Penerapan model pembelajaran Think Talk Write untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran geografi siswa kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang / Harits Fahmiarsyad

 

Fahmiarsyad, Harits. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si (II) Drs. M. Yusuf Idris Kata Kunci : Model pembelajaran Think Talk Write, Hasil Belajar Berdasarkan observasi terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada bulan Agustus-Oktober tahun 2013 di SMA Negeri 1 Tumpang diketahui bahwa guru masih menggunakan metode pembelajaran yang sifatnya masih memusat pada guru yaitu ceramah dan dilanjutkan dengan mengerjakan LKS. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran kurang bervariasi. Dampaknya siswa menjadi bosan dan akhirnya hasil belajar yang diperoleh siswa belum maksimal, nilai rata-rata UTS sebesar 58,55 dan ulangan harian pada materi Biosfer sebesar 71,2 dan materi Antroposfer sebesar 60,77 dengan KKM untuk mata pelajaran geografi adalah 75. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang dalam mata pelajaran geografi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas XI-IPS 1 dengan jumlah siswa sebanyak 36. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes, hasil observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang. Rata-rata nilai sebelum tindakan adalah 53,47 mengalami peningkatan pada siklus 1 menjadi 71,38 dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 80,83. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal juga mengalami peningkatan. Ketuntasan belajar klasikal sebelum tindakan adalah sebesar 22,22% meningkat pada siklus I menjadi 52,77% dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 86,11%. Dari hasil penelitian ini disarankan: (1) Perlu sikap yang tegas dalam pengelolaan kelas terutama dalam mengatasi siswa yang ramai sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan baik dan lancer, (2) guru harus memberikan penjelasan yang rinci tentang tahapan model pembelajaran agar siswa tidak bingung dan banyak bertanya saat pelaksanaan tindakan, (3) dalam menerapkan model pembelajaran Think Talk Write diperlukan organisasi dan manajemen waktu tepat terutama pada setiap tahapan, agar penerapan model pembelajaran dapat berjalan secara maksimal, (4)Guru harus bisa mengondisikan siswa untuk berdiskusi pada saat tahap talk berlangsung.

A Study of pronunciation deviations of English sounds made by Indonesian students with different linguistic backgrounds / Michael Soenardi Djiwandono

 

Dinamika syi'ir Madura di Sumenep (1972-2010) / Ainur Rosik

 

Rosik, Ainur. 2014. Dinamika Syi段r Madura di Sumenep (1972-2010). Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Abdul Latif Bustami, M.Si. (II) Drs. Mashuri, M.Hum. Kata Kunci: Dinamika, Syi段r Madura, Sumenep. Kabupaten Sumenep memiliki cukup banyak pondok pesantren, dari pesantren-pesantren tersebut terlahir beberapa karya sastra Islam pesantren, salah satunya yaitu syi段r Madura. Pada perkembangannya dalam masyarakat, khususnya masyarakat Desa Aeng Merah, syi段r Madura digunakan dan memiliki fungsi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Fungsi-fungsi tersebut ialah fungsi pendidikan, fungsi dakwah agama, serta digunakan dalam kesenian hadrah. Selain fungsi-fungsi tersebut, syi段r Madura dalam kurun waktu yang cukup panjang (1972-2010), juga mempunyai dampak dalam kehidupan dan diri masyarakat. Penelitian ini memiliki tiga rumusan masalah yang akan dikaji dan dibahasyaitu: (1) bagaimana dinamika syi段r Madura di Desa Aeng Merah Kabupaten Sumenep tahun 1972-2010, (2) bagaimana fungsi syi段r Madura dalam kehidupan masyarakat Desa Aeng Merah Kabupaten Sumenep tahun 1972-2010, (3) bagaimana dampak syi段r Madura dalam kehidupan masyarakat Desa Aeng Merah Kabupaten Sumenep tahun 1972-2010. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) untuk mengetahui dinamika syi段r Madura di Desa Aeng Merah Kabupaten Sumenep tahun 1972-2010, (2) untuk mengetahui fungsi syi段r Madura dalam kehidupan masyarakat Desa Aeng Merah Kabupaten Sumenep tahun 1972-2010, (3) untuk mengetahui dampak syi段r Madura dalam kehidupan masyarakat Desa Aeng Merah Kabupaten Sumenep tahun 1972-2010. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Metode penelitian sejarah meliputi pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sumber) meliputi kritik ekstern dan kritik intern, interpretasi dan historiografi. Pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara terhadap nara sumber yang sesuai dan dianggap kompeten dengan topic penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan. Pertama, syi段r Madura pada kurun waktu 1972-2010 memiliki dinamika pasang surut, pada kurun waktu 1972 sampai 1989, bisa dibilang sangat pesat, karena syi段r Madura berfungsi dalam beberapa aspek kehidupan masyarakat. Kurun waktu setelahnya, tahun 1990 sampai 1999, syi段r Madura sudah mulai ditinggalkan, dalam aspek pendidikan, syi段r Madura mulai tergeser oleh kitab-kitab keagamaan lainnya. Begitu juga dalam aspek kesenian, syi段r Madura mulai tidak digunakan lagi, karena dalam kurun waktu tersebut, kesenian hadrah di desa terkait mulai berinteraksi dan terpengaruh oleh kesenian hadrah perkotaan yang lebih dekat dengan komunitas Arab, yang dari awal tidak menggunakan syi段r di dalamnya. Pada kurun waktu selanjutnya, tahun 2000 sampai 2010 penggunaan syi段r dalam masyarakat sangat minim sekali, keberadannya hanya digunakan sebagai wiridan rutin di langgar dan di masjid.Hal tersebut, salah satunya dipengaruhi oleh adanya lagu-lagu qosidah yang dianggap lebih variatif dan menarik dari pada syi段r. Kedua, fungsi syi段r Madura pada kurun waktu tersebut, misalnya fungsi pendidikan, syi段r Madura digunakan sebagai pembelajaran akhlak (moral) dan agama di Madrasah. Fungsi dakwah agama, terlihatpada isi dan pesan dalam syi段r, yang sebagian besar mengarah pada seruhan amar ma池uf nahi mungkar. Begitu juga dalam kesenian hadrah, syi段r Madura tidak hanya berfungsi sebagai cerminan dari nilai Islam, akan tetapi juga sebagai cerminan dan penguat identitas budaya Madura sendiri. Ketiga, dampak syi段r Madura dalam kehidupan dan diri masyarakat pada kurun waktu tersebut, ialah masyarakat lebih akrap dengan aksaraa tau huruf arab dari pada huruf latin. Pembaca syi段r dapat tersentuh hatinya ketika membacakan syi段r pada bab-bab tertentu, terutama pada teks atau bab syi段r yang berisikan dakwah. Masyarakat lebih akrap dengan syi段r, karena bahasa syi段r adalah bahasa Madura. Para pembaca syi段r mendapat kepercayaan masyarakat, dan dianggap mempunyai suara dan tehnik bacaan yang bagus dari pada yang bukan pembaca syi段r. Upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk melestarikan syi段r Madura. Pertama, lagu syi段r dibuat lebih bervariasi dan modern. Kedua, diadakan perlombaan membaca syi段r oleh lembaga di desa terkait, dengan menggunakan variasi lagu-lagu modern tersebut. Ketiga, bekerja sama dengan berbagai pondok pesantren atau lembaga lain untuk menjadikan syi段r sebagai media atau bahan pembelajaran. Saran untuk peneliti lain, khususnya Sejarawan dan Sastrawan, untuk mengkaji syi段r lebih mendalam, dilihat dari pandangandan aspek yang berbeda, guna sastra Islam yang berasal dari pesantren ini lebih dikenal masyarakat umum. Bagi pemerintah Kabupaten Sumenep, khususya badan arsip daerah Kabupaten Sumenep, agar ikut serta melestarikan, terutama mulai mencari dan mengumpulkan teks-teks syi段r agar tetap ada dan bisa dilihat oleh generasi selanjutnya. Bagi lembaga di Desa terkait, agar mengembangkan kembali syi段r Madura sebagai pembelajaran, dan ikut andil dalam upaya pelestariannya

Studi tentang masalah yang dihadapi guru dalam merumuskan tujuan instruksional khusus bidang studi ilmu pengetahuan sosial kelas IV, V & VI sekolah dasar di Kecamatan Pakisaji Kabupaten Daerah Tingkat II Malang / Paiman Djojosuprapto

 

Pengaruh persepsi atribut produk terhadap proses keputusan pembelian (studi pada Distro Brokenskool Kepanjen, Kab. Malang) / Dimas Danil Abimanto

 

Abimanto, Dimas Danil. 2013. Pengaruh Persepsi Atribut Produk terhadap Proses Keputusan Pembelian (Studi pada Distro Brokenskool Kepanjen, Kab. Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. I Wayan Jaman Adi Putra, M.Si. (2) Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd, M.M. Kata Kunci: atribut produk, proses keputusan pembelian Kaum muda merupakan salah satu elemen masyarakat yang mempunyai respon konsumsi yang cukup tinggi. Salah satu tingkat konsumsi kaum muda yang bisa dibilang tinggi adalah kebutuhan akan produk-produk yang berhubungan dengan fashion. Fashion merupakan sesuatu hal yang sangat dinamis dan selalu berubah dari waktu ke waktu. Salah satu dari sekian banyak pebisnis fashion tersebut memilih menjalankan usaha mereka dengan membuka distro atau distribution store. Kini bisa dengan mudah menemukan berbagai distro dengan berbagai macam atribut produk dan ciri khas yang beraneka ragam dimana antara produk yang satu dan yang lain terjadi persaingan yang ketat untuk menarik konsumen. Mereka saling berlomba untuk menciptakan produk-produk dengan merek, kualitas, dan desain yang berbeda-beda antara distro satu dengan yang lain. Atribut-atribut inilah yang menjadi ujung tombak dan menjadi senjata utama untuk menarik konsumen dan menjadi pertimbangan konsumen dalam melakukan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi atribut terhadap proses keputusan pembelian pada produk-produk Distro Brokenskool Kepanjen, Malang baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan eksplanatori. Data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan uji hipotesis uji t. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara merek, kualitas, dan desain terhadap proses keputusan pembelian produk-produk Distro Brokenskool Kepanjen, Malang. (2) Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan antara merek, kualitas, dan desain terhadap proses keputusan pembelian produk-produk Distro Brokenskool Kepanjen, Malang. (3) Desain adalah variabel yang dominan berpengaruh terhadap proses keputusan pembelian produk-produk Distro Brokenskool Kepanjen, Malang. Saran yang dapat peneliti sampaikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Saat ini kondisi dan deskripsi atribut produk yang meliputi merek, kualitas, dan desain sudah tergolong baik, namun hendaknya manajemen di masa yang akan datang lebih mampu memahami keinginan dari konsumen seperti keragaman ukuran produk, dan keandalan produk. (2) Berdasarkan hasil penelitian, proses keputusan pembelian dipengaruhi variabel dari atribut produk sebesar 34,3% sisanya 65,7% dipengaruhi faktor-faktor lain. Hal ini dapat dijadikan acuan bagi peneliti lain agar melakukan penelitian terhadap faktor-faktor lain tersebut, misalnya seperti kualitas layanan, brand image, dan lain sebagainya.

Pengaruh kedwibahasaan terhadap kemampuan membaca pemahaman wacana narasi Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Jember Kidul XVI dan XVII Jember
Djunaidah

 

Peningkatan kemampuan kognitif anak usia 3-4 tahun melalui metode eksperimen di PAUD Sabana Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar / Girina Rahayu

 

Penyelidikan tentang sampai seberapa jauh pembinaan kepala-kepala sekolah menengah di Kotamadya Malang terhadap pelayan/pesuruh disekolah mereka / Mrawoto Dremo

 

Perbedaan antara perilaku sosial siswa SMA Negeri dan SPG Negeri kelas II di Kecamatan Klojen Kotamadya Malang
Tamtomo Dremo

 

Jenis-jenis kesalahan penyelesaian operasi hitung campuran bilangan cacah dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas III SDN Balongdowo Sidoarjo / Desy Ernawati

 

Ernawati, Desy 2014. Jenis-jenis Kesalahan Penyelesaian Operasi Hitung Campuran Bilangan Cacah Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa Kelas III SDN Balongdowo Sidoarjo. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muhana Gipayana, M.Pd (II) Dra. Endang Setyowinarni, M.Pd. Kata Kunci: Jenis-jenis kesalahan, pengerjakan operasi hitung campuran bilangan cacah. Materi operasi hitung campuran bilangan cacah menjadi fokus dalam penelitian ini. Hal ini berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 28 September 2013 di kelas III SDN Balongdowo Kecamatan Candi sebanyak 105 siswa, masih ditemukan banyak kesalahan yang dilakukan siswa ketika mengerjakan soal operasi hitung campuran bilangan cacah, yaitu 75 siswa (71%) menjawab dengan salah dan 30 siswa (29%) menjawab dengan benar. Oleh karena itu peneliti ingin melihat lebih dalam dan luas pemahaman siswa terkait materi operasi hitung campuran bilangan cacah. Masalah pokok yang diteliti dalam penelitian ini tentang jenis-jenis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal operasi hitung campuran bilangan cacah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya deskriptif. Data kesalahan siswa diperoleh dari hasil tes tertulis. Penyajian hasil analisis deskriptif pada penelitian ini berupa tabulasi data yang berisi frekuensi dan persentase. Melalui hasil penyajian ini dapat diketahui persentase banyaknya sampel yang bisa mengerjakan soal operasi hitung campuran bilangan cacah. Dari hasil penelitian tersebut, ditemukan berbagai ragam jawaban siswa yang salah, kemudian diidentifikasi ke dalam jenis-jenis kesalahan sesuai indikator kesalahan yang telah dibuat oleh peneliti. Setelah itu dipilih secara acak beberapa siswa yang melakukan kesalahan dalam pengerjaan soal operasi hitung campuran bilangan cacah untuk diwawancarai. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) kesalahan dalam membaca soal, terdiri dari kesalahan karena salah menulis soal (10,7%), (2) kesalahan prosedur, terdiri dari kesalahan kaidah urutan langkah penyelesaian (80%), kesalahan karena perhitungan salah namun jawaban akhir benar (20%), dan kesalahan karena tidak mampu melanjutkan solusi dari penyelesaian (18,7%), (3) kesalahan perhitungan/komputasi, terdiri dari kesalahan dalam operasi penjumlahan (14,7%), kesalahan dalam operasi pengurangan tes (90,7%), kesalahan dalam operasi perkalian (89,3%), kesalahan dalam operasi peembagian (92%), (4) kesalahan karena kecerobohan, terdiri dari kesalahan karena perhitungan benar namun jawaban akhir salah (18,7%), dan (5) kesalahan acak, terdiri dari kesalahan karena tulisan tidak terbaca (5,33%). Dari temuan jenis-jenis kesalahan siswa di atas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa kelas III SDN Balongdowo melakukan jenis kesalahan prosedur dan kesalahan perhitungan/komputasi, meskipun masih ada sebagian kecil siswa yang melakukan jenis kesalahan lain, seperti jenis kesalahan membaca soal, kesalahan karena kecerobohan, dan kesalahan acak. Adanya penemuan jenis-jenis kesalahan siswa tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas III SDN Balongdowo kurang menguasai operasi hitung campuran bilangan cacah. Berdasarkan hasil dan kelemahan penelitian ini disarankan: (1) bagi siswa sebaiknya belajar dari kesalahan yang telah dilakukan sebagai bahan koreksi agar tidak mengulang kesalahan yang sama, (2) jenis-jenis kesalahan yang ditemukan dilakukan siswa dalam penyelesaian operasi hitung campuran dapat digunakan oleh guru untuk memperbaiki pembelajaran yang dilakukan, contohnya guru memanfaatkan metode dan media yang menarik dan variatif sehingga siswa dapat lebih memahami dan menguasai materi operasi hitung campuran bilangan cacah, (3) bagi guru disarankan lebih memperhatikan siswa dalam hal ketelitian ketika mulai dari menuliskan soal, proses pengerjaan, hingga menuliskan jawaban akhirnya, (4) bagi peneliti lain diharapkan dapat mengembangkan penelitian tentang analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung campuran bilangan cacah, contohnya langkah mengatasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung campuran bilangan cacah

Implementasi algoritma Monte Carlo pada sistem informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online Madrasah Tsanawiyah Kota Probolinggo / Muhammad Rizki Irwanto

 

ABSTRAK Irwanto, Muhammad Rizki. 2016. ImplementasiAlgoritmaMonte CarlopadaSistemInformasiPenerimaanPesertaDidikBaru (PPDB) Online Madrasah Tsanawiyah Kota Probolinggo. Skripsi, JurusanTeknikElektro, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing : (I) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T, (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom. Kata Kunci : PPDB online, pendaftaran, MTs, Algoritma Monte Carlo Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)onlinemerupakansebuahsisteminformasi yang digunakanuntukpendaftaransiswabarusecara online. Sisteminformasiinimempermudahuntukmelakukanpendaftarankarenadenganadanyasisteminformasiinisemua orang bisamengaksesmelalui internet. Di Kota Probolinggo PPDB Online hanyatersediauntukSD, SMP dan SMA Negerisaja. Sedangkanuntuksekolah swasta pemerintah tidak menyediakan PPDB Online.Di Kota Probolinggo terdapat beberapa MTs swasta yang memiliki banyak peminat, sekolah tersebut yaitu MTsUnggulan Tunas Bangsa, MTs Riyadlus Sholihin, dan MTs Hidayat. Ketiga MTs initidakmempunyaisisteminformasi PPDB Online. Hal inimenyebabkansiswa SD yang inginmendaftarkeketiga MTs tersebutkesulitan, seperti proses antrian untuk pendaftaran yang sangat lama, proses perekapan data pendaftar dan hasil seleksi penerimaan peserta didik baru oleh sekolah yang cenderung masih dilakukan secara manual. Apabilasetiaptahunnya proses penerimaansiswabaruselaludilakukansecara manual, makaakanmembutuhakanwaktu yang sangat lama dalam proses penerimaanpesertadidikbarudanberbagaikesulitandaribeberapapihak yang terkait. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online untuk MTs Kota Probolinggo dengan menerapkan Algoritma Monte Carlo dan menguji kelayakan produk sistem informasi tersebut.Metodepenelitiandanpengembangan yang digunakandalampengembangansisteminformasiiniadalahmetodepengembanganwaterfall. Terdapatbeberapatahapdalammetodepengembanganwaterfall,seperti : 1) tahapdefinisikebutuhansistem, 2) tahapdesainsistemdanperangkatlunak, 3) tahapimplementasidanpengujian unit, 4) tahapintegrasidan testing sistem, 5) tahapoperasidanpemeliharaan. Pengujian sistem informasi ini menggunakan teknik pengujian black-box untuksegifungsionalitasdan usabilitas. Pada pengujian segi fungsionalitas harus mencapai 100% dan pengujian dari segi usabilitas harus sama dengan 80% atau diatas 80%. Berdasarkan uji coba yang sudah dilakukan di ketiga MTs Kota Probolinggo tersebut, didapatkan data hasil uji coba sistem informasi dari segi fungsionalitas dan usabilitas oleh ahli rekayasa web dan admin sebesar 100%. Data hasil uji coba sistem informasi oleh guru dari segi usabilitas sebesar 84,1%. Sedangkan data hasil uji coba sistem informasi oleh siswa dari segi usabilitas sebesar 87,2%. Dari data hasil uji coba diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi ini sudah valid dan siap digunakan di sekolah. Diharapkandenganadanyasisteminformasi PPDB Online untuk MTs Kota Probolinggo initerciptatransparansipenerimaansiswabarudankemudahandalamseleksisiswabaru.

Teaching English sounds to Gorontalese students (a contrastive analysis) / P.D. Dunggio

 

Sosial budaya sebagai salah satu aspek penggerak perkembangan kepariwisataan di daerah Bali dalam pembanguan ekonomi / I Ketut Dunia

 

Peningkatan kemampuan berbahasa melalui permainan ular tangga katadi kelompok B TK Dharma Wanita 01 Jatilengger Kabupaten Blitar / Rizky Rossana Putri

 

Putri, Rizky Rossana. 2014. Peningkatan Kemampuan Berbahasa Melalui Permainan Ular Tangga Kata Di Kelompok B TK Dharma Wanita 01 Jatilengger Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi S1 PGSD FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. I Made Seken, M.Pd, (II) Dr. H. Alif Mudiono, M.Pd. Kata kunci: kemampuan berbahasa, permainan ular tangga kata, kelompok B. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti di kelompok B TK Dharma Wanita 01 Jatilengger Kabupaten Blitar dari 10 anak kelompok B, 5 anak masih memerlukan bantuan untuk bisa mengeja kata sederhana. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang monoton dan media yang kurang menarik minat anak. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini antara lain: (1) bagaimana penerapan kegiatan permainan ular tangga kata pada anak untuk meningkatkan kemampuan berbahasa di kelompok B TK Dharma Wanita 01 Jatilengger Kabupaten Blitar?, (2) Apakah pembelajaran melalui kegiatan permainan ular tangga kata dapat meningkatkan kemampuan berbahasa di kelompok B TK Dharma Wanita 01 Jatilengger Kabupaten Blitar? Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus dilaksanakan dengan beberapa tahapan sebagai berikut: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pada siklus I ketuntasan anak sebesar 80% dan 20% anak yang belum tuntas, dan (2) pada siklus II ketuntasan anak sebesar 100%. Sehingga peningkatan kemampuan berbahasa anak di kelompok B TK Dharma Wanita 01 Jatilengger Kabupaten Blitar dari siklus I ke siklus II sebesar 20%. Dari seluruh hasil penelitian yang telah didapat, dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga kata dapat meningkatkan aktivitas guru dan anak serta dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak di kelompok B TK Dharma Wanita 01 Jatilengger Kabupaten Blitar. Untuk itu disarankan bagi: (1) sekolah diharapkan dapat menerapkan permainan ular tangga kata sebagai pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, (2) guru diharapkan dapat mengembangkan permainan ular tangga kata lebih lanjut agar dapat diajarkan dengan berbagai variasi model, (3) peneliti diharapkan agar dapat menambah pengalaman dalam membuat karya ilmiah dengan berbagai konsep dan metode penelitian, dan (4) peneliti lain diharapkan agar dapat menggunakan penelitian ini untuk menciptakan dan mengembangkan permainan-permainan lain yang lebih menyenangkan dan lebih mengoptimalkan kemampuan anak.

Pengaruh latar kehidupan orang tua terhadap tingkat tingkat pendidikan anak di desa Pagedangan Kacamatan Turen Kabupaten Malang / oleh Jazid Durrochim

 

Analisis keberadaan sentra industri tepung tapioka dalam penyerapan tenaga kerja (studi kasus di Desa Pogalan Kecataman Pogalan Kabupaten Trenggalek) / Helmi Mirza Maulana

 

. Analisis Keberadaan Sentra Industri Tepung Tapioka dalam Penyerapan Tenaga Kerja (Studi Kasus di Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek). Skripsi, Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Prih Hardinto, M.Si., (II) Grisvia Agustin, S.E.,M.Sc. Kata Kunci: industri tepung tapioka, produksi, penyerapan tenaga kerja. Industri tepung tapioka di Desa Pogalan mulai muncul tahun 1974. Banyaknya masyarakat yang menanam tumbuhan ubi kayu di wilayah Desa Pogalan merupakan awal mula masyarakat Desa Pogalan mulai mengolah ubi kayu menjadi tepung tapioka dengan membuat unit-unit industri pengolahan tepung tapioka. Unit-unit usaha industri pengolahan tepung tapioka yang membentuk suatu pengelompokan kawasan produksi tersebut membentuk sebuah sentra industri tepung tapioka. Adanya penurunan jumlah unit-unit industri pengolahan tepung tapioka di sentra industri tepung tapioka Desa Pogalan merupakan alasan utama penelitian ini dilakukan sehingga dapat diketahui faktor penghambat kemajuan, faktor pendorong dan pendukung para pelaku usaha mempertahankan usaha serta untuk mengetahui peran sentra industri tepung tapioka terhadap penyerapan tenaga kerja di Desa Pogalan. Penelitian ini dilaksanakan di sentra industri tepung tapioka Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek selama sekitar satu bulan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari beberapa wawancara yang dilakukan kepada para pelaku usaha industri pengolahan tepung tapioka, kepala bidang industri Diskoperindagtamben Kabupaten Trenggalek, dan sekretaris Desa Pogalan. Data sekunder diperoleh dari arsip data-data Desa Pogalan dan Diskoperindagtamben Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan tiga permasalahan yang dianalisis, dapat ditarik kesimpulan, diantaranya: (1) Permasalahan limbah, harga dan pasokan bahan baku yang fluktuatif, dan keengganan para pelaku usaha untuk mengembangkan usaha adalah faktor penghambat kemajuan industri tepung tapioka di Desa Pogalan. (2) Faktor pendorong para pelaku usaha mempertahankan usaha adalah adanya pelanggan tetap, bidang keterampilan kerja yang dikuasai, sumber penghasilan utama, dan kemudahan mencari tenaga kerja yang berpengalaman, sedangkan faktor pendukung para pelaku usaha mempertahankan usaha adalah adanya bantuan penyelesaian limbah dari pemerintah, dibentuknya kelompok limbah dan kelompok koperasi oleh Diskoperindagtamben, dan dukungan akses permodalan dari bank BRI. (3) Peran keberadaan sentra industri tepung tapioka dalam penyerapan tenaga kerja di Desa Pogalan cukup bagus. Untuk unit-unit usaha industri pengolahan tepung tapioka skala sedang rata-rata mampu menyerap 20 orang tenaga kerja, sedangkan unit-unit usaha industri pengolahan tepung tapioka skala kecil rata-rata mampu menyerap 10 orang tenaga kerja.

Masalah kesalahan penggunaan bahasa Indonesia mahasiswa IKIP Malang ditinjau dari kaidah bahasa Indonesia / Kusnanto Dwiatmodjo

 

Pengaruh metode pembelajaran dan motivasi belajar terhadap p[restasi belajar pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas X di SMA Negri 1 Pringgasela / Mishawir Rosyidi

 

The Teaching of reading for understanding some suggested techniques / by Vinda Dwintina

 

Penerapan model pembelajaran Guided Note Taking (GNT) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS kelas V SDN Kanigoro Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan / Sulistyo Adhi Pratama

 

Studi tentang pelaksanaan pengajaran Pendidikan Moral Pancasila di SMA Negri III Malang dalam rangka membina anak-didik menjadi warganegara yang baik / oleh Munif Effendi

 

Kesalahan berbahasa Indonesia dalam laporan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah / Muhammad Hakiki

 

Hakiki, Muhammad. 2014.Kesalahan BerbahasaIndonesia dalam Laporan Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Tesis.Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sunaryo, H.S., S.H., M.Hum., (2) Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd. Kata kunci: kesalahan berbahasa, laporan siswa. Kesalahan berbahasa Indonesia dalam laporan yang ditulis siswa dalam proses pembelajaran mengimplikasikan tujuan pembelajaran bahasa Indonesia belum tercapai sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Semakin tinggi kuantitas kesalahan penyusunan kalimat bahasa Indonesia, semakin rendah tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia yang dicapai. Kesalahan penyusunan kalimat Bahasa Indonesia siswa harus dikurangi. Hal ini dapat tercapai jika guru bahasa Indonesia mengkaji secara mendalam segala bentuk kesalahan berbahasa Indonesia siswa. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam laporan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model alir. Data penelitiankesalahanberbahasa Indonesia, yang dimaksud (a) kekuranglengkapan unsur kalimat dan (b) kesalahan penggunaan kata bentukan. Sumber data penelitian ini berupa laporan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah yang berjumlah 90 laporan. Hasil penelitian ini berupa (1) kekuranglengkapan unsur kalimat bahasa Indonesia, yang meliputi (a) kalimat tidak bersubjek, (b) kalimat tidak berpredikat, (c) kalimat tidak berobjek, (d) kalimat tidak berpelengkap, dan (e) kalimat tidak berketerangan, (2) kesalahan pembentukan kata dalam penyusunan kalimat bahasa Indonesia, yang meliputi (a) kesalahan pengimbuhan yang meliputi, kesalahan penggunaan bentukan di dan ke, kesalahan akhiran, kesalahan penggabungan awalan dan akhiran, (b) kesalahan pengulangan, yang meliputi, kesalahan pemakaian kata yang berlebihan, kesalahan penulisan kata ulang berimbuhan, kesalahan penulisan kata ulang sebagian, kesalahan penulisan kata ulang berubah bunyi, kesalahan penulisan kata ulang dengan menggunakan angka 2 dan 2x, tanda hubung dalam penulisan kata ulang tidak ditulis, dan (c) kesalahan penggunaan konjungsi dan. Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah perlu melakukan upaya-upaya perbaikan agar kesalahan berbahasa Indonesia dalam laporan siswa tidak terjadi lagi. Upaya-upaya yang dapat dilakukan, antara lain (1) memberikan penekanan pentingnya penguasaan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dan (2) memberikan pelatihan secara optimal kepada siswa untuk menghindari kesalahan yang sama secara terus menerus. Demikian juga, para peneliti selanjutnya disarankan agar dapat melakukan penelitian serupa secara intensif dan lebih spesifik untuk memperkaya khazanah penelitian kesalahan berbahasa Indonesia.

Masalah keluarga berentjana dikalangan guru - guru dalam Kodya Malang / Nurdin Effendi

 

Analisis buku tematik terpadu pada kurikulum 2013 kelas IV tema indahnya kebersamaan / 'Alia Nur Husna Afandi

 

Interefensi leksikal dan morfologi bahasa Banjar terhadap bahasa Indonesia tulis siswa SD Negeri kelas VI di pedesaan kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan / Rustam Effendi

 

A Study on the correlation between dictation and composition in the EET of 1976 ELTTP students / Siti Mulyati Effendi

 

Validation on the English entrance test 1976 (sub-test structure) / Amrin Eka

 

Studi tentang hasil belajar Matematika dengan metode ceramah dan metode soal di SMP kelas I Kodya Malang / Lenny Margaretha Ekesaputra

 

Pengembangan permainan lompat patung pada pemebelajaran kedisiplinan anak Kelompok B di TK Al-Hikmah Bahaudin Kepanjin Sumenep / R. AJ. Latifatussirri

 

Latifatussirri, R. Aj. 2014. Pengembangan Permainan Lompat Patung pada Pembelajaran Kedisiplinan Anak Kelompok B di TK Al-Hikmah Bahaudin Kepanjin Sumenep. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. Tomas Iriyanto, M.Pd (II) Drs. Kentar Budhojo, M.Pd Kata Kunci: Kedisiplinan, Permainan lompat Patung, TK Disiplin pada hakikatnya adalah rasa patuh pada peraturan yang telah dibuat dan disepakati serta dapat menjalankannya secara konsisten dan diiringi rasa tanggung jawab diharapkan dengan adanya peraturan dalam Permainan Lompat Patung dapat diterapkan dalam pembelajaran Kedisiplinan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk Permainan Lompat Patung yang diharapkan dapat dijadikan sebagai alternatif pada Pembelajaran Kedisiplinan. Permainan Lompat patung dirancang untuk meningkatkan kedisiplinan anak, yang meliputi: (1) Kedisiplinan dalam mematuhi peraturan; (2) Kedisiplinan dalam menunggu giliran; dan (3) Kedisiplinan dalam menuruti perintah guru. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D). Uji coba produk dilakukan melalui 3 tahap yaitu: (1) Tinjauan/evaluasi ahli, (2 ) Uji coba kelompok kecil, dan (3) Uji coba kelompok besar (uji lapangan). Instrumen penilaian yang digunakan adalah pedoman angket dan lembar observasi, teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan tercapainya tujuan dari penelitian ini. Hal ini dibuktikan melalui hasil analisis uji coba kelompok besar (uji lapangan) pada 32 anak Kelompok B di TK Al-Hikmah Bahaudin Kepanjin Sumenep tentang kedisiplinan dalam permainan Lompat Patung diperoleh data sebanyak 67% anak disiplin dan 33% anak sangat disiplin dalam melakukan kegiatan Permainan tersebut. Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa bahwa permainan Lompat Patung dapat digunakan dalam pembelajaran kedisiplinan Saran pemanfaatan bagi guru adalah: (1) Guru perlu mempertimbangkan situasi dan kondisi anak pada saat permainan ini digunakan, (2) Guru juga dapat menggunakan permainan ini dalam pembelajaran fisik motorik

Studi tentang segi positif dan negatif dari peranan wanita sebagai ibu rumahtangga dan guru dalam lingkungan departeman Pdan K di Kotamadya Malang / Retno Tri Endang

 

Manajemen penyelenggaraaan program kelas olahraga (studi kasus di SMP Negeri 02 Batu) / Agustina Tri Mujiyantii

 

Mujiyanti, Agustina Tri. 2014. Manajemen Penyelenggaraan Program Kelas Olahraga (Studi Kasus di SMP Negeri 02 Batu). Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Ali Imron, M.Pd, M.Si, (II) Asep Sunandar, S.Pd, M.AP. Kata Kunci: manajemen, kelas olahraga Inovasi pendidikan merupakan suatu gagasan atau ide untuk menghasilkan produk baru dalam hal peningkatan mutu pendidikan. Inovasi pendidikan yang telah dilakukan oleh lembaga pendidikan diantaranya, seperti inovasi pembelajaran dengan metode PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif dan Menyenangkan), adanya program Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), program akselerasi sebagai program percepatan belajar, penggunaan CCTV (Closed Circuit Television) di sekolah sebagai salah satu cara melakukan pengawasan terhadap proses pembelajaran peserta didik, dan masih banyak lagi inovasi yang telah dikembangkan lembaga pendidikan. Salah satu inovasi terbaru yang dilakukan lembaga pendidikan adalah Penyelenggaraan Program Kelas Olahraga. Program ini dibuat agar peserta didik yang memiliki prestasi dan bakat khusus di bidang olahraga dapat dibina lebih dalam lagi dengan memberikan penambahan ekstra jam pelajaran untuk materi olahraga. Melalui program tersebut diharapkan tidak hanya kemampuan akademik saja yang dapat menjadi keunggulan, tetapi prestasi di luar akademik pun diharapkan dapat diunggulkan, sehingga kemampuan akademik dan non-akademik bisa menjadi seimbang. Penelitian ini memiliki fokus yaitu: (1) Penyelenggaraan kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu yang meliputi: proses penerimaan peserta didik baru; prinsip penyelenggaraan program kelas olahraga; dan perencanaan biaya dan fasilitas; (2) kriteria ketuntasan peserta didik kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu; (3) permasalahan seputar penyelenggaraan kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu; dan (4) alternatif pemecahan masalah dalam penyelenggaraan kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus karena melalui studi kasus penelitian ini dapat fokus pada fenomena yang akan diteliti serta dapat mengembangkan pengetahuan baru secara mendalam yang berkaitan dengan kelas olahraga. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik yang digunakan untuk pengecekan keabsahan data yaitu: (1) triangulasi sumber data dan triangulasi metode pengumpulan data; (2) pengecekan anggota; dan (3) meningkatkan ketekunan. Temuan penelitian yang dihasilkan yaitu: (1) Proses penerimaan peserta didik baru kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu dilakukan dengan membentuk panitia PPDB tersendiri dan mengadakan seleksi khusus yang berbeda dengan kelas reguler; (2) prinsip penyelenggaraan program kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu terbagi menjadi dua, yaitu untuk proses belajar mengajar di dalam kelas dan untuk proses latihan di lapangan. Proses belajar mengajar di dalam kelas didasarkan pada prinsip pengembangan KTSP (PP Nomor 81A Tahun 2013), sedangkan proses latihan di lapangan didasarkan pada interval kelas peserta didik dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan; (3) perencanaan biaya dan fasilitas dalam penyelenggaraan kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu dilakukan dengan membentuk kerjasama kepada berbagai pihak. Untuk pembiayaan kelas olahraga bekerjasama dengan paguyuban Pos Arnero. Sedangkan untuk fasilitas penunjang kelas olahraga bekerjasama dengan pemerintah serta masyarakat; (4) kriteria ketuntasan peserta didik kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu terdiri dari dua kriteria yaitu kriteria ketuntasan belajar di dalam kelas dan kriteria ketuntasan latihan di lapangan. Kriteria ketuntasan belajar di dalam kelas menggunakan penilaian yang sama dengan kelas reguler, sedangkan untuk kriteria ketuntasan latihan di lapangan dinilai setiap tiga bulan sekali dengan mengadakan tes perkembangan aktif; (5) permasalahan seputar penyelenggaraan kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu terjadi karena tiga faktor, yaitu adanya permasalahan dalam pembiayaan dan fasilitas operasional, permasalahan yang dihadapi peserta didik kelas olahraga di dalam kelas, dan permasalahan yang dihadapi pendidik yang memberikan pembelajaran di dalam kelas; (6) alternatif pemecahan masalah dalam penyelenggaraan kelas olahraga di SMP Negeri 02 Batu yang telah dilakukan yaitu dengan melakukan kerjasama antara sekolah dan paguyuban Pos Arnero, memberikan modul dan tugas tambahan bagi peserta didik, serta melakukan pendekatan perorangan maupun berkelompok dengan orangtua/wali murid, peserta didik dan juga pendidik. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan bagi (1) Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan agar lebih optimal dalam mendukung terlaksananya penyelenggaraan program kelas olahraga, khususnya dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan operasional kelas olahraga; (2) Kepala SMP Negeri 02 Batu, diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan kelas olahraga agar menjadi lebih baik lagi; (3) Guru Kelas Olahraga, diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pengoptimalan profesional mengajar guru; (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan, temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber referensi bagi penelitian dalam lingkup yang sama yaitu terkait dengan manajemen kurikulum kelas olahraga di sekolah; (5) Peneliti lain, diharapkan dapat melanjutkan penelitian yang sejenis pada berbagai aspek lain dengan latar yang berbeda yang nantinya memiliki manfaat untuk diteliti.

Pelaksanaan pendidikan kesehatan sekolah pada sekolah dasar di Kotamadya Magelang / oleh Abdullah Fadjar

 

Peningkatan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun melalui permaian kartu estafet di PAUD Permata Indah Kabupaten Jombang / Riski Angga Ayu Nurcahyani

 

Nurcahyani, Riski A.N. 2014. Peningkatan Kemampuan Berbahasa Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Permainan Kartu Estafet Di PAUD Permata Indah Kabupaten Jombang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar Dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Kentar Budhojo, M.Pd, (II) Drs. Suhel Madyono, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: kemampuan berbahasa, permainan kartu estafet, anak usia 4-5 tahun. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan bahwa kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun masih rendah. Penyebab kesulitan dikarenakan anak belum lancar merangkai kata, penggunaan media yang kurang menarik, dan pembelajaran di kelas yang monoton. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan pemecahan masalah dengan menerapkan permainan kartu estafet. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan pelaksanaan permainan kartu estafet dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun di PAUD Permata Indah Kabupaten Jombang; 2) mendiskripsikan permainan kartu estafet agar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun di PAUD Permata Indah Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, siklus I dua kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Pada masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrument yang digunakan adalah pedoman observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun PAUD Permata Indah Kabupaten Jombang dengan jumlah 15 anak, yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dari 20 Januari sampai dengan 25 Februari 2014. Data yang diambil melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Permainan kartu estafet dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak yang normal, namun permainan ini kurang cocok untuk anak yang hiperaktif pada usia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan kartu estafet dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun di PAUD Permata Indah Kabupaten Jombang. Dengan permainan kartu estefet dapat meningkatkan kemampuan berbahasa pada siklus I 46,7%, sedangkan pada siklus dua 85%. Antara siklus I dan II ada peningkatan 38,3%. Kesimpulan dari permainan kartu estafet anak menjadi antusias mengikuti permainan ini karena penggunaan media dan metode yang menarik dan bervariasi, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar anak dalam mengembangkan kemampuan berbahasanya. Pendidik anak usia dini disarankan untuk menerapkan permainan kartu estafet untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak karena dalam penelitian diketahui bahwa permainan ini dapat menambah kosa kata, dapat mengurutkan dan menceritakan isi gambar sederhana, dapat melancarkan komunikasi dan melatih kepekaan juga daya ingat anak.

Studi tentang effisiensi kursus-kursus ketrampilan sebagai suatu usaha pendidikan sosial di desa Ketawanggede Kecamatan Klojen Kotamadya Malang / Sanapiah Faisal

 

Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran perakitan komputer pada siswa X TKJ mengguakan model pembelajaran PAIKEM dengan pendekatan cooperative learning type STAD di SMK Negeri 9 Malang / Alfadin Achmad Prasetya

 

Multilingualism among Minangkabaus in Malang a case study / Ismet Fanany

 

Studi tentang keefektifan metode belajar tuntas dalam mempelajari Ilmu Kimia di SMA Cor Yesu Malang / oleh Fariati

 

Masalah pertambahan penduduk di wilayah Kota Madya Malangdalam pembangunan / Titiek Farida

 

Modernisasi dan ekspansi Rusia dibawah Tsar Peter Agung / oleh Frans Safery Fernandez

 

Peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan gobak sodor peluit pada anak Kelompok B di TK Dharma Wanita Bendo 02 Ponggok Blitar / Eka Noviana

 

Penelitian kemampuan membaca permulaan siswa tuna-aksara peserta KPD di Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang / Amir Fuady

 

A Comparison between SMA-PASPAL and SMA-NON-PASPAL graduates as to their reading comprehension achievements in The English Language Center (ELC) Malang / Utoh Nurachman Gandapuspita

 

Analisis kesalahan karangan argumentasi siswa kelas V SDN Gugus III Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang / Evi Setiawati Rahayu

 

Rahayu, Evi Setiawati. 2014. Analisis Kesalahan Karangan Argumentasi Siswa Kelas V SDN Gugus III Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Achmad Taufiq, M.Pd (II) Muh. Arafik, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci : Analisis Kesalahan, Karangan Argumentasi, SD. Keterampilan menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa yang cukup kompleks. Keterampilan menulis dikatakan kompleks karena penggunaan aspek kebahasaan seperti bentukan kata, diksi dan kalimat perlu disusun secara efektif. Penerapan ejaan dan tanda baca perlu dilakukan secara tepat dan fungsional. Keterampilam menulis diajarkan dengan tujuan agar siswa mempunyai kemampuan dalam menuangkan ide, gagasan, pikiran, pengalaman, dan pendapat dengan benar. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai analisis kesalahan pada karangan siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan analisis kesalahan-kesalahan karangan argumentasi siswa, yang mencakup penulisan alinea, kalimat, diksi atau pilihan kata, huruf kapital, ejaan, tanda baca, pengembangan ide, dan sebagainya. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian siswa kelas V SDN gugus III Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang yang berjumlah 236 siswa. Sampel yang diteliti sebesar 10% dari jumlah populasi yaitu 24 siswa. Instrumen yang digunakan adalah dokumentasi yang berupa hasil karangan argumentasi siswa, angket siswa serta pedoman wawancara. Analisis data menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kesalahan karangan argumentasi siswa terutama terletak pada penjabaran ide ke dalam bentuk kalimat dan paragraf, merangkai paragraf-paragraf menjadi satu kesatuan yang utuh, perbedaan ide pokok dan ide penjelas, pemilihan kata, penggunaan huruf kapital, penggunaan tanda baca, dan penyusunan kalimat. Berdasarkan uraian di atas, peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa masih sedikit siswa yang mampu menghasilkan karangan argumentasi yang baik dengan mengembangkan gagasan yang sesuai dengan kriteria paragraf yang baik, kurang memperhatikan pilihan kata, ejaan, dan tanda baca. Sedangkan untuk topik, judul dan publikasi tulisan siswa, hal tersebut menunjukkan hasil yang cukup baik. Saran yang dapat diberikan yaitu untuk dapat menghasilkan sebuah tulisan yang baik, perlu berlatih berulang-ulang karena keterampilan menulis tidak datang secara instan melainkan membutuhkan proses. Siswa juga perlu dibiasakan untuk gemar membaca.

The English verb to be its problems and how to teach it to the S.M.A. students / Gendrosari

 

Peningkatan kemampuan sosial-ekonomi melalui permainan terowongan kaki pada anak Kelompok A (4-5 tahun) di PAUD Brilian Desa Sumberjo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar / Dwi Rosaria Indah

 

Fungsi dengan perwakilan rakyat daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah (suatu studi kasus di Kabupaten Daerah Tingkat II Pasuruan) / Ginada, I Made

 

Evaluasi instalasi listrik G5 lantai 4 Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang / Fajar Kukuh F

 

Pengadaptasian Mooney problem check list bagi kemungkinan penggunaannya di sekolah-sekolah di Indonesia / Fr.V. Gito

 

Pemanfaatan media pembelajaran layar gulung untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak Kelompok B di TK Theobroma III Blitar / Desika Sirayani

 

A Survey on the presentation of English 900 series / Paula Immanuel Gondohusodo

 

A Study on terms of address among Toba-Batak people in Malang / by Effendi Gultom

 

Masalah transmigrasi dalam pembangunan ekonomi di daerah Bali / I Nyoman Gunadi

 

Implementasi humanisme dalam interaksi sosial umat agama Khonghucu di Klenteng Eng Ang Kiong, Malang / Syahrina Fitriana

 

Pengaruh pengusahaan hutan terhadap perkembangan pembangunan daerah Kalimantan Timur / Muhammad Haderi

 

Masalah persediaan bahan dasar pada pabrik keramik Tulungagung
P. Hadijanto

 

Interfrensi bahasa Jawa pada bahasa Indonesia dalam karangan murid kelas VI SD sedaerah penilik Malang Kota IX Kecamatan Blimbing / Mohammad Badri Hadisoebroto

 

Pemanfaatan daun beluntas (Pluchea indica Less) sebagai hard candy / Trisia Arini

 

Gaya seni bangun dan seni pahat pada akhir zaman Majapahit
(Tinjauan dari segi kontinuitas kebudayaan) / oleh K. Hadisunyoto

 

Penerapan cross crawl untuk meningkatkan kemampuan koordinasi tangan dan kaki pada anak Kelompok B di TK Kreatif Primagama Sawojajar Malang / Chyntia Damayanti

 

Tanaman sekitar untuk peladjaran anatomi tumbuh tumbuhan di Sekolah Landjutan Tingkat Atas / Siti Hafidah

 

Studi tentang beberapa indikator faktor panghambat dan pendukung pelaksanaan pembangunan masyarakat desa melalui Lembaga Sosial Desa di Desa Tulungrejo dan Desa Bumiaji Kecamatan Batu, Kabupaten Malang / Azhari Husnan

 

Pengajaran Ilmu Ukur di Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) dalam Kota Madya Malang / Hairani

 

A Syntactical analysis of Kutai / Awang Sudjai Hairul

 

Pelajaran mendisain poster sebagai salah satu kegiatan kreatif di kelas II SMA / oleh Ester Slamet Tanojo

 

A study of an English club as an extracurricular program at SMPN 21 Malang / Hany Kaharani Purwaningtyas

 

Purwaningtyas, Hany Kaharani. 2014. A Study of an English Club as an Extracurricular Program at SMPN 21 Malang. Skripsi, Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dra. Nunung Suryati, M. Ed., Ph.D. Kata Kunci: English Club, Program Ekstrakurikuler Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan English Club di SMPN 21 Malang dalam hal tujuan pelaksanaan English Club, program yang dimiliki, fasilitas, media,materi, technique mengajar, pendapat siswa mengenai kelebihan dan kekurangan, usaha sekolah untuk meningkatkan mutu English Club, dan pendapat guru Bahasa Inggris tentang English Club tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dekriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas 7C dan tentornya. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen, yaitu protokol interview, catatan lapangan, dan kuesioner. Lalu, data yang diperoleh dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Tujuan dari pelaksanaan English Club di SMPN 21 Malang adalah untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa, khususnya keterampilan berbicara. Program yang dimiliki adalah seperti memberikan pelajaran tambahan untuk siswa, dimana siswa belajar tentang membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara Bahasa Inggris. English Club ini menggunakan materi dari buku teks yang tersedia. Tentor sering menggunakan media pembelajaran dalam bentuk games dan film. Semua fasilitas dipersiapkan sekolah dalam bentuk ruang kelas, ruang kantor, LCD proyektor, sound system, michrophone, dan peralatan kelas lainya. Tentor di klub ini dipersilahkan menggunakan teknik mengajar yang berbeda satu sama lain. Intruktur kelas 7C biasanya menerapkan game, menonton film, dan diskusi dan menjelaskan materi menggunakan Three Phase Technique.      Menurut siswa, kelebihan dari klub ini adalah tentang teknik tentor dalam mengajar, materi yang berkualitas, dan kelengkapan fasilitas. Lalu, kelemahan dari klub ini adalah tentang buku teks yang tidak berwarna dan waktu pelaksanaan pada 13.45. Hal ini dikarenakan, pada jam tersebut siswa merasa sangat lelah setelah melaksanakan aktifitas sejak pagi. Untuk meningkatkan English Club, sekolah melakukan evaluasi dengan mengevaluasi ulang program yang telah diterapkan setiap tahun. Menurut guru Bahasa Inggris, tidak ada dampak negatif jika siswa-siswa bergabung kedalam English club. Secara pasti, hal tersebut dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang Bahasa Inggris. Untuk mencapai tujuan pelaksanaan English Club di SMPN 21 Malang, klub seharusnya mendorong para tentor untuk menjadi kreatif dengan menyediakan lebih banyak materi speaking, media dan fasilias yang mencukupi. Pejabat sekolah yang berwenang harus benar-benar mengevaluasi program yang ditawarkan institusi . Hal ini untuk menghindari melesetnya target diterapkannya English club pada awalnya. Guru Bahasa Inggris seharusnya mengenali siswa yang megikuti English Club saat di kelas regular. Untuk peneliti selanjutnya, mereka seharusnya menganalisis kefektifan dari English Club.

Penerapan metode demonstrasi dan resitrasi dalam proyek pengembangan sosial remaja di Jombang / Abd. Wakhid Hakim

 

Korelasi antara aspirasi warga belajar terhadap program kejar paket A dengan prestasi belajarnya di tiga desa Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang / Imam Hambali

 

Hubungan antara cita-cita pendidikan dan pekerjaan dengan prestasi belajar mahasisawa tamatan sekolah menengah keguruan dan sekolah menengah non keguruan pada program sarjana muda FIP-IKIP Malang / Hamdani

 

Pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik Indonesia terhadap hasil belajar matematika anak tunagrahita di SMALB Putra Jaya Kota Malang / Gresila Dessy Sri Lostari

 

Lostari, Gresila Dessy Sri. 2014. Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia Terhadap Hasil Belajar Matematika Anak Tunagrahita di SMALB Putra Jaya Kota Malang. Skripsi, Jurusan KSDP FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M. Si, (II) Drs. Tomas Iriyanto, S. Pd, M. Pd. Kata kunci: Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI), hasil belajar. Pembelajaran matematika akan sulit diterima jika pembelajaran dilaksanakan secara konvensional. Penjelasan yang bersifat abstrak membuat pembelajaran tidak terserap dengan maksimal, begitu juga dengan anak tunagrahita lebih kesulitan dalam memahaminya. Untuk mengatasi masalah yang terjadi maka perlu adanya pendekatan pembelajaran matematika yang lebih banyak difokuskan pada masalah kontekstual. Pendekatan PMRI merupakan salah satu pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika anak tunagrahita sebelum menggunakan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), mendeskripsikan hasil belajar matematika anak tunagrahita sesudah menggunakan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), mendeskripsikan pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia Terhadap Hasil Belajar Matematika Anak Tunagrahita di SMALB Putra Jaya Kota Malang. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan pembanding subyek yang sama dalam kondisi yang berbeda. Instrumen penelitian berupa tes untuk pretes dan posttes. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji hipotesis menggunakan uji Spearman Rank Corelation yang diselesaikan dengan bantuan komputer program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pretes dan posttest. Hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada saat pretes sebesar 50,3 sedangkan pada post test sebesar 86,4. Hasil output diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0, 264. Menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) ≤ α/2. Berdasarkan kriteria tersebut maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar matematika anak tunagrahita di SMALB Putra Jaya Kota Malang. Saran yang diajukan untuk guru adalah penelitian ini dijadikan sebagai referensi pendekatan baru untuk memperbaiki pembelajaran matematika menggunakan pendekatan konvensional dengan menggunakan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia agar hasil belajar siswa lebih baik. Bagi peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian pengembangan PMRI materi selain kegunaan mata uang dalam kehidupan sehari-hari disesuaikan dengan kondisi nyata di lingkungan peserta didik tinggal dan mengganti dengan model yang lebih relevan.

Pengembangan media manipulasi area dan ring shooting freethrow bolabasket untuk siswa ekstrakurikuler bolabasket SMP 7 Kota Probolinggo / Prathama Putra Hady Wijaya

 

Pembinaan moral anak usia dini di TK Negeri Pembina 2 Kota Malang / Kristianingsih

 

Studi perbandingan kurikulum SPG 1968 dan 1976 sebagai lembaga pendidikan guru SD / Amir Hamzah

 

Pengembangan permainan fun outbound berbasis kecerdasan kinestetik untuk anak kelompok B di TK Aisyiyah Busthanul Athfal (ABA) 7 Malang / Nailul Hakimah

 

Pengaruh kualitas layanan laboratorium dan kepuasan mahasi Prastiti, Sawitri Dwi

 

Faktor-faktor penyebab pelajar SMA Negeri tidak aktif dalam kegiatan Pramuka di Kotamadya Malang / Abdillah Hanafi

 

Penerapan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis eksperiomen untuk meningkatkan kualitas dan hasil pembelajaran IPA siswa kelas V SDN Madyopuro 6 Kota Malang / Wiji Utamy

 

Pengaruh dana masyarak dalam bentuk giro, tabungan dan deposito serta nilai tukar terhadap jumlah kredit (Studi kasus pada bank umum di jawa timur periode januari 2002-agustus 2009 / Asfin Prasetia

 

ABSTRAKSI Prasetia, Asfin. 2009. Pengaruh Dana Masyarakat Dalam Bentuk Giro, Tabungan dan Deposito serta Nilai Tukar terhadap Jumlah Kredit (Studi Kasus pada Bank Umum di Jawa Timur Periode Januari 2002-Agustus 2009). Skripsi, Program Studi Ekonomi dan Studi Pembangunan Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sugeng Hadi Utomo, M.Ec., (II) Dr. Hadi Sumarsono, S.T., M.Si. Kata kunci: dana masyarakat, giro, tabungan, deposito, nilai tukar, kredit Perbankan di Indonesia yang berazaskan demokrasi ekonomi dengan fungsi utama menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk kredit, mempunyai peran yang strategis untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan taraf hidup rakyat banyak. Pada masa recovery pasca krisis moneter (tahun 2002), terjadi fenomena 田redit crunch yaitu situasi dimana dana perbankan berlimpah tetapi tidak mengalir ke sektor riil. Pada pertengahan tahun 2008 perekonomian dunia terguncang dengan adanya krisis keuangan global dan krisis global ini berimbas ke Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dana masyarakat dalam bentuk giro, tabungan dan deposito, serta nilai tukar secara simultan dan parsial terhadap jumlah kredit yang disalurkan oleh bank umum di Jawa Timur. Sampel yang diambil secara purposive adalah bank umum di Jawa Timur periode Januari 2002-Agustus 2009. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan jenis data yang digunakan adalah data time series. Variabel yang digunakan yaitu variabel bebas yang meliputi giro, tabungan, deposito dan nilai tukar serta variabel terikat yang berupa jumlah kredit. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Pengolahan data menggunakan software SPSS 12 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa giro, tabungan, deposito dan nilai tukar secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap jumlah kredit. Sedangkan secara parsial, variabel giro, tabungan dan deposito mempunyai pengaruh signfikan terhadap jumlah kredit, tetapi variabel nilai tukar tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap jumlah kredit. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa jumlah kredit yang disalurkan oleh bank umum di Jawa Timur sangat dipengaruhi oleh jumlah dana masyarakat yang berupa giro, tabungan dan deposito. Dan jumlah kredit yang disalurkan oleh bank umum di Jawa Timur tidak dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika.

Evaluasi hasil pengajaran Biologi di SMAN se Kota Madya Malang dengan mempergunakan buku Makhluk Hidup / Sasi Handajani"

 

Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (studi kasus di SMKN Bandung Kabupaten Tulungagung) / Prima Perdana Putri

 

Hubungan keberhasilan belajar Matematika di SLTA dan keberhasilan belajar di Fakultas Hukum / oleh Sonja Shinta Handajani

 

Strategi peningkatan dan pemanfaatan sumber pembiayaan mandiri untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Pondok Pesantren Sidogiri / Ainur Rifqi

 

Kemammpuan menyusun kalimat efektif mahasiswa semester II tahun 1987/1988 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang
Sri Budi Handayani

 

Studi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kurang ikut sertanya orang tua siswa dalam proses pembinaan pendidikan anak di SMA Negeri dan Swasta se Kabupaten Banyuwangi tahun l988
Hanis

 

Penelitian kemampuan menulis surat resmi siswa kelas III SMP 5 Malang
Arief Siti Hapipa

 

Respon belajar warga PKK dalam kegiatan organisasi PKK dan keaktifannya dalam mengikuti kelompok arisan di Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung tahun 1987
Hardika

 

Hasil belajar Matematika dan Bahasa Inggris siswa-siswa kelas II SMA Negeri sekotamadya dan Kabupaten Malang, dan studi tentang kemungkinan penerapan tertib pola berpikir Matematika pada pelajaran Bahasa Inggris di SMA / oleh Tjipto Hardjono

 

Studi tentang hubungan antara beberapa faktor kesejahteraan sosial keluarga dengan penggunaan kesempatan pendidikan formil anak di daerah yang berkondisi rendah / Lazarus Hariandja

 

Penerapan model SAVI untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA kelas V SDN Ngadireso 02 Poncokusumo Malang / Dwi Windiarwati

 

Hubungan antara tingkat penggunaan media komunikasi dengan tingkat pengetahuan sikap dan perilaku terhadap lingkungan hidup sehat di perkotaan
Harianto

 

Pembelajaran karakter pada anak TK Negeri Pembina 2 Kota Malang / Wemni Kristian

 

Pelaksanaan asas Desentralisasi, Dekonsentras, dan tugas pembantuan dalam pemerintahan daerah di Indonesia
Harinoto

 

Pemanfaatan media benda konkret untuk meningkatkan hasil belajar penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dua ngka di kelas I SDN Gedogkulon 01 / Agus Mansyur Syeh

 

Studi korelasi tentang prestasi yang dicapai dalam matakuliah penunjang praktek kayu oleh mahasiswa PTB S1 FPTK Malang di Laboratorium Kerja Kayu PTB FPTK IKIP Malang pada semester genap 1986-1987
Wiwik Hariono

 

Pendapat mahasiswa calon guru seni rupa terhadap belajar menggambar di luar kelas / oleh Andi Harisman

 

Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) bahasa Indonesia dengan gasarium untuk siswa SMALB-B YPTB Malang / Dyah Fitriana

 

Masalah pengajaran pembukuan di SMEP Negeri I integrasi SMP Malang
oleh Wahid Abdul Rachman

 

Analisis bauran pemasaran pada Mie Jogja Pak Karso Malang / Kartika Maharani Dewi

 

Maharani Dewi Kartika. 2014. Analisis Bauran Pemasaran pada Mie Jogja Pak Karso Malang. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Aisyah Larasati S.T, M.T, MIM, Ph.D, (II) Lismi Animatul Chisbiyah, S.Pd, M.Pd. Kata kunci: Mie Jogja Pak Karso, Bauran Pemasaran Mie Jogja Pak Karso merupakan usaha yang bergerak pada bidang pengelolaan makanan dan minuman. Mie Jogja Pak Karso merupakan usaha jasa boga yang mampu bertahan dan memiliki daya saing tinggi dan telah menerapkan bauran pemasaran yang meliputi bauran produk, bauran harga, bauran tempat, dan bauran promosi. Fokus penelitian ini antara lain: 1) analisis bauran produk yang meliputi pelayanan, pelengkap makanan, jenis produk, hasil analisis sensori deskriptif, dan porsi produk; 2) analisis bauran harga yang meliputi strategi penetapan harga; 3) analisis bauran tempat yang meliputi layout dapur, konsep tata ruang area pelayanan dan proses pengolahan produk; dan 4) analisis bauran promosi yang meliputi strategi promosi, media promosi, dan sasaran promosi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pada konsumen belum semuanya memenuhi prosedur pelayanan konsumen. Pelengkap makanan pada Mie Jogja Pak Karso berupa acar, sambal, saus tomat, dan kecap. Jenis produk yang ditawarkan cukup bervariasi. Hasil analisis sensori deskriptif produk makanan pada Mie Jogja Pak Karso rasa relatif sama yaitu cenderung manis dan gurih, warna coklat, dan tekstur mi, bihun, dan kwetiau kenyal pada produk mi goreng, mi godhog, bihun goreng, bihun godhog, kwetiau, dan ifumie. Tekstur nasi pada nasi goreng masih keras dan berbutir. Sedangkan produk minuman pada Mie Jogja Pak Karso kriteria rasa terlalu manis, konsistensi kurang sesuai dan warna relatif pucat. Proses pengolahan sudah menggunakan resep standar sehingga diperoleh standar porsi yang sama. Setiap produk makanan memiliki berat rata-rata berkisar 250 gr. Strategi penetapan harga produk dengan metode cost based pricing. Tata ruang letak Mie Jogja Pak Karso yaitu berbentuk pulau (island), konsep dapur adalah open kitchen. Area pelayanan pada Mie Jogja Pak Karso semi terbuka dan konsep klasik batu-batuan dibuat seolah-olah seperti di Jogja. Strategi promosi yang dilakukan adalah dengan memberi diskon. Media promosi yang digunakan adalah koran, TV lokal, door to door, dan brosur. Media promosi yang paling sering digunakan adalah brosur. Sasaran promosi pada Mie Jogja Pak Karso adalah mahasiswa dan pegawai kantor.

Studi tentang dasar penjurusan dengan prestasi hasil belajar siswa SMEA Negeri Pembina Malang berdasarkan kurikulum 1976 / Hariyanto

 

Stimulasi multisensorik untuk mengatasi gangguan berbahasa pada anak yang mengalami Specific Language Impairment (SLI) / Heriwanty

 

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286 | 287 | 288 | 289 | 290 | 291 | 292 | 293 | 294 | 295 | 296 | 297 | 298 | 299 | 300 | 301 | 302 | 303 | 304 | 305 | 306 | 307 | 308 | 309 | 310 | 311 | 312 | 313 | 314 | 315 | 316 | 317 | 318 | 319 | 320 | 321 | 322 | 323 | 324 | 325 | 326 | 327 | 328 | 329 | 330 | 331 | 332 | 333 | 334 | 335 | 336 | 337 | 338 | 339 | 340 | 341 | 342 | 343 | 344 | 345 | 346 | 347 | 348 | 349 | 350 | 351 | 352 | 353 | 354 | 355 | 356 | 357 | 358 | 359 | 360 | 361 | 362 | 363 | 364 | 365 | 366 | 367 | 368 | 369 | 370 | 371 | 372 | 373 | 374 | 375 | 376 | 377 | 378 | 379 | 380 | 381 | 382 | 383 | 384 | 385 | 386 | 387 | 388 | 389 | 390 | 391 | 392 | 393 | 394 | 395 | 396 | 397 | 398 | 399 | 400 | 401 | 402 | 403 | 404 | 405 | 406 | 407 | 408 | 409 | 410 | 411 | 412 | 413 | 414 | 415 | 416 | 417 | 418 | 419 | 420 | 421 | 422 | 423 | 424 | 425 | 426 | 427 | 428 | 429 | 430 | 431 | 432 | 433 | 434 | 435 | 436 | 437 | 438 | 439 | 440 | 441 | 442 | 443 | 444 | 445 | 446 | 447 | 448 | 449 | 450 | 451 | 452 | 453 | 454 | 455 | 456 | 457 | 458 | 459 | 460 | 461 | 462 | 463 | 464 | 465 | 466 | 467 | 468 | 469 | 470 | 471 | 472 | 473 | 474 | 475 | 476 | 477 | 478 | 479 | 480 | 481 | 482 | 483 | 484 | 485 | 486 | 487 | 488 | 489 | 490 | 491 | 492 | 493 | 494 | 495 | 496 | 497 | 498 | 499 | 500 | 501 | 502 | 503 | 504 | 505 | 506 | 507 | 508 | 509 | 510 | 511 | 512 | 513 | 514 | 515 | 516 | 517 | 518 | 519 | 520 | 521 | 522 | 523 | 524 | 525 | 526 | 527 | 528 | 529 | 530 | 531 | 532 | 533 | 534 | 535 | 536 | 537 | 538 | 539 | 540 | 541 | 542 | 543 | 544 | 545 | 546 | 547 | 548 | 549 | 550 | 551 | 552 | 553 | 554 | 555 | 556 | 557 | 558 | 559 | 560 | 561 | 562 | 563 | 564 | 565 | 566 | 567 | 568 | 569 | 570 | 571 | 572 | 573 | 574 | 575 | 576 | 577 | 578 | 579 | 580 | 581 | 582 | 583 | 584 | 585 | 586 | 587 | 588 | 589 | 590 | 591 | 592 | 593 | 594 | 595 | 596 | 597 | 598 | 599 | 600 | 601 | 602 | 603 | 604 | 605 | 606 | 607 | 608 | 609 | 610 | 611 | 612 | 613 | 614 | 615 | 616 | 617 | 618 | 619 | 620 | 621 | 622 | 623 | 624 | 625 | 626 | 627 | 628 | 629 | 630 | 631 | 632 | 633 | 634 | 635 | 636 | 637 | 638 | 639 | 640 | 641 | 642 | 643 | 644 | 645 | 646 | 647 | 648 | 649 | 650 | 651 | 652 | 653 |