• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Artikel Pustakawan Perpustaakaan UM



PENINGKATAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN TUTORIAL PROGRAM STUDI PERPUSTAKAAN (D-II) DI UNIVERSITAS TERBUKA

 E-mail
Oleh Drs. Hari Santoso , S.Sos    Selasa, 28 Juli 2015 14:41
Abstrak. Dalam penyelenggaraan pendidikan, UT bekerja sama dengan semua PTN  dan sejumlah PTS serta instansi yang relevan yang ada di Indonesia dimana PTN setempat berperan sebagai pembina UPBJJ-UT serta membantu dalam penulisan bahan ajar, bahan ujian, pelaksanaan tutorial, praktek/praktikum dan ujian. Dalam pelaksanaan tutorial UT banyak melibatkan pustakawan baik dari PTN maupun PTS serta instansi lain yang relevan untuk berperan sebagai tutor. Melalui kegiatan tutorial, seorang pustakawan dapat mengembangkan potensinya dalam proses pembelajaran dan sekaligus mengembangkan ilmu pengetahuan serta  keterampilannya  di bidang perpusdokinfo. Sebagai tutor, pustakawan memiliki tiga peran, yaitu  : (1) memberikan umpan  balik kepada mahasiswa, (2) memberikan pengajaran baik secara tatap muka mapun melalui alat komunikasi lainnya, serta (3) memberikan dukungan dan bimbingan termasuk memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan belajarnya.
 

PENINGKATAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI UNTUK MEWUJUDKAN KINERJA UNGGULAN

 E-mail
Oleh Drs. Hari Santoso , S.Sos    Senin, 27 Juli 2015 21:37
Abstrak. Pustakawan pada perpustakaan perguruan tinggi dipersyaratkan memiliki kualifikasi sebagai berikut : (1) Memiliki pengetahuan tentang tugas, tanggungjawab dan wewenangnya dalam  menjalankan tugas kepustakawanannya, (2) Memiliki pengetahuan (knowledge) multi disiplin terutama dalam bidang perpustakaan , dokumentasi dan informasi  yang diperlukan, terkait dengan pelaksanaan tugasnya secara penuh (3) Mampu melaksanakan tugas-tugas yang harus dilakukannya karena mempunyai keahlian/keterampilan (skills) yang diperlukan, (4) Bersikap produktif, inovatif/kreatif, mau bekerjasama dengan orang lain, dapat dipercaya, loyal dan lain sebagainya..
 

PROFESI DAN PROFESIONALISME PUSTAKAWAN PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI

 E-mail
Oleh Drs. Hari Santoso , S.Sos    Senin, 27 Juli 2015 21:34
Abstrak. Sikap profesional  meliputi lima komponen, yaitu : (1) sikap mementingkan kepuasan pengguna, (2) sikap efisien dan ekonomis, (3) sikap disiplin, (4) sikap selalu berupaya meningkatkan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di bidangnya, serta (5) sikap senantiasa memelihara rasa kesejawatan dengan teman-teman yang seprofesi. Profesionalisme  merupakan  suatu  bentuk perilaku,  suatu  tujuan  atau  suatu  rangkaian kualitas  yang  menggambarkan karakteristik suatu  profesi  baik dari aspek kompetensi maupun aspek panggilan. dan lebih mengarah pada spirit, jiwa, sikap, karakter, semangat, nilai yang dimiliki dari seorang yang profesional.
 

PAMERAN SEBAGAI MEDIA PROMOSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH

 E-mail
Oleh Drs. Hari Santoso , S.Sos    Senin, 27 Juli 2015 19:40
Abstrak. Salah satu media promosi yang cukup efektif untuk mempromosikan perpustakaan sekolah adalah dengan mengadakan pameran. Melalui pameran perpustakaan diharapkan , pertama produk perpustakaan dapat dikenal oleh masyarakat penggunanya yang pada gilirannya diharapkan timbul minat untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada di perpustakaan. Kedua melalui pameran diharapkan juga dapat mengubah potret buram perpustakaan yang digambarkan sebagai tempat yang berisi koleksi bahan pustaka yang tua,  usang dan  berdebu, petugas yang tidak ramah, lokasi yang terpencil dan gedung yang tidak representatif menjadi suatu tempat yang nyaman dimana pengguna dapat merasakan manfaat dari berbagai sumber daya yang ada di perpustakaan sekolah.
 

PELAYAN PEMAKAI PERPUSTAKAAN SDN Jatimulyo 3 MALANG

 E-mail
Oleh Listariono , A.Ma, S.Pd    Rabu, 11 Maret 2015 17:37
Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah, pengelola perpustakaan berupaya untuk menyediakan koleksi bahan pustaka yang dibutuhkan oleh pemustaka, yaitu murid-murid, guru-guru serta masyarakat yang ada di sekolah. Siswa dapat dapat memanfaatkan perpustakaan diwaktu luangnya untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya atau mengunjungi perpustakaan untuk membaca buku-buku cerita. Sedangkan guru-gurunya dapat memanfaatkan perpustakaan untuk menambah wawasan pengetahuannya.
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 7 dari 32
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno