• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

PENINGKATAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI MELALUI PELATIHAN

 E-mail
Oleh Drs. Hari Santoso , S.Sos    Selasa, 28 Juli 2015 14:54
Abstrak. Pendidikan dan pelatihan pustakawan pada perpustakaan PT dilaksanakan dengan  beberapa alasan, yaitu : (1) Peningkatan kompetensi pustakawan. (2) Adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (3) Promosi jabatan di lingkungan perpustakaan PT. (4) Peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja pustakawan Untuk mencapai tujuan analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan,  diperlukan survei penjajagan kebutuhan (need assesament) yang mencakup tiga jenis analisis, yaitu : (1) Analisis organisasi (Organizational Analysis) . (2) Analisis  pekerjaaan (Job Analysis). (3) Analisis pribadi (Private Analysis). Pelatihan dapat terlaksana disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adanya perubahan staf, perubahan teknologi, perubahan pekerjaan, perubahan peraturan hukum, perkembangan ekonomi, pola baru pekerjaan, tekanan pasar, kebijakan sosial, aspirasi pegawai, variasi kinerja dan kesamaan dalam kesempatan.
Sebelum melaksanakan pelatihan pustakawan, terlebih dahulu perpustakaan PT harus melakukan penilaian kebutuhan pelatihan yang meliputi : (1) Penilaian kebutuhan perpustakaan PT. (2) Penilaian kebutuhan tugas kepustakawanan. (3) Penilaian kebutuhan pustakawan.
Ada enam bidang yang merupakan  tujuan utama pelatihan pustakawan pada perpustakaan PT, yaitu : (1) Memperbaiki kinerja pustakawan. (2) Memutakhirkan keahlian pustakawan sesuai kemajuan teknologi. (3) Agar pustakawan baru memiliki kompetensi. (4) Membantu memecahkan permasalahan operasional. (5) Mempersiapkan pustakawan untuk  promosi. (6) Memenuhi kebutuhan pertumbuhan diri pustakawan. Metode yang dapat digunakan untuk pelatihan pustakawan yaitu : (1) On the job training (latihan sambil  bekerja), (2) Off the job training,.
Untuk mengevaluasi pelatihan digunakan beberapa parameter, yaitu (1) Tingkat reaksi peserta, (2) Tingkat belajar, (3) Tingkat tingkah laku kerja, (4) Tingkat organisasi, (5) Nilai akhir. Kendala-kendala dalam penyelenggaraan pelatihan pustakawan perpustakaan PT meliputi ketidakmampuan pustakawan peserta pelatihan untuk mempraktekkan hasil pelatihannya di dalam pekerjaan kepustakawanannya yang disebabkan kurangnya dukungan dari  manajemen perpustakaan PT terhadap sebuah perubahan sehingga  menjadikan hasil pelatihan pustakawan hanya sekedar sebagai wacana atau ilmu pengetahuan tanpa mampu dipraktekkan dalam tugas pustakawan sehari-hari.      
Kata Kunci : Pelatihan, Pustakawan

icon Peningkatan Kompetensi Pelatihan.pdf
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno