• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Pola Komunikasi antara Sekolah dan Orangtua Siswa Berkebutuhan Khusus (SBK) di Sekolah Inklusi

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Farah Farida Tantiani, S.Psi, M.Psi   

Farah Farida Tantiani
Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang



Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya



Sejak 2009, di Indonesia mulai marak program sekolah inklusi di berbagai jenjang pendidikan sejak jenjang prasekolah hingga universitas. Sekolah inklusi adalah sekolah yang menampung siswa dengan berbagai kemampuan dan karakter karena dianggap memiliki hak yang sama untuk belajar. Hal ini berarti siswa berkebutuhan khusus (SBK) dapat menjadi siswa di sekolah reguler dan mempelajari materi yang sama dengan siswa lainnya. Hal ini tentu saja menimbulkan banyak tantangan bagi pihak sekolah dan orang tua siswa, terutama pada orang tua SBK. Tantangan ini dapat mulai diatasi dengan membuka jalur komunikasi yang efektif antara pihak sekolah dan orang tua SBK. Prinsip-prinsip komunikasi yang efektif serta metode komunikasi perlu diketahui antara pihak sekolah dan orang tua sehingga dapat dicapai kesamaan tujuan untuk membantu SBK berkembang optimal di sekolah inklusi

Kata kunci: komunikasi efektif, sekolah inklusi, siswa berkebutuhan khusus

Artikel tersebut telah dimuat dalam Journal Tazkiyah of Psychology Volume 20, Nomor 2, Tahun 2015. Download full teks disini.

 

 

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno