• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Analysis Of Tax Compliance and Impacts on Regional Budgeting and Public Welfare

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh TIMBUL HAMONANGAN SIMANJUNTAK AND IMAM MUKHLIS   
TIMBUL HAMONANGAN SIMANJUNTAK AND IMAM MUKHLIS
Faculty of Economy, Universitas Kristen Maranatha, Bandung, West Java, Indonesia, dan
Faculty of Economy, Univeritas Negeri Malang, Malang, East Java, Indonesia
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya and Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Abstract.

The research aims to analyze the impacts of tax compliance on regional budgeting and public welfare in East Java Province. Using the Partial Least Square (PLS) method, it considers the following variables: tax compliance, regional finance, general grant, special grant, regional expenditures, and Human Development Index (HDI). The results indicate that tax  compliance has significant impacts on regional finance. Tax has significant positive impacts on regional expenditures/spending.  Conversely, regional spending affects public social welfare in East Java Province. The research concludes that tax compliance gives significant positive impacts on public welfare in East Java Province during the 2004-2009 period. The prevalent policy  implies that regional government has to secure regional financial balance to improve public welfare in East Java Province. The regional government is to promote public awareness that tax compliance is crucial to improve tax revenues and public welfare.

Keywords: tax compliance, regional finance, regional expenditures, partial least square, public welfare

Abstrak.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kepatuhan pajak dan dampaknya pada penganggaran keuangan daerah  dan  kesejahteraan  hidup  masyarakat  di  Provinsi  Jawa  Timur.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  “Partial  Least  Square”  (PLS).  Variabel  yang  digunakan  ;  kepatuhan  pajak,  keuangan  daerah,  hibah  umum,  hibah  khusus,  pangsa  pajak,  pengeluaran  daerah,  dan  Indeks  Pembangunan  Manusia  (HDI).  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  kepatuhan pajak berpengaruh pada keuangan daerah. Pajak memiliki pengaruh yang signifikan dan positif untuk pengeluaran/belanja  daerah.  Sebaliknya,  belanja  daerah  berpengaruh  bagi  kehidupan  kesejahteraan  sosial  di  Provinsi  Jawa  Timur.   Kesimpulannya yaitu kepatuhan pajak memberikan pengaruh yang signifikan dan positif pada kesejahteraan masyarakat di Provinsi  Jawa  Timur  Tahun  2004-2009.  Implikasi  kebijakan  mengatakan  bahwa  pemerintah  daerah  harus  mengalokasikan  perimbangan  keuangan  daerah  untuk  meningkatkan  kesejahteraan  masyarakat  di  provinsi  Jawa  Timur.  Pemerintah  daerah   harus  mempromosikan  memberitahukan  masyarakat  bahwa  kepatuhan  pajak  diperlukan  untuk  meningkatkan  penerimaan  pajak dan kesejahteraan masyarakat.

Kata kunci: kepatuhan pajak, keuangan daerah, belanja daerah, partial least square, kesejahteraan masyarakat

Artikel diatas telah dimuat dalam Jurnal Bisnis&Birokrasi (Jurnal IlmuAdministrasidanOrganisasi), ISSN 0854 - N3844, Volume 19, Number 3, Tahun September 2012, Penerbit: Center of Administrative Studies Faculty of Social and Political Science Universitas Indonesia,Halaman 194 205, Acreditied by DiktiKemendiknas RI NO.64a/Dikti/Kep/2010 .

Download fullteks disini.

 

 

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno