• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Lomba 3M (Melipat, Menggunting, dan Merekat)Anak TK se-Kecamatan Sukun Kota Malang

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Drs. Usep Kustiawan, M.Sn   

Kecamatan Sukun terletak di tengah kota Malang yang berbatasan dengan kabupaten  Malang di bagian selatan dan barat, kecamatan Kedungkandang di sebelah timur, kecamatan Klojen di sebelah utara. Wilayah kecamatan Sukun terdiri dari 11 Kelurahan yaitu Kelurahan Gadang, Ciptomulyo, Kebonsari, Bandungrejosari, Sukun, Tanjungrejo, Bandulan, Mulyorejo, Bakalankrajan, Pisangcandi, Karangbesuki.  Kecamatan Sukun selain sebagai wilayah perdagangan, industri, juga sebagai wilayah pendidikan yang kepadatan penduduknya sangat tinggi. Di UPTD wilayah pendidikan kecamatan Sukun  terdapat112 lembaga Paud yang terdiri dari  67 lembaga Taman Kanak-kanak (TK) dan satu  TK Negeri Pembina III di Kelurahan Bakalankrajan, ada 24 lembaga Kelompok Bermain (KB), ada 21 lembaga Pos Paud (PP) yang sebagian besar dibawah naungan yayasan. Di kecamatan Sukun jumlah guru PAUD ada 544 orang yang terdiri dari guru TK ada 368 orang yang terdiri dari Guru Tetap Yayasan (GTY) dan guru DPK, guru KB ada 93 orang, pengasuh Pos Paud ada 83 orang.  Universitas Negeri Malang (UM) yang terletak dekat  wilayah kecamatan Sukun  kota Malang memiliki Program Studi S1 PGPAUD di bawah naungan Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah (KSDP) Fakultas  Ilmu Pendidikan.  Universitas Negeri Malang melalui Prodi PAUD  mempersiapkan lulusan tenaga Pendidik Profesional yang dapat mendidik Anak Usia Dini di semua lembaga PAUD.
Jumlah guru TK di kecamatan Sukun ada 368 orang yang terdiri dari guru PNS 18 orang dan non-PNS 350 orang. Dari 68 TK yang ada di kecamatan Sukun tercatat 4242 anak. Tingkat Pendidikan Guru TK dan RA di Kecamatan Sukun bervariasi, ada sebagian yang masih lulusan sekolah umum yang tidak pernah mendapat ilmu kependidikan PAUD secara khusus, sebagian lulusan DII PGTK, ada juga yang  lulusan  S1 PG-PAUD bahkan ada lulusan S1 di luar pendidikan keguruan. Status lembaga TK di Kecamatan Sukun sebagian berada di bawah naungan yayasan sehingga ada sebagian menggunakan Kurikulum dari Kemendikbud dan ada yang menggunakan kurikulum dari Kementrian Agama sebagai pedoman pokok pelaksanaan pembelajarannya. Guru PAUD sebagai tenaga pendidik profesional yang berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran dituntut kreativitasnya agar dapat membelajarkan muridnya secara kreatif dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga tempat tugasnya. Dalam program kerja IGTKI kecamatan Sukun kota Malang terdapat kegiatan mengadakan lomba- lomba yang diantaranya adalah lomba Pembuatan Alat Permainan Edukatif bagi guru-guru TK dan lomba Melipat, Menggunting, dan Merekat bagi anak-anak TK yang dialokasikan pelaksanaannya pada bulan Mei 2015. Berdasarkan hasil analisis situasi tersebut maka pengurus IGTKI kecamatan Sukun kota Malang mengusulkan permohonan  kepada Dekan FIP UM selaku pimpinan  pelaksana untuk menjadi Juri dalam acara  “Lomba 3M (Melipat, Menggunting, dan Merekat) bagi Anak-anak TK se-Kecamatan Sukun Kota Malang Berdasarkan analisis pelaksanaan dan hasil kegiatan dapat disimpulkan : (1) Kegiatan   Pengabdian berupa penjurian dalam lomba 3M bagi anak-anak TK se-Kecamatan Sukun Kota -Malang raya ini dapat berjalan dengan baik peserta  hadir 90% dan aktif mengikuti kegiatan; (2) Peserta selain mendapatkan pengetahuan tentang teknik 3M (Melipat, Menggunting, Merekat)  yang baik juga memiliki keterampilan berbagai tekhnik berkarya dengan menggunakan berbagai jenis bahan ; (3) Hasil kegiatan pelatihan berupa gambar-gambar hasil teknik 3M yang bernilai estetis dapat digunakan oleh peserta sebagai hiasan  di rumah atau di TK-nya masing-masing
 

Download ringkasan laporan diatas.

 

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno