Hubungan soial ekonomi rumah tangga dengan pemanfaatan pekarangan masyarakat di Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur oleh Puji Asiati

 

Pekarangasne lamain i otehm asyarakakut rangd imanfaatkanp,e karangan dianggap_masyarsaekbaat gasii sai anahd i sekitarr uni*r yangu iasanyoi iunami tanamabnu ngam auputna nannno bat,p sdahapl ekarangidni patd imanfaatkan secarian tensifsehingbgear fgsigl unau ntukm endukunpge noipuunk eluarga. . Tujuanp enelitiaand alahu ntukm engetahu(li): pimanfaatapne karangan, pendidikan,_pendapluaatasln a,h anp ekarangaona, njuritattrq nggungakne luarga masyarakKate camatapna das-KabupatNegna wi;( zihubunganfr ng-positifd an signi{ikana ntarap endidikanlu, ast a-hapne k-aranilirp\ endsiatai,o in'jurnrur, gp_ry1g33k cluargld enganp cmanfaarapne karang;a(n3;) icsamyas rirUang* eleKtlbt atks ecarsai multsnm aupunm asing-masivnagr iabebl ebas. Penelitiadni rancandge ngapne ndekltasnu mcyd anb ersifakt orelasional 9K:K1,gp *e snaemntpueaDln e saK wadungaLn, oi,S ukowiyonaoi,n nan:uranS urirr3u*fuff, SO sampedl aerah.dengaarne as imprings, ampetre dangkau-dengan purpot.ivseu mplingp, engambilasna mpedl ari populasdi eigarri*;ortionur random samplingp-e, nentuarxe.s pondedl engapnr obaoility samptinlgaengcina rao roinat. Hasilp enelitiamn erlgnyukka(ln) :p emanfaatan-petira"mgia'ns itrre noah(;z ) pendidikamna syarakmaia sihre ndahya itut ama&asnD ,)uasla fin pe[arangarne rdah 9tngunra ta-rata1 40.33m z,p endapatarna ta-ratap erbuianR p +ot.ioo,- n u"pi,uxr, *.::::*.liumlah ranggungk;ilauna rgaan trr4a - s orangitgjadhsir uilianp osifir IpTogs,r:nfylrla t:nkgjsl lrngtnurrtiak apancn ntadraildu iaksal9 an:hn agnpo cpnke amraanngfaanadplenen l,gaarnu ns('na;) a ttaiubung; pemanfaotpaenk aran{an; (5)a dah ubunnapno .siriyf angs ignifikan'anrara peKarsnga(6n); ridskr erdgprh ubungan inaupui-,irngun- *,ni,[i,*u" antaroju mlahr anggunga[enl uarSad engan pemanfaatpaenk arange(nz;) secariaim ultan,s -Ey ango idiika; sebesa+r- qt.o a prsen.s edangkavna riabebl obots E tcrbesadr iberikino lehv ariabetiuasia t an f\.y_ry:firu 30,692p ersenS, Et erbesakre duao lehv ariuU"ip"ndapurVaani tu :vlaf,nJjs ope:rt y 7,29p ersenv,a riabepl endidika2n, 192p enenA, * !,sngt erkecit Jumtalha nggungaknc luargyaa itu1 ,975p e$crl , .. ..lutuny angd apadt iberikany,a itu:( l) meningkatkapne ndidikatne rutama pendidikanno nf ormarb agim asyarakaritc irmatanF aaas(;i ) fid;;;;ifk* fi:T$lg ]fr.anr ykapnea(n3; )t erusb erupauyan tukm iningruitapn. nCuputun Keluargma elatulp eningkatasnk alau ,ahad and iversifikasui sahi

Hubungan antara iklim organisasi dan prestasi kerja pegawai tata usaha di Universitas Islam Indonesia Sudan Malang oleh Nur Chahyani

 

Iklim organisasmi erupakans alahs atuf attor yang berpengaruhte rhadap prestaski erja pegawai.P enelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahuiik lim organisasi taia usaha di LmS Malang, untuk mengetahui prestasi kerja pegawai tata usaha di UIIS Malangd an untuk mengetahuhi ubungana ntarai klim organisasdi an prestasi kerja pegawai tata usaha di tms Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim organisastia ta usahad i UIIS Malang, untuk mengetahupi restasik erja pegawai tata usaba di UIIS Malang dan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi danp restaski erja pegawait ata usahad i UtrS Malang. Ruangl ingkup variabel penelitiana dalahv ariabel iklim organisasyi ang meliputi sub-subv ariabela ntaral ain: (l) suasansao sialo rganisasi(,2 ) orientasni ilai, (3) citra diri organisas(i,a ) pola komunikasio rganisasi,( 5) pola interaksii ndividu dan variabelp restasik erja pegawai yang meliputi sub-sub variabel antara lain: (l) kuantitas kerja, (2) mutu kerja, (3) sikap kerja dan (4) ketangguhan. Rancanganp enelitiany ang digunakana dalahd eskrigff ]919!gflisqAl. - Populaspi enelitians ebanyak2 9 orangp egawait ata usahad i tfis Malang sekaligus sebagasi ampelp enelitian.I nstrumeny ang digunakanu ntuk mengumpulkand ata ' adalaha ngketd an dokumentasiA. Ulisis_datayangd igunatan adalaha n_al_isis deskriptif dan analisis korelasi Product Mome.Tt Hasil penelitianm enurgukkabna hwa1 5 orang( 51,72%)d wi1g responden menyatakanik lim organisastia ta usahad i UIIS Malang termasukk ualifikasi baik. Dan22 orang(75,860/od)u r29 respondenm enyatakanb ahwap restasik erja pegawai tata usaha di Lms Malang termasuk kualifikasi tinggt. Demikian pula hasil penelitian menunjukkana danyah ubungana ntarai klim organisasdi an prestasik erja pegawai tata usaha di tms Malang, itu ditunjukksn dengan hasil r hitung lebih besar dari r tabel (0,836>0,367). Kesimpuland ari penelitiani ni adalah( 1) iklim organisasti ata usahad i LItrS Malang dalam kualifikasi bailq (2) prestasi kerja pegawai tata usaha di UIIS Malang dalam kualifikasi tinggi dan (3) adanya hubungan yang signifikan antara iklim organisasdia np restaski e{a pegawais. arany angd iberikano lehp enulisa dalah( l) bagi KepalaB agianA dministrasi yaitu agari klim organisasyi ang sudaha da dipertahankadna n ditingkatkank arenai tu dapatm eningkatkanp restasik erja pegawai danp restaski erja pegawaiy ang sudahb aik hendalaryajugad ipertahankank arena prestaskie {a pegawaiy ang tinggi merupakanw ujud keberhasilans uatul embaga dalamp embinaanp egawai,( 2) bagi JurusanA dministrasi Pendidikany aitu memberi kesempatakne padam ahasiswau ntuk lebih meningkatkanp engetahuanm eneliti khususnyma asalahp engembangasnu mberd ayam anusiad an (3) bagi Peneliti yaitu mengharapkamna siha danyap enelitianl ain yang mengembqngkakna jian permasalahayna ng samad enganp endekatany ang berbeda

Modernisasi nelayan tradisional Kecamatan Muara Jawa abupaten Kutai Kartanegara Propinsi Kalimantan Timur oleh Imansyah

 

.-5^0^I8pn udlganu")ys aiamn ged riuhpuabkuanng ekagna ray ang terdiri gugusanp uraub esard an kecil raul dan setat, denln tuas aaratan aan perairan masing-masi2n.g0 27.087K mz dan 3.116.163K m2.keadaanw ilayahs eperti ni menjadikaInn donesias ebagani egaray angp otensiadl i bidangp "n*gupun i-kand, an iuga dapat memberi ruang serak yang lituasa kepada n.i"y* 'itu[ mehkut

Studi tentang cara identifikasi musim ikan dan teknik mencari ikan oleh nelayan desa Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan oleh Nurpitasari

 

Desa Takisung yang terletak di pesisir Pantai Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan merupakan desa yang mayoritas penduduknyaad alahs ebagani elayanD. enganjumlahp enduduks ebanyak2 .841j iwa danj umlah kepalak eluarCa(K K) sebanyak,+4K1 K, sekitar7 0 persena tau3 08 KK adalahb ermatap encaharians ebagani elayan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (l) Kondisi Desa Takisung sebagai desa nelayan; (2) Cara identifrkasi musim ikan oleh nelayan Desa Takisung; (3) Teknik nelayan dalam mencari ikan di Desa Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitiand irancangd enganp endekatanp endekatante matik don holistik dan bersifat deskriptif kualitatif dengan sampel Nelayan Desa Takisung. Metode penentuanin forman denganl eknik snow ball atzub ola salju, dimanay angd iperlukan adalah adanya informan kunci atau key informan yaitu ketua kelompok nelayan Desa Takisung. Pengambilan data dengan. Prosedur pengumpulan data dengan teknik observasiw, awancaram endalam,d okumentasid, an teknik p€motretan Hasil penelitian menunjukkan: (l) Kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan Desa Takisung masih rendah. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa indikator, antara lain: tingkat pendidikan yang masih rendah, pendapatan yang rendah dan tidak stabil, dan kepemilikan barang berharga yang masih sedikit; (2) Identifikasi musim ikan oleh nelayanD esa Takisung berdasarkank ondisi alam, seperti arah angin, penyinaxan dan penanggalan bulan, cuaca serta. Namun yang lebih dominan adalah pada musim angin yaitu pada musim Angin Barat yang terjadi pada bulan Desember, Januari, dan Februari dan musim Angin Timur yang terjadi pada bulan Juli sampai Agustus. Menentukan tempat untuk mencari ikan dengan menggunakanp erasaand an pengalamann elayan;( 3) Teknik nelayand alamm encari ikan rata-ratam asih menggunakanp eralatany ang sederhanad an buatans endiri.A lat tangkap yang mereka gunakan adalahjala, kail, jaring, dan lempara. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan beberapa saran sebagai berikut: (l) Memperbanyak penelitian yang terkait dengan nelayan dan kelautan; (2) Meningkatkan teknik identifikasi musim ikan dan daerah tang-kapan ikan dengan bekerjasama dengan pihak yang mempunyai teknologi perikanan; (3) Mengusahakanp eningkatanp enggunaans aranad an alat tangkapy ang lebih modern untuk memperolah hasil tangkapan yang lebih banyak.

Pengaruh ovaprim dengan dosis berbeda terhadap derajat pembuahan dan derajat penetasan telur ikan mas (cyprinus carpio L.) strain punten oleh Vita Kartesiana

 

Salah satu tugas guru adalah memilih metode mengajar yang berkaitan dengan keberhasilamn enumbuhkamn otivasis iswa.M etodem engajayr angd igunakanp erlu disesuaikadne nganm ateri,k ondisis iswa, dank ondisis ekolahy anga da.M engingat metodem engajars angabt erpengaruthe rhadapp restasbi elajars iswa,m akas eorang gurud ituntut untuk lebih cermatd alam menentukanm etodem eng:ajar. Penelitianin i merupakanp enelitianp ra eksperimeny qngb ertujuanu ntuk mengetahupi engaruhm etode mengajart erhadaph asil belajar biologi pokok bahasan Gizi dan Kesehatanp adas iswa SMP dan mengetahumi etodem engajary angp aling efektif dari metodec eramahm, etodep enugasanm, etoded iskusi,d anm etode demonstrasyia ngd icobakan. Penelitiand ilaksanakand ua tahap,y aitu tahapp ertamad ilakukan uji instrumend i sMP Negeri 1 BubulanK abupatenB ojonegorop adab ulanF ebruari sampaiM aret 2003.T ahapk eduad ilaksanakanp enelitiand i SMp Negeri 4 Bojonegorop adab ulanM aret sampaAi pril 2003.p opulasid alamp enetitiana dalah siswaS MPN egeri4 Bojonegorok elasI II semestevr I tahun ajaran2002l200y3a ng terbagid alam6 kelasd enganju mlah siswa2 53 onng. Sampeyl angdiambils ebanyak 168s isway angt erbagid alame mpatk elompokp ra eksperimeny aitu:k elasI II A yang diajard enganm etodec eramahk, elasI II B diajard enganm enggunakamn etode penugasank, elasI II c diajar denganm enggunakanm etoded iskusi, dan kelasI II D diajard enganm enggunakamn etoded emonstrasi, Penelitiand irancangd enganr ancanganp retesd anp ostesd, imanak emampuan awalb iologi diperolehd ari pretess, edangkahna silb elajard iperolehd ari postesT. es yangd igunakand alamb entukp ilihang anda,s edangkaann alisisd ntaadaduayaitu: (l) uji prasyaraat nalisis,d enganu ji normalitasd anu ji homogenitas(;2 ) uji hipotesis denganu ji analisisk ovariansi. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa:( l) terdapapt engaruhy angs angant yata beberapam etodem engajarte rhadaph asilb elajarb iologi pokokb atrasaGn izi dan Kesehatan(;2 ) metoded emonstrasmi erupakanm etodey angpalingefektifb ila dibandingkand enganm etodep enugasanm, etoded iskusi,d anm etodec eramahk arena dapatm eningkatkakne mampuakno gnitifd anh asilb elajars isway angp alingt inggi. Disarankaunn tukp engajaramn atap elajaranb iologip okokb ahasaGn izi dan Kesehatamn enggunakamne toded emonstrasi.

Klinik keluarga sakinah "Aisyiyah Kabupaten Malang selaku agensi pendidikan luar sekolah oleh Ellyn Sugeng Desyanty

 

Pendidikan nasional sebagai salah satu sistem dari supra sistem pendidikan nasional memiliki dua sub sistem pendidikan, yaitu pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan bahwa pendidikan luar sekolah,b ersama-samad enganp endidikan disekolah adalahu sahas adaru ntuk menfapkan peserta didik melalui bimbingan, pengajaran dan/atau latihan bagi peranzurnyad imasa yang akan datang.S atuanp endidikan luar sekolahm eliputi keluarga, kelompok belajar, kursus dan sdtuan pendidikan yang sejenis. Mengenai satuahp endidikan yang sejeniss ebagaimanate rcantumd alam Undang-UndangN o. 2 tahun 1989, temu konsultasi LPTK PLS dan Pendidikan Masyarakat, dalam rangka PersiapanP royek Pendidikan Nonformal Tiga, merumuskanb ahwa kelompok bermain, penitipan anak, pusat magang serta panti latihan, penyuluhan, kepramukaan dan transformasi edukatif melalui media massa (baik media elektronik maupun media cetak) termasuk ke dalam satuan pendidikan sejenis padajalur pendidikan luar sekolah (Sudjana, 2002:115). Salah satu fungsi dari pendidikan luar sekolah adalah untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. Makna yang terkandung dalam Undang-Undang tersebut menunjukkan bahwa pendidikan luar sekolah mempunyai fungsi utama untuk membina dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dilingkungan masyarakat, lembaga dan keluarga. Di Indonesia, pendidikan kehidupan keluarga dilakukan antara lain oleh berbagai organisasi perempuan melalui program-programnya yang dikenal dengan Pembinaan KesejahteraanK eluarga (PKK), Pos PelayananT erpadu (Posyandu),B ina Keluarga Bahagia (BKB) dan masih banyak lagi. 'Aisyiyah sebagai salah satu organisasi perempuan dan bernaung dibawah Muhammadiyah telah ikut mengambilbagianyang penting dalam proses pendidikan kaum ibu sebagai langkah awal pendidikan kehidupan keluarga. Salah satu program 'Aisyiyah dalam mewujudkannya adalah dengana danyaprogramK linik Keluarga Sakinah yang diselenggarukanb agi setiap anggotak eluarga yang ingin menyelesaikans etiapp ermasalahand idalam keluarganya dengan menggunakan sentuhan religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Malang dalam Usaha Mengatasi Masalah i Keluarga. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti memperoleh data dari subyek penelitian yaitu narasumber program Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah 'Aisyiyah KabupatenM alang, masyarakats ebagaip engguna./pemanfaaptr ogram Klinik Keluarga Sakinah serta ahli media audio. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan rancangan penelitian yang dipakai menggunakan rancangan penelitian studj kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Malang sudah memberikan layanan yang baik pada klien (pengguna) program Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah'Aisyiyah KabupatenM alang. Konsultan (narasumber)m empunyai pengetahuand an pendapat yang baik mengenaip enyelenggaraanp endidikan luar sekolahd enganm enggunakan media radio sebagai media layanan program Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah'Aisyiyah Kabupaten Malang yang meliputi materi yang disampaikan, karakteristik konsultan (narasumber) dalam memberikan layanan konsultasi, metode dan media yang digunakan serta faktor pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraanp endidikan. Selain itu klien (pengguna)m engaku sangatp uas dengan pelayanan yang ada dalam program Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah'Aisyiyah Kabupaten Malang yang dilaksanakan setiap hari Rabu ganjil jam 16.00 WiB di RRI Malang. Ahli media audio berpendapat bahwa program Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah Aislyah Kabupaten Malang bisa dikatakan sudah bagus dilihat dari sisi pemilihan media yang digunakan, format materi yang dipili' h yang sudah sesuai dengans asarand ari program tersebut. Dari hasil penelitian ini disarankan bagi Klinik Keluarga Sakinah Pimpinan Daerah 'Aislyah Kabupaten Malang dalam melaksanakan aktivitasnya masih perlu adanyap embenahan-pembenahaknh ususnyay ang berkaitan denganf ormat media yang digunakan dan bagi jurusan Pendidikan Luar Sekolah sebagai salah satu lembaga yang memiliki kaitan langsung dengan keberadan Klinik Keluarga Sakinah haruslah menunjukkan fungsi-fungsinya dalam mengupayakan untuk membantu mencerdasakanm asyaratd enganp rogram-programp endidikan luar sekolahh al ini sesuai densan visi dan misi Pendidikan Luar Sekolah.

Pengaruh pendidikan, pendapatan, dan jumlah tanggungan keluarga terhadap pencapaian keluarga sejahtera di lingkungan keluarga petani di desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu Propvinsi Kalimantan Selatan oleh Rosita Dian Eka

 

Pembangunan pertanian secara umum masih belum mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat secara sigrrifikan, terutama petani di perdesaanH. al tersebut dapat dilihat dari masih banyaknyak eluarga petani yang belum dapat mencapai taraf hidup keluarga sejahtera. Hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor dan rnasalah yang bersifat kompleks, baik yang berasal dari faktor ekstemaml aupund ari faktor intemalp etani. Tujuan penelitian adalah untuk rnengetahui: (l) Tingkat kesejahteraan keluarga; (2) Peng:aruhp endidikan, pendapatan,d an jumlah tanggungank eluarga terhadap pencapaian keluarga sejahtera; (3) Besarnya sumbangan baik secara simultan maupun masing-masingv ariabel bebas terhadap pencapaiank eluarga sejahterad i lingkungank eluargap etanid i DesaS ari Mulya. Penelitian dirancang dengan pendekatan survey dengan sampel penduduk Desa Sari Mulya sejumlah 398 KK. Pengambilan sampel dari populasi dengan proportional random sampling, penentuaR responden dengan sistematic random sampling cara ordinal dengan jumlah 100 KK. Mengambil data primer dengan menggunakank uisioner,s edangkana nalisisd ata denganr egresib erganda' Hasil penelitianm enunjukkan(:l ) Tingkat kesejahteraakne luargap enduduk Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban adalah keluarga sejahtera III (2) Pendidikand an pendapatanb erpengpruht erhadapp encapaiank eluargas ejahterad i lingkungan keluarga petani; (3) Jumlah tanggungan keluarga tidak berpengaruh terhadap pencapaian keluarga sejahtera di lingkungan keluarga petani (4) Secara simultan, bobot sumbangan efektif (SR) dan sumbangan relatif (SR) variabel pendidikan yaitu 23.02 persen dan 56.77 persen, SE dan SR variabel pendapatan yaitu 11.39 persen dan 42.88 persen, dan SE dan SR variabel jumlah tanggungan keluargay aitu 0.14p ersend an0 .35p ersen. Berdasarkan hasil analisis data serta beberapa kesimpulan, maka dapat diajukanb eberapas arans ebagaib erikut: (l) Meningkatkanp endidikann on formal bagi masyarakaDt esa Sari Mulya melalui kegiatan-kegiatapne nyuluhanp, elatihan, magangd alam rangkam eningkatkank esejahteraakne luarga;( 2) Peningkatansk ala usaha dan diversifikasi usaha untuk mencukupi kebutuhan seluruh keluarga dalam rangka menciptakan keluarga yang mandiri dan sejahtera

Studi tentang mikoflorida dan jumlah total koloni kapang kontaminan pada biji jagung dan beras jagung dari beberapa pasar di Kota Malang oleh Anna Munfarida

 

Jagungm erupakabna hanm akananp okokk eduas etelahb erasS. elains ebagai sumbemr akananp okokb agi rnanusiqja rrng juga merupakanb atranp akant emak danb ahanb aku industri.K andungang izi padaj agung mendekatni ilai gizi pada berasJ.a gungd apatt erkontaminasoil eh kapangk arcnam cngandr.rnngu risi antara lain, karbohidrat,p rotein" lenrak yang diperlukan urtut pertumbuhank apang Keberadaakna pangk ontaminand apatm enurunkanku alitasm ikrobiologib aik biji jagungm aupunb crasj agung karenab eberapas pesiesk apangk ontaminand apat menghasilkamnik otoksiny angd apatm engganggkue sehatamn anusiad ant ernak. Penelitian ini bertujuan untuk (l) meneliti jumlatr total koloni kapang kontaminapna dab iji danb erasja gung,( 2) menetitki ualitasm ikrobiologjia gungb ila ditinjaud arij umlaht otal kolonik apang(,3 ) menelitis pesieksa pang(m ikoflora)y ang !*!uh padab iji dan berasj agung dan (4) meneliti spesiesk apangy ang paling dominapna dab iji danb erasja gung.J enisp enelitianin i ialah aeslciptii ekspioratil yangd itunjangd engand okumenusdi ank ajianp ustakaP. enelitianin i dilaksanakan padab ulanJ uni-Sepetembe2r 002b ertempadt i LaboratoriumM ikrobiologiJ urusan Biologi FMIPA uM. sampel diperoleh dari tiga penjual di tiga pasar yiitu pasar DinoyoP, asarG adangd an PasarB limbing.P engambilasna mpet-ctatritand alam tiga ulangan. Penentuan kuslitas mikrobiologi jagung dengan merujuk pada KeputusaDni rjenP OMN o: 0372618S,1K /VIV89. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa rerataj umlah total koloni kapang kontaminapna dab iji jagungi alah 8,8x l0 6 cfu/gd anp adab erasja gungs ebesa1r ,9 x l06cfu/gJ. umlahto tal kolonik apangk ontaminanb,a ik padab iji jagungm aupun berasja gungm elebihib atasm aksimumc emarank apengp adab iji-bijian termasuk jagung,b erdasarkaKn eputusanD irjen POM No: 03226/8/ SK/VM9, yaitu -10 ot f,yg. Sehubungadne ngank etentuatne rsebumt akak ualitas milcrobiologbi Uid an berasja gungy ang dilteliti kurangm emenuhsi yaratu ntuk dikonsumsi. -pada pen+tiani ni spesiesk apangk ontaminanya ngd itemukania lahs ebanya3kg spesies yangt erbagid alam 12 genusk apang.G enusk apangk ontaminany ang binyak terdapapta dab ui dan beru jagung ialahA spergtllzrd an penicltttui. cenus iain yangj uaga memiliki persentaseti nggi ialatr Cladosporin4 Acremoniumd &n EurotiumS. pesiesk apangy angp aling dominanp adab iji jagung ialahA spergillus parasilicuSsp eared enganre ratat otal koloni kapang1 ,49x l06cfir/g.S edangkan spesieksa pangy ang paling dominanp adab erasja gung ialahC tadoiporium{ p. 2 dengarne ratato talk olonik apangse besa7r, 89x 105c fu/g.

Efektifitas penggunaan alat-alat sederhana terhadap hasil belajar fisika dengan pendekatan keterampilan proses pada siswa kelas II MA Alhidayah Singgahan Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2003/2004 oleh Kun Sholihaddin Fatma

 

Tari reyog kendang di desa Gendingan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung oleh Sri Linda Handayani

 

Ragam hias tata busana wayang potehi: ditinjau dari visualisasinya oleh Agus Sophian Harnoko

 

,^^,,._,,-t::uru vis'ralr agamh iast atab usanaw ayangp otehim emilikik eunikany ang Derbeddrarb andrngkawn ayangJ awat erutama wayangk ulit purwa.R agamh iasi ata busanaw ayangp otehim enyatup adak ain busanawayangd inganm enlggunakan unsurm aterik ain yaitub enangd anu nsur-unsuar taum Gri taL yangl ilim digunakapna da_pakaianjadpie. nelitiani ni djlatarbelakangoil eh keb"eradaawna yang potehis ebagafia ktab udayay angm asihk urangm endapatkapne rhatiand ari para kritisim aupuns enimand i IndonesiaH. at ini terkaitd engank ;rjaka; ;oi;tik masa pemerintahaonr de Baruy angm embatasai ktifitasb udayam asya.akaTt ionghoa. objek yangm_ enjadik ajianp enelitianin i adarah,a gamh iast atab usanaw ayang potehiu ntukp €meranatno koh manusia. ,.. . . Untukm engetahui.,risualisarasgi amh iast atab usanaw ayangp otehi, dilakukanp endalaapnr ofil visuald anp endokumentasiafont o$;fisi;ri set*p pemeranatno kohm anusiap. enelitiani ni bertujuanm endeskrilsikand an mendokumentasikvains ualisasri agamh iast atab usanaw ayangp otehiu ntuk pemeranatno kohm anusiad ari dinastiT ans. Penelitiainn i dilakukand i Jombanga nrarata hun2 001h ingga2 002. Rancangapne nelitiany angd igunakana daiahp enelitiann on ekspei"im*tutr. "ni, penelitianin i menuruta nalisisd atap enelitiannyaa dalahp enelitiank uantitatif deskriptif. Hasil penelitianin i mendeskripsikapnr ofil visualr agamh iast atab usana lvayangp otehiy angt erdiri.d ari namam otif ragamh ias,w aira motif, wamak ain busanaje, nis kain busanab, ahanm otrf,d ant einik visualisasiD. okumentasvri sual disajikand alamb entukf oto tampakd epand anb elakangv. isualisasi, ugu.nr ,iu, teraplikaspi adab usanato koh manusiay angb erperang andat,u nggal,d in duap eran. Darih asilp enelitianin i, disarankaang aiditatrtan penelilan'lebihra njut khususnypae nelitiante ntangr agamh iasC ini.

Studi tentang upaya pelestarian kesenian mamanda dikampung Melak Ulu Kecamatan Melak Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur oleh Budi Yulandi

 

Kulaitas lingkungan ditinjau dari penggunaan ruang terbuka hijau (RTH) pasif di Perumahan Kota Malang oleh Nunung Farida

 

Jumlahp enduduyka ngs emakinm eningkamt, enimbulkadna mpak padap embangunapne rumahanya ngs emakinm eningkanp ula.P ara pengembanpge rumahanp adau mumnyab erlomba-lombuan tukm emenuhi kebutuhank onsumente rsebudt an kurang.s eperti yangd iungkapkaonl eh MenterLi ingkunganH idup( Republika1, 997)b ahwah inggas aati ni belum adap erumahanya ngb erwawasalnin gkunganD. iperkuaot lehu ngkapan Supriyanto(1 998)b ahwap embangunapne rumahadna n pemukimand i Indonesima asihk urangm emperhatikaruna ngt erbukah ijau,h ali nidapat dilihatb anyaknyam asalah-masalayha ngt imbuld arip enghunpi erumahan. Untuki tu perlua danyap engaturanp embangunapne rumahayna ng benrawasanli ngkungand enganm emperhatikapne nyediaanR uang TerbukaH ijauP asif( RTHP asif).D enganp enyediaaRn THP asif, diharapkan antinyad apatm enjagad an mulihkank ondislii ngkungan perumahayna ngk urangb enryawasalinn gkunganm enjadki awasan perumahanya ngr amaht erhadapli ngkungan. KotaM alangy angm engarahp adat ujuans ebagaTi ri CitaB ina KotaM alangy aitus ebagaki otap ariwisatap, endidikadna ni ndustrit,i dak lepasd arik ebutuhanR THP asif.K arenad engana danyaR THP asifa kan semakinm enambahd ayat arikt ersendirbi agik otaM alangU. ntuk mendukungp rogramte rsebutp erlud iketahuiapakaKh otaM alangs udah memanfaatkaRnT HP asifd an apakahk arakteristipke nghunriu mah berpengaruhpaa dap enyediaanR THP asif. Penelitianin idilakukand i perumahanko taM alangy angt erbagi menjadiduay aituK otam alangU tarad an SelatanP engambilasna mpel dengac aras tratifiedra ndoms amplingS. edangkana nalisisy ang digunakana dalaha nalisiss ecarad eskriptidf arid atay angd iperoleh. Hasilp enelitianin i menunjukkabna hwap enghunpi erumahanK ota Malangy angm enyediakaRn THP asifd ibawah3 0%l uasp ersils ebanyak 51.48o/doi,a ntara3 0-40%s ebanyak3 3.84oldoa nd iatas4 0% luasp ersil sebanyak1 4.08%. tu Danf aktork arakteristikke luargab erupat ingkatp endidkant,in gkat penghasiladna nj umlah penghuntii dakb erpengaruthe rhadapp enyediaan RTH pasif. Jadik esimpulayna ngd iperoleha dalahm ayoritasp enghuni perumahanko taM alangti dakm enyediakaRn THp asifs esuaid engan peraturany angt elahd itetapkano lehp ihakD epartemaPn ekerjaanU mum yaitus eluas4 0% luasl ahand igunakanu ntukr uangt erbukah Uaup asif. 1V

Kajian mengenai kessuaian konsep dan penjabaran pokok bahasan ekologi dan aksi-interaksi pada buku teks biologi SMU kelas I dengan penyempurnaan kurikulum 1994: suplemen GBPP 1999 oleh Eko Yuli Sudarminyanto

 

ABSTRAK Yuli SudarmiyantEo,k o.K ajianM engenaKi esesuaiaKno nsepd anP enjahoran I)oktk Rahasanlik ologi danA ksi-interakip adal luku'l'eksll iologi SMU KelasI denganP enyempurnaaKnu rihtlum1 994( SuplemeGnR I'I' 1999). SkripsiJ, urusanB iologiF MIPAU niversitaNs egerMi alang. Pembimbing(I:) Drs.P udyoS usantMo .Pd.,( D Drs.F atchuRr ohman M.Si. Kata kunci: bukut eks,k onsepd anp enjabarank,u rikulum. Kesesuaimk onsepd anp enjabaraann tarab ukut eksd ank urikulumy ang berlakup adas aatt ertentum utlakh arust erpenuhiK. arenak onsepy anga dad alam GBPPm erupakanst andarmt inimumy angh arusd icapaid alamp rosesb elajar mengajarB. uku teksm erupakansa lahs atus aranap enuhjangk egiatanb elajar mengajars, emakinb aik kualitasb ukut ekss emakinb aikp ulak egiatanb elajar tersebut. Penelitiainn i bertujuanu ntukr nengetahkuei sesuaiakno nsepd an penjabarapno kok bahasane kologid ana ksi-interakssi,e rtak esesuaiasna ran metodep embelajarayna ngt erdapapt adab ukut eksB iologiS MUk elasI dengan penyempumaaKnu rikulum I 994. Penelitiainn i merupakapne nelitiand eskriptifP. opulasinyaad alahs emua bukut eksB iologiS MU kelasI yangb eredadr i kotaM alangS. ampedl alam penelitianin i adalahe mpatb ukut eksB iologi yaitub ukut ekst erbitanE rlangga, Bumi Aksara.Y, udhistir4 GanecaE xactB andungS. ubyekp enelitiand alam penulisainn i adalahp okokb ahasaenk ologdi ana ksi-interaksi. Ha-sipl enelitianm enunjukkanb ahwaa dak esesuaiakno nsepd an penjabarapno kok bahasane kologid ana ksi-interaksyia nga dad alamb ukut eks Biologi SMU kelasI denganp enyempurnaaKnu rikulum 1994,d enganp ersentase tingkatk esesuaiabnu kut erbitanE rlangga8 5%,b ukut erbitanB umi Aksara1 00%, bukut erbitanY udhistira9 5o/od, anb ukut erbitanG anecaE xactB andungg}%. Terdapakt ekurangs esuaiadna lamh al ketercakupapne rsentaskee sesuaiasna ran metodep embelajarayna ngt erdapadt alamb ukut eksB iologi SMU kelasI dengan metodep embelajarayna ngt erdapapt adaG BPPk urikulumy angd isempurnakan, denganp ersentastein gkatk esesuaiabnu kut erbibn Erlangga3 0%,b uku terbitan Bumi Aksara5 3%,b ukut erbitanY udhistira6 0%od,a nbukut erbitanG anecaE xact Bandung1 7%. , Berdasarkahna silp enelitiand i atasm akab ukut eksy angb eredadr i masyarakamt asihp erlud ilengkapdi engank onsep-konsedpa ns aranm etode pembelajarayna ngs esuadi enganp enyernpurnaaknu rikulum1 994.

Pengaruh suhu terhadap aktivitas enzim papain dalam hidrolis protein daging bekecot oleh Suhartini

 

Persepsi masyarakat terhadap rencana pembangunan terminal wisata di Kabupaten Tuban oleh Asih Sukma

 

asyarakaste makint inggi.T ingginyam obilitast ersebumt enuntut perbaikans aranad an prasaranatr ansportasi.S alahs atus aranat ransportasyi angh arus diperbaiki adalah terminal, karena terminal merupakan titik dimana manusia dan barang masuk dan keluar antar daerah. Terminal Tuban yang ada saat ini kurang memadaid enganp ertumbuhanp embangunand i KabupatenT uban sehingga pemerintahm erencanakanp embangunante rminal wisatay ang lebih memadai. Penelitianin i bertujuanu ntuk mengetahupi ersepsdi anh arapanm asyarakat terhadapte rminal wisata (TW). Hasil penelitian ini diharapkan bisa dijadikan masukand an pertimbangand alam melaksanakanp embangunand an menetapkan kebijakanp embangunand i masay ang akand atang. Jenisp enelitianin i adilah penelitiand eskriptifkualitatifdengana nalisis persentaseP. opulasip enelitiani ni adalahs eluruhm asyarakaTt uban.S ampeld ari populasi ini adalah 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Jenu dan Kecamatan Tuban. Teknik pengumpuland ata dalam penelitian ini yaitu (1) teknik observas(i 2) teknik angket (3) teknik dokumentasi. Hasil penelitiani ni mengenaiv ariabel persepsmi asyarakatte rhadapr encana pembangunatne rminalw isataa dalah4 2% termasukk ategorib aik, 33%t ermasuk kategoris edangd an25o/ote rmasukk ategorij elek. Persepsmi asyarakayt angb aik ini banyakd ipengaruhit ingginyat ingkat pendidikanm asyarakadt an suksesnya sosialisasir encanap embangunante rminal wisatao leh pemerintah.H asil penelitian mengenavi ariabel harapanm asyarakatte rhadapr encanap embangunante rminal wisataa dalah6 8% memiliki harapany ang besart erhadapr encanap embangunanT W, 109i,m enriliki harapany ang sedangterhadarpe ncanap embangunaTnW dan 22s/o memiliki harapany ang sedikit terhadapr encanap ernbangunanT W. Harapan masyarakayta ngb esard ipengaruhoi leh matap encahariamn asyarakayta ngs ebagian besar bergerak di bidang wiraswasta. Kesimpuland ari hasil penelitiany aitu sebagianb esarm asyarakamt empunyai persepsyi ang baik terhadapp embangunante rminal wisata dan memiliki llc;rz;pan yang besar terhadap terminal wisata. Pemerintah Kabupaten Tuban diharapkan segera merealisasikanp embangunante rminal wisatau ntuk mengataski urangm emadainya terminal lama danj uga dapatm enciptakanlryangank erja baru bagi masyarakadt i sekitarl okasi terminal wisata.M asyarakatd iharapkani kut berpartisipasdi alam terealisasinypae mbangrmatne rminalw isata.

Peranan elite nahdlatul wathan terhadap perilaku politik masyarakat Lombok Timur (1998-2008) / Panca Nugroho

 

Skripsi. Jurusan Sejarah. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum; (II) Najib Jauhari, S.Pd, M.Hum. Kata kunci: Elite Nahdlatul Wathan, Perilaku Politik, Lombok Timur, 1998-2008 Bergulirnya reformasi 1998 sekaligus menandakan runtuhnya rezim pemerintahan Soeharto. Kondisi ini memberikan peluang yang sangat besar bagi kebebasan politik di Indonesia, tidak terkecuali umat Islam. Berangkat dari kebebasan itulah umat Islam mulai melakukan manuver politik. Salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan mendirikan partai politik yang menggunakan Islam sebagai identitas, ideologi, atau hanya sebagai simbol. Seiring dengan itu, elite-elite organisasi keagamaan di Indonesia juga mulai berkecimpung dalam dunia politik praktis. Keteralibatan elite agama dalam ranah politik semakin meramaikan kompetisi politik yang terjadi di tingkat nasional ataupun lokal. Pengaruh kekuatan elite agama dalam politik di Indonesia setelah terjadinya reformasi 1998 lebih dominan ditemukan pada masyarakat yang bersifat paternalistik. Kecendrungan politik yang ditunjukkan para elite organisasi keagamaan ini memberikan pengaruh yang tidak kecil terhadap perilaku politik masyarakat yang ada di daerahnya. Sehingga keberadaan mereka memberikan corak politik yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Penelitian ini termasuk dalam kajian sejarah lokal, dimana penelitian ini dilakukan di daerah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini mencoba menguraikan beberapa permasalahan dalam kajian sejarah politik di tingkat lokal setelah terjadinya pergeseran orientasi politik pasca pemerintahan Orde Baru. Beberapa permasalahan yang ingin di uraikan antara lain: (1) Bagaiman kondisi sosial politik Nahdlatul Wathan (NW) di Lombok Timur periode 1998-2008? (2) Bagaimana peranan elite Nahdlatul Wathan (NW) terhadap perilaku politik Masyarakat Lombok Timur periode 1998-2008? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kondisi sosial politik Nahdlatul Wathan (NW) di Lombok Timur periode 1998-2008. (2) Mengetahui peranan elite Nahdlatul Wathan (NW) terhadap perilaku politik Masyarakat Lombok Timur periode 1998-2008. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaif. Metode yang digunakan adalah metode historis analisis deskriptif, yaitu mengkonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, menganalisa dan melakukan sintesis terhadap fakta. Sumber yang digunakan adalah dengan memanfaatkan sumber tertulis berupa data dokumentasi dari surat kabar, dokumen organisasi, buku dan sumber lisan yang berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan elite NW dan Tuan Guru dalam politik formal di Lombok Timur memberikan pengaruh terhadap perilaku warga NW dalam menentukan arah politiknya. Pemberian dukungan warga NW ini menunjukkan bahwa Tuan guru dan elite NW masih memiliki karisma meskipun terjun ke dalam dunia politik. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk ketaatan masyarakat terhadap ulama. Dengan kata lain ulama tidak hanya mampu berperan sebagai penasihat spiritual masyarakat, akan tetapi juga mampu berperan sebagai panutan dalam kehidupan politik. Peran tersebut menunjukkan bahwa medan kharisma ulama di Lombok Timur bukan hanya berada pada wilayah keagamaan saja, akan tetapi sudah merambah ke semua lini kehidupan masyarakat, termasuk kehidupan politik. Hal tersebut berbeda dengan hasil temuan penelitian Maliki (2004) yang menunjukkan bahwa medan kharisma ulama akan mengalami penyusutan dengan terlibat ke dalam wilayah politik formal. Salah satu penyebabnya adalah sifat praktis dan pragmatisme masyarakat yang semakin tinggi, dimana ulama tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga konsep sosial-politik yang semula merupakan terjemahan langsung dari kaidah nilai keagamaan mulai bergeser kearah konsep sosial-politik yang didasarkan pada kepentingan sosial-ekonomi. Faktor lain adalah kekeliruan pemahaman masyarakat tentang konsep politik dalam Islam, mereka melihat bahwa ulama hanya memiliki kepentingan dengan urusan keagamaan dan sosial, bukan pada tataran politik formal. Hal tersebut berbeda dengan masyarakat Lombok Timur yang masih memberikan loyalitas kepada ulama, karena mereka melihat bahwa antara ulama dan politik adalah satu kesatuan, dimana dunia politik merupakan salah satu sarana dalam mengemban misi keagamaan. Selain itu, ikatan emosional yang merupakan basis solidaritas masyarakat masih kental, sehingga kesatuan sosial antara ulama dan masyarakat masih terjalin dengan baik.

Peningkatan kemampuan menggunakan tanda baca karangan narasi dengan model koreksi teman sebaya siswa kelas V SDN Andonosari III Kecamatan Tutur / Muhammad Sulton

 

ABSTRAK Sulton, Muhammad. 2010. Peningkatan Kemampuan Menggunakan Tanda Baca Karangan Narasi dengan Model Koreksi Teman Sebaya Siswa Kelas V SDN Andonosari III Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah. FIP. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muhana Gipayana, M.Pd, (II) Drs. A. Badawi, S.Pd., M.Pd Kata Kunci: kemampuan, tanda baca, koreksi sebaya Pembelajaran di sekolah-sekolah masih banyak yang menggunakan pembelajaran konvensional sehingga siswa belum terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Pada kenyataannya pembelajaran di SDN Andonosari III masih didominasi guru dengan metode ceramah, akibatnya aktivitas dan hasil belajar tidak sesuai dengan tujuan yang dharapkan. Tidak terkecuali pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pembelajaran menulis. Selama ini sebagian besar sekolah lebih menekankan pada hasil menulis daripada proses menulis itu sendiri. Padahal tanpa proses yang tepat, mustahil akan didapat hasil menulis yang bagus. Untuk itu diperlukan pendekatan pembelajaran yang memfokuskan pada keterlibatan siswa secara aktif dalam proses menulis. Salah satu alternatif yaitu Agar penelitian ini dapat memenuhi sasaran, maka perlu ditetapkan tujuan penelitian yang dijadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) perencanaan pembelajaran tanda baca pada karangan narasi dengan model koreksi teman sebaya, 2) implementasi pembelajaran tanda baca pada karangan narasi dengan model koreksi teman sebaya, dan 3) peningkatan kemampuan menggunakan tanda baca pada karangan narasi melalui model koreksi teman sebaya siswa kelas V SDN Andonosari III Kecamatan Tutur. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan secara bersiklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini siswa kelas V SDN Andonosari III Kecamatan Tutur Tahun Pelajaran 2009/2010, yang berjumlah 12 siswa. Data diperoleh melalui observasi, tes tulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model koreksi teman sebaya, aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan siswa dalam menggunakan tanda baca, serta peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran mulai dari pra kegiatan sampai siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang menerapkan model koreksi teman sebaya, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SDN Andonosari III Kecamatan Tutur Pasuruan. Pembelajaran dengan model koreksi teman sebaya ini membutuhkan waktu, perhatian, dan bimbingan guru yang lebih banyak. Karena memang model ini sedikit menyulitkan bagi guru maupun siswa bila tidak direncanakan secara tepat. Untuk itu dalam penerapannya perlu diperhatikan penyusunan rencana pembelajaran dengan memperhatikan alokasi waktu secara cermat, tingkat kesulitan materi, dan tingkat perkembangan anak didik. Harapan penulis, apa yang menjadi kelemahan pada penelitan ini dapat dijadikan pijakan bagi peneliti lain untuk kesempurnaan penelitian berikutnya.

Peningkatan kemampuan kognitif anak melalui aktivitas bermain air di TK Islam Permata Iman Malang / Yuliati

 

Kata Kunci: kemampuan kognitif, bermain, TK Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya kemampuan kognitif anak. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran belum melibatkan anak dan belum memberikan kebebasan kepada anak untuk berekspresi dan mencoba kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Mendeskripsikan penerapan aktivitas bermain yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A1 TK Islam Permata Iman. (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok A1 TK Islam Permata Iman setelah belajar melalui aktivitas bermain air. Penelitian ini dilakukan di TK Islam Permata Iman Malang, tanggal 26 dan 27 Mei 2010. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan kelas dengan proses siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aktivitas bermain air dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Pada siklus I kemampuan kognitif anak mencapai 81,55% meningkat menjadi 94,7 % pada siklus II. Peningkatan kemampuan kognitif anak ditandai dengan meningkatnya kemampuan mengisi wadah dengan air, menyebut volume air, mengenal perbandingan banyak dan sedikit, serta menyebut warna dan rasa. Disarankan kepada pendidik untuk menerapkan aktivitas bermain air pada pembelajaran bidang pengembangan kognitif. Pada pelaksanaan aktivitas bermain air hendaknya pendidik memperhatikan keamanan dan kenyamanan anak selama kegiatan berlangsung.

Daya antibakteri ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) dalam berbagai kosentrasi terhadap bakteri E. coli secara in vitro / Nana Maria Ulfa

 

Kata Kunci : daya antibakteri, daun beluntas, pertumbuhan E. coli. Tanaman beluntas (Pluchea indica L) merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat, yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu jenis penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan daun beluntas adalah penyakit diare. Dalam daun beluntas terkandung beberapa senyawa aktif antibakteri, yaitu: alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) meneliti pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri E.coli secara in vitro; (2) meneliti konsentrasi ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) yang paling efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri E.coli secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2009 sampai dengan bulan Oktober 2009 di laboratorium Mikrobiologi FMIPA UM. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diporeleh dianalisis menggunakan ANAVA Tunggal dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf signifikasi 1%. Ekstraksi daun beluntas dilakukan dengan pelarut alkohol 90%. Bakteri E. coli diinokulasikan pada medium NA yang telah diberi lubang sumuran dan diisi dengan ekstrak daun beluntas pada konsentrasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100%; selanjutya biakan diinkubasi selama 1x 24 jam pada suhu 37 0C. Perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali, kemudian dilakukan pengukuran diameter zona hambat pertumbuhan E. coli yang terbentuk disekeliling lubang sumuran pada medium NA yang telah diinokulasikan dengan bakteri E. coli. Daya antibakteri ekstrak daun beluntas ditentukan berdasarkan hasil pengukuran zona hambat pertumbuhan E. coli pada medium NA Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) ada pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak daun beluntas terhadap pertumbuhan bakteri E. coli; (2) konsentrasi ekstrak daun beluntas yang memiliki daya hambat tertinggi dalam menghambat pertumbuhan E. coli adalah 100% tetapi tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 90%.

Penerapan bahan ajar IPA terpadu dengan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 1 Singosari / Nana Maria Ulfa

 

Berdasarkan hasil observasi didapatkan bahwa proses belajar mengajar biologi masih belum menjadikan siswa aktif, karena masih menggunakan metode ceramah. Pembelajaran ceramah menjadikan siswa pasif dalam belajar karena siswa cepat bosan dan berbicara dengan teman sebagku ketika diterangkan. Keadaan tersebut memerlukan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing yang dapat memusatkan kegiatan belajar pada siswa, sehingga siswa dapat memperoleh konsep dengan pengalamannya sendiri dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ialah penelitian tindakan kelas (Classroom Research) dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subyek penelitian ialah siswa kelas VII-I semester genap tahun ajaran 2009/2010 SMPN I Singosari yang terdiri dari 12 laki-laki dan 20 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan berpikir kritis siswa yang berupa persentase ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, dengan indikator: pemahaman konsep dari 77,34% menjadi 94,14%; indikator memberikan argumen dari 78,91% naik menjadi 85,54%; indikator mengumpulkan data dari 89,06% naik menjadi 92,58%; indikator menganalisis sebesar 72,54% menjadi 78,91%; dan indikator memberikan keputuan sebesar 71,10% menjadi 78,91%. 2) hasil belajar kognitif siswa yang berupa persentase ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 81,25% ke siklus II sebesar 90,69%. 3) hasil belajar afektif berupa persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat dari siklus I sebesar 37,5% ke siklus II sebesar 100%. 4) hasil belajar psikomotor untuk aspek keaktifan pada saat diskusi yang berupa persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat dari siklus I sebesar 85,75% ke siklus II sebesar 100% dan aspek penilaian laporan yang berupa persentase meningkat dari siklus I sebesar 43,75% ke siklus II sebesar 100%. Kata Kunci : inkuiri terbimbing, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar.

Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar siswa pada mata diklat konstruksi beton program keahlian teknik gambar bangunan di SMK Negeri 6 Malang / Bramanti Syarif Hidayatullah

 

Kata kunci: minat belajar, lingkungan sosial, cita-cita, kesiapan, bakat, penunjang pendidikan Minat belajar siswa dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, diantaranya lingkungan sosial, cita-cita, kesiapan, bakat, dan penunjang pendidikan. Minat merupakan hal yang penting dalam proses belajar-mengajar. Seorang siswa yang belajar dengan adanya minat, akan termotivasi dalam mengerjakan sesuatu bidang yang digelutinya. Sedangkan siswa yang belajar tanpa adanya minat, akan sulit untuk mencapai suatu keberhasilan karena tidak memiliki gairah melainkan hanya keterpaksaan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi minat belajar siswa pada Mata Diklat Konstruksi Beton di SMK Negeri 6 Malang, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa pada Mata Diklat Kontruksi Beton di SMK Negeri 6 Malang, dan (3) Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi minat belajar siswa Mata Diklat Konstruksi Beton di SMK Negeri 6 Malang. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner yang kemudian hasilnya dianalisis melalui analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Program Keahlian Teknik Bangunan SMK Negeri 6 Malang angkatan 2009/2010. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel populasi. Jumlah sampel populasi sebesar 88 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) minat belajar siswa berada kriteria cenderung rendah, (2) faktor lingkungan sosial, faktor cita-cita, faktor kesiapan, faktor bakat, dan faktor penunjang pendidikan menjadi penyebab rendahnya minat belajar, (3) faktor yang paling dominan penyebab rendahnya minat belajar adalah faktor cita-cita kemudian disusul faktor bakat, faktor penunjang pendidikan, faktor lingkungan sosial, dan yang terakhir adalah faktor kesiapan. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang dapat diberikan adalah: (1) kepada guru untuk meningkatkan pengarahan cita-cita siswa pada bidang teknik sipil, (2) bagi peneliti lain yang akan mengadakan penelitian sejenis, disarankan variabel yang ingin diteliti lebih diperluas, sehingga dapat mengungkapkan lebih banyak permasalahan dan memberikan hasil dari temuan penelitian yang lebih berarti serta bermanfaat bagi banyak pihak.

Analisis kualitas LKS mata pelajaran IPS sejarah SMP kelas VIII semester II di kota Malang / Widya Arista Dewi

 

Kata kunci: kualitas LKS IPS sejarah SMP kelas VIII semester II, aspekkelengkapan komponen, aspek fisik LKS, aspek isi/materi, aspek bahasa Berdasarkan observasi di lapangan, saat ini sekolah tidak lagi mewajibkan siswanya untuk membeli buku teks. Siswa hanya diwajibkan untuk membeli buku pendamping belajar siswa yang sering disebut LKS sebagai pengganti buku teks. Hal ini dikarenakan harga LKS tersebut lebih murah dibandingkan dengan harga buku teks sehingga tidak memberatkan orang tua siswa untuk membelinya. Kesadaran akan banyaknya permintaan terhadap LKS menyebabkan banyak penerbit swasta menyusun dan menerbitkan LKS yang akan dipakai sebagai pegangan wajib bagi siswa. LKS yang dipakai disekolah-sekolah tersebut sebagian besar belum dianalisis kualitasnya oleh guru mata pelajaran termasuk guru sejarah. Oleh karena itu, diperlukan adanya suatu penelitian untuk menganalisis kualitas LKS tersebut mengingat begitu pentingnya LKS dalam proses belajar mengajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimanakah kelengkapan komponen dalam LKS IPS Sejarah kelas VIII semester II di kota Malang?, (2) bagaimanakah kualitas fisik LKS IPS Sejarah kelas VIII semester II di kota Malang?, (3) bagaimanakah kualitas aspek isi/materi LKS IPS kelas VIII semester II di kota Malang?, (4) bagaimanakah kualitas aspek bahasa LKS IPS kelas VIII semester II di kota Malang?. Rancangan penelitian menggunakan penelitian deskriptif analisis isi. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling dari LKS IPS Sejarah yang digunakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri di kota Malang. LKS IPS Sejarah yang dipilih sebagai sampel adalah “CH”, “CR” dan “ES”. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas LKS IPS Sejarah “CH”, “CR”, dan “ES” adalah cukup baik. Meskipun demikian, kualitas LKS IPS Sejarah “CR” lebih unggul dibandingkan dengan dua LKS IPS Sejarah yang lainnya dengan rincian : 1) Kualitas aspek kelengkapan komponen ketiga LKS IPS Sejarah tersebut adalah baik yaitu 90,90%, 2) Kualitas aspek fisik LKS IPS Sejarah “CH” adalah kurang baik (54,76%), “CR” adalah cukup baik (66,67%), sedangkan “ES” juga cukup baik (67,85%), 3) Kualitas aspek isi/materi LKS IPS Sejarah “CH” adalah kurang baik (51,28%), LKS IPS Sejarah “CR” adalah cukup baik (69,23%), sedangkan LKS IPS Sejarah “ES” juga cukup baik (61,56%), 4) Kualitas aspek bahasa LKS IPS Sejarah “CH” adalah cukup baik (63,63%), “CR” adalah cukup baik (60,6%), sedangkan “ES” juga cukup baik (60,6%). Oleh ii karena itu dapat disimpulkan bahawa dalam penggunaan ketiga LKS IPS Sejarah tersebut harus diengkapi dengan buku-buku penunjang lain yang relevan. Berdasarkan kesimpulan tersebut maka disarankan kepada guru agar dalam proses belajar mengajar tidak hanya menggunakan LKS IPS Sejarah saja. Diperlukan buku-buku penunjang lainnya, karena pada dasarnya LKS IPS Sejarah sifatnya hanya sebagai buku penunjang atau pelengkap buku teks. Bagi peneliti lain diharapkan melakukan penelitian yang sejenis untuk menambah dan melengkapi penelitian tentang LKS IPS Sejarah.

Cohesive devices in papers written by english departement students of state Unoversity of Malang / Lilik Ulfiati

 

Thesis. English Language Education, Graduate Program of State University of Malang. Advisors: (I) Prof. M. Adnan Latief, M.A., Ph.D. (II) Dr. Gunadi Harry Sulistyo, M.A. Key words: cohesive devices, English students. In creating coherent writing papers, cohesive devices have significant role because they provide not only surface evidence for the text unity but also express the continuity that exists between one part of the text and another. The present research aimed to investigate firstly manifestation of cohesive devices in the students’ papers to construct coherent texts; secondly the students’ errors in using cohesive devices made by the students in constructing coherent papers; thirdly the students’ morphological errors in constructing coherent papers. The subjects of the present research are the seventh semester students who specialize in Literature of English Department of Letters Faculty, the State University of Malang registered at the academic year 2009/2010 which consists of 10 students. They were assigned to write papers of 1500 words in length as their final project of Comparative Literary Studies course. They can choose their own topic and literary works to be analyzed. However, the lecturer will also provide several topics to help students save time thinking of the topic. These papers were used as the instruments to scrutinize the manifestation of cohesive devices in the students’ papers and the errors in using cohesive devices as well as the students’ morphological errors. In analyzing the data, the researcher utilized the theory of cohesion analysis suggested by Halliday and Hasan (1984) and the theory of errors analysis recommended by Dulay et al., (1982:150) by identifying, classifying and describing the manifestation of cohesive devices, the errors in using cohesive devices and their morphological errors in English papers made by the subject. The result showed that the students employ eleven of the sixteen types of cohesive devices described by Halliday and Hasan (1984) in the students’ papers. The eleven types include lexical reiteration (LR) that reached up to 56.06%, pronominal reference (PR): 19.11%, demonstrative reference (DR) 18.01%, addictive conjunction (AddC): 1.59%, lexical collocation (LC): 1.55% , adversative conjunction (AdvC): 1.35%, causal conjunction (CC): 1.16%, comparative reference (CR) 0.75%, temporal conjunction (TC): 0.32% , nominal substitution (NS): 0.16% , and other continuative conjunction (OCC): 0.020%. Five of cohesive devices that are absent from the students’ papers include verbal substitution (VS), clausal substitution (CS), nominal ellipsis (NE), verbal ellipsis (VE) and clausal ellipsis (CE). Then, the variation of cohesive devices the students use in their papers involves seven to ten types of cohesive devices. In addition, the frequency of cohesive devices in general is 4.4. It means that cohesive devices occur 4.4 times in each T-unit. The frequency of each type of cohesive is different from one to another. A particular type, that is LR, occurs very frequently. It occurs 2.48 times in each T-unit. Some other types, PR and DR, occur frequently. PR occurs 0.83 time, whereas DR occurs 0.78 time in each T-unit. Some others occur rarely, not more than 0.1 time in each T-unit. Meanwhile, the cohesive devices errors in the students’ papers included reference, conjunction, substitution and lexical. The highest error was references followed by lexical and conjunction whereas substitution formed the lowest error. This can be seen from the fact that one of cohesive devices suspected to appear in the analysis ellipsis of error is absence in this study. Besides, based on surface strategy taxonomy category, the students tend to omit morphological items more than to add and to misform morphological items of English. The omission errors are commonly practiced to inflectional affixes such as: (-s, -ed, and -ing) in the verb inflection, as well as plural form (-s/-es) in the noun inflection. Meanwhile, the practice of addition errors commonly occurs in double marking as well as regularization and simple addition errors. Misformation takes place to regularization errors although a few practices also occur in the archi-forms. Hopefully, the finding of the present research is worthwhile for the English teachers especially those who teach grammar, morphology and writing, as well as the material designers and syllabus designers for the sake of the students’ improvement in their target language achievement and the coming researchers as a recommendation for conducting the further study of the similar kind as well as the students, more specifically those who are preparing to write thesis at State University of Malang.

Pengembangan bahan ajar mata kuliah eklesiologi program studi S1 filsafat agama Kristen STFT Widya Sasana Malang dengan model Dick & Carey / Antonius Denny Firmanto

 

Kata Kunci: pengembangan, bahan pembelajaran, Eklesiologi, model Dick dan Carey. Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang adalah lembaga pendidikan tinggi bagi kajian filosofis-teologis. Lembaga pendidikan ini bertujuan mendalami dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan. Berkenaan dengan nilai penting dari tujuan tersebut, diperlukanlah adanya proses pembelajaran yang baik. Salah satu ciri dari proses pembelajaran yang baik adalah adanya bahan pembelajaran yang baik dan bermutu. Tesis ini memuat proses pengembangan bahan pembelajaran mata kuliah Eklesiologi. Tahapan pengembangan dalam tesis ini mengikuti Dick and Carey instructional system design. Pengembang memilih model ini karena Dick and Carey instructional system design menawarkan desain utuh pengembangan bahan pembel-ajaran. Rangkaian kegiatan yang dilakukan pengembang dalam mengembangkan mata kuliah eklesiologi adalah: 1). mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran, 2). menganalisis pembelajaran, 3). mengidentifikasi kemampuan awal dan karakteristik pebelajar, 4). merumuskan tujuan khusus pembelajaran, 5). menyusun instrumen penilaian, 6). mengembangkan strategi pembelajaran, 7). mengembangkan dan memilih bahan ajar, 8). merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merevisi pengajaran, dan 10). merancang dan melakukan penilaian sumatif. Selama proses pengembangan bahan pembelajaran, ahli isi mata kuliah Eklesiologi, ahli pengem-bangan pembelajaran, dan ahli media pembelajaran serta beberapa pebelajar membe-rikan tanggapan dan masukan perbaikan. Pengembangan bahan pembelajaran ini menghasilkan: 1). bahan pembelajaran, 2). panduan pembelajar, dan 3). panduan Pebelajar. Kajian produk menunjukkan bahwa: 1) ahli isi mata kuliah Eklesiologi men-yetujui substansi mata kuliah yang disajikan dalam bahan pembelajaran, 2). ahli desain pengembangan pembelajaran menyetujui proses pembelajaran yang ditawar-kan dalam bahan pembelajaran, 3). ahli desain media pembelajaran menerima apa yang ditampilkan melalui bahan pembelajaran, dan 4). Pebelajar memberikan opini positif atas bahan pembelajaran. Bahan pembelajaran yang dikembangkan oleh Antonius Denny Firmanto ini dapat digunakan oleh pembelajar dan pebelajar di STFT Widya Sasana Malang. Bahan pembelajaran ini juga dapat digunakan oleh mereka yang berminat dalam kajian eklesiologis.

Penggunaan pembelajaran kooperatif dengan metode jigsaw untuk peningkatan hasil belajar siswa kelas XI pada standar kompetensi modeling 3 dimensi dengan autocat bidang keahlian tehnik gambar bangunan SMK Negeri 6 Malang / Yery Norma Sandy

 

Kata Kunci: Kooperatif tipe jigsaw, proses belajar, hasil belajar Pembelajaran Modeling 3 Dimensi dengan Autocad yang berjalan selama ini masih menerapkan pembelajaran dengan cara lama, yaitu system pengajaran Modeling 3 Dimensi Dengan Autocad masih menerapkan pendekatan pembelajaran yang terpusat pada guru. Masalah yang timbul adalah siswa belum mampu menguasai dan terampil dalam menyelesaikan soal-soal Modeling 3 Dimensi dengan Autocad yang bervariasi dari konsep yang diberikan guru. Untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dalam rangka mencapai tujuan pengajaran maka akan diterapkan pembelajaran kooperatif learning model jigsaw, karena pembelajaran ini memiliki konsep pada penekanan interaksi antar siswa. Dalam interaksi ini siswa akan membentuk komunitas yang memungkinkan mereka mencintai proses dan mencintai satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar Modeling 3 Dimensi dengan Autocad pokok bahasan Modeling 3 Dimensi dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW pada siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang tahun pelajaran 2009/ 2010. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang, sebagai sampel adalah kelas XI GB I. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari proses belajar dan hasil belajar. Metode pengumpulan data menggunakan metode tindakan kelas. Teknik analisis data dilakukan dengan mempertemukan berbagai data yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ketuntasan belajar kelas dari hasil pos test siklus II sebesar 85,3% mengalami peningkatan daripada siklus I yaitu sebesar 79,42. Kemudian dari data hasil observasi diketahui bahwa pada siklus I tingkat keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran adalah sebesar 62,5%, kemudian pada siklus II tingkat keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran adalah sebesar 69,115% Hal ini berarti bahwa penerapan pembelajaran model jigsaw dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Beberapa saran yang dapat penulis ajukan berkenaan dengan hasil penelitian ini yaitu dalam kaitannya dengan pembelajaran Modeling 3 Dimensi dengan Autocad dapat digunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw karena mampu meningkatkan hasil belajar siswa, oleh karena itu guru hendaknya mempertimbangkan penggunaan metode ini saat akan melaksanakan pembelajaran Modeling 3 Dimensi dengan Autocad.

Pemanfaatan minyak biji jarak pagar (Jatropha curcas L.) sebagai insektida nabati untuk pengendalian larva crocidolomia binotalis zell / Naevi Mariyani Muslim

 

Kata kunci: minyak biji jarak pagar, insektisida nabati, mortalitas, Crocidolomia binotalis. Jarak pagar (Jatropha curcas L.) adalah tanaman yang mengandung senyawa kimia curcin, phorbol ester dan tryglyserida yang berpengaruh terhadap kehidupan serangga. Berdasarkan senyawa kimia tersebut, jarak pagar berpotensi sebagai insektisida nabati yang relatif aman terhadap lingkungan. Crocidolomia binotalis adalah salah satu serangga hama yang menyebabkan produksi tanaman kubis menurun. Pengendalian hama dengan insektisida sintetis sudah banyak dilakukan namun residunya berdampak negatif terhadap lingkungan dan serangga non target. Oleh karena itu perlu dicari alternatif lain yaitu pengendalian hama dengan insektisida nabati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh pemberian aksesi, konsentrasi, dan waktu pengamatan yang berbeda terhadap mortalitas larva C. binotalis, (2) macam aksesi minyak biji jarak pagar (J. curcas) yang memberikan pengaruh yang paling kuat terhadap mortalitas larva C. binotalis, (3) macam konsentrasi minyak biji jarak pagar (J. curcas) yang memberikan pengaruh yang paling kuat terhadap mortalitas larva C. binotalis, (4) macam waktu pengamatan memberikan pengaruh yang paling kuat terhadap mortalitas larva C. binotalis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada bulan Agustus - Oktober 2009 di Laboratorium Entomologi Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (BALITTAS) Karangploso Malang. Perlakuan terdiri atas dua aksesi jarak pagar (aksesi SP 117 dan Jatim 30) dengan berbagai konsentrasi yaitu kontrol air, kontrol deterjen, 5 ml MJP + 1 gr deterjen/L air, 10 ml MJP + 1 gr deterjen/L air, 20 ml MJP + 1 gr deterjen/L air, 40 ml MJP + 1 gr deterjen/L air. Larva C. binotalis instar dua disemprot dengan insektisida nabati sesuai konsentrasi, menggunakan alat spray chamber. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, diulang 5 kali. Setiap ulangan terdiri dari 4 petridisk, masing-masing petridisk terdiri dari 5 ekor larva. Pengamatan mortalitas dilakukan pada 24 jam, 48 jam, 72 jam, 96 jam dan 120 jam setelah penyemprotan. Analisis data menggunakan analisis faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aksesi, konsentrasi, dan waktu pengamatan yang berbeda berpengaruh terhadap mortalitas larva C.binotalis, (2) macam aksesi yang memberikan pengaruh paling kuat terhadap mortalitas larva C. binotalis adalah aksesi Jatim 30 yang mampu membunuh 56,79%, (3) macam konsentrasi yang memberikan pengaruh yang paling kuat terhadap mortalitas larva C.binotalis adalah 40 ml MJP + 1 gr deterjen/L air yang mampu membunuh 34,83%, (4) waktu yang memberikan pengaruh yang paling kuat terhadap mortalitas larva C. binotalis adalah 120 jam yang mampu membunuh 37,02%.

Pembelajaran metakognitif pada strategi pembelajaran kooperatif TAI (Team Assisted Individualization) dan pengaruhnya terhadap keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif sains biologi pada siswa SMP swasta di kota Kupang / Florentina

 

Kata Kunci: Metakognitif, TAI, berpikir kritis, hasil belajar. Keterampilan metakognitif dan kemampuan berpikir kritis merupakan dua hal penting yang perlu diberdayakan dalam pembelajaran. Untuk memberdayakan keterampilan metakognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Strategi metakognitif merupakan strategi belajar berbasis metakognisi yang dapat diajarkan secara terpisah maupun dapat diinfusikan ke dalam strategi pembelajaran lainnya, sedangkan strategi pembelajaran TAI merupakan bagian dari pembelajaran kooperatif yang menekankan pembelajaran pada prinsip Scaffolding. Dengan demikian, kedua strategi pembelajaran dapat diajarkan secara bersama-sama melalui penggabungan sintaks pembelajaran. Survei analisis kebutuhan yang dilakukan pada guru biologi pada SMP Swasta di Kota Kupang menunjukkan bahwa 100% guru biologi belum mengenal bahkan menerapkan strategi metakognitif dalam pembelajaran dan 100% guru biologi juga belum mengenal dan menerapkan strategi TAI. Berdasarkan karakteristik pembelajaran metakognitif dan TAI maka penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran metakognitif dengan menginfusikan strategi metakognitif (self assessing) ke dalam strategi pembelajaran kooperatif TAI, 2) menguji efektifitas strategi pembelajaran terhadap keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa SMP Swasta di Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: 1) penelitian survei, untuk mengetahui karakteristik guru dan pembelajaran biologi pada SMP swasta di Kota Kupang, 2) penelitian pengembangan dengan model 4D (define, design, develop dan disseminate), untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis metakognitif dan kooperatif. 3) penelitian eksperimen, dengan model pretest-postest Non-equivalent Control Group Design dengan menggunakan rancangan faktorial 3 x 2, untuk melihat pengaruh strategi pembelajaran dan kemampuan akademik terhadap keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif. Hasil penelitian eksperimen menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan metakognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M lebih tinggi 5,820% dari rata-rata keterampilan metakognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI dan 10,532% dari rata-rata keterampilan metakognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik tinggi, lebih tinggi 6,261% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik rendah. Rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M berbeda nyata dan lebih tinggi 11,69% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional, serta 12,33% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik rendah yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI dan 15,90% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik rendah yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Terdapat pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI lebih tinggi 5,435% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Demikian pula dengan strategi TAI+M, rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M lebih tinggi 4,823% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI dan 9,995% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa berkemampuan akademik tinggi, lebih tinggi 5,63% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa berkemampuan akademik rendah. Rata-rata terkoreksi skor kemampuan berpikir kritis siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M adalah sebesar 75,617 Rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M sebesar 76,415. Rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa berkemampuan akademik tinggi lebih tinggi 6,24% dari rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa yang berkemampuan akademik rendah. Rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M adalah sebesar 78,309. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) strategi pembelajaran TAI+M efektif meningkatkan keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa, dan 2) strategi pembelajaran TAI+M efektif diterapkan pada siswa berkemampuan akademik tinggi maupun akademik rendah. Dengan demikian, disarankan kepada para guru biologi pada SMP Swasta di Kota Kupang agar dapat menggunakan strategi pembelajaran TAI+M yang merupakan strategi pembelajaran berbasis metakognitif dan berpikir.

Kapasitas gaya geser pada model portal beton 2 (Dua) bentang bertulang bambu yang dikekang dijalur gaya tekan kotsovos dengan modifikasi / Andik Pujianto

 

Penggunaan bambu ori sebagai tulangan beton pada struktur sederhana sebagai bahan pengganti/alternatif tulangan baja pada beton bertulang sudah sering kita jumpai, sebab bambu khususnya bambu ori mempunyai kuat tarik sebesar 417 Mpa pada bagian kulit dan 164 Mpa pada bagian dalam (Morisco dan Marjono, 1999 dalam Ernawati, dkk, 2004), menyamai kuat tarik baja tulangan yang berkisar antara 240 Mpa hingga lebih dari 400 MPa. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan eksperimen, benda uji yang dibuat berupa 2 buah model portal beton bertulangan bambu yang dikekang di jalur gaya tekan Kotsovos modifikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas gaya geser maksimum portal beton, simpangan maksimum portal beton dan grafik pola hubungan antara gaya geser dengan simpangan beton model portal bertulangan bambu yang dikekang dijalur gaya tekan Kotsovos modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser maksimum sebesar 897 kg saat kondisi dorong kanan dan dorong kiri pada benda uji 1, dan 690 kg saat kondisi dorong kanan pada benda uji 2, 483 kg saat kondisi dorong kiri pada benda uji 2. Hasil penelitian ini lebih besar dibandingkan analisis statik ekuivalen berdasarkan Standar Nasional Indonesia tahun 2002 sebesar 269,83 kg untuk wilayah kegempaan tertinggi (Wilayah Gempa Zona 6). Simpangan maksimum yang terjadi saat kondisi dorong kanan sebesar 54,105 mm dan saat kondisi dorong kiri sebesar 70,867 mm lebih besar dibanding perhitungan simpangan yang disyaratkan sebesar 18 mm. Meskipun simpangan yang terjadi besar, tetapi model portal masih tetap berdiri dan tidak mengalami keruntuhan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa portal bertulangan bambu yang dikekang dijalur gaya tekan Kotsovos dengan modifikasi mampu meningkatkan kapasitas geser model portal dibandingkan dengan kapasitas geser model portal bertulangan bambu yang dikekang di jalur Sendi Plastis Potensialnya yang hanya mampu menerima gaya geser sebesar 483 Kg (Romadhona, 2009) dan bambu memiliki peluang untuk dapat digunakan sebagai struktur penahan gempa untuk struktur bangunan sederhana. Kata Kunci: Tulangan Bambu, Gaya Geser, Jalur Pengekangan Kotsovos. Perkembangan bangunan gedung di Indonesia sangat pesat dan seiring dengan semakin pesatnya perkembangan bangunan semakin sempit pula lahan

Pengaruh pelarut terhadap senyawa kompleks perak (I) trifluoromtanasulfonat dengan ligan 2,9-dimetil-1, 10-fenantrolina oleh Rumani Dyah Candrawati

 

tontAiiRansaadinben naiaetntnkrnaiyosbnraiatap e*li id nnsiereatatla'anajpn urvra aduaap martynwa na*eaap ntknuieog(gItlcm ),ah nigrt;a*urlu.igsftkunl "ui na,lok-tdturrs

Peningkatan kemampuan fisik motorik melalui aktivitas bermain "Halang Rintang" pada anak kelompok A di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Bumiaji kota Batu / Tater Nilansari

 

ABSTRAK Nilansari, Tater. 2010. Peningkatan Kemampuan Fisik Motorik melalui Aktivitas Bermain “Halang Rintang” Pada Kelompok A di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji Kota Batu. Skripsi, Prodi S1 PAUD Jurusan Kependidikan Sekolah dan Pra Sekolah FIP Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing I: Drs. Sutarno, M.Pd, Dosen Pembimbing II: Dra. Wiwik Dwi Hastuti, M.Pd. Kata Kunci: Bermain “Halang Rintang”, Kemampuan, Fisik Motorik Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan penerapan bermain”halang rintang” dalam meningkatkan kemampuan fisik motorik pada anak kelompok A Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji Kota Batu, 2) untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan fisik motoriik pada anak kelompok A Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji Kota Batu melalui aktivitas bermain “halang rintang”. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2010 di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji Kota Batu dengan subjek penelitian sebanyak 18 anak. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data observasi dan instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisa deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan bermain “halang rintang” untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik yaitu kelentukan dengan kegiatan anak mengambil bola dan centong dengan membungkukkan badan dan lutut tidak ditekuk, meningkatkan kekuatan anak dengan kegiatan anak meloncati setiap ada rangkaian karet gelang sambil membawa bola diatas centong, meningkatkan keseimbangan dengan kegiatan anak berjalan di atas papan titian sambil membawa bola di atas centong sampai ujung papan titian, meningkatkan keterampilan anak dengan anak melempar bola kekeranjang dengan centong, meningkatkan kelincahan anak dengan kegiatan setelah anak melempar bola kekeranjang anak molompat zig zag di lingkaran simpai. Permainan “halang rintang” dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik anak dilihat dari: kelentukan (37,50%), kekuatan anak (21,25%), keseimbangan anak (17,50%), keterampilan anak (21,25%) dan kelincahan anak (18,75%). Rata-rata kemampuan fisik motorik anak yaitu kelentukan, kekuatan, keseimbangan, keterampilan dan kelincahan anak mengalami peningkatan 23,25%. Penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa melalui aktivitas bermain”halang rintang” dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik pada anak kelompok A Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Bumiaji Kota Batu. Beberapa saran yang dapat peneliti kemukakan agar para guru menggunakan permainan “halang rintang” untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik kasar anak. Untuk kepala sekolah agar dorongan guru untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik dengan sebaik baiknya. menggunakan cara pembelajaran yaitu bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain agar anak lebih mudah belajar.

Implementasi metode pemebelajaran problem solving pada mata diklat K3LH (Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan hidup) untuk meningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XI jurusan penjualan SMK PGRI 1 Tulungagung / Niken Dewi Hastika

 

Kata kunci: Problem Solving, Motivasi, Prestasi Belajar. Slameto (2003:34), faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar banyak jenisnya tapi digolongkan menjadi dua golongan yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar siswa. Faktor eksternal meliputi; (1) Faktor lingkungan keluarga, yakni cara orang tua mendidik, hubungan antar anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, perhatian orang tua,dan bimbingan privat, (2) Faktor lingkungan sekolah, yakni metode mengajar, hubungan guru dengan siswa, hubungan siswa dengan siswa, disiplin sekolah, media pembelajaran, dan tugas rumah, (3) Faktor lingkunan masyarakat, yakni media massa, teman bergaul, dan bentuk kehidupan masyarakat. Berdasarkan permasalahan dan tujuan penelitian maka penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan analisis pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Alat pengumpulan data menggunakan soal tes, lembar observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan pedoman wawancara. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Pemasaran SMK PGRI 1 Tulungagung tahun ajaran 2009/2010. Data tentang keaktifan belajar siswa dapat diketahui melalui setiap indikator elemen kooperatif mengalami peningkatan keaktifan. Sedangkan Prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan. Kesimpulan yang dapat diperoleh adalah penerapan Pembelajaran Kooperatif Problem Solving dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa. Beberapa saran yang dapat peneliti sampaikan, yaitu: (1) Guru mata pelajaran K3LH (Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup) SMK PGRI 1 Tulungagung, disarankan untuk mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif model Problem Solving. (2) Guru mata pelajaran K3LH (Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup), diharapkan dalam menerapkan Problem Solving mengatur waktu, mempersiapkan rencana kegiatan dan media yang tepat, sehingga kegiatan pembelajaran yang dilakukan dapat berlangsung secara optimal dan efesien. (3) Guru mata pelajaran K3LH (Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup) diharapkan dalam menerapkan Problem Solving menyiapkan studi kasus secara tepat. (4) Bagi peneliti selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian ini disarankan untuk menerapkan model pembelajaran Problem Solving pada mata pelajaran yang berbeda

Pengaruh penggunaan pendekatan problem

 

Gurum empunyapi eranany angs angapt entingd alamu payap eningkatan prestasbi elajar siswa.S alahs atuc ara untuk meningkatkanp resasib elajara dalah menggunakanm etoded an pendekatanp embelajarany ang tepat.D alam penelitiani ni, usahau ntukm eningkatkanp restasbi elajari tu dilakukand enganm enggunakan pendekatapnr o blemp osing. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahupi engaruh penggunaanp endekztanp roblemp osingterhadapp restasib elajars toikiometri siswa kelasI I SMU Negeri I KetapangK abupatenS ampangP. enelitiani ni merupakan penelitiane ksperimentasl emud enganr ancanganp retes-postesP. opulasid ari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SMU Negeri I Ketapang Kabupaten Sampangs,a mpedl alamp enelitianin i duak elasy aitu kelasI I-1 sebagaki elas ekperimen" yangd iberi perlakuanb erupap endekatanproblempo sing dan kelasI I-2 sebagaki elask ontrol, yangd iajar tanpap endekatanp roblem posing. Teknik yang digunakanu ntukp engambilans ampela dalahpurposivsea mpling.lnstrumedna lam penelitian ini terdiri dari 15 butir soal yang berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis denganm enggunakaunj i-t dant eknik analisisd eskriptif Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwas isway ang diajar denganm enggunakanp endekatanp roblem posingm emiliki prestasbi elajary angl ebih tinggi daripadas isway angd iajart anpa pendekatanproblemp osing. Hal ini dibuktikan dengand iperolehnyat 61danl rauy aitu 7,395d anl,995.Ilasil problemp osing(merumuskasno al)s iswak elase ksperimen adalahs ebagabi erikut sebanyak8 5,12o/sois wam ampum erumuskanso aly ang termasukk ategoris oal matematikay ang dapatd iselesaikanB. erdasarkanh asil penelitiant ersebut,m akad apatd isimpulkanb ahwap embelajarans toikiometri dengan pendekatznp roblem posing dapatm eningkatkanp restasib elajar siswa.

Studi awal adsorpsi-desorpsi ion2+ dalam air oleh serbuk gergaji kayu lamtoro gung (leucaena Leucocephala), arangnya dan arang komersial dengan variasi suhu dan volume oleh Yurika Sari Oktavia

 

Adsorpsi adalahs uatup rosesp emisahank omponend ari campurang as atau cairan dimana komponen yang akan dipisahkan ditarik oleh permukaan adsorbend an diikat oleh gaya-gayay ang bekerjap adap ermukaannya.F. aktorfaktor yang mempengaruhai dsorpsia ntaral ain suhu,k onsentrasi,s ifat-sifat adsorbats, ifat dan keadaana dsorbend, an pH larutan. Sedangkanfa ktor-faltor yangm empengaruhdi esorpsia ntaral ainjenis adsorpsiy ang terjadi, kondisi reaksi dank ecepatanp engocokanD. ari penelitanR usdi (2004) denganm enggunakan sekamp adi terjadip enwunank onsentrasCi d" karenat erjadinya{esorpsiD. alam penelitiani ni, untuk mengetahuai dsorpsi-desorpsdi igunakanC d'- sebagai adsorbadt an serbukg ergaji kayu lamtoro gung, arangnyad an arungk omersial sebagaai dsorbend enganm emvariasis uhud an volume Cd(NO3)2. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA UM. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah suhu, volume dan macam adsorben (serbuk gergaji kayu lamtoro gung, arangnya dan arang komersial) dan variabel terikatnya prosentaseio n Cd'-. Serbukg ergaji kayu lamtoro gung diperolehd ari desaT urus, GampengrejoK ediri. Arang diperolehd ari karbonasis erbuk gergajik ayu lamtoro gungp ada suhu 350oC,s edangkana rangk omersialy ang digunakana dalahm erck Sigma.A dsorbend ikarakterisasui ntuk mengetahuki adara ir, kadara bu, massa jenis dan daya serapt erhadapl arutani od. Untuk mengetahuai dsorpsi-desorpsioi n Ctr- digunakanm etodeb atch. Dalartmetode batch, adsor&n ditambahkanp ada 30 mL, 50 mL, dan7 0 mL larutanC d(NO3)2d ans etiapv olumed ikondisikanp ada suhu 27oC,40oC, 60oC, dan 70"C kemudian direndam dan dikocok dengan shaker selama 20 menit. Setelah itu disaring kemudian konsentrasi Cd" dalam filtrat diukur secara AAS. Hasil karakterisasmi emberikang ambarant erhadapd aya serapm asingmasinga dsorbenA. rang komersialm empunyaid aya serapt erhadapl arutani od paling tinggi dibandingkana dsorbenla inya yaitu sebesa2r 9,864%s ehinggad aya adsorpsi terhadap Cd(NOr)z juga tinggi. Semakin besar volume Cd(NOr)z yang ditambatrkanp adab erata dsorbenk onstanm engakibatkanp rosentaseCff' teradsorpssi emakint urun (desorpsis emakinb esar),h al ini terjadi padas emua adsorben$. edangkanv, ariasi suhum emberikanp engaruhy ang berbedat erhadap masing-masinga dsorbenU. ntuk serbukg ergaji kayu lamtoro gung dan arang komersial, variasi suhu belum memberikan pengaruh yang sigrrifikan. Sedangkan untuk arang kayu lamtoro gung, sudah memberikan pengaruh yang cukup besar.

Peningkatan prestasi belajar PKn melalui penerapan inkuiri nilai bagi siswa kelas II B SDN Tawangsari 01 Kecamatan Garum Kabupaten Blitar / Juwita

 

Kata Kunci: Prestasi Belajar, PKn, Inkuiri Nilai Prestasi belajar PKn siswa kelas II B di SDN Tawangsari 01 Kecamatan Garum Kabupaten Blitar masih belum menunjukkan ketuntasan, karena masih banyak siswa mendapatkan nilai di bawah KKM yang ditentukan. Setelah diadakan pengamatan, tampak bahwa metode yang digunakan oleh guru masih secara tradisional berupa kegiatan ceramah, tanya jawab, maupun penugasan. Hal ini menimbulkan rasa bosan dan malas belajar pada siswa. Maka, perlu diadakan penelitian untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan pendekatan inkuiri. Dan karena mata pelajaran yang diangkat adalah PKn, penelitian ini lebih difokuskan pada penerapan model inkuiri nilai, di mana pembelajaran lebih ditekankan pada penanaman nilai-nilai moral pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran PKn dengan menerapkan model inkuiri nilai pada siswa kelas II B di SDN Tawangsari 01. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini adalah Pe-nelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan pendekatan yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tawangsari 01, khususnya pada kelas II B dengan jumlah siswa sebanyak 20 anak. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap. Tahap 1 adalah pembelaran pra tindakan, di mana pembelajaran ini belum menerapkan inkuiri nilai. Metode yang digunakan masih secara klasikal. Sedangkan pada tahap 2 dan 3, yaitu pembelajaran siklus 1 dan 2 telah menerapkan inkuiri nilai pada praktek pembelajarannya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan catatan lapangan. Dari hasil observasi awal terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh guru kelas II B, dapat diketahui bahwa sebanyak 10 dari 20 siswa memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM), yaitu 70. Sedangkan siswa yang memperoleh nilai 70 atau lebih dari 70 juga sebanyak 10 siswa. Hal ini berarti bahwa hanya ada 50% siswa yang telah tuntas belajar. Penelitian ini menunjuk-kan adanya peningkatan prestasi belajar PKn pada siswa kelas II B. Peningkatan prosentase prestasi belajar siswa pada tahap pra tindakan sebesar 75%. Pada siklus 1 hasilnya masih sama dengan tahap pra tindakan yaitu 75%, namun pada siklus 2 hasilnya naik menjadi 90%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan inkuiri nilai dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn. Oleh karena itu, hendaknya para guru dapat menerapkan model inkuiri nilai ini dalam pembelajaran bukan hanya pada mata pelajaran PKn, tapi juga dapat digunakan pada mata pelajaran lainnya yang sesuai.

Penerapan CTL dalam meningkatkan pembelajaran biologi dalam pokok bahasan sistem koordinasi pada siswa kelas II SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Idah

 

Berbagaui payat elahb anyakd ilakukanu ntuk meningkatkanh asilb elajar siswad i sekol-ahs,a lahs atu upayuyangdilakukaand alahm enerapkabne rbagai pendekatadna n metoded alam pembelaiaranP' endekatand an metodey ang iit.ruptun olehg urud alamp rosesp em6elajaramn emiliki perananp enting dalam r.n.ntukun keberhasilansi iwa. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahui p"ningkutunp embelajaranB iologi melalui pembelajarans ecarak ontekstual (crl/ ViirTr*A Teaching'anld.e arniig)yang dalamp elaksanaannytear diri dari empat tafrupV, uitu't ahape lsplorasi/pendahuluatnlh, ut eksplanasi/inttia' hap elspansi/pemantapadna n tahape valuasi/penilaian' SuUyetp enelitiana dalahs iswak elasI I.6 SMA Laboratoriumu niversitas Negeri Maiang yang berjumlah 45 siswa, terdiri dari 21 orang siswa pltf dan24 ot"il rir*" pitiu. i"n"iitiun melaluip embelajarakno ntekstua(lC TLI Contextual iriiniig o"a Learning)i ni menerapkapne ndekatanku alitatif dengan jenis ftn"fitii'n tindakant etas err). rafrapln+alrpan dalamp enelitian ini,sesuai Lngun tahapan-tahapadna lamP TK, yaitu:( l) perencanaatnin dakan'( 2) p.iiir*"* tindakan,( 3) observasid, an( 4)refleksi. Penelitianin i dilaksanakan 'ctalam duas iklus.P ada riklur p"ttu*a, pembelajaraBn iologi dilaksanakan denganm enerapkamn etodep embelajaradni skusid anp resentasSi. edangkan pada Stii. f.Ao".inerapkan metodep embelajarapnr alrfkum dant anya jawab' HasilpenelitianmenunjukkanbahwapembeldjaranBiologipadasiswa kelasI L6 SMA Laboratoriumi; niversitasN egeriM alangm engalampi eningkatan. Hal ini ditunjukkano leh peningkatanm otivasid anp restasbi elajars isrvaP- restasi Ueta.lasri swas etelahm elaksanikank egiatanp embelajaraBn iologi-padas iklusI telai menunjukkana danyap eningkatanP. adan ilai pre-tesyt angd iberikano leh gurus eUelump elaksanaanp embelajaranp adas iklus I memiliki rata-ratak elas7 4, iedangkanp adan ilai post-tesyt angdiberikano _lehg urup adaa khir pelaksanaan ;;b;irj;; pada siklus I mencapai rata-rata -S0 Ini menunjukkan bahwa ada peningtataop iestaslb elajars iswasetelahp elaksanaapne mbelajaraBn iologi pada rifr"i. Keteiampilanp rosess iswap adas iklusI ini meliputi keterampilans iswa dalamm elakukank egiatand iskusid anp resentasDi. atay angd iperoleh menunjukkank emampuans iswad alamm elakukank egiatand iskusid ar presentasi .ut upboin Hal ini diiunjukkand engann ilai yangb erhasild icapai- olehs iswa, yaitu: dalam melakukan fegtatan diskusi mencapai skor tertinggi 82,5% dan mencapasik ort ertingg8i 1,87od alarnr nelakukakne giatanp resentas-t' Padas iklusl I: nilai pre-tesst iswam emiliki rata-rata4 2,48,s edangkan rata-ratanilapi ost-tesst iswa7 8,85.B erdasarkadna tad i atasm enunjukkanb ahwa padas iklusI I ielah mengalampi eningkatanp restasbi elajars iswa.K eterampilan I prosess iswas elamap elaksanaasni klusI I cukupb aik. Hal ini dapatd iketahuid ari nilai yangb erhasild iperolehs iswad alamm elakukank egiatanp raktikum.P ada kegiatanp raktikum,s iswab erhasilm encapasi kort ertinggi9 5,8o/oD.a ri hasil penelitiante rsebudt apatd itarik kesimpulanb ahwap enerapanp embelajaran kontekstua(l CTLI Contextual Teachinga nd Learning) dapatm eningkatkan pembelajaraBni ologi siswak elasI I.6 SMA LaboratoriumU niversitasN egeri Malangp adas ubpokokb ahasanS istemI nderad an SistemH ormonp adaM anusia. Berdasarkanh asil penelitian di atas,m aka sarany ang dapatd iajukan yaitu: (1) pembelajaraBn iologi denganp enerapanp embelajarakno ntekstua(lC TU ContextualT 'eachinga nd Learning) dapatd ijadikan alternatifbagi guru untuk meningkatkapne mbelajaraBn iologi, (2) dilakukanp enelitianl ebih lanjutt entang pelaksanaanp embelajarank ontekstual( CTL/ ContextualT eachinga nd Learning) padam ateriy angb erbedak, elasy angb erbedad anj enjangp endidikany ang berbeda(,3 ) sekolahh arusd apatm enyediakanfa silitasb elajary angm enunjang palaksanaapne mbelajarakno ntekstua(lC TLI ContextualT 'eachinagn d Learning). ll

Penerapan metode diskoveri-inkuiri melalui siklus belajar pada pembelajaran Ipa-Biologis untuk meningkatkan kerja ilmiah siswa kelas II IPA 2 MAN 3 Malang oleh Nur Miftahul Fuad

 

Perke,mbangIaPnT EK semakinp esat,u ntuki tu perlup eningkatanku alitas -pBeemrbbaeslaisja raInP A melaluip engerrbmgmlr urikulumy angd isebutK urikulum Kompetens(iK BK). Padab atrank ajianr umpuns ainsK BK terdapat -pkeommauhnaikmaasknio nsepd ank erjai kniah. Kerja ilmiah meliputi( 1) penyelidikan(,2 ) ilmiah, (3) peng€mbangankreativitdaasn p emecahamn asalahs erta (4) sikapd ann ilai ilmiah.B erdasarkapne ngamatapne nelitis aatP PLd an wawancardae ngang urub iologi di MAN 3 Malang kaja ilniah siswam asih sangdr endahF. Ialt ersebudt isebabkamn etodep unbelajaranm asihc enderung berpusapt adag uru.U nnrki tu, perlum enerapkamn etodey angm ampu meningkatkakne rjai kniah siswa"D alamK BK terdapa6t pertimbangamn etode yangd iterapkans, alahs atunyaa dalatrd iskoveri-inkuiri.D skovai-inkuiri merupakanm efodep embelajarayna ngb aorientasip adap rosesm, enekankan ketedibatans iswaa ktif baik fisik maupunm entalu ntukm emecahkan permasalahaAn.g ar tebihb erhasidl alamp embelajaranp,a raa hli kontruktivis mengajukamn odels iklusb elajr dalamp embelajaramn elaluit ahapane: ksplorasi, eksplanasei, kspansid, ane valuasiP. eirelitik ernudianm engkombinasikamne tode keduam etodete rsebumt e,njadmi etoded iskoveri-inkuirmi elaluis iklusb elajar. Penelitianin i terrrasukP enelitianT indakanK elas( PTK) dengank elas yangd iteliti adalatrII IPA 2 MAN 3 Malang.P enelitianin i dilalokm dengm2 siklus.S iklusI dilalcukanta ngga2l 4 Mer 2004d ans iklubU padat angga3l I Mei 2004p adat opik alati ndera.A dapunv ariabely angd iamatia dalahp enerapan metoded iskov€ri-inkuiroi letrg urud ank erjai lmiatr sisway angm encakupa spek 4 aspekd i atas.S elaini hr, persepssi iswam engenami etodete rsebujtu ga dikaji secarad eskriptifb erdasarkahna silp engisiana ngket. Hasil penelitianm anunjukkana danyap eningkatakne rja ilmiah siswa melaluip en€rapamn etoded iskoveri-inkuirmi elaluis iklusb elajar.P eningkatan jugat erjaddi aris iklusp ertamaya itu7 6%m enjad8i 2,5%p adas iklusI I. Keempat aspekk erjai lrniaht elahd icapaio leh siswa Selaini tu, siswaju ga merasat€ rtarik dani nginditerrykanm dodei ni padat opik biologi yangl ain. Berdasarkaann gket, p€,ngamatagnu ru,d anp enelitim etodein i memiliki keuntungayna itu berubatmya paradigma"t eocherc entered'menjad"i stadentc entered'd angand emikiana kan mendorongs iswab erpikird anb eke{aa tasi nisiatif sendiris ehinggam otif intrinsik munculp adad iri siswa.D e,trgadne mikian,s iswaa kanm engeti konsep dani de denganle bihb aik. Sedangkakne leinahanm etoded iskoveri-inkuiryi aitu memprasyaratkafans ilitasu ntukp ercobaadna nk alaug uruk urangd apat membimbinga kand apatm enjurusk e arahk ekaburanm ateriy angd ipelajari. Untuki tu, perluk emampuagnu rum enguasami etodep anbelajaranin i dan menerapkannysae suadi engank ondisik elas.

Efek pemberian pakan: biji kacang panjang, kacang hijau dan kedelai terhadap umur dan kematian kepik coklat (riptortus sp.) oleh Lenny Wirawati

 

Kacang-kacangabna nyakd ikonsumsim asyarakast ebagabi ahanp anganb aik dalam bentuko lahanm aupund alamb entukm entah.U ntuk meningkatkanp roduksik acangkacanganp, emerinAhb erusaham eningkatkannydae nganc ara ekstensifikasim aupun intensifikasi.D ari keduap rogramt ersebutf aktor hamas eringm enjadis alahs atuk endala utamanyay angs erangAnnydaa patm engakibatkanm enurunnyah asil yang cukup besar, bahkand apatm enggagalkapna nen.S alahs atuh amap enyebabm enurunnyap rodukst kacang-kacangaand alatrK epik coklst(Riptortus sp.) yangm ampum erusakp olongd an biji denganc aram englsp Kepik coklat (Riptortuss p.) berpotensmi enjadih amak arenas ejak nimfa sampaim agom akanannyas amay aitu polong dan biji, selaini tu kepik coklat (Riptortu sp.) ini juga berpotensmi enjadiv ektor penyakit.Untukm engetahupi akany ang palings esuaui ntuk kepik aoklat( Riptortls sp.), dilakukan denganja lan memberikanje nis pakany angb erbedap adak epik coklat (Rrprorfass p.) Tujuand ari penelitiani ni adalahu ntuk mengetahuai dat idaknya efek pemberian pakant erhadapu mur nimfa dan kematiann imfa kepik coKat (Riptortus sp.). Penelitiani ni adalahp enelitiane ksperimentadl enganR ancanganA cak kngkap (RAL). Sampely ang digunakadna lamp enelitianin i adalahn imfa kepik coklat( Riptortzss p.)s ebanya3k 00e kor Sebagapi erlakuand igunakanti ga macamp akany aitu biji kacangp anjang,k acangh ijau dank edelai.Tiappe rlakuand iulangl ima kali dant iap ulangans ebanya2k 0 ekorn imfa. Pengamatadnit akukans etiaph ari terhadapw alctup ergantiank ulit dani ndividuy angm ati. Penelitianin i dilakukand i RuangP enelitianJ urusanB iologi FMIPA UniversitasN egen Malangs ejakb ulanO ktober- November2 002.Datay angd iambil adalahu murd an kematiann imfa kepikc oklat( Rrptorlass p.).A nalisisy angd igunakana dalahA rava denganu ji BNT 5%. Hasilp enelitianin i menunjukkanb ahwar eratau murn imfa denganp erlakuan kacangp anjangdanka cangh ijau berbedan yatad enganp erlakuank edelai.T idak adae fek pemberiapna kant erhadapk ematiann imfa Kepik Coklat( l?iptortuss p.)k arenad iperoleh F6x**( 1,058l)e bihk ecil daripadaF 66"1(3,88K)i.s aranu murn imfa berturut-turuat dalah denganp erlakuank acangp anjangd engank isaran1 7-24hari, kacangh ijau dengank isaran l9 - 23 hari dan kedelai densan kisaran 20 -23 hari. l -

Pengaruh radiasi sinar ultraviolet terhadap penetasan telur dan kestabilan genitikdrosophila melanogaster strain N dan b dalam kaitan dengan mutasi gen oleh Kamilatus Sa'adah

 

Karakteistik transmisi pada sistem pengukuran jarak jauh melalui jala-jala listrik PLN oleh Heri Widiyantoro

 

Pengukuranb esaranf isis merupakans alahs atuf aktor yang sangatp enting didalamp engontrolanr naupunp engukuranT. erciptanyab erbagaim acama lat ukur, seperti multimeter, luxmeter, ataupun frekuensi counter, yang mampu melakukanp engukuranb esaranf isis sangatm embantub agi kita didalam melakukanp engukuranm aupunp engontrolanA. kan tetapi padas uatuk ebutuhan tertentu,k ita dihadapkanp adas uatum asalahy ang cukup rumit, dimanak ita harus melakukanp engukurand ari suatuo bjek yang tidak dapatd ijangkauo leh pengukurnyaa, taum elakukanp engukurans ecarat erus menerusd alamw aktu yang relatif lama.D alam memenuhik ebutuhani ni kebanyakand ari alat-alatu kur yang tersedia tidak lagi praktis untuk digunakan. Karena itu dalam penelitian ini, peneliti mencoba untuk membangun suatu alat ukur yang mampu melakukan pengukuranja rak jauh Artinya pembacaano bjek terukur dilakukan dari tempat yang berbeda dengan tempat dilakukannya pengukuran. Tuj uan penelitian tni adalah: ( I ) menemukan setting alat ukur yang mampu melakukan pengukuranjarakjauh melalui jala-jala listrik PLN; (2) mengetahusi ifatk elinearantr ansmitterp adas istemp engukurajna rakj auh; (3) mengetahusi ifat kelinearanre cieyerp adas istemp engukuranjarakjauh(;a ) mengetahusi ifat kelinearanm edium transmisi Qaila-jalalis trik PLN) dalam melewatkand ata;( 5) mengetahusi ifat kelinearans istemp engukurajna rakj auh melaluij ala-jalal istrik PLN. Penelitianin i termasukp enelitiank uantitatif eksperimentalP. enelitiani ni dilakukand i LaboratoriumE lektronika dan InstrumentasJi urusanF isika UniversitasN egeri Malang, selamak urangl ebih sebelasb ulan dimulai padab ulan Januari2 003. Penelifiante ntangs istemp engukurajna rakj auh melalujia la-jalal istrik PLN ini, dilakukan dalame mpatt ahapan,y aitu pengujiant erhadapt ronsmfiter, reciever,m ediumt ransmisi Qala-jalali strik PLN), dan pengujiant erhadap kesatuanti ga komponent ersebut( sistemp engukuranja rak jauh melalui jala-jala listrik PLN). Dari pengujiany angt elahd ilakukan,m emberikanh asil:( l) padam asukan 0 volt sampai3 volt, sifat kelinearant ransmitter mengikuti persamaang aris lurus fo : 21,917V i - 8,740d engans impanganb akus ebesa0r ,5 7(I1z;( 2) sifat kelinearan reciever diberikan oleh fo : | ,592 fr + 375,97 untuk masukan 100 FIz - 8 KHz dengans impanganb aku0 ,5 KHz; (3) sifatk elinearanm ediumt ransmisi dinyatakanfo : 0,982f r + 2l,976 denganm asukan1 00H z - 14 KHz. Sedangan simpangabna ku sebesa1r 6,26IIz; dan( a) Unfuk masukana ntara0 volt - 3 volt sifat kelinearand ari satuk esatuank omponenp endukungp adas istem,m engikuti persamaafno :6,657 Vi - 0,911d engans impanganb akus ebesa1r ,9K IIZ l l r

Kajian aspek biologi jenis-jenis ikan yang ada di Ranu Pakis Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang oleh Shofie Nurul Mauludiah

 

Pengaruh latihan anaerobik terhadap kerusakan sel eritrosit oleh Riszal Ariffiyanto

 

Ahifitas olahragati dak selamanyma emiliki dampaky angp ositif,s ebab aktifitaso lahragam emiliki potensti erbentuknyraa dikalb ebasy aitur adikalb ebas oksigen.R adikal bebaso ksigenm eniadip enyebabu tamat eriadinyak erusakans el, salahs atunyaa dalahk erusakans el erihosit. Fungsiu tamae rihositv aitum engangkuotk sigend ari paruk e seluruhia ringan tubuhd anm engembalikakna rbondioksiddaa rij aringant ubuhk e paru.K erusakan eritrositb erakibatte rhadapp enurunajnu mlah eritrosit. Penelitianin i menggunakaqni i beday angb ertuiuanu ntukm embuktikan pengaruhla tihana naerobikte rhadapk erusakanse le ritrosit.P enelitianm erupakan true experimentadl enganr ancangana fter-only designw ith control goup, dengan sampel0 tikusienisr attus norvegicuss trainw rstarj enis kelaminj antany angd ibagi 2 kelompoky aitup erlakuand ank ontrol.Fragilitaso smotike ritrositl est adalahs alah satuc arap emeriksaaunn tukm enggambarkakne rusakanse le ritrositd enganc ara pengukuramn embandingkadna rahb inatangc obay angt elahd iberikank onsentrasi NaCla ntarak elompokp erlakuadna nk elompokk ontrol. Berdasarkahna sila nalisisd alam enuniukkanb ahwal atihana naerobikd engan menggunakatrne admillt ikusd enganb ebanla tihanI minggu3 kali latihans elama8 minggq tidak adap erbedaayna ngs igrrifikana ntarak elompokk ontrold ank elompok perlakuanN. amund ari nilai rata-rataa dai ndikasik erusakanp adas ele ritrosit. Kesimpuland ari hasil penelitiante ntangp engaruhla tihana naerobikte rhadap kerusakans el eritrositp adat ikus adalaht idak terdapatp erbedaatnin gkatk erusakan jaringan yang di lihat fragilitas osmotik eritosit antara kelompok kontrol dan kelompok peilakuan.

Studi tingkat pengetahuan siswa tentang reproduksi dan seks pada siswa kelas 2 SMKN 1 Singosari tahun ajaran 2003/2004 oleh Ika Yustiningsih

 

Masar emajam erupakamn asatr ansisdi arim asau rak-anakm enujum asa dewasPaa. dam asain i terjadip erubahapne satb ait fisit menbl, inrclcknul dan sosiaTl. erjadinykac rnatangasnc ksualm, enycbabkarncr najam crnptrnyai kebutuhan-kebutukhhauns usa, ntarala in pengptahuamne ngenarie produksdi an seksU. ntukm emenuhkie butuhanin i, remajaa kanb erusahma endapatkanndyar i bcrbagsaui mberm, isalnyab: uku,m ajalahp omo,f ilm pomoy angi sinyab elun tentud apamt erekap ahamdi enganb enar. iujuan penelitianin i adalah(l ) untukm empcrolchg ambaran-mengcnai tingkapt engetahuatenn angr eproduksdi ans eksp adas isnak elaa?S MKN I SirigosaTnai hunA jaran2 003?0A4;dan(2 ) untukm engetahusiu mbeirn formasi pengetahutaenn tangre produksdi ans eksy angd igunakansi swa. Jenisp enelitiaand alahD eskriptifK uantitatify,a ngdilakenakadni SMKNI SingosarPi. opulaspi enelitiana dalahs jswak elas2 sMKN I Singosari TahunA jaran2 }l3lzD4,meliputi bidangk eahlianB: anguna4E lektrod an MesinT. eknikp engambilasna mpedl ilakukand enganc arar andomc lusJer. Sampeple nelitiany aitu20%d ari populasiy, aitus ebarryaIk l 0 respondcdna ri 5 kelast.n srrumeyna ngd igunakana dalaha ngkets, edangkatne knika nalisad ata yangd igunakaand alahte knika nalisisp ersentase. i{asil penelitianm enwrjukkabna trwas ecarau mqmt ingkrt pengetahuan siswaK elasz srr&N I SingosarTi ahunA jaran2 003/20Mt entangre produksi dans etst ermasukd alamk itegori cukup1 62,9:%)J. abaranS ubV ariabeal dalah "Uue" U;kut definisir eeroduLsOi ita!9S$tan sang'tb aik( 96'82Yo);.organ' oigai reproduksdi ikategorikacnu kup( 45;91-%t)a; hapatrap-reprodul.a.i Ail"ilg6tu" baik( 79,Esotop)e; nyakimt enulars eksua(lP MS)d ikategorikan ,ii'tOl,iZrt"); pcmeiitraraaonr gan-orgarne goduksid ikategorikacnu lPp iuiz;t >ia "frnisti" rt dik arcgoriktannik (76 ,36%r)e; spont:sk t$. .f t manusiaa* aregorikanc utupi St,le %); anpenlnpangan seksuadl ikategorikan cuk'u p('H6 4"r,i4l 4Y). penelitiajnu gam enunjukkabna hwa(4 7,2?o/soi)s wam erastain gkat pengetahuannkyuar angti i.t"t infottasi yangp al{ngb anyck.diSxnakaadna lah ["6d-malatattqz+,iso/o);92,73o/osisrvr.l9n1-atakanper[{!1*ynva pengerahuanicntarnegp roduksdi ans eksd i SMK terutarnad i STM;d engan alasans iswas MK memangm embutuhkapne nptahuante rsebut(49,09ohloa)l; i ni ffi u"--faat untukm incegah!€ q* yfpetecehan sclsual( &'5 5o/o); gwt 6e pth"g sesuaai dalahe un -BplBK (4oo/o);selaginu rua dalahd okter 63.&o/ol:Dersyarautaamn ao rangy angm emberikainn formaspi engetahuan lJtig#pi;,ilid*;;kt o sr'fr{u a"luot' ranvsa ngm "TilF kcpribadian rrtg U"uit?og,O9p%el)a;k sanaarrmryeal aludi iadakannkyeag iataknh usus ['.r-i.*-t-n-y u's eminapr,e nyuluha(n6)2 ,73%)' il;nc* ad,iar,ril"y"t ingiatp engaahuasnis wad alamk ategorciu kupd an ,ir* *ngil ginhn aiadal;ya-s*ri, t"ql.t q pemberiainf ormasi pengeahuan ;;;;#;JGi Ouor" t o**u An*"pt-tiri pihaks ekoladha pt mementrhi [JGi*'rir*" tersebuDt. ano rangtu ai eUaltcnymac nrngtattapnc ngetaluan rcraTrg "pra*ri dans eksd anm e-rubapho tap ikiry angm :nganryPT l$ raaufrtt t'*t" yangta bus, "rtam embentupko lak omunikaysai ngb aikd engan amak-anaknya.

Kajian mengenai kesalahan konsep, prinsip dan penyajian sistem reproduksi manusia pada buku teks biologi SMU kelas II oleh Anang Zakaria

 

ABSTRAK Zakmia"A nang. 2003K, ajian MengenaKi esalahanK onsepP, nnsip dan PenyajianS istemR eproduleMsi anusiap ada Bulw teksB iologi SMUk elasI I. Skripsi,J urusanB iologi FMPA UM. Pembimbing: (I) Dr. AbdulG hofur,M .Si.,0 I) Dra.N ursasHi andayanMi, .Si. Kata Kunci: Kajian,K esalahakno nsepp, rinsipd anp enyajianb, ukut eks. Bukut eksm erupakansa lahs atus umbebr elajars iswak, arenab ukut eks m€muaitn formasi-informasyia ngb €rupafa kta,k onsepd m prinsip.K onsepd an prinsipy mg adad i dalamb ukut eksh arusd isajikand engurb enar.A pabilak onsep danp rinsipd i dalm bukut €kss alaha, kanb €rakibakt onsepd m prinsipp adad iri siswad anp embacala fumyam enjadis alahK. esalahadna lamm enyajikank onsep dm prinsipj uga akanb erakibakt onsepd ar prinsipy atg disajikand alamb uku tekss alahC. ontohk esalahapne nyajiany aitu kesalahacne tak,k esalahagna mbar dank ekurang leng kapanp enyaija n. Kesalahan-kesalahyan ga dad i dalamb ukut eksb iologi SMU kelasI I khusumyap adap okokb ahasanS isternR eproduksMi anusiad apatd iketahui denganc ua mengidentifikasdia nm endeskripskio nsepd anp rinsipS istem ReproduksMi anusiayangd iterbitkm olehE rlmgga,G rafindo,d anB umi Aksra. Jenisp enelitiana dalahp enelitiand eskriptif.K onsepd anp rinsipS istem ReproduksMi musiay mg disajikand i dalarnb ukut eksS MU kelasI I didokumenasdi and igunakans ebagadi atah asilp enelitianD. atay angd iperoleh dianalisiss ecaad eskiptif denganc aram enjuurlahk onsepd m prinsipS istem ReproduksMi anusiad alamb ukut ekss ertad ilakukanp embenarajink a konsep danp rinsipt ersebust alah. Datah asilp enelitiante rhadapb ukut eksB iologi SMU kelasI I memmjukkmk, onsepd m prinsipS istemR eproduksMi musiay angt erdapdp ada masing-masinpge ne6it sebagabi erikut:E rlangga1 29 dw,39; Grafindo9 6 dan 26; BumiA ksaa l15 dan20,K esalatwrkonsep,prtnsdlapn penyajiaSni stem ReproduksMi anusiap adab ukut eksB iologi SMU kelasI I yangd iterbitkano leh Erlanggas ebanyak1 2.4o /o,7.6 9 o/od n 12.5o /oG, rafindos ebanya9k ,375o /o, 26.92% , dar.2 l ,3lo/o,B umiA ksaras ebanya9k. 57% , 20 o/od,,u t 19.26V o. Penyebatb€ rjadik esalahapna dab ukut eksk arenab derapas umbeyr aitu GBPP, penulis,p enyuntingadna np enyetakan. Sebagi bahmp €rtimbrygFnd istretkan( l) diadakmp enelitianle bih lanjutd enganm eniliti kesezuaiakno nsepd anp rinsipp adab ukut eksd organ konsepd anp irinsipp adaG BPP,( 2) diadakanp enelitianle bihl anjutm engenai kesalahakno nsepp, rinsipd anp enyaljiapna dap okok bahasabni ologi yangl ain, (3) kepadap emerintahkh ususnyap ihakD epartemePne ndidikurd m Kebudayaan meninjauu langG BPPd anm engonrolb uku-bukute kst erbitans wastad i pasaran, (4) kepadap arap enerbits wastaa garl ebihm eningkatkamn utup €nyajianb uku teks,( 5) kepadap arag urud ans iswaa garl ebihb erhati-hatdi alamm emilikib ukubuku teks SMU, agr konsep dm prinsip ymg dit€rima tidak salah.

Flouting maxims in a collection of children literaterature / Widya Hanum Sari Pertiwi

 

Thesis. Graduate Program in English Language Education, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Bambang Yudi Cahyono, M.Pd, M.A., Ph.D. (II) Dr. Yazid Basthomi, M.A. Keywords: children literature, tales, flouting maxims. In the area of English teaching and learning most attention is given to the teaching and learning of four language skills; on the other hand, culture learning is more or less ignored. In fact, to be bilingual means to be bicultural. Culture learning can be gained from research studies which investigate intersection between pragmatics and literature (as part of a culture). Pragmatics as one of linguistic disciplines has potential application to all fields with a stake in “how utterances are understood” or literature. The present study tries to find out the flouting of Gricean maxims and the functions of the flouting in the tales which are included in collection of children literature entitled My Giant Treasury of Stories and Rhymes. The objective of the study is generally to identify the violation of maxims of quantity, quality, relevance, and manner in the data sources and also to analyze the use of the flouting in the tales which are included in the book. This study was qualitatively approached. The qualitative approach was used to examine the utterances that become the data. The sources of data in this study were 75 tales included in the book and the data were all the utterances which are flouted Gricean maxims. Qualitative design using categorizing strategies, specifically coding strategy, was applied. Thus, the researcher as the instrument in this investigation was selecting the tales, reading them, and gathering every item which reflects the violation of Gricean maxims based on some conditions of flouting maxims. Qualitative design using coding strategy was applied because after selecting the data, the writer then implemented coding strategy so that she could analyze the data. On the basis of the data analysis, it was found that the some utterances in the tales, both narration and conversation, flouting the four maxims of conversation, namely maxim of quality, maxim of quantity, maxim of relevance, and maxim of manner. The flouting of maxim of quality was classified in to two conditions, fallacious statement and information with lack of evidence. Meanwhile, information or statement which was not as required and which was much more than required were the two conditions of flouting maxim of quantity. Maxim of relevance is flouted whenever there was irrelevant information/statement. Last, flouting of maxim of manner occurred when there was obscure statement or ambiguous information. The researcher has also found that the flouting of maxims has one basic function that is to encourage the readers’ imagination toward the tales. This one basic function is developed by six others functions: (1) generating specific situation, (2) developing the plot, (3) enlivening the characters’ utterance, (4) implicating message, (5) indirectly characterizing characters, and (6) creating ambiguous setting. In relation with the research findings of this study, it is expected that the research findings can be applied, followed up by the English language teachers and the next researchers so that the conversational implicature and cooperative principle can be further developed. In addition, it is suggested that the intersectional teaching method which involves linguistics and literature should be paid more attention in order to achieve the success of the teaching-learning process.

Studi tentang sarana, prasarana dan tingkat kesegaran jasmani siswa SLTP Negerise Kcamatan KotaKabupaten Sumenep oleh Akhmad Rasyidi

 

Saranap endidikanJ asmandi anK esehatand alamh al ini berartis egalas esuatu yangd apata ipatcasi ebagaai lat demit ercapainyatu juanp endidikanJ asmandi an tes"trutao.P risaranab eiarti segalas esuatuy angd apatm enurjangt ercapainyatu juan pendidikanJ asmandi ank esehatanK. esegaranJ asmanyi aitu keadaans eseoranyga ng mempunyakie sanggupadna nk emampuanu nnrkm elalarkanp ekerjaannydae ngan efisient anpam engutu.l kelelahany angb erarti.S aranap rasarana kanm empengaruhi tercapainyake berhasilans uatup endidikanA. pabilas aruunp rasaranam emadaui nhrk menunjangp rosesb elajarm engajarm, akak urikulumd apatd iterapkans ecarao ptimal. Sebaliknyaip abila saranap rasaranati dak memadaui ntukm enunjangp rosesb elajar mengajarm, akak urikulurntidakd apatd iterapkurs ecarao ptimal.U ntuk tingkat keselaranja smani,a pabilas iswam empunyatii ngkatk esegarajna smanis angabt aik sekaf,,m akus iswat ersebutti dak mudahl elahd alamm ekalsrkans emuaa ktivitass eharihari. debaliknyaa pabilas iswam empunyatii ngkatk esegarajna smaniy angj elek, maka siswat ersebuiakanm udahl elahd aiamm ekakukana ktivitass ehari'hari.P enelitianin i bertujuanu ntukm enggambarkasna ranap, rasaranad, ant ingkatk esegaranjasmansiis wa SLTPN egeriS e-KecamataKno ta KabupatenS umenep ropitasi dalamp enelitianin i adalahs eluruhS LTPNegeriS e'KecamatanKota KabupatenS umenepia itu sebanyak6 sekolah.A dapunP fi1p-el:Try $Prasarana dalamp enelitianin iaaaUn sehrnrhp opulasiy angadayairuS LTP.NegerSi e-Kecamatan Kota KabupatenS umeneps,e banyak6 sekolah.T eknik pengambiland atad alem penelitianin i d.ng*."nggunakan tetnik observassi ecarala ngsungte rhadapo byek penelitiand anm eggunatana ngket.S edangkaunn tukm emperolehd atat ingkat kese-Hgaarsaijinap semnealnitiida inla kukant esh arv'ard. dapatd isimpulkanb ahwad i SLTPN egeris e-KecamataKn ota KabupatenS umenepu ntukp rasaranat,id ak memilikil intasanla ri' mafraslo mpatt inggi, lapanganto lak peluru,lapanganle mparl embing,l apanganle mparc {g1p danl apangan sepak-bolaS. edangkaunn tut Uat lompatj auh dalamk ondisib aik (1007o)a, ulao lahraga (g3,33%d alamk ondisib aik dan1 6,66% kurang)l,a pangabno lavoli-(757doa lam kondisib aik dan2 5% sedang)d, anl apanganb ola basket( 80%d alamk ondisis edang dan2 0% kurang).U ntuk saranas ebagianb esarb anyaky angm emilikik hususnya tongka(t 38,466/odalakmo ndisib aik sekali,1 5,38% baik, 15,38% sedangd, N3A,76% kurang) meteran(1 00 o/o)t,i angd anm istar( 60 % d,lam kondisi sedangd an4 0 Yo fu*E), peluru( 100% baik),lembing(4 0 % sedangd an6 0 7o,kur.an-cCa)lr, am( 23',08 x Ua{-:i,+O t"dang,d an3 8y'6o /ok urang)m, atras(1 00% sedang)b,o las epak( 36'84% I baik,2 1,05% os edng, dan4 2,11% kurang)b, olav oli (50 % baik,2 9,17V os edangd, an 20,83% kurang)n, et( 62,5% baik,2 5%s edangd an1 2,5%k urang)b, olab aske(t 45'83 % baik,1 6,67y os edangd, an3 7,5% kwang).S edangkaunn tukt ingkatk esegaran jasmansi iswap utrat erbanyatke rdapapt adak atagorsi angabt aiks ekal(i 61,16%)d an tingkatk esegaranjasmatnei rendahb eradap adak atagoris edang(1 ,657o)d an tingkat keiegaranjasmansii swap u6i terbanyakte rdapatp adak atagoris angabt aik sekali (41,460/doa) nu ntukt ingkatk esegaranjasmatenri endahb eradap adak atagorbi aik sekalic, ukup,d ans edang(7 ,32o/o). Berdasarkahna sil penelitianm akad apatd isarankanb ahwau ntuk SLTPN egeriS e- KecamataKn ota KabupatenS umenepya ngt idak memilikis aranad an prasarana pendidikanjasmanami,a kag uruo lakaga harusm eningkatkaknr eativitasd alam menyampaikmana tap elajarana garp rosesb elajarm engajadr apat ercapasi ecara maksimalS. edangkabna gi siswap utram aupunp ubi SLTPN egeriS e-KecamataKno ta KabupatenS umenepya ngk urangm emiliki tingkatk esegarajna smani,d isarurkanu rtuk meningkatkaank tivitasf isik khususnyad alamb idango lahraga

Penentuan waktu kontak biosorpsi ragi roti pada berbagai konsentrasi awal ion Cd (II) oleh Adik Dilla Tresnoviana

 

Salahs atub ahanp encemary ang banyakt erdapatd alam limbah industri seperti industri elektroplating, pembuatan cat, dan ba{erai nikel-kadmium adalah ion cd(II). untuk mengatasmi asalahte rsebutd, ikembangkansu atum etode altematifp engolahaliinm bahy angm engandunigo n cd(II) yangr elatif murah, 3y$ah,dan ramahl ingkungan,y aitu biosorpsid enganm enggunakanra gi roti. waktu kontakp adap rosesb iosorpsmi eneniukanb anyaknyiJumtailro ricd(tt) yang diserapr agi roti. Tujuan penelitiani ni adalahu ntuk menentukanw aknr kontakb iosorpsri agi roti padab erbagaki onsentrasai wal ion Cd(n). Penelitian telah dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Liniversitas Negeri Malang. LangkahJangkahy ang dilakukan dalam penelitiani ni antaral ain g:TbTturJTtun sampel ion Cd(II) dengan variasi konslnhasi, yaitu 10,0; 25,0; 50,0;d an 100,0p pm,k emudiand ilakukanu ji kemampuanb iosorpspi ada pengaturanw aktuk ontak,y aitu selama0 , 10,3 0, 60,120,1S0,3 00,a un:OO menit.K onsentrasiio n cd(II) sebelumd ans etelahb iosorpsid ari masing-masing (ksonssAen)tr.astie rsebutd iukur denganm enggunakans pektrofotometris eraiana tom Hasild ari penelitianin i menunjukkabna hwaw aktuk ontakm aksimal blosorpsria gir oti terhadapio n cd(II) untuks emuav ariasik onsentrasaiw ali on cd(IDa dalahs amay, aifu3 60m enit.p ersenb iosorpsria gir oti yangd iperoleh padaw aktuk oritakm aksimaul ntukk onsentrasaiw all on calnj renioabhe rkisar antara9 3,36-96,89d%e ngajnu mlahi on cd(II) yangt erseraspe besarr,6 20-5,290 mglg,s edangkaunn tukk onsentraisoin cd(I) tinggip "rr"n biororpsinybae rkisar antara97,55-99,4d1e%n gajnu mlahi on cd(rl) yangi erserupse uesasr, ato- 23,408m g/g.

Pemanfaatan sekam padi sebagai penyerap ion logam berat Pb (II) dalam air oleh Devi Indra Rini

 

Kemampuan menyelesaikan soal-soal termokimia kelas II SMU Negeri Pagak ditinjau dari aspek intelektual oleh Nur Berta Erna Yuniastuti

 

Kemampuan absorpsiserbuk gergaji, arang non aktivasi, dan arang aktifdari kayu sengon (albazia falcataria) pada penurunan kadar ion timbal (Pb2+) dalam air

 

ABSTRAK Eswindro, Titis. 2012. Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia Fuels for Light Vehicle System dengan Pendekatan Kontekstual untuk Siswa RSMKBI Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Tesis. Program Studi Pendidikan Kimia, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Drs. Effendy, M.Pd, Ph.D., (II) Drs. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D. Kata kunci: modul kimia, teknik kendaraan ringan, pendekatan kontekstual, RSMKBI Mata pelajaran kimia merupakan mata pelajaran adaptif di Rintisan Sekolah Menengah Kejuruan Bertaraf Internasional (RSMKBI) yang diperlukan sebagai dasar dan penguat pada mata pelajaran produktif. Pada kenyataannya pembelajaran kimia di RSMKBI lebih menekankan aspek teoritis dan kurang dikaitkan dengan pelajaran produktif. Hal ini menyebabkan siswa cenderung kurang termotivasi untuk belajar kimia dan beranggapan bahwa pelajaran kimia kurang penting. Pembelajaran kimia akan menjadi lebih bermakna, menarik, dan menyenangkan bagi siswa RSMKBI jika dikaitkan secara langsung dengan mata pelajaran produktif. Siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sebagai calon teknisi otomotif perlu mempelajari topik minyak bumi pada pelajaran kimia yang dikaitkan dengan sistem bahan bakar bensin dan diesel serta emisi gas buang yang dibahas pada pelajaran produktif. Keterbatasan alokasi waktu pembelajaran di kelas dan adanya program Praktek Kerja Industri (Prakerin) membuat pembelajaran kimia selama ini kurang dihubungkan dengan materi produktif. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menyediakan sumber belajar berupa modul yang menggunakan pendekatan kontekstual. Modul tersebut dapat digunakan oleh siswa pada pembelajaran di kelas dan belajar mandiri saat Prakerin. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengembangkan modul pembelajaran kimia Fuels for Light Vehicle System untuk siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR); dan (2) untuk mengetahui kelayakan dan efektifitas modul pengembangan pada pembelajaran kimia. Pengembangan modul mengadopsi model pengembangan 4D dari Thiagarajan, dkk. Model ini meliputi empat tahap pengembangan yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Tahap penyebaran tidak dilakukan karena modul pengembangan digunakan terbatas di lingkup SMKN 1 Blitar. Modul pengembangan dinilai menggunakan instrumen penilaian modul yang dikembangkan berdasarkan standar penilaian bahan ajar yang dirumuskan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Penilaian modul meliputi empat aspek yaitu kelayakan isi, bahasa, sajian, dan kegrafisan. Modul pengembangan dinilai oleh dua dosen pendidikan kimia FMIPA UM, dua guru kimia, dan dua guru teknik otomotif SMKN 1 Blitar. Kelayakan modul diujicobakan terhadap enam siswa pada uji perorangan dan 30 siswa pada uji lapangan terbatas. Uji coba lapangan terbatas menggunakan posttest only non equivalent control group design dilakukan pada siswa kelas XI TKR 4 SMKN 1 Blitar untuk mengetahui efektifitas modul pada pembelajaran kimia. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif terdiri dari komentar dan saran untuk perbaikan modul dari dosen pendidikan kimia, guru kimia, dan guru teknik otomotif serta siswa. Data kuantitatif terdiri dari hasil penilaian kuesioner dan skor tes. Postes dilakukan dengan menggunakan soal pilihan ganda yang terdiri dari 25 soal, dengan validitas isi 92,3% dan koefisien reliabilitas, diukur dengan menggunakan rumus Kuder-Richardson 21 (K-R 21), sebesar 0,86. Data skor tes dianalisis menggunakan independent sample t test. Modul pengembangan terdiri dari dua kegiatan belajar. Masing-masing kegiatan belajar meliputi tujuan pembelajaran, pendahuluan, rumusan masalah, konsep awal yang disusun oleh siswa, pertanyaan untuk mengeksplorasi pengetahuan siswa, deskripsi materi, latihan soal, rangkuman, dan uji pemahaman. Uji kompetensi, kunci jawaban, umpan balik, glosarium, dan daftar pustaka diberikan di akhir bagian modul. Hasil penilaian ahli menunjukkan kelayakan isi 91,2%, kelayakan bahasa 90,3%, kelayakan penyajian 89,6%, dan kelayakan grafis 91,7%. Hasil penilaian kelayakan isi dan penyajian modul oleh siswa pada uji perorangan adalah sebesar 86,7% dan uji lapangan terbatas adalah sebesar 87,4%. Hal ini menunjukkan bahwa modul pengembangan layak untuk digunakan pada pembelajaran kimia. Hasil uji coba modul pengembangan menunjukkan bahwa 90,0% siswa mencapai skor di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Uji t yang dilakukan terhadap skor tes siswa menunjukkan bahwa skor tes siswa yang belajar menggunakan modul pengembangan lebih tinggi daripada skor tes siswa yang belajar menggunakan modul Hidrokarbon dan Minyak Bumi yang diterbitkan oleh Depdiknas. Hal ini menunjukkan bahwa modul pengembangan efektif untuk digunakan pada pembelajaran kimia. Penilaian lebih lanjut tentang kelayakan dan efektifitas modul sebaiknya dilakukan dengan penyebaran modul lebih luas.

Analisis kebutuhan parkir sepeda motor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang / Agil Fitri Handayani

 

Kata kunci: kebutuhan parkir, sepeda motor, dan Fakultas Sastra. Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri, Universitas Negeri Malang memiliki jumlah mahasiswa yang besar. Hal ini menyebabkan tingginya kebutuhan lahan parkir sepeda motor dalam kampus. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik parkir sepeda motor Fakultas Sastra, mengetahui kebutuhan ruang parkir yang seharusnya tersedia, dan menentukan langkah–langkah penanganan yang diperlukan guna mengatasi masalah perparkiran yang terjadi. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan mencatat plat nomor kendaraan yang masuk dan keluar area parkir. Penelitian dilakukan selama tiga hari Senin 5 April, Selasa 6 April, dan Rabu 7 April 2010 selama 11 jam setiap harinya (06.00 – 17.00 WIB), mewakili hari efektif kegiatan akademik di kampus. Hasil penelitian di lapangan diketahui akumulasi parkir maksimum terjadi pada hari Rabu sebanyak 691 kendaraan dengan durasi parkir rata–rata 3 jam 50 menit. Angka pergantian (parking turnover) tertinggi sebesar 2,84 kendaraan per petak parkir dengan indeks parkir 133,91 % . Indeks parkir melebihi 100% terjadi selama 5 jam 45 menit pada pukul 07.16 –13.00 WIB. Luas efektif lahan parkir yang tersedia 775,28 m2 (516 SRP) memenuhi 74,67% kebutuhan ruang parkir kendaraan, ruang parkir yang seharusnya tersedia sebesar 691 SRP sepeda motor dengan luas lahan efektif 1036,50 m2. Dengan demikian ruang parkir yang tersedia sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan parkir kendaraan. Alternative penanganan masalah perparkiran yang terjadi antara lain dengan perluasan lahan parkir, pengaturan letak kendaraan, penerapan tarif progresif, pengaturan jadwal kuliah, pengaturan nomor polisi ganjil genap, dan penerapan sistem two in one. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disarankan: (1) bagi pengelola parkir Universitas Negeri Malang harus segera melakukan penanganan agar masalah perparkiran yang terjadi dapat segera teratasi, (2) sebagai tindak lanjut dari manajemen parkir yang diterapkan harus dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kelemahan–kelemahannya, dan (3) agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan parkir pada masa yang akan datang.

Penggunaan media poster untuk meningkatkan kemampuan menceritakan kembali cerita anak secara lisan pada siswa kelas II SDN Pulungdowo 03 Tumpang Malang / Mira Asih Kusuma

 

Kata Kunci: Media Poster, Menceritakan Kembali Secara Lisan, Cerita Anak Pembelajaran Bahasa Indonesia yang diberikan kepada siswa meliputi empat aspek, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia, keempat aspek tersebut diberikan secara terpadu dan berkesinambungan. Adapun aspek yang diambil dalam penelitian ini adalah aspek berbicara. Aspek berbicara ini sangat mendukung terjadinya proses berkomunikasi secara lisan. Sehubungan dengan berkomunikasi secara lisan, siswa kelas II SDN Pulungdowo 03 mengalami kesulitan dalam pembelajaran menceritakan kembali cerita anak secara lisan. Oleh karena itu, dipilihlah media poster sebagai media yang tepat untuk mengatasi kesulitan siswa dalam menceritakan kembali cerita anak secara lisan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendiskripsikan penggunaan media poster dalam pembelajaran menceritakan kembali cerita anak secara lisan (2) Memaparkan penggunaan media poster dapat meningkatkan kemampuan menceritakan kembali cerita anak secara lisan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) guru sebagai peneliti yaitu peneliti bertindak sebagai pengajar langsung sekaligus sebagai pengamat penelitian. Penelitian dilaksanakan di Kelas II SDN Pulungdowo 03 Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, dengan objek penelitian yang berjumlah 29 siswa. Sebelum penelitian dilakukan, peneliti telah terlebih dahulu melakukan validasi media poster agar poster layak untuk digunakan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang tuntas dalam belajar meningkat dari pretes sebelumnya berjumlah 8 siswa dengan rata-rata kelas 55,5 menjadi 21 siswa dengan rata-rata kelas 67 pada siklus I. Selanjutnya dari tindakan siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan penguasaan rata-rata 67 menjadi 81. Diketahui pula siswa yang tuntas dalam belajar meningkat dari siklus I berjumlah 21 siswa menjadi 29 siswa (100%) di atas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) pada siklus II. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media poster dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menceritakan kembali cerita anak secara lisan. Pembelajaran menggunakan media poster juga dapat menciptakan suasana yang menyenangkan, siswa dapat mengeluarkan ide dan berimajinasi serta siswa dapat aktif dalam kegiatan belajar di kelas. Penggunaan media poster dalam pembelajaran menceritakan kembali hendaknya digunakan guru/pendidik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang berhubungan dengan pengembangan imajinasi dan ide siswa. Keunggulan media poster dalam pembelajaran menceritakan kembali dapat digunakan guru/pendidik di kelas II SD atau kelas lain baik SD, SMP maupun SMA. Namun, dengan catatan guru/pendidik dapat menyesuaikan dengan tema atau pokok bahasan yang akan dibelajarkan kepada peserta didik.

Pengembangan instrumen penilaian IPA terpadu untuk mengukur prestasi belajar siswa kelas VII SMP pada tema air limbah rumah tangga / Heni Purwanti

 

ABSTRAK Purwanti, Heni.2010.Pengembangan Instrumen Penilaian IPA Terpadu untuk Mengukur Prestasi Belajar Siswa SMP Kelas VII pada Tema Air Limbah Rumah Tangga.Skripsi, Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Lia Yuliati,M.Pd, (II) Dra.Endang Purwaningsih,M.Si Kata kunci : instrumen penilaian, IPA terpadu, prestasi belajar Berdasarkan wawancara dengan guru IPA di SMP Negeri 2 Tempeh Lumajang, ditemukan bahwa pembelajaran IPA terpadu sudah diterapkan. Namun belum ada instrumen penilaian untuk mengukur prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen penilaian sesuai dengan karakteristik IPA terpadu untuk mengukur prestasi belajar siswa kelas VII SMP pada tema Air Limbah Rumah Tangga dan untuk menemukan kelebihan serta kekurangan instrumen penilaian IPA terpadu yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan desain R&D (research and development) yang dikemukakan oleh Borg dan Gall (1978) yang telah dimodifikasi. Kegiatan pada langkah-langkah penelitian pengembangan ini adalah (1) studi pendahuluan yang meliputi studi pustaka, survey lapangan dan penyusunan draf instrumen penilaian, dan (2) pengembangan, meliputi judgement, revisi draf instrumen penilaian, ujicoba terbatas, analisis butir soal dan produk hasil pengembangan. Produk pengembangan ini adalah instrumen penilaian IPA terpadu untuk mengukur prestasi belajar siswa dalam bentuk soal pilihan ganda dengan empat pilihan jawaban dan format panduan penilaian proyek beserta rubrik penilaiannya. Hasil pengembangan oleh evaluator menunjukkan bahwa instrumen penilaian tertulis yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dengan persentase 86,67% dan instrumen penilaian proyek yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dengan persentase 84,38%. Berdasarkan hasil analisis butir soal yang meliputi validitas, taraf kesukaran, daya beda dan reliabilitas, diketahui bahwa dari 40 butir soal yang dibuat, butir soal yang diterima tanpa revisi sebanyak 79,17%(38 butir soal), butir soal yang diterima dengan revisi sebanyak 10,42% (5 butir soal) dan sebanyak 10,42% (5 butir soal) ditolak. Kelebihan instrumen penilaian ini adalah dapat digunakan sebagai instrumen penilaian untuk mengukur pada prestasi belajar siswa dan pelengkap instrumen penilaian dalam pembelajaran terpadu. Selain itu, pemeriksaan hasil tes dapat dibantu oleh orang lain sehingga dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Kekurangannya adalah untuk instrumen penilaian tertulis hanya divalidasi empirik sedangkan instrumen penilaian proyek hanya di validasi ahli sehingga masih harus dilakukan penelitian empirik selanjutnya untuk mengetahui kualitas instrumen yang dikembangkan.

Pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 9 Malang kelas XI IPS semester genap tahun ajaran 2009-2010 / Riris Ristyowati

 

Kata Kunci : kecerdasan Interpersonal, prestasi belajar siswa Kecerdasan interpersonal dapat diaplikasikan dalam pembelajaran sejarah karena unsur-unsur yang terdapat dalam kecerdasan interpersonal, seperti kesadaran diri, pemahaman situasi sosial dan etika sosial, ketrampilan pemecahan masalah, sikap empati, dan sikap proposional dapat mengarahkan siswa berfikir kritis. Di SMA Negeri 9 Malang kecerdasan interpersonal belum dimaksimalkan, terlihat bahwa pada waktu observasi awal, kesadaran akan pentingnya sejarah kurang, misalnya dalam upacara bendera masih banyak siswa yang datang terlambat dan bergurau dengan teman sebelahnya. Dalam segi akademik khususnya di kelas XI IPS sewaktu diadakannya pre-tes hasilnya belum maksimal dan juga pada saat diskusi kurang hidup, hanya siswa-siswa tertentu saja yang mengusai kelas. Dari latar belakang dan masalah di atas dapat dirumuskan masalah, yaitu (1) bagaimana kecerdasan interpersonal siswa di SMA Negeri 9 Malang Kelas XI semester genap tahun ajaran 2009-2010 dan (2) bagaimana pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 9 Malang Kelas XI semester genap tahun ajaran 2009-2010. Dan tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mendiskripsikan kecerdasan interpersonal siswa di SMA Negeri 9 Malang Kelas XI IPS semester genap tahun ajaran 2009- 2010 dan (2) untuk menganalisis pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 9 Malang Kelas XI IPS semester genap tahun ajaran 2009-2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 9 Malang Kelas XI IPS semester genap tahun ajaran 2009-2010 yang berjumlah 153 siswa, dengan sampel yang digunakan sebanyak 77 siswa. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kesadaran diri, termasuk dalam katagori sedang. (2) Pemahaman situasi sosial dan etika social, termasuk dalam katagori tinggi. (3) Pemecahan masalah, yaitu termasuk dalam katagori tinggi. (4) Empati, yaitu termasuk dalam katagori tinggi. (5) Prososial, yaitu termasuk dalam katagori tinggi. (6) Prestasi belajar, yaitu termasuk dalam katagori tinggi. (7) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar. Hal ini dibuktikan dengan F hitung > Ftabel yaitu 575.615 >3,968 dan besarnya probabilitas (Sig.) 0,000 < 0,05. Berdasarkan kesimpulan, maka saran yang dapat diberikan adalah hasil penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri 9 Malang Kelas XI tahun ajaran 2009-2010, sebaiknya dapat dijadikan dorongan bagi siswa untuk dapat ii mengembangkan kecerdasan interpersonal. Selain itu bagi pihak sekolah sebaiknya membantu siswanya untuk mengembangkan kecerdasan interpersonalnya dengan cara mengoptimalkan proses belajar mengajar.

Manajemen hubungan masyarakat di Madrasah (Studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Malang 2) / Abdul Rais

 

Kata kunci: madrasah, manajemen hubungan masyarakat. Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pendidikan (UU RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 54 Ayat 1). Dengan demikian sekolah sebagai penyelenggara pendidikan dan tempat transformasi nilai-nilai dan budaya positif, tanpa kerjasama dan bantuan dari pihak luar akan sulit. Sehingga sekolah harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan orangtua dan masyarakat, agar mereka mendukung dan bersedia bekerjasama untuk mencapai tujuan pendidikan bersama-sama. Madrasah merupakan sekolah umum tetapi berciri khas Islam. Semua proses pembelajaran secara formal sama dengan sekolah-sekolah umum, hanya di madrasah itu semuanya harus Islami, berpakaian Islami, berkata-kata Islami, peraturan-peraturan harus Islami, pergaulan sehari-hari Islami, pelaksanaan ibadah harus Islami, teori-teori pengetahuan yang diajarkan harus pula Islami. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 17 Ayat 2, yakni Pendidikan dasar terdiri atas Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau bentuk lain yang sederajat. Penelitian ini memiliki fokus yaitu: (1) bagaimanakah kegiatan perencanaan hubungan masyarakat di MIN Malang 2?; (2) bagaimanakah pelaksanaan hubungan masyarakat di MIN Malang 2?; (3) bagaimanakah kegiatan pengawasan hubungan masyarakat di MIN Malang 2?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus karena dengan studi kasus berusaha mengungkap secara deskriptif semua fenomena, kejadian, masalah di suatu lokasi yang mengutamakan kealamiahan atau natural. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1) wawancara mendalam; (2) observasi; dan (3) dokumentasi. Adapun teknik untuk mengecek keabsahan data meliputi: (1) perpanjangan kehadiran di lapangan; (2) triangulasi; dan (3) observasi yang mendalam. Kesimpulan penelitian yang dihasilkan yaitu: (1) kegiatan perencanaan hubungan masyarakat di MIN Malang 2 oleh wakil kepala madrasah bagian humas meliputi evaluasi program humas tahun sebelumnya untuk merumuskan program humas tahun berikutnya, kemudian setelah program tersebut dirumuskan maka akan dibahas pada rapat pimpinan yang dihadiri oleh kepala dan para waka apakah ada tambahan atau tidak dari rapat tersebut untuk program humas, wakil kepala madrasah bagian humas juga mengadakan kerjasama dengan wakil kepala madrasah bagian kesiswaan untuk proses pembuatan brosur penerimaan siswa ii baru, serta bekerjasama dengan komite dan anggota humas dalam perumusan program humas berikutnya dari saran orangtua juga termasuk. Rencana program yang telah disusun diserahkan kepada komite untuk disetujui, pada publikasi humas juga melalui beberapa media seperti kalender, brosur, baliho, spanduk dan blog MIN Malang 2; (2) kegiatan pelaksanaan hubungan masyarakat di MIN Malang 2 meliputi publikasi lembaga, pembuatan kalender, spanduk, brosur, Great Dream Motivation Training (GDMT), bakti sosial, kemah bakti, melibatkan orangtua dalam acara-acara maupun kegiatan yang terkait dengan humas. Pada pelaksanaan program-program humas juga dibantu oleh komite karena mereka merupakan jembatan pihak madrasah dengan pihak luar dan juga memberikan saran mengenai pelaksanaan program humas; (3) kegiatan pengawasan hubungan masyarakat di MIN Malang 2 meliputi Pengawasan dilakukan dengan melihat apakah tujuan sudah tercapai sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya melalui laporan pelaksanaan program yang diberikan wakil kepala madrasah bagian humas, sehingga akan menjadi acuan untuk perumusan program-program humas selanjutnya. Saran yang bisa disampaikan dari hasil penelitian ini adalah: (1) kepala madrasah diharapkan terus memberikan pengawasan, arahan, bimbingan kepada wakil kepala madrasah bagian humas dalam perencanaan, pelaksanaan program-program humas dan menerapkan manajemen humas yang baik dan menyeluruh karena humas berperan penting untuk kemajuan MIN Malang 2 dalam promosi dan kerjasama dengan pihak luar; (2) wakil kepala madrasah bagian humas dalam perencanaan dan perumusan program supaya lebih banyak dan bervariasi dan program yang berciri khas Islami agar MIN Malang 2 lebih dikenal masyarakat luar; (3) diharapkan Komite MIN Malang 2 berperan dan membantu dalam kegiatan-kegiatan dan selalu memberikan masukan serta saran yang membangun untuk pelaksanaan program-program humas di MIN Malang 2; (4) akademisi Jurusan Administrasi Pendidikan diharapkan lebih meningkatkan kemampuan mengenai humas dan bisa memberikan teori serta praktek yang nyata kepada mahasiswa tentang manajemen hubungan masyarakat; (5) peneliti lain dapat dijadikan bahan referensi dan informasi awal untuk mengembangkan dan melaksanakan penelitian sejenis mengenai manajemen hubungan masyarakat

Studi tentang kemampuan awal dan prestasi belajar fisika siswa kelas I MAN Gresik masukan dari SLTP dan MTs oleh Denny Mahmud Fauzi

 

Penerapan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) model inkuiri untuk meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar fisika siswa kelas II semester I SMU Laboratorium UM tahun pelajaran 2003/2004 oleh Yuni Haryati

 

Berdasarkaonb servasai wald anw awancarad engang uruf isika di sMU LaboratoriumU M rata-ratap restasbi elajarf isika siswak etikak elasI adalah5 ,62' Hasilt ersebumt asihm enunjukkana ngkay angr elatif rendah.A dapunm etode belajarm engajayr angd ilakukans elamai ni adalahc eramaldt and emonstrasDi. art hasiip engamatadni temukanb ahwak eterampilans iswau ntukt erlibatl angsung dengana iat percobaanr endah,k eingintahuans iswa terhadapk ejadianp ada dem-onstrasai'nd percobaamn asihr endahs ehinggas ikapi lmiah siswat idak dapat dikembangkanU.n tuk itu perlu dicobap embelajarabna rud enganp endekatan pembelaja:rakno ntekstua(lC TL) modeli nkuiri. Melalui penelitianin i, dikaji apakahs ikapi tmiahd an prestasbi elajarf isika siswam eningkats ebagadi ampak darip endekatapne mbelajarakno ntekstual? Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahupi eningkatans ikapi lmiah dan prestasbi elajars iswak elasi I-4 SMU LaboratoriumU M. Penelitianin i dilaksanakaunn tukp okokb ahasanra ngkaianli strik aruss earahp adas emesteIr tahunp elajaran2 0031200d4i SMU LaboratoriumU M. Aspeks ikapi lmiah yang diteliti adalahk emarnpuabne rtanyak, emampuanb erpendapat/menjawabbe,r ani bertanya,k eaklifan/keterlibatand alam prosesb elajar, menghargapi endapaot rang lain, memiliki rasa ingin tahu dan kejujuran dalam mengambil data' Penelitianin i menggunakapne ndekataknu alitatif denganje nis penelitian tindakank elas( C/asrro omA ctiortR esearcltm) elalui3 siklust indakan Tindakan yangd iberikand alamp enelitiani ni adalahp embelajarakno ntekstuadl engan model inkuiri yangt erdiri dari 4 tahap,y aitu tahapp engajuanm asalaht,a hap penstrukturanm asalah,t ahapp engajuanh ipotesisd an tahapp elaksarraan eksperimen. Hasil penelitiand isimpulkanb ahwap adas iklusI persentasjuem lah rataratas isway angm emenuhai speks ikapi lmiah 37,2 %, siklusI I 46,40/od ans iklus lII62Vos ecarau mums ikapi lmiah selamap embelajaramn eningkatP. adaa spek kognitif prestasbi elajarf isika siswa,t erjadip eningkatann ilai rata-rctayarlg diperolehs iswa.s iklus I dengann ilai rata-rata77,8l padas iklusI I mengalami penurunand engann ilai rata-rata7 0,14k emudianm eningkamt enjadi8 0,1p ada siklus III.

Pembelajaran kooperatif model STAD (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar fisika dasar II mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas negeri Malang oleh Sarimang Aisah Jamco

 

FisikaD asarm erupakansa lahs atum atakuriahd asary angw ajib ditempuh olehm ahasiswtaa hrurp ertamad i FMIpA khususnypaa dajuiusanfi sitca.t uiuannya agup aram ahasiswtaa hunp ertamam enguasakio nsepkonsedpa sarfi sika secara mantapu ntukb ekalm empelajarmi atakuliahfi sika yangl ebih lanjut.N amunk enyataannypare stasbi elajarF isikaD asarI I mahasiswtaa hunp ertamam asihr endah, olehk arenait u untukm eningkatkapnr estasbi elajarF isikaD asarF digunakanb erbagaai lternatimf etodep embelajarayna ngm elibatkamn ahasiswsae ciraa ktif selama proseps embelajarans.a lahs atum etodep mbelajarantersebuat dalahpembelajaran kooperatifm odels rAD. Penggunaamno deli ni diharapkand apatm eningkattan prestasbi elajarm ahasiswjau rusanf isika.P enelitianin i bertujuanu ntukm engetahui qembeg jarank ooperatimf odels rAD dalamm eningkatkarprestabsei lajarF isika DasaIrI mahasiswpar ograrns tudip endidikanfi sika FMIpA universitasil egeri Malang. Penelitiainn i menggunakapne ndekataknu alitatifd engajne nisp enelitian tindakakne las( C/assroom A ctionR esearchT).a hap-tahappe nelitianin i meliputi(: I ) lahapperencana(a2n), t ahapp elaksanaa(n3,) tahapo bservas(i4, ) tahapr efleksi. Penelitiainn i dilaksanakadna lamd uas iklusy, aknis iklusI denganm at-eLrii strik Statisd ans iklusI I denganm aterLi istrikD inamis. Hasilp enelitianin i menu4iukkabna hwap restasbi elajarF isikaD asarI i mahasiswpar ogam studip endidikanfi sika mengalampi eningkatanp.e ningkatan prestasbie lajarm ahasiswdait unjukkano leh,( l) nilairata-ratikeladsa rik eadaan awals ebesa4r9 ,89m enjadi6 1,43s etelahm endapattin dakanw dasiklusI , dan menjad6i 4,63s etelahm endapatitn dakanp adas iklusI I (2) pelsentaskee lulusan berdasarkaknri teriap adaP edomanP endidikanU niversitasi. IegerMi alangd ari siklus I sebesa6r0 %om enjad7i 1,5%p adas iklusI I, (3) rata-ratask orp adam asing-masing kelompomk angalampie ningkatadna ris iklusi ke siklusI I, (4jPrestasbi elajaar niara kemamprraanr vald engans iklusI mengalampi eningkatayna ngs igrrifikann, amun antaras iklusI dengans iklusI I tidak adap eningkatayna ngs ignifikan Dari hasilp enelitiante rsebudt apatd isimpulkanb ahwap enerapapne mbelajqan kooperatimf odels rAD dapatm eningkatkapnr estasbi eiajarF isikaD asarI I mahasiswSa.e caruam umd apadt isarankaang ar( l) liepadad osenfi sika,d iharapkan ynl$ meryifh_pembel{3r.akno operatifm odetS TADs ebagaai lternatifp ilihanp embelajaradni kelas(, 2) dilalnrkapne nelitianle bihl anjut,m iJarnyuan tukje njang' pendidikaSn MUd anS LTP.

Upaya peningkatan kemampuan keterampilan proses dan prestasi belajar fisika siswa kelas I-3 SMU Negeri 1 Malang tahun ajaran 2003/2004 melalui pembelajaran konstektual (CTL) model inkuiri oleh Kamrani

 

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningiatkan hasil belajar disekolah, salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan berbagai pendekatan dan metode dalam pembelajaran. Pendekatan dan metode yang digunakano leh guru dalam prosesp embelajaranm emiliki perananp enting dalam menentukanke berhasilanb elajar siswa.P enelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahui peningkatan kemampuan keterampilan proses dan prestasi belajar fisika siswa melalui pembelajaran kontekstual (CTL: Contextual Teaching and Learning) model inkuiri yang dalam pelaksanaannyate rdiri dari empat tahapan, yakni (l) tahap pengajuan masalah, (2) tahap penstrukturan masalah, (3) tahap pengajuanh ipotesis,d an (a) tahapp elaksanaane ksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas I-3 SMU Negeri I Malang tahun ajuan 200312004y ang berjumlah 4l siswa, terdiri dari 14 siswa pufa dan 27 siswap utri. Penelitianm elalui pembelajarank ontekstual( CTL) model inkuiri ini menggunakanp endekatank ualitatifdenganjenis penelitiant indakank elas (PTK). Tahapan-tahapand alam penelitian ini sesuai dengan tahaptahap dalam PTK, yakni (1) perencaruurntin dakan, (2) pelaksanaanti ndaka4 (4) obsevasi,d an (5) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu: siklus I dengan materi GLBB dan siklus II dengan materi gerak melingkar beraturan (GNB). Ilasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan keterampilan proses dan prestasi belajar siswa kelas I-3 SMU Negeri I Malang tahun ajaran 200312W4 mengalami peningkatan. Peningkatan keterampilan proses siswa ditunjukkan dengan meningkatnya rerata skor keterampilan proses siswa dari siklus I (3,58) ke siklus II (4,46) sebesar 0,88. Sedang peningkatan prestasi belajar siswa ditunjukkan dengan meningkatnya selisih rerata nilai post-test pada siklus I (62,13)d an siklus II (70,37) sebesar8 ,24. Dar:. hasil penelitiant ersebutd apat ditarik kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual (CTL) model inkuiri dapat meningkatkan kemampuan keterampilan proses siswa dan prestasi belajar fisjka siswa kelas I-3 SMU Negeri I Malang tahun ajaran 2003-2004. Berdasarkanh asil penelitiand i atas,m aka sarany angdapt diajukany aihr, (1) pembelajaran fisika dengan pendekatan Kontekstual (CTL) model inkuiri dapat dijadikan altematif bagi guru untuk meningkatkan kemampuan keterampilan proses dan prestasi belajar siswa" (2) dilakukan penelitian lebih lanjut, misalnya untuk materi pelajararl kelas, dan jenjang pendidikan yang berbeda, dan (3) sekolah lebih memperhatikan ketersediaan alat-alat praktikum walaupun sederhana sehingga pembelajaran kontekstual (CTL) model inkuiri dapatd ilaksanakand alamp embelajaranfi sika.

Sintesis dan penentuan struktur dengan metode difaksi sinar x serta spektroskopi UV-VIS senyawa kompleks dari CuCl2.^H2O dan CUBr2 dengan ligan di-2piridil keton oleh Trianan Rahmawati

 

Ternbagad engank onfigurasei lekfion[ Ar] 310 4rr dalm senyawanya palings tabilm emilikib ilangano ksidas+i 2. Garamte mbag(Il) dapatb erikatan denganlig anm onodentabt,i dentatt,r identat,a taup olidentatS. alahs atul igan yangu nik adalahd i-2-piridil k*on (dpk).L igani ni dapatb aikcan dengnna tom pusamt elaluid uac ara,y aitum elaluid uaa tomN padag ugusp iridil atau,rng4ru duaa tomN padag ugusp iridil dana tomO padag ugusk eton.K eunikanla in dali ligani ni adalaha danyak ernungkinatne rhidrolisisa taut €retanolisipsa dag ugus ketony angd isebabkaonl eha dmyas ermgann uleofilp elarutb erupaa ir atau etanol.e danyap erbedaaann ionp engimbangpda*nyatrakomplgfsy anq . dihasilkana kanm onpangaruhini teraksai ntaraa tomp usatd engml igan s€hingga terjadiv ariasip anjangg elombangm aksimums pektrums €rapanse nyawa tomptets.p enetiiianG bertujuanu ntukm engetahusif uktru senyawkao mpleks yangd iperolehd ari CuCh.6HzOd anC uBrzd enganli gand pk dalamp elarut etanoli,e rta pengaruha nionp engimbantge rhadaps pekraW 'Vis s€nyawa kom-p lekysa ngb erhasdil iperoleh. Sintesiis enyawako mpleksin i dilakukand enganm ereaksikan CuClz.6HzdOa nC uBrzd enganlig and pkm urggunakapne rbandingamno l l:2 dalamp elarute tanol95YoP.r oseslr istalisasid ilahrkanp adas uhur uang' Penentuasnt rukturs enyawkao mpleksd ilakukand enganm enggunakapnr ogram XTAL 3.7. Spektrums erapamn asing-masinkgo mpleksd icnbil dengan spektrofotomet€UrV -V is . Hasils intesias dalahie nyawak ompleks[C u(dpk'HzOh]Ch'4HzdOa n [Cu(dpk-HzO)z]8r2.4H2SOe.n yawain i mengkristadl alamk isi monoklinik dengank elompot* -g Ci2-/cP. arunetesr els atuan[C u(dpk-H2O)zlClz'4HzO adalaha : 14,49s(3 ), b -- 12,220(3 ), c : 14,593(9 )A,P = 90,34( 4)0 , dan 1l:0,041 untuk1 983r efleksiF. rekueirssie rapamn aksimurn[C u(dpk-HzO)z]- Clz. il2oadalah I 5.038c rn-rs edangka[nC u(dpk-Hzo)tBr2.4H2oa dalah 15 .1 9 8 cm-t. Hasilp enelitianm enunjukkabna hwas enyawkao mpleks [Cu(dpk-HzO)z]Cl2.4Hda2nO[ C u(dpk-HzO)2]Br2.4Hm2eOnn punyqami metrdi i iekitar atomC u berupao ktahedratle rdistorsiD. uag ugusk etonl igand pk mengalamhi idrolisisd urgans alahs du hidroksilp adak eduali gant ersebut terkdordinaspi adaa tomp usat.S pekraa bsorbski eduas enyawako mpleks_adalab identikd enganfi ekuursis eraparmaksimudma ri[ Cu(dpk'HzOh]Cb'4Hz

Imperial-colonial discourses and the politics of english language in the 19 th century english literature / Dian Nurrachman

 

Key words: English literature, imperialism, colonialism, discourse, politics of English language The position of English literature, especially its novels in the 19th Century as the proponent of English imperialism-colonialism proved that literature—as another discipline as well—would not be an innocent discipline, and never has been. English literature was then placed as the hegemonic power which manifested in the imperial-colonial discourses to sustain imperialism-colonialism, since the power of its content can leave an influence behind the colonized people. From this stance as well, then, the politics of English language appeared to accompany the imperial-colonial discourses. The politics of English language in English literature was the foremost notion of English language growth or expansion all over the world, which is nowadays known by several names, such as Global English(es), World English(es), and English as an International Language. Those ideas indeed became the real reasons for conducting this thesis research, since our English language education is part of such (a) ‘Global English(es)’, which was in the first sense closely related to the English imperialism and colonialism. In elaborating those ideas, I have chosen two novels to be scrutinized which were considered as the prototype of the 19th century English literature, namely, Rudyard Kipling’s Kim and Joseph Conrad’s Lord Jim. These novels were assumed as the ideologically convenient with the imperial-colonial discourses and the politics of English language, since Kipling and Conrad were two authors who were often regarded as the imperialists-colonialists, and therefore made their works as the imperial-colonial texts. Due to this, I then proposed two research questions: 1) How are the imperial-colonial discourses presented in the two novels? 2) How is the politics of English language presented in the two novels? Thus, in order to make the elaboration arguable, reasonable, and justifiable, I also have chosen the colonial/post-colonial theory of literary criticism to be made as theoretical standpoint as well as the approach to elaborate the research questions. This theory was chosen because of its trustworthiness in treating literature (both as text and as institution) to be ideologically convenient with the context of imperialism and colonialism, especially in dealing with the English/British imperialism and colonialism. The result of the research showed that the two novels were indeed the imperial-colonial texts which reflected and represented the imperial-colonial discourses and the politics of English language within their narratives. In the imperial-colonial discourses, the two novels represented the characteristics of hegemony and power, hybrid cultural identity, and politics of difference and racism which representatively existed there as well as the ideological interests of their narratives to be a system of statements (theorizing knowledge) which theorizes the colonized (indigenous) people. Both of them also viewed the native, the indigenous, and certainly the colonized as Others, as people who did not have any rights to speak up about themselves, because their destiny was theorized by Self—the European, the West, the English/British, while in the politics of English language, the two novels also represented the real political facts of language use which was characterized by textual politics and colonial semantic reference. These two characteristics then could be considered as the foremost link to English linguistic imperialism in the context of the growth or the expansion of English language in nowadays context. Some possible suggestions for further research, then, are: 1) Researching other novels of the same period was necessary to make comprehensive information on such problems for the sake of the contribution on literary knowledge; 2) Due to the issue of English linguistic imperialism in nowadays contexts, therefore, going through the problems of imperial-colonial discourses and the politics of English language is still important to conduct, even now in our own age; 3) Echoing number 2, this thesis could become a basis and/or background knowledge, both in English literature and English language education field; 4) It is now for English language teachers to be more open to English literature, in order to be able to use it as the authentic source, especially for reading materials, of course, with a critical perspective in mind.

Hambatan-hambatan pelaksanaan kegiatan praktikum kimia kelas III tahun pelajaran 2001/2002 yang dialami guru kimia SMU Negeri se Kabupaten Malang oleh Joko Dwi Pitono

 

Salahs atui vu-iudd ari pclaksanaapne nrlckataknc trampilanp roscsd alam pembela.iaraknir niaa clalahk egiatanp raktikurnd i laboratoriumk,a renad alam kegiatante rscbust isrvate rliball angsungc lalarnk egiatanp ernbcla,jaradnir nana siswab ertindaks ebagasi uhyekp clrksanak r'giatanI.) cngand crni'kianke gratan praktikunrm cmpunyaki edutiukani, angs angapt cnringd alarnr natap el a.jarakni rrra Nanrunk enyalaand i lapanganb any'akd ijurnpaib ah*,ap claksanlanp raitikurn krmiad i SMU t idakb isab er jatano p. i rnalI.l anrbataant auk esul i tavna nsd ialarni guruk irnias cbagapi elaksanakc giatanp raktikumd apatd isebabkaonl eh"berbagai fbktora nlaral airr:( I ) kurangnyas aranad arrp rzl.silraunnat u! kcgratanp raktrkurrr, (2) ti

Studi tentang faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaanpraktikum kimia kelas II di Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Jombang oleh Zuny Purwati

 

Praktikumk imiam erupakabna gianp entingd arip engajarakni miak arena ilmu kimiam erupakainlm u pengetahuayna ngb erlandaskapne rcobaanM. elalui praktikums iswad apatb erlatihm engenrbangkranne toclielm iahd anr nernpela.jari kimiam elaluip engamatalann gsungP. engajaraknim iam enuntutte rsedianysaa rana danp rasaransae rtap elaksanaayna ngs criusD. ario bscrvassie pirrtakso ndisid i MadrasaAh liyahN egerid i Jombangd ikelahubi ahwas aranad anp rasaranyaa nga da masihs angatte rbatasK. arenait u penelitianin i dilakukand engantu juanu ntuk mengetahufai ktor-faktoyra ngm endukundga ny angm enghambapte laksanaan praktikumk imiad i MadrsahA liyahN egeris e-KabupateJno mbang. Jenisp enelitianin i adalahd eskriptidf enganp opulasgi uruk imiad ans iswad i MadrasaAh liyahN egeris e-Kabupate.lno rnbangS.a rnpedl alarnp enelitianin i adalah guruk imia yangm engajadr i kelasI I dans iswak elasI I yang diambils ecara cak denganc arau ndianI.n strurnepne nelitianin i berupaa ngkeyt angd itujukank epada gurud ans iswa.D atay angd iperolehd ianalisisd enganm enggunakatenk nik persentasPee. rsentasdeih itungb erdasarkanjumlarehs pondeyna ngm enjawabse tiap pertanyaanke mudiand ikualifik asikan. Hasilp enelitianin i menunjukkabna hrvaa dat aktory angr nenjadpi endukung danp enghambapte laksanaapnra hikumk imia.F aktory angm endukunpge raksanaan praktikurand alahl:a tarb elakanpge ndidikagnu rus elnuanylual usanS arjanati,d ak mengajabr idangs tudil ain,a danyau ji cobay angd ilakukans ebelump elaksanaan praktikurna, danyap erhatiansi swad ank eterlibatasni swad alamp raktikurna, danya laboratorium/tempautn tukm elaksanakapnr aktikumd engank ondisiy angc ukupb aik, adanyas trukturorganisadsai nt atatertibl aboratoriumS.e dangkafna ktoryang menghambaatd alahk: urangnyalo kakaryay angd iikuti,k urangnypae ngalaman dalamm engaiarb, ebanm engajayra ngt erlalub anyakk, urangnywa aktuy ang disediakadna lamja dwalp clajarajnu,r nlahs isway angt crlalub csadr alanpr raktikurn dank elornpokt,i daka danyala boratoriurknh ususk irnia,k urangnyjau mlaha latu ntuk praktikumd, ant idakd iadakannytae sd alamp raktikum. Dari analisisd atad iperolehk esimpulanb,a hwah ampirs emuaM adrasah AliyahN egerid i jombangb elumm emilikil aboratoriumkh ususk imiad anu ntuk praktikumte mpayt angd igunakaand alahla boratoriumIP A,p eralataunn tuk praktikumt erbatasju, mlah sisway angb esard alamk elompoka tauk elasp raktikum. i i i

Penentuan kosentrasi ion kalsium dalam air menggunakan metode fotometri nyala dengan pembanding spektrofotometri serapan atom oleh Estuningtyas

 

Kalsiumterdapatdalambeberapakomponenpentingdia]ambaikdalam jaringan iubuh makhluk hidup maupun sebagai batuan anorganik yang biasanya brf"irt dalam air. Analisis logam kalsium dapat dilakukan dengan metode AAS dan fotometri nyala, tetapi yang lebih sering digunakan adalah AAS' Fotometer iyala yang teidapat a Lau-oratorlum Kimia universitas .Negeri Malang ;;h;;i"- menggunakan bahan bakar propana', tetapi dalam prakteknya ;gr";k;; bahai'bakar LPG. Penggantian jenis bahan baky tersebut minyeuabtan perbedaan suhu nyala yang dapat berakibat pada ^validitas p"ng,rtot* Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahuki emampuana lat fotometer iiiiu Aul" mengukur kandungan ion kalsrum dalam air dengan standar #ru*olng AAS. -Hal ini sangaipenting untuk memberikan referensi terhadap p"nggun*n' alat fotometer nlah yang ada di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. sampeiyang digunakan berupa air sumur, air sungai, dan larutan buatan. penelitian ini anatcutan di Laboritorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang, dengan mengambil data dari pengukuran fotometer nyala dan AAS. frn!"frU*-aata den-ganfo tometer nyala dilakukan pada setiap dua jam untuk .etigetattui kestabilan-alatD. ari keduak elompok data yang diperoleht ersebut kemudian dibandingkan. Hasil peneiitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikana ntarah asil pengukuranio n kalsiumd enganA As danf otometern yala yirg aOa di Laboratorio* rci-i" FMIPA Universitas Negeri Malang' Alat ioioft"t"t nyala relatif stabil. Kesalahanr elatif fotometern yala terhadapA AS untut uit r,ir* y-g berbedal okasi berkisara ntara1 ,078%'2,023Vuon, tuk air sungaib erkisu, intui l,g77o -2,428o/od, anu ntuk sampelb uatln berkisara ntara lJ6go/o-2,286%doe, nganp resisip engukurany ang sudahr elatif-bagusd an limit diteksi 0,5 ppm. D"t g* demikian tingkat akurasi fotometer nyala terhadap AAS relatif bagus sehingga alat ini dapat digunakan untuk analisis logam kalsium dalam air.

Studi kemampuan adsorpsi carbo adsorbens komersial untuk menurunkan kadar ion logam krom (III) dalam air oleh Wilis Yesi Andriani

 

Karbona ktif yangt erbuatd arit umbuh-tumbuhadna nd ikemasd alam bentuk.tableste rtad igunakanse carao ral sebagazia tp €nyeramp cund isebut sebagatai bletc arboq dsorbensS. alahs atus umuera cunnyaa dalahlo gam-logam sepertPi b,c d 9* cr yangb erasadl ari buanganin dustri.F enelitianin lbertuiuan untukmengetahsuei berapbae sark emamprynd ayaa dsorpstia bretcafio adsorbenkso mersiatle rhadapio n log;amb f- padak onoii optimuma nalisis. Penelitianin i dilakukand i LaboratoriumK imia EMIpA universitas lleeeq.|fallg padab ulan.fgOtelnberyl rynaiN ovcmbe2r 003.L angkah-langkah yangd ilalrukadna lamp enelitiainn i adatah(t;u li keseragambaonb &t abletc ar6o adlorlens,( 2) pcnentuakno ndisiso ptimuma naiisisd enftn "* r.r"*iasi berat adsorbenyas itu0 ,5;l ; 1,5;d an2 gim;variasip H laruta]yr aitu2 ; 3; 4; dan5 sertav ariaswi aktuk ontaky aitu0 ,5;l ; 1,5;d m2 jam,( 3) pengujian'pe$edaan dayaa dsorpsdiu am erkt ablect srboa dsorbenpsa aum niisi oitimuma nalisis dangavna riaski onsetraisoi n C(trI) l0; 15;2 0;2 5p pm. - Hasilp enelitianin i menunjukkabna hwaa daperbedaakne mampuadna ya adsorpspia d&ta bletc arboa dsorber4mr erkA dan mirk B. Kondisio ptimum analisisu ntuka dsorbstia bletc arboq dsorbenms erkA danm erkB teihadapio n ]"ry 9r* adal_adhe nganb erdta dsorbe2n dan0 ,t st"tt\;Fi; a"" i, ,iil *"r*" kontakI dan 1,5j am. Dayaa dsorpstia bletc arboa dsorbenms erkA danm erkB t3rn1$g^i^loo1gra mC r'"padatondisoi pimuma nalisjsa datehi,6,69%--?7,44o/o dan6 4 ,89o/-o65- ,15 o/o. Berdasarkahna silp enelitianin i disarankapna dap engujianta blect arbo :t!z:b::l!e"^tc ,aterrbhoaa ddaspo rbleongksao mmb eerrasitla adli ne,n pgearnbta abnldeitcn qgrabnota

Perencanaan struktur pondasi strouss berdasarkan SKSNI 2002 dan PBI 1971 pada proyek pembangunan gedung SD-SMP Laboraturium Universitas Negeri Malang / Afiat Febrianto

 

pondasi, desain, strouss, SKSNI 2002, PBI 1971 Pondasi merupakan sebuah elemen bangunan yang berfungsi untuk meneruskan beban ke tanah. Adapun menurut Gunawan (1993:9-10) pondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang bertugas meletakkan bangunan dan meneruskan beban bangunan atas (upper structure/super structure) ke dasar tanah yang cukup kuat mendukungnya. Salah stau jenis pondasi yang sering digunakan di Kota Malang adalah pondasi strouss seperti yang terdapat pada Proyek Pembangunan Gedung SD-SMP Laboratorium UM. Proyek Akhir ini bertujuan untuk mengetahui hasil desain berdasarkan SKSNI 2002 dan PBI 1971 serta membandingkan hasil desain kedua peraturan tersebut. Studi lapangan untuk Proyek Akhir ini dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data antara lain: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, kemudian dipelajari dan dilakukan triangulasi data. Hasil studi yang diperoleh dari Proyek Akhir ini didapatkan (1) desain pondasi strouss berdasarkan SKSNI 2002, (2) desain pondasi menurut PBI 1971 dan (3) perbedaan hasil desain dari SKSNI 2002 dengan PBI 1971 terdapat pada penulangan spiral dan volume perkerjaan spiral. Saran yang diajukan pada Proyek Akhir ini adalah lebih baik dalam suatu proyek menggunakan peraturan yang terbaru dibandingkan peraturan lama karena kondisi yang ada saat ini berbeda dengan waktu yang lalu. Juga saat pelaksanaan lebih memperhatikan pada hasil desain agar bisa didapatkan kondisi pondasi strouss yang baik

Mengoptimalkan pemahaman

 

Hasilp enelitiayna ngd iperoleha dalah(:l ) prestashia silb elajars iswa kelompoke kiperimenle biht inggid aripadak elompokk ontroly angd itunjukkano leh rerataik or tes-kelompoekk sperimeyna ngl ebiht inggrd aripadak elompokk ontrol, yaknis ebesa1r7 ,06d an 13,69D. ari reratas kort esk eduak elompokte nebut lemudiand ilakukana nalisism enggunakaunji t untpkm engetahuaid at idaknya perbedaayna ngs igrifikant erhadapp restashi asilb elajars iswaa ntaratelg"pok itsperitnena ank ontrol.M elaluip erhitungadni perolehtm ,"'gs ebesa6r, 859y ang teUitUr esadr aripada1 65"1(2,39H)a. t ini menunjukkabna 6wap enggunaabna hana jar terpadua apamt engoptimalkapne matrama!9n8 "p selG 4vani! i:Y1J2l tingkat ;rrh;;" tonsei selG alvanisiswak elasI II IPA SMUN egeri6r ytaqnqte rgolong ii"ggr ff"f ini dituijukkano lehr ata-ratap ersentaspee mahamakne duak elompok sebes6a6r %.

Kajian tentang pemahaman konsep ionisasi asam basa siswa kelas II SMU Negeri 1 Batu tahun pelajaran 2002/2003 oleh Sugiharti

 

ABSTRAK Sugiharti2, 003.K ajian TentangP emahamaKn onseplo nisasiA sam-BasaS iswa KelasI I SMLIN egeriI Batu TahunP elajaran2 002/2003S. kripsi,J urusan PendidikanK imia FMIPA UniversitasN egeriM alang.P embimbing(:I ) Dra. FauziatuFl ajarotqM S., (tt) Dra. HayuniR etnoW idarti, M.Si. Kata kunci: lonisasi asam-basa. Konsep dalam kimia pada umumnya terdiri atas 3 aspek yaitu makoskopis (fenomena yang dapat diamati), mikroskopis (fenomena di tingkat molekuler) dan simbolik (persamaank imia dan matematikay ang menggambarkansu atuf enomana). Dalamp embelajarakni mia aspekm akroskopisd apatd isajikank epadas iswam elalui pengamatalna ngsungte rhadapg ejalaa lama taup ercobaand i laboratoriumA. spek mikroskopisd apatd isajikan kepadas iswad engan menggunakanm odel gambaran mihoskopis. Aspek simbolik disajikan dengan cara melatih siswa menyelesaikan soal-soahl itungan.P enelitiani ni bertujuanu ntuk mengembangkaanl at evaluasi untuk mengkaji pemahamans iswa SMU terhadapa spekm ikroskopisd an simbolik konsepi onisasi asam-basad enganc ara mengukurp emahamanv erbal, kemampuan siswam emberikang ambaranm ikroskopis,s ertak emampuans iswam enyelesaikan soal-soahl itungank onsepio nisasia sam-basaS.e lanjutnyaa late valuastie rsebut digunakanu ntuk mengukurp emahamakno nsepio nisasia sam-bassai swaS MU. Metodep enelitianin i adalahd eskriptife xpostfuctoP. opulaspi enelitiana dalah siswak elas II SMU Negeri 1 Batu tahun pelajaran2 00212003,yangte rdiri dari tujuh kelas.B erdasarkani lai rata-ratak elasu ntukm atap elajarank imia padas emester ganjilt ahunp elajaran2 0021200s3e muak elasd apatd iasumsikanse bagaki elas-kelas homogenS. ampelp enelitiany angd iambil secaraa caka dalahs iswak elast lz danl lr denganju mlah siswa8 lorang.l nstrumenp enelitiani ni berupas oalt es pemahaman verbal,g ambaranm ikroskopiss, ertas oal-soahl itungank onsepio nisasai sam-basa yangb erbentuks emio byektifa rtinyas elaint elahd isediakana ltematifjawabans, iswa diberik esempataunn tukm emberikanja wabany angl ain bila perlu.I nstrumen tersebutte rdiri dari2 4 soala spekp emahamavne rbal,8 soalt entangg ambaran mikroskopisd an 18s oalh itungan.v aliditas instrumenb erupav aliditasi si sebesar 98%.R eliabilitasi nstrumeny angd ihitungd enganr umusK uder-Richardso2n0 adalahs ebesa0r ,931.B anyaknyas isway angd apatm emahamki onsepi onisasai sambasas ecarav erbal, gambaranm ikroskopisd an hitungand inyatakand engan persentase. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwap emahamasni swak elasI I SMU Negeri I Batu Tahun Pelajaran2 O021200t3e ntangk onsepa sam-bdsase carav erbal adalah baik(72,17o/og),a mbaranm ikroskopisa dalahb aik (63,43o/od)a nh itungana dalahb aik (62,29o/o).

Pengaruh cara belajar kimia terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal stoikiometri siswa kelas I SMU Negeri I Kepanjen tahun pelajaran 2002/2003 oleh Sarpin Rahayu

 

Pokok bahasan stoikiometri merupakan salah satu materi kimia yang dianggaps ulit oleh siswa,t erbuktid enganm asihr endahnyan ilai rata-ratau langan harian siswa kelas I SMU Negeri I Kepanjen untuk materi ini. Untuk dapat menyelesaikans oal-soal kimia seperti soal-soal stoikiometri, siswa harus mempunyaci arab elajary ange fektif dan efisien.O leh karenait u tujuanp enelitian im adalah: (l) untuk mengetahui kualitas cara belajar kimia siswa kelas I SMU NegeriI Kepanjen,t ahun pelajaran2 00212003(,2 ) untuk mengetahuki emampuan menyelesaikasno al-soasl toikiometris iswak elasI SMU NegeriI Kepanjent,a hun pelajaran2 00212O03(3 ) untuk mengetahuip engaruhc ara belajar kimia terhadap kemampuanm enyelesaikans oal-soals toikimetri siswa kelas I SMU Negeri I Kepanjen, tahun pelajar an 2002 I 2003 . Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SMU Negeri I kepanjent ahun pelajaran 200212003d, an sampely ang digunakan adalah siswa kelas 14 dan l-5. Pengambilan sampel adalah dengan cara cluster random sampling.I nstrumeny ang digunakand ua maczrmy, aitu: (1) angketc ara belajar kimia siswa, (2) tes kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal stoikiometri. Tehnik analisis yang digunakan adalah analisis regresi, yang dilanju tkan denganm encaris umbangane fektif. Hasil penelitian ini adalah: (1) siswa kelas I SMU Negeri I Kepanjen, tahun pelajaran 200212003 yang memprmyai cara belajar kimia sangat baik sebesar3 8,1o/ob,a ik sebesarl 0.7lo/o,c ukup baik sebesar9 ,52o/ok, urang baik sebesar8 ,33% dan sangatk urangb aik sebesar3 3,33o/o(2; ) siswak elasI SMU Negeri I Kepanjen yang mempunyai kemampuan menyelesaikan soal-soal stoikiometris angabt aik sebesa2r 9,76o/o,baiske besa1r 7,860/cou, kupbaiks ebesar 5,95%,k wang baik sebesar3 6,90/od an sangatk urangb aik sebesar9 ,52o/o(;3 ) Pengaruh cara belajar kimia terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal stoikiometris iswa kelas I SMU Negeri I Kepanjend itunjukkand enganF 6;1: 1280,9y ang lebih besar dari F66 : 6,96 pada taraf kepercayaan9 97o serta besamyas umbangaenf ektif yaitu sebesa9r 3,98%.

Studi pelaksanaan dan analisis biaya untuk pekerjaan plat pada proyek pembangunan laboraturium kimia Politeknik Negeri Malang / Benny Kurniawan

 

Kata kunci: studi, pelaksanaan, analisis, biaya, dan pelat Perkembangan industri konstruksi di Indonesia sudah mengalami kemajuan. Dalam bidang konstruksi, kita mengenal banyak konstruksi yaitu konstruksi beton, konstruksi baja dan konstruksi kayu. Pekerjaan konstruksi di Indonesia umumnya menggunakan konstruksi beton bertulang, dan kebanyakan material yang digunakan dalam pekerjaan pembangunan rumah, gedung dan tempat hunian lainnya adalah konstruksi beton bertulang. Pelat merupakan salah satu elemen struktur bangunan yang berfungsi menambah kekuatan pada arah horizontal dan untuk menahan beban yang ada diatasnya. Kegagalan pelaksanaannya akan berakibat langsung pada runtuhnya stuktrur lain yang berhubungan dengannya. Maka dari itu dalam mendirikan bangunan memerlukan pelaksanaanyang cermat Studi lapangan ini bertujuan untuk: (1)Mengetahui pelaksanaan pelatProyek Pembangunan Laboratorium Kimia Politeknik Negeri Malang, dan (2) untuk mengetahui perbedaan analisa biaya untuk pekerjaan pelat pada Proyek Pembangunan Laboratorium Kimia Politeknik Negeri Malang, bila menggunakan standart perhitungan analisa biaya pada BOW (Burgerlijke Openbare Werken) dan Standart Nasional Indonesia (SNI 03-2835-2002). Studi lapangan pelaksanaan balok dan pelat dilaksanakan pada Proyek Pembangunan Laboratorium Kimia Politeknik Negeri Malang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada studi lapangan ini adalah: (1) observasi lapangan, (2)wawancara/interview, dan (3) dokumentasi. Setelah semua data terkumpul, kemudian dianalisa dan selanjutnya dideskripsikan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa ketidaksesuaian pelaksanaan pelat beton bertulang dari segi pelaksanaan. Pada pelaksanaan pekerjaan penulangan plat lantai, pembengkokan tulangannya tidak sesui dengan RKS di lapangan. Untuk analisa biaya terdapat selisih antara yang ada pada Rencana Anggaran Biaya proyek dengan Analisa Biaya Pelaksanaan. Hasilnya biaya pelaksanaan lebih besar dari pada biaya perencanaan. Berdasarkan studi ini disarankan dalam pelaksanaan pelat dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan dalam kajian teori yang ada, sehingga tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Pada akhirnya dapat mencapai kualitas beton yang baik. Begitu juga dengan penggunaan biayanya, sehingga pelaksanaan proyek dapat mencapai kualitas beton yang baik dengan biaya yang efisien.

Analisis kesalahan konsep materi ikatan ionik melalui gambaran mikroskopis pada siswa kelas 1 SMU Negeri 2 Lumajang oleh Indra Wahyuni Lutfiyah

 

Konsep-konseps epertik onsept entanga tom, ion, molekul dan elektron merupakan konsep abstrak atau konsep mikroskopis. Hal ini menyebabkan konsep-konsedpa lam ilmu kimia cenderungs ulit dipahamid enganb enaro leh siswa.K esulitan tersebut,m emungkinkanb erkembangrrypae mahamank onsep yang salah atau dikatakan siswa mengalami kesalahan konsep. Konsep mikroskopisti dak dapatd iperolehs ecarala ngsungd ari hasil pengamatan,karena keadaannyas angatk ecil dan tidak dapat diamati secaral angsungd enganp anca indera atau dengan bantuan peralatan apapun, sehingga dituntut kemampuan untukm embayangkannySaa. lahs atum aterip elajarank imia yangb ersifata bstrak adalah ikatan ionik. Salah satu cara untuk lebih memudahkan siswa memahami konsep ikatan ionik adalah dengan menggunakanm odel mikroskopis,y aitu denganm enggambarkaino n-ion sebagabi ola-bola.U ntuk ikatani onik sempuma kation dan anton yang berikatan dianggap sebagai bola-bola yang saling bersinggunganT.u juan dari penelitiani ni adalah:( 1) Mengetahubi erapap ersen sisway ang mengalamik esalahand alam membandingkaunk urank ation dengan atom netralnya dalam fasa gas; (2) Mengidentifikasi kesalahan-kesalahayna ng terjadi berkaitan dengan perbandingan ukuran kation dengan atom netralnya dalamf asag as;( 3) Mengetahubi erapap ersen sisway angm engalamki esalahan dalamm embandingkaunk urana nion dengana tom netralnyad alamf asag as;( 4) Mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang terjadi berkaitan dengan perbandingan ukuran anion dengan atom netralnya dalam fasa gas; (5) Mengetahubi erapap ersen sisway ang mengalamki esalahanp emahamadna lam memberikang ambaranm ikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhandaa lamf asa gas; (6) Mengidentifikasik esalahan-kesalahayna ng terjadi berkaitand engan gambaranm ikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhandaa lamf asag as. Penelitian ini adalah penelitian deskiptif. Populasi dalam penelitian ini adalahs iswak elas 1 SMLrN 2 Lumajang,s edangkans ampeld iambil secarua cak2 kelas yaitu kelas 1.1 dan kelas 1.5 denganju mlah sampels ebanyak7 3 siswa. Untuk mendeteksi kesalahan siswa digunakan instrumen berupa tes obyektif sebanyak1 2 butir soald an tes wawancarau ntukm emperolehin formasil ebihj auh tentangk esalahante rsebut.S ebelumd igunakanu ntuk mengambild ata, instrumen ini divalidasi oleh 4 penilai dari guru kimia, yaitu 3 guru kimia SMUN 7 Malang dan I guru SMLIN 2 Llmajang. Dari perhitunganin i diperolehn ilai validitasi si sebesa9r 8%.Di sampingit u instrumenin i juga diujicobakank epadas iswak elas2 SMUN 7 Malang untuk mencarir eliabilitasnyaD. ari hasil perhitungand engan rumus KR-20 diperoleh nilai reliabilitas sebesar 0,81. Data yang diperoleh dinyatakand enganp ersentase. Hasil-hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Banyaknya siswa yang salah dalam menentukan perbandingan ukuran kation dengan atom netralnya dalam fasa gas adalah sebesar a9%; (2) Kesalahan yang dapat diidentifikasi berkaitand enganp erbandinganu kurank ation dengana tom netralnyad alamf asa gas adalah: (a) Ukuran atom logam sama dengan ukuran kationnya, karena jika atom logam melepase lektront erluamyam embentukk ation yang berubahh anya jumlah elektronnyas ajab ukanu kurannya(,b ) Ukurank ation samaa taul ebih kecil dari ukurana tomn etralnyak arenajikaa toml ogamm elepass atua taud uae lektron terluamya,m aka tidak begitu banyakb erpengaruhp adau kurank ation tersebut; (3) Banyaknya siswa yang salah dalam menentukan perbandingan ukuran anion dengana tom netralnyad alam fasa gas adalahs ebesar5 0%; @) Kesalahany ang dapatd iidentif,rkasbi erkaitand enganp erbandinganu kuran anion dengana tom netralnya dalam fasa gas adalah: (a) Ukuran atom nonlogam sama dengan ukuran anionnya, karena jika atom nonlogam menangkap elektron membentuk anion yangb erubahh anyajumlahe lektronnyas ajab ukanu kurannya(,b ) tlkuran anion sama atau lebih besar dari ukuran atom netralnya karena jika atom nonlogam menangkaps atua tau dua elektron,m aka tidak begitu banyakb erpengaruhp ada ukuran anion tersebut, (5) Banyaknya siswa yang salah dalam menentukan gambaranm ikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhandaa lamf asag asa dalah sebesaar 9%; (6) Kesalahany angd apatd iidentifikasib erkaitand engang ambaran mikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhanad alam fasa gas adalah:( a) Pada senyawaio nik terjadi tumpangt indih antaraa wane lektrond ari kation dan anion, (b) Gambaran mikroskopis senyawa ionik adalah ditunjukkan dengan atom logam dana tomn onlogamy angs alingb ersinggungan. ii

Identifikasi kemampuan menghitung kuantitas spesies-spesies yang terdapat dalam larutan pasa siswa kelas II SMU Negeri 1 Batu oleh Linda Mayaratna

 

BerdasarkanG BPPK imia SMU 1994,d alam mengajarkanm ateri larutan asamd anl arutanb asa,s elaind iberikank onsepkonsepju ga diberikanl atihan untuk nenghitrmgk onsentrasio n ff 0atam asaml emahb erdasarkanh arp te0apan kesetimbangaans am,K ", konsentrasio n OH dalam basal emahb erdasarkanh arp etapank esetimbangabna sa,K spH larutan,b anyaknyap ereaksi,h asil reaksi,d an sisar eaksi.S emuai tu berhubungand eng;ank uantitass pesies-spesieysa ng terdapat dalamla rdan. Siswaa kan kesulitana bu mengalamik esalahand alamm enentukan kuantitas pesies-spesiedsa lam tarutan-larutante sebuta pbila merekat idak memahamkio nsepkonsepy ang digunakanu ntuk menyelesaikannydae nganb enar. Penelitianin i bertujuanu ntuk mengetahuki emampuans iswad alamm enghitung kuantitass pesies-spesiedsa lam;( l) larutan asamd an larutanb asab erdasarkanh arga & danK u yang diberikaq (2) laxr$ana samd an larutanb asab erdasarkanh arga derajaito nisasi,c r; (3) larutanh asil reaksia samd an basa. Penelitiani ni menggunakanra ncangand eskriptifdenganp opulasis iswak elas II SMU Negeri 1 Batu tahun ajartn2002l2003 yang terdiri dari 7 kelas yang homoganS. ampelp enelitiana dalahk elasI I4 dan kelas II-7. Instrumenp enelitiani ni berupate s terhriis yang terdiri dari 20 item dan masing-masingte rdiri atas3 alternatif jawaban yang disediakan dan I alternatifjawahn yang dapat diberikan siswa apabila jawabany angtersediatidaks esuadi enganp emikirannyaS. elaini tu digunakan pedomanw awancarau ntuk mengetahuki eabsahanja wabanb agi sisway ang menjawabb enar.V aliditas untuk instrument es adalah1 00% dan koefisien reliabilitas instrumen sebelum digunakan diukur dengan rumus korelasi product momen&t best 0,85 dan setetahd igunakand ihitung dengann xuts Spearman-Brown sebesa0r ,85 sehinggain strument es dapatd ianggapt elah reliabel.D ata hasil penelitian dinyatakan dalam persentase. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu siswa yang dapat (l ) memberikan ungkapanK u suatua saml emah (42,E% ) dan memberikanu ngkapanK u suatub asa lemah( 94,6 %); mengbitungk uantitass pesies-spesiedsa lam larutana sam berdasarkanla rga Ku Q9 ,3 %) dan larutanb asab erdasarkanh argaK 6 Ql ,7 o/o)(: 2) menghitungk uantitass pesies-spesiedsa lam larutana samb erdasarkanh argao Q2,f/o)danl arutanb asab erdasarkanb argac r (23,5 Yo);m enghitungk uantitas rycsies-spesideasl am lanrtana saml emahb er&sarkan trargau (52,9 %) dmrl arutan bosale mahb erdasarkahna rgao (53,0o /o)(;3 ) menghitungk uantitass pesies-spesies &lan tarutanh asil reaksi asemd anb asa( 28,3 o/o)B. erkaitand engank esimpulanI empal3, bersuk-bentukk esalahand apatd iidentifikasi adalah:( l) ungkapanK o untuk lanriarans aml emahd iperolehd ari hasil kali konsentrasiz at-7zthasilp ereaksid ibagi hasikl ali konsentraszi at-z,"tpereaksid; alaml aruAn asaml emah/hsa lemalU konsentraasis am/basase bandingd engank onsentrasiio n-ion yang dihasilkand an ionisasi(;2 ) dalaml arutana samk uat/basak ua! masiht erdapata samlbasayanlga rut sebagami olekul; dataml aruAn asaml emahibasale mab konsentrasai sam/basa sebandindge ngank onsenfasi ion-ion yang dihasilkand ari ionisasid an hargac t tertanOingte lbalik dengank onsenfasi ion-ion yang.dihasilkand ari ionisasi;( 3) {ala5 reaksia samk uat-basak ual konsentrasiio n If dan ion Otf yang terdapat dalamla rutans amad engank onsentrasiio n-ion hasil ionisasia samlbasam ula-mula &n dalamr eaksia samk uat-basak uat, pereaksiy angt ersisa( bila ada)d an garam yang terbentuk tidak terionisasi dan lanrt sebagai molekul.

Sintesis 1,3-dihidroksi-2(4-piridil)-imidazolina

 

Sintesism aterialm iagnetikd engans trategki ombinasiio n-ionl ogam transjsi paramagratik $-liqT radikal paramagretik srabil sedang berk"embang saati ni. .S-9ny1wkao mpleks\ 4n'* dan liganr adikal2{4_piridil}4;4,5,5_ tetrametilimidazolina-l-oksjl-3.-oksida(R adDpyTIm) sebagaui sala memperoleh mlerial magnetikt elah berhasil disintesis,n amunm asihm --empunytaei mperarur kritik (Tc) rendah. untuk meningkatkan Tc, strategi y*g t"tuh oik"rnbangkan adal.ahd glean mengualgr gfe! sterik dari rigan arcioaJt aanya4 gugus- !tit paca imidazol dari RadDPyTkn. Dalam penelitianini dilakukan p"ng,iuig 4 gugus ryt| 1e{adi tanpag ugusm etil sehinggate rbentukz -1+-piriaii- imiJazolina-loksil- 3-oksida(R adDPyIm). Penelitiani ni bersifat eksperimentayl ang dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA universitas Negeri Malang. Dalam penelitian ini senyawa 1,3- dihidroksi-2-(a-piridil)-imidazolinay ang merupakanin termedieto uri noooB,rrn disintesism elalui3 tahapy aitu, (l) sintesis1 ,2-dinitroetanma elaluir eaksik opling oksidatif nitrom etma (2) sintesii i,z-ainiaro't "ilaminoetana melalui reaksi reduksis elektif 1,2-dinitroetana(3, ) sintesis1 ,3-dihidroksi-2-(a-piridil)- imidazolinam elalui reaksi l,2-dihidroksilaminoetanad engani r-itoti*lo"tidu. Karakrerisasdi an identifikasi senyawah asil sintesisd ilakukand enganu ji kelarutan, penentuan titik leleh, KLT, Spektrofotometri W dan IR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa l-3-dihidroksi-2-(a-piridil)- imidazolina berwujud padaan berwarna kuning larut dalam campuran etanol-air (1:1),t erdekomposispia da svhu2l2-234" c, hasilK LT men'njuirkan2 noda le1San R10,55 dan0,73, spektrumL IV dan IR menunjukkans erapank has berbagagi ugusy angm enunjukkana danyal,3-dihldrotsi-Z-1+-piriAit; imidazolina.

Reaksi antara asam salisilat dengan serin oleh Sumarmi

 

Asams alisiladt ana sama minos erinm erupakabna hano rganiky ang mempunyakie limpahayna ngc ukupb esard i alam.A sams alisilaibanyak ditcmukadni alamt crulamdaa lamb ualr-buahatlna.l anbr cntukm ctils alisilat. Dalams truktuar sams alisilatle rdapagt ugush idroksi(t -oH) selaing ugus karboksilA. danyag ugush idroksird arama sarns arisiramt, enyebabkin-r"nnu** yangb ersangkutabne rperilakus epertif enol,s ehinggaa sami alisilat dapai mepglaml reaksiy angs amad enganr eaksiy angt Jdadi padaf enol.R eaksiy ang terjadi pada gugus hidroksil antara lain reaksi esterinusi dan reaksi pembentukan eter.G ugusk arboksila sams alisilata pabilad ireaksikand engans uatualkohol, akand ihasilkane sterd an-bilad ireaksikand engans enyaway angm engandung gugusa minoa kand ihasilkana mida.S erinm erupakuoa ru*a*ino noire sensial, yangd apatd isintesisd alamt ubuhd ari asama minog lisin dand apatd iisolasid ari pdraontk eainrs beorkissiinl( -.Sc eoroinHm ).e mBeprudnaysaagir ukgaugnso f guunsg-sgia ,,mguinfsuo n( -gNsHiy 2a)n,ng it aerrodracplta GidoaHr)a,m asam salisilat dan serin, maka dilakukan penelitian yung uettoiuan unt rk mereaksikaans ams alisilatd ans erinm enggunakapne larutd imetits ulfoksidad an mengidentifki asis enyawah asilr eaksi. Penelitiand ilakukand i laboratoriumK imia FMIPA universitasN egeri Malang.R eaksid ilakukand enganc aram emanaska1n, 05g ram( 0,01m ol) lerin, ]l"t etu* (0,008 mol) asam salisilat dan 50 ml dimetil sdrottiou paaa sutru 70" c_selama8 hari denganr ata-ratap emanasa1n0 j am perhari.H asil reaksr dianalisism enggunakaKnL T dengana dsorbens ililia gei G-eoF zs+p adap lat aluminiumm enggunakaenl uenk lorofoffn:metano:l (e:r1d enganiu juanu ntuk mengetahubi ahwat elahm enghasilkapnr oduk.c ampuranr eaksiy angd iperoleh kemudiand iuapkanp elarutnyam enggunakanro tary vacuume vaporator derrga'' penangams inyaks elama2 hari.C airany angd idapatd ari hasilp enguapan kemudiand iuji KLT dengane luenn -heksanak,lo roform:metanol(:9 :l), kloroform:metan=o l( 2:l ), dank loroform:n-heksa:n a(1 :l ). Campurahna sil reakski emudiand irnurnikanm enggunakaknro matograktlo lomd enganfa sad iam silika gel G-ooF zsqd ane luenn -heksanaH. asil dari kromatografki olom ini kemudiand iuapkanp elarutnyaC. airany angd iperolehi ni ditentukanti hk lelehnyar, endemens, ertaa nalisism enggunakasnp ektrofotometIrRi , dan spektrometrmi assa(G C-MS). Dari hasilr eaksai ntaraa sams alisiladt ans erinm enggunakapne larut dlrytll sulfoksidad idapatkank ristalp utih berbentukja rumi -banyak b,0t gru,n (0,60370d) enganti tik leleh2 70oc.S etelahd ianalisis -dengun *"nggon"kun spektrofotometrIRi dans pektrometrmi assa( GC-MS)m enunjukka:bna hwa senyawa yang dihasilkan dari reaksi antaxa asam salisilat dengan serin adalah senyawaa midad enganb eratm olekul2 07.

Pemanfaatan media pembelajaran dalam mata pelajaran geografi di SLTP Negeri se Kecamatan Klojen Kota Malang tahun pelajaran 2002/2003 oleh Masiti Hari Murni

 

MenurutS uharyono( 1994:249) padatingkat SLTP, konsep-konseypa ng abstrak makin bmyak yang perlu dipahmd oleh sisw4 karena itu bahan kajian geografim tuk SLTP perlu dilengkapi de,ngmp engamatand i lapanganP. embelajaran di lur kelas (di lapagan) me,mbutuhkm bayak waktq tenaga dan biaya- Untuk inr guru d4at me,nggunakamne diap embelajarmr mtuk mernbantup emahamarh al-hal yang abstrakd an di lur jmgkauan pengamatanlm gsung. Penelitim ini bertujum mendeskripsikanp emanfaatanm edia pembelajaran dalarn mata pelajrm geografi di SLTP Negeri se Kecmratan Klojen Kota Malang yangm eliputi deskripsjie nis rnediay mg dimanfaatkank, elayakanp, ola pernanfaatarl prosedurp emanfaAanc ,uapengadaaUk endalay mg dihadapi,u payam engatasi kendala- Penelitiani ni dilaksanakanm enggunakanm etodep e,nelitiand eskriptif suwei. Penelitianin i dilaksanakart eftad4 selunrhp opulasi.P opulasip e,nelitianin i bedumlah2 4 orangr espondeny aitu guru geografik elas 1,2 dan 3. lnstrumeny ang digunakm angketd a observasiT. eknik malisis dataymg digunakand alm bentuk prosentaseU. ntuk interpretasdi atad igunakan tujuh kategoriy aitu seluruhny4 hampir selunrhnyas, ebagianb esar,s eparub,s ebagra kecil, hmrpir tidak ada,t idak ada, Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media pembelqjarar yang dimmfaakm oleh seluruh guru geografi adalah p4an tulis, pet4 globe, dan buku paka. Hanpir seluruhnyam emanfaatkmb uku suple,menS. ebagianb esar memanfaatkabna gaq grafik, tabel, gambar,e nsiklopedi.S edangkejre nis mediayang lain tidak bmyak digunakan oleh guru geografi kareira kurang relevan untuk pembelajarang eogafi. Kelayakanm ediay ang digunakana dalahs ebaeianb esard idasarkanm anfaat rmn* mencapati ujufoi pembelajarans" ebaeiark ecil didasakank esesuaiadne ngan materip el4iararlm etodep embelajarany ang akand igunakan"k arakteristiks iswa, kondisi media secaa fisik baik. Pola peinanfaatanm edia pembelajarmd i dalamk elasy ang digunakana dalah hanpir seluruhs ecra klasikal, sebagianb esa secaak lasikal individual, sebaglgm kecil secaak lasikal kelompok.P ola pemanfaatanm ediap ernbelajarand i luar kelas y"ng digunakana dalahh ampir seluruhnyas ecaa terkontrol, sebagianb esa secara bebas- Kegiatans ebelumm emanfaatkanm edia pembelajaran(l angkahp ersiapan) yaitu seluruhnyam enetapkanm edia yang akand igunakan.S ebagianb esar mempelajri materi pelajaranm, encatath al-hal pokok yangp erlu metrdapapf erhatian, mernpelajarui mtan danh ubungana ntda materi satud enganm ateriy ang lain, menugaskakne padas iswau ntuk membac4 merangkum,m engobservasiin, terview alaut ugasl ainnya sehubungand enganm ateri pelajarany ang akand ibahas. lI I Lr |. Sedangkank egiatan yang lain tidak banyak dilakukan oleh guru geografi._Kegiatan selama proses pemanfaatan media.pembelqiaran (langkah p"rur.onuil yaitu iebag,a' besar mengkaitkan pelajaran lalu dengan yang akan Apelajari d"rrg* **ggunR* Tl1,-pyq",paikan ropik dant ujuans erta-manfaxaat ipentinlrya topillang aKarc rpelaJand enganm enggunakanm edi4 menyampaikanm ateri pelqiaran* "lului media'm elibatkans iswad alam memanfaatkanm edi4 menutupp elajarand engan cra merangkunrm, enyimputkan,m enunjukkarqurutadna n k*irirubing- *ti.u T3p.otu denganm ateri yang lain. Sedangkank egiatany ang lain tida[ banyak *14k3.d:\ guru geografi . Kegiatan s.tetutt -"**faaikan'media p"-U"Lj** (langkahtl ndak lanjuQy aitu seluruhnlram ernberik esvnpdan kepadas iswau ntuk menanyakamn ateri pelajarany ang belum dipahami.S ebagiarb esar- *gudukan t", uait flsan maupun tulis tentang materi yang ietuh crsulitil, -emuerrt-iie^ ;tuk mendiskusikanm, engadakano bry1vasi,m enyimpulkan,m elaporkan "t"" t !* ir'n .*ffilllgtlpan materi yang relahd isajikan.sedangkakr egiatar yang ta;ritiaar banyak dilakukan oleh guru geografi. . cara pengadaanm ediay aitu hampir sel'ruhnyg memintak epadas ekolah. Sefa€iar bgsa!d ropprngd ari pernerintah*, onUu.tGAi.i A"ng- L;*ya"f-' sederhanaS.e dangkanc aa pengadaany arg lain tidak banyakd iiakuk;;[h;r* geogmfi. .. Kendalay ang dihadei yaitu hempir serunrhnyam engalamik endalaju mrah 1{ia lerUaas Sqbasianb gsarm engalami teterUat rao saranad an pr.ro-u Sedangkakne ndalay ang lainja'ang dihedapio leh guru geografi. . - -upry" vmg dilahrkm. untuk mengaasi yaitu hamon sehnrtrnya mengusurkan kepadakepalasdcolah.SebagianbesarmJmbuir*otiG[;d;;; bahany ang sederhanas-e dangkanu payay ang lain tidak banyako irakutan oiei euru geografi- . Berdasakanh asil penelitiand i atas, sekorahd iharapkanm emperhatikan P'g"dT saranad an prasaranam ediap embelajarmd e,ogmm enyediuk* *ggo"n tlTus Cyru geografi dihaapkan *e-pohutil*r, petunjuk p*"uift"s" rnJiisehinggad apatm e'nggunakama odia secarate paf dan baik.

Perbandingan kualitas pembelajaran (Input, Proses dan output) pada mata pelajaran IPS antara kelas RSBI dengan kelas SSN di SMP Negeri 4 Kepanjen tahun ajaran 2009/2010 / Rida Nupitasari

 

Kata Kunci: Input, Proses Pembelajaran, Output, RSBI, SSN (Reguler) Rintisan Sekolah Berbasis Internasional bercirikan proses pembelajarannya dilakukan dengan penggunaan bahasa bilingual yaitu perpaduan antara bahasa Indonesia dengan bahasa Internasional (bahasa Inggris). Namun, Pelaksanaan RSBI masih diterapkan pada mata pelajaran yang berbau Sains seperti IPA dan Matematika. Sedangkan untuk mata pelajaran IPS di kelas RSBI maupun di kelas SSN tetap menggunakan proses pembelajaran sesuai dengan Sekolah Standart Nasional (SSN). Dari hal tersebut muncul pertanyaan adakah perbedaan antara kelas RSBI dengan kelas SSN dalam mata pelajaran IPS? Bagaimanakah perbedaan kualitas pembelajaran kelas RSBI dengan kelas SSN?. Untuk itu, maka dilakukan perbandingan kualitas pembelajaran (input, proses dan output) antara kelas RSBI dan kelas SSN pada mata pelajaran IPS. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana kualitas pembelajaran (input, proses, output) pada mata pelajaran IPS di kelas VII SSN SMP Negeri 4 Kepanjen pada tahun ajaran 2009/2010? (2) Bagaimana kualitas pembelajaran (input, proses, output) pada mata pelajaran IPS di kelas VII RSBI SMP Negeri 4 Kepanjen pada tahun ajaran 2009/2010? (3) Bagaimana perbandingan kualitas pembelajaran (input, proses, output) pada mata pelajaran IPS di kelas VII SSN dengan kelas VII RSBI SMP Negeri 4 Kepanjen pada tahun ajaran 2009/2010? Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan kualitas pembelajaran (input, proses, output) pada mata pelajaran IPS di kelas VII SSN SMP Negeri 4 Kepanjen pada tahun ajaran 2009/2010; (2) Mendeskripsikan kualitas pembelajaran (input, proses, output) pada mata pelajaran IPS di kelas VII RSBI SMP Negeri 4 Kepanjen pada tahun ajaran 2009/2010; (3) Menganalisis perbandingan kualitas pembelajaran (input, proses, output) pada mata pelajaran IPS di kelas VII SSN dengan kelas VII RSBI SMP Negeri 4 Kepanjen pada tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 4 Kepanjen pada semester genap tahun pelajaran 2009/2010 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif komparatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi (1) observasi langsung; (2) wawancara mendalam; (3) dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan proses penerimaan siswa baru yang menggunakan seleksi masuk berupa tes tertulis dan lisan yang tidak dijumpai pada kelas Reguler. Dalam proses pembelajaran perbedaan terdapat pada penggunaan bahasa Inggris pada kegiatan pendahuluan dan penutup saat proses pembelajaran. Kemampuan IPS input peserta didik kelas Reguler lebih baik daripada kelas RSBI. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata Nem IPS kedua kelas yaitu sebesar 8,5927 dan 8,5427. Sedangkan, output yang didapatkan menunjukkan bahwa kemampuan IPS kelas Reguler lebih baik daripada kelas RSBI. Hal ini i ditunjukkan melalui nilai rata-rata kelas Reguler sebesar 8,3694 dan nilai rata-rata kelas RSBI sebesar 8,1896. Berdasarkan hasil uji-t diketahui nilai signifikansi t-test (0.037) < taraf signifikansi 0.05, dan thitung kelas SSN (Reguler) dengan kelas RSBI(2.360) > ttabel (1.982). Hal ini berarti H0 yang menyatakan “Tidak ada perbedaan kualitas pembelajaran (input, proses, output) antara kelas SSN (Reguler) dengan kelas RSBI” ditolak dan Ha yang menyatakan “Terdapat perbedaan kualitas pembelajaran (input, proses, output) antara kelas SSN (Reguler) dengan kelas RSBI” diterima. Artinya terdapat perbedaan kualitas pembelajaran antara kelas Reguler dengan kelas RSBI.Pada tabel Group Statistics terlihat rata-rata (mean) untuk kelas Reguler adalah 8.3694 dan untuk kelas RSBI adalah 8.1896. Artinya bahwa rata-rata nilai output kelas Reguler lebih tinggi daripada rata-rata nilai output kelas RSBI. Dengan demikian, perlakuan yang ada pada kelas RSBI tidak berpengaruh pada output yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian ini,kesimpulan yang didapat adalah kualitas Pembelajaran (input, proses, output) pada mata pelajaran IPS di kelas VII SSN serta kelas RSBI di SMP Negeri 4 Kepanjen pada tahun ajaran 2009/2010 samasama memiliki kualitas yang baik karena proses pembelajaran telah memenuhi Standart Nasional Pendidikan dan pelaksanaannya telah mengacu pada RPP, serta semua nilai siswa barukelas RSBI pada Nem IPS dan Nilai Semeseter Genap berada di atas nilai Ketuntasan Minimum 7,5, sehingga memiliki ketuntasan lulusan 100%. Saran yang diajukan sebagai berikut: (1) Bagi SMP Negeri 4 Kepanjen diharapkan lebih memperhatikan proses penerimaan siswa baru RSBI untuk memperoleh input yang berkualitas, sebab kualitas input berpengaruh besar pada kualitas output; (2) Keseimbangan pengetahuan siswa antara pengetahuan alam , pengetahuan sosial, dan teknologi sangat diperlukan. Untuk itu, diharapkan mata pelajaran IPS juga mendapatkan perhatian yang sama dengan pelajaran lainnya; (3) Untuk peneliti selanjutnya diharapkan untuk lebih dapat menjelaskan perbedaan kualitas pembelajaran kelas RSBI dengan Reguler yang belum dapat dibahas lebih lanjut. ii

Problematika yang dihadapi guru dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran geografi di MA Al-Ma'arif Tulakan Kabupaten Pacitan oleh Ulumudin

 

Problematika merupakan kesenjangan antara keinginan dan kenyataan. Dalam hal ini adalah kegiatan belajar mengajar mata pelajaran geografi di MA Al- Ma'arif Tulakan Pacitan. Kegiatan belajar mengajar merupakan kegiatan interaksi antara guru dan siswa untuk mencapai tqiuan yang ditetapkan. Dalam kegiatan belajar mengajar setidaknya memenuhi tiga implikasi diantaranya perencanaan pengajaran,p elaksanaank egiatanb elajar mengajard an evaluasik egiatanb elajar mengajar. Penelitian ini bernrjuan untuk mengehhui problematika yang dihadapi guru dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran geografi di MA Al'Ma'arif Tulakan Pacitan diharapkan dapat digUnakan baik secara teoritis sebapi bahan wacanad an informasi bagi pengembanganil mu pengetahuand an secarap raktis untuk peneliti, guru geografi dan lembaga pendidikan MA Al-Ma'arif Tulakan Pacitan. Penelitiani ni dilaksanakand i MA Al-Ma'arif TulakanP acitan,p adab ulan Juli-Agustus 2003, dengan konserttrasi pada guru geogafi. Dengan teknik pengumpulan data berupa interview, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif sehingga bentuk penyajian datanya berupa papamn kal^-kata yang ditemui dilapangan dan dikemukakan dalam bentuk rasionalisassi esuait iaptiap bahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada problematika yang dihadapi guru dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran geografi di MA Al-Ma'arif Tulakan Pacitan Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentangk egiatanb elajar mengajara gar permasalahanya ng ada dapat tereliminir sehinggap ermasalahank egiatan belajar mengajar bidang studi geografi dapat ditemui solusinya.

Pengaruh latar belakang pendidikan formal guru geografi terhadap hasil belajar geografi siswaSLTP Negeri di Kota Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan oleh Amrullah

 

Guru mempunyai peranan besar dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya hasil belajar siswa. Guru dituntut untuk dapat meningkatkank ualitas hasil belajar siswa, hal ini dimungkinkand engan latar belakangp endidikanf ormal guru yang lebih baik sehinggag uru lebih mempunyai kemampuand an kualitas sebagait enagap rofesionald alam bidangnya.B ertolak dari pernikiran tersebut, pemmusan judul penelitian tentang pengaruh latar belakang pendidikan fonnal guru geografi dibatasi sebagai pengaruh dari faktor jenjangp endidikan,s pesialisasbi idang studi, dan pengalamanm engajart erhadap hasil belajar geografi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan formal guru geografi terhadap hasil belajar geografi siswa SLTP Negeri di Kota Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, sedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Subyek dalam penelitian ini adalah guru geografi serta siswa kelas II SLTP Negeri di Kota Pelaihari KabupatenT anah Laut KalimantanS elatany ang be{umlah sebanyak1 74 orang yang terdiri atas 6 orang guru dan 168 siswa dari 6 SLTP Negeri yang dipilih secara Purposive Sarnpling (subyek siswa). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adaltrh dcngan pcdoman dokunrcntasi.T eknik analisis yang digunakana dalahd engand ummyr egression. Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa l) ada pengaruh signifikan jenjang pendidikan terhadap hasil belajar, 2) tidak ada penganrh signifikan spesialisasr bidang studi terhadap hasil belajar, 3) ada pengaruh signifikan pengalaman rnengajart erhadaph asil belajar. Variabel yang paling berpengaruhd alam latar belakang pendidikan formal guru geografi terhadap hasil belajar Geografi siswa SLTP Negerid i Kota PelaihariK abupatenT anahL aut KalimantanS elatana dalah jenjangp endidikan.S umbanganm urni keseluruhante rhadaph asil belajarg eografi siswaa dalahs ebesa2r 2,200% .

Perbedaan prestasi belajar geografi metode kooperatif model stad dengan metode ceramah siswa kelasI MA mambaul Ulum Pagelaran Kabupaten Malang tahun ajaran 2003/2004 oleh Kharidatul Badriyah

 

Prestasbi elaiard an sikapp ositifsiswa terhadapp elajarane eogrS!k hususnya siswak elasI semesieIr MA MU tergolongr endah.P enggunaanp embelajaran pengelompokacne ramahk urang berpengaruht erhadapp restasib elajar geografi ,lrriu,t ur.nu kr.i;angb isa mengaktificanse luruhs iswa.l letode pembelajaranm odel pengelompokavna r.,!b erkualitasy ang dapatm engaktifkans eluruhs iswau ntuk ierliiat langsung'dalampr osesp embelajarans, ehinggas iswad apatm enghasilkan prestasUi .Liar y:ango ptimal,. vaitup embelajarank oopertaifm odel STI? Penelitian nr bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar gecgrafi sub pokok bahasan penginieraan Jauh siswa kelas I semester I yang diajar dengan pembelalaran kooieratif model STAD lebih tinggi dari sisrva yang diajar dengan pembelajaran ceramah. Penelitiainn i menggunakajenn rsp enelitiane ksperimense mud engand esain rhe post test onty rtesigiitth n,n eqtivalent groups. Populasi penelitian adalah siswak elasI semesteIr MA MU tahunp elajaran2 003-2004y angm emiliki kriterta seimbangb aik kemampuana $,alm aupunp roporsis isrval aki-laki dan p.r.Inpu*unnyu.samppeeln elitiani ni dipilih secarar andomm elalui undians ehinga iu*p.i yung,erprliha dalahs is*'ak elasI MA MU sebanl'ak2 kelas'v aituk elasl B sebanya3kd , sefagaik elompoke ksperimeny ang diajar geogratid enganpembela-iaran kooperatimf oOeii flU dan kelasl A sebagaki elompokk ontrol yangdiajard engan pemielajaranc eramah.ln strumeny ang digunakana dalaht es prestasbi elajarg eografi i t,urrrnyo subp okok bahasanP engin

Studi peningkatan prestasi dan ketuntasan belajar siswa dengan menggunakan sistem modul dalam mata pelajaran geografi kelas 1 SMU Laboratorium UM oleh Deti Gandiawati

 

Keberhasilanp embelajarans angatt ergantungp adak emampuang uru daJamm engelolap rosesb elajarm engajarp. erbaikans istemp embelajarabna nyak dilakukand alamp rosesb elajarm engajara ntarala in denganm enggunakamn odul pembelajaranU. ntuk mencapahi asilb elajary angb aik diperlukaniu atu usaha.sMUL aboratoriumm erupakans alahs atul embagap endidikany anga dad i kotaM alang. Mempunyati ujuanu tamay aitu mewujudkanm anusiay ang berkualitasd ari segif isik maupunm ental.U sahay angd ilakukana gaih ai tersebut tercapayi aitu dengana danyaperbaikasni stemp embelajarayna nga dad i sekolah tersebutP. erbaikans istemp embelajaraSn MU Laboratoriumu M melakukan penggunaanm odul pembelaaj ran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui prestasi dan tarafketuntasan srstemm odul.P enggunaanm odul yang adad i SMU Laboratoriumb aru diterapkand i kelasI saja. . Metodep enelitiany angd igunakana dalahs urveyd enganm etoded eskripsi kuantitatif yang dimaksudkanu ntuk menggambarkanko ndisi yang adad alam suatus ituasi.P opulasdi alamp enelitianin i adalahs iswaS MU Laboratoriumu M kelasL Pengambilansa mpedl ilakukans ecaraa cakd enganju mlah responde9ng . Teknik pengumpuladna tam enggunakamn etodeo bservasiw, awancarad ant es. Analisisd atam enggunakapne rsentasdea nu ji-t. Berdasarkahna silp enelitiand, iperolehp restasbi elajars iswaS MU Laboratoriumu M denganm enggunakamn odul dikatakanm eningkakt arenan ilai tes2 lebih baik dari tes I dilihat dari nilai meand ann ilai tnr*o.danta raf ketuntasanh asilb elajars iswad ikatakantu ntask arenam emenuhki iteria belaiar tuntas yaitu > 60. Dari hasilp enelitiany angd ilakukan,d isarankana gard irakukanp enelitian lebih lanjutt entangm odul,p adap okokb ahasany angl ainnyad anp adak ilas lainnyas elaink elasl .

Pengaruh kosentrasi dan pH larutan temabaga (II) asetat terhadap kadar Cu2+ yang terserap dalam zeolit, dan uji aktivitas zeolit-Cu sebagai pengendali bakteri coliform dalam air sumur oleh Risqi Nurwahyudi

 

Air yangb aik dana manu ntukd iminuma dalaha ir yangb ebasd ari mikoorganismpee nyebabp enyakitd anzalk imia yangd apatm engganggu kesehatanA.i r yangt ercemaro leh tinja mengandungb ak;terig olonganc oliform yangd apatm enyebabkanin feksi padas aluranp encernaanK. eberadaanb akteri coliform dalama ir merupakanb ukti bahwaa ir telahterkontaminasoi leh tinja sehinggatid ak amanu ntuk digunakan.S alahs atua ltematif pengolahana ir adalah denganm enggunakanz eolit tembaga( Z-Cu) y ang dapatb erfungsis ebagai pengendabli akleri coliform. Tujuan dari penelitiani ni adalahu ntuk mengetahui i""g."ir konsentraslia rutan tembaga(Ij asetatt erhada p banyaknyaionC u2* yangt erserapd alamz eolit,p engaruhp H larutant embaga(I I) asetatte rhadap banyaknyiao n Cuz*y angt erserapd alamz eolit,p engaruhio n Cu'- yangterserap terhadapk easamanp adatanz eolit dan mengetahuki emampuanZ -Cudalam mengendalikabna kteri coliform yangt erdapatd alama ir sumur. Zeolit al

Perbandingan prestasi belajar siswa kelas 1 antara yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif model STAD (student teams achievement division) dengan pembelajaran konvensional pada konsep hukum perbandingan volum dan hipotesis avogadro oleh Mariana

 

Era re rmasi dan globalisasim enyebabkanp erubatrany ang cepatd an mandasapr adaa spekp endidikan.H al itu dapatd ilihat dari terjadinyar eformasi paradigmap €ndidikand ari BehaviorismekeKonstruktivismeP. erubahanin i juga menyebabkapne rubahanp ilihan metodep embelajaranS. alahs atum etode pernbelajaramn snurutt eori Konstruktivismea dalahm etodep embelajarank ooperatif model STAD. Metode ini cocok unttrk diterapkan dalam kelas yang kemampran siswanyah eterogend an pembelajarannytae rpusatp adas iswa.P enelitiani ni bertujuanu ntuk mengctahupi erbedaanp restasbi elajar siswak elasI antaray ang diajarm enggunakanp embelajarank ooperatifm odel STAD denganp ermbelajaran konvensionapl adak onseph ukum perbandinganv olum dan hipotesisA vog;a&o. Penelitiani ni merupakanp enelitiane ksperimeny ang dinamakane ksperimen semu( quasie xperiment).R ancanganp enelitiany ang dipilih adalahpostesto nly eonfrol groap design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMUN 7 Malang kelasI semesteIr tahun$ wan200212003y angt erdiri atas7 kelasd enganju mlah 280 .. siswa.P engambilans ampeld ilakukan secaraa cakk elompoky aitu kelas 1.1 (sebagai kelompokk ontrol) dan kslas 1.2 (sebagaki elompoke kspenmen)m, asing-masing kelas terdiri atas 40 siswa. Sampel yang gugur 8 siswa yalni 5 dari kelompok eksperimend an 3 dari kelompokk ontrol. Jadij umlah keseluruhans ampela dr;lahT2 siswa. Analisis hasil penelitian yang dipakai adalah uji normalitas, homogenitas, kesamaadnu a rata-r&tad, an U-Mann Whitney. Hasit penelitiani ni menunjukkanb ahwa( 1) Ada perbedaany ang sipifikan pestasib elajars iswak elasI antaray ang diajar menggunakanp embelajaran kooperatifmodelS TAD denganp embelajarank onvensionapl adak onseph ukum perbandingavno lum dan hipotesisA vogadro.H argaA symp. Sig sebesa0r ,019lebih kecil dari 0,05.( 2) Ada perbedaany ang signifikan prestasbi elajar siswak elasI yang berkemampuatnin ggi antaray ang diajar menggurmkanp embelajarank ooperatif modelS TAD denganp embelajarank onvensionapl adak onseph ukum perbardingon volum danh ipotesisA vogadro.H argaA symp. Sig sebesa0r ,016lebih kecil dari 0,05. (3) Tidak adap erbedaany ang sipifikan prestasib elajar siswak elasI yang berkemampuarne ndaha ntaray ang diajar mmggunakanp emHajaran kooperatif mod€lS TAD denganp embelajarank onvensionapl adak onsephukump erbandingan volurnd anhipotesiAs vogadroH. argaA symp.S ig 0,313l sbih besard ari 0,05.( 4) Sisway angd iajar menggunakapne mbelajarank ooperatif model STAD mempunyai presbi yangl ebih tinggi dibandingkans isway angd iajar menggunakanp embelajaran konwnsionatl.{ argaA symp.S ig setesar0 ,019l ebih kecil dari 0,05. B€rdBsarkahna sil penelitiani ni, disarankanu ntuk menggunakanm etode pernbelqiarakno operatifm odel STAD sebagaai lternatif metoded alam pembelajaran tirnia Pilihlah kelasy angl ebih kecil agare fektif baili dalam pelalcsanaamn aupun pcrgpmabn"g agi penelitiany angs ejenisg unakanlatpr opulasid an materi yang lebih \

Identifikasi jumlah siswa kelas II SMU Negeri 7 Malang yang mngalami kesulitandalam memahami materi zat radiaktif oleh Nikmaturrohmah

 

Perbedaan Prestasi belajar sub pokok bahasa pencemaran air antara pembelajaran inkuiri induktif dengan pembelajaran bermedia kartu konsep pada siswa kelas II MAN 3 Malang tahun pelajaran 2003/2004 oleh Binti Arifi Frida

 

Dalam kurikulum kimia SMA 1994c irsebutkanb ahwa salahs atut ujuan pengala.ainlm u kimrad i sMA adalahm ampum enerapkaun" tu_uguk1o nsepk imia untrikm emecahkanm asalahd alamk ehidupans ehari-hand an teknologi secara ilmiah.P encemarana ir merupakans alahs atum ateri dalam GBPPk imia SMA tahun 1994y angditerapkajnu ga OiUaN padas iswak elasI I semestegr enapP. embelajaran p.n .n,ui* alr O'iU 4NJ Malang pida umumny-ad ilaksanakand enganp endekatan ekspositoriP. embelajaran*e *pikatt tta*fer informasi dari guru kepadas iswa. curu tranya bertindal sebagai pemberi informasi mutlak. Akibatnya siswa pasif dan fr*Vu r"ngfruf4 materi uniuk menghadaptie s. Hasil belajar yang diperolehh anya menunjukk-ajunm lah nilai tes.Melalupi embelajarayna ngtepatd iharapkans iswa dapatJLUihm emahamid an menjagal ingkungannyad ari pencemar€rn-'. Berdasarkanh al tersebui,a tternatif metodep embelajaEny ang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode inkuiri indulrtif dan media kartu konsep, yang dilakukand i MAN 3 Malang pada siswak elas tr semesterg enap.P enelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahupi erbedaanp restasibelajars ub pokok bahasan p.nrrln*- air antarap embelajaranin t

Kualitas mikrobiologi air tahu yang dijual di kota Makassar berdasarakan nilai MPN coliform, coliform fekal dan jumlah koloni bakteri escherichia coli sebagai materi penyuluhan masyarakat / Evi Ristiana

 

Kata Kunci: Kualitas Mikrobiologi Air Tahu, Nilai MPN Coliform, Nilai MPN Coliform Fekal dan Jumlah Koloni Bakteri Escherichia coli, Materi Penyuluhan Masyarakat. Air tahu merupakan salah satu jenis minuman hasil olahan kedelai, yang banyak diminati masyarakat Makassar karena bernilai gizi tinggi. Minat masyarakat kota Makassar untuk mengkonsumsi air tahu yang semakin meningkat, pada kenyataannya tidak diimbangi dengan kesadaran para pengrajin air tahu untuk memberikan jaminan dan kelayakan konsumsi air tahu untuk para konsumennya. Sampai saat belum diketahui kualitas mikrobiologi air tahu yang dijual di kota Makassar. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkap tentang kualitas mikrobiologi air tahu yang banyak beredar di kota Makassar berdasarkan nilai MPN coliform, coliform fekal dan jumlah koloni bakteri Escherichia coli. Apabila kualitas mikrobiologi air tahu yang beredar di kota Makassar telah diketahui dan disosialisasikan kepada masyarakat. Para konsumen air tahu akan lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi air tahu yang ada di kota Makassar. Selanjutnya pengrajin air tahu diharapkan berusaha meningkatkan kualitas air tahu yang diproduksinya.

