Penerapan metode inkuiri sosial untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan / Nikmatul Luailik

 

Kata kunci : metode inkuiri sosial, hasil belajar PKn sekolah dasa. SDN Petung I adalah salah satu Sekolah Dasar Negeri yang terletak di Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan merupakan SD terpencil guslah timur di Kecamatan Pasrepan. Berdasarkan observasi di kelas III dan wawancara terhadap guru kelas, kepala sekolah dan siswa kelas III yang dilakukan pada 15 Oktober 2009 diketahui bahwa terdapat permasalahan pada pembelajaran PKn di kelas tersebut. Secara umum permasalahan tersebut terdapat pada proses belajar mengajar yang sering didominasi oleh kesibukan guru, guru lebih sering menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. . Hal ini berimbas pada hasil belajar siswa yang jauh dari standar ketuntasan minimal yang ditentukan. Oleh karena itu pada penelitian ini dicoba untuk menangani masalahmasalah tersebut dengan menggunakan metode inkuiri sosial, melalui penelitian tindakan kelas (PTK).Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penerapan metode inkuiri sosial dan peningkatan hasil belajar siswa kelas III SDN Petung I pada mata pelajaran PKn. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan mulai bulan Oktober sampai akhir Desember 2009. Tindakan kelas dilaksanakan bulan November sampai Desember 2009. Dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus, tiap siklus terdapat dua pertemuan. Model siklus yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Setiap siklus terdiri atas empat fase, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan yang terdiri dari 34 siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode inkuiri sosial pada pembelajaran PKn siswa kelas III SDN Petung I Kecamatan pasrepan Pasuruan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase keberhasilan klasikal hasil belajar siswa aspek kognitif dari 61,21% meningkat menjadi 89,41%. Sedangkan hasil belajar aspek afektif dari 77,56% meningkat menjadi 83,57%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PKn di kelas III SDN Petung I Kecamatan Pasrepan Pasuruan dengan materi pokok Peraturan di Masyarakat dengan menggunakan metode inkuiri social mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya keterampilan guru dan hasil belajar siswa aspek kognitif dan aspek afektif. Dan disarankan pada guru agar pada pembelajaran PKn hendaknya menggunakan metode inkuiri sosial pada khususnya dan menyesuaikan dengan materi yang akan disampaikan, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hendaknya kepala sekolah memberi informasi atau bimbingan khusus mengenai inovasi pembelajaran kepada para guru dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di vi SD. Dan hendaknya bagi peneliti lain dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan dan dapat menerapkan metode inkuiri sosial pada mata pelajaran PKn dengan materi pokok yang berbeda.

Manajemen pendidikan nilai (studi multikasus SMAK Yos Sudarso Kepanjen dan SMK Cor Jesu Malang) / Lusia Suwartini

 

Tesis (Tidak dipublikasikan). Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang, pembimbing: (I) Prof. Dr. Hendyat Soetopo, M. Pd, dan (II) Prof. Dr. Salladien. Kata kunci: aspek nilai, implementasi, pendidikan nilai, Penelitian ini berawal dari fenomena-fenomena yang nampak pada obyek menyangkut pendidikan nilai pada SMAK Yos Sudarso dan SMK Cor Jesu. Pendidikan di sekolah merupakan upaya yang dilakukan secara sadar oleh masyarakat, bangsa, dan negara dengan tujuan menyiapkan generasi muda agar menjadi warga negara yang berkualitas dan meneruskan cita-cita bangsa. Namun untuk mewujudkannya banyak menemui kendala. Situasi umum pendidikan kita banyak menyemai perilaku tidak adil dan kekerasan, baik karena intervensi dari pihak luar maupun dari kalangan insan pendidikan sendiri.Sekolah yang semestinya memberikan harapan yang optismis malah menjadikan peserta didik kita trauma dan putus harapan, bahkan sampai bunuh diri, ini akibat bullying. Seorang peserta didik SD yang bunuh diri, karena merasa malu belum melunasi pembayaran buku pelajaran. Pembinaan pendidikan di sekolah perlu melibatkan berbagai komponen yang saling mendukung dan menunjang mencapai tujuan pendidikan. Setiap individu dituntut memiliki keuletan, memiliki kedisplinan, memiliki etos kerja yang tinggi, pandai menangkap peluang, serta memiliki semangat untuk terus belajar. Sering ada keluhan bahwa baik orang muda atau orang tua tidak memiliki suatu kerangka kerja, suatu pedoman untuk memilih dan berpegang pada nilai-nilai yang bertahan lama. Nilai-nilai yang bertahan lama, adalah nilai spiritual; nilai inilah yang dijadikan aspek Pendidikan Nilai: iman, kasih, peduli, toleran, dan disiplin. Untuk penanaman, pelatihan, dan pembiasaan nilai-nilai tersebut perlu didukung dengan strategi perencanaan kurikulum Pendidikan Nilai, agar pengimplementasiannya tepat guna dan effektif, dan pentingnya melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan nilai-nilai tersebut. Pendidikan nilai adalah hakikat dan tujuan pendidikan itu sendiri, yakni penanaman dan pengembangan nilai-nilai pada diri seseorang dan sebagai bantuan terhadap peserta didik agar menyadari dan mengalami nilai-nilai serta menempatkannya secara integral dalam keseluruhan hidupnya, dan nilai nurani yang ada dalam diri menjadikan perilaku serta cara, memperlakukan diri sendiri dan sesama. Permasalahan peneliti ini mengkaji tentang manajemen pendidikan nilai dengan fokus penelitian (1) Nilai-nilai yang dijadikan aspek dalam Pendidikan Nilai, (2) strategi perencanaan kurikulum Pendidikan Nilai, (3) implementasi kurikulum pendidikan nilai , dan (4) pengawasan pendidikan nilai di SMAK YS dan SMK CJ. Tujuan penelitian ini, mendeskrisikan tentang: (1) aspek-aspek Pendidikan Nilai di SMAK YS dan SMK CJ, (2) strategi perencanaan, (3) Implementasi, (4) Pengawasan . Penelitian ini menggunakan metode metode induksi analitis termodifikasi (modified analytic induction) sebagai suatu cara untuk mengembangkan teori dan mengujinya. Peneliti, mutlak diperlukan, berperan sebagai instrumen penelitian, informannya ditetapkan mereka yang mengetahui atau terlibat langsung dengan fokus penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan bantuan tape recorder, kamera perekam dan foto. Penelitian ini menggunakan rancangan multikasus, yaitu kasus pertama SMAK Yos Sudarso Kepanjen dan kasus kedua, SMK Cor Jesu Malang. Prosedur analisis data dengan cara: (1) kasus pertama dianalisis untuk memperoleh temuan semen-tara dalam bentuk proposisi, begitu pula kasus kedua. (2) Temuan sementara kasus satu dianalisis dengan temuan kasus dua, sehingga diperoleh temuan akhir analisis multikasus yang menghasilkan teori baru dalam bentuk model manajemen pendidikan nilai. Temuan hasil penelitian Aspek-aspek Nilai dalam Manajemen Pendidikan Nilai: Nilai keimanan,banyak membantu perilaku peserta didik dalam kehidupan keagamaan yang semakin teguh. Nilai kasih, sangat membantu peserta didik untuk mengembangkan perilaku yang mengarah pada penghayatan hidup rohani yang lebih manusiawi. Nilai peduli, banyak membantu peserta didik dalam hal kepeka-an sosial. Nilai toleransi, amat membantu peserta didik bersikap toleran. Nilai disiplin untuk membantu peserta didik kearah kualitas hati atau berkembang men-jadi pribadi yang utuh. (2) Strategis Perencanaan Program Pendidikan Nilai, da-lam hal ini, penetapan kebijakan sekolah masih didominasi kepala sekolah, se-hingga misi yang diemban belum terinternalisasi ke dalam hati warga sekolah, dengan demikian, tujuan pendidikan nilai masih memerlukan penanganan yang lebih baik lagi; agar sasaran semakin mudah dicapai pada akhir manajemen pendidikan nilai menjadi sistem yang semakin fleksibel. (3) Pendidikan nilai telah diimplementasikan, namun belum efektif, di mana sistem kerja yang mengguna-kan manajemen partisipatif belum optimal, karena upaya motivasi kepada sekolah terhadap para pendidik masih rendah. Dengan demikian jalinan kerja sama belum efektif walaupun penyatuan perintah sudah semakin terarah, namun keseimbangan antara wewenang dan tanggung jawab belum nampak sehingga kinerja yang diharapkan belum terlaksana sepenuhnya. (4) Kepengawasan yang dilakukan dengan memantau, mengamati, mensupervisi, mengkomunikasi, dan melalui laporan serta evaluasi belum maksimal, sehingga sikap dan perilaku peserta didik belum semuanya mencerminkan nilai-nilai spiritual secara utuh. Penelitian ini merekomendasikan (1) pada orang tua peserta didik supaya tetap menanamkan dan membiasakan sejak dini nilai-nilai kerohanian, sosial dan kemanusiaan, agar terbentuk kepribadian utuh dan seimbang, sehingga manusiawi dalam bertindak(2) pada lembaga sekolah agar menata manajemen pendidikan nilai, supaya informasi mengenai lembaga lebih transparan, (3) pada kepala sekolah melakukan pelatihan –pelatihan yang berhubungan dengan strategi manajemen pendidikan nilai yang melibatkan seluruh pendidik , (4) hasil ini dapat dipakai untuk penentu kebijakan oleh diknas, yayasan, kepala sekolah untuk menjadi pertimbangan, (5) perlu ada penelitian yang lebih mendalam sehingga dapat menjadi bahan pembanding karya ilmiah ini.

Kebijakan sumber dan penggunaan modal kerja untuk menkaga tingkat likuiditas dan meningkatkan tingkat profitabilitas pada PT Indofood sukses makmur Tbk. oleh Sulastri

 

Modal kerjam €megangp erananp entingd alams uatup erusahaadna n digunakaunn tukm enjalankakne giatano perasiB. esark ecrlnyam odalk erja tergantunpga dajenisu sahap erusahaanS.a lahs atub entukp erusahaayna ng membutuhkamn odalk erjay angb esara dalahp erusahaainn dustri.J umlahm odal kerjay angb aik bagis uatup erusahaaand alahm odalk erjay angb ukup.U ntuk memperolemho dolk eriav angc ukupd ibutuhkokne biinkanv angb aikd alam ntcnentukasnu mbcdr anp cnggunaamno dalk crja,K cbijakanin i mcrupakacna ra yangd apadt igunakounn tukn rcrrlagtoin gkalti kuiditadsa rrn rcuirtgkatktairntg kat profitabilis. Penelitianin i adalahp enelitiand enganm enggunakadrart as ekundedra n dilaksanakapna daP T IndofoodS uksesM akmurT bk, denganm enggunakan mctoded okumcntasTi.c knika nalisisy angd igunakaand alahs nalisiss umbedr an p€nggunaamno dalk et'a sertaa nalisisr atio yangt erdiri dan likuiditasd an profitabilitas Dari hasil penelitianm enunjukans umberm odal kerja perusahaanp ada tahun2 000s ebesaRr p 3.314.084,-s,e dangkapne ngguruun rodalk erjas ebesar Rp 1.509.362T,-a. hun2 001s umbemr odalk erjap erusahaasne besaRr p |.844.604,s-e, dangkapne nggunaamno dalk erjas ebesaRr p 3.960.728,T-.a hun 2002s umbemr odalk erjap erusahaasne besaRr p 5.514,105,s-e, dangkan penggunaamno dalk erja sebesaRr p L898.577,-T, ahun2 000d an2 001 pendekatayna ngd igunakano lehp erusahaadna lamr nenentukakne bijakans umber danp enggunaamn odalk erjaa dalahp endekataang resifsedangkapne ndekatan yangd igunakand alarnm cnentukanke bijakans umbcrd anp cnggunaamn odal kefa tahun2 002a dalahp endekauakno nservatif. Tingkatl ikuiditasy angd icapaio lehp erusahaasne lamata hun2 000-2002 adalaha went ralio sebesalr3 0,4lo/o,86,65%1, 64,63yoA. cid test/ a/lo sebesar 70,39o/o,34,41o/o,76,R7c5c%c.iv ahlteu rn overs ebesa1r0 ,81k ali, 12,26k ali, 12,15k ali.I nventorytu n, overs cbcsa5r ,40k ali, 5,25k ali, 5,08k ali. lVorking <:apitul"tucrrnv esr ebesa1r0 ,34k ali,- 18,12k ali.5 ' 87 kali. Tingkatp rofitabilitasy rcrusahaasne lamata hun2 000-2002a dalahp ro/it margins ebesa5r, 09o/o,5,104%,8, 7n/oO.p erutingra iio sebesa8r1 ,13%8, 6,1l%. 88,58%R. eturn< tne quitys ebesa2rl ,13%,2 0,95%?" -1,91oR/oe.t urno n asse! sebesa5r, 15 %,5 ,75 %,5 ,260/o. Tahun2 000r erjadki enaikamn odakr efias cbesaRr p 1.g04.722T,-a. hun 2001te [adip enurunarnno dakle {a sebesaRrp i .t te.tz+,-t.t 'ohu2n0 02r erjadi kenaikamno dakl erias ebesaRrp 3 .615.52g,- Berdasarkahna silp enelitiana,g arp erusahaadna paml enentukan I:ttl** surnbedra np e.nggunamryo dakl i:rjay angd apant rctrjagtain gkat ilKurgrradsa nm enrngkatktainng katp rofrtabilitapse rusahaahna rusm ampu meningkatktainng katp erputarapniu tangu sahap, ersediaamn,o datl "rju, Aun pnjualanse rtale bihm engefektifkhaang ianp emilsoran.

Pola pembelajaran yang digunakan di kejar paket C setara SMU Srikandi Kota Malang oleh Siti Habibah

 

u, me,reka& t*tut agard apatm eningkatkand anm engentbangkadnir i ke u"uf, y-glUrh berkualitas. Sahfr "atu care yang dilakukan unluk-hal jersebut yaitu a"ngi" ti"*uuat d.a jalur psndidikaa jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar"sekolahH. al ini OitanLn pernerintahb ertujuana gard apatm ernbanguns ikap

Analisis penggunaan modal kerja untuk mengukur tingkat solvensi dan tingkat profitabilitas pada perusahaan rokok yang listing di Bursa Efek jakarta oleh Mochamad Ashar Hadi Susanto

 

Perusahaans ebagai suanr organisasi yang bergerak dan bertujuan mernperoldrk euntungans erta meningkatkand an mcnpmbangkanu- sahanya il6 p"-*haan infn bekerjas ecatalfisietr dan menjaminp erkonbangand an t.l-grir"p" hidup perusahaan.Untumt encapait ujuan tersebut perysa-haan ;;d;.i- kriteria'efisiensid an efektif. Modal kerja merupakans alahs atu *p"Frctp"",lng dari manajemanry Tbel-J:ryang erat hubrmsrornYdae ngan t;*u" op*tl perusahaan sehari'hari' Peraran modal kerja pada suatu ;ffiha8|; adalah untuk melindungi dari lrisis modal akibat penurunan nilai lni"i p*,*uhan kebutuhanj **" pend$ secarate pstw aktum emun€kinkan p"*Jfri"- menjalankanu sahairyalebihe fisienaD engana nalisisf inansiil dapat diketahuiperkembangarrp".*t'*.Analisisfinansiildanefeknyapadaposisi roaut tcriu pcrusahaan'dapat menunlukkan apakah perusahan menplami k--e- m- ajuanp,e ttemUa"gaa"t aum engalamkie sulitan'" --r^, r-- . v"iufui penelitiani ni penulisi ngin mengetahupre nggunaTm oa{ !ela' ringku;to i;nti Jur tingkatp .ntuUtit"i p"**t'u- rokoky ang/ rsrirgd i Bursa ffit tatarta( BEJ)p eriodeta hun2 001-t ahun2 002' Subyel perielitian dalam penelitian ini adalah laporan !9*e* p'ZeO**|fZ,",- 'toto[ y*g listingd r S;* gf"L Jqa1ta periodet ahulr2 00l: Phun Outudiperolihd *g"" metoded okturrentasidaIrni donesianC apitalM arket ti,rrriti oun au.i intilet dengan situs www' Indoexchange'co'id'Untuk *.nguoulio tingkat solvensi digunakan rasio lancar, rasio cepat qe"e$tm il;tfi; "*h". jri',larn, - p*i"i- dalapmiu tanjgsa gryi:",t:,9'"- 'o**d*", rasioa ktivat "tJptitttuaupt ewaiiuania ngkap anjangr asiok ewajiban terhadape kuitasp "rn"g*g salnm,j umlah kelirytan pembayarabne banb rnga' S€{tan*an rmt't mensnilio tingtut profitabilitas digunakanr-a sio penjualan benih terhadap "ltitt, tin*at lab; a; to&l- aktiva tingftat laba atas ekuitas p.t"gu"g sahaml,a bap er lembars ahamr,a sioh argalaba' Darihasilanalisissolvensidiantaranyaaauunrsta.ratarasiolanrar indlxfri rokok periode ttn- ZOOf sebesar ilt,s61% dan p€dodj tahun 2002 t b"*t- iza,wv". nasio cepatp sriode ahrm 20ol sebesa6r 2'380/od m periode tahun2 002 sebesaOr +,il7i j.'duo4.- analisisp rofitabilitas'diantaranya adalatr rasio penjualanU enin t6Oap alf,iva sebesalrO S,tX untuk tahun 2001 dan 124 ,14 o/orm titkt ahrm2 002. Dari hasil p€"etitian disimpulkanb ahwam odal k{a perusahaarno kok yrurg listing di Bursa -Ef.f l"fi"n" (BEl) periode 2001-2002 mengalami ;;ir*"d nilai. Peningkatann ilai ini as'et'aukano leh adanyap eningkatan aktiva lancar tidak sebanding dengan peningkatsn kewajiban lancar. Tingkat solvenssi ecamu mrtrnr asior ata-ratain dustrim eningkath, al ini ditunjul&ano leh rasioc epat,r asiop erputran piutang,r asiojrrmtahb ari penjualand alamp iutang; rasio perputaranp a'sediaand, an lain-lain. Tingkat profitabilitas secarau mrm rata-ratain dudri menplami peningkatanh, al ini dituqiukkano lehr asiop eqjualan benih terhadapa ktiva,r asiot ingkat laba atast otal aktiva, rasio tingkat labaa tas ekuitasp omegansga harqr asiol abap er lembars aham. Berdasa*anh asil penelitiand apatd isarankaru1 ) Modal kerja perusahaan sebaiknya tersedia dalam jumlah yang cukup, karena jumlah yang cukup munungkinkan perusahaapne rusahaabne roperaspi adak ondisi yang ekonomis dan modal kerja yang berlebihana kan membuatp osisi perusehaabne radap ada kondisiy angk urangm enguntungkan2.) Perlud iperhatikannyfar ktor-faktu png mempengaruhki emampuanp erusahaanu ntuk memenuhik ewajibanny4 baik kewajibanjangkpae ndekm auprmk ewajibanjangkpaa njang3- ) pensahaarno kok ymg listing di Buna Efek Jakarta lebih mernfokuskanp adah ubrmgana ntara hasif operasi dengan sumber daya yang tersedia, karena dmgan ini akan memberikanh arapany angb aik kepadac aloni nvestorm aupunk reditor

Hubungan komponen sistem pendidikan dengan kepuasan peserta didik lembaga kursus bahasa: studi di Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris "Mahesa Institute" Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri oleh M. Komarudin

 

Keberhasilan program pendidikan dan pelatihan sebagai suatu sistem banyak tergantung pada faktor berfungsi-tidal$ya komponen-komponend alam penyelenggaraapne ndidikany ang ada. Komponent ersebutt erdiri atas komponen raw inpat, instrumentali nput, enviranmentailn put, other input, process,d an outpttt. Secarau mum,k eberhasilanle mbagap endidikand an pelatihant ermasukd idalamnya lembaga kursus, diukur dari keberhasilannya dalam memberikan pelayanan pendidikany ang baik dan memuaskans, ehinggad apatm embantup esertad idiknya unhrk menguasasi eperangkakte mampuand an keahliand ibidangt ertentu,K epuasan adalah merupakan tujuan akhir dan harapan yang ingin dicapai oleh peserta didik ketika ia memutuskan untuk belajar di suatu lembaga pendidikan. Kemampuan lembagap endidikand alamm emberikanp elayananb elajard apatm embentukp ersepsi peserta didik dan atau partisipan terhadap lembaga pendidikan yang pada akhirnya akan membenhrkim age (citra) lembagas ertab erpengaruhte rhadapp erkembangan dan kelangsunganle mbagap endidikany ang bersangkutand imasay ang akan datang. Karenak epuasanp esertad idik terhadaple mbagap endidikanm empunyapi erany ang sangapt entingd alamp rosesp embelajaranm, akak omponenp endidikany angd imiliki oleh lembagat ersebuth arus senantiasad ikontol, dikendalikan,d an dioptimalkan fungsinya dalam mendukung proses dan hasil pembelajaran yang bark dan memuaskanb agi semuaf ihak, baik pesertad idik, partisipan,m asyarakast ekitard an lembagap endidikani tu sendiri.P enelitiani ni bertujuanu nhrk mengetahuhi ubungan komponens istemp endidikand engank epuasanp esertad idik LembagaK ursusB ahasa Inggris "MahesaI nstrtute" Tulungrejo Pare KabupatenK ediri, dan seberapab esar kontribusik omponens istemp endidikant erhadapk epuasanp esertad idik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-korelasional. Variabel penelitian terdiri atas enam variabel prediktor yang terdiri atas raw input, instrumental input, environmental input, other input, leorning plocess dan outpu; sertas atuv ariabelk riterium yaitu kepuasanp esertad idik. Populasip enelitiana dalah seluruh peserta didik Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris "Mahesa Institute" Pare berjumlah 611 orang pada semua level program. Sampel diambil menggunakan te}rrtk stratified random sampling dengan jumlah 100r espondenP. engumpuland ata menggunakaonb servasni on partisipatorid an kuisionert ertutup.U ji normalitasd ata menggunakanu ji Kolmogorov-smimovG odnesso f Fit Testt erhadapm asing-masing variabel.D eskripsi data menggunakand iskripsi frekuensi dan persentaseA. nalisis datam enggunakante lrrik analisisr egresil inier bergandaa, nalisisk orelasi berganda dan determinasbi ergandaD. an untuk menguji hipotesisd igunakanu ji F dan uji t denganta raf sigrrifikansi5 %. llasil penelitian menunjukkan bahwa; (l) terdapat hubungan secara simultqn (serentak) yang sigrrifikan atas komponen sistem pendidikan dengan kepuasanp esertad idik lembagak ursus bahasa;( 2) tidak terdapath ufungan yang sigrifikan antara komponen rqw input dengan kepuasan peserta didik Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris "Mahesa Institute" Pare; (3) terdapat hubungan yang signrfikan antara komponen masukan dat (instrumental input) dengan kepuasan pesertad idik LembagaP endidikanB ahasaI nggrs "MahesaI nstitute" Pare;( 4) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara komponen masukan lingkungan (environmentatln put) dengank epuasanp esertad idik LembagaP endidikdnB ahasa Inggris "Mahesa Institute" Pare; (5) terdapat hubungan yang signifikan antara komponen masukan lain (other input) dengan kepuasan peserta didik Lembaga PendrdikanB ahasaln ggrs "Mahesal nstitute" Pare;( 6) tidak terdapath ubungany ang signifikana ntarak omponenp rosesp embelajaran(e arning process)d engank epuasan pesertad idik LembagaP endidikanB ahasah rggrs "MahesaI nstitute" Pare;( 7) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara komponen hasil pembelajaran (output) durgan kepuasan peserta didik Lembaga Pendidikan Bahasa Inggrs "Mahesa Institute"P are.S umbangane fektif semrnp rediktort erhadapk riterium sebesa0r ,712 atau 71,2o/oS. edangkans ecarap arsial, komponeni nstrumentali npzf memiliki sumbangarne latifterbesarp adak epuasanp esertad idik lembagak ursus. Saran yang dapat diberikan pada lembaga adalatr; (l) Kualitas komponen pendidikany ang dimiliki oleh lembagah endaknyate rusd itingkatkan,d ikembangkan, dikontrol dan difungsikan secara optimal. (2) Dalam proses belajar secara klasikal dan tutorial perlu diperhatikank omposisi keseimbanganp esertrad idik berdasarkan jenis kelamin dan usia. (3) Perlu dijaga dan ditingkatkan kualitas proses pembelajarannybaa ik dari faktor instruktur, metoded an teknik pembelajarans, erta kedisiplinan; dan (a) perlu dijaga dan ditingkatkan sinergi hubungan yang harmonis antara lembaga dengan masyarakat sekitar, lembaga mitra, dan dengan lembaga kursus sejenis disekitarnya.

Pendidikan dalam perspektif budaya lokal: studi kasus praktek pendidikan informal di Desa Kaduran Timur Kabupaten Sumenep Madura oleh Rini Aristin

 

Pendidikainn formala dalahp endidikayna ngd iperolehs eseorandga ri pengalamasne hari-hariP. endidikanin formali ni disadaria taut idak dapat membentuks uatuk epribadiana taui dentitasb udayad alamm asyarakat. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahupi elaksanaapne ndidikan intbrmaly angd ilaksanakadni desaK aduaraT imur denganm enggunakanni lainilai budayalo kal yangb erkembandgi desat ersebutA. dapunk egunaanp enelitian ini bagii lmu pengetahuayna itu untukm engenalkakne padam asyarakabta hwa pendidikanti dak terbatasp adat ingkats ekolahf ormal sajam elainkand isadari ataut idak pendidikanjugab isad idapatkand ari pergaulans ehari-haris, erta sebagaai cuanp enelitiana taur eferensui ntukp ermasalahasne rupa. Penelitianin i dilakukand i desaK aduaraT imur denganm enggunakan pendekataknu alitatif.J enisp enelitiany angd igunakana dalahs tudik asus. Penelitianin i menggunakatne knik pengumpuladna tab erupat eknik observasi, teknik wawancaram endalamd, ant eknik dokumentasAi. nalisisd ata menggunakatne knik domaind ant aksonomiA. dapunp egecekakne absahadna ta menggunakatnig a langkahy aitu memperpanjanwga ktup enelitiant,r iangulasi, dan konfirmabilitas. Dari hasilp enelitianin i ditemukanb ahwap elaksanaapne ndidikan informal di desaK aduaraT imur ini nampakd alamb entuk petuah-petuahk,a jiankajianr utin, dank ebiasaan-kebiasayaann gm erekal akukan.P endidikanin formal ini berlangsundga laml ingkungank eluargajugad alamp ergaulanh idup seharihari yangm eliputil ingkunganp erkumpulanp emudau, pacara-upacara keagamaanh, ubungana ntart etangga,p ekerjaaand, an pertunjukan-pertunjukan seniy angk esemuanyma encerminkani lai-nilaib udayalo kal yanga dad i desa KaduaraT imur KecamatanP ragaanK abupatenS umenepA. dapunje nis seniy ang adad i desaK aduaraT imur ini adalahs enim acapadt ans enil udruk.

Pengaruh kulaitas pelayanan terhadap kepuasan tamu pada hotel Lotus Garden Kediri oleh Ana Rahmawati

 

Bisnisp erhotelany angt ermasukd alamp erusahaajna sa,p adad asamya mempunyatui juanu ntukm emuaskatna mu,j ika tamum erasap uasm akaa kan membenturke komendasdia ri mulut ke mulut (wordo f mour@s ebagasi arana promosyia nge fektif untukm enambahtin gkath unianh otel.S emakinb anyaknya jumlahh otel,m engakibatkanp erusahaand ituntut untuk membedakanla yanand engan parap esaingS. ertak einginant amu terhadapp elayanany ang baik menjadi semakin tinggi.T amus ebagaki onsumenja sap erhotelanti dak hanyai ngin memenuhi kebutuhatnid ur dan beristirahats aja,m elainkanj uga kebersihank, enyamanan, makanand an minumany ang berkualitasd an keamananA. gar dapatm emberikan kepuasakne padat amu,H otel Lotus Gardenh arusm emahamik ualitasl ayanany ang akanm emberikank erangkak erjat entangin dikatorp enilaiank ualitasl ayanano leh tamu.H asilp enelitianin i diharapkand apatb ergunab agip ihakH otel LotusG arden Kediri, sebagami asukanu ntuk menentukank ebijakans elaqiutnyad alam usaha pemenuhadna n keprmsanta mu. Variabely angdiang$atdatampe nelitianin i adalahv ariabelb ebask, ualitas layanany ang meliputi bukti fisilq keandalarud ayat anggapj,a minan, dan empati, sertav ariabelt erikat, yaitu kepuasanta mu. Penelitianin i bertujuanu ntukm endapatkagna mbarante ntang(: 1) pengaruh buhi fisik (tangibles)t erhadapk epuasanta mu Hotel Lotus GardenK ediri; (2) pengaruhk eandalan( reliability) terhadapk epuasanta mu Hotel Lotus GardenK ediri; (3) pengaruhd ayaT anggap( responsivenesste) rhadapk epuasanta mu Hotel Lotus GardenK ediri; (4) pengaruhja minan( assurancet)e rhadapk epuasatna muH otel LotusG ardenK ediri; (5) pengaruhe mpati( empatlryt)e rhadapk epuasatna muH otel LotusG arden(; 6) pengaruhb ukti fisik, keandaland, ayat anggapj,a minan,e mpati, secarab ersama-samtae rhadapk ep"asapl snu Hotel Lotus GardenK ediri; (Z) variabely ang dominanp engaruhnyate rhadapk epuasanta mu Hotel Lotus Garden Kediri. Populaspi enelitiana dalahs eluruht amuH otel LotusG ardeny angb erjumlah 680o rang,d enganjumlahs ampesl ebanyak7 0 orangr espondenT. eknik pengambilan sampeld engans ampler andomd an teknik penyebarana ngketa dalaha ksidental. Penelitiani ni dilaksanakand i Hotel Lotus GardenK ediri padab ulan Januari2 004. Rancanganp enelitiany ang digunakana dalah korelasional.T eknik analisisy ang digunakana dalaha nalisisr egresil inier bergandad enganu ji hipotesism enggunika.t uji t danu ji F. Instrumeny angd igunakanu ntuk memperolehd ataa dalah angket/kuesioner. Hasilp enelitianm enunjukkanb ahwas ecarau mumk ualitasl ayananp ada HotelLotusG ardenK ediri dipersepsikabna ik. Dari hasild anu ji hipotesis menunjukkabna hwas ecarap arsiald an simultan ada pengaruhy ang signifikan antara kualitasla yanand engank epuasanta mu Hotel Lotus GardenK ediri. Bukti fisik merupakaknu alitasl ayanany ang mempunyaip engaruhd ominant erhadapk epuasan hmu Hotel Lotus Garden Kediri. BerdasarkanH asil penelitiani ni pengelolaH otel Lotus GardenK ediri disarankaunn tuk: (l) lebih meningkatkank ualitas layanans epertip elayanan pemesanakna mar,l ayananb arang-barangta mu, layanani nformasi, kebersihank amar, layanabni natu,m akanand anm inumany angd isajikans ertal ayananla in yang melibatkafna ktor manusiaa gart ercipta kep""ssn tamq (2) mempertahankadna n memperbaifkai silitasf isik, denganc aram enambahfa silitasf isik yangb elumt ersedia seprti bar, kolam renang,m emperluasa realh otel sertam enjagak ebersihanf asilitas danp erlengkapayna ngt ersedia(;3 )karenap adak ualiasjaminan5 0%r esponden memberikapne nilaiank urangb aik , maka pihak hotel disarankanu ntuk mengadakan pmberdayaand an pelatihank epadap egawai,y ang berupap elatihant entang hospitality,yaihtfront desk,food and beverage service, house keeping, security, dan fransportassi,e laini tu pihak hotel harusm eningkatkank ejujuranp arap egawai, meningkatkakne amanand an kenyamananH otel Lotus Garden,a gart erbentuk persepsyia ngb aik sehinggata mu hotelm erubahp enilaiannytae rhadapk ualitas jaminan pada Hotel lntus Garden. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan variabeyl ang samat etapi padao byek yang berbeda.

Karakterisasi dan kajian awal difusi larutan berwarna dalam silika so-gel berpori secara spektrofotometri sinar tampak oleh Wiwin Puspita Hadi

 

Silika sol-gely angb erupam aterialr igid,tidak berwarnad, anb erpori terbentumk elaluir eaksih idrolisisd and ilanjutkanp olimerisaski ondensaspi ada senyawteat uethoxysilane(T EOS).S ilika sol-gelb anyakd imanfaatkanu ntuk berbagakei perluanm isalnyas ebagasi ensoyr aitu menempatkasnu atus enyawa dengamn emanfaatkapno rositass ilika sol-gelm elaluim etodea dsorpsiA. dsorpsi yangte rjadid iasurnsikatnid ak pennanend and apatm engalamdi esorpsiP. enelitian yangd ilakukanR usdi( 2004),A ndrianid anD amayant(i 2002)t entanga dsorpsiio n logamm enggunakaand sorbens ekamp adi dank arbona ktifmenrurjukkana danya peristiwdae sorpsiP. enelitianin i bertujuanm engetahudi ifusi larutanb erwamap ada silikas ol-gedl enganb erbagavi ariasip erlakuans aatp rosesp embentukasni lika solgel. Penelitianin i bersifate ksperimentadle nganm enggunakasne nyawaT EOS (tetraetlrcxysilanyea)n gd ireaksikand enganH 2O,m etanol,d anH CI untuk menghasilkasnil ika sol-geld ans ilika sol-gely angm engandunog- fenantrolina. Faktopr ertamay angd iteliti adalahp enurunanb erats ilika sol-geld ari awal terbentuknylaar utans ampami enjadis uatum aterialg elasp adab erbagapi erlakuan, meliputpi erbedaakna dara ir yangd inyatakand enganP .ratio danl amap engadukan. Tahaps elanjutnyad alahm engetahuai dsorpsil arqtanb erwarnam elaluip engukuran absorbandsei nganrn enggunakasnp ektronikG enesyusn tukb erbagavi ariaswi aktu danp erlakuasni likas olg el.T ahapt erakhira dalahm engetahuaid sorpssii likas ol-gel yangte lahd itambahli gan o-fenantrolinate rhadapio n besi(Il).U sia silika sol-gel yangd igunakana dalah3 0 hari. Hasil penelitiany angd iperoleha dalah:( l) semakinb esark adara ir dan Iamaw aktup engadukamn akal aju pen\rnmanb erats ilika sol-gels emakinb esar: (2)d enganm eningkatnyaka dara ir dalams ilika sol-gelm akaR ralio semakinb esar sehingglaa ju difusi larutanb envarnas emakinc epat;( 3) semakinb esarl amaw aktu pengadukapna dap rosesp embentukasni lika sol-gelm akal aju difusi larutan berwamap adas ilika sol-gels emakink ecil; (4) laju difusi larutanb erwarnaH CI ditambahin dikatorm etil merahp adas ilika sol-gell ebih cepatd aripadas enyawa komplekstr is(o-fenantrolina-i/,N')besi(IsI)u lfat.

Kajian pemahaman konsep sifat koligatif larutan non elektrolit siswa kelas III IPA SMUN I Kepanjen oleh Siti Nur Samsiah

 

Kefektifan kerjasama Madrasah dan orang tua siswa di Madrasah Tsanawiyah Negerise Kota Malang oleh Nurul Yuliani

 

Kerjasamaa ntaram adrasahd an orangt ua merupakans uatug agasany ang dikomunikasikanse carate rus-meneruasn tarat iap pribadia nggotap ersonils ekolah untuk menciptakank e{asamay ang baik antaram adrasaho, rangt ua dan siswad alam memajukanre ncanap endidikanB. erkatk erjasamaa ntarao rangt ua danm adrasah, makae ndidika kanl ebih efektif bila dia mengetahulia tarb elakangd anp engalaman anakd idik di rumah,d ana naka kanm emperolehb imbingany angt egas,t eliti dan hati-hati. Rumusanm asalahd alamp enelitianin i adalahb agaimanake efektifan kerjasamaa ntaram adrasahd ano rangt ua siswad i MTs. Negeris e-KotaM alang? Rumusan masalah tersebut dapat dirinci sebagai berikut. (1) Bagaimana tingkat intensitasp enggunaamn ediak omunikasdi alamk erjasama ntaram adrasahd ano rang tua siswad i MTs. Negeris e-KotaM alang?d an( 2) Bagaimanati ngkati ntensitas penggunaatne knik komunikasdi alamk erjasamaa ntaram adrasahd ano rangt ua siswa di MTs. Negeri se-Kota Malang? Penelitianim bertujuanu ntukm engetahuki eefektifank erjasama ntara madrasahd ano rangt ua siswad i MadrasahT sanawiyahN egeris e-KotaM alang, secarar inci yaitu untuk mengetahuin tensitasp enggunaanm edia komunikasid an teknik komunikasdi alamk erjasamam adrasahd ano rangt ua siswad i Madrasah TsanawiyahN egeris e-KotaM alang. Jenisp enelitiana dalahd eskriptifd enganp opulaspi enelitians eluruh MadrasahT sanawiyahN egeris e-KotaM alangy angb erjumlah2 buahm adrasah dengan2 orangk epalam adrasah2, orangw akil kepalam adrasahb agianH umasd an 122 orangg uru.J umlahr espondend ari keseluruhapno pulasia dalah49r esponden, yaitu 2 orangk epalam adrasah2, orangw akil kepalam adrasahb agianH umasd an 45 orangg uru.P engambilans ampeul ntukr espondend idasarkanp adat eknik pengambilans ampebl ertujuanT. eknik pengumpuladna tam enggunakaann gket, denganjenisa ngkett erbuka,d ant ertutup.T eknik analisisd atadilakukand engan menggunakatne knik analisisd eskriptifd ant eknik persentase. Berdasarkahna sila nalisisd apatd isimpulkanb ahwat ingkatk eefektifan kerjasama ntaram adrasahd ano rangt ua siswad i MTs. Negeris e-KotaM alang memiliki kecenderungapna dat ingkatanc ukup efektif. Kesimpulani ni dapatd irinci sebagabi erikut.( 1) tingkati ntensitasp enggunaamn ediad alamk erjasamam adrasah dano rangt ua siswad i MTs. Negeri se-KotaM a\ang memi\iki kecendetunganp ada tingkatancu kupi ntensif,d an(2)t ingkati ntensitasp enggunaatne knik komunikasi dalamk erjasamam adrasahd ano rangt ua siswad i MTs. Negeris e'KotaM alang memiliki kecenderungapna dat ingkatanc ukup intensif. Sarany angd iberikans ebagabi ahanp ertimbanga(n1 ) agarl ebih mensosialisasikapne ntingnyau payam eningkatkank erjasamaa ntara sekolalr/madrasadha n orangt ua, khususnyate ntangm edia dan tekmk komunikasi yangbisad ilaksanakanu ntuk meningftatkanke4asamaan tara sekolah/madrasadha n orang tua, baik dalam bentuk Pendidikan dan Latihan (Dikla0, maupun dalam bentuk simposiuma tau seminary ang diprakarsaio leh JurusanA dministrasi Pendidikan dengans asaranp arak epalas ekolah/madrasadha n guru sertao rangt ua khususnyad an masyarakapt adau mumnya,b aik padat atananS trataP endidikand i tingkat PendidikanD asar,P endidikanM enengah,m aupunP endidikanT inggi; (2) dapat mempertahankapne nggunaanm ediat elevisi, radio, dan buletin yang selamai ni telah intensifd an lebih meningkatkanp enggunaanm edia suratd an telepon,s ertat eknik laporan kepada orang tua siswa, kegiatan ekstrakurikuler, "open house", kunjungan ke sekolafumadrasahd,a n pamerans ekolahy'madrasyaahn g.belumi ntensif dalam kerjasamaa ntaras ekolah/madrasadha n orangt ua; (3) parao ftIngt ua siswaa kan lebih mengetahumi anfaat-manfaatyanbgi sa didapatd engana danyak erjasamay ang baik antarap ihak sekolah/madrasadha n orangt ua siswa sehinggaa kant erwujud keinginan paruo iungtua yaitu bertumbuhd an berkembangnyap otensia nak secaram aksimal; dan (4) agard iadakanp enelitianl ebih lanjut denganm engembangkavna riabel,d an populaspi enelitrand, anjenjangp endidikany angl ain.

Perancangan film dokumenter arung jeram sungai Pekalen sebagai media publikasi oleh Nanang S.E.A.

 

Kesenian rakyat tabuh lesung pada masyarakat Desa Baron Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk oleh Faruk Hermawan

 

Efektifitas metode pembelajaran kooperatif teknik STAD pendekatan problem posing terhadap prestasi belajar kimia siswa kelas II SMA Negeri 5 Malang pada pokok bahasan termokimia oleh Indah Lutfiatin

 

Kimia merupakanb idang studi yang terdiri dari konsep-konsepy ang bersifat abstrak. Konsep tersebut dapat dipelajari dengan cara mengembangkan kemampuanb erfikir abstrak.K emampuani ni dapatd ibangunm elalui interaksi positif antar siswa. Interaksi positif ini antara lain diperoleh dari pembelajaran kelompok. Dengan metode pembelajaran kelompok diharapkan dapat membantu siswam embenfukp urgetahuardr ala m pikirannya.I vletodep embelaaj ran kelompokm erupakanm etodey angm elibatkans iswab elajard alamk elompokkelompokk ecil. Penelitiany ang dilakukano leh Susanto( 1999) menunjukkan bahwap embelajarakno operatifm ampum endorongs iswau ntuk meningkatkan motivasi belajar. Disamping itu penelitian tentang problem posing oleh As'ari (2000)m ounjukkan bahwah asil tesy ang diperolehk elompoky angd iaju dengan pendekatapnr oblemp osingl ebih baik dari kelompoks isway ang diajard engan cara konvensional. Berdasarkanh asil penelitiartle rsebuti mbul masalaha pakahm etode pembelaiarank ooperatif teknik STAD durgan menggunakanp endekatanp roblem posingd apatm eningkatkanp restasbi elajars iswad alamm atap elajarank imia. Oleh kmena itu masalatry ang akan dicari jawabannyam elalui penelitiani ni adalahb agaimanakahk eefektifan metode pembelajarank ooperatif teknik STADpendekatanp roblemp osingj ika dibandingkand enganm etodep embelajaran kelompok biasa. Berdasarkanin formasid ari guru kirnia di SMA Negeri5 Malangb ahwa metodep embelajarakno operatift eknik STAD-pendekatapnr oblemp osingb elum pemahd iterapkand i SMA Negeri 5 Malangm akad alamp enelitiani ni dipilih SMA Negeri 5 Malang sebagai tempat penelitian dan penelitiau dilaksanakan padat anggal2 9 Agustus-29S eptembe2r 003. Populaspi enelitianin i adalahs iswa kelasI I dan sampeyl ang dipilih sebarryadk uak elasy aittt kelas1 1.5d anI 1.4. Penelitianin i merupakanp enelitiane ksperimentasle mu( r7aa.y experimenlal)D. enganr ancauganp orelitiany angd ipililt adaltllp' rel csl-poslcll control group design.U ji prasyaraat nalisisy angd igrrnakanm eliputi uji normalitash, omogenitasd an qji hipotesis.D alamp enelitiani ni disertakanju ga analisisd eskriptift entanga ktivitass iswad alamp rosesp embelajaranA. nalisisi ni berhduanu ntuk mengontrols ikaps iswad alamp rosesp embelajmanko operatif. Hasilp enelitianin i me;rur'jukkanb ahwas isway angd iajar dengan pernbelajarakno operatift eknik STAD-pendekatapnr oblemp osingm emiliki prestasbi elajary ang lebih tinggi dibandingkans isway ang diajar dengan punbelajarankelompokbiasHa.a l ini dibuktikand engand iperolehnyath n> ttub yutu2,691 > 2,02. Berdasarkahna sil penelitianin i, dapatd isarankana gard ilakukanp enelitian lebihl anjutm isalnyad enganm enggunakatne knik pernbelajarakno operatify ang lain,s epertjii gsaw,T GT, leaming together,r ound table, numberedh eaddengan variasip endekatalna in, ataud enganm enerapkanp embelajarakno operatifpada pokokb ahasanla in.

Pengaruh tayangan iklan axe di televisi terhadap keputusan pembelian konsumen: studi kasus pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas negeri Malang oleh Lilik Rianasari

 

Persaingan dalam dunia perdaganpn saat ini semakin ketat saja, hal ini disebabkan oleh banyaknya produk-produk yang ditauarkan, baik produk yang berupa barang ataupun jasa. Di dalam usaha memasarkan produk barang atau jasa tidak terlepas dari kegiatan promosi. Kegiatan promosi dilakukan untuk menarik minat konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Sebagai contoh, promosi yang sering kita tihat adalahpromosi melalui berbagai media periklanan. Konsumen pada umumnya dihadapkan pada aneka pilihan produk barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Tindakan dalam pemilihan dan pembelian suatu produk tidak hanya didasarkan untuk memenuhi kebutuhannya semata, akan tetapi banyak sekali faktor-faktor lain yang mendorong seorang konsumen dalam mengambil keputusan membeli. Masing-masing omng mempunyai pertimbangan yang berbeda-beda dalam usaha pemenuhan kebutuhan dan keinginannya.P ada intinya seseorangit u ingin mendapatkank epuasana tas barang atauja sayangm enjadip ilihannya. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh tayangan iklan parfum Axe di televisit erhadapk eputusanp embeliank onsumenJ. enisp enelitiani ni adalah ex- post facto dimana permasalahank eputusanp embelian konsumena kan ditinjau melaluiv ariabel-variabeyla ngm empegaruhinya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Malang yang pemah menggunakan parfum Axe, yang menggunakan parfum Axe dan baru akan menggunakanp arfum Axe. Sampeld alam penelitian ini adalah 100 orang responden yang diambil melalui dua tahapan teknik pengambilan sampel. sampel diambil berdasarkan tujwn Qrurposive sampling) terkait dengan keterbatasan peneliti, sedangkan pengambilan jumlah sampel dilakukan dengan teknik sampel acak (random sampling) yang diambil dari sejumlah jurusan yang ada dalam Fakultas Ekonomi tersebut. Penelitiani ni mengkajip engaruhv ariabelb ebas( X) iklan di televisi dengan sub variabel (Xr) komponen pelaku, Q(2) komponen alur cerita, (X3) komponen suasana, (&) komponen penunjang terhadap variabel terikat (Y) keputusan pembeliank onsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh yang signifikan antara komponen petatcu dalam tayangan iklan parfum Axe di televisi terhadap keputusan pembelian ionsu-en pada mahasiswa FE UM dalam membeli parfum Axe, Q) ada pengaruyha ng signiftkan antarak omponena lur cerita dalam tayangani klan parfum Axe di televisi terhadap keputusan pembelian konsumen pada mahasiswa FE UM dalam membeli parfum Axe, (3) ada pengaruh yang sigtifikan antara komponen suilsandaa lamt ayangani klan parfum Axe di televisi terhadapk eputusanp embelian konsumenp ada mahasiswaF E UM dalam membeli parfum Axe, (4) ada pengaruh yang signifikan komponen penunjang dalam tayangan iklan parfum Axe di televisi hrhadap keputusan pembelian konsumen, (5) ada pengaruh yang signifikan antara komponen pelaku, komponen alur cerita, komponen suasana dan komponen penunjang dalam tayangan iklan parfum Axe secara bersama-sama di televisi terhadapk eputusanp embelian konsumenp ada mahasiswaF E UM dalam membeli 'pmaermfupmeA nxgea druehnig ann ilai sumbangans ebesar5 4,399o /o(, 6) variabely ang paling kuat keputusan pembelian konsumen adalah komponen pelaku. Saran-saran yang dapat dikemukakan sehubungan dengan hasil penelitian yangt elah diperoleh adalah:( 1) knususu ntuk perusahaanp emasangik lan, sebaiknya parap emasangik lan lebih memperhatikank omponenp elaku tayangani klan seperti dari kalangan yang sudah dikenal oleh masyarakat luas, pelaku harus pandai akting dan mempunyai wajah tampan/cantik, (2) para produsen harus mempertimbangkan dalamp enggunaante levisi sebagami edia penyampaip esanl ewat tayanganik lan, (3) sebuahp erusahaanb isa bersaingj ika produk yang ditawarkan mempunyaic iri khas tenendiri (unik) dari merek lairL (4) untuk penelitian yang akan datang sebaiknyale bih banyakm elibatkank onsumenk arenap ada saat ini hampir seluruh masvarakamt elihat iklan di televisi.

Pengaruh pH dan volume terhadap adsorsi ion Cd2+ oleh sekam padi dan arangnya serta arang komersial oleh Rivone Septa Wijayanti

 

Penelitiant entanga dsorpsis emakinb erkembangs eiring berkembangnya ilmu kimia permukaanB. erbagaip enelitiant entanga dsorpsia ntaral ain, penelitian yang telah dilakukan oleh Devi (2001) dan Andriani (20U\ membulrikan bahwa sekampadei fekif mengadsorpsioi n Pbz*d ani on Cr3*d enganp ersentasPeb 2* danC r'- teradsorpsoi ptimums eb€sa9r 9,43o/doa n9 9,98%.K eefektifans ekam padis ebagaai dsorbenjugate rbuktip adah asilp enelitianR usdi( 2004)y ang mengadsorpisoin Cf- sebesa9r 6,140/oN.a mun,p adap enelitian-penelitian tersebuat lurana dsorpsyi angd iperoleht idak mengikutip ola isoterma dsorpsi. Setelahm encapapi ersentasoep timuma lurana dsorpstii dak konstanm elainkan turun secara tajam, bahkan pada hasil penelitian Andriani (2002) persentase adsorpsyi ang diperolehs etelahk eadaano ptimum mencapami inus.D an pada penelitian-penelitiatenr sebubt elumd ijelaskans ecarad etailp enyebabte rjadinya fenomenate rsebutS. edangkapne nelitiany angt elahd ilakukano leh Yuliastuti (1999)m embuktikanb ahwaa rangs ekamp adi mempunyaik emampuand alam mengadsorpslai rutani odium danzat wama tekstil ProcionH . Oleh karenai tu dalam penelitian ini ingin diketahui pola adsorpsi sekam pdi, arangnya serta arang komersial dengan variasi pH dan volume larutan. Penelitiani ni bersifate ksperimentadl enganm enggunakanm etodeb atch untuk mengetahuki emampuans ekamp adi dalamm engadsorpsioi n Cd*. Massa sekam padi, arangnya serta arang komersial yang digunakan berturut-turut adalah 2 grtm;0,93 gramd an I gram.U kurans ekamp adi, lqnarangnyaa dalah20-50 mesh.S ampeyl angd igunakana dalahla rutani on Cd'* denganv ariasip H t; 2,5; 5,1; dan 7. Adsorben yang telah melalui pedakuan awal dimasukkan ke dalam Erlenmeyeyr angt elahb erisi larutans ampeCl d2*p H l;2,5, 5,1.,d an7 dengan variasi volume 30, 50 dan 70 mL, prosesp erendamand isertaip egadukand engan kecepatan1 00r pm selama2 0 menitl alu disaringd elgank ertass aringw hatman 42. Filtrat yang diperoleh diukur kandungan ion Cd'* dengan Spektrofotometer SerapanA tom. Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwas emakinb esarp H yang digunakan,m aka persentaseio n Cd-'teradsorpsij uga semakinb esar.S edangkan variasi volume menunjukkanb ahwas ecarau mum semakinb ertambahnvav olume larutanC d2*p adat iaptiap pH, qaka persentasieo n Cd2*t eradsorpsaik an semakink ecil. Persentaseio n Cd* teradsorpsdi ari yang paling besarb erturutturut adalaha rangk omersial,s ekamp adi dan arangnyaB. eberapate ori mengenai prosesa dsorpsid apatd ikembangkand ari datay ang telah diperoleh.

Studi tentang burung yang diperdagangkan di wilayah kota dan kabupaten Malang oleh Yuli Chasanah

 

Burungm emiliki peranand i alams ebagasi umberp lasman utfahd an komponene kosistema lam.S elaini tu burungm erupakans alahs atus atway ang mempunyaid ayat arik tersendiri,a ntaral ain kicauan,p enampakanw arnab ulu dan kelezatand aglngnyaA. kibatnya banyakd ilakukan perburuand an perdagangan secarali ar yangm enyebabkakne punahanP. erdagangabnu rungi ni dilakukand i pasar burung seperti wilayah Kota dan Kabupaten Malang. Penelitianin i bertujuanu ntukm engetahu(il ) spesiesb urung( 2) asal burung,( 3) statusb urung( 4) hal-haly angm endorongp araW nggernabr urung membelib urung,d an( 5) nilai ekonomisb urungy angd iperdagangkadni wilayah Kota danK abupatenM alang. Penelitianin i merupakanp enelitiand eskriptify angd ilaksanakapna da bulanN ovember-Desemb2e0r 01.M etodep engambiland atad ilakukand engan carap engamatalna ngsungte rhadapo byekp enelitiand ilokasip enelitiand ans tudi literatur. Obyekp enelitiani ni adalahs emuas pesiesb urung yang diperdagalgkan di beberapap asarw ilayahK ota danK abupatenM alang,m eliputi pasarS ingosari, KepanjenT, umpangd anK lojen. Carap e.ngumpuladna taa dalah( 1) surveid an observasit,e rhadapo byekp enelitiand i setiapl okasip enelitiand anm encatat semuad atad ari hasilp engamatayna ngm eliputi nama,c iri morfologi,h arga,d an jumlah burungy angl aku setiapb ulan,( 2) dokumentasmi, embandingkadna ta hasil penelitiand enganp enelitians ebelumnya,(3w) awancarate rstruktur,t erhadap pedagangd an penggemarb urung yang meliputi harga,a salb urung dan alasan memeliharab urung.D atay angd iperolehd ianalisiss ecarak ualitatifd engan menggunakand ukunganb eberapali teratur. Hasil penelitianin i menunjukkanb ahwat erdapa6t 8 spesiesb urungy ang diperdagangkadni wilayahK ota danK abupatenM alang.A sal burungy ang diperdagangkadni wilayahK ota danK abupatenM alangd iperolehd ari beberapa daerahy aitu lokal danluar daerahMalangd, an import,s ertad ari hasilp enangkaran burung. Statusb urung yang diperdagangkand i wilayah Kota dan Kabupaten Malang2 7 spesiesd ilindungi,1 4 spesiesd iperhatikand, an27 spesiesb urung yangb erstatusti dak dilindungit IU. Hal-haly angm endorongp arap cnggemar burungm embelib urungy angd iperdagangkadni wilayahK ota danK abupaten Malangadalah5 0% bisnis,3 8% hobi, 8% iseng,d ann ilai magis4 %. Nilai ekonomisb urungy angd iperdagangkadni wilayahK ota danK abupatenM alang mempunyahi argay angs angabt ervariasmi ulai hargam urahs ampaim ahal, misalnyah arga1 000s /d ratusanju ta rupiah. Berdasarkahna silp enelitianin i dapatd isarankana gard ilakukan penelitianle bih lanjut danm onitoringo lehD inast erkaitd anL embagaS wadaya Masyarakatte rhadapb urungy angd iperdagangkans,e rtau sahap enangkaraunn tuk mencegahke punahans uatus pesiebs urungd i alam.

Pengaruh infusa pegagan (centella asiatica Urb.) terhadap perkembangan folikel ovarium mencit (mus musculus) galur a/j oleh Meylisa Ika A.P

 

Penelitiante ntangp engaruhin fusap egagan(C entellaa siuticaU rb.) terhadapp erkembangafno likel ovariumm encit( Musm u.sculusG) alurA /J telah dilakukan.T ujuand ari penelitianin i adalahm engetahupi engaruhin fusap egagan ((entella asiaticaU rb.) terhadapp erkembangafno likel ovariumm encit( Mus musculusg) alurA /J danm engetahuki onsentrasiin fusap egagan(C entella asiatic(rU rb.) yangb erpengaruthe rhadapp erkembangafno likel ovariumm encit (Mus musculus) galur A/J. Penelitiand ilakukand i LaboratoriumB iologi FMIPA UniversitasN egeri Malangp adab ulanD esembe2r 003s ampaAi pril 2004.R ancanganP enelitian yangd igunakana dalahR ancangaAn cak Kelompok( RAK) dana nalisish asil penelitiany angd igunakana dalaha nalisisv arianst unggal.M encit betinab erumur l0-12 minggud enganb eratb adanl 8-20 gram,d iberi infusap egagans ecarao ral selamad uas ikluse strus.K onsentrasiin fusap egagany angd iberikans ebesar 26%,36% dan4 60/os ebanya0k ,5 ml/ekor,s edangkamn encitk ontrold iberi pelarutnyaB. eratb adanm encitd itimbangs etiapk ali perlakuand and igunakan sebagaiin dikatort oksisitasin fusaW gagand engank onsentrasyi angt elah ditentukanM. encit dibunuhp adah ari ke-11d enganc arad islokasil eher.O varium diambil,d ibersihkand alaml arutanN aCL 0,9%k emudiand itimbangd and ifiksasi dalaml arutanB ouin. Sediaanh istologisd ibuatd enganm etodep arafin,d iiris dengank etebalan8 mp dand iwamaid enganH aematoxylin-E osin. Indikator perkembangafno likel adalahju mlah folikel primer,s ekundedr ant ersier. Hasil penelitiany angd ianalisiss ecaras tatistikm enunjukkanb ahwa jumlah folikel primer,s ekunderd, ant ersierp adak elompokp erlakuanti dak berbedas ecaras ignifikand engank elompokk ontrol.H al ini ditunjukkanp ula denganb erato variumk elompokp erlakuany angt idak berbedas ecaras ignifikan dengank elompokk ontrol,s ehinggad ikatakanb ahwai nfusap egagan(C entella asiaticaU rb.,/d engank onsentras2i 6oh,36ohd an460/otid ak berpengaruthe rhadap perkembangafno likel ovariumm encit( Musm usculusg) alurA /J.

Pengaruh infus sambiloto (andrographis paniculata Ness) terhadap berat testis dan persentase kecacatan spematozoa mencit(mus musculus) galur balb c oleh Nadhifa Indriati

 

Programk eluargab erencanan asionalm enrpakanu sahal angsungy ang ditujukan untuk mengurangti ingkat kelahiranm elalui penggunaana lat dan bahan kontrasepsi.A da berbagaia lat kontrasepsi misalnyas pira! kondorn selain itu dapatj ugamempergunakanb ahank ontnasepsyi aitu lrormon steroids intetis. Altematif lain adalah bahan kontrasepsi oral yang berasal dari tumbuhan. sambiloto merupakantu mbuhany ang berkhasiats ebagaiin tifertilitas. Herba ini rasanyap ahit. Rasap ahit ini disebabkano leh kandunganz at aktifrya yaitu andrografolid. Ekstrak herba sambiloto (Androgaphis paniculat a Ness) menggunakane kstraksie tarrold engand osis 60 mg/kg bb dan 120 mg/kgbb mengakibatkante rjadinya penurunanju mlah spermatogoniurns,p ermatosit, spermatidd an spermatozoap adam encit (Studiawan,1 995). Penelitiani ni bertujuanu ntuk l) nrengetahuai dat idaknyap engaruhi nfi:s sambiloto (Andrographis paniculata Ness) terhadap berat testis mencit, 2) mengetahui ada tidaknya pengaruh infus sambiloto (Andrographis paniculata Ness)t erhadapp ers€ntasek ecacatans p€rmatozo43 ) naengetahukio nsentrasi infus sambiloto( Andrographisp aniculataNess)y ang mulai berpengaruhte rhadap berat testis mencit, 4) mengetahui konsentrasinfus sambiloto (Andrographis paniculata Ness)y ang mulai berpengaruhte rhadapp ersentaseke cacatan spermatozoa. Penelitiani ni dilaksanakanm ulai bulan November2 003 sampaid engan bulan Pebruari 2004 di laboratorium Biologi universitas Negeri Malang. Metode yang digunakand alamp enelitian ini adalahe kspedmentalp. emberiani nfrrs sambilotod ilakukan selama3 6 hari sebanyak0 ,5 mv20 g bb perhari secarao ral dengana lat gavage.K onsentrasiy ang digunakana dalah0 o/o,ZV/o4, 0 vo, 6ff/o, 80yo,l 00y' Data yang diperolehd ianalisisd enganm enggunakana nalisisv ariansi satu jalur dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) infus sambiloto (Andrographis paniculataNess)y ang diberikan kepadam encit dengank onsentras2i 0 yo,4}yo, 60oh,$U/o1, 00%t idak berpengaruthe rhadapb eratt estis,2 ) infuss ambiloto (Andrographis paniculata Ness) yang diberikan kepada mencit berpengaruh meningkatkanp ersentasek ecacatans permatozoa3, ) konsentrasiin fus sambiloto (Andrographis paniculataNess)y ang mulai berpengaruhte rhadapp ersentase kecacatans permatozoam encit adalahk onsentras2i 0o/o.

Pengaruh seduhan teh hijau (camellia sinensis) terhadap lama waktu kematian mencit (mus muscullus) akibat bisa ular kobra jawa (naja sputatrix) oleh Fatkhul Arif

 

Ular kobra jawa (Naja spututnx) termasuk kelompok reptil yang sering menyebabkakno rbanm engalamki ematian.-Dlii ngkungan-ma-sy-axa\at i"#*iilp"A"saan, korban-gigitanu lar cenderungb erobatk e dukun/pawangu lar ataud iobati sendiri dengan-minyat,e kstrakd aun,p il, ataut ulang-ular.T. eh hijau (Camellia sinensis)termasuska lahs atub ahany ang digunakans ebagai ;il;bfu attematif tortan gigitan ular. Beberapa kandungan.zat dalam teh hijau v*E t OJtit*gkap diantaranyaa dalaha samp cntanoatt,a nnin, kafein' dan uituittinC dosist inggi. Vtasing-masinzga t dalamt eh hijau ini berpotenssi ebagai p"""ttuf bisa,t etapi-Jaaitn i be'iuma da-kajiant entangt eh hijau Sbgai penetral tisa ular sehinggap erlu pengujiante ntange fek teh hijau terhadapb isa ular. penelitian i* oeriujuanu ntuk mengetahupi engaruht eh hijau terhadap lama waktu kematianm encit (Mus musculusa) kibat bisa ular kobraj awa dan untrk mengetahui dosis teh hijau yang efektif' Jenis penelitian 1"i "d"lq eksperimend enganm enggunakanm etoqgn alcTean e9a1tf 9l^ornno-k!$ rl' peuUahb ebasu dauna oJii seduhante h hijau 0, 5, 10, 15,d an2 0 mC/kCbbd engan p"rg"r-g* sebanyak5 kali. seduhante h oib"riLanp adamencits ebanya0k ,5 ml i;G;;;"rat setiaph ari selama2 minggu' Bisa ular sebanyak0 '01 ml dib&kan secaras untikanp adap ahak aki Uetat

Pengaruh infus daun sembung (bluma balsamifera Linn.Dc) terhadap perkembangan folikel ovarium mencit betina (mus muscullus) galur balb c oleh Indriayuni Prahastuti

 

Telahd jlakukanp enelitiant entangp engaruhin fus dauns embung (Blumeab alsamiferaL inn. D.c.) terhadapp erkembangafno likel ovarium mencit( Mus musculzs) Galur balb c. Tujuanp enelitiani ni adalahu ntuk mengetahupi engaruhin fus dauns embungte rhadapp erkembangafno likel ovariumm encit( Mus musculns) Galur balb c. Hewanc obay a-ngd igunakan adalahm encitb etinau mur 10-12m inggud enganb eratb adan2 l-24 gram diberi infusd auns embungs ecarao ral selama6 hari berturut-turutd, engan dosis infus daun sembungZ}4 mglkgbb,ZZ4\ mg/kgbb, 6720 mgkgbb, dan 20160m g&gbbs ebanyak0 ,5 ml/ekor,s edangkamn encitk ontrofdiberi pelarutnyaM. encit di bunuhp adah ari ke 7 secarad ilokasil eher.o varium diambild ibersihkand alaml arutanN acl 0,9%k emudiand itimbangd an difiksasi dalam larutan Bouin. sediaan histologis ovarium dilakukan dengan menggunakamn etodep arafin,d isayatd engank etebalang pm, dand iwamai 9.ng* Haematoxyinl -Eosin.ln {ikqtgy perkembaqgafno likel adalahj umlah folikel primer,f olikel skunderd, anf olikei'teriier.A nalisiss tatistik menunjukkajnu mlah folikel primer,s kunderd, ant ersierp adak elompok perlakuanti dak berbedas ecaran yatad ibandingk elompokk ontrol, ditunjukkanp ula denganb erato variumk elompokp erlakuany angt idak berbedan yatad engank elompokk ontrol.K esimpuranp enelitiani ni adalah dosisi nfusd auns embungti dak berpengaruthe rhadapp erkembangafno likel ovariumm encit.

Perbedaan prestasi blajar fisika antara yang diberi tugas pekerjaan rumah secara kelompok dan individu siswa kelas I SMUN I Gondang Tulungagung tahun pelajaran 2002/2003 oleh Elis Triastutik

 

Frosesb elajarm engajary ang dipersiapkano leh guru sangatb €rperand alem usaham eningkatkanp restasib elajars iswa.P eningkatanp restasbi elajars iswad apat dilakukan denganm enggunakanm etodem engajary ang tepat oleh guru. Salahs atu metde yang digunak n oleh guru adalatr metode pemberian tugas pekerjaan rumah baik yang dikerjakans ecarain dividu maupuns ecan kelompok.D enganm etode pemberian tugas pekerjaan rumah ini skan dikstahui manakah metode yang lebih baik untuk menungkatkanp restasbi elajar siswe. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mengetahumi etoden ranay ang lebih baik untuk meningkatkanF estasi belajar fisika siswayangd iberi tugasp ekerjaanr umahs ecara individu dan yangd iberi tugasp ekerjaanr umahs ecarak elompok. Populasi dalam penelitian ini adalatr siswa kelas I SMU Negeri I Gondang Tulungagungta hunp elajaran2 A0U2W3.S ampeld alam penelitiani ni diambil secara undian dan didapatkan siswa kelas Ic yang diberi tugas pekerjaan rumah secara kelompokd an siswak elas 15y ang diberi tugasp ekerjaanr unah secarain dividu. Setelatre }sperimenb eraktrirk eduak elompok diberi tes prestasib elajarf isika dengan soal yang sama. Dari tes prestasi t€rsebut akan didapatkan data prestasi siswa. Selanjuttya datad ianalisisd cnganm enggunakanu ji-t dengant araf sipifikansi 5%. Dari hasil penelitian dengan uji-t pada tarafsignifikansi 5% menunjukkan bahwa 166,,, 2,3046 > lt"ur 1,9901. Jadi dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar fisika sisunay angd iberi tugasp ekerjaanr umahs ecarnin dividu lebih baik daripada sisway ang diberi tugnsp ekerjaanr umehs ecarak elompok. Berdasarkanh asil penelitiani ni, dapatd isarankana garg uru bidangs tudi fisika lebih meningkatkank ualitass iswanyad enganm ernberikantu gasp ekerjaan rumahb aik secarain dividu maupuns ecarak elompok.Dsarankanp ula bagi peneliti yang berminat untuk dapat melakukan penelitian yang sejenis pada kelas yang lebih tiuggi (kclas II dan kelas III) sertap adap okok bahasany ang berbeda.

Studi tentang pengaruh umur tanaman tembakau (nicotiana tabacum) terhadap kadar nikotin daun tembakau Madura oleh M. Zainullah

 

Tembakausd 8l8hs 8l8hs atuk omoditosp ertaniana ndalany angd apat memberikakne sempstaknc rjay angl uasd anm emb€rikapne nghasilebna gt .r.Vu*"t U"gi *ti"p "giUi.ni.oy:" Dalamf "Iia"p"q setrari-tralrei {akau banVak ;6;.krrllttnlk batuin6 ;ku pembuatanrokolkre tef doni nsektisidaP. enelitianin i dimaksudkaunn tukm engetahupie ngqfutul murt anamante mbakaute rhadapk adar nikotind aunt cmbakauld a&ra Penelitianin i menggunakamne todee ksperimeyna ngd ilalrukan$ LaboratoriumJu nrsanP endidikanK imia FMIPAU niversitaNs egeriM alang. Ekstaksid ilalnrkonte rhadapd aunt embakauM aduray angb erumur3 :3',5;4 dmr4 ,5 buland imanap adau murtei:ebuts ecarafi sik mutud aunt embakeuM adurak elihatan baik dalrb iasadilalnrkapne metikano lehm asyarakaMt adgrad enganm asing-masing umurd iulang3 kali. Hasiiyangd iperolehd ari penelitianin i adalah( l) kadarn ikotinu ntuku mur tanamafn Uutanb,t3t7oq,n ur 3,5b ulan0 ,193oluom, ur4 bulan0 ,223od/oa nu mur 4,5b ulan0 ,218o/o(zpl.a ti keempautm rtrt onamadni atasu mur4 bulanm erupakan urn,r y"ng palingb aik untukm elakukanJ remetikakna renas ecarafi sik mutud aun tembaicau-ya6n-gih asilkamn asihb aik dank adarn ikotinnyam endekatsi tandarmt utu yangd iinginkanya itu0 ,1-5%.

Aplikasi SMS untuk mendukung layanan informasi nilai semester di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang Berbasis microsoft visual basic 6.0 dan mysql / Widya Wahyu Permadi

 

Kata kunci: sistem informasi, vb 6.0, mysql, sms, nilai Perkembangan teknologi di era modern saat ini sangatlah berperan penting, manusia memerlukan komunikasi untuk saling bertukar ataupun mencari informasi dimana saja. Salah satu sistem komunikasi yang merupakan andalan bagi terselenggaranya integrasi sistem telekomunikasi secara global adalah dengan ditemukannya teknologi HP yang sesuai dengan kebutuhan manusia, yaitu mampu berkomunikasi jarak jauh dan dimanapun mereka berada. Masalah yang ditangani dalam tugas akhir ini adalah bagaimana merancang dan merealisasikan aplikasi informasi nilai semester yang dapat diakses via SMS dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 sebagai interface-nya dan MySQL sebagai database-nya Metode perancangan tugas akhir ini meliputi: (1) diagram blok keseluruhan, sistem ini menggunakan seperangkat komputer (2) Data Flow Diagram, yaitu alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk menggambarkan analisis maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program. (3) Entity Relationship Diagram. (4) struktur tabel. (5) diagram alir program. Hasil yang didapat adalah aplikasi SMS untuk informasi nilai semester di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang berbasis Microsoft Visual Basic 6.0 dan MySQL untuk menggantikan sistem manual dalam mendapatkan suatu informasi nilai semester. Aplikasi SMS otomatis merupakan sebuah server yang menyediakan informasi nilai akademik dalam database-nya yang dapat diakses menggunakan HP via SMS. Mahasiswa yang ingin melihat nilai semester yaitu dengan mengirimkan CHEK NIM Semester lalu dikirim ke 089680682067 atau nomor tujuan. Tujuan dengan dibuatnya program aplikasi SMS informasi nilai semester di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang berbasis Microsoft Visual Basic 6.0 dan MySQL ini adalah, untuk menggantikan suatu sistem manual dalam melihat nilai semester yang ditempelkan atau dipublikasikan dalam papan pengumuman. Sehingga mahasiswa tidak perlu lagi untuk mengantri dan untuk melihat informasi mengenai nilai semester. Hanya membutuhkan sebuah HP, dan yang dapat dilakukan hanyalah mengetikkan beberapa karakter SMS sesuai dengan yang telah ditentukan, mengirim ke server tersebut, dan mendapatkan hasilnya dengan mudah. Sistem ini merupakan suatu layanan yang diberikan oleh operator untuk kebutuhan pengguna handphone dalam mengakses informasi. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) perancangan sistem informasi nilai semester. (2) dengan aplikasi sistem informasi nilai semester dalam bentuk SMS dapat menjadikan penyampaian informasi yang praktis.

Pengembangan paket bahan ajar mata pelajaran bahasa inggris bermedia interaktif dengan model addie / Ahmad Bahruddin

 

ABSTRAK Bahruddin, Ahmad, 2010. Pengembangan Paket Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Inggris Bermedia Interaktif dengan Model ADDIE. Tesis, Jurusan Teknologi Pembelajaran, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd., (2) Dr. Moeljadi Pranata, M.Pd. Kata kunci : Pengembangan, Bahan Ajar, Bermedia Interaktif, Model ADDIE Salah satu agenda nasional adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh agar mampu menghasilkan manusia-manusia yang berkemampuan dalam melaksanakan pembangunan nasional secara berkelanjutan. Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sedang dan terus dilaksanakan adalah melalui pendidikan. Pendidikan masih dipercaya sebagai wahana efektif dalam meningkatkan kualitas hidup manusia melalui penyelenggaraan pembelajaran yang berkualitas. Pembelajaran merupakan kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pembelajar dan pebelajar yang mengikuti cara-cara tertentu dalam rangka memberikan informasi, memberikan pengetahuan, penanaman perilaku sebagai upaya untuk membantu pebelajar mencapai tujuannya. Dalam arti sempit, pembelajaran dapat juga didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang dirancang untuk membantu seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau nilai yang baru. Pembelajaran adalah kegiatan pebelajar secara terprogram dalam desain instruksional, untuk membuat pebelajar belajar secara aktif, dengan mengupayakan pemenuhan kebutuhan belajar yang diperlukan, salah satunya dengan menyediakan sumber belajar yang relevan. Masalah yang sering muncul dalam proses pembelajaran adalah ketersediaan bahan ajar yang cukup. Di sisi lain, bahan ajar yang ada dewasa ini belum sepenuhnya dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik pebelajar. Sehingga, para pebelajar masih belum termotivasi dan terangkat minatnya untuk menggali pengetahuan lebih dalam melalui bahan ajar yang ada. Menyikapi salah satu permasalahan mendasar tersebut, maka pengembang mencoba untuk mengembangkan bahan ajar yang didasari oleh kebutuhan dan karakteristik pebelajar, khususnya pebelajar di SMA Negeri 4 Berau yang secara umum memiliki keunikan dan kemampuan akademik lebih menonjol jika dibandingkan dengan kebanyakan pebelajar lain di wilayah kabupaten Berau. Bahan ajar yang dikembangkan ini juga dilengkapi dengan latihan-latihan soal yang dikemas dalam bentuk interaktif berbasis Flash. Alasan utama mengapa bahan ajar ini dilengkapi dengan latihan interaktif adalah mepertimbangkan karakteristik dan ketersediaan sarana pendukung pembelajaran berbasis informasi dan teknologi yang sudah ada di lingkungan SMA Negeri 4 Berau. Berdasarkan hasil uji coba kelompok yang telah dilakukan, maka diperoleh rekapitulasi data sebagai berikut : 1. Jumlah keseluruhan (rata-rata persentase) siswa yang memilih opsi jawaban 1 sebesar 74,80 % 2. Jumlah keseluruhan (rata-rata persentase) siswa yang memilih opsi jawaban 2 sebesar 21,60 % 3. Jumlah keseluruhan (rata-rata persentase) siswa yang memilih opsi jawaban 3 sebesar 3,60 % 4. Tidak ada siswa yang memilih opsi jawaban 4 (00,00%) Melihat hasil yang telah diperoleh, maka mayoritas siswa memilih opsi jawaban 1 (74,80 %), jika hasil tersebut dikonsultasikan dengan tabel konversi (Bab III halaman 78) maka nilai tersebut masuk kategori BAIK, sehingga produk bahan ajar ini BISA dan LAYAK dipergunakan sebagai salah satu sumber belajar Mata Pelajaran bahasa Inggris bagi kelas X Semester 1 (ganjil) SMA Negeri 4 Berau Kalimantan Timur. Agar bahan ajar ini bisa dimanfaatkan bukan hanya oleh pebelajar di SMA Negeri 4 Berau, namun bisa juga dimanfaatkan oleh pebelajar lain, maka diperlukan kajian dan analisis kebutuhan serta karakteristik pebelajar lain yang lebih mendalam. Di samping itu, diperlukan dukungan dari semua pihak, baik birokrasi maupun pihak dunia usaha agar bahan ajar ini nantinya bisa diproduksi secara masal dan didistrubusikan kepada seluruh pebelajar, khususnya kelas X di sekolah-sekolah lain di wilayah kabupaten Berau secara gratis. Bahan ajar ini diharapkan bisa dijadikan sebagai motivasi dan inspirasi bagi pengembang lain untuk mengembangkannya lebih baik, sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman, di lain kesempatan.

Penerapan hiasan busana bunga imitasi berbahan dasar batik pada busana pesta / Insani Suciati

 

Kata kunci : Hiasan Busana, Bunga Imitasi, Batik, Busana Pesta. Busana adalah segala sesuatu yang dikenakan seseorang mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki beserta pelengkapnya. Berdasarkan kesempatannya busana dapat dibedakan menjadi berbagain macam antara lain busana pesta. Busana pesta adalah busana yang dikenakan saat menghadiri acara resepsi pernikahan, ulang tahun, dan pesta formal atau informal lainnya Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menjelaskan tentang busana pesta dan hiasan busana bung imitasi. Busana pesta berdasarkan waktu pemakaian dapat dibagi menjadi tiga yanitu busana pesta pagi, sore, dan malam.Untuk menjadikan busana pesta terlihat mewah maka perlu diatmbahkan sesuatunyang dapat memperindah busana itu sendiri atau yang biasa disebut dengan hiasan busana. Hiasan busana memiliki berbagai macam bentuk dari yang berupa berbagai macam sulaman, korsase maupun bentuk bentuk yang lain. Hiasan busana yang dipakai pada busana pesta ini menggunakan hiasan busana berbentuk bunga. Bunga yang dipakai pada busana pesta terbuat dari kain batik yang dibentuk menyerupai bunga yang kemudian disusun secara a- simetris pada busana pesta. Pemakaian kain batik itu sendiri memiliki tujuan untuk memberikan kesan tradisional pada busana pesta. Busana pesta yang penulis buat merupakan busana pesta malam one piece dengan model gaun siluet “I” dan terdapat belahan pada sebelah kanan busana pesta yang dihiasi dengan hiasan busana bunga imitasi tiga ukuran yang disusun pada bagian kanan gaun dan dengan potongan leher A simetris dari leher sebelah kanan sampai bawah ketiak sebelah kiri. Gaun siluet “I” termasuk gaun pas badan yang menambah kesan feminim dan seksi. Busana ini cocok dipakai oleh orang yang tinggi dan kurus karena busana tersebut menonjolkan bentuk atau lekuk tubuh pemakainnya. Hasil pembuatan laporan ini menunjukkan bahwa dalam pembuatan busana pesta perlu dipikirkan perhitungan waktu dalam menyelesaikan hiasan busana karena hiasan busana dibuat dengan menggunakan tangan atau hand made. Dalam laporan ini juga menunjukkan bahwa draft yang dibuat tidak muat pada tubuh model. Hal itu disebabkan karena ukuran model lebih besar dari ukuran paspop, sehingga pada saat akan memotong bahan utama draft busana harus diperbaiki dan disesuaikan dengan ukuran model. iii Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan Dalam membuat bunga imitasi perlu diperhitungkan waktunya dengan sebaik-baiknya sebelum dirangkai pada busana pesta agar hasil bunga imitasi yang dibuat lebih maksimal. Selain itu Dalam pembuatan draft perlu dipikirkan ukuran model yang akan mengenakan busana tersebut. Agar draft yang akan dikenakan pada model sesuai dengan ukuran model, atau apabila ada perubahan ukuran tidak terlalu besar.

Perbedaan antara nilai bidang studi geografi siswa yang tinggal di pondok pesantren dengan siswa yang tinggal di luar pondok pesantren di Madrasah Aliyah Almaarif Singosari Malang oleh Taukhid

 

Pendidikana dalahu sahas adaru ntukm engembangkakne mampuan, ketrampiladna nk epribadiand i dalamm aupund i luar sekolahA. dapunp erbedaan tinggir endahnynai lai belajars iswad isebabkaonl e[faktor yangb erasadl ari dalarn diri siswa( intemal),f aktorl ingkungan(e kternal)d anf ahor pendekatabne lajar. Di MadrasahA liyah Almaarif SingosarMi alangd itemukank ekhususan dilihatd ari siswanyate rutamad alamh al lingkungante mpatt inggal.S ebagian bertempatitn ggald i PondokP esantredna ns ebagianla gi bertempatti nggald i luar pondokP esantrenS.e hinggati mbul masalahp enelitianin i yaitu:( a) Kondisi karakristikl okasia tauo byekp enelitian(,b ) Ada perbedaanni lai bidangs tudi geografai ntaras isway angt inggald i pondokd engans isway angt inggald i luar pondokP esantrend, an (c) Faktor-faktory ang menyebabkann ilai bidangs tudi geografsi iswa.D engand emikiant ujuanp enelitianin i meliputi:( a) Mengetahui kondiski araktristiklo kasia tauo byekp enelitian(,b ) Mengetahupi erbedaanni lai belajasr isway angt inggald i pondohP esantredne ngans isway angt inggald i luar pondokP esanfiend,a n( c) Mengetahufia ktor-faktory angm empengaruhnii lai belajar siswa.a pakaha dap erbedaann ilai belajarg eografia ntaras iswey angt inggal di PondokP esantredna ns isway angt inggald i luar PondokP esantrenU. ntuki tulah dalamp enelitianb ertujuanu nrukm engetahuia dap erbedaann ilai belajarg eografi antaras isway angt inggal di PondokP esantrend an sisway angt inggal di luar Pondok Pesantren. Metodep enelitiani ni menggunakanp endekatand eskriptif kuantitatif dengan satuv eriabelt unggaly aitu nilai bidangs tudi geografis emestegr enapd ibedakan antaras isway angt inggal di pondokP esansend engans isway angt inggal di luar pondokp esantrePn.o pulasinyaad alahs iswak elasd uaM sdrnsaAh liyahA lmaarif Singosaryia ngb erjumlah2 87 siswa.S ampedl i ambil 30 % dsrip opulasyi aitu 86 orangs isw4 unhrkm engujih ipotesad enganm enggunakaann alisisu ji t tes,d engan bantuank omputerp rogam SPSS1 0.00/0r lI/indaws. Hasila nalisisd atam enunjukkan ilai belajar geografsi isway angt inggald i PondokP esantretenr dapajut mlahn ilait erenda4h0 ,j umlahn ilait ertingg7i 3d an jumlahn ilai rata-rata5 3,59.N ilai belajarg eografis isway angt inggald i luar Pondok Pesantente rdapajtu mlah nilai terendah2 7,j umlah nilai tertinggiT0d. anj umlah nilai rata-rat5aI ,36.B erdasarkaann alisisu ji -t diperoleht hitung= 1,287. D enganta raf signifikan0 ,026,p robabilitas(P ) < 0,05 berartiH o ditolakd anH l diterima.H al ini menunjukkeand ap erbedaanni lai belajara ntaras isway ongt inggald i Pondok Pesantredna ns isway angt inggald i luar PondokP esanlrgnd,i mar,an ilai belajar Gengrasfii sway angt inggald i PondokP csuntrcnnr cnrilikni iluiy ungl uhihb aik dibandingkadne ngans isway angt inggald i luar Pondol PcsantrenA. dapunl 'aklorfaktoryangm empengaruhaid anyap erbedaani lai belajarg eogratai dalah( l) lingkungan(2; ) motivasi(;3 )j adualk egiatan. Berdasarkahna silp enelitianin i, dapatd isarankana garo rangt ua memberi motivaski epadaa naknyas upayam engikutik egiatan-kegiatadni PondokP esantren danl ebih memperhatikana ktivitas anaknyab aik di rumahm aupund i lingkungan masyarakaAt.d apuns aranu ntuks iswaa dalah( l) agarm enyusunjaduakle giatan sehari-hasriu payad apetm engatuwr aktu;( 2) egu tidak mudaht erpengaruohl eh kegiatan-kegiatyaann gt idak baik dant idak bermant'aadta ri temand an lingkungannya. v l l

Peningkatan kemampuan menulis puisi melalui model CTL (Contextual Teaching and Learning) pada siswa kelas V SDN Andonosari III Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan / Ida Irianti

 

Kata Kunci: Model CTL, menulis puisi SD. Dasar penelitian ini adalah observasi yang dilakukan peneliti di SDN Andonosari III Kec.Tutur Kab.Pasuruan. Dari hasil observasi diperoleh informasi bahwa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya menulis puisi, guru masih menggunakan gaya lama dengan orientasi lebih banyak pada ceramah, tanya jawab, dan pemberian contoh. Sehingga suasana pembelajaran cenderung monoton dan membosankan. Dampaknya, siswa belum bisa mengaplikasikan unsur-unsur materi yang telah dipelajari. Berdasarkan dokumentasi tes tulis pada materi menulis puisi yang dilakukan oleh guru kelas V SDN Andonosari III pada 17 Maret 2010, diperoleh informasi bahwa nilai kemampuan menulis puisi siswa kelas V masih rendah. Pada materi tersebut, dari 12 siswa hanya 2 orang siswa yang mencapai nilai diatas 80 sesuai syarat ketuntasan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah CTL pada menulis puisi dikelas V SDN Andonosari III, mendiskripsikan peningkatan menulis puisi melalui CTL. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dengan tahapan (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi tindakan dan, (4) refleksi. Langkah-langkah model CTLyang digunakan pada penelitian ini meliputi observasi/pengamatn, menemukan tema untuk menulis puisi, pemilihan kata tang tepat, mengkomunikasikan hasil menulis puisi melalui model CTL. Aspek belajar siswa yang diamati dalam pembelajaran menulis puisi melalui model CTL yaitu, (1) siswa diajak keluar kelas untuk melakukan pengamatan lingkungan, (2) menggunakan lingkungan sekitar sekolah sebagai media, (3) menulis puisi sesuai tema, (4) diskusi kelompok dalam kelas, (5) melaporkan hasil menulis puisi. Hasil penelitisn menunjukkan bahwa pembelajaran menulis puisi melalui model CTL terlaksana 70,5% pada siklus I dan 74,2% pada siklus II. Pembelajaran melalui model CTL dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa. Dari hasil tersebut diatas dapat diperoleh bahwa pembelajaran menulis puisi siswa kelas V SDN Andonosari III aktiv dan menyenangkan. Disarankan pada guru untuk melakukan pembelajaran menulis puisi melalui model CTL sebagai salah satu alternatif dalam proses pembelajaran. Pihak sekolah disarankan mengembangkan pembelajaran menulis puisi melalui model CTL sebagai upaya pengembangan sekolah, utamanya dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis puisi disekolah.

Peristiwa Tanjungpriok 1984 (Sejarah kajian sejarah sosial) / Umi Kholisya

 

Kata Kunci: Peristiwa Tanjungpriok, Sejarah Sosial. Indonesia merupakan negara yang berdasarkan Pancasila. Pemerintah Orde Baru pada era tahun 1980-an menginginkan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi di Indonesia sehingga pemerintah saat itu mensosialisasikan Rancangan Undang-Undang (RUU) no 5/1985 tentang pemberlakuan asas tunggal Pancasila. Selain itu indonesia juga dikenal sebagai negara hukum. namun kenyataannya, penegakan hukum di Indonesia masih lemah. Hal ini dapat dilihat dari kasuskasus pelanggaran HAM yang belum mampu ditangani oleh pemerintah khususnya kasus-kasus pada masa Orde Baru. Salah satu kasus tersebut adalah Peristiwa Tanjungpriok 1984. Penelitian ini mengangkat tema Peristiwa Tanjungpriok 1984 (Sebuah Kajian Sejarah Sosial) sebagai objek penelitian. mengingat peristiwa ini merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM yang dampaknya berkelanjutan hingga saat ini. Peristiwa Tanjungpriok 1984 berhubungan dengan (RUU) no 5/1985 .Peristiwa ini sebenarnya banyak menarik minat penelitian terdahulu. Namun kajian Peristiwa Tanjungpriok 1984 dikaji dari sudut pandang kajian sejarah sosial nampaknya belum banyak digali. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1. Bagaimana gambaran umum daerah Tanjungpriok pada tahun 1984? 2. Bagaimana Peristiwa Tanjungpriok 1984? 3. Bagaimana Dampak Peristiwa Tanjungpriok tahun 1984 terhadap masyarakat Tanjungpriok ? Metode yang digunakan adalah penelitian sejarah deskriptif analisis yang terdiri dari beberapa tahap yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber yang digunakan adalah sumber lisan dan sumber tertulis. Hasil penelitian ini merupakan Peristiwa Priok 1984 merupakan sebuah peristiwa yang diawali dengan hubungan antara negara dan Islam yang pada saat itu kurang sehat. Gambaran umum wilayah Tanjungpriok mengenai daerah Tanjungpriok sebagai salah satu daerah penting di Jakarta yang dengan segala persoalan kompleks yang telah memanas karena berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat yaitu keadaan sosial ekonomi yang susah didukung oleh taraf pendidikan rendah dan kondisi keagamaan yang minim namun digerakkan oleh para mubaligh yang bersikap radikal serta watak masyarakat pelabuhan yang tercermin pada masyarakat Tanjungpriok sehingga solidaritas keberagamaan menjadi solid dalam menghadapi masalah keagamaan. Pada pembahasan selajutnya merupakan sebuah ringkasan Peristiwa Priok 1984. Dalam penelitian ini diterangkan mengenai kelanjutan kasus peristiwa Priok hingga saat ini dengan segala tindakan penyelesaiannya secara hukum sampai adanya perjanjian damai atau Ishlah. Pemaknaan sejarah bagi para korban juga menjadi pembahasan dalam penelitian ini. Untuk membedakan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya, terdapat diskusi hasil penelitian. Peristiwa Priok 1984 tidak terlepas dengan yang vi disebutkan dalam teori strukturasi Anthony Giddens sebagai sebuah dualitas struktruk. Dimana antara agen yang menghasilkan tindakan dengan struktur sebagai sebuah aturan tidak dapat dipisahkan melainkan saling ketergantungan. Begitu pula dengan peristiwa Priok 1984 merupakan sebuah dualitas struktur yang saling berkaitan antara masyarakat yang tergabung dalam kelompok pengajian Tanjungpriok sebagai agen yang menghasilkan tindakan perlawanan kepada struktur pemerintah. Untuk penelitian selanjutnya mengenai Peristiwa Tanjungpriok 1984 diharapkan lebih pada pembahasan mengenai komponen-komponen yang terkait pada Peristiwa Tanjungpriok 1984 secara lebih dalam. Masih minimnya sumber primer pada penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan pada penelitian selanjutnya demi mendapatkan keobyektifan berbagai sudut pandang mengenai Peristiwa Tanjungpriok 1984.

Analisis pengaruh produk domestik regional bruto terhadap penyerapan tenaga kerja di kota Malang tahun 2000 - 2008 / Winda Ayu Hadriyanti

 

Kata kunci: PDRB sektor primer, PDRB sektor sekunder, PDRB sektor tersier dan penyerapan tenaga kerja. Dalam setiap pembangunan ekonomi nasional maupun daerah selalu diwujudkan pada usaha pencapaian tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Indikator ekonomi yang digunakan untuk melihat pertumbuhan ekonomi adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Pembangunan ekonomi harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat melalui tingginya penyerapan tenaga kerja. Seringkali pertumbuhan ekonomi tidak mendorong penyerapan tenaga kerja. Pembangunan ekonomi Kota Malang masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan dan permasalahan di bidang ketenagakerjaan. Pertumbuhan angkatan kerja selalu lebih cepat jika dibandingkan dengan pertumbuhan kesempatan kerja. Sehingga masalah pengangguranpun tidak dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Produk Domestik Regional Bruto sektor primer dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kota Malang tahun 2000-2008 (2) Produk Domestik Regional Bruto sektor sekunder dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kota Malang tahun 2000-2008 (3) Produk Domestik Regional Bruto sektor tersier dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kota Malang tahun 2000-2008 (4) pengaruh simultan Produk Domestik Regional Bruto sektor primer, Produk Domestik Regional Bruto sektor sekunder dan Produk Domestik Regional Bruto sektor tersier terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Malang tahun 2000-2008 (5) variabel bebas yang memberikan pengaruh terbesar dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kota Malang tahun 2000-2008. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif regresi yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh PDRB sektor primer, sektor sekunder dan sektor tersier terhadap penyerapan tenaga kerja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Peneliti melaksanakan wawancara dengan Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang, Dinas Pertanian Kota Malang, Dinas Perhubungan Kota Malang serta Dinas Tenaga Kerja Kota Malang. Sedangkan dokumentasi data diperoleh dari BPS Kota Malang. Analisis data dilakukan dengan uji parsial (Uji t), uji simultan (Uji F) dan uji asumsi klasik meliputi uji multikolinearitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas dan uji normalitas. Hasil analisis penelitian ini yakni (1) PDRB sektor primer berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan penyerapan angkatan kerja, sehingga apabila terjadi peningkatan pertumbuhan PDRB sektor primer tidak diikuti dengan peningkatan persentase pertumbuhan penyerapan angkatan kerja, (2) PDRB sektor sekunder berpengaruh positif terhadap pertumbuhan penyerapan angkatan kerja, sehingga apabila terjadi perubahan pertumbuhan PDRB sektor sekunder akan dapat menaikkan persentase pertumbuhan penyerapan angkatan kerja, (3) variabel pertumbuhan PDRB sektor tersier berpengaruh positif terhadap pertumbuhan penyerapan angkatan kerja, sehingga apabila terjadi perubahan pertumbuhan PDRB sektor tersier akan dapat meningkatkan persentase pertumbuhan penyerapan angkatan kerja, (4) semua variabel bebas secara bersama-sama (simultan) mempengaruhi variabel terikat yaitu penyerapan angkatan kerja, (5) variabel yang memberikan pengaruh terbesar dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja adalah variabel PDRB sekunder. Saran dari peneliti (1) Bagi Pemerintah Daerah Kota Malang: yakni (a) upaya menyerap tenaga kerja dengan meningkatkan pertumbuhan sektor primer yakni menerapkan intensifikasi pertanian dan pemberian bantuan TTG (teknologi tepat guna), kemudahan akses permodalan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, (b) upaya menyerap tenaga kerja dengan meningkatkan pertumbuhan nilai tambah sektor sekunder yakni meningkatkan jalur pemasaran, meningkatkan investasi serta menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung yang berkaitan dengan peningkatan aktivitas ekonomi sekor sekunder, (c) upaya menyerap tenaga kerja dengan meningkatkan pertumbuhan nilai tambah sektor tersier melalui kemudahan akses permodalan, peningkatan kualitas SDM dan kualitas produk dan layanan/jasa, peningkatan pemasaran serta perbaikan infrastruktur sarana prasana. (2) Bagi peneliti lain: (a) diharapkan dalam penelitian selanjutnya dapat melaksanakan kegiatan wawancara dengan seluruh pihak dari masing-masing dinas dalam PDRB, (b) dapat memperluas lokasi penelitian bukan hanya di wilayah Kota Malang tetapi di wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Pembelajaran melalui penemuan terbimbing untuk membangun pemahaman konsep irisan bangun ruang siswa SMAN I Paiton / Zaini

 

Kata Kunci : Matematika, Geometri, Pembelajaran melalui Penemuan Terbimbing Matematika sebagai mata pelajaran yang sudah dikenal dan dipelajari siswa sekolah dasar sampai sekolah menengah mempunyai tujuan agar siswa mampu memahami dan menguasai dengan baik sehingga dapat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Belajar matematika sebenarnya belajar tentang cabang-cabangnya yaitu aritmetika, aljabar, geometri, dan analisis. Siswa belajar geometri seharusnya dapat dengan mudah memahami dan menguasai dibandingkan dengan cabang matematika yang lain karena geometri telah dikenal dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun berdasarkan fakta yang ada menunjukkan penguasaan, prestasi siswa terhadap geometri masih rendah dan menempati posisi yang sangat memperhatikan. Oleh sebab itu diperlukan penanganan yang serius dari guru sebagai pelaksana pembelajaran di kelas. Salah satu usaha tersebut adalah memperbaiki pembelajaran yang dilaksanakan. Diantara berbagai solusi yang ditawarkan dan hasilnya tidak diragukan lagi adalah penerapan metode penemuan terbimbing. Penelitian yang akan dilaksanakan berfungsi sebagai usaha membantu guru dalam memperbaiki pembelajaran pada geometri khususnya materi irisan kubus dan limas. Untuk itu tujuan penelitian yang akan dicapai adalah memperbaiki pembelajaran dengan menerapkan metode penemuan terbimbing yang dapat membangun pemahaman konsep siswa pada materi irisan bangun ruang di SMA N I Paiton. Pemahaman konsep matematika dalam penelitian yang akan dibangun meliputi translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Masing-masing aspek pemahaman tersebut dilakukan secara construction, contrast and variation, dan conectivity. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di SMA N I Paiton dengan subyek penelitian adalah X3 sebanyak 24 siswa. Seluruh siswa tersebut kemudian dibuat kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan masing-masing 4 siswa. Anggota masing-masing kelompok terdiri dari 1 siswa memiliki kemampuan tinggi, 2 siswa memiliki kemampuan sedang, dan 1 siswa memiliki kemampuan rendah. Selanjutnya dari kelompok yang telah terbentuk kemudian dipilih 1 kelompok sebagai subyek wawancara. Penentuan derajat kemampuan akademik siswa berdasarkan hasil tes awal. Sedangkan subyek wawancara merupakan siswa yang dapat dengan mudah di ajak berkomunikasi. Hasil penelitian dilihat dari hasil observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa, dan hasil tes akhir siklus. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I dan siklus II berada pada kategori baik dan sangat baik. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I dan siklus II berada pada kategori sangat baik. Hasil tes akhir dari setiap siklus menunjukkan bahwa pencapaian ketuntasan belajar pada siklus I adalah 95.7%. Sedangkan pencapaian ketuntasan belajar pada siklus II adalah 91.67%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menerapkan metode penemuan terimbing dapat membangun pemahaman konsep siswa pada materi irisan bangun ruang di SMA N I Paiton. Oleh sebab itu, bagi guru matematika di SMA N I Paiton yang mengajar di kelas X dapat menggunakan metode penemuan terbimbing dalam pembelajaran irisan bangun ruang selanjutnya.

Improving the speaking skill of second semester biology students of IAIN Ambon through information gap activities / Nurlaila Wattiheluw

 

ABSTRACT Wattiheluw, Nurlaila. 2010. Improving the Speaking Skill of Second Semester Biology Students of IAIN Ambon Through Information Gap Activities. Thesis, Graduate Program in English Language Education, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Nur Mukminatien, M.Pd, (II) Prof. Kasihani KES., M.A., Ph.D. Key Words: speaking skill, information gap activities (IGA) This study was designed to improve the second semester of Biology students’ speaking skill through information gap activities, at State Institute of Islamic Studies (IAIN) Ambon. The research problem is,” How can information gap activities technique be implemented to improve students’ speaking skill?” The research design was classroom action research consisting of four stages, namely planning the action, implementing and observing the action, and reflecting on the action. The stages were preceded by a preliminary study, to find out the problems in the teaching and learning of speaking. The findings in preliminary study showed that 20 out of 40 students (50%) considered that speaking was the most difficult language skill to master among the four skills. In addition none of 40 students reached the level fair in speaking classification. The appropriate procedures in implementing IGA were: (1) put the students into pairs, (2) hold up an example of the two sheets and give each pair an “A” sheet and “B” sheet, (3) distribute the papers, (4) write a simple example on the board or display it using slide projector, (5) survey students’ activities during the process of information exchange in order to keep them concentrate on the process and (6) give feedback. The findings of the study indicated that in Cycle 1 the study has not met the criteria of success. Concerning the first criterion, 60 % of students reached at least at the level fair speaking performance qualification; in fact, only 2 students (5%) reached the fair classification. In contrast to the first criterion of success, the students’ responses of teaching speaking using information gap activities technique was given good with the minimum percentage of 75%. Based on to the result of Cycle 1 in which the criteria of success were not meet, the researcher had decided to re-plan the next Cycle, and the result showed that, 34 students (85 %) reached the fair classification or more. Meanwhile, students’ responses to the implementation of the technique was good with the minimum percentage answer to the statement was of 80%, and for maximum percentage answer was 97.5%. In conclusion, the study had already met the criteria of success, and the action was stopped. English lecturers of non-English department students are suggested to utilize the technique in the teaching and learning of speaking skill. The materials that contain Biology major hopefully can be beneficial for future researchers with the same major of the students.

Nilai budaya dan sikap ,asyarakat dalam tembang sawer pengantin sunda oleh Muhammad Lailaussarif

 

Analisa konsep teori dan prinsip akuntansi menurut Islam oleh Zaenal Ma'arif

 

Ilmu pengetahuanb erkembangs ejaland engann ilai-nilai yang mempengaruhi. Akuntansi sebagaib agian dari ilmu pengetahuand alam bidang ekonomi juga berkembang sesuai dengan nilai-nilai ideologi dan moral masyarakat yang melandasinya. Akuntansi konvensional yang tumbuh dan berkembang dari dunia Barat dipengaruhi oleh ideologi kapitalisme yang bercirikan kepemilikan pribadi. Dalam lslam akuntansIis lam mengandungn ilai-nilai syari'ahI slam yangb ercirikan keseimbangakne pemilikanp ribadi dan sosialy ang bersumbepr adaa lQur'an yang berkaitan dengan masalah Hisab atau Muhasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep teori tentang kepemilikan dan prinsip akuntansi paradigma akuntansi konvensional dan akuntansi Islam dengan mengambijlu dtl "AnalisisK gnsepT eorid anP rinsipA kuntansMi enurutI slam". Penelitiani ni dilakukan denganm enggunakanra ncanganp enelitiand eskriptif yang dipakai sebagai strategi untuk memperoleh dan menjelaskan data yang tepat sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian. Sumber dan jenis data penelitian ini diperoleh dari bahan pustaka seperti buku, jurnal ilmiah dan majalah yang berbentukd ata kualitatifberupa konsep,i de dan pernyataanp araa hli akuntansi. Untuk memperoleh data-data digunakan tekrrik studi pustaka dan dokumentansi, sedangkana nalisis data yang digunakana dalaha nalisad iskripsi, komparasid an sintesis. Hasil penelitiani ni menjelaskanb ahwaa l:undnsik onvensionaml enganggap kepemilikan yang belandaskan ideologi kapitalisme mempunyai karakteristik pengakuan hak klaim pribadi yang bersifat absolut dengan tujuan untuk pemupukan kekayaans ebesar-besamyaP.e rbedaand asar kepemilikan paradigma konvensional terletak pada ekuitas yang mempunyai klaiin, di mana dalam proprietory theory klairn kepemilikan ditanganp emilik perusahaans edangd alam entity theory terletak pada perusahaanit u sendiri. Akuntansi Islam menyatakanb ahwa konsep teori kepemilikans ebagaki laim yangm empunyasi ifatmetaforaa manahy angd idalami ni mengandung nilai bahwa kepemilikan dalam Islam tidak bersifat absolut karena kepemilikan yang absolut merupakan milik Allah SWT sedang manusia adalah pelaksanaa manahA llah selakuk halifatullahf il Ardl, sehinggak epemilikand alam Islam mengandunkge seimbangaknl aim kepemilikanp ribadi dan klaim kepemilikan sosial. Klaim kepemilikan sosial dalam paradigma Islam dianggap sebagai hak masyarakayt ang melekatp adah ak pribadi secarap roporsionald alamb entukz akat. l l l Prinsip akuntanssi ebagalia njutand ari konsept eori akuntansmi empunyai tujuan yang searah dengan konsep teori itu sendrri. Paradigma akuntansi konvensional menyatakan bahwa prinsip akuntansi ditujukan sebagai pertanggungjawaban(a ccountability) yang ditujukan kepada pemilik perusahaan dalam usaha untuk pengambilan keputusan, sehingga orientasi akuntansi konvensionaal dalahp engambilank eputusan(D ecitionm akingo riented).P aradigma akurtansi Islam menyatakan bahwa tujuan akuntansi adalah pertanggungjawaban yangd itujukans ecarah orisontakl epadap emilik, masyarakadt,a n pihaky angt erkait, dan secara fertikal ditujukan kepada pemberi amanah Allah swr dalam bentuk laporan dan pembayaran zakat yang ditujukan untuk distribusi kekayaan, sehingga orientasi akuntansi Islam bukan pada pengambilan keputusan tetapi pada pertanggungjawaban(Accountaboilirtiye nted)y angm engandunngi lai kebenaradna n keadilans ertam empunyatiu juanu ntukm encarir idla Allah SWT. Sintesis antara paradigma akuntansi konvensional dan Islam diharapkan menjadi rekonstruksi bangunan konsep teori akuntansi yang sempwna dan sesuai dengann ilai di manaa kuntansi tu diterapkan,t erutamap adam asyarakamt uslim. Akwrtansi mainstream yang diambil dari sintesis kedua paradigma ini seharusnya mengambils isi posistifrryad an menghilangkansi si negatifnyaD. alam kepemilikan, akuntanssi eharusnyma enyeimbangkaann tarak laim kepemilikanp ribadid an klaim kepemilikans osial dengant ujuan untuk mewujudkank esejahteraanp emilik dan kesejahteraamn asyarkats erta lingkungan.D alam prinsip, akuntansim ainstream seharusnyab erorientasik ppadap ertanggungiawaba(na ccountability oriented) yang menyeluruh yang digunakan sebagai pengambilan keputusan (Decition making oriented), sehingga prinsip akuntansi mainslream adalah pengambilan keputusan yang bertanggungiawabd enganp rinsip keadilan dan kebenaranu ntuk mencarir idla Atlah SWT. Berdasarkahna sil penelitiand iatasd apatd iketahuib ahwaa kuntanstiu mbuh dan berkembang sejalan dengan nilai moral dan ideologi masyarakat yang melingkupinyam, akap aras arjanam wlim seharusnyma elakukanr evolusit eori dan prinsipa kuntansIis lam denganc aram erekonstrukskie mbalia kuntanski onvensional yangb eraliranB arats esuadi engans yari'ahI slam melalui penulisan-penulisakna rya danj umal ilmiah sehinggaa kuntansyi angd ipakais eorangm uslim adalaha kuntansi yangb ersumbepr adan ilai-nilai Islams endiri. iv

Pengaruh pmbelajaran konstektual terhadap pencapaian tujuan pengajaran akuntansi: studi kasus di Madrasah Aliyah Al-Amien Putra Prenduan Sumenep oleh Mahsul

 

Pembelajaramn erupakans uatuk ondisi yang diciptakanu ntuk mencapai hrjuanp endidikanS. alahs atua lternatifpendekatany ang diperlukana dalah prnhl-ajarank ontekstuayl ang merupakank onsepk urikulum berbasisk ompetensi lXff; denganp endekatany ang berorientaspi adak egiatann yata.D i mana. mekanismpee laksanaannyma engakomodasria nahk ogritil afektif dan psikomotorik secarian tegfatif,g uru bebasm elakukani mprovisasid alam desainp embelajaran, pnggunaamn edii yang mendukungt erciptanyap embelajarany ang kondusif' dinamiOs anp enerapanva riasi metodem engajary ang relevand enganm ateri ajar yrngs esuadie ngank enyataanli ngkungans ekitar. Penerapapne mbelajarakno ntekituald alamp enelitianin i meliputip roblem bwedle arning,a utentic instruction,i nquiry basedl earning, work bqsedl earning, semiclee arning,t lan cooperativel earning sebagavi ariabelb ebas,s edangkan pncapaiatnu juanp engajarana kuntansis ebagavi ariabelt erikat. Penelitianin i bertujuanu ntuk:( l) Kegiatanp embelajarakno nstehual( 2) Pencapaitaunju anp engajaranA kuntansi( 3) Ada tidaknya pengaruhy ang signifikan antar-aP-poepmulbaes[ia jatroanns tett rA terhadapp encapaiant ujuan penpjaran Akuntansi. penelitiani ni adalahs iswak elasI I dam kelasI II MadrasahA liyah Al-Amien Putra sebanyak 39 siswa. Sedangkan sampel sebanyak 39 siswa dengan tehnikp engambilansa mpelp opulasi. Meiode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metodew awancara.S edangkant eknik analisa data menggunakanr egresi ganda dengobna ntuanp rogramS PSS1 0.00f or windows. Hasil penelitiani ni menunjukkan( l) Keadaanp etaksanaanproblemba sed leamrngMadrasaAhli yah Al-Amien PutraP renduanS umenepb eradap ada klasifikassia ngabt aik sebesa4r 6,17ok, lasifikasib aik sebesa3r 8,5Vok,l asifikasi cukups ebesar5l ,4o/o,(Z)KeadaaPne laksanaaanu tentici nstructionM adrasatAr liyah Al-Amien Pufa Prenduan Sumenep b€rada pada klasifrkasi sangat baik sebesar 53,8%k,l asifikasbi aik sebesa3r 8,5o/ok,la sifikasic ukups ebesa7r ,1o/o,(3K) eadaan pelaksanatannq uiryb asedle arningM adrasahA liyah Al-Amien PutraP renduan Sumenebpe radap adak lasifikasis angabt aik sebesalr2 ,8Yok, lasifikasib aik sebesar 58%k, lasifikasci ukups ebesa2r 5,6VLd, ank lasifikasik urangs ebesa2r ,6%,( 4) Keadaapne laksanaawn ork based leurningMadrasahA liyah Al-Amien Putra PrenduaSnu menebpe radap adak lasifikasis angabt aik sebesa2r 0,5%'k lasifikasi I hiksebesa7r4 ,4%k, lasifikasci ukups ebesa5r, lYo,(5)K eadaanp elaksanaasne rvice lewntngMadrasAalhiy ah Al-Amien PutraP renduanS umenepb eradapada tlasifikasia ngabt aik 10,2%,k lasifikasib aik sebesa8r 7,2yok, lasifikasic ukup , *sar 2,6%,(6)K eadaanc ooperuitf learning MadrasahA liyah Al-Amien Putra PrenduSanu menebpe radap adak lasifikasis angabt aik sebesa5r ,1%,k lasifikasib aik sebes9a2r, 3%k, lasifikasic ukups ebesa2r ,60/o(7, ) Pencapaiatnu juanp engajaran skuntanbsei radap adak lasifikasi lulus, yaitu sebesar1 00%. Darid atad i atasd apatd isimpulkanb ahwav ariabelb ebasy angt erdiri dari problemba sedle arning, autenlic instruction, inquiry basedl earning work based learnings,e rvicel earning, dan cooperativel earningberpengaruhs ecaras ignifikan terhadappe ncapaiatnu juanp engajaraank untansiy, aitu sebesa8r 8,7%. Berdasahra silp enelitiante rsebudt isarankan(l ) Bagi bapak atau ibu guru ag&sr elalum enerapkanp endekatank ontekstuald alams etiapk egiatanb elajar mengajakrh, ususnydaa lamp encapaiatnu juanp engajaraank untansi(,2 ) Bagi yang bcrminamt engadakapne nelitians ejenis,a garm enambahp opulasi,s ampeld an menggunakpaonk okb ahasayna ngb erbedase hinggajikah asilnyam asihl ebihb aik menggunakpaenn dekatakno ntekstualm akac ara mengajartersebudta pat dilanjutkaunn tuk menunjangt erhadapp encapaiantu juan pengajaran(,3 ) Bagi bapak atauib up embuakte putusanh,a silp enelitianin i semogad apatd ijadikan prtimbanganu ntuk kebijaksanaanle bih lanjut. Denganh arapana garp endekatan kontekstuyaal ngt elah ada desainnyad isempurnakand an kualitasnyad itingkatkan

Automatic transfer switch untuk back up daya berbasis PLC / Mohamad Adif

 

Kata kunci: ATS, PLC, Genset, PLN Perancangan sistem Automatic Transfer Switch untuk bakup daya berbasis PLC untuk menjaga kontinuitas penyaluran daya ke beban. Selain itu, untuk membantu tempat-tempat yang sering mengalami pemadaman PLN sehingga memerlukan secara cepat sumber cadangan untuk mensuplainya dalam waktu cepat. Automatic Transfer Switch dalam penyuplaian beban diatur agar genset tidak terjadi pembebanan penuh. Perancangan Automatic Transfer Switch berdasarkan standart yang berlaku guna memenuhi keamanan peralatan listrik. Automatic Transfer Switch ini dirancangan berdasarkan teori-teori yang relevan dan diakui. Perancangan Automatic Transfer Switch untuk bakup daya berbasis PLC terdiri dari dua bagian yaitu: hardware dan software. Perancangan hardware terdiri dari relai sebagai sensor tegangan, pendeteksi kestabilan tegangan output genset, kendali utama Automatic Transfer Switch berupa PLC Omron CPM1A-20CDR-A-V1, dan kontaktor sebagai penghubung daya sedangakan software berupa diagram ledder dari PLC. Dasar kerja alat ini adalah pendeteksi tegangan pada jaring PLN adalah relai AC 220V. Relai akan mendeteksi tegangan pada jala-jalan PLN apakah ada tegangan fasa R, S, T ada atau tidak. Jika salah satu tegangan fasa mati secara otomatis PLC akan menonaktifkan kontaktor utama kemudian menyalakan genset selama 5 detik kemudian membuka kontaktor genset. Jika dalam waktu 120 detik tidak terjadi pemadaman PLN maka genetaor akan mati secara otomatis. Namun jika PLN kembali padam maka genset tetap starting. Jika beban di suplai oleh genset maka sensor tegangan pada relai akan memantau apakah ada tegangan fasa R, S, T ada atau tidak. Jika ada tegangan yang mati makan genset akan stop sehingga terjadi kekosongan suplai ke beban. Saat beban disuplai oleh genset pendeteksi tegangan akan bekerja apabila tegangan genset stabil yaitu tegangan 210V kemudian akan mengaktifkan kontaktor beban secara bertahap. Jika tegangan genset belum stabil makan kontaktor tetap non aktif. Bedasarkan uji coba secara keseluruhan sistem Automatic Transfer Switch untuk back up daya berbasis PLC jika PLN padam kemudian pindah ke genset atau sebaliknya memerlukan waktu ± 8 detik.

Pengembangan paket pelatihan keterampilan asertif bagi siswa madrasah aliyah negeri Kota Kediri 3 di Kediri / Suyono

 

Kata Kunci: Pengembangan, Keterampilan, Asertif Bimbingan dan Konseling merupakan aktivitas layanan proaktif dan sistematis dalam memfasilitasi individu mencapai tingkat perkembangan optimal. Salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia adalah melalui proses bimbingan pada peserta didik. Bimbingan tersebut dirancang untuk menjadi bagian yang integral dari sistem pendidikan. Bimbingan dan konseling merupakan bagian yang tidak bisa dipisah- pisahkan antara bagian yang satu dengan bagian yang lain. Bidang layanan pribadi sosial merupakan salah satu bidang layanan bimbingan konseling, diantarnya ada beberapa masalah yang dihadapi oleh siswa. Salah satu diantaranya masalah penyesuaian diri, ketidakmampuan dalam mengungkapkan sesuatu kepada orang lain, tidak adanya keberanian untuk bertanya kepada guru, apabila terdapat hal-hal yang belum jelas, mengungkapkan sesuatu kepada orang tua, keterlibatan siswa dengan pergaulan, kurangnya menyesuaikan diri dengan lingkungan, dan kemampuan dalam pemilihan jurusan dan karir. Ketidakmampuan individu bersikap atau berperilaku asertif akan menimbulkan banyak hambatan. Mengapa orang enggan bersikap asertif?.Kebanyakan orang enggan bersikap asertif karena dalam dirinya ada rasa takut orang lain.Takut jika akhirnya dirinya tidak lagi disukai orang lain. Berbagai faktor penyebabnya, yaitu (1) faktor lingkungan.yaitu sangat komplek dalam hal ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi yaitu yang ada di sekitarnya terutama pengaruh teman sebaya, sarana prasarana, sosial ekonomi, dan lain- lain, (2) faktor keluarga, misalnya adanya kecenderungan orang tua memaksakan keinginannya pada anak, sementara anak tidak berani menolak. Perilaku yang seperti ini, sering terjadi pada pola pendidikan orang tua yang otoriter, dan (3) faktor dari dalam dirinya sendiri, misalnya tidak berani berkata ” tidak ”, tidak menghargai orang lain, tidak berani mengajukan permintaan , kurang berani bergaul dan terbuka dengan orang lain. Secara umum rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1).Apakah paket pelatihan.keterampilan asertif efektif untuk mengatasi perilaku tidak asertif?.2).Apakah paket pelatihan keterampilan asertif efektif setelah melalui uji coba ahli isi dan ahli rancangan serta memiliki dampak yang positif setelah mengikuti pelatihan? Tujuan Umum yaitu agar dapat mengetahui efektifitas pengembangan paket pelatihan keterampilan asertif siswa melalui uji ahli dan rancangan. Tujuan Khusus adalah agar dapat mengetahui efektivitas model pengembangan paket pelatihan keterampilan asertif siswa melalui uji ahli, pengguna produk dan kelompok terbatas.Hasil dari pelatihan ini mempunyai dampak yang positif terhadap siswa setelah mengikuti pelatihan. Sasaran pengguna produk pengembangan ini terbatas pada konselor sekolah dan siswa Madrasah aliyah. Paket pelatihan keterampilan asertif ini meliputi 5 topik yaitu: (1)membangun harga diri, (2) mengekspresikan perasaan, (3) mengatakan ”tidak”, (4) mengembangkan kesadaran diri, dan (5) mengajukan permintaan. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil dari analisis statistik Wilcoxon SPSS 13 dengan sampel 12 orang dari kelima aspek pelatihan keterampilan asertif disimpulkan bahwa rata- rata skor pre-test berbeda dengan hasil pos-test.Untuk aspek mengembangkan diri mengalami peningkatan 8.52 %. Untuk aspek mengekspresikan emosi dan perasaan mengalami peningkatan sebesar 6.99 %. Untuk aspek berkata “tidak” mengalami peningkatan sebesar 5.3 % Sedangkan aspek megembngkan kesadaran diri mengalami peningkatan sebesar 7.6 % dan untuk aspek mengajukan permintaan mengalami peningkatan sebesar 11. 3 %.Hal ini berarti terjadi perubahan setelah mengikuti pelatihan. Besarnya perubahan untuk setiap aspek antara 5.3 % sampai dengan 11. 3 %. Saran untuk penerapan produk paket pelatihan keterampilan asertif merupakan satu kesatuan dalam penerapannya yang harus dipahami secara menyeluruh oleh pengguna produk. Uji coba dilaksanakan terhadap kelompok hiterogen dari segi jenis kelamin, dilaksanakan pada semester satu dan melaksanakan hasil penilaian jangka panjang.Untuk pengembang lebih lanjut jangkauan sasaran lebih luas misalnya nasional dengan karakteristik yang berbeda.Untuk melihat efektifitas hasil penerapan paket pelatihan keterampilan asertif dalam jangka waktu, terutama mengenai aplikasi hasil bimbingan oleh siswa dilaksanakan terhadap kehidupan sehari- harisiswaa dalam waktu yang lama.

Pengaruh iklim organisasi sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas se-malang Raya / Durinta Puspasari

 

Kata kunci: iklim organisasi sekolah, gaya kepemimpinan kepala sekolah, kepuasan kerja guru. Pendidikan memiliki peran utama dalam pembangunan suatu bangsa. Dengan pendidikan, seseorang dibekali dengan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan keahlian. Oleh karena itu, sangat wajar dan tepat jika bidang pendidikan diprioritaskan di negara kita ini. Salah satu konteks pembaharuan pendidikan yang perlu disoroti adalah meningkatkan kinerja guru yang ada di sekolah yang ditunjukkan dengan cara guru dapat bekerja secara maksimal karena puas dalam bekerja. Dalam hal ini, guru akan merasa puas dalam bekerja apabila sekolah sebagai tempat guru dalam memberikan berbagai bekal pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan bermacam-macam tatanan hidup baik yang berupa norma-norma kepada siswa mampu mendukung suasana atau keadaan sekolah yang tenang dan nyaman yang dapat terciptanya iklim organisasi sekolah yang kondusif. Di samping iklim organisasi sekolah, kepala sekolah juga mempunyai peranan penting dalam menciptakan kepuasan kerja guru. Kepala sekolah dianggap sebagai seseorang yang dapat merencanakan, mengorganisasikan, dan mengawasi proses pembelajaran yang ada di sekolah. Sehingga dalam hal ini gaya kepemimpinan kepala sekolah yang bersahabat, bisa beradaptasi dengan guru, penuh pengertian, simpati, dan percaya dengan guru akan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif yang dapat membuat guru merasa terpanggil hati nuraninya untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan guru akan merasa puas dalam bekerja. Berdasarkan uraian di atas, peneliti terdorong untuk mengkaji lebih dalam tentang “Pengaruh Iklim Organisasi Sekolah dan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kepuasan Kerja Guru Ekonomi di Sekolah Menengah Atas se-Malang Kota”. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kepuasan kerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Se-Malang Kota, (2) pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas se-Malang Kota, dan (3) pengaruh iklim organisasi sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas se-Malang Kota. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 guru ekonomi. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda (multiple regression). Hasil penelitian dapat dipaparkan secara singkat sebagai berikut: (1) iklim organisasi sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas se-Malang Kota, (2) gaya kepemimpinan kepala sekolah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas se-Malang Kota, dan (3) iklim organisasi sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas se-Malang Kota. Terkait dengan hasil penelitian ini maka disarankan agar: (1) iklim organisasi sekolah yang dirasakan oleh guru hendaknya dapat lebih menciptakan hubungan antarrekan kerja (sesama guru) maupun personil sekolah (kepala sekolah, tata usaha, dan siswa) yang baik di sekolah seperti dengan diadakannya kegiatan rekreasi dan outbond bersama di sekolah, (2) gaya kepemimpinan kepala sekolah hendaknya dapat diterapkan sesuai dengan kondisi yang ada di sekolah sehingga guru akan merasa puas dalam melaksanakan segala aktivitas pekerjaan yang ada di sekolah, dan (3) iklim organisasi sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah hendaknya dapat lebih mendukung terciptanya hubungan yang harmonis antarwarga sekolah, baik itu antara kepala sekolah, guru, siswa, maupun tata usaha.

Penerapan model TGT untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SDN Banjarejo 02 Kecamatan Pakis / Nanik Purwa Ningtiyas

 

Kata Kunci : Metode Teams Games and Tournament, Hasil Belajar IPS Hasil studi awal pada siswa kelas V SDN Banjarejo 02 Kecamatan Pakis menunjukkan hasil belajar dan aktivitas siswa yang belum maksimal. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar IPS kelas V maka dlakukanlah penelitian proses pembelajaran dengan menggunakan model Teams Games and Tournament, yaitu model pembelajaran yang menekankan melibatkan siswa aktif dan mampu belajar IPS dengan sekaligus belajar hidup dilingkungan sosial yang sebenarnya. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan model TGT dalam pembelajaran IPS Kelas V SDN Banjarejo 02, Kecamatan Pakis (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model TGT pada Mata Pelajaran IPS Kelas V SDN Banjarejo 02, Kecamatan Pakis . Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah PTK ini meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi dan perbaikan rencana. Empat tahap tersebut merupakan langkah berurutan dalam satu siklus dan berhubungan dengan siklus berikutnya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Banjarejo 02 Kecamatan Pakis yang berjumlah 39 anak dengan menerapkan model Teams Games and Tournament. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari penelitian tersebut diperoleh data yang rata-rata sebelumnya (63,90) mengalami peningkatan pada siklus I dengan rata-rata kelas sebesar (68,46) dan prosentase ketuntasan belajar kelasnya yaitu (69,23%) .Hasil tersebut meningkat lagi di siklus 2 dengan rata-rata kelasnya sebebsar (81,41) dan prosentase ketuntasan belajar kelasnya sebesar (94,87%). Pada siklus 2 data sudah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal yaitu perolehan rata-rata kelasnya sudah mencapai di atas 85%, sehingga siklus pembelajaran dihentikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa model Teams Games and Tournament dilakukan dengan 5 tahap yaitu presentasi kelas pembentukan team, games, turnamen, pengharagaan yang telah terbukti dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SDN Banjarejo 02 Kecamatan Pakis. Karena masih ada keterbatasan peneliti maka disarankan untuk melakukan penelitian lagi tentang model Teams Games and Tournament dengan pengelolaan kelas yang lebih optimal.

Improving the reading comprehension skills of the students of Kanjuruhan University through question-answer relationship (QAR) strategy / Teguh Sulistyo

 

Key Words: QAR strategy, reading comprehension skills. Reading is one of the four language skills that should be mastered in language learning. It is usually taught in integration with one of the other language skills (listening speaking, and writing) in the new trends of language instruction. Generally, the teaching of reading as a foreign language (EFL reading) in Indonesia aims at enabling students to read and comprehend texts and other materials written in English. More specifically, students are expected to master skills in the levels of literal, inferential, and evaluational comprehension. Unfortunately, Indonesian students are still lack of skills in reading comprehension. The results of the preliminary study conducted at English Department of Kanjuruhan University Malang shows that students in this institution got difficulties in answering questions related to English texts given to them. Besides, the students’ average score of reading achievements conducted in the preliminary study was 59.00.Furthermore, from informal interviews with English lecturers of the English Department, it was found that in general, students had low skills in comprehending English texts and had low participation in the teaching-learning process. This study was conducted to overcome the students’ difficulties in reading comprehension and encourage students to actively participate in the teaching-learning process through Question-Answer Relationship (QAR) strategy. This strategy offers four levels of questions (i.e., Right There, Think and Search, Author and Me, and On My Own) to help students answer each level of questions. This strategy comprises three phases: prereading, during-reading, and post reading activities. It is applicable for teaching reading comprehension since it can help and guide the students in comprehending a text well based on the levels of questions. This study was designed for collaborative classroom action research in which the researcher (acted as the teacher) and his collaborator (acted as the observer) worked together with him on the procedures of the study, namely: preliminary study, planning, implementing the plan, observing the action, and reflecting the result of the action. The subjects of the study were 30 students of Class A of the second semester who took Reading Comprehension II class in the academic year 2009/2010 at English Department of Kanjuruhan University Malang. For data collection, this study employed observation checklist, field notes, and test. All the data were analyzed descriptively, and the results of the analysis were compared with the criteria of success determined in this study to see whether the criteria of success had been achieved or not. The findings of the research that were conducted in two cycles showed that QAR strategy was worthy to improve the students’ reading skills, especially critical and scanning skills, and activate students to participate in the teaching-learning process of reading. The students’ average score developed significantly from 59.00 in the preliminary study to 71.33(equal to 20.89%) in Cycle 1. It developed to 74.33 (equal to 25.98%) in Cycle 2 in the scale of 0 – 100. The total numbers of the students who got score ≥ 70 in the preliminary study developed from 7 (equal to 23.33%) to 17 (equal to56.67%) out of 30 students in the Cycle 1. It developed to 24 (equal to 80.00%) in Cycle 2. Moreover, the findings of the study also described that this strategy improved the students’ participation. The students’ participation was 87.18% (equal to very good) in Cycle 1 and 87.42% (equal to very good) in Cycle 2. On the basis of the findings, the research showed that the appropriate procedure of QAR used the following steps: (1) dividing the class in groups of three, (2) introducing the concept of QAR strategy using a short paragraph, (3) modeling and explaining each type of questions using a visual aid, (4) activating the students’ schemata related to the text, (5) asking the students to read the text silently, (6) asking each group to answer the questions based on the levels of questions, (7) asking the groups to show the answers, (8) determining the correct answers with the whole class, (9) Giving feedback, (10) giving conclusion of the benefits of QAR strategy, and (11) implementing a test. Related to the research findings, some suggestions are addressed to English lecturers, chairperson of English department, and future researchers. For English lecturers, it is suggested that they apply QAR strategy in the teaching – learning process of reading since it is able to improve the students’ skills and the level of participation in the teaching-learning process. The English teachers should also pay attention on the stages of reading: prereading, during-reading, and post reading. Last but not least, this strategy should be conducted in groups of three or small groups since the students have an opportunity to work together and help each other. For the chairperson of English department, it is suggested that he/she inform the strengths and benefits of QAR strategy in improving the reading comprehension skills of the students to the colleagues. He/she is also suggested to provide facilities to improve the students’ skills in reading as, for the students of universities, proficiency in English particularly in reading skill is generally assumed to be essential for a successful study due to the reason that most of good academic textbooks in Indonesia are still written in English. For future researchers, it is suggested that they use the findings of this research as a reference in conducting similar studies in reading comprehension using different settings, such as levels of the students or difficulties of the reading materials.

Struktur komunitas lamun (Seagrass) pada perairan pantai serta implikasinya bagi pembelajaran masyarakat Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah / Prelly M.J. Tuapattinaya

 

Kata Kunci: struktur komunitas lamun, pembelajaran masyarakat. Lamun adalah kelompok tumbuhan berbunga (angiospermae) yang berbiji tertutup (Angiospermae), berkeping tunggal (monokotil) dan mempunyai akar rimpang, daun, bunga dan buah serta mampu hidup secara permanen di bawah permukaan air laut. Kehadiran jenis tumbuhan lamun pada suatu lingkungan perairan sangat dipengaruhi oleh faktor biologis, fisika dan kimia lingkungan perairan dan penyebarannya hampir di seluruh zona intertidal dan zona subtidal, sepanjang masih dapat dijangkau oleh cahaya matahari. Lamun sangat bermanfaat baik secara ekologis maupun ekonomis. Perairan pantai desa Suli memiliki topografi pantai yang landai dengan padang lamun yang cukup luas Struktur Komunitas lamun pada perairan pantai desa Suli belum diungkapkan. Untuk mengungkapkan hal tersebut penelitian tentang struktur komunitas lamun (seagrass) pada perairan pantai serta implikasinya bagi pembelajaran masyarakat Desa Suli Kabupaten Maluku Tengah telah dilakukan pada bulan Januari-Februari 2010. Daerah yang ditetapkan sebagai lokasi pengambilan data adalah Perairan pantai Desa suli Kabupaten Maluku Tengah, pada Zona intertidal (stasiun I) dan Zona subtidal (stasiun II). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode transek. Macam analisis yang digunakan antara lain analisis deskriptif yang terkait dengan parameter keanekaragaman, untuk mengetahui hubungan antara indeks keanekaragaman, kemerataan dan kekayaan lamun dengan faktor fisik kimia lingkungan digunakam ANAREG, sedangkan untuk melihat perbedaan keanekargaman, kemerataan, dan kekayaan lamun pada kedua stasiun penelitian di perairan pantai Desa suli digunakan uji-t Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui; (1) kondisi fisika-kimia lingkungan (suhu, salinitas, pH, dan tingkat kecerahan air laut) dan jenis-jenis lamun, (2) Perbedaan indeks keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan lamun, (3), hubungan faktor fisika-kimia lingkungan (suhu, salinitas, pH dan tingkat kecerahan air laut) dengan indeks keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan lamun, dan (4) implikasi dari hasil penelitian ini akan dikemas dalam bentuk leaflet, untuk disebarkan kepada masyarakat Desa Suli. Hasil penelitian menunjukan bahwa lamun yang ditemukan pada zona intertidal sebanyak 7 jenis dan zona subtidal sebanyak 6 jenis. Kondisi fisika kimia lingkungan perairan berdasarkan hasil pengukuran menunjukan bahwa suhu air laut di perairan pantai Desa Suli berkisar antara 30-270C, salinitas air laut berkisar antara 29-33º/oo, pH air laut berkisar antara 7 - 8, sedangkan kisaran tingkat kecerahan air laut adalah 0,5 - 1,6m. Indeks keanekaragaman jenis Lamun pada zona intertidal sebesar 1,45 pada zona subtidal sebesar 1,22. Indeks kemerataan dan kekayaan lamun di perairan pantai Desa Suli pada zona intertidal sebesar 0,75 dan 0,04 sedangkan pada zona subtidal sebesar 0,68 dan 0,08. Formasi padang lamun di perairan pantai Desa Suli dibentuk oleh formasi Potamogetona- Hydrocharitaceae pada zona middle dekat upper (bagian depan) dan zona middle dekat lower (bagian tengah) sedangkan Hydrocharita-Hydrocharitaceae membentuk formasi pada lower intertidal (bagian belakang). Hasil Analisis regresi menunjukkan secara simultan ada hubungan yang signifikan antara faktor fisika-kimia lingkungan (suhu, salinitas, pH, dan tingkat kecerahan air laut) dengan keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan Lamun di perairan pantai Desa Suli Kabupaten Maluku Tengah. Hasil Analisis uji-t menunjukan ada perbedaan yang signifikan indeks keanekaragaman dan kemerataan lamun pada Zona intertidal dan zona subtidal di perairan pantai Desa Suli sedangkan untuk indeks kekayaan tidak ada perbedaan yang signifikan antara zona intertidal dan subtidal. Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu disarankan beberapa hal antara lain: (1) perlu dilakukan kajian yang lebih spesifik dan berkesinambungan terkait dengan pertumbuhan populasi lamun dan hubungannya dengan faktor-faktor biologi dan fisika lainnya seperti kadar nutrien, kadar fosfat, oksigen terlarut, kecepatan arus, kedalaman, substrat, dll sebagai upaya untuk memonitoring populasi lamun di perairan pantai Desa Suli sehingga dapat dikembangkan format pengembangan wilayah yang memperhatikan karakteristik potensi padang lamun, (2) perlu dilakukan upaya pembelajaran masyarakat wilayah pesisir secara berkesinambungan sehingga akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang fungsi dan peran padang lamun, sekaligus juga mengurangi perilaku masyarakat yang dapat berdampak pada kerusakan ekosistem padang lamun, (3) Perlu dilakukan upaya konservasi terhadap populasi lamun dengan mengoptimalkan fungsi local wisdom (kearifan lokal) berupa penerapan sistem sasi dalam rangka menjaga kelestarian sumberdaya hayati.

Penerapan model Dick and Carey untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas V SDN Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Sapira Gurgurem

 

Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Dick and Carey Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat, memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi,dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun menimpa masyarakat. Permasalahan yang terjadi di kelas V SDN Masangan adalah rendahnya hasil belar siswa dan kerja sama siswa dalam proses belajar. Sehingga perlu adanya tindakan yang inovatif dalam pembelajaran. Model Dick and Carey adalah salah satu dari model prosedural. Yaitu model yang menyarankan agar penerapan prinsip desain pembelajaran disesuaikan dengan langkah-langkah yang harus di tempuh secara berurutan. Alasan dalam memakai model Dick and Carey ini adalah karena pada SDN Masangan dalam pembelajaran dikelas guru pada proses pembelajaran tidak biasanya menggunakan model atau strategi pembelajaran,hanya guru memperbiasakan siswa untuk selalu belajar dengan cara mengerjakan tugas-tugas yang terdapat pada buku LKS masing-masing tanpa ada penjelasan apapun dari guru.Oleh karena itu dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Model Dick and Carey agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada siswa kelas V SDN Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Model MC Kernan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes selama proses pembelajaran. Data yang telah diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP). Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut; hasil pratindakan rata-rata hasil belajar siswa 55,68%, Setelah titerapkan pembelajaran model Dick and Carey pada siklus I dan siklus II maka, pada hasil pos tes siklus I hanya 10 (45,45 %) siswa yang mampu memperoleh nilai di atas standar keberhasilan yang ditetapkan (70 %) dan 12 (54,54%) siswa lainya belum mencukupi standar yang ditetapkan dengan rata-rata kelas adalah 68,63 %. Sedangkan pada siklus dua rata-rata kelas meningkat menjadi 20 (90 %) siswa, dan tingkat keberhasilan siswa berkurang menjadi 2 (9,91 %) siswa. Oleh karena itu secara klasikal rata-rata nilai siswa dalam kelompok maupun individu siswa belum berhasil, karena masi ada 2 siswa belum berhasil dalam proses pembelajaran, sedangkan yang berhasil hanya 20 siswa. . Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan dan menambah wawasan pengetahuan bagi peneliti lain, sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui model Dick and Carey baik dalam pembelajaran IPS maupun pada pembelajaran yang lain.

Pengaruh bauran promosi terhadap keputusan pembelian konsumen pada Pizza Hut Malang / Triani

 

Kata kunci: Bauran promosi, keputusan pembelian, Pizza Hut. Persaingan dalam dunia bisnis saat ini semakin ketat dan kompetitif, hal tersebut mengakibatkan setiap perusahaan harus berusaha agar dapat tetap bertahan dalam dunia bisnisnya. Pada situasi demikian hal terpenting yang harus dilakukan perusahaan adalah bagaimana caranya mengkomunikasikan barang dan jasa yang dimiliki kepada konsumen, agar konsumen dapat mengetahui keberadaan produk tersebut dan tertarik untuk membelinya. Pizza Hut sebagai salah satu usaha restoran melakukan bauran promosi yang meliputi periklanan, promosi penjualan, hubungan mayarakat, penjualan personal dan pemasaran langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui deskripsi bauran promosi pada Pizza Hut Malang, (2) Mengetahui deskripsi keputusan pembelian konsumen pada Pizza Hut Malang, (3) Mengetahui pengaruh antara bauran promosi terhadap keputusan pembelian konsumen pada Pizza Hut Malang secara parsial, (4) Mengetahui pengaruh antara bauran promosi terhadap keputusan pembelian konsumen pada Pizza Hut Malang secara simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pada Pizza Hut Malang, sedangkan jumlah sampel yang telah ditentukan menggunakan rumus slovin adalah sebanyak 100 responden, dan metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling. Setelah dilakukan pengolahan data diperoleh temuan (1) Pelaksanaan kegiatan bauran promosi yang dilakukan Pizza Hut Malang melalui periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal dan pemasaran langsung rata-rata berada dalam kategori cukup baik, (2) Keputusan pembelian konsumen yang ada pada Pizza Hut Malang berada dalam kategori cukup baik, (3) Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal dan pemasaran langsung terhadap keputusan pembelian konsumen pada Pizza Hut Malang, dan (4) Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan antara periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi dan pemasaran langsung terhadap keputusan pembelian konsumen pada Pizza Hut Malang. Diketahui sebesar 73,9% keputusan pembelian konsumen pada Pizza Hut Malang dipengaruhi oleh bauran promosi, sedangkan sisanya yaitu sebesar 26,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil temuan yang diperoleh dalam penelitian ini, maka saran yang dapat disampaikan adalah: (1) pemasaran langsung yang dilakukan oleh Pizza Hut harus tetap dipertahankan, dengan cara melakukan promosi lewat penyebaran katalog ataupun daftar menu-menu yang dapat dipesan kepada para pelanggan agar para konsumen lebih mudah dalam melakukan pemesanan (2) penjualan personal yang dilakukan dapat lebih ditingkatkan dengan lebih memprioritaskan kualitas pelayanan dan penawaran menu kepada konsumen, karena pelayanan yang baik dan penawaran menu lebih kondusif dalam menjual produk dari industri restoran.

Sejarah upaya penerapan Syariat Islam di Kabupaten Pamekasan tahun 1998-2002 / Khotim Ubaidillah

 

Kata Kunci: Syariat Islam, Gerbang Salam, Pamekasan. Pergulatan antara Islam dan negara di Indonesia telah berlangsung lama dalam kurun waktu yang cukup panjang, sejak negara ini mulai menuju pintu kemerdekaan sampai ke era reformasi seperti sekarang ini. Seiring perkembangan berbangsa dan bernegara, ekspresi dan aktualisasi hubungan agama dan negara di Indonesia muncul sangat variatif dan beraneka ragam. Pada masa reformasi, banyak bermunculan aspirasi dan tuntutan sebagian kelompok Islam untuk mewacanakan kembali pentingnya penerapan syariat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini ditandai dengan munculnya beberapa partai Islam yang memiliki platform untuk menjadikan hukum (syariat) Islam berlaku dalam kehidupan di Indonesia, termasuk juga perkembangan politik di daerah yang banyak “memanfaatkan” otonomi daerah dan pemberdayaan politik lokal untuk mengeluarkan berbagai kebijakan yang sarat anasir Syariat Islam, seperti yang terjadi di Kabupaten Pamekasan. Dalam penelitian ini penulis mengangkat dua rumusan masalah. Pertama adalah mengenai perkembangan sosial politik di Kabupaten Pamekasan tahun 1998-2002. Sedangkan rumusan masalah yang kedua adalah mengenai bagaimana sejarah upaya penerapan Syariat Islam di Kabupaten Pamekasan dalam kurun waktu 1998-2002. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah dengan menggunakan metode sejarah yang secara hirarkies terdiri dari pemilihan topik, pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Titik tekan dari sumber yang digunakan adalah sumber lisan dan sumber tertulis, dan keduanya saling melengkapi, mengingat peristiwa ini tergolong sejarah kontemporer, yakni antara tahun 1998-2002. Hasil dari penelitian ini memaparakan tentang sejarah upaya penerapan Syariat Islam di Kabupaten Pamekasan, yang dikenal kemudian dengan nomenklatur Gerbang Salam atau Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami. Gerbang Salam di proklamirkan melalui dinamika yang cukup panjang, sarat persentuhan; antara instrumen politik, kekuasaan, kultur keagamaan; dimana yang satu dengan lainnya saling berkelindan dan mempengaruhi. Diawali dengan keberhasilan menetapkan dan memberlakukan Peraturan Daerah mengenai pelarangan minuman beralkohol, kemudian di bentuknya lembaga think tanks LP2SI, maka tepat tanggal 4 November 2002 dideklarasikanlah Gerbang Salam di Masjid Asy-Syuhada Pamekasan. Hal ini berangkat dari keberhasilan sinergi yang cukup massif antara LP2SI, Ormas Islam, Pemerintah Daerah, DPRD, MUI, Ulama-ulama Pesantren dan berbagai stakeholders pegiat Syariat Islam yang lain, sehingga pada akhirnya penerapan Syariat Islam di Pamekasan merupakan conditio sine quanon (tuntutan mutlak) bagi masyarakat Pamekasan mengingat potensi umat Islamnya sangat luar biasa. iv Kiranya penting untuk melengkapi penelitian ini dengan penelitian lanjutan yang lebih mendalam; terutama dalam mengungkap faktor-faktor politik yang ikut mempengaruhi penerapan Syariat Islam di Kabupaten Pamekasan, sehingga masyarakat tidak hanya dihadapkan pada hal-hal yang sifatnya artifisial dan simbolitik belaka, tetapi akar sejarah mengenai dinamika sosial-politik seputar penerapan Syariat Islam di Kabupaten Pamekasan juga bisa dikonsumsi secara umum dan merata.

Sistem informasi geografi kondisi jalan berbasis visual basic 2005 di Kabuoaten Bojonegoro / Popy Cahya Harmianto

 

Kata kunci: sistem informasi geogafi, kondisi jalan Jalan adalah sarana transportasi yang paling penting dalam kehidupan. Salah satu faktor yang penting adalah keadaan jalan tersebut, maka dibutuhkan suatu sistem informasi untuk mengetahuinya secara mudah dan nyaman. Tujuan pembuatan tugas akhir ini untuk menciptakan suatu sistem informasi keadaan jalan sehingga dapat membantu untuk mengetahui informasi keadaan jalan yang didalamnya terdapat prioritas jalan sehingga dapat membantu dalam menentukan prioritas pembangunan. Metode perancangan software meliputi: (1) Use Case Diagram, (2) DFD (Data Flow Diagram), (3) ERD (Entity Realitionship Diagram), (4) Perancangan database, (5) Perancangan interfacing dan perancangan Networking. Hasil yang didapat adalah suatu informasi kondisi jalan dengan cara memilih suatu jalan yang telah disediakan dan output berupa informasi kondisi jalan yang telah dipilih oleh user. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) Map View yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi kondisi jalan secara mudah dan jelas. (2) Gambar jalan serta tanggal memudahkan dinas PU dalam menentukan prioritas perbaikan jalan.

Penerapan model pembelajaran learning cycle untuk meningkatkan kemampuan bertanya siswa kelas XI IPA SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang pada mata pelajaran matematika / Siti Rochana

 

Kata Kunci : Learning Cycle, Kemampuan Bertanya. Interaksi positif antara guru dan siswa merupakan kunci keberhasilan dari suatu pembelajaran. Hal ini dapat terlihat dari kemauan siswa dalam mengajukan pertanyaan. Tetapi seringkali siswa tidak mau untuk mengajukan pertanyaan dengan berbagai alasan yaitu malu, sungkan, takut ditertawakan dan sebagainya. Hal ini menyebabkan kemampuan bertanya siswa menjadi rendah dan berakibat hasil belajar siswa juga rendah. Terkait dengan itu guru harus mampu memilih strategi yang tepat untuk dapat memfasilitasi siswa dalam mengajukan pertanyaan. Salah satu model pembelajaran tersebut yaitu model pembelajaran Learning Cycle. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Learning Cycle yang dapat meningkatkan kemampuan bertanya siswa pada mata pelajaran matematika. Learning Cycle yang diterapkan terdiri dari 5 fase yaitu engagement, exploration, explanation, elaboration/extention, dan evaluation. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Tingkat keberhasilan dapat dilihat dengan mengamati peningkatan kemampuan bertanya yang dilihat dari indikator kemampuan bertanya yang diperoleh dari awal pertemuan, akhir siklus I dan akhir siklus II. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan bertanya siswa adalah indikator kemampuan bertanya yaitu tingkat pertanyaan, relevansi terhadap materi, bahasa yang digunakan, dan keberanian dalam mengajukan pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan kemampuan bertanya siswa. Hasil rata-rata kemampuan bertanya siswa dari awal pertemuan ke akhir siklus I dan ke akhir siklus II meningkat 15,5 poin dan 13,5 poin. Pada awal pertemuan rata-rata kemampuan bertanya siswa yaitu 23,75%, pada siklus I rata-rata kemampuan bertanya siswa sebesar 39,25% sedangkan pada siklus II rata-rata kemampuan bertanya siswa sebesar 52,75%. Dengan pembelajaran ini siswa menjadi lebih tertantang untuk memahami sendiri materi yang disampaikan dan mengerjakan sendiri soal-soal yang diberikan. Rasa percaya diri siswa juga bertambah dalam menyampaikan jawaban dan pendapat saat diskusi kelas. Motivasi siswa untuk bertanya semakin bertambah karena siswa merasa senang mengikuti pembelajaran dengan adanya pemberian reward bagi yang bersedia mengajukan pertanyaan.

Perbedaan prestasi belajar siswa pada materi trigonometri yang pembelajarannya menggunakan cooperative learning dan pembelajaran ekspositori di kelas X SMA Negeri 2 Batu / Vivi Wijayanti

 

Kata kunci: prestasi belajar, cooperative learning, pembelajaran ekspositori. Pembelajaran yang dilakukan di SMA Negeri 2 Batu seringkali berupa ceramah dan tanya jawab sehingga siswa cenderung pasif dan hanya menunggu informasi yang diberikan oleh guru. Jika guru mengadakan diskusi kelompok di kelas, siswa tidak dikelompokkan secara heterogen sehingga ada kelompok yang kesulitan menyelesaikan tugas. Aktifitas siswa dalam kelompok pun cenderung mengobrol dan tidak belajar. Siswa juga mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep trigonometri pada masalah yang diberikan. Salah satu model pembelajaran yang secara teoritis dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan siswa SMA negeri 2 Batu adalah cooperative learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 2 Batu yang pembelajarannya menggunakan cooperative learning lebih baik daripada pembelajaran ekspositori pada materi trigonometri. Penelitian ini termasuk penelitian semu karena hanya ada postes setelah perlakuan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Ada dua kelas yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini, yaitu kelas X-1 sebagai kelas kontrol yang diberi pembelajaran ekspositori, kelas X-3 sebagai kelas eksperimen yang diberi cooperative learning. Instrumen pada penelitian ini adalah soal tes yang berupa soal uraian. Sebelum soal tes digunakan untuk mengukur prestasi belajar, soal tes diujicobakan pada kelas lain dan didapatkan hasil semua butir soal tes digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata prestasi kelas kontrol adalah 72.62 dan rata-rata prestasi kelas eksperimen adalah 81.26. Hal ini berarti prestasi kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis dengan uji t menunjukkan nilai p = 0.003 atau p < 0.05 yang berarti tolak H0. Hasil ini merupakan pengaruh dari perlakuan berbeda yang diberikan kepada kedua kelas yang memiliki kemampuan awal yang sama. Jadi, kesimpulan penelitian ini adalah prestasi belajar siswa kelas X yang pembelajarannya menggunakan cooperative learning lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran ekspositori.

Perbedaan pemanfaatan media gambar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa padamata pelajaran IPA kelas III Cawu I pokok bahasan tumbuhan antara siswa yang memanfaatkan media gambar dan siswa yang tidak memanfaatkan media gambar di SDN Merjosari 02 Malang oleh Nurul I

 

Menyadarpi entingnypae rananm ediad alamp embelajara9nilt llut ldanya kemampuanp rofesionailu ii liuru guru dalam memanfaatkanm edia pembelajaran ;i"k" ;;;;"jung -r."o".r,uri lan pro-scsb clalarT glga.iar,b aik m,cdiay ang..sudah iiiiOiuf

Hubungan bimbingan belajar orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPA di SDN se kepengawasan Sukun VII Kota Malang tahun pelajaran 2003-2004 semester II oleh Pratiknyo

 

Keefektifan teknik behavioral untuk meningkatkan motivasi belajar berhitung siswa kelas IV SD oleh Anis Hindarti

 

Motivasi belajar berhitung mempunyai peran penting dalam proses belajar mengajadr i kelas.M otivasi belajarb erhitun$d ipengeruhoi leh faktor yang berasal dari dilam diri siswa dan fahor yang berasal dari lingkungan. Faktor lingkungan yang dimaksud adalah guru. Guru sebagai menager conditiow. of learning harvs memperhatikakno ndisi belajar. Namun pada kenyataans ehari-harig uru kurang memperhatikasnit uasid an kondisi belajar,m isalnyay aitu guru memulai pelajaran dengink ondisik elasy angk otor dan gurut idak segeram enilai hasilp eke{aans iswa' periLku gurut ersebudi apatm engakibatkansi swam enunjukkanp erilakuy angt idak aktif di k--elaKs.o ndisi yang terburuk adalahs iswa suka membolos.P erilakus iswa y' an-g y- angd emikiant tapatd iubahd enganm enggunakatne knik behavioral. Birdasarkanp ermasalahatne riebut maka tujuan penelitiani ni adalahu ntuk mengetahusie jauhm anak eefektifant eknik behavioralu ntuk meningkatkanm otivasi behjL berhitungs iswaI V SD. Teknik behaviorayl angd imaksudd alamp enelitianin i adalah penggabungan antara peraturan kelas, interaksi guru-siswa, pengajaran sistematis, a^n p"*O"tiun reiiforcemenl. Teknik behavioral mcrupakan variabel bebas,s edangkaunn tuk variabelt erikatnyaa dalahm otivasib elajarb erhitung.Y ang dimaksud motivasi belajar dalam penelitian ini adalah keaktifan siswa dalam proses bela-j arp- Peemnbeeliltaiajanr adni kelas. ini termasuk penelitian eksperimen dengan menggunakan desam quasie xsperimenta(l ekspeimens emu)d engank ategonp re-test.andp ost test group ,lerign atauO ne GrolupP retest-PostlesrH. ipotesis dalam penelitiani ni adalaht eknik behavioral efektif untuk meningkatkan motivasi belajar berhitung siswa kelas IV SD. Dalam penelitian ini, dilalsanakan uji ahli dan uji lapangan. Uji lapangan bertujuan untuk mengetahuvi aliditas dan reliabilitas inventori yang telah disusun.U ji validitas rn.nggUoafunru musP rodzct Momentd an uji reliabiliAs menggunakanrw tts Alpha. Untrli mengetahui keefektifan teknik behavioral untuk msningkatkan motivasi belajar berhitung siswa kelas IV SD digunakan analisis l4/ilcoxon Signed Rank Test WinD Hasil perhitungand enganm enggunakana nalisis WilcoxonS ignedR ank Test yangb ertujuan-untuukn tukm engetahudi ua kondisi,k ondisi sebelumt reatmentd zn iesudah tbatuent. Dari hasil analisis data yaitu beda antara sesudah dan sebelum treatment diperoleh sebesar I pada signifikansi ( I > 0,05). Dengan demikian hipotesisy angd iajukand alamp enelitianin i ditolak' Hipotesidsi tolakm enunjukkabna hwate knikb ehavioraklu range fektifu ntuk meningkatkmano tivasbi elajarb erhitungs iswak elasI V SD.K urange fektifyate knik ini dikarenakabne beraphaa l, diantaranyyaa itu:a ) situasdi ank ondisip elaksanaan teknikb ehaviorayl ang kurang tepat, b) kemampuans iswa utamanyad alam penguasapaenr kaliand anp embagiand an ini terkaitd engank eterbatasasna ranad an prasatanyaa ngd imiliki siswa,c ) pengidentifikasiakna rakteristiks isway angt idak secarma enyelurudtt), penyampaiatunj uanp engajarayna ngh anyas ecarali sant idak ditulisd i papantu lis, ej pemberianto kenr einforcery angk urangt epatu tamanypaa da saatp enukaanto ken denganb ack-upr einfocer,d an f) jumlah sampeal taus ubyek p' eneiitiayna ogt erlaluk ecil sehinggan ilai rank yangd iperolenk egit'. . geidas-artahna sil penelitiani ni, dapatd isarankana gard ilalarkanp enelitian lebihl a-njumt, isalnyate kttikb "huuioraul ntukm eningkatkamn otivasbi elajarI PS' buf* "pr"gg,-.- teknik behavioral utatnanya tindakan ipsajaran perlu Aiperftutitun-fruf-hyaanl g mempengaruhmi otivasib elajars prya,{ ianjalanyay aitu: mbtiuasiin strinsik,w at

Pengukuran kadar zat pewarna nata de coco warna merah dengan metode penginderaan laser He-ne oleh Endang Puji Rahayu

 

Zat pewarna banyak digunakan di masyarakat dalam beberapa produk makanan dan minuman diantarJnya pada produk nata de coco yang ai1'*t outu* kemasanc up/gelasp. emerintahm elaiui menterik esehatante lah *",i"tuitun r.uou. bahan-pewarnyaa ng terkandungd alam produk minumarrs e.lenls-n-ata--'oe yaitu 70 ms{I, {au 70 ppm. Akan tetapi ke(yataannyab anyal proousenn actao dceo coco yang tidak mematuhinyad engant idak-mencantumkanje nis pewama dan jumlah kadarp ewarnanyau- ntuk itu perlu dilakukanp "oriti#p"-ffi*L ua* pewarnad- alam produk y-ta de coco. Tuiuan dari penelitiani ni:Jurur, *t"t mengetahui produk-produk nata de co"o y-g menyimpang dari aturan pemerintahte rsebut. sampel yang digunakan daram penelitian ini diperoreh dari pasar dan toko yanga t di masyarakayt ang merknyaa ntarar ain Mitra, Borobuduri* cir-ry Penelitian ini dilakukan di raboratorium Fisika Modem rurusan Fisika universitas Negeri Malang, dari bulan Mei sampai Juni 2003. n**g* penelitian yang digunakan percobaantu rbidimeter.A nafrfiastirs haseitls pneenreimliteiann-m A leant gygaunnga dkiagnu nakanlLtun .o program kompuer excel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semwl pro

Perbedaan prestasi belajar biologi antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestik siswa kelas II SMU Negeri 2 Malang oleh Emilia Rustian

 

Beberapas trategip embelajarand irancango leh pengajard alamr angka meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun sebaik apapun suafu rancangan pembelajarant,i dak akan berhasild engano ptimal apabilat idak memperhatikan karakteristiks isway ang berbeda,d alam hal ini adalahg ayab elajar.A da tiga jenis gaya belajar, yaitu: visual, auditorial, dan kinestetik yang setiap siswa memiliki kecenderungany ang kuat pada salah satu gaya belajar walaupun dimungkinkan untuk memiliki lebih dari satu gaya belajar. Dengan mengetahui gayabelajar siswa maka guru dapat dengan mudah menyampaikan informasi dan siswapun dapat menenma informasi dengan mudah yang nantinya akan meningkatkan prestasi belajar mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan prestasi belajar biologi antara siswa yang bergaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Penelitiani ni termasukp enelitiane x-po.sfat clo atauk ausalk omparatif.P opulasiy ang digunakan adalah siswa kelas Il SMU Negeri 2 Malang. Sampel yang digunakan sebanyakd uak elasd enganju mlah siswa7 8 orang. Fengelornpokans iswab erdasarkang ayab elajamyad ilakukand engan pemberiana ngkety ang dirujuk dari buku QuantumT eaching,s edangkand atap restasi belajard iperolehd ari tes akhr semestery ang telah dibuat oleh Departemen PendidikanN asional,t ingkat daerah.B erdasarkanp erhitungana ngket,d iperoleh pengelompokang ayab elajar sisway aitu: 48 siswa bergayab elajarv isual, 15 siswa b"tgayabelajar auditorial, dan 15 siswab ergayab elajark inestetik.B erdasarkanu ji hipotesisy ang dilakukan denganm enggunakanu ji Anova dapatd isimpulkanb ahwa adap erbedaanp restasib elajarb iologi antaras iswa yangbergayab elajarv isual, auditorial. dan kinestetik.

Hubungan anatara bimbingan orang tua dan motivasi belajar dengan prestasi belajar biologi siswa kelas II semester II SLTP Negeri I Pare Kediri tahun ajaran 2002/2003 oleh Febriyani Purwaningtyas

 

ABSTRAK PurwaningtyasF, ebryani. 2003 Hubungan antara Bimbingan Orang 'l'ua dan Motivasi Belajar denganP restasiB elajar Biologi SiswaK elasI I SemesteIrI SLTPN egeriI Pare Kediri TahunA jaran 2002/2003S. kripsi,J urusanB iologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (l) Drs. Soewolo, M. Pd, (2)Dra. SusnyatMi ahanal,M . Pd Katak unci:BimbinganO rangT ua,M otivasi,d anP restasBi elajar. Pendidikand alam keluargam erupakanfo ndasia tau dasaru ntuk pendidikan selanjutnyaK. eluargam erupakans uatut empatt erbaik untuk memulai pendidikan.D i sinilah kesempatanp ertamay ang dimanfaatkana nak untuk mengembangkabna kat dan kreativitas mereka. Prestasi seorang siswa banyak dipengaruhi oleh beberapa faklor antara lain bimbingan orang tua dan motivasi belajar. Tujuanp enelitiani ni adalahs ebagabi erikut:(l) mengetahuhi ubungana ntara bimbingan orang tua dengan motivasi belajar siswa kelas II SLTP Negeri I Pare Kediri tahun ajaran2002l2003; (2) mengetahui hubungan antara bimbingan orang tua denganp restasbi elajarB iologi siswak elasn SLTPN egeriI PareK ediri tahuna jaran 200212003(3; ) mengetahuhi ubungana ntaram otivasib elajard enganp restasbi elajar Biologi siswa kelas II SLTP Negeri I Pare Kedin tahun ajaran 200212003(;4 ) mengetahui hubungan antara bimbingan orang tua dan motivasi belajar dengan prestasi belajar Biologi siswa kelas II SLTP Negeri I Pare Kediri tahun ajaran 2002t2003. Jenisp enelitiani ni adalahd eskriptifk orelasionalP. opulasid alamp enelitian ini adalah siswa kelas II semester Il SLTP Negeri I Pare Kediri tahun ajaran 200212003J. umlah populasi sebanyak2 51. Teknik pengambilans ampel secara randomS amplingJ. umlah sampelp enelitiana dalah6 3. lnstrumenp enelitiany ang digunakan untuk bimbingan orang tua dan motivasi belajar adalah kuesioner dan untuk prestasib elajar adalah studi dokumentasyi ang berupan ilai hasil ulangan umum Biologi semesteIrI . Teknik pengolahand ata denganm enggunakaann alisis korelasi product moment dan regresi ganda. Atasd asarp engujiante rhadaph ipotesism akah asilp enelitiand apatd isimpulkan sebagabi erikut:(l) adah ubungana ntarab imbingano rangt ua siswad enganm otivasi belajars iswak elasI I SLTPN egeriI PareK ediri tahuna jaran2 0021200d3e nganr: A,6a3,Q)a dah ubungana ntarab imbingano rangt ua siswad enganp restasbi elajar Biologi siswak elasI l SLTPN egeri I PareK ediri tahuna jaran2 00212003d enagnr : 0,962,(3)a dah ubungana ntaram otivasib elajard enganp restasbi elajarB iologi siswa kelasI I SLTPN egeriI PareK ediri tahuna jaran2 0021200d3e nganr: 0,582;(4)a da hubungana ntarab imbingano rangt ua danm otivasib elajar denganp restasbi elajar Biologi siswak elasI I SLTPN egeriI PareK edin tahuna jaran2 0021200d3e nganr : 0,973. Adapun sarany ang diajukan adalah :(1) pihak sekolahs eharusnyad apat menciptakan iklim sekolah yang sehat dan dapat meningkatkan layanan program bimbingan dan konseling di sekolahu ntuk membantum engembangkanp otensia nak didik seoptimalm ungkin;( 2) orangt ua hendaknyam ampum emberikanb imbingan yang baik bukan hanyas ekedarm enyerahkana nak pada lembagap endidikank arena bimbingan yang baik dan motivasi yang ada pada diri seorang siswa tidak dapat dipisahkan dengan prestasi yang diharapkan; (3) anak didik sebaiknya mampu meningkatkan motivasi belajar yang ada dalam dirinya sendiri untuk mencapai prestasyi angd iharapkan. ii

Gaya bahasa dalam terjemahan syair Diwan Syafi'i oleh Amien Wangsilaja dan Mahbub Jamaluddin oleh Ahmad Fadilahtur Rahman

 

setiap manusia pasti mempunyai gaya tutur yang berbeda dan bersifat ktras, begitujuga dengan paparan bahasa syair. Syair yang diungkapkan penyair yatrg satu dengan yarrg lain,juga mempunyai gaya bahasa yang berbeda' ierjemahan syair Diwan Syaf i oleh Amien Wangsiklaja dan Mahbub Jamaluddin mempunyai gaya bahasa yang bersifat khas. Hal inilah yang melatarbelakangi-penelitiinain. Tujuanp enelitianin i untukm emperolehd eskripsi tentang( l) gayau ihasap €rbandinga(na ntitesiss, imile,d iln personifikasi)(,2 ) gayab ahasap ertentangan(h iperbotad an litotes)' (3) gayab ahasap ertautgn (eiotcsisa taup ertanyaanre toris),( 4) gayab ahusap crulangan(r cpcti,si)S. ebapi pendukungt ujuan penelitiani ni, diuraikanlaht eori-teori berkenaand engang aya bahasate rsebut. Penelitiani ni dilakukan denganm enggunakanp endekatank ualitatif. Untuk menjawabk e tujuh permasalahanp eneliti menetapkand atab erupap aparan bahasas yair yang mengandungg ayab ahasat ersebut.D ata dikumpulkand engn carap eneliti membacam, emberi kode sesuaik andungang ayab ahasak, emudian mengelompokkasne suadi enganp crmasalahayna ngd irumuskanP. eneliti merupakanin strumenk unci dalamp enelitianin i denganb antuanta bel:( I ) pengumpuladna tad an( 2) analisisg ayab ahasa. Dari hasilp enelitianin i ditemukang ayab ahasaa ntitesiss ebanyak2 5 data (3|%),gayab ahasare petisli0 data( 12,5%)g, ayab ahasali totes3 data( 3'8%)' gayab ahasaE rotesis5 dxta(6,3Yo)g. ayab ahasah iperbola 12 data(15%)' gaya bahasas imile I 3 data( 16%),d ang ayab ahasap ersonifki asi I 2 data( l 5%)' Gaya bahasa antitesis merupalon gaya bahasa terbanyak digunakan oleh penyair. Hal ini dipengaruhoi leh isi dari syairt crjemahanD iwan Syaf i yangb anyakb erisi tentangn asihat-nasihayat ngm empertentangkaann taran olrna-norrnak hlak dengank enyataan.P enyaird alam mengungkapkang ayab ahasaa ntitesisa dad ua cara yaitu dengan kata-kata dan kclompok kata yang mempunyai perbedaan makna. Jadi, dapat disimpulkan bahwa gaya bahasa antitesis banyak dipergunakan dalam nasihat-nasihat. Gayab ahasar epetisi digunakanu ntuk menegaskans uatum aksud.G aya bahasali totes digunakanu ntuk maksudm erendahkand iri. Gayab ahasae rotesis ataup ertanyaanre torik digunakanu ntuk memperkuapt engaruha rgumen.G aya bahasah iperbolad igunakanu ntuk mernbesar-besarkasnu atuh al. Gayab ahasa simile digunakanu ntuk menyamakans esuatud engany ang lain, dan ditandai denganL ,atas ama,s epetti, mirip, seolah-oloh,d an serupa.G ayab ahasa personifikasid igunakanu ntuk memberikans uasanain dah dan hidup' lll

Karakteristik penggunaan bahasa puisi remaja di tabloid gaul oleh Rahmi Yulianti

 

Rernajas eringm eluapkane mosi, pikiran dan perasaaannyma elalui tulisan. Lebihd alaml agi, kepekaanp erasaanm erekajuga diungkapkand alam bentuk karya sastrab,a ik berupac erpenm aupunp uisi. Puisi bagi remajaa dalahm edia yang paling tepaut ntuk mengungkapkans egalab entuk curahanp eras€uudla n pikiran. Oleh karena itulah,d i setiape disi, Tabloid Gaul sebagabi ahanb acaany ang dikhususkanb agi remajam enyediakanru brik khususu ntuk memberi wadahb agi remajay ang gemar berpuisiP. enelitiani ni akan menguraikank arakteristikp enggunaanb ahasad alam puisi remaja. Sesuai dengan tujuan tersebut, masalah yang diteliti dalam penelitian ini rneliputpi emakaiand iksi dang ayab ahaia. Penelitianin i rnenggunakarna ncangank ualitatif. Datap enelitianin i berupa paparanke bahasaayna ng berkaitand engand iksi dan gaya bahasay ang bersumber dari puisi-puisi remaja yang ada di Tabloid Gaul edisi 15-19 tahun Il, April-Mei 2003.D alarnm engurnpulkand ata,p eneliti membacad enganc ermat puisi-puisi yang adaJ. ikad alams atup uisi dicurigait erdapamt inimald uaj enis diksi dan gayab ahasa, makap uisit ersebudt ijadikans umberd ata.P engumpuland atad ilakukano lehp eneliti dibantud engani nstrument ambahanb erupat able penjaringd ata.D alam menganalisis digunakanla ngkah-langkah(:l ) penyeleksian(, 2) pengkodean(, 3) pengklasifikasian, (4) penginterpretasiand,a n (5) penyimpulan. Berdasarkanh asil analisisd ata,d isimpulkanb ahwad alam puisi remajad i TabloidG aul penggunaand iksi yang dominan adalahd iksi konotatif, dengant ujuan penggunaaunn tuk memperhalusm aupunm empertegasu ngkapan.D iksi konl

Persepsi dan partisipasi masyarakat nelayan dalam bidang pendidikan formal di desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo oleh Mis Endang Sutin

 

ABSTRAK Sutin, Mis Endang. 2002. Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Nelayan dalarn Bidang t eiaiaifan Formal di Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumherusilt KabupatenP robolinggo.s kripsi, JurusanP endidikanS ejarahF, akultasS astra UnivirsitasN egeri[ A"t"ng. Pembimbing: (1) Drs. KasimanuddinIs main,( 2) Drs. Slamet Sujud P.J, M. Hum. Kata Kunci : PersepsMi asyarakaNt elayan,P artisipasMi asyarakaNt elayan, Pendidikan Formal Padah akekatnyap endidikand alam aspek-aspekte rtentu merupakans osialisasi yangb erfungsim emeliharak eutuhand an kelanjutanh idup masyarakatnyaF. enomena i,*i *i"ai di Desa Gili Ketapang Yaitu masyarakat kurang peduli terhadap p"niiaidn formal sehinggam asyarakast edikit yang menyekolahkaann ak-anaknya, 'meskipun mereka tergolong orang mampu dari segi ekonomi. Masyarakat Gili Ketapangm ernilih menyekolahkana nak-anaknyad i Madrasahd ari pada di Sekolah Dasar. ialaupun mereka disekolahkan di Sekolah Dasar kebanyakan hanya sampai kelas tiga, r.Ltutr itu mereka di pondokkand i Pondok Pesantreny ang ada di Pulau Gili KeLpang atau di kobolinggo. Masyarakat Gili Ketapang mempunyai kebiasaan menikahkana nak-anaknyad i usia muda. Penelitian ini merumuskan masalah sebagai berikut (1) Bagaimanakah kehidupan sosial budaya masyarakat nelayan di Gili Ketapang?, (2) Bagaimanakah p.rr"prl masyarakant lluy- Gili Ketapangd alam bidang pendidikanf ormal?,( 3) 'gugaiu,n"nkah partisipasi masyarakat nelayan Gili Keiapang dalam bidang p"i6amn formal?. Ldapun tujuan penelitian ini adalah : (1) mendeskipsikan lehidupan sosialb udayam asyarakant elayanG ili Ketapang,( 2) Menje]askanp ersepsi masyarakant elayanG iti fetapang dalamb idangp endidikanf o*1!, (3) Menjelaskan partisipasim asyarakant elayanG ili Keapang dalam bidangp endidikanf ormal. ' Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu-pmsedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif tertulis atau lisan, fakta dari latar alami sebagai sumber langsung dari peneliti sendiri' Landasan teori yang digunakan adalah orientasi teoritik fenomena yaitu melihat objek penelitian-datain satu kontek natural dan menghendaki bersatunya subjek peneliti i"ng^ subjek pendukung objek penelitian serta adanya keterlibatan subjek peneliti di iapangan r'*ls p"n-titian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskiptif yaitu menggambarkank ehidupan sosial budaya masyarakatn elayan Gili Keta'pHaanilg t erutamad alamb idangp endidikan. penelitianm enunjukkanb ahwam asyarakact iti !9tag1e_lebih memilih menyekolahian anak-anaknya di Madrasah dari pada di Sekolah Dasar. Hal ini disebabkan masyarakat yang mempunyai persepsi yang kurang baik terhadap pendidikand i SelolahD asar.-Merekam engatakanilm u pengetahuayna ngd iperoleh di SekolahD asart idak akand i bawak e akheratt etapik alau pendidikand i Madrasah ;;;;;;r-p"i akheratp. ersepsyi angs alahi tu dilatarbelakangoil ehb eberapafa ktor *Jo r"i" yuitu , ltl ranor psitis, misyarakatp ernahm engalampi endidikany angd i masala lu metibatkanu nrui k"k".usand an masyarakattid ak ingin pcngalanraintu dialami oleh anaknya;( z) iaLtor fungsional, masyarakatl ebih m.enitikberatkanp ada ;G;;;b"b oenganb et

Studi komparasi tingkat pendidikan anak antara akseptor KB dan non Akseptor KB di Desa Bangkes Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan oleh Achmad Zaini

 

ABSTRAK Zaini,A chmad.2 003,StudKi omparasiT ingkatP endidikanA nak ontora AkseptorK B dan non Alcseptor KB di Desq Bangkes Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan..SkripsJi unrsanPendidikanG eografi Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuaAnl am,UniversitaNs egeriM alang.Pembimbing ( 1) .Drs.Budijanto,pembimbi(n tg I) Drs.M arhadiS lametK istiyanto,MS. i' Kata-KataK unci: TingkatP endidikanA nak,AkseptoKr B,Non AkseptorK B. Salah satu tujuan dari sistem Pendidikan Nasional adalah usaha untuk mencerdaskank ehidupan bangsa .dan mengengembangkanm anusia lndonesia seutuhnya,yanbge rbudi pekerti luhur,memiliki pengetahuand an ketrampilan,serta mempunyai rasa tanggung jawab guna membawa generasi muda dalam suatu lingkunganke tarabp erkembanganya ng lebih tinggi PendidikanA nak dalams uatuk eluargat idak mungkina kant erpenuhi,apabila dalam satu keluarga jumlah anggota keluarga besar,artinya kemungkinan menyekolahkan akk e tingkaty angl ebih tinggi itu rendah,sebaliknyaap abilad aiam satuk eluargaju mlah anggotak eluargak ecil,kemungkinanm enyekolahkaann akk e tingkayt angl ebih tinggi akant erpenuhi. Masalah kependudukany ang dihadapi oleh BangsaI ndonesiaa dalah jumlahP enduduky ang banyak,pertambahapne nduduky ang cepats ertap enyebaran penduduky ang tidak seimbanga ntara pulau yang satu dan pulau lainya, maka pro$amK B menjadis olusi pemerintahy ang secarala ngsunga kan mengatujra rak kelahirana nak. Populasdi an sampled alamp enelitiani ni adalahp arai bu rurnaht anggay ang adad i DesaB angkesK ecamatanK adur KabupatenP amekasan,baeyka ng Akseptor KB maupunn on Akseptor KB.sedangkanp engambilans ampelnyad enganc ara random samplings ecaras ederhana.Jumlasha mpeld alam penelitiani ni berjumlah 100o rangy angt erdirid ari 6l nonA kseptoKr B dan3 9 AkseptoKr B. Penelitianin i bersifadt eskriptif,yanbge rtuluanu ntukm engetahupie rbedaan tingkat pendidikan anak antara akseptor KB dan non akseptor KB.dalam pengumpulan datanya peneliti menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi,dalapmen golahadna tau renggunakatn-T estd anp ersentase. Dari hasil analisis data dalam penelitian ini didapatkan suatu kesimpulan bahwa":A daP erbedaayna ngs ignifikanTingkaPt endidikanA nak antaraA kseptorK B dann onA kseptoKr B di DesaB angkesK ecamatanK adur KabupatenP amekasan.

The effectiveness of collaborative strategic reading (CSR) on the reading comprehension achievement of the fourth semester students of PGSD IAILM Suryalaya-West Java / Fitri Annisa

 

Thesis. English Language Education. Graduate Program of State University of Malang. Advisors: (I) Dr. Monica Djoehana D.Oka, M.A. (II) Prof. Dr. Michael Soenardi Djiwandono. Key words: effective, collaborative strategic reading (CSR), reading comprehension, conventional teaching reading activities This study was conducted to investigate whether the students who are taught using collaborative strategic reading (CSR) score significantly better in reading comprehension achievement than those who are taught using conventional teaching reading activities. The problem of the study is “Do students who are taught using collaborative strategic reading (CSR) score significantly better in reading comprehension achievement than those who are taught using conventional teaching reading activities?” as tentative answer to problem stated above, the hypothesis for this study stated a null hypothesis (Ho). The null hypothesis was formulated as follows: “Students who are taught by collaborative strategic reading (CSR) do not score significantly better in reading comprehension achievement than those who are taught using conventional teaching reading activities”. The design of the study was quasi-experimental with non-randomized pretest-posttest control group. The samples of this study were taken from the population of the fourth semester students of PGSD (Primary Teacher Training Programme), Institute for Islamic Studies “Latifah Mubarrokiyah” Suryalaya in the 2009/2010 academic year. The population was relatively large; there were three classes; class A was 30 students, class B was 26 students and class C was 32 students. In the present study, the cluster random sampling technique was done since the population was too large. The cluster random sampling in the study was taken by using lottery. The lottery was done toward the three groups of the population. Hence, basically, each of the groups had the same possibility to be the sample of the research and the result of lottery showed that class B was chosen as the experimental group and class A as the control group. In collecting data, the instrument was in the form of short answer test which covered the subject of matter of reading comprehension. Both of the experimental and control groups were given pretest; the experimental group was, then, taught reading comprehension using collaborative strategic reading (CSR) .Meanwhile, control group was taught with conventional teaching reading activities. After that, both groups were given a posttest, which was also used as the pretest. The data gained through pretest and posttest were analyzed statistically by using independent t-test. T-test analysis in pretest reveal that t-value for df 54 is 3.180 is greater than t-table (2.0105) at the level of significance of 0.05 for a two tailed test (t-value: 3.180 > t-table: 2.0105). This indicates that the subjects of experimental and control groups have significantly different before the experiment in their pretest scores of reading comprehension test. Based on the statistical computation for posttest using independent t-test, it is reveal that t-value for df 54 is 3.466 is greater than t-table (2.0105) at the significance of 0.05 for a two tailed test (t-value: 3.466 > t-table: 2.0105). This indicates that there is a significant difference means scores between students who are taught using collaborative strategic reading (CSR) and those who are taught using conventional teaching reading activities. Based on the result of research findings, it can be concluded that collaborative strategic reading (CSR) given to the experimental group is proved to be effective in increasing students` reading comprehension achievement. Thus, it is suggested that English teacher/ instructor utilize collaborative strategic reading (CSR) in the teaching of reading comprehension. Besides, for future study it is suggested to use other instrument such as questionnaire and interview to get the data on students` responses toward the implementation of collaborative strategic reading (CSR), the experiment study related to collaborative strategic reading (CSR) can be conducted to different academic levels of students , for example students of junior high school. Moreover, the findings of this research had provided the basis for future research in the same area.

Writing I syllabus of English language education program at State Institute of Islamic Studies Sulthan Thaha Saifuddin Jambi / Monalisa

 

Thesis. Graduate Program in English Langauge Education, the State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Nur Mukminatien, M. Pd. (II) Prof. Ali Saukah, M.A., Ph.D. ABSTRACT Key words: Writing, Syllabus, Instructional material. Since each component of the present Writing I syllabus used by English Language Education Program at State Institute of Islamic Studies Sulthan Thaha Saifuddin Jambi is considered less related to each other and not easily interpreted, it is necessary to provide a precise guideline for this course. The result of a preliminary survey in this program shows that the syllabus is not revised yet; the teacher only follows the guideline available in the writing coursebook entitled Writing Academic English. It can be noted further that this guideline is not sufficient to meet the needs of novice writers because most academic writing is expository in nature that is suitable for intermediate to advanced students. Therefore, a need for designing a syllabus and some instructional materials that are appropriate for the teaching of Writing I course for second semester students of English Language Education Program at this institution is inevitable. The Research and Development (R&D) procedure is employed in this study. The model used for designing the syllabus and developing some instructional materials follow Yalden’s model known as Language Program Development (1987) with a bit modification. It covers nine stages: (1) need survey, (2) description of the purpose, (3) selection of syllabus type, (4) production of proto-syllabus, (5) production of pedagogical syllabus and instructional materials for five meetings, (6) expert validation, (7) field testing, (8) revision, and (9) final product. The developed syllabus which is designed to have skills in writing through process writing is categorized as skills and process syllabus because this type of syllabus emphasizes on organizing writing course around skills and process such as generating ideas, organizing ideas, and revising. The skills to master in Writing I are the abilities to create sentences, and composing narrative and descriptive paragraphs. The topics to cover are the types of sentences and the organization of paragraphs, and narrative and descriptive paragraphs. The grammar to follow is the differences between phrases, clauses, and sentences, and the mechanics involved are on the punctuation and capitalization. The developed syllabus then was validated by an expert and tried-out to see its effectiveness. Later, the syllabus was used as the basis to develop instructional materials for five meetings. The materials were also validated by another expert and tried-out. Based on the suggestions from the expert and the result of try-out, the materials were revised. Therefore, the final products of this study are a Writing I syllabus and the instructional materials for five meetings. The syllabus also provides five models of lesson plan. Both syllabus and instructional materials have been empirically tested in the try-out stage. Therefore, it will be easy for the users to make the other lesson plans and instructional materials by referring to those models. Both products can optimally achieve their better quality when they are supported with more time and resources as well as by more people.

Studi tentang pengaruh latar belakang sosial ekonomi dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar siswa di Madrasah Aliyah "Sunan Bonang" Parengan Tuban oleh Mohamad Sahlan

 

ABSTRAK SahlaMn,o hamad2. 003.S tudit entangP engaruhL atar BelakangS osialE konomi Llan l)erhatian Orang tua !'erhadap Prestasi Belajar Siswa di MA. SunanB onangP arengun! 'uban.J urusanPendidikaEnk onomi KoperasiP. rogramS tudiE konomiK operasiU. niversitasN egeri MalangP. embimbinIg: Prof.D r JGN irbito,M .Pd.,P embimbnIgI: Drs.S ugengH adiU tomo,M .Ec. IGtaK unci: Latarb elakangs osiale konomi,P erhatianP, restasi. Pendidikanm erupakanh al yangs angapt entingd alamk ehidupanP. endidikan berlangsusnegu murh idupd ilaksanakadni lingkungank eluargam, asyarakadt,a n sekolahD.a lamu saham eningkatkanm utup endidikand iperlukans aranap rasana yangm emadai. Suatuk enyataadna larnd uniap endidikabna hwat ujuany angd iinginkanti dak dapadti capasi ecaram enyeluruhd, alama rti subyekp endidikany aitu siswad alam suatsue kolahU. ntuk mencapasi uatut ujuand iperlukana danyas aranab elajary ang memaduani tukm encapapi restasbi elajarb agi siswa.P emenuhasna ranab elajar sangatet rgantungd ari keadaans osiale konomid anp erhatiano rangt ua terhadap belajarrn erekaB, agi sisrvay angk uranga taut idak terpenuhai kana danyas arana belajadra np erhatiano rangt ua,m akap restasmi erekaa kanm engalaminh ambatan. Untukm engungkapkaisni tersebupt enelitianin i merumuskamn asalah sebagbaei rikut(: l) Bagaimanlaa tarb elakangso siael konomoi rangt uas iswa MadrasaAhli yah ParenganT uban;( 2) Bagaimanap erhatiano rangt ua dalamk aitan padasa ranab elajars iswaM A. SunanB onangP arenganT uban;( 3) Bagaimana prestabsei lajars iswad i MA. SunanB onangP arenganT uban;( 4) Bagaimana pengarulaht arb elakangs osiale konomio rangt ua terhadapp restasbi elajars iswaM A SunaBno nangP arenganT uban. Populasdi ari penelitianin i berjumlah2 46 siswas edangs ampeyl ang digunaka5n0 o/od af,p opulaspi erjumlah1 23s iswas edangkatne knik analisad atanya menggunaksatna tistikd eskriptifu ntukm enggambarkalant arb elakangs osial ekonomdia np erhatiano rangt ua sertaa nalisisr egresig anda. Hasilp enelitiana dalah(: I ) Latarb elakangs osiale konomio rangt ua meliputi: 50s iswam empunyalia tarb elakangs osiale konomit inggi (40,65%),43s iswa mempunylaait arb elakangs osiale konomrs edang(3 4,95o/od)a n3 0 siswam empunyai latabr elakangs osiale konomir endah( 24,39%):( 2) Perhatiano rangt ua meliputi: 15 siswam empunyapi erhatians angatti nggi (12.200/o),2s0i swam empunyapi erhatian tingg(i1 6.26%)4, 8 siswam empunyapi erhatians edang(3 9.02%)d an4 0 siswa mempunypaei rhatianre ndah( 32.52%);( 3) Prestasbi elajarm eliputi:8 5 siswa mempunyparie stasbi elajarb aik( 69.10%)3, 8 siswam empunyapir estasbi elajar cukubpa ik( 30.90%). IV

Peranan media slide dalam pelatihan di Balai Latihan Instruktur dan pengembangan pertanian Singosari Malang oleh Ach. Fauzi Effendy

 

mMydmaiaeeenlddnagiiyamaa pakS s iiejna lilikmisdndate edbrmnu, mie tkakeletaetulerijmtraurip i pra pemaameldnakelpia ta liBuithnpihaaa.u;annlatani i.ln ia.p PLs \estaerrauntaitkehuntlam uaitnirnea,i m ndntisii ennatdig np iatreaakkm thsa bl'naiede m*feli ase,ij mea[p"nr*u"asina,niny gt ,rap"iaa.n*supi"g" *m. dtpu*a_i*rp,p *ra .rLatd mie"im ne.hoa "inay.bfa saatnaitogatkeM nda s inaemu ysbniaaaltinl,kgakgiahi ppmeeellaldlhtiiaahPs nalei,nd kneee mdliatainam ndhp eausmaknbrm iapettadifnii na yi a sbnlideger td,u-ikajuelaammnma i medpnaudlaaemnsin k msiptersumikkataunnrf :app aeetlrakaatnihnama nmne ,d etiindagi asks laildtid eee fid dsaaiellaanmsmi nAen'anlgifgsMa dematotbadaleark naygpanden irggau nndaaingk,ua knnaa argad katleardh updlea*r ns eknipmteaansmdeee lpintuiaganan n m imneie ndgaiagd uasnllaiadhke a dndse uasblkaynmepk tpp ife enlaetyrihiatainangn, SdT p.l"tihanp, esertpae latihadna nl embaiap "iltr;1il-gLp-p"n-ion Singosari Malang. ---e- rv'Et"rw' rsrr.. ' nsBpcecllcnnPajy-erPeamsPHeb isebarattarsaeraaatinmlan nnpinaaage aintn knni.smH eedt a tlaa5ei rtllaldia ,a7 iimninan5s d bio tsirekhlutdiene dkattretaubnu hkuwr -ud gh daiaai eb wlmanaaaghmbnaawa crnraipa n p merryeart7aaesa t7esdtai,irihi Sadt-aa ao%sp nnllaei .d smhteaea etbdnrnhai mgiognauaa,t tniamu mfs a:ivukea uentdkrmpiraaguan mdmd kaioepflrmnauoymaruaenn pidh iitea kalyanaams tmi pih eaaaylanntaerc dnu.aiigi ldn ..yrt itu dirunjang. oreii kemami"* -i*o"tt* mfuejunaynsae jibkeasnan8ry5 Daoa.l 0ra. m pelatihan,m edia sride memiliki tindgaklaamt . nmrie#mi propdeunkcsai pdaaiann lydpcaaobrndpg.uti p epkeKresbremisma notaeadnnysdailfa.i laaanyas gatlma indngaen dm.y iwkhapuaa urdlm aaanuepgpmi a oupdpnrato rilmedamuhakk lb uskaisri argeenarnttg eaa trm e klrieasnmieitm dmbinaaeygnmaay p maildei keariamn plaailr ptiokaeiyn nfe kogkoteotlmoegrkrbs asaaif n,mmrsg epeabadpnaiir 6 aog dasuuial nidklaiestt,i upaya untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah bekerja sama dengan lembaga atauin dividu yang mampum emproduksim edia slide. saran yang dapat diberikan antara lain lembaga harus menyediakan dana pengembangamne dia,m engirim beberapap ersonil ke lembagap elatihanf otografi untuk meningkatkakne mampuanm emproduksim edia slide dan menambahp eralatanf otografi yang memadai sehingga dapat meningkatkan produksi media slide serta meningkatkan kualitapse latihand i BllP-Pertanian.

Identifikasi kesulitan belajar siswa dalam mata pelajaran gambar dasar bangunan kelas X di SMK Negeri 6 Malang / Ratih Kristananegara

 

Kata Kunci : Identifikasi, Kesulitan Belajar, Gambar Dasar Bangunan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan siswa kelas X yang belum memiliki dasar dalam menggambar bangunan khususnya dalam hal memahami konsep dan penerapan konsep gambar dasar bangunan ke dalam kertas gambar. Siswa kelas X merupakan kelas baru dan peralihan dari SMP yang mulai beradaptasi dengan materi gambar dasar bangunan di sekolah kejuruan, sehingga dalam proses pembelajaran dapat mempengaruhi pemahaman, penguasaan materi dan perolehan hasil belajar siswa pada awal semester di kelas X. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor kesulitan siswa dalam memahami konsep menggambar dasar bangunan dan mengetahui faktor-faktor kesulitan siswa menerapkan/menuangkan konsep menggambar dasar bangunan ke dalam kertas gambar. Pemilihan identifikasi kesulitan belajar menggambar dasar bangunan dilakukan pada siswa SMK, khususnya pada semester satu. Dengan menentukan siswa kelas X sebagai sampel untuk menentukan kesulitan pada awal-awal sekolah di SMK, dengan menitik beratkan pada kajian mata pelajaran menggambar. Hal ini dikarenakan tidak adanya panduan menggambar dasar yang baku pada waktu mereka di SMP. Identifikasi kesulitan belajar pada siswa ini akan berpengaruh positif terhadap siswa maupun guru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam hal pemahaman konsep, siswa belum begitu paham tentang konsep menggambar dasar bangunan yang dijelaskan di dalam mata pelajaran menggambar. Begitu pula dalam hal penerapan konsep menggambar dasar bangunan, siswa banyak yang tidak paham cara menerapkan konsep menggambar dasar bangunan ke dalam kertas gambar. Untuk mengatasi kesulitan tersebut maka dalam hal pemahaman konsep, diperlukan model pembelajaran yang kontekstual sehingga pembelajaran akan lebih menarik dan siswa akan lebih mudah dalam memahami konsep dasar menggambar bangunan. Dalam hal penerapan konsep diperlukan media pembelajaran sebagai alat peraga untuk menyampaikan materi yang diajarkan. Alat perga tersebut dapat berupa gambar detail yang membuat siswa lebih memahami dan bisa menerapkannya ke dalam media gambar, berupa kertas gambar.

Penerapan pendekatan sains-teknologi-masyarakat untuk meningkatkan hasil belajar ilmu pengetahuan alam tentang hubungan kegiatan manusia dan ekosistem pada siswa kelas VI di SDN Ciptomulyo 2 / Sri Budyo Cahyono

 

Kata-kata kunci : Sains-Teknologi-Masyarakat (STM), Pembelajaran IPA SD Guru kurang menghubungkan antara ilmu pengetahuan yang dipelajari di kelas dengan fakta-fakta di lingkungan dalam proses pembelajaran siswa dalam mengaplikasi konsep dan memecahkan masalah yang terjadi di lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengaplikasi konsep. Pendekatan STM memberi peluang untuk mengembangkan kemampuan berfikir kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam memahami pengaruh tindakan manusia terhadap kerusakan lingkungan melalui penerapan pendekatan STM; meningkatkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan konsep. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian tindakan kelas bersiklus yang berkolaborasi dengan guru kelas VI berjumlah 43 anak. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, tes, dan dibantu dengan alat handycam dan camera digital. Selanjutnya data dianalisis dan dengan dilakukan sepanjang berlangsungnya penelitian. Hasil penelitian ini diperoleh temuan bahwa : (1) dengan pendekatan STM dapat merubah konsepsi siswa tentang pengaruh tindakan manusia terhadap keseimbangan lingkungan, dari tidak benar menjadi benar secara ilmiah; (2) terjadi pengembangan konsepsi siswa yang ditandai dengan perluasan jawaban siswa dari yang sederhana menjadi semakin lengkap; (3) meningkatkan kemampuan siswa dalam aplikasi konsep; (4) ada peningkatan dalam berfikir kritis siswa. Hal ini ditandai dengan berkembangnya ide-ide baru dalam pemecahan masalah. Penerapan hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STM dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap lingkungan, meningkatkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan konsep. Guru menyatakan tertarik untuk menerapkan pada materi pembelajaran yang lain, sedangkan siswa menyatakan senang dan lebih mudah memahami materi pelajaran.

Sistem kontrol jarak jauh dengan menggunakan sinyal DTMF oleh Ali Masrukan

 

Denganm emanfaatkanfu ngsi dari handyt alky sebaqaai lat komunikasi' gefomUanpge mUawara dio dititipi-gelombangs inyal audtoD wl To.ne Multiple "irriiiiy iontn. Dengapn" *uiautun t"tttotogrs invaDl- TMFi Tt:*M rancangasny stemp "rrgo,ittollututj auh d3nganm enggunakasnin yalD TMF' Tujuanp emncangaania ti niaOatatmt erancansgi stemp engo"ogl ju*k jauhy ang"dikenauutint J t"n sinyalD TMF' Sistemin i mengendalikaln0 saluran Jy- a'-n-eg beruprae laY. uetanismek erjad ari alati ni adalahs ebagabi erikut:P enggundl engan hnndyta lkynyam engirimkans inyalD TMF ke handyn lfoi. ryye-nry'.Detektor tilff #ru;akan bagiana laty angm enkonversnia dam ejadid ata_bineDr.e tektor OfW *"n*ma sinyal aaririfiJna"dy tatfu' Jikat ernyatas inyaly angd iterima LOi-"*put* kombinasni aday angs esuadi engank etentuaDn TMF' maka C.i"f,ro,O lrm mengeluarkatno Oi OataU iners esuadi engank ombinasi nada t"rr"Oo1p engirimans inyalD TMF dilakukan2 kali. Sinyalt ersebudt islnnan aatin torcnriemordi alam oentukd atab iner4 -bit. Datap ertamam enginstruksi multipleksesr,a luranm anav anga kal dikgntrol'D ata-kedra*T 9:19lPt *t l^rLtrt pada/tip-llospe ti eset.H asilk eluaradna nflip-Jlops etr eser.tn Oihur-*gi* t"t*gtul* transistosr ebagrs aklaru ntukm engendalikarne lay' Hasilp erancant* ti** p"ngo;ot*1*ok-jauh denganp eneontrola1n0 salurante lahs esuadi engantu juana wat.S istemin i menggunakahna n$t talky iHil puOup engontrodl * pudup eralatayna ngd ikontrol'

Perbedaan keanekaragaman Gastropoda dan Echinodermata serta pola asosiasinya di padang lamun (seagrass) Desa Suli dan Waai Kabupaten Maluku Tengah sebagai materi pembelajaran biologi laut / Sriyanti Imelda A. Salmanu

 

Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. A. D. Corebima, M. Pd., (II) Dr. agr. Mohamad Amin, S. Pd. M. Si. Kata Kunci: perbedaan, keanekaragaman, gastropoda, Echinodermata, padang lamun, desa Suli dan Waai, pembelajaran biologi laut. Penelitian ini dilakukan di daerah padang lamun perairan pantai desa Suli dan desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah pada bulan Januari sampai Februari 2010. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah untuk melihat gastropoda dan Echinodermata di daerah padang lamun desa Suli dan Waai, dan yang mau di uji adalah 1) perbedaan keanekaragaman, kemerataan, kekayaan dan kepadatan, 2) perbedaan keanekaragaman, kemerataan, kekayaan dan kepadatan pada middle intertidal zone, dan lower intertidal zone, 3) perbedaan interaksi pantai dan tingkatan zona terhadap keanekaragaman, kemerataan, kekayaan dan kepadatan, 4) pola asosiasi. Pengambilan sampel menggunakan metode transek. Hasil penelitian menunjukan bahwa, gastropoda yang ditemukan pada daerah padang lamun perairan pantai desa Suli adalah 2 ordo, 7 famili, 7 genus dan 13 spesies. Gastropoda yang ditemukan di padang lamun desa Waai terdiri dari 2 ordo, 6 famili, 6 genus dan 8 spesies. Hasil inventaris jenis-jenis Echinodermata yang ditemukan di desa Suli dan desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah terdiri dari 4 kelas, 5 ordo, 5 famili 6 genus dan 9 jenis. Dari hasil analisis nilai penting gastropoda pada daerah padang lamun perairan pantai desa Suli yang tertinggi dimiliki oleh spesis Nassarius (Plicarcularia) pullus, (Linne 1758), terendah dimiliki oleh Strombus gibberulus urceus (Linne, 1758) sedangkan untuk desa Waai ditemukan pada spesis Cipraea sp. Dari hasil analisis nilai penting Echinodermata pada daerah padang lamun perairan pantai desa Suli nilai penting tertinggi adalah spesies Ophiarthrum pictum, terendah adalah Holothuria axiologa, pada daerah padang lamun perairan pantai desa Waai nilai penting tertinggi adalah spesies Ophiarthrum pictum dan terendah dimiliki oleh Ophiarachna incrassate. Hasil analisis statistik untuk keanekaragaman gastropoda menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan, indeks keanekaragaman gastropoda pada tingkatan desa dan tingkatan zona, tetapi untuk interaksi antara jenis pantai dan zona tidak ada perbedaan yang signifikan. Keanekaragaman pada desa Suli lebih tinggi dari desa Waai, sedangkan untuk tingkatan zona, middle intertidal zone memiliki keanekaragaman lebih tinggi dari lower intertidal zone. Hasil analisis statistik untuk kemerataan gastropoda menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan indeks kemerataan gastropoda pada tingkatan desa, tetapi untuk tingkatan zona serta interaksi antara jenis pantai dan zona tidak ada perbedaan yang signifikan. Kemerataan tertinggi ditemukan pada daerah padang lamun desa Suli. Hasil analisis statistik untuk kekayaan gastropoda menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan indeks kekayaan gastropoda pada tingkatan desa dan tingkatan zona, tetapi untuk interaksi antara jenis pantai dan zona tidak ada perbedaan yang signifikan. Indeks kekayaan yang paling tinggi ditemukan pada desa Suli, sedangkan untuk zona indeks kekayaan yang tinggi dimiliki oleh lower intertidal zone. Hasil analisis statistik untuk kepadatan gastropoda menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan indeks kepadatan gastropoda pada tingkatan desa dan tingkatan zona, tetapi untuk interaksi antara jenis pantai dan tingkatan zona tidak ada perbedaan yang signifikan. Kepadatan yang tertinggi ditemukan pada desa Suli, sedangkan zona yang memiliki kepadatan tertinggi adalah middle intertidal zone. Hasil analisis statistik untuk keanekaragaman Echinodermata menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan indeks keanekaragaman Echinodermata pada tingkatan desa dan tingkatan zona, tetapi untuk interaksi antara pantai dan zona ada perbedaan yang signifikan. Perbedaan antara lower intertidal zone desa Suli dan Waai sebesar 27,66%. Sedangkan lower intertidal zone tidak terdapat perbedaan. Untuk middle intertidal zone desa Waai berbeda nyata dengan lower intertidal, perbedaannya sebesar 19,86%. Untuk desa Suli kedua zona juga memiliki perbedaan dan perbedaannya sebesar 19,69%. Hasil analisis statistik untuk kemerataan Echinodermata menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan indeks kemerataan Echinodermata pada variabel desa, tingkatan zona serta interaksi antara jenis pantai dan zona. Hasil analisis statistik untuk kekayaan Echinodermata menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan indeks kekayaan Echinodermata pada variabel desa, tetapi untuk tingkatan zona serta interaksi antara jenis pantai dan zona ada perbedaan yang signifikan. Kekayaan tertinggi ditemukan pada middle intertidal zone, sedangkan untuk interaksi pantai dan zona terdapat perbedaan yang signivikan anatara middle intertidal desa Waai dan lower intertidal desa Waai sebesar 41,03%. Hasil analisis statistik untuk kepadatan Echinodermata menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan indeks kepadatan Echinodermata pada variabel desa, tetapi untuk tingkatan zona serta interaksi antara jenis pantai dan zona ada perbedaan yang signifikan. Kepadatan tertinggi ditemukan pada lower intertidal zone. Untuk interaksi pantai dan zona, middle intertidal zone desa Waai berbeda nyata dengan desa Suli dan perbedaanya sebesar 26,70%. Pada middle intertidal zone dan lower intertidal zone desa Waai berbeda nyata dan perbedaanya sebesar 27,08%, untuk middle intertidal zone dan lower intertidal zone desa Suli juga berbeda nyata dan perbedaanya sebesar 36,33%. Asosiasi antara gastropoda dan Echinodermata di daerah padang lamun perairan pantai desa Suli dan desa Waai adalah positif. Daerah padang lamun desa Suli memiliki nilai ratio varians (VR) sebesar 3,80 dan daerah padang lamun desa Waai memiliki nilai ratio varians (VR) sebesar 2,55.

Hubungan antara konsep diri dengan pengungkapan diri dalam konseling siswa SMA Negeri 1 Sidayu Kabupaten Gresik / Indah Purmiyanti

 

Kata kunci: Konsep diri, pengungkapan diri dalam konseling Pengungkapan diri sangat penting dalam proses hubungan antara konselor dan konseli karena merupakan salah satu cara untuk dapat mengetahui dan memahami dengan tepat apa yang dialami seseorang dan juga untuk memberikan informasi tentang diri sendiri. Pemberian informasi tentang diri sangat diperlukan pada saat konseling karena merupakan komponen penting dalam konseling. Pada dasarnya, pengungkapan diri yang dilakukan konseli berguna untuk memberikan kesan terhadap diri dan meningkatkan kontrol orang lain yang berguna dalam pembentukan konsep diri konseli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran konsep diri siswa SMA Negeri 1 Sidayu Kabupaten Gresik, (2) Gambaran pengungkapan diri dalam konseling siswa SMA Negeri 1 Sidayu Kabupaten Gresik, (3) Hubungan antara konsep diri dan pengungkapan diri dalam konseling siswa SMA Negeri 1 Sidayu Kabupaten Gresik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah desktiptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI dan XII SMAN 1 Sidayu yang telah melakukan konseling sebanyak 110 orang. Sampel penelitian ini sejumlah 55 orang siswa, diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket konsep diri dan pengungkapan diri dalam konseling. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase dan korelasi product moment. Hasil penelitian yaitu: (1) Sebagian Siswa SMAN 1 Sidayu Kabupaten Gresik memiliki konsep diri rendah , (2) Siswa SMAN 1 Sidayu Kabupaten Gresik memiliki pengungkapan diri yang dalam, (3) Faktor pengalaman berinteraksi dengan lingkungan dan budaya sangat mempengaruhi pembentukan dan perubahan konsep diri dan pengungkapan diri dalam konseling, (4) Ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan pengungkapan diri dalam konseling. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar (1) Konselor memberikan layanan informasi tentang konsep diri dan cara mengembangkan, melalui konseling individual dan atau kelompok, dapat juga melalui permainan simulasi yang bertujuan untuk meningkatkan konsep diri siswa. Dapat juga menggunakan media film (misalnya film Happy Feet yang didalamnya menceritakan tentang konsep diri dan mengajarkan untuk menjadi diri sendiri) yang berisikan tentang konsep diri yang baik, sehingga dapat membantu siswa yang masih mempunyai konsep diri rendah, (2) Konselor hendaknya dapat menunjukkan kepada siswa bahwa konselor dapat dipercaya menjaga kerahasiaan dan menunjukkan keramahan kepada siswa agar mempunyai kesadaran untuk datang sendiri pada konselor, serta agar siswa dapat dengan rela mengungkapkan masalah yang sedang dihadapi baik masalah pribadi, keluarga maupun masalah keuangan, 3) Guru dapat turut berperan serta dalam proses pengembangan konsep diri dan pengungkapan diri dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih terbuka dalam mengungkapkan diri, pendapat dan gagasan siswa dengan menggunakan metode diskusi dan tanya jawab dalam pembelajaran di kelas, (4) Bagi peneliti yang tertarik dengan masalah konsep diri dan pengungkapan diri hendaknya menambahkan atau mengganti salah satu variabel dengan kebudayaan karena budaya merupakan faktor yang sangat penting dalam pembentukan konsep diri dan pengungkapan diri. Serta lebih memperluas populasi menjadi beberapa sekolah, yang nantinya peneliti akan mendapatkan hasil yang signifikan dari tiap sekolah. Hasil yang didapat nantinya akan menjadi masukan bagi konselor untuk merancang program layanan bimbingan konseling yang akan diberikan pada siswa.

Pengembangan media pemblajaran proses batik tulis dengan konsep multimedia interaktif (IMM) oleh Ardiansyah Rachmat Akbar

 

Pengembangamn erupakans ebuahk egiatanl anjutany ang bertujuanu ntukrneningkatkasnt andar.P enelitianp engembanganin i bertujuanu ntuk meningkatkankeefcktifanm edia pembelajran prosesb atik tulis dalamm emenuhif i.rngsrn],ase bagaimediap embelajarany ang komunikatif bagi remaje Pengembangainn i dilalcsanakanuntukm enptasi mamlahm inimnyaketersediaanm edia pembelqiaranb udayay angsesuabi agi remaja Konsepm ediap embelajaranyangd ikembangkana dalahm ulti mediainterabif yang dilengkapi dengan media pendukung. Multi media interaktif adalah media yang memiliki karakter dapatmengintegfasikaenl emeng rafis, teks, video, dan audio denganb aik. Karakteristik inidinilai dapatm eningkatkank efektifan sistematikap enyampaianm ateri prosesb atiktulis. Di sisi lain visualisasi media png interaktifjup dapat diolatr menjadi lebihmenarikbagir argets asarany aitu rernaja Batik tulis sebagai seni tradisi Indonesia perlu dilestarikan Proses batik tulis yangkomptets dan pnj,angmenrplon falrtoryang menyebablwl generasi muida mslas untd( mempetajarinyaD. engAnm engolahpenyampaianm aterip rosesb atik tul'ls dalamb €ntuk CDlnteraktif, dihanpkan mampu mengolah materi proses batik hrlis tensampaikandrrrtgwrsisternatdisa n menyananglan.K ondisi ini diharapkand apetm enggugahk embaliminat remaja dalam mempetajari tentang batik, khusrsnya batik tulis.

Peningkatan keterampilan membaca untuk menulis melalui metode proyek siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik tahun pelajaran 2009-2010 / Farida Sacta Agustini

 

Kata kunci: Keterampilan membaca, keterampilan menulis, metode proyek, buku kelas. Siswa Kelas III SD berada pada masa transisi, mereka berada pada posisi tingkat akhir di kelas bawah (1, 2, dan 3) dan harus menguasai secara tuntas kompetensi dalam membaca dan menulis permulaan, disamping itu berada pada posisi tingkat permulaan di kelas atas (4,5, dan 6) dan harus siap untuk membaca dan menulis lanjut pada jenjang pendidikan di SD. Permendiknas no. 24 tahun 2006 tentang Standar Isi Pembelajaran di SD, di kelas III semester 2 aspek membaca difokuskan membaca pemahaman dan aspek menulis difokuskan pada menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri dengan pemilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunan huruf kapital, ejaan, dan pemakaian tanda baca titik yang benar dan menulis puisi berdasarkan gambar. Hal kontradiktif yang terjadi pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Kabupaten Gresik terjadi ketika mereka menceritakan pengalaman mereka secara lisan berbeda dengan secara tertulis melatar belakangi guru sebagai peneliti untuk mengangkat masalah dalam tesis ini. Mereka bercanda dan bergurau menceritakan pengalamannya masing-masing tak mau ketinggalan dengan yang lain. Namun berbeda ketika mereka menceritakan pengalamannya secara tertulis. Hanya satu atau dua kalimat yang mereka tulis dengan baik dan benar. Sejalan dengan latar belakang masalah tersebut, masalah dalam studi ini adalah “Bagaimanahakah proses dan hasil meningkatkan keterampilan membaca untuk menulis melalui metode proyek pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik? Metodologi penelitian yang digunakan adalah PTK dengan guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 semester dengan 1 siklus besar yang terdiri dari 8 kali pertemuan (8 minggu). Dalam 1 siklus besar itu terdapat beberapa siklus kecil, dan direfleksikan pada tiap pertemuan. Selama penelitian, prosedur/langkah-langkah pembelajaran dilaksanakan dengan metode proyek untuk menghasilkan buku kelas yang berisi kumpulan karangan sederhana siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik. Adapun pembelajaran terdiri dari membaca pemahaman dengan 2 kali evaluasi dan mengarang sederhana berdasarkan gambar seri dengan 2 kali evaluasi. Membaca pemahaman merupakan langkah awal untuk mengarang atau mengembangkan paragraf, sedangkan mengarang berdasarkan gambar seri adalah tindak lanjut menghasilkan karangan sederhana yang lebih baik. Hasil penelitian peningkatan keterampilan membaca untuk menulis siswa kelas III SDN Balongpanggang Kabupaten Gresik menunjukkan hasil yang baik dan ada peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa dari 6,67 menjadi 7,64. Terjadi peningkatan prosentase keberhasilan aktivitas belajar siswa dari 72,65% menjadi 78,13%. Dan terjadi peningkatan prosentase keberhasilan aktivias guru yaitu dari 78,18% menjadi 83,60%. Peningkatan keterampilan membaca untuk menulis melalui metode proyek siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dikatakan BERHASIL. Berdasarkan hasil penelitian ini, kesimpulan yang dapat penulis sampaikan adalah: 1) proses pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan dengan baik dan ada peningkatan melalui langkah-langkah metode proyek yang meliputi; a. perencanaan, b. pelaksanaan, c. evaluasi, dan d. akumulasi/akhir. 2) hasil pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan dan terjadi peningkatan dari 6,67 menjadi 7,64 dengan pembelajaran menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri dengan menggunakan pilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunaan ejaan, huruf kapital, dan tanda baca titik. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat memberikan saran berikut: 1) untuk meningkatkan proses pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan melalui metode proyek dengan langkah-langkah yang meliputi; a. perencanaan, b. pelaksanaan, c. evaluasi, dan d. akumulasi/ akhir. Metode proyek dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia meskipun pada kelas rendah, karena siswa dapat terlibat lebih aktif, mereka terbiasa bekerja sama dalam kelompok, dan bertukar pendapat, dan dapat menyelesaikan tugas dari guru pada waktu yang telah ditentukan. 2) untuk meningkatkan hasil pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan dan ada peningkatan dengan (rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa, dan tes hasil belajar siswa) pada kompetensi menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri dengan pemilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunaan ejaan, huruf kapital, dan tanda baca titik.

Pemanfaatan media benda asli untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Ngepung I Patianrowo Kabupaten Nganjuk / Lilis Tri Sayekti

 

Kata kunci : Original Media Objects, Learning Outcomes, IPA SD Media is a learning tool that can facilitate students in understanding science concepts. Media use is absolutely necessary to achieve an optimal learning goals. Original piece of media is a learning tool that resembles the original shape but has a smaller size than its original form. The results showed that media use the original object can improve students' grade IV SDN Ngepung I Patianrowo Nganjuk. This proved the difference between the average value of the action on stage and the first cycle of 57.03 to 71.11, while on the second cycle shows the value of 92.59. Absorption of students achieving 24% to 72%. In addition, media use the original object has been shown to increase the liveliness of the students in learning, namely from 69% to 92%. From these results we can conclude that the use of original objects of media can improve learning outcomes and the activities of fourth grade students SDN Ngepung I Patianrowo district Nganjuk

Pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen Pizza Hut Malang / Yusup Apriyanto

 

Kata kunci: Kualitas Produk, Keputusan Pembelian, Pizza Hut. Banyaknya usaha di bidang restoran, menyebabkan persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Hal tersebut berdampak kepada pilihan konsumen yang beraneka ragam, dan menuntut setiap usaha untuk selalu unggul dengan kualitas produknya agar dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas produk dan keputusan pembelian konsumen serta pengaruh antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian di Pizza Hut Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian penjelasan atau explanatory, yakni menjelaskan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Metode yang digunakan adalah survey, yakni dengan mengambil sampel dari suatu populasi, kemudian diberi perlakuan dengan memberi angket.Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yakni kualitas produk berupa kinerja, konformasi, daya tahan, estetika, dan persepsi kualitas. Sedangkan variabel terikatnya adalah keputusan pembelian. Populasi penelitian ini adalah konsumen yang melakukan pembelian di Pizza Hut Malang. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik accidental, sedangkan jumlahnya ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin yakni berjumlah 100 responden. Instrumen penelitian ini adalah angket yang berisi pilihan jawaban yang telah disediakan (angket tertutup), dengan skala likert. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis data deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis deskriptif penelitian ini, menyatakan bahwa kinerja, estetika, dan daya tahan dapat dikategorikan baik, sedangkan konformasi, persepsi kualitas serta keputusan pembelian konsumen diketegorikan cukup. Dari hasil analisis regresi berganda diketahui bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen baik parsial, maupun secara simultan. Berdasarkan hasil tersebut diketahui pula, bahwa pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian yakni sebesar 70,1%, sedangkan 29,9% adalah faktor diluar kualitas produk yang tidak dibahas dalam penelitian. Adanya gambaran umum mengenai kualitas produk dan keputusan pembelian, yang lebih diperjelas dengan terdapatya pengaruh yang signifikan antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian, diharapkan memberi masukan bagi pengembangan restoran Pizza Hut dalam jangka panjang. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan agar mengkaji lebih dalam mengenai variabel lain diluar kualitas produk yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian di Pizza Hut Malang.

Kajian diksi dan lambang dalam kumpulan puisi mata mbeling karya Jeihan Sukmantoro oleh Sri Wahyuni

 

Puisi mbeling memiliki keunikant ersendirid alamp enggunaand iksi dan lambangK. umpulanp uisi mataM beling karya JeihanS ukmantorom erupakan ffi;;ffi;i;ii;s d'd alamnsvaar at?enrgyannc 9untn-9t5-Yl*iT }1sv uts berbeddae nganp enyairl ainnya,d ani ni merupakank euntkante rsenolnD agr nrnprf"t priiti tersibut.D idi danl ambangy angd igunakand alamk umpulanp uisi lrrr.but Uuf.unh anyas ekedaur ntukm engungkapkagna gasante rtentut etapij uga saradt enganm aknay angi ngin disampaikano lehp enyaimya' Berdasarkanu raiani i atas,p enelitiani ni bertujuanu ntuk membahasd an mengtaJkie unikand iksi danl ambangy angd igunakand alamk umpulanp uisiM ata irfU.Ti"il .ifrun. Sesuadi engantu iuan-tirseUumt, asalahy angd iteliti dalamp enelitian ini*"fiputi' (1) bagaimanu-k"unikuknu mpulanp uisiM ata MbelingJ eihand ilihat aari airu "tuu pititi.n tata yangd igunakan?(,2 )6agaimana-keunikkaunm pulanp uisi MataM belingi eihan dilihat dari lambangy angd igunakan? . penelitianin i menggunakarna ncanganp "nilitiun kualitatif.D atap enelitianin i berupap aparank ebahasaaliyangb erkaitand eogand iksi dan lambangy angterdapat auruin_riuirpurapnu isi Mata Mbiling Jeihan.J umlahp uisi yang terdapatd alam k;di;" puisit vtataM belingJ eihana dalah.40b uah,d anyangdijadikan.data ,*fi"v"r.'zr, pengambilank- e2 t puisi ini didasarkana sumsbi ahwap r:isi-puisi tersebutet lahm ewakilis eluruhd iksi danl ambangy angd igunakand alam-kumpulan ffi; M"d l,rlbetingJ eihan.p enelitianin i menggunakapne ndekatanhermeneutika denganin trumeno *u juitu pene-lifdi an dibantu dengant abel untuk pengumpulan autulr .r.nit p"ngu,oputuna at aitatut

Pengaturan putaran motor induksi satu fasa dengan voltage regulator / Mohamad Rofi'i

 

Kata Kunci: putaran, motor induksi satu fasa, voltage regulator. Motor kapasitor merupakan salah satu jenis motor induksi yang paling banyak digunakan dalam industri. Konstruksinya sederhana dengan daya kecil dan bekerja dengan tegangan suplai PLN 220 V, oleh karena itu menjadikan motor kapasitor ini banyak dipakai dalam industri. Persoalan yang dihadapi oleh motor kapasitor itu sendiri yaitu kecepatan putar motor yang konstan. Hal ini menyebabkan pemakaian daya yang besar untuk beban lebih, sehingga kurang efektif dan disamping itu apabila proses produksi di industri tersebut memerlukan kondisi yang stabil dari awal sampai akhir produksi, maka hal tersebut sangat tidak menguntungkan untuk proses produksi. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengaturan nilai tegangan input karena dinilai lebih mudah dibanding dengan metode pengaturan frekuensi input, alat pengendali yang digunakan mengatur nilai tegangan menggunakan komponen elektronika daya jenis Triac dan Diac. Dari hasil analisis pengujian tegangan input mulai 10 Volt - 180 Volt, pada saat 10 – 40 Volt motor kapasitor masih berhenti, pada saat tegangan input 50 Volt motor kapasitor mulai berputar dengan kecepatan 410 Rpm, pada saat tegangan input 60 – 150 Volt kenaikan kecepatan putar motor kapasitor sangat signifikan, kecepatan putar motor kapasitor pada saat 160 keatas mulai menunjukkan kecilnya perubahan kecepatan putar Kenaikan nilai tegangan input (dari tegangan yang diujikan) akan diikuti dengan kenaikan kecepatan putar motor induksi sehingga putaran motor kapasitor semakin cepat pula.

Sesi bantuan untuk meningkatkan hasil belajar materi integral pada mahasiswa Politeknik Negeri Malang / Kristina Widjajanti

 

Kata Kunci: Materi Integral, Sesi Bantuan. Materi integral mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya pada bidang teknik telekomunikasi. Materi integral adalah materi prasyarat untuk materi berikutnya pada matakuliah matematika di Program Studi Teknik Telekomunikasi yaitu Persamaan Diferensial Biasa, Transformasi Laplace, dan Deret Fourier. Materi integral merupakan pendukung matakuliah lain misalnya Antena dan Propagasi serta Rangkaian Listrik. Oleh sebab itu, penguasaan terhadap materi integral sangat diperlukan. Pada kenyataannya, skor tes materi integral rendah. Waktu perkuliahan sangat terbatas dibandingkan dengan banyaknya materi yang harus dipelajari sehingga tidak banyak soal yang dapat dibahas di kelas. Sistem pendidikan politeknik tidak memungkinkan mahasiswa mengulang satu matakuliah pada semester berikutnya apabila ada nilai matakuliah yang kurang. Ini merupakan tantangan bagi pengajar untuk meningkatkan mutu pembelajaran matematika. Sesi bantuan adalah sesi tambahan diluar jam matakuliah matematika untuk pendalaman materi dengan kegiatan mengerjakan latihan soal. Bantuan yang dimaksud adalah bimbingan pendalaman materi dengan kegiatan pembahasan penyelesaian soal dan pemberian tugas individu, sehingga kegiatan sesi bantuan melibatkan peran mahasiswa secara aktif selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa tingkat pertama Program Studi Teknik Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang tahun ajaran 2009/2010. Pertanyaan penelitian adalah: (1) bagaimana langkah-langkah sesi bantuan dalam pembelajaran materi integral?, (2) apakah sesi bantuan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada materi integral?, dan (3) bagaimana respon mahasiswa terhadap sesi bantuan? Tujuan penelitian sejalan dengan pertanyaan penelitian yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah sesi bantuan dalam pembelajaran materi integral, (2) mengetahui apakah sesi bantuan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada materi integral, dan (3) mengetahui respon mahasiswa terhadap sesi bantuan. Langkah-langkah bimbingan berpijak pada 5 tahap bimbingan menurut Graesser & Person (1994) yaitu: a) pembimbing memberikan pertanyaan (atau menyediakan soal untuk dikerjakan peserta didik), b) peserta didik menjawab pertanyaan (jawaban sementara), c) pembimbing memberikan masukan atau komentar terhadap jawaban yang diberikan, d) pembimbing dan peserta didik berkolaborasi meningkatkan kualitas jawaban, dan e) pembimbing mengecek pemahaman peserta didik. Banyaknya mahasiswa yang mendapatkan skor tes hasil belajar integral paling sedikit 60 (skala 0-100) pada Tindakan I adalah 82,61% dan pada Tindakan II adalah 86,96% yang artinya meningkat jika dibandingkan dengan tes hasil belajar integral sebelum mendapat sesi bantuan. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar materi integral dengan sesi bantuan adalah meningkat. Dari hasil angket untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap sesi bantuan adalah 3,12 termasuk pada kategori sangat positif dan dari hasil wawancara, keempat subjek wawancara setuju diberikan sesi bantuan. Dapat disimpulkan bahwa respon mahasiswa terhadap sesi bantuan memenuhi kriteria baik.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan peternak itik alabio di Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan oleh Siti Misbah

 

Budidaya itik sudah lama dilakukan oleh masyarakat khususnya di KecamatanA muntai SelatanK abupatenH ulu SungaiU tara denganb erbagaij enis pemeliharaan. Pendapatan peternak itik dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranyati ngkat pendidikan, biaya usaha,l amanya berusaha,c urahanw aktu kerja"c arap emasaranh asil temak terhadapp endapatanp eternak. Penelitian yang dilakukan di Desa Mamar dan Desa Teluk Baru Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara berhrjuan untuk mengetahutii ngkat pardidikan, besarnyab iaya usah4 lamanyab erusaha,c urahan waktu kerja dan cara pernasaran hasil terhadap pendapaan peternak. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional. Populasi penelitian ini adalah 425 peternak itik Alabio di Kecamatan Amuntai selatan Kabupaten Hulu sungai Utara. Sampelt erjangkaud itentukan secarap wposive sampling yang meliputi 2 desay aitu Desa Mamar dan Desa Teluk Baru. Sampel respondend iperoleh melaluip enentuans ampels tratifikasiy angb equmlah6 0 orang. Metodea nalisis yang digunakana dalahm etoder egresig andad engann ilai R sebesa0r ,752 darl koefisiend eterminas(iR z)s ebesa0r "565. Hasil penelitianm enuqiukkanb ahwan ilai F5;6,*y ang diperolehs ebesar 10,393,k arenan ilai F1,1*,) Fraueml aka disimpulkanb ahwa terdapath ugrrngan linear antarat ingkat pendidikan,b esarnyab iaya usaha,l ama berusahac, urahan waktu kerja dan cara pemasaran dengan tingkat pendapatan. variabel curahan waktu kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap pendapatan dengan nilai koefisieny angp alingb esary aitu 1739260,60. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang diajukan antara lain l) perlu adanya upaya oleh instansi terkait untuk meningkatkan wawasan tentang carap emeliharaanit ik Alabio kepadap eternaki tik di KecamatanA muntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai utara dan 2) petemak itik Alabio hendaknya melakukan pemeliharaany ang intensif agarp endapatany ang diperolehs anakin meningkat.

Pengaruh kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur terhadap prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut kelas XI Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Kepanjen / Moh. Ikhsan Jawawi

 

Kata Kunci: Membaca Gambar Kerja, Membaca Alat Ukur, Prestasi Belajar Matadiklat Mempergunakan Mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur terhadap prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut kelas XI Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 160 siswa, dan jumlah sampel diambil 25% dari populasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes siswa dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul selanjutnya diolah untuk menguji validitas tes, deskripsi hasil penelitian, dan korelasi antar variabel. Setelah dilakukan pengujian instrumen, tes memiliki reliabilitas tinggi, yaitu sebesar 0,877 dan 0,873. Hasil analisis data menyatakan bahwa 70% kemampuan siswa membaca gambar kerja berada pada kriteria kurang, 42,5% kemampuan siswa membaca alat ukur berada pada kriteria kurang, selanjutnya prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut sebesar 52,5% berada pada kriteria cukup. Pengujian hipotesis yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur terhadap prestasi belajar mempergunakan mesin bubut terdapat hubungan yang positif dan signifikan. Prestasi belajar matadiklat mempergunakan mesin bubut memiliki ketergantungan terhadap kemampuan siswa membaca gambar kerja sebesar 43,8%, sedangkan kemampuan siswa membaca alat ukur sebesar 27,7% dan sumbangan efektif kedua variabel bebas tersebut adalah sebesar 58,1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, untuk meningkatkan prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut perlu dilakukan peningkatan kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur. Selanjutnya disarankan kepada sekolah hendaknya lebih memperhatikan kondisi kemampuan siswa pada matadiklat menggambar teknik, dan matadiklat pengukuran. Perhatian tersebut diperlukan karena kemampuan membaca gambar kerja dan kemampuan membaca alat ukur masih dalam taraf kurang mampu, dan hal ini berdampak mempengaruhi prestasi belajar mempergunakan mesin bubut.

Sinnanalyse des faustdramas (I.teil) von Johann Wolgang von Goethe (eine hermeneutikannaherung) / Lilis Afifah

 

Dramai st eineG attungd esL iteraturwerkesw, odurche in Dichters einel deen ausdrucktI.n seinemW erk schreibtd erD ichters einenZ wecks owohle xplizita ls auchi mplizit, deshalbk ommt es oft einend oppeldeutigenS inn vor. Um die Doppeldeutigkezitu vermeidenb, rauchtm ane ineA uslegungd urchzufiihrenA. us demo bengenannteGnr undi nteressiersti chd ie Verfasserinft lr die Sinner /es I;austdrumaQs . T'eil)z u unlersuchenD. asF austdramias t eineD ichtungv on Johann Wolfgangv on Goethed, asi n seinerZ eitepochee ineg rosseR olle frir die Entwicklung der Literaturs pielt.D asZ iel dieserU ntersuchunigs t die Herausfindundge r Sinned es Fuu.stdramu(s1 . T'eil). Bei dieserU ntersuchunbge nutztd ie Verfasserine ined eskriptiveq ualitative Methode. Die Datenquelle ist das f;austdrama (. Teil) von Johann Wolfgang von GoetheD. ie Schritted erU ntersuchunsgi ndd asg lobaleu nd intensiveL esen,d ie ldentifizierungd, ie Kodierungu ndd ie Einteilungd er Dateni n Gruppenu, nd schliesslichis t die lnterpretation. DasR esultadt ieserU ntersuchunigs t die Herausfindundge r Sinned es FaustdramaQs . Teil).l n Bezuga uf die Hermeneutikann6herundgie, bei dieser Untersuchunbge nutztw ird, fassend ie Sinned ie folgendenA spekteu m, niimlichd ie GoethesB iographie( die Erziehungd, er Charakteru, ndd ie persOnlichEer fahrung), undd ieh istorischg-e sellschaftlicChee samtsituatiodne rZ eitepoch(ed ieg eistigen, politischenu, nds oziologischeSn tr0mungen)

Penerapan pembelajaran menggunakan diagram Roundhouse melalui cooperative integrated reading and composition untuk meningkatkan keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Kepanjen Malang / Nur Hayati

 

Kata kunci: Diagram Roundhouse melalui Model Cooperative Integrated Reading and Composition, keterampilan metakognitif, hasil belajar. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Kepanjen Malang, diketahui bahwa siswa kelas XI IPA 1 memiliki keterampilan meta-kognitif yang rendah. Keterampilan metakognitif terdiri atas self management dan self evaluating. Rendahnya keterampilan metakognitif siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Kepanjen Malang tersebut dibuktikan dengan self management dan self evaluating yang rendah. Self management yang rendah terdiri atas self planning dan self monitoring yang rendah. Permasalahan yang berkaitan dengan rendahnya keterampilan metakognitif siswa ditunjukkan oleh siswa sering terlambat dalam mengumpulkan tugas, sebagian besar siswa hanya mengandalkan Lembar Kerja Siswa yang diberikan oleh guru, siswa yang tergolong pemalas hanya mengan-dalkan hasil kerja siswa lain yang lebih rajin, siswa sering ramai dan bercanda di kelas ketika guru menjelaskan materi pelajaran. Keterampilan metakognitif yang rendah menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru biologi siswa kelas XI IPA 1 sampai dengan XI IPA 4 di SMA Negeri 1 Kepanjen Malang, dapat diketahui bahwa siswa kelas XI IPA 1 memiliki hasil belajar biologi yang paling rendah di antara siswa kelas XI IPA 2 sampai dengan XI IPA 4. Upaya mengatasi rendahnya keterampilan metakognitif belum pernah dilakukan oleh guru terhadap siswa kelas XI IPA 1, khususnya guru biologi. Berdasarkan permasalahan yang telah dijabarkan tersebut, maka dila¬kukan pene¬rapan pembelajaran menggunakan Diagram Roundhouse melalui model CIRC. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu tahap Planning, Implementing, Observing, dan Reflecting. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Kepanjen Malang, semester 2 tahun ajaran 2009/2010 berjumlah 34 orang siswa, yang terdiri atas 11 orang siswa laki-laki dan 23 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2009/2010 mulai bulan Pebruari sampai dengan Mei 2010 di SMA Negeri 1 Kepanjen Malang. Pelaksanaan tindakan dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2010, dengan materi Sistem Koordinasi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar keter¬capaian tujuan belajar yang menyangkut keterampilan metakognitif dan hasil belajar, lembar catatan lapangan, lembar inventori kesadaran metakognitif, tes tulis hasil belajar kognitif, lembar penilaian Diagram Roundhouse, angket hasil belajar afektif, dan lembar penilaian hasil belajar psikomotor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran meng-gunakan Diagram Roundhouse melalui model CIRC dapat meningkatkan kete-rampilan metakognitif dan hasil belajar siswa. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, ketuntasan klasikal keterampilan metakognitif siswa adalah 58.82%, dan pada Siklus II mengalami peningkatan menjadi 76.47%. Ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif siswa pada Siklus I adalah 94.11%, dan pada Siklus II mengalami peningkatan menjadi 100%. Ketuntasan klasikal hasil belajar afektif siswa pada Siklus I adalah 82%, dan pada Siklus II mengalami peningkatan menjadi 97%. Ketuntasan klasikal hasil belajar psikomotor siswa pada Siklus I adalah 71%, dan pada Siklus II mengalami peningkatan menjadi 94.11%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan Diagram Roundhouse melalui model CIRC dapat meningkatkan keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Kepanjen Malang.

Pengaruh ROA, ROE, dan arus kas terhadap kebijakan leverage pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di indeks LQ 45 periode 2005-2008 / Widodo Trilaksono

 

Kata Kunci: ROA, ROE, Arus Kas, Kebijakan Leverage. Keputusan dalam menentukan kebijakan hutang sangatlah penting bagi perusahaan. Dengan penggunaan hutang, perusahaan dapat memperoleh keuntungan penghematan pajak, namun di lain pihak juga dapat menimbulkan risiko ketidakmampuan aliran kas perusahaan untuk memenuhi kewajibannya sehingga menimbulkan kesulitan keuangan. Oleh karena itu, perusahaan harus berhati-hati dalam menentukan kebijakan hutangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan arus kas terhadap kebijakan hutang pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di indeks LQ 45 periode 2005-2008. Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan yang terdaftar di indeks LQ 45 tahun 2005-2008, sebanyak 45 perusahaan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menghasilkan 11 perusahaan yang memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan uji regresi linier dengan nilai α sebesar 5% atau 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi ROA, ROE pada umumnya mengalami peningkatan dengan trend yang cukup tajam. Arus kas mengalami kenaikan dengan trend yang lebih tajam, sedangkan kebijakan leverage naik dengan trend yang tidak tajam atau lebih landai. Hal ini menunjukkan kinerja keuangan perusahaan yang cukup baik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa secara parsial ROA dan ROE berpengaruh terhadap kebijakan leverage, sedangkan arus kas secara parsial tidak berpengaruh terhadap kebijakan leverage. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa ROA, ROE, dan arus kas berpengaruh terhadap kebijakan leverage. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk penelitian yang sama di masa yang akan datang, diharapkan dapat memasukkan variabel-variabel lain yang lebih beragam untuk menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi kebijakan leverage perusahaan sehingga hasil penelitian dapat lebih baik dan lebih lengkap.

Batik sasirangan di Kalmantan Selatan oleh Oktaviyani

 

Motif merupakan salah satu unsur penting dari batik.Dari segi motif pula rajinan batik" sasirangan" mengalami perkembang pesat.Batik Sasirangan'adalah salah satu hasil kerajinan dari Kalimantan Selatan Produksi Kerajinan batik: Suirangante rdapadt i kota Martapura,B anjarmasink abupatenB anjar, sertaKandangakna bupateHn ulu SungaiS elatanB. atik Sasirangainn i merupakankerajinabna tiky angm asihm empertahankamno tif-motif tradisionasl ebagaat cuanuntukm engembangkdaens ain-desaimn otif batiknya. Tujuan penelitian ini, pertamaa dalahu ntukm engetahusi ejarahb atikSasirangayna,n gk eduam engetahumi aknas imbolisb atik Sasirangank,e tigamengetahpuei rkembangabna tik dand esainb atik Sasirangand,a ny angk eempatmengetahupir o sesp embuatanb atik Sasirangan. Penelitian ini menggunakarna ncangank ualitatifd enganje nis deskriptifLokaspi enelitiand ilakukand i sentrain dustrib atik Sasirangadni KandangankabupateHnu lu sungaiS elatanP. engambiland atad ilakukand engano bservaspi adabatikS asirangaonb, servaski e lapangand, anm elakukanw awancarad enganp erajin,pedaganpge, ngusahas,t afDinasK operasiP erindustriand anP erdagangasne, rtakonsumenM.o dela nalisisd atay angd igunakana dalahm odela nalisism engalir( lowof modeal nalisis).I nstrumenp enganibiland atam enggunakalne mbaro bservasi,lembarp anduanw awancarad enganb antuant ape recorder. Hasilp enelitianm enunjukkanb ahwab atik Sasirangasnu daha das ejakz amankerataaDni pa padaa badk e l2-l4.Pada awalnyab atik tersebumt erupakans uatukepercayaaunn tukm enyembuhkaonr angy angt ertimpas uatup enyakit.S elaindipakaiu ntukm enyembuhkank ain batik inipun dipakai padau pacaraa datd ari daerahBanjarbaiku ntukr akyatm aupunk eturunanb angsawannyaF.u ngsik ain batikSasirangain i untuk laung (iLat kepala),l

Elemen estetik interior Pendopo Eks Keraton Sumenep oleh Abdur Rachman

 

Elemen merupakan bagian atau unsur penting dari suatu rangkaian atau susunanE. lemene stetik padainterior sangatp entingd ihadirkand alamm ewujudkan sebuahp enampilanin teriory angm engutamakasnu asanain dahd anr epresentatif' Elempn-elemeens tetikp adai ntirior tidak hanyab erupaa ksesorisa taub enda pajangasne matan, amunb isab erupae lemen-elemeinn teriory angf ungsionailt u Litaii. pada pendopo Agung eks Keraton Sumenep yang berusia lebih dari dua abad danm asihd ifungsikanr u*pai sekarangd, ijumpaie lemen-elemeyna ngi ndahd an menarik. Keinda]ran pada setiap elemen interiornya berasal dari unsur-unslr struktur elemend an dekorasinyait u sendiri. Elemen-elemenin terior Pendopoe ks Keraton Sumenepte, ntut elahm elaluib anyakf aktory angm elatarb elakangsi etiap p' emilihannyag arm emiliki nilai senid anb udaya. Tujuanp enelitianin i, Wrtama adalahu ntukm engetahujei nis dan mendeskripsikanka rakteristike lemene stetik padai nteriorPendopoe ksK eraton Sumenepb erdasarkanp enampilanp erpaduana ntarae lemens trukturald an elemen dekoratifrryaD, an yang kedua adalahuntukm endeskipsikanl atar belakang pemilihan elemen yang meliputi konsep, makna, dan asal' Penelitianin i menggunakapne ndekataknu alitatifd anm €toded eskriptif. pengambiland atad ilakukan dengano bsewasik e objek di lapangand an melakukan waliancara dengan para informan, seperti para keturunan raja, budayawan, staf DinasP ariwisatad anB udaya,s ertam asyarakaste kitark omplekk eraton. Pengambiland ata ini didukungp ula dengans tudi kepustakaan.Analisisdatas ecara inteisif dari deskripski asarh inggam enjadip rodukp enelitiand enpn teknik analisa isi (Conte ntA nali sys ). Hasil p"neiitiunt erhadape lemen-elemeens tetikp adai nteriorP endopoe ks KeratonS umenepm, enunjukkanb eberapau nsurv isual estetikd ari setiape lemen -yuaanngtE errrdnaapraLt'p ealedmai netne riornya,s epertip adae lemenk onstruksib agiand alam perabotd, ane lemenp elengkapu tama.K eindahann ampakp ada penlmpilan hasil perpaduana ntarae lemens trukturald engane lemel dekoratifnya.D i setiup ilemen tertihai adanya unsur-unsur, seperti gaya, bentuk, bahan, warna dan teksir.Hampir semuae lemennyab ergayatr adisionayl ange lemens trulrturalnya berpadu dengan ornamen. Konsep dari semua elemen estetik yang dihadirkan dalam .ungun, telah disesuaikand enganf ungsi dari bangunannyait u sendiri.M aloayang palirig ditonjolkan adalah makna dari bahasa rupa Jawa. Asal yangmelatarbelakangi pemititrarLu tamanyab erasa l dai gayalawa, Eropa,d anl 4adyra, sedangkane lemen yangm engalamip ergantian,h ampir semuanyad idatangkand ari daerahM adura sendiri.

Evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman kopi pada lahan landai di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan oleh Esti Supriyani

 

Kopi adalah salah satu komoditi perkebunan penting setelah karet dan kelapa sawit. Cerahnya prospek kopi bermula dari biji kopi yang dijadikan bahan minumanp enyegartu buh. Sebagais alahs atu sumberp enghasilanb agi petanid an dapat menunjang perekonomian yang cukup besar, perlu diadakan evaluasi kesesuaiatne rhadapl ahan yang masih dibiarkank osong. Evaluasik esesuaian lahanp adad asamyab erhubungand engane valuasiu ntuk suatup enggunaanla han yang lebih khusus, seperti untuk budidaya tanaman kopi, karet, kelapa sawit, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakleristik lahan di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut dan untuk mengetalui tingkat kesesuaian lahan untuk budidaya tanaman kopi di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh lahan yang belum dimanfaatkan di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut. Sampel diambil menggunakan metode purposif sampling dengan cara tumpang suswr (overlay) peta yaitu peta administrasip, etajenis tanah,p eta kemiringanl ereng,d an peta penggunaanla han. Penilaiank esssuaianla han ini berpedomanp ada Pusat PenelitianT anah dan Agroklimat Departemen Pertanian Bogor (Djaenudin, 2000). Metode analisis yang drgunakana dalah metode matching/pembandingand engan menggunakan nilai terendah sebagai faktor pembatas. Hasil penelitian menu4jukkan bahwa karakteristik lahan di Kecamatan Panyipatans ecarau mum cukup baik untuk pengembanganb udidaya tanaman kopi -dank elas kesesuaianla han untuk tanamank opi pada setiap satuanl ahan adalahc ukup sesuai( S2), denganf aktor pembatass amay aitu temperatu(rt c-l), kesediaana ir (wa-1,3),d an retensih ara (nr-l). Kelas kesesuaianla han ak-tual dapatd itingkatkan menjadi kelas kesesuaianla han potensial denganm elakukan upayap erbaikanp adaf aktor pembatasy ang bersifat non pernanen. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang diajukan antara lain l) untuk mengembangkanp erkebunank opi di KecamatanP anlpatan Kabupaten Tanah Laut masih perlu diteliti tentang kondisi sosial ekonomi petani Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut, dan 2) pengelolaan lahan di Kecamatan Panyipatanh arusd iawasia gart idak mengurangpi roduktivitasf ahan.

Pengaruh faktor pendidikan, pendapatan, modal dan luas lahan terhadap budidaya cabe jamu (piper retrofractum vahl) di Desa Pakandangan Sangra Kec. Bluto Kabupaten Sumenep oleh Riftiyoawan

 

Di masal alu, pembangunapne rtanianh anyat erbatsp adau sahatanMi. eskipun tidak salah,k enyataanm enunjukkanb ahwap ersoalanp adau sahatanjui stru bersumberd ari luar usatrataniJ. ika hanyau sahatanyi ang dikembangkanm, akat idak dapatd apatm emecahkanp ersoalany angadas €carat untas.B elatard ari pengalaman itu, makas trategisp embangunapne rtaniany anga kand ikembangangkasne cara simultand anh armonisy aitu sistema gribinis. Salahs atuk omoditiy angd iharapkanm ampum enjadik omoditiy angb erpola agribisnis yaitu Cabe Jamu. Mengingat manfaatnya sebagai salah satu bahan baku di berbagaii ndustrijamu dan obat-obatank, osmetikad an sebagapi enggantil ad4 sehingga komoditi ini mempunyai peluang yang cukup besar untuk memasuki pasar ekspory ang lebih luas. Meskipun demikian luas areal pengusahaadna n tingkat produksinyam asiht erbatasD. i JawaT imur hanyab eradad i 5 kabupatend engan sentrap roduksiy ang paling potensialadalahK abupatenS umenepp adat ahun 1999 seluas1 .414h ektard enganp roduksi4 ,752t on/tn/th. Tujuan penelitian ini adalah (l) untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikanp etani,t ingkat pendapatanp enduduk,m odal dan luas lahant erhadap budidaya cabe jamu dan (2) mengetahui pengaruh budidaya cabe jamu terhadap sosial ekonomi penduduk. Untuk mencapati ujuan penelitiand igunakanp endekatans urvai. Populasi dalam penelitiani ni adalahp etani yang adad i DesaP akandanganS angra.T eknih pengambilans ampel daetahp enelitriand ilakukan secarap urposil sedangkan pengambilansa mperl espondend ilakukand engante knik randoms amplings ecara ordinal.I nstrumeny angd igunakana dalahQ uesionerT. eknik pengumpuladna ta dilalcukand enganw awancarad, okumentasdi an observasi.A nalisa data digurnkan teknik an;alisdai skritif, productm omentd ana nalisar egresgi anda. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ( I ) tingkat pendidikan, pendapatan pendudukm, odald anl uasl ahanb erpengarupho sitif terhadapb udidayac abeja mu (2) pendapatapne ndudukti dak berpengarupho sitifterhadapb udidayac abejamu( 3) modal merupakanfa ktoryang paling pentingb erpengaruhp adab udidayac abej amu sedangka(na ) luasl ahanjugap erpengarupho sitifterhadapb udidayac abejamu. l l l

Evaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan budidaya tanaman karet di Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur oleh Nasruddin

 

Evaluaslai hanb ergunau nfukm emberikain formassi ampai seberapbae sars uatul ahanm endukunpgr oduktivitasse belumd igunakanu ntuk suauk epentingatenr tentu. KesesuaizLuarh ank ecocokasnu afula hanu ntukp eng$unante rtenq serta memilikpi enekanayna ngt ajams cpcrtiu ntukp engembangbaund idayata naman karet. Masalahp enelitiani ni adalah 1). Bagaimanak arakteristikla han di KecamataMn uara Jawa?2 ). Apakahk arakteristikl ahan di KecamatanM uara Jawas esuaui nrukp engembangbaund idayata namakna ret? Penelitianin i dirancangd enganm etodes urv€y,p opulaspi enelitiana dalah lahand i KecamatanM uara Jawa,d an sampelnyad iambil secarap urposive samplingd enganm enumpangsusunlw(or verlay)p etaj eris t4n& d€nganp eta kemiringan lereng. Teloik pengumpulan data dengan c{ra obsqvasi, dokumentasai,n alisal aboratoriumd an pengukurand i lapangnnT. eknik analisa datad enganm etodeM atching atau membandingkaann tarak arakteristikl ahan dengaos yarat umbuht mramank areto leh PusatP enelitianT anahd anA groklimat DepartemePne rtanianV ersi Tahtur2 000. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwad ari flipat satuan( unit) lahand i KecamataMn uaraJ awas ecarafi sik dan kimia rnemiliki tingkatk esesuaialna han yang bervariasi antara safuan (unit) lahan satu dengan satuan (uni| lainnya, meliputia: ).s atuan(u nit)l ahanI memilikik elask esesuaialanh anti daks esua(iN ) dengan faktor ponbatas bahaya sulfidik pada karakteristik lahan kedalaman sulfidikb, ). satuan(u nit)l ahan2 memilikik elask esesuaialanh ans esuami arginal (S3)d enganfa ktorp onbatasr etensih arap adak arakteristikla hank ejenuhanb as4 dan baluya banjir padak arakteristikl ahan genanganc, ). satuan( unit) lahan 3 memiliki kelas kesesuaianla han sesuaim arginal( S3) denganf aktor pernbatas bahayae rosi padak arakteristikl ahanl ereng,d ) satuan( uni| lahan4 memiliki kelask esesuaialna hant idak sesua(i N) denganfr ltor pembatams ediap erakaran pada karaktuistik lahan tekstur, bahan kasar dan bahaya sulfidik pada karalderistikla hank edalamasnu lfidik. iii

Retorika dalam bahasa kampanye pemilu 2004 oleh Farida Rahayu

 

Retorikam erupakanc araa tauk iat berkomunikassie carae fektif untukm empengaruhdia nm eyakinkanp endengaar gard apatm engubahs ikap,p erilaku,d anp emikiranp endengaRr. etorikam emainkanp eranany angs angapt entingd alamk egiatan bertutura gard apatm enghasilkasnu atut uturany angm enarikd anm ampum empengaruhoi rangl ain, Kampanyem erupakanb entukt uturany angm engandunkga dar retorikati nggi karenad i dalamnyate rdapaut nsurm engajakp endengar. Penelitianin i membahasa spekk ebahasaadna lamk ampanyep emilu2 004. Aspekk ebahasaain i menyangkumt asalahp enggunaadni ksi dank alimaty ang digunakadna lamk ampanyep emilu 2004.D alamp enelitiani ni, penelitib erusaha mendeskripsikadnik si yangt erdiri dari (1) diksi konotasid and enotasi(,2 ) diksi konkredt ana bstrakd, an( 3) diksi umumd ank husus.S elainm endeskripsikadni ksi dalamb ahasak ampanyep emilu2 004,p enelitianr nij uga membahaps enggunaan kaiimaty angb erkaitand engane fektivitasnyay, aitu:( 1) kosatuang agasan(,2 ) koherensiy angb aik, (3) penekananka limat,( 4) variasik alimat,d an( 5) paralelisme. Metodey angd igunakand alamp enelitianin i adalahm etodek ualitatif.M etode kualitatifm erupakanp rosedupr enelitiany angm enghasilkadna tad eskriptifb erupa katad ank alimatt ertulisd ari objeky angd iteliti. Data penelitianin i berupatu turan lisank ampanyep emilu 2004y angt erdapadt i kotaM alangR aya.D ata penelittanin i sebanya8k orasid ari 3 partaip esertap emilu.D ata dikumpulkand engan menggunakatne knik observasdi anp erekamand ata. Instrumenu tamad alamp enelitianin i adalahp enelitis endiriy angd ibantud engan instrumenp endukungy angb erupat abelf ormatp engumpudl ata.D atad ianalisis denganm enggunakatne knik analisisa lir. Tahap-tahaapn alisisa dalahs ebagai ben'kut(: I ) mentranskripsikadna ta,( 2) membuakt ategorisas(i,3 ) mengidentifikasi danm engkodekandata(4, ) me-nafsirkandatad,a n( 5) menyimpulkand ata. Dari hasilp enelitianin i dapatd ideskripsikabna hwap enuturm ampum engolah, menatad, anm enampilkantu turannyab erdasarkaans pekk ebahasaasne carae fektif, sehinggat ampilan tuturannyam ampum empersuaspi endengarD. alam bahasak ampanyep emilu2 004,d iksi yangs eringd igunakana dalahd iksi konotasi,d iksi abstrak, dand iksi khusus,s edangkapne nggunaakna limatb erdasarkaenf ektivitasnyak,a limat yangs eringd igunakanp enutura dalahk alimaty angm engandunpge nekanakna limat.

Penalaran dalam pidato kampanye Pemilu 2004 di Radio Malang oleh Anis Widyastuti

 

Pidato kampanye di radio mengandung aspek penalaran seperti wacana lain' Perbedaannytear dapatp adab ahasanyay ang bersifatp ersuatif.H al ini sesuaid engan tujuank ampanyey aitu untuk mengajakd an mempengaruhpi endengar' Penelitian ini membahas penggun&rn pola penalaran dalam pidato kampanye pemilu 2004 di radio Malang. Pola penalaran meliputi penalaran induksi dan deduksiP. olap enalarani nduksi meliputi (1) generalisasi(,2 ) hipotesisd an teori, (3) analogin duktif dan (a) hubungank ausal.P ola penalarand eduksim eliputi (l) silogismek ategorial,( 2) silogismeh ipotetis,( 3) silogismed isjungtiflaltematif,( 4) entimemd, an (5) rantai deduksi. Rancangand alam penelitiani ni menggunakanp endekatank ualitatif. Data penelitianb erupat uturan pidato kampanyep emilu 2004 di radio RRI Malang. Data dalamp enelitiani ni berjumlah 272buah wacanay ang mengandungp ola penalaran yang diseleksi dari l6 pidato kampanye pemilu 2004.Data dikumpulkan menggunakatne knik perekamand ata.I nstrumeny ang digunakand alam penelitiani ni adalahp eneliti sendiri yang dibantu dengant abel format pengumpuld ata.D ata dianalisism enggunakante knik analisisa lir. Tahap-tahapa nalisisa dalahs ebagai berikut:( l) pentranskripsiand ata,( 2) pembuatank ategorisasi(, 3) identifikasi dan pengkodeadna ta,( 4) penafsirand ata,d an (5) penyimpuland ata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola penalaran induksi digunakan olehp enuturu ntuk mempengaruhpi endengard enganm engajukanb ukti-bukti yang dapatm emperkuatp endapatnyaP. ola penalarang eneralisasbi erangkatd ari fenomena individual untuk menurunkan suatu kesimpulan yang bersifat umum yang mencakup semuafe nomenay ang ada.P enuturm enggunakanp ola penalaranh ipotesisd alam menyampaikanm ateri pidatonyad enganm embuats uatuk esimpulany ang bersifat sementaryaa ng digunakanu ntuk meyakinkanp endengar.P enuturm enggunakanp ola penalarante ori untuk meyakinkanp endengard enganm engajukanp endapaty ang dapatd ipercayad an dibuktikan kebenarannyaP. enggunaanp enalarana nalogi induktif dalam pidato kampanye mempunyai dua pola yang berbeda, yaitu analogi dengan membandingkanh al lain yang mempunyaik esamaans ifat dan analogid engan berpijak pada kejadian terdahulu. Pola penalaran hubungan kausal digunakan oleh penuturu ntuk meyakinkanp endengarb ahwa sesuatuh al terjadi karenaa danyas uatu sebabd an akibat. Pola penalarand eduksid igunakano leh penuturu ntuk dengan tujuanu ntuk menunjukkana lasan-alasamn engapas uatuh al itu terjadi ataud ilakukan. Polap enalarand eduksis ilogismek ategoriald igunakanm engetahuih ubungana ntara suatu hal dengan hal lain. Kesimpulan tersebut nantinya akan digunakan sebagai argumeny ang kuat untuk mempengaruhpi endengarP. enggunaanp ola penalaran silogismeh ipotetisd alam pidato kampanyeb erupaj anji yang diungkapkano leh penutukr epadam asyarakatP. enuturb erjanji akan melakukans esuatuji ka masyarakat melakukaanp ay ang diinginkan penutury aitu memberikans uaranyap adap emilu nanti.P enuturm enggunakanp ola penalarand eduksi silogismed i sju ng tif/alternatfi denganm embuatk esimpulany ang di dalamnyat erkandungs uatup ilihan antarad ua ataule bihk emungkinan.H al ini biasanyad itandai denganp enggunaank ata 'atau' dalamk alimat.P enggunaanp ola penalarane ntimem oleh penuturd idasaria nggapan bahwapendengasru dahm engetahuia payangi ngin diungkapkano leh penutur.S elain itu agara pay ang disampaikano leh penuturd apatd iterima oleh pendengarp, enutur mengungkapkakne simpulannyad enganm enggunakanb ahasay ang tidak kaku. Penutumr enggunakanp ola penalaranr antai deduksiu ntuk menyampaikanp endapat yang berisi rincian tentang suatu hal. Tingkat keseringanm unculnyap enggunaanp ola penalarani nduksi adalah sebagabie rikut: (l ) generalisasbi erjumlah6 4 atau4 2,38o/od ari jumlah keseluruhan polap enalaranin duksi, (2) hipotesisb erjumlah3 8 atau 25,17%d0a ri jumlah keseluruhapno la penalarani nduksi dan teori berjumlah3 3 atau 21,86/0d ari jumlah kesefuruhapno la penalarani nduksi, (3) analogi induktif berjumlah 10 atau 6,62%o darij umlah keseluruhanp ola penalarani nduksi, dan (4) hubungank ausalb erjumlah 6atau3,97o/doa ri jumlah keseluruhanp olapenalarani nduksi. Tingkat keseringan munculnyap enggunaanp ola penalarand eduksia dalahs ebagabi erikut: (1) silogisme kategoriabl erjumlah 36 atau 29,760/od arijumlah keseluruhanp ola penalaran deduksi(, 2) silogismeh ipotetis berjumlah 19 atau 15,70%d ari jumlah keseluruhan polap enalarand eduksi,( 3) disjungtif/alternatifll atau3 ,30%od ari jumlah keseluruhan pofapenalarand eduksi,( 4) entimemb erjumlah 4l atau33,88%doa ri jumlah keseluruhapno la penalarand eduksi,d an (5) rantai deduksib erjumlah 2l atal 17,36yod arijumlah keseluruhanp ola penalarand eduksi. Dari hasil penelitiand apatd isimpulkanb ahwap enalarang eneralisasdi an entimemp aling banyakd igunakano leh penuturd alam menyampaikanp idato kampanyeH. al ini menunjukkanb ahwas ebagianb esarj uru kampanyem emiliki cara tersendirdi alam menyampaikanp enalarannyaP. enuturm enggunakanp ola penalaran generalisasdia lam penyampaianp idatonyam enunjukkanb ahwap enalarani ni dianggaple bih efektifuntuk menyampaikanp endapatnyad enganm enunjukkanb uktibukti yang kuat. Penggunaanp ola penalarane ntimemo leh penuturk arenap enutur menganggabpa hwap endengars udahm engetahuinyaS. elaini tu penutur berkewajibanu ntuk menyampaikank esimpu lannyad alamb ahasay ang baik.

Perancangan buku pop up tentang peduli lingkungan untuk anak usia empat sampai enam tahun / Aditya Eka Saputra

 

Kata Kunci: Perancangan, buku pop up, peduli lingkungan, anak Kepedulian terhadap lingkungan merupakan hal yang patut dilakukan setiap orang mengingat bahwa dewasa ini masalah-masalah lingkungan sudah menjadi masalah bagi segala bentuk kehidupan manusia. Mulai dari kerusakan hutan, tercemarnya sungai dan udara, hingga bencana-bencana yang lain dampak dari kerusakan lingkungan telah menjadi masalah utama yang harus segera mungkin diatasi. Berdasarkan keadaan di atas pemerintah maupun elemen-elemen masyarakat telah berupaya untuk melakukan beberapa hal seperti penanaman seribu pohon, dibuatnya pengolahan sampah, namun kebanyakan dari hal-hal tersebut kurang ditindaklanjuti sehingga hanya menjadi kegiatan sehari yang tentu saja kurang menguntungkan. Dari semua masalah di atas hal utama yang menjadi permasalahan adalah, kurangnya kepedulian masyarakat sehingga kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan kurang efektif. Untuk itu perlu dibiasakan untuk peduli terhadap lingkungan sejak dini melalui cerita bergambar agar masalah-masalah lingkungan setidaknya dapat dikurangi. Buku pop up merupakan bentuk cerita bergambar yang masih belum banyak digunakan untuk buku-buku cerita dalam negeri, terutama buku-buku yang bertemakan cinta lingkungan. Buku ini mampu menghadirkan keunikan lewat penyajiannya yang mambu bergerak dan berwujud tiga dimensi. Perancangan ini menggunakan metode prosedural. Ruang lingkup perancangan ini adalah perancangan buku cerita untuk anak tentang peduli lingkungan dalam bentuk buku pop up. Cerita yang diangkat merupakan cerita sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan target audien yaitu anak-anak usia empat sampai enam tahun. Perancangan ini ditujukan untuk menghasilkan sebuah media untuk meningkatkan kepedulian lingkungan anak dalam bentuk pop up yang berjudul “Aku Cinta Lingkungan” dengan sasaran audien berusia empat sampai enam tahun. Selain merancang buku cerita bregambar pop up sebagai media utama, juga dirancang media lain sebagai media pendukung dalam aspek pengkomunikasian produk pada masyarakat. Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini adalah buku cerita bergambar merupakan media potensial dalam menyampaikan sebuah informasi kepada anak, karena selain mudah dipahami juga menarik perhatian anak. Akan tetapai perlu dilakukan inovasi lain dalam upaya untuk meningkatkan kebiasaan cinta lingkungan sejak dini agar dimasa depan terbentuk generasi baru yang lebih peduli dan menghargai linkungannya.

Studi makna tindakan petani membudidayakan tanaman tembakau lahan sawah di Desa Mojogemi Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember oleh Tri Natalia

 

Pertanian merupakan bagian utama dari penghidupan masyarakat indonesia, komoditas pertanian yang diusahakan oleh petanipun beragam, salah satu komonitas pertanian yang banyak dibudidayakan adalah tembakau. Peningkatan hEsil produksi pertaniante mbakaub eberapata hun terakhir ini cukup bagusjika ditinja'ud ari kuantitasnyat,a pi peningkatan kuantitas hasil produksi ini tidak diikuti oleh kenaikan hargaju al dipasaranD. alam posisi ini petanilahy ang seringm engalamik erugian. Pasangs urutnyap roduksi pertanian tidak mengubah tindakan petani untuk tetap membudidayakatne mbakaur nenentanga njuranp emerintahu ntuk menggantijenis tanaman yang dibudidayakan dan membatasi areal lahan pertanian. Penelitian ini berusaha untuk mengungkap makna sebab dan tujuan dari petani menaniun tanaman tembakau di Desa Mojogemi Kecamaran Sukowono Kabupaten JemberM. akna yang di maksud adalah sebab,t ujuan dan berbagai kondisi yang melatar belakangi mengapa petani tetap menanam tanaman tembakau walaupun beberapata hunt eralchir ini harga tembakauj atuh di pasaran. Tujuan penelitian adalah: (1.)Untuk mengetahui kondisi konteks sosial daerah penelitian yang melatarbelakangi petani menanam tanaman tembakau lahan sawah di Desa Mojogemi Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember (2) Untuk mengetahui motif sebab yang melatarbelakangi petani menanam tanaman tembakaula han sawah di Desa Mojogemi Kecamatansukowono KabupatenJ ember (3) Untuk mengetahui motif tujuan yang melatarbelakangi petani menanam tanaman tembakaula han sawah di Desa Mojogemi Kecamatan Sukowono KabupatenJ ember. Penelitiand ilakukand i DesaM ojogemi, KecamatanS ukowonoK abupaten Jember. Pemilihan lokasi penelitian ini didasarkan atas pertimbangan kebiasaan petani menanam tembakau terus menerus walaupun beberapa tahun terakhir ini hargajualnya menurun drastis. Berdasarkan rumusan masalah penelitian ini menggunakanp endekatank ualitatif dengan teori / madhab Fenomenologi. Yaitu madhab yang memusatkan perhatian pada permasalahan yang menyangkut esensi dan sfuktur pengalaman dari fenomena (gejala-gejala) yang tedadi dimasyarakat. Subyek penelitian ini adalah para petani tembakau dan orang-orang yang dianggap penting dalam lokasi penelitian. Pemilihan subyek ini berdasar kepada tujuan parelitian yang akan dicapai Hasil penelitian menunjukkan kondisi konteks yang melatarbelakangi usaha budidaya tembakau lahan sawah di Desa Mojogemi dipengaruhi oleh wawasan eksternapl etaniy aitu kondisi relasi sosial masyarakayt ang masih sangatk uat, kondisi ruang daerah yang menunjang syarat tumbuh tanaman tembakau, kondisi budayam enanamse ragamd ant urun- temuruns ertak ondisip endidikanp etaniy ang relatifr endahM. otif sebaby ang melatarbelakangpie tani menanamta naman tembakalauh ans a\/ alhd i DesaM ojogemi:B agip etanip emilikl ahan:( a) mempunyai lahanp ertanians endiri;(b)a danyap englamand ari orangt ua dan lingkungans ekitar; (c) latarb elakangk eluargap etaniy ang menanamte mbakaus ecaratu runt emurun;(d) keterbatasainnf ormasti entangk apasitasd ank epastianp asart embakauy ang dihasilkan(;e ) kondisik esesuaiarnu angd anw aktu, terkondisikand enganm usim hujand ank emarau(;0 kondisir endahnyap endidikand ank etrampilanp etani.Bagi petanpi enggarap(a: ) lahang arapans empita taub ahkana day angt idak mempunyai lahan(; b) kondisie konomiy angk urangs tabil memaksap etanim engambipl ilihan ekonomids alamr remilih jenis tanamany anga kand iusahakan(;c ) adanya pengalanadna ri orangt ua danl ingkungans ekitar;( d) keterbatasainn formasit entang kapasitadsa nk epastianp asart embakauy ang dihasilkan;( e) kondisi kesesuaiarnu ang denw aktu,t erkondisikand enganm usimh ujand ank emarau;( f) kondisi rendahnya pendidikadna nk etrampilanp etani.B agi buruht ani: (a) tidak mempunyalia han/tatah garapan(b; ) tidak mempunyapi eke{aant etap;( c) kondisi ekonomik eluargal emah; (d) tingkatp endidikand ank etampilan rendah. Motif tujuana taum otif supayap etanim enanamta namante mbakaula han sauahd i desaM ojogemibagip etanip emilik lahan:( a) mendapatkakne untungan yangle bihd ibandinmg enanamta namanla innya;( b) membantum emberpi eke{aan bagiparatetanggayffigtidmaka mpu/tidamk empunaylai hans endiri;( c) mengwangi resikok erugiand engantu mpangs ari tembakaud anc abe.B agi penyewa(: a) mendapatkakne untungand ari penghasilanm enanamd i lahans ewaan(;b ) ncningkatkatpre rekonomiakne luarga;( c) dalamk egiatanm enebaskahna sil panen berhrjuamn eminirnalkapne ngeluaranu ntuk tenagak erja; (d) mengurangrie siko kerugiand engantu mpangs ari.B agi buruht ani, denganb ekerjap adap arap etani t€mbakabue rtujuanm eningkatkanta raf hidup/perekonomiakne luarga. Ilasil penelitianin i menyarankakne padap emerintahd alamh al ini petugas p€nyuluhla panganb aik tingkatK ecamatanm aupun]fubupatena gr melakukan penyuluhatne ntangte knik budidayat embakauy angb aik danb enark epadap ara petanim, enjelaskatne ntangt atan iagat embakauy ang ada,a garp etanid apat memperhitungkakenb utuhanp asard anm emperhitungkabne rapab anyakt anaman yangh ans ditanamu ntukm emenuhki ebutuhanp asart ersebust ehinggap adam usim kemarause lanjutnypae tanit idak lagi mengalamgi agalj ual panen.D alam membrftanp enyuluhanp emerintahd i sarankana garm emperhatikakno ndisi konteksd an berbagami otifyang melatarbelakangtiin dakanp etania garp enyuluhan yang dilakr*an tepat sasaran. Berdasarkahna silp enelitiani ni di sarankana garp etanid anp arat okoh masyarakaDte saM ojogemil ebih terbukat erhadapp enyuluhan-penyuluhadna ri p€tugapse nyuluhla pangand anp emerintahs ehinggate knik budidayat embakaus erta informaspi asart embakauy angb aik dapatd imengertip etanid an gagaljual panen tidak kenbali terjadi.

Pengembangan permainan sirkuit kebugaran pada pembelajaran fisik motorik untuk kelompok B di TK Pembina Bumiaji Batu / Mei Artiani

 

Kata kunci : sirkuit kebugaran, PAUD Kegiatan pembelajaran yang sesuai untuk anak adalah melalui bermain. Oleh karena itu seorang guru prasekolah (TK) harus mampu mengembangkan suatu permainan yang mampu memfasilitasi semua perkembangan anak. Di TK Pembina Bumiaji Batu Keterbatasan alat yang digunakan dalam pembelajaran menyebabkan kegiatan pembelajaran menjadi lebih lama karena siswa menunggu giliran terlalu lama, hal ini menjadikan siswa yang sudah selesai mengerjakan maupun yang sedang menunggu giliran menjadi ribut sendiri. Selain itu, kegiatan pembelajaran khususnya pembelajaran fisik motorik belum pernah menerapkan kegiatan yang dirancang melalui permainan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan permainan Sirkuit Kebugaran pada pembelajaran fisik motorik untuk kelompok B pada TK Pembina Bumiaji Batu, permainan menyenangkan bagi anak, dan permainan ini mudah dilakukan oleh anak kelompok B. Penelitian yang dikembangkan peneliti hanya meneliti Permainan Sirkuit Kebugaran pada Pembelajaran Fisik Motorik untuk Kelompok B yang dilakukan di TK Pembina Bumiaji Batu khususnya kelompok B. Peneliti menggunakan pedoman model pengembangan dengan subyek penelitian 40 anak kelompok B di TK Pembina Bumiaji Batu. Tahapannya antara lain: 1). Analisis kebutuhan, 2). Membuat produk awal, 3). Tinjauan ahli, 4). Revisi produk pertama, 5). Uji kelompok kecil, 6). Revisi produk, 7). Uji lapangan, 8). Hasil akhir. Berdasarkan hasil analisa uji kelompok besar (uji lapangan) diperoleh penilaian sebanyak 97,5% anak menyatakan bahwa mereka dengan mudah permainan Sirkuit Kebugaran dan sebanyak 92,5% anak menyatakan bahwa mereka senang melakukan permainan Sirkuit Kebugaran ini. Dengan demikian hasil klasifikasi presentase yaitu antara 80% - 100 % tergolong dalam klasifikasi baik (digunakan). Kelebihan dari permianan ini adalah : 1) dapat menarik perhatian anak, 2) pembelajaran lebih menyenangkan, 3) melatih anak untuk lebih berkonsentrasi dan melatih kesabaran anak, 4) melatih kebugaran anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar pada pelaksanaan permainan Sirkuit Kebugaran ini sebelum dicobakan pada anak sebaiknya dipahami terlebih dahulu tentang permainan Sirkuit Kebugaran ini, alat-alat yang akan digunakan disesuaikan dengan kondisi anak dan dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan aspek pengembangan bahasa maupun kognitif dalam permainan Sirkuit Kebugaran ini.

