• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Kurikulum “Jalakar” (Belajar Dan Berkarya) Untuk Smp Satu Atap: Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Peserta Didik Di Daerah Pedesaan Dan Terpencil

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Prof. Dr. Nurul Ulfatin   
Kurikulum “Jalakar” (Belajar Dan Berkarya) Untuk Smp Satu Atap: Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Peserta Didik Di Daerah Pedesaan Dan Terpencil

Abstract:“Jalakar” (Belajar dan Berkarya)Curriculumfor SMP Satu Atap: Alternative of Fulfillment Needs Students in the Rural and Remote Area.The aims of this study is to describe the unique characteristics in SMP Satu Atap, knowing the curriculum being used, developing curriculum-oriented learning and work, and find out its effectiveness. The study was conducted by the research and development of the multi-site studies, product development, and product testing. The study was conducted in four SMP Satu Atap in Malang and Kediri distrik, East Java. Qualitative data analysis and the results showed that the SMP has special characteristics that tend to be below the standard of a regular junior high school. The main cause is the weak economy. The needed curriculum is a curriculum that provides many learning experiences and job skills training, called belajar dan berkarya (Jalakar). Bookmarks this curriculum is to include craft subject.

Abstrak: Kurikulum “Jalakar” (Belajar Dan Berkarya) Untuk Smp Satu Atap: Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Peserta Didik di Daerah Pedesaan dan Terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan karakteristik unik SMP Satu Atap, mengetahui kurikulum yang digunakan, mengembangkan kurikulum yang berorientasi belajar dan berkarya, dan mengetahui keefektifannya. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan dengan langkah studi  pendahuluan multi situs, pengembangan produk, dan pengujian produk. Penelitian dilakukan di empat SMP Satu Atap kabupaten Malang dan kabupaten Kediri, Jawa Timur. Analisa data dilakukan secara kualitatif dan hasilnya menujukkan bahwa SMP Satu Atap memiliki karakteristik khusus yang cenderung di bawah standar SMP reguler. Penyebab utamanya adalah ekonomi lemah. Kurikulum yang dibutuhkan adalah kurikulum yang banyak memberikan pengalaman belajar dan berlatih keterampilan kerja, yang disebut belajar dan berkarya (Jalakar). Kurikulum ini salah satu penandanya adalah dengan memasukkan matapelajaran prakarya.
Kata kunci: Kurikulum, belajar dan berkarya, SMP satu atap, pedesaan dan terpencil

Fulltext download disini
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno