Peningkatan kemampuan menulis laporan perjalanan dengan menggunakan strategi contoh noncontoh siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Malang / Ucik Suharmiati

Suharmiati, Ucik

Title: Peningkatan kemampuan menulis laporan perjalanan dengan menggunakan strategi contoh noncontoh siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Malang / Ucik Suharmiati
Author: Suharmiati, Ucik
Type: Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Year: 2010
Code: Rs 808.0499221 SUH p
Advisors: 1. YUNI PRATIWI ; 2. KUSUBAKTI ANDAJANI
Subject: 1. BAHASA INDONESIA - MENULIS

Abstract

research.

ABSTRAK

Suharmiati, Ucik. 2010. Peningkatan Kemampuan Menulis Laporan Perjalanan dengan Menggunakan Strategi Contoh Noncontoh Siswa Kelas VIII D SMP Negeri 2 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing : (1) Dr. Hj. Yuni Pratiwi, M.Pd (2) Dr. Kusubakti Andajani, S.Pd. M.Pd

Kata kunci: strategi contoh noncontoh, menulis, laporan perjalanan

Keterampilan menulis merupakan salah satu dari empat aspek keterampilan berbahasa yang dikembangkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Menulis laporan perjalanan merupakan salah satu kompetensi dasar yang diajarkan di kelas VIII SMP. Kompetensi ini bertujuan untuk mengungkapkan informasi perjalanan siswa dalam bentuk tulisan laporan perjalanan. Kenyataan di lapangan menunjukkan siswa mengalami kesulitan dalam menulis laporan perjalanan. Kesulitan tersebut antara lain, siswa kurang mampu menuliskan sistematika laporan perjalanan dengan lengkap, menulis narasi laporan perjalanan secara rinci, memilih kata-kata untuk menulis kalimat santun, penulisan ejaan, dan tanda baca.

Penelitian dengan judul Peningkatan Kemampuan Menulis Laporan Perjalanan dengan Menggunakan Strategi Contoh Noncontoh Siswa Kelas VIII D SMP Negeri 2 Malang dimaksudkan untuk memperbaiki kemampuan menulis khususnya pada kemampuan menulis laporan perjalanan. Penerapan strategi contoh noncontoh dalam pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis laporan perjalanan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan menulis laporan perjalanan dengan menggunakan strategi contoh noncontoh pada fase atensi, retensi, reproduksi, dan motivasi pada pembelajaran menulis laporan perjalanan di kelas VIII D SMP 2 Malang. Strategi contoh noncontoh menyajikan contoh dan noncontoh secara berpasangan. Hal ini memungkinkan siswa untuk dapat membuat perbandingan persamaan dan perbedaan secara langsung antarkonsep contoh noncontoh, sehingga siswa mampu mengidentifikasi konsep contoh dan bukan contoh. Penggunaan strategi pengajaran ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dan kekreatifan siswa dalam mengkontruksi pemahaman konsep baru yang mereka pelajari. Strategi contoh noncontoh mendorong guru untuk mengembangkan kemampuan mengidentifikasi setiap contoh dan noncontoh yang disajikan. Dengan membantu siswa mencari sendiri konsep yang akan dipelajari, maka dapat ditingkatkan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapi.

Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sesuai dengan rancangan itu, penelitian disusun dalam siklus yang meliputi perencanaan (penyusunan Rencana Peningkatan Pembelajaran), pelaksanaan, pengamatan, hasil tindakan dan refleksi. Penetapan subjek penelitian didasarkan pada hasil analisis studi pendahuluan oleh peneliti. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMPN 2 Malang yang berjumlah 35

i

ii

siswa yang seluruhnya memperoleh skor penilaian proses dan hasil di bawah KKM (kriteria ketuntasan minimal). Data penelitian meliputi data proses pembelajaran menulis laporan perjalanan pada fase atensi, retensi, reproduksi, dan motivasi. Data hasil dalam penelitian ini berupa hasil narasi laporan perjalanan siswa pada aspek sistematika, isi, penulisan kalimat santun, ejaan, tanda baca, dan kekreativitasan.

Bertolak dari proses dan hasil pembelajaran menulis laporan perjalanan siklus I dan siklus II dapat dikemukakan bahwa penggunaan strategi contoh noncontoh dapat meningkatkan kemampuan menulis laporan perjalanan di kelas VIII D SMP Negeri 2 Malang. Hal ini dapat dilihat dari skor yang dicapai siswa, yakni di atas KKM (kriteria ketuntasan minimal) yang telah ditetapkan oleh sekolah yang bersangkutan untuk pelajaran Bahasa Indonesia, yakni 75. Penulisan narasi laporan perjalanan oleh siswa pada aspek sistematika, isi, kebahasaan, dan kekreatifitasan mengalami peningkatan. Pada tahap pratindakan, tidak ada siswa yang mendapat skor di atas KKM. Pada siklus I, siswa yang mendapat skor di atas KKM sebesar 28,6% dan siklus II, siswa yang mendapat skor di atas KKM meningkat menjadi 97,2%. Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 70,7. Proses pembelajaran dengan strategi contoh noncontoh belum tercapai sepenuhnya. Terbukti pada proses pembelajaran siswa meniru contoh yang diberikan guru. Pada pelaksanan tindakan siklus II, rata-rata kelas meningkat menjadi 88,9. Proses pembelajaran berlangsung dengan serius dan konsentrasi dalam menulis laporan perjalanan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi contoh noncontoh kemampuan menulis laporan perjalanan siswa kelas VIII D SMP 2 Malang meningkat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada guru untuk untuk menggunakan strategi contoh noncontoh dengan lebih kreatif dan inovatif dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis laporan perjalanan. Untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang kreatif dan inovatif, kepada Kepala SMPN 2 Malang, disarankan agar memberikan dukungan kepada guru untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Malang. Kepada peneliti berikutnya yang melakukan penelitian yang sejenis, diharapkan dapat menggunakan dan mengembangkan strategi contoh noncontoh sebagai dasar untuk melakukan penelitian lain dengan cara lebih kreatif.


© Digital Library - State University of Malang

http://library.um.ac.id