• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Pengembangan Media Pembelajaran Diorama tentang Kendaraan untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Kelompok B

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Drs. Usep Kustiawan , M.Sn   
Abstrak

Anak Usia Dini merupakan masa awal pengembangan kemampuan dasar bahasa. Pada masa ini diperlukan stimulus yang tepat untuk membantu perkembangan  kemampuan bahasa anak secara optimal, salah satunya melalui pemanfaatan media yang layak dalam pembelajaran di TK. Dari hasil observasi lapangan yang peneliti lakukan di TK PGRI 3 Tulusayu Tumpang kabupaten  Malang  menunjukan bahwa media pembelajaran yang dipergunakan selama ini hanya berupa alat peraga yang diperagakan oleh guru tidak banyak melibatkan anak dalam pemanfaatannya.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran diorama yang dapat digunakan sebagai media pengembangan kemampuan bahasa anak kelompok B. Media pembelajaran diorama ini diharapkan bisa membantu guru  lebih kreatif dalam memanfaatkan media pembelajaran  sebagai alat permainan yang interaktif.

Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Pelaksanaan penelitian dan pengembangan ini menggunakan prosedur pengembangan menurut Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh langkah, namun dimodifikasi menjadi tujuh langkah, sedangkan langkah kedelapan, sembilan dan sepuluh tidak dilaksanakan.   Teknik analisis data adalah teknik analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis pengumpulan data dari para ahli dengan menggunakan data kualitatif. Analisis kuantitatif berupa persentase digunakan untuk mempersentase hasil pengumpulan data pada penelitian awal (analisis kebutuhan dari para ahli), hasil uji coba kelompok kecil dan hasil uji coba lapangan (kelompok besar).

Hasil dari penelitian pengembangan berdasarkan analisis data kuantitatif diperoleh persentase sebesar  85,41% dari ahli pembelajaran anak usia dini, dan 91,66% dari ahli media pembelajaran, dan 89,58% dari ahli bahasa dengan hasil keseluruhan sebesar 88,88%. Dapat dikatakan bahwa media pembelajaran diorama masuk dalam kategori sangat valid (layak digunakan) untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak kelompok B. Hasil uji coba kelompok kecil terhadap produk awal media pembelajaran diorama diperoleh dari hasil observasi terkait dengan aspek kemudahan, kemenarikan, dan keamanan anak dalam kegiatan pembelajaran menggunakan media pembelajaran diorama yang dilakukan oleh guru kelas dengan subjek 6 anak kelompok B, dengan perolehan persentase yaitu: 1) 85,86% anak mudah menggunakannya, 2) 90,42% anak tertarik menggunakannya, 3) 92,85% anak aman dalam menggunakannya. Sedangkan untuk uji coba lapangan (kelompok besar) dilakukan dengan menggunakan subjek 20 anak kelompok B, dengan perolehan persentase yaitu: 1) 94,28% anak mudah menggunakannya, 2) 94,28% anak tertarik menggunakannya, 3) 92,85% anak aman dalam menggunakannya.

Berdasarkan data hasil uji coba di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaan diorama dapat digunakan dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak kelompok B di TK PGRI 3 Tulusayu Tumpang kabupaten  Malang Saran yang dapat dikemukakan dari hasil pengembangan media pembelajaran diorama ini adalah dalam pemanfaatannya perlu mempertimbangkan situasi, usia, dan tingkat perkembangan anak
Kata kunci: pengembangan, diorama, kemampuan bahasa

Download Fulltext disini
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno