Rencana pembelajaran kooperatif pada pokok bahasan teorema pythagoras untuk siswa SLTP kelas II semester 1
oleh Sri Lestari

 

Metode pembelajaran yang sering digunakan saat ini adalah metode pembelajaran konvensional, yaitu metode pembelajaran yang lebih banyak menggunakan metode ceramah maupun tanya jawab. Metode pembelajaran kooperatif merupakan metode pembelajaran di mana siswa belajar bersama saling menyumbangkan pikiran dan bertanggung jawab terhadap pencapaian hasil belajar secara individu maupun kelompok.

Pengembangan pembelajaran kewirausahaan untuk mengoptimalkan potensi dan kapasitas individu siswa di SMK (studi pada siswa kelas XI Patiseri di SMKN 2 Trenggalek tahun pelajaran 2016/2017) / Ary Muhsinin

 

ABSTRAK Muhsinin, Ary. 2016. Pengembangan Pembelajaran Kewirausahaan Untuk Mengoptimalkan Potensi dan Kapasitas Individu Siswa di SMK. Tesis. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Mit Witjaksono, MS.Ed., (II) Dr. Dwi Wulandari, S.E., M.M. Kata Kunci : Pembelajaran Kewirausahaan, Optimalisasi Potensi, Kapasitas Individu Penelitian ini memiliki tujuan umum yaitu mendesain dan mengembangkan model pembelajaran kewirausahaan melalaui optimalisasi potensi dan kapasitas individu siswa SMK. Optimalisasi potensi dan kapasitas individu melalui pendekatan Kontekstual Learning untuk materi pembelajaran kewirausahaan dan Project Based Learning untuk aplikasi atau praktek dari materi yang dipelajari. Dengan pendekatan tersebut diharapkan siswa lebih tertarik dalam pembelajaran kewirausahaan dan mampu mencapai tujuan kurikulum pembelajarn kewirausahaan SMK. Penelitian ini menggunakan model pendekatan Design Based Research (DBR), yaitu sebuah penelitian pengembangan untuk memecahkan permasalahan yang ada di lapangan dalam pembelajaran Kewirausahaan melalui desain tertentu. Lokasi penelitian di SMK Negeri 2 Trenggalek dengan sasaran penelitian siswa kelas XI Patiseri. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara, pengamatan, dokumentasi dan angket. Data dianalisis secara kualitatif yaitu dengan memaparkan hasil penelitian dan menceritakan tahap demi tahap proses penerapan skenario pembelajaran dan hasilnya sesuai dengan pendekatan Design Based Research (DBR). Selain itu data juga dianalisis secara kuantitaif untuk menggambarkan data yang diperoleh dari angket tentang gaya belajar siswa, respon siswa dan guru setelah pelaksanaan uji coba produk. Analisis kuantitatif juga digunakan untuk mendapatkan gambaran mengenai optimalisasi dan kapasitas individu siswa melalui lembar penilaian sebagai indikator munculnya optimalisasi dan kapasitas individu siswa. Dari hasil penelitian dapat diketahui pembelajaran kewirausahaan di sekolah yang menjadi subyek penelitian masih belum bisa mencapai tujuan pembelajaran kewirausahaan itu terlihat dari hasil kuesioner yang dibagikan kepada peserta didik serta hasil wawancara dengan guru mata pelajaran kewirausahaan. Setelah mengidentifikasi masalah, peneliti merumuskan dan mendesain skenario “Optomalisasi Potensi dan Kapasitas Individu Siswa” melalui pembelajaran kewirausahaan. Kemudian melakukan tahan-tahapan dalam penelitian yang akhirnya didapatkan bahwa dengan menggunakan skenario ini dapat meningkatkan hasil tujuan pembelajaran kewirausahaan. Hal ini terlihat dari hasil respon peserta didik dan wawancara dari guru mata pelajaran kewirausahaan dan peserta didik. hasil pengembangan penelitian ini berupa produk skenario “Optomalisasi Potensi dan Kapasitas Individu Siswa” melalui pembelajaran kewirausahaan dan RPP, silabus, lembar kerja siswa yang telah diuji cobakan dan divalidasi oleh guru pengguna dan peserta didik.

Pengaruh dimensi kualitas jasa terhadap kepuasan pelanggan di PT. Mitra Pinasthika Malang (studi pada bengkel sepeda motor Honda)
oleh Imam Muhadi

 

Ditengahp ersainganp asar yang semakink etat, Honda sebagaip emimpin pasars epedam otor di lndonesiam elakukanb erbagaiu paya untuk memperkuat pangspaa sary ang ada.D enganm unculnyab anyakp esaingt erutamam otor buatan cina, Hondab erusaham ernperkokohp osisinyad enganc ara mernperbanyadli. ealer ataupunb engkelr esmi Honda yang lebih dikenal denganA HASS (Astra Horula Authorizeds ervice station.) Persaingany ang dihadapi sungguh berat apabila perusahaanti dsk mampu memperbaiki kualitas diberbagai bidang. Untuk memberikank epuasank epada para pelangganp erusahaanja sa harus rnampu memahamdi imensik ualitru jasa yang dijadikan indikator oleh pelangganu ntuk menilajia sad iberikan. Penelitiani ni bertujuanu ntuk rnengetahupi engaruhd irnensik ualitasj asa yattgm eliputib ukli langsungk, eandaland, ayatnggap,jaminand an einpatit erhidap kepuasapne langganp ada bengkel sepedar notor Honda di pr. Mitra pinasthika ,"iustika Malang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perusahaan terutamap adab agianb engkels ebagabi ahanm asukand alam mengambilk ebijakan dans ebagaail ate valuastie ntangp elaksanaanjasbae ngliel. .. .Ralcangapne nelitiany angd igunakana dalahd esknptifk orelasionalp. opulasi penelitianin i adalahs eluruhp elangganb engkels epedam otor Honda di pr. Mitra PinasthikMa ustikaM alangd enganju rnlah sampell bO respondenp.e ngunpuland ata dilakukan dengan nrenggunakan wawancara tidak terstruklur, observasi non partisipatorid, ank uesionetre rtutup.T eknik pengarrbilans ampeld engana k:sitlenrctl slmpling.A nalisis data penelitianm enggunakana nalisis regresi linear berganda linsg u;i hipotesism enggunakaunj i t dan uji F denganb antuanp rogramS psSs eri 10.0fo r MNDOWS. Hasilp enelitianin i menunjukkanb ahwas ecarau mum kualitasi asab enskel spedma otorH ondad i PT.M itra PinasthikMa usthikaM alangd inyatakabna ik.r iasil analisisre gresdi anu ji hipotesism enunjukkanb ahwas ecarap arsialm aupuns irnultan lda nelgaruh yang signifil:an antara kualitas jasa dengan kepuasan pelanggan Dimensik ualitasaa jasay ang paling dominana dalahj aminan. bisusul kemudian empatid, ayat anggapb, ukli langsungd ank eandalan. ll Berdasarkanh asil penelitian ini, disarankank epadap ihak perusahaan : (1) Melakukan prograrn-program pendidikan dan pelatihan peningkatan kualias pelayanank epadap ara kru dan mekanik bengkel; (2) Perlu adanyap erhatiany ang seriusd ari pimpinan terhadapa spek/atributjasam empengaruhki epuasanp elanggan; (3) Perhmyam elakukans uwei kepuasanu ntuk dapatm engetatrupi ersepsip elanggan terhadapk ualias jasa yang diberikary (4). Memperbaiki sistem informasi kualitas jasa untuk membantu memfokqskan peningkatan kualitas jasa dan alokasi sumber dayay allrga da di perusahaan(;5 ) Mempertahankand an meningkatkank ualitasj asa png diberikan; (6) Melalnrkan penelitian kualitatif dengan lebih memperhatikan aktifitas-aktifitasd ari parap elanggand an interaksiy ang terjadi.

Penerapan jaringan kerja dengan metode lintasan kritis pada proyek pembangunan gedung RSUD Dr. Saifuk Anwar Malang tahap II
oleh Arief Mujianto

 

Mikoflora dan jumlah total koloni kapang kontaminasi pada biji kemiri (Aleurites moluccana Willd.) utuh dan rusak di pasar Kota Malang / oleh Lina Kusumawati

 

Brlik emirmi erupakasna lahs atur empah-rempva-Ch ,ry99j:::t:TC olehk apangk ontaminanP. rosekso ntaminasoil ehk apangm l dapatte {a{l paoa *^" pirt'r-Uuhana kibata danyaserangan-serapnegnggag erebki ji; padam asa ;;;";;tt akibata danyap engolahauni ji temiri yangk urang tepat' sehingga lir"g"f.iu"tf.- kerusakaUn lji;O - selamam asap enyimpanaank ibata danya serangasne rangghaa mag udang. Penelitiainn i Uertujuainu rtukm eneliti:l. mikoflorak apangk ortaminan; 2.j umlaht otalk olonit uping kontamllan3; ' spes'ietas nqe ryp.n^l19j:3- 'nt"-p; l"tg.t tu 4. kualitasm ikrobiologbi iji kemirib erdasarkanlumlatoht aJ-Kololu t""r-*an padaU rjit eiiri utufrd anr usakB. iji kemiriy angd igunakan iiam-peneritianin l Oiperollnd arib eberappaa sard i KotaM alangy' aitup asar r"a"[Cua-g, p*ut tili*bing, pasarD inoyod anp asarS awojajar' Penelitiainn i menggunakamne toded eskriptiof bservasionadla' tay ang diperoletdr ianalisise cariiestriptif rerataB iji kemiriy angu tuhd anr usak Oil-Uif f Og ramu ntukm asing-masinugla ngan.dadnil akukand alamt iga ulanganS. ampedl iambild aris atup enjuaul ntu.ktiapp asax' " Hasilp enelitianm enunjukkabna hwab iji kemiriy angr usakle bihb anyak terkontaminaoslie trt apane; ari padab iji kemiiiu tuh'M ikoflora pada biji kemiri utuhd anr usakia tah,4t.a iarii, )' parasiticusA, ' flavus'A ' clavatusP' ' citinum' nAiopw stoloniferA, . penictiloidesP, ' digitatumA' ' ochraceusA' ' niger'A ' versiiolor, P. rigulosum,P . paraherquei,P ' chrysogenumC' ladosporiun^ cladospor:ioideslChrysonsiiltioap hila,T erticilliutns p''D oratomycessP '.B' , iliociadium sp.d anE urotiumr epensS' pesieksa pangk ontaminayna ngd. ikete- .*anp"a"uijitemiriututrdantidatterdapatpadabijikemirirusakia]ahP. verrucosumC,l adosporiumsp .P, . griseofulvumd anA ' sydowiis' edangkan yang aiteLmuun padab iji t r.iri *rut aand dakt erdapapt adab iji kemiriu tuhi alah i. variabilei,r tonitiilla suaveolenDs,o ratomycessp .l u Monascursu ber,A ' ustusA, . fumigatusA, . oryzaeP, . camembertPi,' .citreonigrumE' urotium intoLtirii di e. candiius.D arih asila nalisisd iketahubi ahwa jumlah total kolomk apangto ntamirru,p aAaU ijik emiriu tuhi alatrI '98 x 106c ftr/g'd anp ada biii kemirir uiak ialah1 ,10 ; 107c frr/gS. edangkabna tasc emaramn ikoba untuk ;.'.p;-;;il; iuturtr 6oc f'/g, sehinggjau 4{ totalk olonik apangte rsebut melebihbi atasm aksimumtt ti*- t

Identifikasi kesulitan belajar siswa kelas 2 dalam memahami materi laju reaksi di SMU Negeri 2 Malang tahun ajaran 2002/2003 / oleh Siti Sa'diyah

 

Ilmu kimia merupakans alahs atup elajarany angd ianggaps ulit olehp ara siswaS ekolahM enengahU mum (slvflJ).B elajari lmu kimia menuntutp emahaman dan penguasaakno nsepkonsepd enganb enar,m enuntutk emampuanb erpikir abstrak sertap enguasaanp erhitunganm atematis.H al ini kemungkinanm engakibatkan timbulnyak esulitanb elajar.K esulitanb elajara dalahs uatuk ondisid lalamp roses belajary angd itandaid engana danyah ambatan-hambattaenr tentuu ntukm encapai hasilb elajar.s alahs atui ndikatory angd igunakanu ntukm empredikski esulitan 9d"]T siswaa dalahd enganc aram elihatd atap restasbi elajary angd icapainya. Apabila prestasib elajamyad i bawahs tandar,m akay ang birsangk-utanb elum mencapaik emampuanm inimal yang dipersyaratkans, ehinggad apatd ikatakans iswa tersebumt engalamki esulitanb elajar.T ujuand ari penelitianin i adalahu ntuk mengetahutiin gkatk esulitanb elajary angd ialamio leh siswas MU kelas2 dalam memahammi ateril aju reaksi. Penelitianin i adalahp enelitiand eskiptif. Populaspi enelitianin i adalahs iswa kelas 2 SMU Negeri 2 Malang tahun ajaran zoo2/2}o3,yang berjumlah 336 orang dant erbagid alamd elapank elas.u ntuk uji instrumena iamuil se-banya4kl sisw{dan sampepl enelitiand iambil sebanyak8 0 sisway angm asing-masindgi ambil secara acak.I nstrumenp enelitianb erupas oal-soaml ateril aiu teatr i yan*gt" rdiri dari 17s oal denganr eliabilitas( rni*rs) sebesa0r ,762.p engambiland atad ilaksanakapna da tanggal 9 oktober 2002. Datz penelitian ini, dianalisis dengan rnenggunakan gqrhitunsanp ersentasek esalahany ang dialami siswad alam menge!-akans oal-soal laju reaksiy angk emudiand ikualifikasikanm enjadit ingkatk esulitan. Hasil penelitiani ni menunjukkan(l ) tingkatk esulitans iswad alam mendefinisikanla ju reaksia dalahk ecil (3s,7520)(,2 ) tingkatk esulitans iswad alam menuliskanr ymus laju reaksi adalahk ecil (25,630/o)(,3 ) tingkat kesulitans iswa dalamm enyelesaikapne rhitunganla ju reaksia dalahk ecil (il,2s%),(4) tingkat kesulitans iswad alamm enentukanp ersamaalna ju reaksia dalahk ecil e7,t%),(s) tingkatk esulitans iswad alamm enentukano rder eaksia dalahk ecil (36,2s,i/o),i""t ol tingkat kesulitans iswad alam memahamif aktor-faktoryang mempengaruhlia ju reaksia dalahc ukupb esar, (41,72o/oD)a. ri hasilp enelitianin i aapatd iJimpulkan bahwas iswamasihm engalamki esulitanb elajarp adam ateril aju reaksit erutama dalamm emahamfia ktor-faktory angm empengaruhlai ju reaksi-.

Penerapan metode sosiodrama untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B di TK/SD Satu Atap Desa Mabung Kecamatan Baron Kabupayten Nganjuk / Sinta Tikta Ika Yoga

 

Studi tentang pemberdayaan perempuan desa dalam menunjang ekonomi keluarga di Desa Kedunggudel Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi
oleh Irma Retnosari

 

Studi keanekaragaman hewan tanah (infauna) di puncak gunung Ijen Kabupaten Banyuwangi / oleh Ary Maulidiyah

 

Ijen. Salah satu habitat sumber daya alam yang perluinendapat perhatian ltatah,puncak Gunung ljen. puncak Gunung Ljen ini,-kirena letaknya dikat dengan lanau {wan.belerang, dimungkinkanm epilih kandungans ulfur tinah yangb ejfr,beda 9.lg* daerahy ang.le*ny3 semakinja uh dari danauk awah.s ehubungind lngan hal tersebut maka dimungkinkan puncak Gunung Ijen akan mernpunyai ,kganekarae3manjenoirsg anlsmg1 ,angb erbedad enganp uncakg *"ng lainnya, Ifiususnyak eanekaragamajenn is hewant anahnya( infauna) Penelitiani ni bertujuan-untukm engetahujie nis-jenis hewant anah( infauna), keanekaragamakne, merataan-dakne kayaanh ewairt anih (infauna)d an pengaruh " faktora biotik tanaht erhadapteanekaragamarkqe merataand an kelkayaanh ewan tanah (infauna). Penelitian ini dilakukandi puncak Gunung Ijen berdasarkan perbedaajna rak dari danauk awah sulfur, pda bulan Aprifsimpai september2 002. Penelitiani ni menggunakanm etodbd eskriptif. PengamSilans ampels ecara sistematikd eng anc aram -encuplikta nahy ang diaribl paaa-: transekd ri pudu masing-masintgra nsek.dibuatt 0 titik (s:bagai plot peirgambilans ampel) 'dari jarak terdekadt engand anauk awahm enurun( dengana ratrv ertikal) menjarihid anauk awah, jarak antar tansek 5 m dan jarak antar piot t 5 m. Untuk menletahui ienis-ienis hewant anahd ilahrkan identifikasi denganm enggunakank urici deteiminaii aa.i Bonor( 1992)D, iT9al( 1991)D, aly (lgst) dan[ uc (1995)u. ntuk mengetahui {.r}.$p83qan digunakan indek shannon wiener, Ind6ks kemeratain @vennes), danI ndeksk ekayaan( Richeness).-untut_mengetahpuei rbedaank eanekarigaman, kemerataan{,a n kekayryna ntarp lot dilakukan uji F yang dilanjutkand eng;n uji ' DMRT Ur^tuk mengetahui pengaruh faktor abiotik (iutli teteiruaban ptidan' kandungang ylfur) tanaht erhadapk eanekaragamank,e merataand, an kekayaan ofaKuKanu Jtr egrestb ergandac lanr egresrg anda. _ ... Putgn_pqne!1tiainni ditemukan1 4 genush ewant anahy angm asukd ailan1 2 Famili dan 5 Ordo. Nilai indeksk eanekaragamadna n kekayaai he-wanta nah .kecendgrysanny-aad alahs emakint inggi dengans emakinja uh jarak plot dari F"pJn9*,keanekaragamadna nk ekayaante rtinggit erdapitp adap rof 10,t erapit idak Pqb.eq nyata dengan plot 6, 7, 8, dan 9 dan terendah terdapat pada plot l. Nilai indeksk emerataanh ewant anahk ecenderungannyaad alahi emhkin iinggi dengan semakinja uh jTa! plot dari kepundan,k emerataint erringgi terdapatp iia poie, tetqpliid akl. :.tr{1y"q dpngapnl otI ,O6 , 8 , 7, s, 3,d;;z aanierenOatrierdapat padap lot 1, Njlai pH.berhubungan-signifikadne ngank eanekaragamadna n kekayaan hewant anah.s edangkans uhu tanah,k elembabanta nahd ank andungans ulfur tairah berhubuuganti dak signifikan dengank eanekaragamank,e merataan-dakne kayaan hewan tanah.

Pengembangan model pembelajaran fisika dengan pendekatan konstruktivisme pada pokok bahasan cahaya di SLTP Negeri 3 Tugu Trenggalek / oleh Ummi Puji Astutik

 

Rendahnya penguasaan siswa terhadap materi fisika sangat dipengaruhi oleh model pembelajaran fisika yang diterapkan. Di SLTP di Kabupaten Trenggalek, pembelajaran fisika yang diterapkan masih terkesan sangat konvensional, yaitu banyak ceramah dan latihan soal sehingga perlu di coba model pembelajaran baru yang berbasis konstruktivisme.

Kajian analisis faktor dalam menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan (studi kasus pada nasabah BRI Cabang Probolinggo Unit Tongas) / Yenny Anantasari

 

Perbandingan model pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) dalam peningkatan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi (studi eksperimen pada kelas VIII semester genap 2010/

 

Kata Kunci :Model pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review), Pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL), Motivasi dan Hasil Belajar. Model pembelajaran PQ4R merupakan salah satu strategi belajar dimana guru membantu siswa mengingat apa yang mereka baca dan dalam pembelajaran tersebut terdiri beberapa langkah-langkah antara lain preview (membaca selintas dengan cepat), question (bertanya), read (membaca), reflect (refleksi), recite (tanya jawab sendiri), serta review (mengulang secara menyeluruh). Mengajar yang baik, mencakup mengajari siswa bagaimana belajar, mengingat, berpikir, dan mendorong diri sendiri. Strategi ini digunakan untuk meningkatkan kinerja memori dalam memahami substansi teks yang dapat mendorong pembaca melakukan pengolahan materi secara lebih mendalam dan luas. Hal ini menyebabkan pentingnya strategi-strategi belajar diajarkan anak didik untuk meningkatkan hasil belajar. Pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), merupakan salah satu model pembelajaran yang melibatkan siswa memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah, sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan dari memecahkan masalah tersebut dan sekaligus siswa dapat memiliki keterampilan untuk memecahkan suatu masalah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian Pre-Eksperimental Design dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Laboratorium UM sebanyak 2 kelas yaitu kelas VIII D sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen 2. Dua kelas penelitian ini mendapatkan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen 1 mendapat perlakuan model pembelajaran PQ4R sedangkan kelas eksperimen 2 mendapatkan perlakuan model pembelajaran PBL. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kelas eksperimen 1 mendapatkan hasil belajar lebih baik dari kelas eksperimen 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PQ4R lebih efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Saran yang dapat peneliti sampaikan, yaitu : (1) bagi guru, model pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga dapat diterapkan pada proses pembelajaran dikelas; (2) untuk siswa, strategi PQ4R ini dapat membantu siswa untuk meningkatkan daya ingat, daya berfikir dan kreatifitas siswa; (3) untuk peneliti berikutnya, disarankan melakukan penelitian-penelitian yang berkaitan peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar dengan menggunakan strategi maupun model pembelajaran.

Kajian tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap minat siswa SMU kelas III IPA di Kabupaten Malang pada Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang / oleh Aas Setiani

 

Ritus ekaristi malam Jumat legi pada peziarahan Puh Sarang Kediri (suatu kajian antropologi agama) / Maria Vrieska Ambarwati

 

Pengembangan media kaset rekaman mata pelajaran sejarah kelas II semester 1 di SLTP Negeri 4 Malang
oleh Heru Prasetyo

 

Media kaset rekaman merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi yang di lakukuan di SLTP Negeri 4 Malang di dapat hasil yang menyebutkan bahwa selama ini dalam proses belajar mengajarnya khususnya mata pelajaran Sejarah masih menggunakan metode ceramah.

Pengembangan model latihan kecepatan reaksi melalui VCD untuk kiper futsal di Sekolah Futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang/ Siti Humairous Zakyyah

 

Kata Kunci: pengembangan, model latihan, kecepatan reaksi, kiper futsal. Futsal merupakan olahraga dengan permainan yang cepat, waktu yang pendek, dan ruang gerak yang sempit. Oleh karena itu, intensitas terjadinya gol dalam futsal akan semakin tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dibutuhkan kiper yang mempunyai kecepatan reaksi yang tinggi untuk menangkap atau menepis bola agar tidak masuk ke gawang. Kenyataan yang ada di lapangan, rata-rata kiper futsal di sekolah futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang mempunyai kecepatan reaksi yang kurang yaitu berkisar antara 0.401 detik – 0.500 detik. Oleh karena itu, dibutuhkan model latihan yang dapat meningkatkan kecepatan reaksi kiper futsal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model latihan kecepatan reaksi melalui VCD untuk kiper futsa di Sekolah futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang sehingga dapat membantu pelatihan dan meningkatkan kecepatan reaksi kiper futsal di Sekolah futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang. Metode penelitian dan pengembangan dalam model latihan kecepatan reaksi melalui VCD untuk kiper futsal ini yaitu Research and Development. Tahap-tahap dalam melakukan penelitian dan pengembangan ini yaitu: (1) melakukan penelitian dan pengumpulan data awal termasuk kajian pustaka dan analisis kebutuhan, (2) mengembangkan produk awal, (3) evaluasi ahli dengan menggunakan 2 ahli kepelatihan futsal dan 1 ahli media, (4) uji coba kelompok kecil, (5) revisi produk awal sesuai dengan kegiatan uji coba kelompok kecil, (6) uji coba lapangan atau kelompok besar, (7) revisi produk sesuai dengan kegiatan uji coba kelompok besar, (8) hasil akhir produk pengembangan dari revisi produk akhir. Penelitian ini dilakukan di sekolah futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang. Subjek uji coba terdiri dari (1) tinjauan ahli yang terdiri dari 2 orang ahli kepelatihan futsal dan 1 orang ahli media, (2) uji coba kelompok kecil sebanyak 7 kiper futsal di sekolah futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang yang diambil secara random sampling, (3) uji coba kelompok besar sebanyak 14 kiper futsal di sekolah futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang. Hasil pengembangan produk ini yaitu 15 macam model latihan kecepatan reaksi untuk kiper futsal. Selain itu, berdasarkan tinjauan terhadap rancangan produk disimpulkan bahwa rancangan produk telah sesuai dan dapat diproduksi menjadi VCD model latihan dan layak digunakan dalam uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Uji coba kelompok kecil menggunakan 7 kiper futsal dengan hasil 84.01% dan uji coba kelompok besar menggunakan 14 kiper futsal dengan hasil 90.99%. Oleh karena itu, produk model latihan kecepatan reaksi melalui VCD untuk kiper futsal telah memenuhi kriteria dan semua isi dapat digunakan dalam kegiatan latihan kiper futsal di sekolah futsal Bina Harapan Setia (BHS) Malang. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar dilakukan uji coba secara berulang-ulang pada subjek yang lebih besar dan diharapkan dapat disosialisasikan kepada sekolah atau klub futsal lain yang ada di sekitar tempat pengembangan produk. Selain itu, produk ini diharapkan dikembangkan ke arah lebih lanjut.

Meningkatkan keterampilan menyimak mellui media rekaman tayangan berita pada siswa kelas V SDN 1 Sobo Kabupaten Trenggalek / Yudista Patriat Budi

 

Kata kunci: keterampilan menyimak, media rekaman tayangan berita Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia aspek menyimak di kelas V SDN 1 Sobo kabupaten Trenggalek yang mengalami permasalahan. Permasalahan tersebut berupa hasil belajar siswa yang masih rendah yaitu dengan nilai rata-rata kelas pada aspek menyimak adalah 60,52 dengan presentase siswa yang mencapai KKM sebesar 37 %, interaksi sosial antara guru dan siswa dan siswa dengan siswa masih kurang, pembelajaran bersifat monoton serta penggunaan media yang kurang variatif. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan pembelajaran menyimak menggunakan media rekaman tayangan serta mendeskripsikan peningkatan hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia aspek menyimak melalui media rekaman tayangan berita pada siswa kelas V SDN 1 Sobo kabupaten Trenggalek. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode deskriptif kualitatif, jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian terdiri dari dua siklus. Tiap siklus meliputi tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah abstrak, wawancara, angket dan tes. Penelitian ini menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil tersebut berupa peningkatan hasil belajar siswa yaitu presentase siswa yang mencapai KKM pada tahap pratindakan sebesar 37 %, pada tindakan siklus I sebesar 42%, dan pada tindakan siklus II sebesar 84 %. Kriteria aktivitas belajar siswa pada tindakan siklus I yang dominan muncul adalah kurang, sedangkan pada tindakan siklus II kriteria aktivitas belajar siswa yang dominan muncul adalah baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menyimak melalui media rekaman tayangan berita menunjukkan perubahan ke arah positif. Perubahan tersebut yaitu siswa lebih termotivasi, antusias dan senang saat pembelajaran. Sedangkan penilaian terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran menyimak melalui media rekaman tayangan berita juga menunjukkan adanya peningkatan. Oleh karena itu guru disarankan untuk menerapkan pembelajaran menyimak melalui media rekaman tayangan berita.

Pengembangan media pembelajaran interaktif pada tema indahnya persahabatan sub tema tumbuhan sahabatku kelas III semester 2 Sekolah Dasar / Daniar Yoga Arisandi

 

ABSTRAK Arisandi, Daniar Yoga. 2016. Pengembangan Media PembelajaranInteraktifPadaTemaIndahnyaPersahabatanSubtemaTumbuhanSahabatkuKelas III Semester 2 SekolahDasar.Skripsi Program Studi S1 – Pendidikan Guru Sekolah Dasar, JurusanKependidikanSekolahDasardanPrasekolah, FakultasIlmuPendidikan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. SitiUmayaroh. S.Pd, M.Pd, (2) Drs. HeruAgusTriWidjaja, M.Pd. Kata Kunci:PembelajaranInteraktif, SubtemaTumbuhanSahabatku, Kelas III SekolahDasar Dalampembelajaran, proses penyaluraninformasiakanlebihmudahtersampaikanapabilamenggunakanalat bantu, yaitu media pembelajaran.Dari hasilobservasiterhadappembelajaran di SDN Purwantoro 1 Malang diperolehtemuanbahwa guru hanyamemanfaatkanbukusiswadalampenyampaianmateridan media yang digunakanhanyasebatasgambar-gambardalambentuk media cetakyang ditunjukkankepadasiswasaatpembelajaran..Berdasarkanhasiltemuanobservasitersebut, diperlukan media pembelajaraninteraktif yang dapat digunakan untukmenarikminatsiswa agarlebihtermotivasidalampembelajarandanmemudahkansiswa di dalampembelajaran.Adapuntujuandari penellitianiniyaitu,menghasilkanproduk media PembelajaranInteraktifSubtemaTumbuhanSahabatku yang valid menurut, ahli media,ahlimateridanefektifmenurutpengguna(guru),dansiswa. Model yang digunakandalampenelitiandanpengembanganinimenggunakanmodifikasi model Borg and Gall denganmelaksanakan 8 langkah. Langkah-langkahpenelitiandanpengembanganmeliputianalisiskebutuhan, desainproduk, pengembanganproduk, validasiahli, revisiawalproduk, ujicobaproduk,revisiakhirproduksertaprodukakhiryaituberupa media pembelajaranInteraktif Data hasilvalidasiahlimediamenunjukkanbahwaproduk yang dikembangkantergolongdalamkategorisangat valid denganhasilpersentase 95% dantelahmemenuhikriteria yang ditetapkan.Hasilvalidasiahlimaterimenunjukkanbahwaproduk yang dikembangkantergolongdalamkategorisangat valid denganhasilpersentase 90% dantelahmemenuhikriteria yang ditetapkan.Data daripengguna (guru) menunjukkanbahwaproduk yang dikembangkantergolongdalamkategorisangat valid denganhasilpersentase 83,75% dantelahmemenuhikriteria yang ditetapkan. Hasilujicobaprodukpadasiswa, tergolongdalamkategorisangat valid denganhasilpersentase88,16%dantelahmemenuhikriteria yang ditetapkan. Secaraumum media pembelajaraninteraktifinitelahmenunjukkanbahwaproduk yang dikembangkantergolongdalamkategorisangatvalid dansiapuntukdiimplemtasikan.Saran pemanfaatan media dapatdigunakanolehguru sebagai mediaalternatifuntukpembelajaranpadaSubtemaTumbuhanSahabatku.

Kontribusi pembelajaran kooperatif model STAD (student Teams Achievement Division) dalam membentuk pola kebiasaan belajar dan meningkatkan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang / Eka Yuni Sufiatun

 

Peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa melalui media big book dalam cerita fabel siswa kelas III SDN Sidoharjo 2 Mojokerto / Nofita Wulandari

 

ABSTRAK Wulandari, Nofita. Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Melalui Media Big Book Dalam Cerita Fabel Siswa Kelas III SDN Sidoharjo 2 Mojokerto. Skripsi. S1 PGSD. Jurusan Kependidikan Sekolah dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ratna Trieka Agustina, S.Pd., M.Pd (II) Dra. Nur Hanifah, M.Pd. Kata Kunci: Keterampilan Menulis, Karangan Narasi, Media Big Book Cerita Fabel. Keterampilan menulis merupakan kegiatan mengkomunikasikan pendapat, gagasan, pikiran, perasaan yang dituangkan dalam bentuk tulisan yang dapat dibaca melalui bebrapa tahapan guna membantu jalannya penyempurnaan tulisan yang dibuat. Pembelajaran menulis karangan narasi masih belum sepenuhnya dimengerti oleh siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang terkesan membosankan dan guru tidak menggunakan media. Sehingga siswa mengalami kesulitan dalam menulis sebuah karangan yang baik dan runtut. penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pembelajaran dengan menggunakan media big book dalam cerita fabel yang dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas III, (2) mendeskripsikan hasil peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa setelah menggunakan media big book. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitiannya deskriptif dengan rancangan penelitian penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 17 siswa perempuan, dan 17 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan data kuantitatif secara deskriptif untuk mencari nilai rata-rata, presentase keberhasilan menulis karangan narasi, dan nilai aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Pelaksanaan pembelajaran menulis karangan narasi dengan menggunakan media big book dapat membuat siswa lebih antusias dalam pembelajaran, siswa lebih mudah untuk menyusun kerangka karangan yang baik dan runtut sesuai dengan ejaan dan tanda baca, suasana pembelajaran di kelas lebih menyenangkan. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Hal ini dapat diketahui dari nilai rata-rata menulis narasi siswa tahap pratindakan tanpa menggunakan media yaitu 63, siklus I meningkat menjadi 74, dan siklus II meningkat menjadi 88. Sehingga peneliti dapat menyimpulkan penggunaan media big book dapat meningkatkan aktivitas dan hasil keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas III SDN Sidoharjo 2 Mojokerto. Berdasarkan temuan hasil penelitian, dikemukakan saran sebagai berikut: (1) sebaiknya guru menggunakan media big book dalam pembelajaran menulis karangan narasi, (2) guru merancang pembelajaran dalam mengerjakan tugas terstruktur pada aktivitas siswa yang menunjukkan adanya proses pembelajaran.

Kehidupan pekerja seks komersial di lokalisasi Desa "Susun" Kecamatan "Susun" Kabupaten "Melintang" / Yunda Elawati

 

Manajemen program sinau sosial dalam pendidikan karakter peserta didik di SMA Negeri 9 Malang / Ririn Rohmatul Umah

 

ABSTRAK Umah, Ririn Rohmatul. 2016. Manajemen Program Sinau Sosial dalam Pendidikan Karakter Peserta Didik di SMA Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Imron Arifin, M.Pd., (II) Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd. Kata kunci: manajemen, sinau sosial, pendidikan karakter, peserta didik Pendidikan karakter sangat penting bagi kehidupan peserta didik. Hal tersebut berkaitan dengan pembentukan karakter peserta didik sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Sinau sosial adalah suatu program sekolah yang merupakan bentuk perwujudan kepedulian terhadap sesama, serta sarana belajar untuk menghadapi dan mensyukuri hidup yang diberi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, sinau sosial adalah suatu kegiatan berbagi dengan sesama, yaitu setiap peserta didik harus bersikap saling peduli, memahami, dan merasakan bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi, peduli terhadap orang lain, dan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan kehidupan sesungguhnya. Agar kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai tujuan, maka digunakan manajemen yang tepat sasaran. Manajemen tersebut meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan penilaian kegiatan sinau sosial. Sehingga diharapkan kegiatan sinau sosial tersebut dapat memberikan dampak yang positif bagi peserta didik khususnya berkaitan dengan pendidikan karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan program sinau sosial dalam pendidikan karakter peserta didik di SMA Negeri 9 Malang, (2) pengorganisasian program sinau sosial dalam pendidikan karakter peserta didik di SMA Negeri 9 Malang, (3) pelaksanaan program sinau sosial dalam pendidikan karakter peserta didik di SMA Negeri 9 Malang, (4) penilaian program sinau sosial dalam pendidikan karakter peserta didik di SMA Negeri 9 Malang, dan (5) dampak program sinau sosial terhadap pendidikan karakter peserta didik di SMA Negeri 9 Malang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 9 Malang, Jalan Puncak Borobudur Nomor 1 Malang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis pengumpulan data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi, kecukupan referensial, pengecekan keanggotaan, dan perpanjangan keikutsertaan. Temuan penelitian ini: pertama, penyusunan perencanaan program sinau sosial ini meliputi panitia melakukan survei lapangan untuk menentukan desa sasaran, panitia membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB) dengan mengetahui bagian kesiswaan, serta panitia melakukan beberapa kali rapat koordinasi mengenai kegiatan sinau sosial; kedua, struktur organisasi dan struktur kepanitiaan dalam penyelenggaraan program sinau sosial di SMA Negeri 9 Malang terdiri dari panitia bapak/ibu guru dan panitia OSIS yang menjadi panitia penyelenggaraan program sinau sosial; ketiga pelaksanaan sinau sosial meliputi penyuluhan pendidikan, bakti sosial, permainan tradisional, sharing dengan karang taruna, penyuluhan dari kepolisian sektor Poncokusumo, kerja bakti, observasi ke home industry, pementasan seni, serta pembagian majalah smanawa ke sekolah-sekolah yang ada di Desa Karanganyar; keempat evaluasi dilakukan dengan melihat laporan yang dibuat setelah pelaksanaan kegiatan selesai dilakukan serta pembuatan karya tulis dari peserta didik; dan kelima dampak terhadap pendidikan karakter peserta didik meliputi melatih siswa dalam bersilaturahmi dengan orang yang belum dikenal, menumbuhkan rasa empati pesert didik, peserta didik lebih sopan, peserta didik memiliki rasa kepedulian terhadap sesama, attitude peserta didik lebih baik saat di sekolah, serta kedisiplinan peserta didik lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian saran-saran yang diberikan peneliti meliputi (1) Kepala SMA Negeri 9 Malang sebaiknya mengikutsertakan semua angkatan dalam kegiatan sinau sosial ini. Hal ini dikarenakan banyaknya dampak yang ditimbulkan dari kegiatan ini sehingga diharapkan peserta didik dapat mempraktekkan pendidikan karakter yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kepala sekolah menambah kegiatan dalam sinau sosial yang dapat menunjang nilai pendidikan karakter peserta didik; (2) Guru bimbingan konseling SMA Negeri 9 Malang sebaiknya selalu memantau perilaku peserta didik khususnya berkaitan dengan pendidikan karakter. Agar terjadi kesinambungan dari kegiatan sinau sosial ini dengan perilaku peserta didik setelah berada di sekolah; (3) Pendidik SMA Negeri 9 Malang memberikan bimbingan dan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan karakter kepada peserta didik khususnya dalam kegiatan sinau sosial. Hal ini dimaksudkan supaya peserta didik lebih memahami dan dapat menerapkan pendidikan karakter dengan maksimal. Selain itu, guru yang berperan sebagai wali kelas XI lebih membimbing peserta didiknya dalam hal pembuatan laporan karya tulis serta guru yang menjadi panitia sinau sosial sebaiknya lebih melakukan pendekatan dengan panitia dari peserta didik; (4) Peserta didik SMA Negeri 9 Malang sebaiknya mengikuti kegiatan sinau sosial dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari peserta didik itu sendiri; (5) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan dapat menjadikan penelitian ini sebagai kajian dan referensi mengenai program yang ada di sekolah khususnya yang berkaitan dengan pendidikan karakter peserta didik; (6) Peneliti lain diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan metode lain, sehingga dapat menambah kajian ilmiah yang telah ada dalam penelitian ini. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam memperkaya pengetahuan di bidang manajemen pendidikan.

Profil pendidikan, ekonomi, dan demografi tenaga kerja di PG. Gempolkrep Desa Gempolkrep Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto / oleh Budi Astuti

 

ABSTRAK Astuti, Budi. 2002. P rofil PentlidikanE, konomi,D an DentograJTi ',enagKae ria (ti PG. GempolloepD esaG empolkerepK ecamatanG edeg-Kabupaten Moiokerto.skripsi'JurusanPendidikanGeografiFMIP.AUniversitas Neleri Malang.p embimbing(l ) Drs.M .yusufI dris,( II) Drs.s uwardi RusYanto Kata kunci: PendidikarLE konomi,D emografi,T enagaK e{a Tenagak erjay angt erserapd i PG. Gempolkrepp adau mumnyas angat bervariasiU a'if ai*rat a"ii tingkut pendidikan,e konomi,d an demografinyaH. al ini air.UuUf.* sebagianb esart enagak e{a yangt erserapb erasadl ari-desas ehingga at desa masih tetaP melekat, dengan ibatp adar endahnyap roduktifitast enaga :ndnyah asilp roduksiR. endahnyhaa sil , gula imPors ehinggain i akan mempengaruhrei ndahnyap endapatatne nagak erja,p adahaPl G' Gempolkrep ,nerupakins alahs atus umberp endapatamn asyarakadte sak hususnyad esa Gem' polkerepd i luar seklorp ertanian' peneiitiani ni bertujuanu ntukm endiskripsikakno ndisit enagak erjad i pG. Gempolkrepd itinjaud ari profil pendidikanp, rofil ekonomti erdiri dari tingkat p"iauput* danlumlatrb ebania nggungank eluargas ertap rofil demogr.atfei rdiri dari usiad ans tatusp erkawinanD. engann danyap enelitiani ni diharapkand apat memberikans umbangayna ngb erartib agi peningkatank ualitasd an produktivitas tenagak erjad i PG.G emiolkiep,s ertad apatd ijadikans ebagabi ahana cuand an pertinbanganb agi pengusahian dustrig ulad alamm engambikl ebij_akan.dan teputusanlerkait a"ngan penyerapante nagak erja agarh asil yang di inginkan dapat terca^p adi enganb aik. Penelitianin i mengunakanp endekatand eskriptifd enganJ enisp enelitian surveiy angi nformasinyad ikumpulkand ari sebagianp opulasis ebagasi ampedl engan mengu.tatan angket seLagai sumber data pokok. Tehnik yang digunakan untuk menlntukan bariyaknya rJsponden ialah metode proporsional randgm sampling, sedangkaunn tukmenentukans amperl espondend igunakans amperl andomd engan carao idinal.D arijumlah populasi1 039o rangd iambil 13%s ebagasi arnpeyl aitu 80 respondenA. nalisis data yang digunakand alam penelitiani ni adalaha nalisis diskiptif den gan persentase. Hasil p"n"iitiun menunjukanb ahwa,t ingkatp endidikante nagak erjad i pG. Gempolkieps ebagianta matS LTA keatas,k hususnyad i bagiani nstalasdi an pengolahanU. ntuk tingakatp endapatanysae bagianb esarR p 650'000-

Penerapan metode bercerita untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak di kelompok A TK Anak Saleh Desa Baujeng Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan / Rizqiyatul Aminah

 

Kata Kunci :Kemampuanberbahasa, metodebercerita. KemampuanberbahasaanakmelaluimetodeberceritapengalamanpadakelompokA TK AnakSholehDesaBaujengKecamatanBejiKabupatenPasuruanmasihsangatrendahdenganditemukannya data padapratindakanhanyasatudari 18 anak yang bisabercerita, itupunnilaikeberhasilannyamasihdalamkategori C, halinidisebabkankurangpekanya guru untukmelibatkandanmemberikankesempatanpadaanakuntukmengungkapkanberbagaiideataupengalaman yang dialamidandirasakanolehanaksehinggaanakmerasamaludantidakberanikarenabelumterbiasauntukberceritadi depantemannya. Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalah : 1) bagaimanapenerapanmetodeberceritadapatmeningkatkankemampuanberbahasaanakpadakelompok A di TK AnakSholehDesaBaujengKecamatanBejiKabupatenPasuruan, 2) apakahpenerapanmetodeberceritadapatmeningkatkanaktivitaskemampuanberbahasaanakpadakelompok A di TK AnakSholehDesaBaujengKecamatanBejiKabupatenPasuruan. PenelitianinimenggunakanrancanganPenelitianTindakanKelas (PTK) model KemmisdanMc Taggart yangdilaksanakandalam 2 siklus. Masing-masingsiklusterdiridari 4 tahapan:perencanaan, pelaksanaan, observasidanrefleksi. SubyekpenelitianiniadalahanakkelompokA di TK AnakSholehDesaBaujengKecamatanBejiKabupatenPasuruansebanyak 18 anak. Teknikpengumpulan data yang digunakanadalahobservasi, catatanlapangandandokumentasi. Dari analisis data pratindakantelahditemukannilai rata-rata dariindikatorberceritapengalamansecarasederhanamencapai 58%, mengungkapkanpendapatsecarasederhanamencapai 40%, menjawabpertanyaantentangkejadiansecarasederhanamencapai 40,2%, menjawabpertanyaanapamengapadanbagaimanamencapai 41,6%. daripersentasekeseluruhandapatdianalisisbahwa rata-rata kemampuanberbahasaanakmencapai 45%. Hasilpenelitianmenunjukkantelahterjadipeningkatandarisiklus I nilai rata-rata keseluruhanmencapai 66%,danpadasiklus II nilai rata-ratakeseluruhanmencapai 85%.Peningkatan yang dicapaidaripratindakankesiklus Idankesiklus II telahmencapai 19%. Pelaksanaanpenggunaanmetodeberceritadapatmengembangkankemampuanberbahasaanakmelaluilangkah-langkah : 1) Memperhatikantujuandantema yang dipilih, 2) Menyiapkanmedia, 3) MembuatRKH, 4)Anakmelaksanakankegiatanpembelajaran, 5), Penelitimenentukanpenilaian6) guru sebagaipembimbingdanfasilitator. Hasilpenelitianinidapatdisimpulkanbahwapenerapanmetodeberceritauntukmeningkatkankemampuanberbahasaanaktelahberhasildilaksanakandenganperolehandata nilai rata-rata keseluruhanmencapai85%.Harapkanpeneliti :1) BagiLembaga PAUD AnakSholeh Lembagapendidikan yang berwenangdiharapkandapatmenerapkanpembelajarandenganmenggunakanmetodeberceritaini, karenadarihasilpenelitianpenerapanpembelajarandenganmetodeberceritaterbuktidapatmeningkatkankemampuanberbahasa anak.2)Bagi Guru PAUD AnakSholeh Diharapkanbagipara guru untukdapatmenerapkanmetodeberceritadalampelaksanaanpembelajaranuntukmemotivasibelajaranakdalamberceritapengalamandengantujuanmeningkatkankemampuanberbahasadenganmengemaspembelajaran yang menarikdanvariatif. 3) PenelitianLebihLanjut Perludilakukanpenelitianlebihlanjuttentangpenerapanmetodeberceritauntukmeningkatkankemampuanberbahasaanakdenganmenggunakancarapenelitian yang berbeda agar diperoleh model pembelajaran yang variatif.

Persepsi mahasiswa terhadap penerapan E-Learning dalam pemblajaran di jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang / Anggita Andariyanti.E.A.

 

Kata Kunci: persepsi, e-learning, Jurusan Teknologi Pendidikan Setiap orang pasti akan memiliki pandangan atau pendapat tentang sesuatu yang dilihat atau dirasakannya, hal ini kemudian dipersepsikan. Persepsi dapat berupa tindakan positif, negative atau bahkan tidak ada tindakan apa-apa. JurusanTeknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang menerapan e-learning dalam kegiatan pembelajarannya dengan menggunakan web site resmi sebagai media online. Mahasiswa tidak harus bertatap muka dengan dosen dalam ruang kelas, dengan syarat harus terkoneksi dengan internet dan terintegrasi dalam network yang dibangun oleh Jurusan Teknologi Pendidikan. Hal ini akan menimbulkan persepsi yang berbeda-beda pada setiap mahasiswa terhadap sistem perkuliahan yang mereka ikuti, respon yang mereka berikan juga akan berbeda pada setiap individu. Berkaitan dengan itu, peneliti melaksanakan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa jurusan teknologi pendidikan dan akibat dari persepsi tersebut terhadap motivasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan instrument skala likert, data penelitian ini diolah dalam bentuk angka, dijabarkan secara sederhana dengan menggunakan kata-kata. Penjabaran menggunakan kata ini diharapkan akan memberikan pemahaman lebih bagi pembaca. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh fakta dan kesimpulah sebagai berikut. Diketahu bahwa 40,4% mahasiswa menyatakan bahwa e-learning saat ini telah dibutuhkan mahasiswa untuk membantu proses belajarnya, namun 27,1% mahasiswa merasa kurang nyaman dan termotivasi untuk memanfaatkan e-learning dalam kegiatan perkuliahan. Secara keseluruhan variabel yang telah digunakan dalam penelitian ini mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap penerapan e-learning di Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Untuk varibel kebutuhan e-learning responden berpendapat bahwa e-learning cukup dibutuhkan oleh mahasiswa, hal ini terbukti dengan hasil perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti pada variabel tingkat pelayanan dan tingkat kepuasan. Beberapa data menunjukkan responden kurang puas terhadap tingkat pelayanan yang diberikan dalam penerapan e-learning yang telah dilaksanakan. Hal ini akan mengurangi motivasi dan antusias mahasiswa jika tidak segera ditangani, baik dari segi teknologi, jam tatap muka dengan dosen dan segi akses mahasiswa terhadap segala hal yang terkait dengan perkuliahan.

Hubungan antara persepsi karyawan tentang lingkungan kerja fisik dengan faktor penentu produktivitas kerja karyawan (studi kasus pada AJB Bumiputera 1912 Malang) / Kuna'ah

 

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengambilan keputusan urbanit pekerja sektor informal di Kabupaten Jember / oleh Niken Anggela

 

Pengembangan pembelajaran gerak dasar berjalan berlari dan melompat melalui permainan menggunakan banner untuk siswa kelas II SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang / Wahyu Subekti

 

Kata kunci: pengembangan, pembelajaran, gerak dasar berjalan berlari dan melompat, permainan menggunaan banner. Permainan dan olahraga merupakan salah satu ruang lingkup mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di Sekolah Dasar (SD). Gerak dasar jalan lari dan lompat merupakan salah satu kompetensi dasar pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas II SD. Untuk dapat menunjang kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan diperlukan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan yang dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan terhadap siswa kelas II dan guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang melalui pengisian angket, diperoleh informasi bahwa siswa menerima materi berjalan, berlari dan melompat pada ruang lingkup pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Siswa mendapatkan materi berjalan, berlari dan melompat dengan metode ceramah dan demonstrasi, dan sebagian besar siswa lebih menyukai bermain sepak bola untuk siswa putera dan bermain kasti untuk siswa puteri dibandingkan pembelajaran gerak dasar berjalan, berlari dan melompat.Sedangkan hasil angket terhadap guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, diperoleh data bahwa guru hanya menggunakan metode ceramah dan demonstrasi dan guru merasa perlu adanya pembelajaran melalui aktifitas bermain dalam pembelajaran berjalan, berlari dan melompat. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pembelajaran gerak dasar berjalan, berlari dan melompat melalui permainan menggunakan banner yang diharapkan mudah dilakukan, menyenangkan dan tidak membahayakan bagi keselamatan siswa Kelas 2 SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang, sebagai salah satu inovasi pada pembelajaran Pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan untuk kompetensi dasar gerak dasar . Produk berupa pembelajaran gerak dasar berjalan berlari dan melompat melalui permainan menggunakan banner yang diharapkan menarik minat siswa untuk mempelajari serta aman untuk dilakukan siswa kelas II SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang. Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini berupa angket kuesioner. Angket kuesioner diberikan pada dua orang ahli pembelajaran dan satu orang orang ahli permainan, uji coba (kelompok kecil) terhadap siswa kelas II SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang sebanyak 12 siswa dan uji lapangan (kelompok besar) terhadap siswa kelas II SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang sebanyak 40 orang. Hasil tinjauan para ahli, dari ahli permainan menyatakan bahwa secara keseluruhan sudah bagus, namun hendaknya diberikan pengantar atau prolog yang berkenaan dengan tata cara pelaksanaan masing-masing permainan, tujuannya, serta fungsinya dan perlu memperhatikan Jarak dan faktor keselamatan siswa. Tinjauan ahli pembelajaran menyatakan secara keseluruhan sudah bagus, namun Tugas gerak dalam menjalankan permainan harus sesuai dengan KD, perlu memperhatikan ALT(akademik Learning Time) dan sebaiknya tampilkan pada permainan I disajikan secara kompetitif dalam bentuk perlombaan. Dari seluruh hasil tinjauan para ahli tersebut, maka dinyatakan bahwa produk yang dikembangkan sudah baik dan dapat digunakan untuk uji produk. Dari hasil uji coba (kelompok kecil) diperoleh bahwa seluruh aspek dalam pengembangan pembelajaran gerak dasar berjalan berlari dan melompat melalui permainan menggunakan banner untuk siswa kelas II SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang tersebut telah memenuhi kriteria baik yaitu antara 80-100%. Sedangkan hasil uji lapangan (kelompok besar) diperoleh bahwa seluruh aspek dalam pengembangan pembelajaran gerak dasar berjalan berlari dan melompat melalui permainan menggunakan banner untuk siswa kelas II SDN Saptorenggo 01 Kabupaten Malang tersebut telah memenuhi kriteria baik yaitu antara 80-100%,sehingga dapat digunakan. Hasil penelitian dan pengembangan ini hanya terbatas pada pengembangan produk, maka peneliti menyarankan agar dilakukan penelitian selanjutnya yang menguji tentang tingkat efektivitas produk yang telah dikembangkan.

Hubungan kemampuan komunikasi dan prestasi belajar bidang produktif dengan prestasi praktik kerja industri siswa Program Teknologi Informasi dan Komunikasi SMK Negeri 5 Malang / Bobby Dwi Kusumanugraha

 

Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi, Prestasi Belajar Bidang Produktif, dan Prestasi Praktik Industri Magang kerja adalah matapelajaran yang wajib diberikan kepada siswa SMK berdasarkan kurikulum pendidikan di Indonesia. Magang kerja bertujuan mengasah ilmu yang didapat selama mengikuti matapelajaran di sekolah. Faktor yang diprediksi mempengaruhi praktik industri dalam hal prestasi adalah kemampuan komunikasi. Komunikasi adalah peristiwa sosial yang terjadi ketika manusia berinteraksi dengan manusia yang lain. Faktor kedua yang diprediksi berpengaruh pada praktik industri adalah prestasi belajar bidang produktif. Bidang produktif adalah segala mata diklat yang dapat membekali pengetahuan teknik dasar keahlian kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan Tingkat “Kemampuan Komunikasi”(X1);(2)Mendeskripsikan Tingkat“Prestasi Belajar Bidang Produktif” (X2); (3) Mendeskripsikan Tingkat “Prestasi Praktik Kerja Industri” (Y); (4) Mengungkap hubungan X1 dan Y; (5) Mengungkap hubungan X2 dan Y dan (6) Mengungkap tingkat hubungan antara X1 dan X2 secara bersama dengan Y. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional. Metode sampling yang dipakai adalah proporsional random sampling dengan responden 88 siswa. Analisis diperoleh dengan menggunakan teknik regresi linear ganda, yaitu untuk mengetahui besarnya hubungan (X1) dan (X2) secara bersama dengan (Y). Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Windows release 16. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Tingkat X1 dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 44 responden (50%); (2) Tingkat X2 dalam kategori tinggi sebanyak 88 responden (100%); (3) Tingkat Y dalam kategori tinggi 71 responden (81%). Nilai koefisien korelasi parsial antara X1 dengan Y yaitu Ry1 sebesar 0,218. Nilai koefisien korelasi parsial antara X2 dengan Y yaitu Ry2 sebesar 0,408. Besarnya nilai koefisien korelasi ganda 2 prekditor antara X1 dan X2 dengan Y yaitu R sebesar 0,478. Kesimpulan penelitian adalah sebagai berikut: (1) X1 berada dalam kategori tinggi, X2 dan Y berada dalam kategori tinggi; (2) Ada hubungan positif antara X1 dengan Y dengan sig. = 0,042 < 0,05; (3) Ada hubungan positif antara X2 dengan Y dengan sig. = 0,000 < 0,05; (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 dengan Y dengan sig. = 0,000 < 0,05. Variabel Kemampuan Komunikasi dan Prestasi Belajar Bidang Produktif memberi sumbangan efektif terhadap Prestasi Praktek Kerja Industri sebesar masing-masing 5,43% dan 17,21% dengan total sumbangam 22,64%, sedangkan yang 77,36% disebabkan variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian.

Hubungan pelaksanaan pengawasan dengan motivasi kerja pegawai di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun / Happy Yudha Kartika

 

Studi kondisi daerah dan sosial ekonomi masyarakat penambang pasir-batu sungai di Desa Lempeni Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang / oleh Yuli Tri Handayani

 

Pengembangan modul mata pelajaran komputer akuntansi (mengoperasikan paket program pengolah angka/spreadsheet menggunakan microsoft excel 2007) berbasis pelajaran kontekstual untuk kelas II Jurusan Akuntansi Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 2 Malang / Nevy Olivia

 

Kata Kunci: Modul, Komputer Akuntansi, Kontekstual Bahan ajar merupakan bagian yang penting dalam suatu kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi di SMK PGRI 2 Malang, pembelajaran komputer akuntansi di sekolah ini masih belum menggunakan bahan ajar berupa modul dan hanya menggunakan handout yang diberikan guru pada tiap pertemuan. Penelitian pengembangan ini mengembangkan bahan ajar yang semula hanya berupa handout menjadi modul agar mempermudah pembelajaran di kelas. Modul yang dikembangkan adalah modul pelajaran komputer akuntansi (mengoperasikan paket progam pengolah angka/spreadsheet menggunakan Microsoft Excel 2007) berbasis pembelajaran kontekstual untuk kelas XI jurusan akuntansi dimana materi yang diajarkan dikaitkan dengan keadaan dunia nyata karena mata pelajaran komputer akuntansi merupakan salah satu mata pelajaran produktif yang penting dan harus dikuasai siswa terutama siswa SMK yang dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja. Karena itu siswa dituntut untuk mampu mengaplikasikan semua yang telah dipelajari secara manual selama ini ke dalam sistem komputerisasi. Meskipun saat ini terdapat standar akuntansi internasional baru yang dikenal dengan nama International Financial Reporting Standards (IFRS) namun dalam pembuatan modul ini masih belum mengacu pada standar tersebut karena untuk saat ini IFRS masih belum disosialisasikan untuk pengajaran tingkat SMK/SMA. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa modul untuk mata pelajaran komputer akuntansi. Dengan adanya modul ini diharapkan penyampaian materi menjadi lebih mudah, dan siswa dapat belajar dengan lebih baik. Modul dikembangkan dengan kerangka modul yang terdiri dari cover/halaman muka, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan (mencakup deskripsi umum, prasyarat, petunjuk penggunaan, dan tujuan akhir modul), glosarium, kompetensi dasar dan indikator yang harus dicapai siswa, ilustrasi, uraian materi, kolom “Tahukah Kamu?”, rangkuman materi, praktikum, tes (mencakup tes individu dan tes kelompok), kunci jawaban, umpan balik dan daftar rujukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Kedua jenis data diperoleh dari penilaian para ahli baik ahli materi, ahli desain maupun pada saat uji coba lapangan terbatas (pengguna). Data kuantitatif yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis prosentase dan memperoleh hasil 82,8% untuk penilaian ahli materi, 88,4% untuk penilaian ahli desain dan 89,5% untuk uji coba lapangan terbatas (pengguna), sehingga secara keseluruhan diperoleh skor 86,9% dan dapat disimpulkan bahwa modul komputer akuntansi berbasis pembelajaran kontekstual ini memiliki kriteria valid/layak digunakan sebagai salah satu bahan ajar di SMK. Penelitian pengembangan ini diharapkan tidak hanya berhenti sampai tahap pengembangan, tetapi dilanjutkan dengan penelitian mengenai efektifitas penggunaan modul komputer akuntansi berbasis pembelajaran kontekstual untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada kelas yang mengunakan modul dan kelas yang tidak menggunakan modul.

Penggunaan fenomena konflik kognitif untuk meningkatkan sikap belajar biologi dan penguasaan materi konsep indera mata di SMUN I Batu / oleh Dwi Edi Peni

 

Penjurusand ilakukanp adaw aktu kenaikank elas3 SMU. Denganb elum adanyap enjurusanm aka semuam atap elajaranw ajib diikuti tidak terkecuali semuaa nakk elas2 SMU harusm enempuhp elajaranB iologi. Padahalb elurn tentus emuas iswam empunyaim inat padam atap elajaranB iologi, karena diwalibkanm akap engajaranB iologi tetaph arusd iusahakanm enarika gars lswa mempunyarin inatt erhadapB iologi. Penggunaanb ennacams aranad alam pembelajaradne nganp enggunaanfe nornenak onfli k kognitif merupakans alah satua ltematifp emecahand alamm eningkatkanm inat belajarB iologi siswa. Penelitian'I'indakaKn elas (PTK) ini lrertuju anu ntuk mendeskripsikan prosesd an hasil penggunaanm odel pembelajarand enganf enomenak onflik kognitifdalamu payam eningkatkans ikapb elajard an penguasaamn aterik onsep inderam atad i SMU I Batu. PTK dilaksanakans elama2 siklus.S ubyekp enelitian adalahs iswak elasI Ia dan 116y, ang diberikanp embelajarand enganf enomena konflik kognitifoleh penelitiy angb ertindaks ebagagi uru. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang bersifat ,deskriptidf enganp endekataknu alitatif.'feknikp engumpuladna Tanya tncnggunakuBnn ghctw, awancurud ano bscrvasdi i kclasd ant cknika nalisisd ata menggunakaann alisisd eskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan sikapb ela.jabr iologi denganr nenggunakafne nomenak onflik kognitif yangd apat dilihatd ari keantusiasadna n keaktifans isrvad i kelas.P enguasaamn aterijuga rnengalampi eningkatand ari siklus I ke siklusI l yang ditunjukkand ari (l) kenaikann ilai rata-ratak elasp re-testd ari 69,4m enjadi8 5,8d an nilai post-test dari8 3,2m enjad9i l,t, (2) ketuntasabne lajarp erorangapna das iklusI yaitu2 3 siswad anm eningkatp adas iklus II menjadi4 2 siswa Guru menanggapdi engan baik modelp embelajaranrn enggunakanfe nomenak onflik kognitif dan ingin menerapkannyap ada materi lain yang sesuai. Berdasarkanp enemuanp enelitian,s arany ang perlu dikemukakanb agi guruu ntukm eningkatkans ikapb elajarB iologi dan penguasaakno nsepa dalah( I ) menerapkanm etodep ernbelajaranin i rnenggunakana lat-alaty ang ada di sekitar kita danl ebihh ervariatifp adam ateriy ang sesuai,( 2) menerapkanm etode pembelajarainn i padam ateriy ang sulit diamatis ecarala ngsungo leh sisrva,( 3) merancanrge ncanap entbelajarand enganr vaktus eefektifm ungkin

Pengembangan modul pembelajaran kimia SMA/MA kelas XI semester 2 pada pokok bahasan larutan penyangga (buffer) dan hidrolisis garam model learning cycle 5-E sebagai penunjang KTSP / Muhtarotur Rofidah

 

Studi tentang faktor-fator pendukung dan penghambat dalam melaksanakan kegiatan praktikum biologi kelas II berdasarkan kurikulum 1994 di MAN Kodia Kediri oleh Rosiana

 

Keterlibatan politisi perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang tahun 1999-2014 / M. Nurul Akhyar

 

ABSTRAK Akhyar, M. Nurul. 2015. Kiprah Politisi Perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang Tahun 1999-2014. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hariyono, M.Pd, (II) Dra. Yuliati, M.Hum. Kata Kunci: kiprah, politisi perempuan, DPRD Kota Malang. Peningkatan jumlah wakil perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang meningkat sejak era Reformasi. Dimulai pada periode 1999-2004 dengan 4 politisi perempuan yang menjadi anggota DPRD Kota Malang, selanjutnya pada periode 2004-2009 ada 7 politisi perempuan, dan 11 politisi perempuan pada periode 2009-2014. Adanya peningkatan tersebut menarik minat peneliti untuk menggali lebih jauh kiprah politisi perempuan yang berada di DPRD Kota Malang tahun 1999-2014. Selain itu, penelitian ini juga dilandasi semangat untuk mengangkat perempuan dalam sejarah Penelitian ini memiliki tiga rumusan masalah yang dikaji yaitu: (1) Bagaimana situasi perpolitikan di Kota Malang tahun 1998-1999; (2) Apa latar belakang perempuan terlibat dalam politik di Kota Malang tahun 1999-2014; (3) Bagaimana kiprah politisi perempuan di DPRD Kota Malang dalam pembuatan kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Metode ini meliputi pemilihan topik, pengumpulan sumber, kritik sumber (ekstern & intern), interpretasi, dan historiografi. Penelitian berhasil memperoleh kesimpulan bahwa (1) aksi massa pro Reformasi skala nasional yang menuntut hak-hak ekonomi dan politik rakyat agar dipenuhi oleh pemerintah, berkembang hingga daerah Kota Malang. Kondisi tersebut melahirkan demonstrasi baik dari mahasiswa atau rakyat. Mulai dari ditolaknya Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat 11-13 November 1998 oleh mahasiswa Kota Malang hingga pergantian wali kota Malang yang turut memperpanjang kegaduhan politik Kota Malang waktu itu. Apalagi munculnya partai-partai politik secara nasional ikut mewarnai pembentukan partai-partai politik di Kota Malang; (2) ada beberapa penyebab mengapa perempuan terlibat dalam politik selain karena peraturan perundangan yang mengaturnya. Sebab-sebab tersebut meliputi kebiasaan berorganisasi, memiliki tanggung jawab politik, meningkatkan harkat martabat perempuan, keinginan untuk mengembangkan diri, adanya perintah dari pusat, dan dorongan lingkungan; (3) kiprah politisi perempuan dalam pembuatan kebijakan sebagai pemecah kebekuan komunikasi antar anggota dewan yang mayoritas laki-laki, khususnya antar fraksi. Dalam menyampaikan gagasan, politisi perempuan lebih menekankan pada kebijakan yang berdasar nurani, nilai-nilai moral, keluarga daripada kebijakan yang berdasar pembangunan fisik seperti infrastruktur. Politisi perempuan juga dianggap lebih cermat dan teliti dalam membahas anggaran.

Hubungan antara jenis pekerjaan, masa kerja, dan lama kerja dengan tingkat pendapatan pekerja industri raket di lingkungan rumah tangga Kecamatan Sukun Kota Malang / oleh Farida Hariani

 

Studi komposisi, bentuk bulir dan suseptibilitas mineral magnetik abu berat sisa pembakaran batubara / Husni Cahyadi Kurniawan

 

Kata Kunci : Mineral Magnetik, Suseptibilitas, Bottom Ash. Bottom Ash adalah abu sisa hasil pembakaran batu bara yang dihasilkan oleh PLTU, selain Bottom Ash pada proses pembakaran batu bara juga menghasilkan Fly Ash, abu terbang yang sering mengakibatkan polusi udara. Banyak peneliti yang menggunakan Fly Ash sebagai sampel penelitian sedangkan masih jarang yang meneliti tentang Bottom Ash. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian untuk mengetahui komposisi, bentuk bulir magnetik serta nilai suseptibilitas magnetik pada Bottom Ash. Sampel yang sudah diprepasi kemudian dipisahkan mineral magnetiknya dengan magnet kuat. Sampel kemudian diuji dengan XRF untuk mengetahui prosentasi komposisi dari sampel. Setelah itu di uji dengan menggunakan SEM untuk mendapatkan hasil pencitraan mineral magnetik. suseptibilitas magnetik diukur dengan menggunakan susceptibilymeter bartington. Kemudian pengukuran kestabilan remanen magnetik yang akan memperoleh nilai Median destructive field (MDF). Hasil penelitian menunjukkan dalam sampel Bottom Ash terkandung unsur besi (Fe) sekitar 70%. . Bentuk mineral magnetik pada Bottom Ash sangat beragam ada yang bulat, lonjong,persegi serta banyak bentuk bulir yang tak beraturan. Sementara itu nilai suseptibilitas sampel berkisar antara 1,85 x 10-5 m3/Kg - 6,25 x 10-5 m3/Kg. Berdasarkan nilai Median destructive field (MDF), didapatkan ukuran bulir 395.12 µm, 5.49 µm, 3.95 µm, dan 2.90 µm untuk masing-masing sampel Non Ekstrak, Ekstrak, Gerus 3 jam, Gerus 5,5 jam. Nilai ini sesuai dengan pendekatan SEM.

Aplikasi analisis regresi linier berganda pada penentuan faktor-faktor dominan dalam produksi padi di Kabupaten Magetan tahun 2000
oleh Paryana Sofie Sulindro

 

Rice is the basic need of human. Consequently, development effort in agriculture of food plants should be increased constanly. Actually, there are many factors which influence rice production, yet there are only some factors which have strong influence on the production process.

Tindak kekerasan terhadap isteri sebagai alasan perceraian ditinjau dari Undang-undang No. 1 Tahun 1974
oleh Kristianingrum

 

Penerapan open ended untuk memahamkan materi persamaan garis lurus pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pare / Mohammad Djunaidi

 

Kata kunci: Penerapan, Open ended, pembelajaran, Persamaan Garis Lurus. Salah satu tugas dan tanggung jawab guru matematika adalah menjadikan siswanya paham terhadap materi pelajaran yang harus disampaikan pada siswa, termasuk materi Persamaan Garis Lurus untuk siswa kelas 8. Padahal materi persamaan garis lurus adalah materi yang dirasakan sulit bagi siswa SMP, khususnya siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Pare. Kesulitan ini ditunjukkan dengan hasil belajar mereka yang selalu rendah di setiap tahun, yang apabila diakumulasi secara klasikal, nilai-nilai mereka tidak bisa mencapai ketuntasan kelas (ketuntasan kelas tercapai jika 85% siswa telah mencapai kriteria ketuntasan minimal). Indikasi kesulitan juga tampak dari hasil angket yang menunjukkan rendahnya respon siswa terhadap pembelajaran dengan materi Persamaan Garis Lurus serta hasil obervasi peneliti yang menunjukkan sikap mereka yang kurang peduli terhadap tugas yang diberikan guru pada saat pembelajaran maupun tugas-tugas yang harus diselesaikan di rumah. Dari permasalahan tersebut, peneliti mencoba menerapkan pendekatan open-ended dalam pembelajaran tentang materi persamaan garis lurus pada siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Pare, karena menurut Poppy (2003) Open ended meru- pakan salah satu metode yang dapat membangkitkan nalar siswa sehingga siswa bisa berpikir kreatif, logis dan kritis di mana siswa bisa mengenali, memproses, dan menghubungkan apapun yang diketahui. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) memperoleh deskripsi tentang penerapan strategi pembelajaran dengan pendekatan open ended yang dapat memahamkan tentang persamaan garis lurus pada siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Pare Kediri, 2) mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami siswa ketika proses pembelajaran persamaan garis lurus dengan me- nerapkan open ended, dan 3) mengetahui tanggapan siswa tentang penerapan open ended pada materi persamaan garis lurus bagi siswa SMP Negeri 2 Pare Kediri. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK), dengan menerapkan pendekatan open ended, peneliti merancang penelitian ini dengan rancangan penelitian model Kemnis dan Tanggart (dalam Arikunto, 2008) yang dilakukan dengan mengguna- kan model spiral atau siklus, di mana siklusnya terdiri dari 4 langkah penting, yai- tu: (1) perencanaan atau planning, (2) tindakan atau acting, (3) pengamatan atau observing, dan (4) refleksi atau reflecting. Dari data-data antara lain: (1) hasil validasi LKS, RPP, lembar observasi aktifitas guru dan siswa pada saat pembelajaran, lembar wawancara terhadap sis- wa, (2) hasil observasi aktifitas guru dan siswa saat pembelajaran berlangsung, (3) hasil kinerja siswa, (4) rekaman beserta catatan hasil wawancara dengan sub subyek penelitian serta (6) hasil catatan lapangan sebagai pelengkap hasil penga- matan dari sumber data dengan sub subyek penelitian untuk wawancara dan ber- dasarkan pertimbangan guru matematika yang mengajar di kelas tersebut, di- peroleh hasil penelitian setelah siklus 2 sebagai berikut: >85% dari sejumlah siswa yang merupakan subyek penelitian memperoleh nilai ≥75 dan proses jawaban siswa dalam mengerjakan tes akhir menunjukkan bahwa siswa sudah paham materi tentang persamaan garis lurus. Adapun langkah-langkah pende- katan open-ended yang dapat memahamkan siswa terhadap materi persamaan garis lurus diawali dengan membangkitkan pengetahuan awal atau prasyarat siswa dengan cara tanya jawab, kemudian membagi siswa menjadi 4 kelompok untuk mengerjakan LKS, diikuti dengan membagikan soal open-ended yang berbentuk LKS dan meminta siswa untuk mengerjakannya secara individual terlebih dahulu, kemudian mendiskusikan pekerjaannya secara kelompok, yang akhirnya wakil dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya, kemudian guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan dan pembelajaran diakhiri dengan memberi tes akhir untuk menguji pemahaman siswa. Adapun kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran dengan pende- katan open-ended yaitu pada saat menentukan persamaan garis lurus, ada juga ke- sulitan matematis yaitu siswa banyak yang menggunakan rumus persamaan garis lurus bila menjawab soal tentang garis yang melalui dua titik, yaitu (y-y_1)/(y_2-y_1 )=(x-x_1)/(x_2-x_1 ). Ini menunjukkan bahwa mereka belum paham dengan materi yang telah dipelajarinya. Kesulitan lainnya adalah siswa yang pandai cenderung ragu-ragu dengan jawabannya. Tanggapan/respon siswa terhadap pembelajaran persamaan garis lurus de- ngan pendekatan open-ended sangat positif. Respon positip ini sesuai dengan hasil angket yang menyatakan bahwa siswa senang dengan kegiatan pembelajaran ter- sebut dan berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan oleh observer sera peneliti sendiri pada saat kegiatan pembelajaran, siswa menunjukkan respon yang positif. Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan beberapa saran untuk peman- faatan hasil penelitian, yaitu: agar sebelum pembelajaran dengan menggunakan pendekatan open-ended, guru memperkenalkan dan membiasakan pada siswa de- ngan soal-soal model open-ended agar pembelajaran bisa berjalan secara efektif dan efisien, untuk mengatasi kekurangan waktu dalam pembelajaran, bisa juga dilakukan dengan menambahkan waktu dan untuk mengatasi siswa yang menga- lami kebingungan saat mengerjakan soal, baik saat mengerjakan LKS maupun saat diskusi, disarankan agar ada pengarahan atau latihan sebelumnya, serta agar jalannya diskusi tidak lambat, hendaknya diatur supaya setiap anggota kelompok dalam diskusi kelompok dan setiap kelompok yang bukan kelompok pelapor da- lam diskusi kelas memberikan pendapatnya secara bergiliran, bila terjadi macet dalam diskusi, disarankan agar peneliti mengaturnya sehingga setiap kelompok yang tidak sedang presentasi, mengajukan minimal satu pertanyaan kepada ke- lompok yang sedang presentasi. Sebagai penutup, disarankan agar guru matema- tika pengajar kelas 8 menggunakan metode belajar dengan pendekatan open-ended, sebagai salah satu pilihan metode dari banyak metode belajar yang ada, karena metode ini telah terbukti dapat memahamkan siswa, walaupun agak rumit dalam menentukan skor penilaian untuk tes akhir.

Pengaruh penambahan kotoran ayam pada medium tanah lempung terhadap peningkatan berat basah cacing tanah pheretima / oleh Siti Djamila

 

Hubungan antara pendidikan dan latihan dengan harapan terhadap kinerja guru sekolah dasar di Kota Malang / Unun Winarti

 

Analisis tanda makna dari pesan moral dalam film Taare Zameen Par / Arinta Umi Khomariatin

 

ABSTRAK Khomariatin, Arinta Umi. 2016. Analisis Tanda dan Makna Dari Pesan Moral dalam Film Taare Zameen Par. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Sugiyono Ardjaka, M.Sc., Ph.D. Kata Kunci: Tanda dan makna, pesan moral, Taare Zameen Par Taare Zameen Par masuk dalam kategori film panjang dengan durasi lebih dari dua jam. Film ini menceritakan seorang anak yang menderita gangguan belajar yang biasa disebut dyslexia. Dyslexia adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menunjukan pesan moral yang terkandung di dalam Film Taare Zameen Par. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa data visual yang mengandung unsur pesan moral dalam Film Taare Zameen Par. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tabel pengumpulan data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap identifikasi dan klasifikasi data, interpretasi data, tahap pemaknaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, masalah peranan orang tua dalam masa tumbuh kembang anak. Peranan orang tua dalam masa tumbuh kembang anak menduduki jabatan yang sangat penting. Kedua, masalah guru sebagai orang tua kedua. Pada simpulan kedua ini dijabarkan tugas-tugas utama guru sebagai pengganti orang tua di sekolah. Guru juga menduduki peran penting dalam fase tumbuh kembang anak, terutama ketika anak berada dalam lingkup sekolah. Ketiga, masalah mengistimewakan setiap anak. Setiap anak berbeda antara satu dan yang lain. Mereka memiliki kemampuan, bakat, dan impian yang berbeda-beda pula. Tugas orang tua adalah mendukung agar anak dapat berkembang menurut bakat alami yang ada pada diri mereka, tanpa adanya paksaan ambisi dari orang tua.

Tingkat pengetahuan tentang lngkungan dalam kaitannya dengan sikap terhadap pelestarian lngkungan hidup siswa SMU Negeri di Kota Malang oleh Dedy Norsandi

 

Pengetahuans iswat erhadapp elestarianl ingkunganh idup sangatp enting untuk membentuks ikap yang peduli dan bertanggungja wab terhadapp elestarian lingkungan hidup. Pendidikan lingkungan hidup sangat penting dan dibutuhkan bagi semuas iswa agarp erbuatannyam encerminkant anggungj awab terhadapp elestarian lingkunganh idup. Meskipun para guru telah mengintegrasikanm ateri PLH ke dalam matap elajarany ang sesuai,t etapi padak enyataannyas eorangp endidik di sekolah masih banyakm engalamik esulitand alam mengevaluassi ejauhm anat ingkat pengetahuans iswat entangl ingkunganh idup dan sikap siswat erhadapp elestarian lingkungan hidup. Penelitian korelasional ini bertujuan untuk mengetahui: (l) tingkat pengetahuans iswat entangl ingkunganh idup pada siswa SMU Negeri di Kota Malang, (2) sikap siswat erhadapp elestarianl ingkunganh idup padas iswa SMU Negeri di Kota Malang, (3) apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentangl ingkungand engans ikap siswa dalamp elestarianli ngkunganh idup pada siswa SMU Negeri di Kota Malang. Penelitian ini diharapkan sebagai masukan bagi dunia pendidikand alam pengembanganp engajaranP endidikanL ingkunganH idup pada kurikulum sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMU Negeri di Kota Malang. Sampel sekolah ditentukan dengan cara undian yaitu SMU Negeri 3 Malang, SMU Negeri 8 Malang, dan SMU Negeri 9 Malang. Sampel siswa yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SMU Negeri 3 Malang, kelas II SMU Negeri 8 Malang, dan kelas II SMU Negeri 9 Malang. Sedangkan teknik pengambilans ampel( responden)d engant eknik acak sederhana(s imple random Sampling).J enisi nstrumenp enelitian ini ada2 yaitu tes pengetahuand an angkets ikap.A nalisis hasil penelitianm enggunakanp ersentaseu ntuk mengetahui tingkat pengetahuand an sikap siswa,d an teknik korelasiP roduct Momentr Pearson untuk mengetahuhi ubungana ntarat ingkat pengetahuand an sikap siswa. Hasil penelitianm enunjukkanb ahwa:( l) tingkat pengetahuans iswat entang lingkungan hidup pada siswa SMU Negeri di Kota Malang adalah luas, (2) sikap siswat erhadapp elestarianli ngkunganh idup padas iswa SMU Negeri di Kota Malang adalahp ositif, (3) terdapath ubungany ang signifikan antarap engetahuante ntang lingkungand engans ikap siswad alam pelestarianli ngkunganh idup padas iswaS MU Negeri di Kota Malang. Berdasarkanh asil penelitian ini, dapatd isarankana garD epartemen Pendidikan Nasional memasukkan Pendidikan Lingkungan Hidup ke kurikulum sekolahu ntuk dapatm eningkatkant ingkat pengetahuans iswat entangl ingkungan hidup. Kepada guru supaya dapat mengintegrasikan materi PLH pada mata pelajaran yang dibimbing. Kepadas iswa untuk meningkatkanw awasanp engetahuante rhadap pelestarianli ngkunganh idup perlu mengikuti kegiatane kstrakurikulerd i sekolah antaralain seperti kerja bakti, pencinta alam, pramuka. Untuk penelitian selanjutnya diharapkanm eneliti faktor yang mempengaruhpi embentukans ikapt erhadap pelestarianli ngkunganh idup selaint ingkat pengetahuante ntangl ingkunganh idup

Aremania sebagai wadah perubahan primordialisme kelompok menuju persatuan pemuda Malang Raya 1994-2012 / Faishal Hilmy Maulida

 

ABSTRAK Maulida, Faishal Hilmy. 2015. Aremania sebagai Wadah Perubahan Primordialisme Kelompok menuju Persatuan Pemuda Malang Raya 1994-2012. Skripsi. Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Irawan M. Hum. Kata Kunci : Aremania, Primordialisme, Persatuan, Malang Raya Aremania merupakan sebuah fenomena yang muncul di Malang pada dekade awal 1990-an. Aremania mampu menjadi wadah pemersatu bagi pemuda Malang di era kekinian. Hal ini dapat dikatakan demikian karena sebelum munculnya klub sepakbola yang bernama PS. Arema (Persatuan Sepakbola Arek Malang) dan dalam perkembangannya memiliki suporter yang awalnya bernama Arema Fans Club (AFC) kemudian bubar dan terbentuklah Aremania. Di Malang para pemuda khususnya masih tersekat oleh kehidupan kelompok atau komunitas yang sangat kental, atau biasa disebut dengan kehidupan geng. Dalam dekade 1970 sampai akhir 1980’an masih banyak pemuda Malang yang sangat menggandrungi dunia geng. Sebut saja nama-nama geng yang cukup tenar, seperti SAS, Texas, Inggris, Jerman atau Nazi, Sexy Jongen, SAGA, Segal, dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini pokok kajian yang dikaji adalah: 1) Mendeskripsikan munculnya primordialisme kelompok yang muncul sebelum lahirnya aremania. 2) Mengetahui peran dan kunci pemersatu dalam tubuh Aremania sebagai kelompok suporter dan kelompok persatuan pemuda di Malang raya melalui kajian dan analisis mendalam.3) Menghasilkan analisis wujud perubahan primordialisme kelompok melalui Aremania sebagai wadah pemersatu. Penelitian ini menggunakan teori konflik dengan pendekatan primordialisme. Dan penelitian ini memakai metode penelitian sejarah (historical reseacrh). Langkah langkah yang dilalui dalam penelitian sejarah ini melalui proses pemilihan topik, pencarian sumber (heuristik), verifikasi (kritik sejarah/keabsahan sumber), interpretasi (analisis dan sintesis), dan historiografi (penulisan). Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat menjawab rumusan pertama bahwa kemunculan geng -geng yang sangat kental dengan semangat ekslusifisme ditunjang dengan semangat fanatisme yang kuat menjadi sekat yang amat tajam memunculkan primordialisme kelompok diantara para pemuda-pemuda Malang Raya. Kedua, peran Aremania penting dalam perubahan pemuda Malang khususnya setelah lahirnya Aremania sebagai kesatuan identitas yang mampu menghilangkan budaya primordialisme geng-geng yang di tahun 1980’an hingga pertengahan 1990’an. Adanya salam satu jiwa sebagai pemersatu, boso walikan atau bahasa yang universal, dan didorong peran tokoh berpengaruh. Ketiga, hasil analisis wujud perubahan primordialisme tersebut memunculkan korwil Aremania sebagai jembatan persatuan, ikatan persaudaraan Aremania di luar Malang Raya, dan menghasilkan prestasi yang diraih PS. Arema maupun Aremania Pembahasan penelitian ini diharapkan mampu menjadi tambahan wawasan baru dalam khasanah keilmuan sejarah sosial, supaya tidak didominasi penulisan sejarah tokoh atau sejarah orang-orang besar dan sejarah peristiwa besar.

Hubungan penguasaan materi pelestarian sumberdaya alam dengan sikap terhadap pengelolaan lingkungan hidup siswa kelas II SLTP Negeri 2 Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur oleh Siti Muhajaroh

 

Kerusakan lingkungan (terjadinya polusi, banjir dan lain-lain) serta ancaman menipisnya sumber daya alam, semakin lama dirasakan semakin kompleks. Beberapa upayau ntuk merzurggulangtie lah diupayakans alahs atunyaa dalahm elalui pendidikand alamb entukm aterip elestarians umberd ayaa lamy angd isaiikand i kelas irielohh lanjutanr ingkatp ertaind-1Sr.riis)e m-ixieIi. i-rpiia'rni ti;ak lain adalah untuk menumbuhk embangkans ikap positif terhadapp elestariand an pengelolaan lingkungan Sikapt egantungp adap engetahuany ang dimiliki individu. yang menjadi Masalaha dalaha pakaha dah ubungana ntaxap €nguasaanm ateri pelestarian sumberdayaa lam dengans ikap terhadapp engelolaanli ngkunganh idup siswak elasI I sLTP Negeri 2 Kecamatan Babulu Kabupaten penajam paser utara Kalimantan Timur. Penelitiani ni bertujuanu ntuk mendeskripsikanh ubungana ntarap cnguasaan materi pelestarians umberdayaa lam dengans ikap terhadapp engelolaanli ngkungan hidup siswa SLTP Negeri 2 di Kecamatan Babulu Kabupaten penajam paser utara Kalimantan Timur. Penelitian ini mengambil populasi siswa-siswi kelas II sLTp \:g* 2 Babulu,y ang berjumlah 120o rang,s edangkanp engambilans ampelnya dilakukan secaraa cak/randoms amplingd enganju mlah sampel4 5 siswa.D ata penelitiand ikumpulkand engand okumentas(i penguasaamn ateri pelestarians umber daya alam melalui hasil tes ulangan harian siswa) dan angket (untuk sikap terhadap pengelolaanli ngkunganh idup), sementaraa nalisisd atanyam enggunakante knik analisis product moment yang dilakukan dengan fasilitas komputer program statistik SPSS 10.0 For Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penguasaamn ateri pelestarians umberdayaa lam dengans ikap terhadapp engelolaan lnglrycan hidup siswa SLTP Negeri 2 di Kecamatan Babulu Kabupaten penajam PaserU tara KalimantanT imur. llal ini berarti bahwas emakinm enguasami ateri pelestarians umberdayaa lam maka akan semakinp ositif sikapnyat erhadap pengelolaanli ngkunganh idup.

Pengaruh kondisi sosial dan ekonomi terhadap partisipasi orang tua dalam pelakasanaan wajib belajar 12 tahun di desa Pulosari Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang / Suci Swandari

 

ABSTRAK Swandari, Suci. 2015. Pengaruh Kondisi Sosial dan Ekonomi TerhadapPartisipasi Orang Tua dalam PelaksanaanWajib Belajar 12 Tahun di Desa Pulosari Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang.Skripsi, JurusanPendidikanGeografi, FakultasIlmuSosial, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. YuswantiArianiWirahayu, M.Si, (II) Drs. Mustofa, M.Pd. Kata kunci:sosial, ekonomi, partisipasi, wajibbelajar Kondisipendidikan di DesaPulosarimasihtergolongrendah.Hal inimenun-jukkanbahwabanyakhambatanuntukmeningkatkankualitasdanpemerataanpendidikan.Untukmengatasihaltersebutpemerintahtelahmengeluarkankebijakanwajibbelajar 9 tahun yang sekarangdilanjutkandenganwajibbelajar 12 tahun se- bagaicarauntukmeningkatkansumberdayamanusia yang unggul. Tujuanpenelitianadalahuntuk:1) mengetahuikondisisosialdanekonomi orang tua, 2) mengetahuibagaimanapartisipasi orang tuadalampelaksanaanwajibbelajar 12 tahun, 3) mengetahuiadatidaknyahubungankondisisosialdanekonomi orang tuaterhadappelaksanaanwajibbelajar 12 tahun di DesaPulosariKecamatanBarengKabupatenJombang. Penelitianinimerupakanjenispenelitiankorelasionaldenganmenggunakanpendekatankuantitatifdenganmetode survey. Populasipenelitianiniadalahorang tua yang memilikianakusiawajibbelajar 12 tahun di DesaPulosarisebanyak140,sampelditentukandenganteknikproportional area sampling, dengan70 responden.Pengumpulan data dilakukandenganangket, wawancara, danobservasi.Analisisyang digunakanyaitutabulasitunggaldankorelasiproduct moment. Hasilpenelitiandiperolehbahwa 1)sebagianbesartingkatpendidikan orang tualulusan SD/Mi, sebagianbesar orang tuabekerjasebagaipetani,dansebagianbesarorang tuamemilikibebantanggungandua orang, sebagianbesarorang tuamemilikipendapatan yang sedang, 2) partisipasiorang tuadalambentuktenaga “sangattinggi” , partisipasihartabenda“tinggi”, partisipasibentukfikiran“sangattinggi”, danpartisipasisosial“tinggi” 3) pendidikanorang tuamemilikihubungan yang signifikanterhadappartisipasi, sedangkanbebantanggungantidakmemilikihubungan yang signifikanterhadappartisipasi, pendapatan orang tuamemilikihubungan yang signifikanterhadappartisipasi. Berdasarkanhaltersebutmakasaran yang diajukanyakni1)perluadanya program perbaikan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah setempat, seperti memberikan bantuan Usaha Kecil Menegahkepada ibu rumah tangga yang tidak bekerja dan buruh tani, 2)Pemerintahharuslebihmemperhatikan, mengawasisertamengevaluasi program wajibbelajar 12 tahun, 3)Perluadanyaupayadaripeme-rintahuntukmemberikansosialisasitentangpentingnyapendidikandasarbagianak.

Kadar pati ubi kayu (manihot esculenta) dari varietas Adira IV Faroka dan Lokal Wetan / oleh Yunik Nuramidah

 

Sikap dan perilaku masyarakat nelayan dalam pengelolaan lingkungan hidup di daerah pantai Desa Jeku Eja Kecamatan Kusan Hilir Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu Kalaimantan Selatan oleh Eva Dewi Yulianti

 

Permukiman linghmgan pantai yang ada di Indonesia pada wnunnya identik dargan masyarakat nelayan dan lingkungan kumuhnya. Desa Juku Eja sendiri merupakan salah satu desa pantai di Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Adapun masyarakat di desa ini pada ummrnya bennatap encaharians ebagani elayan. Sernentarait u kesadaran masyarakaat kan pentingnyam engelolal ingkungan pantai denFn baik masih kurang serta masih rendahnya tinet{at pendidikan masyarakat pada umumnya berpengaruhte rhadapp engetahuanm erekat entangl ingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap dan perilaku masyarakadt i desat ersebut.P enelitiani ni termasukp enelitian deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 100 kepala keluarga. Pengambilan data ifigunakan metode angket (kuisioner) sebagi data primer yang dibagikan ke setiap sampel penelitian. Teknik dokumentasijuga digunakan oleh peneliti sebagai data sekunder. Teknik analisis datayang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif denganm enggrmakanta bulasi funggal unfuk mengetahuib esamyap ersentasi. Kemudian untuk skoring digunakan skala Likert. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut. Sikap masyarakat terhadapp engelolaanli ngkunganp antaim enunjukan2 9%osangatbaik,62%baIk, 9o/oc ukup baih 0% kurang dan 0%os angatk urang. Sedangkanp erilaku masyarakate rhadapp engelolaanl ingkungan pantai menunjukan l%os angatbark, 25o/obaik,60% cukup baik, 14% kurang baik dan 0% sangat kurang. Dari angka tersebut dapat dilihat untuk sikap masyarakat pada runumnya sudah baik dan untuk perilaku sendiri pada umumnyac ukup baik. Akan tetapi persentaspi erilaku masyarakat di bawah persentasi sikap, sehingga dalam hal ini menunjukan bahwa sikap masyarakat yang baik dalam kehidupan sehari-hari kurang diterapkan dalam berperilaku yang baik terhadap lingkungamya.

Penerapan concept mapping untuk meningkatkan hasil belajar pada matapelajaran sejarah kelas X IIS 2 SMA Negeri 1 Sumberpucung, Malang / Eka Dian Susanti

 

ABSTRAK Susanti, Eka Dian. 2015. Penerapan Concept Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matapelajaran Sejarah Kelas X IIS 2 SMA Negeri 1 Sumberpucung, Malang.Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. I Wayan Legawa M.Si. Kata kunci: concept mapping, hasil belajar siswa, Dalam proses belajar mengajar agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik maka seorang pendidik harus melakukan inovasi dan improvisasi dalam pembelajaran. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kondisi sekolah. Concept mapping merupakan model pembelajaran yang dapat diterapkan disekolah- sekolah. Concept mapping adalah model pembelajaran yang diterapkan siswa untuk memahami materi secara mendalam sehingga tidak terpaku pada hafalan. Bagi guru concept mapping dapat memudahkan guru untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami materi yang sedang dipelajari. Bagi siswa concept mapping dapat mempermudah siswa dalam belajar karena siswa tidak terpaku pada hafalan. Concept mapping mempermudah siswa untuk memahami konsep atau kata kunci sehingga mudah diingat. Tujuan dari concept mapping ialah menyelidiki apa yang telah diketahui siswa, belajar bermakna, mengungkapkan konsepsi yang salah pada siswa, dan sebagai alat evaluasi. Concept mapping dapat diterapkan secara berkelompok maupun individu. Hal tersebut bertujuan untuk membuat siswa aktif. Hasil belajar siswa digunakan untuk mengetahui tercapainya suatu tujuan pembelajaran. Hasil belajar siswa dapat dijadikan acuan tingkat keberhasilan sebuah model pembelajaran. Masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Penerapan Concept mappingdalam Matapelajaran Sejarah Kelas X IIS 2 di SMA Negeri 1 Sumberpucung, Malang? (2) Apakah Penerapan Concept Mapping Dapat Meningkatkan Hasil Belajar pada Matapelajaran Sejarah Kelas X IIS 2 di SMA Negeri 1 Sumberpucung, Malang? Sedangkan tujuan penelitian adalah: (1) Mendeskribsikan Penerapan Concept Mapping pada Matapelajaran Sejarah Kelas X IIS 2 di SMA Negeri 1 Sumberpucung, Malang, (2) Menganalisis Penerapan Concept Mappingdapat meningkatkan hasil belajar pada Matapelajaran Sejarah Kelas X IIS 2 di SMAN 1 Sumberpucung, Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. 1 siklus terdiri atas 3 pertemuan. Pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran concept mapping. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi pada saat pembelajaran berlangsung, lembar ketercapaian RPP, tes siklus I dan siklus II dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan concept mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada hasil tes siklus 1 dari 28 siswa kelas X IIS 2 terdapat 20siswa yang tuntas belajarnya sedangkan 8 siswa tidak tuntas. Presentase ketuntasan siswa ialah 71, 42% sedangkan yang belum tuntas ialah 28, 57%. Pada siklus II jumlah siswa yang telah tuntas berjumlah 25 siswa sedangkan siswa yang belum tuntas berjumlah 3 siswa. Presentase siswa yang telah tuntas adalah 89, 28% sedangkan presentase yang belum tuntas adalah 10, 71 %. Berdasarkan pada hasil belajar tersebut dapat disimpulkan hasil belajarnya meningkat 17, 86 % dari 71, 42% menjadi 89, 28%, sedangkan siswa yang belum tuntas berkurang dari presentase 28, 57% menjadi 10, 71 %. Berdasarkan hasil penelitian ini saran ditujukan kepada: (1) guru: guru tidak hanya menggunakan metode ceramah akan tetapi dapat menerapkan model pembelajaran yang lebih bervariatif (2) Siswa: Siswa dapat menerapakan concept mapping ketika belajar karena concept mapping tidak hanya terpaku di kelas (3) peneliti: hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam penelitian selanjutnya mengenai concept mapping. Dalam penerapan selanjutnya guru dapat membuat concept mapping agar dapat digunakan sebagai perbandingan antara hasil yang telah dibuat siswa dengan yang dibuat guru.

Eksistensi golongan putih (golput) dalam pemilihan umum ditinjau dari mekanisme demokrasi Pancasila
oleh Daryono

 

Lingkungan alami sekolah sebagai media belajar dalam peningkatan pemahaman konsep biologi pokok bahasan ekologi siswa kelas I semester II SMUN Gending Kabupaten Probolinggo oleh Mamik Suryaningsih

 

ABSTRAK SuryaningsihM, amik. 2003.L ingkunganA lami Sekolahs ebagaiM edia Belalar dalam PeningkatanP emahamanK onsepB ktlogi pokok Bohasan Ekologi Siswa Kelas I Semester II SMLIN I Gending Kabupaten Probolinggo. Pembimbing (I) Dra. Sunarmi, M.pd, (II) Drs. FatchuRr ohmanM. .Si. Kata-katak unci : tumbuhan sekitar, media belajar, peningkatanp emahaman, ekologi. SMTIN I Gending Kabupaten Probolinggo dipilih sebagai tempat penelitiank arenal etaknyas trategisd an alam sekitarnyay ang alami menunjang untukd imanfaatkanse bagalio kasip engamatadna lamp embelajaraenk ologi. Untuk dapat meningkatkanp emahamank onsep biologi pokok bahasan ekologi maka pada penelitian tindakan kelas ini dilakukan upaya memanfaatkan tumbuhans ekitars ekolahs ebagami ediab elajarnyap. enelitiant indakank elasi ni dilakukan dalam tiga siklus pembelajaranp ada tanggal3 l Maret - 30 April, masing-masings iklus diikuti dengant indakan refleksi. Subyek penelitiannya adalahs iswak elas l-1 SMUN I GendingK abupatenp robolinggoy angb erjumlah 40 orang. Hasil analisisd ata diperolehk eberhasilanb elajar pada siklus I sebesar 70%op, adas iklus II sebesa8r 5%, dan pada siklusI II sebesa9r 2,5o/oH. al ini menunjukkana danyap eningkatank onsepb iologi pokok bahasane kologi yang cukupb aik padas iswad ari siklus I, II dan siklus III, sehinggali ngkungana lami sekolahd apatd imanfaatkand alam peningkatanp emahamank onsepb iologi pokok bahasane kologip adas iswa. Berdasarkanh asil penelitian, maka dapat disarankanh al-hal sebagai berikut : (l) kepadap emerintahu, ntuk tidak membangung edunga tau bengunan lainnyad i tempat-tempatyangb isa digunakans ebagasi inau wisata,( 2)kepada guru-guruu ntuk meningkatkanp elatihanP TK (PenelitianT indakanK elas) agar mampu mengatasim asalahd alam prosesp embelajarannyad, an (3) para peneliti diharapkan untuk berminat meninjau aspek lain yang berkaitan dengan pemanfaatank eberadaantu mbuhan sekitar sekolah dalam pembelajaranb iologi sehinggad apatm emperkaykah asanahk eilmuwanm ereka.

Hubungan tingkat partisipasi orang tua dengan kualitas pendidikan anak di Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang / Puri Indriani

 

ABSTRAK Indriani, Puri. 2015. Hubungan Tingkat Partisipasi Orang Tua dengan Kualitas Pendidikan Anak di Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (II) Satti Wagistina, S.P, M.Si. Kata Kunci: tingkat partisipasi, kualitas pendidikan anak Pendidikan merupakan salah satu jalan peningkatan kualitas pendidikan anak. Kualitas pendidikan yang dimaksud pada penelitian ini dilihat dari prestasi akademik anak. Kualitas pendidikan anak perlu ditingkatkan, karena dengan kualitas pendidikan anak yang baik maka anak memiliki pengetahuan yang luas. Anak yang memiliki kualitas pendidikan baik akan mampu bersaing pada era globalisasi seperti sekarang ini. Kemajuan suatu bangsa dimasa akan datang sangatlah bergantung pada kualitas pendidikan generasi muda saat ini, karena pemuda adalah ujung tombak dari kesuksesan suatu negara. Pemerintah berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak di Indonesia. Namun, usaha pemerintah tidak akan berjalan dengan lancar jika tidak ada partisipasi orang tua. Partisipasi orang tua dipandang sangat penting dalam mensukseskan kualitas pendidikan anak. Dalam penelitian ini wujud partisipasi orang tua berupa partisipasi buah pikir atau pendapat, partisipasi tenaga, dan partisipasi materi atau uang. Tingkat partisipasi orang tua dalam pendidikan anak dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan kondisi ekonomi orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat partisipasi orang tua dalam pendidikan anak di Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, 2) hubungan tingkat partisipasi orang tua dengan kualitas pendidikan anak di Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Variabel dalam penelitian ini meliputi: 1) kualitas pendidikan anak, 2) tingkat partisipasi orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan tabulasi tunggal dan chi-square. Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) tingkat partisipasi orang tua dalam pendidikan anak di Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang tergolong rendah, 2) ada hubungan antara tingkat partisipasi orang tua dengan kualitas pendidikan anak di Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Semakin tinggi tingkat partisipasi orang tua maka kualitas pendidikan anak akan semakin baik pula.

Penerapan pendekatan modelling untuk meningkatkan kemampuan membacakan puisi siswa kelas V SDN Sambitan 02 Pakel Tulungagung / Ida Marlina Sanyoto

 

Kata Kunci: Pendekatan modelling, kemampuan membacakan, puisi Sesuai hasil studi awal yang dilaksanakan di SDN Sambitan 02 Tulungagung didapati bahwa keterampilan membaca pada kemampuan siswa dalam membacakan puisi kelas V masih rendah. Rendahnya kemampuan siswa dalam pembelajaran membacakan puisi disebabkan karena siswa (1) kurang percaya diri, (2) masih malu untuk membacakan puisi di depan, (3) kurang memahami teknik membacakan puisi yang tepat. Keadaan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain (1) cara pengajaran guru masih monoton, (2) metode yang digunakan guru kurang memotivasi siswa, (3) guru tidak memberi contoh pembacaan puisi yang tepat. Untuk meningkatkan kemampuan membacakan puisi siswa digunakan pendekatan yang tepat. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pendekatan modelling. Pendekatan modelling adalah suatu metode untuk mendemonstrasikan suatu prosedur melalui peniruan (vokal dan pengucapan, gerak, mimik dan irama) suatu tingkah laku hasil pengamatan terhadap seorang model/panutan secara langsung kepada peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui tiga tahap membaca, yaitu (1) pramembaca, (2) saat membaca, dan (3) pascamembaca. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian ini meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan analisis dan refleksi. Lokasi yang diambil dalam penelitian ini adalah SDN Sambitan 02 Pakel Tulungagung. Sumber data penelitian ini adalah aktivitas pembelajaran membacakan puisi dengan pendekatan modelling di kelas V. Subjek penelitian sebanyak 13 siswa. Instrumen yang digunakan berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membacakan puisi siswa meningkat setelah dilakukan tindakan pembelajaran dengan pendekatan modelling dari siklus 1 sampai siklus 2. Berdasarkan hasil tes pengamatan peningkatan yang dimaksud meliputi peningkatan dari aspek intonasi, pengucapan/pelafalan vokal, jeda, mimik/ekspresi, dan gerak. Pada siklus 1 memperoleh rata-rata 65,2 dan pada siklus 2 rata-ratanya 80,6. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan membaca siswa melalui pendekatan modelling dapat meningkatkan kemampuan membacakan puisi siswa. Pertama kepada guru agar dapat menggunakan pendekatan modelling dalam pembelajaran bahasa Indonesia, kedua kepada kepala sekolah agar mendorong para guru untuk menggunakan pendekatan yang sesuai dalam pembelajaran membaca serta memberi pembinaan bagi semua guru mengenal berbagai pendekatan pembelajaran dengan baik.

Evaluasi penggunaan lahan berdasarkan rencana detail tata ruang kota Kecamatan Klojen tahun 1998-2004 / oleh Evi Yuli Virwanti

 

Kotam erupakanp usatk egiatanb aik kegiatanfo rmalm aupunin formald alam bidanpge rekonomian,.japseala yananin, dustrdi ank egiatanla innyaS. etiapb angunan mengalampei rkembangadna nh al ini dengans endirinyam emerlukanru ang. Pertambahpaenn duduky angt ingg danp eningkatank egiatana kanm enimbulkan perubahadna np erkembangasnu atuk ota.K ebutuhanru angb agi lahanm erupakan masalayha ngc ukupp entingk arenala han kotay angt erbatass, ementarkae butuhan ruantge rusm eningkatJ. ikak ondisii ni tidak segerad iantisipasai kanm enimbulkan masalakhe serasiabne ntukp enggunaalna hank otat erhadapta tar uangd alam pengadadaann p enataanru ang.A kibatnyaa kanm engarahp adap enurunanku alitas lingkungakne hidupank ota. Penelitiainn i bertujuanm engevaluaRsiD TRKd i KecamataKnl ojen dimaksudkuannt ukm engetahu(il:) f ingkatk esesuaiapne nggunaalanh an berdasarkRanD TRK tahun1 998i2004(2 ) Faktor-faktoyr angm empengaruhi ketidaksesuapiaenn ggunaalna hanb erdasarkaRn DTRK tahun 1998/2004 JenisP enelitiayna ngd igunakaand alahp enelitiane valuatifdengaann alisis tumpansgu sun( overlay)d enganrn asukanP etaR encanaP enggunaaLna hanT ahun 1998d anP etae ksistingta hun2 000.P enelitiand i lapanganu ntukm engetahutin gkat kesesuaipaenn ggunaalna hanb erdasarkaRn DTRK tahun1 998/2004. Secarake seluruhatnin gkatk esesuaiapne nggunaalna hand i Kecamatan Klolenm encapa9t 1%oterhadaRpe ncanaD etailT ataR uangK ota Tahwr1 998/2004 ataup enyimpangannsyeab esa9r %oB. erdasarkaknr iteriaE valuasRi DTRK,m aka tidakp erlua danyare visi/m asihd alamb atast oleransiK. ecenderungapne nyimpangan ituteqadki arena(:l ) Beluma danyak ekuatanh ukumy angm elandasui ntuk melakukatnin dakany angt egast erhadapp enyirnpangayna nga da,( 2) Perilaku masyarakyaat ngt idak taatpadaa turant erutamad alamh al pengurusainz in mendirikabna ngunan(,3 ) ketidaktahuamn asyarakatet ntangr encanap enggunaan lahand arip emeriutahH. al ini akibatb elumm aksimalnyaso sialisasrie ncanak ota kepadma asyarakat. Berdasarkaenv aluastie rhadapR DTRK didapatb eberapake tidaksesuaian penggunaalanh an,s ebanya6k kawasany aitu:( l) Pennukimante rbangunnyajenis lahanfa silitasp endidikanp, erkantorank,e sehatanp,e rdagangadna njasa,k awasan khusuksa, wasamn iliter,( 2) Pemerintahatenr bangunnyjean isl ahanK ompm iliter, fasilitapse rdagangdaann jasak, esehatanp,e ndidikanp,e nnukiman(3, ) Pendidikan terbangunnjeynai sl ahank ompm iliter,k awasankh ususp, erdagangadna nj asa, pennukima(n4,) Perdagangadna nJ asate rbangunnyajenlaish anF asilitaOs R dan RTHk, esehatapne, rkantoranfa, silitasp endiidkanp,e rmukiman(5, ) JalurH ijau terbangunnjeynai sl ahanf asilitasO R danR TH,k awasank hususp, erdagangadna n jasap, erkantorapne, rmukimanm, akaml,a hank osong(,6 ) KawasanM iliter terbangunnjy ean isl ahanp erumahan. l t

Pengembangan paket layanan informasi perguruan tinggi pada siswa SMU
oleh Widya Agustina

 

ABSTRAK AgustinaW, idya.2003P. engernbangaI'na ket Layananln formasiP erguruanT inggi UntukSiswaS M{l Skripsi,J urusanB imbinganK onselingd anP sikologi FakultaIslm u PendidikaUn niversitaNs egerMi alangP. embimbin:g (I) Dr. MarthenP ali, M.Psi,( II) Dra. EndangP rastutiM, .Si. KataK unci: Layananln formasi,P erguruanT inggr Kehidupanm asyarakayt ang semakink ompleksm enawarkanp ilihan pendidikayna ngs emakinb anyak.U ntuk menghadappii lihanp endidikany ang semakinb anyakd ituntut untuk mencari,m empertimbangkanm, engelolai nformasi yanga dad ans elanjutnyam enetapkakne putusanp ilihan. Dalam menentukan pilihan pendidikan diperlukan informasi pendidikan. Layananp endidikand isampaikanm elalui layanan informasi. LayananI nformasi adalahla yananb imbingan yang diberikan pada siswa denganj alan memberikan penjelasatne ntangh al-hal atau sesuetuy ang dipandangp erlu / bergunad alam kehidupans isw4 namun informasi tersebutt idak dapat atau scdikit sekali diperoleh olehs iswam elaluip elajarany angd iberikang uru. Informasip endidikanm enyajikan hal-hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan diantaranya bagaimana cara memasuksi ekolahy ang baru. Informasi pendidikany ang diperlukans iswa SMU kelas tiga adalah informasi tentang kelanjutan studi. Kelanjutan studi yang dimaksudkaand alahp erguruanti nggi. Bagi sisrvaS MU yangt idak melanjurkans tudi ke perguruanti nggi, dapat melanjutkank e lembaga-lembagpae ndidikan non formal (setardae nganP T ) misalnya: Kursus-kursusB, LK, Diploma dan lain-lain.D imana perguruatnin ggi adalahk elanjutanp endidikanm enengahy ang diselenggarakanu ntuk menyiapkapne sertad idik menjadia nggotam asyarakayt ang memiliki kemampuan akademikd an/ abiup rofesionayl angd apatm enerapkanm, engembangkadna d atau mencipakainlm u pengetahuante, knologid an/ atauk esenian. Tujuand ari penelitianin i adalahm enghasilkadnr af paketl ayanan informaspi erguruanti nggi bagi siswaS MU, sedangkadnr af paketl ayananin formasi perguruatnin ggi bagi siswaS MU bertujuanm emberikanm asukanp adas iswaS MU bagairnanmae ncarim, engelolad anm empertimbangkainnf ormasip ergunranti nggr yangt elaha dad ans elanjutnyad apatm enetapkapni lihanj urusans esuadi enganb akat danm inaty angd imiliki dand isesuaiakadne nganc ita-cita.pemilihajunr usand i p€rguruatnin ggrj uga disesuaikadne ngans osiale konomik eluargaD. raf pengembangpaank ets elanjutnyad ibacaP LI-PT. Model pengembangayna ngd igunakana dalahm odelp embelajaraDni ck & Careyy angd iadaptaski edalamb imbingan( modelp rosedural)M. odel prosedural menuruDt ick & Carey( | 985) mengemukakatnig a tahapp enilaiany aitu ( I ) penilaian peroranga(n2,) penilaiank elompokk ecil, (3) penilaianla panganP. ada

Hubungan antara pengendalian intern dengan efisiensi kerja karyawan di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Universitas Negeri Malang
oleh Dwi Lestari Setyorini

 

Dalamr angkam emasukei ra globalisasik, operassi ebagasi alahs atub adan usahad ituntutm eningkatkanm anajerienu sahay ang berdasarkanp ada sendi-sendi prri.ri*rfir*", ug*'UiruU ertahaniidupb ahkantu mbuhd anb erkembandgi tengahiengahp ersaingunlcunkae perluanm anaJemenu sahay angb erdasarkapna das endir. n"Jpi iof.rioialismea kanbanyakd iperlukans aranam ana;emenS alahs atus arana manajlmetne rsebuat dalahs istemp engendaliaint ern' Pengendaliainnt emy angU ait itan mewujudkanik lim kerjay angb aikd alam mengelola "koperasi, sehingga-mempermudapha ra pengelolam elakukans egala kegiatanko perasiB. ila koridlsii ni dapatd ipertahankabna hkahd itingkatkanm, aka toiaisl efisienski erjak aryawand iharapkand apatd itingkatkanf )engand emikian, fujuan koperasi untuk memberikan pelayanan ekonomi kepada para anggota khususnydaa nm asyarakapta dau mumnyad apatd itingkatkanp ula' Masalahy ang akan dikaji dalam penelitiani ni adalah:( l) bagaimanakah kondispi engetrAaliainnt emd i KPzu Uniu"tsitasN egeriM alang?(;2 ) bagaimanakah kondisie nsienski erjak aryawand i KPRI UniversitasN egeriM alang?;d an( 3) adakah hubunganA ntarap engendaliainn tern dengane fisiensik e{a karyawand i KPRI UniversitaNs egeriM alang? Subjek penelitian ini adalah seluruh pengurus dan karyawan KPRI UniversitaNse geriM alangy angb erjumlah2 2 orang. Teknika nalisisd atay angd igunakana dalah(: l) teknika nahsisd eskriptifyang digunkanu ntukm endeskripsikapne ngendaliainn ternd an efisiensik eqa karyawan; (2)t eknika nalisisP roductM omentu ntukm engetahuhiu bungana ntarap engendalian internd engane fisienski erjak aryawan. Berdasarkaann alisisd ata diperolehk esimpulan(:l ) keadaanp engendalian intern di KPRI UniversitasN egeri Malang dalam kualifikasib aik; (2) keadaan efisienski eqa karyawand alam kondisic ukup baik; dan (3) ada hubungana ntara pengendaliaint em dengane fisiensik e{a karyawand i KPRI UniversitasN egeri Malangd enganr, hifung> r tabel,y aitus ebesa0r, 631> 0,423. F-- Saran-sarayna ngd apatd ikemukakadna lamp cnelitianin i adalah(: l) Keadaan pengendalianin tern yang menunjukkank ritena baik, hendaknyad ipertahankan Uahland itingkatkanla gi oleh pengurus(;2 ) peningkatahna silk erja karyarvanya ng menunjukkaknr-i teriac ukupb aik,h endaknypa€ ngurulse bih meningkatkakne ahlian karyawans esuaid enganb idungnyum asing-masingd,e nganc ara secarab ertahap karyawand ikirim untukm engikutip enatara(nD IKLAT); (3) untukm empertahankan tonaisi efisiensik erja karyawany ang baik, maka pengurusp crlu membinad an menjalins uatuk omunikasdi an kerjasamaya ngb aik antarap engurusd ank aryawan serta memberikan motivasi kepada seluruh karyawan; dan (a) untuk memberikan semangabt agi karyawanu ntuk bekerjal ebih baik lagi, makah endaknyap engurus lebih; eningkatkanl agi kesejahteraakna ryawanm, isalnyad enganm enaikkang aji oara karyawan.

Efektivitas teknik humor dalam konseling kelompok Rebt untuk meningkatkan self-esteem siswa kelas X Jurusan Perawan Sosial SMKN 2 Malang / Indah Setyarini

 

Kata Kunci: teknik humor, konseling kelompok REBT, self-esteem Teknik humor merupakan salah satu dari teknik konseling REBT yang paling populer. Teknik ini digunakan untuk mengganti pikiran irasional menjadi lebih rasional dengan suasana yang rileks dan santai. Anggapan siswa tentang dirinya yang kurang pandai, kurang beruntung, tidak memiliki masa depan yang lebih baik dari orang lain dan terlalu membesar-besarkan kekurangan yang ia miliki merupakan pikiran irasional yang dimilikinya, hal ini membuat siswa memiliki self-esteem yang rendah. Pikiran irasional tersebut dimiliki oleh siswa SMK yang berada pada jurusan low-grade, hal ini menjadi gangguan emosional yang perlu dibantu dalam penyelesaiannya, karena self-esteem yang tinggi perlu dimiliki oleh siswa SMK untuk mengembangkan semangat belajar dan mendapatkan masa depan yang diharapkan. Oleh karena itu konseling dengan teknik humor menjadikan proses konseling menjadi rileks dan konseli lebih mampu mengungkapkan permasalahan dengan baik sehingga penyelesaiannya dapat meningkatkan self-esteem.Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektivan teknik humor dalam konseling kelompok REBT untuk meningkatkan self-esteem siswa jurusan Perawat Sosial di SMKN 2 Malang. Rancangan penelitian menggunakan eksperimen semu dengan one group pretest-posttest design. Kelompok eksperimen diambil dari siswa yang memiliki kriteria self-esteem rendah, sangat rendah dari hasil inventori yang telah diuji validitas dan reabilitasnya oleh peneliti terdahulu. Jumlah subyek yang diambil sebanyak 7 siswa. Diberikan perlakuan berupa konseling kelompok REBT dengan teknik humor sebanyak 7 kali pertemuan. Untuk menganalisis data menggunakan statistik inferensial non-parametrik, yaitu uji beda two-related samples tests Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat self-esteem siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan teknik humor dalam konseling kelompok REBT pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik humor dalam konseling kelompok REBT efektif untuk meningkatkan self-esteem siswa kelas X jurusan Perawat Sosial SMKN 2 Malang. Berdasarkan hasil penelitian diajukan beberapa saran : (1) Konselor dapat membantu siswa untuk meningkatkan self-esteemnya dengan menggunakan teknik humor dalam konseling kelompok REBTpada kelas, jurusan dan sekolah lain, mempertimbangkan waktu operasional konseling dan memanfaatkan fasilitas sekolah untuk memberikan stimulan (2) Peneliti lanjutan diharapkan dapat mempertimbangkan waktu operasional, up to date dalam memberikan stimulan, melaksanakan validitas ekologi dan menguji ulang istrumen pada subyek terteliti yang berbeda.

Penggunaan fortofolio dalam belajar mandiri untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar konsep ciri-ciri makhluk hidup siswa kelas IC SMPN 2 Beji Pasuruan oleh Ni'matul Khoiryah

 

Berdasarkahna sjl.qbyrvasi.awpaal das iswa Pasuruabna, hwa kelasI SMpN2 Beii motivasbi erajar.ir*a-aliilLlajar biorogi siswas edangd' ank ea{f-an .rr*" t"*rg-iltuk mengatasi kurangm inatb aca diperlukans uatus trategi^pember"i"*" keadaantersebut meningkatkapne mahaman viiJii"*o*" o]9hg urus ehinggdaa par konsepm, otivas-dia, np restasbi erajarsiswa. stat€g pemberajaran sarahs atu ",+r"h karakteristik behj;r mandid'i.l qlr. mandirim emirikit rga yaituk: esadarua"nri ,rruti*,g gi"ui*..t ui.g,, olirii#.i y*g lbTe:tlaihJaamrr aen gdgirtdi: ecni pgaenm berajaranayiareniglp kadna rampe neritiiannia darah menggunakia"nn f"ii". Penelitiainn i bertujuan(l:) untr*,."g.tfu apakah portofoliod alamb eraiar penggunaan cirim akhrhuikd uspi iw"ar.t" qra*i .rical s*-iib*"r"'ii.l''gn?iiilm r rlrym* ;tiv(a2s)uib neinl;iaoT,trnoregprc, ui.ih_ui apakaphe nggunaoaonn o{oi10.a1ury"r 4"r-#nai.ia "pu, belajakr onsecpi ri-cirim ardrluk meningkatkparne srasi r,ia"p -iri^"" t"i* rc sMpN 2 Beji pasuruan. Jenisp enelitiannfl g digunakaanla iffineritian tindakan Pcnelitiadn'a ksanakaon"r i* i riti*.ii"*tt[r, terdiri kelas. yaitu(:l ) perencanatiannd akan, dari4t ahapk esiatan ftjp"r.i*il*i;-"d"k"" 6;;;[T:il" lp1allst]u_r.u*raDlnsa.' ulabmype ekyn aenligtdi aignu nataana ;t"hi l;; kehsr Cs MpN2 Beii instrum€yn"n ga igui"t* "a"r"'rr.. pedomawna wancarsao' atl eq t"ru"ipr"iT"i"i-p"rtofoliq danra" *nig"fk eilt. "*".r, datas ecardae skriptif Anarisis Hasil peneliti* dalamb elajamr andirdi Talpiiai"mlf he: ningkbaathkwaand enganm enggunakapno rtofolio Motivasi motivlsid anp restasbie rajasri swa. belajasr iswam bliputzt dalamm engikutpi ernberajarapna"..dp a"rt i,t rv'*" rii .rr*,t i"r" nir*i na sdpaenkk eantusiassains wa sebesar60m%e ningkat keaktifansi swa r.lildi OeZp udur jkiJ, II, danm otivasai spek keantusiassainsw as ebesazro z.".*3ltiriett *"";ai 8oi" ;il;ikr;rTi*hingga mofivasbi elajars isuas cbesa0r 1,+Xd a",iiG'i menSaai T3o/o padasiktuIsI. ib1e9g.r:tlJulu] :g: apI 1ad*eas -iuklluusrI Ij _dpenegnainng kaa"trarn"p ffi,.. postedse ngasne tisi2h4 selisih2 f . Padas illus I r"U"iv"t 5i srlwa{6 J'! 9.Voy)a ngm encapat ei tuntaraune raj* seo*grr* padas ikr"u*"sIgI sebanya3k4 o rangs iswalz 3,etxl v*e;";";;i rctonl*"n"u"ruru.. demikiakne tunrasabne lajar ilr*" siswad apj ter*pui.

Pengaruh persepsi anggota terhadap partisipasi anggota pada primer koperasi pegawai Pos Besar Malang
oleh Sri Suharsih Irawati

 

Penerapan konsep dan prinsip contextual teaching and learning (CTL) dalam pembelajaran bahasa Arab di MTsN Malang I / Hakim

 

Kesulitan guru sekolah dasar dalam penerapan penilaian autentik di Sekolah Dasar Negeri Purwodadi IV Kota Malang / Erlin Nafita Rizki

 

ABSTRAK Rizki, Erlin Nafita. 2016. Kesulitan Guru Sekolah Dasar Dalam Penerapan Penilaian Autentik Di SDN Purwodadi IV Kota Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Drs. Toha Mashudi, S.Pd., M.Pd., (II) Drs. H. Sjafruddin A. R., S,Pd., M.Pd. Kata Kunci: Kesulitan guru, Penerapan Penilaian Autentik, SD Penilaian autentik merupakan penilaian yang diterapkan pada Kurikulum 2013. Dalam penerapannya penilaian autentik meliputi 3 aspek yaitu aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan. Dalam penerapannya guru harus dapat melaksanakan penilaian pada 3 aspek tersebut pada masing-masing peserta didik. Namun, berdasarkan hasil observasi awal terhadap guru-guru kelas pada SDN Purwodadi IV Kota Malang, ditemukan hasil bahwa guru masih mengalami kesulitan pada penerapan penilaian autentik. oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian tentang kesulitan guru dalam penerapan penilaian autentik dengan fokus penelitian antara lain: (1) kesulitan guru pada perencanaan penilaian autentik; (2) kesulitan guru dalam menganalisis penilaian autentik; (3) kesulitan guru dalam mengolah penilaian autentik; dan (4) kesulitan guru dalam pelaksanaan tindak lanjut terhadap penilaian autentik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4 dan kelas 5 di SDN Purwodadi IV Kota Malang. Instrumen utama penelitian ini yaitu peneliti sendiri dengan instrumen pendukung pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui aktivitas reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengecekan keabsahan yang ditemukan peneliti didapatkan melalui triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar guru kesulitan dalam membuat perencanaan penilaian autentik pada aspek sikap; (2) sebagian besar guru kesulitan dalam menganalisis penilaian autentik (3) sebagian besar guru kesulitan dalam mengolah penilaian autentik dengan menggunakan aplikasi berupa microsof excel; (4) guru melaksanakan tindak lanjut disesuaikan dengan waktu dan kondisi kegiatan pembelajaran yang ada. Melalui hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru sudah memahami tentang konsep penilaian autentik, namun guru masih kesulitan dalam menerapkannya. Kesulitan yang dialami oleh guru tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Oleh karena itu, disarankan kepada guru untuk lebih kreatif dalam melaksanakan penilaian autentik dan bagi kepala sekolah untuk mengadakan evaluasi pada kemampuan para guru dalam melaksanakan penilaian autentik.

Identifikasi kesalahan yang dilakukan siswa kelas I semester I dalam menyelesaikan soal fisika pokok bahasan memadu gerak di SMU Negeri 1 Lawang Malang / oleh Lusiana Meri Silviati

 

Nilai-nilai moral dalam teks cerita rakyat dari Madura / Moh. Baihaqi

 

Karakterisasi reverse docking senyawa anti aging dari Allium sativum dan pengembangannya untuk buku ajar biologi sel berbasis bioinformatika / Ardini Pangastuti

 

ABSTRAK Pangastuti, Ardini. 2016. Karakterisasi Reverse Docking Senyawa Anti Aging dari Allium sativum dan Pengembangannya untuk Buku Ajar Biologi Sel Berbasis Bioinformatika. Tesis. Jurusan Pendidikan Biologi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Agr. Mohamad Amin, S.Pd., M.Si., (II) Dr. Hj. Sri Endah Indriwati, M.Pd. Keywords: bioinformatika, biologi sel, buku ajar, reverse docking Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi memicu perkembangan keilmuan biologi molekuler yang melahirkan bioinformatika. Analisis data biologi dengan teknik komputasi mulai banyak dimanfaatkan untuk menganalisis informasi terkait biologi molekuler. Biologi Sel merupakan salah satu mata kuliah di Universitas Negeri Malang yang masih terfokus pada pembahasan materi melalui studi literatur dengan menggunakan metode diskusi, ceramah, tanya jawab, presentasi, dan penugasan akibat keterbatassan alat. Sementara Biologi Sel tidak bisa lepas dengan kegiatan laboratorim. Bioinformatika menjadi salah satu alternatif mengatasi keterbatasan biaya dan ketersediaan alat untuk melakukan kegiatan laboratorium. Pengembangan buku ajar Biologi Sel dengan memanfaatkan Bioinformatika diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada serta dapat memfasilitasi siswa dalam mencapai tujuan pendidikan nasional dengan optimal. Hasil penelitian in silico yang dilakukan melalui teknik reverse docking menghasilkan senyawa allicin sebagai antiaging dengan afinitas pengikatan sebesar -3,7 kcal/mol mampu berinteraksi dengan protein target (leukosit elastase) melalui interaksi hidrofobik dan ikatan hidrogen. Interaksi hidrofobik terjadi pada asam amino Val 190, Cys 191, Phe 192, Ser 214, Phe 215, dan Val 216 dan melalui ikatan hidrogen terjadi pada asam amino Gly 193, Ser 195. Hasil penelitian in silico digunakan sebagai bahan penyusunan buku ajar. Pengembangan buku ajar mata kuliah biologi sel berupa buku ajar pengayaan yang berjudul “Mengungkap Potensi Anti-Aging Alami Secara In Silico”. Materi yang dituliskan pada buku ajar ini merupakan implikasi proses dan hasil dari penelitian In Silico yang dikompilasi dengan beberapa materi pendukung yaitu biologi sel, bioinformatika, dan beberapa jurnal penelitian yang berkaitan. Penyusunan buku ajar pada ini mengacu pada tahapan pengembangan Dick dan Carey yang meliputi 10 tahapan, yaitu 1) mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran; 2) melakukan analisis pembelajaran; 3) mengidentifikasi tingkah laku dan karakteristik mahasiswa; 4) menyusun tujuan pembelajaran; 5) mengembangkan asesmen; 6) mengembangkan strategi pembelajaran; 7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran; 8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif; 9) merivisi pembelajaran; dan 10) merancang dan melaksanakan evaluasi sumatif. Berdasarkan pertimbangan akademik, maka dari 10 tahap penelitian pada model pengembangan Dick dan Carey hanya dilakukan sampai tahapan 9 dikarenakan keterbatasan waktu penelitian. Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahwa buku ajar layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan persentase penilaian sebesar 84% dengan kategori baik. Hasil validasi ahli media pembelajaran juga menunjukkan bahwa buku ajar layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan persentase penilaian sebesar 82,4% dengan kategori baik. Kriteria kelayakan buku yang digunakan mengacu pada Puskurbuk tahun 2014. Hasil uji coba perorangan yang dilakukan pada 15 mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang menunjukkan rata-rata persentase poin penilaian sebesar 84,38% dengan kategori baik dan masih perlu adanya revisi. Hasil uji coba kelompok sedang dilakukan setelah adanya revisi memperoleh hasil rata-rata persentase poin penilaian sebesar 87,23% dengan kategori sangat baik sehingga tidak perlu adanya revisi. Secara keseluruhan hasil uji coba mahasiswa dan hasil validasi menyatakan bahwa buku ajar yang dikembangkan telah layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Pengaruh pemahaman laporan laba rugi terhadap partisipasi anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia Universitas Negeri Malang
oleh Ainur Risalah

 

ABSTRAK Risalah, Ainur. 2003. I'engaruh l'emahaman I'aporan I'aba llugi lerhadap Partisipasi Anggota KPN l/M. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan FakultasE konomiU niversitasN egeriM alang.P embimbing(:l ) Dr. Hari Wahyono, M.Pd., (lD Drs Agung Haryono, S.E.,M.P,Ak. Kata kunci: pemahamanla poranl abar ugi,p artisipasai nggotak operasi Anggotas ebagasi umberd ayak operasmi emiliki perang anda,d i satus isi sebagapi emilik, dan di sisi lain sebagaip enggunaja sa (Pasal l7 (l) UU No.2511992) Sebagapi emilik koperasi,a nggotam emegangk ekuasaante rtinggi, ia berhak menentukank ebijakan umum yang harusd ijalankano leh koperasi.S ebagai pelanggaant aup enggunajasako perasia, nggotam elakukant ransaksei konomi dengan koperasi, di manajasa transaksi (iasa usaha) anggota akan diperhitungkan dalamp embagians isah asilu saha( SHLI). Dilihat dari sisi pemilik maupunp elanggana, nggotak operasdi iharapkan berperana ktifdalam kegiatank operasi,u ntuk dapat berperans ertas ecaraa ktifdan positiftentunyaa nggotam embutuhkanin formasiy anga kuratd ant epat.L aporanr ugi laba merupakan bagian dari laporan keuangan koperasi sebagai salah satu sumber informaspi entingb agia nggotaS. ebagapi enentuk ebijakanu mum koperasia, nggota memerlukanin fonnasik ondisik euangans ecaram enyelurulrs, ehinggak ebijakan yang diambil dapat tepat. Informasi ini bisa diperoleh dari laporan keuangan di antaranyaa dalahd ari laporanr ugi laba. Demikianj uga sebagapi elanggan,d i mana anggota melakukan hansaksi usaha dengan koperasi, laporan rugi laba dapat dijadikand asara nggotau ntuk tetap bertransaksdi engank operasia tau meninggalkannyaya itu apabilak operasid ianggapt idak menguntungkan. Tujuan dilaksanakannyap enelitiani ni adalahu ntuk mendeskripsikan pemahamana nggotaK PRI UM terhadapl aporanr ugi laba, mendeskripsikank ondisi obyektifpartisipasia nggotaK PRI UM di bidango rganisasi,u saha,d an permodalan, menganalisiss ecaras imultan dan parsial pengaruhp emahamana nggotam engenai laporanr ugr laba terhadapp artisipasinyad i dalam KPRI UM. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Desember 2002 pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI tJM) terutama pada anggoturya. TeLrnik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket, wawancara, dand okumentasi.S edangkanp engambilans ampelm enggunakanp urposiver andom samplingd enganju mlah sampels ebanyak3 0 orang karenak eterbatasank emampuan peneliti dalam hal waktu, tenaga, dan dana Pengolahand ata dalam penelitian ini dilakukan denganm enggunakante knik analisiss tatistikd eskriptifdani nferensialT. eknik analisiss tatistikd eskriptifuntuk mendeskripsikank ondisi pemahamana nggotaK PRI UM mengenail aporanr ugi laba dank ondisi partisipasia nggotaK PRI UM. Sedangkante knik analisiss tatisik inferengial melalui alat analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh pemahamanla poranr ugi laba terhadapp artisipasia nggotaK PRI UM. Berdasarkahna sila nalisisd atad iperolehh asilp enelitians ebagabi erikut: a. Kondispi emahamaann ggotaK PRI UM mengenapi endapatadna laml aporanr ugi labas anlatb aik,t erbuktid an 60%r espondemn enunjukkapna ham2, 3,33% sangapt aham,| 6,67o /ok urangp aham,d an0 o/oti dakp aham' b. Ko;disi pemahamaann ggotatc PRtU M mengenabi eband alarnla poranr ugi laba sangabt aik,t erbuktid a:n'16,67%re spondemn enunjukkapna ham,1 6,670/o kurangp aham,6 ,660/osa ngapt ahamd an}o/oti dak paham' c. Kondi-sipartisipaasni ggotaK PRII IM cukupb aik,t erbukti4 6,67%re sponden turanga tctiq+ Oyoa nit,6,670/oxdakaktifd, an6 ,66%s angaat ktif' d. Secarap arsialt idakt erdapapt engaruhya ngs ignifikana ntarap emahamaann ggota KPRIL iM mengenapi endapatadna laml aporanr ugi labat erhadapp ertisipasinya di dalamk operasit,e rbuktid ari nilai sigt (0,534)> a (0,05)' e. Secarap arsiatl idakt erdapapt engamhy angs ignifikana ntarap emahamaann ggota KPRIL iM mengenabi eband alaml aporanr ugi labat erhadapp ertisipasinydai dalamk operastie, rbuktdi ann ilai. rA, (0'?05)> a (0,05)' f. Secarasi multant idakt erdapapt engaruhy angs ignifikana ntarap emahaman anggotaK PRIL IM mengenalai poranr ugi labaf erhadapp ertisipasinydai dalarn koperastie, rbuktdi arin ilai sigI "(0,621)> a (0'05). Berdasarkahna silp enelitianin i, disarankakne padaK PRI UM agar mempertahankbaanh kanm eningkatkapne mahamaann ggotaK PRI LJMm engenil laporarnu gil abad emip eningkataknw alitass umbedr ayam enusiyaa ngd imiliki koperasiie. tapi karenap emahamaann ggotam engenalia poranru gi labatidak mempengaruphai rtisipasai nggotam, akas ebaiknyad alamu saham eningkatkan partisipasain ggotaK, PRIU M lebihm emperhatikafna ktor-faktoyr angd apat meningkatkapna rtisipasai nggotay aitud enganm: engadakadni klat,s eminar, lokakarytae ntangp artisipasai nggotas upayam erekap ahamb ahwaa nggotaa dalah pelanggadna np emilikk operassi ehinggap erkembangakno perasjui ga ditentukan olehp artisipsai nggotanya,n ggotap erwakilans ebaiknyase telahrn engikutRi AT segerma engadakarna patd engana nggotay angd iwakilinyau ntukm ensosialisasikan tralitR Rr sehinggaa nggotayandgi wakilinyab isam enanggapinydaa nm emberikan samn-sansme bagami asukanu ntukK PRIU M, menuruta ngkety angt elahd isebarkan kepadare spondemn erekaa kanl ebiht ertarikd alamb erpartisipastei rhadapK PRII IM apabilad iberikann mgsangan-rangsangaannta, rala in: bonusp, otonganh argau, ndran berhadiahS.e lainit u KPRI UM sebaiknyale bihm eningkatkaknw alitasp elayanan, meningkatkaknw alitasb arangd anm enyediakannysae suadi engank ebutuhand an keinginana nggotam, elakukank egratan-kegiatparno mosim, emberikanke mudahankemudahafnia nsakssi epertki emudahaknr editd enganb ungar ingan. l l

Pola argumen dalam tajuk rencana Kompas
oleh Nuraini Faiq

 

Salah satu ruang penyampai gagasan di surat kabar terdapat dalam kolom editorial atau tajuk rencana. Gagasan dalam tajuk rencana disampaikan dalm bentuk argumentasi. Isi gagasannya berupa ulasan, pendapat, pandangan, dan tanggapan atas peristiwa aktual. Hal tersebut disampaikan sacara padat dengan bahasa yang lugas, mudah dicerna dan diterima. Tajuk rencana sebagai media untuk memperdebatkan masalah aktual dan sebagai media pembentuk sikap kritis pembaca sehingga tulisan tajuk rencana harus logis.

Perbandingan prestasi mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang pada mata kuliah ZD/ZiDS-Vorbereitung antara yang memiliki dan yang tidak memiliki latar belakang pembelajaran bahasa Jerman di SMTA / Yeni Kurniawan Murdiani

 

Pengembangan bahan ajar matematika bercirikan guided discovery learning pada materi segi empat untuk siswa kelas VII MTs Labbaika Samarinda / Ishmatul Maula

 

ABSTRAK Maula, Ishmatul. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Matematika Bercirikan Guided Discovery Learning Pada Materi Segi Empat Untuk Siswa Kelas VII MTs Labbaika Samarinda. Tesis. Program Studi Pendidikan Matematika. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Subanji, M.Si, (II) Dr. Sudirman, M.Si Kata kunci: Bahan ajar matematika, Guided discovery learning,Lks, Segi Empat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar matematika berupa LKS (Lembar Kegiatan Siswa) bercirikan guided discovery learning yang valid, praktis dan efektifdigunakan dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat memahami materi segi empat dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model pengembangan Plomp (2010). Model pengembangan ini meliputi tiga tahapan, yaitu: 1) Preliminary Research, 2) Prototyping Phase, dan 3) Assessment Phase. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2015 sampai dengan bulan Februari 2016. Penelitian ini melibatkan 3 validator yang terdiri dari 2 dosen pendidikan matematika dan 1 guru matematika dalam melaksanakan uji kevalidan bahan ajar yang dikembangkan. Dalam melakukan uji kepraktisan melibatkan 2 observer yang merupakan guru matematika di MTs Labbaika.Sedangkan dalam pelaksanaan uji keefektifan bahan ajar melibatkansiswa kelas VII A MTs Labbaika Samarinda sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, angket respon siswa dan tes penguasaan materi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi aspekkevalidan dengan skor rata-rata 3,40.Hasil kepraktisan diperolehberdasarkan hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran selama uji coba menggunakanbahan ajar matematika yang dikembangkan. Berdasarkan hasil pengamatan observer, bahan ajar matematika yang dikembangkan ini berada pada tingkat kepraktisan tinggi dengan skor rata-rata aktivitas guru 3,92 dan skor rata-rata aktivitas siswa 3,88. Hasil penelitian juga menunjukkan bahan ajar matematika yang dikembangkan memenuhi aspek keefektifan. Hal tersebut diperoleh berdasarkan: 1) hasil analisis aktivitas siswa dan tes penguasaan materi, diperoleh 85,29% siswa mampu mencapai nilai KKM yang ditentukan, dan 2) respon siswa positif terhadap kegiatan pembelajaran menggunakan bahan ajar matematika bercirikan guided discovery learning dengan skor rata-rata respon kelas 3,35.

Analisis reaksi pasar modal Indonesia terhadap peristiwa peledakan bom di Bali 12 Oktober 2002 (pengamatan terhadap return, abnormal return, trading volume activity dan security return variability saham)
oleh Ahmad Zamroni

 

Pengaruh penerapan konseling kelompok dengan menggunakan EFT (Emotional Freedom Technique) terhadap tingkat kecemasan siswa MTsN Mojosari menghadapi ujian masuk sekolah lanjutan / Charis Rizqi Pradana

 

ABSTRAK Rizqi, Charis. 2016. Pengaruh penerapan konseling kelompok dengan menggunakan EFT (Emotional Freedom Technique ) terhadap tingkat kecemasan siswa MTsN Mojosari menghadapi ujian masuk sekolah lanjutan. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana, Universitas Negri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Muslihati, S.Ag., M.Pd. (II) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed Kata kunci : konseling kelompok, EFT ( Emotional Freedom Technique ), kecemasan. Penelitian ini berdasarkan pada fenomena yang mengindikasikan bahwa adanya peningkatan tingkat kecemasan yang dialami oleh siswa MTsN dalam menghadapi tes masuk sekolah lanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada pengaruh dari penggunaan konseling kelompok dengan menggunakan EFT (Emotional Freedom Technique). Untuk mengurangi tingkat kecemasan yang dialami oleh siswa MTsN dalam menghadapi ujian masuk sekolah lanjutan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan pretest-posttest group control design. Subjek penelitian ini sebanyak 12 siswa MTsN Mojosari yang mengalami kecemasan dalam kategori tinggi. Kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu 6 siswa di kelompok eksperimen dan 6 siswa di kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan dengan 6 kali pertemuan. Ada dua jenis instrumen yang dipakai dalam penelitian ini yaitu instrumen bahan perlakuan dan instrumen pengumpul data. Instrumen bahan perlakuan terdiri dari skenario pelatihan yang dilakukan pada kelompok eksperimen dan instrumen pengumpul data dengan menggunakan instrumen DASS (Depression Anxiety and Stress Scale) sebagai tolak ukur kecemasan yang dialami siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini didasarkan pada analisis statistik The Mann-Withney U Test dengan nilai diperoleh nilai z sebesar -2,887 dan angka Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,005, maka 0,005/2= 0,0025. Karena nilai Asymp. Sig. (2-tailed)< taraf nyata (α/2= 0,05), maka hal ini berarti terdapat perbedaan tingkat kecemasan yang dialami oleh kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dan diketahui diketahui nilai mean kelompok eksperimen 3,50 lebih kecil daripada mean kelompok kontrol 9,50 berarti tingkat kecemasan yang dialami oleh kelompok eksperimen lebih rendah daripada kelompok kontrol. Hasil analisis menunjukkan ke enam anggota kelompok eksperimen mengalami tingkat kecemasan yang lebih rendah dalam menghadapi ujian tes masuk sekolah lanjutan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Saran penelitian: 1) bagi konselor sekolah, konselor dapat memanfaatkan konseling kelompok dengan menggunakan EFT (Emotional Freedom Technique) sebagai usaha untuk mengurangi kecemasan yang dialami siswa dalam menghadapi ujian tes masuk sekolah lanjutan. 2)Peneliti selanjutnya hendaknya lebih memperluas penelitian yang akan dilakukannya dengan mengambil subjek penelitian siswa yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan siswa MTs, yaitu siswa pada jenjang pendidikan SD maupun SMA atau perguruan tinggi, serta tidak hanya di MTsN Mojosari tapi juga bisa diperluas untuk wilayah Mojokerto, Jawa Timur maupun Indonesia. 3) Bagi peneliti lanjutan disarankan untuk menggunakan tidak bertumpu pada hasil pre-test dan post test dengan satu kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol, tapi menggunakan dua atau lebih grup eksperimen.

Pengaruh diversifikasi produk jasa BCA terhadap keputusan pembelian konsumen untuk menjadi nasabah BCA (studi kasus pada nasabah BCA di Kota Malang) / Yeni Puspita Sari

 

Kajian tentang mikoflora dan jumlah total koloni kapang kontaminan pada kacang tanah (Arachis hipogaea) dari beberapa pasar di Kota Malang / oleh Puji Lestari

 

Kacangt anahm erupakans alahs atu sumberp rotein dan lemakn abatiy ang digunakanu ntuk bahunm akanaqp aken,d an bahanb akui ndusri. Biji kacangt anah dapat me,ngalmi kerusakur yang ditandai dengan biji yang keriput, biji pecah dan kutit biji yang mengelupass,e hinggam udaht erserangk apangk ontarninanh. oses kontarninansoil eh kapangd apatt €rjadi padam asap ertumbuhanm, asap ascap an€n, yang kurang tepat sehinggam engakibatkank erusakanb iii, s€rta pada masa pafnpanan. Apabila biji kacang tanah t€rkontaminasoi leh kapang khususnya kapang penghasil mikotoksin, naka biji kacang tanah dapat membahayakan kesehatabni la dikonsunsi. Penelitianin i butujum unuk meneliti:l) mikoflora kapangk outaminan2, ) totalj umlahk oloni kapangk ontaminan3, ) kapangk ontarninanya ngd ominand, an4 ) kualitasm ikrobiologib erdasarkatno tal koloni kapangk ontaminanp adab iji kacang tnnnh lokal dan import. Kacang tanah dalam penelitian ini diperoleh dari beberapa pasard i kotaM alang,y aitup asarB esarp, asarG adangd anp asarD inoyo Penelitiani ni menggrmakanm etode dislciptif obsuvasional,d ata yang dipooleh diarralisis secara dislcriptif rsata. Biji kacang tanah lokal dan import dianbil 10 gramu ntuk masing-masinugl angand an dilah*an dalamt iga ulangan Tiap pasar dipilih satu penjual. Flasilp enelitianm enunjukkanb ahwab iji kacangt anahi mport lebih banyak t€rkontaminaskia pangk ontaminmj ika dibandingd engank acangt mah lokal. Jenis tapng kontaminany ang ditemukanp adad ua macamk acmg tanahi alah:A . niger, Doratotnyces sp, A. flaws, Stachylidium sp, P. citrinum, P. echinulatum, P. wakuanii, C,tpaerospermumP, . corylophilam,d anP . canemberti.S pesie@s ug kontaminmy ang ditemukanp adab iji kaong tanahl okal dan tidak ditemukanp ada kacang nahi mport inlah:P . expanntmP, .j avanicam,S . racemowmA, . ochraceus, dn P. fiuiculosun, sedmgkm kapmg ymg ditemukanp adak acangt anahi mport dan tidak ditenrukanp ada kacang tanah lokal ialah: P. brevicompoctumP, . fellutanum, P. implicatum, E. chevalieri, E. herbariorum, A. nidulans, P. nalgiovense, C. genicvlatus, A. wentii, dan Mycelia Sterilia. Jenis kapang kontaminrry ang dominanp adak acangt anahl okal ialahD oratomycesp , dany ang dominanp adak acangt anahi mport ialahA spergtllusn iger yam;dga patm enghasilkan mikotoksin aflatoksin yang bersifat karsinogenik, hepatotolsik, dan teratogenik (Bhaf, 1989). Dari hasil analisis data diketahui bahwa total koloni kapang kontaminanp adab iji.kacarg tanahl okal ialah 6,4x104cfir/gd an padak acangt anah import ialah 7,6xla"cUg Sedangkanb atas maksimumc emarank apmg unruk kacang-kacangaianla h lO'cfir/g, sehinggab iji kacangt anatry ang diteliti kurang layak untuk dikonsumsi,

Pengaruh iklan Gudang Garam International pada tayangan sepak bola piala Eropa 2004 Portugal di televisi terhadap keputusan pembelian konsumen / Ichsanudin Nur

 

Studi tentang pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di Taman Kanak-kanak Kecamatan Kedungkandang Ranting III Malang
oleh Rachmanniyah

 

Analisis kesesuaian buku-buku biologi SMU kelas II dengan kurikulum 1994 yang disempurnakan / oleh Silvia Devi Siswoyo

 

Kurikulum adalahr encanaa taup €ngaturany ang dibuat untuk mencapat tujuan t€rtentu,d alamp elaksanaannyma elibatkanb erbagaip ihak, dant tdak hanya mengatur kegiatan belajar mengajar di sekolah tapi juga mengatur semua kegiatan sekolahK. urikulum bersifatd inamisa rtinyas elalub erubahs esuadi enganp erkembangan zamanK. urikulum di Indonesiaju ga telah mengalamib eberapap erubahanm isalnya dari kurikulum tahun 1975 menjadi kurikulum tahun 1984 kemudian kurikulum tahun 1984m enjadik urikulum 1994d ankurikulum1 994d iper-baiki dengans uplemen 1999.S uplemen1 999d ipergunakanuntukmereviksui riku- lum 1994,d enganadanya perbaikani ni hendaknyad ibarengio leh semuap ihak yangb erkecimpungd alam dunia pendidikan,m isalnyao lelr penerbitb uku pelajaran. Penelitiani ni didasarkana tas adanyab eberapab uku pelajaranp enunjangy ang sampuld epannyas udaht ertuliskan berdasarkank urikulum yangb erlaku namun isi buku itu kurangm engakomodasi target minimal yang diharapkan oleh kurikulum. Tujuan yang ingin dicapai padap enelitiani ni adalah: unhrk mengetahuki esesuaianb uku - buku biologi SMU kelas II dengank urikulum 1994y ang disempurnakan dalam hal: l ) uraian materi pelajaran, 2) jenis dan proporsi keterampilan proses pada kegiatan siswa, 3) keterlibatan siswa terhadap gambar dan bagan yang terdapatd alam masing-masingb uku pelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah tiga buku pelajaran terbitan Grafindo, Erlangga dan Ganeca. Proses pengumpulan datad ilakukan denganc aram embandingkank esesuaianis i buku pelajarand engan indikator-indikatork esesuaiany ang telah disusund an mencatatnyap adat abel data. Analisis datau ntuk kesesuaianu raianm ateri denganG BPPk urikulum dan persentase keterampilanp rosesd enganm enggunakanti ngkat analisisp ersentas€(T AP). Sedangkan untuk mengetahubi esarnyak eterlibatans iswat erhadapg ambard anb agand tanalisisd enganm enggunakarnu musT KSG dari Poedjiadi( 1986).H asil penelitian pemperlihatkanb ahwap ersentaseke sesuaianm aterib uku pelajarant erbiian Grafindo (95,5o/o),Erlangg(9a7 ,9o/od),a nG aneca(9 7o/o)J.e nisk eterampilanp rosesy ang dikembangkanp adak etiga buku pelajarany ang diteliti adalaho bservasik, lasifikasi, mengukur,k omunikasi,p engambilank esimpuland an prediksi, sedangkanp adab uku terbitanG anecam emuats atuk eterampilanp rosest erintegrasiy aitu investigasi.P ada kegiatan siswa yang terdapat dalam buku pelajaran yang diteliti sudah memuat keterampilan prosesnamun terbatas pada keterampilan proses dasar saja. Bila keterampilan proses tersebut dibandingkan dengan tabel acuan dari Semiawan (1987) pkdeaatdneBa rka aemrtbepardia laamrpnrpr" o itlsar*epnts'rr :oei 1sr?ien]sjlteee nigliirhs* pai ulu rirgitu kbpuadrhaiifwn;p ,ap e ennlateinmngtbakialsketta ,n,ktve #ardg ;o;;rdoiknrsgei ndahkh usduasnnva "t".rruutun gambadra nbapn(|KSG)s ebesar(o,o:junt*u'tut"ttitu"c *nnoo, rirlrrut erhadap -(o,oij*t * u*" dyd1aai:b,nn6abg indta l digteialnrlnlyigat aikbn naedqgnrecds aniibf gdaeoaatr ttnniaok( tr0aeit,nte0a .ar9c t)uua anusnt oeu mdkb iikp uiostk "euatk e:aiurlkbia eititi tasensrG6 liu)a manteaascknlaas Bb.w iilsaaoa dha iarkasamitlTa ,KknaLSbn"Gaa thi eawrmsagbe, aubmkuutbar dpdieitreleadrjbaiDtikrtaakarnaynippp na aae nddngaaae ss klaaitaaaianpbttid n neei igrr dnluaibhnkeaatnrrklraaaykpknoauuk r rkaaebiwknnhiuss ikials'mur wnlue ram emd b+a be+na/dt asnanitcspuga a a lkotms onegme r'mnrpupeb u'tamennnatdusrickinm.a dgneek nnabggnuaa knbnuau y lakisunbyi gusa knug

Pengembangan pengajaran bahasa Arab versi siswa Madrasah Aliyah Negeri I Malang / oleh Moch. Solehudin

 

para siswa yang telah duduk dibangku madrasah aliyah dianggap sudah dewasa dan mampu untuk mengemukakan pendapat dan harapan mereka tentang pengejaran bahasa arab yang mereka inginkan. Penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan pelajaran bahasa arab di madrasah aliyah Negeri I malang berdasarkan deskripsi tentang pendapat dan harapan-harapan siswa mengenai pelajaran bahasa arab di madrasah aliyah negeri i malang yang meliputi: (1)capaian pelajaran bahasa arab,(2) metode,(3)media,(4)evaluasi,(5) buku teks,(6) pelajaran bahasa arab agar lebih diminati. Sampel penelitian diambil secara acak dari seluruh kelas yang ada di madrasah aliyah I malang,yaitu dua kelas dari kelas I,dua kelas dari kelas II, dan dua kelas dari kelas III dengan jumlah keseluruhan 225 siswa atau sekitar 30%dari 772 siswa.

Pengembangan CD Multimedia pembelajaran mata pelajaran biologi kelas VIII semester II untuk Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Probolinggo / Rovika Sari

 

Kata kunci: pengembangan, CD, multimedia, pembelajaran , mata pelajaran biologi Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Oleh karena itu, belajar dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Salah satu pertanda bahwa seseorang itu telah belajar adalah adanya perubahan tingkah laku pada diri orang yang mungkin disebabkan oleh terjadinya perubahan pada tingkat pengetahuan, keterampilan, atau sikapnya. Belajar biologi banyak memerlukan kegiatan pengamatan langsung, interpretasi hasil pengamatan, perancangan percobaan dengan mengendalikan berbagai macam variabel, pengujian hasil pengamatan secara berulang-ulang, penarikan kesimpulan baik secara empirik maupun rasional (hipotesis). Mata pelajaran biologi adalah salah satu bidang studi yang mengungkapkan gejala alam, prinsip dan konsep pengetahuan alam serta keterkaitannya dengan lingkungan, teknologi dan masyarakat. Berdasarkan hasil observasi diperoleh beberapa fakta pembelajaran Biologi di SMP Negeri 9 Probolinggo, sebagai berikut; (1) Proses pembelajaran pada mata pelajaran Biologi kelas VIII semester II belum pernah dilakukan pemanfataan media pembelajaran berupa multimedia, karena kurang tersedianya waktu untuk membuat multimedia dan guru belum mampu merancang dan membuat multimedia, (2) Sebagian besar kegiatan belajar mengajar Biologi diberikan oleh guru dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan eksperimen. Siswa seringkali hanya mendengarkan dan mencatat materi yang dijelaskan oleh guru, (3) Di dalam kelas terdapat banyak siswa dengan berbagai perbedaan seperti perbedaan dalam hal latar belakang, kecerdasan, kebutuhan, bakat, minat, dan pengalaman yang berasal dari lingkungan sosial masing-masing siswa, (4) Banyaknya siswa yang tidak dapat memahami materi dengan metode pembelajaran yang selama ini digunakan oleh guru, hal ini dapat dilihat melalui hasil belajar siswa. Siswa yang dapat mencapai KKM hanya 20% dari jumlah siswa dalam 1 kelas. Guru memberikan remidi kepada siswa yang belum memenuhi standar kelulusan dengan memberikan tes ulang. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami sebagai media pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 9 Probolinggo. Tujuan khusus dari pengembangan ini adalah mengetahui kelayakan/kevalidan media yang dikembangkan serta menguji kefektifan media ini dalam proses belajar. Penelitian ini tergolong penelitian pengembangan yaitu penelitian yang mencatat, meneliti dan mengadakan penyempurnaan terhadap semua kejadian yang berhubungan dengan proses pembelajaran, sehingga ditemukan metode penyampaian dengan menggunakan CD multimedia pembelajaran. Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan kepada ahli materi, ahli media dan siswa dapat disimpulkan bahwa CD multimedia pembelajaran layak atau valid digunakan sebagai media pembelajaran biologi di kelas VIII. Dengan masing–masing prosentase dari:(1) Ahli materi (83,3%) dengan kriteria valid/ layak, (2) Ahli media (92,5%) dengan kriteria valid/ layak, (3) Siswa perorangan (96,6%) dengan kriteria valid/ layak, (4) Siswa kelompok kecil (98,3%)dengan kriteria valid/ layak, (5) Siswa kelompok besar (92,4%) dengan kriteria valid/ layak.

Evaluasi sistem pengendalian intern penyaluran dan pelunasan kredit pada Perum Pegadaian Cabang Tlogomas Malang
oleh Sri Indah Merdekawati

 

Penyalurand anp elunasankr edit dapatb erjaland enganb aikjika didukung olehp engendaliainn tem dans umberd ayam anusiay angb erkualitasS. istem pengendaliainnt em ditujukanu ntuk:( l) menjagak eamananh artap erusahaan(2, ) memerikskae telitiand ank ebenarand ataa ktiva,( 3) memajukane fisiensid alam operasi(,4 ) danm embantum enjagaa gart idak menyimpangd ari kebijaksanaan manaJemen. Penelitianin i dilakukand engantu juan:( l) untukm engetahupi rosedur penyaluradna np elunasankr edit padaP erump egadaianC abangtl ogomasa Malang( 2) untukm engetahuei fektifitasd ane fisiensis istemp engendaliainn tern terhadape yalurand anp elunasankr edity angb erhubungadne ngano rganisasi, sistemw ewenangd ano torisasi,p raktiky angs ehatd i Perump egadaianC abang TlogomaMs alang. Kredit merupakanp enyediaanb erupau anga tau taglhany ang nilainya diukur denganu angd ana danyak esepataann tarak rediturd and ebitur,b ahwa merekas epakast esuadi enganp erjanjiany angt elahd ibuatnyay angd alam perjanjiank edit tersebutte rcakuph ak dank ewajibanm asing-masinpgi hak, termasujka ngkaw aktud anb ungay angt elahd itetapkanb ersamaS. istem pengendaliainnt ernm eliputis trukturo rganisasim, etoded ank ebijaksanaayna ng dikoordinasui ntukm enjagak ekayaano rganisasm, emeriksak etelitiand ata akuntansmi, endoronge fisiensid and itaatinyak ebijakany angt elahd itetapkan Teknisa nalisisd atayangdigunakaand ad uam acamy aitu : (1) Teknik analisisb agana lir atauf lowcharta nalisisd an(2)t eknik analisisp rosentase dengand aftaru ji untukm engukurp elaksanaasni stemp engendaliainn tern terhadape nyalurand anp elunasankr edit. Hasil penelitianm enunjukkanb, ahwap elaksanaapne ngendaliainn tem terhadape nyalurank reditd engank ategori berdasarkahna siljawabany a:65%o, danp elaksanaanp engendalianin tern terhadapp elunasank redit berdasarkanh asil jawabany a:74,5% oS. ecarau mumd apatd isimpulkanb ahwap elaksanaasnis tem pengendaliainn ternu ntukp enyalurand anp elunasankr edit di PerumP egadaian CabangT logomasM alangd engank ategoric ukupm emuaskan. Berdasarkahna sile valuasdi apatd isimpulkan(:l ) Proseduyr ang berhubungadne nganp enyalurand anp elunasankr edit adalaha lur pengolahan permintaaknr edit,a lur pemberiank redit dana lur pelunasankr edit.( 2) Fungsi yangt erkait denganp rosedwp enyalurand an pelunasank redit gadait erdiri dari I fungsip enaksibr arangja minan,f irngsik asirm erangkapfim gsia dminstrasi.. fungsig udangd anf ungsip enyimpanb arangja minane masm erangkafpu ngsit ata usaha(3 ) Dokumenya ngd ipolukand alamp elaksanaapne nyaluradna np elunasan kreditg adatie rdirid ariF PK,S BK,B RK,B STBJB, PBJ,B Kr, LHK, BSPU'B N' BG, SP, BK, IKP dan RPI Dari daftaru ji sistemp engendaliain ternd iperolehk ategoric ukup memuaskaant asp elaksanaafnu ngsid i PerumP egadaiaCn abangT logomas Malang.H al ini disebabkakna renam asiha dak elemahayna itu adanyaja batan ran-g kaypa ngd ipeganogl ehs atuo rang. Sarany angd apatd iberikank arenaa danyak elemahadna ri hasile valuasi berkenaadne ngantu juanp enelitiana dalahs eharusnyaad ap emisatrafnrr ngsi dalamp enyaluradna np elunasaknr edit, sehinggap elaksanaapne ngendaliain tern dapatd ilaksanakalne bihb aik dand apatm enjamink eamanahna rtap erusahaan darit indakany angt idak diinginkan.

Sudut pandang siswa dan guru kimia SMU Negeri Probolinggo terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan upaya-upaya meningkatkan motivasi siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar kimia / oleh Maya Siswindari

 

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat morbiditas balita di wilayah Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang / oleh Citra Prasetyaningtyas

 

ABSTRAK PrasetyaningtyaCs,i tra, 2003.F aktor-fabor YangMempengaruhTi ingkotM orbiditas Bqlita Di Kteurahan Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang. Jurusan Pendidikan Geografi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (l) Dn. M.YusufI dris,P embimbing( II) Dn. Ach. FatchaqM .Pd,M .Si. Kata Kunci: Morbiditas Balita Tingkat Pendapataq Lingkungan Fisik, Konsumsi Gizi dan Jarak Kelahiran Morbiditas merupakant ingkat kesakitana tau menurunnyak esehatany ang dialami anaku mur 0 sampai5 tahun. Sedangkanfa ktor-faktor yang mempengaruhi morbiditas balita itu sendiri terutama di wilayatr kelurahan Jodipan adalah: tingkat pendapatarLlin gkunganf isik daeratr,k onsumsig izi danj ar3k kelahirana nak satu dengan anak yang berikutrya dalam satu keluarga. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhtii ngkat morbiditasb alita di wilayah KelurahanJ odipany ang diantaranyay aitu: tingkat pendapaa4 lingkunganf isih konsumsig izi danj arak kelahiran di daerah penelitian. tlasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebapi pertimbanganu ntuk mengatasmi asalahk esehatanb alita dari frekuensi tingkat kesakitan yang dialami balita terutama di daerah yang padat penduduk dan faktor-faktor lain yang mempengaruhtii ngkat morbiditas. Metodep enelitiany angd igunakana dalahd enganm etodes urveid engan pendekatank uantitatif. Populasip enelitiani ni adalahi bu-ibu yang memiliki balita di daerahp enelitiany aitu KelurahanJ odipaq pengambilans ampcld aerahm enggunakan statified randoms ampling dengAnte knik pengrmrpuland ata menggunakanm etode observasiw, awatrcarad an dokumentasid enganq uesioners ebagaia latp engumpul data.A nalisis datam enggunakana nalisisr egresig anda Berdasarkanh asil analisq menunjukkanb ahwaa dap engaruhn egatifyang signifikm antarav ariabelt ingkatp endapatanli,n gkunganfi sik, konsumsgi izi, terhadap tingkat morbiditas balita dan ado pengamh negatif yang tidak signifikan antanaja rak kelahirant erhadapt ingkat morbidiAs balita. Sehinggati nggi rendahnya tingkat morbiditas balita dapat diprediksi oleh ketiga variabel bebas. Dengan bobot sumbangante rbesart erhadapt ingkat morbiditasb alita adalaht ingkat pendapatan- Jika ddak segcrad itanganimakaa kanm empcrtinggit ingkat morbiditasd i wilayah kelurahanJ odipaq unuk itu perlunyap eningkatank esadaranh idup sehat dalam beraktivitas untuk memenuhi kebunrhan sehari-hari terutama bagi balita, yaitu denganm enambahfa silitas yang berhubungand engank ebersihank, esehatand an perlunyab antuand ari pemerintaha garu saha-usahdaa lam meningkatkanti ngkat pendapatanl,i ngkunganb enilL konsumsig izi tinggi danjarak kelahirany angc ukup dapat terpenuhi.

Pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen pada toko buku diskon toga mas Malang oleh Farida Ermawati

 

Persaingayna ngs emakink etatm endorongp arap elakuu sahau ntuk mempertahankauns ahanyaa garb ertahanh idupd anb erkembangr,n akad ari itu perusahaahna rusm ampud enganb erbagaui payau nfukm engelolap emsahaan sedemikiarnu pa,s ehinggad apatm enciptakank epuasanb agi pelangganya.K. epuasan konsurnenw ajib meqjadip rioritasu tamas etiapb adanu sahaM. emahamki ebutuhan, keinginand, anh arapank onsumenm erupakank unci memenangkapne rsainganya ng semakinm eningkatD. engank eadaante rsebumt endorongs emuap elakuu sahab aik yang bergeradk i bidangp roduksmi aupunjasam enggeseorr ientasui sahanydaa rip rofi.t orientedm enjadlro yalty orientedy aitu orientasik epadalo yalitasp elangganP. ergeseran orientastei rsebudt iharapkapna rap elakuu sahad apatm emuaskapne langgannysae cara lebihb aik yangp adas aatnyad apatm enumbuhkalno yalitasp elanggans ehinggate rjadi pembelianu langd anm enjadip elanggand alamja ngkaw aktu yangl ama. Penelitianin i inginm engetahuai pakah kualitasla yananm ampum empengaruhi kepuasakno nsumedna lamp embeliabnu kud any angl ainya,d enganm enggmalian pendekatadne skriptifk uantitatif,p enelitiani ni berusahau rtuk menjelaskapne ngarulr laralitasla yanante rhadapk epuasakno nsumepna dat okob ukud iskonT ogaM asM alang . Populasdi alam penelitianiniadalahsemuapengunjupnagd atokobukudiskon TogaM asM alangs edangkasna mpelnydai ambils ecara ksidentasl ompling.Dari pengurfungy anga dap enelitim engambi7l 5 ( pengunjung) sebagasi ampel.P enentuan junrlahs ampetle rsebutk arenak eterbatasapne neliti'Calamha l tenagab,,i aya,d anw aktu. Penelitianin i mempunyadi uav ariabely aitu variabelb ebas( X) danv ariabel terikat( Y). Variabebl ebas( X) penelitianin i adalahb uktif isik (Xr), kehandala(nX z), dayat anggap(X 3),j aminan( Xr), empat(i X5).S edangkavna riabetle rikat( Y) dalan penelitianin i adalahk epuasank onsumen. Hasil penelitianm enyimpulkanb ahwa: (l) adap engaruha ntarab ukti fisik terhadakpe puasakno nsumepna dat okob ukud iskonT ogaM asM alang( 2) ada pengaruha ntarak ehandalante rhadapk epuasank onsumenp adat oko buku diskonT oga Mas Malang,( 3) adap engaruha ntarad ayat anggapte rhadapk epuasank onsurnenp ada toko buku diskonT ogaM as Malang,( 4) adap engaruha ntaraja minant erhadapk epuasan konsumenp adat oko buku diskonT ogaM as Malang,( 5) adap engaruha ntarae mpati terhadapke puasakno nsumepna dat okob ukud iskonT ogaM asM alang(, 6) kualitas layanany angd ominanp engaruhnytae rhadapk epuasank onsumenp adat oko buku diskon Toga Mas Malang adalah bukti fisik. Sarany angd apatd ikernukakanb erkaitand engante muany angd iperolehs elama melaksanakpaenn elitianin i adalah: (l) mengingabtu kanh anyam ahasiswaat aup elaiar sajay angm embutuhkabnu ku tetapio rangy angs udahb ekerjapun(s emuak alangan) nenerlukanb uku,m akad isarankanp adat oko buku diskon TogaM as Malangu ntuk lebih melengkapbiu ku yang iajual, sehinggas ernuab uku yangd ibutuhkauk onstunen akante rpenuhi(,2 ) untukm enirmpungsu arak onsumenk hususnyak onsnmeny ang meraskau rangp uass upayap ihak toko buku diskonT ogaM as Malangm emberikan saranuan tukm enampunkge luhan,s arana tauk ritikan merakay aifu dengan menyediakakno tak saran( 3) dalatnr angkam eningkatkanke puasank onsumen, hendaknyapihatko ko buku diskonT ogaM as Malangm emberpi elatihanh ospitality troiningbagps etiapc alonp egawayi angm asuky aitu tentangb agaimanacara memberikapne layanany angb aik bagik onsumens ehinggak epuasany angd iterima konsumednn patm aksima(l a) untukm embantuk onsurneny :urgs edangb ittgtutg mencarbi uku ataub arangl ain, makad iperlukank omunikasyi angb aik antarak onsumen danp egawainyasu payaa pay angd iperlukano lehk onsumend apatd iketahuio leh pegawadi ans egerad ibantud and ilayani.

Pembinaan mental pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Malang
oleh Kamali

 

Manusiaa dalahs atu-satunyma otor kehidupand unia.B arkb uruknyad unia in tergantundga rj kualitasd iri dan pribadrm anusianyaL.e mbagap endidikan sebagatei mpaut ntukm encari lmu pengetahuabne rperanansa ngapt entingu niuk meningkatkkauna litasd iri danp ribadis etiaprn anusiaP.e ncakS ilata dalahb udaya asli nenekm oyang bangsaI ndonesiay ang berkenrbangs ebagail emhaga pendidikanfi sik maupun kejiwaan guna membentukk epribadianb angsa Indonesyiaa ngb ertakwap adaT uhand an berbudip ekertil uhur.P ersaudalaan SetiaH ati Teratea dalahs alahs atuP encakS ilat yang tergabungc lalaml katan PencaSk ilat lndonesiaP. ersaudaraaSne tiaH atr Terated ikembangkadne ngan tujuanu ntukm engajaka nggotanyam enjadim anusiaS etia Hati dan berbudr pekertliu hurs ehinggad apatm elaksanakatnu gash idup rni dengana man,t entrum, bahagiase, jahterase, lamadt uniad ana kherar1, 'angit u semuad iwujudkand alant latihank epadaa nggotay ang meliputi pendidikanf isik dan mental.N amun kenyataadnil apangamn asihb anyaka nggotaP ,tncakS rlaty angt erltbatk erusuhan masa Berkaitand enganh al tersebutm al':ar nasalahy ang dirumuskand alam penelitiainn i adalahb agaimanaP embinaanl, 4entaPl esilatP ersaudaraaSne lra HatiT erateC abangM alang. Tujuanp enelitianin i adaiahm engerahuhia silp embinaanm entalP esilat PersaudaraSaent iaH ati TerareC abangM alang Dengant ujuant ersebuat papun hasild ari penelitianin i diharapkand apa,.d igunakans ebagaim asukany ang, berhargbaa gi perkembangapne ndidikanP encakS ilat PersaudaraaSne tiaH atj Terateke depan. Penelitianin i dilaksanakadni Malangd engans ubyekp enelitiana nggota persaudaraSaent iaH ati TerateC abangM alangy angd isyahkanta hun2 00i dan 2002yanbge rjumla5h0 o rangJ. enisp enelitiairnri termasudke skriptifin, strumcn yangd igunakanu ntuk nrengumpulkadna rar nenggunakaann gket.S edangkan tehniakn alisiysa ngd igunakaand alahte hnrks trttistidke skriptikfu arrtilatil'dcngan prosentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan mental Pesilat PersaudaraSane tiaH ari TerateC abangM alang secaram ayoritasa dalahc ukup baik.H al ini ditunjukanja wabanr esponC.emne lalui angkets ebagabi erikut: 75,25% msnyatakan cukup baik, pada aspek peningkatan kerrauan, 5170 menyatakaknu rangb aik pada aspekp eningkatans tabilitase mosional8, 47o menyatakacnu kup baik, pada aspek pengetnDangapne mikiran dan penalaran, 690/om enyatakanb elum baik, pada aspek pengembangamn otivasi,. 92,10% menyatakacnu kupb aik padaa speks ikapd an tingkahl aku, 94,28%m enyatakan cukupbaikp,a daa spekp eningkatakne yakinan7,6 0/omenyatakcaunk upb aikp ada aspekp eningkatank iner;a fisik, 95% menyatakanc ukup baik pada aspek peningkataknin erjak ejiwaan. Kesimpulanb ahwa pembinaanm ental Pesilat PersaudaraaSn etia Hati TerateC abangM alanga dalahc ukup baik sehinggap erlu ditingkatkanm enjadi ungat baik.

Studi tentang struktur anatomi akar empat varietas ketela pohon (Manihot esculenta) / oleh Luluk Khodiyah

 

Upaya meningkatkan pembelajaran IPA menggunakan model problem based instruction (PBI) siswa kelas IV SDN Madyopuro V Kecamatan Kedungkandang kota Malang / Lisa Sedubun

 

Kata Kunci: Pembelajaran, IPA, Problem Based Instruction Penelitian ini berawal dengan adanya observasi dengan pihak SDN Madyopuro V Kecamatan Kedungkandang Kota Malang yang dilakukan pada tanggal 22 Februari 2011 menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang sering digunakan adalah ceramah. Saat pembelajaran berlangsung, siswa masih kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Rerata hasil belajar siswa yaitu 60,29. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih rendah dan belum mencapai Standar Ketuntasan Minimal. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka dilakukan sebuah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model Problem Based Instruction. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yang mencakup penerapan model Problem Based Instruction, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar melalui model Problem Based Instruction. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas, yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Model rancangan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah model kolaboratif partisipatoris. Pada Kompetensi Dasar menjelaskan perubahan energi bunyi melalui penggunaan alat musik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Penerapan model Problem Based Instruction untuk meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas IV SDN Madyopuro V Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, dapat dilaksanakan dengan efektif. Hal ini ditunjukan dengan adanya perolehan keberhasilan guru dalam menerapkan model Problem Based Instruction, Pada siklus I pertemuan I jumlah presentasenya adalah 70%, sedangkan pada siklus I pertemuan II meningkat dengan jumlah presentasenya 90%, dan pada siklus II pertemuan I nilai yang didapatkan semakin meningkat, jumlah nilai presentasenya adalah 95%, selanjutnya pada pertemuan II sangat mengalami peningkatan dengan jumlah skor yaitu 20 dan nilai presentasenya adalah 100%, sehingga dapat dipahami bahwa proses penerapan PBI mengalami peningkatan. I pertemuan I jumlah yang diperoleh adalah 198 dengan nilai rata-rata adalah 39,6 sedangkan pada pertemuan II jumlah skor yang didapatkan adalah 290 dengan nilai rata-rata adalah 58. Dan pada siklus II pertemuan I semakin meningkat dimana jumlah skor adalah 399 dengan nilai rata-rata adalah 79,8 dan pada pertemuan II jumlah skor adalah 510 dengan nilai rata-rata adalah 102. Selanjutnya hasil belajar pada pra tindakan jumlah nilai yang didapatkan yaitu 2050 dengan rata-rata nilai 60,29. Mengalami peningkatan pada siklus I pertemuan I dengan jumlah nilai 2275 dan jumlah rata-ratanya adalah 66,91. Selanjutnya pada siklus I pertemuan II jumlah nilai 2510 dan nilai rata-ratanya adalah 73,82, selanjutnya hasil belajar siswa lebih meningkat pada siklus II dimana pertemuan I nilai yang didapat adalah 2880 dengan rata-rata nilai adalah 84,70 dan pada siklus II pertemuan II jumlah nilai adalah 3030 dengan nilai rata-rata adadalah 92,05 sehingga dapat dikatakan bahwa siswa sudah mencapai ketuntasan belajar sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model Problem Based Instruction dapat meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas IV SDN Madyopuro V Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Untuk itu disarankan agar guru menerapkan model Problem Based Instruction dalam pembelajaran IPA.

Pelaksanaan CBSA bidang studi Biologi di kelas I cawu I SMU berstatus disamakan se kodya Malang / oleh Mohamad Maliki

 

Optimasi degradasi residu antibiotik sefalosporin dalam susu sapi segar dengan enzim B-laktamase / Chandra Yati

 

Kata kunci: Beta-laktamase, Sefalosporin, antibiotik dalam susu. Susu sapi segar yang diproduksi oleh sapi yang sedang mengalami pengobatan antibiotik seringkali mengandung residu antibiotik. Keberadaan antibiotik dalam air susu menyebabkan pasokan susu tersebut ditolak oleh Pabrik pengolahan susu. Untuk itu diperlukan suatu cara untuk mendegradasi antibiotik dalam susu segar. Optimasi degradasi antibiotik merupakan suatu upaya untuk menghilangkan cemaran-cemaran antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan dosis dan waktu optimum enzim Beta-laktamase yang dapat mendegradasi Sefalosporin dalam larutan susu sapi segar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris yang dilakukan di laboratorium FMIPA UM yang berlangsung antara September 2007 – Maret 2008. Tujuan penelitian ini dicapai melalui tiga tahapan percobaan, yaitu (1) uji coba degradasi antibiotik dengan enzim Beta-laktamase komersial, (2) menentukan dosis optimum enzim dalam mendegradasi antibiotik (Sefalosforin) dalam susu, dan (3) menentukan waktu optimal Beta-laktamase komersial pada dosis optimum dalam mendegradasi antibiotik (Sefalosforin) dalam susu. Untuk mendeteksi keberadaan antibiotik (Sefalosforin) digunakan kit Betastar. Degradasi dilakukan dengan menggunakan sampel susu tercemar buatan yang mempunyai kadar antibiotik lebih besar daripada konsentrasi antibiotik yang mungkin ada di sampel sesungguhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) cemaran antibiotik (sefalosforin) dalam air susu sapi segar dapat didegradasi dengan enzim Beta-laktamase dan (2) 0,1 mg enzim _-laktamase secara optimum dapat mendegradasi 4,425 _mol sefalosporin pada suhu 250C, pH 7, dan waktu inkubasi 20 menit.

Dampak kebijakan renovasi taman wisata air Wendit terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang / Aline Andriani

 

Kata kunci: Kebijakan, Kehidupan Sosial, Ekonomi Setelah Batu memisahkan diri dari Kabupaten Malang, obyek wisata yang dimiliki Kabuapten Malang berkurang sejak 2001. Peristiwa tersebut menjadikan Kabupaten Malang kehilangan imagenya sebagai tujuan utama wisata di Jawa Timur. Pemda Kabupaten Malang berusaha secara bertahap mencari pengganti ikon pariwisata kebangaan Kabupaten Malang, dengan cara merenovasi Taman Wisata Air Wendit Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan latar belakang direnovasinya Taman Wisata Ait Wendit, (2) mendeskripsikan implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam merenovasi Taman Wisata Air Wendit, (3) mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang menghalangi perenovasian Taman Wisata Air Wendit, (4) mendeskripsikan dampak kebijakan renovasi Taman Wisata Air Wendit terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat sekitarnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitan dilakukan di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Obyek penelitan adalah pengelola Taman Wisata Air Wendit, perangkat Desa Mangliawan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, masyarakat sekitar Taman Wisata Air Wendit (Desa Mangliawan). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa, latar belakang kebijakan merenovasi Taman Wisata Air Wendit adalah untuk mengembalikan citra Kabupaten Malang sebagai tujuan utama pariwisata di Jawa Timur dan peningkatan PAD Kabupaten Malang. Implementasi kebijakan perenovasian Taman Wisata Air Wendi dilaksanakan dengan dana Rp. 56 Milyar yang diberikan secara bertahap mulai tahun 2005 sampai 2008. Pelaksanaan perenovasian dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, tahun Anggaran 2006 adalah kontraktor pelaksana PT. Sumber Kencana Perkasa. Tahap kedua, tahun Anggaran 2007 dengan pelaksana kontraktor Anugerah Cipta Abadi. Untuk tahun Anggaran 2008 dilaksanakan finishing. Kontribusi Taman Wisata Air Wendit terhadap PAD pada tahun 2008 sebesar Rp. 1.869.388.184,00, tahun 2009 sebesar Rp. 3.712.193.000,00, dan tahun 2010 sampai 15 Juli sebesar Rp. 1.036.484.500,00. Kendala-kendala yang dihadapi dalam perenovasian Taman Wisata Air Wendit adalah: (1) faktor cuaca, jika musim hujan(2) pada pengerjaan kolam renang untuk waterboom, pekerja mengalami kesulitan mengalihkan sumber air yang keluar dari permukaan tanahpada galian kolam (3) adanya perbedaan desain yang sudah disepakati dengan kondisi lapangn yang tidak sesuai dengan rencana. Dampak kebijakan perenovasian yaitu: (1) dampak fisik, terjadi perubahan setelah direnovasian lebih menarik dan di sekitar Wendit sekarang keadaanya lebih ramai dari pada sebelum direnovasi; (2) dampak sosial, interaksi sosial yang ditimbulkan antara masyarakat dengan wisatawan hanya bersifat sementara, sehingga tidak ada hubungan yang mendalam, perenovasian ini merangsang masyarakat yang berasal dari luar daerah Wendit untuk bekerja di sekitar Wendit , hubungan pengelola dengan masyarakat terjalin dengan baik; (3) dampak ekonomi, keberadaan Taman Wisata Air Wendit dapat memberikan peningkatan taraf hidup kepada masyarakat di sekitarnya yang memanfaat keberadaannya. Penambahan kios dan pemberian kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk berdagang di area Taman Wisata Air Wendit dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar Wendit. Dampak yang ditimbulkan dari kebijakan perenovasian Taman Wisata Air Wendit bernilai positif bagi Pemerintah Daerah maupun masyarakat yang ada di sekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian dan sesuai dengan masalah penelitian, maka penulis mencoba memberikan saran-saran sebagai berikut: (1) diharapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang tetap menjaga keslian wisata yang terdapat di tempat wisata air Wendit, (2) peningkatan sarana dan prasarana yaitu mempermudah akses untuk menuju lokasi tempat wisata, membangun segala fasilitas umum yang terdapat di tempat wisata, misalnya: tempat ibadah, telepon umum, dan fasilitas umum yang lain. (3)diharapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang mempromosikan mempromosikan melalui media internet yaitu dengan membuka blog khusus Taman Wisata Air Wendit serta memasang baliho-baliho di daerah strategis perbatasan masuk wilayah Kabupaten Malang dan mengiklankan melalui media cetak maupun elektronik (TV lokal Malang Raya).

Pengaruh faktor fundamental perusahaan terhadap return dan risiko sistematis saham : pada saham industri makanan dan minuman yang listing di BEJ tahun 2002-2005 / oleh Hendy Prasetyo

 

Problematika penyelenggaraan mata kuliah Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah umum pada Perguruan Tinggi Swasta di Banjarmasin / oleh Supadi

 

Pemanfaatan strategi pemetaan makna untuk meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan siswa kelas IV Sekolah Dasar Penanggungan 2 Kota Malang / oleh Moh. Syarif

 

Kajian bengkel teknik pemesinan di SMK Assa'adah Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah Gresik (ditinjau dari kelengkapan sarana dan prasarana) / Misbakhul Ulum

 

ABSTRAK Ulum, Misbakhul 2015. KajianBengkelTeknikPemesinan di SMK Assa’adahPondokPesantrenQomaruddinBungah Gresik (DitinjaudariKelengkapanSaranadanPrasana)Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Yoto, S.T., M.Pd, M.M. (2) Dra. Hj. Widiyanti, M.pd Kata Kunci: bengkelteknikpemesinan, pondokpesantren, saranadanprasarana SekolahMenengahKejuruan(SMK) memiikiperanan yang sangatpentingdalampeningkatan SDM yang cerdas, berpengetahuanberkepribadian, berakhlakmulia, memilikiketerampilanuntukmandiridanmengikutipendidikankejenjang yang lebihtinggi. SMK diharapkanmenghasilkan SDM yang mampubersaing di pasarkerjasesuaikompetensinya, sehinggaperanlembagapendidikanyaitu SMK dapatmembantudalampembangunan Indonesia.Salah satu cara untuk menghasilkan tenaga kerja profesional dan mampu mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dengan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan seperti yang dijelaskan dalam Permendiknastentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SMK dan MAK, dijelaskan bahwa “penyelenggaraan SMK/MAK wajib menerapkan standar sarana dan prasarana SMK/MAK sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ini, selambat-lambatnya 5 (lima) tahun setelah Peraturan Menteri ini ditetapkan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kondisiruangbengkelpraktikteknikpemesinan di SMK Assa’adah; (2)kondisiperalatanataumesin yang ada di bengkelpraktikteknikpemesinan di SMK Assa’adah; (3)kondisisaranadanprasaranapenunjangpraktikbengkelteknikpemesinan di SMK Assa’adah; dan (4)kondisiperlengkapankeselamatankesehatankerja (K3) padabengkelpraktikpemesinan di SMK Assa’adah. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif.Sumber data diperoleh dari wakilkepalasekolahbidangsaranadanprasarana, kepala program keahlianteknikpemesinan, kepalabengkelteknikpemesinan, guru produktifteknikpemesinan, danlaboranbengkelteknikpemesinan. Pengumpulan data dilakukan denganobservasi, wawancara, dandokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnyaakandianalisis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bah¬wakon-disiruangbengkelpraktikumteknikpemesinan SMK Assa’adah Gresik luas area masihkurang, jumlahperalatandanmesinbelummemenuhistandar minimal untukSMK, saranadanprasaranapenunjangsepertipeneranganbengkeldanventilasiudaradalamkondisibaik, perlengkapan K3 masihkurangterpenuhihanyamampudigunakan 1 kelompokpraktik. Bagi Kepala SMK Assa’adah, hendaknyamelihatadanyakekurangandalamruangdanperlengkapanbengkel. Bagi guru memanfaatkansaranadanprasaran yang adadenganbaik. Bagisiswahendaknyamenggunakanperalatan/mesindenganmaksimal. Bagijurusandiharapkanpenelitianinidijadikankajianuntukmeningkatkanfungsidanmenajemenbengkelteknikmesin yang sudahberjalandenganbaik.

Pengaruh pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga, status sosial ekonomi orang tua dan financial literacy diintermediasi melalui gaya hidup terhadap sikap hidup hemat siswa SMA Negeri 8 Malang / Mochammad Habybillah

 

ABSTRAK Habybillah, Mochammad. 2016. Pengaruh Pendidikan Ekonomi di Lingkungan Keluarga,Status Sosial Ekonomi Orang Tua dan Financial Literacy Diintermediasi melalui Gaya Hidup Terhadap Sikap Hidup Hemat Siswa SMA Negeri 8 Malang. Tesis. Prodi S2 Pendidikan Ekonomi, Jenjang Magister, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hari Wahyono, M.Pd., (II) Dr. H. Agung Haryono, S.E., M.P., Ak. Kata Kunci: Pendidikan Ekonomi di Lingkungan Keluarga, Status Sosial Ekonomi Orang Tua, Financial Literacy, Gaya Hidup, Sikap Hidup Hemat. Ada masalah yang perlu dikaji dalam membentuk sikap hidup hemat dengan studi eksplanasi atas faktor-faktor yang mempengaruhi sebagai berikut (1) Pengaruh pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga terhadapgaya hidup, (2) Pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadapgaya hidup, (3) Pengaruh financial literacy terhadapgaya hidup, (4) Pengaruh pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga terhadapsikap hidup hemat, (5) Pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadapsikap hidup hemat, (6) Pengaruh financial literacyterhadapsikap hidup hemat, (7) Pengaruh pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga melalui gaya hidup terhadapsikap hidup hemat, (8) Pengaruh status sosial ekonomi orang tua melalui gaya hidup terhadapsikap hidup hemat, (9) Pengaruh financial literacy melalui gaya hidup terhadapsikap hidup hemat, (10) Pengaruh gaya hidupterhadapsikap hidup hemat. Dilihat dari hubungan antar variabel ada empat variabel yang diposisikan sebagai variabel eksogen dan dua variabel yang diposisikan sebagai variabel endogen. Sampel berjumlah 271 siswa, pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket. Teknik angket dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga, status sosial ekonomi orang tua, financial literacy, gaya hidup dan sikap hidup hemat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis jalur dan hubungan variabelnya distrukturkan berdasar SEM (Structural Equation Modeling). Analisis dilakukan dengan menggunakan program aplikasi LISREL 8.80 for Windows. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan diperoleh beberapa kesimpulan bahwa(1) Pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga tidak berpengaruh terhadap gaya hidup,(2) Status sosial ekonomi orang tua berpengaruh terhadap gaya hidup siswa, (3) Financial literacy berpengaruh terhadap gaya hidup,(4) Pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga berpengaruhterhadap sikap hidup hemat,(5) Status sosial ekonomi orang tua tidak berpengaruhterhadap sikap hidup hemat,(6) Financial literacy berpengaruhterhadap sikap hidup hemat,(7) Pendidikan ekonomi di lingkungan keluarga melalui gaya hidup berpengaruh terhadap sikap hidup hemat, (8) Status sosial ekonomi orang tua melalui gaya hidup berpengaruh terhadap sikap hidup hemat, (9) Financial literacymelalui gaya hidup berpengaruh terhadap sikap hidup hemat, (10) Gaya hidup berpengaruh terhadap sikap hidup hemat siswa SMA Negeri 8 Malang.

Penentuan faktor reduksi kekuatan (O) untuk memperhitungkan kemungkinan penyimpangan dalam pelaksanaan konstruksi beton secara manual di wilayah Malang
oleh Wawan Hardianto

 

Penerapan model pembelajaran clis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar IPA siswa kelas III SDN Pisangcandi II malang / Akbar Tanjung M. D. A.

 

Kata Kunci: CLIS, Pembelajaran, IPA, SDN Pisangcandi II Malang Dari hasil observasi dan wawancara dengan guru, diperoleh temuan pembelajaran yang dilakukan oleh guru yaitu: (1) pembelajaran yang dilakukan guru kurang variatif, dan (2) siswa pasif dalam pembelajaran. Kelemahan tersebut menyebabkan nilai rata-rata hasil evaluasi mata pelajaran IPA rendah yaitu 58,46. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan model CLIS dalam meningkatkan proses pembelajaran IPA siswa kelas III SDN Pisangcandi II Malang, (2) Mendeskripsikan aktivitas belajar IPA siswa kelas III SDN Pisangcandi II Malang melalui model CLIS, (3) Mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa kelas III SDN Pisangcandi II Malang melalui model CLIS. Penelitian ini dilakukan di SDN Pisangcani II Malang dengan subyek siswa kelas III sebanyak 29 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Penelitian ini difokuskan pada penerapan pembelajaran IPA siswa kelas III SDN Pisangcandi II Malang melalui model Children’s Learning in Science (CLIS). Metode penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas dengan menggunakan alur penelitian Kemmis dan MC. Taggart (dalam Akbar:2009). Tahapan dalam setiap siklusnya terdiri atas: planning-perencanaan, acting-tindakan, observing-observasi atau pengamatan, reflecting-refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa data observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam pembelajaran melalui model CLIS semakin meningkat dari tiap pertemuan pada masing-masing siklus. Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 76. Sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 90. Pembelajaran dengan menggunakan model CLIS dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata aktivitas belajar siswa yaitu 57,88 meningkat menjadi 66,42 pada siklus II. Pembelajaran dengan menggunakan model CLIS juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada pre test diperoleh rata-rata nilai 58,46, meningkat menjadi61,73 pada siklus I dan meningkat menjadi 78,84 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan dapat disimpulkan bahwa model CLIS dapat meningkatkan pembelajaran IPA selain itu juga meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas III SDN Pisangcandi II Malang serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Pisangcandi II Malang Standar Kompetensi ” Memahami kenampakan permukaan bumi, cuaca dan pengaruhnya bagi manusia, serta hubungannya dengan cara manusia memelihara dan melestarikan alam” .Untuk itu disarankan perlu adanya penelitian lebih lanjut dalam rangaka meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar dengan menggunakan model CLIS dan menggunakan media yang lebih menarik.

Pemanfaatan permainan dadu untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok A TK Kartika IX-41 Malang / Masita Asih Putri

 

ABSTRAK Masita, Asih Putri. 2016. Pemanfaatan Permainan Dadu untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok A TK Kartika IX – 41 Malang. Skripsi Prodi S1 – Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Jurusan Kependidikan Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tomas Iriyanto, S.Pd., M.Pd, (II) Wuri Astuti, S.Pd. Kata Kunci: Permainan dadu, Membaca permulaan, Anak kelompok A Berdasarkan hasil observasi peneliti pada kelompok A2 di TK Kartika pada bulan Oktober 2015, dari 14 anak, 9 anak diantaranya atau sekitar 64,28% dari jumlah keseluruhan anak, peneliti menemukan kurangnya pemahaman anak terhadap pengenalan huruf dan vokalnya, anak belum dapat membedakan antara huruf vokal dan konsonan. Saat anak diminta untuk menyebutkan simbol huruf yang diketahui (terutama dalam menyebutkan huruf b-d, serta p-q) anak masih terlihat bingung dalam membedakannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni tidak adanya APE, bahan belajar hanya bersumber pada LKS, metode pembelajaran kurang adanya inovasi. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) bagaimana penerapan permainan dadu untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada kelompok A di TK Kartika IX – 41 Malang, (2) apakah kemampuan membaca permulaan anak pada kelompok A di TK Kartika IX – 41 Malang meningkat setelah menggunakan permainan dadu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teori yang digunakan adalah teori Kemmis Taggart. Berdasarkan teori ini, PTK dilakukan dalam bentuk siklus, setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Satu siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek yang diteliti adalah anak kelompok A2 dengan jumlah 14 anak di TK Kartika IX – 41 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dengan dilengkapi lembar observasi dan dokumentasi foto. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bahasa anak terutama dalam mengenal huruf alphabet mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini terbukti pada pra tindakan persentase kemampuan bahasa anak sebesar 36% (Belum Berkembang), kemudian meningkat menjadi 50% (Belum Berkembang) pada siklus I, selanjutnya pada siklus II sudah mencapai kriteria ketuntasan yakni sebesar 82,15% (Berkembang Sesuai Harapan). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan dadu dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok A TK Kartika IX – 41 Malang. Bagi guru disarankan untuk dapat menerapkan permainan ini untuk pembelajaran agar pembelajaran di kelas lebih menarik dan inovatif.

Trainer audio dilengkapi dummy load / oleh Kusdarmadi, Al Chayri

 

Penerapan pendidikan budi pekerti dalam pembelajaran PKn di SMP Arrohmah Putri Boarding School Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang / Dentrik Panggayuh

 

Kata Kunci: penerapan, pendidikan budi pekerti, boarding school. Pendidikan budi pekerti perlu adanya peningkatan, terlebih dengan adanya perkembangan dan perubahan sosial yang berlangsung dengan cepat, yang diakibatkan oleh kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditengarai bisa berpengaruh negatif terhadap perkembangan dan pencapaian hasil belajar peserta didik. Gejala-gejala pengaruh negatif itu sekarang telah tampak di kalangan generasi muda. Hal itu ditunjukan dengan merebaknya isu-isu moral di kalangan generasi muda seperti penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, tawuran pelajar, pronografi, pemerkosaan, merusak milik orang lain, perampasan, penipuan, free sex, aborsi, penganiayaan, perjudian, pelacuran, pembunuhan dan lain-lain, sudah menjadi masalah sosial yang sampai saat ini belum dapat diatasi secara tuntas. Selama ini, pendidikan informal terutama dalam lingkungan keluarga belum memberikan kontribusi berarti dalam mendukung pembinaan budi pekerti dalam pribadi anak. Kesibukan dan aktivitas kerja orang tua yang relatif tinggi, kurangnya pemahaman orang tua dalam mendidik anak di lingkungan keluarga, orang tua/ keluarga yang bermasalah (broken home) dan sikap orang tua yang acuh terhadap anaknya. Dengan demikian untuk melaksanakan pendidikan budi pekerti dapat diperkuat oleh lingkungan pendidikan lainnya yaitu lingkungan pendidikan formal seperti SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School yang terletak di Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui; 1) tujuan penerapan pendidikan budi pekerti dalam pembelajaran PKn di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School, 2) bentuk dan isi pendidikan budi pekerti dalam pembelajaran PKn di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School, 3) penerapan metode pendidikan budi pekerti dalam pembelajaran PKn di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School, 4) penerapan evaluasi pendidikan budi pekerti dalam pembelajaran PKn di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School, 5) faktor-faktor yang menjadi penghambat penerapan pendidikan budi pekerti dalam pembelajaran PKn di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School, dan 6) upaya mengatasi hambatan dalam penerapan pendidikan budi pekerti dalam pembelajaran PKn di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School. Penelitian ini dilakukan di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School Sumbersekar Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, bulan Januari sampai dengan Mei 2012. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan prosedur pengumpulan data berupa observasi partisipan, dokumentasi, dan wawancara secara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru PKn, dan beberapa siswa. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, data display, dan conclusion drawing/ verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan (1) tujuan pendidikan budi pekerti di dalam pembelajaran PKn di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School adalah membentuk sikap atau perilaku anak yang dapat menempatkan segala sesuatu pada tempatnya yang menunjukan peserta didik dapat berperilaku sesuai yang diharapkan yaitu baik, dapat menunjukan perilaku sopan santun terhadap setiap orang, bisa menghargai orang lain, rapi dari segi penampilannya, tertib dalam memanfaatkan waktu dan mengikuti pelajaran, serta berakhlak mulia. Serta menjadi manusia yang cerdas, pandai, menjadi warga negara yang tanggap terhadap lingkungannya dan cinta tanah air. (2) Bentuk pendidikan budi pekerti di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School adalah “adab”, yang berisi tentang aturan atau cara bersikap. Isi pendidikan adab dapat disebutkan sebagai berikut; adab kepada guru, adab terhadap pembelajaran, adab terhadap pelajaran dan adab terhadap pribadi. (3) Metode yang digunakan dalam pendidikan budi pekerti (adab) di dalam pembelajaran PKn ada tiga yaitu; metode studi kasus, metode keteladanan, dan metode kedisiplinan. (4) Evaluasi dilakukan dengan dua cara yaitu penilaian akademik dan penilaian adab. Penilaian adab dapat berpengaruh terhadap hasil akademik. Penilaian bermodel kualitatif (berupa pernyataan verbal), dan kuantitatif (berupa angka dengan rentan nilai 1-5). (5) Faktor Kendala atau hambatan yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran pendidikan budi pekerti di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School dapat digolongkan menjadi dua, yakni; faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah hambatan yang berasal dari luar diri peserta didik yaitu; lingkungan sebelum peserta didik masuk, faktor dari guru dan faktor yang berasal dari fasilitas. Sedangakan faktor internal adalah hambatan yang bersumber dari diri peserta didik itu sendiri. (6) Untuk mengatasi kendala tersebut pihak sekolah berusaha menanganinya dengan ketauladanan. Guru bertugas tidak hanya mengajar namun juga mendidik. Oleh sebab itu pemantapan pemahaman nilai terhadap guru juga dilakukan dengan cara diskusi antar guru (sharing), kajian dan workshop. Faktot internal diatasi dengan menerapkan metode keteladanan dan kedisiplinan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan bagi SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School sebagai berikut; (1) supaya peserta didik berbudi pekerti luhur atau beradab dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai budi pekerti atau adab, sebaiknya guru selalu menanamkan sikap dan perilaku yang baik yang sesuai adab kepada peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. (2) Supaya peserta didik selalu mentaati aturan atau adab yang telah ditentukan di SMP Ar-Rohmah Putri Boarding School maka sebaiknya penilaian tentang adab lebih ditekankan dimana saja. (3) agar wawasan siswa bertambah luas sebaiknya sumber belajar terutama buku yang menjadi bahan pembelajaran PKn ditambah. (4) Supaya peserta didik memiliki budi pekerti yang luhur dan memilki rasa nasionalisme dan cinta tanah air hendaknya diadakan upacara bendera. (5) Supaya kegiatan pembelajaran lebih menarik dan lebih mudah dipahami peserta didik sebaiknya penggunaan metode pembelajaran lebih dikembangkan dan dibuat semenarik mungkin dan lebih bervariasi.

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 | 532 | 533 | 534 | 535 | 536 | 537 | 538 | 539 | 540 | 541 | 542 | 543 | 544 | 545 | 546 | 547 | 548 | 549 | 550 | 551 | 552 | 553 | 554 | 555 | 556 | 557 | 558 | 559 | 560 | 561 | 562 | 563 | 564 | 565 | 566 | 567 | 568 | 569 | 570 | 571 | 572 | 573 | 574 | 575 | 576 | 577 | 578 | 579 | 580 | 581 | 582 | 583 | 584 | 585 | 586 | 587 | 588 | 589 | 590 | 591 | 592 | 593 | 594 | 595 | 596 | 597 | 598 | 599 | 600 | 601 | 602 | 603 | 604 | 605 | 606 | 607 | 608 | 609 | 610 | 611 | 612 | 613 | 614 | 615 | 616 | 617 | 618 | 619 | 620 | 621 | 622 | 623 | 624 | 625 | 626 | 627 | 628 | 629 | 630 | 631 | 632 | 633 | 634 | 635 | 636 | 637 | 638 | 639 | 640 | 641 | 642 | 643 | 644 | 645 | 646 | 647 | 648 | 649 | 650 | 651 | 652 | 653 | 654 | 655 | 656 | 657 | 658 |