• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TRANSFORMATIF BERBASIS PARADIGMA LIFELONG LEARNING PADA SETTING PENDIDIKAN NON-FORMAL DAN INFORMAL

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Ach. Rasyad   
ABSTRAK

Fenomena  dewasa  ini  menunjukkan  di  negara-negara  maju  makin  banyak  penelitian tentang  pembelajaran  transformatif  di  bidang  pendidikan  orang  dewasa,  tetapi perhatian ahli terhadap pembelajaran tersebut di Indonesia masih belum terlihat. Hasil penelitian  tahun  pertama  penelitian  multi  years  ini menunjukkan  bahwa  di  beberapa program  pendidikan  non-formal  dan  informal  di  Indonesia  terdapat  proses pembelajaran  trasnformatif.  Proses  tersebut  masih   tak  beraturan,  sehingga membutuhkan  model  pembelajaran  transformatif  dan  panduan  implementasinya. Pembelajaran  transformatif  adalah  pembelajaran  yang menghendaki  terjadinya perubahan mindset peserta didik. Pembelajaran tersebut dilakukan dengan mengubah frame  of  reference  (persepsi,  asumsi  dasar,  pandangan,  harapan,  keyakinan  dll) tertentu  peserta  didik  yang  ditengarai  menjadi  akar dilemma  hidupnya.  Perubahan tersebut diyakini bisa membantu peserta didik melepaskan diri dari stagnasi, menyadari kekeliruan  tindakannya  dan  mampu  mengatasi  permasalahan  hidupnya  di  sepanjang hayat.  Karenanya  penelitian  ini  difokuskan  pada  “Model  pembelajaran  transformatif seperti  apa  yang  dipandang  layak  untuk  digunakan  pendidik  pada  program-program pendidikan non-formal dan informal”. Penelitian inibertujuan mengembangkan model pembelajaran  transformatif  untuk  program  pendampingan  anak  jalanan,  parenting education  dan  program  kursus  Bahasa  Inggris.Model  pembelajarannya  sendiri mengadopsi  model-model  pembelajaran  yang  diidentifikasi  Joice  and  Weil  (1996), terdiri  atas  5  komponen,  yaitu  Sintaksis,  Sistem  Sosial,  Prinsip  Reaksi,  Sistem Dukungan,  dan  Dampak.  Dampak  langsungnya  perubahan  frame  of  reference, sedangkan  dampak  tak  langsungnya  penambahan  wawasan.  Penelitian  dilakukan dengan  tahapan:  pengembangan  draft  model,  validasi  ahli   pembelajaran  dan  ahli bidang  PLS,  uji  terbatas  keterpakaian  di  lapangan,  dan  revisi  akhir.  Hasilnya menunjukkan  prototipe  model  pembelajaran  ini  valid. Mengingat  urgensi  dan  potensi pembelajaran,  disarankan  agar  hasil  penelitian  ini  dimanfaatkan,  didiseminasi,  dan dikembangkan ke produk lain.

Kata  kunci:  model  pembelajaran  transformatif,  frame  of  reference,  pendampingan anak jalanan, parenting education, kursus Bahasa Inggris.
 
Artikel diatas diterbitkan dalam Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana UM Tahun 2014 Hal 219-233.
 
Download fullteks disini.
 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno