• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Kumpulan Abstrak Karya Ilmiah Dosen Universitas negeri Malang



HUBUNGAN STRUKTURAL TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA DAN USIA GURU DENGAN MOTIVASI KERJA DAN KEEFEKTIFAN KERJA TIM GURU SEKOLAH DASAR

PDF  Array Cetak Array

HUBUNGAN STRUKTURAL TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN  KERJA DAN USIA GURU DENGAN MOTIVASI KERJA DAN KEEFEKTIFAN KERJA TIM GURU SEKOLAH DASAR

 

Oleh:

Bambang Budi Wiyono

 

 

Abstract

The research is aimed to investigate the relationship between educational level, working experience, and age with work motivation and team work effectiveness of elementary school teachers, directly or indirectly. The population included teachers at elementary schools in Malang County. The sample, consisted of 438 teachers, was selected using proportional cluster random sampling. The research design was explanatory study in the form of causal modeling. The data, collected using questionnaire and documentation, were analysed by employing descriptive and structural equation modeling technique. The research found that there were structural relationship between teachers educational level, working experience, and age with their work motivation and team work effectiveness to do their professional tasks. . 

 

Keywords: educational level, working experience, age, work motivation, team work effectiveness, elementary school teachers.

 

Dimuat dalam “Jurnal Pendidikan Dasar” Vol. 10 , No. 1,  Maret 2009

FIP UNESA Surabaya, ISSN 1411-285X  (Terakreditasi)

 

 

 

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO (PORTFOLIO BASED LEARNING) PADA MATA KULIAH MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT

 

Bambang Budi Wiyono

Maisyaroh

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan model pembelajaran efektif berbasis portofolio, dan (2) meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran efektif berbasis portofolio pada mata kuliah Manajemen Hubungan Masyarakat. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Setting penelitian dilaksanakan di Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis data kualitatif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan tiga kali putaran. Berdasarkan tindakan kelas putaran satu, dua dan tiga, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis portofolio yang dikembangkan dalam penelitian ini, dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa.

 

Kata kunci: model pembelajaran, berbasis portofolio, motivasi, hasil belajar, siswa

 

 

Dimuat dalam Jurnal ”Manajemen Pendidikan,

AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921



Pelaksanaan Pembinaan Kemampuan Profesional Guru

Di SEKOLAH, DITINJAU DARI PENDEKATAN, FREKUENSI TEKNIK, DAN PRINSIP YANG DIGUNAKAN

 

Oleh:

Bambang Budi Wiyono

Maisyaroh

 

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat abstraksi, komitmen, dan kemampuan mengajar guru Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pendekatan, frekuensi teknik, dan prinsip pembinaan yang diterima guru, serta pengaruh frekuensi teknik pembinaan terhadap kemampuan mengajar guru. Penelitian ini dilaksanakan di kota Malang. Sebagai sasaran populasinya adalah guru-guru di sekolah se-kota Malang, yang mencakup guru sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah umum, dan sekolah menengah kejuruan. Sampel diambil sebesar 20 sekolah dan 84 guru, dengan teknik cluster quota random sampling. Ada dua teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teknik kuesioner dan observasi. Untuk mengolah data hasil penelitian, digunakan tiga teknik analisis data, yaitu teknik analisis deskriptif, analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat abstraksi guru rata-rata cukup, tingkat komitmen dan kemampuan mengajar guru rata-rata baik, pendekatan pembinaan yang banyak digunakan adalah pendekatan kolaboratif dan direktif, frekuensi teknik pembinaan guru termasuk kategori cukup, prinsip pembinaan termasuk kategori baik, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara frekuensi teknik pembinaan dengan kemampuan mengajar guru.

 

Kata kunci: pendekatan, teknik, prinsip, pembinaan, kemampuan mengajar, guru.

 

 

Dimuat dalam ”Jurnal Ilmu Pendidikan” Jilid 14, Nomor 3, Oktober 2007

UM - Malang, ISSN 0215-9643 (Terakreditasi)


 

Peningkatan KEAKTIFAN DAN Motivasi Belajar SISWA SEKOLAH DASAR melalui Penerapan Model Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan

 

Oleh:

Bambang Budi Wiyono

Burhanuddin

Sulton

Ali Imron

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dalam proses pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Setting penelitian di laksanakan di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Bandulan II Kota Malang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Subyek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Bandulan II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis deskriptif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua kali putaran (cycles). Berdasarkan tindakan kelas pada putaran kesatu dan kedua, menunjukkan bahwa model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenang-kan dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa.

 

Kata kunci: pembelajaran aktif, kreatif, efektif, menyenangkan, motivasi belajar,  siswa.

 

Dimuat dalam Jurnal ” Sekolah Dasar” Tahun 16, Nomor 2, November 2007,

KSDP-FIP-UM, Malang, ISSN 0854-8285, (Terakreditasi)


 

KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL

KEPALA SEKOLAH DASAR

 

Oleh:

Bambang Budi Wiyono

 

 

Abstrak

Sejalan dengan diberlakukannya sistem pemerintahan otonomi daerah, dikembangkan pula sistem otonomi pengelolaan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang semula banyak ditentukan oleh pemerintah pusat, selanjutnya banyak dikelola oleh pemerintah daerah, yang implikasinya banyak dilaksanakan oleh sekolah. Sekolah diberikan kewenangan untuk mengelola pendidikan sepenuhnya, sesuai dengan kondisi sekolah melalui pendekatan school based management. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pengelolaan sekolah adalah kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Empat komponen perilaku kepemimpinan yang perlu dilakukan kepala sekolah adalah memberikan keteladanan dalam melaksanakan tugas, memberikan motivasi yang dilandasi dengan cita-cita yang tinggi, memberikan inspirasi untuk melakukan inovasi, dan memberikan perhatian kepada anggota secara individual.

 

 

Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kharismatik, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, perhatian individual, kepala sekolah dasar

 

Dimuat dalam Jurnal ”Manajemen Pendidikan, AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921


 

Hubungan Struktural ANTARA Persepsi DAN SIKAP terhadap Program Sertifikasi, Keikutsertaan dalam Kegiatan Pengembangan, DAN Tingkat Profesionalisme Guru dalam Melaksanakan Tugas

 

Oleh:

Bambang Budi Wiyono

Nurul Ulfatin

Maisyaroh

 

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi dan sikap guru program sertifikasi, tingkat keikutsertaan guru dalam kegiatan pengembangan profesional, dan tingkat profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas jabatan. Selain itu, juga menemukan model hubungan struktural antara persepsi guru terhadap program sertifikasi, sikap guru terhadap program sertifikasi, dan keikutsertaan guru dalam kegiatan pengembangan profesional dengan tingkat profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas. Sebagai populasinya adalah guru sekolah dasar negeri di Jawa Timur. Sampel penelitian diambil sebanyak 198 guru sekolah dasar, dengan teknik area cluster proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan structural equation modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan struktural antara persepsi guru terhadap program sertifikasi, sikap guru terhadap program sertifikasi, dan keikutsertaan guru dalam kegiatan pengembangan dengan tingkat profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas.

 

Kata kunci: sikap, persepsi, kegiatan pengembangan, program sertifikasi,

 profesionalisme, guru sekolah dasar

 

Dimuat dalam

Jurnal ”Manajemen Pendidikan, Volume 22, Nomor 2, September 2008,

AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921


 

KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN SCHOOL BASED MANAGEMENT

DI SEKOLAH DASAR

 

Oleh:

[1]Bambang Budi Wiyono

 

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kepala sekolah dasar dalam mengelola sekolah dengan pendekatan school based management. Sasaran penelitian adalah kepala sekolah dasar negeri di kota Malang. Dari seluruh populasi, diambil sampel sebesar tujuh belas kepala sekolah dasar negeri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan survey. Dua teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif, yang meliputi distribusi frekuensi, persentase, analisis rerata, dan simpangan baku. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa kemampuan kepala sekolah dalam mengelola sekolah dengan pendekatan school based management rata-rata termasuk kategori cukup baik, akan tetapi masih membutuhkan pembinaan. Beberapa komponen yang masih perlu ditingkatkan adalah kemampuan dalam merumuskan sasaran (visi, misi, sasaran dan strategi) sekolah, kemandirian sekolah, pengelolaan kemampuan sumber daya, pencapaian prestasi akademik dan non akademik serta  program sekolah., Teknik pembinaan utama yang diperlukan kepala sekolah adalah program pelatihan, pertemuan KKKS atau MKKS, dan penataran.

 

 

Kata kunci: kemampuan kepala sekolah, mengelola sekolah, pendekatan school based management, program pembinaan, sekolah dasar.

 

 

Dimuat dalam Jurnal ” Wahana Sekolah Dasar”., Tahun 16., Nonor 2, Juli 2008

PGSD UM, Malang, ISSN 0854-8293

 

 

MODEL Self-Evaluation Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dasar

 

Oleh:

Bambang Budi Wiyono

 

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model self-evaluation untuk meningkatkan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dasar, dan menguji model struktural pengaruh self-evaluation kepemimpinan transformasional terhadap kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja guru, keefektifan kerja tim guru, dan usaha peningkatan sekolah.

Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar negeri kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan quasi experiment, rancangan non-equivalent comparative group design dan causal modeling. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen tipe behavioral observation scale, numerical rating scale, dan summated rating. Teknik analisis data menggunakan Anova, Manova, dan Structural Equation Modeling.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan self-evaluation kepemimpinan transformasional berpengaruh langsung terhadap kepemimpinan transformasional kepala sekolah, dan tidak berpengaruh langsung terhadap motivasi kerja guru, keefektifan kerja tim guru, dan usaha peningkatan sekolah. Langkah-langkah self-evaluation adalah mengadakan persiapan self-evaluation, menerapkan self-evaluation, mengambil informasi balikan, menganalisis hasil self-evaluation dan informasi balikan, melakukan peningkatan kepemimpinan, dan melaksanakan self-evaluation kembali.

 

Kata kunci: self-evaluation, kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja guru, keefektifan kerja tim guru, usaha peningkatan sekolah.

 

Dimuat dalam  Jurnal ”Manajemen Pendidikan, Volume 23, Nomor 1, Maret 2009,

AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921


 

Peningkatan Partisipasi dan Motivasi Belajar Mahasiswa

melalui Penerapan Model Pengelolaan Kelas dengan

Pendekatan Proses Kelompok

 

Oleh:

Bambang Budi Wiyono

Burhanuddin

Sulton

 

Abstrak

Faktor utama yang sangat menentukan terhadap prestasi belajar mahasiswa adalah tingkat partisipasi dan motivasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar mahasiswa melalui penerapan model pengelolaan kelas dengan pendekatan proses kelompok (group process approach) dalam proses pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Setting penelitian di laksanakan di kelas mata kuliah Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Taman Kanak-Kanak. Subyek penelitian diambil sebesar 34 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis deskriptif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua kali putaran. Berdasarkan hasil tindakan kelas putaran satu dan dua menunjukkan bahwa penerapan model pengelolaan kelas dengan pendekatan proses kelompok dalam proses pembelajaran, dapat meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar mahasiswa.

 

Kata kunci: pengelolaan kelas, pendekatan proses kelompok, partisipasi, motivasi  belajar, mahasiswa. 

 

 

Dimuat dalamJurnal ”Ilmu Pendidikan,

FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921