• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

PENCEGAHAN DAN PENAGGULANGAN PLAGIARISME DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH DI LINGKUNGAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI

 E-mail
Oleh Drs. Hari Santoso , S.Sos    Selasa, 28 Juli 2015 16:58
Abstrak. Beberapa elemen penting yang membatasi definisi plagiarisme yaitu:(1) publication: penyajian materi, pekerjaan atau ide orang lain.(2) content: isi atau bahan yang dijadikan objek plagiarisme.(3) appropriation: mengklaim pekerjaan orang lain sebagai hasil karya sendiri(4) lack of credit given: tidak mempedulikan pencantuman identitas pembuat karya.Terdapat 5 (lima) level plagiarisme yaitu:(1) Menyalin satu artikel penuh tanpa melakukan pembaharuan. (2) Menyalin sekitar 75% artikel. (3) Menyalin beberapa bagian dari artikel seperti kalimat, paragraf atau illustrasi tanpa menyebutkan sumber rujukannya. (4) Menyalin parafrase dari paragraf (dengan mengubah beberapa kata atau menata ulang urutan kalimat asli). (5) Menyalin sebagian besar artikel tanpa memberikan penggambaran yang jelas tentang siapa yang melakukan atau menulis apa.
Faktor-faktor penyebab timbulnya perilaku plagiat di kalangan pustakawan pada perpustakaan perguruan tinggi adalah : (1) Lemahnya kontrol dan tidak adanya sanksi yang serius dari universitas/institusi terhadap tindakan plagiasi (2) Budaya instan dalam penulisan karya ilmiah masih membudaya di lingkungan pustakawan perpustakaan perguruan tinggi (3) Perilaku plagiarisme internet yang terjadi kalangan pustakawan tidak selalu dipengaruhi pilihan rasional.
Pencegahan  plagiarisme dilakukan dengan cara   (1)  Pimpinan perguruan tinggi mengawasi pelaksanaan kode etik mahasiswa/ dosen/peneliti/tenaga kependidikan yang ditetapkan oleh senat perguruan tinggi/organ lain yang sejenis, yang antara lain berisi kaidah pencegahan dan penaggulangan plagiat, (2) Pimpinan perguruan tinggi  menetapkan dan mengawasi pelaksanaan gaya selingkung untuk setiap bidang ilmu, teknologi dan seni yang dikembangkan oleh perguruan tinggi, (3) Pimpinan perguruan tinggi secara berkala mendiseminasikan kode etik mahasiswa/dosen/peneliti/tenaga kependidikan dan gaya selingkung yang sesuai agar tercipta budaya antiplagiat.    
Beberapa langkah pencegahan dan penanggulangan plagiasi dalam penulisan karya ilmiah di lingkungan perpustakaan PT dapat dilakukan melalui : (1) Menumbuhkan integritas kepribadian  pada diri pustakawan, (2)  Melakukan pengawasan terhadap setiap karya ilmiah pustakawan.(3) Melakukan pembinaan dan bimbingan dalam penulisan karya ilmiah bagi pustakawan.
Kata kunci : Plagiarisme, Pustakawan, Perguruan tinggi

icon PLAGIARISME.pdf
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno