• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Modeling Standarisasi Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Karakter Adaptasi Implementasi Kurikulum 2013 bagi SMK di Jawa Timur

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si, Ak.   
Modeling Standarisasi Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Karakter Adaptasi Implementasi Kurikulum 2013 bagi SMK di Jawa Timur

Dalam Rencana Induk Pengembangan bidang Penelitian, UM telah menetapkan 3 (tiga) bidang penelitian unggulan diantaranya terkait dengan penelitian pendidikan dan pembelajaran inovatif bidang ekonomi, bisnis dan kewirausahaan. (RIP 2013). Bagian dalam upaya mencapai itu penelitian ini terkait dengan penyusunan model pendidikan kewirausahaan bagi SMK. Memang telah banyak diteliti dan ditulis pengaruh kewirausahaan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Membangun sumber daya manusia melalui kewirausahaan merupakan hal penting dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Pendidlkan kewirausahaan adalah pendidikan yang menerapkan prinsip-prinsip dan metodologi ke arah internalisasi nilai-nilai kewirausahaan pada peserta didiknya melalui kurikulum yang terintegrasi. Hansemark (1998) menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan kewirausahaan adalah untuk membangun kemampuan, peegetahuan, dan pembetukan karakter yang penting bagi aktifitas kewirausahan. Dengan demikian pendidikan kewirausahaaan seharusnya mampu membentuk wirausaha dengan meningkatkan pengetahuan tentang bisnis dan membenluk atribut psikologi seperti kepercayaan diri, penghargaan terhadap diri sendiri dan efikasi diri.
Sejumlah hasil penelitian dan kajian empiris menunjukkan bahwa pendidikan formal gagal dalam pencapaian target pendidikan wirausaha. Diketahui bahwa SMK bertujuan untuk (1) Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mcngembangkan sikap profesional (2) Menyiapkan siswa agar mampu memilih karir, wampu berkompetisi dan mampu mengembangkan diri, (3) Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun pada masa yang akan datang, dan (4) Menyiapkan tamatan agar menjadi warga negara yang produktif, adaptif dan kreatif. Lembaga ini sebenarnya memiliki tanggung jawab yang sangat relevan terhadap pembcntukan jiwa kewirausahaan bagi lulusannya. Kontribusi SMK dalam masalah ini dipertanyakan banyak pihak, karena banyak lulusan yang tidak memenuhi kualifikasi yang disyaratkan oleh sektor pengguna. Hasil penelitian Rohmah (2011) menunjukkan bahwa pendidikan formal tidak mempunyai pegaruh signifikan terhadap pembentukan karakter dan sikap kewirausahaan bagi peserta didiknya. Winarno, A (2009) dalam penelitiannya tentang efektifitas pembelajaran kewirausahaan di SMK menunjukkan bahwa (1) materi dan strategi pembelajaran kewirausahaan tidak cukup efektif dalam mengembangkan nilai-nilai kewirausahaan siswa, (2) becragamnya pemahaman para guru kewirausahaan berpengaruh terhadap kegagalan pencapaian tujuan kelas kewirausahaan.
    
Makalah dimuat dalam Laporan Akhir Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi, Dibiayai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang Tahun 2015

Fulltext download disini
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno