Website fisika interaktif berbasis HTML, Javascript, dan Wordpress / Mohamad Shofyan

 

Kata kunci: website, HTML, javascript, WordPress. Website memungkinkan adanya interaksi antara pengguna satu dengan lainnya dan antara pengguna dengan website.Dalam fisika, website mempunyai peran yang sangat penting guna publikasi ilmiah dan pembelajaran. Salah satu situs yang menyediakan konten fisika yang cukup lengkap adalah situs http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/HFrame.html. HyperPhysics menampilkan konten-konten fisika secara kompleks dan interaktif dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML(hypertext markup language) dan Javascript. Link dibuat dengan image map dengan hotspots berbentuk rectangular. Untuk membuat hotspot berbentuk circle, maka harus diketahui jari-jari lingkaran, titik pada sumbu x dan sumbu y. Javascript digunakan untuk perhitungan konsep fisika sederhana yang sebagian besar diselesaikan secara onchange. Fisika Interaktif merujuk pada HyperPhysics dengan menyajikan konten fisika yang terintegrasi pada WordPress. Konten merupakan salah satu post dalam WordPress sehingga terdapat kolom untuk memberi komentar. WordPress bisa dibangun secara offline yang nantinya dipublikasikan ke web server di Internet (online). Post WordPress tidak mendukung bahasa pemrograman lain selain HTML. Untuk menyisipkan pemrograman Javascript, tidak bisa langsung menuliskan pada post, tapi terlebih dahulu dibuat pada dokumen HTML lain. Dokumen tersebut dipanggil oleh floating frame yang dapat menampilkan halaman web lain dalam suatu bingkai. Hasil website tersaji di situs http://yan.komputasi.web.id.

Peningkatan efektivitas pemurnian nira tebu menggunakan mikrofiltrasi membran skala laboratorium / Harina Pangestu Yulianingtias

 

Kata kunci : mikrofiltrasi membran, pemurnian nira, sulfitasi alkalis Pemurnian dengan membran dapat diartikan sebagai proses pemisahan dua atau lebih komponen dari fluida melalui suatu membran. Teknologi membran telah banyak di kembangkan untuk industri makanan dan farmasi tetapi belum banyak digunakan secara komersial dalam industri gula. Proses pemurnian nira di Pabrik Gula Indonesia sebagian besar menggunakan proses sulfitasi yang dalam proses pemurnian belum menghasilkan kualitas nira yang diharapkan. Permasalahan yang dihadapi oleh pabrik gula tersebut dalam penelitian ini akan dicoba untuk diatasi dengan mengunakan proses mikrofiltrasi membran dalam tahap pemurnian nira. Penelitian ini bersifat eksperimental dan dilakukan di Laboratorium Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan. Proses pemurnian dilakukan menggunakan mikrofiltrasi membran terhadap sampel nira encer hasil proses sulfitasi alkalis. Hasil pemurnian dikarakterisasi dengan analisis: % brix, % pol, kadar CaO, kekeruhan, warna ICUMSA dan kadar amilum. Hasil penelitian menunjukkan (1) Nira hasil pemurnian dengan sulfitasi mempunyai % pol sebesar 11,69%; % brix sebesar 14,71%; kadar amilum sebesar 722 mg/L; kekeruhan sebesar 100 mg/L; warna ICUMSA sebesar 27872 IU, dan kadar CaO sebesar 1454 mg/L. (2) Setelah dimurnikan dengan mikrofiltrasi membran kualitas nira hasil proses sulfitasi menjadi lebih baik, yang ditandai dengan kadar amilum sebesar 178 mg/L; kekeruhan sebesar 11 mg/L; warna ICUMSA sebesar 24267 IU; dan kadar CaO sebesar 230 mg/L. Sedangkan % brix dan % pol relatif tetap yaitu masing-masing sebesar 12,93% dan10,40%. (3) Pemurnian dengan menggunakan mikrofiltrasi membran efektif dalam mengeliminir bahan bukan gula yang terkandung dalam nira yang tidak dapat diendapkan dalam pemurnian sulfitasi alkalis. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kualitas nira yaitu kadar CaO menurun sebesar 84,18%; kekeruhan menurun sebesar 89%; warna ICUMSA menurun sebesar 12,9%; dan kadar amilum menurun sebesar 75,35 %, meskipun % brix dan % pol relatif tetap.

Pengaruh capital adequency ratio (CAR), kecukupan aktiva produktif (KAP), net profit margin (NPM), return on asset (ROA), loan to deposit ratio (LDR) terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia / Maria Ulfah

 

Kata Kunci: CAR, KAP, NPM, ROA, LDR, dan Harga Saham. Lembaga perbankan merupakan salah satu tulang punggung perekonomian di Indonesia sebagai lembaga pemberi kredit bagi masyarakat. Krisis yang melanda Indonesia menyebabkan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan. Oleh karena itu perbaikan-perbaikan kinerja perlu dilakukan. Kinerja yang baik akan dapat menarik minat investor untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut, sehingga dapat meningkatkan harga saham Kinerja keuangan dapat diukur dengan menggunakan rasio keuangan dan untuk menilai kinerja perusahaan perbankan umumnya digunakan lima aspek penilaian, yaitu : 1) capital; 2) assets; 3) management; 4) earnings; 5) liquidity yang biasa disebut CAMEL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar CAR, KAP, NPM, ROA, dan LDR dapat mempengaruhi besarnya harga saham baik secara parsial maupun simultan. Populasi yang digunakan adalah semua perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI selama 3 tahun berturut-turut yaitu tahun 2005-2007. Dari populasi tersebut terpilih 24 perusahaan sebagai sampel yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory dan Laporan Pengawasan Perbankan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi berganda dengan SPSS. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa ROA berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap harga saham pada tingkat signifikansi sebesar 5%. Variabel CAR, KAP, NPM, dan LDR tidak berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan secara simultan CAR, KAP, NPM, ROA dan LDR berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham sebesar 41,2% Berdasarkan penelitian ini maka disarankan pada peneliti lebih lanjut untuk melakukan pertimbangan krisis ekonomi dan menambah variabel bebas lain yang memberikan kontribusi terhadap perubahan variabel harga saham seperti kurs, pertumbuhan ekonomi, inflasi dan. Selain itu peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah sumber data yang digunakan dalam penelitian seperti laporan keuangan tahunan yang dikeluarkan perusahaan.

Pengembangan model latihan man to man defense pada ekstrakurikuler bolabasket SMA Negeri 3 Malang / Royzaq Haramain

 

Kata kunci: Pengembangan, model latihan, man to man defense bolabasket. Man to man defense adalah pertahanan orang per orang, sistem pertahanan menggunakan taktik, satu permain menjaga satu pemain lawan secara ketat (Kosasih, 1985:203). Pertahanan individu adalah kunci pertahanan tim secara keseluruhan. Pertahanan sebuah tim bolabasket bisa sekuat ataupun selemah pertahanan individu. Oleh karena itu, semua pemain dilapangan harus baik dalam pertahanan. Para pemain yang hebat dalam pertahanan individu mampu meminimalkan penguasaan bola pemain menyerang, yang berarti penguasaan kesempatan permainan penyerang mencetak angka. Berdasarkan analisis kebutuhan yang menggunakan instrumen kuisioner tertutup pada: (1) siswa ekstrakurikuler bolabasket SMA Negeri 3 Malang, (2) Pelatih bolabasket SMA Negeri 3 Malang, tanggal 29–31 September 2009 dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan latihan defense yang diajarkan hanya pertahanan daerah (zone defense ) dan belum pernah mendapat teknik dasar man to man defense, akibatnya saat melawan tim yang tangguh mereka tidak dapat menerapkan permainan pertahanan yang kuat dan dapat dengan mudah dipecahkan karena sistem rotasinya yang mudah dipecahkan oleh lawan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model latihan man to man defense (bertahan 1 lawan 1) untuk siswa putra yang mengikuti kegiaatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 3 Malang. Sehingga siswa dapat dengan mudah mempelajari latihan man to man defense dengan baik dan benar. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan Research and Development yang dikemukakan oleh Borg dan Gall, yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Prosedur penelitian pengembangan model latihan man to man ini adalah sebagai berikut: (1) Kegiatan pengumpulan informasi yakni, penyebaran kuesioner, (2) mengembangkan produk awal (peneliti mengembangkan buku model latihan man to man defense), (3) kegiatan evaluasi ahli (dua ahli pengembangan bolabasket dan satu ahli kepelatihan bolabasket), (4) Revisi produk pertama (sesuai tinjauan para ahli) (5) coba tahap I (kelompok kecil) dilakukan dengan melibatkan 10 subyek dengan menguji cobakan revisi produk pertama (6) kegiatan uji coba tahap II (kelompok besar) dengan melibatkan 20 subyek, (7) Hasil akhir, produk pengembangan model latihan man to man defence bolabasket putra di ekstrakurikuler SMA Negeri 3 Malang. Pengumpulan data untuk data evaluasi ahli berupa kuesioner untuk: (1) dua orang pengembangan bolabasket dan (2) satu orang kepelatihan bolabasket. Untuk mendapatkan data uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar peneliti menggunakan metode pengumpulan data berupa instrumen yang disajikan dalam bentuk kuesioner/angket, untuk: (1) uji coba kelompok kecil sebanyak 10 siswa, (2) uji coba kelompok besar sebanyak 20 siswa. Pada pengembangan model latihan man to man defense bolabasket teknik yang digunakan untuk mengolah data hasil penelitian dari ahli bolabasket serta siswa peserta ekstrakurikuler bolabasket SMA Negeri 3 Malang sebagai subjek uji coba adalah teknik persentase. Hasil penelitian model pengembangan diperoleh data sebagai berikut: (1) ahli bolabasket yaitu 98,3% (baik), (2) Uji coba tahap I (kelompok kecil) yaitu 93.15 % (baik), (3) Uji coba tahap II (kelompok besar) yaitu 98.7% (baik). Hasil pengembangan ini berupa model latihan man to man defense yang dikemas berupa buku model latihan, lengkap dengan keterangan gambar dan petunjuk pelaksanaan. Diharapkan hasil ini dapat diuji cobakan kepada lingkup yang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada sekolah lain dan perguruan tinggi sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Karena penelitian ini hanya terbatas pengembangan produk, maka diharapkan ada penelitian selanjutnya yang menguji tentang tingkat efektivitas produk yang telah dikembangkan.

Evaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan permukiman di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember / Dicky Perdana

 

Kata kunci: evaluasi kesesuaian lahan, permukiman Kawasan permukiman merupakan kawasan di luar kawasan lindung yang digunakan sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian masyarakat berada di wilayah perkotaan dan perdesaan. Kecamatan Ambulu memiliki luas wilayah 10.112,33 ha dihadapkan pada masalah kekurangan rumah (backlog) karena pembangunan permukiman tidak sebanding dengan pertumbuhan penduduk sebagai akibat perkembangan infrastruktur diantaranya pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) dan kegiatan sentra ekonomi pusat Sub Satuan Wilayah Pengembangan (SSWP) Jember Selatan bagian Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik lahan yang diperuntukkan bagi kawasan permukiman dan mengevaluasi karakteristik lahan untuk pengembangan kawasan permukiman di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember berdasarkan kelas kesesuaian lahan untuk pemukiman. Metode yang digunakan survey dengan pendekatan deskriptif dan evaluatif. Deskriptif yaitu suatu metode pendekatan penelitian yang memberikan penjelasan data yang diperoleh dari pengukuran berdasarkan kriteria-kriteria yang ada, sedangkan evaluatif adalah suatu pendekatan penelitian dengan tujuan untuk memberikan penilaian pada suatu objek yang diteliti. Data primer yang dikumpulkan meliputi: kemiringan lereng, saluran pembuangan air kotor, daya dukung tanah, pengatusan permukaan, penggenangan atau banjir, tingkat pelapukan batuan, ketersediaan air bersih, dan tekstur tanah. Data sekunder meliputi: data kependudukan dan data curah hujan. Objek penelitian berada di tiga desa, yaitu: Desa Sumberejo, Desa Sabrang, dan Desa Karanganyar. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan peta satuan unit lahan yang dihasilkan dari tumpang susun (overlay) tiga peta yaitu peta jenis tanah, peta kemiringan lereng dan peta penggunaan lahan. Penentuan kelas kesesuaian lahan untuk permukiman ditetapkan berdasarkan jumlah hasil pengharkatan (scoring) terhadap parameter-parameter kesesuaian lahan pada satuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian untuk satuan lahan A1Si dan A1Tl adalah sangat sesuai; dan satuan lahan A1Kb, A1Si, L1Kb, L1Si, L2Kb dan L5Kb adalah sesuai bagi pengembangan kawasan permukiman di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember.

Peningkatan kemampuan menulis deskripsi dengan metode field trip pada siswa kelas IV SDN Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang / Asri Nurfarida

 

Kata kunci: kemampuan menulis,diskripsi, field trip Berdasarkan pengamatan peneliti, fenomena yang saat ini terjadi dalam pembelajaran menulis di SDN Ngijo II Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang, khususnya di kelas IV, menunjukkan rendahnya kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya : (1) adanya minat dan motivasi siswa yang masih rendah, (2) kurangnya pembiasaan terhadap tradisi menulis menyebabkan siswa menjadi terbebani apabila mendapatkan tugas untuk menulis, (3) sebagian siswa membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat menuangkan ide dan gagasannya, (4) siswa belum mampu dalam menuangkan ide/gagasan dengan baik, (5) siswa kurang bisa mengembangkan bahasa, (6) hasil tulisan siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Tujuan diadakan penelitian di SDN Ngijo II Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang antara lain: (1) untuk mendeskripsikan penerapan metode Field Trip dalam pembelajaran menulis deskripsi siswa, (2) untuk meningkatkan kemampuan menulis deskripsi siswa Kelas IV di SDN Ngijo II Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang. Field trip adalah pesiar yang dilakukan oleh para peserta didik untuk melengkapi pengalaman belajar tertentu dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah. Dengan field trip sebagai metode belajar mengajar, anak didik di bawah bimbingan guru mengunjungi tempat-tempat tertentu dengan maksud untuk belajar sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari objek yang dilihatnya, dapat turut menghayati tugas pekerjaan milik seseorang serta dapat bertanggung jawab. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dokumentasi dan pengamatan selama pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan setelah pemberian tindakan pada masing-masing siklus yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode field trip dapat meningkatkan pembelajaran menulis. Hal ini ditandai dengan persentase keaktifan, perhatian, konsentrasi, minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran menulis deskripsi yang mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I siswa yang aktif sebesar 60% meningkat pada siklus II menjadi 70%. Peningkatan juga pada nilai siswa yang meningkat yaitu pada siklus I nilai terendah siswa adalah 45 dan nilai tertinggi siswa adalah 74 meningkat pada siklus II nilai terendah siswa adalah 50 dan nilai tertinggi siswa adalah 80. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa pembelajaran menulis diskripsi dengan penerapan field trip dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas siswa selama pembelajaran..

Pengaruh Cash Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return On Investment (ROI), terhadap Dividen Payout Ratio (DPR) pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2008-2010 / Silvia Ratnasari

 

Kata Kunci: Cash Ratio, Debt Equity Ratio, Return on Investment, Dividend Payout Ratio Dalam menetapkan kebijakan dividen perusahaan, ada dua faktor yang mempengaruhi yaitu faktor financial yang meliputi profitabilitas, tingkat ekspansi aktiva, likuiditas, kemampuan melunasi hutang, stabilitas laba, dan faktor non-financial yang meliputi peraturan perpajakan, peratutan pemerintah, pembatasan perjanjian hutang, peluang ke pasar modal dan kendali perusahaan. Faktor financial yang mempengaruhi kebijakan dividen perusahaan akan diukur dengan rasio keuangan. Rasio keuangan merupakan salah satu alat analisa untuk mengukur kondisi keuangan perusahaan pada masa lalu, saat ini dan masa yang akan datang serta keadaan operasi perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dalam mendapatkan laba. Laba bersih merupakan unsur dasar dari kebijakan dividen yang dapat dihitung dengan dividend payout ratio. Rasio keuangan yang digunakan diantaranya adalah Cash Ratio (CR), Debt Equity Ratio (DER), dan Return on Investment (ROI). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel Cash Ratio (CR), Debt Equity Ratio (DER), dan Return on Investment (ROI) terhadap Dividend Payout Ratio. Populasi dalam penelitian meliputi seluruh perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2010. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah 30 perusahaan manufaktur dengan kriteria tertentu. Data penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan teknik analisis data yang digunakan dalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Cash Ratio (CR), Debt Equity Ratio (DER), dan Return on Investment (ROI) mempunyai pengaruh terhadap Dividend payout Ratio (DPR). Begitu juga dengan hasil penelitian secara simultan bahwa variabel Cash Ratio (CR), Debt Equity Ratio (DER), dan Return on Investment (ROI) mempunyai pengaruh terhadap Dividend payout Ratio (DPR). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat menambah variabel-variabel lain yang lebih potensial memberikan kontribusi terhadap Dividend Payout Ratio (DPR), menambah periode observasi, dan mengganti sampel penelitian.

Peningkatan hasil belajar IPA melalui quantum teaching di kelas IV SD Negeri Tegalgondo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang / Saidah Dimyati

 

Kata kunci: hasil belajar, IPA, Quantum Teaching Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti pada SD Negeri Tegalgondo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, dapat ditemukan hal-hal sebagai berikut: (1) Kurangnya pemahaman materi yang dibaca siswa, khususnya pada mata pelajaran IPA, (2) Kebosanan yang dialami siswa dengan adanya guru yang menyampaikan materi secara klasikal (ceramah), dan (3) sulitnya pemahaman siswa tentang materi “energi bunyi” karena kurangnya penggunaan media pembelajaran oleh guru. Tujuan diadakan penelitian di SD Negeri Tegalgondo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang antara lain: untuk mendeskripsikan penerapan Quantum Teaching untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi “Energi Bunyi” di kelas IV SD Negeri Tegalgondo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2009/2010. Dengan Quantum Teaching mencakup telah mencakup petunjuk spesifik, untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif, merancang kurikulum, menyampaikan isi dan memudahkan proses belajar Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dokumentasi dan pengamatan selama pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan setelah pemberian tindakan pada masing-masing siklus yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan Quantum Teaching, siswa terlihat semakin senang dan termotivasi untuk mengikuti pelajaran. Hal tersebut terbukti dengan semakin meningkatnya nilai tes yang diperoleh siswa. Siswa lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan metode Quantum Teaching pada siklus I hasil belajar siswa meningkat menjadi 61,5, pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi menjadi 78,75 dan siklus III hasil belajar siswa meningkat menjadi 80. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa pembelajaran IPA dengan penerapan Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas siswa selama pembelajaran. Dengan adanya penerapan Quantum Teaching membuat siswa menjadi tertarik dengan pembelajaran dan aktif mengikuti pembelajaran

Pembelajaran fisika dengan menggunakan alat peraga sederhana untuk meningkatkan pemahaman konsep sub bahasan perpindahan kalor siswa kelas 1 MA. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan oleh Achmad Faruq Zaini Shaleh

 

Upaya meningkatkan pemahaman konsepfisika melalui pembelajaran dengan menggunakan alat peraga pada pokok bahasan perpindahan kalor bagi siswa II Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Larangan Pamekasan oleh Siti Nurul Horriyah

 

Rancang bangun pengukurun suhu jarak jauh melalui medium serat optik berbasis mikrokontroler AT 89C51 oleh Hamim Mahmuda

 

Perbandingan cerita anglingdharma antara relief aridharma di candi jago dan serat anglengdharma oleh Lailatul Rochmah

 

Antarar elief dan seratm erupakand ua wujud kebudayaany ang berbeda.R eliefadalahp erwujudany ang berbentuka rtefak sedangkans erat adalahp erwujudany angberupa karya sastra. Meskipun berbeda, diantara keduanya terdapat sifat salingketergantungarne,l ief pada candi biasanyad iisi denganc erita-ceritay ang populer,begitu pun sebaliknya ada karyz sastra yang mengadopsi dari relief cerita candi. Halini terjadi pada relief Aridharma yang tidak diketahui berasal dari karya sastra apa,tapi dari sini tercipta cerita Anglingdharma dalam berbagai versi, antara lain TantriKamandak4 Kidung Ajidharma Hikayat Shah Mardan, Serat Anglingdharma,lustaka Raja dan lain-lain. Peneliti mengambil satu versi dari banyaknya versitersebut sebagai pembanding untuk cerita Relief Aridharma, yaitu SeratAnglingdharmaA.d apunr umusanm asalahy ang diambil dalam penelitiani ni adalah(1) keterkaitanc eritaA nglingdharmap adaR elief Aridharmad i Candi Jagod enganfungsi Candi Jago, (2) perubahan cerita Anglingdharma dari proses penyalinanceritaA ridharmas ampaip adac erita dalam SeratA nglingdharma(,3 ) perbandingancerita Anglingdharma antara relief Aridharma di Candi Jago dan SeratAnglingdharmbae rdasarkaanl ur cerita,p enamaanto koh, periodisasis, etting,p okokpokokisi. Selanjutnya penelitian ini bertujuan menjelaskan, mendeskripsikan,MenganalisisR elief Aridharmad an SeratA nglingdharma,a gart erdapath ubunganantarak eduanyad enganru musanm asalah. Dalamp enelitiani ni menggunakapne ndekatanku alitif denganje nis penelitiandeskripsi.P rosedurp engumpuland ata disesuaikand enganj enis sumberd atanya.Teknik pengumpulan data untuk sumber data artefaktual menggunakan teknikpengamatanA. dapun untuk sumber data tekstual dipergunakanm etode studikepustakaanD. ata yang telah dikumpulkand iklasifikasikanb erdasarkanru musanmasalah, kemudian dianalisis dengan jalan mengkomparasikan danmengintegrasikanndyean gand atad ari berbagais umberd atat ersebutD. alamh al ini,paradigma yang dipergunakan adalah paradigma fungsi candi sebagai candipentlhurmaanm enurutS oekmono(1 993:67)h, ukum-hukume posO xel Olbrik (dalamDanandjaja,lg9l:484d) an perbandingan(k omparatif)m enurutW errend an Wellek(terjemahanB udianta,l 99l:49) antaraR elief Aridharmad an SeratA nglingdharmaberdasarkaanl ur cerita,p enamaanto koh,p eriodisasis, ettingd anp okok-pokokis i. Hasil penelitian rerdiri atas. (1) deskripsi candi Jago, (2) deskripsi ceritaAnglingdharm(a3,) deskripsiR elief Aridharma,( 4) deskripsiS eratA nglingdharma' reiimiutan dari penelrtianin i, bahwa( 1) fungsi Candi Jagos ebagi candi makamatauc andip endharmaaRna ja Wisnuwardhanab,i la hal tersebutd isesuaikand enganarahp embacaarne lief, (2) terdapatp engembangains i cerita,c erita Aridharmayangt1a-nydaim ulai dari pertemuan-Aridharmad engan Nagagini dan akibat yang ditimbulkand an sebabt ersebuts ampaik ematianS etyawatiK. emudiand alamk idung,qjiOfto*ua lur ceritad i atasa da,n amund ilengkapil agi.sampadi enganp emikahanejiamrma dengan Puteri Bojonegara dan Puteri Tumapel. Selanjutnya pada SeralAnglingdharmkael duac erita tersebuta da, namun penamaanp uteri Tumapelt idaklagi minggunatan nama tersebut, namun menggunakan 1art? pute; Kertanegarasampadi ingan peralihan kerajaan Malawapati dari Anglingdhamra pada cucunyalngiingdriyi, til hasil perbandingan antara Relief Aridharma dan SeratnnltinlOnarmam, eliputi (ajterdapat perbedaanta hapan-tahapaanlu r ceritad iantarateO'uanlaC, erita eriaha#a menganutt ahapans ebagaib erikut (i) suspens(, ii)eksposisdia n pengembangains i, (iil; t

Perluasan fungsi obyek wisata kebun raya Samainda Desa Lempake Kecamatan Samarinda Utara Kotamadya Samarinda Kalimantan Timur oleh Yuliani Fitriana

 

Kebun Raya Samarinda adalah sebuah kawasan yang dulu namanya Kebun Botani dan Hutan Pendidikan Lempake, milik Universitas Mulawarman sejak tahun 1973.T ujuannyaa dalahp engayaank eanekaragamanh ayati ekosistemd an digunakan sebagai kawasan hutan pendidikan dan penelitian untuk areal praktek lapangan mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lembaga penelitian baik nasional maupun intemasional.P adat anggal 14 Februari 2001 Universitas Mulawarman bekerjasama dengan pemerintah Kota Samarinda untuk meningkatkan fungsi kawasan sebagai kawasan hutan wisata dengan penambahan sarana dan prasarana untuk dapat di nikmati oleh masyarakat kota Samarinda khususnya dan masyarakat umumnya. Dari kerjasamate rsebutk awasani ni di namakanK ebun Raya Samarinda. Tujuan penelitian ini difokuskan untuk mengetahui (l) fisik kawasan, (2) fungsi kawasan, (3) tenaga kerj4 dan (4) pengaruh kesempatan kerja masyarakat sekitar, sebelumd an setelahp erluasanf ungsi Kebun Raya Samarinda. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey yang di dukung data primer dan sekunderP. engambiland ata menggunakanp edomanw awancara, teknik analisad ata y angd i gunakana dalaha nali sis deskriptif ku antitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat di ketahui bahwa perluasan fungsi Kebun RayaS amarindat erhadapf isik kawasand enganl uas penggunaank awasanm eningkat sebesa3r 8,8 yo dan pembangunanfa silitas yangbeftambahd idalam kawasan.f ungsi kawasan yang bervariasi yaitu sebagai hutan penedidikan dan penelitianjuga sebagai hutan wisata sehingga terjadi peningkatan pengunjung pada tahun 2002 sebesar 25.740 % dari pengunjung tahun 2001..Jumlah tenagakerlabeftambah sebesar 88 o/o yang berasal dari instansi pemerintah dan swasta sebagai pengelola kawasan dibeberapab agiand idalam pengelolaank ebun raya Samarinda.P engaruhk esempatan kerja pada masyarakat sekitar terhadap perluasan fungsi kawasan Kebun Raya Samarinda.

Penerapan siklus belajar dengan metode eksperimenuntuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa kelas II semester I SMU Assa'adah Bungah Gresik oleh Wiwit Shofiyah

 

Dalamr angkap embaharuadni bidangp endidikand anp engajaran, lembagpae ndidikabnc rupayma cngcmbangksatnru ktukr urikuul m,s istcm pendidikadna nm etodep embelajarayna nge fektifd ane frsienH. al ini dapat dilihatd aria danyap erbaikaknu rikuluml9 84d iperbaikdi i kurikulum1 994y ang menuntukt eaktifans iswa.B erdasarkahna silp enelitiany angd ilakukano lehp ara pakarp endidikand iketahubi ahrvap elaksanaaknu rikulum-kurikulurtne rsebut belumb erhassile bagairnaynaan gd iharapka(nD epdikna2s,0 02:l). Berdasarkanh asil wawancarad engang urub iologi danh asil obsewasdi i kelasI I SMU Assa'adahB ungahG resik,d iketahubi ahrvas iswak urang termotivasdi alamm engikutki egiatanp embelajaraHn.a l ini dapatd itunjukkan denganp erilakus iswas elamap embelajarabne rlangsungya, itu:s iswam engantuk dalamm engikutpi embelajaraknu, rangb ersemangaktu, rangm emusatkan perhatianp adap elajarand an cenderungp asif.B erdasarkanko ndisit ersebutm, aka dilakukanp enelitiant indakank elasd enganm enerapkansi klusb elajard engan metodee ksperimedna larnr angkau ntukm eningkatkahna silb clajard anr notivasi be\qar siswa, Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yangb erbentukti ndakank elasd and irancangd alamd uas iklus.M asing-maslng siklust erdiri dari empatt ahapany angt erdiri dari perencanaaQn tlanning), pelaksanaatnin dakan( action),p engamata(no bservation)d, anr efleksi . (reJlection)S. ubjekp enelitiani ni aclalahs iswak elasI I-l SNIUA ssaadahB ungah Grisik yangb erjumlah3 6 siswad ang uruk elasy angm engajakr elast ersebut. Hasilp enelitiany angd iperolehm enunjukkabna hwap enerapasni klus belajard enganm etodee ksperime[d apatm eningkatkanh asilb elajars ebesar 37,81op/oa das iklusI dan4 l ,l lVo padas iklusI I. Kualitash asilb elajarp un meningkadt ari baik dengan ilai PersentasAen alisis( Pa)s ebesa7r0 ,71oAm enjadi sangabt aikd engann ilai PersentasAen alisis( Pa)s ebesa8r 5,97%U. ntukm otivasi jugam eningkadt arik riteriac ukupb aikd engans kor3 .03r nenjadbi aikd engan skor 3.6L Berdasarkahna silp enelitiand apatd isimpulkanb ahwa(: l) penerapan Siklusb elajard enganm etodee ksperirnedna patm eningkatkahna silb elajars iswa, dan(2)penerapansiklusbelajardenganmetodeeksperimendapatmeningkatkan motivasbie lajasri swaO. lehiu r.nui -tr,d isarankbaang gi urub jd.ansqtu di biologl ;;;i;;gdnakan siklusb claiard cnganrn ctorjcc kspcrimcnin i scbagaf alternatidf alamm embelajarkasni swad an bagi penelitiy angl ain, dapat mengembangkapne nelitiani ni denganp okok bahasany angl ain

Penerapan pmbelajaran kooperatif terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa jurusan biologi Univrsitas Negeri Malang pada mata kuliah botani tumbuhan berpembuluh oleh Ribut Santosa

 

BotaniT umbuhanB erpembuluh(B TB) adalahs alahs atum atak uliahd i JurusanB iologi FMIPA-UM yangs elalum elakukanp engamatanS' elamain i motivaspi .r.rt" matak uliahb te rendahH. al ini terlihatd ari ketidakl engkapan membawib ahana matank, urangnyak eaktifand alamm engajukanp ertanyaan' kurangnyian teraksid engana nggotak elompokl ain,d ank urangryat anggung jawaU"iniividup adak el6mpot.b erdasarkanh al tersebumt akap enelitii ngin menerapkapne mbelajarakno operatif Tujuand an penelitianin i adalahu ntukm engetahupi enerapan. pembelajarakno operatift erhadapp eningkatamn otivasib elajarm ahasiswpae serta matak uiiahB TB. Metodey angd igunakana dalahP enelitianT indakanK elas (' PTK' )d engand ua siklus,d enganp okokb ahasanA ngiospermae' ttasil penelitianp adas iklusI yangm enggunakamn odelp embelajaran kooperatiSf tudenTt eam-AchievemenDti vision( STAD),j ika dilihat secara ttasltat mahasiswaya ngm emiliki pola motivasiI (motivasii ntrinsiku ntuk belajasr ainss) ejumiahlg,5lo/doa n8 0,49o/mo empunyapio lam otivas2i (moiivasiu niuk-belajasr ains)P. adas iklusI I yangp embelaal runnyam enggunakan i

Muatan konstruktivisme dan ciri-ciri pembelajaran biologi untuk konsep-konsep sistem reproduksi pada tumbuhan di kelas 2 SMU Negeri 2 Malang oleh Maya Hesti Sundari

 

Padap embelajarakno nstruktivismeg u;u berperans ebagafia silitatord an motrvators, ementarsai swadapamt embanguprre ngeahuand anp engalamadna lam lingkunganb elajar.s iswa aktif melakukan-kegiatasie pertmi eniu*iii, aemonstrasi, eksperinrenm, enggunakaanl at,d iskusi,r neru.iruskarnir asalaht,ie nyujun hipotesis,' danm embuakt esimpulanM. elalui aktivitas-aktivitaistu siswadapaml engembangkanp engetahuadna np engalaqrannysae rtam ampum enyrkapmi aialah-masalasha ins dalamk ehldupasne hari-harPi.e nelitianin i berruiuaunn tullm ensetahucii ri-ciri belajarp adas iswad anc iri-ciri pembelajarapna dag uru,a danyail ruatank onstruktivlsme, s ertat alegapapg urud. ans iswap adap embelajaraunn tukk onsepkonsep srstemre produkspia dat umbuhan. Penelitianin i dilakukand i SMU N 2003.J enisp enelitianya ngd igunakaand a guru biologi kelas 2 dan siswa kelas 2 SM berupac iri-cirib elajarp adas iswac, iri-ciri konstruktivismpea dac iri-ciri belajars iswa,t anggapagnu rud ans iswat erhadap pembelajaran. Hasilp enelitianm enunjukkabna hr menanggapfei nomenam, engemukakahne rnurutp endapagt urud ans iswa,p ada Lbuhens,i swap erlum elakukanp engamatan iH:ffi i"$liltr untumke mud ahkan IJerdasarkahna srlp en€lltranin i, dapatd isarankank epadap ihaks ekolaha gar mempertahankasni stemp embelajarany ang adad an melakutan penyesuaianpenyesuaiatne rhadapm odelp embelajarayna ngl rsrkembaugsa aii ni dank epadag uru agart erusm enambahw awasannykae ilmuannyad snganm engtuti berbagai'serniiar.

Upaya peningkatan kemampuan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa melalui tugas/proyek dan ivestigasi sistemreproduksi tumbuhan pada siswa kelas II SMA Negeri 5 Malang oleh Wahyuningsih

 

KerjaI miahm erupakansa lahs atuS tandaKr ompetensBi ahanK ajian Sainsd i dalamK urikulumB erbasisK ompetensHi. asilb elajarm erupakakne - mampuan-kemampuyaann gd imiliki siswas etelahm engalarnpie mbelajaran. Berdasarkano bservaspi adak elasy ang diteliti, selamain i guru tidak pemah memberikanh rgasp royekd an investigaspi adas iswa,k onampuank erja ilmiah siswat idak pernahd iukur, dan kegiatanp enugasanya ng dilakukano leh guru bidangs tudih anyad alamb entukm akala[ kliping, dan soal-soaLl KS. Kegiatan ini kurangm emunculkank ernampuank erja ilmiah siswas ecarau tuh. Penelitian TindakanK elasi ni bertujuanu ntuk mengetahubi agaimanau payam eningkatkan kemampuank erja ilmiah danh asil belajars iswam elaluit ugas/proyekd an investigasi sertab agaimanap ersepssi iswat erhadapp elaksanaatnu gas/proyekd an investigasi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas Il-6 SMA Negeri 5 Malang semestegr enapt ahun ajuan2003l2004p adam ateri SistemR eproduksTi umbuhan. Penelitianin i dilakul,cadni SMA Negeri5 Malangt anggal2 l Mei sampail 0 Juni 2004 denganm anggunakanin stnrmenp enelitianb erupal embaro bservasi kegiatang uru,l embaro bservaski eda ilmiah siswa,l embarp enilaianp royek dan lembarp enilaianl aporanp osters ertaa ngkets iswau ntuk mengetahupi ersepssi iswa terhadapp elaksanaatnu gayproyekd ani nvestigasi.A nalisish asil penelitian dideskripsikand enganm enggunakante knik persentase. Hasil panelitiani ni menunjukkanb ahwag uru melaksanakasne rangkaian kegiatand alamu payam eningkatkank emampuank erja ilmiah siswaa ntaral ain denganm emberikanfu gasm elaksanakapne nelitians ederhanad alamp enemuan konsep reproduksi tumbuhan yang memuat komponen kerja ilmiah berupa proyek budidayat anamand enganp rinsipv egetatifb uatand an alami,p engamatana lat reproduksti umbuhanb iji tertutup,d an pengamatanp ertumbuhanb uluh serbuk tumbuhant ertentu;m embimbingk egiatanp enemuanm asalahm, cmbimbingd an memonitorp elaksanaapnr oyek,s ertam embimbingp resentashi asilp royek. Berdasarkaonb servasdi an pengukurank emampuank erja ilmiah yangt elahd ilakukand iketahuib ahwat erjadi peningkatanp ersentaskee tercapaianke fa iimiah siswad ari siklus t ke siklus II pembelajaranK. omponenp enyelidikanil miah meningkat2 2,5Vok, omponenk omunikasii lmiah meningkat2 1,9o/ok,o mponen kreativitasi lmiah meningkat1 4,60/od,a n komponens rkapi lmiah meningkat 71, 5o/oP. entngkatahna sil belajars iswad apatd iketahuid an kenaikanp ersentase jumlah sisway ang tuntasb elajars ebesa7r ,3% dan aktivitass iswad alamp elaksanaanp royekd anp resentashi asil proyek. Berdasarkaann alisisa ngkest iswad, apatd iketahubi ahwa4 9olos iswam enyatakante rtarik,4 97os iswam enyatakacnu kupt ertarikt erhadapp elaksanaan rugaVproyedka ni nvesfigasiA. lasannyaa ntarala in: dapatl ebihm udahm 9ry1fa- .itons"p yungd iajarkank arenate lahm enernukadna nm encobas endiri,l ebih aktifb el;ja;,r *a*Uutt motivasbi elajart,i dakm onotonk arenati dakh anyate ori di kelass ajam, enumbuhkakne rjasamad,a nd apamt enerapkailnm ud i kehidupan sehan-hari. Berdasarkahna silp enelitianin i, dapatd isarankan(l,) hmdaknyatu gas- /proyekd ani nvestigaslei bihs eringd iterapkadna lamp ernbelajarabnio logiu ntuk meningftatkahna silb elajars iswa(,2 ) agu dalarnmelaksanaktaung as/proyedka n investi-gagsrir rule bihk reatifm envariasikamna teryi angd iproyekkan(3, ) perlunyur Jmpeitirbangkana lokaswi aknrp elaksanaapnro yeks ehinggsai swati dak meraskai sulitanm embagwi aktud enganp enyelesaiatun8 as-tugaysa ngl ain,( 4) perlud iadakannypae nelitianle bihl anjutt entangp elaksanaatung as/proyedka n investigasdie nganm engukuar spekb elajayr angl ainm isalnyam otivasdi ank ecakapan hidup ftife skills). u

Kajian floristik vegetasi pohon penyusun hutan di kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA) R. Soerjo lereng Gunung Arjuna sbelah timur Kabupatn Pasuruan Jawa Timur oleh Mutmainah

 

Hutan kawasan Tahura R. Soerjo lereng Gunung Arjuno Pasuruan merupakan salah satu hutan tropis yang terletak di Pasuruan Jawa Timur. Hutan ini mempunyai kekhasan tumbuhan yang membentuk vegetasi dan ekosistemnya. Keberadaannyala yak mendapatp erlindungand ari semuap ihak. Dalam upaya merealisasikanfu ngsi kawasans ebagais aranap enelitian dan ilmu pengetahuan perlu adanya data tumbuhan penyusun vegetasi di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan vegetasi pohon secara floristik dengan mangamati jenis dan tipe vegetasi pohon serta keterdukungan faktor lingkungan seperti pH tanah, suhu udara, intensitas cahaya, ketinggian tempat,t ekananu dar4 kelerrrbapanta nah, kecepatana ngin, kadar air dan kadar organik terhadap kerapatan vegetasi di kawasan Tahura R. Soerjo lereng Gunung Arjuno sebelah Timur Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitiair deskriptif eksplorasi. Hasil pengamatan pohon dianalisis secara deskriptif kuantitatif, dengan cara penghitungan kerapatan, dominansi, frekuensi dan Indeks Nilai Penting masing-masing pohon yang tercuplik. Sedangkan faktor lingkungan di kawasan Tahura dianalisis dengan regresi linear ganda dan hasilnya digunakan untuk menggambarkan keterdukungan faktor lingkungan terhadap kerapatan vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pohon yang ditemukan sebanyak l0 jenis yang termasukk edalam 8 suku yaitu JuglandaceaeE, uphorbiaceae, FagaceaeF, abaceaeA, raliaceae,M oraceae,U lmaceaed an Mimosaceae.T ipe vegetasip ohon penyusunh utan adalahv egetasiJ uglanda-Euphorbiaceaek,a rena IndeksN ilai Pentingjenis-jenisd ari sukut ersebupt aling tinggi yaitu sebesar 150,94 dan 56,24. Sedangkan faktor lingkungan yang mempunyai keterdukungan secara bermakna terhadap kerapatan vegetasi adalah kadar organik, ketinggian tempat, pH tanah. dan kadar air.

Analisis vegetasi non-floristik pada hutan di kawasan taman hutan raya (Tahura) R. Soerjyo lereng Gunung Arjuno Sebelaha Timur Kabupaten Pasuruan oleh Yulia Susan Safitri

 

lerengG unungA rjuno KabupatenP asuruanJa waT imur. Hutani ni ditetapkan sebagaTia huraR . Soeryoy angm erupakank awasand engans alahs atut ujuannya scbagasia ranap enelitianv egetashi utanp egununganP.a das aati ni hutank awasan lerengG uhungA rjuno sudahm ulai dirambahm asyarakayt angadad i sekitarnya. Masyarakamt engguna'liahnu tans ebagasi aranau ntukl ahanp ertaniand an perkebunanH.a l tersebust angamt engkhawatirkabna gik eb€radaavne gefasai lam yanga dad i hutani ni, oleh karenait u perlu suatud atad asar( datab use)yang memuapt otensik awasanh utans ehinggad apatm emberikang ambarana wal kondishi utand engans alahs atuc aray aitu kajianv egetassi ecaran on-floristik. Penelitiainn i bertujuanu ntukm endeskripsikabne ntukh idup( lifeform), profil vcgctasdi ang ambarand iagrams tratifika3hi utank awasanle rcngG unungA rjuno, sertak eterdukunganfa ktor lingkunganm eliputi suhu,k elembabanp, H tanah, cahayaa,n gin,k etinggiank, andungana ir danb ahano rganikt anah. Penelitianin i merupakanp enelitiand eskriptife ksploratify, angd ilakukan padabulanA pril-Mei 2004d i kawasanh utanl erengG unungA rjuno yangd imulai dari pos Retawu hingga pos Dewi Suci dengan ketinggian 1200 - 1300 m dpl. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwab entukh rdup( lifef orm) vegetasi penyusuhnu tanL erengG unungA {uno padak etinggian1 200-1300m dpl berupa pohonp, erdu,h erba,l iana,e pifit, semakd, anb ryoid.B Entukh idup sepertin i merupakasna lahs atuc iri vegetasyi anga dad i hutanh ujant ropisa lami.P rofil dan stratifikashi utanL ereng GunungA rjuno dapatd ibedakanrn enjadti ujuh tingkatany aitu strataA dengank etinggianp ohon2 5 m, strataB dengan ketinggian1 0-25m , strataC dengank etinggian6 -10m , strataD dengan ketinggian2 -6 m, strataE dengank etinggian0 ,5-2 m, strataF dengank etinggian 0,1-0,5rn ,d ans trataG dengank etinggian0 -0,1m . Sedangkahna silp engukuran faktor-faktorli ngkunganm enunjuklcanb ahua pH anah berkisar aneira6 ,?-7, suhuu dara2 3-2fC, intensitasc ahayas ekitar 226-290C andela"te kananu tlara 578-589m mHg,k ecepatana ngin0 ,48-1m /s,k adara ir berkisar2 9-44%o,kadar organikb erkisar2 9,6470/os, ertak etinggiant empaty ang diukur berkisara ntara 1260-131m8 d pl.

Penerapan problem based learning melalui pratikum struktur tumbuhan untukmeningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas IIA SMAN I Bangil Pasuruan oleh Desy Catur Kusumawardani

 

Berdasarkahna silo bservaspi adat anggal2 6 Juni,2 0 Juli dan5 Agustus 2004p adas iswak elasI IA SMAN I Bangil Pasurumt,e rnyatag urud alam menyampaikamna t€rip elajaranle bih seringm enggunakamne todec eramahd an tmyaj awab.S iswak urmg aktif dm kurangb erse,mangdaat lamm e,ngikuti pelajaranK egiatany angd ilakukans iswaa dalahd uduk,m ordengarkand,a n mencatapte njelasagnu ru.S iswat idak diberik ese,mpdaunn tukm e,nbmgun konsepb erdasarkapne ngalamannysae ndiris ehinggake tikag ruum ereview tentmgm at€riy angt elahd iajarkanb anyaks isway angl upa dm sibukm enobaca catatannyaU-n tukm engadaksei adaante rsebudt iperlukans fiategid anm etode pembelajarayna ngd ap* meningkmkmm otivasid m aktivitass iswad alam belajarS. trategpi embelajarayna ngd iterapkand alamp enelitianin i adalah ProblemB asedL arning dengaamenggunakm€ todep raktikum. Penelitianin i bertujuan(:1 ) Untukm engetahuaip akahp enerapaPn roblem Basedl* aming melaluip raktikums tnrkfirrt umbuhand apatm eningkatkan motivasbi elajars iswakelasII A SMAN 1 Ba{gil Pasunrand,a n( 2) Untuk mengetahuaip akahp entrapmP r obl emB asedl* oming melailrupir aktikum srukturt umbuhand apatm enind

Kajian keanekaragaman dan kerapatan gulma sebelum dan setelah penyiangan pada tanaman bit (beta vulgaris l.var.rubra) di daerah Pujon Malang oleh Akhistin

 

Bit merupakanti anamapnc nghasigl ulas claint cbuy angm cmpunyani ilai ekonomisti nggi. Upayay ang dilakukand alamm eningkatkanp rodukiivrtasta naman bit adalah melakukan penyiangan karena efekif untuk mengendalikan gulma yang ada di sekitar tanaman bit Telah banyak informasi yang menyatakan tentang gulma yang ada di sekitar tanaman sayuran lain, misalnya pada kentang dan kubis akan tetapib elum banyaki nformasiy ang menyatakante ntangk eanekaragamadna n kerapatan gulma pada tanaman bit. Penelitiani ni bertuiuanu ntuk ( I ) rnengetahukre anekaragamajenn is gulma yang terdapat pada sekitar tanaman bit sebelum dan setelah penyiangan. (2) mengetahuki erapatang ulma padat anamanb it sebelumd an setelahp enyiangan( 3) mengetahudi ominansjie nis gulma padat anarnanb it sebelumd an setelahp enyiangan (4) mengetahuki eterdukunganfa ktor fisikokrmial ingkungant erhadap keanekaragamand an kerapatang uhna pada tanamanb it sebelumd an setelah penyrangan. JenisP enelitiana dalahp enelitiand eskriptifeksplorasiP enelitiand ilakukan padab ulan oktober sampaiN ovember2 001 di daerahp ujon Malang.p enetitiani ru mendeskripsikagnu lma yang adad isekitarl ahant anamanb it. Lahanp enelitiant erdiri dari 19 bedengand an diambil secaras istematikd enganp etakc uplikan lxl m.P€ngamatanu ntuk data pertamaa dalahs atu minggu sebelump enyiangand an p€ngamatanu ntuk datak eduaa dalaht iga minggus etelahp enyianganD. ata keanekaragamadni hitungd enganm enggunakanln deksS hannon-wienners, edangkan kerapatanm utlak denganm enghitungc acahi ndividu gulma per area.U ntuk mengetahudi ominasig uhnas ebelumd an setelahp enyiangand igunakanl ndeksN ilai Pentingd anp cnghitungakno rclasib cgandau ntukr ncngctahuhiu bunganp l1d an kelembapanta nahd cngank eanekaragamadna n kcrapatang ulma. Hasil penelitiani ni menunjukkanb ahwas etelahp enyianganm emiliki nilai keanekaragamayna ngt inggi dibandingkand engans ebelump enyianganH. al ini ditunjukkand enganjenisg ulma yan diperolehs ebelump enyiangans ebanyakl3 jenis dan setelahp enyiangans ebanyakl 6 lenis kerapatang ulma sebelump enyiangan tinggi denganju mlah individu sebanyak6 269 dang ulma setelahp enyianganre ndah denganju mlah individu 3502.J enisg ulma yang dominans ebelump enyiangana dalah Portulacao leracead anj enis gulma yangd ominans etelahp enyiangana dalah Eleusme indica. Hubungan pH dan kelembapan tanah tidak menunjukkan hubungan yangs iglifikan terhadapk erapatand an keanekaragamang ulma.

Pengembangan media foto pembelajaran mata pelajaran biologi: pokok bahasan keanekaragaman tumbuhan kelas 1 semester 1 di SLTP Negeri I Kec. Semanding Kab. Tuban oleh Wahyu Hartanto

 

ABSTRAK Iiartanto,Wah.y2uo 02.Pe ngembangaMn ediaF oto Pe mbelaaj ran Mata peal ja ran Biologi PokokB ahosan KeanekaragamanI' umbuhanS ubP okok BahasanT umbuhanT idak berpembulushi swak elasI semesteIr di sL'l'PN egeri I semandingK abupaten T'uban.SkripsijurusaKnu nkulum danT eknologip endidikanF, akultaslt mu Pendidikan.Pembimbi(n1g) Drs. YosephM bulu, M.pd, pembimbing( 2) Drs. Sadaruddin Katak unci : PengembangaMn,e dia FotoP embelajaranB,i ologi Pembelajarayna ng dilaksanakang uru akani ebih mudaha pabilap enjeiasand isertai dengacno ntohb endar ealy angj elas.Denganb egitus iswaa kanl ebihm udahm emahami penjelasayna ngd isampaikang uru.' tidak semuab endac ontohy ang diterangkand apatd ibawa keruankge las,k hususnyatu mbuhanja mur yang bentuknyak ecil dan tumbuhang anggang yangbanyahki dup diair laut. Keterbatasanit u dapatd iatasid enganp emakaianm edia.Dengan adanysau atu meciiaa kanm embantug uru dalamm emberikanp enjelasany ang membutuhkan contobhe ndare al,s elaini tu denganm edias iswaa kanl ebihm udahm engertid al termotivasi dalamb elajar.Salasha tum ediay ang dapatm embantuk eterbatasanit u yaitu dengan pmakaianm ediaf oto. Pengembangamne dia foto pembelajaranrm dengant ujuan untuk menghasilkans uatu medialb to pembelajaranm atapelajaranB iologi pokok bahasank anekaragamatnu mbuhan dengasnu bp okok bahasantu mbuhant idak berpembuluhu ntuk siswak elasI semesteIr di SLTPN egeriI SemandingK abupatenT uban.A dapun spesifikasip roduk foto yang dikembangkaand alahl ) gambarf 'otow ama 2) naskah3 ) petunlukp emanf-aata4n) panduan belajadre nganfo to untuks iswa. Kegiatanp engembanagainn i meliputiv alidasip adaa hli media,a hli maten,r esponden yaitus iswad an subyeku ji coba dan pengembangamn edia foto pembelaiaranB iologi dengan menggunaksaisnw aS LTPN egeriI SemandingK elasI semeste{r y angd ibagim enjadrd ua kelompoay,a itu kelompokt erkontrol dan kelompokp embandingm asing-masingk elompok sebanya3k9 orang.T ehnik pengumpuland atam enggunakanin strumenb erbenhrka ngket utuk ahlim edia,a hli materi dan respondenU. ntuk mengetahuhi asil belajar srswa menggunakparne -tesdt anp ost-tesst edangkaunn tuka nalisisd atah asilb elalars rswa menggunakapne rbedaaam eand enganu ii ( t- tesl). Hasilv alidasim ediai bto pembelalaranin i untuk ahli mediam emenuhik reteriac ukup valida, hlim aterim emenuhki retenav alid,dana udienm emenuhki reteriav alid, sedangkaUn ji , (t-tes)t u ntukk elompokk ecil menghasilkatn6 6n*(3 ,83)> tt u.r( 2,78),u ntuk klasikal menghasilkat6n6 'u ( 7,406)> tru"r( 2,036) Hasil ini menunjukan adak emajuanp restasi belajasr iswas ebelumm enggunakanm edia foto dan sesudahm enggunakanm edia foto. Uji t ( t-test) untukk elase ksperimend anp embandingm enunjukkant6 ,** (2,143)> fubd2( ,005)h asii ini menun;ukana dap eriredaayna ngs ignifikanp restasbi ela.lasr isway ang menggunakamne diaf oto dengans isway ang tidak menggunakanm edia foto Dengand emikiand apatd isimpulkanb ahwa media foto pemebelajarand apatm embantu gwud alamm enyampaikanm ateri yang membutuhkanc ontohb endar eal di daiamk elas dan dmganm ediaf oto pembelajarainn i dapatm eningkatkanm otivasid anh asilb elajars iswa Sarany angd apatd iberikana ntaral ain perlunyap engembangamn edia fbto ini disekolah umum dan kejuruan baik negeri maupun swasta. Sebagai alternatif sumber belajar yang dapat membantmu empermudaphe nyajianm ateri pelaajarans ertam emotivasis iswad alamb elajar.

Kajian floristik pohon penyusun vegetasi hutan cagar alam Arjuno Lalijiwo kawasan taman hutan raya R. Soeryo Cangar KotaBatu, Jawa Timur oleh Yustika Susyandiana

 

Salah satu hutan hujan tropik di wilayah Jawa Timur adalah hutan cagar alam Arjuna Lalijiwo yangt ermasukd alamk awasanT amanH utanR aya( Tahura) R. Soerjo di desa Cangar Kota Batu, Jawa Timur. Hutan cagar alam Aduna Lalijiwo adalah suatu kawasan suaka alam yang keadaan alamnya mempunyai kekhasantu mbuhan;s atwad ane kosistemD. alamr angkam erealisasikafnu ngsi kawasani ni sebagais aranap enelitian dan ilmu pengetahuana lam maka diperlukan adanya suatu data tentang gambaran tipe vegetasi yang dapat hidup di kawasante nebut sehinggag ambarana wal tentangk ondisil apanganle bih mudah diperoleh.O leh sebabit u perlu dilakukanp enelitians ecarafl oristik. Tujuanp enelitiani ni adalah( I ) untuk mengetahujei nis pohond i daerah hutanc agara lamA rjrma Lalijiwo, (2) untuk mangetahutii pe vegetaspi ohond i daerahh utanc agara lam A{una Lalijiwo, dan( 3) intuk mendeskripsikakne adaan faktorl ingkungans epertsi uhu,k elembapatna nahp, H tanahk, ctinggiani,n tensitas cahayamatahardia nk ecepatana ngin di hutanc agara lamA rjuna Lahliwo, Metodey ang digunakana dalahd eskriptife ksploratif.H asil pengamatan unnrkm enentukanti pe vegetaspi ohon dianalisiss ecarad eskriptifkuantitatif, denganm enghitungk erapatand, ominansi,f rekuensdi an INP (lndeksN ilai Penting)m asing-masinpgo hon.S edangkanke adaanfa ktor lingkungand i hutan cagara lamA rjuna Lalijiwo dideskripsikanb erdasarkadna tah asil pengukuran faktor lingkungan. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa( 1) pohony angd itemukans ebanyak 3l jenis yangt ercakupd alam2 0 suku,d imanas ukuE uphorbiaceame empunyai anggotalenisp ohony angp aling banyakd an sukuJ unglandaceamee rupakan individujenisy angp aling banyakd itemukan,( 2) tipe vegetaspi ohonp enyusun hutanc agara lamA rjuna Lalijiwo adalahv egetasEi ngelhardias picato- Quercus sundoci a (Jrmglandaceae-Fagacekaaere) nak eduaj enis pohont ersebut mempunyani ilai INP tertinggiy aitu masing-masingse besa6r 1,079o/doa n 48,933oh(,3 ) faktor lingkungany ang cukup optimumb agianv egetasdi i tempat ini yaitu padar entangans uhu1 8,33'C-25,83"Ck, elembapanta nah6 4,6'10/o- 91, 670Ap,H tanah6 ,1-6,5k, etinggiante mpatI 350m dpl-l7 60m dpl,i ntensitas cahaya2 01,19-209,33c andelad ank ecepatana ngin0 ,07m /der0,30r r/det memungkinkanp ohonp enyusunh utanc agara lam Arjuna Lahjiwo dapatt urnbuh danb erkernbangP. enelitianin i bisad ikembangkanle bih lanjut denganm engamari bentukh idup vegetasyi angd ikaji secaraf loristik.

Pengaruh konsentrasi ekstrak daun nenas terhadap pertumbuhan tanamankailan (brassica oleracea var. alboglabra) oleh Arif Syaban Hidayatullah

 

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi ekstrak daun nenas terhadapp ertumbuhant anamank ailan (Brcssic a oleracea var. Alboglabra). Ekstrak daun nenas mengandunga sam indolasetaldehiday ang merupakans enyawaa ntara dalam sintesis AIA. Kailan merupakan tanaman hortikultura jenis sayur dari keluarga Cruciferaeya ngb elumb egitud i kenald i Indonesiad anm emiliki nilai ekonomisy ang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun nenas terhadapp ertumbuhanta nfiian Kailan, sebagaip arameterp ertumbuhana dalaht inggi tanaman,jumlahd aun,b eratb asahd an beratk ering. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAt) yang dilakukan di kebun percobaan Biologi dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Jurusan Biologi jalan Gombong no. 2 Malang pada bulan Februar-i April 2004. Sebagapi erlakuana dalahk onsentrasei kstrakd aunn enas4 0%o, 50%,60%,700/od an8 0% dengan3 kali ulangan.H asil penelitiand ianalisisd engan analisis variansi tunggal, jika terdapat pengaruh dilanjutkan dengan Beda Nyata Jujur @NJ) pada taraf 5%. llasil penelitian menunjukkan penyemprotan ekstrak daun nenas dengan berbagaki onsentrasti idak memberikanp engaruht erhadapt inggi tanamand anj umlah daun Sedanekanp ada konsentrasi ekstrak daun nenas 50%;oh anya berpengaruh terhadapb eratb asahd an beratk ering tanamank ailan. Untuk penelitian lebih lanjul pengambilan sampel daun nenas untuk ekstrak diusahakanm enggunakanb agrand aun muda, setengahtu a dan tua untuk mengetahui kandungana sami ndolasetaldehidate rbanyakd iantarak etiga daun tersebut.

Pengaruh Penggunaan media grafis dalam pembelajaran fisika materi kinematika gerak lurus terhadap prestasi belajar fisika di MA Al Anwar Paculgowang Diwek Jombang Tahun Pelajaran 2003/2004 oleh Bambang Puguh Heriyanto

 

Dalam proses belajar mengajar, penggunaan media pembelajaran merupakan hal yang sangatpenting dan mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Dengan kualitas seorang guru yang dapat menjalankan sebuah media pembelajaran yang baik, maka kegiatan belajar mengajar akan lebih efektif dan memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis komputer program 3D Studio Max yang dapat meningkatkan efektifitas belajar siswa pada pembelajaran Animasi 3 Dimensi Kelas X Jurusan Animasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Malang. Kegiatan pengembangan meliputi analisis kebutuhan, analisis tujuan, perumusan tujuan dan pengembangan materi, pengembangan alat evaluasi, menyusun naskah, produksi, menyusun petunjuk pemanfaatan, komentar ahli media dan ahli materi, uji coba, dan revisi. Subyek uji coba pengembangan ini menggunakan siswa kelas X Jurusan Animasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Malang. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket untuk ahli media dan ahli materi. Sedangkan untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan perbandingan pre-test dan post test. Media Pembelajaran Dasar-Dasar Animasi Grafis 3 Dimensi berbasis komputer interaktif yang sudah dibuat telah melalui proses penyempurnaan berdasarkan masukan saran dari ahli media dan ahli materi, kemudian juga telah diuji cobakan kepada 10 siswa kelas X jurusan Animasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Malang, dengan hasil terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara hasil pre-test sebelum menggunakan media pembelajaran dengan hasil post test yang meningkat sesudah menggunakan media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian diatas, produk pengembangan ini dapat digunakan sebagai masukan untuk lebih mewadahi dan memberikan wahana yang lebih luas kepada para guru, instruktur dan mahasiswa Jurusan Seni dan Desain untuk menunjukkan kinerja dan kapasitasnya dalam memanfaatkan dan menghasilkan produk media tayangan lainnya secara lebih bervariasi, kreatif dan inovatif. Saran yang diajukan, hendaknya produk media tayangan yang dihasilkan ditindak lanjuti dalam kegiatan pasca pengembangan pada hal-hal yang berkenaan dengan nilai keandalan dan konstribusi media terhadap pembelajaran dan pelatihan secara luas.

Perbedaan prestasi belajar fisika pada materi azas archimedes melalui metode eksperimen dan metod demonstrasi bagi siswa kelas I semester II MA Ma'arif 07 Banjarwati Paciran Lamongan tahun pelajaran 2002/2003 oleh Mastuchiyah

 

Pembelajaran konsep usaha dan energi dengan pendekatan problem posing pada siswa kelas I m.A. Al-Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan oleh Achmad Mulyadi

 

Pengaruh penggunaan peta konsep dalam pembelajaran fisika terhadap prestasi belajar pokok bahasan energi dan daya listrik siswa kelas III MTsN Amuntasi oleh Ulifah Asri

 

Penggunaapne t4 konseps ebagami ediap embelajarandiM TsN Amuntai tidak pemahd iterapkanP. etak onseps ebagami ediap embelajarafnis ika yang memperlihatkahnu bungana ntarab eberapak onsep,d apatm emberikanp engaruh terhadapr estasbi elajarf isika.u ntuk mengetahupie ngaruhp enggunaapne tak onsep terhadap restasbi elajarf isika dilakukand enganm enilaip restasbi elajars iswa setelahs iswad iberi pengajarand enganp etak onsep. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahuai pakahp restasbi elajarf isika siswa yangd iajar menggunakapne ta konsepl ebih baik dari padap restasbi elajarf isika sisway angd iajart idak menggunakapne tak onsepH. ipotesisd alamp enelitianin i adalahp restasbi elajarf isika sisway angd iajarm enggunakapne tak onseple bihb aik darip adap restasbi elajarf isika sisway angd iajart idakm enggunakapne iak onsep. Penelitianin i dilaksanakapna dac awu I tahunp elajaran2 000/2001d i MTsN Amuntaim ulaiS eptembesra mpaOi litober2 000.P opulaspi enelitianin i adalahs iswa kelas3 yangt erbagdi alaml ima kelas,s edangkasna mpelnydai ambil duak elas secarad iacak.u ntuk mengumpulkand atap enelitiand igunakani nstrumenp retesd an postesy angd ibuat sama.I nstrument ersebuts ebelumnyate lah diuji cobakanu ntuk mengetahuvia liditasr, eliabilitast,a rafk esukarand, and ayab edai nstrumenA. nalisis datay angd igunakany,a itu uji normalitasu, ji homogenitadsa nu ji kesamaanru ta-rata kemampuana wal.D ari uji chi kuadratd idapatb ahwad atan ilai kemampuana wal dan datan ilaiprestasbi elEard ari keduak elompokt erdistribusni ormal.H asil uji Barlett antarakedukae lompoku ntukd atan ilai kemampuana wald and atan ilai prestasi belajard idapatkanb ahwav ariansd atanyah omogen. Dalamp engujiahni potesids igunakaunj i-t.H asilu ji-t didapatkan tnt : 2,57> tr,r:, 2,00.S ehinggad apatd isimpulkanb ahwah ipotesisd iterima

Prestasi belajar fisika pokok bahasan getaran dan gelombang melalui pendekatan problem posing berbasis aktivitas di SMUN I Lawang oleh Saidah

 

Pengukuran penguasaan materi fisika sekolah unit gelombang dan optik mahasiswa program studi pEndidikan fisika jurusan fisika FakultasMIPA Universitas Negeri Malang yang menjelang lulus dalam kaitannya denga tugasnya sebagai calon guru fisika SMU oleh Subakti

 

Mutu gurus ebagapi rodukL embagaP endidikaTn inggir nasihd ipertanyakan kualitasnyaD. iawali oleh rendahnyati ngkatk emampuana wal nrahasiswja u rusart pendidikanfi sika FMIPA UM dari SMU, hasild ari didikang uruf isika di sMij, yang padaa khimyak embalis ebagagi urud anh al ini merupakans iklus. Penelitianin i bertujuanu ntukr nengetahusei lrerapma ahasiswpar ograrnst udi pendidikanfi sikaj urusanf isika FMIPA Ulvl sebagaci along uruf isika SMll telah memenuhsi yaratk hususnyad alamh al penguasaamn ateriG elornbangd anO ptik untukr nengajafri sika di sekolahm enengahkh ususnyaS MU. Penelitai n ini meng gunakanm etoded eskirp tif deng anr ancangasnu rvey. Snrveyd ilakukant erhadapm ahasiswaP rograms tudip endidikanF isikaF MiPA UM yangm enjelanglu lusy aitu Mahasisway angt elahm enempuhM ata kuliah pendukung l

Pengaruh kemampuan berpikir formal terhadap prestasi belajar fisika pokok bahasan usaha dan energi di SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Ninik Agustin

 

Mempelajarfii sika adalahs uatuk egiatany angt idak hanyam emerlukan kemampuanve rbal,t etapi memperlukanti ngkat pemahamanya ngb ersifatk onseptual dank emampuanb erpikir formal. Hal ini karenah ampir semuak onsepf isika merupakank onsepm ateri yang abstrak. Penelitiani ni bertujuanm engetahupi ersentases iswak elas I SMU LaboratoriumU niversitasN egeri Malang yang sudahm encapati ingkat berpikir formal danm emperolehg ambarante ntangp engaruhk emampuanb erpikir formal terhadapp restasbi elajarf isika pokok bahasanU sahad anE nergi. Penelitiani ni dilaksanakand i sMU Laboratoriumu niversitasN egeri Malang yangt erdiri dari 5 kelasd an 4 kelasy ang dijadikan sampeld enganju mlatr sampel 175.M asing-masinsgi swam endapatkajnu mlah danb utir soaly angs ama. Hasil analisam enunjukkans isway angm empunyaki emarnpuabne rpikir formal mempunyapi ersentase5 9.W% dengank ategoris edangD. an pengaruh tingkat kemampuanb erpikir formal terhadapp restasib elajarf isika sangatb esar, terlihatd ari koefisienk orelasia ntarak eduanyas ebesa0r ,85.

Percobaan dan bimbingan penarikan kesimpulan pada pembelajaran transportasi tumbuhan berpembuluh untuk meningkatkan tingkah laku belajar siswa di SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Hastin Rusdiyanti

 

ABSTRAK ' l ' I RusdayantHi, . 2003.I 'ercohaand an BinbinganP etwrikanK esinpalanp aclo Pem b e I a jar an I'runsporl asi'I'umbuhonB er pembuluhu nlukM eninglwtlan |'ingkahI alat Relaiar Slswad l SMI| Inborabrlum (lnlversllasN egerl Malang. Skripsi,J urusanB iologi, ProgramS tudiP endidikanB iologi, FMIPA UniversitasN egeriM aiang. Pembimbing(I:) Drs.PudyoS usantoM, . Pd,( II) Drs.T riastonoL P, M.Pd. Kata Kunci: Percobaanb,i mbinganp enarikank esimpulanp, ernbelajaran, transportastiu, rnbuhanb erpembuluhti,n gkahl aku belajars iswa' Biologi merupakansa lahs atuc abangil rnu porgetahuayna ngm empelajari makhlukh idup.A gars iswad apatm emahamBi iologi secaram endalarnm' aka guruh arusd apatm emilihp endekatayna ngt epatd alamp rosesb elqiarm engajar niotog. Salahs atum ateriy angt ernyatas ulit dipahamoi leh sisway aitu konsep Eansportaspia dat umbuhanb erpembuluhd,f tarenakantu mbuhanb erpembuluh ciri utamanyam empunyapi embuluha ngkutb enrpax ylemd anf loemy ang terletakd i dalamt ubuht umbuhany angt idak dapatd ilihat dari luar (tidak dapat dilihatd enganm atat elanjang)U. ntukm engatasikondiisnii dipolukanc ,araya ng tepatu ntukmeningkatkatinn gkahla kub elajars iswat erhadatpr ansportapsai da tumbuhanb erpernbuluyha itu denganp ercobaantu mbuhanp acara ir dan bimbinganp enarikakne simpulan. penelitianin i berrujuaunn tukm engetahu(il:) caram enunjukkapna das iswa bahwatu mbuhane mpunyaiik atanp embuluh(;2 ) caram enunjukkapna das is_wa bahwaa ir dapant aikm elalupi embuluhxy lem;( 3) carar nembimbinsgi swad alam meningkatkatnin gkahl akub elajars iswat erhadapk onseptr ansportaspia de tumbuhanb erpembuluh(;4 ) perubatratnin gkahl sku yangt erjadip adas iswa selamap embelajarayna ngm enggunakasnt nategyia ngd itaapkan. Metodey angd igunakand alamp enelitianin i yaitu pe,nelitiatnin dakatk elas, yangm eliputi2 siktust indakanD. alams atus iklusm eliputi:o bservasi-,. peren.anumti ndakanp, elaksanaatnin dakand anr efleksi.S ubyefy gg digunakan datamp enelitianin l adalahs iswak elasI I-3 SMU LaboratoriumU niversitas NegeriM alang.D alamp arelitiani ni metodep engumpuladna tay aituobservasi siswad ang Urup adap elaksanaapne mbelajarana,n gftest iswad ant esh asilb elajar' Anatisisd atas ecarad eskriptifk ualitatif dank uantitatif Caram enunjukkanp ados iswab ahwat umbuhanm empunyaiik atan pembuluhy aitu melaluip cngamatapne nampanmg elintangb atangp acara ir yang sudahd irendamd alaml arutane osin,d enganp ercobaapni pak apilerd and engan garnbapr enampanmg elintangb atangtu mbuhanC. aram enunjukkapna das iswa bahwaa ir dapatn aikm elalupi embuluhxy lemy aitum elalupl ercobaapnip a kapilery angu kurand iameternybae rbedad anb imbingand iskusiu ntuk menjelaskabna hwan aiknyaa ir dalamb atangt umbuhand isebabkaonl eh daya kapilaritasp ernbutuhx ylem.C aram embimbings iswad alamm eningkatkan tingkahl aku belajars iswat entangk onsepn ansportaspi adat umbuhan berpembuluyha i4rd enganm enggunakalann gkah-langkasehb agnbie

Kajian tingkat kesulitan belajar siswa kelas II MA Ma'arif Durensewu Pandaan dalam mempelajari materi Optika geometri oleh

 

Kenyataan rendahnya prestasi belajar fisika sudah disadari oleh lembagap endidikanR. endahnyap restasbi elajarf isika disebabkana danyafa ktorfaktoryang mengfanggu siswa untuk belajar. Oleh karena itu lembagapendidikanb erusaham encari faktor-faktor yang menyebabkanp restasib elajarfisika rendah.S alahs atuf aktory angm enyebabkapnr estasbi elajarf isika rendahfaklor kesulitanP. enelitianin i bertujuanu ntukm engetahulie takd anjeniskesulitans isway angmeliputit ahapm emahamki onsept,a hapm enggunakan konsepm atematisd ant ahapp enilaiand alamm eyelesaikasno al-soayl angberbentuke ssay. Penelitianin i menggunakamn etoded eskriptifk ualitatif Populasipenelitian ini adalah siswa kelas U MA. MA'ARIF Durensewu Pandaan yangterdiri dari 30 siswa.S ampepl enelitians ebanyak3 0 siswa.D atap enelitiandiperolehd enganja lan memberikante sk emampuanfi sika yangb erbentuke ssaypadas ampelp enelitian,.kemudiand ilakukan analisis.A nalisis yang digunakanuntuk mengolahdatat ersebuta dalahp ersentaseD. enganp ersentasete rsebut,makal etakd anjenisk esulitand apatd iungkapkand iantaranya(:l ) Persentasekesulitanm emahamid an menggunakank onsep.( 2) Persentaseke sulitanmenggunakakno nsepm atematis(.3 ) Persentaskee sulitanm enyimpulkanjawaban (penilaian). Hasil analisism enunjukkanb ahwa:( l) Besamyap ersentaskee sulitanmemahamik onsepa dalah28,020/0(2, ) besarnyap ersentasek esulitanmenggunakank onsepm atematisa dalah40,47%doa n besarnyap ersentasekesulitanm enyimpulkanja waban( penilaian)a dalah4 l,85Yo.Analisihsa silpenelitianm enggunakanru mus persentasek esulitan.D ari hasil penelitiandiperoleh:p ersentaskee sulitanm enyelesaikasno al-soaOl ptikaG eometrsi ebesar4l,l9yo, sedangkapna dat iap subp okokb ahasany aitu macam-macamce rmindans ifat pemanhrlanny3a5 ,78o/op,e mbiasanca haya5 0,47%,lensale ngkung36,58yos ertaf okusl ensag abungand ank uat lensa4 5,53o/o.Berdasarkanh asil penelitiand iperolehk esimpulanb ahwas iswbtemyata mengalami semua jenis kesulitan yang meliputi kesulitan memahamikonsep,k esulitanm enggunakank onsepm atematiss ertak esulitanm enyimg&n jawaban (penilaian).S edanmgkank esulitany angbp aling banyakd ilalcukans is$aadalank esulitanp enyimpulkanja waban( penilaian)y aitu sebesa4r 1,85%otegmasukd alam katagoric ukup besar

Ketuntasan belajar fisika melalui pendekatan ketrampilan proses pokok bahasan optik geometri pada siswa kelas II Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Corogo Jogoroto Jombang semester genap tahun pelajaran 2002/2003 oleh Zainul Asfar

 

Kenyataan rendahnya prestasi belajar fisika sudah disadari oleh lembagap endidikanR. endahnyap restasbi elajarf isika disebabkana danyafa ktorfaktoryang mengfanggu siswa untuk belajar. Oleh karena itu lembagapendidikanb erusaham encari faktor-faktor yang menyebabkanp restasib elajarfisika rendah.S alahs atuf aktory angm enyebabkapnr estasbi elajarf isika rendahfaklor kesulitanP. enelitianin i bertujuanu ntukm engetahulie takd anjeniskesulitans isway angmeliputit ahapm emahamki onsept,a hapm enggunakan konsepm atematisd ant ahapp enilaiand alamm eyelesaikasno al-soayl angberbentuke ssay. Penelitianin i menggunakamn etoded eskriptifk ualitatif Populasipenelitian ini adalah siswa kelas U MA. MA'ARIF Durensewu Pandaan yangterdiri dari 30 siswa.S ampepl enelitians ebanyak3 0 siswa.D atap enelitiandiperolehd enganja lan memberikante sk emampuanfi sika yangb erbentuke ssaypadas ampelp enelitian,.kemudiand ilakukan analisis.A nalisis yang digunakanuntuk mengolahdatat ersebuta dalahp ersentaseD. enganp ersentasete rsebut,makal etakd anjenisk esulitand apatd iungkapkand iantaranya(:l ) Persentasekesulitanm emahamid an menggunakank onsep.( 2) Persentaseke sulitanmenggunakakno nsepm atematis(.3 ) Persentaskee sulitanm enyimpulkanjawaban (penilaian). Hasil analisism enunjukkanb ahwa:( l) Besamyap ersentaskee sulitanmemahamik onsepa dalah28,020/0(2, ) besarnyap ersentasek esulitanmenggunakank onsepm atematisa dalah40,47%doa n besarnyap ersentasekesulitanm enyimpulkanja waban( penilaian)a dalah4 l,85Yo.Analisihsa silpenelitianm enggunakanru mus persentasek esulitan.D ari hasil penelitiandiperoleh:p ersentaskee sulitanm enyelesaikasno al-soaOl ptikaG eometrsi ebesar4l,l9yo, sedangkapna dat iap subp okokb ahasany aitu macam-macamce rmindans ifat pemanhrlanny3a5 ,78o/op,e mbiasanca haya5 0,47%,lensale ngkung36,58yos ertaf okusl ensag abungand ank uat lensa4 5,53o/o.Berdasarkanh asil penelitiand iperolehk esimpulanb ahwas iswbtemyata mengalami semua jenis kesulitan yang meliputi kesulitan memahamikonsep,k esulitanm enggunakank onsepm atematiss ertak esulitanm enyimg&n jawaban (penilaian).S edanmgkank esulitany angbp aling banyakd ilalcukans is$aadalank esulitanp enyimpulkanja waban( penilaian)y aitu sebesa4r 1,85%otegmasukd alam katagoric ukup besar

Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD pada pokok bahasan pemantulan cahaya untukmeningkatkan prestasi belajar siswa kelasII Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Sekar Anom Pegantenan Pamekasan oleh Moh. Syaiful Qorik

 

Pernantulan cahaya telah diajarkan sejak pendidikan d ibangku SLTP sarnpai dengan Perguruan Tinggi, Di t i n g k a tSLTP dan SLTA, pembahasan pe,nantulan cahaya dibatasi hanyauntuk cerrnin diarn saja, Akan tetapi n di tingkat perguruantinggi , sangat dimungk inkan bahwa disarnping pernbahasantrernantulan cahaya untuk cerrnin diarn, juga untuk cerrninbergerak , Pernant u I an c ahaya pada cermin bergerak rna6ihbelurn banyak yang diketahui, sehingga konsep hukurnpernantulan cahaya pada cerrnin bergerak juga banyak yangbelurn d i k e t a h u i ,Peristiwa pernantulan cahaya pada cermin bergeraksul i t untuk d i r k u t i oleh indera mata ' Keterbatasan i ' n d e r amata untuk rnengikuti sesuatu yang bergerak cepatrnenyebabkanpertunya alat peraga atau rnedia pernbelajarandalarn mengarnatinya, Salah satu a l t e r n a t i f dalam tnernecahkanmasalah ini dibuatlah suatu alat peraga melalui rnediakornputer yang berwujud saf tware kornputer yang dapatmenjelaskan peristiwa pernantutan cahaya pada c e r r n i nbergerak. . Pernbuatan sirnulasi kornputer ini berr^rujud sebuahsoftwarp yang diberi narna PANTUL,EXE, Terwujudnya softwareini diharapkan dapat rnernbantu di dalarn rnelakukan percobaandan rnernaharni terjadinya peristiwa Pefnantulan cahaya padacermi.n bergerak, Sehingga konsep pemantulan cahaya Padacerrnin diarn dan cerrnin bergerak dapat d i k e t a h u i ,

Penentuan indeks bias larutan gula menggunakan metode pembiasan pada prisma oleh Farid Cholidi

 

ABSTRAK cholidi, Farid. 2 001.P enentuanIn deksB iasI nrutan GulaM enggunakaMn etode Pembiasapna daP risma.S kripsi.p rogramS tudip endidikanF isikaF MIpA UniversitasN egeriM alang.p embimbing( I) Drs. MuhardjitoM . s. (Ir) Drs. Eddy Supramono. Kata - kata kunci: indeks bias, deviasi , prisma. Penentuanin deksb ias larutan selamai ni biasanyam enggunakan RefraktometeDr.i laboratoriumfi sika UniversitasN egeriM alanglugam enggunakan RefraktometeMr. etodel ain yangd apatd igunakanm enentukanin defs biasl arutan adalahd enganm enggunakamn etoddp embiasanp adap risma.p risma yangd ipakai dalamp enelitianin i adalahp rismay angb agiana tasnyit erbuka,d anb agian tengahnykao songy angd apatd iisi denganc airany angd icari indeksb iasnya. Penelitianin i bertujuanm enentukan ilai indeksb iasl arutane da densan konsentras0i, 0Vo,4,8o/9o,,8 %, l9,S%, 25,2o/o3, 0,2o/o3,5 %,39,{%, 45,{o/o, 50,2%, 55,0%, 60,2%, 65Vo dan 70n/o. Penelitianin i dilakukand i LaboratoriumF isikaF MIpA universitasN egeri M.alangs.u hu padas aatp engambiland ata suhuk amar( 24,s* 25,6)" c,dan pada tekanan9 41m bar.u ntuk menentukan ilai indeksb iasd igunakanp erhiiunganra lat rambat. Penelitiani ni menghasilkann ilai indeksb ias gula padak onsentras0i ,0% adalah( 1,33t 0,04)d enganra latr elatif3,000/0k,o nsentras4i ,g%a dalah (1,34 t 0,04)d enganra lat relatif2,golok, onsentras9i, 8%a dalah( 1,35+ 9,64; denganra latr elatif2,96%,k onsenrras1i 9,8%a dalah( 1,36t 0,04)d enganra lat rekatif2 ,94o/ok.o nsentras2i 5,2voa dalah(1,3jt 0,04)d enganr alatrelitrf 2,g2o/o, konsentras3i0 ,2o/aod alah(1 ,381 0,03)d enganra latr elatif 2,lrolo,k onsentrasi 35,0%a dalah( 1,39r 0,04)d enganr alat relatif2,88o/ok,o nsentras3i 9,g%a dalah (1-40t 0,04)d enganra latrelati2f ,86%,k onsentra4si5 ,0%a dalah(1 ,41t 0,05) denganra latr elatif3,550lok,o nsentras5i 0,2yoa dalah( r,42 t 0,04)d enganra lat relanf2 ,82o/ok,o nsentras5i 5,0%a datah( 1,43t 0,02)d enganra latr elaiif 1,40%, konsentras6i0 ,20/aod alah(1 ,44t 0,07)d enganra latr elatif 4,g60lok,o nsentrasi 65,00/oadal(a1h,4 5t 0,04)d enganr alat relatif 2,76%,dank onsentras7i0 .0%a dalah (1,46t 0,03)d enganra latr elatif2 ,05%.

Pengaruh pemberian kuis lisan dan akhir jam pelajaran terhadap perilaku dan motivasi belajar pokok bahasan kalor siswa kelas I semester 2 SMU Negeri 7 Malang tahun pelajaran 2003/2004 oleh Adriyani

 

Penelitianin i bernrjuanu nhrku ntrk mengetahuai pakahd enganp emberian kuisl isany angd inilai di setiapa khir pembahasamn aterip elajarand apat menyebabkapne rilakud anm otivasib elajarf isika siswak elas l-7 sMU N 7 Malane menjadlie bih baik. Penelitianin i rnerupakanp enelitiank ualitatify angb erbentukt indakank elas dengansu byekp enelitiana dalahs i$ya Lshs l-7 SMU N 7 Malangt ahunp elajaran zw3DoW denganju mhh 39 siswa,y angt erdiri dari l? siswal aki-laki dan2 2 siswa perempuanP.e nelitianin i dalam2 siklusk egiahn,d enganp okok bahasank alor. Masng-masingte rdiri dari empatt ahapaoy, aitu perencanaanp,e laksanaatnin dakan, observasdi an refleksi. Hasil penelitianm enunj*kkanb ahwadengnnp emberiank uis lisand i akhir jam pehjaran,d apatm enyebabkapne rilakus isrvam enjadil ebih baik dann rotivasi belajars iswad alamk atagoris angabt aik.

Perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelompok siswa yang diberi latihan soal disertai peraga dengan latihan soal tanpa peraga pada pokok bahasan kalor siswa kelas 2 semester III SLTP Negeri 3 Malang oleh Hajeran Nafarin

 

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahupi erbedaanp emahamank onsepfisikaa ntarak elompoks isway angd iberi latihans oald isertaip eragad enganla tihansoalt anpap eragap adap okok bahasank alorPenelitianin i dilaksanakapna dab ulanA gustusb ertempadt i SLTPN egeri3Malang.P opulaspi enelitiani ni adalahs iswak elasI I yangt erdiri dari 8 kelasd anuntuks ampedl iambil recarar andoms ebagaki elompoke ksperimend ank elompokpembanding. Teknik perlakuannyad alahk elase ksperimend iberi latihans oald isertaiperagas edangkakne lasp embandingd iberi latihans oalt anpap eragaP. emahamankonsepf isika diukur dengante sy angt elahd iujicobakanD. atad ianalisisd enganu ji-t.Hasil analisism enyimpulkanb ahwap emahamank onsepf isika kelompokisway angd iberi latihans oald enganp eragale bih tinggi daripadak elompoks iswayang diberi latihan soal tanpa peraga.

Pembelajaran berbasis IT untuk mningkatkan prestasi belajar PKn siswa SMP Negeri 1 Bojonegoro / Nurul Lailatus Syoiva

 

Kata Kunci: Pembelajaran, Berbasis IT, Prestasi Belajar. Banyaknya penemuan-penemuan baru dalam bidang ilmu dan teknologi telah membawa pengaruh yang sangat besar dalam bidang pendidikan. Kemajuan teknologi telah memberikan sumbangan positif dalam dunia pendidikan, sehingga mendorong berbagai usaha pembaharuan. Maka pentingnya penerapan pembelajaran yang tepat sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi dengan semua sarana dan prasarana pendidikan yang ada serba canggih yaitu dengan menerapkan pembelajaran berbasis IT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan pembelajaran berbasis IT dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bojonegoro, (2) faktor-faktor yang mendorong dalam pembelajaran berbasis IT pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bojonegoro, (3) faktor-faktor yang menghambat dalam pembelajaran berbasis IT pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bojonegoro, dan (4) potensi pembelajaran berbasis IT untuk meningkatkan prestasi belajar PKn siswa di SMP Negeri 1 Bojonegoro. Penelitian tentang penerapan pembelajaran berbasis IT untuk meningkatkan prestasi belajar PKn siswa di SMP Negeri 1 Bojonegoro ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian ini adalah studi kasus. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan para siswa. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dengan reduksi data, penyajian data, dan Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan PERMENDIKNAS No. 41 tahun 2007 pembelajaran berbasis IT di SMP Negeri 1 Bojonegoro sudah berjalan baik namun penggunaan media IT dalam proses belajar mengajar belum maksimal; (2) faktor yang mendorong dalam pembelajaran berbasis IT adalah guru dan siswa memiliki kemampuan yang baik dalam memanfaatkan media IT, sarana dan prasarana menunjang dilaksanakannnya pembelajaran berbasis IT, serta tersedianya teknisi komputer yang membantu kelancaran proses pembelajaran berbasis IT; (3) faktor yang menghambat dalam pembelajaran berbasis IT adalah perbedaan perlakuan siswa antara kelas reguler dan RSBI, serta adanya keterbatasan waktu; (4) pembelajaran berbasis IT dapat meningkatkan prestasi belajar PKn siswa SMP Negeri 1 Bojonegoro sebesar 15% dari nilai rata-rata sebelum dilaksanakannnya pembelajaran berbasis IT. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar: (1) sekolah dapat memberikan peran secara optimal demi kelancaran proses pembelajaran berbasis IT; (2) bagi guru PKn dalam menerapkan pembelajaran berbasis IT sebaiknya menggunakan media IT secara maksimal supaya pembelajaran berbasis IT dapat berjalan maksimal; (3) bagi siswa diharapkan dapat berperan lebih aktif dan saling bekerja sama agar pembelajaran berbasis IT dapat berjalan optimal tanpa adanya kesenjangan antara siswa yang satu dengan yang lain; (4) bagi jurusan Hukum dan Kewarganegaraan diharapkan dapat memberikan pelatihan pembelajaran berbasis IT pada mata pelajaran PKn sehingga guru dapat melaksanakan dengan lebih baik.

Pengelolaan sumber mata air Wiwet dan Bambang untuk suplai air bersih penduduk di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang / Bayu Adiwena Mustika

 

Kata kunci: kebutuhan air, kualitas air, pengelolaan air Pengelolaan air merupakan cara menyediakan air untuk memenuhi kebutuhan penduduk sehari-hari. Pemenuhan kebutuhan air bersih penduduk di Desa Bringin berbeda dengan desa lain, hal ini ditunjukkan setiap dusunnya memiliki pengelolaan air bersih yaitu Dusun Bringin dan Dusun Garotan. Pelayanan air bersih di Dusun Garotan menurut masyarakat kurang maksimal di bandingkan Dusun Bringin, hal ini ditunjukkan pelayanan air penduduk Dusun Garotan menggunakan sistem batasan waktu dalam memperoleh air bersih yaitu 1-3 jam/KK sedangkan penduduk di Dusun Bringin memperoleh air selama 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih penduduk Dusun Bringin dan Garotan, bagaimana kualitas air di sumber air dan di rumah penduduk, membandingkan cara pengelolaan sumber mata air di Dusun Bringin dan Garotan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Metode yang digunakan yaitu metode survey. Populasi dalam penelitian ini meliputi sumber air Wiwet dan Bambang dan penduduk Dusun Bringin dan Garotan. Sampel dalam penelitian ini ada dua yaitu, sampel air dan sampel responden. Sampel air diambil di sumber air dan rumah penduduk yang dilakukan dengan cara random sampling. Sampel responden ditentukan dengan stratified sampling dan jumlah responden ditentukan dengan proporsional random sampling. Jumlah responden di Dusun Bringin 38 responden dan Dusun Garotan 22 responden. Hasil penelitian ini yaitu: (1) debit sumber mata air Wiwet 505612,8 liter/ hari dan mata air Bambang 290822,4 liter/hari dan kebutuhan air bersih penduduk Dusun Bringin sebesar 322292,69 liter/hari dan Dusun Garotan sebesar 239790,65 liter/jiwa/hari, (2) parameter bau, rasa, warna, kekeruhan, Fe, Mn, pH, CaCO3 memenuhi standar baku mutu air bersih, (3) perbedaan pengelolaan air di Dusun Bringin dan Garotan yaitu di Dusun Bringin menggunakan bak penampungan yang tertutup dengan adanya saluran pembuangan, menggunakan katup, dan pengaliran air selama 24 jam, (4) topografi di Dusun Garotan lebih mendukung dalam penyediaan air bersih, sedangkan partisipasi masyarakat, biaya, pengetahuan pengelola Dusun Bringin lebih baik dibandingkan dengan di Dusun Garotan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) besar kebutuhan air bersih penduduk Dusun Bringin dan Garotan dapat tercukupi dengan debit sumber air Wiwet dan Bambang, (2) kualitas air di kedua dusun memenuhi standar baku mutu air bersih; (3) pengelolaan air di Dusun Bringin lebih baik dibandingkan dengan pengelolaan air di Dusun Garotan, (4) penyebab perbedaan pengelolaan mata air Wiwet dan Bambang yaitu perbedaan topografi, partisipasi masyarakat, keuangan, dan pengetahuan pengelola. Saran yang dapat diberikan: (1) melakukan uji kualitas air secara berkala agar kualitas tetap terjamin, (2) bagi pengelola agar dapat dijadikan bahan pengembangan kinerja dalam pengelolaan air.

Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2008 / Wignyohutomo Eriawan

 

Kata Kunci : variabel pertumbuhan penjualan, profitabilitas, struktur aktiva, ukuran perusahaan, pajak dan struktur modal Struktur modal merupakan perbandingan atau imbangan pendanaan jangka panjang perusahaan yang ditunjukkan oleh perbandingan hutang jangka panjang terhadap modal sendiri. Dalam pemenuhan kebutuhan dana, perusahaan harus mencari alternatif-alternatif pendanaan yang efisien. Pendanaan yang efisien akan terjadi bila perusahaan mempunyai struktur modal yang optimal. Teori-teori yang ada dalam struktur modal antara lain: Agency Theory, Signaling Theori, Asyimmetric Information Theory, dan Peching Order Theory. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel profitabilitas, struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, dan pajak terhadap struktur modal baik secara parsial maupun simultan. Data yang digunakan yaitu berupa laporan keuangan dari Perusahaan Otomotif yang listing di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2005 sampai dengan tahun 2008. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang masuk dalam kategori industri otomotif selama tahun 2005-2008. Kriteria sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perusahaan tersebut aktif dan terdaftar penuh selama 4 tahun, perusahaan tersebut telah menerbitkan laporan keuangan lengkap selama periode penelitian yaitu 2005-2008, perusahaan tersebut memiliki laba yang tidak negatif selama periode pengamatan. Berdasarkan kriteria sampling yang telah ditentukan diperoleh sampel sebanyak 10 perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan tahunan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel profitabilitas dan pajak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal, variabel ukuran perusahaan berpengaruh positifdan signifikan terhadap struktur modal. Sedangkan untuk variabel pertumbuhan penjualan dan struktur aktiva tidak terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap struktur modal. Nilai Adjusted R Square yaitu 0,572 atau 57,2% artinya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat 57,2%, sedangkan sisanya 42,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam persamaan.

Supervisi kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi mengajar guru: studi kasus di taman kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari 48 Tulungagung / Ike Widayanti

 

Kata kunci: supervisi, kompetensi mengajar, kepala sekolah Kepala sekolah memiliki kewajiban dalam mengelola dan mengendalikan kinerja guru, terutama kompetensinya dalam mengajar. Apabila terdapat guru yang kurang profesional dalam menjalankan tugasnya, maka sudah merupakan kewajiban kepala sekolah untuk membimbing guru tersebut melalui supervisi pendidikan. Namun, pelaksanaan supervisi di TK seringkali masih bersifat umum dan aspek-aspek yang diperhatikan kurang jelas sehingga pemberian umpan balik kurang mengarah pada aspek-aspek yang dibutuhkan guru. Supervisi pendidikan bertujuan untuk membantu guru dalam membina moral kerja guru dalam rangka pertumbuhan pribadi dan jabatan serta membantu guru-guru baru di sekolah sehingga mereka merasa nyaman dan senang dengan tugas-tugasnya. Supervisi pendidikan ini dilakukan melalui teknik yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui supervisi kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi mengajar guru di TK. Berdasarkan uraian diatas, maka peneliti tertarik untuk menelaah lebih dalam mengenai supervisi kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi mengajar guru dengan fokus perencanaan program supervisi pendidikan oleh kepala sekolah dan pelaksanaan supervisi pendidikan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi mengajar guru di TK Kemala Bhayangkari 48 Tulungagung. Penelitian ini dilakukan di TK Kemala Bhayangkari 48 Tulungagung, tanggal 9 Juni hingga 31 Agustus 2009. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dan peneliti sebagai instrumen kunci. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah kepala sekolah dan enam orang guru. Untuk melengkapi informasi yang diperoleh, maka peneliti juga mengambil informasi dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perencaanaan program supervisi pendidikan oleh kepala sekolah di TK Kemala Bhayangkari 48 Tulungagung diawali dengan menyusun dan mensosialisasikan program supervisi pendidikan melalui rapat awal semester, melaksanakan program supervisi pendidikan sesuai sasaran, dan melakukan evaluasi program supervisi pendidikan dengan melibatkan seluruh personil sekolah pada akhir semester. Pelaksanaan supervisi pendidikan oleh kepala TK Kemala Bhayangkari 48 Tulungagung dilakukan dengan menggunakan teknik kunjungan kelas, rapat guru, dan pertemuan pribadi. Teknik kunjungan kelas dilakukan setiap tiga bulan sekali dimana semua guru kecuali guru ekstrakurikuler tari disupervisi secara bergilir dalam waktu satu bulan, baik langsung maupun tidak langsung. Untuk teknik rapat guru dilakukan satu bulan sekali dengan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan pendidikan di TK Kemala Bhayangkari 48 Tulungagung. Melalui teknik ini semua personil sekolah berkumpul dan dapat digunakan sebagai sarana sosialisasi serta evaluasi dari program supervisi pendidikan yang dilakukan. Sedangkan pertemuan pribadi dilakukan setiap saat pada waktu luang dan dalam suasana yang nyaman. Dengan teknik ini, guru berkonsultasi kepada kepala TK atas masalah yang dihadapi. Melalui teknik ini, kepala TK juga menunjukkan dan menyampaikan kepada guru tentang hasil pelaksanaan supervisi pendidikan, khususnya teknik kunjungan kelas, untuk dicari solusinya bersama sehingga ditemukan penyelesaian yang tepat. Seluruh teknik tersebut dilakukan dengan tujuan membantu serta membina guru agar dapat mengembangkan kemampuannya demi peningkatan kompetensi guru sehingga tercapai situasi belajar mengajar yang lebih baik. Untuk mengatasi kurangnya dana dan waktu yang dimiliki sekolah, maka kepala TK Kemala Bhayangkari 48 Tulungagung menyesuaikan pelaksanaan supervisi pendidikan dengan dana dan waktu yang ada. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diajukan yaitu: (1) kepala TK hendaknya lebih meningkatkan aktivitas-aktivitas pembinaan dan pengembangan profesi secara rutin untuk guru dan kepala sekolah sendiri agar lebih peka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan sehingga dapat menyusun perencanaan program supervisi pendidikan yang lebih baik yang dapat mengatasi dan mengurangi adanya kendala keuangan dan pengaturan waktu; (2) guru TK diharapkan memiliki motivasi yang tinggi untuk meningkatkan wawasan dan keterampilannya serta mengisi kekurangan diri dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar, kesempatan, dan peluang untuk maju sehingga dapat menyampaikan pendapat mengenai supervisi pendidikan yang lebih baik dalam penyusunan program supervisi pendidikan dan dapat menciptakan situasi belajar mengajar yang kreatif dan tidak monoton; (3) dosen Jurusan Administrasi Pendidikan pun hendaknya dapat menyumbangkan ide-ide kreatif untuk membantu kepala sekolah dalam mengembangkan program supervisi pendidikan yang lebih baik dan memberikan pelatihan baik bagi kepala sekolah maupun guru TK agar bertambah pengetahuan, wawasan, serta motivasinya dalam menyusun dan melaksanakan program supervisi pendidikan dengan lebih tepat. Bagi peneliti lain dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai program supervisi pendidikan yang ditujukan untuk peningkatan kompetensi yang berbeda.

Upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika melalui penggunaan media pembelajaran mandiri dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Bontang / Usman

 

Kata kunci: upaya, motivasi, media pembelajaran mandiri, STAD. Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini didasari oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang dan matematika diskrit. Untuk menguasai dan menciptakan teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat. Namun dalam proses belajar mengajar di kelas, pelajaran matematika dianggap sulit, tidak menarik dan membosankan bagi siswa pada umumnya, motivasi belajar siswa menjadi rendah dan hasil belajarnyapun juga rendah, hal ini tercermin dari masih minimnya perolehan nilai matematika dalam ulangan kompetensi dasar baik dalam ulangan per Kompetensi Dasar (KD), ulangan blok maupun Ujian Akhir Nasional (UAN). Dari pengamatan penulis selama mengajar dan hasil angket motivasi awal siswa serta data hasil tes skolastik yang dilakukan oleh pihak sekolah setiap penerimaan siswa baru menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar siswa bukan karena kurangnya intelegensi yang dimiliki oleh siswa tetapi karena sangat sedikit siswa yang termotivasi untuk belajar matematika. Data motivasi awal siswa dapat dilihat pada lampiran 1. Hal ini karena adanya persaingan yang dapat merusak dan bahkan dapat mematikan motivasi sebagian besar siswa dalam kelas tersebut. Dalam setiap pembelajaran seorang guru sadar atau tidak telah membangun situasi persaingan diantara siswa. Bagi sebagian besar siswa dengan prestasi rendah persaingan adalah motivator yang buruk, bagi sebagian lainnya ini bahkan bisa menjadi penderitaan psikologi yang menetap yang pada akhirnya mereka beranggapan bahwa matematika hanya mampu dikuasai oleh siswa-siswa tertentu saja dan mereka tidak termasuk didalamnya Berdasarkan permasalahan di atas melalui penelitian ini diharapkan guru mampu memainkan peran sebagai inovator pembelajaran. Seorang guru harus mampu menggunakan metode pembelajaran yang tepat sehingga dapat memudahkan serta dapat mengubah image siswa yang keliru terhadap matematika, yang pada akhirnya matematika menjadi pelajaran yang mudah, menarik serta menyenangkan bagi semua peserta didik. Untuk mengetahui metode yang tepat maka dalam penelitian ini dirumuskan masalah sebagai berikut: (1) Apa rancangan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk Transformasi Geometri pada siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Bontang? (2) Bagaimana pelaksanaan dan hasil dari rancangan pembelajaran model kooperatif tipe STAD? (3) Bagaimana peningkatan motivasi belajar siswa setelah pelaksanaan rancangan pembelajaran tersebut?. Untuk menjawab pertanyaan di atas, penelitian ini dirancang dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) serta dilaksanakan di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Bontang, Kalimantan Timur. Setelah rancangan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dilaksanakan dalam pembelajaran di kelas motivasi siswa meningkat dari rata-rata kategori cukup menjadi kategori baik. Demikian pula dengan hasil belajar siswa dimana dari dua siklus dalam penelitian ini memperlihatkan hasil yang meningkat. Pada siklus I diperoleh skor rata-rata siswa 86,3 menjadi rata-rata 91,0 pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan sebagaimana diuraikan dalam bab terdahulu, dapat disimpulkan bahwa: (1) Penggunaan media pembelajaran mandiri (MPM) dapat memusatkan perhatian siswa pada materi pelajaran yang sedang dibahas, namun tidak diikuti oleh peningkatan aktifitas diskusi kelompok siswa. Sehingga hasil belajar yang dicapai masih bersifat individual, hal ini masih menimbulkan persaiangan antar individu yang dapat mematikan motivasi sebagian besar siswa yang berkemampuan kurang. (2) Rancangan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dimana pada tahap pembahasan materi, guru tidak menjelaskan secara klasikal maupun menyajikan dalam bentuk presentasi pembelajaran tetapi dibahas dengan menggunakan media pembelajaran mandiri sangat cocok diterapkan pada pembelajaran transformasi geometri. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya aktifitas dan hasil belajar siswa dari tindakan 1 siklus I sampai pada tindakan 2 siklus II. (3) Rancangan pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dirancang dan dipadukan dengan penggunaan media pembelajaran mandiri dalam pembahasan materi dapat meningkatkan rata-rata motivasi belajar siswa dari kategori cuku menjadi kategori baik. (4) Pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadukan dengan penggunaan media pembelajaran mandiri sangat efektif diterapkan dalam upaya meningkatkan keterlibatan dan aktifitas siswa dalam belajar serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang maksimal. Bertitik tolak dari penemuan di atas maka dimana rancangan media pembelajaran mandiri yang terintegrasi dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa maka disarankan: (1) Agar para guru dapat menggunakan model ini dalam pembelajaran matematika di SMA. (2) Bagi para guru yang ingin melaksanakan penelitian yang sejenis disarankan agar melengkapi media pembelajaran dengan simulasi yang diberikan pada setiap akhir materi.

Hubungan lingkungan belajar, dukungan orang tua, motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SMA negeri di Kabupaten Lombok Timur / Muhamad Syarafuddin

 

ABSTRAK Muhamad Syarafuddin. 2010. Hubungan antara lingkungan belajar, dukungan orang tua dan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur. Tesis. Program studi Bimbingan dan Konseling. Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Prof. Dr. Sutoyo Imam Utoyo, M.Pd, (II) Prof. Dr. I Wayan Ardhana, M.A Kata kunci: lingkungan belajar, dukungan orang tua, motivasi belajar, prestasi belajar Prestasi belajar yang tinggi merupakan kondisi yang diharapkan oleh setiap siswa. Namun dalam kenyataannya tidak semua siswa mampu memenuhi kondisi yang diharapkan tersebut. Hal ini disebabkan banyak faktor yang turut mempengaruhi prestasi belajar siswa, antara lain lingkungan belajar, dukungan orang tua, motivasi belajar, prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan lingkungan belajar, dukungan orang tua, motivasi belajar dan prestasi belajar siswa SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur. (2) Hubungan antara lingkungan belajar, dukungan orangtua, motivasi belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur. (3) Sumbangan efektif lingkungan belajar, dukungan orang tua dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penarikan anggota sampel dengan teknik purposive proporsional random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 228 orang. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis korelasi, analisis regresi linier multipl. Dengan taraf signifikansi 5% (=0,05). Temuan penelitian ini menyatakan hasil-hasil sebagai berikut: (1) kecendrungan lingkungan belajar, dukungan orang tua, motivasi belajar dan prestasi belajar siswa SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur tergolong Cukup Baik. (2) terdapat hubungan yang positif antara lingkungan belajar dengan prestasi belajar siswa (r=0,150), dukungan orang tua dengan prestasi belajar siswa (r=0,340) dan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa (r=0,329). Sumbangan masing-masing variabel bebas terhadap prestasi belajar secara berturut-turut adalah variabel lingkungan belajar mempengaruhi sebesar 12,2% dukungan orang tua berpengaruh 31,1% dan motivasi belajar sebesar 29,3%. (3) hasil analisa hubungan bersama-sama dengan variabel bebas terhadap variabel terikat prestasi belajar menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar, dukungan orang tua dan motivasi belajar. Sumbangan efektif semua variabel bebas lingkungan belajar dukungan orang tua dan motivasi belajar sebesar R=0,460 dan harga F=21,086. Sumbangan variabel bersama-sama sebesar 22,0%. Berdasarkan temuan di atas disarankan kepada: (1) Guru BK/Konselor Sekolah SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur hendaknya terus mengupayakan perkembangan optimal siswa-siswa dengan terus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan terutama pencapaian prestasi belajarnya; melakukan kolaborasi atau kerjasama dengan segenap pihak; meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan karena tuntutan kebutuhan siswa akan perkembangan optimal mereka khususnya peningkatan prestasi belajar akan terus meningkat. (2) kepala SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur sebagai penanggungjawab bimbingan dan konseling di sekolah, kepala sekolah hendaknya memfasilitasi untuk terciptanya lingkungan belajar yang kondusif di sekolah dan meningkatkan motivasi belajar siswa; hendaknya memfasilitasi untuk terus terbangunnya dukungan orangtua terhadap anak-anak mereka, karena dukungan orangtua dengan kondisi-kondisi masing-masing mereka paling besar pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa. (3) Kepada guru-guru bidang studi SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur diharapkan dapat saling membangun kerjasama dengan guru BK/konselor sekolah dalam meningkatkan prestasi belajar siswa; dan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif ketika melakukan pembelajaran di kelas. Untuk peneliti yang akan datang disarankan memperluas sampel penelitian dan juga dalam merancang metode analisis untuk penelitian serupa, sehingga dapat menggambarkan populasi siswa di SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur yang seutuhnya dan selengkap-lengkapnya.

Efektifitas penerapan model pembelajaran "role playing" antara kelas internasional dengan kelas reguler pada mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 3 Tulungagung / Ester Natalia

 

Kata Kunci: efektifitas, role playing, kelas internasional, kelas regular Dalam pembaharuan pendidikan ada 3 hal yang perlu di soroti yaitu pembaharuan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan efektifitas metode pembelajaran. Peningkatan kualitas ini menuntut guru untuk mengembangkan tatanan dan mengoptimalkan pembelajaran agar siswa juga berperan aktif dalam proses pembelajaran. Memalui role palying siswa mencoba mengekspresikan hubungan natara manusia dengan cara memperagakannya, bekerja sama, mendiskusikannya sehingga bersama-sama dapat mengekplorasi perasaan, sikap, nilai dan strategi pemecahan masalahnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui efektifitas penerapan metode pembelajaran role playing di kelas internasional, (2) Mengetahui efektifitas penerapan metode pembelajaran role playing di kelas regular, (3) Mengetahui perbandingan efektifitas penerapan metode pembelajaran role playing pada kelas internasional dengan kelas reguler. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 9 kelas dengan keseluruhan jumlah 311 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tulungagung, dan diambil secara Purposive Sampling yaitu sebanyak 2 kelas untuk sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tenik observasi langsung dan dokumentasi. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji t Paired Sample Test dengan bantuan komputer SPSS for windows 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: rata-rata nilai posttest IPS siswa kelas internasional setelah diterapkan role playing sebesar 84.8, sedangkan peningkatan nilai posttest IPS pada kelas reguler sebesar 80.6. Sehingga ada pengaruh positif dan signifikan antara hasil pretes dan posttes pada kelas internasional dan kelas reguler. Hal ini ditunjukkan oleh pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (t test) terhadap kelas reguler yaitu nilai signifikansi = 0,000 < 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat perbedaan secara signifikan sebelum dan sesudah test. Pada kelas internasional juga dilakukan pengujian hipotesis dengan uji t hasilnya nilai signifikansi =0,000 < 0,05 atau t hitung = -11,451 dan t table = -2,074. Jadi - 11,451> -,074 sehingga dapat dikatakan sebelum dan sesudah test. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan bagi guru mata pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Tulungagung menerapkan model pembelajaran role playing sebagai salah satu alternative proses pembelajaran di kelas karena hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa pembelajaran kontekstual role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Sistem pengendali lampu lalu lintas adaptif menggunakan sensor ultrasonik dengan pemrograman Delphi / Puji Setiawan

 

Kata kunci: delphi, pengendali lampu lalu lintas, sensor ultrasonik. Delphi merupakan generasi penerus Turbo Pascal. Delphi selain digunakan sebagai program simulasi delphi juga bisa digunakan sebagai pengendali antarmuka komputer. Delphi sebagai pengendali antarmuka komputer ini dapat digunakan untuk mengatur nyala lampu lalu lintas sehingga nyala lampu lalu lintas tergantung dengan tingkat antrian kendaraan. Apabila pada saat lampu pada lampu lalu lintas berjalan normal tetapi frekuensi kendaraan makin banyak maka peneliti menempatkan rangkaian sensor ultrasonik yang dipasang diatas atau di tempatkan pada badan jalan yang berguna untuk mendeteksi adanya kepadatan lalu lintas. Kemudian jika ada kemacetan yang menunjukkan kepadatan lalu lintas pada bagian tersebut maka akan mengurangi nyala lampu hijau pada bagian lainnya. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana pembuatan pembuatan perangkat keras miniatur perempatan yang berupa miniatur lampu lalu lintas dan sensor ultrasonik sebagai sensor kepadatan kendaraan serta pembuatan program pengendali penyalaan lampu lalu lintas dari pemrograman Delphi. Hasil dari pengendalian ini adalah nyala lampu pada masing-masing lampu pada keadaan normal atau sepi adalah lampu kuning menyala selama 3 detik, lampu merah selama 82 detik dan lampu hijau akan menyala selama 20 detik. Sensor ultrasonik akan mengirimkan sinyal ke komputer apabila terhalang oleh kendaraan. Hal ini yang akan dijadikan acuan sebagai indikasi kepadatan lalu lintas. kepadatan ini akan mempengaruhi lama nyala lampu hijau apabila kemacetan tersebut terjadi lebih dari 25 detik. Pada pengendalian ini total keadaan kemacetan adalah 14 keadaan. Masing-masing keadaan akan mempengaruhi lama nyala lampu hijau pada bagian yang lain. Jika terjadi 1 kepadatan pada bagian lain maka lampu hijau akan menyala selama 16 detik. Apabila 2 kepadatan maka akan menyala 14 detik. Jika terjadi 3 kepadatan maka lampu hijau akan menyala selama 12 detik. Saran sehubungan dari skripsi ini adalah memperbanyak fungsi pin keluaran LPT1 salah satunya menggunakan IC8255 untuk membuat suatu jaringan lampu lalu lintas dari beberapa perempatan.

Pengaruh kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang / Agustin Rahayuningsih

 

Kata kunci: kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan tingkat pemahaman akuntansi Kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual merupakan faktor yang berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap tingkat pemahaman akuntansi Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 responden dan diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua variabel bebas, yaitu kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi tingkat pemahaman akuntansi. Selain itu, semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin tinggi pula tingkat pemahaman akuntansi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua variabel bebas, yaitu kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual secara bersamaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual secara simultan akan menyebabkan semakin tingginya tingkat pemahaman akuntansi. Melalui institusi pendidikan diharapkan mahasiswa mampu mengasah kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual mahasiswa baik dalam perkuliahan maupun di luar luar perkuliahan (organisasi kemahasiswaan dan UKM). Keterbatasan penelitian ini meliputi kecilnya variabel prediktor yang digunakan untuk menguji variabel yang berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi dan cakupan penelitian kurang luas karena hanya meneliti salah satu PTN di Malang. Berdasarkan keterbatasan tersebut, dapat disarankan agar penelitian selanjutnya menambahkan variabel prediktor lain yang diduga juga berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi dan memperluas sampel penelitian, seperti mahasiswa akuntansi PTN se-Pulau Jawa atau mahasiswa PTS se-Pulau Jawa.

Peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan model pembelajaran problem solving siswa kelas V SDN Lecari Sukorejo Pasuruan / UMar Notanubun

 

Keywords: problem solving model of learning, the students’ achievement in civics subject matter in elementary school Civics education is a social subject matter which aims to form or construct good citizens who know, will and capable to do the good things. The good citizens are those who realize and bring about their rights and duties well as their capacities as citizens. This study aimed to (1) describe the implementation of the problem solving model of learning in the learning process of the civics subject matter done by the students of class V SDN Lecari (2) to describe the effects of the implementation of the problem solving model of learning towards the students’ activities and participation (3) to know the effect in the students’ achievement of class V in civics subject matter after following the problem solving model of learning. The research design used in this study was classroom action research (CAR) following Kemmis and McTaggart’s model through two cycles. The focus of this study was the improvement of the students’ achievement in civics subject matter by using the problem solving model of learning in class V SDN Lecari Sukorejo-Pasuruan. The subject of this study was the students of class V which consist of 21 students. The technique used to collect the data wee observation, interview, and field notes. The data analysis was done by using qualitative approach. The students’ achievement in civics subject matter by using the problem solving model of learning in the main material about the freedom doing organization showed that 8 students did not yet fulfill the criteria of success in the preliminary study, while in cycle I they reduced from 8 to 5. All students fulfill the criteria of success in cycle II in the 84.7% which was considered very good and the achievement improved in the 5.1% so that the ability to solve the students’ problems improved with a very good criteria. The conclusion of this study was (a) the implementation of the problem solving model of learning in civics subject matter was considered successful because all of the students of class V SDN Lecari have already fulfilled the criteria of success determined that was ≥ 65, (b) the implementation of the problem solving model of learning can improve the students’ activities and participation of the students class V SDN Lecari Sukorejo-Pasuruan (c) the implementation of the problem solving model of learning can improve the students’ achievement. This was because the problem solving model of learning was suitable for the students’ characteristics. To improve the students’ activities, participation, achievement, the researcher suggests to use the problem solving model of learning for students in all level especially for teachers.

Meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar ekonomi dengan pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas XI IPS SMAN 1 Bontang / Nurdin

 

Kata kunci: motivasi, ketuntasan hasil belajar, model STAD Proses pembelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Bontang selama ini masih terdapat kelemahan. Pertama, pola pembelajaran yang diterapkan masih terpusat pada guru (teacher oriented), sehingga siswa kurang diberi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan belum terlibat secara maksimal dalam proses pembelajaran. Kedua, penerapan pembelajaran kooperatif untuk materi ekonomi belum secara jelas memenuhi prosedur pembelajaran kooperatif. Ini terlihat dalam proses pembelajaran yang hanya didominasi oleh siswa yang pandai, sementara siswa yang kemampuannya rendah kurang berpartisipasi dalam mengerjakan tugas kelompok sehingga interaksi antara siswa dengan siswa sangat kurang. Kelemahan tersebut berimplikasi pada rendahnya motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa. Mengingat hal tersebut, pengembangan model pembelajaran bagi siswa merupakan kebutuhan yang mendesak dan perlu perhatian. Salah satu model pembelajaran yang diyakini mampu meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa, adalah pembelajaran kooperatif model STAD. Untuk itu peneliti yakin bahwa pembelajaran model STAD dapat memberikan harapan yang cukup besar untuk meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini bertujuan memperbaiki proses pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar ekonomi siswa. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kuatitatif dan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama delapan kali pertemuan dalam tiga siklus melalui empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Bontang semester 2 tahun pembelajaran 2009/2010. Data penelitian berupa nilai mata pelajaran ekonomi sebelum pelaksanaan tindakan dikumpulkan melalui dokumen, motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan angket, hasil belajar dikumpulkan melalui tes, dan aktivitas siswa dikumpulkan melalui observasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian dapat dipaparkan secara singkat sebagai berikut: 1) pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa pada kondisi awal pembelajaran yang hanya berada pada kategori sedang, ternyata pada akhir tindakan (siklus 3) telah mencapai kategori tinggi, dan 2) pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa. Pada kondisi awal pembelajaran, ketuntasan hasil belajar hanya mencapai 51,85 %, siklus 1 sebesar 62,96 %, siklus 2 sebesar 96,29 %, dan siklus 3 sebesar 100 %. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diajukan beberapa saran, yaitu (1) mengingat pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar, maka disarankan kepada guru agar dapat menerapkan pendekatan ini pada materi yang sesuai dalam melaksanakan pembelajaran ekonomi khususnya materi siklus akuntansi perusahaan jasa dan laporan keuangan di SMA. (2) berdasarkan temuan penelitian ini, salah satu kendala dalam penerapan model STAD adalah kurangnya kesiapan siswa menghadapi pembelajaran dengan model STAD, untuk itu disarankan agar guru menerapkan model ini terlebih dahulu kepada siswa pada materi sebelum pelaksanaan tindakan. (3) hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa model pembelajaran STAD dapat meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa pada materi siklus akuntansi perusahaan jasa dan laporan keuangan. Untuk itu bagi peneliti lebih lanjut disarankan mengembangkan penelitian sejenis pada materi lain dalam mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis. Dalam upaya meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi khususnya materi siklus akuntansi perusahaan jasa dan laporan keuangan guru dapat menerapkan pembelajaran kooperatif model STAD.

The effectiveness of the SSS (start with simple stories) extensive reading toward the comprehension of the low achieving students of the first grade at PGRI Lawang Senior High School / Choirur Rozi

 

ABSTRACT Key Words: SSS extensive reading, conventional way, low achieving students, comprehension achievement Most students still have reading problems such as difficulty to understand the texts, low mastery of vocabulary, low speed of reading, and low habit of reading. These problems could result from many factors. They could derive from the teaching strategy, the students’ intelltual competence themselves, or the students’ socio and economic condition which force them to be lack of school facilities and eventually causes low interest of studying and low scores of English. To provide solution to these problems the writer proposed what so called the SSS Extensive Reading Program. The SSS Extensive Reading Program is a kind of reading strategy in which the learners are introduced with the reading activity using a variety of short illustrated stories. The aim of the study is to verify whether the first grade students of PGRI Lawang Senior High School taught using the SSS extensive reading perform better in reading comprehension than the students taught reading using the conventional way. The study intended to obtain a logical and reliable information whether there was a significant difference between students’ reading comprehension of the experimental and control groups. The subjects of the study were 61 students of the first grade of PGRI Lawang Senior High School. Thirty students were assigned as the experimental group and the other thirty one students were assigned as the control group. Of the two groups, those who get UAN scores below the school passing grade will be compared and analyzed in terms of the post test given after the treatment. The design of the research is quasi-experimental with non randomized control group post test. It is called quasi-experimental because of two reasons. First, the researcher could not fully control the scheduling of the experimental condition. Second, the researcher could not assign subjects randomly. The research instrument was in the form of 30 multiple choice-test items which covers English reading comprehension of the first grade students of PGRI Lawang Senior High School. The experimental group was taught reading using the SSS extensive reading while the control group was taught reading conventionally. Afterwards, both groups were simultaneously given the same post test. Further, since the two groups were homogeneous, the data analysis for the post test scores was computed using the t-test. The average scores of reading comprehension of the control and the experimental group were compared. The result of the computation shows that there is a significant difference between the scores of the students taught using the SSS extensive reading and the scores of those taught using the conventional way with the average score 66.67 for the experimental group and 48.94 for the control group. Based on the findings of the research, it is recommended that English teachers apply the SSS extensive reading program to obtain better students’ achievement in reading comprehension. In addition, the SSS extensive reading could provide such a pleasant feeling of reading that at the proper time it could improve the students’ habit of reading. To support the efficacy of the triple “S” extensive reading program smoothly at school, it is strongly recommended for English teachers to provide a small classroom library which contains various reading texts with different levels of difficulty, some administrative forms required to monitor the extensive reading program. To maintain students’ motivation and interest in reading, cooperation with the students’ parents in a conducive situation is of great importance. Teachers or parents can give information about the progress of their students in conducting the extensive reading program. The school librarians could endow the school library with a large number of readers as a supplement for students in learning English extensively. To provide sufficient reading materials for the library, it is advisable for them to build cooperation with either state or private owned company to accomplish the financial budget needed in this program.

Pembelajaran konsep limit fungsi dengan strategi elaborasi bagi mahasiswa / Abdillah

 

Kata Kunci : Elaborasi, Konsep Limit Fungsi Pembelajaran Matematika di perguruan tinggi menuntut mahasiswa memahami konsep-konsep dasar. Matematika dilandasi dari definisi, teorema yang meyajikan konsep-konsep yang berkaitan dengan masalah yang terjadi dalam memahami kasus-kasus matematika. Analisis Real merupakan bekal bagi Mahasiswa Matematika sebagai calon guru untuk mengajar materi pelajaran matematika khususnya tentang konsep limit fungsi. Meskipun demikian, kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa penguasaan mahasiswa terhadap materi konsep limit fungsi masih rendah. Mahasiswa cenderung menghafal definisi dan tidak mampu menerapkan dalam memecahkan kasus. Oleh karena itu diperlukan usaha yang serius dalam membangun pemahaman mahasiswa terhadap konsep limit fungsi dengan strategi elaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain pembelajaran dengan strategi elaborasi dan cara menerapkan pembelajaran dengan strategi elaborasi pada konsep limit fungsi bagi mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Mataram tahun ajaran 2009/2010. Melalui pembelajaran dengan strategi elaborasi, mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan orientasi, interpretasi, melakukan penyimpulan dari pembelajaran yang telah dilakukan. Pada tahap orientasi antara dosen dengan mahasiswa aktif berkomunikasi dalam menentukan arah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Pada tahap interpretasi, mahasiswa mengkaji masalah yang diberikan melalui kegiatan analisis, diskusi, tanya jawab. Pada akhir pembelajaran, mahasiswa membuat kesimpulan dari apa yang telah mereka dapatkan selama pembelajaran. Pembelajaran dengan strategi elaborasi yang dapat membangun pemahaman konsep konsep limit fungsi pada mahasiswa semester VI Offering D Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Mataram tahun ajaran 2009/2010 terdiri dari tahap: (1) memberikan orientasi tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan, (2) menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran, (3) dengan tanya jawab memberi motivasi dan apersepsi mahasiswa, (4) dosen melakukan orientasi kepada mahasiswa dengan memberikan permasalahan yang terkait pengenalan konsep limit fungsi, (5) mahasiswa melakukan interpretasi dengan berdiskusi dengan temannya dalam menyelesaikan masalah yang diberikan, (6) mahasiswa mempresentasikan hasil kerja yang diperolehnya, (7) mahasiswa saling memberikan orientasi dengan melakukan tanya jawab berdasarkan hasil yang diperolehnya, (8) dosen memberikan orientasi kepada mahasiswa untuk mengklarifikasi masalah yang muncul, (9) mahasiswa membuat kesimpulan terhadap materi yang telah dipelajari, (10) mahasiswa mengerjakan tugas akhir yang diberikan. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa bentuk pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini berhasil sebagai bentuk pembelajaran yang dapat membangun kemampuan analisis matematika mahasiswa tentang limit fungsi.

Penerapan metode pembelajaran co-op co-op untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita siswa kelas V SDN Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Christina Laelaem

 

Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, CO-OP CO-OP, kemampuan membaca Bahasa Indonesia SD. Siswa Sekolah Dasar (SD), khususnya siswa kelas V diharapkan dapat memiliki kemampuan membaca yang memadai sejak dini. Berdasarkan hasil penelitian awal tentang kemampuan membaca siswa kelas V SD, khususnya di SDN Masangan masih rendah. Salah satu penyebab kurang berhasilnya pembelajaran membaca ini diduga karena faktor pendekatan metode-metode yang digunakan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan metode pembelajaran co-op co-op diterapkan untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita siswa kelas V SD, (2) mendeskripsikan penerapan metode co-op co-op dapat meningkatkan kemampuan membaca cerita siswa kelas V SDN Masangan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN masangan berjumlah 22 anak, dengan rincian laki-laki 9 dan perempuan 13 anak. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi atau pengamatan, tes, dan hasil wawancara. Analisa data dilakukan dengan mengelompokan data menjadi dua, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif dipeeroleh dari instrumen, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk data kuantitatif diperoleh dari instrumen tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan membaca cerita siswa melalui pmbelajaran co-op co-op pada siswa kelas V SDN Masangan Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini dapat diketahui dari ketuntasan belajar siswa mulai dari pra tindakan sebesar 57.95%, siklus 1 sebesar 65.68%, dan siklus 2 sebesar 78.18% peningkatan sebesar 21% dari pra tindakan sampai tindakan siklus 2. Secara umum dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca cerita siswa kelas V SD dapat ditingkatkan melalui penerapan metode co-op co-op, yang dilaksanakan tahap-tahap metode co-op co-op dalam proses membaca. Disarankan kepada guru untuk mengunakan metode atau model-model dalam pembelajaran membaca cerita di kelas V SD maupun kelas yang lain. Penerapan metode co-op co-op dalam pembelajara membaca ini merupakan salah satu alternatif alam meningkatkan kemampuan membaca siswa SD sehingga dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa secara keseluruhan.

Studi tentang manajemen Persatuan Bulutangkis (PB) Master Malang / Yosi Arie Hanggraini

 

Kata Kunci: Manajemen, Persatuan Bulutangkis (PB). Seperti yang kita ketahui selama ini olahraga merupakan suatu kegiatan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Perkembangan olahraga di tanah air akhir-akhir ini sangat berkembang pesat terutama dalam peningkatan prestasi. Hal ini ditandai dengan pemunculan banyaknya club-club dari segala bidang olahraga untuk pernbinaan prestasi yang salah satunya adalah club bulutangkis. Salah satu club bulutangkis di kota Malang adalah Persatuan Bulutangkis (PB) Master. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti bahwa Persatuan Bulutangkis (PB) Master Malang memiliki prestasi yang cukup maksimal, hal ini terbukti dengan prestasi-prestasi yang telah dicapai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan instrumen angket. Sumber data penelitian adalah pengurus Persatuan Bulutangkis (PB) Master Malang yang berjumlah 9 orang. Data tentang manajemen Persatuan Bulutangkis (PB) Master Malang meliputi beberapa variabel yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penyusunan staff (staffing), pelaksanaan (actuating), motivasi (motivating), pengawasan (controlling), anggaran (budgeting). Data dianalisis dengan statistik persentase dan pemaparan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen Persatuan Bulutangkis (PB) Master Malang secara umum sudah melakukan fungsi umum manajemen diperoleh hasil persentase 74,9%. Hasil persentase aspek perencanaan sebesar 100% yang berarti kegiatan tersebut selalu dilakukan, yaitu melakukan beberapa kegiatan diantaranya semua pengurus terlibat dalam menetapkan tujuan organisasi, merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan, merencanakan pertemuan rutin antar pengurus, merencanakan pertandingan keluar kota di Jawa Timur mengikuti agenda PBSI Jatim. Aspek pengorganisasian sebesar 50% yang berarti kegiatan tersebut dilakukan, yaitu melakukan beberapa kegiatan diantaranya memiliki struktur organisasi, mengelompokkan tugas pengurus sesuai bidangnya, dan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan kebutuhan manajemen. Akan tetapi, ada juga beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan oleh pengurus seperti tidak melakukan musyawarah untuk menentukan struktur organisasi, tidak menetapkan peraturan atau cara kerja yang harus dilakukan karena menganggab setiap pengurus sudah mengetahui tugas masing-masing, serta tidak adanya musyawarah untuk menentukan peraturan kerja. ii Aspek penyusunan staff sebesar 55,6% yang berarti kegiatan tersebut dilakukan, yaitu menentukan calon pengurus sesuai kebutuhan manajemen, memiliki kegiatan pengembangan pengurus dengan cara mengirimkan pelatih mengikuti pendidikan kepelatihan. Akan tetapi, ada juga beberapa kegiatan yang belum dilakukan oleh pengurus seperti rekruitmen pengurus tidak ada proses dan tahapannya, merekrut pengurus tidak melalui musyawarah, dan tidak adanya kegiatan pelatihan kecakapan untuk pengurus karena semua kegiatan untuk pengembangan atlet diserahkan kepada pelatih. Aspek pelaksanaan sebesar 100% yang berarti kegiatan tersebut selalu dilakukan, yaitu melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan, menjalin kerjasama dengan anggota PB Master Malang dengan cara memberikan motivasi kepada atlet dan menyediakan sarana dan prasarana, menjalin kerjasama dengan instansi lain dengan cara mempromosikan atlet di luar kota Malang untuk menuju jenjang prestasi yang lebih baik, serta tujuan yang telah ditetapkan dalam perencanaan terlaksana dengan baik. Aspek motivasi sebesar 87,3% yang berarti kegiatan tersebut selalu dilakukan, yaitu pengurus mendapatkan gaji tetap, mendapatkan tunjangan selain gaji, pengurus dan anggota PB Master Malang saling memberi motivasi dengan saling mendukung satu sama lain untuk tugas masing-masing, memberi motivasi bagi anggota PB Master Malang dengan memberikan cindera mata bagi atlet yang berprestasi, menciptakan hubungan yang harmonis dan rasa saling mendukung dalam menyelesaikan tugas. Aspek pengawasan sebesar 75,6% yang berarti kegiatan tersebut selalu dilakukan, yaitu mengawasi jalannya program latihan melalui laporan dari pelatih, mengawasi apabila ada pertandingan di dalam kota dengan ikut serta dalam susunan panitia, mengukur keberhasilan atletnya dengan cara membandingkan apa yang di targetkan dengan hasil yang diperoleh, melakukan evaluasi hasil pertandingan dengan melakukan rapat dengan pelatih, membandingkan pelaksanaan dengan perencanaan di ukur dengan tingkat keberhasilannya, serta membuat laporan setelah diadakan pertandingan dalam bentuk evaluasi atlet dari hasil pertandingan. Aspek anggaran sebesar 55,6% yang berarti kegiatan tersebut dilakukan, yaitu anggaran pendapatan didapatkan dari hasil pembayaran rutin, menganggarkan biaya umum dan administrasi, menganggarkan biaya setiap pertandingan ke luar kota. Akan tetapi ada juga beberapa hal yang tidak dimiliki oleh pengurus seperti tidak adanya sponsorship, tidak adanya sumbangan dari pengurus, dan tidak menganggarkan biaya setiap pertandingan ke luar kota. Berdasarkan hasil penelitian saran yang diajukan adalah lebih membenahi pada aspek pengorganisasian, aspek penyusunan staff, aspek pengawasan dan aspek anggaran agar menjadi baik. Seperti rekruitmen pengurus, pemberian gaji pengurus dan penghargaan kepada pengurus, agar nantinya kinerja manajemen akan berjalan lancar dan lebih baik.

Penggunaan media papan magnet untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas V MI Hubbul Wathon Pandaan Pasuruan / Shobahul Fajariah

 

Kata Kunci : Papan Magnet, Hasil Belajar, IPS SD Berdasarkan observasi awal pada tanggal 19 Juli 2010 yang dilakukan peneliti saat pembelajaran IPS di kelas V MI Hubbul Wathon, ditemukan fakta yaitu saat pembelajaran guru menggunakan metode ceramah. Dalam pembelajaran guru tidak menggunakan media, guru dan siswa hanya menggunakan buku paket IPS. Pada evaluasi akhir dihasilkan skor rata-rata 6,5. Dari 17 siswa hanya 7 siswa yang mencapai nilai di atas SKM (Standar Ketuntasan Minimal) yaitu 70,00 dan sedangkan 10 siswa lainnya dinyatakan tidak tuntas. Menyikapi pemasalahan tersebut, berbagai cara dapat dilakukan, diantaranya berkaitan dengan penggunaan media pembelajaran yang seharusnya diterapkan yaitu sebuah media pembelajaran yang menarik, efektif, mengikutsertakan keaktifan siswa, penggunaan media papan magnet ini diharapkan dapat menjadi solusi pemecahan masalah yang dihadapi oleh siswa dalam meningkatkan hasil belajarnya pada mata pelajaran IPS kelas V di MI Hubbul Wathon Pasuruan Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media papan magnet untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V di MI Hubbul Wathon, mendeskripsikan hasil belajar siswa melalui penggunaan media papan magnet pada mata pelajaran IPS kelas V di MI Hubbul Wathon. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus yang mana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan .Subyek penelitian adalah siswa kelas V di MI Hubbul Wathon yang terdiri dari 17 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Penelitian ini menggunakan instrument pedoman observasi, pedoman wawancara, dokumen, dan soal-soal tes Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh guru (peneliti), maka Penggunaan media papan magnet pada mata pelajaran IPS di kelas V MI Hubbul Wathon sudah sesuai dengan langkah-langkah pemanfaatan media. Penggunaan media papan magnet pada mata pelajaran IPS di kelas V MI Hubbul Wathon sudah dapat dikatakan berhasil dengan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal itu ditunjukkan dari hasil analisis rata-rata hasil belajar siswa secara keseluruhan terjadi peningkatan yaitu pada refleksi awal rata-rata hasil belajar siswa 65,50. Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 69,26 Pada siklus 2 rata-rata hasil belajar siswa 73,97. Hasil tersebut menunjukkan siswa telah mencapai nilai di atas SKM (Standar Ketuntasan Minimal) yaitu 70,00. Dalam penelitian ini disarankan kepada:1) guru untuk menggunakan media dalam melaksanakan pembelajaran IPS pada materi keragaman suku dan budaya dan menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi yang dapat difungsikan sebagai rujukan pengembangan pembelajaran. 2) kepala sekolah untuk memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai pengayaan pengembangan profesi guru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. 3) peneliti lanjutan agar hasil penelitian ini dijadikan rujukan dan perbaikan untuk penelitian berikutnya.

Pengembangan model latihan serangan dasar dalam permainan bolabasket di ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo / Rurizal Arsani

 

Kata kunci: pengembangan, model latihan menyerang, permainan bolabasket. Berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan melalui pengisian angket yang disebarkan kepada responden dalam hal ini pelatih dan semua siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMA Negeri 1 Leces, diketahui kurangnya materi variasi latihan permainan bolabasket saat latihan. Kurangnya materi tersebut khususnya variasi offense (serangan) bolabasket yang diberikan oleh pelatih pada kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMA Negeri 1 Leces. Tujuan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan model latihan serangan dalam permainan bolabasket di ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo, dan diharapkan siswa-siswi dapat menerapkan model serangan yang bervariasi dengan baik saat bermain bolabasket. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan research and development yang dikemukakan oleh Borg dan Gall. Langkah-langkah penelitian adalah sebagai berikut: (1) Melakukan penelitian, pengumpulan data atau informasi termasuk kajian pustaka dan observasi lapangan. (2) Mengembangkan bentuk produk awal (penyiapan materi pengajaran, buku petunjuk yang akan digunakan dan perlengkapan evaluasi). (3) Melakukan uji lapangan permulaan, menggunakan 1 sekolah dengan 10 subjek. (4) Revisi produk pertama (sesuai dengan saran-saran dari tinjauan para ahli pada uji lapangan permulaan). (5) Uji coba lapangan utama (dilakukan pada 1 sekolah, dengan 25 subjek, menggunakan teknik kuesioner lalu dianalisis hasilnya). (6) Revisi produk akhir (sesuai dengan saran-saran dari hasil uji lapangan utama). (7) Hasil akhir produk pengembangan yang dihasilkan oleh uji coba lapangan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk ahli dan pelatih, dengan kualifikasi 1 orang ahli bolabasket dan 1 orang ahli pelatih bolabasket. Sedangkan uji coba (kelompok kecil) dilakukan oleh 10 siswa dan uji lapangan (kelompok besar) dilakukan oleh 25 siswa. Hasil penilaian atau evaluasi model latihan ini yaitu sebagai berikut: dari hasil ahli bolabasket yaitu 97,43% (valid), dari pelatih bolabasket yaitu 95,83% (valid), dari uji coba (kelompok kecil) 91,80% (valid) dan dari uji lapangan (kelompok besar) 99,08% (valid). Dari produk yang telah dikembangkan ternyata perlu untuk dikaji ulang keberadaannya, karena setelah melalui proses penelitian terdapat beberapa hal yang perlu untuk diperbaiki. Kelebihan model latihan menyerang ini yaitu mudah dilakukan oleh siswa dan belum pernah dilaksanakan di ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Leces, maka dengan adanya model latihan menyerang ini siswa mendapat materi pengetahuan menyerang baru. Sedangkan kelemahan model yaitu model latihan menyerang ini tidak cukup bila dilaksanakan hanya sekali mencoba, tapi harus dilakukan berulang-ulang.

Penggunaan strategi think talk write (TTW) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SDN Manaruwi II Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Annastasia Rettob

 

Kata kunci: Strategi Think Talk Write, Hasil Belajar, IPS SD. Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk membentuk siswa agar memiliki kemampuan dasar untuk berpikir kritis, rasa ingin tahu, menemukan, memecahkan permasalahan dan memiliki keterampilan bekerjasama dalam kehidupan sosial.. Permasalahan yang terjadi di kelas IV SDN Manaruwi Bangil adalah (1) rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS, dan (2) metode-metode/model-model yang digunakan oleh guru yaitu metode ceramah, tanya jawab, pemberian tugas dan jarang menggunakan model-model/strategi-strategi yang baru. Sehingga perlu adanya tindakan yang inovatif dalam pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini diterapkan untuk mencapai tujuan pembelajaran, yaitu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Manaruwi II. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran strategi Think Talk Write (TTW). TTW terdiri atas tiga tahap think (proses memahami melalui bacaan, membuat catatan, serta tanggapan terhadap isi bacaan), talk (proses menyampaikan ide pemahamannya melalui interaksi dengan teman maupun dengan guru, maupun diskusi formal maupun antar individu), dan write (proses menyampaikan ide dan pemahaman melalui tulisan yang dibangun secara mandiri oleh siswa. Pembelajaran dilakasanam pada mata pelajaran IPS khususnya materi pokok masalah sosial. Rencana penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Manaruwi II kecamatan Bangil kabupaten Pasuruan yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi selama proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut; hasil belajar siswa yang merupakan pemahaman konsep IPS materi pokok masalah sosial secara klasikal mengalami peningkatan dari 58.17 % pada pra tindakan menjadi 67.76 % kemudian menjadi 81.5 % pada siklus. Dari data tersebut dapat dismpulkan bahwa secara keseluruhan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dan mencapai target yang telah ditetapkan setelah strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) diterapkan. Dari hasil penelitian ini sarankan agar guru menerapkan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) dalam mengajarkan mata pelajaran IPS. Bagi peneliti lain diharapkan dapat meneliti dengan menggunakan metode atau pendekatan lain dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.

Penerapan pembelajaran generatif pokok bahasan energi listrik dan kemagnetan dalam upaya meningkatkan perolehan sikap ilmiah siswa kelas III-C SLTP Negeri 17 Malang tahun pelajaran 2002/2003 oleh Muhammad Rumansyah

 

Penelitiani ni dilakukan untuk mengetahuai pakahp enerapanp embelajaran generatiPf okokB ahasanE nergiL istrik danK emagnetand apatm eningkatkan perolehans ikap ilmiah siswak elasI II-C SLTP Negeri 17 Malang. Hal ini dilaksanakakna renas elamap rosesb elajar-mengajadri kelasI II-C SLTPN egeri 17 Malang tidak tampak perilaku siswa yang menunjukkan indikator sikap ilmiah. Sikap ilmiahm erupakanb agiand ari hasilb elajary angd ikembangkadna lamK urikulum BerbasisK ompetensi.D engand emikian sangatd iperlukanu payau ntuk meningkatkapne rolehans ikapi lmiah siswak elasI II-C SLTPN egeri 17M alang TahunP elajaran2 00212003. Penelitianin i menggunakapne ndekataknu alitatifd ant ermasukje ms penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus tindakan. Dalam penelitianin i, guruf isika kelasI II SLTPN egeri 17b erkalaborasdie ngand osend an mahasiswafi sika UM menerapkanp embelajarang eneratifp adas iswak elasI II-C SLTPN egeri 17 Malangyangb erjumlah3 6 siswa.P okokB ahasany angd igunakan dalamp enelitiani ni adalahE nergi Listrik dan KemagnetanD. ata perolehans ikap ilmiah siswad ievaluasdi ari indikators ikapi lmiah melaluio bservaspi erilakus iswa selamap rosesp embelajaranm, enanyakalna ngsungk e siswam enggunakaknu esioner pernyataans ikap,d an penilaianh asil LKS dan lembart ugass iswa.I ndikator sikap ilmiahy angd ievaluasdi alamp enelitianin i meliputi ke{asamak elompokd an ketekunanr,a sai ngin tahu,k eterlibatana taup artisipasai ktif, kreatifmenghasilkan karya ilmiah, dan kemampuanm engemukakanp endapate rtulis. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwap enerapapne mbelajaragne neratifd apat meningkatkapne rolehans ikapi lmiah siswak elasI II-C SLTPN egeri l7 Malang TahunP elaiaran2 00212003.

Peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan listrik statik kelas 2F SLTP Negeri 4 Komadya Malang oleh Saptadi

 

salah satuk esulitans iswad alamm enguasami atap elajaranf isika nampakpadas aatm engerjakasno al-soael ssayU. ntukm enyelesaikasno al-soael ssays iiwaharusm emiliki kemampuanK. emampuante rsebuta dalahm emahamis oaly angkemudianm engubahm enjadis uatuu ngkapand alamp ersamaanm atematidsa n selanjutnyamenghitungb ilangan.u ntuk membantum eningkatkank emampuans iswad alammenyelesaikasno al-soael ssayfi sika diperlukans uatuc aray angt epat.p enelitianini bertujuanu ntuk menemukanm odel pembelajarand alamp eningkatkank emampuansiswad alamm enyelesaikasno al-soael sayp adap okokb ahasanlis trik statik. Penelitiany ang dilaksanakanb erbentukr indakan Kelas, denganm engambillokasiS LTPN4 KotamadyaM alangk elas2 . Dengank artup eragas iswad ibimbinguntuk menyelesaikans ecarab ertatraps oal-soael ssay.T ahap-tahapd alammenyelesaikasno alt ersebuat dalah(: l)mengidentifikasvi ariabeyl angd iketahui,( 2)menyusun nrmus yang sesuai dan (3) menghitung bilangan. Dari analisisd an refleksi padac atatatand i lapangand an perbandinganpekerjaan siswa saat diberi soal latihan dan soal ulangan harian diperoleh kJsimpulanbahwa:l )penggunaanka rtup eragad apatm embantusi swad alamm eningkatkankemampuanm engidentifikasiv ariabel soal,2 )kemampuanm enjrusunp erszrmffulyangs esuaid, an 3) kartu wraga dapatm emotivassi iswad alamm engikutpi elajarafisika.

Peningkatan pmahaman konsep listrik statis dengan pemberian tugas terstruktur dan pretes harian pada siswa kelas II semester I Madrasah Aliyah Perguruan Mu'allimat Cukir Diwek Jombang tahun pelajaran 2003 - 2004 oleh M. Ali Makhfud

 

Pemahamank onsepf isika merupakans alahs atuf ahor ying pentingd an perludiperhatikand alam prosesp embelajarand i kelas IIB MA perguruanM u,ailimat cukirDiwek Jombang.B erdasarkanh asil wawancarad an observasik elas IlBtahunpelajaran 2002-2003, bahwa siswa masih kurang mampu untuk memahami konsepkonsepf isika yang diajarkand alam prosesp embelajaranH. al ini dapatd itunjukkan{:lg- ketidakmampuans iswa dalam me4iawabp ertanyaan-pertanyaayDan gdilontarkan guruAtas dasar kenyataan tersebut di atas maka perlu dilalcukan penelitian tindakankelas dgngant ujuan memperbaikia tau meningkatkanp emahamankonsepfis ika siswakelasI I' MA PergururanM u'allimat Cukir Diwek Jombang. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui apakah pemberian tindakan yangberupa tugas terstruktur yang dibahas guru, tugas terstruktur yang dibahas siswadenganb antuang uru dan pretesh arian dapatm eningkatkanp emahamank onsepfisika.Pendekatayna ngd igunakand alamp enelitianin i adalahp endekataknu alitatifdenganje nis penelitianti dakank elasy angd irancangd alam2s iklus,5 kalipertemuant,i ap pertemuan2 jam pelajaran. Dalam penelitiani ni peneliti bertindak sebagapi €rencanap, engumpuld ata,penganalisisp, enafsird at4 dan sebagapi elaksanap engajaraqs ertas ebagapi elaporhasilp enelitian.h osedur pengumpuland atad ilalcukand engante knik obiewasi,wawancarad, an dokumentasi.A nalisis datayangdilakukany aitu (l) mereduksi,( 2)displayd ata,( 3) menarikk esimpulanv erifikasid anr efleksi.Pengambiland ata dilaksanakanp adab ulan Juli sampaid enganb ulan Agustus2003. Flasil penclitian yang dipcrolch menunjukkan bahwa tindakan pemberiantugas terstruktur yang dibahas siswa dengan bantuan guru dan pretes harian dapatmeningkatkanp cmahamanko nsepf i sika.

Efektifitas pendekatan sts dalam pembelajaran fisika pokok bahasan gelombang elektromagnetik untuk meningkatkan prestasi belajar siswa akelas III IPA SMU Negeri I Krian tahun pelajaran 2003/2004 oleh Dwi Ira Mayasari

 

Fisika selana ini dianggap rbagai pelajaran yang rulil Kesan pertama ini ternyafam €ounbrrhkanp sepsi padas iswa bahwam erekat idak akm mampuu ntuk Apalagi hal ini didukungo leh metodep engajarang uru yang monoton datrt idak menarikm ina sisw4 sehinggas iswac endenrngp asif dan menganggap fisilo s€lagai pelajran yangti&k menyenangkand an membosankanT. erbukti dari pengamatatns hadap hasil belajars iswaS MA Negeri I lGian kehs m IpA khususnyap elajaranf isika prestasis isrryac enderungk urangb aik yakni rata-rata5 ,8 sanpai 6J. Dmgan demikian diperlukan suatu metode belajar mengajnyrtgmampu tn€Ndngkdlcn kaerarrpilar para gunl l*rusnsnya guru fisika. Metod€ tersebrt adalah metodep endekon STS. Metodei ni urut-unrtannyaa dalahm enjetaskante ori, m€oyatgkutrautkm dnlem kehidupan sehui{rari dan pengkaitan dengan fenomena alamm elahi kwiilrinpraktikum- sehinggak egiaranp embel4iarand agatd icapai secraoptimal Pemlitian ini dilakukan di SrvIA Negei I Kdan bulan Febnrari sampai dengan bulatrl v{arets aats €mestertrt ahun ajaran2003t2004.R ancanganp enelitrany ang dig"ratan adalah membagi sampel menjadi dua kelompok rtimr'r mrsint-d""ing kelompok dikenaipedatuan yang berbed4 yaitr kelompok I diberi pengajaran dengan nenggunakan metode pendekaan STS dan kelompok II diberi penpjaran dengan mggunakan nctode cqarr.rah- ___ tlasil penelitia ini menunjlkkrn bahwa pengajarul d€rgan metode pndekatan STSl ebih efelilif un[rk meningka*an prrestasbi elajars iswad engann ilai raF-rata 803587 unhrk elompoky ang diajar denganm etodep endekatanS TS,s aiangkann ilai 'rta-rata kelompoky ang diajar denganm etodec eramaha dalah 66-7391. salain itu dafampenef;tan ini dilakrrken p€nganatan ttrhadap aktivitas siswa di kelas, temyata metoce pndelrdan STS mampu meningkdkan alrivitas siswa dalam kegiaan beiajar pngpa: iIaI ini da@ dftetahui dari jumlah sisway ang akrif dalamk e-iasy, aitu - juml-h siswayanga lcif dalam kegiatm belajarm engajarpadak elompot yang aialar d€ngan-metodpee ndekatanS TS lebih besard ibandingkandengank efompoky ang - diajar dengsn mcngguoakanm elo

Penerapan pembelajaran kooperatif model stad: student team achievement division pada pokok bahasan kalor untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa kelas I MA Al-Urwatul Wutsqo Bulurejo Diwek Jombang oleh Yayuk Winarni

 

Rendahnydaa yas eraps iswat erhadaps uatup elajarana ntarala in ditandaigyta9 .19rhe ndahnyap restassi iswat erhadapp okok bahasakna lor yangd iterima.Kondisii ni disinyalird isebabkaonl ehb erbagafia ktor,a ntarala in yalir penggunaanpembelajaraayna ngk urangt epat.p embelajarakno operatifm oaers reo"ilerupakanpembelajarayna ngm eribatkans iswas ecaraa mroau- kegiatanb ela;armengajarD. enganp embelajarainn i diharapkans iswam enemukanse caralan9sun8k onsep-konseypa nga dak hususnypaa dap okokb ahasanka lor. Penelifianin i bertujuanu nttrkm engetahupi erbedaapnr estasfii sika pokokbahasaKn alor antaras isway angd iajar denganp emberaiarakno operatifm oderSTADd ans isway angd iajard enganc arak onvensiona(ln on STAD).Penelitianin i merupakanp enelitiank uasie ksperimenp.e nelitianin idilaksanakadni MA-AI unratur wgtryo B'lurejo Diwek JombangS. ampeyl angdigunakans ebanyak2k elasb e{umlah7 2 siswa.p engcnbilans aripelo enganc araber\elo^qno! Pembelajarayna ngd igunakand alamp inelitian ini adalarrkilferatiry.9desfr AD danp endekatakno nvension(anl onS TAD).S ampepre nelitian'iniliugu.z kelompoky angm asing-masinkge lompokd iberip erlaicuayn* cberbedaK- ernmpuana wald iambild ari nilai fisika semesteIr. sedarigk; prestasibelajarf isika siswad iukur dengante s prestasfii sika setelahs iswad iberiryr]akuan Uji prasarayt angd igunakana dalahu ji normalitasd anu ji homogenitas.Sedangkaunj i hipotesism enggunakaunj i t. Dari hasila nalisisd isimpulkanb ahwa( l) prestasbi elajarf isika kelompokfr.ans diajard enganp einbelajarakno operatifmodeSl rAo padap okokb ahasankalord iperolehs korr ata-rata7 7,86y oaari stor maksimumio o v'-g oilru*pl*dans tandadr eiasi 6,6129.{2)h estasib erajafri sikak elompokir yirg aiajarfSsqr.rcrlglajaran pendekarakno nvensiona(rn on srADi paaap otit tahasanalor diperolehs korrata-rata6 3,81o/odasrik orm aksim,"" ido yangd ihampk;dans tandadr evias8i ,7459(.3 ) prestasbi elajarfi sikab eta;anr sita,"sl-* y*; 9tlt. 9*g."lfembelajarank ooperatimf oAitS raO padap okokU ahasakna lirlebiht rnggrd ibandrngkasni sway angd iajard enganp i-t"foiatatr pendekatankonvenliona(ln on srAD) padat ara?s ignifikans N a* yli dand-u:"i r"tu, zo,t6i6.',g:7,6189> ttabel(5%:1), 9967 6n kt*e :7,61g9 , 1**rrr"r"rJ7,653.

Studi tentang struktur anatomi tubuh vegetatif dari spesies-spesies yang termasuk dalam suku polypodiaceae di hutan lindung lawu Kabupaten Magetan oleh Diyah Nurhalina

 

Polypodiaceaam rrryah salahe atuc odoh aukup tridophyta penirm bohi affiralain mencalnp masElahta ftsonomi,a ndomi, dan norfotogi. nnaroni menrut Rideng (1980) merrpakm sumber dda klarik yang digunsken dslm blaonomi tunbuhen disaqing norfologirya Andomi organ, khuumya Polypodiaceaob elum bmyaft dipetqiri rcskipun merrpakanp aku-palruany mg paling hrar qgihon"edibandingpdil-paku yrng lein Berd.sarkenyataan di ms penulis iqgin menpelqiri palnr-pakuany aitu polpodiaceaa dri mdominya Penelitim ini bertujuan uduk mengetahui sfruktur metomi bdang am aan datn dri sposierepooieeym g termasukd atams uku pollpodiaceae dirqing neqgitrwtuisasi spesias-spori* ymg t€rmasuk dalm suku polypodiaceae oi rrran Lindung Lawu Kdrryden Megetan Dri epesier-spesieyom g berhaeild ihiryun, yang termenrks uku Polypodiaceaem enunilB rker (1939) adalaht igpbelas apeoiecD. ri ketiglbelag rpesiosnu nunnya Btulfir andomi batmg Polypodiaceaea dllahj rhgan opidormin, {ortgts errusun es jringan prenkim kecuali btug polystichopsisu p.K ortekr tigalapiem, lryism luer dm dslam brsnun das jariqgsn Kole{*ifu, berlcs ' r PengFnktf lebih dri rdq amfikribnal, gtele diktiodete. Stuktrr etrdoni altr adelah epidormin, Korteks dualryiean, lryirm lurtorsusun dari jriruurprenkin dan lryism dalm tergusutdr ari jaritrgan sHereakim, bebcrrya spesiesk ortekmyah anya tensusund ri jariqgan prenkim, barftasp engangrhiel nfikibrat, stelep otoetete. stuktur matomi daunterdiri deri epidcrmise s de beunb etomatep-adeap idormis bilr'8lt finmopor kecwli &lltgna hderocarpastom&nya hiptopor, nerofil darn trdife,r,ensiasei r paronkimp disado d'n spon'4 keanli Asplinizz sp. dn Crypstnuss p. memfil hanpterrusun atasj ringan prenkim sponsa,b edos pengsnglnil amfihibral. llt

Pengaruh penggunaan siklus belajar (learning cycle) terhadap prestasi belajar pokok bahasan kalor siswa kelas 1 SMU Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang oleh Sri Wahyuna

 

Untukm eningkatkapnr estasbi elajard apatd ilakukand enganm eningkatkankualitasp rosesp embelajaran..salsaaht ui ttutegip embelajarayna ig aapatd igunakanuntukm eningkatkapnr estasbi elajars iswaa darahd engans ikrusu i4ar.Penelitianin i bertujuanu ntukm elihata dakahp engaruhd ariienggunaansiklusb elajari ni terhadapp restasbi elajars iswad alamb id-ansgt udir i"iti"pototbahasakna lor. Rancangapne nelitiany angd igunakana dalahe ksperimens emu(q uastexperimentd)e ngand isainp retesd anp osttesd engank elompokk ontrol.'iokokbpaahdaass earyn,na ensgtd 2ei.ar P mebnield laitilaanmipn ei nelitianin i adalahialory angd ipelajarsi iswak elastTllggyakan populassi iro,a'te iur isvru NegeriIkepanjenta hunp elajaran2 002/200ildnseuagals dmpepl enelitianin i adalahg gasidsawlaah.py oarnptgoe srbivaerg aim ndeonmjas dadi mupal-iknegyl aasiTt.ue dkennikg fa"nnrg ieun'ng'ubnitd- i kseaamupaek yllh aitnegrdi eiguuutn.aat nDidapatkakne lasI -2 sebagaki elompoke kspJrimednL kehs I-4 sebagaikelompokkgtro]. Dalamp elaksan,apne nelitianin i, felompoke ksperimedi ajaiJ enganm odelsiklus.belajadra nk elompokk ontrold iajard enganm etoded emonstrasDi.a ri hasilanalislsd idapatkakno efisienr eliabels ebesaorl l:. untut mengerahukie mampuanawalf isikas iswad ilakukanf. 1r*l sebelump erlakuanS. etelihk egiatane ksperimenybaenragdk hipirek,r eodleuhadk iealnoamlispiosdk e.dnigbaentrmei sep nrgegsutansauik eatuanili at rya aennggs atmaaras. resliignnjuiRtntyaand sa5i t%a.-Darid atad iperolehn ilai reratap restasbi elajaru niot t"to'nplk siswy angdiajard enganm odels iklusb e $ar 7,!,9d ank elompoks isway angd iu;- d"ng1(8e61;o5_0{/eos.)ed Nemngognads at6rpa9as,td0i i.s.Him€psuial lnkaalnibs aishd widaap preastktaatsnnui i"*reii:u:r.f s+its-*>a t et*i*orm: pto,St Slf;neqimel dank elompokk ontrolb erbedas icaras ignififtanD. engana einit,ano apat9ifdry bah-ryanenegunamaond els iklusb elajard ipat meningLitt* pr"si^ibelajars iswal ebihb aik daripadap enggurunnm etoded emonstrisit,t ur'urnyub idangstudi fisika kelas I sMU Negeri I Kepinjen Tahun pelajaran2002/2003. '

Simulasi pendeteksi suhu di tiga titik dengan masukan tegangan oleh Yeni Budiarsih

 

Dalam sistem pengontrol suhu diperlukan sensor suhu yang dapat mengubah besaransu hum enjadit eganganT. randusepr engubahs uhuk e tegangany angt elah dikembangkans aati ni adalaht ermokopeld an adaj uga dalamb entukI ntegrated Circuit (IC). Simulasip endetekssi uhud enganin put tegangand ibuatd enganp rogramD elphi 5. Dengans oftware ini, pendeteksians uhup adas isteml ebih mudahd enganm elihat tampilanp rogramp adal ayarm onitor. Input tegangan diperoleh dari Power Suplly, data suhu dan teganganmengacu padadalas heett ermokopelt ipe K. Programi ni disusund ari beberapap rosedur diantaranypar osedubr acaA DC, prosedusr pin edit,proseduwr ann, prosedugr ambar gafik, prosedupr rosesp, rosedurs elesadi anp rosedukr eluar. Hal-hal yang ditampilkanbila simulasi dijalar*anadalah (1) wama sensor a adalahh itam,s ensobr hijau dans ensorc adalaha bu-abu(,2 ) kotaks pin edit yangdapat diisi untukm engaturs uhuy angd iinginkan,b ila suhuy angt erukurm elebihiy ang ditetapkanm akak omputera kan berbunyi dan wama diagrambatanga kanberubah(,3 ) teganganin put, dan (4) suhuy ang terukur.

Peran pengajaran formal dalam memperbaiki kesalahan berbahasa tulis siswa kelas VIII SMP Ki Hajar Dewantoro Kupang tahun pelajaran 2013/2014 / Johanis Tlonaen

 

Tlonaen, Johanis. 2014. Peran Pengajaran Formal dalam Memperbaiki Kesalahan Bahasa Tulis Siswa Kelas VIII pada SMP Ki Hajar Dewantoro Kota Kupang Tahun Pelajaran 2013/2014. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurhadi, M.Pd., (II) Dr. Nurchasanah, M.Pd. Kata Kunci: pengajaran formal, kesalahan berbahasa tulis.     Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat bilingual atau masyarakat yang menggunakan lebih dari satu bahasa untuk berkomunikasi. Secara umum masyarakat Indonesia menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pertama dan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua.     Pembelajaran bahasa Indonesia bertujuan agar siswa terampil menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dalam kenyataan, hampir semua siswa belum menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Hal ini diduga disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain pengaruh bahasa daerah yang masih kuat, perencanaan pembelajaran yang tidak optimal, proses pembelajaran yang tidak optimal, dan lingkungan belajar yang tidak menunjang.     Tujuan penelitian ini untuk menemukan bentuk kesalahan dan peran pembelajaran formal dalam memperbaiki kesalahan-kesalahan berbahasa Indo-nesia siswa. Oleh karena itu, jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini studi kasus dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu peneliti sendiri atau dengan bantuan orang lain melakukan pengumpulan data. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Ki Hajar Dewantoro Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian berupa data hasil pekerjaan siswa yang dikumpulkan melalui penugasan. Analisis data dilakukan dengan model alir analisis data kualitatif Miles dan Huberman (1984).     Hasil penelitian menunjukkan ada tiga bentuk kesalahan yang dilakukan siswa, yaitu kesalahan ejaan, kesalahan bentuk morfem afiks, dan kesalahan kalimat. Bentuk kesalahan ejaan meliputi kesalahan penulisan prefiks di- pada kata dasar dan kata gabung. Bentuk kesalahan morfem afiks yaitu penggunaan prefiks di- pada kata dasar, kesalahan penanggalan afiks pada kata gabung, dan kesalahan peluluhan fonem. Kesalahan kalimat meliputi ketidaksepadanan kalimat, pemilihan dan penggunaan kata, ketidakhematan, ketidaksatuan dan ketidakpaduan, ketidaklogisan, dan ketidakparalelan atau ketidaksejajaran.     Model perbaikan kesalahan bahasa tulis siswa meliputi perbaikan kesalahan ejaan, morfem dan kalimat. Kesalahan ejaan diperbaiki dengan cara menjelaskan kembali bentuk kesalahan, membandingkan prefiks di- dengan di preposisi, dan memberikan contoh. Model perbaikan kesalahan morfem dilakukan dengan menjelaskan kesalahan dan memberikan contoh. Model perbaikan kalimat dilakukan lewat penjelasan ciri-ciri kalimat dan kalimat efektif, kemudian guru memperbaiki kesalahan kalimat bahasa Indonesia tulis siswa. Berdasarkan hasil analisis penelitian di atas disarankan pertama guru bahasa Indonesia perlu meningkatkan pemahaman siswa tentang ejaan bahasa Indonesia, terutama penulisan prefiks di-pada kata dasar atau bentuk dasar, penggunaan afiks pada kata turunan, dan penggunaan kalimat efektif dalam berkomunikasi. Selanjutnya data kesalahan tersebut diperbaiki berdasarkan aturan tata bahasa Indonesia. Kedua penyusun materi pelajaran SMP perlu mengkaji secara detail kurikulum bahasa Indonesia untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), terutama ejaan, morfem, dan kalimat. Tiga hal ini perlu dipertimbangkan porsinya dalam setiap materi pelajaran bahasa Indonesia. Ketiga peneliti bahasa Indonesia disarankan melakukan penelitian lanjutan tentang kesalahan ejaan, morfem dan kalimat. Keempat, bagi pemerhati bahasa Indonesia hendaknya hasil penelitian ini dapat diasimilasikan dengan berbagai prinsip dan konsep yang relevan, misalnya pendekatan pembelajaran berbasis komunikatif, analisis kalimat, kajian pragmatik, dan kajian sejenis. Secara praktis hasil penelitian ini dapat diman-faatkan untuk mengetahui aspek-aspek yang paling sering terjadi kesalahan ejaan, morfem, dan kalimat efektif bahasa Indonesia.

Efektifitas pemberian tugas kokurikuler secara individu dan kelompok terhadap prestasi belajar fisika pada pokok bahasan energi listrik bagi siswakelas III cawu I SLTPN 1 Randudongkol Pemalang tahun pelajaran 2000/2001 / oleh Sukiswo

 

Guru sebagami ediatord alamp rosesb elajarm engajasr angabt erperand alam usaham eningkatkanp restasbi elajars iswa.P eningkatapnr estasbi elajar-dapat ditempuhm elalui metodep engajarand anp emberiant ugask okurikuler.P ada umumnya siswa merasa enggan atau kurang termotivasi untuk belajar dirymah, apabilat idak diberi tugask okurikuler, akibatnyaa kanb erpengaruhte rhadapp restasi UetaiarD. alam penelitiani ni sebagaui payau ntuk meningkatkanp restasib elajar fisika,s iswad iberitugask okurikulers ecarain dividud ank elompok. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahumi etodem anay angp alinge fektif untukm eningkatkanb elajarf isika antaras is*a yangd iberit ugask okurikulers ecara individud ans isway angd iberi tugask okurikulers ecarak elompok. Populasdi alamp enelitranin i adalahs iswak elasI II cawuI SLTPN egeri1 RandudongkaPle malangta hunp elajaran2 000/2001S. edangkasna mpedl alam penelitianin i adalahs iswak elasI II A yangd iberi tugask okurikulers ecarak elompok, iiswa kelasI llB diberit ugask okurikulers ecarain dividu.s etelahe ksperimen berakhirk eduak elompokd iberit esp restasdi enganb obots oaly angs ama. Selanjutnydaa tad ianalisisd enganm enggunakaunj i t padat arafs ignifikan5 %. Dari hasilp enelitiand enganm enggunakaunj i t padatarafsignifikan5 % menunjukkanbahwats;1**=4,474)ttabcl:1,665'makahipotesisditerima'Jadi bisad iiimpulkanb ahwap restasbi elajarf isika sisway angd iberit ugask okurikuler yang dikerjakan secara kelompok lebih efektif dari pada siswa yang diberi tugas kokurikulery angd ikerjakans ecarain dividu

Upaya peningkatan prestasi belajar fisika dengan pemberian bimbingan operasi matmatik dalam menyelesaikan soal-soal essay konsep rangkaian listrik siswakelas 3 SLTP Negeri 2 Amuntai Kalaimantan Selatan oleh Hamdan

 

Berbagaur paydu ntukm eningkatkanm utu pendidikante lah.dilakukano lehpernerintahN. amnnk enyataanya nga dam enunjukkanb ahwam utu pendidikand iSLTPm asihr endahk hususnyam atap elajaranIP A. Demikianj uga halnyad iSI-TPN2 Arnuntai,p ada5 tahunt erakhird atay ang adapadas ekolaht ersebutrnenunjukkabna hwan ilai rata-rataIPAd i bawah6 ,0.B erdasarkahna silw awancaradengang urup engajabr idangs tudif isika danm enurutp engalamanp eneliti yangpemahm engajard i sekolahte rsebutr,e ndarhnypar estassi isrvad ikarenakans isrvamengalamki esulitand alamm enyelesaikasno al-soael ssayH. al ini disebabkansiswak urangm emahamoi perasmi atematikd alamm enyelesaikasno al-soafli sika.Penelitianin i bertujuanu ntuk mengetahuai pakahp emerianb imbinganoperasmi atematikd apatm eningkatkanp restasbi elajarf isika kelas3 dalammenyelesaikasno al-soael saayk onsepr angkaianli strik. Penelitianin i rnerupakapne nelitiank ualitatify angb erbentutkin dakankelasd and irancangd alamd uas iklusk egiatanM. asing-masintge rdiri dari empattahapy angt ediri dari observaspi,e rencanaatnin dakan,p elaksanaatnin dakan,d anrefleksi.Y angm enjadoi bjekd alamp enelitianin i adalahs iswak elasI IIA SLTPNegeri2 AmuntaiK alimantanS elatanT. indakank elasy angd iberikanp adap enelilianini bempap emberianp retesd i awalp elajaranb, imbingano perasmi atematik,latihans oald isertaip embahasadna np ostesd iakhir pelajaran. hasil penelitiany angd iperolehn renunjukkanb ahwad enganm emberikantindakany angm eliputip emberiatne sa wald i awalp elajaranp,e mberianb imbinganoperasmi atematikl,a tihans oald isertaip embahasadna nt esa khir diakhir pelajarandapatm eingkatkanp restasbi elajars iswa.P adas iklusI nilai rata-ratate s awal 3,96dann ilai rctatatat esa khir 5,66.S edangkapna das iklusI I nilai rata-ratate sa wal3,06d ann ilai rata-ratate s akhir 6,78.Dari hasil penelitiany angd iperolehm, akad isarankank epadag urut lalamprosesb elajarm engajara gard apatm emberikanb imbingano perasmi atematik,lalamm enyelesaikasno al-soael ssayfi sika sehinggad apatm eningkatkanp restasibelaiars iswa.

Perbedaan interaksi kelompok antara siswa kelompok pola tutorial sebaya dengan kelompok pola acak dalam bidang studi geografi kelas I Madrasah Aliyah Assulaimaniyah Mojoagung Jombang (tahun pelajaran 2002/2003) oleh St. Lilik Chusniatin

 

Pembelajarakne lompokm enekankapne ntingnyak omqnikasvi erbala ntar siswad alamt im-tim kecil. Dalamm odelp embelajaratne rsebust iswad iberi kesempataunn tukm embicarakapne ngamatamn ereka,id e-idem erekad ant eoriteori merekad alam suatum ata pelajaran.P embelajarank elompokd apatd ibentuk denganp ola-polate rtentu,s alahs atunyad apatd ibentukd enganp olat utorial sebaya. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahuai datidaknyain teraksia ntara pembelajarakne lompokp olat utorial sebayad enganp ola acak.D isampingit u penelitianin i juga bertujuanu ntukm engetahuai dat idaknyap erbedaanp restasi belajars iswaa ntarak eduap ola interaksyi angb erbeda. Penelitianin i merupakanp enelitiand eskriptifd enganje nis penelitiannya quasie ksperimens.u byekp enelitiani ni adalahs iswak elasI MacarasahA liyah AssualimaniaMh oj oagungJ ombangT ahunp elaaj ra n 2002I 2 003.S elanuj tnya secarat mdiand itentukank elasI a sebagaki elas eksperimend an kelas Ib sebagai kelasp embandingM. asing-masingke last erdiri dari 50 siswa.H anyas ajau ntuk mengetahupi restasib elajar siswap adak elompok eksperimend iambil 40 siswa. Instrumeny angd ikembangkana dalah: (l) Instrumenp engamatainn teraksr belajar siswa, (2) Instrumen belajar siswa yang berupa tes dengan menggunakan rumus uji t. Berdasarkahna sila nalisisnyam enunjukkanh al-hals ebagabi erikut: (l) tingkat kebersamaand alamm enyelesaikans uatum asalahs ertat ingkat tanggung jawab terhadapt ugas-tugask elompok, kelompok pola tutorial sebayale bih baili daripada kelompok pol acak, (2) Prestasi belajar kelompok kedua pola tersebut tidak adap erbedaana rtinya antarap embelajarank elompok pola tutorial sebaya dengan pola acak prestasi belajarnya sama. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji t untukt utorials ebayaa dalah0 .451d anp adap ola acaku ji tjuga diperolehs ebesar 0.451. Bagi peneliti lain apabilam engambipl ermasalahain i diharapkan menggunakank emampuana wal siswad ari sedangk e tinggi dengant ujuan untuk mengujia pakahte muanm akint inggi tingkatk ebersamaadna lamm enyelesaikan masalaha ntara nggaotak elompoks ehinggan antinyad apatm eningkatkanp restasi belajar siswa.

Kondisi perpustakaan, aktivitas guru dan siswa dalam memanfaatkan buku bacaan geografi di perpustakaan MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo oleh Edy Santuso

 

Pemanfaatabnu ku bacaang eografid i perpustakaasne kolahb agig urud an siswas angapt entingd alarnm cngembangkailmn u pengetahuaknh ususnyma ata pelaiarang eografid anjugam engernbangkapnro sesb erpikir siswa,D engan memberbi ekali lmu geografid iharapkans iswal ebih bertanggungjawatbe rhadap lingkungaanl amnyai,k ut sertad alamu saham enyelamatkakne rusakan lingkunganr,n enjadip emikir yangk ritis geografisd alamm emahamlii ngkungan alams ekitarnyaP. enelitianin i dilakukanb erdasarkapne rtimbangapne neliti tentangk ondisi perpustakaans ekolahd i MA Miftahul Jannahy ang nampaknya masihb elumm enerapkasnt andarp engelolaanp erpustakaabna kud anu ntuk melihata ktivitasg urud ans iswad i MA Miftahul Jannahd alamm emanfaatkan bukub acaang eografid i perpustakaan. Tujuand ari penelitianin i adalahin gin mendiskripsikatne ntang pengelolaapne rpustakaanko, ndisif asilitasr uangand anp enataanb uku,k ondisi bukuG eografi( urnlah dank ualitas),d ana ktivitasg urud ans iswad alam memanfaatkabnu ku bacaang eografid i perpustakaaMn A Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan populassi iswaM A Miftahul JannahW angkalG adingP robolinggik elasI , II dan III TahunP elajaran2 00212003s ebanyak1 95 siswa"d ua guru Geografi dan dua pengelolap erpustakaasne kolahte rsebutP. engambilansa mpesl ecarara ndom samplingd enganm engambi3l 0% untuk sampesl iswa,d ans ampetl otal untuk gurug eografid anp engelolap erpustakaanT.e hnikp engumpuladna tad ilakukan denganin strumenw awancarak epadas elruas ampedl enganp ertanyaatne rbuka. Kemudiand atad ianalisism enggunakatne hnikd eskriptifd enganta belp ersentase. Hasilp enelitianm enunjukkanb ahwap engelolaanp erpustakaadni MA Miftahul Jannahm asihp erlub anyakp erbaikank, ondisif asilitasr uangand an penataanb uku sudahb aik, kondisi buku Geografi sudahm encukupi,d an aktivitas gurud ans iswad alamm ernanfaatkabnu ku bacaanG eografim asihk urang.S ecara umumk eberadaanp erpustakaans ekolahd i MA Miftahul JannahW angkalG ading Probolinggom asihjauhd ari standarp engelolaanp erpustakaabna kus epertyi ang disebutkand alamb uku pedomanp engelolaapne rpustakaasne kolahP. enulis menyarankaang arp ihakp impinans ekolahm emperhatikakno ndisip erpustakaan vn yangm eliputia nggarank euanganl,b silitasb aik ruanganm aupunp eralatan administrasail,a tt ulis ketik ataupunk omputer,d anm engirim'pengelola ne.alsJalaanu ntuk mengikuti berbagaip elatihanp engel,olaanp erpustakaan sekolahB. egitup ula pihakD epartemenp endidikanN isional diharapkanu ntuk memberikanw adahb agi terselenggaranypar ogramp elatihanb agi pengelola perpustakaasne kolaha garp erpustakaadna patb erfungssi ebagaiminam estinya seperytia ngd igariskand alamp edomanp enyelenggaraapne rpustakaasne kolah. vln

Pengembangan media pembelajaran signal-signal wasit bola basket berbasis mobile learning untuk peserta matakuliah teori dan praktik bola basket II Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Negeri Malang / Imam Arief Efendi

 

Refleksi hasil pembelajaran topik lumut berbasis pengetahuan awal siswa di SMUN 1 Bantur sebagai usaha penyiapan pembentukan kompetensi mengajar calon guru oleh Sukaning Dyah Siwi

 

Peningkatank eakrabang uru terhadapp rofesi keguruannyad apat dilakukanm elalui keajekanm elakukanr efleksi padas etiapa khir mengajarnya. Pentingnyrae fleksi bagi pengembangapnr ofesi keguruanp erlu diangkats ebagai pengalamabne lajar mahasiswac alon guru. Pengalamanre fleksi peneliti dilakukan untukm engetahupi enyebabk ekurangb erhasilanp rosesp embelajaranto pik lumut di SMUN I Bantur.M eskipunt elahd ilakukanp erbaikanp emtrelajarasne cara bertahapte rnyatah asilnyat idak sesuaid enganh arapang uru.N ilai rata-ratak elas sesudaphe mbelajaranre ndahji ka dibandingkand engans ebelump ernbelajaran lumut yaitu nilai tugas membuat karangan tentang lumut. Untuk'itulah refleksi hasilp embelajaranto pik lumut berbasisp engetahuana wal siswa di SMUN 1 Banturs ebagaui sahap enyiapank ompetensim engajarc alon guru dilakukan. Disampingit u melalui refleksi dapatd iidentifikasikanp ula kompetensik eguruan apa saja yang terlibat dalam kegiatan refleksi. Refleksit erhadaph asilp embelajaramn enunjukkanb ahwap enyebab rendahnyah asil pembelajaranb erupan ilai tes adalahd ari awal karakteristiks iswa berbedam, otivasi siswau ntuk mempelajarik embali materi yang telah disampaikanr endah,m etodep emtrelajarany ang masih baru tragi siswa sehinggap erlu penyesuaiadna n soal ulangany ang membingunglan Selaini tq dari hasil refleksi juga dapatd iidentifikasi sub kompetensim engajary ang dilaksanakans elamab erlangsungryap emklajaran lumut yaitu sebesar5 2% meliputi 1% untuk Metode Laboratorium1, 7ou ntukB iologi Dasar,9%uon tukM atakuliahK eahlianJ urusan Biologiu ntukp rograms tusip endidikand an non kependidikan6, 7ou ntuk Telaah Kurikulum Biologi, l% untuk PengantarP endidikan,2 % untuk Belajar dan Pembel4iaran2,% untuk PerkernbangaPn esertaD idilq 5% untuk Program PemgembangaPne ngajaranB iologi, l0% untuk StrategiB elajar Mengajar"5 % untuk Kemampuan Dasar Mengajar, 6% untuk Evaluasi Hasil dan Proses Pendidikan,d an4 o/ou ntuk PraktekP engalamanL apanganK. epentinganr efleksi sendirid alam penyiapanp embentukank ompetensim engajarc alon guru adalah mempersiapkakne mampuand an ketrampiland asarm engajarc alon guru agiu dihasilkanp rosesb elajarm engajayr angb erkualitasm; emperbaikpi roses pembelajarand an membantug uru memahamis iswa mengerhd an memahami siswaa gard apatm erencanakanp embelajarany ang sesuaid engank emampuan yang dimiliki siswa.

Studi kondisi fasilitas belajar dan peran bimbingan orangtua dalam mata pelajaran geografi di SLTP Kecamatan Samarinda Ulu Kalimantan Timur oleh Helmina

 

Belajarg eogratim erupakank eseruruhadna yap enggerakd aramd iri sisrva. Hal tersebuat garm enimbulkank egiatanu ntukb erajaig .og.un, menjamin kelangsungakne giatanb elajarg eografi,d anm emberikina iatrp adak egiatanb elalar. Sehinggtau juany angd ikehendakoi leh sisrvad alamb elajarg eografid ipat tercapar. Dalam belajar diperlukan fasilitas yang dapat menunfang atau mendukung dalam_peningkatparne stasgi "luju. geografi.F isilitas rersebudt ibagim enjadid ua ;'aituf usilitas;,angb ersifatf i^sikmaupunya ngb ersifatp sikis.s elaii di sekohh,o rang t-uaj, ugad apatm enyediakanfa silitasb elajarg eografid i rumahb erupap eta,g lobe, r-iahnr rkrhr ahan.e lai4rang eografsi ekarigums emantadua nm engarahkaann aka gar dapatm enggunakana lat denganb aik, sehinggaa kanm embantua nakd alam meningkatkapnr estasbi elajarg eograf.i Penelitianin i bertujuanu ntuk:( l) mengetahuki ondisif asilitasb elajary ang disediakano leh SLTPK ecamatanS amarindaU lu KaliimantanT imw, (2) mengetahui peranb imbingano rangt ua dalamm atapclajaragne ografi.P opulasdi alamp enelitian ini adalahs isrmk elasI I SLTPK ecamatanS amarindaU lu yangt erdiri dari 5 sekolah yaitu SLTPN 4, SLTPN 5, SLTPN 7, SLTPK atolik, dan SLTPK esatuany ang jumlahk eseluruhanny1a0 01s isrvay angd iambils ampeal dalah1 00s isrvad engan menggunakante knik randoms ampling. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwak ondisif asilitasb elajary angd isediakan olehl ihak sekolahs ebagianb esart ermasukb aik. Fasilitasb elajarp etas ebanyak 25.49%,g lobe29,4lotod.a na lat pengukurc uacac ukupb anyaky aifi33,33oh. Sedangkaunn tukl asilitasb elajarO F{Pt ergolongc ukupy aitu 20 %. Adapunp eran bimbingano rangt ua dalamm endampingai taum embimbinga nakb elajarg eografi kurang( 15,670/ot)e, tapio rangt ua yangm emberikanp engarahaunn tukb elajar geografik epadaa naknyac ukupb anyaky aitu35.670/o. Disaranliank epadaP emerintahD aerah( Pemda)S amarindad apatm emberikan perhatiany angl ebih khususnyap adab idangp endidikanm enyangkukt ondisid an pengadaafna silitasb elajard i SLTPK ecamatanS amarindaU lu, khususnyafa silitas belajarm atapelaiaragne ografiP. erhatianP emdain i akanm emberikand ampakp ada pengembangadna np enilgkataom rrtr.p! endrdikany angl ebih baik dr SI tP KecamatanS amarindaU lu. nt

Pengaruh ekstrak bunga cengkeh (syzygium aromaticum L.) terhadap pertumbuhankapang Aspergillus clavatus desm. oleh Suryaningsih

 

Cengkeh( Syzygiums romatieumL .) merupakans alahs atub umbup enyedap masakayna ngt elah digunakano leh masyarakatP. enggunaanc engkehs elains ebagai bumbup enyedapm amkan,j uga dapatd iguoakans ehgAi obat dan babanc ompuranr okok laetek.b engkehm engandunge ugenoly ang bersifat antibakterid an antifitlgi (Dharma" l9S5)A. spergiilus clavotusDesm.is lah satahs atujenis kapangy alsdapslmengkon6f" nasib ahin makanana ntaral ain serealiad an buah-buahan(M akfoeld, 1993).I Gpang ini mempunyakie mampuanu ntuk menghasilkanm ikotoksirUy aitu patulin yang bersifat hepatotoksidka nn eurotoksik( Foster,1 973d alam Makfoeld, 1993). Penelilian ini berhrjuan untuk : t) meneliti pengaruh ekstrak brmga cengkeh terhadape rtumbuhank 3lpng Aspergillus clavans Desm.;2 ) mengetahupi engaruh perbedaakno nsentrasei kstrakb ungac engkeht erhadapd ayah ambatp ertumbuhank apang Aspergillusc lwatus Desm.; dan 3) mengetahuki onsentrasei kstrakb ungac engkehy ang palinge fektif menghambapt ertumbuhank apangA sp ergi II us clavatus_Desm. Jenis perelitianyang digstrakan ialah penelitian eksperimen Penelitian ini dilakukand i i,aboratoriumM ikrobiologi, JurusanB iologi FMIPA UniversitasN egeri Malangm ulai bulan Mei sampaia enganl uti 2003. Rancanganp enelitiany ang digunakan iahh {ancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Analisis Variinsi funggal. fkitrat bunga cengkeh yang digunakan dalam penelitian dibuat denganb erbagi konsenfiasi,y aitu0,92o/o,0,Mo/o,0,06o/0,0,0*/doa, n0,lo/o-P engaruh eksiak bungac engkeht erhadapp erffinbulun kapngAspergillus clavatu.rDesm.d apat diketahudi Jnganc ara mengukurd iametcrkoloni kapangt ers€buts etelatrd iberi pedakun' Hasil penelitian menunjukkan bahwa : l) ekstrak bunga cengkeh berpengaruh sangant yatat erhadapp ertumbuhank zpangAspergillusc lqvatusDesm.;2 ) adap etbedaan pensaruhy ang sangatn yatap adak onsentrasei kstrakb ungac engkeht erhadapd ayah ambat pettronUuat" t rpa"g Aspergillus clwahts Drsm-; 3) konsentrasei kshakb ungac elq!9 yangp aling efeltif menghambapt ertumbulrank apngAspergillw clavatusD esm.i alah 0.lo/0.

Sikap siswa terhadap variasi penggunaan metode dan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar geografi kelas II di Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari oleh Hasbullah Huda

 

Penggunaamn etoded anm ediap embelajaragne ografid alamp rosesb elajar mengajamr enultut guruu ntuk semakinm eningkatkukn" tnampuand iri terutama dalamm enentukanm etoded an mecliay ang tepit dan bervariasip adas etiapp roses belajamr engajabr erlangsungM. etodea anm ea;ay ffigtepatgunat ersebust angat efektifm embantum enentukante rjadinyain teraksian6* ri*tiu dengang *u,nuup* antaras iswad engans iswal ain. Tujuan peneritiani ni adalah( a) untul rriengetahui Irytgde pembelajarany ang diterapkand alamp rosesb elajarm engajark elasI I di MadrasahA liyah Al-Maarif Singosari,( b) untuk mengetahumi Jdla pembela jaran; yangd igunakand alamp rosesb elajarm engajark elasr idi Madrasahil iyah al- Maarifs ingosari,( c) untukm engetahuvi aiiisi metoded anm ediap embelalaran diterapkand alam prosesb elajar mengajark elasI I di MadrasahA liyah Al-Maarif Singosari. Populaspi enelitianin i adalahs iswak elasI I MadrasahA liyah Al-Maarif singosarsi ebanyak2 80 siswat erbagid aram7 kelas,s edangkasna mpepl enelitian adalahk elasI I-l sebanyak3 4 siswad ank elasI I-3 sebanyak3 6 siswa.p enelitiani ni menggunakanry ncangal deskiptif dengant eknik pengambiland ata;p enyebaran angk€t terfutup kepada siswa sampel dan wawancara kipada zo slswa oiambil dan 2 kelass ampebl erbedam asing-masinkge lasr 0 siswa,s ertaw awancarak epada2 orang guru bidang studi geografi. Hasil penelitianm enyimpulkanb ahwajenism etodep embelajarayna ngs enng lisunatan dalamp rosesb elajarm engajagr eografis emesterila dalafrc eramah, diskusi,t anyaja wab, eksperimend ank aryaw isata.J enism ediap embelajarayna ng digunakan dalamp rosesb elajarm engaaj r adalah: petanegara/petad aeiawglobe,- gambars, lide,b ukut eks,k liping, makalah,datah ajil p.n"t-itiun,s umberb elala. - orang,r adio,t ape,t elevisi,k omputer,f ilm, ataupunm ediay angt ersediad i lokasi wisata/pengamatalna ngsung.p enggunaanv ariasi metodep embelajarand an media yang digunakano leh guru.d isesuaikand enganm ateri pemLeraj*aidi manag uru memadukanb eberapjae nis metode_pembeiajatr€arnte ntud anm ediap embelajaran tertentup ula. contoh variasim etodep embelajarayna ngd igunakanm isalnyam etode ceramaht,a nyaj awab,d and emonstrassi,i swam encatatm, enjawabw rtanyaana tau fugasu ntuk meningkatkanp emahamannyad,a patm embantus iswam emahammi ateri pelajaranP. emilihanm etoded anm ediap embelajarayna ngt epatd ans esuadi engan situasdi an kondisi siswa sertak elasa jar menuntutk emampuand ari guru dalam hal kesesuaiarkqe manfaatarLd an fungsi metoded an media pembelajarany ang digunakan padap rosesb elajarm engajar.

Studi tentang pengaruh ekstrak kulit kayu manis (cinnamomun burmanii (ness) Blume.) terhadap pertumbuhan kapang (aspergillus clavatus desm.)

 

Kulit kayu manis(C innamomumb urmanll( Ness)B lume.)m erupakan salahs atuj enis rempah-rempahyangd igunakanu ntuk bumbu penyedapm akanan dan minuman. Selain itu telah lama digunakan sebagai obat dalam tradisi Timur dan Barat. Beberapa studi menunjukkan bahwa minyak kayu manis dan ekstraknyam emiliki dayaa ntifungi dan antibakteri( Herb & SupplemenEt ncyclopedia, tanpa tahun). Aspergillus clqvatus Desm. adalah salah satu jenis kapang kontaminan pada bahan makanan seperti serealia antaralain jagung, gandum, dan beras sertab uah-buahana ntanlainseperti apel dan anggur( Makfoeld, 1993).K apang ini mampum enghasilkanm ikotoksin yaitu patulin yang menyebabkan hepatotoksidka nn eurotoksik(F oster,1 973d alamM akfoeld,1 993). Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pengaruh ekstrak kulit kayum anist erhadapp erhrmbuhank apangA. clavatusD esm. ; 2) mengetahui perbedaanp engaruhk onsentrasei kstrakk ulit kayu manist erhadapd ayah ambat pertumbuhank apangA . clavatusD esm. ; 3) mengetahuki onsentrasei kstrakk ulit kayum anisy ang paling efektif menghambapt ertumbuhank apangA . clavatus Desm.. Penelitiand ilakukand i LaboratoriumM ikrobiologi,J urusanB iologi FMIPAU niversitasN egeriM alangm ulai bulanM ei sampaiJ uni2 004.P enelitian ini merupakanp enelitiane ksperimend enganm enggunakanR ancanganA cak Lengkap.A nalisis data menggunakanA nalisis Variansi Tunggaly ang dilanjutkan denganU ji Lanjut BNT taraf signifikansi l%. Ekstrak kulit kayu manisy ang digunakadna lamp enelitianin i yaitu0 ,25%,0,5%,0,75%,lo/o,1,25doa/on,l ,5oh. Pengaruhe kstrakk ulit kayu manist erhadapp ertumbuhanY ,apangAc. lwatus Desm. dapat diketahui dengan cara mengukur diameter koloni kapang tersebut setelahd iberi perlakuan,y aitu ditumbuhkanp adam edium CzapekA gar yang dicampur dengan ekstrak kulit kayu manis dalam enam macnm konsentrast tersebudt and iinkubasikanp adas uhu2 5"Cs elama7 x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) ekstrak kulit kayu manis berpengaruhs angatn yataterhadapp ertumbuhank apangA. clovatusD esm.; 2) ada perbedaanp engaruhk onsentrasei kstrakk ulit kayu manisy ang sangatn yak yaitu terhadapp enghambatanp ertumbuhank apangA . clqvatusD esm.; 3) konsentrasi ekstrakk ulit kayu manis yang paling efellif mengfiambapt ertumbuhank apngA. clavatusD esm.i alah 1,5%.

Nilai-nilai moral dalam geguritan karya dewantara pamungkas pada majalah jaya baya oleh Haristiyanti

 

Geguritan merupakan salah satu genre sastra Jawa modern' Dalam pencipaannvaq.e guritans eringt emengaruho leh sosialb udavam asYarakayta ng melingkupinyaG. eguritanm emuatn ilai-nilai yang adad alam masyarakatN' ilai-nilai vane Jukup ierine dianekat dalam sastra Jawa atau gezuritan ini adalah nilai-nilai moral. Nilai moralm erupakann ilai yangc ukupp entingd alamk ehidupanm anusiab, aik sebasami akhlukp ribadi.m akhluks osial.m aupunm akhlukr elieius.N ilai moral merupakan ilai yang diidealkan,d ihormati, dan diperjuangkano leh seseoranga tau sekelbmpomk asyarakautn tukk epentinganh arkatd anm artabamt anusiaN. ilai morali ni merupakan ilai yang ditekankanu ntuk digunakans ebagaid asar,t untunaq dant ujuan manusibae rtindakd alamk ehidupannya. Penelitianin i secarau mumb ertuiuanu ntukm endeskripsikanni lai-nilaim oral yangt erdapatd alamg eguritanD ewantaraP amungkasS. ecarak hususp enelitiani ni bertujuanm endeslaipsikan( 1) nilai-nilai moral dalam geguntan-geguntanD ewantara Pamungkas(2. ) relevansin ilai-nilai moral Yangt erdapatd alam geguritanD ewantara Pamungkadse ngan masyarakaJt awap adam asas ekarang. Metodev angd igunakand alamp enelitianin i adalahm etoded eskriptifk ualitatif. Pendekatakna jian yang digunakana dalahp endekatans osiologi sastra. Data pada penelitianin i berupap aparank ebahasaayna ng merupakang eguritank arya Dewantara Pamungkaysa ng diambil daiMajalahJaya Bqta edisit erbit tahun 1997-2002.Pada penelitianin i peneliti berperans ebagain strumenu tama.I dentifrkasid an klasifikasi data dibantud enganp enggunaanta bel kodifikasi yang berdasarkanp ermasalahayna ng dikaji.T eknikp engumpuland ata padap enelitianin i mempergunakatne knik dokumentasait aus tudi kepustakaanA. nalisis data dilakukan secarad eskriptifkualitatif dengamn enyeleksmi, engklasifikasikanm, enafsirkand, anm endeskripsikadna ta, kemudiand iambilk esimpulannya. Berdasarkaann alisisd atad iperolehk esimpulanb ahwa:( 1) terdapaat danyan ilainilaimorald alamg eguritanD ewantarap amungkaysa ngm eliputi nilai moralp ribadi, nilaim orals osial,d ann ilai moral religius. Nilai moral pribadib erupan ilai moral pengendaliadni ri, mandiri, kesahajaar\r endahh ati, nalar, dan selarasN. ilai-nilai moral sosial berupa nilai-nilai moral rukun" hormat, tenggang rasa, dan tolong-menolong. Nilai-n ilai moralr eligiusb erupan ilai-nilai moral ingat,p ercayat,a at,d anp asrah(.2 ) Nilai-nilaim oraly angt erdapadt alamg eguritanD ewantarap amungkams emiliki relevansdie nganm asyarakasta ati ni. Nilai-nilai moral sosialt emyatam asihc ukup IU relevand i dalam kehidupanr 4asyarakast aati ni. Sedangkann ilai-nilai moral pribadi dan irfiei"r i"l4h mongalompi ordps€ransehinggnaila i-nilai tersebuct ukupl onggar diptgungd alam kehidupanm asyprakalta at inij Berdasarkahna sitp eneliiiin ini dapatd isarankan( I ) dilakukanp €nelitianle bih lanjutd engand isertai pengembangamn asatahd ari suduty ang berbeda,( 2) hasil penelitianinid apatd imanlaatkanu ntuk pengembangadna n pengajarans astra,s erts io*lngtutf.un minat pada sastra, khususnya sastra Jawa yang berupa geguritan'

Pertumbuhan strutur kognitif siswa kelas I SMU negeri 2 Trenggalek pada pokok bahasan besaran dan satuan melalui metode eksperimen oleh Mimin Setyarini

 

ABSTRAK SctyarinMi, imin. f003. PertumbuhanStruktuKro gnitiJ'SiswKu elusI SMU Negeri 2 T'renglialekp uda Pokok BahasanR esarund an Sutuunm elalui il,lt,kxlcli kpt,rinrcnP.r ogrnmS tudiP cndidikoFni sikn,J urusanF isika, FMIPA UM. Pembimbing(l:) Drs.H . SupriyonoK oesH andayantoM,. pd,M .A. (2) Dn. ParnoM, .Si Kata Kunci : struktur kognirif, mstode eksperimen . - salah satus ifat yang besarp €nrnannyad alam prosesp endidikana dalab sifatk hasy angb erasapl adai ntelegensdi anb akat,s ehinggaL elajard alam lapangayna ngs esuadi ;nga tingkatp erkembangainn telegensdi in bakatnyaa kan lebih_berhasSil.e bagahi asild ari prosesp endidikana dalahp erubahanst ruktur kognitif siswa.O rangd agatm eningkatkank emampuanm engingatd engan pengaturakno ndisiy angl ebih baik danp enggunaamn etodeb elijar yangt epar. Untuk itu penyempumaanp endekatanp emberajarans iswah arust erusd lupayakan agark onsepf isika dapatt ertanamd enganb aik dalams trukturk ognitifsiswau ntuk mencapaki earaht ersebutp adap enelitiani ni dicoba diterapkanm etode eksperimedna lamp embelajararnis ika.D alamm odeli ni siswad ilatih aktif dan inovafifd alamp rosesp embelajaranT.u juanp enelitianin i adalahm engkaji strukturk ognitif awals iswad anp €rtumbuhasnt rukturk ognitif siswaf elas I sMt] Negeri2 Trenggalekp adak onsepb esarand ans atuanm elilui metodee ksperimerr. Penelitianin i menggunakapne ndekataknu alitatif.J enisp enelitiana dalah tindakank elas( classr oom).S ubyekp enelitiana datahl s siswad ari kelasl E. keseluruhapne nelitiand ilangsungkadna lam2 siklus. Dari hasilo bservaspi endahuluanp,c mbelajaranfis ika di SMU Negeri2 lrgnggalekm enggunakamn etodec eramahp. erilakus iswam enunjukkania sif dalamp rosesp e-mbelajarans,e hinggak omunikasib erlangsungs ad arahd an strukturk ognitif awal siswap adad esarnyas udaha dat etapi masitrr endahs erta masiht erjadi beberapas alahk onsept entangb esarand an iatuan. setelah dilaksanakanti ndakanI yaitu pembelajarandengamn etodee ksperimen berkelompok,menunjukkanp ertumbuhans auktur kognitif siswa meningkatt etapi padas aatp embelajarakne aktifans iswas ecarak eseluruhabne lumt ercapai. . untuk lebihm engaktilkans iswad ilakukant indakanl l yaitu pembelajaran d:ryry metodee ksperimenm andiri.H asil penelitianm enunjuickasni swal ebih aktif dank emampuanm engemukakra p endapamt eningkast ertab erdasarkahna sil tesl isantaik kejonlRokt inggi, sedarg , maupunr endahhengalampi ertumbuhan 1rultur.llenitif sehinggam etodee k ;perimend apatd ipilih iebagarm odel alternatidf alamp embelajarafin s ika.

Pengaruh pemberian tugas merangkum di akhir pembelajaranfisika pokok bahasanbesaran dan satuan terhadap prestasi belajar fisika siswakelasI Madrasah Aliyah Ma'arif Pacitan oleh Yudiasih JatiUtami

 

Perbedaan efektifitas metode diskusi dan metode ceramah dalam pembelajaran sejarah di MAN 3 Malang oleh Peptina Makdalina

 

Hasil pembelajaran Sejarah ditentukan oleh berbagai faktor, diantaranya adalahm etodem engajar.S aati ni kegiatanb elajarm engajary ang diterapkana dalah yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar, sehingga wawasans iswa dapatb ertambah.P enggunaanm etode pengajaranh endaknyad ipilih metode yang dapat melibatkan siswa untuk ikut berpartisipasi atau terlibat langsung dalam kegiatan belajar mengajar. Penggunaan metode diskusi diharapkan akan membuat siswa mempunyai peran aktif dalam proses belajar mengajar Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi yang penting bagi guru mata pelajarans ejarahj,i ka terdapat perbedaany ang signifikan antaram etoded iskusi dan metodec erarnahd alamp ernbelajarasne jarah, Masalah yang ada dalam penelitian ini diantaranya adalah: (1) Sejauh manakah kualifikasi hasil belajar siswa kelas II MAN 3 Molang yang diajax dengan menggunakanm etode ceramah,( 2) Sejauhm anakahk ualifikasi siswa kelas II IUAN 3 Miiang yang diajar dengan menggunakan metode diskusi, (3) Apakah ierdapat perbedaane fektifitas antaram etodec eramahd enganm etoded iskusi sebogami etode pembelajaran sejarah, (4) Bagaimanakah efektifitas penggunaan metode diskusi dibandingkan dengan penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran sejaratr. Sebagapi opulasid alam penelitiani ri adalahs iswa kelas II MAN 3 Malang, dari populasi tersebut diambil 2 kelas sebagai sample penelitian dengan teknik purposif sampling. Jenisp enelitian ini adalahe ksperimental,d imanap odak elompok eksperimen dalam prosesb elajar mengajard igunakanm etoded iskusi sedangkanp adak elompok kontrol menggunakan metode ceramah. Sebelum datt sesudah eksperimen kedua kelornpok tersebut diberikan tes sebanyak 30 soal dalam bentuk pilihan ganda. Dari 30 soal yang digunakan untuk tes ada 7 soal yang direvisi dan setelah diuji taraf kesukaran, daya beda. validitas dan reliabilitasnya. Hasil hitung taxaf kesukaran antara0 ,06- 0,97,d ayab edaa ntara0 ,13- 0,54,v aliditass oala dalaht = -25,552d an reliabilitass oalt es adalah0 .858.A nalisad atay ang digunakana dalahr eratau ji-t (- test ) . Flasil analisis data menuqiukkan bahwa terdapat perbedaan yang sigdfikan antarah asil belajar sisway ang diajar menggunakaMn etode Diskusi dengany ang diajard enganM etodeC eramahD. imanad iperoleht hit: -2,757.D ari nilai rata-rata perbedaane fehifitas dapat dikeahui bahwa hasil belajar siswa dengan Metode Diskusi (mean : 40,20) lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa menggunakan Metode Cerarnah (meon : 33,90). Sehingga dalam pembelajaran sejarah metode diskuslie bih efektif diterapkand ibandingd enganm etodec eramah.

Meningkatkan perhatian dan prestasi belajar fisika dengan menggunakan metode demonstrasi dalam pokok bahasan zat dan wududnya pada kelas IA SLTP Negeri Tlanakan Pamekasan oleh Mushari

 

ABSTRAK 2003. Meningkalkan I'erhalian dan I'restasi Belajar l,'isika dengan Menggunaksn A'{elode lknxnrslrasi dulam ltckak Bahasan Z,al dan Wuiudnyo pacla Kelas I S|.TPN egeri 7-lanakanK abupaten Panekasan, Skripsi,. lurusanp endidikun Fisrka PrograrnS ludi PendirliknnF isikg FMIPA UniversitasN egeriM alang.P embimbing (l) Drs.S utopo},\ .{.S(i2 ) SamsuHl ida5'at,S.SMi,. T. Katak unci:P erhatianP, restasbi elajar Fisika,M etodeD emonstrasi- PembeiajaraFn isika di SLTP Negen Tlanakan Pamekasanse carau murn telahr nenerepl(aknu rikulurn 1994. 'l'ctapis clomep roscsb e{ajarn tctrgajar,s iswa tampakk urang siap, kurang bersemangat,d an kurang rnemperhatikanp enjelasan guru. Dapat dieimpulkaa bahrm pwhrrtiml sisn'a twhadap perajff-sr {sikc kur"ang Dsebabkan metode yang digunakan oleh guru kurang menarik. Metode yang digunalan oldr guru pada *aktu ifri &dalah csa{ush, rehngga sis{*,a c€nd€rung pasif Sedangkan nretode dernonstrasi adalah strategi pembelajaran yang rrrelibatkanS isr,.ad alarn proses belqier mengsjsr. h,{etodei ni dilnrapkan rnagrpu rneningkatkanp erltatian riiswa, yang pada ujungnya mampu meningl

Efektivitas penggunaan peta konsep dalam pembelajaran fisika terhadap prestasi belajar fisika konsep zat dan wujudnya siswakelas I SLTP Negeri 6 Malang tahun pelajaran 2000-2001 oleh Khusnul Anwar

 

Penggunaamn etodey angt epatd alamp embelajaramn erupakans alahs atu t faktoyr angm enentukakne berhasilabne lajars iswa.P enelitianin i bertujuan J mengetaheufie ktivitasp enggunaapne tak onsepd alamp embelajarafins ikat erhadap I prestasbie lajarfi sikas iswak elasI SLTPN egeri6 Malangt ahunp elajara2n0 00- J zoor D , , . I Hipotesisd alamp enelitianin i adalah" Prestasbie lajarf isikas isway ang I diajarm enggunakapne tak onseple bih baik daripadap restasbi elajarf isika siswa I VanSd iajars ecarak onvensionadl enganm etodec eramah. F Populaspi enelitianin i adalahs iswak elasI SLTPN egeri6 Malangy ang i tersebadra lam8 kelasd enganju mlahs eluruhny3a4 8s iswa.D arid elapank elas tersebudt iambil duak elass ecaraa cakd enganu ndian.S ebagasi ampeyl aitu kelasI G dank elasI H. Dari duak elass ampetl ersebudt iundi lagi untukm enentukanke lompok eksperimedna nk elompokk ontrol,y aitu kelasI G sebanya4k 0 sisrvas ebagai kelompoke ksperimend ank elasI H sebanya4k 0 sisrvas ebagaki elompokk ontrol. Dengand emikianju mlah sampepl enelitians ebanyak8 0 siswa. Sebelumd iadakanp enelitianke duak elompoks ampedl iberit esa wal ' (pretest)P. ada pembelajaraunn tukk elompoke ksperimenm enggunakapne tak onsep sedangkaunn tukk elompokk ontrolp embelajaradni lakukans ecarak onvensional denganm etodec eramahS. etelahe ksperimenb erakhirk eduak elompoks arnpel tersebudt iberi tesa khir (posttest)I.3 entukd anj urnlahs oalu ntukk eduak elompok adalahs ama.B entuks oalt esy angd igunakana dalahp ilihang andas, ebanya2k 5 butir soal.D ari analisisre liabilitas oald enganK R-20d iperoleha ngkas sbesa0r, 705. Perhitungatne rhadapv aliditasb utir soald iperoleh2 0 butir soal valid dan5 butir soal gugur. Prestasbi elajarf isika siswa,d ihitungd ari selisihs kor rata-ratap osttest denganp retesdt ari masing-masinkge lornpokD. ari hasilu ji-t dengand erajat kebebasa7n8 dant arafs ignifikans0i ,05d iperoleht hi,,,s: 4, 158 > t*6,1: 1,994J. adi hipotesisd iterimas ehinggad apatd isimpulkanp embelajaradne nganp etak onsep lebihe fektifd aripadap ernbelajarasne carak onvensiondael nganm etodec eramah. l l l

Efektivitasmetode ceramah dengan metode diskusi kelompok sebagai metode pembelajaran sejarah: suatu eksperimen di kelas II SLTP Negeri12 Balikpapan tahun ajaran 2002/2003 oleh Yulita Nurbani

 

Rendahnya nilai serta daya serap siswa terhadap mata plajaran Sejarah disebabkano leh beberapaf aklor, antaral ain yaitu penggunaanm etodep embelajaran yangk urangt epat.M etode ceramahd an metoded iskusi kelompokm erupakanm etode pembelajarany ang dapatm elibatkans iswa secaraa lrtif dalam kegiatanp embelajaran Sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa SLTP Negeri 12 Balikpapan yang diajar dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok.R umusanh ipotesisp enelitiani ni adalaht erdapatp erbedaans ignifikan antara prestasi belajar siswa yang diajar dengam menggunakan metode diskusi kelompok lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang diajar dengan metode ceramah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan True Experimental Design.P opulaspi enelitiana dalahs iswak elasI l SLTPN egeri 12 BalikpapanT ahun Ajaran2 0OZ|2OOs3e banyak9 kelas,s edangkans ampely ang digunakans ebanyak2 kelas yang masing-masing kelas berjumlah 40 siswa. Pengambilan sampel menggunakante knik acakk elompok. Sampelp enelitiand ibagi atas2 kelompoky ang masing-masingk elompok diberi perlakuany ang berbeda,y aitu I kelompok dengan metode ceramah dan 1 kelompok dengan metode diskusi kelompok. Sebelum perlakuan diberikan pada kedua kelas tersebut, terlebih dahulu diukur kanampuan awal masing-masingk elompok denganm enggunakante s awal (prestest).S edangkan untuk mengukur prestasi belajar siswa digunakan tes akhir (postest) setelah masingmasing kelompok diberi perlakuan. Unfuk mengetahupi erbedaanp restasib elajar siswa antara masing-masing kelompok digunakan teknik analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkanbahwa terdapat perbedaan prestasi belajar sejarah siswa yang diberi pembelajaran dengan metode ceramah dan yang diberi pembelajaran dengan metode diskusi kelompok padat araf siglifikansi 5o/o,yainti ,itu,,e: 6,161 > \u*1: 1,667k arenat hituB) tbbel berarti terdapatp erbedaany ang sigrifikan antarap restasib elajar sejarahy ang diberi pembelajarand enganm etodec eramahd an yang diberi pembelajarand enganm etode diskusi kelompok. Berdasarkann ilai rata-ratap restasib elajar kelas yang diberi metode diskusi kelompok adalah 73,846lebih tingg dari kelas yang diberi metode ceramah yaitu 61,025 sehingga dapat disimpulkan b ahwa pembelajarand engan metode diskusi kelompok lebih efektif dibandingkan pembelajaran dengan metode ceramah. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa metode diskusi kelompok lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah maka sebaiknya pembelajaran sejarah dilakukan dengan metode diskusi kelompok agar prestasi siswa dapat meningkat.

Penentuan model strategi belajar mengajar sejarah dan pelaksanaannya di SMK Negeri di Kota Samarinda oleh Sapnah

 

Pengertians istem adalah suatu keseluruhany ang terdiri atas sejumlah komponen yangs alingb erinteraksis, aling berinterelasid, an saling berinterdependenssai tu dengan i"ioiy. r"I* terkcordinasi ain t"*ott untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan' fengertian sistem di atas dapat diaplikasikan kedalam sistem pengajaran yang dikenal denianf rosedur pengembanganS iitem Instruksional (PPSD dengan cara merumuskan toj,rltl tut".i, kegiatan Uetajar mengajar, merencanakan program dan pelaksanaan piog,ur. Setelah p-gra. p"og"j"t- disusun maka PPSI dikenal dengan model satuan ;;;J"*;,r. Selain iti funor "yang U".p"ngaruh terhadap optimalisasi proses Uel{{ mengaiaar dalahk emamp;" gi"u d"lam mimilih strategi belajar mengajary ang efektif untukm encapat.ui juan penga1aran. Rumusanm asalahrt nelitian ini: (l) latarb elakangm odel strategpi elajarm engajar sejarahd i SMK Negeri di Kota sanarind4 (2) penentuanm odel strategib etajarm engajq r.l.*ft & SMK Neleri di Kota Samarinda, (3) ;iri-ciri strategi belajar mengajar t"j"tf 9l Stvn

Efektivitas pembelajaran dengan metode demontrasi dan pemberian tugas terstruktur terhadap peningkatan prestasi belajar fisika pokok bahasan zat dan wujudnya pada siswa kelas I semester I SMP Negeri 3 Jorong Tanah Laut tahun pelajaran 2003/2004

 

Sampai saat ini mutu pendidikan di Indonesia masih rendah, yang tercermin dari rendahnya hasil UAN SMP terutama bidang studi IPA khususnya Fisika. Skor rata-rataN UANM 200212003si swa SMP Negeri 3 JorongT anahL aut Kalimantan Selatan pada pelajaran IPA adalah 6,43. Skor rata-rata tes pelajaran fisika pada pokok bahasanb esarand an satuana dalah5 ,80. Skor ini masiht ergolongr endahd an perlu dicari pemecahanu ntuk meningkatkans kor tersebut. Penelitianin i bertujuan( 1) untukm engetahupi erbedaapnr estasbi elajars iswa yang diajar denganm etoded emonstrasyi ang diseriai pemberiant ugast erstruktur terhadapm etodec eramah,( 2) untuk mengetahuai pakahm etoded emonstrasyi ang disertai pemberian tugas terstruktur lebih efektif dari pada metode ceramah. Penelitiani ni dilaksanakand i SMP Negeri 3 Jorong- KabupatenT anahL aut Kalimantan Selatanp adas emesteIr tahunp elajaran2 003/2004P. opulasip enelitian ini adalah siswa kelas I yang terdiri dari 3 kelas dan diambil sampel secara acak, kelas sebagai kelompok eksperimen dan kelas sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental jenis Random Pre Test Pos TestD esign.Teknikp erlakuannyaa dalahk elas eksperimend iajar denganm etode demonstrasdi an diberi tugast erstruktur sedangkank elask ontrol diajar dengan metode ceramah. Skor prestasi belajar fisika siswa diukur dengan instrumen yang telah diuji cobakan. Skor prestasi belajar fisika siswa yang diajar dengan metode demonstrassi ertrad iberi tugast erstrukturd an metodec erarnahd, iuji perbedaannya dengan statistik uji-t. Hasil analisism enyimpulkanb ahwat erdapatp erbedaans kor prestasib elajar sisway ang diajar denganm enggunakanm etoded emonstrasdi isertaip emberiant ugas terstnrktur terhadap skor prestasi belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metodec eramah.P eningkatanp restasib elajarf isika kelompok sisway ang diajar denganm etoded emonstrassi ertad iberi tugast erstruktur lebih tinggi daripada kelompok siswa yang diajar dengan metode ceramah.

Upaya peningkatan keterampilan proses dan kemampuan afektif belajar fisika siswa SLTP I Malangpada pokok bahasan cahaya dan alat optik melalui model siklus belajar berbasis konstruktivis oleh Bety Sulistyorini

 

Permasalahayna ngs eringm unculs ekarangin i adalahr endahnyaku alitaslulusan pendidikan. Salah satu upaya yang digunakan untuk mengatasipermasalahatne rsebuta dalahm eningkatkank ualitasp rosesb elajarm engajar.Salahs atuc aranyaa dalahp emilihanm etodep embelajarany angb erfungsis ebagaipenunjangk eberhasilapnr osesb elajarm engajarM. etodep embelajarayna ngb aikadalahm etodeb elajary angm elibatkans iswas ecaraa ktif selamap rosespembelajaranS. elamain i metodep embelajarayna ngd igunakand i sekolaha dalahmetodec eramalqs iswat idak pernahm elakukana ktivitasu ntukm embangunpengetahuannyBae. rdasarkahna l tersebutm, akad alamp enelitianin i menerapkansalahs atum odelp embelajarayna itum odels iklusb elajarb erbasisk onstruktivisuntukd iujicobakand alamp embelajaradni sekolahM. elalui penelitianin i, dikajiapakahk eterampilanp rosesd ank emampuaanf ektif siswam eningkast ebagaidampakd ari pembelajarans ebagaimandai sebutkand i atas?Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahupi eningkatanke terampilanprosesd ank emampuana felilif belajarf isika siswak elasI I SLTPN I Malang.Penelitianin i dilaksanakaunn tukp okokb ahasanp embiasanc ahayad ana lato ptikpadas emesteIrI tahunp elajaran2 00212003d i SLTPN 1 Malang.A spekketerampilanp rosesy angd iteliti adalahp enggunaaanl at danb ahan,in terpretasi,mengklasifikasi,m emprediksid an menyimpulkan.S edangkana spekk emampuanafektifyang diteliti adalahk eberanianm egemukakanp endapal keaktifar/ peran,kemampuanb ertanyak, erjasamad alamk elompok,in isiatif/k reatif,d anr asai ngin tahun. Penelitianin i menggunakapne ndekataknu alitatifd enganje nis penelitiantindakank elas( C/assroomA ctionR esearchm) elalui2 siklust indakanT. indakanyangd iberikand alamp enelitianin i adalahp embelajarakno nstruktivisd enganmodels iklusb elajary angt erdiri dari 3 tahap,y aitu tahape ksplorasit,a hapinvensid, ant ahape kspansi.Hasil penelitianm enyimpulkanb ahwap adas iklusI dans iklusI I secaraumumk eterampilap rosess iswas elamap embelajaramn eningkatw, alaupunaspekm emprediksmi engalampi enurunanH. asil penelitianp adas iklusi dansiklusI I juga menunjukkanb ahwak emampuana fektif secarak eseluruhasne lamapembelaaj ranm eningkat.

Pembelajaran fisika dengan menggunakan metode eksperimen untukmemberbaiki sikap terhadap fisika pokok bahasan kalor siswa kelas II SLTP Negeri 3 Belawang Kalimantan Selatan oleh Suratno

 

Penelitiani ni dilakukan untuk mengetahuai pakahp embelajaranfi sika denganm enggunakanm etodee ksperimend apatr nemperbaiksi ikap siswat erhadap fisika siswak elasI I-B SLTPN egeri 3 Belawang.H al ini dilaksanakank arenas elama ini metodep embelajarany ang diterapkanh anyab erupac eramahd an siswad iberi tugas mencatat dan latihan soal, sehingga sikap siswa terhadap fisika rendah. Dengan demikian perlu adanya upaya untuk meningkatkan sikap terhadap fisika siswa kelas II-B SLTP Negeri 3 Belawang. Penelitiani ni menggunakanp endekatank ualitatif dant ermasukje nis penelitiant indakank elas( PTK) yang terdiri dari dua siklus tindakan.D alam penelitiani ni, peneliti menerapkanp embelajaranfr sika denganm etodee ksperimen pada siswa kelas II-B SLTP Negeri 3 Belawang. Jumlah siswa kelas II-B yang diteliti sebanyak3 7 siswa.P okok bahasany ang digunakand alamp enelitiani ni adalah kalor. Data sikap siswa terhadap fisika diperoleh dari instrumen sikap siswa terhadapf isika yang diberikan sebelurnd an sesudahd ilakukanp enbelajarand engan metode eksperimen. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwap embelajaranfi sika denganm etode eksperimend apatm emperbaikis ikap siswat erhadapf isika kelasI I-B SLTP Negeri 3 belawang Tahun Pelajaran 2002/2443.

Studi tentang ketuntasan belajar fisika siswakelas II non unggulan SLTP Negeri 1 Malang pada pokok bahasan cahaya dan alat optik tahun ajaran 2002/2003 oleh Isna Hayati

 

Komunitas mangrove merupakan bagian dari ekosistem alam yang memiliki peranan yang sangat penting bagi daerah pesisir dan laut maupun masyarakat di sekitarnya, baik dari segi fisik, ekologis, sosial, dan ekonomi. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki hutan mangrove terbesar dan memiliki kekayaan hayati yang paling banyak. Luas hutan mangrove di Indonesia mencapai 3,2 juta hektare, walaupun belakangan ini dilaporkan lebih dari 50 persen jumlah hutan itu sudah rusak. Iklan layanan masyarakat ini bertujuan menciptakan sebuah bentuk desain iklan layanan masyarakat yang mengajak dan mempengaruhi masyarakat dengan mengangkat tema sosial pelestarian hutan mangrove untuk menimbulkan kesadaran kepada masyarakat dengan pesan moral akan pentingnya menjaga hutan mangrove serta menghimbau dan dan merubah perilaku masyarakat untuk peduli terhadap pelestarian hutan mangrove. Dengan demikian untuk tahap selanjutnya akan menciptakan sebuah lingkungan hidup yang ramah sehingga dapat menjadi tempat hidup yang aman dan nyaman. Salah satu cara dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pelestarian hutan mangrove yaitu melalui suatu perancangan media Iklan Layanan Masyarakat, dimana Iklan Layanan Masyarakat merupakan aktivitas periklanan yang berlandaskan gerakan moral dan mengemban tugas mulia dalam membangun masyarakat melalui pesan-pesan sosial yang dikemas secara kreatif. Sebuah kampanye iklan layanan masyarakat yaitu sekumpulan dari beberapa media yang mengusung pesan yang sama dalam satu konsep.

Melatih keterampilan interpretasi melalui pembelajaran fisika konsep kalor siswa kelas IIB SLTP Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Mohamad Syarkawi

 

Penelitiante ntangP engaruhP emberianP rat es TerhadapP eningkataPn enguasaanKonsepB unyi SiswaK elasI l, dilakukanm engingamt asihs edikitnyag uruy angmemberikantu gasm embacad i rumahd an dilanjutkan denganp emberiant es sebelum pembelajaran. Penelitianin i mempunyatiu juanu ntuk: l). Mengetahuai dat idaknyap erbedaanantaray ang diberi pra tes dengant anpad iberi pra tes terhadapp enguasaakno nsepBunyip adas iwak elasI I SLTPN egeri2 .Malang.2 ). Untuk mengetahumi anay angl ebihefeklif antara yang diberi pra tes dengan tanpa diben pra tes terhadap peningkatanpenguasaakno nsepB unyi siswak elasI I SLTPN egeri2 Malang.P enguasaakno nsepdiukurd engann ilai tes akhirp embelajaran. Penelitianin i dilaksanakadni SLTPN egeri2 Malang,k elasI I, caturw ulanI Itahunp elajaran2 0001200. 1L angkah-langkayha ngd igunakana dalah;1 ).Menentukankelasy angd igunakans ebagaki elasp enelitiand enganm elihatp ersyaratakne lasy aitukeduak elast ersebumt erupakank elasy angh omogeny aitu mempunyaki emampuanawal yang samad an diajar oleh Guru yang sama.U ntuk menentukanh omogenitask elasdigunakanu ji prasyarakt emampuana waly aitu uji normalitasu, ji homogenitakse lasd anuji beda( kemampuaanw al)d ari datan ilai murni keduak elasb idangs tudiF isika caturwulans ebelumnya.2)S. etelahd itetapkanb ahwak eduak elompokk elast ersebuthomogenm, akak eduak elast ersebulta yakd ijadikans ebagaki elasp enelitian.Ditentukans atuk elompokk elast idak mendapatkanp erlakuanp ra tes dan satukelompokk elasl ainnyam endapapt erlakuanp rat es .3) Setiapa khir pembelajarakne duakelompokk elass ama-samma endapatkapne rlakuante sa khir dengans oaly ngs ama.4 ).Hasil tesa khir dari masing-masinkge lompokk elasd iadakanu ji hipotesisy aitu denganuji-t dengante rlebihd ulu memperhatikasny arat-syarautj i beda,y aitu uji normalitasd anuji homogenitas.Hasil uji hipotesisp enelitianin i menunjukkana dap erbedaayna ngs ignifikanantaras isway angd iberi pra tes dengans isway angt idak diberi pra tes terhadappeningkatapne nguasaakno nsepB unyi

Identifikasi kesalahan konsep dan hubungannya dangan faktor penyebab terjadinya salah konsep dalam mempelajari gerak vertikal pada siswa kelas I semester I MA Wali Songo Ngabar Ponorogo tahun ajaran 2002/2003 oleh Edi Warsono

 

Pengelolaan pembelajaran IPA Bilingual di kelas IV Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) Sekolah Dasar Negeri Tanjungsekar 1 Malang / Nur Kholim

 

Kata kunci: Pengelolaan Pembelajaran, IPA Bilingual, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) sebagai suatu inovasi pendidikan oleh pemerintah guna meningkatkan mutu pendidikan di tingkat internasional. Salah satu pengembangan pembelajaran di RSBI yaitu menerapkan pembelajaran IPA bilingual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran IPA Bilingual di Kelas IV RSDBI Negeri Tunjungsekar 1 Malang serta kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh kepala sekolah, guru dan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian adalah pengelolaan pembelajaran IPA Bilingual. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan perencanaan pembelajaran IPA Bilingual meliputi pengembangan kurikulum yang berupa: penambahan 2 jam per minggu, penggunaan buku yang mengarah ke Cambridge. Pada pengembangan sarana dan prasarana meliputi; buku IPA Bilingual berbahasa Inggris, worksbook, kamus istilah IPA berbahasa Inggris, CD pembelajaran IPA Bilingual dan ruang kelas. Pada pengembangan rencana pembelajaran yaitu penggunaan bahasa inggris dalam penulisan silabus dan RPP. Pada pelaksanaan pembelajaran menggunakan bahasa Inggris dan dijelaskan kembali dengan bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa inggris lisan tampak dalam opening, pembacaan teks materi dalam Student Book, perintah tugas, penyampaian istilah IPA dalam bahasa Inggris, sedangkan secara tertulis tampak dalam penulisan ringkasan materi, soal dan jawaban soal pada workbook yang digunakan siswa. Penilaian dilakukan saat KD berakhir dengan SKM 74. Kesulitan yang dihadapi oleh kepala sekolah, guru, dan siswa meliputi: (1) masih belum jelasnya unsur plus yang dikembangkan sekolah; (2) kurangnya sarana dan Prasarana yang memadai; (4) kurangnya pelatihan dalam perencanaan pembelajaran; (5) terbatasnya Sumber Belajar referensi IPA Bilingual; (6) siswa kesulitan dalam penggunan bahasa Inggris; (7) siswa kesulitan dalam menafsirkan materi berbahasa Inggris. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa RSDBI Negeri Tunjungsekar 1 Malang sudah menerapkan pembelajaran IPA bilingual. Hal ini dilihat dari pengembangan perencanaan, pelaksanaan, serta penilaian pembelajarannya, tetapi masih banyak hambatan dan kesulitan yang dihadapi. Untuk itu sebaiknya dibangun komitmen yang tinggi antara guru dan siswa untuk meningkatkan penggunaan bahasa Inggris dalam pembelajaran IPA bilingual dan perlunya acuan dalam pengembangan kurikulum IPA bilingual agar lebih terarah.

Identifikasi miskonsepsi kinematika gerak lurus pada siswa kelas III IPA Mambaul Hisan Sedayu Gresik tahun ajaran 2003-2004 oleh Alfi Salamah

 

Dalam proses belajar mengajar, penggunaan media pembelajaran merupakan hal yang sangatpenting dan mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Dengan kualitas seorang guru yang dapat menjalankan sebuah media pembelajaran yang baik, maka kegiatan belajar mengajar akan lebih efektif dan memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis komputer program 3D Studio Max yang dapat meningkatkan efektifitas belajar siswa pada pembelajaran Animasi 3 Dimensi Kelas X Jurusan Animasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Malang. Kegiatan pengembangan meliputi analisis kebutuhan, analisis tujuan, perumusan tujuan dan pengembangan materi, pengembangan alat evaluasi, menyusun naskah, produksi, menyusun petunjuk pemanfaatan, komentar ahli media dan ahli materi, uji coba, dan revisi. Subyek uji coba pengembangan ini menggunakan siswa kelas X Jurusan Animasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Malang. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket untuk ahli media dan ahli materi. Sedangkan untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan perbandingan pre-test dan post test. Media Pembelajaran Dasar-Dasar Animasi Grafis 3 Dimensi berbasis komputer interaktif yang sudah dibuat telah melalui proses penyempurnaan berdasarkan masukan saran dari ahli media dan ahli materi, kemudian juga telah diuji cobakan kepada 10 siswa kelas X jurusan Animasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Malang, dengan hasil terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara hasil pre-test sebelum menggunakan media pembelajaran dengan hasil post test yang meningkat sesudah menggunakan media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian diatas, produk pengembangan ini dapat digunakan sebagai masukan untuk lebih mewadahi dan memberikan wahana yang lebih luas kepada para guru, instruktur dan mahasiswa Jurusan Seni dan Desain untuk menunjukkan kinerja dan kapasitasnya dalam memanfaatkan dan menghasilkan produk media tayangan lainnya secara lebih bervariasi, kreatif dan inovatif. Saran yang diajukan, hendaknya produk media tayangan yang dihasilkan ditindak lanjuti dalam kegiatan pasca pengembangan pada hal-hal yang berkenaan dengan nilai keandalan dan konstribusi media terhadap pembelajaran dan pelatihan secara luas.

Upaya peningkatan minat belajar fisika siswa pada pokok bahasan getaran dan gelombang kelas II semester I melalui metode demonstrasi di Madrasah Tsanawiyah Abu Darrin Dander Bojonegoro oleh Ina Ivawati

 

LembaranK eqa Siswam erupakans alahs atum edia pembelajarany angmemperhatikapnr osesb elaiar siswa dan hasil belajar.D enganL KS siswa dibantuuntukm enghimpunp engetahuany angt elah diperolehnyad an mengarahkanp rosesbelajarnyaD. enganm "ngguttakanL KS siswa akanb ersemangatti nggi untuk belajardanm emahamki onsepkansepfi sika.Penelitian ini 6effujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar fisikaantaras isway ang belajar denganm enggunakanL KS dan sisway angb elajar tanpa menggunakaLnK S. Penelitiani ni merupakanp enelitians emi eksperimenP. opulasip enelitiani niadalahs eluruhs iswak elas II SLTP Negeri 20 BanjarmasinT ahunP elajaran2 000 i2001d engans ampel kelasl l A dank elasI I C dari tiga kelasy anga da Ada duad atayangd ipeilukand alamp enelitianin i yaitu : datak emampuana wal,dand ata prestasibehjarf isika.P engujianh ipotesism engenapi erbedaapnr estasbi elajara ntarak eduakelald enganm enggunakaunj i-t. Sebelumh ipotesisd iuji dilakukanu ji prasyaratanalisisy angm enyangkuut ji normalitasd anu ji homogenitas'Dari uji ,hipotesidsi perolehh asilt r,it= 5,576> tr"u= 1,993d enganta rafsignifrkana : 0,05,y angm enunjukkanb ahwaa dap erbedaapnr gstaqbi elajarf isikay-laentagj sairg nifikana ntaras isway angb elajard enganm engggnakaLnK S_dan.siswyaa ngtanpam enggunakaLnK S. Reratap restasbi elajarf isiskay angb elajard enganmengunakaLnK S ( XA = 64,148) lebih tinggi dari padas isway angb elajart anpamenggunakaLnK S ( Xc :48,183 ). Jadip embelajaradne nganm enggunakaLnK Smamtum emberikanp restasbi elajarf isika yangl ebih tinggi dari padap embelajaranyangt anpam enggunakaLnK S.

Efektivitas pengajaran dengan pendekatan inkuiri pokok bahasan suhu dan kalor terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas I MA Miftahul Ulum Cermenan Ngoro Jombang oleh Suparto

 

Pendekatanin kuiri merupakans uatu pendekatan dalam prosesb elajar mengajaryang menekankanp adat erciptanyak ondisib elajars isrvaa ktif, agar dapatmengemtlangkanp engetahuannyaD. engan pendekatani ni diharapkans isrvad apatrnemperolehp engetahuany ang maksimal dan dapat menguasaik onsep,h ukum,serta teori dalam fisika secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiapakah terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar sisrva yang diajardengan menggunakan pendekatan inkuiri terhadap prestasi belajar siswa vangdiajar dengan menggunakan pendekatan tradisional, pokok bahasan suhu dankalor sisrva kelas I MA Miftahul Ulum Cermenan Ngoro.Tombang. Penelitian ini ditakukan dengan cara memberi perlakuan khusus kepadakelompok eksperimen yaitu pernbelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri,sedangkan kelomprck kontrol pembelajaran dengan menggunakan pendekatantradisionalB. aik kelompoke ksperimenm aupunk elompok kontrol diberi materipelajaran yang sama yaitu materi pelajaran suhu dan kalor. Setelah proses belalarmengajar, baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol dilakukan pengukuranterhadap prestasi belajar fisika sisrva. Populasi penelitian ini adalahsisrva kelas ll dan kelas 12 yang jumlahnya masing-nrasing adalah 30 sisrva. Kelas11 sebagai kelompok eksperimen dan kelas 12 sebagai kelompok control Dari penelitian ini didapatkanh asil t61*,u= 5,432 sedangliant 66.r= 2,00sehinggat l,i,*s) fu1*d1e ngand emikian dapat disimpuikan bahrvaa da perbedaanyang signifikanantara prestasi belajar fisika sisrva yang diajar dengan menggunakanpendekatanin liuiri denganp res'tasbi elajar siswa yang diajar denganm enggunakanpendekatan tradisional pokok bahasan suhu dan kalor sisrva kelas I MAMiftahul Ulum Cerrnenan Ngoro Jornbang.

Penerapan strategi konflik kognitif dengan demonstrasi untuk meluruskan salah konsep pada pokok bahasan suhu dan kalor siswa kelasII MTsN Malang I oleh Maria Ulfah

 

Salah satu hasil prosesb elajar adalahp emahamank onsep.P restasif isika yang masih rendah, menunjukkan bahwa siswa belum memahami konsepkonsep "fisilia dengan benar. Hal ini dibuktikan dengan beberapa hasil penelitian yang menyebutk-aand anyas alahk onsepk hususnyap okok bahasans uhu'dank alor' Kondisi ,"ru"* ini di duga disebabkanb leh berbagaif aktor antaral ain penggunaanm etode mengajar yang kurang tepat. Salah satu cara yang digunakan untuk- meluruskan salah tonsid adataf, O"ngan menimbulkan konflik kognitif di tempuh dengan metode demonstrasi.Tujuan-penelitiniai na dalah( l) Identifikasis alahk onsepp okok bahasan suhud an kaloi yang dialami siswa (2) Mengetahuik eefektifanp enerapans trategi konflik kognitif dengand emonstrasdi alam meluruskans alahk onsepy ang dialami siswak hususnyap okokb ahasans uhud ank alor. peneitian ini merupakanp enelitiank ualitatifyangb erbentukti ndakank elas dan dirancangd alam satu siklus yang terdiri dari empat tahapany. aitu; refleksi, perencanaanii ndukun, pelaksanaant indakan dan observasi.B erhubung penelitian Lerbentuk tindakan kelas, maka seluruh populasi adalah siswa kelas II' Tindakan kelas yang diberikanp ada penelitiani ni berupap engajaranfi sika dengans trategi konfli k kognitif dengand emonstrasi. Hasil penelitiany angd iperolehm enunjukkanb ahwad arj hasilp rates diperolehp ersentassea lahk onseps ebesa5r 8,125ydoa ns kor rata-rata1 1 ,625d an respondenyanbge rjumlah4 0 siswa.L ebih lanjut terungkapb ahwas iswam engalami salahk onsepp uaaf ontepkonsep:( l) Siswam enganggaspu hus ebagavi ariabel ekstensiyf aitu variabely angb esamyab ergantungp adaju mlah massam ateriy ang ditinjau.@ ; Siswam embedakasnu hud ank alor menjaddi ua macamy aitu suhup anas Oaniu hu aingtns er0ak alor panasd ank alor dingin.( 3) Siswam enganggakpa lorjenis dank apasitaJkalomr empengaruhsie caral angsungp adak enaikans uhut etapi mempengaruhsie carate rbalikp adap enurunans uhu.( 4) Siswam engalamsi alah konsip pida konsepk esetimbangatne rmal.( 5) Siswam enganggaspu hus elalun aik jika suaiub endad ipanaskadna ns elalut urunjika suatub endad idinginkan, Pada akhir siklus sicara umum dapat disimpulkan bahwa tindakan berupa pengajaran fisika dengans trategik onflik kogritif dan demonstrasmi erupakanm odel pembelajarayna ngi erbuktie fektifuntuk meluruskans alahk onsepk hususnyap okok bahasans uhud an kalor. Hal ini dapatd iketahuid ari adanyap enurunanp ersentase kesalahakno nsepy aitu dari 58,125%m enjadi9 ,6250/os,e hinggap ersentaskeo nsep yangb erhasild iluruskans ebesa8r 3,44o/noi,l ai ini termasukk ategoris angaet feklif . Selainit ujuga terdapapt erbaikank onseps isway angs alahm enjadib enard an beberapab utir lainnya yang tersisab elum dapatd iluruskan( tetapi relatif rendah)s erta tercapainyeaf is iensiw akiu.

Perbandingan penguasaan konsep getaran, gelombang, bunyi, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari siswayang diajar dengan pendekatan problem posing dan pendekatan ceramah di sekolah menengah Kejuruan Pekerjaan Umum Malang oleh Fitri Rahayuningsih

 

Telahd icobakanp embelajaradne nganp endekatapnr oblemp osingd i SMK PekerjaanU mumM alang.P enelitianin i bertujuanu ntukm engetahupi embelajaran manay angl ebihb aik pemahamakno nsept isika siswad enganp engajaranya ng menggunakapne ndekatapnr oblemp osingb ila dibandingkand enganp engajaran ceramahu ntuk materi getarang, elombang bunyi, dan penerapannydaa lam kehidupans ehari-harsi efiap ersentaskee mampuansi swad alamm erumuskasno al. Populasdi alamp enelitranin i adalahs iswak elasl i SMK Peke{aanU mum Malang.S ampepl enelitianin i diambil2 kelasy angs ebelumnydai periksak eadaan sampelnydaa nd i uji-t setelahd iberi perlakuan. Berdasarkahna silp enelitiand iperolehk esimpulan: 1. Prestasbi elajard enganp endekatapnr oblemp osingl ebih baik setelahd i uji-t perbedaa2n kelompok. 2. Kemampuanp roblemp osings iswak elompoke ksperimente rgolongb aik sekali.

Pengaruh pemberian pre tes terhadap prestasi belajar siswa kelas I MA Nahdatul Ulama Mojosari Ngepeh Kabupaten Nganjuk pada pokok bahasan suhu dan kalor oleh Akhmad Abdullah

 

Ilmu fisika tergolong ilmu yang sult dik'asai, yang ditunjukkan olehrendahnyan ilai rata-ratau langanu mum pelajarann sika. egar dapatmeningkatkanp restasib elajars iswap erlu diupayakant angkah-tangkahu ntukmemngkatkand an mengembangkanm etodeb elajary ang iebin ere[tif aan efesien.salah satuy ang dilakukan adalahd enganm enerapkanm etodep re tes sebelummata pelajaran dimulai. Diharapkan dengan adanya pre tes siswa akan bel4larsendirid i rumah denganm embentukp emahaman-pernahamdaann konsepkonsepyangdirancang siswa sendiri melalui kegiatan membaca di rumah" denga; dpeemmiaktiaalngy aannk go wnsaekptyu a bnegd dailaalnanmyia op treohs seissb wearam jaerlm aleuni gguarjua rpa eknagnat ejarjra.di irosesPenelitiane ksperimentailn i membahaste ntangp e6e.raanp restasbi elajarfisika antara siswa yang diajar dengan pemberian pteiei sebelurn Legiatan uetajarmengajarb_e rlangsrrngd engans isway ang diajar denganp emberianp ie tessebelup kegiatanb elajar ryenry:ar berlansungd engans iiwa yang ti'

Perbedaan prestasi belajar fisika materi suhu dan kalor siswa AMUN I Pakel Tulungagung yang diajar menggunakan metode demonstrasi disertai metode kooperatif STAD dengan metode intelegency grouping oleh Lilik Agustiani

 

Metodem engajamr erupakans alahs atuu nsury angm enentukanp restasibelajarP. enggUnaarnne todey angs esuaai kanm embuast uasankae lasl ebihm enarik,sehinggas iswat ermotivasiu nfuk belaiar dan padaa khirnyad apatm empengaruhiprestasbi elajars iswa.M etodey angd ipakaid i sini adalahm etoded emonstrasidisertami etodek ooperatifm, etoded omonstrasdi isertami etodeI ntelegencyGroupingT. ujuany angi ngin dicapaia dalahu ntukm engetahuai pakaha dab edaantaram etoded ernonstradsii sertami etodek ooperatifd enganm etoded omonstrasidisertami etodeIn telegencGy rouping. Dalamp enelitianin i mengambi3l sampedl ari 6 sampeyl anga day angditentukand enganra ndoms amplingk, emudianb erdasarkanni lai raport3 kelassampeiln i diuji kemampuaanw alnyad enganu ji anavaK urskalW allis untukmengetahuaip akah3 kelast ersebumt empunyaki emampuana waly angs amaK. elasll merupakakne lasd enganm enggunakamn etoded emonstrasdii sertaim etodekooperatifk, elas1 2m erupakanke lasd enganm enggunakamn etoded omonstrasidisertami etodeIn telegencGy rouping,d ank elash merupakank elask ontrol.Penelitianin i merupakanp enelitiane ksperirnentasle mu,d anp enelitianin i jugamemakaDi esainy angh anyaM enggunakaPn asca-tesS,u bjekd ipadankand and iacak.Metodep engumpuladna tam enggunakamn etodet esd anm etoded okumentasdia ndasarp embentukakne lompoknyajugad ari dokumentas(in ilai raports emestersebelumnyaA).n alisisd atayangd igunakana dalahu ji U Mann-Whitney. Hasilp enelitianin i menunjukkanb ahwau ntukm etoded emonstrasdii sertaimetodek ooperatidf anm etoded emonstrasdii sertaim etodeI ntelegencyG roupingmenuqiukkanb ahwak eduam etodet ersebutt idak adab edad enganP r".,,"t0,1395< 0,05.H al ini juga didukungo lehb esarnyas elisihM eanR anh l 1,97l ebihkecil dari nilai kitisnya yaitu 18,1189d ann ilai rata-ratak elasnyau ntukm etodedemonstrasdi isertaim etodek ooperatifs ebesa6r ,7523d an metoded emonstrasidisertami etodeIn telegencGy roupings ebesa6r ,4375.J ika metoded emonstrasidisertaim etodek ooperatifd anm etoded emonstrasdi isertaim etodeI ntelegencyGroupingd ibendingkadne nganm etodek onvensionajul ga menunjukkana danyaperbedaayna ngs ignifikan.U ntuk metoded emonstrasdii sertami etodek ooperatifmenunjukkahna sily angl ebihb aik dari konvensionahl al ini bisad ilihat dariperolehanra ta-ratake lasnyay ain 6,7523d an5 ,2275.S edangu ntukm etodedemonstrasdii sertami etodeIn telegencyG roupingju ga lebihb aik dari yangkonvensionahla l ini dapatd ilihat dari nilai rata-ratak elasnyay aitu untukm etodedemonstrasdii sertami etodeI ntelegencyG roupings ebesa6r "4375d any angkonvensionasle besa5r, 2275.K esimpulany angd iperoleha dalahu ntukm etodedemonstradsiis ertami etodek ooperatifd anm etoded emonstrasdii sertami etodeIntelegencyG roupingm enunjukkanh asil yang tidak adab erbeda.s edangu ntukmetoded emonstrasdii sertami etodek ooperatifd anm etoded emonstrasdii sertaimetodeIn telegencGy roupingm enunjukkanh asily angl ebihb aik dari metodekonvensional.

Pengaruh pemberian tes awal tentang materi yang akan diajarkan terhadap pemahaman konsep getaran siswa kelas II Madrasah TsanawiyahAL-Ula I Blumbungan Larangan Pamekasan oleh Sukartono

 

Penggunaamn etodeb el4ir ymg tepala katrb €rp€ogaruthe rhadappemahammsi swa.B elajars ainsm emetukmp ros€sb erfikir kritis' Salahs atumetodeb elaiary mg melibatkms iswab erfkir lcritism emecafikamn asalaha dalattmetoded iscovery -inquiry.P enerapamn etoded is coveryinquiryb ertujuanmembantsui snam engernbalrgkakend isiplinmd m ketuampilanin telektuaul ntukmemuncnlkmm asalalrk emudimm ncari jcwnbmnyas €ttdir.i Dscovery'inquirymerupakmm etodey urg berasosiasdie ngank ontekstuals, ehinS€sEis wad ag{nengkaitkmk ehidupmq ratas iswad €ngank onsepy angd ipetajarinyaM. elaluimetoded ircoyery inquiry sisvtahrusm erumuskumr asalahm, engunpulkand atarnenganalisdisa tr, sertam engkomunikasil

Persepsi siswa terhadap PBMdan prestasi belajar fisika yang menggunakan metode demonstrasi pokok bahasan suhu dan pemuaian siswa kelas I SLTP Negeri 5 Malang oleh Mahdalina

 

Guru mempunyaip eranany ang sangatb esard alamp rosBsp embelajaran'Gurus ebagatie nagap rofesionalh arusm emiliki kemampuanm engaplikasikanberbagat*i ti U"f":u., mampumemilih dan menerapkanm etodeb elajaryang efektifdan efisien ssrta mampu meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.Konsep-konsepdalamfi sika umumnyi bersifat abstrak,o leh sebabi tu dunia pendidikany ang ehinggas iswad apatterlibatl angsungd alam prosesp embelajaranS. alahs atum etodep embelajarany angefektif meiolotrg p*u siiwa dalam memahami konsepkonsep fisika yang bersifatabstraka Odanm etoded emonstrasiB. erdasarkanw awanc{rad engang uru fisika danhasilo bservasdi i kelasI -G SLTP Negeri 5 Malangtahun 200212003s' iswat idaktertarik bila materi fisika hanya disajikan dengan ceramah saja, mereka cenderungpasifd ank urangm emperhatikanp elajaran. Penelitiani nl uertuluanu ntuk mengetahupi ersepsis iswat erhadappenggunaamn etoded emonstrasdi an mendeskripsikanp elaksanaan-metodedeminstrasi sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa kelas I-GSLTP Negeri 5 Malang.pJndekatany ang digunakand alam penelitiani ni adalahp endekatank ualitatif,sedangkanjenips enltitian ini adalahp enelitiant indakank elasy ang terdiri dari duasiguslSeUagazi ubyekp enelitiana dalahs iswak elasI -G SLTP Negeri 5 Malang.Tindakany ing OiUirltcanp adas iklus pertamaa dalahp emberianm etoded emonstrasipadap rosesp embelajarandenganca ra siswad iberikan LKS dan beberapas iswametatsanat

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 | 532 | 533 | 534 | 535 | 536 | 537 | 538 | 539 | 540 | 541 | 542 | 543 | 544 | 545 | 546 | 547 | 548 | 549 | 550 | 551 | 552 | 553 | 554 | 555 | 556 | 557 | 558 | 559 | 560 | 561 | 562 | 563 | 564 | 565 | 566 | 567 | 568 | 569 | 570 | 571 | 572 | 573 | 574 | 575 | 576 | 577 | 578 | 579 | 580 | 581 | 582 | 583 | 584 | 585 | 586 | 587 | 588 | 589 | 590 | 591 | 592 | 593 | 594 | 595 | 596 | 597 | 598 | 599 | 600 | 601 | 602 | 603 | 604 | 605 | 606 | 607 | 608 | 609 | 610 | 611 | 612 | 613 | 614 |