• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

TUNTUTAN GURU SENI YANG PROFESIONAL DAN KEWAJIBAN MENULIS KARYA ILMIAH

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Drs. Usep Kustiawan, M.Sn   

TUNTUTAN GURU SENI YANG PROFESIONAL DAN KEWAJIBAN MENULIS KARYA ILMIAH
Usep Kustiawan
Jurusan PGPAUD FIP UM
Email: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Abstrak
 
Setelah  pemerintah  berupaya  mengarahkan  sistem  pendidikan  nasional  yang  mampu  menjamin pemerataan  kesempatan  pendidikan,  peningkatan  mutu  serta  relevansi  dan  ef esiensi  untuk  menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global, maka gilirannya guru dan dosen dituntut menjadi tenaga pendidik yang profesional. Pengesahan Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor  14  Tahun  2005  menjadi  penanda  masa  transisi  dari  keadaan  guru  sebagai  tenaga  pengajar  biasa menuju profesionalisme guru seutuhnya. Sepuluh tahun pasca pengesahan Undang-Undang Guru dan Dosen masih banyak menimbulkan masalah dalam  dinamika kehidupan  guru dan dosen. Masalah tersebut berupa masalah tradisi/kultural, moral, dan struktulal dalam dunia pekerjaan guru. Salah satu masalah yang masih dirasakan  oleh  para  guru  termasuk  juga  guru  seni  budaya  yaitu  guru  dituntut  menulis  karya  ilmiah  di samping kewajiban utama mengajar secara profesional. Oleh sebab itu dalam menuju profesionalism e guru seutuhnya, masalah-masalah tersebut harus diposisikan sebagai tantangan yang harus segera dijawab. Untuk menjawab tantangan tersebut pemerintah mulai memfasilitasi terlaksananya pengembangan profesionalisme guru  secara  berkelanjutan  melalui  berbagai  program  kegiatan  agar  kompetensi  guru  sejalan  dengan perkembangan IPTEKS


Kata Kunci: guru seni,profesionalisme, karya ilmiah

Download fullteks artikel tersebut disini.

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno