• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

PEMBINAAN NASIONALISME PEMUDA PERBATASAN MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

Oleh Dr. M. Ishaq , M.Pd.   

 PEMBINAAN NASIONALISME PEMUDA PERBATASAN MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

M. Ishaq

FIP Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Abstract:  Training of Developing the Nationalism for  the  Youth  in  National  Borders trough Out of School Educational Program. 

This  research  aimed to determine the socio-economic problems,  the cause and its effect toward nationalism, and create the training of  the nationalism  for  the  youth  in  national  borders  trough out of school educational program.  The method used in this study is qualitative analysis. This research found that the remote society are poor because of  the limited infrastructure, health care, educational services which resulting the migration, human trafficking, smuggling, and the crisis of nationalism. This program encourages cooperation among the parties  in analyzing the cause of the crisis of nationalism, focusing on group discussions to find way out, and the involvement of the learners to evaluate it.  These learners are encouraged to: (a) protecting the country from interference of other countries, (b) preserving Indonesian culture, (c) committing to use rupiah, (d) using the national products, (e) being independent in economic field, (f) actively having education, (g) participating to build the infrastructure, and (h) keeping have a good contact to find the chance. Out of school ducational program can be more  effective if the educators  guide the  learners as the next stake holder to continue the struggling of the country and the learners should be used to writing in order accelerate their brain to be smart. 

Key Words: out of school education, nationalism, the youth in national borders.

Abstrak: Pembinaan Nasionalisme Pemuda Perbatasan melalui Program Pendidikan Luar Sekolah. 

Penelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan sosio-ekonomi, berikut penyebab dan pengaruhnya terhadap nasionalisme, dan mengembangkan model pembinaan nasionalisme  agi para pemuda daerah perbatasan negara melalui program pendidikan luar sekolah (PLS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Dari penelitian ini diketahui bahwa masyarakat daerah perbatasan negara banyak yang miskin dikarenakan terbatasnya infrastruktur, layanan kesehatan, dan layanan pendidikan; sehingga  terjadi migrasi, perdagangan manusia, penyelundupan; serta krisis nasionalisme.  Program PLS  ini mendorong terjalinnya kerjasama antarpihak, brainstorming untuk menemukan krisis nasionalisme dan penyebabnya,  focussed group discussion  untuk menemukan jalan keluarnya, serta pelibatan WB untuk mengevaluasinya. WB didorong untuk: (a) menghindarkan negaranya dari gangguan negara lain, (b) melestarikan budaya Indonesia, (c) menggunakan mata uang rupiah, (d) menggunakan produk dalam negeri, (e) mandiri dalam bidang ekonomi, (f) giat menempuh pendidikan, (g) berpartisipasi membangun infrastruktur, dan (h) berdialog dan cermat melihat peluang. Program PLS ini bisa lebih efektif jika para pendidik membimbing WB sebagai kader penerus perjuangan bangsa; dan WB membiasakan diri menulis supaya mempercepat mereka menjadi cerdas.  

Kata Kunci: pendidikan luar sekolah, nasionalisme, pemuda perbatasan.

Download Link lengkap disini

Download kover disini

Tulisan diatas telah diterbitkan pada Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 17, No 6 Tahun 2011 

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno