Penerapan metode inkuiri sosial untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan / Nikmatul Luailik
Kata kunci : metode inkuiri sosial, hasil belajar PKn sekolah dasa.
SDN Petung I adalah salah satu Sekolah Dasar Negeri yang terletak di
Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan merupakan SD terpencil guslah timur
di Kecamatan Pasrepan. Berdasarkan observasi di kelas III dan wawancara
terhadap guru kelas, kepala sekolah dan siswa kelas III yang dilakukan pada 15
Oktober 2009 diketahui bahwa terdapat permasalahan pada pembelajaran PKn di
kelas tersebut. Secara umum permasalahan tersebut terdapat pada proses belajar
mengajar yang sering didominasi oleh kesibukan guru, guru lebih sering
menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. . Hal ini berimbas
pada hasil belajar siswa yang jauh dari standar ketuntasan minimal yang
ditentukan. Oleh karena itu pada penelitian ini dicoba untuk menangani masalahmasalah
tersebut dengan menggunakan metode inkuiri sosial, melalui penelitian
tindakan kelas (PTK).Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses
penerapan metode inkuiri sosial dan peningkatan hasil belajar siswa kelas III SDN
Petung I pada mata pelajaran PKn.
Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan mulai bulan Oktober sampai akhir
Desember 2009. Tindakan kelas dilaksanakan bulan November sampai Desember
2009. Dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilakukan sebanyak dua siklus, tiap siklus terdapat dua pertemuan. Model siklus
yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Setiap siklus terdiri atas
empat fase, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah
siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan yang terdiri dari 34
siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode inkuiri sosial pada
pembelajaran PKn siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan pasrepan Pasuruan
dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase keberhasilan klasikal hasil
belajar siswa aspek kognitif dari 61,21% meningkat menjadi 89,41%. Sedangkan
hasil belajar aspek afektif dari 77,56% meningkat menjadi 83,57%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan
pembelajaran PKn di kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan
dengan materi pokok Peraturan di Masyarakat dengan menggunakan metode
inkuiri social mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya
keterampilan guru dan hasil belajar siswa aspek kognitif dan aspek afektif. Dan
disarankan pada guru agar pada pembelajaran PKn hendaknya menggunakan
metode inkuiri sosial pada khususnya dan menyesuaikan dengan materi yang akan
disampaikan, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hendaknya kepala
sekolah memberi informasi atau bimbingan khusus mengenai inovasi
pembelajaran kepada para guru dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di
vi
SD. Dan hendaknya bagi peneliti lain dapat menjadikan penelitian ini sebagai
acuan dan dapat menerapkan metode inkuiri sosial pada mata pelajaran PKn
dengan materi pokok yang berbeda.
Kata kunci : metode inkuiri sosial, hasil belajar PKn sekolah dasa. SDN Petung I adalah salah satu Sekolah Dasar Negeri yang terletak di Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan merupakan SD terpencil guslah timur di Kecamatan Pasrepan. Berdasarkan observasi di kelas III dan wawancara terhadap guru kelas, kepala sekolah dan siswa kelas III yang dilakukan pada 15 Oktober 2009 diketahui bahwa terdapat permasalahan pada pembelajaran PKn di kelas tersebut. Secara umum permasalahan tersebut terdapat pada proses belajar mengajar yang sering didominasi oleh kesibukan guru, guru lebih sering menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. . Hal ini berimbas pada hasil belajar siswa yang jauh dari standar ketuntasan minimal yang ditentukan. Oleh karena itu pada penelitian ini dicoba untuk menangani masalahmasalah tersebut dengan menggunakan metode inkuiri sosial, melalui penelitian tindakan kelas (PTK).Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penerapan metode inkuiri sosial dan peningkatan hasil belajar siswa kelas III SDN Petung I pada mata pelajaran PKn. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan mulai bulan Oktober sampai akhir Desember 2009. Tindakan kelas dilaksanakan bulan November sampai Desember 2009. Dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus, tiap siklus terdapat dua pertemuan. Model siklus yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Setiap siklus terdiri atas empat fase, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan yang terdiri dari 34 siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode inkuiri sosial pada pembelajaran PKn siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan pasrepan Pasuruan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase keberhasilan klasikal hasil belajar siswa aspek kognitif dari 61,21% meningkat menjadi 89,41%. Sedangkan hasil belajar aspek afektif dari 77,56% meningkat menjadi 83,57%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PKn di kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan dengan materi pokok Peraturan di Masyarakat dengan menggunakan metode inkuiri social mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya keterampilan guru dan hasil belajar siswa aspek kognitif dan aspek afektif. Dan disarankan pada guru agar pada pembelajaran PKn hendaknya menggunakan metode inkuiri sosial pada khususnya dan menyesuaikan dengan materi yang akan disampaikan, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hendaknya kepala sekolah memberi informasi atau bimbingan khusus mengenai inovasi pembelajaran kepada para guru dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di vi SD. Dan hendaknya bagi peneliti lain dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan dan dapat menerapkan metode inkuiri sosial pada mata pelajaran PKn dengan materi pokok yang berbeda.