• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Penentuan notasi klasifikasi bahan pustaka di perpustakaan mengacu pada dewey decimal classification (DDC)

 E-mail
Oleh Ali Mas’ud, S.Sos    Senin, 25 Januari 2016 18:15
Klasifikasi sebenarnya sudah sangat dikenal oleh masyarakat pada umumnya sejak manusia ada dan bahkan sampai manusia nanti menghadap Tuhannya, manusia akan dikelompok-kelompokan dari yang golongan manusia pendosa, awam, beriman, sampai pada kelompok para nabi dan rasul.  Para ibu-ibu pedagang buah di pasar sudah begitu akrap dengan kata klasifikasi, ibu-ibu dalam berdagang akan mengelompokkan barang dagangannya berdasarkan kelompok tertentu misalnya ukuran, jenis, dan cirri-ciri lainnya. Contohnya buah mangga yang berdiameter 4 cm dikelompokkan dengan yang ukuran sama, begitu juga dengan yang punya ukuran diameter 7 cm dikelompokkan dengan ukuran yang sama,  begitulah seterusnya.

Begitu juga yang terjadi di perpustakaan para pustakawan akan mengelompokkan koleksi berdasarkan ciri-ciri yang melekat pada bahan pustaka (klasifikasi artificial) dan dikelompokkan berdasarkan subyek atau pokok bahasannya.     

Kelebihan yang akan didapat dari pengelompokan ini adalah Koleksi perpustakaan akan nampak rapi dan mudah ditemukan kembali apabila dikelompokkan menurut sistem tertentu. Pengelompokkan dapat saja berdasarkan pada jenis, ukuran (tinggi, pendek, besar, kecil, dll.) warna, abjad judul, dan abjad pengarang. Namun, sebagian besar perpustakaan menggunakan sistem pengelompokkan koleksi berdasarkan subyek.
 
Download lengkap disini http://bit.ly/1nIMNvy
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno