• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Prof Yazid Basthomi

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 1
KurangTerbaik 
   Rabu, 20 Januari 2016 14:39

 

 

 

dalam Bidang Ilmu Applied Linguistics pada Fakultas Sastra
disampaikan pada Sidang Terbuka Senat
Universitas Negeri Malang (UM)
tanggal 6 Oktober 2015

(MEN/TER)JERAT KATA-KATA KOTOR

Komunikasi, apapun bentuk dan medianya, selalu memiliki paling tidak dua kemungkinan karakteristik yang berlawanan: efisien/tidak efisien, efektif/tidak efektif, baik/jelek, santun/tidak santun, dan sebagainya. Dalam kelompok komunikasi yang tidak baik (negatif), penggunaan kata-kata kotor dalam komunikasi sehari-hari mununjukkan keberadaan yang luas dari kata-kata kotor (meskipun hal ini tidak serta-merta bermakna universalitas kata-kata kotor). Pada oposisi biner yang ada, terdapat kecenderungan bahwa kita memperhatikan hal-hal yang baikā€”sesuatu yang lebih kita sukai (Mugford, 2007). Dalam tautan ini, dapat dimengerti mengapa Brown dan Levinson (1987) tertarik pada strategi kesantunan, bukan sebaliknya strategi ketidaksantunan. Namun demikian, seringkali kita jumpai adanya komunikasi yang tidak berjalan mulus yang disebabkan oleh adanya ketidaksantunan yang mengemuka, yang terwujud dalam
berbagai bentuk, salah satunya penggunaan kata-kata yang ditabukan (Culpeper, 1996), termasuk di dalamnya penggunaan kata-kata kotor.

Sekedar contoh, sekaligus berfungsi sebagai kritik terhadap klaim berlebihan tentang stok kata-kata terkait salju yang dimiliki oleh orang Eskimo, Allan dan Burridge (2006:243) menyatakan bahwa jumlah kata-kata tabu dalam bahasa Inggris yang terkait organ seksual sangatlah banyak. Menurut mereka, bahasa Inggris memiliki lebih dari 1.000 kata untuk mengekspresikan organ kelamin laki-laki, lebih dari 1.200 untuk organ kelamin perempuan, 800 untuk kopulasi dan 2.000 kata untuk mengekspresikan wanita nakal.

Download lengkap pidato tersebut disini http://bit.ly/1JgKvxK

 

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno