• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

STRATEGI PEMASARAN DINAMIS DI PERPUSTAKAAN DALAM MENUNJANG PENCITRAAN PERGURUAN TINGGI

 E-mail
Oleh Drs. Hari Santoso , S.Sos    Selasa, 28 Juli 2015 15:57
Abstrak. Untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berkualitas, perlu dilakukan penataan sistem pendidikan tinggi yang didasarkan atas 5 komponen, yaitu kualitas, otonomi, akuntabilitas, akreditasi dan evaluasi.
 Suatu citra diri organisasi dimulai dari (1) tampilan nama organisasi yang meliputi laporan tahunan, company profile, interior kantor, media reklation, iklan, pemberitaan media, advetorial, dan (2) logo organisasi (identitas non-fisik) meliputi produk dan pelayanan, tingkah laku karyawan, tanggung jawab sosial, etika, keberadaan kantor, fasilitas dan komunikasi karyawan.
Dalam organisasi,  citra dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu : (1) kepemimpinan (leadership), (2) kebijaksanaan dan strategi (policy and strategy), (3) kebijaksanaan sumberdaya manusia (personnel policy), (4) pengelolaan kekayaan (asset management), (5) pengelolaan proses (process management), (6) kepuasan konsumen (customer satisfaction), (7) kepuasan karyawan (employee satisfaction), (8) tanggung jawab sosial (societal responsibility), dan (9) hasil usaha (business result/profit)
Perpustakaan PT dituntut memiliki nilai keunggulan kompetitif dengan menghasilkan produk yang memiliki keandalan dan daya saing. Untuk dapat  memenangkan sebuah persaingan harus melaksanakan konsep pemasaran dinamis dengan menggunakan tiga strategi pokok, yaitu : (1) Meraih posisi produk (product positioning). Untuk meraih posisi produk (product positioning) ada empat kaidah yang harus diperhatikan, yaitu : (a) Memahami lingkungan atau kecenderungan dan dinamika pasar, (b) Memusatkan perhatian pada hal-hal yang tidak berwujud, misalnya simpati, keramahtamahan, dapat diandalkan, kepercayaaan, sikap suka membantu dan lain-lain, (c) Mencari sasaran yang tepat. (d) Bereskperimen dan terbuka terhadap perubahan.  (2) Meraih posisi pasar (market positioning), dilakukan dengan  : (a) Memanfaatkan komunikasi dari mulut ke mulut. (b) Membina infrastruktur pasar.  (3) Meraih posisi organisasi (coorporate positioning) dilakukan melalui : (a) Riwayat organisasi.. (b) Keandalan manajemen. c) Sikap  dan perilaku profesional pustakawan.
Kata kunci : Perpustakaan, Perguruan Tinggi, Citra

icon Strategi Pemasaran.pdf
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno