• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

PELATIHAN PENGEMBANGAN DESAIN DAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU SD SE-KOTA BLITAR

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Usep Kustiawan   

Kota Blitar terdiri dari 3 kecamatan terdapat 3 UPTD wilayah pendidikan. Di Kepanjen Kidul terdapat 20 SD. Di Sanan Wetan terdapat 17 SD. Di Sukorejo terdapat 16 SD.   Tiap SD terdiri dari rata-rata 6 orang guru termasuk 1 kepala SD. Jumlah murid tiap SD rata-rata antara 180-200 siswa. Tingkat Pendidikan Guru SD di Kota Blitar bervariasi, ada lulusan D II PGSD, ada lulusan  S1 PGSD, bahkan ada  S1 diluar pendidikan PGSD. Guru sebagai tenaga pendidik profesional dituntut kreativitasnya untuk menggali potensi sumber dan media pembelajaran yang ada di lingkungannya agar dapat membelajarkan muridnya secara berkwalitas.
Dari hasil observasi awal dan wawancara singkat dengan beberapa guru dan kepala SD serta pengurus PGRI yang ada di  Kota Blitar menunjukkan bahwa para guru SD pada umumnya mengalami masalah kesulitan dalam meningkatkan kwalitas dan  efektivitas pembelajaran di SD masing-masing. Permasalahan ini disebabkan  karena para guru belum memiliki wawasan  dan keterampilan yang memadai untuk membuat media pembelajaran yang efektif.
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah : (1) Ceramah dan Tanya jawab untuk menyampaikan materi pengembangan model model pembelajaranPAIKEM; (2) Workshop untuk membahas materi pengembangan desain dan pembuatan media pembelajaran; (3) Demonstrasi untuk memperagakan tahap-tahap teknik pembuatan media pembelajaran; (4) Pemberian tugas latihan secara berkelompok untuk membuat satu unit media pembelajaran; (5) Simulasi untuk menguji cobakan pemanfaatan jenis jenis media dalam pembelajaran di SD; (6) Diskusi untuk melakukan evaluasi dan mendapat balikan baik tentang proses maupun hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Hasil yang didapat dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yaitu : (1) Hasil Non-Fisik,  Dari hasil evaluasi menunjukkan selama proses pelatihan peserta selalu hadir 100% dan aktif bertanya serta mengerjakan latihan yang diberikan instruktur.  90% (dari 45 peserta) telah memahami pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pengembangan desain dan pembuatan media pembelajaran SD. Secara non-fisik setelah pelatihan ini dimungkinkan peserta mampu mengembangkan dan menularkan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru lain di sekitar tempat tugasnya; (2) Hasil Fisik, adapun hasil secara fisik yang diperoleh peserta dari kegiatan pelatihan yaitu: (a) Keterampilan peserta membuat rancangan berupa desain produksi media pembelajaran SD, (b) Keterampilan peserta membuat media pembelajaran SD
Berdasarkan hasil kegiatan dan pembahasan baik yang bersifat fisik maupun non fisik  maka dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Kesimpulan umum , kegiatan pengabdian kepada masyarakat penerapan IPTEKS yang berupa pelatihan pengembangan desain dan pembuatan media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru-guru SD se-Kota Blitar telah berhasil dengan baik; (2) Kesimpulan khusus, guru SD peserta pelatihan (a) telah dapat menjelaskan konsep PAIKEM, (b) telah terampil mengembangkan desain jenis-jenis media pembelajaran, (c) telah mampu membuat jenis-jenis media pembelajaran  dengan berbagai teknik. (d) telah mampu memanfaatkan media pembelajatan yang dibuatnya dalam proses pembelajaran di SD.  Saran sebagai berikut : (1) Bagi guru-guru SD  Kota Blitar yang telah mengikuti pelatihan diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki kepada guru-guru lain di sekitarnya; (2) Kegiatan pengabdian berupa pelatihan bagi guru-guru sebaiknya dilaksanakan ketika libur sekolah supaya tidak mengganggu tugas mengajarnya; (3) Bagi LP2M sebaiknya memberikan tugas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat disaat libur perkuliahan agar satgas lebih intensif dalam melaksanakan tugasnya.
 

Download rangkuman diatas.

 

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno