid, (e) mengadakan upacara bendera, (f) meminta siswa ikut dalam kegiatan ekstra kurikuler, (5) tata tertib sekolah efektif untuk membentuk kedisiplinan siswa. Hal ini dapat dilihat dari menurunnya jumlah siswa yang melanggar tata tertib sekolah. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar pendidik dan orangtua dapat menjalin kerjasama dalam memberikan contoh yang baik dalam membimbing siswa untuk meningkatkan kedisiplinan dan mentaati peraturan yang ada di sekolah maupun masyarakat.

Pengaruh persepsi siswa tentang kinerja guru akuntansi dan fasilitas sekolah terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS di SMA Negeri I Loceret Nganjuk / Rinawati

 

Kata kunci : persepsi siswa, kinerja guru, fasilitas sekolah, prestasi belajar. Pendidikan dalam suatu negara merupakan suatu usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Pada dasarnya yang mempengaruhi keberhasilan pendidikan, antara lain: guru, siswa, sarana dan prasarana, lingkungan pendidikan, kurikulum. Dari beberapa faktor tersebut, guru dalam proses pembelajaran di sekolah menempati kedudukan yang tidak kalah penting dengan tidak mengabaikan faktor penunjang yang lain. Proses pembelajaran akan berlangsung dengan baik apabila didukung oleh guru yang mempunyai kompetensi dan kinerja tinggi. Selain kinerja guru, fasilitas sekolah yang meliputi sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penentu mutu pendidikan dalam suatu negara. Ketersediaan fasilitas yang mencukupi, maka siswa dapat lebih mudah dan lancar dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap hasil belajar itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang kinerja guru dan fasilitas sekolah terhadap prestasi belajar siswa. Kinerja guru dan fasilitas sekolah yang diteliti menggunakan persepsi siswa, untuk mengetahui cara pandang siswa tentang kinerja gurunya dan fasilitas yang disediakan sekolah dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri I Loceret Nganjuk, tanggal 1 Februari - 3 Maret 2010. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri I Loceret. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Analisis inferensial yang digunakan adalah regresi berganda, yang dihitung dengan menggunakan bantuan SPSS for windows. Berdasarkan analisis statistik deskriptif diketahui bahwa persepsi siswa tentang kinerja guru akuntansi adalah baik, dan persepsi siswa tentang fasilitas sekolah adalah cukup baik. Berdasarkan analisis regresi berganda, ditemukan bahwa uji F menunjukkan nilai F = 53,405. Kesimpulannya persepsi siswa tentang kinerja guru dan fasilitas sekolah berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN I Loceret. Selain itu, diperoleh nilai R2 = 0,524 atau 52,4% merupakan kontribusi dari persepsi siswa tentang kinerja guru akuntansi dan fasilitas sekolah terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN I Loceret. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan sebaiknya dilakukan penelitian yang serupa dengan sub-variabel yang digunakan sebagai indikator variabel persepsi siswa tentang kinerja guru menggunakan referensi yang terbaru.

Studi kemampuan motorik dasaranak autisme di Yayasan "Astri Plus" Malang oleh Iskana Matafani

 

C*rak dasar lokomoilor "dalah perilaku motorik memindahkan tubuh dari satu tempt ketempat yang lain dau gerak yarg digrnakan lmtuk rrernindahkan tubuh dai $atu tempat ke tempt yang lain 'tan memprcyelsikan tubuh ke atas. Csak dasar non lokorrotor di artikan sebaCai perilaku gerak anggota tubuh mengitari porosnya dan pelaku tete pada tempatrry4 gerak norrlokonrotr juga di artikart yang dilakr*m tmpa memindahkm tubuh dmi tempatnya Gsrak dasar manipnlatif yaitu suatu keteranrpilan yang rnern€rlukan koordinasi mad4tarrgarr, atau bagian tubrrh yang lain rmtuk memainkan benda, afau tempat rmhrk berg€rak Anak autisme adalah anak yang m€,Ddsrita penyakit neumpsikiatrik yang ditandai oleh gangguan sosial dan komunikasi, disertai dengan keterbdasan pola tindsh laku dan pehatiannya- Sebagian nnak Arfris yang hiperaktivitas berlarian dari satu ruangan ke rrmngan yang lainnya sepmjmg hari, atau fidek bisa drduk diam tanpa ada yang mffreganginya- Adaprm yang hipoaktivitas, sepanjang hari hanya diam menolak melibafkan diri pada aktivitas omng lain Bahkan anak tidak menyadari orang lain di dekatnya Anak autis akan menis-manis saja jika sedang setdiri dan jusm akrn berteriak jika did€kdi ormg, yeg sering terjadi anak p€nd€rita ar*is menrmjnkken kegidan bermain yang t€rtinggal jauh dari usianyayang s#narnya Gerak dasar lokomotor pdalah perilaku mtorik meinindahkan tubuh dari satu tempat ketempat yang lain *tau gerak yang digmakan rmtuk me,mindatrkan tuhh dari suatu t€mpd ke te,n@ yang lain dau mernproyeksikm tubuh ke das. Crerak dasil non lokomotor di qtikan sebagai perilaku gerak anggota hrhh mengitai porc$nya dan pelaku t€{ae pada t€mpffiiy4 gerak non-lokomotor juga di dikan ketfrarnpilan yang dilakukan *'{ra memidahkm fthh dei tetnpeya Gerak dastr mmipulatif yaitu suatu ymg me,merlukm kooldinasi mata, ngzn, atau bagian tubuh yang lain rmtukremainkm bend4 daut€mpatuntuk bcrgerak Rumusan dalarn penelitian ini adalah k€mampuan motorik @a anak auite sedang tujua penelitian ini adalah rmtuk nengetahui bagaimflra femm@n motorik dasar pdda aoak autis- Subjek penelitia ini adalah siswa pumt terapi autisrrc *A$ri Plus Malang" yang berjunlah 17 sisvrd, dengan rincian l0 siswa dan 7 siswi. [ilaks*nakan @a trnggal 4-7 Januari Z0tX. paelitim ini terrnasuk penelitian non hipotesis yaitu penelitian deslripif krmntitatif- Sedang rancanga yang digunakan adalah observasi secra insEm€n ymg digunakan untuk meryumpulkan data rnenggunakan lembar parduan kerja pengambilan data" sedang telmik anaisis d'ra yang digunakan addah teknik statistik deslriptif kuantitatif denganp enentase. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didaatkan hasil stfi:berjalen (a) berjalan digaris luus dengan jarak l0 m, d4d dimurculkan denCan sempurnao leh l0 anak (58,89/0)(,b ) berjalan dengsnm enernpuhjarak5 langkal; dapat dimunculkan dengan sernpurna oleh 12 arrak (7O,5yO, (c) berjalan nenryk dengar menggunakan ujrmg kaki4injit, dqat dimmculkan dengan sempuma oleh 9 anak (52,y/o) dan 3 eak (l7,6cQ ddak dqat memrmculkan &ipor ini,(d) berjalen dengan erdut kaki dryat dimurulkan dengan sempunrao leh semuae nat, (f) berjalank eilah kiri dan kanan, 6 anakQ 52oA dapat memunculkan dengan scmpurna dan 5 anak (29,4y") tidak deat memrmcullran deskripor ini B€rlari (a) berlari dengnn rcnernph jarak l0 m, d4at dimrmculkan dengan sempunuor leh I I ruiak( &,7yo), (b) memprmyair Efitangang srakanl angkahd m ada aynnn lengan saat b€rlari daat dimmculkan dengan sempurna oleh sernua anak. Metorn@ (a) melom@ d€nban m€numpu pada sdu kaki, tidak dapa dimunculkan hgan sempurna(, b) mendaratd enganm enggunakank edual caki,d apatr limunculkan dengn sfllprna oleh 4 amk Q3,5W- Jinjit, fukdtror jinjit tidak dapd dimmculkan dengm semFrna oleh anak. Telruk togok (a) tekrfi togok dengan badan memhmgknk kede,panh anya 3 anak (l7,6yo) yang dap* memrrculkan deskriptor d€ngans ernpurnaO, ) tekuk togok dengank aki lunrs dan tanganm enggapaki ebawah tidak dapal dimrnculkan ole,h mak Baling-baling (a) baling$aling dengm bendiri satu kaki sebagait umpr dan kedua lengan rnasing-masingh anya 3 ffiak (l7,6yo) yang dapat meunnrculkan deskripor ini dflgan sempuma (b) bahngnaling dengan badan tegak tidak deat dirnrmculkan dengan sempuma oleh anak Menendang (a) menendang d€ngm berdiri menggunakm sdu kaki furya 4 anaky ang d4afime,nrmculkm d€ngm s€mpuma,( b) n€n€ndangd eng;ank aki diayun hanya3 anzk Q3,5o/o)y ang dapatm emrmculkand engans €mpuna deskripor ini, (c) dengan ayunm lengan seir*ma d€ngan kaki tidak safiptn anak yang dapatm ernrmculkand eskipor ini derrgans empurna,( d) gerakani h*an seelah kaki objeb dapd dimrmculkan dengar s€,mpuma oleh 5 aunak (29.,4y"'). Meleurpar (a) melempar bola salah satu kaki berada didspaq dapat dimrmculkan dengan scmpurna oleh 5 aawk Q9,4yo'), (b) siku ditckuk dan lengan ditarik ke belakangr rrtuk melernpar,d apatd immculkar dengar sernpurnao leh 2 anak( ll,7m, (c) gemkm ayunm lenganm d melempu daat ditnmculkm dengru sernpurnao leh 3 anak (17,6y"), (d) gomlran ikutan setelah melernpm, tidak sanrym anak dapat memrmculkan &skripor ini fugan se,npuma- Me,nmgk4 (a) menmgkry bola berdiri detrganm engguakan kedrn keki, dapatd immculkan d€ngans empurnao leh 5 nak(29,4yor, (b) lenganl unrs kodepm, dry* dimunculkm dar I anak (5,8olot)i dak dapat memmculkan deskriptor ini (c) menehrk dm menaik siku ke samping badan, d4d dimrmculkar d€n$n semFrna oleh 3 mak (l?,6m, (d) bergerak maju mrmdrr saat menerima bola, tidak d+at dimurculkan d€ngan s€mpurna oleh anak.Dari hasil penelitian, anak ar{is kitrmg d4a memrmculkm dm koordinasi. u

Empati siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di kelas inklusi SMP Negeri 18 Malang / Dewi Hadjar

 

Kata kunci : empati, siswa reguler, siswa berkebutuhan khusus, kelas inklusi Pada saat ini siswa berkebutuhan khusus tidak harus sekolah di SLB, mereka bisa sekolah di sekolah reguler yang disebut dengan sekolah inklusi. Dalam sekolah inklusi atau pendidikan inklusi terdapat sistem pengajaran yang menggabungkan antara siswa berkebutuhan khusus dengan siswa reguler dalam satu kelas. Pendidikan inklusi ini memiliki berbagai manfaat, baik bagi siswa berkebutuhan khusus maupun siswa reguler. Manfaat yang diperoleh siswa reguler di kelas inklusi yaitu siswa belajar untuk berempati, sensitif, memahami, menghargai dan menumbuhkan rasa nyaman pada perbedaan individual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat empati siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di kelas inklusi SMP Negeri 18 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, subyek penelitian ini berjumlah 97 siswa reguler yang berada di kelas inkusi dengan usia 11-15 tahun. Menggunakan kelas VII dan Kelas VIII yang merupakan kelas inklusi, diantaranya yaitu kelas VII C, VII D, VIII A dan VIII E. Penelitian menggunakan angket empati yang dikembangkan oleh peneliti, yang disusun berdasarkan aspek empati dari Schlenker & Britt (2001) yaitu aspek afektif yang terdiri dari dua indikator (a) mampu merasakan kondisi emosi orang lain dan (b) mampu mngekspresikan kepedulian terhadapa orang lain. Aspek kognitif juga terdiri dari dua indikator yaitu (a) mampu memahami cara berfikir orang lain, dan (b) mampu menempatkan dirinya dalam posisi orang lain. Hasil koefisien validitas aitem antara 0,224 – 0,680 dan hasil analisis reliabilitas angket empati dengan menggunakan teknik analisis koefisien Alpha (α) dari Cronbach sebesar 0,871 sehingga instrumen dapat digunakan untuk melaksanakan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati siswa reguler bergerak dari tinggi berjumlah 55 siswa dengan persentase 56,7%, klasifikasi rendah berjumlah 42 siswa dengan persentase 43,3%. Aspek afektif pada indikator pertama yaitu siswa reguler mampu merasakan kondisi emosi siswa berkebutuhan khusus didapatkan hasil bahwa sebanyak 84,5% siswa reguler dapat mengerti perasaan teman ABK saat mereka diejek oleh teman-teman yang lain, 41,2% kurang peka terhadap perasaan teman ABK, 59,8% akan berusaha untuk menenangkan ABK saat ABK marah, 23,7% akan tetap menemani ABK saat emosi ABK sedang tidak stabil, 64,9% merasa sedih ketika ABK mengalami kejadian buruk saat di kelas, 46,4% segera menghibur ketika ABK terlihat sedih, 38,1% merasakan ketakutannya ABK ketika ABK dimarahi oleh guru, 41,2% senang menanyakan bagaimana perasaan teman ABK, 49,5%) menganggap kesedihan ABK merupakan masalah yang besar. Aspek afektif pada indikator kedua yaitu siswa reguler mampu mengekspresikan kepedulian terhadapat siswa berkebutuhan ii khusus didapatkan hasil bahwa sebanyak 82,5% akan langsung membantu ketika ABK membutuhkan suatu bantuan, 83,5% senang jika membantu ABK walaupun tidak diminta oleh guru, 89,7% peduli dengan keadaan ABK, 93,8% benar-benar peduli dengan keadaan ABk, 92,8% tidak malu berada satu kelas dengan ABK, 71,1% akan membantu menjelaskan kepada ABK ketika ABK kurang paham dengan penjelasan guru di kelas, 72,2% merasa senang berteman dengan ABK, 69,1% akan membantu teman ABK walaupun tidak diminta oleh guru, 47,4% merasa nyaman satu kelas dengan ABK, 37,1% membantu menulis ketika ABK mengalami kesulitan. Sedangkan pada aspek kognitif pada indikator pertama yaitu siswa reguler mampu memahami cara berfikir siswa berkebutuhan khusus didapatkan hasil bahwa sebanyak 80,4% mengerti bahwa ABK memiliki cara yang berbeda-beda dalam menyelesaikan masalahnya, 57,7% akan memperhatikan setiap perkataan yang di ucapkan ABK, 42,3% mengerti topik bahasan yang dibicarakan oleh ABK, 34% tidak menganggap cara berfikir ABK kekanak-kanakan, 32% senang berdebat dengan ABK, 78,4% benar-benar mengerti dengan cara berfikir teman ABK, 40% sering melakukan diskusi dengan ABK, aspek kognitif pada indikator kedua yaitu siswa reguler mampu menempatkan dirinya dalam posisi siswa berkebutuhan khusus didapatkan hasil bahwa sebanyak 27,8% bisa menjadi bagian kelompok dalam kegiatan yang diadakan oleh ABK, 84,5% berusaha menjadi teman yang baik bagi ABK, 21,6% akan tetap dekat dengan ABK saat mereka diganggu, 49,5% tidak setuju jika ABK sekolah di SLB, 58,8% menganggap bahwa ABK tidak bisa bergaul dengan baik, 93,8% mengerti dengn perilaku ABK yang berbeda dengan siswa reguler lainnya, 60,8% merasa yakin jika teman ABK bisa bersosialisasi dengan siswa reguler lainnya, 40,2% bisa membahayangkan kesulitan ABK ketita ABK mengikuti pelajaran olahraga. Dari hasil penelitian disarankan bagi (1) siswa reguler belajar untuk lebih peka terhadap siswa berkebutuhan khusus agar siswa berkebutuhan khusus bisa bersosialisasi dan bekerjasama dengan baik dan siswa berkebutuhan khusus dapat meningkatkan potensi yang ada didalam dirinya. Jangan merasa risih dengan adanya siswa berkebutuhan khusus di dalam kelas, namun bersikap lebih bijak menerima keberadaan teman dengan kondisi yang lain dari teman reguler lainnya, selain itu sebagai motivasi dalam diri karena diberikan kelebihan daripada teman siswa berkebutuhan khusus. (2) Merencanakan kurikulum yang sesuai dan dapat meningkatkan nilai empati siswa reguler, selain itu mengadakan seminar yang sifatnya memberi pandangan terhadap siswa reguler dalam menghadapi siswa berkebutuhan khusus. Game yang di adakan dalam pelajaran olahraga disekolah juga akan membantu tercipta dan terasahnya perasaan empati siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus. (3) bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian yang lebih komprehensif tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan empati siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di kelas inklusi, menambah instrumen yang digunakan, dan menambah populasi penelitian.

Kajian pustaka tentang upaya penghambatan osteoporoses pada wanita melalui diet dan aktivitas olahraga oleh Asmonah

 

Osteoporosaisd alahk eadaand i manat erjadip enurunamn assatu langd isertai kerusakamn ikroarsitektury angm enyebabkapne nurunank epadatand ank ekuatan tulang,s ehinggatu lang lemahd an mudahp atah.O steoporosims erupakank eadaan alamiahd anb erjalans eiringd enganb ertambahnyuas iam anusiaO. steoporostiesr jadi padaw anitad anp ria.T etapia ngkat erkenao steoporospisa daw anital ebiht inggi. Wanitam engalamoi steoporosilse bihc epats ebabp enurunamn assatu langt erjadi sangact €patp adam asam enopauseS. elaini tu faktor diet yangm asukd ank urangnya aktivitaso lahragad apatm enyebabkaons teoporosiOs.s teoporosdisa patd ihambat kedatanganndyean gand iet yangs eimbangd ana ktivitaso lahr aga.T ujuand arik ajian ini adalahu ntuk mengetahr;bi agaimanau payap enghambataons teoporosips ada wanitam elaluid ietd ana ktivitaso lahraga. Osteoporosdisa patd ihambadt engans atuc aray aitum encapapiu ncakm assa tulangp adau sia3 0t ahun.H al itu dapatd icapadi engand iet seimbangd ana ktivitas olahragaD. iet yangd imaksuda dalahd iet yangk ayak alsium,c ukupm engandung protein,v itamin C dan D. Aktivitas olahragas ecarate rafurd ant erarahm embantu memadatkatnu langd an memperlambapte nurunanm assatu langp adas aatw anita mengalammi enopausme elaluit ekananp adat ulang.T ekananp adat ulangs aat berolahragma enimbulkanp engaruh" piezoelectric"s epanjangtu langy angt ertekan, di manap otensialli strik ini dapatm erangsansge lo steoblaysa ngt idaka ktif menjadi aktifu ntukm embentutku langd anm empertahankaionn kalsiuma gart idak meninggalkatnu lang sehinggatu langt etapp adatd ank uat. Olahragay angt epat adalaho lahragap embebanayna itub erolahragdae nganp osisit egak/berdirsi,e perti jalan, lari dan senam. Diperolehs uatuk esimpulanb ahwad iet yangk ayak alsium,c ukup mengandunpgr otein,v itamin C dan D disertaid engano lahragay angt eraturd an terarahs ertad iimbangid engang ayah idup yang sehatd enganm enghindarri okok, minuma lkohol dan mengurangi/tidamk inum kopi dapatm emadatkatnu lang secara maksimadl an menjagas ertam empertahankatnu langt etapp adatd an kuatp adas aat memasukmi asam enopaussee hinggad apatm enghambaots teoporosis.

Pengaruh ekstrak kulit durian (Durio zibethinus Murr) terhadap pertumbuhan Candida albicans sebagai materi penunjang praktikum mikrobiologi / Amelia

 

Kata Kunci: Durio zibethinus Murr, Candida albicans, pertumbuhan. Durian (Durio zibethinus Murr) merupakan salah satu jenis tanaman berkhasiat obat yang berpotensi sebagai bahan yang bersifat antimikroba. Kulit durian diketahui mengandung senyawa flavonoid yang dapat menghambat pertumbuhan sekaligus membunuh Candida albicans. Candida albicans merupakan salah satu spesies jamur patogen penyebab penyakit kulit pada manusia. Walaupun sudah ditemukan sejumlah obat penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, namun harganya masih mahal, masih ada sejumlah daerah yang belum terjangkau oleh sejumlah obat, dan dapat menimbulkan berbagai efek samping. Apalagi jamur Candida albicans penyebab penyakit kulit cenderung meningkat daya resistensinya terhadap antibiotik. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian-penelitian untuk menghasilkan obat-obatan atau antibiotik alternatif sebagai solusi terhadap masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui keefektifan ekstrak kulit durian dalam membunuh Candida albicans; (2) untuk mengetahui konsentrasi ekstrak kulit durian yang efektif untuk membunuh Candida albicans; dan (3) untuk mengetahui standar penyusunan serta pengembangan materi praktikum mikrobiologi sebagai materi penunjang dalam praktikum tentang uji daya antimikroba ekstrak kulit durian. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang pada bulan Maret 2010. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratoris. Setiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Sampel dari kulit durian yang digunakan adalah 500 g. Metode ekstraksi dari kulit durian ini adalah metode ekstraksi dingin. Ekstraksi kulit durian dilakukan menggunakan pelarut etanol. Konsentrasi daya bunuh minimal yang efektif dari ekstrak kulit durian dalam membunuh Candida albicans dapat dilihat dari tumbuh atau tidak tumbuh Candida albicans di media Sabouraud agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian daya antimikroba ekstrak kulit durian dalam berbagai konsentrasi dengan menggunakan Tube Dilution Method mempengaruhi pertumbuhan Candida albicans secara in vitro dengan konsentrasi bunuh minimal pada konsentrasi 25% dan konsentrasi bunuh minimal daya antimikroba ekstrak kulit durian antara perlakuan terbaik dengan perlakuan kontrol menggunakan Griseofulvin memiliki pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans secara in vitro. Implikasi penelitian ini berupa penuntun praktikum mikrobiologi yang sistematis, runtun, taat azas, sehingga layak digunakan, dengan tujuan dapat membentuk situasi pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan dalam pola pembelajaran kontekstual di tingkat perguruan tinggi, khususnya dalam mata kuliah mikrobiologi.

Pengaruh torsi terhadap putaran, daya dan efisiensi untuk head dan debit konstan pada turbin air pelton dengan sudu bilah oleh Doni Alnardo

 

apatkane nergi listrik yang murah adalahP. ernbangkiLt.i strik T.l?91 Mikrohidro( pLTi\[. Karenain donesiab eradap adai klim tropis yang.m emiliki sumbedr ayaa ir yangt ukup banyakn amuns ebagiabne sarb_e rskalak ecil.P otensi ini sebenainyta;l ah-d imairfaatliasne bagapi embangkilti strik sejak lama yaitu umumnyam enggunakaknin cir. Permasalahayna ngt imtul ,adalahe fektifitasnya masihr indahs efiinggap erlud ilakukanp engembangaSna. lahs atup engembangan yang dapatd ilakukani dalah merubahs udu kincir menjadis udu_bilahd an air iiteivattin padap enstoks ehinggam assaa ir lebiht erkonsentrasSi.u dub ilah ini diharapkand apafm embalikkana ir berl-awanadne ngana rah d.atangnyma elalui keduau jungnyas, ehinggdaa patm eningliatkadna yad ane fisiensti- u..!ln.. i..Iamuisl ayangnyaki rakteristikt urbin air dengans udub ilah ini belum diketahusi ecaras pesifiks, ehinggad iperlukanp enelitiany angb erkesinambungan. Penelitianin i mehbahass ala[1atu variabely ang mempengaruhkia rakteristik turbina ir peltond engans udub ilah,y aituv ariasit orsit erhadapp utarand, ayad an efisiensui ntukh eadd and ebitk onstanP. ermasalahayna ngi ngin diungkapa dalah adakahp engaruhto rsi terhadapp utarand, ayad an efisiensdi an bagaimanpao la masin-Pge-mnealsitiinpagen n garuhnya? eksperirirentianli dilakukand i laboratoruiumJu rusanT eknik MesinU niversitasN egeriM alangp adat anggall 5 Juni 2002m enggunakaanla t uji turbina ir peltond engans udub ilah.M anipulasdi ilakukante rhadatpo rsiy ang diperolehd aii merubafip embebanagne sek pada poros turbin. Beban yang digunakaand alah0 ,5 kg, 1,0k g, 1,5k g, 2,0 kg dan2 ,1\ E.Denganm engalikan belan terhadapja ri-jarip orosa liand iperolehh argat orsi.H argap utarand iketahui dari tachomeierd igital. Sedangkanh arga daya didapat denganm engalikan kecepatasnu dutd enganto rsi, Sedangkadna ri perbandingadna yat urbin dengan da-y aa ir akand iperolehe fisienstiu rbin. Hasilt emuanp enelitianm enunjukkaand ap engarutho rsit erhadap utaran, daya dan efisiensi. 'iaitu semakin tinggi torsi maka putaran semakin rendah, Sedangkadna yad an efisienspi adaa walnyam enunjukkatnr en.yangm eningkat dan kJmudiana-k ank embalit urun.D aya dan efisiensti ertinggip adat urbin air peltoni ni beradap adaa ntarato rsi0 ,2942N m hinggato rsi0 ,2206N m danp utaran 4', 6192r psh ingga 3,4717r ps. Untukiira peneiitdi apitd isarankaang ard ilakukapne nelitialne bihl anjut untuk lebih nienleiahuik arakteristiktu rbin air pelton dengan_ sudub ilah ini. Misalnyap engaruhv ariasid ebit dan pengaruhv ariasij umlah dan posisin osel Qtenstokt)e rhadape fis iensi.

Perbedaan penerapan model pembelajaran explicit instruction (EI) dan project based learning (PBL) dengan metode ceramah bermakna terhadap prestasi belajar basis data siswa kelas X SMK Telkon Sandhy Putra Malang / Asmala Izza Agustin

 

Kata Kunci: prestasi belajar, Explicit Instruction, Project Based Learning, Basis Data. Hingga saat ini situasi pembelajaran di kelas masih terfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan dan metode ceramah sebagai pilihan utama strategi dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) di kelas. Situasi tersebut berdampak pada ketidakberminatan siswa terhadap PBM, hingga rendahnya prestasi belajar siswa. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di lokasi penelitian (SMK Telkom Sandhy Putra Malang) diperoleh data prestasi belajar dan rata-rata kelas yang sangat rendah pada mata pelajaran Basis Data kompetensi "Menerapkan Aplikasi Basis Data" terutama tiga Kompetensi Dasar (KD): (1) menformat data pada tabel, (2) menggunakan query, dan (3) mengolah objek query. Padahal ketidakmampuan siswa menguasai kompetensi tersebut akan mempersulit siswa untuk mempelajari materi/kompetensi lain sesudahnya yang saling berkaitan. Data kemampuan awal siswa kelas X di sekolah tersebut yang diperoleh dari nilai murni rata-rata ulangan harian mata pelajaran Basis Data menunjukkan bahwa dari 241 siswa masih terdapat 98 siswa yang tidak kompeten dan harus mengikuti ujian remidi untuk memperbaiki nilai. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 40,66 % dari keseluruhan jumlah siswa yang masih belum kompeten. Bahkan pada kelas-kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini, diperoleh nilai rata-rata kelas yang rendah, yaitu 68,13 di kelas X RPL 1 dan 68,68 di kelas X RPL 3. Untuk mengatasi permasalahan di atas, dalam penelitian ini diterapkan penggabungan dua model pembelajaran, yaitu Explicit Instruction (EI) dan Project Based Learning (PBL). Model-model ini dipilih karena karakteristiknya sesuai dengan karakteristik mata pelajaran Basis Data yang merupakan pengetahuan prosedural dan deklaratif serta bersifat aplikatif sesuai kondisi nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan prestasi belajar (ranah kognitif dan psikomotorik) antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran EI dan PBL dengan siswa yang diajar menggunakan metode Ceramah Bermakna pada kompetensi "Menerapkan Aplikasi Basis Data". Rancangan penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Telkom Sandhy Putra Malang semester 2 tahun ajaran 2009/2010 sebanyak 241 siswa. Sedangkan sampel penelitian ini adalah kelas X RPL 3 (40 siswa) sebagai kelas kontrol dan kelas X RPL 1 (40 siswa) sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling kelompok (kluster). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar (ranah kognitif dan psikomotorik) siswa kelas X pada kompetensi "Menerapkan Aplikasi Basis Data" dan variabel bebasnya adalah model pembelajaran EI dan PBL serta metode Ceramah Bermakna. Instrumen penelitian ini yaitu instrumen perlakuan dan pengukuran. Instrumen perlakuan berupa perangkat pembelajaran. Instrumen pengukuran berupa instrumen soal ujian tulis, lembar tugas praktikum, dan lembar penugasan project. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik kuantitatif. Analisis stasistik kuantitatif untuk menganalisis data kemampuan awal siswa, prestasi belajar (ranah kognitif dan psikomotorik) siswa yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar (ranah kognitif dan psikomotorik) antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran EI dan PBL dengan siswa yang diajar dengan metode Ceramah Bermakna. Prestasi belajar (ranah kognitif dan psikomotorik) siswa yang diajar dengan model pembelajaran EI dan PBL lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan metode Ceramah Bermakna. Untuk prestasi belajar ranah kognitif, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen (86,18) lebih tinggi dai kelas kontrol (78,9) dengan selisih sebesar 7,28 poin. Standar Ketuntasan Belajar Minimum (SKM) di kelas eksperimen juga lebih tinggi (100%) dari kelas kontrol (85%). Sedangkan untuk prestasi belajar ranah psikomotorik, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen (86,93) lebih tinggi dai kelas kontrol (71,05) dengan selisih sebesar 15,88 poin. SKM di kelas eksperimen juga lebih tinggi (97,5%) dari kelas kontrol (57,5%). Sehingga disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran EI dan PBL dapat meningkatkan prestasi belajar (ranah kognitif dan psikomotorik) siswa pada kompetensi "Menerapkan Aplikasi Basis Data" secara efektif.

Meningkatkan kemampuan menulis karangan melalui media pembelajaran gambar seri pada siswa kelas IV SDN Sumberejo I Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan / Atik Susanti

 

Kata Kunci : Menulis Karangan, media Pembelajaran Gambar Seri, SD. Penelitian ini berlatar belakang dari nilai rata-rata tes standarisasi mutu yang berada jauh di bawah kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan di SDN Sumberejo I Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan. Disamping itu, pembelajaran di kelas kurang memanfaatkan media pembelajaran yang sangat diperlukan untuk memberikan stimulasi dalam menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa pada pembelajaran menulis karangan menggunakan media pembelajaran gambar seri, mendeskripsikan penerapan pembelajaran menulis karangan menggunakan media pembelajaran gambar seri dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar menulis karangan dengan menggunakan media pembelajaran gambar seri di kelas IV SDN Sumberejo I. Untuk mencapai tujuan pembelajaran di atas, penelitian ini dilakukan dengan rancangan Penelitian Tindakan Kels (PTK) dengan model kolaborasi, mulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Dalam melaksanakan tindakan digunakan metode pengamatan, dokumentasi, tes, dan wawancara. Adapun instrumen yang digunakan adalah panduan pengamatan aktivitas siswa dalam pembelajaran, alat penilaian kemampuan guru, Lembar Kerja Siswa (LKS), panduan penilaian menulis karangan, dan panduan wawancara. Sedangkan data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Proses penggunaan media pembelajaran gambar seri adalah 1) Menyusun gambar seri yang diacak telebih dahulu, 2) Gambar yang telah diacak ditempel dipapan tulis, 3) Gambar seri tersebut di urutkan berdasarkan urutan yang benar dengan cara di beri angka di bawah gambar, 4) Memberi judul karangan yang sesuai dengan tema, 5) Menulis kata berdasarkan gambar, 6) Kata-kata tersebut disusun menjadi kalimat, 7) Kalimat disusun menjadi sebuah paragraf, 8) Paragraf disusun sehingga menjadi karangan yang utuh berdasarkan gambar seri. Sedangkan media gambar seri terdiri dari 3 buah gambar dengan tema lingkungan (lingkungan depan rumah, lingkungan belakang rumah, lingkungan sekitar rumah, dan lingkungan sekolah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran gambar seri dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan pada siswa kelas IV SDN Sumberejo I Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan. Peningkatan kemampuan menulis karangan tersebut ditandai dengan meningkatnya aspek-aspek ketrampilan menulis karangan dari siklus I ke siklus II, dengan nilai: keruntutan tulisan dari 59,7 menjadi 62,5, kesesuaian isi karangan dengan tema dari 62,4 menjadi 65,1, penggunaan ejaan dari 61,4 menjadi 64,3, penulisan judul karangan dari 68,7 menjadi 69,6. Disamping itu, penggunaan media pembelajaran gambar seri juga dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari 2,5 menjadi 2,9, kesungguhan dalam menulis karangan meningkat dari 2,3 menjadi 2,7, keberanian siswa meningkat dari 2,3 menjadi 2,9.Disarankan bahwa dalam pembelajaran menulis karangan untuk siswa kelas IV, hendaknya menggunakan media yang memudahkan siswa dalam menuangkan ide dalam menulis karangan, seperti gambar seri, yaitu media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran gambar seri pada materi menulis karangan dikelas IV SDN Sumberejo I Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar menulis karangan.

Analisa capital adequacy ratio (CAR), non performing loan (NPL) dan loan to deposit ratio (LDR) sebagai faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit bank umum di Indonesia periode 2006-2008 / Dewi Stiany Putri ZA

 

Kata Kunci : CAR, NPL, LDR, Kredit Peranan bank sebagai fungsi intermediaries merupakan peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian suatu negara. Kegiatan penyaluran kredit merupakan persoalan yang cukup dilematis bagi sektor perbankan, yang disebabkan dana-dana yang dipinjamkan sebagian besar adalah dana masyarakat. Oleh karena itu perbankan perlu mempertimbangkan faktor resiko dan lebih berhati-hati agar terhindar dari permasalahan kredit macet yang dapat mengakibatkan bank menjadi tidak sehat. Dengan melihat rasio-rasio tingkat kesehatan bank dapat diketahui perkembangan penyaluran kredit suatu bank diantaranya CAR, NPL, LDR. Permasalahan dikaji dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh rasio keuangan (CAR, NPL, LDR) terhadap penyaluran kredit bank umum secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank umum yang di Indonesia periode 2006-2008. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 79 bank yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sample. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial periode 2006, 2007, 2008, dan rata-rata periode 2006-2008 CAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyaluran kredit masing-masing sebesar -1.234; -1.420; -2.030; -1.556 dengan tingkat signifikansi masing-masing 0.002; 0.000; 0.000; 0.000. NPL berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit masing-masing sebesar 3.183; 2.494; 0.307; 1.168 dengan tingkat signifikansi masing-masing 0,199; 0.370; 0.291; 0.690. LDR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit pada periode 2006, 2007, dan rata-rata periode 2006-2008 masingmasing sebesar 0.579; 0.096; dengan tingkat signifikansi 0.371; 0.900; 0.969 sedangkan pada periode 2008 LDR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit -0.424 dengan tingkat signifikansi 0.505. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat disarankan adalah: (1) bagi bank umum agar menjalankan manajemen yang lebih baik untuk menghindari kemungkinan risiko-risiko kredit macet yang dapat merugikan bank umum di Indonesia. (2) Bagi pihak bank juga diharapkan agar tetap memperhatikan CAR, NPL, LDR dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya karena variabel-variabel tersebut faktor-faktor tersebut salah satu faktor yang mempengaruhi besar kecilnya kredit yang disalurkan oleh bank. (3) Bagi peneliti lain disarankan agar menggunakan periode pengamatan yang lebih lama dan menambahkan variabel kinerja keuangan lain yang mempengaruhi penyaluran kredit sehingga hasil yang diperoleh lebih akurat.

Penerapan metode karya wisata untuk meningkatkan kemampuan menggambar bebas dalam pengembangan seni anak kelompok B TK Negeri Pembina Bumiaji kota Batu / Yusanti Puji Setyo Ayuningtyas

 

Kata Kunci: Metode Karya Wisata, Kemampuan, Menggambar bebas Menggambar bebas merupakan kegiatan anak dalam berekspresi, ungkapan perasaan sesuai dengan imajinasinya dalam bentuk garis dan warna. Dari observasi yang telah dilakukan, kemampuan menggambar bebas pada anak kelompok B masih mencapai 48% dari kemampuan yang diharapkan. Anak kurang tertarik terhadap kegiatan menggambar bebas karena anak hanya melakukan kegiatan menggambar saja sehingga anak kurang mampu mengekspresikan perasaan, emosi, dan pengalamannya ke dalam bentuk gambar. Metode yang digunakan guru adalah metode pemberian tugas, dengan metode tersebut anak kurang mendapat inspirasi, dan pengalaman. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka peneliti memilih metode yang tepat untuk peningkatan kemampuan menggambar bebas yaitu menggunakan metode karya wisata. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dapat dirumuskan tujuan penelitian yaitu 1) untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran karya wisata yang dapat meningkatkan kemampuan menggambar bebas anak kelompok B TK Pembina Bumiaji Kota Batu, 2) untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menggambar bebas anak kelompok B TK Pembina Bumiaji Kota Batu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2010 di TK Pembina Bumiaji Batu dengan subjek penelitian sebanyak 26 anak. Metode yang digunakan yaitu PTK dengan menggunakan dua siklus. Pada setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisa kualitatif dan kuantitatif, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil tindakan siklus I menunjukkan peningkatan kemampuan menggambar bebas sejumlah 15% dengan skor rata-rata sebesar 63%, selanjutnya pada tindakan siklus II mengalami peningkatan sejumlah 21% dengan skor rata-rata sebesar 84%. Dengan terselesaikannya penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode karya wisata merupakan metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuan menggambar bebas anak kelompok B TK Pembina Bumiaji Kota Batu. Dari pengalamannya, anak dapat berekspresi ke dalam bentuk gambar. Ada beberapa saran yang dikemukakan adalah agar para guru hendaknya menggunakan metode karya wisata, bagi sekolah yang ingin mengubah pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada anak, dan pengembangan situasi pembelajaran ke arah yang lebih kondusif, maka disarankan untuk menggunakan metode karya wisata.

Pengaruh pengungkapan sosial dalam laporan tahunan dan laba akuntansi terhadap return saham (pada perusahaan high profile yang listing di BEI periode 2007-2008) / Ratnida Rahmasari

 

Kata Kunci: Pengungkapan Sosial, Laba Akuntansi dan Return Saham Pengungkapan sosial dari laporan tahunan perusahaan dianggap sebagai informasi baru yang dapat digunakan investor sebagai wacana baru dalam pengambilan keputusan investasi. Tetapi tidak mengesampingkan wacana lama para investor salah satu parameter kinerja perusahaan yang menjadi perhatian utama investor adalah informasi mengenai laba. Konsep laba ini dianggap sebagai suatu sarana prediktif yang membantu dalam meramalkan laba dan peristiwa-peristiwa ekonomi di masa depan. Pengungkapan sosial dan laba akuntansi berkaitan dengan tingkat return, karena dimungkinkan dengan adanya pengungkapan sosial dan laba akuntansi tersebut akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan dan meningkatkan profitabilitas, sehingga diharapkan dapat berdampak positif terhadap return saham. Return saham adalah wacana utama investor dalam keputusan investasinya, karena return merupakan indikator penting yang mencerminkan nilai perusahaan. Return diukur dengan menjumlahkan dividen dan capital gain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh informasi pengungkapan sosial dan laba akuntansi sehingga informasi tersebut dapat mempengaruhi besarnya return saham baik secara parsial maupun secara simultan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi berganda. Untuk membuktikan adanya pengaruh antara pengungkapan sosial dan laba akuntansi terhadap return saham. Uji yang digunakan adalah Uji F dan Uji t. Populasi yang digunakan adalah semua perusahaan High Profile yang listing di BEI periode 2007-2008, dimana dari populasi tersebut terpilih 68 perusahaan sebagai sampel yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan Indonesian Capital Market Directory. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel pengungkapan sosial. Untuk variabel Laba Akuntansi (LAKT) terdapat tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Hal ini dikarenakan adanya faktor lain yang lebih dominan berpengaruh pada return saham. Adanya krisis keuangan global pada tahun 2008 yang menyebabkan harga saham turun drastis dan secara langsung berpengaruh secara dominan terhadap return saham. Berdasarkan penelitian ini maka akan disarankan dalam penelitian lebih lanjut untuk menambah variabel bebas yang lain yang dapat diindikasikan berpengaruh terhadap return saham. Bagi investor penelitian ini dapat dijadikan gambaran tentang pengaruh faktor ekonomi makro terhadap return saham sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat.

Pemanfataatangelombang ultrasonik untuk mengetahui kadar garam suatu larutan oleh Syamsul Bahri

 

Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahupie ngaruhk etebaland ank onsentrasi larutang aramte rhadapa mplitudog elombangu ltrasoniky angd iteruskano lehl arutan garamp, engaruhva riasis udutd atangte rhadapa rnplitudog elombanugl hasoniky ang dipantulkalna rutang aramd anp engaruhk onsentraslai rutang aramt erhadapin deks biasnya. Penelitianin i menggunakamn etoden on-destructivyea itur netodem engukur kadarg arams uatula rutand enganta npam enyentuhla ngsungla rutang aram. Gelomb angu ltrasonikd ipancarkapn a dal arutang aramk emu diana mplitudo gelombantgra nsmis(id iteruskan)r,e fleksi( dipantulkand) anr efraks(i dibiaskan) dicatapt adat abelp enelitian. Datap enelitiand ianalisism enggunakasnP SSF or wndows versi 10.0u ntuk mencarni ilai rata-ratas,t andadr eviasdi ank esalaharne latifnyad anM icrosofto ffice Exelu ntukm embuagt rafik darid atap enelitiany angt elahd ianalisisc. rafik yang ditampilkanb erupag rafikh ubungana ntaraa mplitirdog elombangya ngd iteruskan versusk etebalanla rutang aramd ank onsentraslai rutang aramh, ubunganva riasis udut datangv ersusa mpiltudog elombangu ltrasoniky angd ipantulkano lehl arutang aram danh ubungana ntaras udutd atangv ersuss udutb iasp adal arutang aram. Dengang rafiki ni dapatd iketahubi esarnyam plitudog elombanugl trasonik padat iap ketebalalna rutang aram,k onsentraslai rutang ararnv, ariasis udutd atang dand iketahulei taks udubt iasnya. . Dari hasilp enelitianin i dapatk etahubi ahwas emakinte ball arutans emakin besairn tehsitagse lombanugl trasoniyka ngd iterirnare ceivers,e rnakibne sar konsentralsair utang arams ernakibne sairn tensitagse lonrbanuglt rasoniyka rrg diterirnar eceiverP. adav ariasis udutd atangs, ernakinb esars udutd atangs ernakin kecil intensitags elombangu ltrasoniky angd ipantulkano lehr arutang aramd an dengand iketahusi udutb iasd aril arutang ararni,n deksb iasnyad apaidiketahupiu ta

Analisis kesusaian fasilitas praktikum program keahlian mekanik otomotif SMK ST. Yusuf Blitar dengan tuntutan KTSP / Florianus Pandong

 

Kata kunci : Kesesuaian, Fasilitas Praktikum Otomotif, KTSP Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui : (1) tuntutan KTSP SMK Katolik Santo Yusuf Blitar terhadap kelengkapan fasilitas praktikum pada Program Keahlian Mekanik Otomotif yang harus dipenuhi oleh sekolah, (2) keberadaan fasilitas praktikum Program Keahlian Mekanik Otomotif di SMK Katolik Santo Yusuf Blitar ditinjau dari kualitasnya,dan (3) tingkat kesesuaian fasilitas praktikum Program Keahlian Mekanik Otomotif di SMK Katolik Santo Yusuf Blitar ditinjau dari tuntutan KTSP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi.Data-data dalam penelitian ini diperoleh dengan beberapa cara, yakni : (1) komunikasi langsung, yang mendapatkan data tentang standar kompetensi produktif yang berisi aktifitas di Laboratorium Praktikum Program Keahlian Mekanik Otomotif,dan(2) dokumentasi, yang dilaksanakan terhadap beberapa buku peralatan praktik dan referensi lain untuk mendapatkan jenis-jenis peralatan yang digunakan di Laboratorium Praktikum Program Keahlian Mekanik Otomotif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesesuaian fasilitas praktikum pada Program Keahlian Mekanik Otomotif masih sangat rendah, yaitu sebesar 113 jenis fasilitas praktikum dari 191 fasilitas sejenis yang dipersyaratkan KTSP. Melihat keadan ini, sekolah perlu melakukan pemenuhan terhadap fasilitas praktikum. Jika tidak, maka aktivitas pembelajaran produktif di Laboratorium Praktikum Mekanik Otomotif tidak dapat berjalan optimal.

Pengaruh pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial pada laporan keuangan tahunan terhadap profitabilitas perusahaan (penelitian pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2008) / Linda Susanti

 

Kata Kunci: Pengungkapan Akuntansi Pertanggungjwaban Sosial, Profitabilitas (ROA, ROE, dan NPM) Pengungkapan sosial dari laporan tahunan perusahaan dianggap sebagai informasi baru yang dapat digunakan investor dalam pengambilan keputusan investasi. Selain itu juga merupakan alat bantu bagi pemakai laporan keuangan untuk menganalisis sejauh mana perhatian dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjalankan bisnis. Pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial berkaitan dengan tingkat profitabilitas yang diperoleh perusahaan, karena dimungkinkan dengan adanya pengungkapan sosial tersebut akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan, sehingga diharapkan dapat berdampak positif terhadap tingkat profitabilitas yang diperoleh oleh perusahaan. Terdapat beberapa pengukuran tingkat profitabilitas yang memungkinkan untuk mengevaluasi tingkat earning perusahaan. Pengukuran profitabilitas sangat penting karena tanpa keuntungan akan sangat sulit bagi perusahan untuk menarik modal dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan tingkat profitabilitas (ROA, ROE, NPM) yang diperoleh perusahaan sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial pada perusahaan manufaktur. Metode penelitian yang dugunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis Paired t-test (uji beda) untuk membuktikan ada atau tidaknya perbedaan tingkat profitabilitas (ROA, ROE, NPM) sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial. Populasi yang digunakan adalah semua perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2008, dimana dari populasi tersebut terpilih 33 perusahaan sebagai sampel yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan Indonesian Capital Market Directory. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk ROA dan ROE tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial, sedangkan untuk nilai NPM terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial. Hal ini dikarenakan terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas yang mengakibatkan adanya perbedaan dalam tingkat profitabilitas. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial tidak dapat mengakibatkan adanya perbedaaan nilai ROA dan ROE sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akunatnsi pertanggungjawaban sosial. Dengan kesimpulan tersebut maka disarankan dalam penelitian lebih lanjut untuk menggunakan variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi nilai ROA dan ROE misaknya kebijakan modal kerja.

Desain grafis esensi dan peranannya dalam dunia komuniasi visual oleh Tri Rahayu

 

Layoutd esaing rafisy angt erstrukturd alami si teksy angd ipelajarim ahasiswa memainkanp erany ange sensiadl alamp enentuanp erolehanb elajarv isual mahasiswaA. danyap erkembangakne arahy angl ebih renovatif,f aktanyab idang garapand esaing rafisb elumd isentuho leh ilmuwanp embelajaranB.e rawald ari sini penelitianm emfokuskand an menspesihkanb idangp enelitianp adaD esainG rafis, Esensdi anP eranannydaa lamD uniaK omunikasiV isual.A rahanp adap enelitian mencobam enelitih al-haly ange sensiadl alamr ancanganko munikasvi isuals erta peranand esaing rafis dalam membelajarkanm ahasiswa. Kenyataany angm endorongd ilakukannyap enelitianb idangd esaing rafisi ni, bertujuanu ntuk melakukanu ji empirik keunggulanp enataanis i pesanv isual yang diorganisirs ecarag rafis.D isampingit u penelitianin i mengupayakaunn tuk mengetahusie jauhmandae saing rafisb erperand alamp rosesk omunikasvi isual. Spesifikasai task ajianp enelitiany angm engupakse bermaknaanvisulaela rning dalamh al ini amatu rgend igarapg unap eningkatanku alitasp embelajaradni dunia perguruantin ggi. , Untuk mendapatkatne muany angs ahih,p erolehand atad ilakukand engan jalan menganalisiiss i teksa jar padas arnpebl uku yangm ewakilid and iperkuat melaluip engamatapna dap rosesb elajarm ahasiswaT. ekniky angd igunakanu ntuk pengumpuladna taa dalah(: 1) wawancarate rstruktur(, 2) observasis,e rta( 3) studi dokumentasAi.n alisad atad ilakukans ecarad eskriptifkualitatifdenganp roses analisad imulaid ari pengumpuladna tab ersamaadne ngana nalisad atad i lapangan. Penyusunakna tegori-kategodria tad alamb entukd isplayk emudiand ianalisisla gi "reduksid ata"s etelahs emuad atat erkumpulu ntukm endapatkatne muany ang dirumuskand alamp roposisi-proposisdia, np adaa khirnyad isusuns ecarain duklif konseptualistitke ori substantisf ebagahi asilt emuany angk ontekstual. Subjeky angd ilibatkand alamp enelitianin i adalahm ahasiswaD ISKOMVISUM angkatan'9 7, '98, '99. Untuk memperolehd atayangv alid danm enghindari unsurs ubjektivitas ampelm, akad ilakukanp enetapansa mpe"l random".D ari kesekiajnu mlah mahasiswase telahd ihitung diperoleh3 0 %od ari I l0 yangd idapati 33 sampetle rpilih.K arenap enelitianb ersifatm engujik ualitasd esainp roduky ang bercirikand eskriptifk ualitatif,j uga didasarai tasp erolehand atay angl engkapd an tidakl engkapm akad ilakukanr eduksid atap adi sampel-sampyeal ngm emenuhi. Hasily angd idapatkans etelahr eduksid ataa da2 1 sampetl etap. i Melalui penelitianin i diperolehs ejumlahte muane mpirikd and isimpulkan dalarnp roposissie bagabi erikut: (l) Isi pesanv isualp adat ekss udahm emenuhki riteriad esainy anglne-art.Hanya sajas ajiani si pesany angd iorganisirs ecarah itam-putihm engakibatkadne sain tampakk aburd ann ilai estetikak eindahanra ncanganp esanb elumn ampak. (2) LayoutC overp adat extbookp adah akekatnyasu dahm ampum engilustrasikainsi pesanv isual secarag raphicc ommunicationC. akupanbidanga rapand esain komunikasvi isuald itampilkand alamb entukpictorial dant ypograptryd engan gradaswi arnah itam-putih. (3) Hal-hafy ange sensiadl alamd esaint eksd itatad alamb entukv isrnlp ictorial dan typographyd engang radaswi amaB W(hitam-putih)m, engakibatkanni lai visual desainy angs ebenarnytaid ak tampak.I ni juga mengakibatkabne rkurangnya motivasis ertak epahamamn ahasiswad alamb elajarv isual. (4) Isi pesanv isuald esaint eksb elumd iorganisird enganb aik sesuadi engank riteria isi teks ajar perkuliahan. (5) Penataains i pesanv isualt eksy angd isajikans ecarag rafis,t erbuktid apat memberikanp erani nteraktifp adad iri mahasiswa. (6) Desainp enstrukturains i pesant extbookb elumm empermudamh ahasiswad alam memahamci akupanis i pesanp embelajaran. Berpijakp adak esimpulan-kesimpulatenr sebudt iatas,n ampakb ahwa pengorganigasiiasni p esanv isualg afis terbuktim emberikana set/perayna ngb esar terhadapke bermaknaabne lajarv isualm ahasiswam, akad apatd isarankanu ntuk merekonstrukdsei sainp esany angm emperhatikane lemenp ictorial dant ypography yangk ornunikatifd anm empunyani ilaiJine-art,d enganm emperhatikapne nandaan padah al-haly angp enting.H al ini bisad itindaklanjutdi enganu payap engembangan teksa jary angm emadukanse muau nsurg rafis,t erutamaw arnay angd apat mengkongkretkaisni pesanv isuals ertam engandungd ayatarikp esanv isualg rafis. Disarankanu ntukm engujil ebih lanjut lewatp enelitiany angm engupads esain pesang rafisp adat eksa jar perkuliahanD. alamk onteksi ni cakupanp enelitian mencakuhpa l-haly angs pesifikm engupaws amap adad esaing rafisi eks, desarnta ta letaki si teksa jart erhadapk ebermaknaabne lajarv isual.p enelitiand esaint eksy ang mengkolaborasikealne men-elemegnr afisp ictorial dant ypographyy angd i desain secarafine-ardr,a np enelitiany angs ecaras pesifikm engujip erbedaagna yak ognitif mahasiswsae bagapi ijak awal pengembangadne saint eksy angk onstruktif. l l

Penentuan koefisien penyerapan bunyi bahan akustik dari serabut kelapa sawit oleh Ninik Susilowati

 

Kebisinganm eliputij angkauany angs angaltu as,m enyentuh ampir semuas egik ehidupanm anusia.s ebagatia mbahanp adas umberb isined ari luar yang sudaha daa kan memperparahlin gkungans ampaik ekeadaany ang dapat mendatangkamn alapetakay angd isebutb ising terhadapl ingkungan.O leh karena itu perlu diciptakans uatua lat yangd apatm eredamkanb ising yangm anaa lat tersebut dinamakan peredam bising atau peredam suara. Penelitian ini menggunakanb ahand ari serabutk elapas awit. Penelitiani ni bernrjuanu ntuk menentukank oefisien penyerapanb unyi dari bahana kustik serabutk elapas awit,y ang menggunakanm etodep enyeleseian eksperimenm umi korelasiqnal,d enganp endekatang rafik hubungana ntarat ebal serabutk elapas awit (cm) dan intensitass uara( dB). Dari hasila nalisisd atad iperolehn ilai 8':-7,599 dB/cm.d imanan ilai B' sama dengan nilai bahanyang diserap (1), besamya bahan dengan ketebalan 0 (fu) adalah9 9,8d B jadi nilai koefisienp €nyerapa(nc ) adalahI /Io: {,08 dB/cm. Dari hasil penelitiant entangp enentuank oefisien penyerapanB unyi bahan akustik dari serabutk elapas awit, didapatkanb ahwas eraburkte lapas awit mempun-vanii lai penyerapan,vanbga gusk arenas elamain i serabukt elapas awit hanyad igunakans ebagalii mbah yangb elum adam nfaatnya.D an sebaikkanya bahan akustik dari serabut kelapa sawit dapat dimasukkan dalam daftar angka penverapany ang sudaha cia.

Analisis tingkat suku bunga sertifikat Bank Indonesia dan nilai tukar terhadap inflasi di Indonesia antara tahun 2001-2008 / Nurul Juwitaningtyas

 

Kata Kunci : tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia, nilai tukar dan inflasi Kebijakan moneter merupakan salah satu kebijakan yang dapat mempengaruhi perekonomian. Salah satu kebijakan moneter adalah operasi pasar terbuka dengan menjual surat-surat berharga oleh Bank Indonesia. Instrumen yang dipergunakan dalam pelaksanaan kebijakan ini salah satunya adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Dalam penjualan SBI ini Bank Indonesia menetapkan SBI rate yang merupakan tingkat diskon Sertifikat Bank Indonesia. Penjualan SBI atau juga tingkat SBI rate naik berarti menurunkan persediaan dana yang dimiliki oleh perbankan. Bank memperoleh sekuritas dan Bank Sentral mendapatkan uang. Sebaliknya, pembelian SBI atau juga penurunan SBI rate berarti menaikkan dana yang dimiliki oleh perbankan. Dana yang terdapat dalam perbankan ini pada akhirnya akan mempengaruhi investasi. Semakin banyak dana yang terdapat dalam perbankan berarti dana yang tersedia untuk berinvestasi akan semakin banyak. Adanya investasi ini selanjutnya akan mempengaruhi permintaan aggregat yang pada akhirnya akan mempengaruhi tingkat harga dalam negeri. Faktor lain yang mempengaruhi tingkat harga dalam negeri adalah nilai tukar. Perubahan nilai tukar dalam negeri terhadap luar negeri mengakibatkan perubahan harga dalam negeri. Apalagi Indonesia menganut sistem perekonomian terbuka yang mana ketergantungan terhadap barang impor masih sangat tinggi. Ketergantungan tersebut disertai permintaandan daya beli yang tinggi sehingga orang akan rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli barang tersebut. Jika kurs atau nilai tukar tersebut mengalami depresiasi terhadap nilai tukar luar negeri akan menyebabkan harga barang-barang yang mempergunakan alat pertukaran tersebut menjadi tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia terhadap tingkat inflasi di Indonesia antara tahun 2001-2008 (2) nilai tukar terhadap tingkat inflasi di Indonesia antara tahun 2001-2008 (3) kebijakan moneter dan nilai tukar secara simultan terhadap tingkat inflasi di Indonesia antara tahun 2001-2008. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda untuk mengetahui ada tidaknya dampak dari masing-masing variabel (tingkat suku bunga SBI dan nilai tukar) terhadap tingkat inflasi. Hasil analisis menyatakan bahwa (1) SBI rate secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia dalam jangka menengah (2001-2008) (2) Nilai tukar secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia dalam jangka menengah (2001-2008) (3) tingkat suku bunga SBI dan nilai tukar secara simultan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Dengan kata lain tingkat inflasi dalam jangka menengah tidak dipengaruhi oleh kebijakan moneter dan nilai tukar akan tetapi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Oleh karena itu sebaiknya pemerintah menetapkan kebijakan moneter yang sesuai dengan kondisi dan prioritas pemerintah pada saat itu.

Membangun jaringan internet menggunakan PC router vyatta (VC5.0.2) di laboratorium komputer SDN Sawojajar 3 Malang / Agung Budiarto

 

Kata kunci : Jaringan internet, PC Router, Vyatta VC5.0.2, SD Negeri Sawojajar 3 Malang. SDN Sawojajar 3 adalah merupakan SD yang cukup berkembang di wilayah Sawojajar yang memiliki siswa cukup banyak yang dalam kegiatan belajarnya telah memasukkan pelajaran dasar komputer dalam kurikulumnya. Dalam model pembelajaran saat ini, pengenalan teknologi informasi komputer kepada siswa mulai ditekankan sejak siswa duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini mengakibatkan setiap sekolah yang telah memiliki sarana belajar memadai harus mengelola laboratorium komputernya dengan baik. Melalui Tugas Akhir ini bertujuan untuk mendayagunakan sumber daya internet untuk kebutuhan belajar siswa di laboratorium SD Negeri Sawojajar 3 Malang. Membuat atau membangun suatu jaringan komputer sering kali di anggap rumit, karena membutuhkan perangkat – perangkat pendukung seperti router, dimana penggunaan router dedicated berlisensi / legal masih sangat kurang di lingkungan kita karena keterbatasan dana untuk membelinya. Setiap manusia selalu mencari kemudahan, sehingga ingin membangun suatu jaringan tersebut dengan biaya seminimal mungkin, untuk itu Vyatta VC5.0.2 hadir menjawab kebutuhan pemakai dalam membangun suatu jaringan internet. Vyatta VC5.0.2 merupakan salah satu sistem operasi router berbasis linux yang tersedia secara bebas ( open-source ). Vyatta VC5.0.2 yang diterapkan pada sebuah PC sebagai router dapat memperlancar jalur konektivitas jaringan di laboratorium komputer. Dalam Tugas Akhir ini, dengan membuat jaringan internet di laboratorium SD Negeri Sawojajar 3 Malang menggunakan PC Router Vyatta VC5.0.2 ternyata menghasilkan siswa yang lebih mandiri dan antusias dalam melaksanakan pembelajaran karena siswa dimungkinkan untuk dapat mengakses semua informasi dalam dunia pendidikan tanpa batasan ruang dan waktu. Dengan kemampuan penggunaan perangkat teknologi informasi yang berbeda-beda pada tiap siswa dan guru, alangkah baiknya jika diadakan sebuah pelatihan kepada guru dan siswa tentang pembelajaran yang dibantu dengan media internet, sesuai dengan bidang pelajaran guru yang bersangkutan serta mendorong siswa dan guru lebih mengetahui tentang IT. Sehingga sistem pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil pembelajaran pada siswa di SD Negeri Sawojajar 3 Malang yang berkualitas serta meningkatkan mutu pendidikan pada umumnya.

Hubungan motivasi, dukungan orang tua dan kebiasaan belajar dengan hasil belajar mata pelajaran kelistrikan body pada siswa kelas X Mekanik Otomotif SMKN 6 Malang tahun pelajaran 2009/2010 / Seftian Yudistira

 

Kata Kunci: Motivasi, dukungan orang tua, kebiasaan belajar, hasil belajar, kelistrikan body Salah satu indikator keberhasilan kegiatan belajar mengajar adalah tercapainya hasil belajar yang baik oleh siswa. Banyak faktor yang mempengaruhinya, beberapa diantara faktor tersebut adalah faktor motivasi belajar siswa, dukungan orang tua, dan kebiasaan belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi, dukungan orang tua, dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran kelistrikan body pada siswa kelas X Mekanik Otomotif SMKN 6 Malang tahun pelajaran 2009/2010. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Mekanik Otomotif SMKN 6 Malang tahun pelajaran 2009/2010 yang berjumlah 320 siswa, sedangkan sampel diambil 15% dari populasi menggunakan simple random sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 48 siswa. Variabel dalam penelitian ini meliputi tiga variabel bebas yaitu motivasi (X1), kebiasaan belajar (X2), dukungan orang tua (X3), dan satu variabel terikat yaitu hasil belajar mata pelajaran kelistrikan body. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner atau angket dan metode dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis korelasi ganda secara individu diperoleh korelasi antara variabel motivasi (X1), variabel kebiasaan belajar (X2), variabel dukungan orang tua (X3) dengan variabel hasil belajar (Y) masing-masing sebesar 0.548, 0.577, 0.562, dan semua korelasi memiliki signifikansi 0.000. Hasil analisis korelasi ganda secara keseluruhan diperoleh bahwa besarnya hubungan antara motivasi belajar, kebiasan belajar, dan dukungan orang tua secara simultan terhadap hasil belajar sebesar 0.723. sedangkan kontribusi secara simultan sebesar 52.27% dan sisanya 47.73% ditentukan oleh variabel lain. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar, kebiasaan belajar, dan dukungan orang tua terhadap hasil belajar mata pelajaran kelistrikan body pada siswa kelas X Mekanik Otomotif SMKN 6 Malang tahun pelajaran 2009/2010 baik secara individu maupun keseluruhan.

Pengaruh strategi PBL dan kooperatif GI terhadap metakognisi dan penguasaan konsep kimia dasar mahasiswa jurusan biologi FMIPA Universitas Negeri Makasar / Muhammad Danial

 

Kata kunci: Strategi Pembelajaran, Metakognisi, Kimia Dasar. Pembelajaran kimia di berbagai jenjang pendidikan termasuk perguruan tinggi, masih ditekankan pada aspek kemampuan kognitif. Penekanan pada aspek pemberdayaan berpikir selama pembelajaran belum digugah. Strategi pembelajaran yang diterapkan masih bersifat teacher-centered, belum students-centered. Peserta didik tidak dilatih untuk memberdayakan kemampuan berpikir mereka khususnya kemampuan metakognisi dan tidak dilatih untuk aktif membangun pengetahuannya sendiri. Akibatnya, peserta didik cepat jenuh menerima materi pelajaran, peserta didik mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan dan mengaplikasikan fakta kimia maupun biologi pada persoalan sehari-hari, dan akhirnya berdampak pada rendahnya penguasaan konsep atau materi pelajaran. Padahal, banyak cara atau teknik pembelajaran yang dapat diterapkan untuk memberdayakan kemampuan metakognisi dan melibatkan peserta didik secara aktif untuk membangun pengetahuannya sendiri. Misalnya penerapan strategi pembelajaran konstruktivistik PBL dan kooperatif GI. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan pengaruh strategi pembelajaran terhadap kesadaran metakognisi, (2) menjelaskan pengaruh strategi pembelajaran terhadap keterampilan metakognisi, (3) menjelaskan pengaruh strategi pembelajaran terhadap penguasaan konsep kimia dasar, (4) menjelaskan korelasi kesadaran metakognisi dengan penguasaan konsep kimia dasar, dan (5) menjelaskan korelasi keterampilan metakognisi dengan penguasaan konsep kimia dasar. Penelitian ini adalah kuasi eksprimen dengan rancangan “Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design” yang terdiri atas 1 variabel bebas dan 3 variabel terikat. Variabel bebas adalah strategi pembelajaran meliputi 4 jenis yakni strategi PBL, GI, integrasi PBL-GI, dan konvensional; variabel terikat yaitu kesadaran metakognisi, keterampilan metakognisi, dan penguasaan konsep kimia dasar. Penelitian ini dilakukan selama satu semester dan menjadikan mahasiswa jurusan Biologi FMIPA UNM semester ganjil tahun akademik 2009/2010 yang berjumlah 93 orang sebagai subjek penelitian. Subjek penelitian ini dibagi ke dalam 4 kelas perlakuan yakni kelas PBL, GI, integrasi PBL-GI, dan kelas konvensional. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan angket MAI untuk mengukur kesadaran metakognisi, tes uraian kimia dasar untuk mengukur keterampilan metakognisi (menggunakan rubrik MAD) dan penguasaan konsep kimia dasar, dan angket respon untuk mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap strategi pembelajaran yang diterapkan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial (statistik ANAKOVA, korelasi Product Momen Pearson, dan regresi ganda; α = 0,05,) dengan bantuan program Statistical Program for Social Sciences (SPSS) 15.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tidak ada perbedaan signifikan kesadaran metakognisi mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi PBL, GI, integrasi PBL-GI, dan konvensional, (2) ada perbedaan sangat signifikan keterampilan metakognisi mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi PBL, GI, integrasi PBL-GI, dan konvensional. Berdasarkan rata-rata skor total dari ke 4 kelas (N=93), keterampilan metakognisi mahasiswa dari pretest ke posttest mengalami peningkatan sebesar 34,32%. Peningkatan keterampilan metakognisi tertinggi terjadi pada mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi PBL dengan rata-rata 39,75% dan terendah terjadi pada mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi konvensional dengan rata-rata 30,30%, (3) ada perbedaan signifikan penguasaan konsep kimia dasar mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi PBL, GI, integrasi PBL-GI, dan konvensional. Berdasarkan rata-rata skor total dari ke empat kelas (N=93), penguasaan konsep kimia dasar mahasiswa dari pretest ke posttest mengalami peningkatan sebesar 34,86%. Peningkatan tertinggi terjadi pada mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi PBL-GI dengan rata-rata 38,33% dan terendah terjadi pada mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi konvensional dengan rata-rata 32,08%, (4), tidak ada korelasi signifikan kesadaran metakognisi dengan penguasaan konsep kimia dasar mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi PBL, GI, integrasi PBL-GI, dan konvensional (r = 0,09; p = 0,36; N=93), dan (5) ada korelasi positif dan signifikan keterampilan metakognisi dengan penguasaan konsep kimia dasar mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi PBL, GI, integrasi PBL-GI, dan konvensional (r = 0,92; p = 0,00; N=93). Berdasarkan strategi pembelajaran yang telah diterapkan, korelasi keterampilan metakognisi mahasiswa dengan penguasaan konsep kimia tertinggi terjadi pada strategi PBL dengan nilai r = 0,96 dan terendah terjadi pada strategi PBL-GI dengan nilai r = 0,73. Selanjutnya, berdasarkan analisis regresi ganda diperoleh bahwa kesadaran dan keterampilan metakognisi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penguasaan konsep, dalam hal ini keterampilan metakognisi lebih dominan pengaruhnya dibanding dengan kesadaran metakognisi, (6) mahasiswa memberi respon positif terhadap strategi pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini. Respon berupa ketertarikan dan keterpacuan belajar atas penerapan strategi pembelajaran dari tertinggi ke terendah secara berurutan adalah strategi PBL dan GI masing-masing 100%, integrasi PBL-GI 95%, dan strategi konvensional 75%. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) strategi pembelajaran tidak berpengaruh signifikan terhadap kesadaran metakognisi, (2) strategi pembelajaran berpengaruh sangat signifikan terhadap keterampilan metakognisi, (3) strategi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap penguasaan konsep kimia dasar, (4) kesadaran metakognisi tidak berkorelasi signifikan dengan penguasaan konsep kimia dasar, dan (5) keterampilan metakognisi berkorelasi signifikan dengan penguasaan konsep kimia dasar. Berdasarkan hasil, temuan dan kesimpulan penelitian ini, disarankan kepada tim pengampu matakuliah kimia dasar FMIPA UNM Makassar dan perguruan tinggi lainnya untuk menerapkan strategi PBL, GI, dan integrasi PBL-GI dalam membelajarkan mahasiswa karena strategi pembelajaran tersebut terbukti mampu meningkatkan keterampilan metakognisi mahasiswa dan penguasaan konsep kimia dasar.

Pengaruh kosentrasi bahan dasar Ball Clay terhadap sifat penyusutan, porositas, dan kuat tekan keramik tradisional dengan konsentrasi kaolin 15 % dan toseki 5 % oleh Erri Endah Listiani

 

Telah dilakukan penelitiarU dengan membuat 30 sampel keramik tradisional, dengan komposisi yang berbeda yailu 15 sampel komposisi bahan bahan dasar ball clay, feldspar, pasir kuana dan 15 sampel lagi menggunakank omposisib ahanb all clay, feldsapar,p asir kuarsa,k aolin, dan toseki. Bahand iperolehd i Balai Pelayanand an Teknik Industri Keramik Malang. dan pembuatans ampeld ilakukan di LaboratoriumB alai Pelayanand an Teknik Indusfi KeramikMalang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kaolin dan loseki pada batran dasar terhadap sifat penyusutarl porositas dan kuat tekan keramik, dan juga untuk mengetahui komposisi sampel yang terbaik yaitu sampel yang memiliki nilai penyusutank ecil, nilai porositask ecil, dan nilai kuat telan keramik besar. Variabel yang dianalisis dari beberap sifat fisis keramik meliputi sifat penyusutarLp orositasd an kuat tekan sebagavi ariabel terikat dan komposisib ahan sebagavi ariabelb ebas.D ata penelitiani ni dianalisisam enggunakanm etodeg rafik denganju mlah data 30 buah padap erangkatl unak Microsofi excel. Hasil penelitian menujukkan bahwapenambahanka olin dan toseki tidak berpengaruhte rhadaps ifat penyusutarqp orositasd an kuat tekank eramik Untuk komposisi sampel bahan keramik yang berkualitas atau yang terbaik pada penelitiani ni adalahs ampely angm emiliki ni.lai penyusutanre ndah,n ilai porositas rendah, dan nilai kuat tekan tinggi. Tidak ada sampel yangmemiliki ketiga sifat tersebuts ecaras imulta& sehinggas ampelp adab ahand asary ang terbaik dimiliki oleh adalah untuk susut jumlah yang memiliki nilai terendah sebesar1 0.36o/op adak omposisis ampelL , yaitu dengank omposisib all clay 30 %, fefdspar 40 %, dzn pasir kuarsa 30 %. Untuk keporian nyata nilai terendah adalah27.27 % yang dimiliki oleh sampel N dengan komposisi ball clay 30 %, feldspar 30 7o, dan pasir kuarsa 40 %. Dan untuk kuat tekan nilai tertinggi adalah 3.76%ymgdimiliki oleh sampeLl . Sedangkaunn tuks ampepl adab ahanb aru yang terbaik adalahu ntuk susutjumlah nilai terendahs ebesa6r .26 o/oy ang dimiliki oleh sampel HP, yaitu dengan komposisi ball clay 20 7o, feldspar 40 %, pasir kuarsa 30 o/o,kaolin 15 %, dan toseki 5 %. Untuk keporian nyata nilai terendabs ebesa2r 6.86 o/oyangdimiliki oleh sampelI P dengank omposisi ball clay l0 %, feldspar 50 %, pasir kuarsa 20 Vo,kaalin 15 o/o, dan toseki 5 %. Dan untuk kuat tekann ilai t€rtinggi s&sr 4.2'l o/oy ang dimiliki oleh sampelJ P komposisbi alt clay 30 %, feldspar2 0 7o,p asir kuarsa3 0 o/o,kaolin1 5 Vo, b6eki 5 %.

Implementasi program gerakan perang melawan kemiskinan (GPMK) sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Kelurahan Kepanjenkidul Kota Blitar / Dian Rachmawati

 

ABSTRAK Rachmawati, Dian. 2010. Implementasi Program Gerakan Perang Melawan Kemiskinan (GPMK) Sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan di Kelurahan Kepanjenkidul Kota Blitar. Skripsi, Prodi Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Prih Hardinto, M.Si. (II) Farida Rahmawati, SE, ME. Kata kunci: program GPMK, kemiskinan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program GPMK tahun 2009 di Kelurahan kepanjenkidul untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Program GPMK diartikan sebagai sebuah gerakan bersama antara komponen pemerintahan daerah dengan segenap komponen dan lapisan masyarakat untuk mengurangi semaksimal mungkin jumlah orang miskin di Kota Blitar melalui berbagai kegiatan baik yang bersifat regulatif, promotif, maupun rehabilitatif. Sedangkan kemiskinan diartikan sebagai kondisi ketika seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan, tidak mampu memenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kedudukan peneliti dalam penelitian kualitatif merupakan perencana, pelaksana pengumpulan data, analis, penafsir data, dan pada akhirnya menjadi pelapor hasil penelitian. Sehingga peneliti adalah instrumen kunci penelitian. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data berpedoman pada model analisis data interaktif. Sedangkan untuk mengetahui strategi kebijakan yang bisa diambil oleh pemerintah dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program GPMK pada tahun 2009 di Kelurahan Kepanjenkidul kurang berdampak efektif memerangi kemiskinan. Pertama, karena kegiatan yang diusulkan pada tingkat Kelurahan banyak yang bersifat bantuan langsung. Kedua, karena masyarakat miskin kurang mengerti masalah administrasi dalam mekanisme GPMK. Sehingga pemerintah daerah perlu mengkaji ulang kebijakannya tentang bentuk bantuan pada tingkat kelurahan. Yaitu dengan menerapkan bantuan yang bersifat jangka panjang, sehingga masyarakat tidak mengalami ketergantungan pada bantuan langsung. Strategi Kebijakan yang diambil Pemerintah untuk memperlancar implementasi program GPMK di tingkat Kelurahan dengan analisis SWOT adalah koordinasi, persiapan dan pelatihan, pendampingan dan pengawasan, evaluasi kegiatan. Meskipun strategi tersebut telah dilaksanakan namun dalam implementasinya dilapangan masih belum sepenuhnya dilakukan.

Hubungan intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA negeri 2 Malang / Mutia Novi Murdiyani

 

Kata Kunci: intensitas pemanfaatan internet, minat belajar, prestasi belajar Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran objektif tentang: (1) Mendeskripsikan intensitas pemanfaatan internet dalam pembelajaran, (2) Mendeskripsikan minat belajar siswa dalam pembelajaran, (3) Mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran, (4) Hubungan antara intensitas pemanfaatan internet dengan prestasi belajar, (5) Hubungan minat belajar dengan prestasi belajar, dan (6) Hubungan antara intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar secara simultan dengan prestasi belajar. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Malang. Prestasi belajar yang akan di ungkap terdiri dari pelajaran Sosiologi, Geografi, Sejarah, dan rata-rata ketiga mata pelajaran tersebut. Objek penelitian adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Malang, dengan sampel sebanyak 60 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda untuk mengungkap besarnya hubungan intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar dengan prestasi belajar. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Windows release 17. Penelitian ini berhasil mengungkap (1) intensitas pemanfaatan internet (X1) memiliki kategori tinggi sebesar 45%, (2) minat belajar (X2) kategori sedang 41,67%, (3) prestasi belajar Sosiologi (Y(Sosiologi)) kategori tinggi 46,67%, (4) prestasi belajar Geografi (Y(Geografi)) kategori tinggi 73,33%, prestasi belajar Sejarah (Y(Sejarah)) kategori tinggi 41,67%, prestasi belajar Rata-rata (Y(rata-rata)) kategori tinggi 30,9%, hasil analisis uji hopotesis secara parsial antara intensitas internet dengan prestasi belajar: (1) Ada hubungan yang signifikan antara intensitas pemanfaatan internet dengan prestasi belajar Sosiologi siswa, (2) Tidak ada hubungan yang signifikan antara intensitas belajar dengan prestasi belajar Geografi siswa, (3) Ada hubungan yang signifikan antara intensitas belajar dengan prestasi belajar Sejarah, dan (4) Ada hubungan yang signifikan antara intensitas belajar dengan prestasi belajar rata-rata siswa. Hasil analisis uji hopotesis secara parsial antara minat belajar dengan prestasi belajar: (1) Tidak ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa, (2) Ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar Geografi siswa, (3) Tidak ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar Sejarah siswa, dan (4) Ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar rata-rata siswa. Hasil analisis uji hopotesis secara simultan antara intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar dengan prestasi belajar: (1) Ada hubungan yang signifikan antara kedua prediktor yaitu intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar secara simultan dengan prestasi belajar Sosiologi, (2) Ada hubungan yang signifikan antara kedua prediktor yaitu intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar secara simultan dengan prestasi belajar Geografi, (3) Ada hubungan yang signifikan antara kedua prediktor yaitu intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar secara simultan dengan prestasi belajar Sejarah, dan (4) Ada hubungan yang signifikan antara kedua prediktor yaitu intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar secara simultan dengan prestasi belajar rata-rata. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Intensitas pemanfaatan internet berada dalam kategori tinggi, (2) Minat belajar berada dalam kategori sedang, (3) Prestasi belajar dalam kategori tinggi, (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara intensitas pemanfaatan internet dengan prestasi belajar pada pelajaran Sosiologi, Sejarah, dan pada Rata-rata ketiga mata pelajaran, (5) Tidak ada hubungan positif dan signifikan antara intensitas pemanfaatan internet dengan prestasi belajar pada pelajaran Geografi, dan (6) Ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar pada pelajaran Geografi, dan pada Rata-rata ketiga mata pelajaran (7) Tidak ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar pada pelajaran Sosiologi, dan Sejarah (8)Ada hubungan positif dan signifikan antara intensitas pemanfaatan internet dan minat belajar secara simultan dengan prestasi belajar Sosiologi, Geografi, Sejarah, dan rata-rata ketiga mata pelajaran tersebut. Saran penelitian ini adalah (1) Siswa diharapkan untuk meningkatkan intensitas penggunaan internet dan menumbuhkan minat belajarnya, (2) Guru diharapkan untuk mampu meningkatkan intensitas penggunaan internet dalam proses belajar mengajar dan menumbuhkan minat siswa terhadap pelajaran IPS, (3) Orangtua hendaknya dapat memberikan dorongan pada anaknya untuk meningkatkan minat belajar, dan(4) Sekolah diharapkan dapat menambah jumlah jam dan frekuensi/intensitas pemanfaatan internet oleh siswa di luar jam pelajaran praktek melalui kegiatan ekstra kurikuler, menambah bandwidth internet di sekolahnya

Studi tentang pengaruh komposisi bahan terhadap kuat tekan keramik tradisional oleh Khoirul Anam

 

Telahd ilakukanp enelitiand, enganm embua2t 3 sampekl eramik'tradisional' dengakno mporirly ungu Jrt-;J". ri"rr",iaip"roleh dariB alaiP elayanan dan Teknik IndustKri eramiLr rrurangii;luuufi,u.'p"r ai JurusanF isik6u niversitas Negeri Malangp,e ngujian uatt ikan keramikd ilakukand i Laboratorium struktur dan Jalan Raylais iitut TeknologNi asionaMl alang' penelitiani, -"n&irp*t""t""giomposisi bahany aitut anahl iat, kaolin,d an frhp"i;;i;dd t*t t"t* tJ**ik frdisional. variabel yangd ianalisiasd alah harekau att ekans ebagaar" u"r terikat,d ank omposisbi ahan( tanah liat, kaolin' dan 'tr$1"rff:""r;i;Ai;"b*. Penelitianin i minggunakana nalisism etoder egresi polinomiadle nganju mlah data2 3 buah''menggunakpaenr angkat hnak microsoft ucel' Hasilpenelitianmenyatakanbahwatanahliat'kaolin'danfelspard'secara simultamn empengo*hki ;i"k;bahan ketamih dank uatt ekano ptimumb ahan keramitkra disionayta ngf fii"l"r, p"a. p"lelitiani ni adalah denganko mposisi: tanahli at 50%, kaolin 20o/o,d anf elspard 3070'

Pengaruh kadar lengas dan berat jenis terhadap kuat tekan kayu meranti putih oleh Luthansyah Nur Iswara

 

Beberapam acamje nis kayuy angd ipakaiu ntukb angunante ntu mempunyaki ualitas atauk ekuatany ang berbeda.P erbedaank ekuatand apat diketahui dengan cara mempelajari perilaku dan sifat-sifat kayu tersebut, seperti kadarl eneasd an beratjenis yang merupakanf akxorb erpengaruhte rhadap kekuatank ayu. Seberapab esarp engaruhk adar lengasd an beratjenis terhadap kekuatank ayuh anyad apatd iketahuim elaluip enelitianD. alamp enelitianin i mengambidl uas ampekl uatt ekank ayus ejajars eratd ant egakl uruss erat. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah menghitung besamya pengaruh kadar lengasd anb eratjenist erhadapk uatt ekans ejajars eratd ant erhadapk uatt ekan tegak lurus serat pada kayu meranti putilt- Jumlah bendau ji dalam penelitiani ni sebanyak2 0 buah untuk kuat tekan sejajars erat dan20 buah untuk kuat tekant egak lurus serat,s edangkank ayu yang dipakaia dalahk ayu meranti putih yang diambil langsungd ari pedagangk ayu tanpam elalui perlakuank hususk ecuali pernotongans esuaid enganu kurany ang diperlukan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Universitas Negeri Malang padat anggal 10 Mei 2004 sampaid engan2 1 Mei 2004.D ari keseluruhanb enda uji tersebuyt aitu 40 buahd iukur dulu kadarl engasl alu diukur dand ihitungb erat jenisnyak emudiand iuji dand ihitungk uat tekans esuadi enganjenisd an ukurannya yaitu kuat tekan sejajar serat dan kuat tekan tegak lurus serat. Setelah semua prosedur diatas selesai dilakukan dapat dikeahui kadar lengas rata-rata kayu meranti putih untuk kuat tekan sejajar serat adalah 17,29 o/o danu ntukk uatt ekant egakl uruss erat1 8,81% , sedangkabne ratj enis rata-rata untukk uatt ekans ejajars erata dalah0 ,56 grlcm'dan untukk uatt ekant egakl urus serat adalah A,52 grlcm' . Hasil uji dan hitung kuat tekan sejajar serat rata-rata kayu meranti putih adalah 239,98 kd"ry" dan kuat tekan tegak lurus serat rata'rata kayu meranti putih adalah 16,57 kglcm'. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar lengas dan berat jenis secarrl bersama-sambae rpengaruhte rhadapk uat tekan sejajars eratk ayu meranti putih dengan R = 0,71 8 pada taraf signifikan I o/o, dzn juga kadar lengas dan berat jenis secarab ersama-sambae rpengaruhte rhadapk uat tekan tegak lurus seratk ayu merantip utih denganR :0,591 padat arafs ignifikanI o/0K. ontribusiy ang diberikan oleh kadar lengas terhadap kuat tekan sejajar serat adalah 0,864 % dan yang diberikan oleh beratjenis terhadap kuat tekan sejajar serat adalah 50,614 %. Jadi kontribusi yang diberikan oleh keduanya terhadap kuat tekan sejajar serat padak ayum erantip utih sebesa5r 1,5% . sedangkank ontribusiy angd iberikan ot.t,t uiu, lengast erhadapk uatt ekant egakl urus_seraatd zlah23,907% danyang diberikano leh-beratjenisierhadapk uat tekantegaklu rus serata dalah6 6,523o /o' Jadik ontribusiy ang Aiberitcano leh keduanyat erhadapk uat tekant egak lurus serapt adak ayu meranti putih sebesar9 0,430o /o' ' Dilih;t dari kontribusi( sumbangaenf ektifl beratj enis dank adar.lengas temyatab eratjenis lebih berpengaiuht erhadapk uat tekan sejajars eratd an tegak lurus serat pada kayu meranti putih dari pada kadar lengasnya' Dari hasil penelitiani ni disarankanp enelitianl anjutand 91ganl bVek yangl ebih bervariasi,j enis kayu dan lot

Hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat pendapatan dan status pekerjaan orang tua dengan sikap siswa terhadap pelajaran IPS Geografi pokok bahasan pelestarian sumber daya alam di MTsN Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek oleh Imam Ma'sum

 

ABSTRAK Ma'sum, knam, 2 003.H ubungano ntara TirryakaPt endidilan,T ingkat Pendapatand,a nS tatusP ekegaanO rangT uad enganS ilap Siswa TerhadapP elajaranI PSG eografPi okokB ahasanP elestarian SunberdayaA lamd i MTsNK ec.M unjunganK ab. TrenggolekS. kripsi. JwusanP endidikanG eografiF. akultasM atematikad anI luu Pengertahuan Alami. UniversitasN egeriM alang.P ernbimbing(;I ) Drs.M arhadiS lamet KistyaotoM, .Si0 D Drs.S inggihS usiloM, .Si. Kata trfunci : tingakat pendidikan,t ingkat pendapatandens tatusp ek€rjaan orang tua, sikap siswa tcrhadap pelajaran IPS Geografi Pengelolaalnin gkungana dalahs uatuu payap englolaans ecaras adary ang dilaJcukamn anusiate rhadapk omponene kosistemd enganm enerapkan kelestariannyaD.a larr pengelolaatne rs€bufta ktors ikapd anp erilakum anusia yangs ecarab erlebihand apatm engakibatkakne rusakand ank elangkaan ekosistemF. aktors ikapd anp erilakuy angt idak positif yangb isam erusak ekosistemte rsebutd, iantarannydai sebabkaonl eh l). Masihrendalulyatin gkat pengetat'uadna np endidikan2, ). Masihr endahnytain gkatp enghidupasne hingga doronganu ntukm emenuhki ebutrrhamn engabaikaanr ti lingtraugaq3 ). Masyarakaktu rang memaharnkie dudukannysae bagasi uatue kosistem Tujrranp enelitian(: l) iirgin mengetahuhiu bungana ntarati ngkat pendidikano rangt ua dengans ikaps iswat erhadapp elajarrr Ips Geografpi okok bahasapne lestarians umberdayaal am,(2I)n ginm engetahuhiu bungana ntara tingkatp endapataonr angt ur dengans ikaps iswat erhadapp elajaranIp s Geografi pokokb ahasanp elestarians urnberdayaala m,(3)I nginm engetahuhiu bungan antaras tatusp ekerjaano tmgAn dengans ikaps iswat erludapp elajaranIp S Geografpi okokb ahasapue lestarians umberdayaal amd i MTsN Kicamatan MuqiunganK abupatenT renggalek. Penelitianin i dilaksanakamn ulai bulanJ uli sampabi ulanA gustus2 003d i MTsN.K ec.M uqilnganK ab.T renggnlekT. eknikyangdigrmakadna lam pengumpuladna taa dalaha ngket.S edangkayna ngd ijadikanp opulasdi alam penelitiana dalahs iswak elas3 yangb e4urnlahI 98. sampel yangd iambild alam penelitianin i sebanya5k 0 siswad anc arap engambilasna mpeml enggunakan teknikr andomd arnpling..Pengolahdaant ad enganm enggunakatanb ulassi ilang. Deskipsi datab ahwa( a) pendidikano rangt ua siswab erijazahS LTP,( b) pendapataonr aDgfu as iswak ategorit inggl, (c) statusp eke{aano rangt uas iswa dalamk atagorit inggi,d an( d) sikaps iswat erhadapp elajaranIp S Geografpi okok pahasapne lestariansu mbedr ayaa lamd alamk ategorib aik. selaini tra pendiidikan orangf ua,p endapataonr angt ua"d ans tatusp eketjaano rangt uab erpengnrutr terhadaps ikaps iswat erhadapp elajaranIp s Geografpi okokb ahasapne lestarian sumberdayAa lam,y aitu semakinti nggi pendidikanp, endapaand, ank eruapanan pekerjaane 6ag tua,s emakinb aik pula sikaps iswat erhadapp elajaranC eolran, dan sebaliknya.

Pengaruh kadar lengas dan berat jenis terhadap kuat tekan kayu mranti merah oleh Indha Satul Akhlina

 

Kayum erupakans alahs atub ahanb angunany angp ertamad ikenald an dipergunakan.Kamyue mpunyasi ifat fisik dans ifat mekanik.Sifafti sik yangp enting adalahk adarl engasd anb eratjenis.Sifafti sik ini banyakb erpengaruthe rhadaps ifat mekanik(k ekuatand) ari kayu.Sifatm ekanikk ayut ersebuita lahs ifat kekuatante kan sejajasr eratd ank ekuatante gakl uruss erats ertak ekuatang esers ejajars erat. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahupi engaruhk adarl engasd anb erat jenist erhadapk ekuatank ayu.Denganp enelitiani ni bisad iketahuib erapab esar konstribusyia ngd iberikano leh kadarl engasd anb eratjenisp adak ekuatan kayu.Sampeple nelitianin i adalahk ayuM erantiM eraht erdiri dari4 0 buahb enda uji.20b uahb endau ji untukp engujiank adarl engasb, eratjenisd ank uatt ekans ejajar serakt ayus edangaka2n0 buahb endau ji sisanyau ntukp engujiank adarl engasb, erat jenis dan kuat tekan tegak lurus serat. Hasilp enelitiani ni menunjukkanra ta-ratak adarl engas1 4,93o/doa nr ata-rata berajte nis 0,56g rlcm'padak uat tekans ejajars eratk ayu^MeranMti erah.Rata-rata kadarl engas1 4,96%d anr ata-ratab eratj enis 0,56 grlcm'padak uatt ekant egakl urus serakt ayuM erantiM erah.Rata-ratkau att ekans ejajars eratk ayuM erantiM erah adalah2l2,39k gcry' danrata-ratak uatt ekant egakl uruss eratk ayuM erantiM erah adalah1 2,23k {crrf. Ada korelasin egatifyangs ignifikana ntarak adarl engasd enganb eratjenis padak uatt ekans ejajars erath al ini dapatd ilihat dari r: -0,632d anp : 0,01( dua ekor).A da korelasin egatifyangs ignifikana ntarak adarl engasd enganb eratjenis pada kuat tekan tegak lurus serat hal ini dapat dilihat dari r : -0,886 dan p : 0,01 (duae kor).B eraratis emakinti nggi kadarl engasm akas emakinr endahb eratjenisnya Ada korelasin egatifyangs ignifikana ntarakadalre ngasd engank uatt ekan padak uatt ekans ejajars erat.Hailn i dapatd ilihat dari r: -0,688d anp : 0,01( dua ekor).A da korelasin egatifyangs ignifikana ntarak adarl engasd engank uatt ekan tegakl uruss erat.Hailn i dapatd ilihat dari r: -0,791danp : 0,01( duae kor).B erarati semakinti nggi kadarl engasm akas emakinr endahk uatt ekannya. Ada korelasi positifyang signifikan antara beratjenis dengan kuat tekan pada kuatt ekans ejajars erat.Hailn i dapatd ilihat dari r: 0,793d anp : 0,01( duae kor). Adak orelasip ositif yangs ignifikana ntarab eratj enis dengank uatt ekant egakl urus serat.Hailn i dapatd ilihat dari r:0,824 danp : 0,01( duae kor).B eraratis emakin tinggib eratj enis makas emakinm eningkatk uatt ekannya. Kadarl engasd anb eratjeniss ecarab ersama-sambae rpengaruthe rhadapk uat tekans ejajars eratd enganr : 0,829p adat araf signrfik an I %, begituj u ga kadar lengasd anb eratjeniss ecarab ersama-sambae rpengaruthe rhadapk uatt ekant egak luruss eratd enganr = 0,834p adat arafs ignifikanl %. Konstribus(i sumbangaenf ektif) yangd iberikank adarl engaste rhadapk uat tekans ejajars erat adalah2 1,47%d any angd iberikano leh beratj enis terhadapk uat tekans ejajars erata dalah4 7,26%.jadki onstribusyi angd iberikano leh keduanya sebesa6r8 ,7%.Konstribus(si umbangaenf ektif) yangd iberikank adarl engaste rhadap kuatt ekant egakl uruss erat adalah2 2,38%d any angd iberikano leh beratje nis terhadakpu att ekant egakl uruss erata dalah4 7,22o/o.jakdoi nslribusyi angd iberikan ofehk eduanyase besa6r 9,6%. Sesuadi enganh asilp engujiante rnyatab eratjenism emberikank onstribusi yangb erartip adak ekuatank ayu,s emakint inggi kadarl engasnyas emakinr endah berajte nisnyad ank uatt ekank ayus emakinm enurun,sesehingugnat uk memperkirakakna yud anm emilih kayuy angk ekuatannyyaa ngm aksimald ari suatu spesieask anl ebihd imungkinkanadalabhe rdasarkabne ratjenisd an padakadar lengasnya. Denganm engacud ari hasilp enelitianin i adas arany angdapatd rlakukan untukp enelitians elanjutnyaD. ikarenakank andungana ir padak ayu Meranti Merah cukup tinggi maka diperlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan pengeringan.Hianli dilakukanu ntukm engeluarkana ir yangterkandundgi dalam kayu,d isampingit u bertujuanu ntukm enghindartie rjadinyap erubahanb entukp ada konstruksi.

Kesiapan guru geografi SMUN sekota Malang terhadap pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi oleh Misnawati

 

Indonesias aat ini mengadakanp ergantiank urikulum. Kurikulum yang akan dilaksanakana dalah kurikulum berbasis kompetensi sebagaip engganti kurikulum 1994. Dalam kurikulum berbasis kompetensi kesiapan seorang guru sebagai pelaksankau rikulum sangatd iperlukan,a gArt ujwm yangd itetapkand apttercapi. Penelitian ini bertujuan unnrk mengetahui bagaimana kesiapan guru geografi SMUN sekotaM alang terhadapp elaksanaank urikulum berbasisk ompetensi.T eknik pengumpulan data (1) menyusun instnrmen penelitian, (2) melakukan uji coba instromen, (3) melakukan pengambilan data penelitian, (4) mengolah dan menganalisisd ata penelitian. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif Subjek pen"iitiani m adalahg uru geografi SMUN sekotaM alang. Untuk mengumpulkand ata lenbng kesiapang uru geografrS MUN sekotaM alang peneliti menggunakana ngket. Teknif analiiis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru geografi terhadap -poeolaxk sanaaknu rikulum berbasisk ompetensis udah cukup siap hal itu terlihat pada guro geografi sudah mengikuti penataran tentang KBK. Sehingga diduga berpengaruhte rhadap pengetahuand an pemahamanm ereka mengenai (l) guru geogali yang memahami KBK secara umum 53,3o/o, (2) guru geografi yang me*atraml pengertian kompetensi pada KBK 66,70 , (3) guru geografi yang memahamdi asarp emikiran penggunaank onsep KBK 60%, (a) guru geografi yang memahami pengertian KBK 66,7%, (5) guru geografi yang memahami tujuan KBK 66,7%, (6) guru geogafi yang memahami ciri-ciri KBK 53,3%, (7) guru geoglafr yang memahami prinsipprinsip KBK 40%, (S) guru geografi yang mengetahui pendekatand alam KBK 53,3%, (9) guru geografi yang mengetahuis trategi dalam kSf s:,:X, (10) guru geogafi yang mengetahumi etoded alamK BK 46,7%,( ll) guru geografi yang mengetahui materi dalam KBK66,70/o, (12) guru geografi yang meng-tahui media dalam KBK 66,7%, (13) guru geografi yang mengetahui cara penilaian dalam KBK 66,7%. Sedangkan 40o/o gjru geografi masih belum pernah mengikutip enatarante ntangK BK. Saran yang diberikan peneliti adalah kepada (1) dinas pendidikan dan instansi -instansi yang terkait hendaknya mengadakan sosialisasi lagi kepada guru geografi tentang kurikulum berbasis kompetensi yaitu lebih sering lagi melaksanakan penatamna tau seminar tentang kurikulum berbasis kompetensit ersebut, (2) gUru geogpafui ntuk lebih aldif mencari sendiri informasi tentangK BK, (3) peneliti lain sebagaai cuand alamp enelitians elanjutnya.

Studi kualitas air tanah sekitar daerah industri kerajinan kuningan di desa Growong Lor Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah ditinjau dari segi persyaratan air minum oleh Aniek Siskanawati

 

ABSTRAK 2003, STUDI KUALITAS AIN, TANAH SEKITAR DAERAH INDUSTRI KERAJTNAN KUNINGAI\I DIDESAGROWONG T,OR KECAMATAN JUANA KABUPATDN PATI JAWA TENGAH DITINJAU DABI SEGI PERSYARATAI{ AIR MINUM. Skrtpri, Jurusan Pendidikan Geografr, FMIPA.' Universitrs Negeri Mehng Pembimbing ( t) Drs Sugeng U8y"' M.St'(q DraYuswenti ArianlIV',nfi.Si Xrtr kunci: Kualitas air tanah, daerah indurtri kerajinan kuningrn, penyaratsn air minum, Kualitas air merupakan kebutuhan hidup manusia ditentukan oleh sifat fisib sifat kimia dan kandungan bakteri yang ada didalam air. Kualitas air sewaktu-uraktud apat berubah-ubshk arena pengaruh dari kegiatan manusia m&upupnr osesa lam. Penelitiani ni bertujuan untuk mengetahuai pakahk ualitasa ir didaerahp enelitian masih layak digunakan sebagaia ir minum bila ditinjau dari segi per:yaratan air minunr- Sdangkan tujuan dari penelitian ini adalah : (l) kualitas fisik dan kualitas kimia air tanab (2) persebaran pencemara4 (3) pcrsepsi pcndudukterhadap air tanah. Penelitian tentang kualitas air tanah ini dirancang dengan menggunakan metode survey. Populasi pada penelitian inj adalah scmua sumtu yang ada di Desa Crrowong Lor Kecamatan Juana, sedangkan sampelnya diambil sebanyak 7 sampel yang berada disekitar daerah industri kerajinan kuningan. Teknik pengrmbilan sampel dalam penelitian ini denganm enggunakante knik purposive random sampling dengan tujuan sampel yang diambil hanya disekitar lokasi industri denganm aksudt eknik pengumpuland ata denganm enggunakanm etode observaslia pangan,u ji laboratorium,d okumentasid an wawancara.T eknik annlisa datanya denganc ara membandingkana ntarak onsenrasi kandungnnu nsrn dalam air sumur yang telah diuji di laboralorium dibastingtan dengan s€tiap komponen yartre ada Wda PERMENKES RI No. 0I/BIRHUKMAS/I990 tentang kritcria p€rsyaratana ir minum. Dari segi fisika dan kimia, kualitas air sumur di Desa Growong Lor Kecamatan Jruna, l6fisss5ayl di lingkungan industri kerajfuan kuningan bila dibandingkan dengnn kualitas air golongan A masih memenuhi syarat untuk digunakan sebagai air minum. Akan tetapi adanya kandungan Cu dan Zn dalam air sumur menyebabkan adanya pencemamn dari industi kerajinan kuningan. Ditinjau dari sebarannya, temyata sumur yang jaraknya dekat dengan lokasi peinbuanganli mbah, airnya sangatk enrh dan berbau, sedangkans umury ang jauh dari pembuanganli mbafu kualitas airnya lebih baik dan layak dipakai sebagaai ir minum. Hal ini menunjukkan bahua limbah industri kerajinan kuningan sccara nyata sangat mencemari air sumuj penduduk. Bahwa Penduduk merasa dengan adanya industri kerajinan kuningan maka kualitas air sumur menjadi berubah akan tetapi penduduk juga menginginkan apr sistemp embuanganli mbahnyad ilakukan dengan baik supaya tidak mencemari sumur penduduk.

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 | 532 |