Pengaruh penggabungan (Regrouping) Sekolah dasar terhadap tingkat efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan se-Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan / Dwi Budi Susanto

 

Kata kunci: penggabungan sekolah (regrouping), keefektifan, efisiensi Regrouping merupakan penggabungan beberapa Sekolah Dasar (SD) menjadi satu dalam rangka efisiensi anggaran pendidikan dan efektifitasnya untuk peningkatkan mutu pendidikan, atau merupakan usaha penyatuan dua unit SD atau lebih menjadi satu kelembagaan atau institusi dan diselenggarakan dalam satu pengelolaan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh efektifitas dan efisiensi regrouping terhadap penyelenggaraan pendidikan. Objek penelitian ditujukan kepada guru dan kepala sekolah sebagai responden. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah pelaksanaan regrouping pada SD Negeri se-Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, (2) Seberapa tinggi tingkat keefektifan sekolah sebelum regrouping, (3) tingkat keefektifan sekolah sesudah regrouping, (4) Seberapa tinggi tingkat efisiensi sekolah sebelum dan sesudah regrouping, (5) Seberapa tinggi tingkat efisiensi sekolah sesudah regrouping, (6) Adakah perbedaan tingkat efektivitas penyelenggaraan pendidikan sebelum dan sesudah regrouping, dan (7) Adakah perbedaan tingkat efisiensi penyelenggaraan pendidikan sebelum dan sesudah regrouping. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan regrouping yang dilakukan di SD Negeri Se-Kecamatan Kraton, (2) Mendeskripsikan tingkat keefektifan sekolah sebelum regrouping dalam upaya penyelenggaraan pendidikan, (3) Mendeskripsikan tingkat keefektivan sekolah sesudah regrouping dalam upaya penyelenggaraan pendidikan, (4) Mendiskripsikan tingkat efisiensi sekolah sebelum regrouping dalam upaya penyelenggaraan pendidikan, (5) Mendiskripsikan tingkat efisiensi sekolah sesudah regrouping dalam upaya penyelenggaraan pendidikan, (6) Mengetahui perbedaan tingkat efektivitas penyelenggaraan pendidikan sebelum dan sesudah regrouping, (7) Mengetahui perbedaan tingkat efisiensi penyelenggaraan pendidikan sebelum dan sesudah regrouping. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan dua penelitian, yaitu penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dan penelitian deskriptif komparatif kausal (causal comparative method). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis uji-t. Populasi ini didapatkan dari banyak jumlah SD, yaitu 7 sekolah dan mendapatkan populasi sebanyak 58 orang guru dan 7 orang kepala sekolah. Jumlah populasi keseluruhan sebanyak 65 orang. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan sampel populasi. iv Kesimpulan yang diperoleh adalah: (1) Pelaksanaan regrouping pada Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, sudah berjalan sangat baik dan pelaksanaannya sudah sesuai dengan acuan pedoman penggabungan sekolah yang telah dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri, (2) Keefektifan penyelenggaraan pendidikan sebelum mengalami regrouping, hasil yang didapatkan adalah sangat efektif. Dalam hal ini sekolah yang jumlah peserta didiknya sedikit, justru lebih efektif dalam kegiatan belajar-mengajar, (3) Keefektifan penyelenggaraan pendidikan sesudah regrouping, hasil yang didapatkan adalah tidak efektif. Dalam hal ini berdasarkan temuan di lapangan menilai keefektifan penyelenggaraan pendidikan sesudah regrouping terdapat peningkatan dalam hal ini, jumlah peserta didik baru semakin dapat dikontrol dengan baik, (4) Efisiensi penyelenggaraan pendidikan sebelum mengalami regrouping, hasil yang didapatkan adalah cukup efisien. Dalam hal ini Dinas Pendidikan sulit untuk mengklasifikasikan sekolah, dikarenakan terlalu banyak sekolah, (5 )Efisiensi penyelenggaraan pendidikan sesudah mengalami regrouping, hasil yang didapatkan adalah sangat efisien. Dalam hal ini berdasarkan temuan di lapangan menilai efisiensi penyelenggaraan pendidikan sesudah regrouping terdapat peningkatan dalam hal ini Dinas Pendidikan, tidak perlu lagi mengangkat Kepala Sekolah baru, dikarenakan akan mengisi jabatan atau menggantikan Kepala Sekolah yang pensiun, (6) Perbedaan tingkat efektivitas penyelenggaraan pendidikan sebelum dan sesudah regrouping didapatkan hasil, bahwa terdapat perbedaan antara efektifitas penyelenggaraan pendidikan sebelum dan sesudah regrouping. Dalam hal ini perbedaannya terdapat pada peningkatan kualitas pendidikan, (7) Perbedaan tingkat efisiensi penyelenggaraan pendidikan sebelum dan sesudah regrouping terdapat pada penghematan anggaran pendidikan, serta pada pengangkatan Kepala Sekolah baru. Saran yang dikemukakan dalam penelitian ini: (1) Kepala Sekolah, hendaknya dengan adanya pelaksanaan regrouping. Dalam hal kepala sekolah harus bersedia di mutasi atau dipindah tugaskan ke daerah lain., (2) Kepala Unit Pelaksana Teknis Pendidikan, dengan pelaksanaan regrouping tentu akan mengurangi pengangkatan kepala sekolah baru, sehingga terjadi efisiensi anggaran pendidikan, (3) Dinas Pendidikan hendaknya hasil evaluasi pelaksanaan regrouping tersebut guna penyempurnaan selanjutnya, (4) Guru hendaknya dengan bertambahnya tenaga pendidik, tentunya dapat melaksanakan kegiatan belajar-mengajar yang sangat baik, (5) Pengelola Jurusan Administrasi Pendidikan hendaknya menjadikan skripsi dengan tema regrouping ini dapat menjadi kajian pengetahuan matakuliah manajemen perubahan dalam manajemen pendidikan, (6) Bagi peneliti selanjutnya, hendaknya meneliti variabel yang lebih menarik dan memperbanyak subjek yang diteliti, sehingga penelitian ini dapat lebih berkembang, bermanfaat dan berkualitas, variabel yang direkomendasikan adalah pengaruh penggabungan (regrouping) sekolah terhadap tingkat kualitas belajar- mengajar siswa serta layanan pendidikan.

Studi awal adsorpsi-desorpsi ion Cd2+ dalam air oleh arangkomersial, serbuk gergaji, dan arangdari kayu lamtoro gung (leucaena leucacephala) dengan variasi volume dan pH adsorbat oleh Shopatis Soadah

 

Adsorpsi merupakan proses dimana suatu komponen bergerak dari satu kef asal ain dant erjadi padap ermukaanF. aktor yang mempengaruhpi roses i antara lain volume dan pH adsorbat. pH adsorbat dapat mempengaruhi adsorbedna nm enghidrolisisa dsorbeny angm engandunsge lulosa, danb ahan-bahaonr ganikl ain yangd apatd ihidrolisis.S edangkavno lume jumlah spesiesd alaml arutans emakinb anyaks ehinggak ompetisi tedadid alamp rosesa dsorpsidesorpssie makink ompleks.I on Cd'* nerupakaino n logamb erat pencemary ang beracund an dapat menyebabkan Sngguank esehatanB. erdasarkans tudi awal arangk omersial,s erbukg ergaji,d an arangd ari kayu lamtoro gung dapatm enyerapi on logam beratd alam air. Perielitiani ni merupakanp enelitianl aboratorisy ang dilakukan di laboratoriumK imia FMIPA lIM. Serbukg ergaji kayu lamtoro gung diperoleh dariT urus,G ampengrejoK, ediri, JawaT imur. Arang kayu diperolehd ari karbonassie rbukg ergaji kayu lamtoro gung, sedangkana rangk omersialy ang digunakamn empunyaim erk Sigma.A dsorbend ikarakterisasiu ntuk mengetahui kadaar ir, kadara bu, massaje nis, dan daya serapt erhadapl arutanI z. Adsorben digunakaunn tuk mengetahuki emampuana dsorpsit erhadapi on Cd'* dalarna ir denganm etodeb atch,v ariasip H adsorbat1 ,0;2,5;4 ,0; dan5 ,2 sertav olume adsorba3t0 , 50, dan 70 rnL, kemudia-nd ikocok menggunakans hsker 100r pm selama2 0 menit. Konsentrasi on Cd2*d iukur denganS pektrofotometerS eiapan Atom (SSA). Hasilp enelitianm enunjukkanb ahwap enambahavno lumea dsorbapt ada setiapp H menyebabkanp ersentaseC d" yang teradsorpsoi leh adsorbena rang komersials, erbuk gergajik ayu lamtoro gung dan arangk ayu lamtoro gung semakintu run. Kenaikanp H adsorbatp adas etiapv olume menyebabkan persentasCed 2*yangte radsorpsoi leh adsorbens emakinn aik.i ada arang komersiadl an serbukg ergajik ayu lamtoro gung adsorpsim aksimump adap H 4,0; sedangkaanr angk ap lamtoro gung maksimump qqap H 4,0 sampai5 ,2. Berdasarkakne mampuannyma engadsorpsiio n Cd'* dan pengaruhnyate rhadap warnala rutana dsorbatk ualitas arangk omersiald enganm assas atu gtam adalah yangpalingbaik. Serbuk gergaji kayu lamtoro gung dengan massa dua gram kemampuaand sorpsinyale bih mendekatia rangk omersiald aripadaa rangk ayu lamtoro gung dengan massa 0,752 $am tetapi serbuk gergaji kayu lamtoro gung menurunkanku alitasw arna adsorbatm enjadi kuning kecoklatan.

Metode pembelajaran di luar kelas berbasis potensi wilayah sebagai sarana pembelajaran kecakapan hidup di SLTP Negeri 1 Pujon Kabupaten Malang oleh Hanafia Al Faruq

 

Potenswi ilayah merupakans esuatuy arrgj arangdimanfaatkand alam menunjanpge mbelajarabni ologi padas iswa.H al ini disebabkano leh sistem pendidikand i Indonesiay ang masihm empertahankanp embelajarank onvensional denganm etodec eramahd alam kelas sebagasi arananyaH. al ini berakibats iswat idak mengenadle nganb aik potenswi ilayahd i sekitarnyaK. ecakapanh idupm erupakan salahs atuh asilb elajary angd iharapkano leh kurikulumb erbasisk ompetens(iK BK). Kecakapahni dup seringkali tidak terpenuhid alam prosesb elajarm engajard i sekolahH. al ini disebabkano leh keterbatasanp engalamanb elajary ang disediakan gurus elamaP BM. Salahs atu metodep embelajarany ang dapatd igunakanu ntuk memanfaatkapno tensiw ilayah sebagapi enunjangm ateri biologi sekaligusm trmpu menyediakapne ngalamanb elajary ang memunculkank ecakapanh idup padas iswa adalahm etodep embelajaradni luar kelas. Penelitiand ilakukand enganm elaksanakapne nelitiant indakank elasy ang bertujuanu ntuk menerapkanm etodep embelajarand i luar kelasd alamP BM untuk memunculkakne cakapanh idup siswad enganm emanfaatkapno tenswi ilayah.H al ini berdasarkahna sil angketk epadas iswak elasI dan II sertag uru SLTP Negeri I PujonK ab. Malang yang menyebutkanb ahwap embelajaranm asihb anyakd ilakukan di dalamk elasd an pengalamanb elajard ari luar kelasb elum pemahm erekal akukan. Penelitianti ndakank elasi ni dilakukand i SLTPN egeriI PujonK ab. Malang dengans ubyekp enelitians iswak elasI A. Penelitianin i terdiri atas2 siklust indakan yangm asing-masinsgi klust indakand ilakukanm elaluiI siklus belajar.P enelitian dilaksanakapna dat anggal9-21A gustus2 004. Kecakapanh idup yang muncul selamaP BM dikategorikank e dalams ub vwiabel personal skill, thinking skill, social skill, acsdemic skill, dan vocqtional skill ditentukanm elalui instrumenu tamab erupap edomanp engamatanD. ilakukanj uga penghitunganke berhasilanti ndakanb erdasa*an perolehanh asil belajarb erupap re testd anp ost test sebelumd an sesudahp emberiantindakans ertaa ngkit sisway ang menunjukkanm otivasi siswas elamap emberiant indakans ebagadi atap enunjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama pemberian tindakan, muncul kecakapanh idup padas iswa.P adak eduas iklus tindakan,d iketahuim unculnya kecakapanh idup siswa dalamk ategori baik dengana danyap eningkatanp ersentase keberhasilaryya itu 67,85%p adas iklust indakant ahapI dan7l,43Yop adas iklus tindakan tahap II. Dari segi hasil belajar, juga terlihat adanya peningkatarl dimana padas iklus tindakant ahap| 2l,9yo siswam encapaki etuntasanb elajars ecara klasikaf meningkat menjadi 85,36% pada siklus tindakan tahap II. Berdasarkan jawaban angket, diketahui bahwa motivasi siswa juga meningkat. siswa juga lebih mengenapl otensiw ilayahs ekitarnya. Berdasarkahna silp enelitianin i, disarankank epadag uru biologiu ntuk menerapkapne mbelajaradni luar kelasd enganm emanfaatkapno tenswi ilayah iii 1V dalamm enyampaikamn ateri biologi. Selaini tu, perlu dilakukanp enelitians ejenis pda konsep-konsbeipo logi yang lain gunam engetahuki eberhasilapne nggunaan nctodep embelajaradni luar kelasb erbasisp otensiw ilayah dalam membangun lecakapahni dup siswa.

Uji toksisitas klorin terhadap mortalitas larva udang windu (penaeus monodon) oleh A. Hasan Fahmi

 

Penggunaank lorin sebagadi esinfektanb ak larva dalam budidayau dang windu tidai'ianya membunuhir ikroorganismep engganggute' tapiS 1* Lon."nturi tertentuju ga mampum eracunlia rvau dangw indu' Penelitianin i bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi klorin dengan mortalitas i"*u ua"ngw indu faie postl arva6 yungdinyatakanse bagani ilai LCso-96 jam klorin untuk lawa udang windu fase post larva 6' penelitiand ilakuicand i LaboratoriumU nit PembinaanP embenihaUn dang WinauOppUW)Situbondo,tanggallgJulisampail5Agustus2002'.Jenis p"n"iiti- adalahe ksperimend enganR ancanganA cak Lengkap( RAL) yang ierdiri atas6 perlakuand an3 ulan-ganK.o nsentraski lorin yangd igunakana dalah 0,00p pmt,, tiOp pm1, ,25p pm1, ,50p pm1, ,75.ppgma,j l2,90,epm:-?il.yi^g dipeioiedhi anuiiiids engamn enggunakaanna lisipsr obiut ntukm engetanul hubungana ntarak onseniraski lorin denganm ortalitasla rvau dangw indu fasep ost iu*o o"yongd inyatakans ebagani ilai LCso-96ja m klorin untukl arvau dangw indu fase post larva 6. Hasil penelitianin i menunjukkana dah ubungana ntarak olsentrasik |orin denganm ortalitasla rvau dangw indu faseq ostl-3 rva6 dengann ilai Lcso-96 jam kloin untuk larva udang windu post lawa6 adalah 1,34 ppm' Berdasarkantr asitp enititian ini, dapatd isarankana gark onsentrasi klorinyangdigunakansebagaibahandesinfektandalambudidayaudangwindu tidak melebihi I,34 PPm.

Pandangan siswa mengenaipengetahuan dan sumber pendidikan seks dan pengetahuan penyakit menular seksual (PMS) di SMU Negeri 2 Sumenep oleh Yuliya Hanifah

 

Keanekaragaman serangga tanah (infauna) di Gunung Kelud Kabupaten Kediri oleh Junaidah

 

Pengaruh kadar garam dan lama penyimpanan terhadap kualitas mikrobiologi dan hasil uji organoleptik bakasang sebagai bahan modul pembelajaran bagi masyarakat pengrajin bakasang / Farida Bahalwan

 

Kata Kunci: garam, kualitas mikrobiologis, biokimia, organoleptik dan bakasang. Sebagian besar masyarakat di Pulau Banda bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional. Hasil tangkapan nelayan sering dijual langsung kepada konsumen dan sisanya dijadikan dalam berbagai produk lainnya. Salah satu cara tradisional yang sering dilakukan oleh masyarakat di Pulau Banda dalam mengawetkan ikan hasil tangkapan adalah dengan cara fermentasi dalam bentuk bakasang. Fermentasi bakasang biasanya dilakukan menambahkan garam pada pembuatan bakasang. Penambahan garam pada pembuatan bakasang dapat dilakukan dengan tujuan untuk mengontrol pertumbuhan bakteri kontaminan maupun untuk menambah citarasa bakasang. Sampai saat ini, masyarakat di Pulau Banda belum mengetahui konsentrasi garam yang tepat dalam pembuatan bakasang. Selain itu, belum ada penelitian yang bertujuan untuk menguji kualitas mikrobiologi dan biokimia bakasang ikan cakalang. Tujuan penelitian ini ialah untuk: 1) mengetahui pengaruh kadar garam dan lama penyimpanan terhadap kualitas mikrobiologis dan kualitas biokimia bakasang ikan cakalang, dan 2) mengetahui kualitas organoleptik bakasang ikan cakalang berdasarkan perlakuan kadar garam dan lama penyimpanan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial. Uji organoleptik dilakukan oleh 17 orang panelis terhadap spesififikasi bakasang berupa: 1) tekstur, 2) warna, 3) aroma dan 4) rasa. Uji kualitas mikrobiologi bakasang dilakukan pada Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Universitas Negeri Malang, sedangkan uji bikimia dilakukan pada Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kadar garam terhadap Angka Lempeng Total bakteri bakasang. Rerata angka Lempeng Total bakteri terendah terlihat pada perlakuan dengan konsentrasi kadar garam 250 gram yaitu sebesar 8,8 x 101 cfu/g, sedangkan rerata Angka Lempeng Total bakteri tertinggi terlihat pada kelompok perlakuan kadar garam 150 gram dengan rerata sebesar 1,9 x 103 cfu/g. Terdapat pengaruh lama penyimpanan terhadap kualtias mikrobiologi berdasarkan Angka Lempeng Total bakteri. Rerata Angka Lempeng Total bakteri terendah terlihat pada lama penyimpanan 35 hari yaitu 4,6 x 101 cfu/g, sedangkan rerata Angka Lempeng Total bakteri terendah tinggi terlihat pada kelompok perlakuan lama penyimpanan 0 hari yaitu 5,9 x 103 cfu/g. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kadar garam terhadap kadar protein bakasang. Rerata kadar protein terendah yaitu 17,423% terlihat pada kelompok perlakuan kadar garam 300 gram, sedangkan kadar protein tertinggi yaitu 19,397% ialah pada kelompok perlakuan penambahan garam 200 garam. Lama penyimpanan juga berpengaruh secara signifikan terhadap kadar protein bakasang. Rerata kadar protein terendah yaitu 15,419% tampak pada perlakuan lama penyimpanan 0 hari sedangkan rerata kadar protein tertinggi yaitu 21,114% pada kelompok perlakuan lama penyimpanan 35 hari. Kadar garam juga berpengaruh secara signifikan terhadap kadar lemak bakasang ikan cakalang. Rerata kadar lemak terendah sebesar 5,009% ialah pada perlakuan kadar garam 150 gram sedangkan rerata kadar lemak tertinggi sebesar 5,519% yaitu pada perlakuan kadar garam 200 garam. Lama penyimpanan juga berpengaruh secara signifikan terhadap kadar lemak bakasang. Rerata kadar lemak terendah yaitu 4,672% tampak pada perlakuan lama penyimpanan 0 hari sedangkan rerata kadar lemak tertinggi yaitu 6,342% pada kelompok perlakuan lama penyimpanan 21 hari. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) terdapat pengaruh yang signifikan konsentrasi garam dan lama penyimpanan terhadap kualitas mikrobiologis, kualitas biokimia dan organoleptik bakasang, 2) hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap bakasang ikan cakalang tertinggi adalah pada kadar garam 200 gram dan lama penyimpanan 35 hari, 3) bakasang yang mempunyai kualitas terbaik ditinjau berdasarkan Angka Lempeng Total bakteri ialah kadar garam 250 gram dan lama penyimpanan 28 hari. Bakasang dengan kadar protein yang terbaik terdapat pada perlakuan kadar garam 200 gram dan lama penyimpanan 35 hari. Bakasang dengan kadar lemak yang terbaik ialah pada perlakuan kadar garam 300 gram dan lama penyimpanan 21 hari serta organoleptik terbaik ialah kadar garam 200 gram dan lama penyimpanan 35 hari.

Hubungan kadar Hb dan VO2maks dengan kecepatan pulih asal setelah aktivitas erobik oleh Alfan Shodiq

 

Tingkat kesegaranjasmansi eseorangd itentukan oleh banyak faktor baik itu faktor fisiologis yang salah satmya adalah kadar Hb dan VOz maks maupun faktor lingkungan.Pengukurank adar Hb dan V0: maks dapatd igrrnakanu ntuk mengetahuki ecepatanp ulih asalt ubuh dalam mempertahankank ondisi normal tubuh setelah melakukan aktivitas sarnpai terjadi kelelahan (exhausted). Tujuan penelitian ini adalah untuk murgetahui hubungan kadar Hb dan V02maks dengan kecepatan pulih asal pada 33 Mahasiswa PJKR ekstensi Angkatan 2002 OffK yang mengikuti mata kuliah Tes dan Pengukuran, Jurusan Ilmu KeolahragaanF akultasl lmu PendidikanU niversitasN egeri Malang. Satu hari sebelum tes lari l5 mcnit dilakukan, terlebih dahulu diular kadar Hb dari masing-masing sampel, dan 10 menit sebelum tes lari diukur dahulu denyut jantung awalnya. Pengumpulan data V02 maks dilakukan dengan tes lari 15 menit dari Balke di mana tes tersebut sekaligus merupakan aktivitas brobik yang dimaksudd alamp orelitiar ini. Sedangkand atak ecepatanp ulih asald iperoleh dengan memonitor waldu penurunan frekuensi denyut jantung kembali ke awal sepertis ebelumte s lari 15 menit. Data penelitian diuji dengan analisis korelasional antma kadar Hb dan V02maks dengan kecepatan pulih asal. Hasil penelitian: dari hasil analisis data penelitian diketahui korelasi antara variabelk adarH b dank ecepatanp ulih asal rh(x,y) =0,1479a0,426, hipotesis mengatakur Ho ditolak berarti ada hubtmgan antara kadar Hb dan VOz maks. Sedangkans ecamb ersama-samkao relasi antarak adm Hb dan VOz maks dengan kecepatanp ulih asald iketahuiR= 0,167< qO,426, hipotesism engatakanH o gagal ditolak dengan demikian tidak ada hubungan antara kadar Hb dan VOz maks dengank ecepatanp ulih asalp ada MahasiswaP JKR ekstsnsiA ngkatan 2002 Off K yang mengikuti mata kuliah Tes dan Pengukuran, Jurusan Ilmu Keolalragaan FakultasI lmu PendidikanU niversitasN egeriM alang.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ruang jalan sebagai sarana kegiatan keluarga padalokasi perumahan di Kodya Malang oleh Parwanto

 

Pengaruh ketinggian tempat terhadapjumlah eritrosit katak lembu (rana catesbeiana) oleh Nining Purwati

 

Kajian pustaka tentang metabolisme dan program latihan lari sprint 100 meter oleh Isa Asrofi

 

Lari 100 meter adalah suatu cara lari yang ditempuh dengan kecepatan maksimal dan waktu yang sesingkat-singkatnya. Ukuran prestasi adalah waktu yang singkat. Untuk mencapai prestasi larj sprint 100 meter yang baik, perlu dikembangkan kondisi fisik melalui suatu latihan yang membutuhkan energi maksimal.F enomenad i lapanganb ahwap elatih dalamm embuatp rograml atihan lai sprint 100 meter hanya berdasarkan pengalaman dan mengesampingkan variabel sistem energi, karena pelatih ingin programnya berjalan dengan waktu yang telah ditentukan tanpa menyadari bahwa sistem energi merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan dalam membuat program latihan. . Tujuan dari kajian ini adalah unfuk mengetahui metabolisme energi pada lari sprint 100 meter dan pro gram latihannya. Lari sprint 100 meter merupakan suatu bentuk ahivitas fisik yang cukup berat sebabd ilakukand engank ecepatanm aksimald an waktu sesingkamt ungkin. Teknik lari sprint 100 meter adalah gerakan start, gerakwr sprint, dan gerakan finish. Faktor-faktory ang mempengaruhliat .'i sprint 100 meter adalahd ayal edak dan kecepatanr eaksi unhrk start 9ertakecepatanu ntuk larinya. Untuk itu progr.rm latihan lari sprint 100 meter berdasarkans istem energi menggunakanla tihan interval training bentuknya ada trga yaitu kecepatan dengan jarak latihan 30 sampai 80 meter dan waktt recovery selama 3 menit, daya tahan (stamina) dengan jarak latihan 120 sampai 200 meter dan waktu recovery selama 8 menit, dan percepatanb erupal atihan lari akselerasi,la tihan akselerasid iselingi deselerasi, latrhan uphill dan latihan downhill dwgan recovery selama 3 menit. Diperoleh suatu kesimpulan bahwa sistem energi pada lari sprint 1OO meter sebagian besar adalah sistem ATP-PC dan sebagian kecil sistem asam laktat, maka program latjhan lari sprint lQ} meter denganb erdasarkans istem energi adalah latihwt interval training dengan bentuk latihan kecepatan, daya tahan (stamina) dan percepatan. Oleh karena itu diharapkan pada pelatih agar variabel sistem energt dapat dijadikan salah satu dasar dalam membuat program latihan lari sprint 100 meter -

Studi tentang latara belakang dan motivasi pesertasenam lansia di sasanapondok Blimbing Indah Kecamatan Blimbing Kota Malang oleh Ahmad Heri Susanto

 

Olahragam erupakansa lahs atuk egiatany angs angapt entinguntuk dilakgkans etiip manusiaH, al ini disebabkakna renad alams ejarathr idupny4 manusiaa t<.amne ngalampi rosesm €nuaS. ebabk',e cantikand ank eindahantu buh tiJ* *rt dapat bitahanielamanya. Untuk inrlah tubuh tetap metngtlqq . . latihan-latihaonla luagam eskipuine lahm emasukmi asala nsiaH. al ini disebabkan karenam anfaaot lalragat unguttutbt *yak misalnyau ntukm enjagak esehatadna s kebu-Tgaurjuatnau nbkuhhmu saunsudsaiar.ipenelitianiniadalatruntuk:(l)Memperolehgambaran tentangta tarU etat

Kajian pustaka tentang penatalaksanaan obesitas melalui diet dan aktivitas fisik oleh Dianan Sulistyo

 

Obesitasm erupakans uatuk elebihanb eratb adan2 0% di atasb eratb adan ideal dengan unro. p""t'ilffi]"-ur. ot"tit* dipengaruhi oleh beberapa faktor antarala in genetik,, ",i;i;l;k"; sosial'd ang "'uL uo&n yangk urang'P enyebab utama obesitas adalah tidak seimbangrya antara jumlah asopan O:l::3: jutt"n kalori yang dikelua*an5'iai'i"ta"[{;u":11i^t "k* cenderunmge mpunvraeis iko terserangp enyakit ,"p"i aiiu'es millitus'tekanand araht inggi' penyakitj antung i"t"".i iritttt"ris dan go ut Dietm erupakahna lp entingd alamg rogrlmp enurunan be*t 9ug^ Dalamh al ini ada 7 macam O,.t yung Olpat di"pilih yartu setengah puasap' ua^skaa' lori seimbang' rendahk alori seimuang;ffi;;;;;;i'?naan utori tinggip rgteln'r endah ketogeniko anr endaitra ruoirioia'te. ad penaeritu oGsital-dianjurkaunn tukm emilih diet kalori seimbandg" ;;#;-k"tbittlatut karena pada {iet \at:ri s:lTbanc mengandunkga loti tiOat to'u"g darie nergim etaboiisme basal dan mengandung semiazar,zat--,::dll^hlllU*l|.::{:i;'n'***:k.#lt,:U"l'*' katbohidrat sangat ere 'l;ifir; rosenesistp"*u*t'ilo"i"*"xla'"''ryi''*a{::,LTligt{:H.1}}?X1,1;""\ dil;k"ian dapatberhasi\ maka pendenta fH"?JiXli"m;",e"n- ubru:'n"lkyagn:) 11l,ltrlLfril'Sfi5H-T" *lill ili*ti+f:"r*iliir$'n?dli;'a'mr#-n'il i::Hb*lfff#llk$lf;f:i, T*ra-fiTHff##::#fl* }ilflfB EI'oilft;" 't::n'ffull*l"nlJ"l''Hil#;llJr

Perbedaa tingkat kesegaran jasmani antara mahasiswa putra program studi (Prodi) IK dan PJKR angkatan 2001 jurusan ilmu keolahragaan FIP Universitas Negeri Malang oleh Fajri Hosnil Hatimah

 

Pembelajaran di Jurusan llmu Keolahragaan t€rdapat dua karakteristik pembelaiaran yaitu pembelajaran teori dan praktek. Khusus pada pembelajaran prakteka kan berdampakt erhadapt ingkat kesegaranja smani. Di lingkunganp rogam shdi IK dan PJKR kesegarajna smani diperotehm elalui berbagaai ktivit$ jasmani pda waktu pembelajaran matakuliah teori dan praktek (matakuliah piattetc). Aktivitas jasmani yang dilakukan mahasiswa prodi IK pada waktu mengikuti kuti*r prahek tidak adat untutanm aksimal,s edangkanp adam ahasiswap rodi pJrR dituntut melakukan secara maksimal. Perbedaan pada tuntutan k*ika pernbelajaran matakuliah teori dan praktek (gerak) rersebut aken berdampak terhadap tingkat kesegarajna smani antaram ahasiswap utra programs tudi IK dan pJKR. permasalahan tersebumt enariku ntuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untr* mengetahui dan mengkaji ada tidaknya pe6edaant ingkat kesegaranja smani antara mahasiswap utra proai ur dan PJKR angkatra2n0 01 JurusanI lmu KeolahragaanF IP universitas Negeri lvlalang. Rancanganp enelitiany ang digunakanb erupar ancangann on eksperimental betbeluk kausal komperatif. Populasi yang digunakan b€rjumlatr 65 orang Teknik sampling ue.rupa puryxtsive ,simple random sompling berbentrrk undian dengan rynempatank embali berjumlah4 6 orang. Instumen penelitian menggunakant€ s lari 12 menit. Penelitian ini dilakukan di lapangan universitas Negeri Malang Bulan September-Oktobe2r0 03. Data dikumpulkan dengant eknik observasid an dianalisis dengante knik Analisis Varian Satu Jalan.D ata dianalisis denganb antuank alkulator CasioF X 3600.P engujianh ipotesism enggunakantarasf ipifikansi 5olo. Ilasil pengolahand ata ditemukanF uurg: l4,g7g, F,"uus n = 4,08. Ilasil uji Lean significance Difbrence (LSD) di temukar- 133,480,b cdrt-m ean dari kedua kelompok:2 55s22. uji LSD : 133,480< setisihk eduak erompok2 55,622,b erarti ada peftedaan yang signifikan tingkat kesegaranja smaai antara m{asiswa pufia programs tudi IK dan PJKR.T ingkat kesegarajna smani prodi pJKR 7: zsrc,edl sedangkanx IK : 2261,045. Berarti tingkat kesegaranja smani pJKR lebih baik dibandingp adam ahasiswaIK angkatan2 001. Berdasarkan hasil analisis data tenebut, maka dapat disimpulkan bahwa "ada.p erbedaanr ng signifikan tingkat kesegaranja smani intara matrasiswap uha _RrodIiK dan PJKR angkatan 2001 Jurusan Ilmu KeolahragaanF Ip univeisitas Negeri lvfalang". u

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 |