Hubungan anatara fasilitas peralatan pengukuran, motivasi belajar dengan prestasi belajar mata pelajaran pengukuran bagi siswa SMK Muhammadiyah 1 Malang / Fredi Syaiful Anam

 

Kata Kunci: Fasilitas Peralatan Pengukuran, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengukuran. Fasilitas peralatan pengukuran dan motivasi belajar merupakan dua diantara banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa, untuk mengetahui fasilitas peralatan pengukuran, motivasi belajar dan prestasi belajar mata pelajaran pengukuran bagi siswa SMK Muhammadiyah 1 Malang serta hubungan antara variabel tersebut, maka dilakukan penelitian ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui fasilitas peralatan pengukuran otomotif di SMK Muhammadiyah 1 Malang; (2) mengetahui motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran sistem pengukuran di SMK Muhammadiyah 1 Malang; (3) menge-tahui prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran sistem pengukuran di SMK Muhammadiyah 1 Malang; (4) menjelaskan hubungan antara fasilitas peralatan pengukuran dan motivasi belajar dengan prestasi belajar mata pelajaran pengukuran bagi siswa SMK Muhammadiyah 1 Malang. Penelitian ini dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Malang tahun ajaran 2009/2010. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan fasilitas peralatan pengukuran, motivasi belajar dan prestasi belajar mata pelajaran pengukuran. Analisis korelasi ganda digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara fasilitas peralatan pengukuran dan motivasi belajar dengan prestasi belajar mata pelajaran pengukuran. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Fasilitas peralatan pengukuran otomotif di SMK Muhammadiyah 1 Malang tergolong kategori kurang baik. Motivasi belajar yang dimiliki siswa dalam mata pelajaran pengukuran tergolong tinggi. Prestasi belajar mata pelajaran pengukuran yang dimiliki tergolong baik. Analisis korelasi ganda berpedoman pada tingkat signifikansi 0,000 lebih kecil dari α pada taraf kepercayaan 95% (taraf signifikansi 0,050) atau Fhitung (37,763) > Ftabel (3,33) diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara fasilitas peralatan pengukuran, motivasi belajar dengan prestasi belajar mata pelajaran pengukuran bagi siswa SMK Muhammadiyah 1 Malang. Hubungan antara fasilitas peralatan pengukuran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar sebesar 70,3 %, sedangkan sisanya sebesar 29,7 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran berdasarkan temuan penelitian di atas adalah sebagai berikut. (1) Bagi sekolah, supaya lebih melengkapi fasilitas belajar siswa dalam kualitas dan kuantitas, terutama peralatan sistem pengukuran yang ada di sekolah karena sangat berperan penting dalam upaya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa; (2) guru mata pelajaran pengukuran, supaya terus memotivasi siswa agar siswa tidak putus asa dengan keterbatasan peralatan pengukuran yang dimiliki sekolah, sehingga prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sistem pengukuran dapat terjaga dengan baik atau bahkan lebih meningkat dari sebelumnya; (3) siswa hendaknya selalu memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia dengan sebaik-baiknya, meningkatkan kesadaran dan pentingnya belajar dengan jalan aktif dan selalu menumbuhkan serta memelihara motivasi belajar tersebut agar motivasi tersebut tetap tinggi dan bahkan ditingkatkan lagi; (4) untuk peneliti sejenis, hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perencanaan penelitian yang sejenis atau yang berhubungan dengan penelitian ini, peneliti lain harus lebih menva-riasikan variabel yang diteliti, seperti menambah variabel penilaian ekstern dan intern bagi guru, kebiasaan belajar, cara mendidik orang tua dan variabel lain yang lebih komplek dan luas sehingga hasilnya akan dapat lebih menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar.

Analisis kesalahan logika pada cerita lucu Nasreddin Hodja dalam buku "Nawadir Juha Al Kubra" oleh Syaikhul Mudawwam Y.D.

 

Nasreddin Hodja adalah tokoh cerita rakyat abad XIII yang berasal dariAnatolia,T urki. Kisah-kisahh umornyate rsebalru asd i seluruhd unia.B ahkanpadat ahun1 996,U NESCOm enetapkaNn asreddinH odjas ebagatio kohm ilikmasyarakast eluruhd unia. Lewat kisah humomy4 ia menyebarkans uarakemanusiaand an kebijaksanaank e seluruhd unia. Cerita-ceritah umomyay angmengandungp elajarand an hiknah banyakd idengard an dibacao rang.D i antarabukuy angm emuatc erita-ceritalu cu itu adalahb uku"NawadirJ uhaA l Kubro".Hal khusus mengenai humor-humor Nasreddin Hodja adalah penggunaankalimat dan argumeny ang menpndung kesalahanlo gika Kesalahanlo gika padateks sebuah bahan bacaan harus dihindari karena dapat merusak argumen yangdisampaikanT.e tapip adac erita-ceritah umor,k esalahanlo gika( penalaran)dipakai sebagai alat untuk menimbulkan kelucuan cerita itu. Kesalahan logikadigunakan sedemikian rupa sehingga membawa pembaca kepada kelucuan ceritatersebut Teori-teori humorseperti teori inkongruitas danteori konflik secaraimplisit menyatakanp enggunaank esalahanlo gika semacamin i.Berangkat dari hal itu, penelitian ini memfokuskan tinjauannya padapenggunaajne nis-jenis kesalahanlo gika dalam cerita humor NasreddinH odjapadaB uku "Nawadir Juha AI Kubro" sertat ingkat keseringanti ap jenis kesalahanIogikay angd igunakand alamc eritah umort ersebutD. atap enelitianin i adalahsejumlah 3T2buahcerita lucu yang terdapat dalam buku "nawadir Juha AlKubro" Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptf kualitatif dankwntitatif sebagami etodey ang dianggapt epat dan sesuaid engant ujlan yangingin dicapai. Metode deskriptf kualitatif diganakanuntuk memberikan gambarabdan tafsiran berupa katz-kata terhadap hasil penelitian. Adapun metrode deskriptfkuantitatif dignakan untuk mempersentasjeu mlah kesalahanlo gika yangterdapat dalam cerita lucu Nasreddin Hodja pada buku "Nawadir Juha AI Kubra".Persentasejugad ilakukan atast iapjenis dari kesalahanlo gika untuk mengetahuibesamyati ngkatk eseringanke munculanm asing-masinjegn is kesalahanlo gika.Datayzng digunakan dalam penelitian ini berupa bahan pustaka (tulisan).Setelahta happ engumpuladna tad ilakukan,s elanjutnyad atad ianalisiss ecaralangsungP. rosesa nalisis datad ilakukand nganl angkah-langka(hl) pengolahand^t4Q) pengorganisasiadna ta dan (3) penemuanh asil (abstraksi).U ntukmenjaring data yang dimaksud, digunakan tabel korpus spesifikasi data.Klasifikasid atad ilakukand enganp anduank odifikasis pesifikasdi ata.D atay angtelah dikumpulkans elanjutnyad ianalisism enggunakanru musp ersentasesederhanaK.e mudianh asilnyad isajikand alamb aganp erseniasdei stnbusifrekuensi data, Dari data-datay ang didapat,j enis-jenis kesalahanlo gika yangt erdapatpadac erita lucu rlnl461b uku"Nawadir Juha Al Kubra" adalah(1)a b uno disceomnes( annisbaha l ittifuaqiyyaft)s ebanyak1 0b uah data{9,62%),(2)h astygeneralization/generalisatsei rgesa-ges(as afsathahb il mabadi' al laami'ah)sebanyak7 buah{ 6,730/o){,3 ) ignoratio elencii sebanyak4 buah( 3,85%),( 4)petitiop rincipii (al muhaawaraha d dauriyyah)s ebanya6k buah( 5,77%),( 5) AdHoc (an nisbahs abablryah)s ebanyak1 3 buah( 12,5%\,(6Ja rgumentuma dignorantiam(a ss afsathahs) ebanyak6 buah( 5,77%),( 7) auditura t elterap assebanyakI buah( 0,96%),( 8) fulsea nalogys ebanyak5 buah( 4,81%),( 9) nonsequiturs ebanyak5 buah( 4,81o/o)(,1 0) salahi nterpretasik ata kumpulans ebanyak l buah( 0,96%;o(1), 1 ) misplacedC oncretenessse banyak3 8 buah( 36,540/0()1, 2)quotingo ut ofcontext sebanya4k buah( 3,85o/od),a n( 13) tidak relevans ebanyak4 buah (3,85%).Selan;utnyjau ga dapatd ikemukakanb ahwat erdapat25,54oc/oe ritah umor NasreddinH odja padab uku "Nawadir JuhaA l Kubro" yang menggunakanbentuk-bentukke salahanlo gika.J umlahi ni merupakanju mlah yangs ignifikan,mengrngakt esalahanlo gika hanyalahs alahs atud ari delapans ebabs uatuc eritabisam enimbulkanh umor bagi pendengarp/ embacanya.Penggunaanke salahanlo gika secarain tensifsebagis aranam embangunswxana humor seperti ini tidak lepas dari karakterpribadi tokoh cerita itu sendiri,Nasreddin Hodja. Di satu sisi, ia kadang digambarkan sebagai sosok intelektualyang bijaksana yang dengan kemampuan akalnya mampu menjawab segalapermasalahadne nganm embolak-balikkanlo gika. Kesani ni diperkuatd engankepercayaayna ng diberikan masyarakayt ang mengangkatnyase bagasi eorangQadi, hakim agama.S edangkand i sisi lain ia juga digambarkans ebagasi eorangyangt olol dan bodohh inggak adang-kadangtid ak bisa membedakana ntaradirinya sendiri dengan keledainya.

Implementasi pembelajaran berbasis konstruktivis untuk meningkatkan prestasi belajar pada aspek kognitif dan aspek psikomotorik siswa kelas II semester II SMU Laboratorium Universitas Negeri Malang oleh Fathul Nur Wahidah

 

ABSTRAK wahidah, F.N. 2003.I mplementasPi embelajaranB erbasisK onstruktivis untuk MeningkatkaPn restasiB elajarp ada AspekK ognitif danA spek PsikomotorikS iswaK elas II SemesteIrI SM(JL aborstorium (Jniversitas NegeriM alang.S kripsi,P rogramS tudiP endidikanF isikaJ urusanF isika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing(:I ) Drs.M uhardito, M.Si, (D Drs. Dwi Haryoto,M .pd. Kata-katak unci: prestasbi elajar,k ognitif, psikomotorikk, onstruktivis. Secarau mum,s iswam emandanpge lajaranfi sika sebagapi elajarany ang tidakm enarik,t idak menyenangkanb,a hkanm enakutkan,s ehingga mengakibatkadna yas eraps iswar endaht erhadapm ata pelajaranf isika. Hal ini disebabkakna renag uru lebih seringm enggunakanm etodec eramah,s ehingga yangte rjadia dalahk omunikassi atua rah. Terdapatb eberapap endekatany ang berorientasip adak eterlibatans iswa secara ktifuntuk membanguns endiri pengetahuannyaS. alahs atunyaa dalah pembelajarabne rbasisk onstruktivismeP. embelajarainn i menekankabna hwa pengetahuahna rusd ibanguns endiri oleh siswab erdasarkanp engetahuanya ng telahd imiliki sebelumnya. Penelitiainn i bertujuanu ntuk ( I ) mengetahueif ektivitasp embelajaran berbasikso nstruktivisd alamm eningkatkanp restasbi elajarf isika siswak elasI I semesteIIr SMU LaboratoriumU M padaa sp€kk ognitif, (2) mengetahui efektivitasp embelajaranb erbasisk onstruktivis dalam meningkatkanp restasi belajafri sika siswak elasI I semesteIrI SMU LaboratoriumU M padaa spek psikomotorik(,3 ) mengetahuhi ambatan-hambatyaann gm unculs elama diterapkannypae mbelajaranb erbasisk onstruktivisd i SMU laboratoriumU M. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berbentuk tindakan kelasy angd irancangd alam dua siklus. Pembelajaranyangd iterapkana dalah pembelajarabne rbasisk onstruktivismey angm engikutim odels iklusb elajar. Siklusb elajart erdiri dari tigatahap,y aitu tahape ksplorasit,a happ engenalan konsepd, an tahapp enerapank onsep.M asing-masings iklus terdiri dari empat tahap,y aitu rencanat indakan,p elaksanaanti ndakan,o bservasi,d an refleksi. pada siklusI , pretesd ilaksanakans ecarab ergantiand alam setiapk elompokb esar sebelumm elakukanp ercobaanP. adas iklus II, pretesd ilaksanakans ecaras erentak di awal pelajaran. Hasil penelitianm enunjukkanp eningkatanp restasib elajar padaa spek kognitifsebesa4r 7%od ari nilai rata-rata4 3 padas iklusI menjadi6 3 padas iklusI I. Prestasbi elajars iswap adaa spekp sikomotorikm eningkats ebesalr3 %od ai' ratarata skor 206 wda siklus I menjadi 232 pada siklus II. Dengan demikian dapat dikatakanb ahwap embelajaranb erbasisk onstruktivismed apatm eningkatkan prestasbi elajarf isika siswap adaa spekk ognitif dana spekp sikomotorik, walaupunp adap elaksanaanytae rdapath ambatan-hambatanH.a mbatan-hambatan tersebuta dalaht erbatasnyaa lokasiw aktu dan minimnya saranad an prasarana yang tersedia.

Pendapat siswa kelas II SMA Negeri 2 Malang tentang pengaruh bentuk tes esai dan obyektif terhadap motivasi belajarnya pada mata pelajaran fisika oleh Sri Wahyuni

 

Motivasi merupakan keinginan atau dorongan mental yang timbul dalam diri seseoranugn tuk berperilakut,e rmasukp oilaku belajar,M otivasi ini dipengaruh6i leh dua faktor,y aitu faktor intemal dan ekstemal.M otivasi siswa Aahn-teglatan pembelajaran di sekolah merupakan salah satu aspek yang termastrk-dalafmak tor intemal,b erfungsis ebagapi endorongb agi siswad alam melakukans uatuu sahau ntuk pencapaiantu juan ataup restasiT' inggi rendahnya motivasbi elajarf isikas iswat erletakp adam etodep ernbelajarayna ngd igunakan Selainit u, rnotivasis iswajugad apatd iukur denganb anyaknyaw aklu yang dibuhrlrkans iswau ntuk mempersiapkadni ri keika menghadappi embenante s evaluasfii sika sertap engalamanb elajamyad alamm empersiapkadni ri t9r;ebyt' res y*g diberikan ini aapat berbentuk esai (uraian) atau pilihan ganda (obyektif). Namunie jauh manakahs iswat ermotivasir urtukb elajard alamm enghadapsi alah satub entrikt es tersebutm, akad ilakukanp enelitiant entangp enganrhb enftrkt es esaid ano byektifterhadapm otivasib elajars iswak elasI I padam atapelajaran. fisika.p eniitian ini dilaliukand enganm engungkapp endapast iswai tu sendiri melaluip engalamanb elajarnYa. Tujuanp enelitiani ni adalahu ntuk mengetahuai pakahp emberiante s bentuk esii lebih mendorong motivasi belajar fisika siswa kelas II SMA Negeri 2 Malangd aripadab entuko byektifsertau ntuk mengetahuki eungguland an kelemahante s bentuke said an obyektifmenurutp endapast iswa' Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SMAN 2 Malang yang terdiri dari delapan kelis. Sedangkan sampelnya adalatr kelas IIz dan IL. Teknik pengambilans ampely ang digunakana dalah" RandomS ampling"d enganc ara pengr[rdian. Penelitian ini menggunakan pendekatan non eksperimen, yaitu iendekatan destcriptif yang bersifat alami mengenai keadaan atau obyek yang iedang diteliti tanpa perlakuan khusus. Instrumen yang digunakan berupa angket yang tetutr mengalami penyempumaall lewat uji coba. Teknik analisis data yang Cigunuk- berupa deskripsi data hasil penelitian serta uji hipotesis dengan rnenggunakaunj i-t. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tes bentuk esai (uraian) lebih mendorongm otivasib elajars iswak elasI I SMAN 2 Malangd aripadate s bentuko byektiflpilihan ganda)d alamm enghadaptie s belajarf isika,.karenas iswa harusb elaJasr ecaras ungguh-surgguha gard apatm bnuliskanp rosesja wabannya.

Telaah struktur pertunjukan wayang krucil dengan lakon "rabine aden Pulung Ondoyuko" di Desa Pogalan Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek oleh Fitrotul Hikmah

 

masyawraakyaJata nwgK a.rK uecbile mraedruapawank aaynsaa nlgaK hsr uactuibl seenktuakrka ensgseu noiaatny angd imrliki oleh 'muiui."rnur' mspdteirepurnetkudrtlnuuujrkkup uakennarptgp nweu e nnardjytuuoaknknajugunKm k. areuntnce tirals.s Deiabsaenuric t ss,a eurhaai*it nuypgr regumam* r"e,n ntuJratoedosnai a tkataunnr g,ns-. areumjat,pr!auahndkva ausnrpsa e s*k.p-uae.nskp-ra*seysekaph neingkgga pkaerratukntePjuneksntaeiwknsl it atriuvaaknintn uis ibKc eerurritctuaijl/ul d aaeknmno g"enanu,nl d.ar etkrstorkn np" pR.&saiikubanisnnege uRcnaa,rdp amee ennpnd ,duuakluurnanmgogpm r euernltougyneojnukakosai t,mnrd,u aeknltiupruti: 9:'futT yang dipakai pada waktu p"ttunlutun wayang krucil dengan lakon ,,rabine lplaedneenliP Ptliua elnnujenulgritoa iannvndia n oniy gmoi nekgoni'gn.'Hg, .t u'aensnail"kp iiaetmninw eeartoyitadiaenniiu gn ia ii urdiciihailut ifab dpeekrnda;na;d; s a"r;p;rial:;;Ctm; ; #e;najaiaidenain ceutiialtminab una ls gatiuino.i pI"1ne,uun:b,o iDnnutero?lP unad e danlaapdnmue p rkeuannyresoaal innnrLd gdnot i nry;eo urkaaoupSt'u,k.uat a; ;md"n"a bfir;e"a prh,ei *nlooW"ei"atrayii at"ani"gnfKf -ire.u'dtcnliljo #dg;e,nr "sraJnnlva iy.k"aoFngtda.*a rn.r," pmeenngguumrapiukalaandns a ptaem k-earsippuektkiep beundgaaymaaatdnaa nwn,a s awlaihn scaatruaon,b ysaae dravlaashdik, easned noikaunmT. eeknntaiksDi. ata 11111|',:lt penatsrrOaB.n*e.sr adnam sean rgkghauanns i*pl" e*rnl*e*l.iutiandn,i te;pu.knag;h* ra^il f-ihk aaorsi a iu nu,p* uehmi ,ali pardaant ad an -- BUmamahnaavrjsa uSpabreat aKrd unaak,r.ltaaaukdnprt egeegarmrtsianusaen tnmil kijpunuukvdatjlyiart naeun irytl]au.gu"rgp!ian -\anrg Ksrd, " ura uarr iucdffkiei!l mi gnaer.tinl lliuap ou"u,ui"tjninei ""a j" Ren, ratn aid-ew.e#manptj,c' ue" arrj""un",n ag,ng.'oc l nri"idnoog"vyd, ooakknjooe ,.j jeerjer -K'aiaklristiknya dwstdeiiiaanarlyddleeaaetknakkndP gkeap aae ,dnanl raandt t0tueyfam p: aonr eeua risnuashtgikinakvKgawgnl,ana*a un .urair rvn auvaaap*akgabgatnaena-npgK*k.r i, ruei e rsayrulrsiaiuircpekai,nkai en rio-t nadgattiauaap n puknk. e.u,ngct r,igkeirgnauumdp:p,u nu'" pi.u].rtu" at e0hunls"aunwK rt,r:.aeu uu"*rpvt-"iul.y[u""d,anaig"*"an srkbur ii;en ipa ;"dr; r"r.tiiui,kailysu-- e ia;el ;imnd#si*gai b;,k . uar1 ani.mgopkabaideanto aergnntnnug eggnikruld,a 3a okan arnanng Ylanlt.lJ"uprte Knerluitircas inin u i spaannye-aa.dtn ih1uar1ra"'p11fki a,pn;"6 n;"iIiit,i;,s; iu;pila;yka, dffaip ue[n*g'k,#ajliar,!n"i i,i.uu" m" ernid nadlaamk 3ke1rl.m ljlu1a:ln"y ta-n*agbs einrkgpe emrbibaensnge tkusaktrr auntgtu.pi .n"ri:utl" berkaitadne ngafne nomena

Analisis kemampuan memvisualisasi orientasu tumbukan dan meramalkan energi tumbukan dai suatu reaksi pada siswa kelas II SMU Negeri I Malang tahun ajaran 1999/2000 oleh Pinah

 

Parap akarp endidikank imia sepertiB en-Zvi,E ylon,d an Silberstein(1987:63)s,e rtaK eand anM iddlecamp(1 9s5:7)m empunyapia ndangabna hwail rnukimia merupakans ebuahb idangy angs ulit dipahamio leh siswak arenas ebagianbesark onsepnybae rsifata bstrakd anb erurutana taub erjenjangS. aLahsa tum ateriyangd ipelajarid i sMU adalaht eori tumbukans. ebagianb esr buku-bukup elajarankimiay angd igunakand i sMU dalamm aterit eori tumbukant,i dak memberikanvisualisasdi ari orientastiu mbukana ntarm olekul-molekupl ereaksci lanp erkiraanbesarnyean ergit umbukany angm ernungkinkaunn tukt erjadinyar eaksi.K emampuanmemberikanvi sualisasdi ari orientastiu mbukand anp erkiraanb esarnyae nergitumbukany angm emungkinkante rjadinyar eaksim erupakans uatup ersyaratanpentingu ntukd apatd ipaharninytae ori tunrbukand engante pato leh siswa.T ujuanpenelitianin i adalahu ntukm engetahukie rnampuasni swad alamm emvisualisasikanorientastiu mbukand anr neramalkaenn ergit urnbukany angm emungkinkanterjadinyrae aksi. Penelitianin i menggunakamne toded eskriptifP. opulaspi enelitianin i adalahsiswak elasI I sMU Negeri I Malangt ahuna jaranr 9g9na0ay angb erjumtah3 06siswa,S ampepl enelitians ebesa6r 2 siswad iambil secarap roporsionadi ari masingmasingkelasI.n strumenp enelitianb erupate sy angt erdirid ari l g butirs oalu raianobjektif Dari uji cobai nstrumenp enelitiand iperolehv aliditasi si sebesa9r 5o/od anreliabilitasd enganru musK -R.20s ebesa0r ,83.D atap enelitiany angd iperolehd aritesp adar espondedni kategorikand alamd uag olongany aitu persentassei sway angdapatm enjawabit em tesd any angt idak dapatm enjawabit em tes. Dari penelitiand iperolehh asil-hasisl ebagabi erikut:( 1) banyaknyasr swayangm ampum emvisualisasikaonri entasti umbukans ebesa6r 5yod an (2) banyaknyasisway angm ampum eramalkane nergit urnbukans ebesa5r z%. sisway angm ampumemvisualisasikaonri entastiu mbukand ari:( l) reaksia ntaram olekuld iatornikd an monoatomiks ebesa9r 0o/o(,2 ) reaksia ntarad uam olekuld iatomiks ebesa5r 6%o.(3) reaksai ntarad uam olekult riatomikl inears ebesa5r9 o/od, an( 4) reaksai ntaramolekult riatomikn onlineadr and iatomiks ebesa6r6 %.S isway angm ampumeramalkane nergit umbukand ari:( l ) reaksia ntaran rolekuld iatornikd anmonoatomiks ebesa8r 5%,( 2) reaksia ntarad uam olekuld iatomiks ebesa5r 0gi,,( 3)reaksai ntarad uam olekult riatomikl inears ebesa6r6 0/od,a n( 4) reaksai ntaram olekultriatomink onlineadr and iatomiks ebesa5r5 %.S isway angb elumm arnpLrmemvisualisasikoarine ntastiu mbukand apatd ianggap(i;) belumm emahamihubungaann tarab entukm olekul'rnolekuple reaksdi anm olekul-molekuhla siir eaksi,dan( ii) tidakd apatm engidentifikaiskia tany angh arusp utusd anh aruste rbentuk.Sisway angb elumm ampum eramalkane nrgit umbukany angm emungkinkanterjadinyare aksid apatd ianggapb elumm ernahamsi yarat erjadinyatu mbukanefehif, yaitu energit umbukanh arusl ebih besara taus amad engane nergii katanikatanyangh arusp utusd alamr nolekul-rnolekupl ereakspi adas aatt unrbukante rjadi.Berdasarkahna silp enelitiand i atas,h endaknyag urum engajarkamn ateriteorit umbukand enganm enggunakamno dela taug ambaur ntukm emvisualisasikanorientastiu rtrbukand anm ernberikanp ersyarataenn ergitikau ntukt erjadinyatumbukayna nge fektif.V isualisasmi olekul-molekuple reakspi adas aat erjadinyatumbukand anp ersyarataenn ergitikau ntukt erjadinyatu rnbukane fektifhendaknyajugad iberikanp adab uku-bukup elajarank imia di SMU. Agar penelitiany angberkenaadne nganh al tersebudt i atasl ebih rnendalarrm, akad apatd ilakukanpenelitianle bih lanjut denganin strumeny angl ebih baik

Sisntesis dan penentuan struktur dengan metode difraksi sinar X senyawa-senyawa kompleks [Agl2] (L=difenil(2,4,6-trimetoksifenil) fosfina dan fenilbis (2,4,6-trimetoksifenil) fosfina) oleh Joharnovita

 

ABSTRAK Joharnovita.2 003. Sintesids an Percntuaf:Yk'u'dengan MetodeD ifral

Pengembangan modul ciri-ciri reaksi kimia menurut model daur beajar (learning cycle) untuk pembelajaran sains di SMP kelas IX berdasarkan kurikulum 2004 oleh Sriningsih

 

Mulai tahun ajaran20Hl2005 diberlakukan kurikulum sMp 2004. Dalam kurikulum tersebut materi kimia mulai diajarkan di sMp. untuk melaksanakan kunlulum 2004 diperlukan perangkat kurikulum seperti bahan ajar, media pembelajarana,l at evaluasid, an sebagainyas.e jautrini belumd ikembangkabna han ajarv a.yedagamt enunjangk urikulumz oo4.o l;h karenai tu dalamp eneiltianln i akan dikembangkanb ahana jar ciri-ciri reaksi kimia urtuk siswa strrp t

Pengaruh latihan bola voli gandu terhadap kecepatan dan kelincahan pada siswa SDN Kemantren I kelas IV dan V Kecamatan Jabung Kabupaten Malang oleh Yermia Kristiana

 

Rolavoli gandu merupakan permainan gabungan antara boravori dansepaktakrawP. ermainani ni diciptakano leh Asim pada tahun 199g.y ang mana9"nguo bermain dapat rneningkatkan kornpone' kesegaran jasrnani il*iur yukecepatand an kelincahan,u ntuk nrengetahupi engaruhl atilran bolavoli ganduterhadap kecepatan dan kelincahan dilakukan dengan tes lari 50 meter dan,;hufilenn 4 x l0 meter,, vaitus ebelumd ans esudahp erlakuan. Penelitian ini bertujuan unftik: rnengetahui pengaruh bolavoli ganduterhadap kecepata:r dal kelincahal, dan diharapkan dapat digruralian sebagi alatuntuk melatih kecepatand an kelincahanp ada siswa sD. Hipotesisp enelitiani niadalah: "ada pengaruh latihan bolavoli gandu terrradap kecepitan dankelincahan".Metode penelitian yang digunakan adalah metode pra ekspenmezt denganmenggtrnakanm ncanganp enelitian one group pretest pt'tstteitc /e.srgflS. ubyekdiberi tes awal sebel.rm perlakuan, perlakuan yang diiberikan adiah latihanbolavoli gandu, setelah perlakuan subyek diberi tes akhir. penelitian ini dilakukandl sDN Kemantren I kelas IV dan v Kecamatan Jabung Kabupaten Malangtanggal I Maret sampai dengan I Mei 2004. Analisis data pinelitian yang{lsuna]

Pengembangan model pembelajaran bola voli untuk siswa SMP Negeri seKota Malang oleh Denok Purwaningsih

 

Pendidikan moral merupakan sebuah cara membimbing seseorang yang dilakukan dengan sengaja oleh orang dewasa kepada anak-anak untuk memberikan suatu pelajaran nilai atau norma, baik buruknya suatu perbuatan. Pendidikan moral dapat dilakukan lewat berbagai media, hal ini memberikan kesempatan luas kepada pihak untuk berperan aktif dalam memajukan pendidikan kita. Perkawinan Sedarah atau Incest adalah hubungan badan atau hubungan seksual yang terjadi antara dua orang yang mempunyai ikatan pertalian darah. Dalam hal ini hubungan seksual sendiri ada yang bersifat sukarela dan ada yang bersifat paksaan. Paksaan itulah yang dinamakan perkosaan. Jika itu terjadi antara dua orang yang bertalian darah itulah yang dinamakan Incest. Dan kasus Incest yang lebih banyak diketahui masyarakat adalah perkosaan Incest. Penciptan karya tari dramatik "Watugunung" bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan karya sebagai sarana pengenalan budaya pernikahan sedarah dan pendidikan moral. Sebuah koreografi ini ditujukan tidak hanya untuk pelajar tetapi juga masyarakat umum, karena dalam tari ini memberikan sebuah pendidikan moral tentang pernikahan sedarah yang berdampak negatif, dan perlu diperhatikan baik dari masyarakat maupun para pelajar khususnya, sebagai media pendidikan. Semakin berkurangnya nilai-nilai moral dalam era modernitas ini mendorong koreografer untuk melakukan upaya mengembangkan legenda Watugunung sebagai salah satu legenda perkawinan sedarah di Indonesia ke dalam bentuk karya tari, yang membawa pesan dan nilai moral bagi masyarakat luas. Dalam koreografi berjudul Watugunung (dalam wacana Incest) penggarapan koreografi legenda Watugunung sebagai pengenalan budaya dan pendidikan moral, koreografer mencoba untuk bisa menawarkan suatu hal baru dalam sebuah karya tari, baik saat berproses latihan atau pada saat pementasan. Pembawaan gerak tari yang bernuansa baru dikemas dengan teatrikal, dan duet, kemudian lighting, musik, coba di optimalkan pada saat pementasan. Selama proses pembuatan koreografi legenda Watugunung ini banyak sekali bantuan yang diberikan dari tim kreatif dan para penari, berupa dorongan kreatifitas, semangat dan juga data yang menunjang riset, sehingga pelaksanaan pembuatan dan penyusunan koreografi ini berjalan dengan baik. Dari hasil penyusunan koreografi ini, terbagi atas empat adegan. Dengan mengambil tema perkawinan sedarah atau Incest. Judul tari Watugunung berasal dari sebuah legenda yang hidup pada masyarakat Jawa dan Bali, dimana legenda ini menceritakan seorang anak yang menikahi ibunya sendiri dan legenda ini adalah sebagai dasar munculnya hitungan waktu atau wuku pada masyarakat Jawa dan Bali.

Pengaruh latihan kekuatan otot lengan dan drill sevis terhadap peningkatan keterampilan servis atas pemain putri persatuan bolavoli lobhar Kelurahan Bugih Kecamatan Kota Pamekasan Kabupaten Pamekasan tahun 2003 / 2004 oleh Bambang Sudjito

 

Dalamu sahap emainu nnrkm encapakie terampilano ptimald alamb ermain bolavoli posiapanp ernainb ukanh anyad itekankanp adak ondisi fisik sajat etapi juga padap enguasaatenk nik danf akfik yangb aik berkatl afjhan,y angm erupakan syaratt €rpentingb agi setiapp ernain.S ecarag arisb esart eknik dasarb ermain bolavolid apatd ibagim enjadai npark omponenya ngm eliputi:( l) teknik, rerwce; service bawah dan atas, (2) teknik passing; passing bawah dan atas, (3) teknik smash; normal smash, semi smash, pull smash dut push smash, dan (4) teknik bloclq block tunggd dan berkawan&elompokD.a larnp ermainanb olavoli servrs merupakan teknik pukulan awal untuk memulai suatu permainan, sekaligus sebagasi sranganp ertamab agi reguy angm elalcukasns rvism akau sahakasne rvis harusm asukk e lapangalna wand ans ebisam ungkind iarahkapna dat empayt ang kosonga lax pemainy ang mernilikip assingp alingj elek. Menurutp engamatan penelitid alams etiapla tihanm aupunp ertandingabno lavoli,k esalahan-kesalahan dan kegagalan-kegagaladna lam melakukans ervis (servis atas) sering tdadi terutamap adar egub olavolip utri. Hal ini dikarenakan(l:) kekuatanta ngand an Iengan pada saat memukul bola kurang atau trdak kuat, (2) belum brsa mengarahkan sasafin bola dengan baik, (3) kurang konsentarasi dalam mengontrodl anm engarahkabno la, dan (a) perkenaanta ngand enganb ola belum tepatp adap osisinyak"a renak urangnyala tihan. -. Berkaitan dorgan masalahd i atas maka permasalahainn i dapat dirumuskan* apakaha da pengamhy ang signifikanl atihank ekuatano tot lengan dand rill servisa tast erhadapp eningkatank eterampilans ervisa tasp emarnp utri persatuan bolavoli Lobhar Kelurahan Bugih Kecamatan Kota pamekisan KabupatePn amekasaTna hun2 003/2004". Tujuanp enelitianin i adalahu nhrkm engetahupi engamtlra tihank ekuatan otot lengan dan drill ssrvis atast ohadap peningtruank eterampilans eryisa tas pemain putri persatuanb olayoli Loblrar KpJurahanB ugih Kecamatut Kora PamekasaKna bupatePn amekasaTn a hvn2 003/2 004. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ekspaimeny ang bersifat pra eksperimend enganr ancangannyma enggunat€n pola "single group pretestp osftesrd esign". LangkahJangkadha lamp enelitian ini: (1) pengukurank eterarnpilans ervis atasb olavoli sebelumd iberi perlakuan yang disebut tes awal, (2) pernberianp erlakuanb enrpal atihan kekuatano ror yleannggn g {l,ayh!s hdy itoe,n pfuulkl aunpd.,, aa nng (k3a)t b peebnagnu/a6kr uhreailnk 3 e kteg)r admanpd irriaisln e srevriissa atraassb b oorraavvoortii sesudahd iberi polakuany ang disebutr es akhir. Subyekp enelitianin i adatah qemarn putri pasatuan bolavoli Lobhar Kelurahan -augitr recamatan Kota PamekasaKn abupatenp amekasanu, sia antara 20-24 tahin dan berjurnlahr a orang. setelahd ilakukana narisisd atas esuadi enganm etodep eneritiand, iketahui rata-ratate s awalk eterampilans ervisa tasp ernainp utri persatuanb olavoliL obhar psKl5aeg,mrllsu4par.asatuehdi a,aednnnbaB gonualgganskhv kao sonKliirm - e2 Lc5poa.ab Rrnhnagaatartaa bn-KnraK a ekotluauttaen ra syph aaasak emnhb ieBre kturseagats7iorha, a 3nkmK4u ep udciulaaapinm urs eraenntr atvpanisanK "ngaoratteaaunkps n a" ptrsuaua*m;nn* ,ie ["-p*k uats:"an KabupateiPr amekasatn"b 9ry 23,14s edangkasni mpangabna kunyas ebesa5r ,95 mdaennr g€g,nut'aankgaanatn en ltqafrka s sktoart i1s3ti ska urjin pnaodir emnagliatanss kL oier 3lif3o.r rse yrh-grt uniigtuatn n *ournm aielitinausd aautap pmoapsuinlags-bmi eardsiinsdgrai btaum snie onrmunaj(ul pk k: a0nb, a2h0w0> a do a =ta 0t e,0s1 a)w. ald anles akhir berasadl ari tesa waBld eardnat essaa rkk*h hirar esirld aanpaalisr.iqsu :.jil-gt ua-m yaatnagnus ilganngi-afinkm a(enPn :ubn,OjuOkkOa. n"b ah=w Oad. Oaltf.a P*gg demikianh ipotesisn ihil (Ho) yang uetu,wi "daak adap *gu*rr-v*g sigrrifikanla tihank ekuatano tot lengand an-driils ervisa tast erhadapp ?rngrtt* 5t^YgrlTgs aras.pempriunt rip enatrnbaonr av oriL obharre iurahan"augrh kdrreietkoculraamkt.aaB ntoae tnroKd qaol estana grPkaaanhmnd a eal tkneda rrssiaribtKn us ate,bm ruvaipskaa atteap nsepb iareerrnlpiteeiaknnaign saia rdnuTis hsaei hmcuapnrua 2slk 0ipa0inf3bi k/a2at0rnw0 ta4o,-an. tduaaotiltuarpatrn ygrnsfatan_t

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 |