• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

 
Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar
dalam Bidang Ilmu: Bimbingan dan Konseling
pada Fakultas Ilmu Pendidikan
disampaikan pada Sidang Terbuka Senat
Universitas Negeri Malang
tanggal 19 Nopember 2015

 

CYBERCOUNSELING KOGNITIF BEHAVIORAL : Peluang Konselor Berdaya Saing di Era MEA

 
Kebutuhan konseli sekarang bukan layanan konseling klasik/konvensional—alih-alih face to face, melainkan mereka lebih nyaman jika konseling dilakukan tidak bertatap muka secara langsung. Keakraban para peserta didik dengan media sosial, seperti: facebook, twitter, instagram, blog, e-mail, skype, whatsApp, dan bistrivideocall dapat menjadi sarana penting untuk dimaksimalkan, sehingga tidak disalahgunakan oleh para peserta didik. Oleh karena itu cybercounseling menjadi pilihan bagi para peserta didik untuk mengonsultasikan problem mereka.

Cybercounseling merupakan terobosan baru yang menjanjikan untuk menggantikan layanan konseling face to face (Hidayah, dkk, 2010; 2013; 2015), sekalipun tidak mungkin menggantikannya secara penuh, sifatnya yang komplementer cukup mengatasi kendala konseling tatap muka. Model layanan konseling online—cybercounseling dibutuhkan oleh para konselor sekolah dimana peserta didik tidak terikat oleh jarak dan waktu ketika berkonsultasi dengan konselor, dapat dilakukan di luar jam sekolah, sehingga tidak mengganggu jam belajar peserta didik di sekolah. Hasil analisis angket kebutuhan dan wawancara menunjukkan bahwa Cybercounseling Kognitif Behavioral Peluang Konselor Berdaya Saing di Era MEA 7 respon konselor SMP Kota Malang sangat antusias terhadap penyelenggaraan konseling online—alih-alih tatap muka dilakukan konseling berjarak. Salah satu model atau pendekatan konseling yang dikembangkan adalah model Konseling Kognitif Behavioral (KKB).

Beberapa media konseling online yang dipilih oleh para konselor SMP di Kota Malang adalah website, blog, e-mail, whatsApp, facebook, twitter, skype, dan bistri videocall. Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka konseling online yang dikembangkan adalah konseling berbasis website—bistri videocall (Hidayah, 2015). Dengan demikian baik konselor maupun peserta didik menyambut sangat baik hadirnya cybercounseling. Media berbasis website menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat modern, termasuk peserta didik. Para peserta didik/konseli tidak asing dengan media internet. Mereka sering menggunakan media internet untuk berkomunikasi, mencari sumber belajar, bermain, menonton video, youtube, mendengarkan musik, bisnis, dan lain-lain. Media tersebut mudah digunakan, memiliki asas kerahasiaan, praktis, dan dapat diakses dari mana saja. Bahkan media tersebut dapat diaplikasikan dalam layanan bimbingan dan konseling.

Download pidato tersebut disini http://bit.ly/1Kq3iBx

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno