• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

PENGEMBANGAN KURIKULUM SMP DI DAERAH PEDESAAN DAN TERPENCI

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Prof. Dr. Nurul Ulfatin   
PENGEMBANGAN KURIKULUM SMP DI DAERAH PEDESAAN DAN TERPENCIL

ABSTRAK Dalam tujuh tahun terakhir ini, satu alternatif pemecahan yang dipilih oleh pemerintah untuk mengatasi masalah pemerataan pendidikan di daerah pedesaan dan terpencil adalah didirikannya SMP satu atap. SMP satu atap adalah SMP yang didirikan dalam satu atap dengan gedung SD. Satu atap dalam konteks ini mengandung makna satu gedung/lokasi dan satu pengelolaan dengan SD. Dalam pelaksanaannya, SMP satu atap masih memerlukan kajian terutama yang terkait dengan kurikulum. Hal ini karena SMP satu atap menggunakan kurikulum SMP reguler. Sementara, karakteristik SMP satu atap sangat unik dan cenderung di bawah standar SMP reguler. Selain keberadaannya di daerah pedesaan dan terpencil, keunikan lain yang menonjol dari SMP satu atap adalah hampir semua peserta didiknya berasal dari keluarga ekonomi rendah. Mereka umumnya ingin segera bekerja dan tidak melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Untuk mengatasi keterbatasan dan sekaligus tantangan keunikan tersebut, maka  diperlukan pengembangan kurikulum yang khusus untuk SMP satu atap. Berdasarkan hasil penelitian yang dilkukan penulis melalui skema Hibah Pascasarjana selama dua tahun terakhir ditemukan bahwa kurikulum yang dinilai cocok untuk SMP satu atap adalah kurikulum yang mengombinasikan antara  kurikulum pendidikan pra-kejuruan, kurikulum SMP reguler, dan kurikulum pendidikan luar sekolah. Kurikulum ini dinamai kurikulum “Jalakar” (Belajar dan Berkarya). Dalam praktiknya, kurikulum “Jalakar” berbasis keterampilan berkarya yang bertolak dari tema matapelajaran Prakarya, dan diintegrasikan ke dalam matapelajaran inti, muatan lokal, ekstra kurikuler, ko-kurikuler, dan kegiatan mandiri.
Kata kunci: kurikulum, SMP, pedesaan/terpencil, prakarya

Fulltext download disini
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno