• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Authority Control Pada Pengelolaan Koleksi Perpustakaan Universitas Negeri Malang

Oleh Setiawan, S.Sos, M.IP   
Pengolahan bahan pustaka merupakan suatu  proses kegiatan yang berkaitan dengan organisasi dan pengawasan koleksi perpustakaan. Tujuannya untuk membuat sarana temu kembali berupa susunan koleksi dan sistem katalog. Kedua sarana tersebut disusun menurut susunan yang baku untuk mempermudah pemakai menemukan kembali informasi yang diinginkan secara cepat dan tepat. Proses pengolahan meliputi pengkatalogan deskriptif, pengindeksan subyek, pemberian nomor panggil yang menunjukkan tempat dokumen dalam susunan koleksi dan pemberian perlengkapan fisik buku dan itu adalah bagian yang disebut Authority Control dalam pengelolaan koleksi perpustakaan.
 
Authority Control merupakan suatu kegiatan yang dianggap sangat perlu dikembangkan dan tetap dijaga keberadaannya, authority control pada koleksi-koleksi yang di kelola oleh perpustakaan merupakan suatu kegitan yang perlu. Karena Salah satu parameter kualitas kinerja perpustakaan adalah adanya authority control  yang baik dan transparan. authority control  dapat diartikan sebagai cara atau metode yang digunakan oleh suatu perpustakaan perguruan tinggi untuk mendayagunakan seluruh potensi dan unsur-unsur yang dimiliki secara optimal dalam upaya mencapai visi, misi perpustakaan yang telah ditetapkan. authority control  merupakan upaya sistematik dalam suatu proses untuk mencapai tujuan perpustakaan perguruan tinggi. Tujuan utama dari authority control  yang baik adalah terjadinya peningkatan kualita layanan perpustakaan secara terus menerus dan berkesinambungan. authority control  yang baik menjamin adanya proses kesejajaran, kesamaan, kohesi, keseimbangan peran, serta adanya peran saling mengawasi atau saling mengendalikan yang dilakukan oleh semua komponen perpustakaan terkait.


Download lengkap disini http://bit.ly/1JwR0N4
 

PENERAPAN ARITMATIKA MODULO DALAM BUDAYAPRIMBON JAWA

Oleh Yuniawatika, S.Pd., M.Pd   
Yuniawatika, S.Pd., M.Pd
Dosen Jurusan KSDP Bidang Matematika Prodi PGSD
Universitas Negeri Malang
( Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )



ABSTRAK


Aritmatika Modulo telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penerapan konsep modulo yaitu terdapat pada warisan budaya masyarakat Jawa yang masih dipertahankan dan digunakan sampai saat ini yaitu Primbon. Primbon digunakan ketika akan mengadakan suatu hajatan misal, pernikahan, selamatan kematian, pindah rumah, memulai perjalanan, dan mengurus segala macam kegiatan yang penting, baik bagi perorangan maupun masyarakat. Untuk menentukan hari dan pasarannya pada peristiwa-peristiwa tersebut dengan cara menjumlahkan nama, neptu hari, pasaran, dan penanggalan dalam tahun Jawa kemudian membaginya dengan angka tertentu sehingga terdapat sisa dan sisa inilah yang dijadikan patokan untuk mengetahui maknanya. Hal seperti ini sama dengan konsep aritmetika modulo dalam teori bilangan. Selain itu pada tulisan ini dibahas juga beberapa aktivitas masyarakat Jawa yang menggunakan Primbon dengan Aritmatika Modulo.


Kata Kunci : Aritmatika Modulo, Budaya, Primbon Jawa

Artikel diatas telah dipublikasikan dalam Prosiding SEMNASTIKA 2015

 

Soetaryo Sigit: Membangun Pertambangan untuk Kemakmuran Indonesia

Oleh Indria Sigit   

Ucapan terima kasih kepada Indria Sigit ( perwakilan keluarga besar Soetaryo Sigit) atas sumbangan buku, yang berjudul  Soetaryo Sigit: Membangun Pertambangan untuk Kemakmuran Indonesia / yang ditulis oleh Ratih Poeradisastra & Bambang Haryanto”

Yang di terbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia, 2016

 

Soetaryo Sigit: Membangun Pertambangan untuk Kemakmuran Indonesia

 

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 6 dari 148

Statistik

Anggota : 7
Konten : 2307
Web Link : 18
Jumlah Kunjungan Konten : 3135721
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno